Sep 20, 2013

Elegi Memahami Sang Kanopi




Oleh Marsigit

Precil:

Wah untung ada selembar daun padi ini. Jika tidak ada daun ini, pasti saya sudah ditelan oleh si Ular Kecil itu. Dia tidak mengetahui bahwa saya ada di sebalik daun padi. Hemm..jadi..selembar daun padi ini telah menyelamatkan nyawaku.

Ular Kecil:
Wah untung ada selembar daun padi ini. Jika tidak ada daun ini, pasti saya sudah ditelan oleh si Buaya Kecil itu. Dia tidak mengetahui bahwa saya ada di sebalik daun padi. Hemm..jadi..selembar daun padi ini telah menyelamatkan nyawaku.

Buaya Kecil:

Wah untung ada sebatang pohon ini. Jika tidak ada pohon ini, pasti saya sudah ditelan oleh si Ular Besar itu. Dia tidak mengetahui bahwa saya ada di sebalik pohon ini. Hemm..jadi..sebatang pohon ini telah menyelamatkan nyawaku.

Ular Besar:

Wah untung ada sebatang pohon ini. Jika tidak ada pohon ini, pasti saya sudah ditelan oleh si Buaya Raksasa itu. Dia tidak mengetahui bahwa saya ada di sebalik pohon ini. Hemm..jadi..sebatang pohon ini telah menyelamatkan nyawaku.

Buaya Raksasa:
Wah untung ada sebatang pohon ini. Jika tidak ada pohon ini, pasti saya sudah ditembak oleh si Pemburu itu. Dia tidak mengetahui bahwa saya ada di sebalik pohon ini. Hemm..jadi..sebatang pohon ini telah menyelamatkan nyawaku.

Pemburu:

Wah untung ada sebatang pohon ini. Jika tidak ada pohon ini, pasti saya sudah dimangsa oleh si Buaya Raksasa itu. Dia tidak mengetahui bahwa saya ada di sebalik pohon ini. Hemm..jadi..sebatang pohon ini telah menyelamatkan nyawaku.

Kanopi:

Hei..hei sebentar..Pada awalnya bicaramu itu urut dan enak di dengar. Tetapi setelah sampai Buaya Raksasa dan Pemburu..saya jadi agak bingung. Wahai sebuah pohon, apa yang sebenarnya terjadi? Engkau itu menyelamatkan si Buaya Raksasa atau si Pemburu?

Sebuah Pohon:
Oh Kanopi tuanku. Maafkanlah diriku. Bukankah aku hanya menjalankan sifat-sifat seperti sifat-sifat yang engkau jalankan pula.

Kanopi:
Lho..sifat yang bagaimana?

Sebuah Pohon:

Sifatku hanyalah sebatas sebagai pembatas. Sebagai sebuah pembatas maka kemampuanku juga terbatas. Karena kemampuanku adalah terbatas maka nilaiku adalah juga terbatas. Keterbatasan nilaiku itu ditandai dengan sifat yang aku timbulkan atau sifat yang mereka peroleh. Maka nilaiku itu tidaklah bersifat universal. Pada suatu saat aku dianggap menguntungkan oleh subyek yang satu, tetapi pada saat yang sama aku dianggap merugikan oleh subyek yang lainnya.

Kanopi:
Bagaimana daun padi? Apakah betul apa yang dikatakan oleh sebuah pohon itu?

Daun Padi:
Pada suatu saat saya dianggap menyelamatkan seekor Precil, tetapi pada saat yang sama aku dianggap merugikan oleh seekor Ular Kecil. Pada suatu saat yang lain aku dianggap menyelamatkan seekor Ular Kecil tetapi pada saat yang sama lainnya saya dianggap merugikan oleh seekor Buaya Kecil. Pada saat yang lain yang lainnya aku dianggap menyelamatkan seekor Buaya Kecil tetapi pada saat yang sama yang lain yang lainnya yang lainnya saya dianggap merugikan oleh seekor Ular Besar.

Kanopi:
Wah kalau begitu saya ingin melihat kinerja para kanopi.

Anak Kecil:
Wah untung pintunya tertutup. Jika pintunya tidak tertutup maka mainanku pasti direbut oleh Anak Besar itu. Kalau begitu pintu tertutup telah menyelamatkan permainanku.

Anak Besar:
Wah untung pintunya tertutup. Jika pintunya tidak tertutup maka kelakuanku pasti ditegur oleh Orang Dewasa Awam itu. Kalau begitu pintu tertutup telah menyelamatkan kelakuanku.

Orang Dewasa Awam:

Wah untung pintunya tertutup. Jika pintunya tidak tertutup maka kelakuanku pasti ditegur oleh Orang Dewasa Profesional itu. Kalau begitu pintu tertutup telah menyelamatkan kelakuanku.

Orang Dewasa Profesional:
Wah untung pintunya tertutup. Jika pintunya tidak tertutup maka kelakuanku pasti ditegur oleh Orang Dewasa Awam itu. Kalau begitu pintu tertutup telah menyelamatkan kelakuanku.

Kanopi:
Sebenter..sebentar.. Pada awalnya bicaramu itu urut dan enak di dengar. Tetapi setelah sampai
pada Orang Dewasa Awam dan Orang Dewasa Profesional saya jadi agak bingung. Wahai sebuah Pintu, apa yang sebenarnya terjadi? Engkau itu menyelamatkan Orang Dewasa Awam atau Orang Dewasa Profesional?

Pintu:
Oh..maaf sang Kanopi ...Maafkanlah diriku. Bukankah aku hanya menjalankan sifat-sifat seperti sifat-sifat yang engkau jalankan pula.

Kanopi:
Lho..sifat yang bagaimana?

Pintu:
Sifatku hanyalah sebatas sebagai pembatas. Sebagai sebuah pembatas maka kemampuanku juga terbatas. Karena kemampuanku adalah terbatas maka nilaiku adalah juga terbatas. Keterbatasan nilaiku itu ditandai dengan sifat yang aku timbulkan atau sifat yang mereka peroleh. Maka nilaiku itu tidaklah bersifat universal. Pada suatu saat aku dianggap menguntungkan oleh subyek yang satu, tetapi pada saat yang sama aku dianggap merugikan oleh subyek yang lainnya.

