Jan 13, 2013

SOPHISM





Ass, jika ingin membaca tentang Sophism, bisa konek berikut:


Wss

43 comments:

  1. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Sopia artinya, 'kebijaksanaan' atau 'belajar', memiliki arti umum 'yang latihan kebijaksanaan atau belajar'. Sebagai sophia bisa menunjuk tipe tertentu keahlian serta kebijaksanaan umum dalam perilaku hidup dan jenis yang lebih tinggi dari wawasan yang terkait dengan pelihat dan penyair, kata aslinya berarti 'bijak' atau 'ahli'. Sofisme adalah metode pengajaran. Di Yunani kuno, sofis adalah kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan teknik filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar. Dalam kehidupan bermasyarakat tentu saja berdasarkan sumber yang saya baca, para kaum intelektual saling memberikan kontribusi untuk kemajuan masyarakat (di kota-kota Yunani). Bagi sofisme yang penting adalah bagaimana meningkatkan kemampuan individu , menekankan karakter individualistik, tidak berbagi seperangkat keyakinan dan mendirikan ada sekolah , baik dalam arti lembaga akademis atau dalam tubuh individu berkomitmen untuk berlakunya doktrin-doktrin tertentu

    ReplyDelete
  2. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Dalam https://en.wikipedia.org/wiki/Sophism disebutkan bahwa sofisme adalah suatu metode pengajaran. Di Yunani kuno, sofis adalah kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan teknik filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar - "keunggulan" atau "kebajikan" - terutama untuk negarawan muda dan bangsawan. Plato menjelaskan Sofis sebagai pedagang pengetahuan, sebagai atlet dalam kontes kata-kata, dan purgers jiwa. Dari penilaian Plato, dapat disimpulkan bahwa sofis tidak menawarkan pengetahuan yang benar, tetapi hanya pintar untuk membuat pendapat atau teori-teori.

    ReplyDelete
  3. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Sofisme merupakan suatu sikap yang berpendapat bahwa kebenaran itu relatif adanya. Sofisme berasal dari kata sofis yang berarti cerdik, pandai. Namun kemudian berkembang artinya menjadi bersilat lidah. Kaum sofis cara menyampaikan filsafatnya dengan berkeliling ke kota-kota. Para pemuda dilatih kemahiran berdebat dan berpidato. Kepandaian itu untuk mempertahankan apa yang dianggap benar. Suatu saat nama sofis tidak harum lagi, mereka menipu orang lain dengan mempergunakan argumentasi-argumentasi yang tidak sah. Salah satu tuduhan adalah bahwa para Sofis meminta uang untuk pengajaran yang mereka berikan.

    ReplyDelete
  4. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Sofisme ialah suatu sikap yang berpendapat bahwa kebenaran ialah bersifat relatif. Interpretasinya merupakan kebebasan manusia. Ajaran ini berasal dari para sofis pada zaman Yunani kuno. Kaum sofis selalu berusaha memengaruhi orang-orang dengan argumentasi-argumentasi yang menyesatkan dan disampaikan melalui pidatonya agar terkesan kehebatannya sebagai orator ulung. Ajaran ini dianggap sebagai ajaran yang tidak baik karena menyalahi etika dan moral. Para kaum sofis dianggap menggunakan kebebasan dengan cara yang salah untuk kepentingan dirinya sendiri. Dalam definisi modern, sofisme merupakan argumen munafik yang digunakan untuk menipu seseorang.

    ReplyDelete
  5. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Sofisme adalah kepercayaan bahwa kebenaran itu relatif. Hal tersebut memang sesuai dengan pandangan filsafat, yaitu bahwa segala sesuatu itu relatif adanya tergantung oleh ruang dan waktu. Misal kejujuran adalah suatu kebenaran ketika dalam tes akhir semester, namun bukanlah suatu kebenaran jika pada saat penjahat menanyakan kepada kita apakah melihat korban yang sedang dicarinya. Maka kebenaran itu relatif adanya tergantung ruang dan waktu, juga tergantung dari pandangan satu orang dengan orang yang lain.

    ReplyDelete
  6. Johanis Risambessy
    16710251029
    PPs PEP B 2016

    Kebenaran itu relatif adanya. Inilah ajaran dari sofisme. Kaum Sofis selalu berusaha mempengaruhi orang-orang dengan argumentasi-argumentasi yang menyesatkan dan disampaikan melalui pidato-pidato agar terkesan kehebatannya sebagai orator ulung. Kaum ini telah menggunakan kebebasan mereka dengan cara yang salah demi memenuhi kepentingan mereka sendiri.

