Sep 20, 2013

Elegi Membongkar Mitos Teori Kemampuan Otak




Oleh Marsigit

Cantraka:
Wahai sang Bagawat...aku ingin bertanya apa pendapatmu tentang teori kemampuan otak. Otak Kiri, otak Kanan, dan Otak Tengah?

Bagawat:
Aku masih meragukan pertanyaanmu? Pertanyaanmu itu termasuk jenis menguji atau pertanyaan sungguh-sungguh?

Cantraka:
Lho ini pertanyaan sungguh-sungguh. Aku sungguh-sungguh dibuat bingung dengan teori belajar Otak Kiri, Otak Kanan dan Otak Tengah.

Bagawat:
Bukankah teori itu sangat sederhana. Hapalkan saja menurut teorinya, Otak Kiri itu bisa apa, Otak Kanan itu bisa apa dan Otak Tengah itu bisa apa?

Cantraka:
Kalau itu sih aku sudah hapal.

Bagawat:
Jikalau kamu udah hapal berarti pertanyaanmu itu bukan pertanyaan sungguh-sungguh. Aku tahu bahwa engkau menaruh rasa curiga dengan teori itu, bukankah begitu?

Cantraka:
Betul sekali sang Bagawat. Aku memang agak curiga dengan teori-teori itu. Terus terang saya tidak begitu setuju jika kemampuan otak itu hanya disederhanakan secara mekanis dengan Kiri, Kanan dan Tengah. Kemudian jenis kemampuannya, numerik, sosial, musik atau spiritual. Kesimpulan itu saya rasakan tidak adil.

Bagawat:
Lha menurutmu apa itu kemampuan otak?

Cantraka:
Menurut saya kemampuan otak itu adalah kemampuan berpikir. Berpikir itu sangat kompleks. Bahkan keadaan kejiawaan dan pengalaman sosial juga bisa mempengaruhi kemampuan berpikir seseorang. Keadaan sakit atau cacat juga bisa mempengaruhi kemampuan berpikir seseorang. Keyakinan juga berpengaruh terhadap kemampuan berpikir seseorang.

Bagawat:
Kemudian...apakah kecurigaanmu itu?

Cantraka:
Mentang-mentang mereka mempunyai alat canggih, laboratorium bedah otak, zat kimia pengawet otak, dst...kemudian membuat teori-teori Otak Kiri, Otak Kanan dan Otak Tengah. Anehnya tidak pula ada yang menyanggah atau protes atau mengkounter teori itu.

Bagawat:
Apakah engkau bisa membantah dan apakah engkau akan mengkounter teori itu?

Cantraka:
Sayangnya saya tidak mempunyai peralatan semuanya itu. Jikalau akupun mempunyai semua peralatan itu, aku juga tidak mempunyai jaringan untuk mensosialisasikan temuanku.

Bagawat:
Arah pembicaraanmu itu mau kemana?

Cantraka:
Ya menurut saya teori semacam itu adalah Teori Murahan tentang kemampuan otak. Ujung-ujungnya mereka akan memasarkan ide, publikasi buku, penjualan teori dan mengeruk keuntungan.

Bagawat:
Lantas...maumu apa?

Cantraka:
Saya minta tolong kepada sang Bagawat. Dari pada hanya terpaku pada Otak Kiri, Otak Kanan dan Otak Tengah, dan pada akhirnya menjustifikasi atau menghukum keadaan kemampuan subyek belajar, lebih baik saya mendengarkan tausiah dari sang Bagawat saja. Bukankah dengan pengalamanmu melakukan penelitian pendidikan, psikologi pendidikan, sosiologi pendidikan, antropologi pendidikan, filsafat pendidikan, teori perkembangan sosio emosional siswa ...dst...engkau akan lebih mampu membuat teori tentang kemampuan belajar siswa.

Bagawat:
O..ooo jadi engkau menginginkan agar aku membuat teori begitu? Baiklah. Begini...saya akan membuat teori tandingan, tetapi teori tandinganku itu merupakan teori multidimensi, radikal, baru, agak aneh tetapi juga agak lucu, mirip-mirip tetapi tidak sama, ada unsusr fakta tetapi juga ada unsur teori, ada unsur fisik tetapi ada unsur abstrak atau spiritual, dan bersifat komprehensif.

Cantraka:
Lantas..apakah nama dari teori itu?

Bagawat:
Biar tidak kalah hebohnya dengan teori terdahulu...maka teori itu akan aku sebut sebagai Teori Imajiner Kemampuan Otak.

Cantraka:
Wah...wah..sangat baik..aku sangat setuju. Tolong sang Bagawat segera uraikanlah teorimu itu?

Bagawat:
Baiklah. Bayangkan otakmu sebagai bentuk bola tiga dimensi. Titik Tengah otakmu adalah perpotongan Sumbu Tegak Atas Bawah, Sumbu Horisontal Depan Belakang, dan Sumbu Horisontal Kiri Kanan.

Cantraka:
Wahhaa..hebuat teorimu itu..jelas ini akan lebih baik dan lebih lengkap dari teori yang sudah ada. Lalu ..apa kemampuan Otak sesuai dengan sumbu-sumbunya?

Bagawat:
Denagnsistem sumbu tida dimensi itu kita mempunyai bagian-bagian otak sesuai dengan koordinatnya di tiga dimensi. Katakanlah : Otak Depan, Otak Agak Depan, Otak Agak Belakang, dan Otak Belakang. katakanlah Otak Paling Kiri, Otak agak Kiri, Otak Agak Kanan, dan Otak Paling Kanan. Katakanlah Otak Paling Atas, OtakAgak Atas, Otak Agak Bawah dan Otak Paling Bawah. Teoriku ini dapat dikembangkan dengan membuat banyak sekali garis-garis sumbu yang semuanya melalui titik pusat. Maka kita akan mempunyai keadaan otak kita yang isomorphis dengan sistem tata surya. Maka setiap bagian otak anda itu seletak dengan letak semua bintang-bintang yang ada dilangit. Maka aku dapat menamakan bagian otak otak kita itu dengan nama-nama bintang misalnya Otak Bintang Kemukus, Otak Bintang Pari, Otak Bintang Kejora, Otak Planet Mars, Otak Planet Plotu, Otak Planet Merkurius, Otak Planet Haley,...dst. kemudia aku akan bikin teori imaginer tentang kemampuan otak itu masing-masing.

