Jan 13, 2013

PYRRHONISM





Ass, jika ingin membaca tentang Pyrrhonism, bisa konek berikut:


Wss

46 comments:

  1. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Pyrrhonisme adalah skeptisisme kuno yang paling terpusat kepada kepercayaan bukan pengetahuan. Paham ini selalu mempertanyakan pengetahuan, fakta dan meragukan pendapat kelompok lain. Paham ini mengajarkan bahwa kita harus yakin pada pendapat sendiri dan hanya berpedoman pada itu. Gerakan dan Akademik Pyrrhonian dimulai kira-kira di abad ketiga SM, dan diakhiri dengan Sextus Empiricus di abad kedua. Para skeptisus sudah ada sejak jaman kuno dan sampai sekarang. Bahkan jaman dulu ternyata adalah sekolah skeptisisme. sekolah skeptis mereka berlomba-lomba untuk bisa belajar berpikir kritis terhadap pertanyaan-pertanyaan dan keraguan-keraguan yang mereka miliki. Sedangakan berdasarkan Agama, sikap ini tentunya mempertanyakan merujuk kepada keraguan tentang prinsip-prinsip dasar agama. Bahkan sampai meragukan akan eksistensi Tuhan

    ReplyDelete
  2. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Pyrrhonism adalah sekolah skeptisisme didirikan oleh pengikut Aenesidemus di abad pertama SM dan dicatat oleh Sextus Empiricus pada akhir abad ke-2 atau awal abad 3 Masehi. Selanjutnya, dalam "New Academy" Arcesilaus (c. 315-241 SM) dan Carneades (c. 213-129 SM) mengembangkan perspektif teoritis yang lebih dimana konsepsi kebenaran mutlak dan kepalsuan yang membantah sebagai tidak pasti. Carneades mengkritik pandangan dogmatis, terutama pendukung Stoicisme, menegaskan bahwa kepastian mutlak pengetahuan adalah mustahil. Sextus Empiricus (c. 200 CE), otoritas utama untuk skeptisisme Yunani, mengembangkan posisi lanjut, menggabungkan aspek empirisme ke dasar untuk menegaskan pengetahuan.

    ReplyDelete
  3. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Pyrrhonisme atau skeptis Pyrrhonian, adalah sekolah yang didirikan oleh Aenesidemus skeptisisme. Skeptis Pyrrhonian menahan setiap persetujuan sehubungan dengan proposisi non-jelas dan tetap dalam keadaan penyelidikan terus-menerus. Maka Pyrrhonian erat kaitannya dengan paham skeptisisme yang mrupakan paham skeptis. dimana sikap skeptis adalah sebuah pendirian didalam epistemologi yang menyangsikan kenyataan yang diketahui baik ciri-cirinya maupun eksistensinya. Skeptis dapat dikategorikan sebagai salah satu sifat yang dimiliki seseorang, dimana orang tersebut merasa ragu-ragu, tidak dapat menerima kebenaran secara langsung.

    ReplyDelete
  4. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Pyrrhonisme atau skeptis Pyrrhonian merupakan sekolah skeptisme yang didirikan oleh Aenesidemus Skeptisisme (abad pertama SM). Yang kemudian dicatat oleh Sextus Empiricus (abad ke-2 dan ke-3 SM). Ajaran dalam sekolah ini adalah menahan setiap persetujuan sehubungan dengan proposisi tidak jelas dan tetap dalam keadaan penyelidikan terus-menerus. Membantah kemungkinan mencapai kebenaran oleh ketakutan sensorik, alasan, atau dua gabungan, dan dari situ disimpulkan kebutuhan total suspensi penghakiman. Dengan demikian, maka setiap orang pasti merasa skeptis atau bingung dengan apa yang diajarkan. Bahkan ragu akan keberadaan Tuhan. Hal ini karena skeptis itu sendiri mengajarkan untuk berpikir kritis terhadap pertanyaan-pertanyaan dan keraguan-keraguan yang dimiliki.

