Jan 13, 2013

PERFECTIONISM





Ass, jika ingin membaca tentang Perfectionism, bisa konek berikut:


Wss

52 comments:

  1. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Perfectionism merupakan paham yang sifat kepribadiannya ditandai dengan perjuangan seseorang untuk kesempurnaan, dan menetapkan standar kinerja yang terlalu tinggi. perfectionisme mendorong orang untuk mencoba untuk mencapai yang ideal dan terjangkau, dan kadang-kadang dapat memotivasi mereka untuk mencapai tujuan mereka. Contoh sederhana ketika menjalani ujian, orang yang mempunyai kepribadian tersebut harus mendapatkan nilai yang sempurna, sehingga dengan berbagai cara dia terus belajar untuk mencapai tujuannya tersebut yaitu menginginkan nilai yang sempurna. Akan tetapi sebenar-benarnya kesempurnaan adalah milik Allah SWT, tidak ada yang lebih sempurna dibanding dengan-Nya.

    ReplyDelete
  2. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Menurut Enneagram, orang yang berkepribadian perfeksionis memiliki sifat yang sangat rasional dan sangat idealis. Sangat suka akan keteraturan dan cenderung taat pada aturan. Dia memiliki jiwa yang kuat untuk menentukan mana yang benar dan mana yang salah. Dia sangat ingin merubah dan memperbaiki pola-pola yang salah dalam orang lain. Terkadang bahkan terlalu kritis dan terlalu perfeksionis.

    ReplyDelete
  3. 16709251041
    PPs PMat B 2016

    Perfectionisme dilihat dari sisi psikologi adalah pandangan yang selalu ingin hidup dalam kesempurnaan sehingga berpengaruh pada perkembangan karakternya, seseorang yang perfectionism selalu ingin pekerjaan yang dilakukan mendapatkan hasil yang sempurna, sehingga menuntut dia untuk kerja keras, teliti, disiplin, all out dalam mengerjakan sesuatu.

    ReplyDelete
  4. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Perfeksionisme telah mengakuisisi sejumlah makna dalam filsafat moral dan politik kontemporer. Istilah ini digunakan untuk merujuk ke aspek kehidupan manusia, penjelasan tentang kesejahteraan manusia, teori moral, dan pendekatan politik. Secara historis, perfeksionisme dikaitkan dengan teori-teori etika yang menjadi ciri manusia yang baik dalam hal pengembangan sifat manusia. Perfeksionisme adalah keyakinan bahwa seseorang harus menjadi sempurna untuk mencapai kondisi terbaik pada aspek fisik ataupun non-materi. Perfeksionis adalah orang yang memiliki pandangan perfeksionisme. Perfeksionisme tersebut dapat menyebabkan seseorang memiliki perhatian berlebih terhadap detail suatu hal dan bersifat obsesif-kompulsif, sensitif terhadap kritik, cemas berkepanjangan, keras kepala, berpikir sempit, dan suka menunda. Hal-hal yang dapat menghambat keberhasilan dalam hal apapun.

    ReplyDelete
  5. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Perfeksionisme merupakan paham yang ingin meraih kesempurnaan dan kondisi terbaik untuk suatu idealisme. Perfeksionisme juga merupakan suatu ciri kepribadian yang memiliki kegigihan kehendak dalam memperoleh kualitas optimal spiritual, mental, fisik, dan material makhluk. Menurut paham perfeksionisme, sesuatu yang tidak sempurna tidak dapat diterima sehingga mereka menetapkan standar yang sangat tinggi terhadap suatu hal dan berusaha untuk memperoleh kesempurnaan dalam hal tersebut.

    ReplyDelete
  6. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    'perfect' artinya sempurna, perfeksionisme adalah paham atau kepercayaan mengenai kesempurnaan. Orang yang menganut paham perfeksionisme akan mengutamakan kesempurnaan dalam berbagai hal, sehingga ia tidak akan membiarkan sedikit cela dalam tindakannya. Menurut saya, dalam pandangan filsafat orang yang menganut perfeksionisme akan selalu berusaha memikirkan secara detail segala yang ada dan yang mungkin ada. Namun segala yang ada dan yang mungkin ada menurut satu orang akan berbeda dengan segala yang ada dan yang mungkin ada menurut orang lain, hal yang akan dilakukan untuk membuat sempurna pun pasti berbeda, karena sempurna itu relatif. Semua tergantung dengan pikiran dan pengalaman seseorang.

