Mar 8, 2011

Elegi Menggapai Hakekat Matematika Kesatu




Oleh: Marsigit

Matematika bermonolog imaginer:
Awalnya aku hanyalah gelaja. Sebetulnya gejalaku ada di mana-mana. Tetapi jelas tidaknya gejalaku tergantung dari tempat tinggalku.Gejalaku sangat jelas ketika aku berada di pegunungan, di lautan dan di hutan rimba. Tetapi sayangnya pada tempat-tempat itu tiadalah orang menyaksikanku, sehingga gejalaku tidak dapat bicara. Pada saat itulah aku menyadari bahwa aku perlu bekerjasama dengan manusia agar gejalaku dapat bicara. Itulah mengapa pidato pertamaku aku sampaikan pada orang-orang di tepian sungai nil. Mula-mula pidatoku aku sampaikan dengan bahasa yang sangat sederhana. Aku hanya menggunakan dua kata saja pada waktu itu yaitu naik dan turun. Ketika aku naik, maka mereka berlarian menyelamatkan diri. Ketika aku turun maka mereka berdatangan berduyun-duyun. Mereka tidak menyadari bahwa aku telah mengangkat mereka menjadi murid-muridku. Sesungguh-sungguhnya itulah pekerjaan rumah (PR) pertama yang dikerjakan manusia atas gurunya aku. Ketika aku naik, maka aku sembunyikan batas-batas mereka. Ketika aku turun maka batas batas itu sebagian aku munculkan sebagian lagi aku masih sembunyikan. Di situlah aku melihat anarkisme pertama dari manusia-manusia. Mereka saling berebut. Mereka saling berdusta. Mereka saling bertengkar. Bahkan mereka saling membunuh dalam rangka memperebutkan batas-batas yang aku sembunyikan.


Mereka tak sengaja menemukan persembunyianku:
Itulah sebenar-benar manusia. Mereka ternyata mempunyai daya ingat. Ingatan mereka ternyata dapat menemukan batas-batas yang aku sembunyikan. Padahal sebetul-betulnya batas adalah diriku sendiri. Tetapi mereka belum menyadari tentang diriku. Namun beberapa dari mereka telah sepakat menggunakan ingatan bersama tentang batas-batas yang aku sembunyikan. Itulah pertama-tama mereka menamaiku sebagai garis. Aku disebutnya sebagai garis batas. Kemudian aku disebut pula sebagai garis batas wilayah. Ternyata itulah kehebatan manusia. Mereka tidak hanya menemukan aku yang satu, tetapi aku yang lain juga mulai mereka temukan. Mereka menemukan aku sebanyak empat, kemudian mereka sepakat untuk menamaiku sebagai segi empat. Aku sengaja berpenampilan rupa ragam, ternyata mereka juga menemukanku sebanyak empat dimana aku duduk bersejajar dua-dua, kemudian mereka menyebutku sebagai persegi panjang. Masih aku sembunyikan lagi sebagian diriku. Ternyata mereka juga menemukan diriku yang empat duduk sejajar-sejajar sama panjang, kemudian mereka menyebutku sebagai persegi. Hebat benar manusia-manusia itu. Sampai disini aku bertanya apakah aku mulai dipertemukan dengan manusia. Kemudian mereka sebenarnya siapa. Dan aku sebenarnya siapa juga?

Orang tua berambut putih datang:
Wahai matematika, saatnya sudah engkau turun dari singgasanamu. Tidaklah selalu engkau harus dalam posisi seperti itu. Walaupun engkau ratu sekalipun, tetapi ada kalanya engkau harus mengabdikan diri kepada manusia sebagai pelayan. Maka pergilah dan bantulah manusia-manusia itu untuk membangun peradabannya.

Matematika:
Wahai orang tua berabut putih. Aku sanggup melaksanakan perintahmu tetapi dengan syarat. Sedangkan syarat-syaratku itu adalah: pertama aku harus bersama-sama bisa menjadi ratu sekaligus pelayan; kedua, aku harus selalu mengikutimu; ketiga, aku netral dan tidak memihak siapapun; keempat, aku harus tetap abstrak tetapi bisa berujud kongkrit jika aku mau; kelima, aku harus tetap bersifat abadi dan keabadianku mendahului manusia dan mengakhiri manusia; keenam, aku tidak memerlukan pujian dan sanjungan serta tidak memerlukan predikat apapun.

Kerumunan orang-orang:
Wahai makhluk aneh. Siapakah dirimu dan dimanakah engkau tinggal? Kenapa selama ini engkau sembunyikan batas-batasku? Bersediakah engkau membantuku untuk membangun peradabanku?