Kanopi:
Konkritnya?

Pintu:

Orang Dewasa Awam atau Orang Dewasa Profesional pada saat yang sama bisa menilai diriku secara berbeda, tetapi juga bisa memberikan penilaian yang sama. Semua itu tergantung keadaan mereka. Tetapi pada kesempatan ini akun ingin bertanya kepada engkau wahai Kanopi. Jika engkau tidak bisa menjawab pertanyaanku ini janganlah engkau mengaku-aku sebagai pemimpinku.

Kanopi:

Silahkan..apa pertanyaanmu?

Pintu:

Apakah Kanopi bisa ikut disalahkan dan menanggung dosa-dosa atas peran dan fungsinya? Sampai di mana batasan sang Kanopi itu?

Kanopi:

Oh..ah..aku agak ragu. Dikarenakan aku terlalu sibuk melayani fungsi-fungsi ku maka aku tidak pernah memikirkan segala pertanyaanmu itu. Oh siapakah yang dapat membantu diriku menjawab pertanyaan-pertanyaan sang Pintu ini?

Orang Tua Berambut Putih:

Wahai semua Kanopi...seperti apa yang selalu aku janjikan, maka aku selalu datang pada setiap orang yang bertanya apapun pertanyaanmu itu. Ada baiknya kita menyaksikan kejadian-kejadiannya dulu sebelum anda mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan itu.

Pemimpin Utama:
Hemm..situasinya sangat sulit. Jika Kanopi ini tidak berfungsi maka bisa terancam kedudukanku. Seluruh wargaku tanpa kecuali ingin menghancurkan dirimu. Oh Kanopiku..teguhkan dan mantapkan langkahmu itu, untuk saat ini aku betul-betul mengandalkan dirimu. Hidup matiku tergantung dirimu. Maka apapun syarat-syarat yang engkau minta, pasti aku penuhi, yang penting jagalah diriku agar sifatku yang satu ini jangan sampai terungkap. Wahai Pemimpin Madya apakah engkau cukup mengerti dengan simbol-sombolku?

Pemimpin Madya:
Wahai Pemimpin Utama tuanku. Aku persembahkan seluruh hidupku untuk menjadi Kanopimu. Aku akan menjaga bahkan kulitmu tidak akan pernah tersentuh selama aku masih mampu menghirup udara.

Pemimpin Utama:
Hemm...situasinya kok masih stagnan. Bagaimana rakyatku bisa maju dan sejahtera jika mereka hobinya berlindung dibalik Kanopi-Kanopi? Oh..Kanopi..Kanopi..engkau memang betul-betul kejam. Engkau itu betul-betul musuh rakyat dan bangsaku. Wahai Pemimpin Madya apakah engkau cukup mengerti dengan simbol-sombolku?

Pemimpin Madya:
Wahai Pemimpin Utama tuanku. Aku persembahkan seluruh hidupku untuk membongkar Kanopi-Kanopi itu. Aku adalah panglimamu yang terdepan dalam memberantas Kanopi-Kanopi itu?

Orang Tua Berambut Putih:
Wahai Kanopi apakah engkau cukup mengerti dengan simbol-sombolku?

Kanopi:
Wahai Orang Tua Berambut Putih...jangan bingungkanlah diriku itu. Aku betul-betul bingung menyaksikan kelakuan Pemimpin Utama. Lebih bingung lagi ketika menyaksikan kelakuan Pemimpin Madya. Wahai Orang Tua Berambut Putih...apakah sebetul-betulnya batasan Kanopi itu?

Orang Tua Berambut Putih:

Itulah yang terjadi. Kita telah dan sedang menyaksikan Pemimpin Utama bingung. Jika Pemimpin Utama bingung maka Pemimpin Madya tentu bingung. Maka semua rakyat tentu akan bingung juga.

Kanopi:
Lalu..apa kaitannya pemimpin bingung dengan Kanopi?

Orang Tua Berambut Putih:

Kanopi bisa berupa apa saja. Jika dia adalah benda mati maka dia mempunyai nilai-nilai pasif. Nilai-nilai pasif itu bisa positif tetapi juga bisa negatif, tergantung subyek pelakunya. Tetapi Kanopi itu juga bisa berupa subyek hidup. Tidak hanya itu saja, Kanopi ternyata juga bisa berupa suatu Sistem. Jika engkau bicara sistem, maka Kanopi itu ternyata juga bisa pemerintahan, negara, institusi, rejim, kelompok negara. Dibalik Kanopi negatif itulah bercokol korupsi, kolusi, nepotisme, penyelewengan Bank Century, dst. Maka setinggi-tinggi Kanopi negatif itu adalah perbuatan para bajul barat, syaetan, thek-thekan, ancak ogro...itulah para prajuritnya Black Hole Diraja. Itulah perilaku para noekapital dan neopragmatis. Sedangkan Kanopi positif itu hadirlah para malaikat di situ. Kanopi positif itulah doa-doamu, ...itulah Kuasa Tuhan YME. Dibalik Kanopi positif itulah keikhlasan dan daya kritismu. Sungguh Allah SWT telah menciptakan bermacam-macam hal agar manusia memikirkannya. Maka berlindunglah dan mohon syafaatlah keharibaan Allah SWT. Sehebat-hebat Kanopi negatif tidaklah akan mampu menghadapi Kanopi positif. Sehebat-hebat kelakuan negatif Pemimpin Utama, tidaklah mampu dia melindungi dan mempertahankannya. Segala puji dan syukur hanya untuk Mu ya Allah. Amiin.

60 comments:

  1. Raden Muchammad Nurrizal Hasbi Ashshidiqqie
    13301244013
    S1 Pendidikan Matematika C 2013

    Kanopi merupakan pelindung. Layaknya fungsi pakaian bagi manusia, dalam filsafat kanopi merupakan pelindung. Kanopi ada yang positif dan ada yang negatif bergantung pada apa yang dilindungi. Bila hal baik berdiri dibalik kanopi maka kanopi itu bersifat positif, namun bila yang berdiri dibalik kanopi merupakan hal-hal buruk seperti korupsi, kolusi, dll., maka kanopi tersebut bersifat negatif.