    ReplyDelete
  5. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Pyrrhonism atau skeptisisme pyrrhonoan merupakan sekolah skeptisisme yang didirikan oleh pengikut Aenesidemus pada abad pertama sebelum masehi. Pyrrhonian merupakan paham keraguan, yaitu posisi filsafat yang harus menangguhkan setiap keputusan dalam penyelidikan. Pyrrhonian menolak setiap persetujuan atau keputusan yang berhubungan dengan proposisi yang tidak jelas sehingga perlu dilakukan penyelidikan secara terus menerus. Mereka membantah kemungkinan dalam mencapai kebenaran oleh ketakutan sensorik, alasan, atau keduanya. Mereka berusaha membuat skeptis secara universal.

    ReplyDelete
  6. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Phyrronisme erat kaitannya dengan skeptisisme, yaitu keraguan atau ketidakpercayaan pada sesuatu. Bahkan bagi penganut phyrronisme fanatik mungkin tidak percaya dengan kemampuan indera mereka sendiri. Sikap seperti ini akan sangat bermanfaat bagi para ilmuwan. Sikap ketidakpercayaan atau keraguan pada sesuatu pada akhirnya bertujuan untuk mendapatkan kebenaran yang pasti berdasarkan suatu penelitian. Phyrronisme adalah sekolah skeptisisme.

    ReplyDelete
  7. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Pyrrhonisme adalah filsafat skeptis yang ditetapkan oleh Pyrrho dari Elis, dimana para penganut paham ini cenderung meragukan semua hal atau menganggap tidak ada yang pasti di dunia. para penganut paham ini menganggap tidak ada yang dapat diketahui secara pasti, kaum ini meragukan kebenaran dan terus melakukan penyelidikan secara terus-menerus, dan membantah kemungkinan mencapai kebenaran karena disebabkan ketakutan sensorik, alasan, atau keduanya

    ReplyDelete
  8. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Inti dari skeptisisme (MUNGKIN SAMA DENGAN
    PYRRHONIS)
    kuno adalah suatu paham yang menyatakan jika kita tidak mampu percaya dalam mengklaim suatu pengetahuan maka kita harus mampu menahan diri dari segala bentuk kebenaran klaim. dengan kata lain kita harus menahan diri dari keyakinan bukan hanya dari pengetahuan klaim.

    ReplyDelete
  9. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Phyrronism awalnya berarti sebuah sekolah yang didirikan oleh skeptisisme. Selama abad ke 17, penggunaan makna pyrrhonism berarti suatu paham yang menyatakan jika kita tidak mampu percaya dalam mengklaim suatu pengetahuan maka kita harus mampu menahan diri dari segala bentuk kebenaran klaim.
    Dengan kata lain, kita harus menahan diri dari keyakinan bukan hanya dari pengetahuan klaim.
    Jika salah sasaran, paham ini sangat berbahaya. Lebih berbahaya dari pasrah, karena membuat seseorang menahan diri dari segala bentuk kebenaran klaim.

    ReplyDelete
  10. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Pyrrhonism, atau skeptisisme Pyrrhonian, adalah sebuah sekolah yang didirikan oleh skeptisisme Aenesidemus di abad ke-1 SM dan dicatat oleh Sextus Empiricus pada akhir abad ke-2 atau awal abad ke-3 Masehi. Hal ini dinamakan Pyrrho, seorang filsuf yang hidup dari c. 360 c. 270 SM, meskipun hubungan antara filsafat sekolah dan tokoh sejarah keruh. Sebuah kebangkitan penggunaan istilah terjadi selama abad ke-17. lebih jelas bahwa pyrrhonian adalah adalah suatu paham yang menyatakan jika kita tidak mampu percaya dalam mengklaim suatu pengetahuan maka kita harus mampu menahan diri dari segala bentuk kebenaran klaim. dengan kata lain kita harus menahan diri dari keyakinan bukan hanya dari pengetahuan klaim.

