Jan 13, 2013

COHERENTISM





 Ass jika ingin membaca COHERENTISM, bisa konek berikut:


Wss Wr Wb

32 comments:

  1. Nilza Humaira Salsabila
    16709251026
    Pendidikan Matematika kelas B PPs 2016

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Coherentism atau koherentisme merupakan salah satu aliran filsafat yang mucul pada masa epistomologi modern, studi tentang pengetahuan. Dalam paham koherentisme suatu pengetahuan dapat dperoleh dari koherensi dari suatu pengetahuan ke pengetahuan lain. Selain itu menurut koherentisme keyakinan seseorang dianggap benar apabila koheren dengan semua atau sebagian kepercayaan lainnya yang benar.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  2. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Coherentism merupakan suatu paham tentang kebenaran, dimana kebenaran yang ada di dunia ini memiliki hubungan antara kebenaran yang satu dengan kebenaran yang lainnya. Semua yang dilakukan oleh manusia itu memiliki sebab dan akibat atau hubungan antara yang diperbuat dengan yang dihasilkan. Berbuat jahat akan mendapat balasan yang tidak mengenakkan bagi manusia, dan jika berbuat baik maka kebahagiaan yang akan diperoleh manusia.

    ReplyDelete
  3. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu Alaikum Wr.Wb

    Coherentism adalah teori pembenaran epistemik. Ada dua jenis yang berbeda coherentism. Salah satu mengacu pada teori koherensi kebenaran, yang membatasi benar kalimat yang benar berpadu dengan menetapkan ditentukan beberapa kalimat. Kepercayaan seseorang benar hanya dalam kasus ini selaras dengan semua atau sebagian besar keyakinan mereka yang lain. Biasanya, koherensi diambil untuk menyiratkan sesuatu yang lebih kuat daripada sekadar konsistensi. Contoh ilustrasi dari coherentism: ada sebuah proposisi A yaitu, “Dia lapar”. Maka proposisi ini akan terjutifikasi oleh proposisi B, “Dia mau makan”. Ketika proposisi B ingin dijustifikasi, maka proposisi B akan mengambil proposisi A sebagai justifikasi, yakni “Dia mau makan” karena “Dia lapar”. Dengan demikian, setiap proposisi dari ruang lingkup proposisi-proposisi terliputi dengan justifikasinya sendiri. Jadi, proposisi A meliputi pembenaran untuk proposisi B, begitu juga proposisi B untuk pembenaran proposisi A. Sehingga dapat disimpulkan bahwa A koheren dengan B, begitu juga sebaliknya

    Waalaikum salam wr.wb.

    ReplyDelete
  4. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Coherentism merupakan teori kebenaran. Coherentism adalah pandangan tentang struktur dan sistem pengetahuan, atau keyakinan lain dibenarkan. tesis coherentist ini biasanya diformulasikan dalam bentuk penolakan sebaliknya, seperti fondasionalisme dogmatis, yang tidak memiliki kerangka bukti-teoritis, atau teori korespondensi, yang tidak memiliki universalisme. Teori menyatakan bahwa keyakinan dinyatakan benar bila mengacu pada system koheren suatu kepercayaan. Agar suatu system kepercayaan menjadi koheren, keyainan yang membangun system harus menyatu satu sama lain.

    ReplyDelete
  5. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Teori kebenaran koherensi adalah teori kebenaran yang didasarkan kepada kriteria koheren atau konsistensi. Suatu pernyataan disebut benar bila sesuai dengan jaringan komprehensif dari pernyataan-pernyataan yang berhubungan secara logis. Pernyataan-pernyataan ini mengikuti atau membawa kepada pernyataan yang lain. Seperti sebuah percepatan terdiri dari konsep-konsep yang saling berhubungan dari massa, gaya dan kecepatan dalam fisika. Teori Koherensi memandang bahwa kebenaran ialah kesesuaian antara suatu pernyataan dengan pernyataan-pernyataan lainnya yang sudah lebih dahulu diketahui, diterima dan diakui sebagai benar. Suatu proposisi benar jika proposisi itu berhubungan (koheren) dengan proposisi-proposisi lain yang benar atau pernyataan tersebut bersifat koheren atau konsisten dengan pernyataan-pernyataan sebelumnya yang dianggap benar.

