Sep 20, 2013

Elegi Membongkar Mitos Teori Kemampuan Otak




Oleh Marsigit

Cantraka:
Wahai sang Bagawat...aku ingin bertanya apa pendapatmu tentang teori kemampuan otak. Otak Kiri, otak Kanan, dan Otak Tengah?

Bagawat:
Aku masih meragukan pertanyaanmu? Pertanyaanmu itu termasuk jenis menguji atau pertanyaan sungguh-sungguh?

Cantraka:
Lho ini pertanyaan sungguh-sungguh. Aku sungguh-sungguh dibuat bingung dengan teori belajar Otak Kiri, Otak Kanan dan Otak Tengah.

Bagawat:
Bukankah teori itu sangat sederhana. Hapalkan saja menurut teorinya, Otak Kiri itu bisa apa, Otak Kanan itu bisa apa dan Otak Tengah itu bisa apa?

Cantraka:
Kalau itu sih aku sudah hapal.

Bagawat:
Jikalau kamu udah hapal berarti pertanyaanmu itu bukan pertanyaan sungguh-sungguh. Aku tahu bahwa engkau menaruh rasa curiga dengan teori itu, bukankah begitu?

Cantraka:
Betul sekali sang Bagawat. Aku memang agak curiga dengan teori-teori itu. Terus terang saya tidak begitu setuju jika kemampuan otak itu hanya disederhanakan secara mekanis dengan Kiri, Kanan dan Tengah. Kemudian jenis kemampuannya, numerik, sosial, musik atau spiritual. Kesimpulan itu saya rasakan tidak adil.

Bagawat:
Lha menurutmu apa itu kemampuan otak?

Cantraka:
Menurut saya kemampuan otak itu adalah kemampuan berpikir. Berpikir itu sangat kompleks. Bahkan keadaan kejiawaan dan pengalaman sosial juga bisa mempengaruhi kemampuan berpikir seseorang. Keadaan sakit atau cacat juga bisa mempengaruhi kemampuan berpikir seseorang. Keyakinan juga berpengaruh terhadap kemampuan berpikir seseorang.

Bagawat:
Kemudian...apakah kecurigaanmu itu?

Cantraka:
Mentang-mentang mereka mempunyai alat canggih, laboratorium bedah otak, zat kimia pengawet otak, dst...kemudian membuat teori-teori Otak Kiri, Otak Kanan dan Otak Tengah. Anehnya tidak pula ada yang menyanggah atau protes atau mengkounter teori itu.

Bagawat:
Apakah engkau bisa membantah dan apakah engkau akan mengkounter teori itu?

Cantraka:
Sayangnya saya tidak mempunyai peralatan semuanya itu. Jikalau akupun mempunyai semua peralatan itu, aku juga tidak mempunyai jaringan untuk mensosialisasikan temuanku.

Bagawat:
Arah pembicaraanmu itu mau kemana?

Cantraka:
Ya menurut saya teori semacam itu adalah Teori Murahan tentang kemampuan otak. Ujung-ujungnya mereka akan memasarkan ide, publikasi buku, penjualan teori dan mengeruk keuntungan.

Bagawat:
Lantas...maumu apa?

Cantraka:
Saya minta tolong kepada sang Bagawat. Dari pada hanya terpaku pada Otak Kiri, Otak Kanan dan Otak Tengah, dan pada akhirnya menjustifikasi atau menghukum keadaan kemampuan subyek belajar, lebih baik saya mendengarkan tausiah dari sang Bagawat saja. Bukankah dengan pengalamanmu melakukan penelitian pendidikan, psikologi pendidikan, sosiologi pendidikan, antropologi pendidikan, filsafat pendidikan, teori perkembangan sosio emosional siswa ...dst...engkau akan lebih mampu membuat teori tentang kemampuan belajar siswa.

Bagawat:
O..ooo jadi engkau menginginkan agar aku membuat teori begitu? Baiklah. Begini...saya akan membuat teori tandingan, tetapi teori tandinganku itu merupakan teori multidimensi, radikal, baru, agak aneh tetapi juga agak lucu, mirip-mirip tetapi tidak sama, ada unsusr fakta tetapi juga ada unsur teori, ada unsur fisik tetapi ada unsur abstrak atau spiritual, dan bersifat komprehensif.

Cantraka:
Lantas..apakah nama dari teori itu?

Bagawat:
Biar tidak kalah hebohnya dengan teori terdahulu...maka teori itu akan aku sebut sebagai Teori Imajiner Kemampuan Otak.

Cantraka:
Wah...wah..sangat baik..aku sangat setuju. Tolong sang Bagawat segera uraikanlah teorimu itu?

Bagawat:
Baiklah. Bayangkan otakmu sebagai bentuk bola tiga dimensi. Titik Tengah otakmu adalah perpotongan Sumbu Tegak Atas Bawah, Sumbu Horisontal Depan Belakang, dan Sumbu Horisontal Kiri Kanan.

Cantraka:
Wahhaa..hebuat teorimu itu..jelas ini akan lebih baik dan lebih lengkap dari teori yang sudah ada. Lalu ..apa kemampuan Otak sesuai dengan sumbu-sumbunya?

Bagawat:
Denagnsistem sumbu tida dimensi itu kita mempunyai bagian-bagian otak sesuai dengan koordinatnya di tiga dimensi. Katakanlah : Otak Depan, Otak Agak Depan, Otak Agak Belakang, dan Otak Belakang. katakanlah Otak Paling Kiri, Otak agak Kiri, Otak Agak Kanan, dan Otak Paling Kanan. Katakanlah Otak Paling Atas, OtakAgak Atas, Otak Agak Bawah dan Otak Paling Bawah. Teoriku ini dapat dikembangkan dengan membuat banyak sekali garis-garis sumbu yang semuanya melalui titik pusat. Maka kita akan mempunyai keadaan otak kita yang isomorphis dengan sistem tata surya. Maka setiap bagian otak anda itu seletak dengan letak semua bintang-bintang yang ada dilangit. Maka aku dapat menamakan bagian otak otak kita itu dengan nama-nama bintang misalnya Otak Bintang Kemukus, Otak Bintang Pari, Otak Bintang Kejora, Otak Planet Mars, Otak Planet Plotu, Otak Planet Merkurius, Otak Planet Haley,...dst. kemudia aku akan bikin teori imaginer tentang kemampuan otak itu masing-masing.

Cantraka:
Wah..wah..hebuat betul wahai sang bagawat guruku. Tetapi aku menjadi khawatir jangan-jangan aku tidak bisa menghapalkan kemampuan otak yang engkau teorikan itu?

Bagawat:
Gak usak khawatir..pada tahap pendahuluan kita sementara ambil saja Sumbu Tegak Atas Bawah, Sumbu Horisontal Depan Belakang, dan Sumbu Horisontal Kiri Kanan. Dan posisi otak sebagai Otak Depan, Otak Agak Depan, Otak Agak Belakang, dan Otak Belakang. katakanlah Otak Paling Kiri, Otak agak Kiri, Otak Agak Kanan, dan Otak Paling Kanan. Katakanlah Otak Paling Atas, OtakAgak Atas, Otak Agak Bawah dan Otak Paling Bawah.

Cantraka:
Lantas..apakah kemampuan Otak Bawah itu?

Begawat:
Dalam pengalaman kehidupan sehari-hari maka Otak Bawah mempunyai kemampuan memikirkan hal-hal yang bersifat batu, tanah, kasar, real, konkrit, nyata, praktis, mudah, dekat, murah, miskin, sederhana, kotor, kumuh, jelek, kacau, salah, bawahan, obyek, tak penting, tenaga otot, bodoh, tebal, rendah, lugu, hutan, tradisional, tribal, dasar laut, magma bumi, akar pohon, ...dst..yang berkonotasi bawah.

Cantraka:
Lantas ...apakah kemampuan Otak Atas itu?

Bagawat:
Kemampuan Otak Atas adalah lawan dari Kemampuan Otak Bawah. Maka berdasarkan pengalaman sehari-hari maka Kemampuan Otak Atas adalah memikirkah hal-hal yang berkatitan atau bersifat langit, tinggi, tipis, abstrak, jauh, teori, sukar, mahal, kaya, Tuhan, Malaikat, mendung, rumit, bersih, elit, tertib, atasan, subyek, peraturan, penting, tenaga pikiran, pintar, politik, modern, powernow, puncak gunung, puncak pohon...dst yang berkonotasi tinggi.

Cantraka:
Lantas ...apakah kemampuan Otak Kiri itu?

Bagawat:
Berdasarkan pengamalan orang beragama maka Kemampuan Otak Kiri meliputi kemampuan memikirkah hal-hal yang bersifat buruk, jelek, korupsi, tidak jujur, tidak etis, sombong, vulgar, bohong, dosa, syaitan, neraka, hukuman, penderitaan, panas, gelap, tipu daya, politiking, suap, kontradiksi, ambivalen, munafik, murtad, jahiliah, berhala, haram, plagiat, palsu, anomali, kontradiksi, komplikasi, kerusuhan, tawuran, kutukan, loyo, frustasi, kacau, rugi, sementara, instant, ...dst yang berkonotasi buruk.

Cantraka:
Lha...apakah kemampuan Otak Kanan itu?

Bagawat:
Kemampuan Otak Kanan adalah kebalikan Kemampuan Otak Kiri, yaitu kemampuan memikirkan hal-hal yang bersifat baik, jujur, malaikat, syurga, dermawan, pahala, terang, dingin, ikhlas, hadiah, penghargaan, pujian, beribadah, rakhmat, syafaat, tepat waktu, konsisten, komitmen, bersemangat, ayem, tentrem, tenang, langgeng, abadi,halal, syah, ...dst yang berkonotasi kebaikan.

Cantraka:
Lha ..apakah kemamuan Otak Depan itu?

Bagawat:
Berdasarkan pengalaman sehari-hari maka Kemampuan Otak Depan adalah memikirkan hal-hal yang bersifat depan, utama, pertama, prioritas utama, paling penting, ketua, VVIP, primer, pokok, pendahuluan, Presiden, Pejabat, lokomotif, nomor satu, anak nomor satu, membaca dua kalimah syahadat, kepala, juara pertama, eksplisit, langsung, berani, penanggungjawab, manajer, ...dst yang berkonotasi dengan pertama.