    ReplyDelete
  2. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Segala sesuatu memiliki keterbatasan, dia bisa menguntungkan tetapi di sisi lain dia juga bisa merugikan. Hal itu tergantung pada kondisi. Sehingga tidaklah pantas untuk menyombongkan bahwa dia menjadi sosok yang bermanfaat, sungguh itu hanya penglihatan dari satu sisi. Segala sesuatu pasti memiliki kontradiksinya, sehingga sesuatu yang menguntungkan di sisi lain juga merugikan untuk sisi yang lainnya juga.

    ReplyDelete
  3. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Kanopi di sini diibaratkan sebagai pelindung yang memiliki nilai positif berupa keberuntungan maupun nilai negatif berupa kerugian. Keberuntungan didapat bagi yang berlindung, sedangkan kerugian didapat bagi pihak lain yang tanpa sengaja terimbas dari keberlindungan kanopi. Sebagai contoh saya mengambil paku ranjau di jalan raya, maka akan menguntungkan pengguna jalan sementara akan merugikan omset penambal benen si penebar ranjau. Maka tetaplah kita harus bersyukur kepada Allah swt terhadap situasi apapun yang sedang dihadapkan pada kita baik itu keberuntungan maupun kerugian.

    ReplyDelete
  4. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B (Angkatan 2016)

    Kanopi dapat dianalogikan sebagai pembatas. Sebagai sebuah pembatas, kemampuan yang dimiliki pun terbatas. Karena kemampuan terbatas maka nilainya juga terbatas. Keterbatasan nilai ditandai dengan sifat yang ditimbulkan atau yang diperoleh.
    Kanopi positif adalah keikhlasan dan daya kritis kita. Dan sehebat-hebat Kanopi negatif tidaklah akan mampu menghadapi Kanopi positif.
    Sungguh Allah SWT telah menciptakan bermacam-macam hal agar manusia memikirkannya. Jangan pernah lupa bahwa semua ada aturan dan batasnya. Dan yang terpenting, jangan lupa untuk mensyukurinya.

    ReplyDelete
  5. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Manusia adalah mahluk yang berbatas artinya manusia tidak dapat melakukan segala sesuatu dengan sempurna.Ada 2 cara menyikapi keterbatasan manusia, pertama melihat keterbatasan dengan ikhlas dan daya kritis yaitu menerima dengan ikhlas bahwa hakekat manusia adalah terbatas tapi tetap berusaha (ikhtiar) untuk menjadikan keterbatasan sebagai sesuatu yang positif sedangkan kedua adalah tidak mampu menerima keterbatasan sehingga melakukan segala cara untuk melawan kodrat manusia, misalnya seseorang yang tidak mempunyai uang yang cukup untuk memenuhi keinginannya (terbatas) sehingga ia memilih untuk merampas hak orang lain dengan melakukan korupsi.Maka sebenar-benarnya manusia semua telah diciptakan dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing agar manusia sadar bahwa dia lemah dan tidak dapat hidup tanpa lindungan dan kasih dari Tuhan YME.

    ReplyDelete
  6. PEP S2 B
    Kanopi dapat berupa apapun, benda mati maupun benda hidup. Jika benda mati, maka bersifat pasif, jika benda hidup pun misalkan tidak bisa bergerak akan bersifat pasif, yang mana akan memberikan efek positif dan negatif. Efek positif negatif juga relatof, tergantung ruang dan waktu, tergantung subjek, tergantung cara pandangnya.
    Jika berbicara sebuah sistem, pemerintahan, kanopi terbesar adalah pemimpinnya, senua bergantung pada sistem yang di buat sehingga kanopi yang di bangun mampu melindung. Akan tetapi tidak semua kanopi bersimbol sebagai kondisi nyaman, perlu keluar dari kanopi mana kala diperlukan, perlu keluar dari zona nyaman mana kala diperlukan perjuangan untuk harapan yang besar

    ReplyDelete
  7. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Kanopi merupakan pelindung, Kanopi ada yang positif dan ada yang negatif bergantung pada apa yang dilindungi.Kanopi dapat dianalogikan sebagai pembatas. Sebagai sebuah pembatas, kemampuan yang dimiliki pun terbatas. Karena kemampuan terbatas maka nilainya juga terbatas.

    ReplyDelete
  8. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Kanopi ada yang positif dan ada yang negatif bergantung pada apa yang dilindungi.Kanopi dapat dianalogikan sebagai pembatas. Sebagai sebuah pembatas, kemampuan yang dimiliki pun terbatas. Karena kemampuan terbatas maka nilainya juga terbatas.Kanopi di sini diibaratkan sebagai pelindung yang memiliki nilai positif berupa keberuntungan maupun nilai negatif berupa kerugian. Keberuntungan didapat bagi yang berlindung, sedangkan kerugian didapat bagi pihak lain yang tanpa sengaja terimbas dari keberlindungan kanopi.

    ReplyDelete
  9. Eka Pravista
    13301241004
    Pendidikan Matematika A 2013

    Kita di pandang baik kadangkala bukalah karena kita benar-benar baik. Namun karena Allah menutupi aib kita. Hakekatnya Kita dianggap baik bukan karena kebaikan-kebaikan tapi karena Allah menutupi aib-aib kita. Jangan pernah ujub dengan amalan kita, jangan pernah terpedaya dengan pujian mereka yang memujimu, kalau ada satu aib kita saja diungkap oleh Allah maka semua pujian akan menjadi celaan. Oleh karena itu, janganlah sekali-kali kita sibuk mengorek aib orang lain padahal aib diri sendiri yang begitu banyaknya telah Allah tutupi.

    ReplyDelete
  10. ANDI SRI MARDIYANTI SYAM
    16701251031
    PPs PEP B 2016

    Bismillahirrohmaanirrohiim.
    Assalamulaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Stigma dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan ciri negative yang menempel pada pribadi seseorang karena pengaruh lingkungannya. Stigma merupakan berbagai pandangan orang yang menilai negative pada diri kita, hal yang kita lakukan bahkan pada pemikiran kita.
    Hampir setiap hari kita menjumpai stigma. Dari teman, tetangga, orang lewat bahkan dari keluarga sendiri. Contohnya, sebuah stigma yang biasa melekat pada wanita yang selalu pulang larut malam. Pasti banyak orang-orang disekitarnya yang langsung memberikan cap bahwa wanita tersebut wanita tidak baik tanpa melihat apa yang sebenarnya dilakukan oleh wanita tersebut sehingga pulang larut malam. Itulah stigma.Stigma ini akan selalu datang tanpa di dahului fakta karena kebanyakan kita tidak ingin tahu apa fakta di balik semua itu.