Cantraka:
Wah..wah..hebuat betul wahai sang bagawat guruku. Tetapi aku menjadi khawatir jangan-jangan aku tidak bisa menghapalkan kemampuan otak yang engkau teorikan itu?

Bagawat:
Gak usak khawatir..pada tahap pendahuluan kita sementara ambil saja Sumbu Tegak Atas Bawah, Sumbu Horisontal Depan Belakang, dan Sumbu Horisontal Kiri Kanan. Dan posisi otak sebagai Otak Depan, Otak Agak Depan, Otak Agak Belakang, dan Otak Belakang. katakanlah Otak Paling Kiri, Otak agak Kiri, Otak Agak Kanan, dan Otak Paling Kanan. Katakanlah Otak Paling Atas, OtakAgak Atas, Otak Agak Bawah dan Otak Paling Bawah.

Cantraka:
Lantas..apakah kemampuan Otak Bawah itu?

Begawat:
Dalam pengalaman kehidupan sehari-hari maka Otak Bawah mempunyai kemampuan memikirkan hal-hal yang bersifat batu, tanah, kasar, real, konkrit, nyata, praktis, mudah, dekat, murah, miskin, sederhana, kotor, kumuh, jelek, kacau, salah, bawahan, obyek, tak penting, tenaga otot, bodoh, tebal, rendah, lugu, hutan, tradisional, tribal, dasar laut, magma bumi, akar pohon, ...dst..yang berkonotasi bawah.

Cantraka:
Lantas ...apakah kemampuan Otak Atas itu?

Bagawat:
Kemampuan Otak Atas adalah lawan dari Kemampuan Otak Bawah. Maka berdasarkan pengalaman sehari-hari maka Kemampuan Otak Atas adalah memikirkah hal-hal yang berkatitan atau bersifat langit, tinggi, tipis, abstrak, jauh, teori, sukar, mahal, kaya, Tuhan, Malaikat, mendung, rumit, bersih, elit, tertib, atasan, subyek, peraturan, penting, tenaga pikiran, pintar, politik, modern, powernow, puncak gunung, puncak pohon...dst yang berkonotasi tinggi.

Cantraka:
Lantas ...apakah kemampuan Otak Kiri itu?

Bagawat:
Berdasarkan pengamalan orang beragama maka Kemampuan Otak Kiri meliputi kemampuan memikirkah hal-hal yang bersifat buruk, jelek, korupsi, tidak jujur, tidak etis, sombong, vulgar, bohong, dosa, syaitan, neraka, hukuman, penderitaan, panas, gelap, tipu daya, politiking, suap, kontradiksi, ambivalen, munafik, murtad, jahiliah, berhala, haram, plagiat, palsu, anomali, kontradiksi, komplikasi, kerusuhan, tawuran, kutukan, loyo, frustasi, kacau, rugi, sementara, instant, ...dst yang berkonotasi buruk.

Cantraka:
Lha...apakah kemampuan Otak Kanan itu?

Bagawat:
Kemampuan Otak Kanan adalah kebalikan Kemampuan Otak Kiri, yaitu kemampuan memikirkan hal-hal yang bersifat baik, jujur, malaikat, syurga, dermawan, pahala, terang, dingin, ikhlas, hadiah, penghargaan, pujian, beribadah, rakhmat, syafaat, tepat waktu, konsisten, komitmen, bersemangat, ayem, tentrem, tenang, langgeng, abadi,halal, syah, ...dst yang berkonotasi kebaikan.

Cantraka:
Lha ..apakah kemamuan Otak Depan itu?

Bagawat:
Berdasarkan pengalaman sehari-hari maka Kemampuan Otak Depan adalah memikirkan hal-hal yang bersifat depan, utama, pertama, prioritas utama, paling penting, ketua, VVIP, primer, pokok, pendahuluan, Presiden, Pejabat, lokomotif, nomor satu, anak nomor satu, membaca dua kalimah syahadat, kepala, juara pertama, eksplisit, langsung, berani, penanggungjawab, manajer, ...dst yang berkonotasi dengan pertama.

Cantraka:
Lha ..apakah kemamuan Otak Belakang itu?

Bagawat:
Kemampuan Otak Belakang adalah kebalikan dari Kemampuan Otak Depan, yaitu memikirkan hal-hal yang bersifat belakang, tidak utama, terakhir, prioritas terakhir, pelengkap, anggota, sekunder, sambilan, rakyat, gerbong terakhir, nomor terakhir, ekor, tidak memperoleh juara, terlupakan, terabaikan, tersembunyi, implisit, tak langsung, penakut, pelaksana, tukang, ...dst..yang berkonotasi belakang atau terakhir.

Cantraka:
Lha apakah kemampuan otak tengah itu?

Bagawat:
Kemampuan Otak Tengah itu meliputi memikirkan hal-hal yang ditengah atau yang bersifat netral, bilangan nol, pusat, pancer, sumbu, simetri, seimbang, adil, pengadilan, hakim, inti, kernel, matahari, awal, sumber, potensi, bijaksana, tidak memihak, tengah hari, tengah malam, inti sel, kuning telur, terlindung, aman, pokok persoalan, pusat perhatian,...dst yang berkaitan dengan konsep tengah.

