Jan 13, 2013

IDENTITY THEORY





Ass, jika ingin membaca tentang Identity Theory, bisa konek berikut:


Wss Wr Wb

28 comments:

  1. Nilza Humaira Salsabila
    16709251026
    Pendidikan Matematika kelas B PPs 2016

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Dari artikel yang Bapak bagikan di atas, saya mendapati bahwa dalam pandangan filsafat teori identitas merupakan salah satu pandangan materialisme modern yang menyatakan bahwa pikiran dan materi ada di dalam kenyataan tapi berbeda ungkapan dari suatu realitas tunggal taitu material. Penekanan kuat pada pernyataan bahwa pemikiran dapat direduksi menjadi isyarat di otak.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  2. Rhomiy handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Menurut Teori Identitas, menjelaskan bahwa fakta keadaan otak tertentu terkait dengan satu keadaan pikiran tidak menunjukkan bahwa ada korelasi absolut antara tipe-tipe keadaan pikiran dengan tipe-tipe keadaan otak. Perbedaan antara tipe dengan yang dapat digambarkan melalui contoh sederhana: kata "green" terdiri dari empat jenis huruf (g, r, e, n) dengan (kemunculan) dua token huruf e dan satu huruf untuk yang lain. Menurut gagasan teori identitas, hanya kemunculan keadaan pikiran tertentu yang identik dengan kemunculan atau penokenan peristiwa fisik tertentu.

    ReplyDelete
  3. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu Alaikum Wr.Wb

    Teori identitas adalah bagian dari pandangan tentang hubungan antara pikiran dan tubuh. Ada banyak teori identitas yang berhubungan dengan kehidupan manusia, di antaranya: identitas sosial, identitas etnik, dan sebagainya. Namun dalam teori identitas dikenal juga adanya teori aspek ganda dan teori identitas kontemporer .Teori identitas, yang pertama mengenai Teori Aspek-Ganda. Menurut teori ini, baik akal maupun badan tidak merupakan kesatuan yang terpisah dan berdiri sendiri, sehingga disebutkan bahwa sifatnya identik. Jika dianalogikan yaitu seperti sebuah koin mata uang, di mana memiliki dua sisi yang berbeda, setiap sisi tidak bisa disatukan namun ketika salah satunya dihilangkan maka tidak bernilai. Teori identitas yang kedua yaitu Teori Identitas kontemporer. Teori ini mengatakan bahwa keadaan-keadaan mental itu sama dengan keadaan otak. Pembenaran yang diberikan kepada teori identitas adalah bahwa otak meskipun bersifat fisik, namun memiliki hubungan yang mungkin cukup rumit dengan akal.

    Waalaikum salam wr.wb.

    ReplyDelete
  4. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Teori identitas merupakan suatu paham yang dibuat oleh Sheldon Stryker (1980). Paham ini merupakan pandangan materialisme modern. Penekanan paham ini yaitu Pikiran adalah direduksi menjadi gerak dalam otak. Hal ini penting untuk membedakan konsep filosofis identitas dari gagasan yang lebih terkenal identitas digunakan dalam psikologi dan ilmu-ilmu sosial. Konsep filosofis menyangkut relasi, khususnya, hubungan yang x dan y berdiri di jika, dan hanya jika mereka adalah satu dan hal yang sama, atau identik satu sama lain (misalnya jika, dan hanya jika x = y).

    ReplyDelete
  5. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Dalam filsafat, identitas adalah hubungan setiap hal beruang hanya untuk dirinya sendiri . Hal ini penting untuk membedakan konsep filosofis identitas dari gagasan yang lebih terkenal identitas digunakan dalam psikologi dan ilmu-ilmu sosial. Konsep filosofis menyangkut relasi, khususnya, hubungan yang x dan y berdiri di jika, dan hanya jika mereka adalah satu dan hal yang sama, atau identik satu sama lain (yaitu jika, dan hanya jika x = y). Gagasan sosiologis identitas, sebaliknya, harus dilakukan dengan konsepsi diri seseorang, presentasi sosial, dan lebih umum, aspek seseorang yang membuat mereka unik, atau kualitatif berbeda dari orang lain (misalnya identitas budaya, identitas gender, nasional identitas, identitas online dan proses pembentukan identitas).