Cantraka:
Lha ..apakah kemamuan Otak Belakang itu?

Bagawat:
Kemampuan Otak Belakang adalah kebalikan dari Kemampuan Otak Depan, yaitu memikirkan hal-hal yang bersifat belakang, tidak utama, terakhir, prioritas terakhir, pelengkap, anggota, sekunder, sambilan, rakyat, gerbong terakhir, nomor terakhir, ekor, tidak memperoleh juara, terlupakan, terabaikan, tersembunyi, implisit, tak langsung, penakut, pelaksana, tukang, ...dst..yang berkonotasi belakang atau terakhir.

Cantraka:
Lha apakah kemampuan otak tengah itu?

Bagawat:
Kemampuan Otak Tengah itu meliputi memikirkan hal-hal yang ditengah atau yang bersifat netral, bilangan nol, pusat, pancer, sumbu, simetri, seimbang, adil, pengadilan, hakim, inti, kernel, matahari, awal, sumber, potensi, bijaksana, tidak memihak, tengah hari, tengah malam, inti sel, kuning telur, terlindung, aman, pokok persoalan, pusat perhatian,...dst yang berkaitan dengan konsep tengah.

Cantraka:
Wah...wah..heubuat sekali teorimu itu. Teorimu itu ternyata lebih lengkap dan sangat lengkap. Tidak ada teori lainnya yang bisa menandingi kelengkapan teorimu tentang Kemampuan Otak, karena setiap letak otak kita bisa mempunyai kemampuan masing-masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari, pengalamn hidup, sosial, filsafat, agama, etnik. Wahai sang Bagawat...aku sekarang menjadi percaya diri bahwa kita harus berpikir kritis, tidak hanya membebek saja dengan pikiran orang-orang bermnotif itu. Aku berjanji akan sebar luaskan teorimu itu. Maaf apa tadi nama dari teorimu itu?

Bagawat:
Teoriku tadi adalah Teori Imajiner Kemampuan Otak, disingkat TIKO.

Amiin

98 comments:

  1. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Elegi membongkar mitos teori kemampuan otak menberikan pandangan lain mengenai macam-macam otak beserta fungsinya. Memandang jenis dan fungsi otak dari sudut pandang berbeda turut membuka pikiran bahwa abad ini kita harus berpikir kritis, tidak hanya langsung serta mengikuti pikiran dan teori sebelumnya. elegi ini membuka pikiran bahwa ada banyak faktor yang mempengaruhi kinerja dan fungsi otak jika ditelaah lebih dari otak kanan, kiri dan tengah.

    ReplyDelete
  2. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    setelah membaca elegi ini, saya mendapatkan pengetahuan baru yang penting yaitu mengenai fungsi bagian-bagian otak. manusia diberikan akal untuk berfikir dan mengkritisi keadaan dan teori yang ada, tidak asal setuju tanpa mengetahui dasar dan dampaknya, serta kemungkinan buruk yang akam terjadi.sehingga kita sebagai manusia harus dapat menggunakan akal dengan sebaik-baiknya.

    ReplyDelete
  3. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Salah satu kelebihan manusia jika dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya adalah kemampuan untuk berpikir. Kita memiliki hati dan akal yang sangat membantu kita dalam menjalani hidup ini, membedakan yang baik dan benar, memperbaiki kualitas ibadah kepada Allah SWT, menuntut ilmu, mengembangkan diri, dsb. Oleh karena itu, gunakanlah akal dengan semaksimal mungkin untuk hal-hal baik dan gunakanlah hati sebagai komandannya. Maka insyaallah hidupmu tidak akan tersesat.

    ReplyDelete
  4. Umy Maysyaroh
    143010241014
    S1 Pendidikan Matematika 2014

    Teori mengenai kemampuan otak yang dibagi atas otak kanan, otak kiri dan otak tengah sudah sangat dikenal selama ini. Namun pada tulisan ini diasajikan teori imajiner kemampuan otak, yang menurut saya sangat menarik. Otak manusia digambarkan sebagai bola tiga dimensi, dengan bagian-bagian otak sesuai dengan koordinatnya di tiga dimensi. Teori ini sangat lengkap karena setiap letak otak mempunyai kemampuan masing-masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari.

    ReplyDelete
  5. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Kemampuan otak itu adalah kemampuan berfikir yang kompleks. Otak kita mempunyai peranan masing-masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari, pengalaman hidup, sosial, filsafat, agama, etnik, dst. Otak yang kita miliki itu membedakan kita dari makhluk lainnya. Kita bisa berfikir menggunakna otak kita untuk berfikir dan memilih yang baik-baik dan benar.

    ReplyDelete
  6. Viani Kurniawati
    14301241051
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Elegi membongkar teori kemampuan otak. Ya, selama ini yang diketahui orang kebanyakan (karena memang disampaikan dalam pelajaran) teori kemampuan otak dibagi menjadi tiga yaitu otak kanan, otak kiri, dan otak tengah. Namun, dalam elegi ini disampaikan bahwa kemampuan otak itu adalah kemampuan berpikir yang sangatlah kompleks maka teori tersebut belum lah mewakili.
    Maka terbentukalah Teori Imajiner Kemampuan Otak (TIKO) yang mana teori tersebut menggambarkan otak sebagai bola tiga dimensi. Bola tersebut terbentuk atas sumbu vertikal atas bawah, sumbu horisontal kanan kiri dan sumbu horisontal depan belakang. Teori ini dihubungkan dengan pengalaman sehari-hari seseorang. Kemampuan otak setiap orang berbeda tergantung pada penggunaan dalam kehidupan sehari-hari, pengalaman, etnik, budaya, agama, sosial, filsafat, dll.
    Jadi meski kapasitas otak yang manusia miliki sama, namun kita harus senantiasa mengasahnya agar tidak tumpul, agar terus berkembang.

    ReplyDelete
  7. Elegi ini adalah salah satu upaya untuk menunjukkan bahwa pengetahuan bisa berkembang. Jika kita tidak mengembangkan pengetahuan kita maka kita terperangkap dalam mitos. Teori tentang otak yang berkembang selama ini adalah teori belajar otak kanan, kiri, dan tengah. Melalui TIKO dapat dipelajari bahwa teori tentang otak yang lebih lengkap dan sangat lengkap. Teori TIKO merupakan penelaahan dari metafisik. Mungkin pembagian otak secara fisik telah sempurna, bahwa semua orang akan berkata pembegian otak menjadi otak kanan, otak kiri dan otak kecil. Tetapi penelaahan otak disebalik fisiknya belum selesai, setiap orang yang manu berpikir dapat mengembangkan teorinya sendiri. kemampuan otak yang untuk berpikir dan memproses informasi dapat dikembangkan menjadi kemampuan spiritual atau supernatural.

    ReplyDelete
  8. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Dalam elegi ini, ada istilah otak kiri, otak kanan, otak atas dan otak bawah, serta otak tengah yang menjadi pusat diantara otak-otak tersebut. Disebutkan Kemampuan Otak Tengah itu meliputi memikirkan hal-hal yang ditengah atau yang bersifat netral, bilangan nol, pusat, pancer, sumbu, simetri, seimbang, adil, pengadilan, hakim, inti, kernel, matahari, awal, sumber, potensi, bijaksana, tidak memihak, tengah hari, tengah malam, inti sel, kuning telur, terlindung, aman, pokok persoalan, pusat perhatian,...dst yang berkaitan dengan konsep tengah. Ini menarik untuk dikaji bahwa sebenarnya otak tengah memiliki peran yang sangat penting sebagai penetral dalam mengambil keputusan. Sebenarnya, setiap orang memiliki tingkat kemampuan berpikir yang seringkali ia sendiri tidak menyadarinya. Ketika mulai menggunakan kemampuan berpikir tersebut, fakta-fakta yang sampai sekarang tidak mampu diketahuinya, lambat-laun mulai terbuka di hadapannya. Semakin dalam ia berpikir, semakin bertambahlah kemampuan berpikirnya.

    ReplyDelete
  9. Muhammad Mufti Hanafi
    13301244005
    Pendidikan Matematika C 2013

    Terkadang seorang dalam mengajarkan ilmu, menemukan teori baru, mengemukakan pendapat bukan hanya sebatas pada keinginan memunculkan perbaikan dunia melalui hal yang dikemukakan itu, namun justru hanya ingin meraup keuntungan pribadi. Itu bisa jadi. Sehingga tak heran terjadi perbedaan pendapat antara satu pakar dengan pakar yang lain. Dalam hal kemampuan berfikir otak menjadi objek dan subjek dalam pembahasan. Bagaimana seorang dapat mendeskripsikan dan mengelompokkan, maka sebesar itu terkadang seorang dapat mencapai titik potensi yang tinggi.

    ReplyDelete
  10. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Setelah membaca tulisan di atas saya tersadar bahwa selama ini saya belum pernah mengkritisi teori otak. Saya sependapat dengan Pak Marsigit bahwa memang teori otak perlu dilawan tesisnya tapi sayangnya kita tak punya alat canggih sehingga mampu melawan tesis itu. Kekhawatirannya adalah sebenarnya teori itu hanya rekaan untuk bisnis semata. Ide yang diberikan pun cukup menarik teori imajiner kemampuan otak. Mungkin saat ini masih jadi imajinasi tapi suatu saat bisa jadi kajian yang menarik saat teori kanan-tengah-kiri telah ditemukan kelemahannya.

    ReplyDelete
  11. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Otak mempunyai banyak sekali komponen. Semua apa yang kita pikirkan, semua apa yang kita lakukan dikoordinasikan di dalam otak. Ada teori yang namanya teori imajiner kemampuan otak (TIKO) adalah banyak sekali jenis otak yang di dalamnya terdiri dari banyaknya syaraf-syaraf otak. Jenis-jenis otak ini tentu banyak sekali tugasnya. Setiap bagian otak mempunyai tugasnya masing-masing, mereka saling berkoordinasi untuk menciptakan sebuah pemikiran atau koordinasi yang sinkron.