    Terima kasih,
    Wassalamu Alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  11. ANDI SRI MARDIYANTI SYAM
    16701251031
    PPs PEP B 2016

    Bismillahirrohmaanirrohiim.
    Assalamulaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Stigma tidak selamanya negative, kita juga bisa menjadikan stigma ini sesuatu yang positif di kehidupan kira sehari-hari. Jika kita memahami arti hidup maka stigma sebenarnya bisa menjadi percikan semangat hidup. Meskipun, kebanyakan kita memang menjadikan sebagai penghambat hidup kita, sehingga hidup selalu dalam bayang-bayang stigma, merasa terkekang bagai dalam penjara.
    Menanggapi hal tersebut, minimal ada dua pilihan dalam menjalaninya. Mengikuti stigma atau melawan!. Untuk melawan stigma pertama kita harus bedamai dengan stigma itu sendiri dengan tidak memikirkannya. Lalu kita harus menunjukkan bagaimana diri kita yang sebenarnya kepada ornag-orang yang memiliki stigma terhadap kita. Kita harus membiarkan semua stigma yang ada untuk diri kita dengan tujuan bahwa apa yang kita lakukan pasti akan membuahkan hasil dan dari hasil itu bisa menjadi senjata kita untuk melawan stigma sehingga orang yang memiliki stigma kepada kita tahu yang sebenarnya dan dengan sendirinya memuja diri kita.

    Terima kasih,
    Wassalamu Alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  12. Dewi Saputri
    13301241068
    Pendidikan Matematika I 2013

    Kanopi bisa berupa kanopi positif dan negatif, bisa menguntungkan dan merugikan. Semua tergantung kondisinya. Kanopi negatif itu tempat berlindung segala perbuatan-perbuatan negatif yang ada. Perbuatan-perbuatan negatif saat ini sangat banyak, namun masih ada kanopi positif, dia adalah doa dan kuasa Tuhan YME

    ReplyDelete
  13. Endah Kusrini
    13301241075
    Pendidikan Matematika I 2013

    "Sehebat-hebat kanopi negatif tidak akan mampu mengalahkan kanopi positif". Memang sehebat-hebatnya perilaku jahat tidak akan mampu mengalahkan kebaikan.

    ReplyDelete
  14. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Kanopi bisa berupa apa saja. Jika dia adalah benda mati maka dia mempunyai nilai-nilai pasif. Nilai-nilai pasif itu bisa positif tetapi juga bisa negatif, tergantung subyek pelakunya. Tetapi Kanopi itu juga bisa berupa subyek hidup. Tidak hanya itu saja, Kanopi ternyata juga bisa berupa suatu Sistem. Jika engkau bicara sistem, maka Kanopi itu ternyata juga bisa pemerintahan, negara, institusi, rejim, kelompok negara. Dibalik Kanopi negatif itulah bercokol korupsi, kolusi, nepotisme, penyelewengan Bank Century, dst.
    artinya kanopi disini mewalkili apa saja dan bisa digantikan dengan apa saja. karena seerti kanopi, semua hal di dunia memiliki sifat positif dan negatif yang sama pula.

    ReplyDelete
  15. Lazuardi Nugroho
    13301244017
    S1 Pendidikan Matematika C 2013
    Kanopi diibaratkan sebuah pelindung. Pelindung tersebut bisa dalam bentuk benda mati atau benda hidup. Pelindung dapat dipandang positif dan juga negative tergantung dari sudut pandang dan subyek pelakunya. Pelindung memuat nilai positif misalnya orang yang berteduh di bawah tenda agar tidak kehujanan, atau misalkan anak kecil yang memeluk ayahnya karena rasa takut akan suatu hal.

    ReplyDelete
  16. Lazuardi Nugroho
    13301244017
    S1 Pendidikan Matematika C 2013
    Pelindung memuat nilai negative misalnya praktik KKN (Korupsi,Kolusi,dan Nepotisme ) dalam lingkungan pemerintahan yangmana pelakunya adalah pejabat-pejabat yang tidak amanah.

    ReplyDelete
  17. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    dari postingan diatas, saya jadi tahu apa yng dimaskud dengan kanopi, kanopi yang dimaksud adalah tempat bersandar, kanopi bisa dalam bentuk yang abstrak dan dalam bentuk yang kongkrit. sebaik-baiknya kanopi adalah doa dan tuhan.

    ReplyDelete
  18. ERFIANA NUR LAILA
    13301244009
    Pendidikan Matematika C 2013

    Memahami kanopi yang kita miliki masing-masing merupakan suatu tanggung jawab kita terhadap diri kita sendiri. Jika kita memahami kanopi kita, maka segala hal yang telah kita lalui aka kita anggap sebagai hal yang selalu memiliki makna di baliknya, Lalu bagaimana kita memahami kanopi yang kita miliki adalah tergantung pada sudut pandang yang kita gunakan, jika kita membiasakan untuk selalu berpikir positif, maka kanopi yang kita ciptakan adalah kanopi yang sifatnya positif, dan begitu pula sebaliknya. Oleh karena itu marilah kita membiasakan berpikir positif agar hidup yang kita lalui semakin baik dan baik terus menerus. aamiin,

    ReplyDelete
  19. KASYIFATUN AENI
    13301241055
    PENDIDIKAN MATEMATIKA A 2013

    Sejujurnya, saya baru tau istilah kanopi setelah saya membaca artikel bapak ini..

    Menurut pandangan saya, kanopi dalam elegi di atas dapat pula diartikan sebagai pembatas. Pembatas tersebut dapat bersifat positif maupun negatif. Kanopi atau pembatas positif contohnya adalah kehadiran para malaikat yang membatasi seseorang dari berperilaku negatif. Sedangkan kanopi negatif contohnya adalah sistem neokapitalis yang dapat membuat banyak orang melakukan hal-hal negatif, misalnya korupsi.

    terimakasih Prof..

