Mar 8, 2011

Elegi Menggapai Inovasi Pendidikan




Oleh Marsigit
(Ide di ambil dari P. Ernest, dalam The Philosophy of Mathematics Education)

Masa Depan:
Wahai para inovasi, aku diutus oleh para masa depan untuk menemuimu semua. Para masa depan benar-benar sangat merindukanmu, karena engkau pulalah yang diharapkan dapat menjadi subyek-subyek bagi masa depan. Untuk itu aku akan mewawancaraimu satu persatu bagaimana keadaan, pikiran, hati, kemampuan dan persiapanmua menyongsong masa depanmu.

Masa Depan:
Wahai inovasi1, apakah yang engkau ketahui tentang tujuan pendidikan dan bagaimana sebenar-benar tujuan dari pendidikanmu untuk menyongsong masa depanmu?

Inovasi1:
Wahai masa depan. Setidaknya aku dapat menyebut lima macam tujuan pendidikan. Pertama, pendidikan hanya bertujuan agar para siswa mampu membaca, menulis dan berhitung. Itulah sebenar-benar gerakan back to basic. Kedua, pendidikan hanya bertujuan memberikan ijazah atau sertifikat tanda lulus bagi siswa-siswanya. Ketiga, pendidikan bertujuan untuk memindahkan ilmu-ilmunya para guru kepada murid-muridnya. Itulah sebenar-benar transfer of knowledge. Keempat, pendidikan bertujuan mengembangkan kreativitas siswa-siswanya. Dan kelima, pendidikan bertujuan memberi kesempatan yang seluas-luasnya kepada siswa untuk mengembangkan dirinya secara utuh dan berkelanjutan. Untuk menyongsong masa depanku, maka sebenar-benar aku telah menetapkan pilihanku pada tujuan keempat dan kelima. Itulah sebenar-benar inovasiku.

Masa Depan:
Wahai inovasi2, apakah yang engkau ketahui tentang teori belajar dan bagaimana sebenar-benar pendapatmu tentang teori belajar untuk menyongsong masa depanmu?

Inovasi2:
Wahai masa depan. Setidaknya aku dapat menyebut lima macam teori belajar. Pertama, belajar adalah kerja keras, latihan, dan menghapal. Kedua, belajar adalah berpikir dan latihan. Ketiga, belajar adalah memahami dan dapat menerapkan. Keempat, belajar adalah melakukan penelitian. Kelima, belajar adalah percaya diri, bekerjasama, dan instrospeksi. Untuk menyongsong masa depanku, maka sebenar-benar aku telah menetapkan pilihanku pada teori keempat dan kelima. Itulah sebenar-benar inovasiku.

Masa Depan:
Wahai inovasi3, apakah yang engkau ketahui tentang teori mengajar dan bagaimana sebenar-benar pendapatmu tentang teori mengajar untuk menyongsong masa depanmu?

Inovasi3:
Wahai masa depan. Setidaknya aku dapat menyebut lima macam teori mengajar. Pertama, mengajar adalah mengalirkan ilmu-ilmunya guru kepada siswa-siswanya. Itulah sebenar-benar trasfer of knowledge. Kedua, mengajar adalah memberi motivasi kepada siswa. Itulah sebenar-benar external motivation. Ketiga, mengajar adalah ceramah dan menerangkan. Itulah sebenar-benar ekspositori. Keempat, mengajar adalah memberi kesempatan seluas-luasnya kepada para siswa agar mampu menemukan dan membangun pengetahuannya sendiri dengan bantuan gurunya. Itulah sebenar-benar constructivis. Kelima, mengajar adalah memberi kesempatan seluas-luasnya agar para siswa mampu melakukan kegiatan diskusi dan melakukan kegiatan penelitian. Untuk menyongsong masa depanku, maka sebenar-benar aku telah menetapkan pilihanku pada teori keempat dan kelima. Itulah sebenar-benar inovasiku.

Masa Depan:
Wahai inovasi4, apakah yang engkau ketahui tentang teori sumber belajar dan bagaimana sebenar-benar pendapatmu tentang teori sumber belajar untuk menyongsong masa depanmu?

