Jan 13, 2013

STOICISM





Ass, jika ingin membaca tentang Stoicism, bisa konek berikut:


Wss

43 comments:

  1. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Stoicisme berpendapat bahwa orang-orang bijak tidak akan mengalami emosi karena telah mencapai kesempurnaan intelektual. Paham ini berpikir bahwa indikasi terbaik filsafat individu tidak dapat dikatakan seseorang tetapi bagaimana orang berprilaku. Untuk menjalani kehidupan yang baik salah satu harus memahami aturan tatanan alam karena mereka mengajarkan bahwa segala sesuatu berdasarkan dari alam.

    ReplyDelete
  2. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Bagi kaum stoic, filsafat itu adalah jalan hidup (way of life). Filsafat adalah practical art, seni melatih diri agar menjadi manusia yang bijak, the sage. Apakah teori tidak penting dalam Stoicisme? Dengan menekankan filsafat sebagai way of life, kaum stoic tidak menyingkirkan pentingnya teori. Bagi mereka, teori juga penting. Tapi yang paling penting dan sangat ditekankan dalam Stoicisme adalah habituation and digestion(pembiasaan dan pencernaan). Artinya adalah kita mesti mengaksikan atau mentransferkan teori-teori itu ke dalam praktek hidup sehari-hari (Sam, 2013)

    ReplyDelete
  3. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Pada dasarnya stoicisme merupakan sebuah sistem etika yang berdasarkan teori dengan melibatkan hidup sesuai dengan alam dan dikendalikan oleh kebajikan. Menurut paham ini, amal dan kebaikan merupakan hal yang sejalan dengan akal. Usaha manusia akan terwujud jika dilakukan dengan akal, bukan hawa nafsu. Menurut ajaran ini, manusia itu adalah bagian dari alam,sehingga wajib untuk hidup selaras dengan alam. Bagaimanapun alam ini sudah berjalan menurut rasionya sendiri, sehingga kejadian yang sudah ditentukan oleh alam tidak mungkin dapat dielakkan oleh manusia. Sebelum dapat mencapai keselarasan dengan alam, manusia harus terlebih dahulu menyelaraskan dirinya sediri, yaitu dengan selalu menyesuaikan perilaku dengan akalnya

    ReplyDelete
  4. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Stoisisme merupakan filososofi cara hidup. Kaum Stoisis menggabungkan ajaran filsuf kuno dengan pemikiran Plato dan Aristoteles dengan keyakinan besar bahwa mereka mengajarkan etos dan sikap baru yang mempunyai pengaruh mendalam terhadap etika. Mereka meyakini bahwa indikasi terbaik filsafat seseorang bukan pada apa yang dikatakan tetapi bagaimana ia berperilaku. Stoisisme ideal adalah manusia bijaksana yang hidup selaras dengan alam, mengendalikan afeksinya, dan menghadapi penderitaan dengan tenang. Tujuan kehidupan kaum stoisis adalah rasa puas dengan kebajikan sebagai satu-satunya sumber kebahagiaan. Stoisme bukan filsafat spekulatif dan sistematik melainkan pandangan tentang kehidupan secara mendalam yang memperhatikan emosi-emosi.

    ReplyDelete
  5. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Menurut sumber, stoisisme dapat dirangkum sebagai berikut: Ajaran etika berdasar pemikiran Aristoteles dan Plato, manusia yang bijaksana dan kebaikan adalah sumber kebahagiaan, Allah adalah Maha Kuasa, pandangan tentang kehidupan secara mendalam, dan semua manusia adalah sama. Menurut saya, meski stoisime merupakan paham yang ada pada jaman Romawi kuno, namun stoisisme merupakan paham yang baik. Memenuhi dasar pemikiran filsafat, yaitu memikirkan segala yang ada dan yang mungkin ada, bedanya stoisisme memikirkan segala yang ada dan yang mungkin ada dalam kehidupan manusia. Ajaran Stoisisme berpusat pada manusia, dan tentang manusia, mulai dari kehidupan hingga sifat manusia.