    ReplyDelete
  20. Kartika Nur Oktaviani
    16709251032
    Pendidikan Matematika S2 UNY kelas B

    Assalamu'alaikum wr wb.
    Di mata orang lain, seseorang bisa saja dianggap baik, atau buruk. Jika ada yang tidak suka, sebaik-baik kita pastilah ada celanya. Begitu juga sebaliknya. Untuk itu, yang terpenting menurut saya adalah menjadi diri sendiri. Dan selalu taat kepada Tuhan. Juga melakukan pekerjaan kita semaksimal mungkin Dan sebaik-baiknya.
    Wassalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  21. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Kanopi dapat berupa apapun. Semuanya tergantung apa yang akan kita pilih. Karena hal yang harus dilakukan adalah lebih mendekatkan diri kepada Tuhan sebagai sandaran hidup.

    ReplyDelete
  22. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    kanopi adalah tempat perlindungan dimana kita dapat berada di dalamnya untuk terlindung dari sesuatu. Dalam negara, kanopi dapat disebut sebagai sistem pemerintahan yang ada dalam negara tersebut dimana untuk melindungi rakyatnya dari sistem-sisten yang dari negara-negara lain. akan tetapi dalam sistem yang besar terdapat sistem-sistem kecil yang saling terhubung di dalamnya, dan apabila sistem-sistem tersebut tidak saling linear maka bisa jadi negara tersebut akan porak-poranda akibat dari kekacauan yang timbul karena sistem yang salah.

    ReplyDelete
  23. Retno Widyaningrum
    16701261004
    Kanopi dibaratkan sebagai benda mati, maka ada kanopi positip ada kanopi negatip. Kanopi positip jika dibalik kanopi itu banyak hal-hal positip. Misal uang maka membangun sarana masyarakat, memberi beasiswa, menyantuni anak yatim, dll. Sedangkan kanpoi negatip antara lain membeli narkoba, membayar pembunuh, membayar aborsi, dll. Oleh sebab itu bagaimana kita mampu menggunakan menjadi positip itu terbaik.

    ReplyDelete
  24. Retno Widyaningrum
    16701261004
    Kanopi diibaratkan benda hidup, maka ada kanopi positip ada kanopi negatip. Kanopi positip jika dibalik kanopi itu banyak hal-hal positip. Misal kucing, maka menjadi sahabat manusia terutama untuk anak-anak kecil, menjadi peliharaan yang menarik, mampu membunuh tikus. Kanopi negatif dibelakangnya dapat sebagai pembawa bakteri Toksoplasma, pembawa penyakit kutu, jorok. Maknanya adalah sesuatu itu bisa menjadi positip dan negatip tergantung bagaimana memandang dan memanfaatkannya.

    ReplyDelete
  25. Retno Widyaningrum
    16701261004
    Kanopi diibaratkan sistem pedaftaran mahasiswa. Maka ada kanopi positip ada kanopi negatip. Kanopi positip jika dibalik kanopi itu banyak hal-hal positip, seperti penyaringan anak yang berprestasi dibidangnya, penyaringan anak yang berbakat, berkompetisi, dll. Kanopi negati bila pendaftaran bisa di manipulasi data, ada joki dalam sistem tes, tidak ada pengukuran yang jelas.

    ReplyDelete
  26. Seftika Anggraini
    13301241013
    Pendidikan Matematika I 2013

    Kanopi dapat bernilai positif atau negatif. Positif atau negatifnya kanopi itu bergantung pada bagaimana kita memandang dan mempergunakan kanopi tersebut. Beberapa contoh telah disampaikan oleh Ibu Retno pada komentar sebelumnya. Sebagai manusia kita selalu berusaha untuk menempatkan atau menjadi kanopi yang positif.
    Terima kasih

    ReplyDelete
  27. LINA
    16701261022
    PEP-A/2016


    Fungsi dan sifat kanopi itu relatif, bergantung kepada siapa dia berhadapan. Jika dia dihadapkan dengan sesuatu yang baik, maka dia akan berfungsi menjadi hal yang baik. Jika yang dihadapinya adalah malaikat, maka dia akan menjalankan fungsinya seperti malaikat. Akan tetpi jika yang dihadainya adalah syaitan, maka dia akan melindungi dan menghasilkan kejahatan.

    ReplyDelete
  28. LINA
    16701261022
    PEP-A/2016


    Allah SWT menciptakan bermacam-macam hal agar manusia mampu berpikir. Mengapa Allah menciptakan keburukan? supaya manusia bisa memahami hakikat kebaikan. Mengapa Allah menciptakan rasa sakit? supaya manusia bisa merasakan sehat. Mengapa Allah menciptakan musuh? supaya manusia tahu seperti apa sesungguhnya seorang kawan. Keberadaan ciptaanNya yang beraneka ragam ini hendaknya membuat manusia semakin kritis, yang pada hakikatnya, supaya manusia bisa membedakan kebaikan dari keburukan.

    ReplyDelete
  29. Manusia sebagai kanopi, ia meneduhkan tiap cacing di perut-perut yang kelaparan. Manusia sebagai perantara ilmu menyampaikan kajian yang ia miliki melalui elegi dalam kehidupan. Ilmu pengetahuan yang dimiliki hanya melalui tiap elemen dalam pemikiran yang dimiliki.Ilmu bisa mengendap dan bersejarah dalam pembagian ilmu lainnya. Manusia saling menyatu dalam cerita elegi lama.

    "Jika engkau bicara sistem, maka Kanopi itu ternyata juga bisa pemerintahan, negara, institusi, rejim, kelompok negara. Dibalik Kanopi negatif itulah bercokol korupsi, kolusi, nepotisme, penyelewengan Bank Century, dst."

    Ilmu sebagai kanopi mengandung banyak cerita logos yang terus berkembang sampai mitos pada akhirnya membentuk mitos-mitos lainnya. Ilmu menjadi sebuah kanopi untuk menceritakan kisahnya pada teras-teras keinginan manusia. Ilmu memunyai batasnya cukup sampai kanopi meneduhkan pada ala kadarnya.
    Ilmu dan manusia menjadi kanopi dalam perspektifnya masing-masing.

    Memet Sudaryanto
    16701261005
    PEP-A/2016

    ReplyDelete
  30. Assalamualaikum, wr. wb.