    ReplyDelete
  7. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Sofisme adalah nama yang diberikan kepada sekelompok filsuf yang hidup dan berkarya di zaman yang sama dengan Sokrates pada pertengahan hingga akhir abad ke 5 SM, sofisme berasal dari kata sofis yang berarti cerdik, pandai. Para penganut aliran sofisme dianggap sebagai seorang yang bijaksana atau memiliki keahlian di bidang tertentu, namun pada perkembangannya aliran sofisme mendapat kritikan keras dari para filsuf terutama Sokrates,Plato dan Aristoteles yang menyebabkakan nama ‘sofis’ menjadi jelek dan terjadi pergeseran makna sofis menjadi bersilat lidah sehingga para penganut aliran sofisme dianggap sebagai seseorang yang menipu orang lain dengan menggunakan argumentasi-argumentasi yang tidak sah untuk mempertahankan pendapat mereka

    ReplyDelete
  8. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Sophism berasal dari kata sophistikos, berarti bijaksana, pintar dan halus. Oleh karena itu, sophism dapat dikatakan sebagai orang yang memiliki kebijaksanaan. Sophism dalam budaya yunani juga biasa digunakan untuk sinonim dari filosof, profesor ataupun guru.
    Paruh abad ke 5 SM, timbul pertanyaan-pertanyaan yang diajarkan olehSophist kepada murid-muridnya dalam rangka menguasai wacana seperti;
    1. Bagaimana seharusnya kita hidup?
    2. Apakah kebenaran itu?

    Dengan pertanyaan-pertanyaan itu, makna sophism pun mulai bergeser arti, dan dengan pertanyaan Socrates, filosof yang hidup pada saat itu, dengan itulah Socrates dikenal sebagai filosof moral pertama.

    ReplyDelete
  9. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Sophisme adalah pemikiran yang tampaknya saja lurus, runtut dan sah, tetapi karena menyimpang dari hukum-hukm berpikir, maka dari itu menghasilkan suatu kesesatan. Sofisme dalam definisi modern merupakan argumen munafik yang digunakan untuk menipu seseorang. Di Yunani kuno, sofis adalah kategori guru yang mengkhususkan diri dalammenggunakan alat filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar arete-keunggulan,atau kebajikan-terutama untuk negarawan muda dan bangsawan.

    ReplyDelete
  10. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Sofisme dalam definisi modern merupakan argumen munafik yang digunakan untuk menipu seseorang. Di Yunani kuno, sofis adalah kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan alat filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar arete-keunggulan, atau kebajikan-terutama untuk negarawan muda dan bangsawan. Ajaran Sofisme ada juga pengaruhnya yang positif, yaitu melahirkan banyak orang terampil berpidato. Disamping itu akal manusia dihargai. Tetapi segi negatifnya menjadikan orang tidak bertanggung jawab atas ucapan-ucapannya, sebab apa yang dikatakan hari ini untuk sesuatu,bisa saja hari esoknya berlainan dengan alasan bahwa kebenaran hanyalah berlaku sementara. Sophis digambarkan sebagai "munafik" atau "menipu", maka makna istilah modern.

    ReplyDelete
  11. Nilza Humaira Salsabila
    16709251026
    Pendidikan Matematika kelas B PPs 2016

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Sopist berasal dari bahasa yunani yang berarti bijaksana. Sopist merupakan istilah untuk guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan teknik filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar pada zaman yunani pra-socrates. Namun pada zaman athena (abad ke-5 SM), sopist merupakan istilah untuk guru yang mengajar keliling untuk medapatkan uang. Sophism sendiri bermakna metode pengajaran.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  12. Rhomiy Handican
    167092451031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    pada abad ke-4 nama sophistes khusus dipakai untuk guru-guru yang berkeliling dari kota ke kota dan memainkan peranan penting dalam masyarakat Yunani sekitar paruh abad ke-5.Namun pada kemudian hari nama “Sofis” menjadi tidak seharum sebelumnya. Dalam bahasa Inggris, kata “sophist” menunjukkan seseorang yang menipu orang lain dengan menggunakan argumentasi-argumentasi yang tidak sah. Sokrates, Plato, dan Aristoteles dengan kritiknya pada kaum Sofis menyebabkan nama “Sofis” makin mencerminkan citra buruk. Salah satu tuduhannya adalah ahwa para Sofis meminta uang untuk pengajaran yang mereka berikan. Dalam dialog Protagoras, Plato mengatakan bahwa para Sofis merupakan “pemilik warung yang menjual barang rohani”. Dan Aristoteles mengarang buku Sophistikoi elenchoi (Cara-cara berargumentasi kaum Sofis); maksudnya cara berargumentasi yang tidak sah. Dari hal-hal tersebutlah sehingga nama kaum Sofis pada saat ini memiliki kesan buruk. Plato lah yang paling bertanggung jawab atas pandangan modern terhadap Sophist.

