Sep 20, 2013

Elegi Wancara dengan Dr Marsigit, MA bidang Pendidikan




by Marsigit 

EDUCATION

What subjects do you teach? What types of students do you have?
Mathematics Education
Philosophy of Mathematics Education

Epistemology
Psychology of mathematics education
Research on mathematics education
English for mathematics education
Method of teaching learning of mathematics
Philosophy
Microteaching
Lesson Study
Educational Management
Curriculum Development
Peer Teaching
International Perspective of Education
Ideology of Education
Can you provide a link to a site where we can see something about what you do or the center where you work?
http://staff.uny.ac.id
How have your past experiences prepared you for teaching? How did you become interested in education?
I develop the schema before teaching.
I perceive education is belong to students
Who was your most influential teacher and why?
My influential figure is Paul Ernest, Jaworsky, Ebbutt and Straker, Piaget, Immanuel Kant
What is your educational philosophy?
My educational philosophy is progressive, democratic, student centred, constructivist, facilitating, education for all, liberating, collaboration, sharing, education as a need, development, ...
What is the most challenging aspect of teaching for you?
The challenging aspect of education is how to improve individual human resources and its society
What kind of relationship do you have with your students?
I try to FACILITATE their learning. Students are adults and active learners. They should take their responsibility in their learning. They are the counterpart of their teachers. The teacher should promote communication in an unlimited time and space.
What is the secret to instilling interest in knowledge?
The secret is not instilling but constructing
What is your philosophy on homework and grading?
Homework is just for preaparation/apperception for next activity
There is no the best grading.
Is it possible to teach creativity? how?
Creativity can not be teach, but it need to be facilitated and encouraged. Creativity is something life. So the nature of students is their creativity. Creativity will come out from mutual synergistic interaction among students, teachers, environment and its society in the context of space and time.
How do you establish authority? What do you do when a discipline problem arises?
It is very bad if the teacher think authority first. It should be the last. It is better if the authority is the results of a process. So the teacher will get his authority in nature.
How do you individualize your teaching? How do you handle the different ability levels of students in classes?
We need various method, resources and schema in order to facilitate differences and individual. Teacher should facilitate individual students to learn. There are various schema: schema of teaching, schema of interaction, and schema of achieving students' competencies. Method of teaching should flexible and dynamic.
What cooperative learning means to you. How have you used it?
I prefer cooperative approach than competitive one. Cooperation starts from the opens of mind, ability to hear, wishes to receive, good perception, positive thinking, ability to response, ability to deliver question, wishes to share, develop similar goal, develop similar method and scheme, provide space and time.
What do you expect from your supervisor? What qualities would you like to have in your principal?
Principal should understand philosophy to get clear picture of education; and should have concrete action to get meaningful educational practices.
What issues in education are of greatest concern to you?
My biggest issues of education is how to liberate education and education as a need. The key words of education issues are critical thinking, communication and universal.
Would it be a good thing if teachers had economic incentives based on student performance?
No, it is not good. Teachers' incentives should not directly based on students performance. Because education is for a longer term program
Besides more financial resources, what do today's schools lack?
Schools lack of vision and capacity and lack of collaborations
What are some ways you have incorporated technology into the classroom.
Technology should be perceived as a tool for communicating and promote interaction among the students and teachers.
In light of new technologies, do we need to reinvent the school, its methods and objectives?
To some extent, technology is teachers' creativity
If you could create the ideal school, what would it be like?
The ideal school should be a laboratory for students' development
What do you think schools will be like in 20 years?
In 20 years to come, the schools will influenced by mix factors e.g. local, national, international, etc
What are your professional goals? Where do you want to be in five years?
My professional goal is HRD. In 5 years to come I want to contribute/share my capacity systemically, rather than individual or a small group.
What qualities would you need to see in someone before advising him/her to go into teaching?
The teacher should make sure that education is the process of translating and to be translated.

Update, 2012
Yogyakarta

32 comments:

  1. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Setelah membaca Elegi wawancara dengan Profesor di bidang pendidikan, saya dapat menyimpulkan bahwa dalam pendidikan, sosok guru bukanlah hanya sekedar menyampaikan ilmu yang dimilkinya kepada para siswa, namun guru harus bisa mengetahui karakteristik siswanya, guru harus mampu mengembangkan potensi yang ada dalam diri siswa, dan membuat siswa lebih kreatif dalam pembelajaran. Tetapi, itu semua akan susah tercapai jika fasilitas terbatas, kemudian karakteristik setiap siswa itu berbeda, jadi guru akan kesulitan dalam menyampaikan ilmunya, jika guru tidak bisa memahami bagaimana karakteristik siswanya. Dan jika fasilitas sudah ada, guru harus bisa memaksimalkan fasilitas tersebut, hingga tujuan pembelajaran tercapai.

