Jan 13, 2013

CONSTRUCTIVISM




Ass, jika ingin membaca tentang Constructivism, bisa konek berikut:


Wss

50 comments:

  1. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu Alaikum Wr.Wb

    Constructivism atau lebih dikenal dengan nama konstruktivisme adalah berkaitan dengan bagaimana mengkonstruk atau membangun sendiri pengetahuan. Konstruktivisme erat kaitannya dengan pembelajaran, sehingga dalam dunia pendidikan dikenal teori pembelajaran konstruktivisme. Teori pembelajaran konstruktivisme merupakan teori pembelajaran kognitif yang baru dalam psikologi pendidikan yang menyatakan bahwa siswa harus menemukan sendiri dan mentransformasikan informasi kompleks, mengecek informasi baru dengan aturan-aturan lama dan merevisinya apabila aturan-aturan itu tidak lagi sesuai. Bagi siswa agar benar-benar memahami dan dapat menerapkan pengetahuan, mereka harus bekerja memecahkan masalah, menemukan segala sesuatu untuk dirinya, berusaha dengan susah payah dengan ide-ide. Menurut teori ini, satu prinsip paling penting dalam psikologi pendidikan adalah bahwa guru tidak dapat hanya sekedar memberikan pengetahuan kepada siswa. Siswa harus membangun sendiri pengetahuan dibenaknya. Guru dapat memberikan kemudahan untuk proses ini, dengan memberikan siswa kesempatan untuk menemukan dan menerapkan ide-ide mereka sendiri, dan membelajarkan siswa dengan secara sadar menggunakan strategi mereka sendiri untuk belajar. Guru dapat memberi siswa anak tangga yang membawa siswa kepemahaman yang lebih tinggi, dengan catatan siswa sendiri yang harus memanjatnya. Berpijak pada uraian di atas, maka pada dasarnya aliran konstruktivisme menghendaki bahwa pengetahuan dibentuk sendiri oleh individu dan pengalaman merupakan kunci utama dari belajar bermakna

    Waalaikum salam wr.wb.

    ReplyDelete
  2. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Konstruktivisme tidak asing dalam pendidikan dan pembelajaran. Paham ini menekankan bahwa pengetahuan yang kita peroleh harus dibangun oleh diri sendiri. Menurut paham ini tanpa pengalaman seseorang tidak akan membentuk pengetahuan. Pengetahuan didapat setelah seseorang atau sebagai akibat suatu pengalaman yang mengkonstruksi kognitif. Pengetahuan itu tidak dapat dipindahkan seperti kita menuang air kedalam botol. Berdasarkan paham ini seseorang tersebut harus dapat menyesuaikan dengan keadaan dan melakukan konstruksi terhadap pengetahuan itu. Konstruktivisme berhubungan dengan pengalaman, pengalaman seseorang tentang dunia akan membuat dirinya membangun dan membentuk dunia sebagaimana mestinya.

    ReplyDelete
  3. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Konstruktivisme adalah teori pengetahuan yang berpendapat bahwa manusia menghasilkan pengetahuan dan makna dari interaksi antara pengalaman dan ide-ide mereka. Ini telah mempengaruhi sejumlah disiplin, termasuk psikologi, sosiologi, pendidikan dan sejarah ilmu pengetahuan. Selama masa bayi, itu adalah interaksi antara pengalaman manusia dan refleks atau perilaku-pola. Jean Piaget disebut sistem ini pengetahuan skema. Konstruktivisme bukan merupakan pedagogi tertentu, meskipun sering bingung dengan konstruksionisme, teori pendidikan yang dikembangkan oleh Seymour Papert, terinspirasi oleh ide-ide pembelajaran konstruktivis dan pengalaman dari Piaget. Teori Piaget belajar konstruktivis telah telah luas berdampak pada teori dan metode pengajaran dalam pendidikan belajar dan tema yang mendasari banyak gerakan reformasi pendidikan. Dukungan penelitian untuk teknik mengajar konstruktivis telah dicampur, dengan beberapa penelitian yang mendukung teknik ini dan penelitian lainnya bertentangan hasil tersebut.