    ReplyDelete
  7. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Kesempurnaan atau perfect merupakan keyakinan bahwa seseorang untuk mencapai sempurna dalam kondisi apapun. Orang seperti ini disebut perfeksionis. Paham ini dapat menyebabkan seseorang memiliki perhatian berlebihan terhadap suatu hal, sehingga lebih sensitif, cemas berkepanjangan, keras kepala, berpikir sempit, dan suka menunda sesuatu. Karena mereka akan melakukan segala hal dengan sangat hati-hati untuk mencapai kesempurnaan menurut ukuran mereka.

    ReplyDelete
  8. M A Kholiq Arfani
    13301241064
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Kata "perfect" merujuk pada sesuatu yang sempurna. Perfectionism adalah keinginan untuk sgala sesuatu berjalan dengan sempurna, Keinginan ini membuat seseorang akan melakukan segalanya dengan hati-hati.

    ReplyDelete
  9. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    perfectionist positif adalah seseorang yang mempunyai standar maksimal kesempurnaan. Namun, kalau tidak tercapai, maka dia akan menerima hasil akhirnya walaupun tidak 100% sesuai yang diidealkan. Apabila gagal, dia ttak menuutupinya ataupun menyalahkan orang lain. Dia berpikir idealistis tapi realistis. perfectionis negatif adalah seseorang yang mempunyai standar maksimal kesempurnaan. Namun, kalauu tidak tercapai dia akan menutupinya dan menunjukkan keberhasilan lainnya yang sebenarnya keberhasilan semu. Bahkan kegagalannya dikatakan sebagai kegagalan orang lain. Dia tak mau dikritik. Tak mau dikatakan gagal. Dia akan merasa kecewa kalau segala sesuatunya tidak sempurna. Pola pikirnya idealis tapi tidak realistis. Terjebak pada perilaku pencitraan. Yang manakah diri kita?

    ReplyDelete
  10. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Perfeksionisme adalah keyakinan bahwa seseorang harus menjadi sempurna untuk mencapai kondisi terbaik pada aspek fisik ataupun non-materi. Sejatinya orang-orang dengan paham seperti ini memiliki potensi kerena adanya hasrat tinggi dalam mencapai sesuatu dengan hasil terbaik namun pandangan seperti ini justru seringkali mendapatkan ri ntangan yang sama sekali tidak perlu sehingga dapat menghambat keberhasilan akbat dari obesesi kesempurnaan yang berlebihan.

    ReplyDelete
  11. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B (Angkatan 2016)

    Perfectionism (psychology), a personality trait
    Perfectionism (philosophy), a persistence of will

    Perfectionism adalah sebuah sifat yang melekat pada diri manusia. Berdasarkan pemahaman say bahwa perfectionism adalah sebuah kepribadian bawaan dan hasrat yang tekun.
    Tekun dalam melakukan sesuatu, dengan maksud tanpa melakukan kesalahan (dari sudut pandang pribadi sendiri).

    ReplyDelete
  12. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Perfeksionisme adalah keyakinan bahwa seseorang harus menjadi sempurna untuk mencapai kondisi terbaik pada aspek fisik ataupun non-materi. Perfeksionis adalah orang yang memiliki pandangan perfeksionisme.
    Pada bentuknya sebagai penyakit, perfeksionisme dapat menyebabkan seseorang memiliki perhatian berlebih terhadap detail suatu hal dan bersifat obsesif-kompulsif, sensitif terhadap kritik, cemas berkepanjangan, keras kepala, berpikir sempit, dan suka menunda. Hal-hal yang dapat menghambat keberhasilan dalam hal apapun. Orang yang potensial, namun perfeksionis akan terhambat kemampuannya. Hasrat menciptakan produk atau sesuatu yang terbaik adalah hal yang perlu, namun seorang perfeksionis akan menemukan banyak rintangan yang sama sekali tidak perlu.