    ReplyDelete
  6. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Koherentisme merupakan teori pembenaran epistemik. Koherentisme menyatakan bahwa semua kepercayaan mempunyai kedudukan epistemik yang sama sehingga tidak perlu ada pembedaan antar kepercayaan dasar dan kepercayaan simpulan. Suatu kepercayaan sudah bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya kalau kepercayaan itu koheren atau konsisten dengan keseluruhan system kepercayaan yang selama ini diterima kebenarannya. Koherentisme meliputi koherentisme garis keras dan koherentisme moderat. Koherentisme garis keras mengatakan bahwa suatu system jaringan disebut koheren, tidak hanya jika komponen kepercayaan yang membentuknya konsisten satu sama lain, tetapi juga jika secara logis saling mengimplikasikan. Sedangkan koherentisme moderat berpandangan bahwa suatu system jaringan kepercayaan disebut koheren apabila komponen kepercayaan yang membentuk system jaringan kepercayaan itu lebih dari sekedar konsisten satu sama lain, namun tidak perlu harus sampai secara logis saling mengimplikasikan.

    ReplyDelete
  7. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Koherentisme berasal dari kata dasar koheren yang artinya adalah beraneka ragam. Koherentisme adalah aliran filsafat yang pandangannya sejalan dengan Holisme, yaitu memandang sesuatu sebagai suatu paket atau sistem yang tidak dapat terpisah satu-persatu unsur-unsurnya. Mempercayai bahwa sesuatu berasal dari unsur-unsur yang beraneka ragam, dan untuk memahaminya haruslah memahami dalam satu paket seperti suatu sistem. Seperti halnya ilmu, ilmu pengetahuan merupakan suatu sistem yang terdiri dari unsur-unsur yang berbeda, namun akan bermakna jika dipahami secara bersama.

    ReplyDelete
  8. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Coherentism adalah nama yang diberikan untuk teori-teori filosofis tertentu dalam epistemologi modern, studi pengetahuan. Ada dua jenis yang berbeda coherentism. Salah satunya adalah teori koherensi kebenaran, yang lain, teori koherensi pembenaran. Teori coherentist pembenaran ciri pembenaran epistemik sebagai milik kepercayaan hanya jika keyakinan bahwa adalah anggota dari satu set yang koheren. Pandangan tentang struktur pembenaran atau pengetahuan, dimana kebenaran yang ada di dunia ini memiliki keterkaitan antara satu dengan lainnya.

    ReplyDelete
  9. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Coherentism merupakan nama yang diberikan untuk teori-teori filosofis tertentu dalam epistemologi modern, studi tentang pengetahuan. Coherentism adalah pandangn tentang strukur pembenaran atau pengetahuan. Dalam bahasa yang lebih sederhana coherentism dapat diartikan sebagai kebenaran.

    Maka, yang jadi pertanyaan sekarang adalah; apakah ada sesuatu yang murni hanya mengandung kebenaran? (dalam konteks ini tidak terkandung unsur spiritualisme). Karena dalam filsafat, tidak mengenal adanya yang benar atau yang salah. Selalu ada dua sisi, tergantung yang menilai.

    ReplyDelete
  10. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Coherentism adalah nama yang diberikan untuk teori-teori filosofis tertentu dalam epistemologi modern, studi pengetahuan. Ada dua jenis yang berbeda coherentism. Salah satunya adalah teori koherensi kebenaran, yang lain, teori koherensi pembenaran. Teori coherentist pembenaran ciri pembenaran epistemik sebagai milik kepercayaan hanya jika keyakinan bahwa adalah anggota dari satu set yang koheren. Apa yang membedakan coherentism dari teori lain pembenaran adalah bahwa himpunan adalah pembawa utama pembenaran. Sebagai teori epistemologis, coherentism menentang fondasionalisme dan infinitism dan upaya untuk menawarkan solusi untuk argumen kemunduran. Dalam kapasitas ini epistemologis, itu adalah teori tentang bagaimana keyakinan dapat dibenarkan. Coherentism adalah pandangan tentang struktur pembenaran atau pengetahuan. Tesis coherentist ini biasanya diformulasikan dalam bentuk penolakan fondasionalisme.

