Sep 20, 2013

Elegi Membongkar Mitos Teori Kemampuan Otak




Oleh Marsigit

Cantraka:
Wahai sang Bagawat...aku ingin bertanya apa pendapatmu tentang teori kemampuan otak. Otak Kiri, otak Kanan, dan Otak Tengah?

Bagawat:
Aku masih meragukan pertanyaanmu? Pertanyaanmu itu termasuk jenis menguji atau pertanyaan sungguh-sungguh?

Cantraka:
Lho ini pertanyaan sungguh-sungguh. Aku sungguh-sungguh dibuat bingung dengan teori belajar Otak Kiri, Otak Kanan dan Otak Tengah.

Bagawat:
Bukankah teori itu sangat sederhana. Hapalkan saja menurut teorinya, Otak Kiri itu bisa apa, Otak Kanan itu bisa apa dan Otak Tengah itu bisa apa?

Cantraka:
Kalau itu sih aku sudah hapal.

Bagawat:
Jikalau kamu udah hapal berarti pertanyaanmu itu bukan pertanyaan sungguh-sungguh. Aku tahu bahwa engkau menaruh rasa curiga dengan teori itu, bukankah begitu?

Cantraka:
Betul sekali sang Bagawat. Aku memang agak curiga dengan teori-teori itu. Terus terang saya tidak begitu setuju jika kemampuan otak itu hanya disederhanakan secara mekanis dengan Kiri, Kanan dan Tengah. Kemudian jenis kemampuannya, numerik, sosial, musik atau spiritual. Kesimpulan itu saya rasakan tidak adil.

Bagawat:
Lha menurutmu apa itu kemampuan otak?

Cantraka:
Menurut saya kemampuan otak itu adalah kemampuan berpikir. Berpikir itu sangat kompleks. Bahkan keadaan kejiawaan dan pengalaman sosial juga bisa mempengaruhi kemampuan berpikir seseorang. Keadaan sakit atau cacat juga bisa mempengaruhi kemampuan berpikir seseorang. Keyakinan juga berpengaruh terhadap kemampuan berpikir seseorang.

Bagawat:
Kemudian...apakah kecurigaanmu itu?

Cantraka:
Mentang-mentang mereka mempunyai alat canggih, laboratorium bedah otak, zat kimia pengawet otak, dst...kemudian membuat teori-teori Otak Kiri, Otak Kanan dan Otak Tengah. Anehnya tidak pula ada yang menyanggah atau protes atau mengkounter teori itu.

Bagawat:
Apakah engkau bisa membantah dan apakah engkau akan mengkounter teori itu?

Cantraka:
Sayangnya saya tidak mempunyai peralatan semuanya itu. Jikalau akupun mempunyai semua peralatan itu, aku juga tidak mempunyai jaringan untuk mensosialisasikan temuanku.

Bagawat:
Arah pembicaraanmu itu mau kemana?

Cantraka:
Ya menurut saya teori semacam itu adalah Teori Murahan tentang kemampuan otak. Ujung-ujungnya mereka akan memasarkan ide, publikasi buku, penjualan teori dan mengeruk keuntungan.

Bagawat:
Lantas...maumu apa?

Cantraka:
Saya minta tolong kepada sang Bagawat. Dari pada hanya terpaku pada Otak Kiri, Otak Kanan dan Otak Tengah, dan pada akhirnya menjustifikasi atau menghukum keadaan kemampuan subyek belajar, lebih baik saya mendengarkan tausiah dari sang Bagawat saja. Bukankah dengan pengalamanmu melakukan penelitian pendidikan, psikologi pendidikan, sosiologi pendidikan, antropologi pendidikan, filsafat pendidikan, teori perkembangan sosio emosional siswa ...dst...engkau akan lebih mampu membuat teori tentang kemampuan belajar siswa.

Bagawat:
O..ooo jadi engkau menginginkan agar aku membuat teori begitu? Baiklah. Begini...saya akan membuat teori tandingan, tetapi teori tandinganku itu merupakan teori multidimensi, radikal, baru, agak aneh tetapi juga agak lucu, mirip-mirip tetapi tidak sama, ada unsusr fakta tetapi juga ada unsur teori, ada unsur fisik tetapi ada unsur abstrak atau spiritual, dan bersifat komprehensif.

Cantraka:
Lantas..apakah nama dari teori itu?

Bagawat:
Biar tidak kalah hebohnya dengan teori terdahulu...maka teori itu akan aku sebut sebagai Teori Imajiner Kemampuan Otak.

Cantraka:
Wah...wah..sangat baik..aku sangat setuju. Tolong sang Bagawat segera uraikanlah teorimu itu?

Bagawat:
Baiklah. Bayangkan otakmu sebagai bentuk bola tiga dimensi. Titik Tengah otakmu adalah perpotongan Sumbu Tegak Atas Bawah, Sumbu Horisontal Depan Belakang, dan Sumbu Horisontal Kiri Kanan.