    ReplyDelete
  13. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Namun ada segi positif dan negatif jika kita memandang perfeksionis, apabila seorang mempunyai standar yang terlalu tinggi maka hal ini akan cenderung tidak bersyukur, namun sebaliknya apabila kita menetapkan standar perfeksionis yang rendah, jelas rasa malas untuk mengembangkan pengetahuan dan pemahaman akan sesuatu berada pada level cukup. Sebenar-benarnya kesempurnaanya hanya milik Allah SWT. Kesimpulannya tiada manusia di dunia berada pada taraf yang perfectionism, kecuali menggapai Ridho-Nya.

    ReplyDelete
  14. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Adalah filsafatnya dari sempurna atau ideal. Namun idealnya setiap orang itu berbeda-beda. Oleh sebab itu, yang dikatakan sempurna oleh setiap orang itu pasti berbeda. Hanya kesempurnaan Allah SWT lah yang Absolut dan tetap (tidak berubah-ubah)

    ReplyDelete
  15. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    PENGERTIAN umum perfectionist yaitu seseorang yang mengejar kesempurnaan. Bisa berkonotasi positif dan bisa berkonotasi negatif. Positif atau negatifnya tergantung pola pikir seseorang itu. Oleh karena itu harus dipahami apa bedanya perfectionist positif dan perfectionist negatif. enderung selalu ingin sempurna adalah karakter seorang perfectionist dan karakter seperti itu akan cenderung melekat kuat dalam alam fikirannya seumur hidup dan akan terbawa kemanapun termasuk ketika ia memasuki berbagai ruang pengalaman hidup baik yang bersifat lahiriah maupun batiniah,fisik maupun non fisik.

    ReplyDelete
  16. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Perfeksionisme ini merupakan pandangan seseorang bahwa dia harus menjadi sempurna dan menjadi yang terbaik pada segala aspek. Orang yang memiliki pandangan perfeksionisme ini disebut perfeksionis.

    ReplyDelete
  17. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Seseorang yang memiliki pandangan perfectionism ini justru akan merugikan dirinya sendiri, karena dirinya akan kehabisan energi terlebih dahulu untuk menyempurnakan hasil pekerjaan atau mengejar target yang dia inginkan. sehingga hal ini dapat menghambat keberhasilannya.

    ReplyDelete
  18. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum

    Menjadi perfeksionis jika diorientasikan pada hasil suatu kegiatan secara umum maka hal tersebut tidak pada ruang dan waktunya. Jika perfeksonis diorientasikan pada proses yang lalui artinya memaksimalkan daya upaya pada setiap sisinya dengan tetap pasrah akan kehendak tuhan yagn vatal maka itu menjadi tindakan yang progresif, yang baik dan patut dilakukan.


    ReplyDelete
  19. Nilza Humaira Salsabila
    16709251026
    Pendidikan Matematika kelas B PPs 2016

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Perfectionisme atau dalam bahasa indonesianya perfeksionisme. Perfectionism berasal dari kata perfect yang berarti sempurna. Aliran ini memandang bahwa seseorang haruslah menjadi sempurna utnuk mencapai kondisi terbaik dalam hidupnya. Orang yang mengikuti aliran ini disebut dengan perfeksionis. Menjadi orang yang perfeksionis memiliki beberapa kekurangan yaitu, suka cemas berlebihan, cepat kehabisan energi karena terus cemas tentang bagaimana menyempurnakan sesuatu yang akan dikerjakannya atau menyesali kekurangannya pada masa lampau.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  20. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Perfeksionisme telah mengakuisisi sejumlah makna dalam filsafat moral dan politik kontemporer. Perfectionisme dilihat dari sisi psikologi adalah pandangan yang selalu ingin hidup dalam kesempurnaan sehingga berpengaruh pada perkembangan karakternya, seseorang yang perfectionism selalu ingin pekerjaan yang dilakukan mendapatkan hasil yang sempurna, sehingga menuntut dia untuk kerja keras, teliti, disiplin, all out dalam mengerjakan sesuatu.