    ReplyDelete
  11. Nilza Humaira Salsabila
    16709251026
    Pendidikan Matematika kelas B PPs 2016

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Pyrrhonisme diperkenalkan oleh seorang filsuf yunani yang bernama Pyrrho pada abad sebelum masehi. Menurut aliran ini nilai-nilai tertinggi dalam kehidupan adalah ketenangan, kemerdekaan, dan berdiri sendiri. Selain itu paham ini memandang bahwa pengetahuan yang dimiliki seseorang terbatas dan tidak bertujuan untuk menyelidiki lebih daripada yang dapat diketahui atau dipahami.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  12. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Pyrrhonisme yaitu aliran filsafat Yunani sekitar abad 272 SM yang dibangun oleh seorang filsuf yang bernama Pyrrhon untuk mengungkapkan keraguan dalam ilmu pengetahuan, maka ia pun dianggap sebagai pendiri skeptisisme kuno Yunani. ia juga dikenal sebagai pria bijak yang selalu berusaha menghindari perselisihan dalam ilmu pengetahuan tertentu dengan cara menangguhkan penilaian (praktik epoché) untuk diteliti terlebih dahulu. Pyrrhonism sangat memengaruhi pemikiran para filsuf Eropa abad ke-17, terbukti dengan adanya istilah ini dalam tulisan-tulisan Kant pada tahun 1765. Kemudian dipopulerkan oleh Edmund Husserl seorang filsuf Jerman dalam metode penelitian fenomena keagamaan sebagai respon terhadap penilaian-penilaian subjektif umat sekaligus kritik sistematis terhadap modernisme.

    ReplyDelete
  13. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Pyrrhonisme adalah skeptisisme kuno yang paling terpusat kepada kepercayaan bukan pengetahuan. Pyrrhonian menolak setiap persetujuan atau keputusan yang berhubungan dengan proposisi yang tidak jelas sehingga perlu dilakukan penyelidikan secara terus menerus. Skeptis dapat dikategorikan sebagai salah satu sifat yang dimiliki seseorang, dimana orang tersebut merasa ragu-ragu, tidak dapat menerima kebenaran secara langsung.

    ReplyDelete
  14. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Pyrrhonisme adalah aliran skeptis yang memiliki keraguan akan semua hal. Keraguan filsafat atau Pyrrhonisme merupakan posisi filsafat yang harus menangguhkan satu keputusan dalam penyelidikan. Pada abad ke-1 SM pengikut Aenesidemus mendirikan sekolah skeptisisme yaitu Pyrrhonisme atau skeptis Pyrrhonian peristiwa ini dicatat oleh Sextus Empiricus pada abad ke-2 akhir atau awal abad ke-3 Masehi.

    ReplyDelete
  15. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  16. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016
    Pyrrhonisme , filosofi dari Skeptisisme berasal dari Pyrrho dari Elis (c. 370- c. 272 SM ), umumnya dianggap sebagai pendiri Skeptisisme kuno. Dia diidentifikasi sebagai orang bijak mereka yang menangguhkan penilaian (praktek epoche ) dan tidak mengambil bagian dalam kontroversi mengenai kemungkinan pengetahuan tertentu.Ia mengusulkan posisi netral menerima hal-hal seperti yang muncul tanpa analisis lebih lanjut.

    ReplyDelete
  17. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum

    Dari link-link diatas, paham Pyrrhonism akan sangat berbahaya ketika yang diragukan atau yang tidak diterima kebenarannya adalah kebenaran pada dimensi spiritual kehidupan. Skeptic akan ajaran agama akan membawa kepada atheism. Dimana sejarah hakekat sejarah peradaban manusia mencapai titik puncaknya tatkala menerima dengan yakin, percaya akan ajaran dan peringatan dari tuhan.