    ReplyDelete
  11. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Coherentism adalah nama yang diberikan untuk teori-teori beberapa filosofis di epistemologi modern, studi tentang pengetahuan. Ada dua jenis yang berbeda dari coherentism yaitu teori koherensi kebenaran dan teori koherensi pembenaran. Teori coherentism pembenaran, yang dapat ditafsirkan sebagai berkaitan dengan baik teori kebenaran koheren, ciri pembenaran epistemik sebagai milik keyakinan hanya jika keyakinan yang merupakan anggota dari seperangkat. Apa yang membedakan coherentism dari pembenaran teori-teori lain adalah bahwa himpunan adalah pembawa utama dari pembenaran.

    ReplyDelete
  12. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Paham tentang sebuah kebenaran dimana sesuatu pernyataan benar jika konsisten dengan peryataan yang lain yang diterima sebagai benar. Pernyataan benar ini lazimnya bersifat khusus untuk suatu bidang tertentu. Seperti kebenaran religius diterima benar dan valid hanya dalam bidang agama dan oleh penganutnya. Paham koherentism mengakui jika kebenaran agama ini tidak valid untuk di bidang-bidang lain yang non agama. Oleh karena itu, para koherentism mempunyai teori koheren yang berarti membedakan bidang-bidang tertentu dimana sesuatu dalil berlaku khusus sebagai kebenaran.

    ReplyDelete
  13. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Menurut koherentisme, suatu sistem jaringan kepercayaan dapat dibenarkan atau dipertanggungjawabkan secara rasional kalau komponen kepercayaan yang membentuknya koheren atau konsisten satu sama lain. Suatu kebenaran proposisi ditentukan atas kesesuaiannya dalam suatu sistem yang koheren. Suatu proposisi dikatakan koheren dengan suatu himpunan proposisi tertentu jika dan hanya jika proposisi itu diterima atau sesuai dengan anggota-anggota himpunan. Himpunan proposisi tertentu adalah himpunan proposisi yang terdiri atas proposisi-proposisi yang diterima kebenarannya.

    ReplyDelete
  14. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    justifikasi kebenaran menurut teori koherensi ditentukan oleh pernyataan yang terdalmlu yang dianggap benar. Karena pernyataan-pernyataan yang benar diungkapkan rn.elalui bahasa, maka penggunaan bahasa sangat menentukan dalam sistem kebenaran koherensi. Jadi bahasa juga sangat penting dalam usaha menentukan sumber den kebenaran atau kesahihan suatu ilmu pengetahuan. Dengan demikian bahasa juga sangat berperan dalam telaah epistemologi.

    ReplyDelete
  15. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Coherentism adalah teori kebenaran yang didasarkan kepada kriteria koheren atau konsistensi. Suatu pernyataan disebut benar bila sesuai dengan jaringan komprehensif dari pernyataan-pernyataan yang berhubungan secara logis. Teori koherensi/konsistensi (the consistence/coherence theory of truth) memandang bahwa kebenaran ialah kesesuaian antara suatu pernyataan dengan pernyataan-pernyataan lainnya yang sudah lebih dahulu diketahui, diterima dan diakui sebagai benar

    ReplyDelete
  16. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum

    Dari link dikatakan bahwa “Coherentism is a view about the structure and system of knowledge, or else justified belief”. Yang artinya Coherentism adalah pandangan tentang struktur dan sistem pengetahuan, atau membenarkan anggapan lainnya. Hegel dan Bradley berpandangan bahwa suatu sistem jaringan kepercayaan disebut koheren kalau secara logis saling mengimplikasikan. Wilfrid Sellar, W.V. Quine dan Laurence Bonjour berpandangan bahwa suatu sistem jaringan kepercayaan disebut koheren apabila komponen kepercayaan yang membentuk sistem jaringan kepercayaan itu konsisten satu sama lain, namun tidak perlu harus sampai secara logis saling mengimplikasikan. Saya kira konsisten antara komponen suatu system adalah syarat dari koherensi.