    ReplyDelete
  13. Plato menggambarkan ciri-ciri seorang Sophist sebagai: 1) Seorang yang mata duitan 2). Seorang yang memakai sulap retorika dan ambigiusitas bahasa dalam rangka meraih dan mendukung rasionalitas yang menyesatkan. 3). Seorang yang tidak perduli dengan kebenaran dan keadilan, melainkan hanya sekedar mencari kekuasaan dengan segala cara agar menang. 4). Menolak Ilmu dan keyakinan 5). Memiliki cara pandang relative, skeptic dan agnostic dalam rangka mengikuti kemana arah argument mengalir, untuk mendapatkan argumentasi yang paling kuat demi memenangkan perdebatan. 6). Suka membantah (guibber) meski telah ada bukti-bukti yang jelas 7). Menuruti selera pribadinya dan tidak perduli dengan pendapat orang lain.

    ReplyDelete
  14. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Sofisme adalah kepercayaan bahwa kebenaran itu relatif. Hal tersebut memang sesuai dengan pandangan filsafat, yaitu bahwa segala sesuatu itu relatif adanya tergantung oleh ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  15. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Sophism merupakan suatu sikap yang berpendapat bahwa kebenaran itu relatif adanya. Sofisme berasal dari kata sofis yang berarti cerdik, pandai. Akan tetapi, kemudian berkembang artinya menjadi bersilat lidah, karena kaum sofis dalam menyampaikan filsafatnya yaitu dengan cara berkeliling ke kota-kota maupun ke pasar-pasar dengan berdebat dan berpidato untuk mempertahankan apa yang dianggapnya benar. Selain itu, alasan (argumen) yang disampaikan adalah palsu yang dimaksudkan untuk menipu atau memperdaya orang lain dengan ucapan yang muluk-muluk, tetapi hampa.

    ReplyDelete
  16. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Sophist berasal dari kata yunani Sophistikos, Sophistes berarti “bijaksana, pintar, halus”,dari kata ini Sophist diartikan sebagai seorang yang mencintai kebijaksanaan namun Di dalam sejarah filsafat, kaum sofis sering dipandang secara negatif. Misalnya saja, mengajar untuk mendapatkan uang yang banyak, menghalalkan segala cara untuk memenangkan argumentasi, serta mengajarkan relativisme. Salah satu faktor yang menyebabkan hal itu adalah adanya pernyataan dari Sokrates, Plato, dan Aristotelesterhadap kaum sofis. Akan tetapi, kini telah ada usaha-usaha untuk menilai kaum sofis secara positif.

    ReplyDelete
  17. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Bagi Sophist apa yang mereka ajarkan tidak ada sangkut pautnya dengan agama atau keutamaan. Mereka mengajarkan ketrampilan berdebat, dan berbagai pengetahuan yang kiranya bisa menunjang ketrampilan itu. Pada pokoknya, seperti para pengacara modern, mereka siap menunjukan bagaimana berdebat demi mempertahankan atau menggugurkan opini yang manapun, dan tidak merasa harus membela kesimpulan-kesimpulan mereka sendiri. Sikap kaum Sophist itu sudah barang tentu mengguncangkan mereka yang menjadikan filsafat sebagai pandangan hidup, yang erat kaitannya dengan agama; dimata mereka ini, kaum Sophist tampak sembarangan dan tak bermoral. Upaya pencarian kebenaran yang dilakukan Sophist mengabaikan pertimbangan-pertimbangan moral. Kaum Sophist bersedia mengikuti suatu argument kemanapun argument itu menuju. Seringkali argument itu membawanya kepada skeptisime.