    ReplyDelete
  18. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    S2 PEP B 2016

    Pada periode awal, aliran skeptisme dibangun oleh Pyrrho yang menyatakan bahwa kita hanya dapat mengetahui fenomena atau benda-benda sejauh itu nampak pada kita. Ia merupakan seorang yang ragu terhadap metode yang jelas dalam pencapaian kebenaran. Menurutnya, sikap terbaik adalah pikiran yang terbuka dan penilain yang tentatif terhadap semua fakta dan kehidupan kita. Hal ini juga digunakannya dalam memandang etika. Menurutnya, standar etis itu merupakan hal yang relatif sepenuhnya. Sebab, nilai sesuatu tergantung pada tempat dia berada.

    ReplyDelete
  19. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    S2 PEP B 2016

    Keraguan non-metodis adalah keraguan yang dilakukan demi keraguan itu sendiri. Sebab, penundaan keputusan (suspension of judgement) menjadi sikap hidup dari orang yang menggunakan keraguan ini. Bagi mereka, satu-satunya sikapintelektual yang valid adalah yang mengarah pada penundaan keputusan. Keraguan yang moderat dalam jenis ini biasanya dinamakan skeptisisme, dan bentuk ekstremnya dikenal dengan sebutan pyrrhonisme.

    ReplyDelete
  20. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    S2 PEP B 2016

    Pandangan utama tentang pyrrhonisme itu sendiri mengajarkan bahwa seseorang harus menangguhkan keputusan (epoche) tentang hakikat sejati realitas. Sebab, segala sesuatu yang dapat diketahuinya merupakan penerimaan begitu saja dan hal ini bersifat relatif dan tidak konsisten. Argumen-argumen dapat diberikan untuk suatu pendapat yang ingin dipertahankan seseorang. Seseorang harus menerima fakta bahwa pengetahuannya terbatas dan tidak ditujukan untuk menyelidiki lebih daripada yang dapat diketahui atau dipahami. Nilai-nilai tertinggi dalam kehidupan adalah ketenangan, kemerdekaan, dan berdiri sendiri.

    ReplyDelete
  21. Para skeptisus sudah ada sejak jaman kuno dan sampai sekarang. Bahkan jaman dulu ternyata adalah sekolah skeptisisme. sekolah skeptis mereka berlomba-lomba untuk bisa belajar berpikir kritis terhadap pertanyaan-pertanyaan dan keraguan-keraguan yang mereka miliki. Sedangakan berdasarkan Agama, sikap ini tentunya mempertanyakan merujuk kepada keraguan tentang prinsip-prinsip dasar agama. Bahkan sampai meragukan akan eksistensi Tuhan.Skeptis dapat dikategorikan sebagai salah satu sifat yang dimiliki seseorang, dimana orang tersebut merasa ragu-ragu, tidak dapat menerima kebenaran secara langsung.

    ReplyDelete
  22. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Para skeptisus sudah ada sejak jaman kuno dan sampai sekarang. Bahkan jaman dulu ternyata adalah sekolah skeptisisme. sekolah skeptis mereka berlomba-lomba untuk bisa belajar berpikir kritis terhadap pertanyaan-pertanyaan dan keraguan-keraguan yang mereka miliki. Sedangakan berdasarkan Agama, sikap ini tentunya mempertanyakan merujuk kepada keraguan tentang prinsip-prinsip dasar agama. Bahkan sampai meragukan akan eksistensi Tuhan.Skeptis dapat dikategorikan sebagai salah satu sifat yang dimiliki seseorang, dimana orang tersebut merasa ragu-ragu, tidak dapat menerima kebenaran secara langsung.

    ReplyDelete
  23. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Pyrrhonisme, atau skeptisisme Pyrrhonian merupakan bagian dari skeptisisme yang bertujuan untuk ketenangan dan memberikan kebanggan tempat untuk penampilan. Pyrho digambarkan sebagai sosok mencolok tidak konvensional, tidak terpengaruh bukan hanya oleh emosi dan keyakinan, tetapi juga persepsi karena penganut memiliki sebuah konsep keidealannya.