    ReplyDelete
  21. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Perfeksionisme dapat menyebabkan seseorang memiliki perhatian berlebih terhadap detail suatu hal dan bersifat obsesif-kompulsif, sensitif terhadap kritik, cemas berkepanjangan, keras kepala, berpikir sempit, dan suka menunda. Hal-hal yang dapat menghambat keberhasilan dalam hal apapun. Orang yang potensial, namun perfeksionis akan terhambat kemampuannya.Perfeksionisme ini merupakan pandangan seseorang bahwa dia harus menjadi sempurna dan menjadi yang terbaik pada segala aspek.

    ReplyDelete
  22. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Perfeksionis merupakan salah satu sikap yang berkembang karena adanya rasionalitas. Para pendukung perfeksionisme biasanya menyajikan atau memberikan penjelasan tentang sifat-sifat atau kapasitas yang penting bagi sifat manusia dan pengembangan yang memiliki nilai.

    ReplyDelete
  23. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    The notion that a representation in any medium reflects, or ought to reflect, ‘the way things are’ in everyday reality. It is based on the metaphor of the mirror: the goal of art, as Hamlet observes, is ‘to hold… a mirror up to nature’. Certainly, from a phenomenological perspective, people do seek, and psychologically seem to need, reflections in the media of people like themselves, of familiar experiences, and of their world (see also personal identity function). The concern of constructionist critics is to avoid the assumption of naïve realism that reality is wholly independent of, and pre-existing, its representation rather than as in any way constructed by it. On this basis, reflectionism is often dismissed as a fallacious assumption in relation to fictional literary genres. However, this does not invalidate a concern for examining relationships between the world and its representations.

    ReplyDelete
  24. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    S2 PEP B 2016

    Merupakan sifat bawaan manusia bahwa setiap mereka mampu mebedakan mana yang baik dan buruk. Ketika mereka mampu untuk berpikir tentang hal yang baik sebagai konsep idealnya maka mereka akan berusaha mewujudkannya. Terkadang manusia hanya mampu memikirkan konsep idealnya saja, berangan-angan hingga akan membuatnya menjadi seorang idealis, namun bagi perfeksionis merupakan sifatnyalah yang membuat ia menjadi manusia yang lebih baik dengan memikirkan sesuatu untuk bisa jadi sempurna. Itulah perkembangan manusia itu sendiri. Apakah itu bukan sifat bawaan manusia jika manusia ingin sempurna dan tidak ingin meninggalkan cacat dalam hidupnya? Setidaknya itu yang dipahami oleh seorang neo-Aristotelean Thomas Hurka.

    ReplyDelete
  25. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    S2 PEP B 2016

    Hal yang paling konyol adalah ketika kita terlalu lama bergelut dengan suatu masalah atau sesuatu yang telah dipahami dan tidak ingin melangkah maju untuk menghadapi masalah berikutnya atau sesuatu yang baru yang belum dipahami. Terlalu lama bergelut menyelesaikan masalah untuk meninggalkannya dengan kesempurnaan hanya akan menghambat perkembangan manusia itu sendiri untuk berkembang. seperti itu mungkin gambaran saya tentang etika perfeksionisme.

    ReplyDelete
  26. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Perfeksionisme dapat diartikan sebagai kesempurnaan. Kesempurnaan yang dimaksud sebagai karakteristik pribadi positif mempengaruhi seseorang dalam hal meningkatkan kondisi terbaik pada beberapa aspek. Setiap manusia ingin tampil sempurna diberbagai aspek, tetapi mereka tidak bisa menempatkan pada konteksnya. Maka dari itu kita harus bisa menyesuaikan segala apapun tergantung ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  27. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    Perfectionisme adalah sikap selaluingin sempurna,perfect dan ingin tanpa kesalahan. Tidak ada buruknya untuk bersikap perfek dan ingin selalu tampil sempurna. Tetapi diingat bahwa tiada manusia yang sempurna. Sekecil apapun usaha manusia selalu akan menemui ke-tidak sempurna. Karena sempurna adalah hakiki dan sudah masuk dalam ranah tertinggi Filsafat yaitu Ranah Spiritual.....