Cantraka:
Wah...wah..heubuat sekali teorimu itu. Teorimu itu ternyata lebih lengkap dan sangat lengkap. Tidak ada teori lainnya yang bisa menandingi kelengkapan teorimu tentang Kemampuan Otak, karena setiap letak otak kita bisa mempunyai kemampuan masing-masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari, pengalamn hidup, sosial, filsafat, agama, etnik. Wahai sang Bagawat...aku sekarang menjadi percaya diri bahwa kita harus berpikir kritis, tidak hanya membebek saja dengan pikiran orang-orang bermnotif itu. Aku berjanji akan sebar luaskan teorimu itu. Maaf apa tadi nama dari teorimu itu?

Bagawat:
Teoriku tadi adalah Teori Imajiner Kemampuan Otak, disingkat TIKO.

Amiin

53 comments:

  1. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Terdapat sebuah teori baru yang disebut dengan Teori Imajiner Kemampuan Otak atau TIKO. Teori ini sangat unik dan menarik. Ketika membacanya pun akan lebih mengena di hati karena memang sesuai dengan kenyataan yang ada. Otak bagian bawah memikirkan tentang kebumian, sedangkan yang atas memikirkan tentang akhirat. Otak kanan memikirkan kebaikan sedangkan yang kiri memikirkan keburukan. Otak depan memikirkan tentang prioritas sedangkan yang belakang tentang pelengkap atau akhir. Kesemuanya ini haruslah seimbang sehingga terdapatlah otak tengah yang memikirkan tentang keseimbangan. Jika kita memikirkan tentang kebaikan, pastinya kita juga memikirkan tentang keburukan, mengapa demikian? Karena jika kita tidak tau tentang keburukan, bagaimana kita tau kalau apa yang kita lakukan itu baik? Nah, dengan karunia yang sangat tinggi dari Allah SWT yaitu berupa kemampuan berpikir maka sebagai makhluk ciptaan-NYA yang sempurna di dalam ketidaksempurnaan, hendaknya kita selalu beryukur dan bersyukur. Bagaimana caranya? Yaitu dengan memanfaatkannya sebaik mungkin dan tentunya di jalan yang dibenarkan oleh-NYA.

    ReplyDelete
  2. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    yang saya ketahui bahwa dalam kemampuan otak seseorang selama ini dibagi menjadi kemampuan otak kanan, otak kiri dan otak tengah. Akan tetapi, Prof Marsigit menyajikan elegi ini untuk melengkapi bahwa memetakan kemampuan otak seseorang yang kompleks ternyata tidak sesederhana itu. Kemampuan otak dari seseorang dipengaruhi oleh banyak hal. Teori kemampuan otak tidak hanya agar mudah untuk dihafal, akan tetapi kemampuan otak seseorang tidak dapat dipresentasikan dalam peta-peta yang sederhana seperti teori tersebut. Dan dari elegi ini juga kita kenal teori yang disebut Teori Imajiner Kemampuan Otak yang disingkat TIKO.

    ReplyDelete
  3. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Dari elegi di atas yang dapat saya pahami bahwa TIKO (Teori Imajiner Kemampuan Otak) menggambarkan otak yang terdiri dari milyaran saraf-saraf yang begitu kompleks, yang merupakan sistem saraf pusat mengatur berbagai pikiran dan sifat yang begitu ragam dalam diri manusia. Otak manusia hakekatnya istimewa karena dengan otak ini manusia mampu mengolah berbagai informasi atau pengalaman-pengalaman yang dialami. Dari elegi di atas juga dapat diambil pelajaran untuk lebih berpikir kritis dalam menyikapi pengalaman-pengalaman kita atau apa yang ada di sekitar kita untuk dijadikan sebagai pelajaran hidup.

    ReplyDelete
  4. Lana Sugiarti
    16709251062
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Dari elegi diatas, dapat diketahui bahwa kemampuan otak itu sangat beranekaragam. Setiap syaraf yang ada pada otak kita mempunyai kemampuan yang berbeda – beda, penyimpanannya pun berbeda – beda sesuai dengan apa yang didapatkan, sesuai apa yang dialami dari pengalaman sehari – hari, dan dari apa yang dipelajari dan diterima. Oleh karena itu setiap orang memiliki kemampuan berpikir masing – masing. Bahkan mungkin kemampuan berpikir yang dimilikinya tidak disadarinya. Ketika seseorang sedang berpikir maka bertambahlah kemampuan berpikirnya.

    ReplyDelete
  5. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016 (S2)
    Berpikir kritis dianggap lebih berpikir menggunakan otak kiri sedangkan kreatif lebih banyak menggunakan otak kanan, kedua hal ini terlibat dalam proses “berpikir.” Berpikir kritis melibatkan pemikiran logis dan penalaran termasuk keterampilan seperti perbandingan, klasifikasi, pengurutan, penyebab / efek, pola, Jalinan, analogi, penalaran deduktif dan induktif, peramalan, perencanaan, hipotesa, dan mengkritisi.
    Berpikir kreatif melibatkan menciptakan sesuatu yang baru atau asli, melibatkan keterampilan fleksibilitas, orisinalitas, kefasihan, elaborasi, brainstorming, modifikasi, citra, pemikiran asosiatif, daftar atribut, berpikir metaforis, serta hubungan yang kuat. Tujuan dari berpikir kreatif adalah untuk merangsang keingintahuan dan mempromosikan perbedaan.

    ReplyDelete
  6. Anisa Wahyu Nur Khasanah
    14301241010
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dari elegi ini saya mendapat pengetahuan mengenai Teori Imajiner Kemampuan Otak. Otak bawah mempunyai kemampuan berpikir yang berkonoasi bawah, sedangkan kemampuan otak atas itu sebaliknya. Otak kiri memiliki kemampuan memikirkan hal-hal yang bersifat buruk, sedangkan kemampuan otak kanan itu kebalikan dari otak kiri. Otak depan memiliki kemampuan memiliki kemampuan memikirkan hal-hal yang bersifat depan, utama, sedangkan kemampuan otak belakang itu kebalikan dari kemampuan otak depan. Otak tengah memiliki kemapuan memikirkan hal-hal yang bersifat netral.