    ReplyDelete
  12. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Elegi membongkar mitos kemampuan otak menyadarkan kita bahwa ternyata otak kita memiliki bagian-bagian dengan fungsinya yang begitu kompleks. Melalui otak, kita dapat memikirkan segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada. Dan inilah yang menjadi ciri kesempurnaan manusia dibandingkan dengan makhluk lain. Tuhan telah memilih manusia untuk menerima anugerah ini. Karena itulah sudah sepantasnya kita mensyukuri pemberian Tuhan dengan menggunakannya secara maksimal dan optimal untuk kebaikan. Salah satunya dengan belajar filsafat sesuai dengan ruang dan waktunya. Sebagai rasa syukurmu terhadap Tuhan mu atas kemampuan yang diberikan kepada kamu, maka hendaknya kamu berfilsafat dengan melandasinya dan memayunginya agar kamu tidak lupa dengan penciptaMu.

    ReplyDelete
  13. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Elegi ini menyatakan tujuan dari otak kiri untuk memikirkan hal-hal yang bersifat buruk, otak kanan untuk memikirkan hal-hal yang bersifat baik dan otak tengah. Adapula otak bawah yang mengolah pengalaman kehidupan sehari-hari manusia yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari kita sedangkan otak atas untuk mengolah urusan langit. Disini kita mengenal teori imajiner kemampuan otak atau TIKO yang kesemua otak bertindak adil terhadap posisinya tidak ada yang tidak berjalan. Dengan demikian gunakan otak kita dengan sebaik-baiknya dengan seimbang agar semakin banyak pengalaman yang kita peroleh.

    ReplyDelete
  14. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    sesungguhnya otak kita terdiri dari jutaan hingga milyaran syaraf didalamnya, ini merupakan suatu pemberian Tuhan yang harus kita syukuri, setiap orang memiliki kemampuan otak masing masing, sehingga hasil pemikirannya juga berbeda beda satu dengan yang lain. menurut teori yang berkembang teori kemampuan otak dibagi menjadi tiga yaitu otak kanan, otak kiri, dan otak tengah. tetapi sebenarnya kemampuan otak itu sangat kompleks sehingga teori tersebut tidak mewakili.

    ReplyDelete
  15. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Otak manusia adalah unik dibandingkan dengan otak hewan dan organisme hidup lainnya karena memberikan kita kekuatan untuk merencanakan, berpikir, berbicara dan juga membayangkan. Otak kita bersama dengan saraf perifer dan sumsum tulang belakang membentuk kontrol dan sistem informasi pengolahan kompleks terpadu. Otak adalah salah satu sistem yang paling kompleks dari tubuh kita. Ini adalah bos yang menjalankan semua kegiatan dan juga menyadari semua yang berjalan dalam tubuh. Kemampuan otak sejatinya dapat mempengaruhi setiap sikap dan perilaku yang akan dilakukan. Sikap dan perilaku manusia memiliki beragam jenis, ada yang baik dan ada pula yang buruk. Pengambilan keputusan terhadap sikap yang dilakukan dapat dipengaruhi oleh pengalaman yang dialami.

    ReplyDelete
  16. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Manusia adalah mahluk yang sangat unik, apalagi manusia dibekali dengan otak yang bermilyar-milyar sel didalamnya. Namun kebanyakan manusia belum memaksimalkan kemampuan otak yang dimilikinya. Padahal pada dasarnya kemampuan otak itu tidak ada batasnya, semakin banyak otak digunakan maka semakin hebat pemikiran seseorang itu. Maka kita seharusnya harus memaksimalkan kemampuan otak untuk kemaslahatan manusia dimasa yang akan datang.

    ReplyDelete
  17. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Konon katanya teori pembagian kerja otak kiri dan otak kanan itu telah dibuktikan dengan memantau gelombang otak. Ketika seorang bermusik, maka otak kanannya lebih aktif dari pada otak kiri. Ketika seseorang berkerja dengan matematika, fisika, atau yang sejenis dengan itu, sisi otak sebelah kiri lebih aktif dari pada otak kanan. Namun yang jadi pertanyaan adalah, apakah ketika seseorang mengalami kecelakaan atau cacat, sehingga otaknya tinggal setengah, sebelah kiri saja misalnya. Apakah dia tidak bisa lagi bermusik? Atau berdasarkan teori TIKO, apakah ketika seseorang tidak memiliki bagian otak sebelah kanan, maka dia akan berbuat kejahatan saja?

    ReplyDelete
  18. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. banyak teori yang menjelaskan tentang kemampuan otak yang hanya dilihat dari sisi kognitifnya saja. Di elegi ini Prof. Marsigit menjelaskan teori kemampuan otak yang lebih lengkap dengan melibatkan hati sebagaii patokannya. Hati dan pikiran itu tidak dapat dipisahkan, sebab dengan keduanya seseorang menjadi manusia yang memanusia.

    ReplyDelete
  19. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dalam elegi ini mengajarkan bahwa kita sebagai manusia seharusnya mensyukuri kelebihan yang diberikan oleh Allah SWT dengan diberinya akal dan pikiran yaitu otak. dengan diberinya otak tersebut diharapkan manusia untuk terus belajar dan belajar , menuntut ilmu setinggi tingginya. kita dengan berfilsafat sama saja dengan kita berfikir, berfilsafat harus dilandasi dengan keyakian terhadap Allah SWT agar tidak terjerumus dengan pikiran-pikiran yang tidak logis.

    ReplyDelete
  20. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Perbedaan antara otak kiri dan otak kanan menurut Tim Pengembangan MKDP Kurikulum dan Pembelajaran:
    otak kiri
    belahan otak kiri berkembang pesat pada usia anak-anak, didukung oleh tangan kanan, melakukan aktivitas, memunculkan dan mengendalikan ketenangan, analisis, model logika.
    otak kanan
    belahan otak kanan berkembang lamban pada usia anak-anak, didukung tangan kiri, mengontrol aktivitas, memunculkan dan mengendalikan emosi, holistik.

    ReplyDelete
  21. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Perbedaan otak pria dan wanita menurut Tim Pengembangan MKDP Kurikulum dan Pembelajaran:
    otak wanita
    Corpus collosum lebih besar, pembicaraan tetap berjalan meski pusat otak mengalami gangguan, serat menghubungkan dua cuping occipital.
    otak pria
    Corpus collosum lebih kecil, pembicaraan hilang jika pusat otak terganggu, serat menghubungkan dua cuping frontal.

    ReplyDelete
  22. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Elegi ini menjelaskan bahwa otak memiliki bagian-bagian yang mana bagian tersebut memiliki fungsinya masing-masing, sama seperti suatu sistem, dimana element-elementnya saling berkesinambungan dan memiliki perannya masing-masing. jelas bahwa Allah SWT mencipatakan suatu makhluk atau pun sesuatu pasti memiliki perannya masing-maisng sehingga terjadi keseimbangan kehidupan.

    ReplyDelete
  23. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Teori kemampuan otak yang tergambar dipembagian di elegi ini merupakan gambaran bahwa otak memiliki sistemnya sendiri. Jutaan sel otak mampu memikirkan segala sesuatunya walaupun mempunyai batas yang telah ditetapkanNya. Kita bisa saja mempunyai teori tentang otak yang lain, misalnya saja ada otak jernih, dimana otak jernih tersebut yang menuntun kita memikirkan hal yang positif . Kemanapun kita melangkah itu adalah sesuai dengan kehendak dari otak jernih tersebut, sehingga dalam hal ini meskipun kita keluar dari jalur, maka otak jernihlah yang akan menuntun kita menuju yang terbaik disiiNya.

    ReplyDelete
  24. Suci Renita Sari
    14301241052
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Berdasarkan apa yang telah dijelaskan diatas mengenai teori imajiner kemampuan otak atau yang sering disebut TIKO, saya menjadi mengetahui kemampuan otak kanan, kiri, depan, belakang serta tengah. Masing-masing otak memiliki bagian-bagian dan fungsinya sendiri-sendiri. Namun kemampuan otak yang paling baik menurut saya adalah kemampuan otak tengah, dalam hal ini otak tengah dapat melakukan hal-hal yang bersifat seimbang, netral, lebih bijaksana, dan tidak memihak.

    ReplyDelete
  25. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)
    Kita manusia diciptakan begitu sempurna, kita dilengkapi dengan otak untuk berpikir. Otak manusia terdiri dari beberapa bagian dan mempunyai peran dan fungsinya masing-masing. Kita hendaknya bersyukur atas karunia Tuhan yang sungguh luar biasa ini.

    ReplyDelete
  26. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Teori Imajiner Kemampuan Otak menjelaskan bahwa setiap letak otak kita bisa mempunyai kemampuan masing-masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari, pengalamn hidup, sosial, filsafat, agama, etnik. Berusahalah kita membongkar mitos dan menjauhinya dengan cara kita berpikir kritis dan mempunyai hati yang ikhlas. Karena sesungguhnya mitos-mitos dapat menerkam kita kapan saja. Maka hendaklah kita sadar dan berdoalah mohon ampun dan bimbingan kepada Tuhan agar kita dianugerahi kemampuan otak yang mampu berpikir kritis dan dianugerahi hati yang ikhlas.

    ReplyDelete
  27. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 Kelas B

    TIKO. Teori Imajiner Kemampuan Otak. Benar-benar imajiner (emm "imajiner" sepemahaman saya). Membuat isomorphis otak layaknya tata surya. Membagi bagian otak dengan bagian-bagian yang mudah dihapafal. Memunculkan hubungan kontradiktif; fungsi otak kiri berlawanan dengan otak kanan, fungsi otak depan berlawanan dengan otak belakang. Dan ternyata muncul si otak tengah, ternyata dia si seimbang, sang netral. TIKO

    ReplyDelete
  28. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Postingan dengan judul "elegi membongkar mitos teori kemampuan otak" ini sebenarnya terdapat pesan tersirat. Menurut saya, postingan ini ingin menyampaikan kepada kita bahwa seharusnya kita tidak begitu saja menerima teori yang dicetuskan oleh orang lain. Kita yang sudah dibekali akal oleh Tuhan seharusnya juga mengidentifikasi benar atau tidak teori itu. Seperti sang Bagawat yang mempunyai teori tentang kemapuan otak yang ia sebut sebagai TIKO (Teori Imajiner Kemampuan Otak). Berbeda dengan teori kemampuan otak yang ada, TIKO lebih detail membagi kemampuan otak. TIKO membagi kemampuan otak menjadi otak atas, otak bawah, otak depan, otak belakang, dan otak tengah. Bagian-bagian otak ini pun mempunyai fungsinya masing-masing yang menurut saya lebih mudah diingat dan sesuai dengan kehidupan kita.