    ReplyDelete
  28. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Seperti bentuk katanya, paham perfectionism berasal dari kata perfect atau sempurna. Jadi dapat dipahami bahwa paham perfectionism merupakan suatu paham yang merujuk pada keinginan untuk menuju pada kesempurnaan dalam berbagai hal. Seorang yang perfeksionis akan berusaha dengan keras demi meriah sesuatu yang diinginkannya mencapai suatu titik yang disebutnya “sempurna”. Sehingga seorang perfeksionis tidak berhenti sebelum ia capai apa yang diinginkannya. Namun jika seorang perfeksionis dapat dikatakan sebagai orang yang kurang puas dan begitu ambisius karena mengejar suatu kesempurnaan. Jika usahanya menyesuaikan pada kemampuan diri itu tak masalah, namun jika justru menghalalkan segala cara maka itu sangat tidak baik. Karena sebenarnya semua hal di dunia ini tidak ada yang mencapai sempurna kecuali hanya berusaha saja.

    ReplyDelete
  29. Seftika Anggraini
    13301241013
    Pendidikan Matematika I 2013

    Orang awam yang mendengarkan perfectionism selalu menganggap itu adalah hal yang negatif dalam hidup. Namun, justru perfectionism ini sangat dibutuhkan untuk perkembangan kehidupan kita. Dengan mempercayai perfectionism, mendorong untuk berusaha mencapai tingkat kesempurnaan meskipun bukan kesempurnaan absolut yang nantinya akan didapat. Karena kesempurnaan hanya milik-Nya.
    Terima kasih

    ReplyDelete
  30. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Setiap manusia tidak ada yang sempurna, karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Sesuatu yang berlebihan memanglah tidak baik artinya ketika seseorang terlalu berlebihan ingin menjadi seseorang yang sempurna orang tersebut akan menjadi beban pikiran, cepat kehabisan energi, dan tidak akan pernah puas dengan apa yang sudah dilakukannya. Tetapi apabila seseorang tidak memiliki jiwa perfeksionisme, orang tersebut akan santai, tidak memiliki motivasi dan pencapaian. Oleh karena itu jadikanlah perfeksionisme sebagai motivasi untuk berprestasi tanpa harus menjadi beban dari diri sendiri.

    ReplyDelete
  31. YUNDA VICTORINA TOBONDO
    16709251015
    P.MAT A 2016

    Perfeksionisme menurut Hewit dan Flett adalah keinginan untuk mencapai kesempurnaan diikuti dengan standar yang tinggi untuk diri sendiri, standar yang tinggi untuk orang lain, dan percaya bahwa orang lain memiliki pengharapan kesempurnaan untuk dirinya dan memotivasi. Melihat dari pengertian dari perfeksionisme dan apabila dikaitkan dengan filsafat, maka menurut saya sifat ini pada satu sisi akan membuat manusia termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya. Namun, disisi lain sifat ini juga dapat memberikan dampak buruk bagi manusia. Keingininan untuk menjadi sempurna dalam segala hal secara tidak langsung akan mengikis rasa syukur seseorang. Karena, ketika ada sesuatu hal yang tidak seseuai dengan ekspetasinya maka dia akan mengalami keterpurukan dan kesedihan yang mendalam. Sehingga, pada kondisi ini orang tersebut akan sukar untuk mengucap syukur terhadap keadaan yang sedang dialaminya. Dan hal ini akan berdampak pada wujud keikhlasan dalam menjalani hidup.

    ReplyDelete
  32. Bismillah
    RatihKartika
    16701251005
    PPS PEP B 2016






    Assalamualaikumwarahmatulahiwabarrakatuh
    Perfeksionism bisa ditanggapi poristif dan negative tergantung dari orang yang memandangnya. Maka perfeksionisme bisa positif untuk perkembangan hidup kita dalamberproses,memanajemen segala sesuatu hal.Perfeksionisme bisa negative kalau terlalu perfeksionis, tidak mentolerir kekurangan dan kesalahan dalam hal apapun. Maka gunakan perfeksionisme sesuai dengan ruang dan waktu.