Cantraka:
Wahhaa..hebuat teorimu itu..jelas ini akan lebih baik dan lebih lengkap dari teori yang sudah ada. Lalu ..apa kemampuan Otak sesuai dengan sumbu-sumbunya?

Bagawat:
Denagnsistem sumbu tida dimensi itu kita mempunyai bagian-bagian otak sesuai dengan koordinatnya di tiga dimensi. Katakanlah : Otak Depan, Otak Agak Depan, Otak Agak Belakang, dan Otak Belakang. katakanlah Otak Paling Kiri, Otak agak Kiri, Otak Agak Kanan, dan Otak Paling Kanan. Katakanlah Otak Paling Atas, OtakAgak Atas, Otak Agak Bawah dan Otak Paling Bawah. Teoriku ini dapat dikembangkan dengan membuat banyak sekali garis-garis sumbu yang semuanya melalui titik pusat. Maka kita akan mempunyai keadaan otak kita yang isomorphis dengan sistem tata surya. Maka setiap bagian otak anda itu seletak dengan letak semua bintang-bintang yang ada dilangit. Maka aku dapat menamakan bagian otak otak kita itu dengan nama-nama bintang misalnya Otak Bintang Kemukus, Otak Bintang Pari, Otak Bintang Kejora, Otak Planet Mars, Otak Planet Plotu, Otak Planet Merkurius, Otak Planet Haley,...dst. kemudia aku akan bikin teori imaginer tentang kemampuan otak itu masing-masing.

Cantraka:
Wah..wah..hebuat betul wahai sang bagawat guruku. Tetapi aku menjadi khawatir jangan-jangan aku tidak bisa menghapalkan kemampuan otak yang engkau teorikan itu?

Bagawat:
Gak usak khawatir..pada tahap pendahuluan kita sementara ambil saja Sumbu Tegak Atas Bawah, Sumbu Horisontal Depan Belakang, dan Sumbu Horisontal Kiri Kanan. Dan posisi otak sebagai Otak Depan, Otak Agak Depan, Otak Agak Belakang, dan Otak Belakang. katakanlah Otak Paling Kiri, Otak agak Kiri, Otak Agak Kanan, dan Otak Paling Kanan. Katakanlah Otak Paling Atas, OtakAgak Atas, Otak Agak Bawah dan Otak Paling Bawah.

Cantraka:
Lantas..apakah kemampuan Otak Bawah itu?

Begawat:
Dalam pengalaman kehidupan sehari-hari maka Otak Bawah mempunyai kemampuan memikirkan hal-hal yang bersifat batu, tanah, kasar, real, konkrit, nyata, praktis, mudah, dekat, murah, miskin, sederhana, kotor, kumuh, jelek, kacau, salah, bawahan, obyek, tak penting, tenaga otot, bodoh, tebal, rendah, lugu, hutan, tradisional, tribal, dasar laut, magma bumi, akar pohon, ...dst..yang berkonotasi bawah.

Cantraka:
Lantas ...apakah kemampuan Otak Atas itu?

Bagawat:
Kemampuan Otak Atas adalah lawan dari Kemampuan Otak Bawah. Maka berdasarkan pengalaman sehari-hari maka Kemampuan Otak Atas adalah memikirkah hal-hal yang berkatitan atau bersifat langit, tinggi, tipis, abstrak, jauh, teori, sukar, mahal, kaya, Tuhan, Malaikat, mendung, rumit, bersih, elit, tertib, atasan, subyek, peraturan, penting, tenaga pikiran, pintar, politik, modern, powernow, puncak gunung, puncak pohon...dst yang berkonotasi tinggi.

Cantraka:
Lantas ...apakah kemampuan Otak Kiri itu?

Bagawat:
Berdasarkan pengamalan orang beragama maka Kemampuan Otak Kiri meliputi kemampuan memikirkah hal-hal yang bersifat buruk, jelek, korupsi, tidak jujur, tidak etis, sombong, vulgar, bohong, dosa, syaitan, neraka, hukuman, penderitaan, panas, gelap, tipu daya, politiking, suap, kontradiksi, ambivalen, munafik, murtad, jahiliah, berhala, haram, plagiat, palsu, anomali, kontradiksi, komplikasi, kerusuhan, tawuran, kutukan, loyo, frustasi, kacau, rugi, sementara, instant, ...dst yang berkonotasi buruk.

Cantraka:
Lha...apakah kemampuan Otak Kanan itu?

Bagawat:
Kemampuan Otak Kanan adalah kebalikan Kemampuan Otak Kiri, yaitu kemampuan memikirkan hal-hal yang bersifat baik, jujur, malaikat, syurga, dermawan, pahala, terang, dingin, ikhlas, hadiah, penghargaan, pujian, beribadah, rakhmat, syafaat, tepat waktu, konsisten, komitmen, bersemangat, ayem, tentrem, tenang, langgeng, abadi,halal, syah, ...dst yang berkonotasi kebaikan.