    ReplyDelete
  18. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum

    Dari link https://en.wikipedia.org/wiki/Sophism dikatakan bahwa “Through works such as these, Sophists were portrayed as "specious" or "deceptive", hence the modern meaning of the term”. Specious artinya bermuka dua atau munafik, sementara deceptive artinya penipu atau tidak dapat dipercaya. Orang-orang seperti sofis ini amat sangat berbahaya karna keterampilan yang mereka miliki bisa membuat hitam jadi terlihat putih atau sebaliknya. Dengan tetap mengedepankan atau menjaga prasangka baik terhadap sesama, maka kita patut berhati-hati dengan orang-orang zaman sekarang yang terlihat hebat dalam berargumentasi, retorika, orator yang tampil di muka umum jangan sampai mereka adalh sofis zaman sekarang yang tidak kita sadari keberadaan dan tindak-tanduknya.

    ReplyDelete
  19. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Sofisme adalah metode pengajaran Di Yunani kuno. sofis adalah kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan teknik filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar. Dalam kehidupan bermasyarakat tentu saja berdasarkan sumber yang saya baca, para kaum intelektual saling memberikan kontribusi untuk kemajuan masyarakat (di kota-kota Yunani). Bagi sofisme yang penting adalah bagaimana meningkatkan kemampuan individu , menekankan karakter individualistik, tidak berbagi seperangkat keyakinan dan mendirikan ada sekolah , baik dalam arti lembaga akademis atau dalam tubuh individu berkomitmen untuk berlakunya doktrin-doktrin tertentu.

    ReplyDelete
  20. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Ajaran Sofisme ada juga pengaruhnya yang positif, yaitu melahirkan banyak orang terampil berpidato. Disamping itu akal manusia dihargai. Tetapi segi negatifnya menjadikan orang tidak bertanggung jawab atas ucapan-ucapannya, sebab apa yang dikatakan hari ini untuk sesuatu,bisa saja hari esoknya berlainan dengan alasan bahwa kebenaran hanyalah berlaku sementara. makna sophism pun mulai bergeser arti, dan dengan pertanyaan Socrates, filosof yang hidup pada saat itu, dengan itulah Socrates dikenal sebagai filosof moral pertama.

    ReplyDelete
  21. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    S2 PEP B 2016

    Sofisme bukanlah merupakan sebuah paham, ajaran, aliran, atauppun dogma melainkan sebuah gerakan dari beberapa individu atau kelompok filsuf pada era pra-Socrates. Filsafat pada era sebelum Sokrates masihlah berupa ajaran sendiri dan umum yang diajarkan oleh beberapa sophist seperti Plato, Aristoteles, dan bahkan Sokrates sendiri sebelum ia memberikan dampak besar pada peradaban filsafat Yunani Klasik.

    ReplyDelete
  22. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Sofisme berasal dari kata sophia dan sophos yang berarti kebijaksanaan atau bijaksana merupakan istilah yang dimaknai secara bertahap mulai dari penggambaran keahlian dalam pengetahuan atau kerajinan tertentu sampai pada penekanan kebijaksanaan umum dan khusus manusia misalnya dalam bidang politik, etika, atau manajemen dalam rumah tangga. Sopisme biasanya menganggap sebuah kebijaksanaan didasarkan pada fakta empiris. Memang penting hal ini dalam kehidupan, namun tidak bisa seutuhnya diterapkan dalam agama karena tidak semua
    hal yang dapat terlihat secara nyata.

    ReplyDelete
  23. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Sophis adalah seseorang bijaksana atau seseorang yang mempunyai keahlian. Bermula gelaran shofis ditunujukkan kepada segala orang yang pandai sebagai ahli bahasa, ahli filsafat, ahli politik dan lain-lainnya. Orang yang tersebut karena pengetahuannya dan kebijakannya dinamai Sofis. Tapi kelama-lamaan kata itu berubah artinya sofis menjadi gelaran bagi orang-orang yang pandai memutar lidah. Oleh karena itu sofis tidak mempunyai pendirian dan selalu menimbulkan keragu-raguan.

    ReplyDelete
  24. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Sejarah paham Sophism awalnya berasal dari bahasa Yunani “sophistikos” yang bermakna bijaksana, pintar, halus. Awalnya Sophism mempunyai makna positif, seperti bijaksana, pinta, dll. Namun seiring jalannya waktu, pahamnya mengalami pergeseran makna dari makna awal, yaitu pada pertengahan abad 6 SM. Sophistikos beralih dari makna positif menjadi negative. Dimana pada jaman itu banyak orang yang mengajar menjadi guru memperoleh begitu banyak uang. Hal ini dikarenakan Guru-guru tersebut hanya mau mengajar anak-anak/orang-orang dari kalangan bangsawan sehingga dapat membayar guru-guru dengan banyak uang. Hal ini lah yang menyebabkan pendidikan pada saat itu hanya diperuntukan oleh para bangsawang yang memiliki banyak uang.