    ReplyDelete
  4. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Konstruktivisme merupakan pandangan yang beranggapan bahwa pengetahuan dapat diperoleh melalui hasil konstruksi dari interaksi antara pengalaman dan ide. Teori konstruktivisme ini telah memberikan banyak pengaruh pada teori dan metode pengajaran yang mendasari gerakan perubahan pada dunia pendidikan. Model pembelajaran konstruktivisme menyatakan bahwa dalam prose pemerolehan pengetahuan diawali dengan terjadinya konflik kognitif. Konflik kognitif ini dapat diatasi melalui pengetahuan yang dibangun sendiri oleh anak melalui pengalamannya dari hasil interaksi dengan lingkungannya. Oleh karena itu, dalam pembelajaran konstruktivism, siswa aktif secara mental membangun pengetahuannya yang dilandasi oleh struktur kognitif yang dimilikinya.

    ReplyDelete
  5. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Konstruktivisme merupakan salah satu teori belajar, yang mengungkapkan teoi tentak mengonstruksi atau membangun pengetahuan yang dilakukan oleh peserta didik sendiri. Sebenarnya membangun pengetahuan tidak hanya dilakukan oleh peserta didik, namun setiap orang bahkan hewan. Membangun pengetahuan sendiri yang dimaksud adalah berdasarkan pengalaman, dikonstruksi sendiri maupun bersama teman yang lebih ahli. Begitulah tuntutan kepada setiap guru supaya dapat membimbing peserta didiknya untuk membangun pengetahuannya sendiri, guru hanya sebagai fasilitator dalam menlakukan teori konstruktivisme ini. Apabila pembelajaran berpusat pada peserta didik, hal tersebut akan sangat memungkinkan mereka membangun pengetahuan sendiri maupun dilakukan bersama teman, sehingga pembelajaran akan lebih bermakna dan sesuai dengan paradigma baru pembelajaran.

    ReplyDelete
  6. Nilza Humaira Salsabila
    16709251026
    Pendidikan Matematika kelas B PPs 2016

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Constructivism atau konstruktivisme memandang bahwa suatu pengetahuan diperoleh dari hasil konstruk seseorang tersebut. Piaget merupakan psikolog pertama yang menggunakan istilah konstruktivisme dalam proses belajar. Menurut Piaget, pengetahuan diperoleh dari pengalaman individu. Dari pengalaman tersebut seseorang mengkonstruksi sebuah skema di dalam dirinya.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  7. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Konstruktivisme (Constructivism) adalah proses membangun atau menyusun pengetahuan baru dalam struktur kognitif siswa berdasarkan pengalaman. Menurut pengembang filsafat konstruktivisme Mark Baldawin dan diperdalam oleh Jean Piaget menganggap bahwa pengetahuan itu terbentuk bukan hannya dari objek semata, tetapi juga dari kemampuan individu sebagai subjek yang menangkap setiap objek yang diamatinya.

    ReplyDelete
  8. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Istilah contructivism atau dalam bahasa Indonesia berarti konstruktivisme merupakan teori yang sering dibahas dalam pembelajaran pendidikan. Teori konstruktivis yang terkenal adalah teori Piaget (Teori Konstruktivis Kognitif) dan Vygotsky (Teori Konstruktivis Sosial). Dalam arti yang lebih luas, constructivism adalah proses membangun atau menyusun pengetahuan baru dalam struktur kognitif siswa berdasarkan pengalaman.

    Apabila dikaitkan dalam pembelajaran, teori ini memberi masukan yang cukup baik. Guru tidak dapat hanya memberikan pengetahuan kepada siswa, tetapi siswa juga harus mampu membangun pengetahuan dalam pikiran mereka sendiri. Maka, guru berperan penting dalam pembentukan siswa. Teori ini apabila diaplikasikan dengan benar akan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan pendidikan.

    ReplyDelete
  9. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Konstruktivisme adalah suatu filsafat pengetahuan yang memiliki anggapan bahwa pengetahuan adalah hasil dari konstruksi (bentukan) manusia itu sendiri. Manusia menkonstruksi pengetahuan mereka melalui interaksi mereka dengan objek, fenomena, pengalaman dan lingkungan mereka. Suatu pengetahuan dianggap benar bila pengetahuan itu dapat berguna untuk menghadapi dan memecahkan persoalan yang sesuai. Filsafat konstruktivisme beranggapan bahwa pengetahuan adalah hasil konstruksi manusia melalui interaksi dengan objek, fenomena dan lingkungan. Pengertian tersebut sesuai dengan pendapat Poedjiadi (2005:70) dalam Adisusilo (2006:1), bahwa konstruktivisme bertitik tolak dari pembentukan pengetahuan dan rekonstruksi pengetahuan. Rekonstruksi pengetahuan adalah mengubah pengetahuan yang dimiliki sebelumnya setelah berinteraksi dengan lingkungannya. Penerapan pendidikan dengan pola konstruktivisme diwujudkan dengan mengajak siswa secara aktif membangun konsep-konsep kognitif. Guru tidak sekedar memberi, namun siswa mencari secara aktif, dan mengembangkannya.