    ReplyDelete
  29. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.
    Dari penjelasan dari Mr.Marsigit ada teori hebat yang terbentuk dari pengalaman sehari-hari, tentang sosial, filsafat, agama dan etnis. Sebenarnya, setiap orang memiliki tingkat kemampuan berpikir yang seringkali ia sendiri tidak menyadarinya. Ketika kita mulai menggunakan kemampuan berpikir tersebut, fakta-fakta yang sampai sekarang tidak mampu diketahu, lambat-laun mulai terbuka di hadapan kita. Semakin dalam kita berpikir, semakin bertambahlah kemampuan berpikir yang dimiliki dan hal ini mungkin sekali berlaku bagi setiap orang. Harus disadari bahwa tiap orang mempunyai kebutuhan untuk berpikir serta menggunakan akalnya semaksimal mungkin.

    ReplyDelete
  30. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Berdasarkan uraian Bapak di atas, memberikan pesan bahwa kita tidak boleh begitu saja menerima pembenaran teori-teori dari orang lain meski orang tersebut adalah ahli. Jika kita langsung menerima dan memakai teori yang sudah ada, maka akan membuat olah pikir kita berhenti. Filsafat mengajarkan kita untuk selalu menelaah teori-teori yang ada. Setelah itu kita dapat memunculkan teori-teori baru dari pikiran kita.

    Dalam teori otak kanan dan otak kiri, kerja otak kiri digambarkan sebagai otak sadar, matematika, penalaran, sedangkan kerja otak kanan adalah sebagai otak bawah sadar, inovasi, imajinasi, gambar, musik, dan sebagainya. Kemudian teori tersebut dipakai secara luas. Sah-sah saja jika kita membuat teori-teori baru, seperti teori imajiner kemampuan otak. Dalam teori tersebut kemampuan otak dibagi menjadi otak atas-bawah, otak depan-belakang, otak kanan-kiri, otak tengah. Hanya saja apakah teori ini dapat diterima masyarakat luas atau tidak? Karena masyarakat di luar sana juga mempunyai kemampuan berfikir untuk membandingkan antara teori yang satu dengan teori yang lain.

    ReplyDelete
  31. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Dari elegi ini hal yang saya pelajari adalah bahwa kemampuan berpikir manusia tidak sesederhana teori otak kanan, kiri dan tengah. Berpikir adalah proses kompleks yang dilakukan oleh otak, di mana selalu ada oposisi-oposisi dan kontradiksi-kontradiksi di dalam setiap prosesnya. Menurut Hegel pikiran selalu berusahan memfasilitasi setiap oposisi dan kontradiksi tersebut, ini lah yang disebut sebagai poros tengah pada otak (pikiran)

    ReplyDelete
  32. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas sharingnya, Pak. Teori imajiner Kemampuan Otak ini membantah adanya pembatasan kemampuan otak hanya pada ranah ilmu, musik, bahasa, dst saja, melainkan otak adalah organ manusia yang sangat kompleks dengan bagian-bagian dan dengantugas masing-masing yang diambil dari kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  33. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Allah telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Manusia merupakan makhluk yang luar biasa yang mendapatkan karunia berupa otak untuk berpikir. Manusia mampu menggunakan akalnya untuk dapat menentukan jalan hidup yang akan dipilihnya.

    ReplyDelete
  34. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    TIKO merupakan sebuah konsep yang mampu memberikan gambaran bahwa otak kita sangat memiliki potensi yang sangat luar biasa, baik itu potensi baik maupun potensi buruk. Tergantung bagaimana kita sebagai seorang manusia untuk memaksimalkan potensi baik dan meminimalkan potensi buruk. Bukan dari mereka, atau dia, tapi dari kita. Karena hidup adalah sebuah pilihan.

    ReplyDelete
  35. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Pada elegi membongkar mitos teori kemampuan otak ini saya sangat menyukai dan setuju dengan teori baru yang sekaligus juga sebagai teori tandingan yang disampaikan sang Begawat. Teorinya lebih detail, jelas, lugas, dan sesuai dengan fakta kehidupan, sehingga lebih kompehensif dibandingakan dengan teori-teori otak yang telah berkembang sebelumnya. Mungkin bagi Cantraka dan khususnya saya dapat menerima Teori Imajiner Kemampuan Otak (TIKO) yang telah disampaikan Begawat dengan senang hati, tetapi Cantraka-Cantraka di luar sana apakah dapat menerimanya juga?, dimana mereka sangat mengandalkan teknologi ilmiah dalam menemukan atau pun mengembangkan teori-teori yang sudah ada. Sedangkan TIKO yang Begawat sampaikan belum sampai pada tahap itu, karena hanya sebatas argumen-argumen Begawat sesuai dengan permasalah yang muncul.

    ReplyDelete
  36. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak.
    Setelah saya membaca, saya menyadari bahwa ketika kita berpikir luas, banyak hal yang dapat diketahui. Memandang suatu hal dari berbagai sisi. Selain itu saya juga baru menyadari bahwa ternyata dapat dibuat teori lain tentang otak. Teori yang kompleks dan mengungkap bahwa otak memiliki kemampuan berdasarkan letaknya.

    ReplyDelete
  37. Junianto
    PM C
    17706251065

    Teori kemampuan otak yang disebutkan pada elegi ini adalah Teori Imajiner Kemampuan Otak (TIKO). Pada teori ini saya sepakat bahwa otak adala tempat berfikir. Kondisi seseorang akan sangat berpengaruh pada pola pikir seseorang, bahkan pada orang yang sama tetapi kondisi berbeda akan sangat berpengaruh. Kemudian dengan adanya TIKO ini, terlepas sudah ada penelitian ilmiah atau belum, namun teori cukup logis karena mengandalkan logika juga. Terkadang, kelemahan di bidang teknologi menjadi penghambat dalam peningkatan iptek.

    ReplyDelete
  38. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PM A 2017
    17709251005

    Assalamualaikum Prof,
    Filsafat membiasakan kita untuk berpikir kritis. Membuat tesis dan antitesis tetapi tetap menetapkan pegangan sesuai dengan ajaran agama. Maka melalui tesis dan antitesis filsafat mengajak manusia untuk dapat mengembangkan ilmu, melengkapi teori-teori yang sudah ada. Bahkan mungkin saja mematahkan teori-teori yang tidak relevan. Seperti yang dilakukan cantraka dan bagawat di dalam elegi ini. Dalam elegi ini, disebutkan bahwa sesungguhnya kemampuan otak merupakan kemampuan berpikir yang sangat kompleks. Setiap letak otak bisa mempunyai kemampuan masing-masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari, pengalaman hidup, sosial, filsafat, agama, maupun etnik yang kemudian disebut sebagai Teori imaginer Kemampuan Otak. Subhanallah, Allah SWT menciptakan manusia dengan begitu luar biasanya, semoga kita dapat mempergunakannya dengan sebaik-baiknya.

    ReplyDelete
  39. Anisa Safitri
    17701251038
    PPS PEP B 2017

    Otak adalah bagian vital dalam tubuh seseorang. Ia adalah bagian tubuh yang kompleks dan berisi jutaan syaraf syaraf. Dari elegi diatas, bisa dikatakan bahwa untuk mempelajari otak tidak hanya berpedoman pada orang orang yang bermotif/mitos mitos. Untuk mencerna dan mengkonstruksi ilmu pengetahuan dibutuhkan logika dan pengalaman. Untuk mempelajarinya kita harus sopan dengan dimensi waktu dan ruang. Harus terus diteliti, dikembangkan dan diperbaiki. Otak diberikn sang pencipta untuk berpikir itulahkelebihan manusia, sehingga penggunaan otak dengan baik yaitu dengan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah yang ada dan mencari pengetahuan yang ada di alam semesta ini.

    ReplyDelete
  40. iLania Eka Andari
    17709251050
    S2 P.Mat C 2017

    Manusia memang diciptakan oleh Allah SWT dengan segala kelebihan dibanding dengan makhluk lain. Misalnya saja manusia diberikan kecerdasan melalui otaknya. Otak manusia terdiri dari beberapa bagian. Tiap bagian itu memiliki peran dan fungsi dalam menjalankan tugas masing-masing. Oleh karena itu, kita wajib bersyukur atas pemberian Allah SWT yang sangat luar biasa ini. Kita harus selalu berlaku baik dengan kecerdasan yang telah diberikan kepada kita. Kita tidak boleh memanfaatkannya untuk mempelajari hal-hal yang jelek.

    ReplyDelete
  41. iLania Eka Andari
    17709251050
    S2 P.Mat C 2017

    Otak manusia merupakan salah satu contoh kebesaran Tuhan. Setiap letak otak kita bisa mempunyai kemampuan masing-masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari, pengalaman hidup, sosial, filsafat, agama, etnik. Banyak ahli yang telah mengembangkan teori tentang otak seperti bagaimana otak bekerja, kemampuan apa saja yang dimiliki otak, namun menurut teori mengenai otak masih akan terus berkembang karena masih banyak hal yang belum kita ketahui tentang otak. Dengan adanya otak, harusnya manusia berbeda dengan binatang. Dengan adanya otak, manusia mampu menalar, dsb. Maha besar Allah yang telah menciptakan manusia dengan sempurna diciptakan dengan diberi otak dan pikiran. Semoga kita dapat mempergunakannya dengan sebaik-baiknya.