    ReplyDelete
  25. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    The word sophism means a deliberately invalid argument displaying ingenuity in reasoning in the hope of deceiving someone. A deliberately invalid argument displaying ingenuity in reasoning in the hope of deceiving someone

    ReplyDelete
  26. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    The word sophism means a deliberately invalid argument displaying ingenuity in reasoning in the hope of deceiving someone.The early Sophists claimed that they could find the answers to all questions, which, along with their practice of taking fees and their questioning of the existence and roles of traditional deities, led to popular resentment against Sophist practitioners, ideas and writings. Some writers have included Socrates as a Sophist, although he was scrupulous in accepting no fees and making no claims of superior wisdom, and his most illustrious student, Plato, depicts Socrates as refuting the Sophists in several of his "Dialogues".

    ReplyDelete
  27. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Sophisme berarti pemikiran palsu yang bertujuan untuk menipu. Di Indonesia saat ini, pemerintah seperti melakukan pembenaran-pembenaran terhadap kekacauan yang ada. Pembunuhan rakyat merupakan kebenaran, pencurian merupakan kebenaran, fitnahan merupakan pembenaran. Di samping itu pemerintah juga meminta masyarakat agar sabar dan tahan menghadapi mereka di bawah dispensasi baru. Ini merupakan sophisme-sophisme yang ada di negara kita.

    ReplyDelete
  28. Bismillah
    RatihKartika
    16701251005
    PPS PEP B 2016



    Assalamualaikumwarahmatulahiwabarrakatuh
    Sofisme erat kaitannya dengan kebijaksanaan atau bijaksana. Implikasi pada kehidupan sekarang, sifat ini bagus untuk diterapkan di berbagai aspek kehidupan manusia. Karena dengan kebijaksanaan kita bisa menghadapi berbagai permasalahan hidup dengan baik. Paha mini berkembang pada era pra Socrates.



    Wassalamualaikumwarahmatulahiwabarakatuh

    ReplyDelete
  29. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Sofisme berasal dari kata sofis yang berarti cerdik, pandai. Namun kemudian berkembang artinya menjadi bersilat lidah. Sebab kaum sofis cara menyampaikan filsafatnya dengan hal berkeliling ke kota-kota dan ke pasar-pasar. Para pemuda dilatih kemahiran berdebat dan berpidato. Kepandaian itu untuk mempertahankan apa yang dianggap benar (Mubarok, 2014)

    ReplyDelete
  30. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Para ahli dari segala hal, ahli bahasa, ahli filsafat, ahli politik dan lain-lainnya karena pengetahuannya dan kebijakannya maka dinamai sofis. Ini berarti sofisme merupakan ahli, pandai. Sofisme sendiri merupakan suatu aliran atau ajaran , tetapi lebih pada gerakan bidang intelektual yang disebabkan oleh pengaruh kepesatan minat orang terhadap filsafat. Pokok – pokok ajaran kaum sofis : Manusia menjadi ukuran segala-galanya, kebenaran umum (mutlak) tidak ada, kebenaran hanya berlaku sementara, kebenaran tidak terdapat pada diri sendiri.

    ReplyDelete
  31. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Sophism berasal dari kata yunani yang berarti “bijaksana, pintar, halus”,dari kata ini sophist diartikan sebagai seorang yang mencintai kebijaksanaan. Kata sophist dalam budaya yunani pra-socrates digunakan untuk sinonim dari filosof, professor ataupun guru. Di yunani kuno, sofis adalah kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan alat filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar arete-keunggulan, atau kebajikan-terutama untuk negarawan muda dan bangsawan.