    ReplyDelete
  10. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Konstruktivisme adalah salah satu filsafat pengetahuan yang menekankan bahwa pengetahuan kita adalah konstruksi (bentukan) kita sendiri (Von Glasersfeld dalam Bettencourt, 1989 dan Matthews, 1994). Von Glaserdfeld menegaskan bahwa pengetahuan bukanlah suatu tiruan dari kenyataan (realitas). Pengetahuan bukanlah gambaran dari dunia kenyataan yang ada. Pengetahuan selalu merupakan akibat dari suatu konstruksi kognitif kenyataan melalui kegiatan seseorang. Seseorang membentuk skema, kategori, konsep dan struktur pengetahuan yang diperlukan untuk pengetahuan (Bettencourt, 1989). Maka pengetahuan bukanlah tentang dunia lepas dari pengamat tetapi merupakan ciptaan manusia yang dikonstruksikan dari pengalaman atau dunia sejauh dialaminya. Piaget (Suparno, 1997) menyatakan proses pembentukan ini berjalan terus menerus dengan setiap kali mengadakan reorganisasi karena adanya suatu pemahaman yang baru.

    ReplyDelete
  11. Dalam proses pendidikan, aliran konstruktivisme menghendaki agar peserta didik dapat menggunakan kemampuannya secara konstruktif untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan perkembangan ilmu dan teknologi. Peserta didik harus aktif mengembangkan pengetahuan, sehingga peserta didik memiliki kreativitas untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan, aliran ini mengutamakan peran peserta didik dalam berinisiatif.

    ReplyDelete
  12. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Constructivism atau konstruktivisme memandang bahwa seseorang membangun sendiri pengetahuannya, sehingga menurut kontruktivisme para siswa sebagai pembelajar tidak boleh menerima begitu saja pengetahuan yang mereka dapatkan, tetapi mereka secara aktif harus membangun pengetahuan secara individual. Terdapat teori/pandangan yang sangat terkenal berkaitan dengan teori belajar konstruktivisme yaitu teori perkembangan intelektual atau teori perkembangan kognitif oleh Piaget dan teori konstruktivisme sosial oleh Vigotsky.

    ReplyDelete
  13. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Konstruktivisme adalah sudut pandang filosofis tentang sifat pengetahuan. Ada banyak "rasa" konstruktivisme, tapi satu teori terkemuka dikenal karena pandangan konstruktivis nya adalah Jean Piaget, yang difokuskan pada bagaimana manusia membuat makna dalam kaitannya dengan interaksi antara pengalaman dan ide-ide mereka.

    ReplyDelete
  14. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Metode pendekatan pengajaran konstruktivis didasarkan pada teori belajar konstruktivis. Seiring dengan John Dewey, Jean Piaget meneliti pengembangan dan pendidikan anak usia. Dewey dan Piaget sangat berpengaruh dalam pengembangan ide informal yang education. Dewey untuk pendidikan berpengaruh menunjukkan bahwa pendidikan harus terlibat dengan dan memperbesar pengalaman dan eksplorasi pemikiran dan refleksi terkait dengan peran pendidik. Peran Piaget dalam pembelajaran konstruktivis menunjukkan bahwa kita belajar dengan memperluas pengetahuan kami dengan pengalaman yang dihasilkan melalui bermain dari bayi sampai dewasa yang diperlukan untuk belajar. teori mereka sekarang dicakup dalam gerakan yang lebih luas dari pendidikan progresif. teori belajar konstruktivis mengatakan bahwa semua pengetahuan dibangun dari basis pengetahuan sebelumnya. Anak-anak tidak sebuah batu tulis kosong dan pengetahuan tidak dapat disampaikan tanpa anak membuat rasa itu menurut nya konsepsi saat ini. Oleh karena itu, anak-anak belajar terbaik ketika mereka diizinkan untuk membangun pemahaman pribadi berdasarkan mengalami hal-hal dan merefleksikan pengalaman-pengalaman.