    ReplyDelete
  6. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Sebagai salah satu filsafat gerakan baru dari periode Helinistik, stoisisme memiliki beberapa pokok pikiran. Inti dari pemikiran mereka adalah meyakini bahwa etika memberikan pengaruh yang mendalam terhadap kehidupan, hidup menjadi bijak dan selaras untuk mencapai kebahagiaan, Tuhan Yang Maha Kuasa, memandang kehidupan secara mendalam, dan semua manusia memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

    ReplyDelete
  7. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    filosofi Stoic sebenarnya adalah suatu paham yang dianut oleh sejumlah orang Yunani dan Romawi, yang bertujuan untuk membuat manusia lebih bahagia dengan cara belajar mengendalikan emosi atau perasaan negatif yang mereka rasakan.Orang-orang Stoik percaya bahwa emosi negatif yang menghancurkan manusia dihasilkan dari keputusan yang salah, dan bahwa seorang sophis, yaitu orang yang memiliki "kesempurnaan moral dan intelektual," tidak akan pernah mengalami emosi-emosi yang merusak kebahagiaan, misalnya marah berlebihan, panik berlebihan, sedih berlebihan, dsb. Seorang Stoik, seperti kata Epictetus hendaknya tidak banyak bicara tentang ide-ide besar, apalagi kepada orang-orang awam, melainkan bertindak selaras dengan apa yang dipikirkannya tentang kebaikan. Jadi Stoikisme adalah cara hidup yang menekankan dimensi internal manusia, seorang Stoik dapat hidup bahagia ketika ia tidak terpengaruh oleh hal-hal di luar dirinya

    ReplyDelete
  8. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Stoicisme adalah sekolah filsafat Helenistik yang didirikan di Athena oleh Zeno dari Citium pada awal abad ke-3 SM. Stoicisme mengajarkan bahwa emosi destruktif akibat kesalahan dalam penilaian, dan hubungan aktif antara determinisme kosmik dan kebebasan manusia, dan keyakinan bahwa itu adalah salah satu bentuk budi pekerti untuk mempertahankan kemauan yang sesuai dengan alam. Stoicisme berpendapat bahwa orang-orang bijak tidak akan mengalami emosi karena telah mencapai kesempurnaan intelektual. Ada yang menyebutkan bahwa stoicisme adalah filsafat yang mengajarkan latihan untuk hidup. Hal yang paling mendasar dari konsep kehidupan stoicisme adalah hidup berdasarkan alam.

    ReplyDelete
  9. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Stoicism atau dalam bahasa Indonesia disebut stoikisme, berasal dari bahasa yunani yang artinya adalah nama sebuah sekolah atau mazhab Filsafat Yunani oleh Zeno dari Citium pada awal abad ke-3 SM.
    Ajaran stoicism ini sangat beragam namun dapat disimpulkan bahwa pijakannya meliputi; perkembangan logika, fisika dan etika. Pandangan yang mencolok tentang etika adalah bagaimana manusia memilih sikap hidup dengan menekankan apaheia, hidup pasrah atau tawakkal menerima keadaannya di dunia. Sikap tersebut merupakan cerminan dari kemampuan nalar manusia bahkan kemampuan tertinggi dari semua hal.

    ReplyDelete
  10. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Manusia sepertinya tidak mempunyai pilihan untuk menentukan pilihan, tetapi Stoic menghentikan pemikiran atau anggapan tersebut yang meyakini bahwa setiap aspek kehidupan sudah ditentukan karena di sisi lain Stoic juga beranggapan bahwa hanya sesuatu yang berada di luar kendali kitalah yang ditakdirkan; namun segala perilaku kita terhadap hal – hal yang tak bisa diacuhkan ada dalam genggaman tangan kita.