    ReplyDelete
  7. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    pembagian otak yang saya baca memang ada 3, yaitu otak kanan, otak kiri dan otak tengah.
    jika bagawat mengatakan bahwa "Teoriku tadi adalah Teori Imajiner Kemampuan Otak, disingkat TIKO." hal ini menandakan bahwa bagawat bebas dengan pemikirannya sendiri. merdeka dengan apa yang dipikirkannya. karna pemikiran bersifat abstrak yang orang lain pun tak akan mengetahuinya.

    ReplyDelete
  8. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Alloh menciptakan sesuatu itu berpasang-pasangan agar setimbang. Otak manusia terbagi atas tugasnya masing-masing yang saling menyeimbangkan antara kemampuan otak satu dengan yang lainnya agar tidak berat sebelah. Karena yang berat sebelah pastilah memiliki dampak yang tidak baik. Demikianlah Alloh merencanakan yang terbaik untuk ciptaan-Nya.

    ReplyDelete
  9. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dalam proses berpikir dalam pengalaman sehari hari Kemampuan otak berpikir itu sangat kompleks. Teori Imajiner Kemampuan Otak (TIKO), menjelaskan bahwa kemampuan otak depan kebalikan dari otak belakang.setiap letak otak memiliki perannya masing-masing dan berperan sangat esensial dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan otak atas dapat dimaknai bahwa hubungan manusia dengan Allah sedangkan otak bawah saat hubungan dengan sesama manusia.

    ReplyDelete
  10. Syahlan Romadon
    PM C 2016/ 16709251047

    Manusia adalah makhluk yang istimewa. Ia diciptakan oleh Allah dan dianugrahi akal pikiran. Pusat dari pikiran manusia adalah otak. Kemampuan otak dari setiap manusia pada dasarnya sama, namun dalam kenyataannya kita menjumpai bahwa kemampuan otak dari setiap manusia berbeda-beda. Hal ini karena setiap manusia berbeda-beda dalam mengasah otaknya. Jadi kita harus mengasah otak kita dengan belajar, berpikir kritis, membaca, berlatih untuk memecahkan masalah-masalah, dsb. Sehingga kemampuan otak kita dapat meningkat.

    ReplyDelete
  11. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Subhanallaah...
    Sungguh besar karunia Allah kepada kita dengan menciptakan otak kita dari jutaan milyar sistem syaraf yang begitu rumit dan kompleks. Sehingga kita sangat sering menyebutnya dengan komputer yang bebas dari segala tingkat kehebatan karena otak tidak akan pernah rusak bila kita selalu menjaganya dengan terus berpikir kritis dan mengasalahnya dengan lmu pengetahuan yang diimbangi dengan ilmu akhirat. Menutur Teori Imajiner Kemampuan Otak, mengenai bagaimana cara kita berikir merupakan hasil refleksi dari kehidupan kita sehari-hari. Sebagai pemikir kritis yang bijak kita harus berusaha untuk mampu menyeimbangkan semua komponen tersebut.

    ReplyDelete
  12. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Elegi ini memuat tentang Teori Imajiner Kemampuan Otak, dimana telah dijelaskan tentang kemampuan otak otak kita yaitu otak kiri dan otak kanan serta disebutkan juga ada otak atas dan otak bawah. Kita manusia diberi kelebihan dengan adanya otak yang mampu digunakan untuk berpikir yang disebut bahwa kita memiliki akal pikiran. Keduanya itu merupakan tugas otak. Semua tentang otak bisa kita pahami secara lebih rinci dengan teori ini. Kita memang harus bersikap kritis dengan segala ilmu yang kita dapatkan. Dengan begitu barulah kita tidak termakan mitos, melainkan menghidupkan logos. Sebetulnya setiap orang punya potensi untuk melahirkan teori baru, namun kebanyakan dari kita merasa tidak mampu duluan dan rasa malas untuk mengembangkan pemikiran yang menjadi penyebab terbesarnya.

    ReplyDelete
  13. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Lahirnya TIKO (Teori Imajiner Kemampuan Otak) dikarenakan funsgi dan kerja otak yang begitu kompleks. Pada dasarnya pikiran dan otak kita bekerja secara kontradiktif. Ketika ada otak kenan yang memikirkan tentang kebaikan, maka patokan kebaikan itu juga berdasar dari keburukan, dalam hal ini otak kiri bekerja. Cara kerja semacam ini memang membutuhkan daya kreativitas sehingga otak kita mampu menggapai logos.

    ReplyDelete
  14. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Elegi diatas bermaksud bahwa di dalam otak kita itu meiliki bagian , ada bagian kiri dinamakan otak kiri dan bagian kanan di namakan otak kanan, dan otak tenagn itu bagian tengah, otak adalah pusatnya manusi. Otak itu bagaikan cpu dalam sebuah komputer yang otak yang mengatur semua angggota tubuh kita walaupun otak itu ukurannya tidak besar tapi kemampuannya itu sangatlah hebat. Selain otak kanan dan kiri, sebenarnya dalam kemmaapuan berpikir , anak itu tidak hanya dibedakan otak kanan ataupun otak kiri, akan tetapi kemmapuan berpikir terdiri dari thinking, sensing, intuiting, feeling dan insting. Kelima cara berpikir itu dapat memebadakan cara mengajar anak didik itu sendiri.

    ReplyDelete
  15. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Otak merupakan pusatnya sistem syaraf di tubuh manusia. Ketidakberfungsian otak akan mengakibatkan seluruh organ berhenti. Di dalam otak terdapat proses berpikir, terdapat memori yang tak berhingga banyaknya dan emosi yang dapat dirasa, baik itu ketika bahagia, bingung, sedih dan lain sebagainya. Sudah sepatutnya kita bersyukur dengan kelengkapan yang kita miliki saat ini.