    Kanopi berwujud sebagai pembatas selayaknya pembatas kanopi memiliki fungsi sesuai ruang dan waktu dan penggunanya.
    Dan kanopi ini pun beralih rupa demi sang majikan yang menggunakannya. Semoga manusia hanyalah berlindung dan pasrah kepada sang Ilahi pemilik segala pembatas dan pelindung. Aamiin

    Dwi Margo Yuwono
    16701260128
    S3 PEP kelas A

    ReplyDelete
  31. Assalamualaikum, wr. wb.

    Kanopi berwujud sebagai pembatas selayaknya pembatas kanopi memiliki fungsi sesuai ruang dan waktu dan penggunanya.
    Dan kanopi ini pun beralih rupa demi sang majikan yang menggunakannya. Semoga manusia hanyalah berlindung dan pasrah kepada sang Ilahi pemilik segala pembatas dan pelindung. Aamiin

    Dwi Margo Yuwono
    16701260128
    S3 PEP kelas A

    ReplyDelete
  32. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Kanopi dapat diartikan sebagai pelindung juga sebagai penghalang. Bisa dikatakan positif atau negatif. Kedua hal yang saling bertentangan itu tergantung pada subyek pelakunya. Contoh kanopi positif adalah segala macam bentuk doa yang baik yang sudah dipanjatkan, misal berdoa untuk keselamatan perjalanan, maka sesuatu yang buruk akan kalah dengan kekuatan doa. Doa sebagai pelindung bagi kita. kanopi negatif seperti bersahadaqah tetapi dibicarakan kepada orang lain. Sehingga menghalangi rezeki yang datang.

    ReplyDelete
  33. Mariana Ramelan
    13301241053
    Pendidikan Matematika I 2013

    Manusia merupakan makhluk yang terbatas dengan sifatnya sebagai seorang manusia. Dengan keterbatasannya tersebut maka manusia diciptakan untuk saling melengkapi satu sama lain.

    ReplyDelete
  34. Mariana Ramelan
    13301241053
    Pendidikan Matematika I 2013

    Sebagai seorang manusia kita tidak boleh menyombongkan diri, kita tidak boleh juga merasa kecil. Cobalah untuk bersyukur atas apa yang kita dapatkan dan berikhtiar untuk apa yang kita inginkan. Jika kita berbicara tentang kemampuan, lihatlah di atas kita masih banyak orang yang lebih hebat dari kita sehingga kita tidak sombong. Akan tetapi ketika kita berbicara tentang nikmat, lihatlah di bawah kita masih banyak yang kurang beruntung, sehingga kita bisa bersyukur.

    ReplyDelete
  35. Assalamualaikum, wr. wb.

    Kanopi berwujud sebagai penghalang bila kita menganggap kanopi-kanopi ini sebagai energi negatif selayaknya pembatas kanopi memiliki fungsi sesuai ruang dan waktu dan penggunanya.
    Dan kanopi ini pun beralih rupa demi sang pengguna yang memanfaatkannya baik itu positif maupun negatif. Semoga manusia hanyalah berlindung dan pasrah kepada sang Ilahi pemilik segala kuasa. Aamiin

    Dwi Margo Yuwono
    16701260128
    S3 PEP kelas A

    ReplyDelete
  36. Budi Yanto
    16709251024
    P. Mat S2 Kelas B 2016
    Kanopi diartikan sebagai tutup atau pelindung. Kanopi ada dua yaitu kanopi positif dan kanopi negative. Kanopi negative adalah perbuatan yang tidak baik atau buruk, kesombongan, semena-mena, korupsi, kolusi, nepotisme, mencontek, dhozlim, tidak adil, sedangkan kanopi positif adalah kemampuan kritis dan keihkhlasan yang menimbulkan perbuatan yang baik, mampu mengolah informasi yang ada, membangun pengetahuan, terhindar dari kesombongan, jujur dan lain sebagainya. sejauh mana menggunakan kanopi secara bijak maka timbulnya akan bijak juga, dan sejauh mana menggunakan kanopi secara kurang tepat maka timbulnya pun kurang tepat dan cendrung buruk.

    ReplyDelete
  37. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Manusia tidak memiliki sifat sempurna. keterbatasan menjadi bagian dari sifat manusia itu sendiri. Setinggi tingginya ilmu yang dimiliki manusia, maka manusia tidak ada yang benar benar pandai diantara manusia yang lainnya. Belajar menuntut ilmu perlu berhati hati dengan apa yang dipikirkan dan dirasakan sehingga tidak menimnbulkan sisi buruk atau gejolak antara pikiran dan hati. hati dimana adanya TUhan YME, jika saaat berfikir mencari ilmu bingung didalam pikiran menjadi sesuatu yang baik, namun jangan sampai bingung didalam hati. Belajar menggapai ilmu yang tinggi adalah bagian dari wajib yang harus dilalui manusia, tetapi tidak berarti setelah belajar tinggi manusia berada di posisi yang tinggi, semua kembali bagaimana dunia dan alam berelasi dengannya.

    ReplyDelete
  38. Asma' Khiyarunnisa'
    16709251036
    PPs PM B 2016

    Kanopi bisa berarti pelindung, bisa juga berarti sebagai penutup. Apakah sebuah kanopi bermanfaat atau malah merugikan tergantung dari subjek pengguna pengguna kanopi tersebut. Sebagaimana yang telah dijelaskan bahwa kanopi ada kanopi positifa dan ada kanopi negatif. Kanopi negatif berlaku sebagai penutup, menutupi keburukan dan keserakahan yang ada. Sedangkan kanopi positif berlaku sebagai pelindung, seperti halnya doa-doa kita yang selalu melindungi diri kita dari segala keburukan. Maka dari itu kita harus tahu bagaimana cara memanfaatkan kanopi sehingga tidak akan menimbulkan keburukan baik bagi diri kita maupun bagi orang lain.

    ReplyDelete
  39. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Setiap pemimpin perlu menyadari bahwa dirinya terbatas. Dia tidak selalu bisa melakukan segala sesuatu seorang diri. Keterbatasan manusiawi membuat setiap pemimpin perlu belajar bekerja sama dalam sebuah tim dan perlu memiliki kerelaan untuk mendelegasikan sebagian tugasnya kepada anggota tim, agar ia dapat berkonsentrasi untuk melakukan hal-hal besar yang melampaui keterbatasan pribadinya.