    ReplyDelete
  42. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Selama ini saya hanya memahami bahwa otak itu terbagi pada tiga bagian yang sangat familiar yaitu otak kiri yang berfungsi dalam hal-hal yang berhubungan dengan logika, rasio dan kemampuan bermatematika. Kemudian otak tengah berfungsi dalam mengontrol berbagai fungsi sistem visual dan pendengaran serta gerakan mata. Sedangkan otak kiri berfungsi dalam pengendalian emosi atau istilah lain adalah emotional quotient. Namun setelah melihat elegy dari prof. Marsigit ternyata kemampuan otak tidak hanya terfokus pada tiga bagian tersebut namun banyak bagian-bagian yang lain yang mempunyai peranan masing-masing dalam kehidupan, tugas kita adalah bagaimana menggali setiap potensi yang ada pada diri kita agar kemampuan setiap bagian dari otak dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

    ReplyDelete
  43. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Berdasarkan elegi membongkar mitos teori kemampuan otak, yang saya pahami adalah bahwa kemampuan otak dalam berpikir tidak hanya terkotak-kotak pada kemampuan numerik, sosial, musik, atau spiritual saja. Namun kemampuan otak jauh lebih luas dari itu. Jangkauan pemikiran otak meliputi pengalaman sehari-hari, pengalaman hidup, sosial, filsafat, agama, etnik, dll. Semoga kita bisa menggunakannya dengan sebaik-baiknya, sebagai rasa syukur atas rahmat Allah SWT.

    ReplyDelete
  44. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B
    Assalamaualaikm wr wb. Jika tidak salah memaknai,elegi di atas memberikan nasehat tersirat kepada kita bahwa sebelum mengatakan teori itu benar atau salah, perlu dipelajari,dipahami,dan diteliti lebih mendalam agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam menafsirkan suatu teori.

    ReplyDelete
  45. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Elegi yang sangat menarik, mampu membongkar secara radikal pemahaman saya tentang otak dan inteligensi. Tidak hanya radikal, bahkan secara konsep mampu dibedah secara komprehensif. Namun, apakah segala hal yang bersifat imajiner dapat dikatakan teori?

    ReplyDelete
  46. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Filsafat adalah dunia kita sendiri. Kita bebas untuk melakukan pendefinisian semau kita dengan berdasarkan pada teori dan keyakinan yang ada. Jika memang antara pikiran dan hati bersatu, maka akan ditemukan titik filsafat yang dinginkan. Segala aspek akan dikaitkan dengan logika, kenyataan, dan religiusitas. Inti dari otak diberikan kepada manusia tidak lain agar manusia bisa berfikir. Sturktur orak manusia berbeda dengan struktur otak makhluk lain. oleh karena itu perbedaan anata manusia dan makhluk lain adalah mereka bisa berfikir. Jadi, apapun teori yang diberikan oleh seseorang mengenai otak manusia, tidak lah lain untuk menunjukkan kebesaran sang pemberi otak yaitu Tuhan kita. Jadi selalu bersyukurlah karena telah diberikan otak yang baik dan semoga bisa digunakan untuk melakukan apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarang.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  47. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Mengapa saya baru terpikirkan akan teori tersebut? Kenapa saya tidak langsung menanyakan kepada guru saya waktu itu? Dan kenapa waktu itu saya Cuma mengangguk-ngangguk saja dikelas? Ya tentu itu keterbatasan saya dalam ruang dan waktu. Sungguh mitos itu adalah bayangan yang selalu menghantui. Posisi otak yang diciptakan oleh si begawat dengan menamai teori TIKO sungguh lebih detail dan lebih kompleks. Kemampuan otak yang dijelaskan merupakan hal dasar yang benar-benar dialami oleh manusia di kehidupannya.

    ReplyDelete
  48. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Terimakasih atas tulisannya pak, dari tulis ini saya mendapatkan bahwa Teori Imajiner Kemampuan Otak membagi kemampuan otak ( otak kanan, otak kiri, otak depan, otak belakang dan otak tengan). Namun Teori Imajiner Kemampuan Otak tidaklah mampu membagi kemampuan otak secara lengkap, dan sampai saat inipun manusia tidak bisa mengetahui pembagian kemampuan otak secara lengkap, padahal sudah banyak penelitian ke arah sana. Sehingga mungkin, dengan selalu berusaha mengasah kemampuan otak secara bertahap dan teratur, maka kita akan mendapatkan manfaat yang luar biasa. Berpikir secara terus-menerus akan membuat otak tidak berhenti dan tdak terjebak di dalam mitos, karena akan terus-menerus belajar “menemukan” banyak hal baru.

    ReplyDelete
  49. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Datangnya teori mengenai otak kanan, otak kiri dan otak tengah memang cukup mengubah persepsi masyarakat. Buktinya, setelah teori otak itu berkembang secara lebih luas, lalu muncul pelatihan-pelatihan memaksimalkan otak kanan yang katanya memiliki daya ingat yang lebih panjang (long term memory) daripada otak kiri. Sehingga cukup wajar jika ada tudingan bahwa teori ini pada akhirnya memiliki maksud terselubung, seperti mengeruk kekayaan dengan mengadakan pelatihan seperti itu, atau maraknya buku-buku tentang cara memaksimalkan kerja salah satu bagian otak seperti otak kanan. Meskipun teori tentang otak kanan, otak kiri dan otak tengah ini berkembang secara luas, namun sebenarnya ada pula yang tidak sepakat dengan pembagian kinerja otak ini. Hanya saja hal ini tidak berkembang secara luas sehingga terkesan jika pembagian kinerja otak menjadi otak kanan, otak kiri dan otak tengah ini merupakan sebuah teori baru yang bisa dipercaya.

    ReplyDelete
  50. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    TIKO (Teori Imajiner Kemampuan Otak) yang dipaparkan diatas, benar-benar menggambarkan fungsi otak yang sangat luas, dan jika dikaji secara filsafat TIKO lebih merefleksikan fungsi otak manusia dibandingkan dengan penggolongan otak kiri, otak kanan, dan otak tengah, namun dari segi sains (bukti empirik) penggolongan otak kiri, otak kanan dan otak tengah lebih mudah diterima kebenarannya karena menggunakan bukti empirik dibandingkan TIKO yang lahir dari berpikir kritis (berfilsat) dan pengalaman semata.

    ReplyDelete
  51. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Benar sekali bahwa kita tidak boleh mengikuti sesuatu yang belum tentu kebenarannya. Kita harus berpikir kritis tidak hanya mengekor saja. Karena jika kita berhenti berpikir maka kita sebenar-benarnya terkena mitos. Kita harus tahu manfaatnya jika kita mengikuti sesuatu hal. Terkait dengan mengecek kebenaran yang kita ikuti, maka kita bisa terhindar dari hoax (dalam bahasa berita), pun jika kita ikut menyebarkan sesuatu yang belum tentu kebenarannya maka kita juga akan merugi.

    ReplyDelete
  52. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Keraguan Bagawat akan teori yang sudah dihafalnya melalui ilmu sains sangat beralasan. Karena mempelajari bagian dan fungsi otak oleh ilmuwan, otak manusia diibaratkan sebagai suatu sistem komputer karena tidak ada yang mampu melihat secara nyata bagaimana sistem kerja otak. TIKO adalah salah satu pemikiran yang turut melengkapi teori kemampuan otak. Adanya TIKO merupakan bukti bahwa ilmu meliputi apa yang ada dan tidak ada. Mungkin akan banyak sekali teori lain yang bermunculan jika melihat fungsi otak berdasarkan sastra, seni, budaya, dan lainnya.

    ReplyDelete
  53. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Manusia diciptakan dengan bentuk dan kemampuan yang sebaik mungkin. Hanya saja, terkadang manusia tidak mampu mengoptimalkan kemampuan yang dimilkinya. Kemampuan memiliki keterkaitan dengan kemampuan otak, seperti yang selama ini didengung-dengungkan oleh para ahli. Bahwa sanya manusia memiliki kemampuan otak yang mendominasi berbeda-beda pada setiap individu. Sehingga diberikan julukan si otak kiri, ataupun otak kanan. Namun pada dasarnya kesemua kemampuan otak memiliki kapasitasnya masing-masing dan semua orang mampu mengasah kemampuan itu. Sehingga teori TIKO yang dipaparkan diatas sangatlah masuk akal.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  54. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Membaca elegi ini saya meyadari bahwa manusia adalah mahluk yang paling sempurna di antara mahluk ciptaan Allah yang lainnya. Manusia dianugrahi otak yang dapat digunakan untuk berpikir. Itulah yang membedakan manusia dengan mahluk Tuhan yang lainnya. Otak manusia sendiri memiliki beberapa bagian. Bagian tersebut memiliki fungsi masing-masing. Oleh karena itu, kita harus selalu berdoa dan berikhtiar agar mampu memaksimalkan kerja otak untuk berpikir. Terimakasih

    ReplyDelete
  55. Riandika Ratnasari
    17709251043
    PPs PM B

    Setiap manusia memiliki otak yang digunakan untuk berfikir. Otak manusia dibagi menjadi 3 bagian (menurut teori ilmiah). Namun, menurut teori imajiner kemampuam otak, bagian otak dapat dibagi menjadi otak kanan, otak kiri, otak atas, otak bawah, otak depan, otak tengah dan otak belakang. Setiap bagian tersebut memiliki bagiannya masing-masing tentang masalah kehidupan. Otak berkembang dengan baik atau tidak tergantung bagaimana manusia menggunakannya. Oleh karena itu, di setiap tindakan kita, harus mengedepankan otak tengah sebab otak tengah bagian yang netral selanjutnya kita menggunakan otak atas untuk menyerahkan segala tindakan kita ke tangan Tuhan sebagai pencipta bumi dan seisinya.