    ReplyDelete
  32. Sophism adalah metode pengajaran. Di Yunani Kuno, sophist adalah guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan teknik filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar "keunggulan" atau "kebajikan", terutama untuk negarawan muda dan bangsawan. Sophism awalnya berasal dari bahasa Yunani “sophistikos” yang bermakna bijaksana, pintar, halus. Awalnya Sophism mempunyai makna positif, seperti bijaksana, pinta, dll. Namun seiring jalannya waktu, pahamnya mengalami pergeseran makna menjadi negatif karena guru hanya mau mengajar orang-orang yang berada saja, terkesan pengetahuan hanya bagi kaum bangsawan.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  33. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Sofisme suatu sikap yang berpendapat bahwa kebenaran itu relatif adanya. Disebut demikian karena yang pertama-tama mempraktikkannya adalah kaum sofis, nama suatu kelompok cendekiawan yang mahir berpidato pada zaman Yunani kuno. Mereka selalu berusaha memengaruhi khalayak ramai dengan argumentasi-argumentasi yang menyesatkan yang disampaikan melalui pidato-pidato mereka agar terkesan kehebatan mereka sebagai orator-orator ulung (https://id.wikipedia.org/wiki/Sofisme).

    Hal yang perlu dicermati dalam paham ini adalah tentang kebenaran yang relatif. Dalam islam, kebenaran hanyalah bersifat tunggal dan absolut. Dengan akal, manusia mampu menentukan suatu hal tersebut benar atau sebaliknya. Namun, akal manusia lemah dan terbatas sehingga kita memerlukan panduan di luar diri kita. Adapun, panduan yang dapat memberi petunjuk kepada kita adalah petunjuk Al-Qur’an dan As-Sunnah yang sudah Allah perintahkan kepada kita untuk menaatinya. Sehingga, standar kebenaran didasarkan kepada syariat islam itu sendiri. Benar jika sesuai dengan perintah Allah SWT dan keliru jika sebaliknya.

    Islam juga melarang umatnya untuk bersilat lidah dan berbohong hanya untuk mendapatkan legitimasi kemampuan mereka. Islam memerintahkan umatnya untuk berkata benar dan menjauhi sikap takabbur. Wallahu’alam bi shawab.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  34. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Kata sophistÄ“s berasal dari bahasa Yunani, yang terbentuk dari sophia kata benda, 'kebijaksanaan' atau 'belajar', memiliki arti umum 'yang latihan kebijaksanaan atau belajar'. Namun kemudian berkembang artinya menjadi bersilat lidah. Dalam bahasa Inggris misalnya kata “sophist” menunjukkan seseorang yang menipu orang lain dengan mempergunakan argumentasi-argumentasi yang tidak sah. Meski bergitu, mempertimbangkan beberapa sumbangannya dalam filsafat dan pendidikan, kini telah ada usaha-usaha untuk menilai kaum sofis secara positif. Kaum sofis menjadikan manusia sebagai pusat pemikiran filsafatnya. Tidak hanya itu, bahkan pemikiran manusia itu sendiri dijadikan tema filsafat mereka.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  35. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c2013

    300

    40
    5
    5
    5
    5
    4 (kurang komen di http://powermathematics.blogspot.co.id/2012/10/forum-tanya-jawab-64-burung-di-pagi.html)
    10
    15
    Sophi ecara bahawa brsal dari bahasa yunani yang artinya bijaksana, secara istilah , sophist diartikan sebagai filusuf atau guru, yang telah bejalan di yunani menagajar siswanya denagn life skill, khusunya retorika dan pidato di depan umum

    ReplyDelete
  36. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Sophisme adalah pemikiran yang tampaknya saja lurus, runtut dan sah, tetapi karena menyimpang dari hukum-hukm berpikir, maka dari itu menghasilkan suatu kesesatan. Sofisme dalam definisi modern adalah argumen munafik digunakan untuk menipu seseorang. Di Yunani kuno, sofis adalah kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan alat-alat filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar arete-keunggulan, atau kebajikan-terutama untuk negarawan muda dan bangsawan. Praktek pengisian uang untuk pendidikan dan memberikan kebijaksanaan hanya untuk mereka yang bisa membayar menyebabkan kecaman yang dibuat oleh Socrates, melalui dalam dialog Plato, serta Xenophon Memorabilia. Melalui karya-karya seperti ini, Sofis digambarkan sebagai "bermuka-muka" atau "menipu", maka makna modern istilah.Sofisme dalam definisi modern adalah argumen munafik digunakan untuk menipu seseorang. Di Yunani kuno, sofis adalah kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan alat-alat filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar arete-keunggulan, atau kebajikan-terutama untuk negarawan muda dan bangsawan. Praktek pengisian uang untuk pendidikan dan memberikan kebijaksanaan hanya untuk mereka yang bisa membayar menyebabkan kecaman yang dibuat oleh Socrates, melalui dalam dialog Plato, serta Xenophon Memorabilia. Melalui karya-karya seperti ini, Sofis digambarkan sebagai "bermuka-muka" atau "menipu", maka makna istilah modern.