    ReplyDelete
  11. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Sebagaimana sudah diuraikan, Mazhab Stoik percaya bahwa kebahagiaan tercapai jika orang hidup selaras dengan alam. Prinsip itu kemudian diperluas memasuki ranah sosial. Kaum Stoik memandang bahwa — hingga taraf tertentu — jalannya kehidupan tidak bisa diatur. Seseorang tidak memilih dilahirkan di mana. Begitu pula dia tidak tahu besok bertemu siapa; apakah akan tertimpa musibah; atau lain sebagainya. Betul bahwa orang dapat berusaha dan berkehendak, akan tetapi kadang terdapat situasi yang tak bisa dilawan.

    ReplyDelete
  12. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Stoicisme adalah sekolah filsafat Helenistik didirikan di Athena oleh Zeno dari Citium pada awal abad ke-3 SM. Kaum Stoa mengajarkan bahwa emosi destruktif akibat kesalahan dalam penilaian, dan bahwa orang bijak, atau orang yang kesempurnaan moral dan intelektual. Kata stoic populer penggunaannya sekitar abad ke-14 yang kemudian merujuk makna secara lebih sederhana, yakni: tahan banting dari segala bentuk gempuran permasalahan di dalam kehidupan. Biasanya digunakan oleh pusat-pusat pendidikan yang fokus kepada penggemblengan karakter dan mental. Kemudian Stoa, seperti Seneca dan Epictetus, menekankan bahwa karena "kebajikan cukup untuk kebahagiaan", bijak kebal terhadap kemalangan. Keyakinan ini mirip dengan arti dari kalimat "tabah tenang", meskipun kalimat tidak termasuk "radikal etis" pandangan Stoic bahwa hanya bijak dapat dianggap benar-benar bebas. Dengan melatih sikap stoic sama artinya seseorang atau grup tengah membina mental juaranya. Karena sikap stoic tidak memberi toleransi kepada sifat lemah dan cengeng di dalam diri manusia. Tetap hening. Tetap gagah. Senantiasa waspada, di segenap keadaannya.

    ReplyDelete
  13. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    konsep stoicism adalah "humanisme" yang artinya suatu pandangan hidup yang menempatkan individu sebagai fokus utama, kaum stoicism percaya bahwa setiap orang adalah bagian dari satu akal "logos" yang sama. stoicism merupakan ide dasar dari kosmopolitanisme. Ide dasar dari stoicism ini adalah mengenai natural law. Bahwa para Stoics memandang pentingnya etika yang merupakan hukum alamiah tersebut. Dan ini berlaku terhadap warga dunia secara menyeluruh. Dan dua filosofi dasar dari hal ini adalah naturalness of virtue dan hubungan antara self-centeredness dengan sesamanya. Manusia seharusnya hidup sesuai dengan sifat alamiahnya agar kehidupannya dapat berlangsung dengan baik. Pemahaman dan penerapan atas hukum alamiah tersebut lah yang akan membuat manusia menjadi cosmopolites.

    ReplyDelete
  14. Dalam Stoicisme, filsafat dibagi menjadi 3 bagian, yaitu fisika, etika dan logika. Dalam usaha untuk menjelaskan relasi ketiga bagian ini, beberapa tokoh Stoicisme mengatakan bahwa: “ filsafat itu ibarat seekor binatang. Tulang dan urat syarafnya adalah logika, dagingnya adalah etika, dan jiwanya adalah fisika. Ada juga yang mengibaratkannya sebagai telur. Cangkangnya adalah logika, putih telurnya adalah etika, dan kuning telurnya adalah fisika. Yang lain lagi mengibaratkannya seperti kebun buah-buahan. Pagar sekeliling kebun adalah lagika, buah-buahan adalah etika, dan tanah serta pohon-pohon adalah fisika.