    ReplyDelete
  56. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Otak berfungsi untuk berpikir dan sebagai pusat keseimbangan pusat kontrol. Ini lah suatu anugrah yang membedakan manusia dengan makhluk yang lainnya. Seperti yang diketahui khalayak umum dikatakan bahwa tori otak dibagi menjadi otak kanan kiri dan tengah. Kemudian Beliau menyampaikan tentang teori beliau yang dinamakan Teori Imajiner Kemampuan Otak, disingkat TIKO. Yan mana pembuatan konsepnya sungguh halus dan bermakna yaitu dengan pendekatan filsafat. Teori ini memperhatikan setiap letak otak kita bisa mempunyai kemampuan masing-masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari, pengalamn hidup, sosial, filsafat, agama, etnik Elegi di atas menunjukkan bagaimana teori itu ada. Teori kemampuan otak yang umum kita ketahui yaitu berkaitan dengan otak kiri dan kanan. Namun demikian ada teori yang baru yang dirancang yaitu TIKO kepanjangannya yaitu Teori Imaginer Kemampuan Otak. Dimana teorinya meliputi semua letak otak. Sehingga hikmah yang didapat yaitu bahwa untuk membuat suatu teori itu sesungguhnya tidak mudah, bahkan sangat sulit. Karena membutuhkan tenaga, uang, pikiran dll. Hikmah yang lain yaitu berkaitan dengan otak yang memiliki fungsi koordinasi dan berpikir. Inilah anugrah dari Allah yang harus senantiasa disyukuri. Makhluk yang diberi akal, sehingga bersyukur dengan cara memanfaatkan dan memaksimalkan pikiran adalah baik. Semoga kita menjadi orang yang senantiasa bersyukur atas nikmat diiberikannya otak ini.

    ReplyDelete
  57. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Otak yang dimiliki manusia begitu rumit. Hal ini membuat terdapat banyak teori tentang kemampuan otak. Hal ini tidaklah salah karena setiap manusia pasti memiliki sudut pandang yang berbeda dalam melihat kemampuan otak. Tetapi jangan sampai kita terpaku pada satu teori sehingga justru kita termakan oleh mitos. Teori yang ada tentang kemampuan otak dapat terus berkembang dan berkembang mengikuti kemajuan zaman. Itulah sebenar-benar ilmu. Ilmu akan terus berkembang menjadikan kita harus terus belajar agar tidak termakan mitos.

    ReplyDelete
  58. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Belajar dari elegi membongkar mitos kemampuan otak ini kita dapat menyadari betapa besarnya karunia dan nikmat Tuhan yang berupa otak dengan segala bagian-bagian dengan fungsinya yang begitu kompleks. Melalui otak, kita dapat memikirkan segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada. Dan inilah yang menjadi pembeda manusia dibandingkan dengan makhluk lain. Tuhan telah memilih manusia untuk menerima anugerah ini. Karena itulah sudah sepantasnya kita mensyukuri pemberian Tuhan dengan menggunakannya secara maksimal dan optimal untuk kebaikan. Salah satunya dengan belajar filsafat sesuai dengan ruang dan waktunya. Sebagai rasa syukur terhadap Tuhan atas kemampuan yang diberikan, maka hendaknya kita berfilsafat dengan melandasinya dengan aturan Tuhan.

    ReplyDelete
  59. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Diketahui bahwa kemampuan otak itu adalah kemampuan berpikir yang sangat kompleks.
    Setiap letak otak kita bisa mempunyai kemampuan masing-masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari, pengalaman hidup, sosial, filsafat, agama, etnik.
    Mahabesar Allah yang telah menciptakan manusia dengan sempurna diciptakan dengan diberi otak dan pikiran. Semoga kita dapat mempergunakannya dengan sebaik-baiknya.

    ReplyDelete
  60. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Setiap orang memiliki kemampuan dan pemikiran yang berbeda-beda. Tiadalah kita dapat mengambil makna dari kekayaan bahan bacaan jika kita miskin dengan pengalaman. Karena sebenar-benar sumber utama yang mempengaruhi perkembangan pemikiran adalah pengalaman. Begitu pula dalam mengajar. Guru dapat memahami perbedaan karakter dan kemampuan berpikir siswa bukan karena bersumber dari buku-buku melainkan dari pengalaman dan interaksinya dengan siswa.

    ReplyDelete
  61. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Dengan pembagian otak menjadi, depan, belakang, kanan, kiri, depan, belakang, dan tengah, kita bisa bersikap lebih adil. Kita bisa memetakan kondisi kita, condong ke depan? Atau kebelakang? Atau ke kiri? Dan seterusnya. Dan pada dasarnya, semua itu tersentral di tengah. Kondisi di tengah lah yang seimbang. Banyak iklan-iklan dipinggir jalan tentang aktivasi otak tengah, keuntungan apa saja yang diperoleh anak dengan melakukan aktivasi otak tengah. Tetapi tidak akan berguna otak yang bekerja tanpa ada hati yang mengendalikannya

    ReplyDelete
  62. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Terima kasih Prof. Marsigit, baru ini saya menemukan konsepsi mengenai kemampuan otak berbeda dengan kemampuan otak yang telah digembor-gemborkan sebelumnya. Banyak konsepsi aktivasi otak tengah berdasarkan teori yang telah ada, yang menyebutkan bahwa sebagian siswa otak tengahnya tidak berfungsi dengan manksimal, sehingga kemampuan otak seorang siswa tidak dieksplor secara menyeluruh atau kemampuan siswa tidak maksimal. wallahu a'lam

    ReplyDelete
  63. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Sedangkan teori yang dikemukakan dalam artikel ini tentu saja mereka berfungsi sedemikian rupa sehingga semua kemampuan otak mewakili seluruh dimendin kehidupan, baik dimensi kehidupan "langit" atupun dimensi kehidupan material yang letaknya berada di bawahnya, serta mencakup nilai-nilai moral poditif dan megatif serta adanya elemen netral dalam struktur otak tersebut. Sedangkan terdapat bagian otak yang mengusung intensitas dalm kehidupan seseorang baik hal-hal yangbersifat penditng dan mendesak maupun hal-hal yang santai dan tidak mendesak dilaksanakan. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  64. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Menilik kembali saat saya masih menimba ilmu di sekolah menengah, kemampuan otak yang dibagi tiga ini menjadi sangat populer bahkan ada pelatihan khusus yang diadakan oleh bimbel untuk mengembangkan otak tengah, namun semakin ke sini saya mempelajari tentang pendidikan, tentunya saya juga mengalami pertanyaan yang sama denga ncantraka, benarkan konsep otak tersebut. Otak memang menjadi karunia yang tiada terkita dari Allah SWT karena disanalah pusat kita menggerakkan segalam kemampuan tubuh kita, namun untuk berpikir kritis tentunya menurut saya tidak semudah membeda-bedakan letah kemampuan otak. Berpikir kritis merupakan kegiatan keingintahuan setelah melihat suatu fenomena yang didasari pleh pengetahuan yang telah dimiliki dan pengalaman seorang individu, apakah dia mau meneruskan untuk mencari makna sebenarnya dan terus belajar melalui berpikir tentunya menjadi hak individu dan buka pengaruh pembagian kemampuan otak.

    ReplyDelete
  65. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Otak dengan segala bagian-bagiannya merupakan satu kesatuan kompleks yang membuat kita dapat berpikir. Kemampuan otak itu adalah kemampuan berpikir, dan berpikir itu sangat kompleks.Terkait kemampuan otak yang dapat digunakan, saya teringat akan sebuah film berjudul Lucy, dimana ia menggunakan mitos otak 10% sebagai salah satu premisnya. Film itu menggambarkan apa yang akan terjadi apabila kita dapat menggunakan 100% dari kemampuan otak kita. Terlepas dari miskonsepsinya, ini dapat menjadikan kita termotivasi untuk dapat menggunakan kemampuan otak kita sebaik-baiknya dengan terus membaca dan terus belajar agar sinaps-sinaps otaktidak terputus dan kita dapat mengoptimalkan kemampuan otak kita.

    ReplyDelete
  66. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Otak memiliki bagian-bagian yang istimewa, dalam teori biologi dan psikologi memang terjadi pembagian demikian, dalam rangka untuk memudahkan dalam mempelajari cara kerja otak manusia dan implikasinya. Jadi bukan berarti menjudge subjek (siswa) terkait dengan kemampuannya. Otak memiliki kemampuan berpikir yang intensif dan ekstensif. Jauh ke dalam sehingga otak memeiliki kemampuan multidimensional

    ReplyDelete
  67. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Teori pembagian kemampuan otak memang sangat bermanfaat dalam dunia psikologi, namun didunia ini jika ada tesis pasti ada anti-tesisnya. Anti tesis dari teori ini adalah kemampuan otak dalam berpikir menembus ruang dan waktu, berpikir metakognitif, metaanalisis. Otak bahkan mampu berpikir jauh kemasa depan maupun jauh kemasa lalu. Sebagai anti tesis, multidimensi kemampuan otak dalam berpikir, melebihi pembagaian otak yang terdiri dari 3 bagian sempit.

    ReplyDelete
  68. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPS P.Mat A

    Terima kasih Prof. atas elegi nya. Membuka hal baru mengenai teori kemampuan otak. Melihat bentuk otak sesuai yang diberikan guru saya. Saya sungguh sangat bersyukur kepada Allah SWT. Bentuk yang berkelok seperti itu dapat berperan sebagai memori, sensor, refleks, pusat gerak, dan tugas lain, sungguh ciptaan Allah SWT yang sangat sempurna. Penggambaran teori imaginer kemampuan otak (Tiko) yang Prof. Marsigit sampaikan menurut saya juga masih belum mampu menggambarkan proses berfikir yang otak lakukan. Apakah benar kemampuan-kemampuan kita dipartisi seperti pada ulasan ini?