Matematika:
Ketahuilah, namaku adalah matematika. Sebagian dari engkau telah mengenalku tetapi sebagian banyak yang belum mengenalku. Sebagian dari diriku juga telah engkau kenal. Garis-garis batas itulah contohku. Tidak hanya itu contoh-contoh ku masih banyak lagi. Yang akan ku sebut berikut itu semua adalah diriku. Persegi adalah aku. Persegi panjang adalah aku. Garis lurus adalah aku. Keliling sawah-sawahmu adalah adalah aku. Luas sawah-sawahmu adalah aku. Namun dari sedikit yang aku sebut, belumlah seberapa dari banyaknya diriku yang lain. Semakin engkau benyak mengetahuiku, semakin banyak pula yang belum engkau ketahui. Itulah sebanar-benar PR ku buatmu. Maka sebenar-benar aku adalah PR buatmu.
Maka namaku pun bermacam-macam. Geometri adalah aku. Aritmetika adalah aku. Aljabar adalah aku. Kalkulus adalah aku. Bilangan adalah aku. Pengukuran aadalah aku. Rumus-rumus adalah aku. Pola-pola adalah aku. Pemecahan masalah adalah aku. Penyelidikan adalah aku. Rasa ingin tahu adalah aku. Bahkan komunikasimu adalah aku. Jikalau engkau telah menemukanku lebih banyak lagi maka aku bersedia membantumu untuk membangun peradabanmu. Lebih dari itu, jika engkau mampu menggunakan akal pikiranku untuk menemukanku, maka akupun rela menjadi pelayanmu. Itulah sebenar-benar diriku, adalah alat buat kehidupanmu. Maka perkenalan pertamamu terhadap diriku adalah mengenalku sebagai peralatan bagimu. Dan itu baik-baik saja. Sesuatu yang baik bolehlah engkau ejar-ajarkan kepada cucu-cucu maupun keturunanmu.

Kerumunan orang-orang:
Wahai matematika bagaimanakah caranya aku bisa menumpaiku.

Matematika:
Ada syarat-syarat engkau bisa menemuiku. Jika syarat-syarat itu terpenuhi, maka engkau tidak hanya bisa menemuiku, tetapi engkau bisa memilikiku. Tidak hanya itu jika engkau betul-betul telah memilikkiku maka engkau dapat menjelma menjadi engkau, dan engkau bisa menjelma menjadi aku. Maka sebenar-benar aku adalah engkau pula pada akhirnya.

Kerumunan orang-orang:
Lalu, apakah syaratnya agar aku bisa menemuimu?

Matematika:
Pertama-tama, engkau harus mempunyai niat dan usaha untuk menemuiku. Niatmu harus tulus disertai rasa syukur kepada Tuhan YME bahwa sudah saatnya lah engkau akan bertemu denganku. Kedua, engkau harus menyesuaikan sikap, perkataan dan perbuatanmu. Sikap, perkataan dan perbuatanmu itu harus berakhir pada pikiran kritismu. Karena, hakekat diriku tidak lain-tidak bukan adalah pikiran kritismu itu. Ketiga, engkau harus selalu mencari diriku yang lain, kapanpun dan dimanapun. Keempat, engkau harus selalu menjalin silaturahim dengan semua diriku. Sebenar-benar silaturahimmu kepadaku adalah usahamu menggunakan diriku untuk keperluanmu. Semain banyak engkau menggunakanku, maka semakin pula engkau mengenal diriku. Dan yang kelima adalah selalu beritahukan tentang diriku kepada orang lain, serta gunakan pula diriku ketika engkau ingin membantu orang lain.

Kerumunan orang-orang:
Terimakasih atas penjelasannmu. Bolehkah aku bertanya? Aku mempunyai sawah berbentuk persegi panjang. Panjangnya 5 sedangkan lebarnya 4. Berapakah luas sawahku itu?

Matematika:
Gunakan luas satuan. Kemudian tutupilah sawahmu itu dengan bangun-bangun satuan, maka engkau temukan bahwa banyaknya luas satuan adalah 4 kali 5 sama dengan 20. Jadi luas sawahmu adalah 20.

Kerumunan orang-orang:
Terimakasih, sekarang aku sudah mempercayaiku. Maka bersiaplah wahai matematika engkau menjadi pelayanku. Maka selalu siaplah engkau aku panggil setiap saat dan akan aku gunakan untuk bermacam-macam keperluan.

67 comments:

  1. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Segala ilmu itu berasal dari kehidupan sehari-hari, begitu juga dengan matematika berasal dari kehidupan sehari-hari. Untuk itu sudah semestinya matematika itu tidak lagi suatu pelajaran yang menakutkan bagi siswa karena matematika adalah kehidupan. Namun terkadang adanya oknum guru yang sangat disayangkan menjadikan matematika itu sulit. Sehingga motivasi siswa untuk mempelajarinya tidak ada dikarena minset yang diberikan oleh guru. Maka sudah seyogyanya kita sebagai guru menjadikan matematika bermakna dan ada dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  2. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Matematika sebagai ratu atau ibunya ilmu dimaksudkan bahwa matematika adalah sebagai sumber dari ilmu yang lain dan pada perkembangannya tidak tergantung pada ilmu lain. Dengan kata lain, banyak ilmu-ilmu yang penemuan dan pengembangannya bergantung dari matematika. Contohnya, banyak teori-teori dan cabang-cabang dari fisika dan kimia yang ditemukan dan dikembangkan melalui konsep kalkulus.