    ReplyDelete
  15. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Aliran stoisisme memiliki beberapa pokok pikiran yang dapat dijelaskan menjadi 5 bagian yaitu: Pertama, Kaum Stoa menggabungkan ajaran filsuf kuno dengan pemikiran Plato dan Aristoteles dengan keyakinan besar bahwa mereka mengajarkan etos dan sikap baru yang mempunyai pengaruh mendalam terhadap etika. Kedua, ideal Stoisisme adalah manusia bijaksana yang hidup selaras dengan alam, mengendalikan afeksinya, menanggung penderitaan secara tenang dan sebagai tujuan kehidupannya ialah rasa puas dengan kebajikan sebagai satu-satunya sumber kebahagiaan. Ketiga, Allah adalah spesies jiwa dunia. Dia memiliki di dalam diriNya sendiri benih atau daya seminal untuk setiap perkembangan sehingga setiap peristiwa seakan direncanakan dan menjadi akibat penyelenggaraan. Keempat, Stoisme bukan filsafat spekulatif dan sistematik melainkan pandangan tentang kehidupan secara mendalam memperhatikan emosi-emosi manusia. Kelima, anjuran kesamaan semua manusia merupakan karakteristik sebagaimana juga suatu kosmopolitanisme tertentu.

    ReplyDelete
  16. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Paham ini berpikir bahwa indikasi terbaik filsafat individu tidak dapat dikatakan seseorang tetapi bagaimana orang berprilaku. Bagi kaum stoic, filsafat itu adalah jalan hidup (way of life). Dengan menekankan filsafat sebagai way of life, kaum stoic tidak menyingkirkan pentingnya teori. Tapi yang paling penting dan sangat ditekankan dalam Stoicisme adalah habituation and digestion (pembiasaan dan pencernaan). Menurut ajaran ini, manusia itu adalah bagian dari alam,sehingga wajib untuk hidup selaras dengan alam. Sebelum dapat mencapai keselarasan dengan alam, manusia harus terlebih dahulu menyesuaikan perilaku dengan akalnya.

    ReplyDelete
  17. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum


    Stoicism is a type of eudaimonic virtue ethics, asserting that the practice of virtue is both necessary and sufficient to achieve happiness (in the eudaimonic sense). Yang maksudnya Stoicisme adalah jenis etika moralitas eudaimonic, menegaskan bahwa praktek kebajikan adalah perlu dan cukup untuk mencapai kebahagiaan (dalam arti eudaimonic). Eudaimonis sendiri berarti pandangan hidup yang menganggap kebahagiaan sebagai tujuan segala tindak-tanduk manusia. Saya kira paham ini benar dipandang sisi formal maupu normatifnya namun jika naik ke spiritual maka apakah kebajikan yang dimaksud atau dipahami itu sejalan ataukah bertentangan dengan ajaran tuhan?. Jikapun itu sejalan maka apakah kebajikan itu didasari dengan niat untuk menjalankan perintah tuhan?. Maka jika kedua pertanyaan itu terpenuhi maka itulaah kebajikan yang sejati.

    ReplyDelete
  18. Nilza Humaira Salsabila
    16709251026
    Pendidikan Matematika kelas B PPs 2016

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Stoikisme atau stoicism dipelopori oleh Zeno dari Citium, ia mendirikan sekolah Stoikisme pada tahun 334-262 SM. Selain itu, kebangsaan amerika yang mempelopori aliran ini adalah H. Richard Niebuhr. Aliran Stoikisme sendiri memandang bahwa emosi negatif yang menghancurkan manusia dihasilkan dari keputusan yang salah. Seorang sophis (orang yang memiliki kesempurnaan moral dan intelektual) tidak akan pernah mengalami emosi-emosi yang merusak kebahagiaan, misalnya marah yang berlebihan, panik berlebihan, sedih berlebihan, dan lain sebagainya.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  19. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Pada dasarnya stoicisme merupakan sebuah sistem etika yang berdasarkan teori dengan melibatkan hidup sesuai dengan alam dan dikendalikan oleh kebajikan.Ajaran stoicism ini sangat beragam namun dapat disimpulkan bahwa pijakannya meliputi; perkembangan logika, fisika dan etika. Pandangan yang mencolok tentang etika adalah bagaimana manusia memilih sikap hidup dengan menekankan apaheia, hidup pasrah atau tawakkal menerima keadaannya di dunia. Sikap tersebut merupakan cerminan dari kemampuan nalar manusia bahkan kemampuan tertinggi dari semua hal.