    ReplyDelete
  6. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Identitas berarti kesamaan. Teori identitas dalam filsafat merupakan suatu pandangan materialisme modern. Teori identitas yang pertama adalah mengenai Teori Aspek-Ganda. Menurut teori ini, baik akal maupun badan bukan merupakan kesatuan yang terpisah dan berdiri sendiri, sehingga disebutkan bahwa sifatnya identik. Jika dianalogikan yaitu seperti sebuah koin mata uang, dimana memiliki dua sisi yang berbeda, setiap sisi tidak bisa disatukan namun ketika salah satunya dihilangkan maka tidak bernilai. Teori identitas yang kedua yaitu Teori Identitas Kontemporer. Teori ini mengatakan bahwa keadaan-keadaan mental itu sama dengan keadaan otak. Pembenaran yang diberikan kepada teori identitas adalah bahwa meskipun otak bersifat fisik ia memiliki hubungan yang mungkin cukup rumit dengan akal. Terdapat aliran materialisme dalam teori identitas kontemporer tersebut, yaitu rasa sakit, pikiran, ingatan, dan kenangan semua itu memang ada tetapi merupakan proses sistem syaraf saja. Pandangan teori ini menghilangkan pemisah antara akal dan badan.

    ReplyDelete
  7. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Identitas secara bahasa artinya adalah refleksi atau cerminan diri sendiri. Dalam ilmu filsafat, teori identitas artinya antara pikiran dan materi dapat dibedakan. Pikiran adalah gerakan otak, sedangkan material bukanlah pikiran. Identitas adalah sesuatu yang unik pada dirinya sendiri.

    ReplyDelete
  8. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Teori identitas, dalam filsafat, salah satu pandangan Materialisme modern yang menegaskan bahwa pikiran dan materi, namun mampu menjadi logis dibedakan, Teori identitas menegaskan bahwa dunia itu apa yang ada dalam pikiran kita. Kita dapat membangun pengetahuan kita dari informasi- informasi tersebut sebagi sebuah dunia yang ada di pikiran kita.

    ReplyDelete
  9. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Identity theory apabila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti Teori Identitas, merupakan teori yang dikemukakan oleh Sheldon Stryker.
    Teori ini memusatkan perhatiannya pada hubungan saling mempengaruhi di antara individu dengan struktur sosial yang lebih luas. Individu dan masyarakat merupakan satu mata uang yang saling terkait melalui interaksi. Teori ini juga mengkombinasikan konsep peran dan konsep diri. Saya memaknainya secara sederhana, yakni diri kita harus berperan agar identitas kita dianggap ada.

    ReplyDelete
  10. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    teori identitas dalam filsafat merupakan satu pandangan Materialisme modern yang menegaskan bahwa pikiran dan materi, namun mampu menjadi logis dibedakan, dalam kenyataannya, tetapi ekspresi yang berbeda dari sebuah realitas tunggal yang bersifat material. Teori identitas, yang pertama mengenai Teori Aspek-Ganda. Menurut teori ini, baik akal maupun badan tidak merupakan kesatuan yang terpisah dan berdiri sendiri, sehingga disebutkan bahwa sifatnya identik. Jika dianalogikan yaitu seperti sebuah koin mata uang, dimana memiliki dua sisi yang berbeda, setiap sisi tidak bisa disatukan namun ketika salah satunya dihilangkan maka tidak bernilai. Teori identitas yang kedua yaitu Teori Identitas Kontemporer. Teori ini mengatakan bahwa keadaan-keadaan mental itu sama dengan keadaan otak. Pembenaran yang diberikan kepada teori identitas adalah bahwa otak meskipun bersifat fisik, namun memiliki hubungan yang mungkin cukup rumit dengan akal.