Inovasi4:
Wahai masa depan. Setidaknya aku dapat menyebut lima macam teori tentang sumber belajar. Pertama, sumber belajar adalah papan tulis dan kapur atau spidol, titik. Kedua, sumber belajar adalah alat peraga pembelajaran. Ketiga, sumber belajar adalah alat bantu pembelajaran. Keempat, sumber belajar adalah lingkungan alam, termasuk alat peraga dan alat bantu. Kelima, sumber belajar adalah lingkungan dan masyarakat dengan segenap isinya. Untuk menyongsong masa depanku, maka sebenar-benar aku telah menetapkan pilihanku pada teori keempat dan kelima. Itulah sebenar-benar inovasiku.

Masa Depan:
Wahai inovasi5, apakah yang engkau ketahui tentang teori evaluasi belajar dan bagaimana sebenar-benar pendapatmu tentang teori evaluasi belajar untuk menyongsong masa depanmu?

Inovasi5:
Wahai masa depan. Setidaknya aku dapat menyebut lima macam teori tentang evaluasi belajar. Pertama, evaluasi belajar dilakukan oleh pihak luar. Kedua, evaluasi belajar dilakukan oleh pihak luar. Ketiga, evaluasi belajar dilakukan oleh pihak luar. Kesatu, kedua, ketiga itulah sebenar-benar external evaluation. Keempat, evaluasi belajar adalah portfolio dan assessment. Kelima, evaluasi belajar adalah portfolio dan konteks belajar. Untuk menyongsong masa depanku, maka sebenar-benar aku telah menetapkan pilihanku pada teori keempat dan kelima. Itulah sebenar-benar inovasiku.

Masa Depan:
Wahai inovasi6, apakah yang engkau ketahui tentang teori teori kurikulum dan bagaimana sebenar-benar pendapatmu tentang teori kurikulum untuk menyongsong masa depanmu?

Inovasi6:
Wahai masa depan. Setidaknya aku dapat menyebut lima macam teori tentang kurikulum. Pertama, kurikulum adalah untuk kesatuan. Dia digunakan untuk menjadi satu. Semuanya haruslah satu. Dari sabang sampai meroke adalah satu. Itulah sebenar-benar monokultur. Kedua, kurikulum adalah daerah. daerah itulah yang terpenting. Itulah sebenar-benar desentralisasi absolut. Ketiga, kurikulum adalah kompetensi. Maka kurikulum itu harus menetapkan kompetensi. Itulah sebenar-benar competent-based curriculum. Keempat, kurikulum adalah kebutuhan. Maka kurikulum harus melayani kebutuhan subyek didik. Kelima, kurikulum adalah bermacam-macam. Maka kurikulum harus dapat melayani bermacam-macam warga dan masyarakat. Itulah sebenar-benar heterogonomus. Untuk menyongsong masa depanku, maka sebenar-benar aku telah menetapkan pilihanku pada teori keempat dan kelima. Itulah sebenar-benar inovasiku.

Masa Depan:
Wahai inovasi7, apakah yang engkau ketahui tentang ideologi pendidikan dan bagaimana sebenar-benar pendapatmu tentang ideologi pendidikan untuk menyongsong masa depanmu?

Inovasi7:
Wahai masa depan. Setidaknya aku dapat menyebut lima macam ideologi pendidikan. Pertama, pendidikan adalah industrialisasi. Maka segenap siswa akan diarahkan untuk menuju industrialisasi negara beserta segenap aspeknya. Kedua, pendidikan adalah untuk melestarikan nilai-nilai lama. Itulah sebenar-benar konservatif. Ketiga, pendidikan hanyalah dari manusia dan untuk manusia. Itulah sebenar-benar humanisme. Keempat, pendidikan adalah untuk memerdekakan diri. Kelima, pendidikan adalah demokrasi. Untuk menyongsong masa depanku, maka sebenar-benar aku telah menetapkan pilihanku pada ideologi keempat dan kelima. Itulah sebenar-benar inovasiku.

Masa depan:
Wahai inovasi8, apakah yang engkau ketahui tentang hakekat ilmu dan bagaimana sebenar-benar pendapatmu tentang hakekat ilmu untuk menyongsong masa depanmu?

Inovasi8:
Wahai masa depan. Setidaknya aku dapat menyebut lima macam hakekat ilmu. Pertama, ilmu adalah bentuk. Kedua, ilmu adalah kebenaran. Ketiga, ilmu adalah struktur kebenaran. Keempat, ilmu adalah proses berpikir. Kelima, ilmu adalah kegiatan social. Untuk menyongsong masa depanku, maka sebenar-benar aku telah menetapkan pilihanku pada hakekat ilmu keempat dan kelima. Itulah sebenar-benar inovasiku.