    ReplyDelete
  20. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Stoicisme mengajarkan bahwa emosi destruktif akibat kesalahan dalam penilaian, dan hubungan aktif antara determinisme kosmik dan kebebasan manusia, dan keyakinan bahwa itu adalah salah satu bentuk budi pekerti untuk mempertahankan kemauan yang sesuai dengan alam. Stoicisme berpendapat bahwa orang-orang bijak tidak akan mengalami emosi karena telah mencapai kesempurnaan intelektual.Sebagai salah satu filsafat gerakan baru dari periode Helinistik, stoisisme memiliki beberapa pokok pikiran. Inti dari pemikiran mereka adalah meyakini bahwa etika memberikan pengaruh yang mendalam terhadap kehidupan.

    ReplyDelete
  21. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    S2 PEP B 2016

    Stoikisme merupakan sekolah yang didirikan oleh Zeno di xaman Yunani Kuno. Ajarannya meliputi tentang logika, fisika, dan etika. Salah satu ajarannya tentang etika adalah tentang Patheia yang mengajarkan tentang bertawakkal akan takdir yang dialami. Patheia sendiri bukanlah tentang berpasrah diri ataupu putus asa atau bahkan apatis terhadap keadaan yang dihadapai, tetapi bagaimana kita dapat menerima takdir atau keadaan itu sembari memikirkan dan menyelesaikan masalah dan berusaha untuk keluar dari dari kondisi yang dianggap kurang menyenangkan. Maka dari itu apatheia menurut stoicm dianggap ilmu yang tinggi.

    ReplyDelete
  22. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    S2 PEP B 2016

    Dalam ajarannya tentang etika, stoikisme berpandangan bahwa kebajikan adalah yang baik, dan diluar dari itu adalah keburukan. Selain dari itu ada jembatan yang mereka anggap sebagai hal-hal yang netral, indifferent atau adiophora semisal harta. Ketika manusia berada pada jembatan adiophora itu (tergoda akan nafsu) maka dapat menyebabkan ia terjatuh dan masuk kedalam keburukan atau dengan kata lain, ketika seseorang te;ah dikuasai oleh hawa nafsunya dalam memperoleh sesuatu maka saat itu pulalah mereka akan masuk dalam keburukan.

    ReplyDelete
  23. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Stoicisme merupakan suatu gerakan yang pada kenyataannya, tahan emosi seperti rasa takut atau rasa iri baik yang atau muncul dari penilaian palsu dan bahwa orang bijak-orang yang telah mencapai kesempurnaan moral dan intelektual tidak akan mengalaminya. Salah satu pentingnya stoicism pada zaman sekarang adalah sebagai filosofis kepemimpinan. Stoicisme mengajarkan bahwa, sebelum mencoba untuk mengontrol peristiwa, seseorang harus dapat mengontrol diri terlebih dahulu. Upaya untuk memberikan pengaruh dunia tunduk pada kesempatan, kekecewaan, dan kegagalan, tetapi kontrol diri adalah satu-satunya yang dapat berhasil dari waktu.

    ReplyDelete
  24. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Stoicisme berarti paham pada sebuah perasaan serta emosi, watak. Orang-orang Stoicism percaya bahwa emosi negatif yang menghancurkan manusia dihasilkan dari keputusan yang salah, dan orang yang memiliki kesempurnaan moral dan intelektual, tidak akan pernah mengalami emosi-emosi yang merusak kebahagiaan, misalnya marah berlebihan, panik berlebihan, sedih berlebihan. Etika Stoicisme berpijak pada prinsip bahwa kebajikanlah yang baik, selain hal itu berarti buruk.

    ReplyDelete
  25. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    dari link-link berikut dapat dilihat pada link yang kedua disebutkan bahwa
    toicism adalah salah satu gerakan filsafat baru periode Helenistik. Nama ini berasal dari teras (Stoa Poikile) di Agora di Athena dihiasi dengan lukisan mural, di mana anggota sekolah berkumpul, dan mereka kuliah diadakan. Tidak seperti 'penggemar makanan dan minuman,' arti kata sifat bahasa Inggris 'tabah' tidak benar-benar menyesatkan berkaitan dengan asal-usul filosofis. Stoa itu, pada kenyataannya, tahan emosi seperti rasa takut atau rasa iri (atau lampiran seksual yang berapi-api, atau cinta yang penuh gairah sesuatu apapun) baik yang, atau muncul dari, penilaian palsu dan bahwa orang bijak-orang yang telah mencapai kesempurnaan moral dan intelektual -akan tidak mengalami mereka.