    ReplyDelete
  16. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Sebenarnya, setiap orang memiliki tingkat kemampuan berpikir yang seringkali ia sendiri tidak menyadarinya. Ketika mulai menggunakan kemampuan berpikir tersebut, fakta-fakta yang sampai sekarang tidak mampu diketahuinya, lambat-laun mulai terbuka di hadapannya. Semakin dalam ia berpikir, semakin bertambahlah kemampuan berpikirnya dan hal ini mungkin sekali berlaku bagi setiap orang. Harus disadari bahwa tiap orang mempunyai kebutuhan untuk berpikir serta menggunakan akalnya semaksimal mungkin.

    ReplyDelete
  17. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Otak memang telah diciptakan oleh Sang Pencipta dengan sangat semourna diantara ketidaksempurnaan. Otak memiliki bagian yang sangat banyak, bagian yang selalu digunakan oleh manusia untuk berpikir. Pembagian bagiannya yang belum dapat dikatakan baik atau bagus sekali. Manusia memiliki keterbatasan dalam berpikir, sepanjang umurnya selalu berpikir, namun jika dalam mengukur kemampuan otak, sepanjang hidupnya tidak akan pernah cukup.

    ReplyDelete
  18. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Elegi membongkar mitos teori kemampuan otak menberikan pandangan lain mengenai macam-macam otak beserta fungsinya. Memandang jenis dan fungsi otak dari sudut pandang berbeda turut membuka pikiran bahwa abad ini kita harus berpikir kritis, tidak hanya langsung serta mengikuti pikiran dan teori sebelumnya. elegi ini membuka pikiran bahwa ada banyak faktor yang mempengaruhi kinerja dan fungsi otak jika ditelaah lebih dari otak kanan, kiri dan tengah.

    ReplyDelete
  19. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    setelah membaca elegi ini, saya mendapatkan pengetahuan baru yang penting yaitu mengenai fungsi bagian-bagian otak. manusia diberikan akal untuk berfikir dan mengkritisi keadaan dan teori yang ada, tidak asal setuju tanpa mengetahui dasar dan dampaknya, serta kemungkinan buruk yang akam terjadi.sehingga kita sebagai manusia harus dapat menggunakan akal dengan sebaik-baiknya.

    ReplyDelete
  20. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Salah satu kelebihan manusia jika dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya adalah kemampuan untuk berpikir. Kita memiliki hati dan akal yang sangat membantu kita dalam menjalani hidup ini, membedakan yang baik dan benar, memperbaiki kualitas ibadah kepada Allah SWT, menuntut ilmu, mengembangkan diri, dsb. Oleh karena itu, gunakanlah akal dengan semaksimal mungkin untuk hal-hal baik dan gunakanlah hati sebagai komandannya. Maka insyaallah hidupmu tidak akan tersesat.

    ReplyDelete
  21. Umy Maysyaroh
    143010241014
    S1 Pendidikan Matematika 2014

    Teori mengenai kemampuan otak yang dibagi atas otak kanan, otak kiri dan otak tengah sudah sangat dikenal selama ini. Namun pada tulisan ini diasajikan teori imajiner kemampuan otak, yang menurut saya sangat menarik. Otak manusia digambarkan sebagai bola tiga dimensi, dengan bagian-bagian otak sesuai dengan koordinatnya di tiga dimensi. Teori ini sangat lengkap karena setiap letak otak mempunyai kemampuan masing-masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari.

    ReplyDelete
  22. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Kemampuan otak itu adalah kemampuan berfikir yang kompleks. Otak kita mempunyai peranan masing-masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari, pengalaman hidup, sosial, filsafat, agama, etnik, dst. Otak yang kita miliki itu membedakan kita dari makhluk lainnya. Kita bisa berfikir menggunakna otak kita untuk berfikir dan memilih yang baik-baik dan benar.

    ReplyDelete
  23. Viani Kurniawati
    14301241051
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Elegi membongkar teori kemampuan otak. Ya, selama ini yang diketahui orang kebanyakan (karena memang disampaikan dalam pelajaran) teori kemampuan otak dibagi menjadi tiga yaitu otak kanan, otak kiri, dan otak tengah. Namun, dalam elegi ini disampaikan bahwa kemampuan otak itu adalah kemampuan berpikir yang sangatlah kompleks maka teori tersebut belum lah mewakili.
    Maka terbentukalah Teori Imajiner Kemampuan Otak (TIKO) yang mana teori tersebut menggambarkan otak sebagai bola tiga dimensi. Bola tersebut terbentuk atas sumbu vertikal atas bawah, sumbu horisontal kanan kiri dan sumbu horisontal depan belakang. Teori ini dihubungkan dengan pengalaman sehari-hari seseorang. Kemampuan otak setiap orang berbeda tergantung pada penggunaan dalam kehidupan sehari-hari, pengalaman, etnik, budaya, agama, sosial, filsafat, dll.
    Jadi meski kapasitas otak yang manusia miliki sama, namun kita harus senantiasa mengasahnya agar tidak tumpul, agar terus berkembang.

    ReplyDelete
  24. Elegi ini adalah salah satu upaya untuk menunjukkan bahwa pengetahuan bisa berkembang. Jika kita tidak mengembangkan pengetahuan kita maka kita terperangkap dalam mitos. Teori tentang otak yang berkembang selama ini adalah teori belajar otak kanan, kiri, dan tengah. Melalui TIKO dapat dipelajari bahwa teori tentang otak yang lebih lengkap dan sangat lengkap. Teori TIKO merupakan penelaahan dari metafisik. Mungkin pembagian otak secara fisik telah sempurna, bahwa semua orang akan berkata pembegian otak menjadi otak kanan, otak kiri dan otak kecil. Tetapi penelaahan otak disebalik fisiknya belum selesai, setiap orang yang manu berpikir dapat mengembangkan teorinya sendiri. kemampuan otak yang untuk berpikir dan memproses informasi dapat dikembangkan menjadi kemampuan spiritual atau supernatural.