Cantraka:
Lha ..apakah kemamuan Otak Depan itu?

Bagawat:
Berdasarkan pengalaman sehari-hari maka Kemampuan Otak Depan adalah memikirkan hal-hal yang bersifat depan, utama, pertama, prioritas utama, paling penting, ketua, VVIP, primer, pokok, pendahuluan, Presiden, Pejabat, lokomotif, nomor satu, anak nomor satu, membaca dua kalimah syahadat, kepala, juara pertama, eksplisit, langsung, berani, penanggungjawab, manajer, ...dst yang berkonotasi dengan pertama.

Cantraka:
Lha ..apakah kemamuan Otak Belakang itu?

Bagawat:
Kemampuan Otak Belakang adalah kebalikan dari Kemampuan Otak Depan, yaitu memikirkan hal-hal yang bersifat belakang, tidak utama, terakhir, prioritas terakhir, pelengkap, anggota, sekunder, sambilan, rakyat, gerbong terakhir, nomor terakhir, ekor, tidak memperoleh juara, terlupakan, terabaikan, tersembunyi, implisit, tak langsung, penakut, pelaksana, tukang, ...dst..yang berkonotasi belakang atau terakhir.

Cantraka:
Lha apakah kemampuan otak tengah itu?

Bagawat:
Kemampuan Otak Tengah itu meliputi memikirkan hal-hal yang ditengah atau yang bersifat netral, bilangan nol, pusat, pancer, sumbu, simetri, seimbang, adil, pengadilan, hakim, inti, kernel, matahari, awal, sumber, potensi, bijaksana, tidak memihak, tengah hari, tengah malam, inti sel, kuning telur, terlindung, aman, pokok persoalan, pusat perhatian,...dst yang berkaitan dengan konsep tengah.

Cantraka:
Wah...wah..heubuat sekali teorimu itu. Teorimu itu ternyata lebih lengkap dan sangat lengkap. Tidak ada teori lainnya yang bisa menandingi kelengkapan teorimu tentang Kemampuan Otak, karena setiap letak otak kita bisa mempunyai kemampuan masing-masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari, pengalamn hidup, sosial, filsafat, agama, etnik. Wahai sang Bagawat...aku sekarang menjadi percaya diri bahwa kita harus berpikir kritis, tidak hanya membebek saja dengan pikiran orang-orang bermnotif itu. Aku berjanji akan sebar luaskan teorimu itu. Maaf apa tadi nama dari teorimu itu?

Bagawat:
Teoriku tadi adalah Teori Imajiner Kemampuan Otak, disingkat TIKO.

Amiin

34 comments:

  1. Ady Ferdian Noor
    DikDas S3 / 18706261004

    Assalamu'alaikum Wr. Wb.

    Teori kemampuan otak direduksi menjadi Teori Imajiner Kemampuan Otak. Teori Otak dalam hal ini yang dibahas yaitu kemampuan berpikir seseorang bukan otak itu terbuat dari bahan apa. artinya fungsi otak itu mampu melakukan apa saja. Secara logika kita selalu ada arah, kanan, kiri, atas, dan bawah atau bisa barat, timur, utara, dan selatan atau lebih lengkap lagi barat daya dan sebagainya. Nah otak di logikakan mempunyai wilayah sesuai arah tersebut. Artinya teori pertama memberikan pemahaman dasar tentang wilayah otak dan selanjutnya teori yang kedua menjelaskan/mendeskripsikan kemampuan wilayah-wilayah otak tersebut ditambahkan sesuai data empirik di lapangan. Kemampuan Berpikir tingkat tinggi (HOTS)membutuhkan lagi mungkin tingkat-tingkatan yang misalnya mulai dari mana terus berakhir dimana per wilayah otak tersebut sehingga kemampuan otak lebih dapat sistematis tahapannya. Terima kasih.

    ReplyDelete
  2. Janu Arlinwibowo
    18701261012
    PEP 2018

    Mengenai teori kemampuan otak yang dipaparkan dalam elegi ini saya tertarik tentang otak kanan dan otak kiri. Tinjauan klasifikasi fungsinya adalah spiritual dimana kiri berhubungan dengan yang “kiri” dan kanan berhubungan dengan yang “kanan”. Saya menarik kesimpulan bahwa keseimbangan dalam otak pun memiliki definisi yang berbeda, proporsional dalam otak pun punya takaran yang berbeda, tidak didefinisikan seperti halnya teori umum dimana otak kiri dan kanan harus seimbang. Karena jika merujuk pada TIKO, antara otak kiri dan kanan “diseimbangkan” maka menghasilkan sesuatu yang aneh.