    ReplyDelete
  3. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Matematika itu terkait dengan kehidupan sehari-hari. Saat kita mengerti maknanya, semua hal dalam kehidupan dapat dijeaskan menggunakan matematika (keadaan dimana matematika menjelma menjadi diri kita). Itulah mengapa dalam matematika sekolah sekarang banyak ditemukan konteks sederhana dalam kehidupan sehari-hari sehingga anak-anak pun dapat mengerti matematika.

    ReplyDelete
  4. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Matematika merupakan suatu aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari – hari. Matematika mempelajari banyak hal, termasuk di dalamnya juga ada cabang matematika, misalnya aljabar, geometri, aritmetika, kalkulus. Di dalam matematika terdapat berbagai ilmu pengetahuan yang diperoleh, misalnya tentang pemecahan masalah, penyelidikan, rasa ingin tahu, dan komunikasi. Matematika mengajarkan untuk berpikir logis. Oleh karena itu penting memahami matematika dan memandang matematika sebagai ilmu yang harus dipelajari sehingga matematika juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari – hari dan mempunyai manfaat.

    ReplyDelete
  5. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Matematika adalah ratu dan pelayan ilmu. senangnya jika matematika dapat menolong orang orang disekitar yang membutuhkan. maksudnya dengan matematika kita dapat membantu menghitungkan orang lain apa yang mereka perlu hitung. dan tentunya masih banyak lagi.

    ReplyDelete
  6. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Matematika merupakan aktivitas yang sudah mendarah daging dalam kegiatan sehari-hari. Matematika sekolah memuat berbagai cakupan yang pada dasarnya adalah problem di kehidupan sehari-hari. Pembelajaran matematika berbasis masalah dikehidupan sehari-hari dirasa akan lebih mudah diterima siswa.

    ReplyDelete
  7. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Hakikat matematika berkenan dengan ide-ide, struktur-struktur dan hubungan-hubungannya yang diatur menurut urutan yang logis. Matematika itu sangat luas sehingga matematika dianggap sebagai ratu sari segala ilmu. Matematika juga sangat dekat dengan kehidupan kita, di setiap aspek kehidupan selalu ada matematika sehingga matematika tidak akan bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Belajar matematika tidak hanya di kelas, kapanpun dan dimanapun kita bisa menggunakan pikiran kita untuk belajar matematika. Belajar matematika berarti juga harus mengaplikasikannya di kehidupan kita. Tidak hanya itu, Belajar matematikapun perlu landasan yaitu niat, ikhlas dan usaha agar ilmu yang diperoleh semakin bermanfaat.

    ReplyDelete
  8. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Matematika merupakan ilmu yang dapat dipelajari dan berguna untuk kehidupan manusia. Matematika memiliki peran yang penting dalam kehidupan ini. Ilmu ini dianggap sebagai ratu dan pelayan bagi ilmu lainnya. Namun seringkali masalahnya adalah bagaimana memperkenalkan matematika kepada siswa agar dapat dipahami oleh siswa. Belajar matematika tidak hanya di dalam kelas. Kapan pun dan di mana pun kita, karena salah satu tujuan dari pembelajaran matematika agar siswa dapat berpikir kritis dan terstruktur dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya itu. Pembelajaran Matematika juga perlu dasar yang diperlukan, niat dan ketulusan sehingga pengetahuan yang diperoleh semakin berguna

    ReplyDelete
  9. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam elegi di atas dijelaskan bahwa untuk memelajari matematika harus dimulai dengan niat ikhlas diserti rasa syukur kepada Tuhan YME. Kemudian harus menyesuaikan sikap, perkataan dan perbuatan, maksudnya menyesuaikan pengetahuan awal yang dipunyai. Setelah itu untuk memelajari matematika yang lain dibutuhkan kerterkaitan dengan pengetahuan awal yang telah dupelajari sehingga diibaratkan menjalin silaturahmi antar matematika. Agar lebih memahami matematika maka perlu digunakan berulang, dan terus menerus.

    ReplyDelete
  10. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari “Elegi Menggapai Hakekat Matematika Kesatu”, saya mendapatkan ilmu bahwa banyak kegiatan sehari-hari kita yang berhubungan dengan matematika. Matematika itu ada dimana-mana. Sebagai contoh, kegiatan jual beli di pasar, time schedule setiap harinya, perhitunga luas petak sawah, jarak antara dua kota dalam peta, dan lain-lain

    ReplyDelete
  11. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam mempelajari matematika diperlukan niat dan usaha. Selain itu, sikap, perkataan dan perbuatan harus disesuaikan sehingga nantinya muncul pikiran kritis. Persoalan matematika pasti ada solusinya oleh karena itu kita tidak boleh menyerah untuk menemukannya. Untuk memudahkan menyelesaikan masalah, maka kita harus mengenali konsep terlebih dulu. Selanjutnya, ilmu tentang matematika ini akan bermanfaat jika kita mengajarkan kepada orang lain.

    ReplyDelete
  12. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Elegi di atas mengajarkan kita bahwa untuk mempelajari matematika harus dimulai dengan niat yang ikhlas; setiap sikap, perkataan dan perbuatanmu harus berakhir pada pikiran kritis; harus terus mengasah dan menambah wawasan tentang matematika; harus dapat mengaplikasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari kita; dan mengajarkannya kepada sesama agar orang lain juga dapat mengambil manfaat dari matematika itu sendiri.