    ReplyDelete
  26. martin/RWANDA
    PPS2016PEP B
    Having red and red, i have found the meaning of stoicism in the greek ancient philosophy.Stoicism is an ancient Greek philosophy (developed by Zeno of Citium around 300 B.C. as a refinement of Cynicism) which teaches the development of self-control and fortitude as a means of overcoming destructive emotions. It does not seek to extinguish emotions competely, but rather seeks to transform them by a resolute Asceticism (a voluntary abstinence from worldly pleasures), which enables a person to develop clear judgment, inner calm and freedom from suffering (which it considers the ultimate goal).

    ReplyDelete
  27. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Stoikisme meliputi perkembangan logika (terbagi dalam retorika dan dialektika), fisika, dan etika (memuat teologi dan (politik). Seperti bagaimana manusia memilih sikap hidup dengan menekankan apatheia, hidup pasrah atau tawakal menerima keadaannya di dunia. Sikap tersebut merupakan cerminan dari kemampuan nalar manusia, bahkan kemampuan tertinggi dari semua hal.

    ReplyDelete

  28. Bismillah
    RatihKartika
    16701251005
    PPS PEP B 2016



    Assalamualaikumwarahmatulahiwabarrakatuh
    Stoikisme mengajarkan kita untuk menerima takdir, mengatur emosi agar kita bisa bertahan dan survive di kehidupan ini. Stoikisme juga memandang bahwa kebajikan adalah hal yang baik diluar itu adalah keburukan.

    Wassalamualaikumwarahmatulahiwabarakatuh

    ReplyDelete
  29. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Dari tulisan di atas dapat saya tangkap bahwa stoikisme meliputi perkembangan logika (terbagi dalam retorika dan dialektika), fisika, dan etika (memuat teologi dan (politik). Seperti bagaimana manusia memilih sikap hidup dengan menekankan apatheia, hidup pasrah atau tawakal menerima keadaannya di dunia. Sikap tersebut merupakan cerminan dari kemampuan nalar manusia, bahkan kemampuan tertinggi dari semua hal.

    ReplyDelete
  30. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Stoisisme adalah corak pandang etik tentang upaya akal untuk mencapai kebahagiaan utama dalam perjalanan hidup yang sesuai dengan alam. Kaum Stoa menyandarkan ajaran pada kodrat manusia dan alam semesta. Karena Stoa menilai segala sesuatu adalah satu kesatuan tak terpisahkan, maka keteraturan dalam ini sebagai takdir. Seperti halnya menilai alam semesta ini adalah proses penciptaan yang terus menerus.

    ReplyDelete
  31. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Stoicism percaya bahwa nalar atau akal budi manusia memiliki kedudukan yang paling tinggi dan ilmu pengetahuan dianggap sebagai pondasi dalam hidup. Salah satu dari ajaran stoicism yang masih ada dalam masyarakat adalah bahwa segala sesuatu yang terjadi mempunyai sebab dan akibat.

    ReplyDelete
  32. Stoicism adalah paham yang mengajarkan kebajikan, kebaikan tertinggi didasarkan pada ilmu pengetahuan, dan bahwa hidup bijaksna selaras dengan alasan Illahi yang mengatur alam, dengan takdir baik dan buruknya. Stoicism mengajarkan bahwa emosi destruktif akibat kesalahan dalam penilaian, dan hubungan aktif antara determinisme kosmik dan kebebasan manusia, dan keyakinan bahwa itu adalah salah satu bentuk budi pekerti untuk mempertahankan kemauan yang sesuai dengan alam. Jadi hidup berdasarkan alam, karena paham ini beranggapan orang yang bijak tidak akan melalukan hal-hal yang berlebihan karena inteletualnya sudah matang, apalagi untuk hal-hal yang bertentangan dengan alam.