    ReplyDelete
  15. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Dalam filosofi matematika, konstruktivisme menegaskan bahwa perlu untuk menemukan (atau "membangun") objek matematika untuk membuktikan bahwa itu ada. Ketika kita menganggap bahwa suatu objek tidak ada dan berasal kontradiksi dari asumsi bahwa, satu masih belum menemukan objek dan karena itu tidak terbukti keberadaannya, menurut konstruktivisme.

    ReplyDelete
  16. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Konstruktivisme didefinisikan sebagai pembelajaran yang bersifat generatif, yaitu tindakan mencipta sesuatu makna dari apa yang dipelajari. Konstruktivisme sebenarnya bukan merupakan gagasan yang baru, apa yang dilalui dalam kehidupan kita selama ini merupakan himpunan dan pembinaan pengalaman demi pengalaman. Ini menyebabkan seseorang mempunyai pengetahuan dan menjadi lebih dinamis. konstruktivisme memandang bahwa belajar sebagai hasil dari konstruksi mental. Para siswa belajar dengan mencocokkan informasi baru yang mereka peroleh bersama-sama dengan apa yang telah mereka ketahui. Siswa akan dapat belajar dengan baik jika mereka mampu mengaktifkan konstruk pemahaman mereka sendiri.

    ReplyDelete
  17. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Menurut para ahli konstruktivisme, belajar juga dipengaruhi oleh konteks, keyakinan , dan sikap siswa. Dalam proses pembelajaran para siswa didorong untuk menggali dan menemukan pemecahan masalah mereka sendiri serta mencoba untuk merumuskan gagasan-gagasan dan hipotesis. Mereka diberikan peluang dan kesempatan yang luas untuk membangun pengetahauan awal mereka.
    Dalam perkembangannya terdapat pemikiran dalam teori konstruktivisme ini, namun semua berdasarkan pada asumsi dasar yang sama tentang belajar. Dan teori konstruktivisme yang utama dikenal dengan istilah konstruktivisme sosial (Social Constructivism) dan konstruktivisme kognitif (Cognitive Constructivism).

    ReplyDelete
  18. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    S2 PEP B 2016

    Konstruktivisme merupakan salah satu aliran filsafat pengetahuan yang menekankan bahwa pengetahuan kita merupakan konstruksi (bentukan) kita sendiri, bukan imitasi dari kenyataan, bukan gambaran dunia kenyataan yang ada. Pengetahuan selalu merupakan akibat dari konstruksi kognitif dari kenyataan yang terjadi melalui serangkaian aktivitas seseorang. Seseorang membentuk skema, kategori, konsep dan struktur pengetahuan yang diperlukan untuk pengetahuan.

    ReplyDelete
  19. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  20. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    S2 PEP B 2016

    Konstruktivisme bukan berakar pada penelitian pendidikan dibanding dengan berbagai teori belajar yang lain seperti behaviorisme dan kognitivisme. Namun demikian, saat ini konstruktivisme banyak dikembangkan oleh komunitas pendidik dalam melalukan desain atau rancangan instruksional.

    ReplyDelete
  21. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum

    Konstruktivisme dalam filsafat pendidikan, teori tentang sifat pembelajaran yang berfokus pada bagaimana manusia membuat makna dari pengalaman mereka. konstruktivis dalam metode pengajaran berarti pengajaran berdasarkan teori pembelajaran konstruktivis. Konstruktivisme dalam matematika merupakan pandangan filosofis yang menegaskan perlunya membangun objek matematika untuk membuktikan bahwa itu ada (eksis). Konstruktivisme dalam psikologi pendidikan adalah suatu pendekatan psikologis yang mengasumsikan bahwa pengetahuan manusia aktif dan konstruktif. Beberapa rujukan makna kontruktifisme dari elegi diatas (https://en.wikipedia.org/wiki/Constructivism) bertemu pada suatu titik dimana ada aktifitas mengkonstruk sendiri oleh individu sebagai obyek dari pengamatan. Konstruktifisme secara umum menanamkan nilai kemandirian dalam sikap, dan perilaku sebagai respon terhadap sesuatu yang diamati.

    ReplyDelete
  22. Naja Nusaibah
    13301241042
    S1 Pendidikan Matematika Internasional 2013


    Terima kasih Bapak Prof. Marsigit telah membagikan link tentang constructivism dalam filsafat. InsyaAllah link tersebut dan isinya akan bermanfaat bagi seluruh pembaca dalam blog ini khususnya saya, mungkin sekarang, besok, atau seterusnya. Semoga postingan kali ini dapat menjadi amal bagi Bapak sekeluarga. Amin.