    ReplyDelete
  13. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Elegi ini menegaskan bahwa matematika mempunyai hubungan dengan ilmu yang lainnya. Matematika berisikan lambang-lambang atau notasi yang ditemukan sejak jaman filsuf, yang kemudian ditransformasikan pada matematika sekarang atau matematika sekolah. Matematika sangat berhubungan dengan kehidupan sehari-hari, guru harus memulai pembelajaran matematika menggunakan masalah yang berhubungan dengan kehidupan nyata bukan memulainya melalui konsep. Matematika mengajarkan banyak sifat mulai dari ikhlas, sabar, ingin tahu, dan lain sebagainya. Rasa ingin tahu inilah yang dibutuhkan pada semua mata pelajaran.

    ReplyDelete
  14. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Elegi menggapai hakekat matematika ke satu terdapat pada penggalan kalimat “Sebenar-benarnya silaturrahmimu kepadaku adalah usahamu menggunakan diriku untuk keperluanmu” ini berarti bahwa kita sebagai guru dan siswa hendaknya agar bisa menanggapi hakekat matematika dengan cara menggunakan matematika untuk segala keperluan hidup kita karena hidup itu selalu membutuhkan matematika, hidup itu berisi matematika yang tak terhitung dan juga tak kita sadari ternyata matematika mengelilingi hidup kita.

    ReplyDelete
  15. Tri Wulaningrum
    17701250132
    PEP S2 B

    Sekali lagi, menjumpai elegi tentang kehidupan sang matematika. Saya belajar. Saya awam, saya baca, saya rasa ini proses saya belajar. Terlepas dari bagaimana seluk beluk matematika yang lumayan rumit bagiku ini, saya percaya bahwa matematika adalah ilmu. Maka sudah sewajarnya kita mengejar, kita belajar, jangan pernah merasa puas. Ilmu pengetahuan dengan dilandasi keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa akan membawa kita pada kehidupan yang terang, bukan?

    "Jikalau engkau telah menemukanku lebih banyak lagi maka aku bersedia membantumu untuk membangun peradabanmu"

    ReplyDelete
  16. Arung Mega Ratna
    17709251049
    S2 Pend. Matematika C

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Dari “Elegi Menggapai Hakekat Matematika Kesatu” bahwa banyak kegiatan sehari-hari kita yang berhubungan dengan matematika. Matematika itu ada dimana-mana.
    Dalam mempelajari matematika diperlukan niat dan usaha. Selain itu, sikap, perkataan dan perbuatan harus disesuaikan sehingga nantinya muncul pikiran kritis. Persoalan matematika pasti ada solusinya maka jangan pantang menyerah untuk membuktikannya. Untuk memudahkan menyelesaikan masalah, maka kenali konsep terlebih dulu. Ilmu tentang matematika kita akan bermanfaat jika kita mengajarkan kepada orang lain.
    Terima kasih
    Wassalamu'alaikum

    ReplyDelete
  17. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Elegi ini menggambarkan kedudukan matematika sebagai ratu ilmu pengetahuan. Dalam menggapai kedudukan matematika yang sebenar-benarnya maka seseorang harus mempunyai niat yang tulus serta rasa syukur kepada Tuhan YME, berpikir kritis dalam menjalani kehidupan, membawa matematika dalam kehidupan dengan menerapkan matematika untuk memecahkan persoalan, serta mengajarkan matematika dan kegunaannya kepada orang lain. Semakin kita mampu menggapai matematika sesuai kedudukan yang sebenarnya maka semakin kita memahami bahwa matematika sangat berpengaruh dalam membangun peradaban. Oleh karena itu matematika dapat digunakan untuk bermacam-macam keperluan.

    ReplyDelete
  18. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    17709251005
    PPs PM A 2017

    Assalamualaikum Prof,
    Matematika sangatlah dekat dengan kehidupan kita, bahkan awal mula muncul matematika ialah karena kebutuhan hidup kita. Seperti yang diungkapkan dalam elegi ini bahwa pada zaman dahulu orang-orang memperebutkan wilayah di sekitar sungai nil. Air yang pasang dan surut menyebabkan batas wilayahnya menghilang. Namun, dari kebutuhan tersebut justru ditemukan ilmu matematika, mulai dari pengetahuan garis, bangun-bangun geometri hingga sampai pada aritmatika, aljabar dan lain-lain. Lebih dari itu, matematika juga membangun kemampuan kita dalam komunikasi, pemecahan masalah, dan kemampuan penting lainnya. Bahkan tidak menutup kemungkinan jika kita mau terus menerus mengembangkannya, akan lebih banyak lagi ilmu matematika yang dapat kita gunakan.