    Triwid Syafrotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  33. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Stoicism ata stoikisme adalah aliran yang menggabungkan ajaran filsuf kuno dengan pemikiran Plato dan Aristoteles dengan keyakinan besar bahwa mereka mengajarkan etos dan sikap baru yang mempunyai pengaruh mendalam terhadap etika. Kaum stoikisme hidup selaras dengan alam, harmonis, karena tujuan kehidupannya adalah rasa puas dengan kebajikan sebagai satu-satunya sumber kebahagiaan (Eudaimonia).

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  34. Nuha FAzlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    Dari link diatas, yang saya dapat tenatang toicism adalh ajaran tenatng mengemabngan kendali diri(self-control) dan ketabahan untuk mengatasi emosi yang merusak. Filsafat tersebut memegang bahwa menajdi pemikir yang jelas dan tidak bias embuat seseorang paham tenatng logika universal logos

    ReplyDelete
  35. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Stoic adalah sebutan yang menggambarkan orang-orang yang tidak menunjukkan ekspresi apapun mengenai apa yang mereka rasakan, atau tidak banyak berbicara. Stoic merupakan suatu paham yang tujuannya untuk membuat orang merasa lebih bahagia dengan lebih mengenadalikan emosi atau perasaan negatif yang dirasakan. Sebebanr benarnya manusia yang diberikan akal pikir oleh Tuhan, maka diharapkan untuk lebih mampu menguasai segala keadaan dengan pikiran, bukan keadaan yang selalu mengendalikan pikiran manusia yang pada akhirnya membelanggu pikiran sekaligus hati dengan apa yang terjadi disekitarnya. Selalu mengingat Tuhan agar pikiran hati tidak selalu berada pada emosi yang negatif.

    ReplyDelete
  36. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Stoisisme dirintis oleh zeno (336-264)SM, berasal dari kata Stoa (gang-gang). Inti dari ajaran Stoa adalah etika, menurut ajaran ini, manusia itu adalah bagian dari alam, sehingga ia wajib untuk hidup selaras dengan alam. Bagaimanapun alam ini sudah berjalan sebagaimana adanya menurut rasio(logos)-nya sendiri, sehingga kejadian yang sudah ditentukan oleh alam itu tidak mungkin dapat dielakkan oleh manusia. Sebelum dapat mencapai keselarasan dengan alam itu, manusia harus terlebih dahulu menyelaraskan dirinya sediri, yakni dengan selalu menyesuaikan perilaku dengan akalnya. Kebajikan tidak lain adalah akal yang benar (recta ratio). dengan demikian akal atau rasio yang dimaksud disini tidak lagi sekadar akal pribadi manusia itu, melainkan juga akal alam yang juga dapat diartikan sebagai hukum alam yang bersifat Ilahi. (http://dharmawancave.blogspot.co.id/2010/11/filsafat-stosisme.html).

    Manusia memelihara lahan dan bibit tanaman setiap hari, tetapi dia tidak tahu bagaimana proses yang terjadi antara bibit dengan tanah. Dia hanya tahu bibitnya menjadi tanaman dan berkembang subur.

    Sang petani menanam itu di lahan ”milik” Allah dengan air ”milik” Allah. Allah memberikan kekuatan serta kemampuan sang petani untuk bercocok tanam. Allah menyadarkan manusia akan status dan kebesaran-Nya.

    Allah SWT berfirman yang artinya,”Maka, apakah kamu memperhatikan apa yang kamu tanam? Kamukah yang menumbuhkan ataukah kami yang menumbuhkannya?” (QS Al Waqi’ah: 63-64).