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. Aan Andriani
    18709251030
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Otak digunakan untuk berpikir. Berpikir tidak hanya pada yang sudah ada tapi juga yang mungkin ada. Otak terdiri dari beberapa bagian yang memiliki kecenderungan berpikir masing-masing. Paparan di atas menjelaskan tentang kemampuan-kemampuan otak. Hal ini memberikan informasi bahwa otak tidak hanya terdiri dari otak kanan dan kiri. Otak kanan mempunyai kemampuan untuk melogika dan otak kiri untuk berhitung. Namun ternyata otak terdiri dari banyak bagian dan memiliki banyak kemampuan. bagian-bagian otak seperti bagian bawah, bagian atas, bagian kanan, bagian kiri, bagian depan, bagian belakang, dan bagian tengah. Bagian-bagian ini memiliki kemampuan masing-masing.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  5. Septia Ayu Pratiwi
    18709251029
    S2 Pendidikan Matematika B

    Otak diciptakan untuk berpikir. Setiap bagian dari otak memiliki kemampuannya masing-masing. Teori yang berkembang saat ini yaitu terdapat otak kanan dan otan kiri yang mempunyai fungsinya masing-masing. Yaitu otak kanan adalah artist, pegiat music, pelukis, dsb atau cenderung bersifat kreatif. Sedangkan otak kiri merupakan teoritis atau pemikir. Teori-teori tersebut dibantah oleh artikel yang tertera diatas. Otak tidak hanya terdiri dari dua, akan tetapi terdiri dari banyak bagian. Meskipun setiap bagian memiliki fungsi masing-masing, namun fungsinya diperluas sesuai dengan penambahan banyak bagian tersebut. Teori ini disebut TIKO atau teori imaginer kemampuan otak.

    ReplyDelete
  6. Samsul Arifin / 18701261007 / S3 PEP 2018

    Otak secara fisiologis dan sistem saraf telah dijelaskan pada artikel diatas. Namun secara fungsi untuk digunakan berpikir, otak secara mendasar meliputi dua hal yang saling berseberangan atau saling melengkapi. Terdapat bagian otak yang berpikir tentang konsep dan bagian lain lebih kearah praktek atau kinesiologi. Semua hal yang akan dilakukan manusia diolah otak berawal dari suatu rangsangan yang diterima, dipresepsikan oleh otak dan diterjemahkan dalam bentuk tindakan. Untuk itulah perlu kiranya otak diberikan nutrisi yang baik dengan berupa akhlak dan iman untuk menghasilkan output dari proses pengolahaan di otak menjadi lebih baik.

    ReplyDelete
  7. Falenthino Sampouw
    18709251006
    S2 Pendidikan Matematika

    Selamat malam, Prof.
    Saya menangkap jika kedudukan teori kemampuan otak adalah sama dengan teori imajiner kemampuan otak. Rasanya semua rasional dalam bentuk penjelasan. Sementara kita mengetahui bahwa fungsi otak adalah berpikir. Apa yang dipikirkan dikirimkan berupa sinyal ke saraf dan berbuah pada respon yang bisa berupa gerakan. Dengan fungsi otak sebagai berpikir, kitapun bisa membuat suatu teori bayangan kemampuan otak yang disebut TBKO yang penuh dengan penjelasan lengkap, dan akan sama kedudukannya dengan teori kemampuan otak. Dengan demikian saya menduga bahwa teori kemampuan otak bisa menjadi mitos bagi saya.
    Mohon dikoreksi bila komentar ini adalah salah dalam memahami elegi di atas, Prof.
    Terima kasih, Prof.

    ReplyDelete
  8. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Otak yang telah dibagi menjadi otak kiri dan otak kanan mempunya perannya masing-masing. Khalayak umum dan ilmuan mengatakan otak kiri berisi logika, hitungan, dan proses pengolahan data yang telah diperoleh sedangkan otak kanan kemampuan spasial yang meliputi kemampuan pengenalan wajah dan pengolahan musik. Bila dibagi lagi menjadi otak atas dan bawah, maka sesuai dengan dialog Cantraka dan Begawat yang bila disimpulkan otak atas dan otak kanan meliputi hal-hal yang baik saja tanpa ada yang jelek, sedangkan otas bawah dan otak kiri meliputi hal-hal yang buruk, jelek. Padahal, otak kiri mempunya kespesialan tersendiri karena banyak orang mengatakan bahwa otak kiri manusia yang dilatih dan berlebihan akan menjadikan orang tersebut cerdas. Itu hal positifnya, mungkin bila terlalu berlebihan menggunakan otak kiri bisa menjadi tidak seimbang dengan penggunaan otak kanannya.