    ReplyDelete
  17. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Coherentism adalah teori pembenaran epistemik. Ini menyiratkan bahwa untuk sebuah keyakinan dibenarkan itu harus milik sistem yang koheren dari keyakinan. Untuk sistem kepercayaan untuk menjadi koheren, keyakinan yang membentuk sistem yang harus "menyatu" dengan satu sama lain. Biasanya, koherensi ini diambil untuk melibatkan tiga komponen: konsistensi logis, hubungan jelas, dan berbagai induktif hubungan (tidak jelas). versi saingan dari coherentism mengeja hubungan ini dengan cara yang berbeda. Mereka juga berbeda pada peran yang tepat dari koherensi dalam membenarkan keyakinan: dalam beberapa versi, koherensi adalah perlu dan cukup untuk pembenaran, tetapi di lain itu hanya diperlukan.

    ReplyDelete
  18. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Artikel sejarah coherentism ini, dan menandai off coherentism dari tesis lainnya. The kemunduran Argumen adalah dominan argumen anti-coherentist, dan beruang apakah coherentism atau pesaing utamanya, fondasionalisme, benar. Beberapa tanggapan coherentist untuk argumen ini akan diperiksa. Sebuah taksonomi dari banyak versi coherentism disajikan dan diikuti oleh argumen utama untuk dan melawan coherentism. Setelah argumen ini, yang membentuk tubuh utama dari artikel, bagian akhir mempertimbangkan prospek masa depan coherentism.

    ReplyDelete
  19. muhamad Arfan SeptiawanNovember 23, 2016 at 11:59 PM

    Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Coherentism adalah teori pembenaran epistemik. Ini menyiratkan bahwa untuk sebuah keyakinan dibenarkan itu harus milik sistem yang koheren dari keyakinan. Untuk sistem kepercayaan untuk menjadi koheren, keyakinan yang membentuk sistem yang harus "menyatu" dengan satu sama lain. Biasanya, koherensi ini diambil untuk melibatkan tiga komponen: konsistensi logis, hubungan jelas, dan berbagai induktif hubungan (tidak jelas). versi saingan dari coherentism mengeja hubungan ini dengan cara yang berbeda. Mereka juga berbeda pada peran yang tepat dari koherensi dalam membenarkan keyakinan: dalam beberapa versi, koherensi adalah perlu dan cukup untuk pembenaran, tetapi di lain itu hanya diperlukan.

    ReplyDelete
  20. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Ketidaksepakatan atas teori korespondensi yang dilontarkan oleh Hegel dan Kant menimbulkan sebuah teori baru yang disebut dengan teori coherentism. Coherentism biasanya percaya dengan “konsep holism.” Namun demikian teori konsep holism tidak memberikan jawaban bagaimana cara memberikan justifikasi dari kepercayaan kita. Berbeda dengan teori Coherentism yang sesuai namanya memberikan jawaban dengan sifat koherensi.

    ReplyDelete
  21. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Koherentisme berasal dari bahasa Latin yaitu cohaerere yang berarti melekat, tetep menyatu, dan bersatu. Koherentisme erat kaitannya dengan keyakinan yang dibenarkan keadaannya. Koherentisme merupakan suatu aliran yang memahami bahwa semua yang dikerjakan merupakan kesatuan proses yang saling berhubungan. Aliran ini mempercayai konsep holism yang menilai suatu sistem tidak bisa dipandang dari bagian-bagiannya saja. Sistem secara keseluruhan mempengaruhi bagaimana bagian bekerja. Dalam sistem pendidikan mulai menekankan pada keseluruhan apek penilaian yang saling berkaitan. DImana saat ini sudah bukan jamannya menyimpulkan seseorang dengan hanya melihat pencapaian kognitif. Segala aspek perkembangan mulai dari kognitif, afektif dan psikomotor harus dinilai dan dikorelasikan sehingga menjadi satu kesatuan yang menghasilkan kesimpulan.