    Terimakasih.
    Wassalamualaikumwarahmatulahiwabarakatuh

    ReplyDelete
  33. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Menjadi manusia sempurna adalah dambaan dari setiap orang. Akan tetapi gambaran manusia sempurna untuk diwujudkan menjadi sangatlah berat karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Sesuatu yang berlebihan memanglah tidak baik artinya ketika seseorang terlalu berlebihan ingin menjadi seseorang yang sempurna orang tersebut akan menjadi beban pikiran, cepat kehabisan energi, dan tidak akan pernah puas dengan apa yang sudah dilakukannya. Tetapi apabila seseorang tidak memiliki jiwa perfeksionisme, orang tersebut akan santai, tidak memiliki motivasi dan pencapaian. Oleh karena itu jadikanlah perfeksionisme sebagai motivasi untuk berprestasi tanpa harus menjadi beban dari diri sendiri.

    ReplyDelete
  34. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Perfectionisme merupakan satu dari sekian aliran yang membicarakan etika. Perfectionist ingin segalanya sempurna dari apa yang dilakukannya dan berani berbeda dalam memperjuangkan apa yang menjadi keinginannya. Dari tokoh filsuf Yunani (Plato dan Aristoteles) bersepakat dalam satu aliran, yakni perfectionisme. Teori perfectionisme dari Plato dan Aristoteles menetapkan dalam kaitan dengan pengembangan berbagai kemampuan manusia.

    ReplyDelete
  35. Perfectionisme adalah paham yang menginginkan kesempurnaan dalam mencapai segala sesuatu baik fisik, mental, spiritual dan material. Seseorang yang punya pemahaman perfectionisme disebut perfectinis. Orang yang bersifat perfectionis selalu punya standar tinggi untuk tiap hal yang ingin dia capai, itu bisa jadi dampak positif karena dengan begitu dia akan berusaha keras untuk mencapai apa yang dia inginkan sesuai standarnya, tapi bisa juga menjadi negatif saat dia selalu merasa tidak puas atas pencapaian yang telah dia peroleh dan akhirnya lupa bersyukur.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  36. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    PEP B S2 2016

    Perfeksionism adalah paham atau keyakinan bahwa seseorang harus menjadi sempurna untuk mencapai kondisi terbaik dalam segala aspek. Orang yang terlalu sering menganut perfeksionism maka orang itu akan mudah letih pikirannya dan fisiknya, karena mengejar perfeksionism butuh tenaga lebih atau ekstra dibanding dengan biasanya.

    ReplyDelete
  37. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Perfeksionisme adalah keyakinan bahwa seseorang harus menjadi sempurna untuk mencapai kondisi terbaik pada aspek fisik maupun non materi. Sesungguhnya kita tak akan pernah sempurna. Hanya sebatas berusaha meraih kesempurnaan. Manusia sejatinya sempurna dalam ketidak sempurnaan, dan tidak sempurna dalam kesempurnaan.

    ReplyDelete
  38. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Perfeksionisme adalah kecenderungan seseorang untuk selalu memiliki atau mencapai kesempurnaan. Apabila terdapat seseorang yang perfeksionis maka dalam kehidupan sosial umumnya mengambil keputusan sesuai dengan norma yang berlaku dalam lingkungannya. Namun di sisi lain, menjadi perfeksionis juga tidak baik, karena cenderung akan menjadi orang yang tertekan dengan standar kesempurnaannya sendiri dan menimbulkan tekanan pula pada orang lain di sekitarnya. Sebenar-benar manusia adalah dalam keadaan terbatas (dalam keadaan tidak sempurna), artinya yaitu sempurna di dalam ketidaksempurnaan dan tidak sempurna di dalam kesempurnaan.

    ReplyDelete
  39. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Perfeksionisme adalah keyakinan bahwa seseorang harus menjadi sempurna, mencapai kondisi terbaik pada aspek fisik ataupun non-materi. Perfeksionis adalah orang yang memiliki pandangan perfeksionisme. Dalam teori etika dan nilai, perfeksionisme adalah kegigihan kehendak dalam memperoleh kualitas yang optimal dari struktur spiritual, mental, fisik, dan materi. Sebagaimana segala sesuatu, perfeksionisme memiliki segi positif dan negatif. Segi positifnya adalah seseorang yang perfeksionis selalu berusaha untuk mencapai yang terbaik. Sedang sisi negatifnya adalah kurangnya rasa syukur apabila ia belum atau tidak dapat mencapai kualitas yang terbaik.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  40. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    after read in this link https://en.wikipedia.org/wiki/Perfectionism_(philosophy), i foun that perfectionism is brought by aristotle, as know in chemistri lesson, that arsitotle argue that an objet can be cute infinitle, but another scientis try to cut and he got that an object can not be cut anymore, from this evidence as i read, prove that aristle is perfectionisme by his thinking, perfectionusime is persistence of willingnes to become or attain an opyimal resul, such as optimal in spiritual ptimal in work optimal in lerans and so on.