    ReplyDelete
  9. Rindang Maaris Aadzaar
    18709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2018

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Selama ini saya hanya mengenal kemampuan otak hanya berdasarkan kemampuan otak kiri, kanan dan tengah saja. Tetapi Begawat mampu membuat teori berdasarkan pemikirannya hingga menghasilkan TIKO atau Teori Imajiner Kemampuan Otak. Dimana terdapat kemampuan otak kiri, kanan, atas, bawah dan sebagainya. setiap fungsinya memiliki sifat yang kontradiksi seperti fungsi otak kiri yang merupakan kebalikan dari fungsi otak kanan. Siapapun sebenarnya bisa membuat suatu teori tentang otak tersebut seperti Begawat sehingga teorinya dia katakan sebagai teori imaginer.
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    ReplyDelete
  10. Elsa Apriska
    18709251005
    S2 PM A 2018

    Otak yang seperti kita ketahui dianugerahkan kepada manusia untuk berpikir. Yang selama ini kita kenal ada 2 istilah yakni otak kiri dan otak kanan yang menurut penjelasannya memiliki fungsingnya dan kemampuannya masing-masing. Kemudian dalam elegi ini munculah satu teori baru yakni Teori Imajiner Kemampuan Otak dimana diberi penjelasan yang rinci mengenai kemampuan otak kiri, kanan, atas, bawah dan yang lainnya. Memang sebenarnya setiap bagian otak manusia pasti memiliki fungsi tidak hanya otak kiri atau otak kanan. Tapi bagaimana kelanjutan Teori Imajiner Kemampuan Otak ini semoga ada yang bersedia untuk mendalaminya. Terimakasih

    ReplyDelete
  11. Endah Kusrini
    18709251015
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Otak memang anugerah luar biasa yang diberikan oleh Tuhan kepada manusia. Sebagai manusia, semestinya bersyukur atas karunia yang luar biasa tersebut. Salah satu cara mensyukurinya adalah dengan menggunakan otak tersebut sebaik mungkin. Otak memiliki kemampuan yang luar biasa. Otak merupakan pusat kesadaran dan pusat pikiran manusia. Berbagai teori berusaha mengungkap bagaimana otak bekerja dan apa saja yang dapat dikerjakan oleh otak manusia. Teori otak kanan dan otak kiri merupakan salah satu teori yang berusaha menjelaskan hal tersebut. Dan kini muncul teori baru dari Prof Marsigit yakni TIKO. Menurut saya ini sangat menarik. TIKO ini memberi pelajaran kepada kita bahwa jika manusia mau menggunakan otak/ pikirannya dengan sebaik-baiknya, maka sejatinya kita tidak akan mudah puas dan mudah mempercayai sesuatu. Mari kita gunakan otak kita untuk terus belajar. Jangan pernah berhenti, sebab jika kita berhenti, maka mitos telah menanti.

    ReplyDelete
  12. Amalia Nur Rachman
    18709251042
    S2 Pendidikan Matematika B UNY 2018

    Dalam Teori Imajiner Kemampuan Otak (TIKO), otak mempunyai bagian bagian dengan fungsinya masing masing. Ketika kita berusaha mengerti dan memahami fungsi masing masing masing bagian tersebut, akan lebih mudah jika dikaitkan dengan lawan dari bagian yang lain. Dalam setiap bagian tersebut mempunyai fungsi dan peranan masing masing yang menjadi satu kesatuan yang saling melengkapi pada fungsi otak secara lengkap. Oleh karena itu, kita harus dapat memfungsikan otak kita secara optimal untuk membuahkan pemikiran yang bermanfaat bagi sekitar

    ReplyDelete
  13. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  14. Diana Prastiwi
    18709251004
    S2 P. Mat A 2018

    Otak merupakan bagian vital dalam tubuh seseorang. Otak adalah bagian tubuh yang kompleks dan berisi jutaan syaraf syaraf. Dari elegi diatas, bisa dikatakan bahwa untuk mempelajari otak tidak hanya berpedoman pada orang orang yang bermotif/mitos mitos. Untuk mencerna dan mengkonstruksi ilmu pengetahuan dibutuhkan logika dan pengalaman. Untuk mempelajarinya kita harus sopan dengan dimensi waktu dan ruang. Harus terus diteliti, dikembangkan dan diperbaiki. Otak diberikn sang pencipta untuk berpikir itulahkelebihan manusia, sehingga penggunaan otak dengan baik yaitu dengan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah yang ada dan mencari pengetahuan yang ada di alam semesta ini. Jangan merasa puas dengan pengetahuan yang skerang sudah dimiliki :))

    ReplyDelete
  15. Bayuk Nusantara Kr.J.T
    18701261006
    PEP S3


    Saya setuju bahwa kita harus berpikir kritis. Berpikir kritis akan menghindarkan kita dari jargon. Dengan berpikir kritis, kita akan memperoleh pengetahuan baru. Kuta harus bisa merangsang diri kita sendiri untuk tetap berpikir kritis terhadap suatu hal.