    ReplyDelete
  24. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Pyrrhonisme dapat diartikan sebagai suatu paham yang mengatakan bahwa manusia tidak akan mengetahui segala sesuatu secara absolut. Sehingga kaum penganut paham ini selalu ragu akan pengetahuan. Hal ini dikarenakan mereka memiliki sikap kurang puas terhadap temuan dalam pengetahuan, sehingga mereka masih terus mencari kebenaran dalam pengetahuan. Sehingga paham ini juga dikenal dengan nama skeptisisme karena berkaitan dengan sikap keragu-raguan terhadap semua hal.

    ReplyDelete
  25. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Pyrrhonism umumnya berkonotasi skeptisisme ekstrim. Kata ini menunjuk pada ajaran-ajaran filsuf Yunani, yaitu Pyyrho dan pengikutnya. Dimana ajaran tersebut harus menangguhkan putusan tentang hakikat sejati realitas. Karena, segala sesuatu yang dapat diketahuinya merupakan penerapan-penerapannya dan hal-hal itu bersifat relatif dan tidak konsisten.

    ReplyDelete
  26. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    What i get from the pyrrhonism is that Pyrrho seems to have had very little impact in the ancient world after his own lifetime. Both Cicero and Seneca refer to Pyrrho as a neglected figure without a following, and the surviving testimonia do not contradict this impression. It is possible that he had some influence on the form of scepticism adopted by Arcesilaus and other members of the Academy; the extent to which this is so is disputed and difficult to assess. It is also possible that the Epicureans, whose aim was also ataraxia, learned something from Pyrrho; there are indications of an association between Pyrrho and Nausiphanes, the teacher of Epicurus. But if so, the extent of the Epicureans' borrowing was strictly limited. For them, ataraxia is to be attained by coming to understand that the universe consists of atoms and void; and the Epicureans' attitude towards the senses was anything but one of mistrust.

    ReplyDelete
  27. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Pyrrhorisme merupakan aliran filsafat tentang suatu posisi untuk menangguhkan suatu keputusan dalam penyelidikan. Suatu penyelidikan dilakukan karena adanya keraguan. Keraguan diistilahkan dengan skeptisisme. Hal ini karena menurut KBBI, skeptis dimaknai sebagai kurang percaya, ragu-ragu. Kaum pyrrhorisme akan mencoba berargumen dari kedua sisi tentang hal yang diragukantersebut sekuat mungkin. Kemudian kaum pyrrhorisme akan mempertanyakan alasan untuk memilih salah satu sisi yang dijadikan sebagai bahan perbincangan. Merekapun dapat secara langsung menangguhkan kepercayaan kedua sisi tersebut. Oleh karena itulah, pyrrhorisme dimaknai sebagai posisi untuk menangguhkan satu keputusan dalam penyelidikan skeptisisme.

    ReplyDelete
  28. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Pyrrhonisme, yaitu aliran filsafat Yunani sekitar abad 272 SM yang dibangun oleh seorang filsuf yang bernama Pyrrhon untuk mengungkapkan keraguan dalam ilmu pengetahuan, maka ia pun dianggap sebagai pendiri skeptisisme kuno Yunani. Ia juga dikenal sebagai pria bijak yang selalu berusaha menghindari perselisihan dalam ilmu pengetahuan tertentu dengan cara menangguhkan penilaian (praktik epoché) untuk diteliti terlebih dahulu. Pyrrhonism sangat memengaruhi pemikiran para filsuf Eropa abad ke-17, terbukti dengan adanya istilah ini dalam tulisan-tulisan Kant pada tahun 1765. Kemudian dipopulerkan oleh Edmund Husserl seorang filsuf Jerman dalam metode penelitian fenomena keagamaan sebagai respon terhadap penilaian-penilaian subjektif umat sekaligus kritik sistematis terhadap modernisme

    ReplyDelete
  29. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Pyrrhonisme merupakan aliran yang termasuk kedalam skeptisisme yang berpandangan bahwa aliran ini menekankan pada tidak adanya klaim terhadap kebenaran. Dengan kata lain, tidak ada kebenaran yang sempurna, adnaya kebenaran relatif. Dan pyrrhonisme ini merupakan argumen pendukung skeptisisme bahwa adanya anggapan bahwa akal memberi pengetahuan yang bersifat relatif sheingga membuat segala anggapan yang dibuat manusia adalah relatif.