    ReplyDelete
  19. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Elegi menggapai hakekat matematika ini menggambarkan bahwa sebenarnya matematika berawal dari gejala-gejala alam yang ada di sekitar kita atau berasal dari hal-hal konkret yang ada di kehidupan kita. Kemudian dengan akal yang diberikan oleh Allah SWT, manusia dapat menemukan dan mengumpulkan ilmu-ilmu matematika tersebut sehingga sekarang matematika menjadi ratu dari para ilmu. Kemudian salah satu pesan yang dapat diambil ialah sebenar-benarnya pengetahuan ketika semakin engkau benyak mengetahui, maka sebenarnya semakin banyak pula yang belum engkau ketahui.

    ReplyDelete
  20. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    PPs. PM A 2017

    Dari elegi tersebut, matematika merupakan ilmu yang diperlukan untuk ilmu-ilmu lain. Matematika merupakan ilmu yang penting dipelajari. Dlam mempelajari matematika, perlu niat yang kuat, pikiran yang bersih dan hati yang ikhlas sehingga pembelajaran matematika berjalan dengan baik.
    Matematika itu luas. Matematika memiliki peran penting dalam kehidupan ini. Matematika dapt diterapkan untuk ilmu-ilmu pengetahuan lain. Dalam mempelajari matematika diperlukan aktivitas agar tidak membosankan. Bukan hanya ceramah dan menghafalkan rumus.
    Selain itu, dalam mempelajari matematika juga diperlukan niat yang tulus, usaha yang sungguh-sungguh, dan doa yang khusyuk. Semua itu membutuhkan hati dan ikiran yang ikhlas dan jernih sehingga ilmu yang dipelajari dapat masuk dan dipahami dengan baik.

    ReplyDelete
  21. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Pada elegi ini bahwa matematika itu berstruktur berhirarki, berkesinambungan. Karena berstruktur itu memiliki tingkatan-tingkatan tersendiri, yang paling jelas adalah dalam penyampaian materinya. Harus sesuai dengan ruang dan waktunya dan tingkatan-tingkatan atau jenjang sekolahnya. Materi disampaikan dengan aturan tertentu, ada materi prasyaratnya sehingga harus diperhatikan guru dalam pembelajaran. Karena materi dalam matematika saling terkait satu sama lain. Dengan kata lain, materi dalam matematika berbeda-beda, tetapi membentuk suatu struktur bangunan yang kokoh.

    ReplyDelete
  22. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Elegi Menggapai Hakekat Matematika Kesatu, dari elegi ini saya belajar bahwa matematika itu ada dimana-mana. Belajar matematika akan menjadi lebih bermakana ketika kita menggunakanya dan menyampaikannya pada orang lain. Kita harus mampu berpikir kritis dan kreatif sehingga dapat mengaplikasikan konsep matematika untuk memecahkan permasalahan di kehidupan nyata. Terimakasih.

    ReplyDelete
  23. Metia Novianti
    17709251021
    PPs Pend. Matematika A 2017

    Matematika merupakan suatu ilmu yang dianggap sebagai ratu dan pelayan bagi ilmu lainnya. Matematika selalu ada dalam tiap aspek kehidupan manusia. Namun masih banyak orang yang menganggap matematika itu sulit dan mereka merasa takut apabila dihadapkan dalam sebuah persoalan yang menyangkut matematika. Padahal, pengimplikasian ilmu matematika telah dilakukan oleh manusia sejak zaman dahulu kala, sehingga kehidupan manusia tidak terlepas dari matematika. Sebagai calon pendidik, kita harus terus berinovasi dan memberikan pembelajaran yang baik dan benar agar peserta didik tidak hanya sekedar tahu matematika, tetapi dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  24. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Terimakasih pak atas postingannya. Pada elegi ini, menunjukkan bahwa matematika adlaah ilmu terpenting, ilmu dasar bagi setiap orang. Karena matematika mendasari semua ilmu. Dalam kehidupan sehari haripun pasti menggunakan ilmu dasar matematika. Jadi dengan satu ilmu matematika itu telah mencangkup semuanya. Terimakasin

    ReplyDelete
  25. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Ulasan yang dapat mendamaikan alurnya. Pandangan saya terkait ulasan ini adalah pikiran kritis dimulai dengan sikap, perbuatan dan perkataan yang sesuai pada kondisinya. Ini dapat menjadi refleksi diri saya. Saya akan mencoba untuk menyesuaikan antara sikap, perkataan dan perbuatan agar jendela ilmu terbuka bagi diri saya. Saya tidak ingin menyianyiakan masa perantauan saya untuk menuntut ilmu. Sudah saatnya juga saya menjemput ilmu.

    ReplyDelete
  26. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Berdasarkan elegi di atas menyadarkan kita bahwa setiap yang ada di dalam kehidupan ini berkaitan dengan mateatika. Maka tidak salah bahwa matematika sering disebut sebagai ratu. Matematika sebagai ilmu pengetahuan menjadi kunci peluang-peluang dalam mengarungi kehidupan. Tidak hanya sebagai ratu, matematika pun berperan sebagai pelayan dalam kehidupan, artinya permasalahan yang berkaitan dengan berpikir logis, kritis, kreatif, maupun pemecahan masalah itu sendiri merupakan buah pikir setelah mempelajari matematika. Sering kali terkadang para siswa merasa tidak membutuhkan matematika tersebut, padahal matematika sebagai salah satu sebagai mata pelajaran wajib bagi semua siswa dari sekolah dasar sampai sekolah menengah, merupakan sudah barang tentu dipelajari sebagai kebutuhan. Karena pada akhirnya para siswa akan terjun secara langsung ke dalam kehidupan sesungguhnya (lingkungan masyarakat) yang akan menuntut kemampuan-kemampuan tersebut.