    ReplyDelete
  40. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Setiap pemimpin yang menyadari keterbatasannya bisa menerobos keterbatasannya itu dengan belajar mendelegasikan tugas kepada orang lain. Bila seorang pemimpin tidak pernah melatih orang lain untuk melakukan apa yang biasa dilakukan sang pemimpin, maka pemimpin tersebut akan sulit untuk mendelegasikan tugas karena seluruh anggota tim tergantung pada diri sang pemimpin. Pemimpin yang bisa mendelegasikan tugasnya akan bisa melakukan hal-hal yang lebih besar.

    ReplyDelete
  41. Khaerudin
    16701261009
    S3 PEP Kelas A 2016

    Memang patut di sebut pemimpin pinter dengan keterbatasan berfikir, kenapa demikian karena seorang pemimpin harusnya mampu mengayomi bawahannya dan membarikan jalan yang terbaik bagi bawahanya, tapi yang saya kenal ini adalah seorang pemimpin yang selalu memberikan jalan sesat bagi seorang bawahannya.
    Bekerja adalah hal keiklasan, tapi hal ikhlas itu akan pudar jika kita mendapati pemimpin yang arogan dan hanya bisa memerintah, tetapi tidak bisa memberikan solusi-solusi yang mempu membangun kinerja sebuah lembaga menjadi lebih baik. Tertekan adalah kata yang tepat jika di gambarkan saat ini, seorang pemimpin hanya bisa melakukan tugasnya memimpin tapi tidak bisa berfirkir untuk menjadi seorang pemimpin.

    ReplyDelete
  42. Elegi memahami sang kanopi ini menceritakan bahwa segala sesatu yang ada di dunia ini mempunyai batasan sisi positif dan negatif, tergantung dari sudut mana sang subyek memandang hal tersebut. Kekurangan bisa jadi hal positif jika kita mensyukurinya, sementara kekuasaan bisa menjadi hal negatif jika kita tidak menjalankannya sesuai dimensi batas ruang dan waktu berdasarkan aturan Allah SWT. Sehebat apapun hal negatif yang kita lakukan tidak akan pernah terlepas dari pertanggungjawaban terhadap Allah SWT, maka dari itu selalu mohon perlindungan dan pertolongan kepada Allah menjadi kunci agar kita terhindar dari melakukan hal-hal negatif tersebut, karena tidak akan ada yang luput dari pengawasanNya.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  43. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    S2 PEP B 2016

    Berdasarkan elegi di atas, dapat disimpulkan bahwa kanopi disini menganalogikan dari sebuah pelindung. Kanopi ini bisa bersifat negatif (salah) dan bersifat positif (benar).Hal ini tergantung mana kita bisa memaknainya. Jangan sampai kita salah memilih kanopi yang akan kita gunakan.

    ReplyDelete
  44. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    Segala sesuatu memiliki keterbatasan, dia bisa menguntungkan tetapi di sisi lain dia juga bisa merugikan. Hal itu tergantung pada kondisi. Sehingga tidaklah pantas untuk menyombongkan bahwa dia menjadi sosok yang bermanfaat, sungguh itu hanya penglihatan dari satu sisi. Segala sesuatu pasti memiliki kontradiksinya, sehingga sesuatu yang menguntungkan di sisi lain juga merugikan untuk sisi yang lainnya juga.

    ReplyDelete
  45. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    Kanopi bisa berupa kanopi positif dan negatif, bisa menguntungkan dan merugikan. Semua tergantung kondisinya. Kanopi negatif itu tempat berlindung segala perbuatan-perbuatan negatif yang ada. Perbuatan-perbuatan negatif saat ini sangat banyak, namun masih ada kanopi positif, dia adalah doa dan kuasa Tuhan YME.

    ReplyDelete
  46. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Dalam elegi diatas kita sudah diperlihatkan sebuah ilmu yaitu sesuatu hal bisa dikatakan menguntungkan atau merugikan tergantung pada cara melihatnya atau mengetahui kondisinya. Suatu hal itu menjadi sama atau berbeda tergantung yang menjalankannya. Kita janganlah sekali-kali menilai suatu negatif tanpa melihat sebab akibatnya. Siapa tahu hal yang kira negatif ternyata memiliki hal yang penting dan positif dimasa depan atau buat diri kita nanti. Maka kita harus lebih mempertajam hati dan pikiran kita.

    ReplyDelete
  47. Septi Puji Rahayu
    13301241028
    Pendidikan Matematika A 2013

    Menurut saya, kanopi adalah gambaran dari sifat manusia. Kanopi dapat berwujud dalam bentuk apapun. Kanopi bisa berupa hal positif atau negatif, tergantung pada diri masing-masing orang. Contoh kanopi positif adalah doa, sodakoh, saling tolong menolong sesama mahluk hidup, beribadah, dan sifat baik lainnya. Dan kanopi yang negatif misalnya iri, dengki, jahat, korupsi, kolusi, nepotisme, dan sifat jelek lainnya. Namun sifat jelek itu selalu dapat dikalahkan dengan sifat buruk. Jadi, kanopi negatif tidak akan mampu menghadapi kanopi positif.

    ReplyDelete
  48. Septi Puji Rahayu
    13301241028
    Pendidikan Matematika A 2013

    Kanopi juga dapat dikatakan sebuah pelindung. Setiap individu mempunyai kanopi. Jika ia dapat menggunakan kanopi tersebut dengan baik maka ia akan dapat membentengi diri dari hal-hal negatif yang mungkin dapat mempengaruhi pendiriannya, dan menjaga agar selalu bersyukur dan rendah hati serta tidak sombong. Tetapi jika ia tidak dapat menggunakan kanopi tersebut dengan benar maka ia dapat terjerumus dalam jalan yang sesat. Artinya tersesat dalam tindakan yang buruk.