    ReplyDelete
  41. Nuha Fazussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    Dari link https://plato.stanford.edu/entries/perfectionism-moral/, meberitahu tentang perfectioisme dalam ranah yang lebih luas, yaitu perfeksionisme meiliki silsilah yang berbeda di dalam sejarah pemikiran, tetapi seperti banayk teori yang ada di filsafat moral dan filsafat politik, teori nilai perfeksionis, etika perfeksionis dan pendekta erfeksionisme dalam politik adalh subjek yang yang sedang berkembang. Lagi pula, topik-topik yang ada terkai perfeksionime bersifat komplementer, tidak harsu semua nya dipake, bbisa secaar pasial dan bebas .

    ReplyDelete
  42. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Perfeksionis adalah usaha yang dilakukan oleh manusia dengan keyakinannya dan usaha yang tidak kecul untuk mencapai kondisi terbaik pada segala aspek. Terkadang perfeksionis memiliki ruang yang merugi dan terkadang dapat dijadikan sebagai motivas untuk mencapai sesuatu. Kembali lagi semuanya pada sudut pandang masing masing pelaku bagaimana perfeksionis berada dalam dirinya. Setinggi - tingginya standar Perfeksionis masih lebih tinggi standar Tuhan. Jika si perfeksionis menginginkan kesempurnaan, bagaiamana dengan sifat Tuhan.

    ReplyDelete
  43. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    adalah keyakinan bahwa seseorang harus menjadi sempurna untuk mencapai kondisi terbaik pada aspek fisik ataupun non-materi. Perfeksionis adalah orang yang memiliki pandangan perfeksionisme.

    Perfeksionisme merupakan keyakinan bahwa seseorang memiliki keinginan untuk menjadi sempurna dan dalam kondisi terbaik dalam melakukan segala hal baik aspek materi maupun non-materi. Perfeksionisme ini biasanya hadir ketika di dalam dirinya belum mencapai kepuasan terhadap apa yang telah ia raih.

    Sesungguhnya manusia diciptakan oleh Allah SWT dalam keadaan yang sempurna dari makhluk yang lain. Manusia dibekali akal dan naluri untuk beribadah dan bertahan hidup. Namun, di sisi lain, manusia secara fitrahnya makhluk yang lemah, terbatas, dan membutuhkan orang lain. Karena memiliki sifat-sifat itulah, manusia bergantung kepada Zat yang Maha Agung dan Maha Sempurna. Dialah Allah SWT. Hal ini sudah dijelaskan dalam TQS. Al-Ikhlas: 1-2.

    “Katakanlah: Dialah Allah Yang Maha Esa, Allah adalah ash-Shamad (Penguasa Yang Maha Sempurna dan bergantung kepada-Nya segala sesuatu)”(QS al-Ikhlaash:1-2).

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  44. Naja Nusaibah
    13301241042
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Terima kasih Bapak Prof. Marsigit telah membagikan link tentang perfectionism dalam filsafat. InsyaAllah link tersebut dan isinya akan bermanfaat bagi seluruh pembaca dalam blog ini khususnya saya, mungkin sekarang, besok, atau seterusnya. Semoga postingan kali ini dapat menjadi amal bagi Bapak sekeluarga. Amin.

    ReplyDelete
  45. Naja Nusaibah
    13301241042
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Sedangkan perfectionism dalam filsafat lebih ke keinginan yang kuat untuk bisa mencapai kualitas yang optimal dari nilai spiritual, mental, fisik, dan material. Ada teori yang mengatakan seorang Perfectionist menginginkan kehidupan yang baik. Dengan kehidupan yang baik akan meningkatkan derajat manusianya. Dan mereka akan menganggap manusia sebagai manusia. Namun ada juga teori yang tidak setuju dengan teori tersebut. Pada umumnya perfectionism dalam filsafat yaitu menginginkan kemungkinan terbaik dalam kehidupannya.