    ReplyDelete
  27. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Dalam elegi ini dijelaskan bahwa matematika itu seperti sumber ilmu yang belum banyak manusia gunakan. Setelah berkembangnya zaman, banyak pula konsep matematika yang ditemukan oleh manusia. Dari sinilah dapat disebutkan bahwa matematika adalah ratu dari segala ilmu. Kemudian zaman berkembang lagi, ternyata konsep-konsep matematika yang ditemukan itu dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dari sinilah matematika menjadi pelayan untuk manusia.

    ReplyDelete
  28. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Dari elegi ini saya belajar bahwa matematika adalah sosok yang awalnya hanya ada di pikiran, kemudian turun ke dunia realistis. Namun sejatinya matematika itu dunianya ia bisa bersifat abstrak tetapi juga bisa bersifat konkrit tergantung terletak dimana, jika di pikiran maka matematika adalah abstrak, tetapi bagi anak kecil matematika adalah konkrit. Matematika akan sangat penting dan digunakan sehari-hari. Dan cara mempelajari matematika yaitu dengan niat ikhlas hanya padaNya, sungguh indah dibagian ini. karena matematika tentunya bagian dari ilmu Tuhan maka kita haruslah ikhlas.

    ReplyDelete
  29. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillahirrohmanirrohim, terimakasih prof. Marsigit atas ulasan di atas. dari elegi di atas sangat menyadarkan kita bahwa setiap yang ada di dalam kehidupan ini berkaitan dengan mateatika. Maka tidak salah bahwa matematika sering disebut The Queen of Science, yang berarti ratunya ilmu pengetahuan. Meski abstrak dan terkesan sulit, namun sejatinya matematika amatlah penting dan perlu menjadi pengetahuan dasar bagi semua anak sejak dini.Matematika sangatlah dekat dengan kehidupan kita, bahkan awal mula muncul matematika ialah karena kebutuhan hidup kita. Pentingnya ilmu ini menjadi tuntutan banyak siswa. Namun entah mengapa sebagian dari mereka takut dan membenci sang ratu ini, padahal implementasinya sangat terasa dan kontribusi dalam pengaplikasian di kehidupan sehari-hari juga amat sering. Saya juga sadar bahwa, belajar merupakan proses yang harus dilalui dalam tiga tahap awal, 1) meluruskan niat hanya untu Allah, 2) menyesuaikan sikap, perbuatan, dan perkataan agar sesuai dan selaras dengan ruang dan waktunya, 3)lelah pasti jika harus menuntut ilmu terus menerus, maka saatnyalah kita sadar bahwa kitalah yang menjemput ilmu, bukan memaksa ilmu berada dalam pikiran dan genggaman kita. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  30. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Matematika memang sulit tapi berguna. Tak semua orang menyadari kebutuhannya atas matematika. Sadar atau tidak matematika ada di sekitar kita dan membantu kita dalam setiap aspek kehidupan. Bahkan sekecil letak titik dan garis adalah matematika. Hal ini yang perlu ditanamkan kepada peserta didik agar mereka tak memandang matematika dari apa yg sulit terlebih dahulu. Ketika mereka menyadari bahwa matematika sangat berguna, maka mereka akan mempelajarinya denga sukarela.

    ReplyDelete
  31. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Yang saya suka dari uraian di atas yaitu untuk mempelajari matematika harus diawali dengan niat dan usaha terelebih dahulu. Setelah itu harus menyesuaikan sikap, perkataan, dan perbuatan yang berakhir pada aktivitas berfikir kritis. Mempelajari matematika memerlukan kemampuan berfikir kritis yang baik. Jika mempelajari matematika tanpa berfikir kritis tentu matematika hanya menjadi sesuatu yang abstrak, yang hanya bisa dipikirkan tanpa bisa diterapkan/digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, tanpa berfikir kritis, pembelajaran matematika tidak ubahnya rumus-rumus belaka, pembelajaran bersifat orthodox, berfikir hanya konvergen saja. Tahap berikutnya setelah berfikir kritis, yaitu mengaplikasikan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Setelah itu, tahap terakhir adalah mengajarkan matematika pada orang lain atau mengguanakan matematika untuk membantu orang lain.