    ReplyDelete
  25. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Dalam elegi ini, ada istilah otak kiri, otak kanan, otak atas dan otak bawah, serta otak tengah yang menjadi pusat diantara otak-otak tersebut. Disebutkan Kemampuan Otak Tengah itu meliputi memikirkan hal-hal yang ditengah atau yang bersifat netral, bilangan nol, pusat, pancer, sumbu, simetri, seimbang, adil, pengadilan, hakim, inti, kernel, matahari, awal, sumber, potensi, bijaksana, tidak memihak, tengah hari, tengah malam, inti sel, kuning telur, terlindung, aman, pokok persoalan, pusat perhatian,...dst yang berkaitan dengan konsep tengah. Ini menarik untuk dikaji bahwa sebenarnya otak tengah memiliki peran yang sangat penting sebagai penetral dalam mengambil keputusan. Sebenarnya, setiap orang memiliki tingkat kemampuan berpikir yang seringkali ia sendiri tidak menyadarinya. Ketika mulai menggunakan kemampuan berpikir tersebut, fakta-fakta yang sampai sekarang tidak mampu diketahuinya, lambat-laun mulai terbuka di hadapannya. Semakin dalam ia berpikir, semakin bertambahlah kemampuan berpikirnya.

    ReplyDelete
  26. Muhammad Mufti Hanafi
    13301244005
    Pendidikan Matematika C 2013

    Terkadang seorang dalam mengajarkan ilmu, menemukan teori baru, mengemukakan pendapat bukan hanya sebatas pada keinginan memunculkan perbaikan dunia melalui hal yang dikemukakan itu, namun justru hanya ingin meraup keuntungan pribadi. Itu bisa jadi. Sehingga tak heran terjadi perbedaan pendapat antara satu pakar dengan pakar yang lain. Dalam hal kemampuan berfikir otak menjadi objek dan subjek dalam pembahasan. Bagaimana seorang dapat mendeskripsikan dan mengelompokkan, maka sebesar itu terkadang seorang dapat mencapai titik potensi yang tinggi.

    ReplyDelete
  27. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Setelah membaca tulisan di atas saya tersadar bahwa selama ini saya belum pernah mengkritisi teori otak. Saya sependapat dengan Pak Marsigit bahwa memang teori otak perlu dilawan tesisnya tapi sayangnya kita tak punya alat canggih sehingga mampu melawan tesis itu. Kekhawatirannya adalah sebenarnya teori itu hanya rekaan untuk bisnis semata. Ide yang diberikan pun cukup menarik teori imajiner kemampuan otak. Mungkin saat ini masih jadi imajinasi tapi suatu saat bisa jadi kajian yang menarik saat teori kanan-tengah-kiri telah ditemukan kelemahannya.

    ReplyDelete
  28. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Otak mempunyai banyak sekali komponen. Semua apa yang kita pikirkan, semua apa yang kita lakukan dikoordinasikan di dalam otak. Ada teori yang namanya teori imajiner kemampuan otak (TIKO) adalah banyak sekali jenis otak yang di dalamnya terdiri dari banyaknya syaraf-syaraf otak. Jenis-jenis otak ini tentu banyak sekali tugasnya. Setiap bagian otak mempunyai tugasnya masing-masing, mereka saling berkoordinasi untuk menciptakan sebuah pemikiran atau koordinasi yang sinkron.

    ReplyDelete
  29. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Elegi membongkar mitos kemampuan otak menyadarkan kita bahwa ternyata otak kita memiliki bagian-bagian dengan fungsinya yang begitu kompleks. Melalui otak, kita dapat memikirkan segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada. Dan inilah yang menjadi ciri kesempurnaan manusia dibandingkan dengan makhluk lain. Tuhan telah memilih manusia untuk menerima anugerah ini. Karena itulah sudah sepantasnya kita mensyukuri pemberian Tuhan dengan menggunakannya secara maksimal dan optimal untuk kebaikan. Salah satunya dengan belajar filsafat sesuai dengan ruang dan waktunya. Sebagai rasa syukurmu terhadap Tuhan mu atas kemampuan yang diberikan kepada kamu, maka hendaknya kamu berfilsafat dengan melandasinya dan memayunginya agar kamu tidak lupa dengan penciptaMu.

    ReplyDelete
  30. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Elegi ini menyatakan tujuan dari otak kiri untuk memikirkan hal-hal yang bersifat buruk, otak kanan untuk memikirkan hal-hal yang bersifat baik dan otak tengah. Adapula otak bawah yang mengolah pengalaman kehidupan sehari-hari manusia yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari kita sedangkan otak atas untuk mengolah urusan langit. Disini kita mengenal teori imajiner kemampuan otak atau TIKO yang kesemua otak bertindak adil terhadap posisinya tidak ada yang tidak berjalan. Dengan demikian gunakan otak kita dengan sebaik-baiknya dengan seimbang agar semakin banyak pengalaman yang kita peroleh.

    ReplyDelete
  31. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    sesungguhnya otak kita terdiri dari jutaan hingga milyaran syaraf didalamnya, ini merupakan suatu pemberian Tuhan yang harus kita syukuri, setiap orang memiliki kemampuan otak masing masing, sehingga hasil pemikirannya juga berbeda beda satu dengan yang lain. menurut teori yang berkembang teori kemampuan otak dibagi menjadi tiga yaitu otak kanan, otak kiri, dan otak tengah. tetapi sebenarnya kemampuan otak itu sangat kompleks sehingga teori tersebut tidak mewakili.

    ReplyDelete
  32. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Otak manusia adalah unik dibandingkan dengan otak hewan dan organisme hidup lainnya karena memberikan kita kekuatan untuk merencanakan, berpikir, berbicara dan juga membayangkan. Otak kita bersama dengan saraf perifer dan sumsum tulang belakang membentuk kontrol dan sistem informasi pengolahan kompleks terpadu. Otak adalah salah satu sistem yang paling kompleks dari tubuh kita. Ini adalah bos yang menjalankan semua kegiatan dan juga menyadari semua yang berjalan dalam tubuh. Kemampuan otak sejatinya dapat mempengaruhi setiap sikap dan perilaku yang akan dilakukan. Sikap dan perilaku manusia memiliki beragam jenis, ada yang baik dan ada pula yang buruk. Pengambilan keputusan terhadap sikap yang dilakukan dapat dipengaruhi oleh pengalaman yang dialami.