    ReplyDelete
  16. Fabri Hidayatullah
    18709251028
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Filsafat membiasakan kita untuk berpikir kritis. Membuat tesis dan antitesis tetapi tetap menetapkan pegangan sesuai dengan ajaran agama. Maka melalui tesis dan antitesis filsafat mengajak manusia untuk dapat mengembangkan ilmu, melengkapi teori-teori yang sudah ada. Bahkan mungkin saja mematahkan teori-teori yang tidak relevan. Seperti yang dilakukan cantraka dan bagawat di dalam elegi ini. Dalam elegi ini, disebutkan bahwa sesungguhnya kemampuan otak merupakan kemampuan berpikir yang sangat kompleks. Setiap letak otak bisa mempunyai kemampuan masing-masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari, pengalaman hidup, sosial, filsafat, agama, maupun etnik yang kemudian disebut sebagai Teori imaginer Kemampuan Otak. Subhanallah, Allah SWT menciptakan manusia dengan begitu luar biasanya, semoga kita dapat mempergunakannya dengan sebaik-baiknya.

    ReplyDelete
  17. Rosi Anista
    18709251040
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr wb
    Setiap manusia memiliki kecenderungannya masing2 dalam penggunaan otak kanan atau otak kiri, baik sadar ataupun dibawah sadarnya. Kecenderungan berpikir dengan otak kanan ataupun kiri merupakan hasil dari suatu proses yang sangat panjang dan yang tak boleh kita lupakan adalah kecenderungan ini adalah suatu berkah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Kita dapat melihat dan mengetahui sebuah problem yang kita hadapi juga karna kita memiliki akal, dapat mencerna sebuah kondisi yang sedang terjadi, itulah akal, yang mana berfungsi sebagai penuntun kita di tengah-tengah kondisi apapun yang sedang kita hadapi.

    ReplyDelete
  18. Totok Victor Didik Saputro
    18709251002
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Selamat pagi Prof.
    Kemampuan otak adalah memproses apa yang ada dan mungkin ada dalam pikiran. Buah dari kemampuan yang dimiliki otak adalah pikiran. Pikiran menjelma menjadi bagian terpenting dalam menjalani kehidupan. Artinya hidup berawal dari pemikiran yang diwujudkan dalam bentuk tindakan. Tindakan kembali direspon oleh otak. Otak memilih dan memilah apa yang seharusnya dilakukan dan tidak dilakukan. Inilah keistimewaan yang dimiliki oleh otak. Terima kasih.

    ReplyDelete
  19. SUHERMI
    18709251007
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA A

    Otak merupakan pemberian yang luar biasa dari Sang Pencipta kepada makhluknya, yang memiliki cara kerja yang berbeda. Demikianlah sehingga bagaimana otak manusia bekerja berbeda dengan otak hewan, dimana manusia diberi kemampuan berfikir yang lebih tinggi dari pada hewan. Berbagai penelitian pun dilakukan tentang bagaimana proses kerja otak manusia. Dan otak manusia itu benar-benar bekerja ketika kita menggunakannya untuk berfikir. Tentang TIKO, memang sangat menarik. Dan sebaiknya kita menggunakan otak kita untuk berfikir kritis sebagaimana mestinya.

    ReplyDelete
  20. Surya Shofiyana Sukarman
    18709251017
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Seseorang dapat dan melakukan sesuatu karena adanya kerjasama dengan otak kita. kita ingin melakukan sesuatu itu diproses melalui otak, sehingga manusia bisa melakukan apa yang ia pikirkan. Teori Imajiner Kemampuan Otak yang menggambarkan bahwa ilmu filfasat itu tidak jauh dari kehidupan sehari-hari. dalam artian semua hal yang diciptakan pasti ada mafaatnya dan saling berhubungan. seperti yang diuraikan diatas, fungsi otak belakang, depan, belakang dan tengah itu masing-masing mempunyai contoh sesuai dengan letaknya.

    ReplyDelete
  21. Herlingga Putuwita Nanmumpuni
    18709251033
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Perbedaan manusia dengan makhluk hidup lainnya adalah pada akal pikirannya. Ketika membicarakan tentang akal pikiran maka konteksnya berkaitan pula dengan otak. Bagi manusia otak adalah organ yang penting sebagai pengendali kesehatan dan kecerdasan. Otak tidak hanya berfungsi untuk berpikir, tetapi juga menjadi pusat dari segala aktivitas tubuh manusia, mulai dari adanya stimulus, pemrosesan, hingga rangsangan atau timbal balik yang diberikan oleh tubuh. Hal itu dikarenakan otak merupakan pengolah informasi yang diperoleh indra, yang selanjutnya diubah menjadi rasa dan tindakan. Otak juga bertugas dalam mengatur proses kognitif, seperti menghafal, berpikir, ataupun belajar. Sehingga, tanpa keberadaan otak, manusia tidak akan mampu tumbuh dengan baik dan tidak dapat beradaptasi dengan lingkungan.