    ReplyDelete
  11. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Hukum identitas berasal dari zaman klasik. Perumusan modern identitas adalah bahwa dari Gottfried Leibniz, yang menyatakan bahwa x sama dengan y jika dan hanya jika setiap predikat sejati x benar dari y juga. Ide Leibniz ini telah berakar dalam filsafat matematika, di mana mereka telah mempengaruhi perkembangan kalkulus predikat sebagai hukum Leibniz. Matematikawan kadang membedakan identitas dari kesetaraan. Identitas dalam matematika mungkin persamaan yang berlaku untuk semua nilai variabel. Hegel, menyatakan "Identitas adalah identitas identitas dan non-identitas." metafisika yang lebih baru telah dibahas trans-dunia identitas-gagasan yang ada dapat menjadi objek yang sama di dunia yang mungkin berbeda.

    ReplyDelete
  12. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Teori identitas merupakan pandangan tentang hubungan antara pikiran dan tubuh. Tempat mengklaim bahwa sensasi dan sejenisnya mungkin sangat baik di proses di otak. Sebuah pengalaman yang nampak bahwa kita menggambarkan pemalaman dari apa yang dialami sendiri, maka menjelaskan bagaimana hal-hal seperti suara, bau, rasa, warna ini merupakanpada bidang fenomena seseorang. Sehingga semacam pengalaman yang biasanya kita miliki dan yang kita telah belajar bagaimana melihat suatu warna, suara, dan yang lainnya.

    ReplyDelete
  13. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016
    Teori identitas pikiran/otak (mind/brain identity theory) secara filosofis berkesimpulan bahwa pengalaman mistis-religius seperti kesaksian atas kesatuan realitas terdalam dari kosmos berhubungan dengan fungsi tertentu dari otak. Kesimpulan tersebut secara materialis ditafsirkan sebagai pandangan bahwa secara ontologis otak dan pikiran adalah realitas yang sama namun dilihat dari sudut pandang berbeda. Klaim itulah yang disebut dengan mind/brain identity theory.

    ReplyDelete
  14. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Teori identitas pikiran-otak (mind-brain identity theory Secara Filosofis,capaian seperti ini sering ditafsirkan secara materialis, di antaranya dengan pandangan bahwa secara ontologis otak dan pikiranadalah realitas yang sama namun dilihat dari sudut pandang berbeda. Inti rumusan teori identitas pikiran dan otak menyatakan bahwa “untuk setiap proses pikiran M ada suatu proses N pada sistem saraf pusat (otak), dengan M = N ” Teori ini dipopulerkan pada awal 1950-an dengan tokoh utama U.T. Place, J. J. C. Smart, dan David Armstrong. Klaim yang dibela oleh teori ini sebenarnya berakar jauh pada pandangan para materialis di era Yunani klasik seperti Epicurus (342-270 SM). Ia berkata, “Dengan kesepakatan warna menjadi ada, dengan kesepakatan pahit menjadi ada, dengan kesepakatan manis menjadi ada, namun pada realitasnya semua itu hanyalah atom-atom dan ruang vakum (void ).” Di era berikutnya Lucretius (98-55SM) yang merupakan pengikut Epicurus jugaberkata, “Ketika kita ada, kematian tidak ada dan ketika kematian ada maka kita tidak ada.


    ReplyDelete
  15. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum
    Dari salah satu link diatas dijelaskan bahwa dalam filsafat, identitas berasal dari bahasa Latin: Identitas (kesamaan), dimana hubungan setiap hal menghasilkan dirinya sendiri. Identitas pada dasarnya merujuk pada refleksi dari diri kita sendiri dan persepsi orang lain terhadap diri kita. Saya kira identitas dalam hal ini merujuk pada dua eksistensi yang mengandung substant atau isi dan wadah yang sama atau identic. Sehingga satu dari keduanya adalah cerminan dari yang lainnya.