    ReplyDelete
  22. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Koherentisme merupakan ukuran kebenaran adalah hamorni internal proposisi-proposisi dalam suatu sistem tertentu. Suatu proposisi dikatakan benar kalau proposisi itu konsisten dengan proposisi lain yang sudah diterima atau diketahui kebenarannya. Dengan kata lain, proposisi baru dikatakan benar kalau proposisi itu dapat dimasukkan ke dalam suatu sistem tanpa mengacaukan keharmonisan internal sistem tersebut. Menjadi benar berarti menjadi unsur dari suatu sistem yang tidak berkontradiksi. Koherentisme merupakan semua kepercayaan yang mempunyai kedudukan epistemik yang sama, sehingga tidak perlu ada pembedaan antara kepercayaan dasar dan kepercayaan simpulan.

    ReplyDelete
  23. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Coherentism adalah nama yang diberikan untuk teori-teori filosofis tertentu dalam epistemologi modern, studi pengetahuan. Ada dua jenis yang berbeda coherentism. Salah satunya adalah teori koherensi kebenaran, yang lain, teori koherensi pembenaran. Teori coherentist pembenaran ciri pembenaran epistemik sebagai milik kepercayaan hanya jika keyakinan bahwa adalah anggota dari satu set yang koheren. Apa yang membedakan coherentism dari teori lain pembenaran adalah bahwa himpunan adalah pembawa utama pembenaran.

    ReplyDelete
  24. martin/Rwanda
    PPS 2016PEP B
    fROM WHAT I RED, Coherentism is the Theory of truth according to which a belief is true just in case, or to the extent that, it coheres with a system of other beliefs. Philosophers have differed over the relevant sense of “cohere,” though most agree that it must be stronger than mere consistency. Among rival theories of truth, perhaps the oldest is the correspondence theory, which holds that the truth of a belief consists in its correspondence with independently existing facts. In epistemology, coherentism contrasts with foundationalism, which asserts that ordinary beliefs are justified if they are inferrable from a set of basic beliefs that are justified immediately or directly. Coherentism often has been combined with the idealist doctrine that reality consists of, or is knowable only through, ideas or judgments

    ReplyDelete
  25. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Koherensi merupakan ilmu yang kebenarannya konsisten. Koherensi terdiri atas dua tipe, yaitu koherensi teori kebenaran dan koherensi teori pembenaran. Namun secara umum. Namun kedua tipe ini tetap saling berkaitan. Sebuah pembenaran membutuhkan kesesuaian antara suatu pernyataan dengan pernyataan-pernyataan lainnya yang sudah lebih dahulu diketahui, diterima dan diakui sebagai sebuah kebenaran. Sebaliknya sebuah kebenaran tidak akan terjadi tanpa adanya pembenaran.

    ReplyDelete
  26. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Koherentisme adalah suatu paham yang menganggap bahwa kepercayaan dapat dirujuk dengan keterkaitan dari satu kepercayaan ke kepercayaan yang lain. Suatu kepercayaan sudah bisa dianggap benar jika kepercayaan itu koheren atau konsisten dengan keseluruhan sistem kepercayaan yang selama ini diterima kebenarannya. Koherentisme dapat dibedakan menjadi dua. Pertama koherentisme garis keras yang mengatakan bahwa suatu sistem jaringan disebut koheren, apabila setiap komponenpembentuknyaa dapat diterima secara logis dan salingmengimplikasikan bukan hanya sekedar konsisten satu sama lain. Sedangkan kedua koherentisme moderat yang berpandangan bahwa suatu sistem jaringan kepercayaan disebut koheren apabila komponen kepercayaan yang membentuk system jaringan kepercayaan itu lebih dari sekedar konsisten satu sama lain, namun tidak perlu harus sampai secara logis saling mengimplikasikan.