    ReplyDelete
  46. Naja Nusaibah
    13301241042
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Dalam link tersebut saya menemukan makna dari perfectionism dalam filsafat serta makna perfectionism dalam psikologi. Keduanya memiliki makna yang hampir sama, tetapi berbeda. Dalam psikologi, perfectionism merupakan sifat seseorang untuk selalu berada dalam kelas yang tinggi, kehidupan yang berkelas. Dan diikuti oleh evaluasi diri yang terlalu berlebihan serta kritis. Para psikologist mengatakan hal tersebut memiliki banyak nilai positif dan negatif. Dalam sebuah kasus perfectionism terkadang memotivasi seseorang untuk mencapai sebuah tujuan, dan mereka akan sangat puas. Namun ketika gagal, bisa mengakibatkan depresi.

    ReplyDelete
  47. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016


    Perfeksionisme adalah keyakinan bahwa seseorang harus menjadi sempurna untuk mencapai kondisi terbaik pada aspek fisik ataupun non-materi. Ada dua sisi yang berdampak dari perfeksionisme. Yang pertama, seseorang yang perfeksionis akan memiliki pikiran untuk selalu berusaha dan pantang menyerah agar usahanya menimbulkan hasil yang memuaskan. Mereka tidak mudah puas dengan hasil pencapaiannya. Namun, di sisi lain mereka beranggapan bahwa ini akan membuat psikis menjadi terganggu karena kita memiliki beban yang berat. Kalau kita gagal dan tidak mampu menggapai tujuan kita, kita bisa stress.

    ReplyDelete
  48. Ika Dewi Fitria Maharani
    16709251027
    PPs UNY P.Mat B 2016

    Perfeksionisme menurut filsafat adalah kehendak mutlak.
    Terdapat berbagai pendapat mengenai perfectionism ini ada perfectionism menurut moral, politik, ataupun agama. Fakta menarik dari salah satu link di atas yaitu perfectionism menurut agama, namun yang sempurna bukanlah Tuhan tetapi dirinya ynag telah melakukan pengakuan dosa dan pengampunan. Manusia adalah makhluk yang berpikir dan sah-sah saja ia berpendapat seperti itu. Namun menurut saya pribadi sebagai makhluk beragama, perfetionism mutlak hanyalah Tuhan. sedangkan manusia hanya berusaha untuk menjadi sempurna. Buktinya apapun kehendak Tuhan “kunfayakun”. Sedangkan manusia, ia berkehendak sebagai mana jika tidak diisinkan oleh Yang Maha Kuasa maka tak akan terjadi.
    Sintesisnya jika kita sebagai manusia saja merasa sempurna, bagaimana dengan yang menciptakan kita? Pasti jauh lebih sempurna.

    ReplyDelete
  49. Intan Fitriani
    13301241024
    Pend. Matematika A 2013

    Terima kasih kepada pak Marsigit atas informasi mengenai beberapa link referensi di atas tentang Perfectionism. Semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan bagi kami.

    ReplyDelete
  50. Intan Fitriani
    13301241024
    Pend. Matematika A 2013

    Dari http://en.wikipedia.org/wiki/Perfectionism , diperoleh beberapa pengertian mengenai Perfeksionisme sebeagai berikut:
    Perfeksionisme (psikologi), ciri kepribadian
    Perfeksionisme (filsafat), sebuah ketekunan kehendak
    dll

    ReplyDelete
  51. Intan Fitriani
    13301241024
    Pend. Matematika A 2013

    Dari link http://plato.stanford.edu/entries/perfectionism-moral/ , Perfeksionisme memiliki silsilah dibedakan dalam sejarah ide. Topik yang dibahas dalam teori ini entry-perfeksionis nilai, etika perfeksionis dan kesempurnaan sebagai pendekatan politik-tunduk berlangsung kontroversi dan pengembangan.

    ReplyDelete
  52. Intan Fitriani
    13301241024
    Pend. Matematika A 2013

    Dalam link http://www.britannica.com/EBchecked/topic/451514/Perfectionism saya tidak menemukan artikel mengenai perfeksionisme secara langsung.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id