    ReplyDelete
  2. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Dalam elegi wawancara ini terdapat dua hal yang sangat penting dilakukan oleh seorang pendidik atau guru. Yang pertama adalah pentingnya membangun dan mengembangkan rancangan atau rencana sebelum memulai proses pembelajaran. Sebagai seorang guru sangatlah perlu adanya persiapan, karena melalui rancagan persiapan tersebut proses pembelajaran yang dilakukan bisa lebih teratur dan sistematis. Sehingga diharapkan seorang guru dapat memfasilitasi kebutuhan siswa. Kemudian hal yang sangat penting kedua adalah pembelajaran di kelas merupakan milik siswa, guru hanya memiliki peran sebagai fasilitator. Pembelajaran konstruktivisme dibutuhkan, karena pembelajaran tersebut dapat menempatkan siswa sebagai subjek dan bukan objek sehingga siswa pun dapat membangun konsepnya sendiri dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Seperti yang disebutkan dalam elegi wawancara tersebut, ketika kita mengajar kita harus memperhatikan perbedaan individu. Setiap individu pasti berbeda, tidak ada yang sama. Perbedaan kemanmpuan dari setiap individu membutuhkan peran penting seorang pendidik untuk memfasilitasi pembelajaran mereka dengan berbagai metode pembelajaran agar siswa dengan berbagai kemampuan dapat paham dan menikmati pembelajaran.

    ReplyDelete
  5. Firda Listia Dewi
    16701251014
    PEP S2 Kelas B

    Setelah mendalami Elegi Wawancara di bidang Pendidikan, saya dapat menyimpulkan bahwa pendidik harus menerapkan pembelajaran yang inovatif yaitu dengan menggunakan metode maupun media yang bervariasi karena peserta didik memiliki kemampuan dan gaya belajar yang berbeda-beda. Selain menggunakan metode belajar yang fleksibel dan dinamis, pendidik juga harus memberikan kesempatan kepada peserta didik supaya lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran.

    ReplyDelete
  6. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B (Angkatan 2016)

    Yang paling menarik bagi saya dari kutipan wawancara di atas adalah ketika Bapak Prof.Dr.Marsigit, MA menjawab pertanyaan “What is the secret to instilling interest in knowledge?”
    Dan jawabannya adalah “The secret is not instilling but constructing”.
    Yang belum banyak disadari bagi pendidik saat ini adalah selalu menanamkan pengetahuan ke dalam anak didiknya, padahal setiap anak didik sudah memiliki “knowledge” dan butuh ditumbuhkan bukan hanya ditanamkan. Inilah tuntutan besar terhadap sistem pendidikan di Indonesia, bahwa pengetahuan sejatinya ditumbuhkan bukan ditanamkan saja.

    ReplyDelete
  7. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    dalam pendidikan, sosok guru bukanlah hanya sekedar menyampaikan ilmu yang dimilkinya kepada para siswa, namun guru harus bisa mengetahui karakteristik siswanya, guru harus mampu mengembangkan potensi yang ada dalam diri siswa, dan membuat siswa lebih kreatif dalam pembelajaran. pembelajaran yang inovatif yaitu dengan menggunakan metode maupun media yang bervariasi karena peserta didik memiliki kemampuan dan gaya belajar yang berbeda-beda.

    ReplyDelete
  8. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Yang belum banyak disadari bagi pendidik saat ini adalah selalu menanamkan pengetahuan ke dalam anak didiknya. Perbedaan kemanmpuan dari setiap individu membutuhkan peran penting seorang pendidik untuk memfasilitasi pembelajaran mereka dengan berbagai metode pembelajaran agar siswa dengan berbagai kemampuan dapat paham dan menikmati pembelajaran.

    ReplyDelete
  9. Dewi Saputri
    13301241068
    Pendidikan Matematika I 2013

    Saya teringat Pak Marsigit sering menekankan bahwa guru itu memfasilitasi siswanya. Bukan memberikan pengetahuan tetapi memfasilitasi siswa untuk memperoleh pengetahuan. Jadi kemampuan guru ditantang dalam pembelajaran, ia tidak tampil tetapi berperan di balik layar. Teknologi pun juga sebagai fasilitas, bukan sesuatu yang searah saja..