    ReplyDelete
  16. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Teori identitas pikiran menyatakan bahwa negara-negara dan proses pikiran yang identik dengan negara dan proses otak. Sebenarnya, itu tidak perlu terus bahwa pikiran adalah identik dengan otak. Ideomatik kita menggunakan 'Dia memiliki pikiran yang baik' dan 'Dia memiliki otak yang baik' secara bergantian tapi kami tidak akan mengatakan 'Pikirannya berat lima puluh ons'. Di sini saya mengambil mengidentifikasi pikiran dan otak sebagai masalah mengidentifikasi proses dan mungkin keadaan pikiran dan otak. Pertimbangkan pengalaman rasa sakit, atau melihat sesuatu, atau memiliki gambaran mental. Teori identitas pikiran adalah yang menyatakan bahwa pengalaman ini hanya merupakan proses otak, tidak hanya berkorelasi dengan proses otak.

    ReplyDelete
  17. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Beberapa filsuf berpendapat bahwa meskipun pengalaman adalah proses otak mereka tetap memiliki fundamental non-fisik, psikis, properti, kadang-kadang disebut 'qualia'. Di sini saya akan mengambil teori identitas sebagai menyangkal keberadaan sifat non-fisik seperti tereduksi. Beberapa ahli teori identitas memberikan analisis behaviouristic dari keadaan mental, seperti keyakinan dan keinginan, tetapi yang lain, kadang-kadang disebut 'pusat negara materialis', mengatakan bahwa keadaan mental adalah negara otak yang sebenarnya. teori identitas sering menggambarkan diri mereka sebagai 'materialis' tapi 'fisikalis' mungkin kata yang lebih baik. Artinya, satu mungkin materialis tentang pikiran, tetapi tetap memegang bahwa ada entitas dimaksud dalam fisika yang tidak bahagia digambarkan sebagai 'bahan'.

    ReplyDelete
  18. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Dari salah satu link diatas terdapat informasi bahwa dalam filsafat, identitas berasal dari bahasa Latin: Identitas ("kesamaan"), yaitu hubungan setiap hal berada dalam ruang yang hanya untuk dirinya sendiri [1] [2]. Gagasan identitas menimbulkan banyak masalah filosofis, termasuk identitas indiscernibles (jika x dan y berbagi semua sifat mereka, mereka satu dan hal yang sama?), Dan pertanyaan tentang perubahan dan identitas sesuatu dari waktu ke waktu.

    ReplyDelete
  19. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Teori identitas dalam filsafat merupakan salah satu pandangan materialisme modern yang menegaskan bahwa pikiran dan materi mampu menjadi logis. Di dalam paham tentang kesadaran di dalam teori identitas, yang menjadi alternatif dari dualisme dan behaviorisme yaitu pandangan yang mirip dengan dualisme, yakni jiwa yang melulu dipisahkan dari badan. Di dalam teori identitas yang ditawarkan Lycan, pikiran, kesadaran, dan jiwa manusia terhubung dengan tubuh untuk memberikan respons terhadap rangsangan yang datang dari dunia luar.

    ReplyDelete
  20. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Indentitas adalah suatu hubungan benda yang berhubungan dengan dirinya sendiri dan memberikan suatu reaksi banyak masalah yang menyangkut filsafat, termasuk pada identitas yang tidak mudah untuk dibedakan. Segala sesuatu memiliki identitas yang berbeda dengan yang lainnya. Identitas ini menjadi ciri keberadaannya yang berbeda dengan yang lain.

    ReplyDelete
  21. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Identitas atau ‘kesamaan’ merupakan hubungan setiap hal beruang hanya untuk dirinya sendiri.
    Namun bila dibawa pada konteks sosiologis, identitas harus dilakukan dengan konsepsi diri seseorang, presentasi sosial, dan lebih umum, aspek seseorang yang membuat mereka unik, atau kualitatif berbeda dari orang lain (misalnya identitas budaya, identitas gender, identitas nasional, identitas online dan proses pembentukan identitas).

    ReplyDelete
  22. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    The summary about the views of identity theories by philosophers Most identity theorists have been materialists who argued for a form of eliminative materialism or reductionism. Ultimately, they regard physics as the foundational science. They expect that molecules are reducible to atoms, biological cells are reducible to molecules, the brain is reducible to its neurons, and the mind is reducible to the brain.