    ReplyDelete
  23. Naja Nusaibah
    13301241042
    S1 Pendidikan Matematika Internasional 2013



    Dari link tersebut, constructivism atau konstruktivisme dalam filsafat pendidikan, adalah teori pengetahuan, yang berpendapat bahwa manusia menghasilkan pengetahuan dan pemaknaan dari sebuah interaksi antara pengalaman dan ide-ide mereka. Hal tersebut telah mempengaruhi sejumlah subjek, termasuk psikologi, sosiologi, pendidikan, dan sejarah ilmu pengetahuan.

    ReplyDelete
  24. Naja Nusaibah
    13301241042
    S1 Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Selama masa perkembangannya, konstruktivisme meneliti tentang hubungan interaksi antara pengalaman dan refleks atau pola perilaku manusia. Jean Piaget menyebut sistem ini pengetahuan schemata.

    ReplyDelete
  25. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Konstruktivisme melibatkan prinsip regulatif bahwa hanya bentuk matematik yang dapat dikonstruksi secara eksplisit dengan akal tertentu. Dalam sudut pandang ini, matematika adalah sebuah latihan dari intuisi manusia, bukan permainan yang dimainkan dengan simbol-simbol yang tanpa arti. Atau, matematika adalah wujud yang dapat menciptakan langsung melalui aktivitas mental. Sebagai tambahan, beberapa pengikut sekolah ini menolak pembuktian non-konstruktif, seperti pembuktian dengan kontradiksi.

    ReplyDelete
  26. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Teori pembelajaran konstruktivisme merupakan teori pembelajaran kognitif yang baru dalam psikologi pendidikan yang menyatakan bahwa siswa harus menemukan sendiri dan mentransformasikan informasi kompleks, mengecek informasi baru dengan aturan-aturan lama dan merevisinya apabila aturan-aturan itu tidak lagi sesuai. Menurut teori ini, satu prinsip paling penting dalam psikologi pendidikan adalah bahwa guru tidak dapat hanya sekedar memberikan pengetahuan kepada siswa. Siswa harus membangun sendiri pengetahuan dibenaknya.

    ReplyDelete
  27. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Konstruktivisme sebenarnya bukan merupakan gagasan yang baru, apa yang dilalui dalam kehidupan kita selama ini merupakan himpunan dan pembinaan pengalaman demi pengalaman. Ini menyebabkan seseorang mempunyai pengetahuan dan menjadi lebih dinamis. Disini Membangun pengetahuan sendiri yang dimaksud adalah berdasarkan pengalaman, dikonstruksi sendiri maupun bersama teman yang lebih ahli. Begitulah tuntutan kepada setiap guru supaya dapat membimbing peserta didiknya untuk membangun pengetahuannya sendiri, guru hanya sebagai fasilitator dalam menlakukan teori konstruktivisme ini.

    ReplyDelete
  28. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    Konstruktivisme berasal dari bahasa Inggris “to contstuct” yang artinya adalah membangun. Teori ini banyak digunakan dalam teori Psikologi pendidikan. Teori konstruktivisme juga mempunyai pemahaman tentang belajar yang lebih menekankan pada proses daripada hasil. Hasil belajar sebagai tujuan dinilai penting, tetapi proses yang melibatkan cara dan strategi dalam belajar juga dinilai penting. Dalam proses belajar, hasil belajar, cara belajar, dan strategi belajar akan mempengaruhi perkembangan tata pikir dan skema berpikir seseorang., sebagai upaya memperoleh pemahaman atau pengetahuan, siswa ”mengkonstruksi” atau membangun pemahamannya terhadap fenomena yang ditemui dengan menggunakan pengalaman, struktur kognitif, dan kemampuan yang dimiliki....

    ReplyDelete
  29. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Konstruktivism adalah teori pembangunan. Menurut pengembang filsafat konstruktivisme Mark Baldawin dan diperdalam oleh Jean Piaget menganggap bahwa pengetahuan itu terbentuk bukan hanya dari objek semata, tetapi juga dari kemampuan individu sebagai subjek yang menangkap setiap objek yang diamatinya. Dalam dunia pendidikan konstruktivisme dijadikan acuan bahwa segala pengetahuan yang dimiliki siswa sejatinya adalah hasil bentukan siswa itu sendiri. Konstruktivisme menyebabkan seseorang mempunyai pengetahuan dan menjadi lebih dinamis. Karena pengetahuan siswa diperoleh dari hasil pengkonstruksiannya sendiri maka pengetahuan yang didapat tersebut akan dapat dikuasai dengan baik oleh siswa.