    ReplyDelete
  10. Dewi Saputri
    13301241058
    Pendidikan Matematika I 2013

    Kemampuan siswa yang satu dengan yang lain berbeda-beda, maka satu metode tidak cukup untuk bisa memfasilitasi mereka semua. Bisa saja sangat efektif untuk seorang siswa tapi berbanding terbalik dengan siswa yang lainnya. Sehingga guru dituntut untuk kreatif dalam menggunakan beragam metode pembelajaran

    ReplyDelete
  11. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    How do you individualize your teaching? How do you handle the different ability levels of students in classes?
    We need various method, resources and schema in order to facilitate differences and individual. Teacher should facilitate individual students to learn. There are various schema: schema of teaching, schema of interaction, and schema of achieving students' competencies. Method of teaching should flexible and dynamic.
    kutipan diatas sangat sering dinyatakan oleh bapak marsigit di kelas bahwa pembelajaran tidak boleh dengan satu cara saja. ada banyak car yang ia dilakukan dalam pembelajaran agar kita mendapatan hasil yang terbaik dari suatu proses pembelajaran dikarenakan apa yang ada tidak tetap dan berubah-ubah. jadi tidak benar jika kita mengharuskan seluruh kegiatan pembelajaran di seluruh indonesia melkukan pembelajaran saintifik karena hal tersebut bertentangan dengan filsafat.

    ReplyDelete
  12. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    dari wawancara diatas, saya jadi tambah yakin tenatang apa yang telah saya lakuakn ketika PPl dengan guru pamong saya yaitu bapak sudiyono bahwa saya disuruh membuat PR ketika di akhir pembelajaran sebagai persiapan dan apersepsi untuk masuk ke BAB/materi selanjutnya pada perteuan pembelajaran yang akan datang, danini sesaui dengan jawaban engan pertanyaan wawancara dengan pak marsigit bahwa homework sebagai preparation / aperception.

    ReplyDelete
  13. Asma' Khiyarunnisa'
    16709251036
    PPs PM B 2016

    Elegi di atas merupakan pikiran dan pendapat Prof.Marsigit mengenai pendidikan. Keberhasilan suatu pendidikan dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, mulai dari siswa, guru, lembaga, fasilitas, dsb. Salah satu fungsi guru di dalam kelas adalah fasilitator, memfasilitasi siswa untuk belajar, jadi pengetahuan sebisa mungkin diperoleh sendiri oleh siswa dengan bantuan secukupnya dari guru supaya terjadi pembelajaran bermakna bagi siswa. Pendidikan merupakan proses menerjemahkan atau diterjemahkan.

    ReplyDelete
  14. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Fungsi guru tidak hanya sekedar transfer pengetahuan. Tetapi guru juga merupakan teladan bagi anak didiknya. Fungsi guru itu sendiri adalah menguatkan akidah siswa, membantu siswa membentuk kepribadian yang shalih dan menguasai IPTEK.

    Namun, peran guru tidaklah bisa optimal dalam kondisi sistem sekarang. Sistem yang diterapkan indonesia yaitu sistem kapitalis-sekuler yang dianut indonesia telah membuat guru kebingungan bagaiimana cara mendidik anak agar brkepribadian islam, sedangkan lingkungan sosial dan kehidupan siswa kurang mengkondisikan sedemikian.
    Permasalah ini tidaklah dipandang dari sudut masalah pendidikan saja. Namun, hal itu merupakan masalah manusia yang tersistem dan saling bersinergi. Jadi tidak hanya sistem pendidikannya saja yang diperbaiki, tetapi juga menyangkut supra sistem seperti ekonomi dan politik, dan sub sistem seperti sistem sosial, pendidikan, budaya, dll.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  15. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    saya tertarik dengan jawaban dari pertanyaan tersebut: How have your past experiences prepared you for teaching? How did you become interested in education?
    I develop the schema before teaching.
    I perceive education is belong to students
    jelas bahwa dalam melakukan PBM yang pertama harus membuat skema terlebih dahulu karena itu sangat penting dalam ketercapaian tujuan belajar, apakah sekema tersebut dalam bentuk RPP maupun yang lain, jadi dalam PBM jadi lebih terarah. dan kita juga harus menyadari bahwa pendidikan itu milik siswa bukan milik kita, maka kita harus membangun pengetahuan siswa atau mengajari siswa mengkonstruk pengetahuan yang dimilikinya, bukan mentranfer pengetahuan kepada siswa.

    ReplyDelete
  16. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    dalam PBM kita sebagai guru harus memahami menangani tingkat kemampuan yang berbeda dari siswa di kelas, sehingga guru harus perlu menggunakan berbagai metode dalam PBM, sumber daya dan skema untuk memfasilitasi perbedaan dan individu. Guru harus memfasilitasi siswa individu untuk belajar. Ada berbagai skema: skema pengajaran, skema interaksi, dan skema untuk mencapai kompetensi siswa. metode pengajaran harus fleksibel dan dinamis. sehingga metode belajar akan memenuhi kebutuhan siswa, dan PBM berjalan lancar.