    Dengan demikian manusia hanya sebagai pengatur dan pengelola di muka bumi dan tidak boleh berbuat kerusakan di muka bumi. Manusia harus menjadi hamba yang beriman dan beramal saleh agar manusia berbahagia di dunia dan di akhirat.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  37. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    S2 PEP B 2016

    Pada intinya stoikism mengajarkan bahwa manusia harus memperoleh kedamaian diri. Cara terbaik untuk memperoleh kedamaian adalah hidup sederhana. Orang juga tak boleh berlebihan dalam menginginkan sesuatu, dan harus bahagia dengan apa yang dia miliki.

    ReplyDelete
  38. Naja Nusaibah
    13301241042
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Terima kasih Bapak Prof. Marsigit telah membagikan link tentang stoicism dalam filsafat. InsyaAllah link tersebut dan isinya akan bermanfaat bagi seluruh pembaca dalam blog ini khususnya saya, mungkin sekarang, besok, atau seterusnya. Semoga postingan kali ini dapat menjadi amal bagi Bapak sekeluarga. Amin.

    ReplyDelete
  39. Naja Nusaibah
    13301241042
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Stoisisme adalah salah satu aliran atau mazhab filsafat Yunani-Romawi yang didirikan tahun 108 SM di Athena oleh Zeno dari Citium dan memperluas pengaruhnya dalam Kekaisaran Romawi. Nama mazhab ini diambil dari lokasi di Athena tempat pertama kali mazhab ini ditemukan. Dalam aliran stoisisme terdapat beberapa pokok pikiran yang dapat dijelaskan menjadi 5 bagian.

    ReplyDelete
  40. Naja Nusaibah
    13301241042
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Salah satu pokok pikiran dari lima tersebut yaitu Kaum Stoa menggabungkan ajaran filsuf kuno dengan pemikiran Plato dan Aristoteles dengan keyakinan besar bahwa mereka mengajarkan etos dan sikap baru yang mempunyai pengaruh mendalam terhadap etika. Ideal Stoisisme adalah manusia bijaksana yang hidup selaras dengan alam, mengendalikan afeksinya, menanggung penderitaan secara tenang dan sebagai tujuan kehidupannya ialah rasa puas dengan kebajikan sebagai satu-satunya sumber kebahagiaan.

    ReplyDelete
  41. Siska Nur Rahmawati
    16701251018
    PEP-B 2016


    Stochism adalah sebuah paham yang dianut oleh sekelompok orang yang memiliki kebijakan dalam berpikir. Mereka memiliki pikiran yang logis dan beretika. Mereka mampu hidup dengan mengendalikan emosi dan ego sehingga mereka mampu berlaku bijaksana dalam berbaur dengan orang lain maupun dengan lingkungannya. Mereka selalu menyerahkan segala hidupnya dengan bertawakal untuk memperoleh kebahagiaan.

    ReplyDelete
  42. YUNDA VICTORINA TOBONDO
    16709251015
    P.MAT A 2016

    Berdasarkan apa yang telah saya baca mengenai stoicism, atau dalam bahasa indonesia stoisisme, saya berpendapat bahwa stoisisme merupakan suatu pandangan yang menekankan pada keseimbangan hidup. Keseimbangan antara dirinya dengan alam, dimana tujuannya adalah mencapai kebahagiaan yang merupakan wujud dari keseimbangan tadi. Disini saya melihat bahwa, paham ini memiliki sisi positif dimana manusia berusaha menjaga hubungan baik dengan lingkungannya, yang secara tidak langsung juga berusaha menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.

    ReplyDelete
  43. Ika Dewi Fitria Maharani
    16709251027
    PPs UNY P.Mat B 2016

    Stocism in berasal dair bangsa Yunani. Ajaran sekolah atau mazhab STOICISM ini sangat luas dan beragam, namun dapat disimpulkan bahwa pijakannya adalah meliputi perkembangan logika (terbagi dalam retorika dan dialektika), fisika, dan etika (memuat teologi dan (politik) Pandangan yang mencolok tentang etika adalah bagaimana manusia memilih sikap hidup dengan menekankan apatheia, hidup pasrah atau tawakal menerima keadaannya di dunia. Sikap tersebut merupakan cerminan dari kemampuan nalar manusia, bahkan kemampuan tertinggi dari semua hal

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id