Masa depan:
Wahai inovasi9, apakah yang engkau ketahui tentang nilai moral dan bagaimana sebenar-benar pendapatmu tentang nilai moral untuk menyongsong masa depanmu?

Inovasi9:
Wahai masa depan. Setidaknya aku dapat menyebut lima macam nilai moral. Pertama, nilai moral hanyalah tentang baik dan buruk. Kedua, nilai moral itu adalah asas manfaat. Ketiga, nilai moral adalah strata masyarakat. Keempat, nilai moral itu adalah hak azasi manusia. Kelima, nilai moral itu adalah keadilan dan kemerdekaan. Untuk menyongsong masa depanku, maka sebenar-benar aku telah menetapkan pilihanku pada semuanya. Itulah sebenar-benar inovasiku.

Masa Depan:
Wahai inovasi10, apakah yang engkau ketahui tentang hakekat siswa dan bagaimana sebenar-benar pendapatmu tentang hakekat siswa untuk menyongsong masa depanmu?

Inovasi10:
Wahai masa depan. Setidaknya aku dapat menyebut lima macam hakekat siswa. Pertama, siswa itu ibarat tong kosong. Itulah sebenar-benar yang harus kita isi. Kedua, siswa itu ibarat tong kosong. Itulah sebenar-benar yang harus kita isi. Ketiga, siswa adalah karakter building. Itulah yang harus kita bentuk. Keempat, siswa adalah kebutuhannya. Itulah yang harus kita penuhi. Kelima, siswa adalah perkembangannya. Itulah yang harus kita jamin. Untuk menyongsong masa depanku, maka sebenar-benar aku telah menetapkan hakekat yang keempat dan kelima. Itulah sebenar-benar inovasiku.

11 comments:

  1. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Ibrahim (1988) mengemukakan bahwa inovasi pendidikan adalah inovasi dalam bidang pendidikan atau inocasi untuk memecahkan masalah pendidikan. Jadi, inovasi pendidikan adalah suatu ide, barang, metode, yang dirasakan atau diamati berbagai hal yang baru bagi hasil seseorang atau kelompok orang (masyarakat), baik berupa hasil inverse (penemuan baru) atau discovery (baru ditemukan orang), yang digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan atau untuk memecahkan masalah pendidikan. Dengan perkembangan zaman maka inovasi pendidikan juga akan berkembang

    ReplyDelete
  2. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Hakekat tujuan pendidikan adalah untuk mengembangkan kreativitas siswa dan memberi kesempatan yang seluas-luasnya kepada siswa untuk mengembangkan dirinya secara utuh dan berkelanjutan. Hakekat belajar adalah melakukan penelitian, bekerjasama, dan introspeksi. Hakekat mengajar adalah memberi kesempatan seluas-luasnya kepada para siswa agar mampu menemukan dan membangun pengetahuannya sendiri dengan bantuan gurunya. Terkait dengan sumber belajar maka siswa dapat memanfaatkan alat peraga dan alat bantu bahkan lingkungan alam sekitar dan masyarakat dengan segenap isinya dapat juga dijadikan sebagai sumber belajar. Hakekat evaluasi belajar adalah portfolio dan assessment atau portfolio dan konteks belajar. Seharusnya inilah yang menjadi patokan para pakar pendidikan dalam membuat kurikulum untuk diterapkan di Indonesia.

    ReplyDelete
  3. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Inovasi pendidikan dipersiapkan untuk siswa agar memilliki masa depan yang gemilang. Maka, inovasi yang dihasilkan haruslah menunjang siswa untuk dapat menggapai masa depannya yang cemerlang. Pendidikan harus menjadi sarana utama bagi siswa untuk dapat terus mengembangkan potensinya secara maksimal, sehingga dalam pendidikan tentu harus memperhatikan karakter dan kebutuhan siswa, menyediakan sumber belajar dan lingkungan belajar yang baik bagi siswa, membiasakan cara berpikir yang kreatif dan inovatif sebagai bekal bagi siswa dalam meraih cita-cita dan masa depannya.

    ReplyDelete
  4. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Agar tercipta kemajuan baik pada guru ataupun siswa diperlukan adanya inovasi dalam pendidikan dan sistem yang mengaturnya. Inovasi sendiri akan membuka kesempatan pada pihak yang terlibat didalamnya agar mampu berkembang menjadi yang lebih baik lagi. Dalam implementasinyas dirasa masih sulit untuk melakukan inovasi namun mencoba tidaklah saah jika untuk kepentingan bersama. Inovasi dalam pendidikan mengajarkan untuk membuka mata dan hati yang ikhlas untuk menerima segala bentuk perubahan.