    ReplyDelete
  30. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Pyrrhonisme adalah aliran skeptis yang beragukan semua hal. Skeptis adalah sebuah pendirian didalam epistemologi (filsafat pengetahuan) yang menyangsikan kenyataan yang diketahui baik ciri-cirinya maupun eksistensinya.

    ReplyDelete
  31. Pyrrhonisme, atau skeptis Pyrrhonian, adalah sekolah yang didirikan oleh Aenesidemus skeptisisme pada abad ke-1 SM dan dicatat oleh Sextus Empiricus pada abad ke-2 akhir atau awal abad ke-3 Masehi. Skeptis Pyrrhonian menahan setiap persetujuan sehubungan dengan proposisi non-jelas dan tetap dalam keadaan penyelidikan terus-menerus. Mereka membantah kemungkinan mencapai kebenaran oleh ketakutan sensorik, alasan, atau dua gabungan, dan dari situ disimpulkan kebutuhan total suspensi penghakiman. Pada hal Menurut mereka, bahkan pernyataan bahwa tidak ada yang bisa diketahui adalah dogmatis. Mereka demikian berusaha untuk membuat skeptis secara universal, dan untuk melarikan diri dari penghinaan karena mendasarkan itu pada dogmatisme segar.

    Triwid Syafrotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  32. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Pyrhonisme bisa juga disebut dengan skeptisisme pyrrhoan adalah sekolah skeptisme yang didirikan oleh pengikut Aenesidemus skeptisisme pada abad ke-1 SM dan dicatat oleh Sextus Empiricus pada abad ke-2 akhir atau awal abad ke-3 Masehi. Pyrrhonian merupakan paham yang menunda kebenaran suatu hal atau keputusan dalam suatu kasus penyelidikan sebelum ditelusuri kebenarannya. Pyrrhonism mengesampingkan segala kebenaran yang berasal dari ketakutan sensorik, alasan atau keduanya. Sehingga, dalam melakukan suatu hal, maka yang muncul adalah sikap keragu-raguan.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  33. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Pironisme atau Skeptisisme Pironis adalah adalah sekolah skeptisisme yang didirikan oleh Pyrrho di abad ke-4 SM, namun hanya berdiri dalam waktu singkat. Pironisme kemudian berkembang pada abad 17 dengan menggunakan istilah skeptisme. Pironisme sering digunakan untuk menunjuk kamun skeptisme ekstrem. Aliran ini berpendapat bahwa kita hendaknya menangguhkan semua keputusan, karena sebenarnya akal manusia tak mampu sampai pada kesimpulan, dan manusia tidak dapat mencapai kebenaran.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  34. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Penganut Pyrrhonism, menangguhkan penilaian dalam penyelidikan skeptis. bahkan mungkin meragukan keandalan indera mereka sendiri skeptisisme agama, di sisi lain adalah "keraguan tentang prinsip-prinsip agama dasar (seperti keabadian, pemeliharaan, dan wahyu)".Skeptisime sebagai sebuah pemahaman bisa dirunut dari yunani kuno. Pemahaman yang kira-kira secara gampangnya “tidak ada yang bisa kita ketahui”, “Tidak ada yang pasti” “Saya ragu-ragu.” sebuah pernyataan yang akan diprotes karena memiliki paradoks. Jika memang tidak ada yang bisa diketahui, darimana kamu mengetahuinya. Jika memang tidak ada yang pasti, perkataan itu sendiri sesuatu kepastian. Setidaknya dia yakin kalau dirinya ragu-ragu. Dengan kata lain meragukan. Sifat skeptis artinya sifat meragukan sesuatu. Tidak mau menerima dengan mudah apa adanya. Selalu meragukan sesuatu jika belum ada bukti yang benar-benar jelas. Jika ada cerita maka tidak langsung mempercayainya.