    ReplyDelete
  33. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Manusia adalah mahluk yang sangat unik, apalagi manusia dibekali dengan otak yang bermilyar-milyar sel didalamnya. Namun kebanyakan manusia belum memaksimalkan kemampuan otak yang dimilikinya. Padahal pada dasarnya kemampuan otak itu tidak ada batasnya, semakin banyak otak digunakan maka semakin hebat pemikiran seseorang itu. Maka kita seharusnya harus memaksimalkan kemampuan otak untuk kemaslahatan manusia dimasa yang akan datang.

    ReplyDelete
  34. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Konon katanya teori pembagian kerja otak kiri dan otak kanan itu telah dibuktikan dengan memantau gelombang otak. Ketika seorang bermusik, maka otak kanannya lebih aktif dari pada otak kiri. Ketika seseorang berkerja dengan matematika, fisika, atau yang sejenis dengan itu, sisi otak sebelah kiri lebih aktif dari pada otak kanan. Namun yang jadi pertanyaan adalah, apakah ketika seseorang mengalami kecelakaan atau cacat, sehingga otaknya tinggal setengah, sebelah kiri saja misalnya. Apakah dia tidak bisa lagi bermusik? Atau berdasarkan teori TIKO, apakah ketika seseorang tidak memiliki bagian otak sebelah kanan, maka dia akan berbuat kejahatan saja?

    ReplyDelete
  35. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. banyak teori yang menjelaskan tentang kemampuan otak yang hanya dilihat dari sisi kognitifnya saja. Di elegi ini Prof. Marsigit menjelaskan teori kemampuan otak yang lebih lengkap dengan melibatkan hati sebagaii patokannya. Hati dan pikiran itu tidak dapat dipisahkan, sebab dengan keduanya seseorang menjadi manusia yang memanusia.

    ReplyDelete
  36. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dalam elegi ini mengajarkan bahwa kita sebagai manusia seharusnya mensyukuri kelebihan yang diberikan oleh Allah SWT dengan diberinya akal dan pikiran yaitu otak. dengan diberinya otak tersebut diharapkan manusia untuk terus belajar dan belajar , menuntut ilmu setinggi tingginya. kita dengan berfilsafat sama saja dengan kita berfikir, berfilsafat harus dilandasi dengan keyakian terhadap Allah SWT agar tidak terjerumus dengan pikiran-pikiran yang tidak logis.

    ReplyDelete
  37. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Perbedaan antara otak kiri dan otak kanan menurut Tim Pengembangan MKDP Kurikulum dan Pembelajaran:
    otak kiri
    belahan otak kiri berkembang pesat pada usia anak-anak, didukung oleh tangan kanan, melakukan aktivitas, memunculkan dan mengendalikan ketenangan, analisis, model logika.
    otak kanan
    belahan otak kanan berkembang lamban pada usia anak-anak, didukung tangan kiri, mengontrol aktivitas, memunculkan dan mengendalikan emosi, holistik.

    ReplyDelete
  38. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Perbedaan otak pria dan wanita menurut Tim Pengembangan MKDP Kurikulum dan Pembelajaran:
    otak wanita
    Corpus collosum lebih besar, pembicaraan tetap berjalan meski pusat otak mengalami gangguan, serat menghubungkan dua cuping occipital.
    otak pria
    Corpus collosum lebih kecil, pembicaraan hilang jika pusat otak terganggu, serat menghubungkan dua cuping frontal.

    ReplyDelete
  39. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Elegi ini menjelaskan bahwa otak memiliki bagian-bagian yang mana bagian tersebut memiliki fungsinya masing-masing, sama seperti suatu sistem, dimana element-elementnya saling berkesinambungan dan memiliki perannya masing-masing. jelas bahwa Allah SWT mencipatakan suatu makhluk atau pun sesuatu pasti memiliki perannya masing-maisng sehingga terjadi keseimbangan kehidupan.

    ReplyDelete
  40. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Teori kemampuan otak yang tergambar dipembagian di elegi ini merupakan gambaran bahwa otak memiliki sistemnya sendiri. Jutaan sel otak mampu memikirkan segala sesuatunya walaupun mempunyai batas yang telah ditetapkanNya. Kita bisa saja mempunyai teori tentang otak yang lain, misalnya saja ada otak jernih, dimana otak jernih tersebut yang menuntun kita memikirkan hal yang positif . Kemanapun kita melangkah itu adalah sesuai dengan kehendak dari otak jernih tersebut, sehingga dalam hal ini meskipun kita keluar dari jalur, maka otak jernihlah yang akan menuntun kita menuju yang terbaik disiiNya.

    ReplyDelete
  41. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Otak memang identik dengan kemmpuan berpikir dan pusat dari apa yang dilakukan olh manusia. Di dunia ini lebih dikenal dengan kemampuan otak kana, kiri dan tengah seperti yang telah dijelaskan di atas. Namun sebagai manusia yang bisa berpikir kritis maka hendaklah kita memiliki rasa ingin tau lebih. Sehingga ketika ada ketidak sesuaian terhadap suatu teori maka kita harus mencari informasi lebih dulu sehingga kita bisa mendapatkan solusi dari hal tersebu. Seperti elegi di ats, bahwa ada teori baru yaitu TIKO yang lebih mudah diterima oleh banyak orang.