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Pendidikan merupakan sarana dalam menciptakan sumber daya manusia. Untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas tentunya mesti didukung dengan pendidikan yang berkualitas juga. Berbagai inovasi atau terobosan dalam dunia pendidikan senantiasa dilakukan demi membangun pendidikan yang lebih berkualitas dan lebih baik. Inovasi pendidikan tersebut diantaranya menyelenggarakan pendidikan yang lebih humanis, memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengonstruksi sendiri pengetahuan, membangun karakter peserta didik atau menanamkan pendidikan karakter di dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  7. Syahlan Romadon
    PM C 2016/ 16709251047

    Teknologi semakin berkembang, penuh inovasi di segala bidang, misalnya bidang ekonomi, industri, TIK, dan tak terkecuali bidang pendidikan. Sebagai calon pendidik kita dituntut untuk dapat menciptakan inovasi pendidikan untuk mencetak generasi bangsa agar dapat bersaing di kancah internasional. Semoga kita diberikan kemampuan untuk melakukan hal tersebut. Aamiin.

    ReplyDelete
  8. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Siswa sebagai peserta didik di sekolah ibarat tong kosong. Tong mampu menanpung banyak ilmu.
    Dari ilm,u yang baik hingga yang kurang baik. Dari ilmu yang bermanfaat hingga ilmu yang kurang bermanfaat.
    Seberapa banyak dan seberapa bermanfaat ilmu yang ada dalam tong kosong itu bergantung pada fasilitator pengisi tong itu sendiri yaitu pendidik atau guru.

    ReplyDelete
  9. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Agar tak terkalahkan oleh masa depan diperlukan berbagai macam inovasi. Inovasi tersebut bermanfaat untuk keberlangsungan beberapa tahun yang akan datang. Karena zaman pasti akan terus berkembang, pengetahuan semakin meluas, pemikiran menjadi lebih kritis dan lain sebagainya. Oleh karena itu untuk melakukan perubahan diperlukan pengetahuan mendasar, antara lain adalah tujuan pendidikan, teori belajar dan mengajar, sumber belajar, evaluasi belajar, kurikulum secara umum dan kiblat kurikulum di negara ini, ideologi pendidikan, nilai moral dan hakikat dari siswa itu sendiri.

    ReplyDelete
  10. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendidikan dahulu dan sekarang berbeda bila dilihat dari substansi materi, kurikulum, ataupun cara mengajar guru. Hal tersebut dikarenakan kebutuhan akan pendidikan senantiasa sejalan dengan perkembangan zaman. Untuk memenuhi kebutuhan zaman yang semakin kompleks, maka diperlukan inovasi di bidang pendidikan.Pendidikan tersebut sangat penting dalam membentuk sumber daya manusia yang kompeten. Inovasi dalam bidang pendidikan harus memperhatikan banyak hal, mulai dari tujuan pendidikan, teori belajar dan mengajar, sumber belajar, evaluasi belajar, kurikulum, sampai ideologi pendidikan, nilai moral dan hakekat siswa. Semua inovasi dalam pendidikan itu tidak lain untuk mempersiapkan diri, hati, dan pikiran untuk menyongong masa depan.

    ReplyDelete
  11. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Manusia sebagai makhluk sosial yang dinamis dan tak puas dengan apa yang sudah ada akan selalu mencoba, menggali dan menciptakan sesuatu yang baru atau lain dari biasanya, begitu pula masalah inovasi yang erat kaitannya dengan proses pendidikan dan pembelajaran. Inovasi pendidikan merupakan pembaharuan atau usaha untuk memecahkan masalah yang terkait dengan pendidikan. Bentuk inovasi pendidikan berupa tujuan pendidikan, teori belajar, teori mengajar, teori sumber belajar, teori evaluasi belajar, teori kurikulum, ideologi pendidikan, hakekat ilmu, nilai moral dan hakekat siswa. Di abad 21 ini, inovasi pendidikan sangat dibutuhkan karena tuntutan dunia global yang semakin kompetitif. Adanya inovasi diharapkan dapat mengubah pendidikan menjadi lebih baik dan berkualitas.

    ReplyDelete