    ReplyDelete
  30. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    dalam pelaksaan teori konstruktivisme ini tentunya terdapat kesulitan-kesulitan. dalam link pada artikel diatas dikemukakan dua kesulitan,diantaranya adalah:
    Kesulitan pertama adalah bahwa konstruktivisme datang dalam beberapa varietas, yang masing-masing mengklaim ceruk yang berbeda dalam meta-etika, dan beberapa mengklaim ada ruang sama sekali. Kekhawatiran Kesulitan kedua di mana untuk menempatkan konstruktivisme di peta metaethical dalam kaitannya dengan realisme dan anti-realisme. Ini adalah istilah seni, dan itu sangat ditentang yang memandang count sebagai realis dan yang sebagai antirealist.

    ReplyDelete
  31. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Constructivism berarti mengkonstruk atau membangun, di dalam pendidikan sering kita mendengar kata tersebut yang bermakna bahwa pembelajaran didasarkan kepada siswa untuk membangun pengetahuan. Manusia mengkonstruksi pengetahuan mereka melalui interaksi mereka dengan objek, fenomena, pengalaman dan lingkungan mereka. Filsafat konstruktivisme memberikan landasan bagi lahirnya teori belajar konstruktivistik. Jadi, seseorang yang belajar itu berarti membentuk pengertian/pengetahuan secara aktif dan terus-menerus

    ReplyDelete
  32. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    Constructivism is a relatively recent perspective in Epistemology that views all of our knowledge as "constructed" in that it is contingent on convention, human perception and social experience. Therefore, our knowledge does not necessarily reflect any external or "transcendent" realities.

    ReplyDelete
  33. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Segala sesuatu pasti memiliki relasi dengan yang lainnya. Suatu ilmu sekalipun, tidak pernah berdiri sendiri. Dia akan memiliki banyak relasi dengan beberapa ilmu pengetahuan yang lain. Constructivism merupakan menghubungkan objek matematika untuk membuktikan bahwa objek itu ada. Pembuktian ini dapat memperkuat kebenaran suatu ilmu.

    ReplyDelete
  34. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Konstruktivisme merupakan teori tentang sifat pembelajaran yang berfokus pada bagaimana manusia membuat makna dari pengalaman mereka. Yang menjadi cikal bakal berkembangnya konstruktivisme adalah teori Piaget dan Vygotsky. Namun Vygotsky memiliki perhatian lebih dalam hal pengaruh lingkungansosial terhadap terbangunnya pengetahuan pada diri anak.

    ReplyDelete
  35. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Berbicara tentang konstruktivisme tidak dapat lepas dari peran Piaget. J. Piaget adalah psikolog pertama yang menggunakan filsafat konstruktivisme dalam proses belajar. Dimana konstrukvisime merupakan paham yang berpegang pada pengetahuan merupakan hasil dari bentukan manusia itu sendiri. Sehingga paham ini percaya bahwa apa yang dikerjakan manusia itu membentuk dirinya sendiri. Sehingga pembentukannya memerlukan pengalaman, baik pengalaman fisis maupun pengalaman mental.

    ReplyDelete
  36. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Mengkonstruksi pengetahuan matematika berarti menghubungkan suatu objek dengan matematika. Objek tersebut dapat berasal dari kehidupan kita sehari-hari. Benda-benda di sekitar kita dapat digunakan sebagai bahan untuk belajar matematika karena matematika adalah ilmu terapan yang dapat diterapkan dalam kehidupan. Dengan belajar dari benda-benda di sekitar kita, berarti kita telah belajar mengkonstruksi atau membangun pengetahuan kita sendiri.

    ReplyDelete
  37. Bismillah
    Ratih Kartika
    16701251005
    PPS PEP B 2016


    Assalamualaikumwarahmatulahiwabarrakatuh
    Konstruktivisme erat kaitannya adalah berkaitan dengan bagaimana mengkonstruk atau membangun sendiri pengetahuan. Dalam matakuliah psikologi pendidikan lebih dalam juga diketahui ada konstruktivis sosial dimana pengaruh sosial juga mempengaruhi seseorang dalam membangun pengetahuannya sendiri.