    ReplyDelete
  22. Deden Hidayat
    18709251032
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Dari elegi tersebut dinyatakan bahwa kemampuan otak adalah kemampuan berpikir. Dimana berpikir sendiri merupakan sesuatu yang sangat kompleks. Berpikir dapat dipengaruhi oleh berbagai keadaan, seperti keadaan kejiwaan, pengalaman sosial, keadaan sakit, keyakinan, dan yang lainnya. Pengaruh-pengaruh tersebut merupakan sebuah rangsangan yang dapat membentuk pola pikir dalam diri kita. Semakin banyak pengalaman yang kita lakukan maka kita akan semakin baik dalam menyikapi sesuatu.

    ReplyDelete
  23. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Pikiran yang letaknya ada di kepala manusia yang di dalam tengkorak ada otak yang menjadi pusat pikirnya manusia. Otak mempunyai sambungan atau akar ke berbagai jaringan tubuh manusia yang nantinya mengendalikan perilaku manusia. Dalam keadaan fisik tidak bergerak seperti halnya tidur, otak tidak pernah berhenti untuk bekerja, sehingga sungguh luar biasa ciptaan Allah, oleh karena itu dituntut untuk selalu bersyukur dan berterima kasih dan memuji atas kerja keras otak selama kita beraktifitas.

    ReplyDelete
  24. Eka Puspita Sari
    18709251035
    S2 PM B 2018

    Selama ini kemampuan otak dibagi menjadi otak kiri dan kanan, masing-masing darinya mengontrol berbagai jenis pemikiran yang berbeda. Menurut teori yang berkembang selama ini manusia hanya akan dominan di salah satu bagian saja, sangat jarang yang memliki keseimbangan antara dua bagian otak tersebut. Orang yang lebih dominan menggunakan otak kiri dikatakan lebih logis, analitis dan objektif. Sedangkan orang yang dominan menggunakan otak kanan dikatakan lebih intuitif, bijaksana dan subjektif. Otak kiri berhubungan dengan kecerdasan kognitif seseorang, sedangkan otak kanan berhubungan dengan keindahan, seni dan lain-lain. Jika otak hanya terbagi atas dua bagian, yang satu berhubungan dengan kecerdasan dan yang satunya berhubungan dengan seni dan keindahan, lantas dimanakah letak dari pikiran-pikiran yang memikirikan Tuhannya. Dari elegi ini sang Begawat telah menjawabnya dan membagi otak dengan bagian yang lebih kompleks, atas bawah, kanan kiri, depan belakang. Dimana tiap bagiannya berlawanan satu sama lain, seperti misalnya otak atas yang lebih digunakan untuk memikirkan yang berhubungan dengan langit seperti perbuatan baik, Tuhan dan lain-lain. Sedangkan otak bawah memikirkan hal-hal yang berbanding terbalik dengan otak atas, seperti bersifat buruk, tidak jujur, sombong dan lain-lain

    ReplyDelete
  25. Nur Afni
    18709251027
    S2 Pendidikan Matematika B 2018


    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Kemampuan otak sudah diciptakan sedemikian rupa oleh Tuhan dengan kapasitas dan fungsinya masing-masing. Kemampuan otak berdasarkan tata letaknya juga memiliki fungsi dan peran untuk digunakan berpikir kritis, kreatif, berfilsafat, sesuai dengan pengalaman sehari-hari maupun pengalaman hidup. Tugas manusia adalah menggunakan otak atau mengasah otak dengan berpikir kritis dan kreatif sesuai dengan pengalaman. terimakasih

    ReplyDelete
  26. Dita Aldila Krisma
    18709251012
    PPs Pendidikan Matematika A 2018

    Elegi di atas menggambarkan kemampuan otak dalam memproses informasi pada tiap-tiap bagiannya. Kemampuan otak dalam memikirkan berbagai hal sesuai dengan pengalamannya. Atas pengalaman yang kita miliki dan selanjutnya akan diproses dalam otak kita maka sudah selayaknya kita berpikir kritis terhadap suatu hal agar kita tidak terjebak dalam mitos-mitos.

    ReplyDelete
  27. Hasmiwati
    18709251023
    S2 Pend.Matematika B 2018

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Dari elegi diatas bahwa kemampuan otak itu adalah kemampuan berpikir. Berpikir itu sangat kompleks. Bahkan keadaan kejiwaan dan pengalaman sosial juga bisa mempengaruhi kemampuan berpikir seseorang. Keadaan sakit atau cacat juga bisa mempengaruhi kemampuan berpikir seseorang. Keyakinan juga berpengaruh terhadap kemampuan berpikir seseorang. Dengan demikian, kita diajak berpikir dengan cara yang ‘berbeda’ dalam memahami teori kemampuan otak. Bukan hanya sekedar ‘mengimani’ teori yang sudah ada, melainkan lebih kreatif lagi untuk memikirkan hal lain.