    ReplyDelete
  49. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Kanopi bisa diartikan dengan batas atau pemisah. Setiap perbuatan yang kita lakukan memiliki batas. Kanopi bisa berupa kanopi positif dan kanopi negatif. Kanopi negatif adalah kanopi yang tidak lain adalah sifat syaitan yang membawa keburukan sedangkan kanopi positif adalah pikiran kritis dan keikhlasan yang membawa kebaikan.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  50. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP KElas A

    Memahami kanopi dari postingan Prof. Marsigit diatas, dapat dimaksudkan sebagai suatu apapun. Kita dapat memaknai kanopi sebagai benda mati, maka kanopi akan mempunyai nilai-nilai pasif. Nilai-nilai pasif bisa berakibat positif, namun bisa juga berakibat negative, tergantung dari subjeknya. Contohnya seperti uang , kita bisa menggunanakan menjadi hal yang positif ketika kita memanfaatkan untuk kebaikan seperti membantu sesama yang membutuhkan, membangun sekolah, rumah ibadah dsb. Namun akan berdampak negative jika jalan yang kita ambil juga salah seperti untuk berhura-hura, dan melakukan sesuatu yang merugikan orang lain.

    ReplyDelete
  51. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP KElas A

    Kanopi juga dapat berperan sebagai system, seperti Negara, pemerintahan dan institusi. Dibalik kanopi negative itulah tempat bersarangnya korupsi, kolusi dan nepostisme yang banyak merugikan dan menyengsarakan rakyat. Subjek yang berlindung didalamnya tentu sudah dipenuhi dengan syetan dan sejenisnya. Namun jika dibalik kanopi positif maka disitulah tempat orang-orang baik yang ikhlas bekerja dan mengkritik suatu kebijakan jika memang sudah menyalahi norma dan kebajikan.

    ReplyDelete
  52. Fitri Wulandari
    16701261018
    S3 PEP KElas A

    Untuk menyikapi peran kanopi maka dibutuhkan hati yang bersih dan keikhlasan dalam menggunakan dan memnafaatkan perannya. Allah sudah mengkaruniai kita dengan akal pikiran, tergantung bagaimana kebijaksanaan kita memilihnya, apakah kita akan ada dibalik yang negarif atau positif. Maka senantiasalah kita selalu berlindung dan memohon petunjuk dari Yang Maha Bijaksana, Allah SWT. Sehebat-hebatnya kanopi negative, tidak akan mampu menghadapi kanopi positif

    ReplyDelete
  53. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Sehebat-hebat Kanopi negatif tidaklah akan mampu menghadapi Kanopi positif. Sehebat-hebat kelakuan negatif Pemimpin Utama, tidaklah mampu dia melindungi dan mempertahankannya. Maka kita daripada sibuk menyalahkan ini dan itu. lebih baik kita introspeksi diri kita agar kita menjadi kanopi/bagian dari kanopi positif. Sepandai-pandainya kanopi negatif menyembunyikan keburukannya maka akan tercium juga baunya.

    ReplyDelete
  54. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Segala sesuatu yang ada didunia ini tentu mempunyai batasan sisi positif dan negatif. kadang kala sisi negatif nya timbul dari hal positif namun tidak jarang kalau sisi positif datang setelah adalahnya sisi negatif.Sehingga perlu adanya kenopi, Kanopi berwujud sebagai pembatas antara positif dan negatif selayaknya pembatas kanopi memiliki fungsi sesuai ruang dan waktu dan penggunanya.

    ReplyDelete
  55. Ika Dewi Fitria Maharani
    16709251027
    PPs UNY P.Mat B 2016

    Kanopi disini adalah pembatas. Ia bisa beryoa benda mati, subyek hidup bahkan sistem. Ia mempunyai sifat-sifat yang terbatas. Disisi lain ada kanopi yang negatif dan positif, dimana kanopi negatif adalah sifat-sifat yang buruk dan berbagai gangguan yang buruk. Berbeda dengan kanopi yang positif, ia adalah hasil dari doa-doa, ikhtiar, dan keikhlasan yang menghadirkan malaikat disana. Maka sebaik-baik manusia adalah selaly memohon perlindungan dan syafaat kepada Allah SWT

    ReplyDelete
  56. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Berdasarkan elegi di atas, kanopi dapat bermanfaat yaitu sebagai pelindung bagi yang lemah atau memiliki kekurangan, dan kanopi juga dapat menjadi penghalang bagi lawan yang lemah. Oleh karena itu kanopi bersifat terbatas, tidak mampu memberikan keuntungan bagi keduanya secara bersamaan, pasti salah satu ada yang dirugikan.

    ReplyDelete
  57. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Kanopi dapat berwujud apa saja, bisa berupa benda, makhluk hidup, manusia, atau aturan yang dibuat. Kanopi ini adalah pembatas, sebagai sebuah pembatas maka kemampuannya juga terbatas. Pada suatu saat kanopi dapat menguntungkan subyek yang satu, tetapi pada saat yang sama aku dianggap merugikan oleh subyek yang lainnya.

    ReplyDelete
  58. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Terdapat dua jenis kanopi yaitu kanopi positif dan kanopi negatif. Kanopi negatif menutupi korupsi, kolusi, nepotisme, dan kejahatan lainnya. Sedangkan Kanopi positif itu hadirlah para malaikat di situ. Kanopi positif itu berupa doa-doa kita dan itulah Kuasa Tuhan YME yang melindungi kita. Dibalik Kanopi positif itulah keikhlasan dan daya kritis kita.

    ReplyDelete
  59. Umi Arismawati
    13301241032
    Pendidikan Matematika A 2013
    Setiap orang bisa menilai. Penilaian bersifat bebas atau merdeka. Penilaian satu orang dengan orang yang lain bisa sama bisa berbeda tergantung kepada cara pandang masing-masing orang. Sesuatu dapat dinilai positif maupun negative sesuai dengan ruang dan waktunya serta pertimbangan masing-masing orang.

    ReplyDelete
  60. Umi Arismawati
    13301241032
    Pendidikan Matematika A 2013

    Elegi memahami sang kanopi merupakan elegi yang menarik. Dalam elegi ini terdapat kanopi psitif dan kanoi negatif. Dibalik Kanopi negatif itulah bercokol korupsi, kolusi, nepotisme, penyelewengan Bank Century, dst. Sedangkan Kanopi positif itu hadirlah para malaikat di situ. Kanopi positif itulah doa-doa. Dibalik Kanopi positif itulah keikhlasan dan daya kritismu. Sungguh Allah SWT telah menciptakan bermacam-macam hal agar manusia memikirkannya.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id