    ReplyDelete
  32. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Matematika tidak lain adalah hasil dari abstraksi yang dilakukan oleh matematika terhadap gejala alam ataupun semua yang terjadi, atau semua yang ada dan mungkin ada. Dalam elegi diatas dijelaskan bahwa matematika itu ditemukan. Matematika adalah raja atau ratu sekaligus pelayan, yang berarti bahwa awalnya matematika itu hukum tuhan yang terjadi di lingkungan dan kehidupan manusia, maka ia disebut raja atau ratu. Sedangkan matematika sebagai pelayan karena matematika adalah ilmu yang dapat digunakan manusia untuk memperolah keuntungan atau kebaikan untuk diri manusia tersebut.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  33. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Matematika itu sangat dekat dengan kita, bahkan di dalam Al-quran pun beberapa ayat menjelaskan terkait matematika.Untuk itu, dalam memahami matematika dibutuhkan niat dan usaha yang sebenar-benarnya. Sehingga dengan diawalai niat yang baik untuk mempelajari matematika, maka dengan sendirinya kita akan bersyukur masih bisa mempelajari matematika. Selain dibutuhkan niat, untuk mempelajari matematika kita harus mensinkronkan sikap, perkataan, dan perbuatan kita supaya pikiran kita bisa kritis dengan segala permasalahan matematika. Selanjutnya, kita harus memahami betul segala yang terkait dengan matematika, baik itu operasinya, jenis-jenisnya, cara-caranya, dll. Tidak cukup hanya memahami saja, untuk lebih bermaknanya ilmu yang sudah dipelajari, kita harus bisa mengkomunikasikan ilmu kita baik secara lisan, tulisan, maupun aplikasi dalam kehidupan. Semakin kita sering mengkomunikasikan ilmu kita dalam kehidupan sehari-hari, semakin lekat ilmu tersebut dalam pikiran.

    ReplyDelete
  34. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Dari elegi ini pelajaran yang kami dapatkan adalah sebenarnya matematika tidak bisa terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Untuk mempelajari matematika (sebenarnya tidak hanya matematika) diperlukan niat yang tulus dan penuh rasa syukur, perlu keiklasan, berpikir kritis, determinasi (keteguhan hati) dan rasa ingin tahu, dengan demikian ilmu dari matematika yang luas, kompleks dan abstrak ini bisa dipelajari dengan optimal.

    ReplyDelete
  35. Atik Rodiawati
    17709251025
    PPS Pendidikan Matematika B 2017

    Hakekat matematika adalah sisi ontologi matematika, yakni apa matematika sebenarnya. Ketika mempelajari ilmu apapun itu, akan lebih baik jika diawali dari sisi ontologi, epistemologi, metafisik, dan aksiologi ilmu tersebut. Satu ilmu memiliki tak terhingga unsur penyusun. Oleh sebab itu, jika kita memahami ilmu hanya dari ontologinya saja, itu sudah cukup membuat kita menyadari bahwa ada banyak hal yang belum diketahui dari ilmu tersebut.

    ReplyDelete
  36. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Pada artikel ini juga ada kritik terhadap matematikawan murni atau matematikawan murni yang selalu menerapkan matematika universitas kepada anak-anak. Padahal matematika dipelajari oleh siapapun. Tidak semua orang suka atau mahir dalam matematika. Karena itu, berjaga-jaga kepada orang yang ingin belajar matematika di lembah. Gunakan pendekatan hubungan dan intuisi dalam matematika.

    ReplyDelete
  37. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Matematika seringkali menjadi momok bagi anak-anak. Sebenarnya matematika itu akan menjadi sesuatu yang sangat membantu, ketika dia diletakkan pada konteks yang bermakna. Ketika matematika itu muncul sebagai pengalaman yang langsung dapat digunakan. Mengukur luas, dan langsung pada tempatnya.

    ReplyDelete
  38. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C


    Hidup kita tidak akan lepas dari matematika. Matematika begitu besar sehingga matematika dianggap sebagai ratu dari semua ilmu sains. Matematika juga sangat dekat dengan kehidupan kita, dalam setiap aspek kehidupan selalu ada matematika.
    Namun sering kali masalahnya adalah bagaimana mengenalkan dan matematika kepada siswa agar bisa sukses. Belajar matematika tidak hanya di kelas. Kapan pun dan di mana pun kita, kita bisa menggunakan pemikiran kritis kita untuk belajar matematika. Belajar matematika berarti juga harus berlaku dalam kehidupan kita. Tidak hanya itu. Belajar Matematika juga membutuhkan landasan, niat dan ketulusan yang diperlukan agar pengetahuan semakin bermanfaat.

    ReplyDelete
  39. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Sebenar-benar matematika adalah ilmu. Karena itulah kita harus bersikap kritis dalam mempelajarinya. Matematika adalah ilmu. Karena itulah matematika harus dimanfaatkan dalam kehidupan sehari- hari karena sebenar-benar ilmu adalah yang bermanfaat. Matematika itu adalah ilmu. Oleh karena itulah kita harus mengajarkan matematika kepada orang lain serta menggunakan matematika untuk membantu orang lain. Itulah sebenar-benar matematika.