    ReplyDelete
  27. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Coherentism berasal dari bahasa Latin yaitu cohaerere yang berarti melekat, tetep menyatu, dan bersatu. Suatu pernyataan dikatakan benar apabila pernyataan tersebut konsisten dengan pernyataan sebelumnya yang sudah diterima atau diketahui kebenarannya. Jadi suatu kepercayaan sudah bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya kalau kepercayaan itu koheren atau konsisten dengan keseluruhan system kepercayaan yang selama ini diterima kebenarannya.

    ReplyDelete
  28. Bismillah
    Ratih Kartika
    16701251005
    PPS PEP B 2016

    Assalamualaikumwarahmatulahiwabarrakatuh
    Koheren artinya kebenaran menyeluruh dan saling berhubungan. Teori menyatakan bahwa keyakinan dinyatakan benar bila mengacu pada system koheren suatu kepercayaan. Agar suatu system kepercayaan menjadi koheren, keyainan yang membangun system harus menyatu satu sama lain. Dari sini kita belajar bahwa setiap apa yang manusia perbuat akan mempengaruhi perbuatan yang lain. Tidak bisa dipandang setengah saja.
    Wassalamualaikumwarahmatulahiwabarakatuh

    ReplyDelete
  29. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Semua kepercayaan mempunyai kedudukan empirik yang sama, sehingga tidak perlu ada pembedaan antarkepercayaan dasar dan kepercayaan simpulan sebagaimana dibuat fondasionalisme. Jadi dengan sendirinya suatu kepercayaan bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya kalau kepercayaan itu koheren atau konsisten dengan keseluruhan sistem kepercayaan yang selama ini diterima kebenarannya (J. Sudarminta, “Epistemologi Dasar”.Hal:154)

    ReplyDelete
  30. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Koherentisme merupakan semua kepercayaan yang mempunyai kedudukan epistemik yang sama, sehingga tidak perlu ada pembedaan antara kepercayaan dasar dan kepercayaan simpulan. Gambaran dasar bagi teori pembenaran koherentisme adalah sebuah sistem jaringan yang terbuat dan memperoleh kekuatannya dari berbagai kepercayaan yang saling mendukung. Sasaran pengujian atau pertanggungjawaban rasional atas klaim kebenarannya bukan kepercayaan masing-masing secara individu, tetapi seluruh sistem jaringan kepercayaan. Teori kebenaran koherensi adalah teori kebenaran yang didasarkan kepada kriteria koheren atau konsisten. Suatu pernyataan dianggap benar bila pernyataan itu dapat diterima secara logis dan teori koherensi mamandang bahwa kebenaran adalah kesesuaian antara suatu pernyataan dengan pernyataan yang lain sudah lebih dahulu diketahui,diterima dan diakui sebagai sesuatu yang benar.

    ReplyDelete
  31. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Teori koherensi muncul sebagai reaksi ketidaksepakatan atas teori korespondensi yang dilontarkan oleh Hegel dan Kant. Kant misalnya mengatakan bahwa kita tidak bisa mengandaikan adanya pengetahuan yang koresponden pada realitas sebagaimana adanya, yang Ia sebut sebagai noumena. Kita hanya bisa mencerap fenomena, yakni realitas sebagaimana yang kita persepsi, dalam bentuk kategori-kategori mental manusia. Dengan alasan inilah kita tidak bisa menyatakan ataupun menegaskan bahwa kebenaran Teori koherensi adalah salah satu alternatif jalan keluar dari teori korespondensi itu. Teori koherensi menyatakan bahwa sebuah keyakinan atau proposisi adalah benar apabila ia koheren dengan beberapa proposisi-proposisi.itu berkorespondensi dengan realitas.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  32. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Koherentisme adalah suatu teori kebenaran. Menurut teori ini, semua kepercayaan mempunyai kedudukan epistemic yang sama sehingga tidak perlu ada pembedaan antar kepercayaan dasar dan kepercayaan simpulan sebagaimana dibuat oleh fondasionalisme. Sekalipun tidak didasarkan pada fondasi yang kepercayaan tentangnya tidak diragukan lagi. Suatu kepercayaan sudah bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya kalau kepercayaan itu koheren atau konsisten dengan keseluruhan system kepercayaan yang selama ini diterima kebenarannya.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id