    Wassalamualaikumwarahmatulahiwabarakatuh

    ReplyDelete
  38. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Konstruktivisme memiliki beberapa arti. Kalau dari bidang seni, Konstruktivisme pertama kali diperkenalkan di Russia pada tahun 1913 ketika pemahat berkebangsaan Rusia, Vladimir Tatlin dalam perjalanannya menuju Paris menemukan hasil hasil kerja Picasso dan Braque. Ketika Tatlin kembali ke Rusia, dia mulai memahat sendiri tanpa bantuan orang lain, tetapi dia menelantarkan referensi apapun untuk bentuk subjek atau tema yang teliti. Hasil karya ini menandai munculnya Konstruktivisme. Nama Konstruktivisme tidak menjelaskan pergerakan yang detil tetapi lebih merupakan sebuah trend dalam bidang lukisan, pahat, dan khususnya gabungan para seniman dan seni-seni mereka dengan produksi mesin, arsitektur, dan seni terapan.

    ReplyDelete
  39. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Konstruktivisme merupakan aliran tentang bagaimana membangun pengetahuan manusia berdasarkan individu masing-masing, dipengaruhi oleh berbagai hal yang terdapat disekitarnya seperti lingkungan dan pengalaman. Hal ini menjadikan setiap informasi di dalam diri manusia itu unik, berbeda dengan manusia lainnya. Sehingga ilmu dapat dikatakan hasil dari konstruktivisme pemikiran-pemikiran individu manusia yang menuai kesepakatan bersama.

    ReplyDelete
  40. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Konstruktivisme merupakan landasan berfikir (filosofi) pembelajaran konstektual yaitu bahwa pengetahuan dibangun oleh manusia sedikit demi sedikit, yang hasilnya diperluas melalui konteks yang terbatas dan tidak seketika. Pengetahuan bukanlah seperangkat fakta-fakta, konsep, atau kaidah yang siap untuk diambil dan diingat. Manusia harus mengkontruksi pengetahuan itu dan memberi makna melalui pengalaman nyata.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  41. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Konstruktivisme adalah suatu filsafat pengetahuan yang memiliki anggapan bahwa pengetahuan adalah hasil dari konstruksi (bentukan) manusia itu sendiri. Piaget adalah psikolog pertama yang menggunakan filsafat konstruktivisme dalam proses belajar. Implikasi konstruktivisme dalam pendidikan menciptakan prinsip-prinsip bahwa : 1) Pengetahuan dibangun oleh peserta didik secara aktif. 2) Penekanan dalam proses belajar terletak pada peserta didik. 3) Mengajar adalah membantu peserta didik belajar. 4) Penekanan dalam proses belajar lebih pada proses, bukan hasil. 5) Kurikulum menekankan partisipasi peserta didik. 6) Guru adalah fasilitator.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  42. Konstruktivisime merupakan proses pembelajaran yang menerangkan bagaimana pengetahuan disusun dalam mind manusia. Unsur-unsur konstruktivisme telah lama dipraktikkan dalam kaedah pengajaran dan pembelajaran di peringkat sekolah, maktab dan university tetapi tidak begitu kentara dan tidak ditekankan. Menurut paham dari aliran konstruktivisme, ilmu pengetahuan sekolah tidak boleh dipindahkan dari guru kepada siswa/anak didik dalam bentuk yang serba sempurna. Murid perlu diberi binaan tentang pengetahuan menurut pengalaman masing – masing.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  43. Nuha Fazlussalam
    13301244023
    s1 penddiakna mtematika c 2013

    Kontruktifisme adalah pandangan filsafat tenatng sifat alami pengetahuan. Khsusnya, yang merepresentasikan sebuah pendirian epistemologi. Ada banyak “flavors” konstriktifisme, tetapi satu ahli yang menonjol pda pandangan konstruktifisme adalah jean piaget, yang fokus pada bagaiman manusia membuat makan pada hubungan interaksi antara pengalamn mereakdan ide mereka

    ReplyDelete
  44. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016


    Filsafat konstruktivisme beranggapan bahwa pengetahuan adalah hasil konstruksi manusia melalui interaksi dengan objek, fenomena dan lingkungan. Konstruktivisme bertitik tolak dari pembentukan pengetahuan dan rekonstruksi pengetahuan. dengan mengubah pengetahuan yang dimiliki sebelumnya setelah berinteraksi dengan lingkungannya. Konstruktivisme juga beranggapan bahwa pengetahuan sebagai sesuatu hal yang dengan aktif menerima melalui pikiran dan komunikasi.