    ReplyDelete
  28. Hasmiwati
    18709251023
    S2 Pend.Matematika B 2018

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Sebenarnya, setiap orang memiliki tingkat kemampuan berpikir yang seringkali ia sendiri tidak menyadarinya. Ketika mulai menggunakan kemampuan berpikir tersebut, fakta-fakta yang sampai sekarang tidak mampu diketahuinya, lambat-laun mulai terbuka di hadapannya. Semakin dalam ia berpikir, semakin bertambahlah kemampuan berpikirnya dan hal ini mungkin sekali berlaku bagi setiap orang. Harus disadari bahwa tiap orang mempunyai kebutuhan untuk berpikir serta menggunakan akalnya semaksimal mungkin.

    ReplyDelete
  29. Hasmiwati
    18709251023
    S2 Pend.Matematika B 2018

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Dari Elegi Membongkar Mitos Teori Kemampuan Otak tersebut dapat diketahui bahwa kemampuan otak itu adalah kemampuan berpikir yang sangat kompleks. Setiap letak otak kita bisa mempunyai kemampuan masing-masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari, pengalamn hidup, sosial, filsafat, agama, etnik. Mahabesar Allah yang telah menciptakan manusia dengan sempurna diciptakan dengan diberi otak dan pikiran. Semoga kita dapat mempergunakannya dengan sebaik-baiknya.

    ReplyDelete
  30. Hasmiwati
    18709251023
    S2 Pend.Matematika B 2018

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Teori merupakan hasil pemikiran dan penelitian seseorang, yang selanjutnya disebut ahli. Selama ini, belajar teori sama saja mengikuti apa yang ahli tersebut ungkapkan. Meskipun dalam hati berontak, karena tidak setuju. Namun apadaya berontak, tanpa pengalaman yang berarti. Melalui elegi membongkar mitos teori kemampuan otak, memberi kesadaran bahwasannya kemampuan otak sangat banyak dan belum sepenuhnya disadari sampai saat ini. Perlunya menjaga otak sebagai koordinator dari segala kegiatan.

    ReplyDelete
  31. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Menurut Cantraka bahwa kemampuan otak itu kemampuan berpikir yang sanagat kompleks. Bila dipahami lagi seperti itu jalannya pikiran yang ada di dalam otak manusia, karena memang otak manusia tidak pernah berhenti. Sehingga, hal apapun yang dianggap faktor luar yang bisanya memberikan efek pada tubuh bisa saja masuk ke dalam otak dan akhirnya mempengaruhi jalan pikir manusia yang bisa berubah-ubah. Sehingga pikiran dalam otak jangan sampai terpengaruh oleh orang-orang yang menginginkan perubahan dalam diri kita bila itu efeknya buruk bagi kita. Tergantung diri sendiri bagaimana menanggapi akan sikap pengaruh luar apakah bisa mempertahankan diri atau tidak, seharusnya bisa melindungi diri sendiri agar tidak mudah terpengaruh.

    ReplyDelete
  32. Kartianom
    18701261001
    S3 PEP 2018

    Berdasarkan elegi di atas saya mendapati bahwa otak merupakan ciptaan Tuhan yang membuat kita dapat berpikir. Berpikir bahwa terori-teori yang diciptakan oleh manusia belum tentu benar sepenuhnya. Hanya Tuhan yang menciptakannya lah yang Maha Tahu dari kemampuan otak tersebut. Masih banyak misteri Tuhan tentang kemampuan otak. Dan kita harus memanfaatkannya pemberian-Nya dalam hal berpikir positif.

    ReplyDelete
  33. Hendra B.
    18701261008
    PEP S3 2018

    teori yang dipaparkan cantraka cukup menarik untuk memaparkan kemampuan otak. Tetapi terlepas dari itu semua mengenai teori otak serta pembaian-pembagainnya yang tak kalah menarik bagi saya adalah beberapa kalimat yang menyatakan bahwa mereka akan memasarkan ide, publikasi buku, penjualan teori dan mengeruk keuntungan. jika demikian maka saya beranggapan bahwa ini juga termasuk dalam kejahatan dan saya menamainya kejahatan ilmiah.

    ReplyDelete
  34. Sintha Sih Dewanti
    18701261013
    PPs S3 PEP UNY

    Setiap orang tentunya akan berpikir dengan cara tertentu, memiliki minat lebih di daerah tertentu, dan di atas dan melampaui semua . Dalam berpikir tentunya menggunakan otak. Berpikir tidak hanya pada sesuatu yang sudah ada tapi juga yang mungkin ada. Otak terdiri dari beberapa bagian yang memiliki kecenderungan berpikir masing-masing. Otak kiri berpikir secara sadar, bernalar melalui logika, menganalisis dan mengatur emosi, sedangkan otak kanan berpikir secara tidak sadar, berhubungan dengan kreativitas. Tetapi semua itu ternyata tergantung dari kemampuan Otak, karena setiap letak otak bisa mempunyai kemampuan masing-masing sesuai dengan pengalaman sehari-hari, pengalamn hidup, sosial, filsafat, agama, etnik.

    ReplyDelete