    ReplyDelete
  37. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    PEP B 2016

    Sophisme adalah metode pengajaran. Shopis adalah kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan teknik filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar kebaikan untuk negarawan muda dan bangsawan.

    ReplyDelete
  38. Naja Nusaibah
    13301241042
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Terima kasih Bapak Prof. Marsigit telah membagikan link tentang sophism dalam filsafat. InsyaAllah link tersebut dan isinya akan bermanfaat bagi seluruh pembaca dalam blog ini khususnya saya, mungkin sekarang, besok, atau seterusnya. Semoga postingan kali ini dapat menjadi amal bagi Bapak sekeluarga. Amin.

    ReplyDelete
  39. Naja Nusaibah
    13301241042
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Shopism adalah metode mengajar. Pada yunani kuno, sophist merupakan kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan teknik filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar arete (keutamaan moral), lebih khususnya untuk negarawan muda dan bangsawan.

    ReplyDelete
  40. Naja Nusaibah
    13301241042
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Kemudian, praktek pengisian uang untuk pendidikan dan memberikan kebijaksanaan hanya untuk mereka yang bisa membayar, menyebabkan kecaman yang dibuat oleh Socrates, melalui dalam dialog Plato, serta Xenophon Memorabilia. Melalui karya-karya seperti ini, Sophist digambarkan sebagai "munafik" atau "menipu".

    ReplyDelete
  41. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016



    Shopisme adalah sebuah metode pembelajaran yang digunakan guru untuk melengkapi dasar-dasar dalam kegiatan belajar mengajar. Guru harus memiliki sikap kebijaksanaan dalam mengajar siswa. Siswa harus mendapatkan perlakuan adil dari guru ketika belajar. Guru harus membagi keadilan bagi siswa sesuai pada porsinya.

    ReplyDelete
  42. Ika Dewi Fitria Maharani
    16709251027
    PPs UNY P.Mat B 2016

    SOPHISMadalah nama yang diberikan kepada sekelompok filsuf yang hidup dan berkarya pada zaman yang sama dengan SokratesMereka muncul pada pertengahan hingga akhir abad ke-5 SM.Meskipun sezaman, kaum sofis dipandang sebagai penutup era filsafat pra-sokratik sebab Sokrates akan membawa perubahan besar di dalam filsafat Yunani.Golongan sofis bukanlah suatu mazhab tersendiri, sebab para filsuf yang digolongkan sebagai sofis tidak memiliki ajaran bersama ataupun organisasi tertentu.Karena itu, sofisme dipandang sebagai suatu gerakan dalam bidang intelektual di Yunani saat itu yang disebabkan oleh beberapa faktor yang timbul saat itu.
    Saya berpendapat mungkin aliran ini adalah aliran yang mengalami filsafat saintifik. Hal ini karena berdasarkan intelektual adalah dasarnya

    ReplyDelete
  43. YUNDA VICTORINA TOBONDO
    16709251015
    P.MAT A 2016

    Sofisme adalah metode pengajaran. Di Yunani kuno, sofis adalah kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan teknik filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar "keunggulan" atau "kebajikan" untuk negarawan muda dan bangsawan. Praktek pengisian uang untuk pendidikan dan memberikan kebijaksanaan hanya untuk mereka yang bisa membayar. Hal ini menyebabkan kecaman yang dibuat oleh Socrates serta Xenophon 's Memorabilia. Melalui karya-karya seperti ini, Sofis digambarkan sebagai "menipu". Jika kita melihat pada sejarah bangsa ini, maka paham sofisme sebenarnya telah kita alami pada masa penjajahan, dimana kalangan bangsawanlah yang berhak untuk mendapatkan pendidikan. Dengan demikian, bangsa kita dapat dengan mudah diperdaya karena perbandingan antara orang berpendidikan dan yang tidak berpendidikan dapat dikatakan sangat mencolok. Oleh karena itu, dalam sistem pendidikan sebaiknya tidak pandang bulu, siapapun berhak untuk mendapatkan pendidikan dan menerima pengajaran, agar kita tidak mudah diperdaya oleh bangsa lain.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id