    ReplyDelete
  23. Seftika Anggraini
    13301241013
    Pendidikan Matematika I 2013

    Teori identitas percaya bahwa keadaan dan proses di dalam pikiran sama dengan keadaan dan proses di dalam otak (sumber: plato.stanford.edu). Ini berarti A=A. Ini hanya terjadi di dalam pikiran, hati, dan akhirat serta ini adalah kuasa Tuhan. Maka dalam kenyataan tidak ada A=A. Karena akan ada A1 dan A2, hanya satu yang mempunyai kesamaan adalah Tuhan.

    ReplyDelete
  24. Bismillah
    Ratih Kartika
    16701251005
    PPS PEP B 2016

    Assalamualaikumwarahmatulahiwabarrakatuh
    Ada banyak teori identitas yang berhubungan dengan kehidupan manusia, di antaranya: identitas sosial, identitas etnik, dan sebagainya. Identitas secara bahasa artinya adalah refleksi atau cerminan diri sendiri. Dalam ilmu filsafat, teori identitas artinya antara pikiran dan materi dapat dibedakan. Kemudian, Teori identitas menegaskan bahwa dunia itu apa yang ada dalam pikiran kita.

    Wassalamualaikumwarahmatulahiwabarakatuh

    ReplyDelete
  25. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Identitas itu sementara, karena ia akan berubah. Konsep-konsep identitas, seperti ras, suku, agama, profesi dan aliran pemikiran, adalah ciptaan dari pikiran manusia. Orang bisa menjadi bagian dari suatu ras, suku atau agama, tetapi ia juga bisa melepaskan diri dari semua label tersebut, jika ia mau. Bahkan, karena luasnya pergaulan seseorang, ia bisa begitu saja mengubah seluruh identitasnya (Wattimena)

    ReplyDelete
  26. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Teori identitas yang pertama mengenai teori aspek-ganda, yaitu baik akal maupun badan tidak merupakan kesatuan yang terpisah dan berdiri sendiri, sehingga disebutkan bahwa sifatnya identik. Teori identitas yang kedua yaitu teori identitas kontemporer, yaitu keadaan-keadaan mental itu sama dengan keadaan otak. Pembenaran yang diberikan kepada teori identitas adalah bahwa otak meskipun bersifat fisik, namun memiliki hubungan yang mungkin cukup rumit dengan akal. Terdapat aliran materialisme dalam teori identitas kontemporer ini, yaitu rasa sakit, fikiran, ingatan, kenangan semua itu memang ada, namun merupakan proses sistem syaraf saja. Pandangan teori ini menghilangkan pemisah antara akal dan badan. Kritik mengenai teori ini yaitu kurangnya bukti-bukti yang meyakinkan bahwa keadaan mental itu sama dengan proses mental.

    ReplyDelete
  27. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Teori Identitas dikemukakan oleh Sheldon Stryker (1980). Teori ini memusatkan perhatiannya pada hubungan saling mempengaruhi di antara individu dengan struktur sosial yang lebih besar lagi (masyarakat). Individu dan masyarakat dipandang sebagai dua sisi dari satu mata uang. Seseorang dibentuk oleh interaksi, namun struktur sosial membentuk interaksi.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  28. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Teori identitas, dalam filsafat, merupakan salah satu pandangan Materialisme modern yang menegaskan bahwa pikiran dan materi, dapat dibedakan secara logis, dalam kenyataannya, tapi ekspresi yang berbeda dari sebuah realitas tunggal yang bersifat material. Penekanan kuat ditempatkan pada verifikasi empiris seperti pernyataan : "Pemikiran dapat direduksi menjadi gerak di otak".
    Hukum identitas dalam berfilsafat dapat diuraikan jika a=a , aku=aku, diri=diri. Selagi manusia sensitif dan memperhatikan ruang dan waktu maka hukum identitas tidak akan tercapai. Rumus Hukum identitas yaitu Subjek=predikat.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id