    ReplyDelete
  17. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    dalam elegi ini menyampaikan kepada kita bahwa tugas guru bukan hanya mengajarkan materi-materi yang telah tertuang dalam silabus yang dirujuk dari kurikulum melainkan guru juga harus dapat mendidik siswanya, mengetahui potensi-potensi yang ada dalam diri siswa, meningkatkan kualitas spiritual mereka, mengayomi siswa. karena guru adalah orang tua siswa di sekolah.

    ReplyDelete
  18. Ika Dewi Fitria Maharani
    16709251027
    PPs UNY P.Mat B 2016

    Menjadi guru adalah menjadi fasilitator bagi sswa, karena sisiwa adalah manusia yang aktif dalam belaj. Mereka harus dapat memberikan respon terhadapa pembelajaran. Jangan sampai seorang guru memberikan instruksi yang berlebihan kepada siswa. Biarkan mereka untuk menikmati proses pembelajaran. Sekolah adalah laboratorium untuk mengembangkan siswa.

    ReplyDelete
  19. Dalam pendidikan, guru bukan hanya seorang pengajar tapi guru merupakan seorang pendidik yang mampu memfasilitasi seluruh siswanya agar siswanya mampu mengembangkan potensi yang ada didalam diri mereka. Dan guru juga dituntut untuk lebih inovatif dan kreatif dalam menggunakan metode-metode pembelajaran.


    M. Saufi Rahman
    S3 PEP Kelas A
    16701261024

    ReplyDelete
  20. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Pendidikan adalah salah satu ruang dan waktu yang ditiik beratkan dalam membimbing serta mengarahkan siswa melalui proses belajarnya. Banyak kendala dan faktor yang mempengaruhi terhambatnya pencapaian proses belajar. Sejauh ini guru menjadi momok yang mengemban tanggung jawab besar atas harapan dan kesuksesan tersebut. Seperti halnya dalam proses pembelajaran, guru perlu melibatkan siswa agar siswa tidak sekedar diam menerima pengetahuan melainkan bagaiaman membuat siswa belajar bermakna dengan segala karakteristiknya, dengan segala sarana dan prasarana, dengan waktu dan materi yang tesrsedia. Bahkan guru sendiri terkadang merasa kesulitan, karena tak ada kesempurnaan meskipun guru berusaha mencapainya.

    ReplyDelete
  21. Khaerudin
    16701621009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Membincangkan pendidikan bearti membincangkan masalah diri manusia sebagai makhluk tuhan yang dipersiapkan untuk menjadi khalifah Allah di muka bumi dalam kerangka mengabdi kepada tuhan.pendidikan islam dikaitkan dengan konsepsi kejadian manusia yang sejak awal kejadiannya sebagai makhluk tuhan yang paling sempurna yang dibekali potensi hidayah akal dan ilmu,maka itu merupakan proses panjang yang tidak berkesudahan sehingga siap untuk memikul amanat tuhan dan tanggung jawab,sepanjang dunia ini masih ada.

    ReplyDelete
  22. Khaerudin
    16701621009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Persoalan ideologi dalam pendidikan, memang merupakan masalah yang rumit, karena terkait dengan sistem nilai atau pola gagasan yang menjadi keyakinan seseorang atau kelompok, upaya untuk mengetahui ideologi pendidikan seseorang biasanya tidak cukup untuk membuat kita tahu apa yang paling mungkin untuk dilakukan dalam menggunakan struktur fundamental yang menghubungkan antara sistem nilai dengan kebijakan-kebijakan pendidikan.

    ReplyDelete
  23. Khaerudin
    16701621009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Secara umum kita mengetahui bahwa peta ideologi pendidikan di Indonesia lebih bersifat sentralistik, karena mengacu pada ideologi Negara yakni ideologi pancasila yang sarat dengan kepentingan-kepentingan penguasa Negara, namun dengan mencoba melalui implementasi instrument pendidikan, kita dapat memetakan ideologi pendidikan nasional.
    Mengkaji ideologi pendidikan di Indonesia, kita memerlukan pengetahuan tentang tripilogi (kurikulm). Dengan sistem MBS yang belum lama diberlakukan oleh pemerintah, disini coba diasumsikan bahwa MBS muncul karena: Keinginan untuk menyelaraskan antara materi pendidikan dengan kebutuhan peserta didik, serta Keinginan untuk mengoptimalkan otonomi sekolah dan daerah, sehingga beban (pendanaan) sedikit berkurang.