    ReplyDelete
  35. Miftahir Rizqa
    16701261027
    PEP Kelas A

    Pyrrhonism merupakan aliran filsafat yang meragukan sesuatu. Aliran ini memiliki sikap skeptis terdapat sebuah penyelidikan. Suatu kebenaran tidak langsung diterima sebelum mengetahui seluk beluknya, tidak dengan mudah menerima sesuatu. Penuh keragua-raguan, tidak gampang menerima kecuali tidak ada dukungan fakta dan data yang dapat dipercaya

    ReplyDelete
  36. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    PEP B S2 2016

    Pyrrhonisme, atau skeptisisme Pyrrhonian, adalah sekolah skeptisisme yang didirikan oleh Pyrrho di SM abad ke-4. Keberadaan sekolah ini tadinya hanya sebentar tetapi kemudia dihidupkan kembali oleh Aenesidemus di SM abad ke-1 dan dicatat oleh Sextus Empiricus pada akhir abad ke-2 atau awal abad ke-3 Masehi. Sebuah kebangkitan penggunaan "pyrrhonisme" sebagai sinonim untuk "skeptisisme" terjadi selama abad ke-17.

    ReplyDelete
  37. Sisk Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016


    Pyrhonisme adalah sebuah paham yang memandang sikap skeptis terhadap sesuatu yang ada di dunia. Segala kebenaran yang sudah ada di dalam kehidupan tidak diterima begitu saja. Dengan menggunakan pikiran yang skeptis tersebut, akan memunculkan pikiran logis untuk menganalisis kebenaran, apakah kebenaran tersebut benar atau masih memerlukan perbaikan.

    ReplyDelete
  38. Naja Nusaibah
    13301241042
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Terima kasih Bapak Prof. Marsigit telah membagikan link tentang pyrrhonism dalam filsafat. InsyaAllah link tersebut dan isinya akan bermanfaat bagi seluruh pembaca dalam blog ini khususnya saya, mungkin sekarang, besok, atau seterusnya. Semoga postingan kali ini dapat menjadi amal bagi Bapak sekeluarga. Amin.

    ReplyDelete
  39. Naja Nusaibah
    13301241042
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Dari link-link tersebut, Pyrrhonism, atau skeptisisme Pyrrhonian, adalah sekolah skeptisisme yang didirikan oleh Aenesidemus pada abad ke-1 SM dan dicatat oleh Sextus Empiricus pada akhir abad ke-2 Masehi atau awal abad ke-3 Masehi. Pyrrhonism berasal dari kata Pyrrho, seorang filsuf yang hidup pada 360-270 SM, meskipun hubungan antara filsafat dari sekolah dengan tokoh sejarah tersebut tidak jelas. Sebuah kebangkitan penggunaan istilah ini terjadi selama abad ke-17 Masehi.

    ReplyDelete
  40. Naja Nusaibah
    13301241042
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Fallibilism adalah perspektif mendasar modern dari metode saintifik, seperti yang dikemukakan oleh Karl Popper dan Charles Sanders Peirce, bahwa semua pengetahuan adalah, yang terbaik, sebuah perkiraan, dan bahwa setiap ilmuwan harus selalu menetapkan ini dalam penelitian dan temuannya. Hal ini, pada dasarnya, merupakan pengembangan modern dari Pyrrhonism. Memang, dalam sejarah Pyrrhonists kadang-kadang digambarkan oleh penulis modern sebagai fallibilists. Fallibilists modern juga kadang-kadang digambarkan sebagai pyrrhonists.