    ReplyDelete
  69. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Otak adalah organ yang dimiliki manusia yang begitu rumit dan kompleks. Hal ini membuat terdapat banyak teori tentang kemampuan otak. Sehingga tidaklah salah karena setiap manusia pasti memiliki sudut pandang yang berbeda dalam melihat kemampuan otak. Dari fungsi dan tugas tentang otak kiri, tengah, dan kanan ini saya tidak cukup hafal ketika dijelaskan saat pelajaran biologi di bangku SMA. Hanya satu yang saya ingat bahkan dulu ada pelatihan atau bimbingan khusus untuk mengaktifkan otak tengah, sehingga anak yang mampu mengaktifkan otak tengahnya tersebut mampu melakukan aktifitas dengan menutup mata. Namun, apakah teori itu benar, itu yang masih menjadi tanda tanya untuk saya. Otak merupakan nikmat yang tiada terkita dari Allah SWT karena disanalah pusat kita menggerakkan segalam kemampuan tubuh kita, namun untuk berpikir kritis tentunya menurut saya tidak semudah membeda-bedakan letah kemampuan otak. Banyak sekali manfaat dan fungsi ketiga bagian otak kita, namun apalah guna kerja otak bila tanpa ada hati yang mengendalikannya. Yang jelas, terhadap semua teori, tidak perlu kita perdebatkan, gunakan dan manfaatkan saja apa yang kita yakini dan percaya, intinya adalah kita harus selalu bersyukur atas nikmat otak yang Allah berikan kepada kita, Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  70. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Banyak penelitian mengenai bagaimana kerja dan kemampuan otak manusia dalam berpikir, baik secara fisik maupun secara kognitif. Dalam elegi ini saya menangkap penjelasan kerja dan kemampuan otak secara filsafat yaitu otak memikirkan segala hal yang diketahui, dan mungkin juga belum diketahui. Kita sendiri yang menentukan apa yang akan kita pikirkan. jika ingin tau maka kita mencari tau, jika tidak ingin tau maka kita menghindarinya agar tida tahu.

    Hal-hal yang sebaiknya dicari tau atau dipelajari ialah hal-ha yang baik yang berguna bagi kehidupan manusia dan akhirat, sedangkan hal-ha yang dihindari untuk dicari tau iala hal-ha yang menjerumuskan kita pada pikiran kotor atau negatif dan perbuatan tida baik. Ada kalanya kita memikirkan tentang hal yang rendah dan tida penting, ada kalanya kita berpikir kritis dan bercita-cita. Ada kalanya kita berpikir tentang masa lalau atau refleksi diri, ada kalanya kita berpikir tentang masa depan atau apa yang akan dijalani.

    ReplyDelete
  71. Latifah Fitriasari
    PM C

    Berpikir itu sangat kompleks. Berpikir menggunakan otak. Berpikir dapat kita gunakan sebagai sarana memperoleh pengetahuan. Sebenar-benarnya kita menguasai ilmu pengetahuan adalah kita mampu untuk berpikir kritis. Begitu besar karunia Tuhan memberikan kita otak yang kita gunakan untuk berpikir. Karena begitu pentinya kompoene ini maka dia terlindungi oleh pertahanan yang kokoh di bagian kepala kita.

    ReplyDelete
  72. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Sampai saat ini, image tentang anak yang pintar di sekolah ialah anak yang pandai dalam pelajaran berhitung membaca, menulis, dan berbicara (kecerdasan IQ). Kenapa paradigma ini bisa diyakini menjadi barometer kecerdasan seorang anak? Sebab anak yang pandai membca, berhitung, menganalisa, dan hal-hal logis lainnya biasanya memiliki volume otak yang lebih besar.

    ReplyDelete
  73. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Ibarat sebuah prosesor pada komputer, otak manusia memiliki kapasitas kemampuan tertentu. Pada usia senja, kemampuan otak pun makin menurun termasuk kemampuan kognitif. Namun, penurunan kemampuan otak seseorang terjadi bisa lebih cepat ihwal tindakan atau kebiasaan seiring dengan bertambahnya usia.

    ReplyDelete
  74. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Otak memiliki kemampuan yang luar biasa hebat. Peneliti membagi otak kedalam beberapa bagian. Terdapat otak depan otak belakang, otak kiri, otak kanan, otak atas, otak bawah, otak tengah. Masing masing memiliki fungsinya sendiri. Maka dari itu kita yang sekiranya telah diberi otak dari Allah SWT harus mampu memaksimalkan fungsi otal tersebut dengan cara berpikir kritis tidak hanya bergantung kepada pemikiran orang lain saja.

    ReplyDelete
  75. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    PPs PMat C

    Teori Imajiner Kemampuan Otak menjelaskan bahwa setiap letak otak kita bisa mempunyai kemampuan masing-masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari, pengalaman hidup, sosial, filsafat, agama, etnik. Berusahalah kita membongkar mitos dan menjauhinya dengan cara kita berpikir kritis dan mempunyai hati yang ikhlas. Karena sesungguhnya mitos-mitos dapat menerkam kita kapan saja. Maka hendaklah kita sadar dan berdoalah mohon ampun dan bimbingan kepada Tuhan agar kita dianugerahi kemampuan otak yang mampu berpikir kritis dan dianugerahi hati yang ikhlas.

    ReplyDelete
  76. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PMA


    Manusia diberikan akal (otak) untuk berpikir. Inilah yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Otak manusia terbagi atas beberapa bagian sesuai dengan fungsi masing-masing. Bagian-bagian otak dapat berfungsi hanya dan hanya jika kita berpikir. Manusia yang tidak berpikir menyebabkan dirinya terjebak dalam mitos. Hal ini menyebabkan dirinya tidak mampu mengkritisi peristiwa bagaimana dan mengapa suatu hal bisa terjadi. Dengan demikian tetaplah berikan hak otak untuk bekerja dengan berpikir secara kritis dan diiringi kebersihan hati agar bingungnya pikiran tetap dapat dikendalikan.

    ReplyDelete
  77. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Otak merupakan bagian tubuh manusia yang kompleks dan merupaka sebuah misteri, karena otak lah yang mengatur semua kerja organ tubuh manusia yang lain. Bahkan ketika seorang manusia mengalami koma atau otak mengalami cedera maka itu akan mempengaruhi kerja tidaknya organ tubuh manusia yang lain, walaupun organ dalam yang lain baik-baik saja namun mereka tidak dapat berfungsi jika otak tidak berkerja. Otak adalah anugerah Tuhan yang penuh dengan misteri, sehingga walau sebanyak apapun manusia menggali informasi mengenainya pasti ada saja yang menjadi misteri. Karena begitu besar fungsinya bagi kehidupan maka kita harus bersyukur karena telah diberikan anugerah yang begitu hebat oleh Tuhan YME.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  78. Assalamualaikum, wr.wb.
    Otak selain menjadi organ pusat yang mengatur kerja organ tubuh manusia yang lain, ternyata otak pun menjadi tempat terjadinya proses berpikir, tempat adanya pengetahuan, akal dan pikiran, tempat terjadinya proses kita untuk menerima informasi serta mengolahnya menjadi pengetahuan. Kemampuan otak dalam memproses informasi atau berpikir tidak lah sesederhana yang sudah diketahui orang, karena otak adalah bagian yang penuh misteri maka kemampuan sesungguhnya dari otak pun masih menjadi misteri dan hanya Tuhan yang mengetahuinya. Adanya kemampuan otak ini lah membuat manusia menjadi berilmu, beribadah, dan mampu membangun kehidupannya, maka pergunakanlah otak sebaik mungkin agar mampu membangun kehidupan yang berkah. Sekian dan terima kasih.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  79. Ilania Eka Andari
    17709251050
    s2 pmat c 2017

    teori otak kiri, otak kanan dan otak tengah dalam menjabarkan kemampuan otak yang sangat luar biasa masih kurang.Teori Imajiner Kemampuan Otak lebih lengkap menjabarkan tentang fungsi otak. Fungsi otak tidak hanya terbatas untuk berpikir matematis dan seni. Otak juga memiliki kemampuan dalam memikirkan kehidupan sosial, memprioritaskan kebutuhan, jiwa keberanian, kepemimpinan, kebaikan dan keburukan. Kemampuan berpikir otak sangat banyak sekali. Hal-hal yang mempengaruhi kemampuan berpikir juga banyak seperti keadaan fisik, pengalaman dan pengetahuan.

    ReplyDelete
  80. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Otak manusia sangat kompleks, demikian juga dengan pemikiran manusia rumit dan kompleks. Selain menjadi pusat berpikir matematik, seni, dan bahasa otak juga mempunyai kemampuan untuk mangatur organ tubuh, membedakan baik buruk, dan lain sebagainya. Hewan dan manusia mempunyai otak namun keduanya berbeda. Otak manusia memiliki fungsi juga sebagai akal atau pikiran sedangkan otak hewan tidak mempunyai kemampuan akal layaknya manusia. Oleh sebab itu manusia lah yang Allah jadikan sebagai pemimpin di muka bumi.

    ReplyDelete
  81. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Dari elegi diatas bahwa kemampuan otak itu adalah kemampuan berpikir. Berpikir itu sangat kompleks. Kemampuan otak tidak sesederhana mebedakan anatara kemampuan otak kanan dan kiri. setiap orang memiliki tingkat kemampuan berpikir yang seringkali ia sendiri tidak menyadarinya. Ketika mulai menggunakan kemampuan berpikir tersebut, fakta-fakta yang sampai sekarang tidak mampu diketahuinya, lambat-laun mulai terbuka. Semakin dalam kita berpikir, semakin bertambahlah kemampuan kita dan hal ini mungkin sekali berlaku bagi setiap orang.