    ReplyDelete
  24. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    S2 PEP B 2016

    Berdasarkan elegi wawancara tersebut, yang dapat saya simpulkan bahwa antara guru dan siswa harus ada saling pengertian. Guru tidak hanya sekedar memberikan materi pembelajaran tetapi juga harus memahami karakteristik para siswanya. Guru harus lebih mengenal siswanya dan mengetahui kekurangan dan kelebihannya sehingga bisa menentuka metode belajar yang tepat agar materi yang disampaikan bisa diterima dengan baik oleh siswanya.

    ReplyDelete
  25. Rizqi Nefi Marlufi
    13301241035
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    What a meaningfull interview, Sir. Thanks for the answer of you that open my mind widely about Education, especially Mathematics Education as my majoring of. It's really inspired me, I wanna be like you Sir. It's not just being generalize but also must being a specialist for the main goal, become an expert teacher. Although I know that there's no a perfect human in life, It doesn't matter if we try to do the best. Being a teacher isn't an easy thing, but how to be a teacher properly to the student and the others.

    ReplyDelete
  26. Rizqi Nefi Marlufi
    13301241035
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    I very like your last answer "The teacher should make sure that education is the process of translating and to be translated". very nice sentences, Sir.
    As we know, when we talk about "education", it will be a discussion that will ever never end. There's so many problem, so many views, and it's so complex matter. from the classroom problems until the education's ideology of Indonesia itself, so I hope Indonesia's education system will be better and better for the years to come. aamiin

    ReplyDelete
  27. Rizqi Nefi Marlufi
    13301241035
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    We know from the posted article above that human is created to be a different types, characters and the ability. It means that think "creatively" is the best way of life to solve every problems that comes to life, also in education or teaching method, because teachers not only meet one student to teach but teachers will meet many character of student so it's necessary to do a "flexible" method of teaching to raise up the spirit on every student and become enjoy with the learning process without ignoring the "main" knowledge that they've learnt. I hope there's a best way of mathematics education's method that can improve the knowledge and the moral of student as well.

    ReplyDelete
  28. Septi Puji Rahayu
    13301241028
    Pendidikan Matematika A 2013

    Dalam pembelajaran siswa harus bisa secara mandiri mengkonstruk pengetahuan mereka sehingga apa yang mereka peroleh dapat lebih bermakna untuk diri mereka sendiri. Guru hanya berperan sebagai fasilitator dalam membentuk pengetahuan pada diri siswa.

    ReplyDelete
  29. Septi Puji Rahayu
    13301241028
    Pendidikan Matematika A 2013

    Dalam memunculkan kreativitas siswa diperlukan metode atau model pembelajaran yang tepat. Jadi, hendaknya pembelajaran harus dibuat rencananya sebaik mungkin agar dapat menghasilkan kegiatan belajar yang dapat mengembangkan kreativitas siswa. Belajar adalah mengembangkan ide-ide siswa.

    ReplyDelete
  30. Septi Puji Rahayu
    13301241028
    Pendidikan Matematika A 2013

    Agar terjadi hubungan yang harmonis maka harus ada unsur timbal balik antar unsur-unsur yang ada yaitu guru dan siswa. Jika guru menginginkan siswa agar ia lebih aktif dan kreatif maka guru juga harus bisa memfasilitasi siswa dengan pembelajaran yang kreatif pula. Dengan demikian maka akan terjalin hubungan yang baik pula.

    ReplyDelete
  31. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Dari elegi wawancara dengan Pak Profesor Marsigit, pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang berpusat pada siswa dan guru menjadi fasilitator, guru juga harus terus berkomunikasi dengan siswanya tanpa batas ruang dan waktu. Kreatifitas siswa harus difasilitasi dan didukung. Guru menggunakaan metode yang bervariasi, fleksibel, dan dinamis agar dapat memfasilitasi pembelajaran untuk setiap anak yang memililki kemampuan yang berbeda. Teknologi dapat dimanfaatkan di dalam kelas sebagai alat komunikasi antara guru dan siswa. Sekolah yang baik adalah sekolah yang menjadi tempat para siswa untuk mengembangkan kemampuannya.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  32. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Dari elegi di atas mengajarkan saya bahwa menjadi guru yang baik itu seperti pernyataan yang adal pada wawancara di atas. Betapa banyak kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan sebagian guru (mungkin saya juga) dalam pembelajaran matematika. Semoga kita bisa menjadi guru yang sebenarnya, guru yang menterjemahkan dan diterjemahkan.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id