    ReplyDelete
  41. Ika Dewi Fitria Maharani
    16709251027
    PPs UNY P.Mat B 2016

    Aliran PYRRHONISM berasal dari sekolah ynag PYRRHONISM yang didiran pada abad 1 SM oleh Aenesidemus. Penganutnya mengatakan bahwa "Tidak ada yang dapat diketahui, bahkan ini". Mereka menahan setiap persetujuan sehubungan dengan proposisi non-jelas dan tetap dalam keadaan penyelidikan terus-menerus.[1] Mereka membantah kemungkinan mencapai kebenaran oleh ketakutan sensorik, alasan, atau dua gabungan, dan dari situ disimpulkan kebutuhan total suspensi penghakiman (epoché)

    ReplyDelete
  42. Intan Fitriani
    13301241024
    Pend. Matematika A 2013

    Terima kasih kepada pak Marsigit atas informasi mengenai beberapa link referensi di atas tentang Pyrrhonism. Semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan bagi kami.

    ReplyDelete
  43. Intan Fitriani
    13301241024
    Pend. Matematika A 2013

    Pyrrhonisme, atau skeptisisme Pyrrhonian, adalah sekolah skeptisisme yang didirikan oleh Pyrrho di SM abad ke-4. Keberadaan sekolah singkat. Hal itu dihidupkan kembali oleh Aenesidemus di SM abad ke-1 dan dicatat oleh Sextus Empiricus pada akhir abad ke-2 atau awal abad ke-3 Masehi. Sebuah kebangkitan penggunaan "pyrrhonisme" sebagai sinonim untuk "skeptisisme" terjadi selama abad ke-17.

    ReplyDelete
  44. Intan Fitriani
    13301241024
    Pend. Matematika A 2013

    Dari link http://plato.stanford.edu/entries/skepticism-ancient/, Kata Skepsis berasal dari bahasa Yunani yang berarti penyelidikan. Dengan menyebut diri mereka skeptis, skeptis kuno sehingga menggambarkan diri mereka sebagai penyidik. Mereka juga menyebut diri mereka 'orang-orang yang menangguhkan', demikian menandakan bahwa penyelidikan mereka memimpin mereka untuk suspensi penghakiman. Mereka tidak mengedepankan teori, dan mereka tidak menyangkal pengetahuan yang dapat ditemukan.

    ReplyDelete
  45. Intan Fitriani
    13301241024
    Pend. Matematika A 2013

    Dari link http://www.britannica.com/EBchecked/topic/485099/Pyrrhonism, filsafat Skeptisisme berasal dari Pyrrho dari Elis (c. 370-c. 272 SM), umumnya dianggap sebagai pendiri Skeptisisme kuno. Pyrrhonisme sangat mempengaruhi pemikiran filosofis di Eropa abad ke-17 dengan publikasi karya Skeptis dari Sextus Empiricus, yang dikodifikasikan Skeptisisme Yunani tentang pergantian ce abad ke-3, dan kekuatannya telah bergema sampai hari ini.

    ReplyDelete
  46. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Pyrrhonism adalah sekolah skeptisisme didirikan oleh pengikut Aenesidemus di abad pertama SM dan dicatat oleh Sextus Empiricus pada akhir abad ke-2 atau awal abad 3 Masehi. Skeptisisme filosofis adalah pendekatan keseluruhan yang mengharuskan semua informasi yang akan didukung oleh bukti. Klasik skeptisisme filosofis berasal dari 'Skeptikoi', sebuah sekolah yang "menegaskan tidak ada". Penganut Pyrrhonism, misalnya, menangguhkan penilaian dalam penyelidikan skeptis. bahkan mungkin meragukan keandalan indera mereka sendiri skeptisisme agama, di sisi lain adalah keraguan tentang prinsip-prinsip agama dasar seperti keabadian, pemeliharaan, dan wahyu.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id