    ReplyDelete
  82. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Berdasarkan elegi diatas, kemampuan otak adalah kemampuan berpikir. Berpikir merupakan sesuatu yang sangat kompleks. Bahkan keadaan kejiwaan dan pengalaman sosial juga dapat mempengaruhi kemampuan berpikir seseorang. Keadaan sakit atau cacat juga bisa mempengaruhi kemampuan berpikir seseorang. Keyakinan juga berpengaruh terhadap kemampuan berpikir seseorang. Dengan demikian, kita diajak berpikir dengan cara yang berbeda dalam memahami teori kemampuan otak. Bukan hanya sekedar mengimani teori yang sudah ada, melainkan lebih kreatif lagi untuk memikirkan hal lain dengan kata lain harus inovatif.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  83. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Pada hakikatnya, setiap orang memiliki tingkat kemampuan berpikir yang seringkali ia sendiri tidak menyadarinya. Ketika mulai menggunakan kemampuan berpikir tersebut, fakta-fakta yang sampai sekarang tidak mampu diketahuinya, lambat-laun mulai terbuka di hadapannya. Semakin dalam ia berpikir, semakin bertambah kemampuannya dalam berpikir dan hal ini sangat mungkin terjadi pada setiap orang. Harus disadari bahwa tiap orang mempunyai kebutuhan untuk berpikir serta menggunakan akalnya semaksimal mungkin tetapi juga memiliki ruang dan waktunya sendiri.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  84. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat B

    Dahulu sejak saya pertama kali mendengar tentang teori otak kanan dan otak kiri itu, saya mulai mencari tau tentang kemampuan otak saya, (dan saya yakin begitu juga dengan beberapa teman lainnya yang penasaran dengan kemampuan otaknya). yang saya pahami bahwa kita otak kiri dan otak kanan kita berfungsi sebagaimana mestinya, hanya saja bagian mana yang lebih condong. dan saya mulai mencoba meneliti kepada teman-teman saya dan saya sendiri. banyak diantara mereka yang seimbang keduanya (saya juga merasa saya begitu, karena saya sedikit bisa matematika, sedikit bisa musik, dan menggambar, dulunya). namun kemudian saya mulai berpikir bahwa sepertinya itu tergantung pengalaman kita. jika kita masuk ke jurusan seni, yang sehari-hari nya berkutat dengan gambar atau lukisan tanaman misalnya, maka mungkin otak kita yang berkembang terfokus pada bagian itu. saya pernah mendengar bahwa otak itu elastis, bisa berubah bentuk sesuai dengan apa yang dialami manusia.

    ReplyDelete
  85. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    kemampuan berpikir otak sesungguhnya tidak terbatas, namun banyak yang tidak menyadarinya dan malah berfikir "saya nggak bisa". jika manusia berpikir bahwa dirinya tidak bisa maka otak akan merangsang bahwa dia nggak bisa. jangan sampai kita berpikir bahwa kita nggak bisa, kita harus optimis bahwa kita bisa, maka secara otomatis pikiran kita akan mengalir.

    ReplyDelete
  86. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. banyak teori yang menjelaskan tentang kemampuan otak yang hanya dilihat dari sisi kognitifnya saja. Di elegi ini Prof. Marsigit menjelaskan teori kemampuan otak yang lebih lengkap dengan melibatkan hati sebagaii patokannya. Hati dan pikiran itu tidak dapat dipisahkan, sebab dengan keduanya seseorang menjadi manusia yang memanusia.

    ReplyDelete
  87. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Terlepas dari benar atau tidaknya teori tentang kemampuan otak yang selama ini kita ketahui atau tentang teori-teori yang lainnya, kita akan selalu bisa menemukan manfaat apabila kita selalu berpikir positif dalam memandang sesuatu. Otak merupakan anugerah yang sangat besar yang diberikan oleh Tuhan. Maka dari itu, sudah seharusnya manusia mempergunakan dengan sebaik-baiknya dan mempergunakannya untuk hal yang bermanfaat. Apapun anugerah Tuhan harus dipergunakan sebagai sarana untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

    ReplyDelete
  88. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    kemampuan otak itu adalah kemampuan berpikir. Berpikir itu sangat kompleks. Bahkan keadaan kejiwaan dan pengalaman sosial juga bisa mempengaruhi kemampuan berpikir seseorang. Keadaan sakit atau cacat juga bisa mempengaruhi kemampuan berpikir seseorang. Keyakinan juga berpengaruh terhadap kemampuan berpikir seseorang. Dengan demikian, kita diajak berpikir dengan cara yang ‘berbeda’ dalam memahami teori kemampuan otak. Bukan hanya sekedar ‘mengimani’ teori yang sudah ada, melainkan lebih kreatif lagi untuk memikirkan hal lain.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  89. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Setiap orang memiliki tingkat kemampuan berpikir yang seringkali ia sendiri tidak menyadarinya. Ketika mulai menggunakan kemampuan berpikir tersebut, fakta-fakta yang sampai sekarang tidak mampu diketahuinya, lambat-laun mulai terbuka di hadapannya. Semakin dalam ia berpikir, semakin bertambahlah kemampuan berpikirnya dan hal ini mungkin sekali berlaku bagi setiap orang. Harus disadari bahwa tiap orang mempunyai kebutuhan untuk berpikir serta menggunakan akalnya semaksimal mungkin
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  90. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    P.Mat A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Segala suatu yang mediskreditkan manusia yang hanya menguntungkan golongan tertentu memang seharusnya dihapuskan. Misalanya, symbol kebangsawanan yang memberikan hak istimewa kepada mereka yang mendaku darah biru adalah realitas yang diakui sebagai kodrat Tuhan padahal hanya konstruk sosial sehingga hak istimewa yang dimaksud tersebut tidak lebih hanyalah mitos belaka. Kemampuan otak seseorang tidak ditentukan dengan seberapa bangsawan kah dia atau seberapa banyak harta yang dia miliki. Bukankah derajat dan kemampuan dalam agama dihitung dari seberapa bertakwakah kita kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  91. Febriana Putri Hutami
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241007

    Dari elegi ini, terlihat betapa menakutkannya stigma. Kerajaan stigma yang ingin mempertahankan eksistensinya dengan menyerang kutarunggu dengan stigma-stigmanya, dari mulai adu domba bahkan fitnah. Hal ini saat ini terlihat dalamm kehidupan nyata. Untuk mempertahankan eksisistensinya, seseorang berusaha memunculkan stigma-stigma negatif tentang lawannya, ironisnya stigma-stigma negatif ini mudah berkembang sejalan berkembangnya teknologi. Misalnya saja, saat ini stigma dapat menyebar di internet dan televise, yang mana media tersebut dapat dengan mudah diakses masyarakat. Menyedihkannya, banyak masyarakat yang menelan mentah-mentah berita tersebut tanpa mencari kebenaran berita tersebut. Maka sebaiknya sebagai masyarakat harus berpikir kritis dalam menanggapi suatu berita, agar tidak termakan stigma negatif.

    ReplyDelete
  92. Endar Chrisdiyanto
    Pendidikan Matematika A 2015
    15301244011
    Kemampuan otak itu adalah kemampuan untuk berpikir dan juga kemampuan untuk berpikir itu sangat kompleks dan juga saling berpengaruh. Kemampuan berpikir otak ini dipengaruhi oleh kondisi sesorang. Apakah dalam keadaan sehat ataupun tidak. Selain itu kemampuan berpikir seseorang juga dipengaruhi oleh keyakinan. Hasil dari sebuah pemikiran otak ini nantinya akan mempengaruhi bagaimana sesorang memandang suatu hal dari sudut pandang yang orang lakukan itu entah dari sudut pandang obyek maupun dari sudut pandang subyek seseorang.

    ReplyDelete
  93. Woro Alma Manfaati
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241002

    Otak merupakan bagian tubuh manusia yang kompleks. Dari elegi di atas, kemampuan otak adalah berfikir dan berfikir adalah hal yang kompleks. Kemampuan berfikir otak dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, misalnya lingkungan, kejiwaan, dll. Semakin dalam berfikir, maka kemampuan otak pun akan terasah sehingga kemampuannya bertambah. Namun perlu diingat, pemikiran manusia itu ada batasnya. Oleh karena itu, gunakanlah kemampuan otak kita dengan semaksimal mungkin namun harus sesuai dengan ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  94. Alman Kresna Aji
    15301241022
    S1 Pendidikan Matematika 2015
    Setiap individu pasti memiliki argumen yang berbeda-beda, pola berpikir yang berbeda-beda. Selama apa yang diinformasikan memiliki argumen yang kuat kita bisa mengambil makna yang tersirat maupun tersurat di dalamnya sehingga ilmu yang kita peroleh semakin lengkap. Karunia Allah SWT yang sangat luar biasa adalah diberikannya otak kepada manusia sebagai kemampuan manusia dalam berpikir dalam berperilaku, untuk mencari makna dari informasi yang diberikan. Pada artikel ini, saya mengambil makna bahwa kemampuan otak adalah kemampuan yang komprehensif yang mewakili setiap dimensi dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  95. Zayan Nur Ansito Rini
    15301241003
    S1 Pendidikan Matematika

    Teori kemampuan otak yang saat ini banyak dirujuk oleh banyak orang adalah teori kemampuan otak kiri, kanan, dan tengah. Dari percakapan antara Begawat dan Cantraka saya memperoleh suatu paradigma baru... kita semua sadar bahwa kemmapuan otak itu sangat kompleks sehingga akan tidak adil jika hanya dibatasi orak kanan, kiri, dan tengah. Selain itu, kemampuan otak senantiasa berkembang menurut pengalaman. Ada banyak sekali bagian yang mungkin belum ditelusuri lebih dalam. Akan tetapi, sebaiknya peneliti tidak hanya berkutat untuk "menjustifikasi atau menghukum keadaan kemampuan subyek belajar". Dan percakapan di atas, telah menjawab bagaimana arah suatu penelitian seharusnya dilaksanakan demi sebenar-benarnya kemajuan umat manusia.

    ReplyDelete
  96. Rina Musannadah
    15301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Teori kemampuan otak yang selama ini diyakini banyak orang adalah bahwa otak manusia terbagi menjadi tiga bagian, yaitu otak kanan, otak kiri, dan otak tengah. Akan tetapi, dalam elegi ini, teori tersebut dianggap belum mencakup semuanya. Dan dalam elegi ini muncul suatu teori kemampuan otak yang baru yang disebut sebagai Teori Imajiner Kemampuan Otak (TIKO).

    ReplyDelete
  97. Okta Islamiati
    15301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Elegi ini menggambarkan sudut pandang lain dari Teori Otak Kiri dan Otak Kanan. Karena sesungguhnya, otak tidak hanya dibagi menjadi dua bagian, kanan dan kiri. Akan tetapi, ada lebih banyak bagian dari otak yang tidak kita ketahui. Teori otak kiri dan otak kanan adalah hasil survey dari beberapa sampel melalui kebiasaan dan perilaku seseorang, sedangakan teori dalam elegi ini menilai otak sebagai ruang/dimensi tiga yang memiliki banyak space.

    ReplyDelete