    ReplyDelete
  45. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    PEP B 2016

    Berdasarkan salah satu link di atas menjelaskan bahwa konstruktivisme adalah tindakan mencipta sesuatu makna dari apa yang dipelajari. Konstruktivisme sebenarnya bukan merupakan gagasan yang baru, apa yang dilalui dalam kehidupan kita selama ini merupakan himpunan dan pembinaan pengalaman demi pengalaman.

    ReplyDelete
  46. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Kontruktivisme adalah paham atau sebuah gagasan yang memandang bahwa pengetahuan baru dibangun sendiri berdasarkan pengalamam yang dimiliki sebelumnya. Pengetahuan yang didapat dengan mengkonstruk akan lebih diingat sebab diperoleh dengan proses yang bermakna. Berkenaan dengan kurikulum 2013 penerapan teori belajar konstruktivis bisa menjadi satu alternatif yang diduga cocok untuk membantu siswa membangun pengetahuan baru. Namun sekali lagi dalam membangun pengetahuan yang menjadi masalah utama bagaimana pengalaman atau skema yang dimiliki siswa, apakah sudah memadai untuk membangun pengetahuan dan apakan siswa mampu berfikir secara analitik dalam mengolah informasi tersebut. Disinilah peran para pendidik dan pembetuk sistem pendidikan dibutuhkan.

    ReplyDelete
  47. Ika Dewi Fitria Maharani
    16709251027
    PPs UNY P.Mat B 2016

    CONSTRUCTIVISM terdapat berbagai bidang seperti seni, hubungna internasional, filsafat pendidikan, matematika, psikologi siswa, arsitektur, epistemologi, dan metode pembelajaran.
    Paham yang saya pahami adalah constructivism di bidang pendidikan. Terdapat banyak teori ynag diajukan para ahli mengenai constructivism ini. Mereka adalah Jhon Dewey, Jean Piaget, Jerome Brunner, Lev Vygotsky dan lainnya. Tokoh ynag sangat terkenal yaitu Piaget dan Vygotsky yang sering digunakan pada artikel Bapak. Dan memang dirasa sangat aplikatif.

    ReplyDelete
  48. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    S2 PEP B 2016

    Konstruktivisme saat ini semakin mempengaruhi pembelajaran tradisional, khususnya pembelajaran pada pendidikan tinggi. Sebagian pakar menganggap konstruktivisme sebagai suatu aliran filsafat pengetahuan , namun sebagian lagi menganggapnya sebagai suatu teori tentang pembelajaran. Menurut Kamus Merriam Webster, teori ialah prinsip-prinsip umum yang masuk akal atau dapat diterima secara ilmiah yang disajikan untuk menjelaskan suatu fenomena, sedangkan filsafat (philosophy) ialah pencarian akan pemahaman umum tentang nilai-nilai dan realitas, yang dilakukan terutama melalui cara yang spekulatif, bukan secara observasi.

    ReplyDelete
  49. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    Constructivisme adalah teori pengetahuan yang berpendapat bahwa manusia menghasilkan pengetahuan dari interaksi antara pengalaman dan pemikiran mereka. Pengetahuan tersebut lahir bukan hanya dari apa yang mereka pikirkan saja secara abstrak, dan bukan pula hanya berdasarkan apa yang terjadi dalam diri mereka saja melainkan interaksi dari kedua hal tersebut. salah satu tokoh yang mengemukakan teori belajar constructivisme adalah Jean Piaget dan Vigotsky.

    ReplyDelete
  50. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Konstruktivisme dalam etika adalah pandangan bahwa sepanjang ada kebenaran normatif, misalnya, kebenaran tentang apa yang harus kita lakukan, mereka dalam arti ditentukan oleh proses ideal musyawarah rasional, pilihan, atau perjanjian. Konstruktivisme adalah suatu upaya membangun tata susunan hidup yang berbudaya modern. Teori Konstruktivisme didefinisikan sebagai pembelajaran yang bersifat generatif, yaitu tindakan mencipta sesuatu makna dari apa yang dipelajari. Konstruktivisme merupakan landasan berfikir (filosofi) pembelajaran konstektual yaitu bahwa pengetahuan dibangun oleh manusia sedikit demi sedikit, yang hasilnya diperluas melalui konteks yang terbatas.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id