    ReplyDelete
  42. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pengetahuan setiap detiknya terus berkembang. Karena setiap manusia terus berpikir kritis menggapai logos. Akan ada suatu saatnya pengetahuan atau teori-teori akan tergerus dengan teori baru yang benar terbukti kebenarannya. Para manusaia kritispun tetap mencari logos darim pemikiran para mitos. Karena sebijak-bijaknya mitos, jika tidak dibnuktikan benar maka tetap mitos. Namun dari mitos-mitos pun dapat membuat pemikiran baru dari para manusia berpemikiran kritis.

    ReplyDelete
  43. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Apabila seseorang telah mengungkapkan teori baru, itu berarti telah mencapai ilmu tertinggi, dimana dengan pengalaman hidup dan realitasnya di kehidupan, teori-teori lain kurang bisa mengcover keadaan riil. Namun sesuai definisi elegi, selama pikiran yang dituangkan didalamnya belum diuji secara ilmiah maka belum bisa digunakan secara kuat

    ReplyDelete
  44. Hyldha Wafda Mufida
    14301241026
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Teori Imajiner Kemampuan Otak (TIKO), dijelaskan sangat banyak bagian dari otak. Dan setiap bagian itu memili manfaat yang berbeda-beda. Banyak sekali kemampuan dari masing-masing bagian otak yang bisa digunakan untuk berpikir kritis dan kreatif. Kemudian, munculkanlah pemikiran-pemikiran hebat dengan menggunakan seluruh bagian otak.

    ReplyDelete
  45. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Di dalam otak terdapat 3 bagiannya masing masing dan memiliki fungsi tertentu. Kemampuan otak akan maksimal jika kita slalu mengasahnya, salah satunya dengan cara slalu belajar dan membaca. Dengan membaca kota kata dan pengetahuan kita akan bertambah. Akan tetapi jika belajar, jangan dipaksakan karena nantinya dapat menjadi kognitif overload.

    ReplyDelete
  46. Endryana Listyarini
    14301241034
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Telah ditemukan teori baru yaitu teori imajiner kemampuan otak yang disingkat dengan TIKO. Otak terbagi menjadi beberapa bagian yang masing-masing memiliki kemampuan masing-masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari, pengalaman hidup, social, filsafat, agama, etnik.

    ReplyDelete
  47. 'Azzanie Karima Arroida
    14301241017
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Tulisan di atas berisi tentang ketidakpuasan seseorang tentang teori kemampuan otak yang dikenal selama ini karena kurang bisa menjelaskan kemampuan otak secara keseluruhan. Kemudian hasil diskusi dengan gurunya, maka lahirlah teori kemampuan otak yang baru yaitu teori imajiner kemampuan otak (TIKO)

    ReplyDelete
  48. 'Azzanie Karima Arroida
    14301241017
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    TIKO menjelaskan adanya bagian otak bawah (tanah dan bagian bawah lain), bagian otak atas (langit dan bagian atas lainnya), depan (menjelaskan hal-hal yang prioritas), belakang (kebalikan dari depan atau kurang prioritas), kanan (hal yang baik-baik, sifat-sifat baik), kiri (hal yang buruk-buruk, sifat-sifat buruk), dan tengah (untuk segalanya yang netral), sangat lengkap.

    ReplyDelete
  49. Ainun Fidyana Syafitri
    14301244006
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Kemampuan otak adalah berpikir, berpikir dapat dipengaruhi oleh keadaan-keadaan tertentu, termasuk keyakinan. Teori yang mengatakan bahwa otak terdiri dari 3 bagian yaitu otak kiri, otak, kanan, dan otak tengah nampaknya kurang tetap. Sesuai yang telah digambarkan dalam elegi di atas bahwa sesungguhnya otak kita tidak hanya terdiri dari 3 bagian itu saja akan tetapi ada banyak bagian yang setiap bagian itu mempunyai kemampuan-kemampuannya sendiri-sendiri. Dari elegi di atas pula muncullah Teori Imajiner Kemampuan Otak yang saya rasa lebih pas untuk menggambarkan bagian-bagian otak beserta kemampuan-kemampuannya.

    ReplyDelete
  50. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari elegi ini, saya mengetahui bahwa kemampuan otak sangat beraneka ragam. Bahkan kemampuan otak seseorang akan berbeda dengan kemmapuan otak orang lain. Kemampuan-kemampuan otak tersebut perlu diasah dengan baik agar tercipta pemikiran-pemikiran yang luar biasa.

    ReplyDelete
  51. Suci Renita Sari
    14301241052
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Berdasarkan apa yang telah dijelaskan diatas mengenai teori imajiner kemampuan otak atau yang sering disebut TIKO, saya menjadi mengetahui kemampuan otak kanan, kiri, depan, belakang serta tengah. Masing-masing otak memiliki bagian-bagian dan fungsinya sendiri-sendiri. Namun kemampuan otak yang paling baik menurut saya adalah kemampuan otak tengah, dalam hal ini otak tengah dapat melakukan hal-hal yang bersifat seimbang, netral, lebih bijaksana, dan tidak memihak.

    ReplyDelete
  52. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)
    Kita manusia diciptakan begitu sempurna, kita dilengkapi dengan otak untuk berpikir. Otak manusia terdiri dari beberapa bagian dan mempunyai peran dan fungsinya masing-masing. Kita hendaknya bersyukur atas karunia Tuhan yang sungguh luar biasa ini.

    ReplyDelete
  53. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Teori Imajiner Kemampuan Otak menjelaskan bahwa setiap letak otak kita bisa mempunyai kemampuan masing-masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari, pengalamn hidup, sosial, filsafat, agama, etnik. Berusahalah kita membongkar mitos dan menjauhinya dengan cara kita berpikir kritis dan mempunyai hati yang ikhlas. Karena sesungguhnya mitos-mitos dapat menerkam kita kapan saja. Maka hendaklah kita sadar dan berdoalah mohon ampun dan bimbingan kepada Tuhan agar kita dianugerahi kemampuan otak yang mampu berpikir kritis dan dianugerahi hati yang ikhlas.

    ReplyDelete