    ReplyDelete
  40. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Matematika berasal dari gejala-gejala yang kadang tidak kita sadari. Matematika sangat berguna sekali bagi kehidupan manusia. Hampir semua kegiatan manusia berhubungan dengan matematika. Karena pentingnya matematika bagi kehidupan kita marilah kita cintai matematika dengan terus mempelajarinya, dan kemudian mengamalkan ilmunya

    ReplyDelete
  41. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. matematika itu ada dimana-mana, aplikasinya dapat dilihat dalam kehidupan di sekitar tempat tinggal. Semakin mudah matematika, semkain banyak orang berlomba mempelajarinya. Ketika matematika makin sulit, makin banyak pula orang meninggalkannya. Matematika dianggap menyenagkan dikulitnya, sedangkan isinya dianggap begitu sulit. Matemtika harus dipelajari dengan niat yang ikhlas untuk belajar agar matematika dapat dirasakan keindahan dan manfaatnya.

    ReplyDelete
  42. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Untuk belajar matematika yang nyaman dan menyenangkan maka harus disesuaikan dengan konteks-konteks kehidupan. Pembelajaran kontekstual yang bersifat real akan memudahkan dalam belajar matematika. Bahwa matematika itu ada dimana-mana dan kapan saja, baik sebelum kita lahir maupun sesudah kita mati. Sehingga pembelajaran kontekstual cocok sebagai pembelajaran matematika sekolah. Selain belajar matematika secara kontekstual, siswa juga perlu mempunyai niat belajar yang tulus dan ke depan akan menggunakan matematika untuk memberikan manfaat bagi banyak orang.

    ReplyDelete
  43. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017

    Dalam mempelajari atau menguasai matematika atau ilmu apapun, hal pertama yang perlu kita lakukan adalah membenarkan niat kita. niat kita harus ikhlas dan penuh dengan syukur. Niat yang benar ini kemudian harus dilanjutkan dengan sikap, perkataan dan perbuatan yang benar. Yaitu sikap, perkataan dan perbuatan yang dilandasi dengan daya kritis. Sehingga kita tidak hanya sekedar tau kemudian lupa, namun dengan daya kritis tersebut kita menjadi bertanya-tanya dan kemudian sampai pada titik paham.

    ReplyDelete
  44. Nurika Miftahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Matematika adalah ilmu pengetahuan yang sebenarnya telah merasuk dalan diri setiap manusia karena setiap orang dalam menjalani hidupnya tidak mungkin tidak menggunakan konsep matematika. Hidup kita tidak akan lepas dari matematika. Tidak mengherankan jika matematika dianggap sebagai ratu dari semua ilmu sains. Namun demikian, sampai detik ini pun masih banyak orang yang tidak menyukai matematika bahkan ada juga yang membenci. Stigma masyarakat ini sepertinya sulit dihilangkan. Hal ini menjadi PR kita besar bagi seluruh stacholder pendidikan matematika untuk membuat matematika menjadi pelajaran yang menyenangkan.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  45. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 PMat C 2017

    Hidup kita tidak akan terlepas dari matematika. Matematika begitu penting sehingga matematika dianggap sebagai ratu dari semua ilmu. Matematika juga sangat dekat dengan kehidupan kita, di setiap aspek kehidupan selalu ada matematika. Namun, seringkali masalahnya adalah bagaimana memperkenalkan matematika kepada siswa agar berhasil. Belajar matematika tidak hanya di dalam kelas. Kapanpun dan dimanapun kita, kita dapat menggunakan pemikiran kritis kita untuk belajar matematika. Belajar matematika berarti juga harus diterapkan dalam kehidupan kita. Tidak hanya itu, pembelajaran matematika juga perlu dasar yang diperlukan, niat dan ketulusan sehingga pengetahuan yang diperoleh menjadi berguna.

    ReplyDelete
  46. iLania Eka Andari
    17709251050
    S2 PMat C 2017

    Sebagai tambahan komentar saya di atas, Banyak sekali orang yang membenci matematika, sekalipun itu sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, saya justru menyukai matematika sejak duduk di bangku sekolah dasar. Mulai dari situ, saya bercita-cita untuk menjadi guru matematika yang menyenangkan dan membuat siswa mencintai matematika. Yang menjadi persoalan sebenarnya bagaimana cara mengajarkan matematika agar siswa bisa memaknai dan mengaplikasikan ilmu yang mereka dapat ke kehidupan nyata. Belajar matematika tidak selalu harus di kelas, bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Dalam belajar matematika diperlukan niat dan keikhlasan hati agar ilmu yang diberikan dan diperoleh bermanfaat bagi semuanya

    ReplyDelete
  47. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Matematika mempelajari tentang keteraturan, tentang struktur yang terorganisasikan, konsep-konsep matematika tersusun secara hirarkis, berstruktur dan sistematika, mulai dari konsep yang paling sederhana sampai pada konsep paling kompleks.
    Dalam matematika objek dasar yang dipelajari adalah abtrak, sehingg disebut objek mental, objek itu merupakan objek pikiran.

    ReplyDelete
  48. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Matematika dikenal sebagai ilmu deduktif, karena setiap metode yang digunakan dalam mencari kebenaran adalah dengan menggunakan metode deduktif, sedangkan dalam ilmu alam menggunakan metode induktif atau eksprimen. Namun dalam matematika mencari kebenaran itu bisa dimulai dengan cara deduktif, tapi seterusnya yang benar untuk semua keadaan hars bisa dibuktikan secara deduktif, karena dalam matematika sifat, teori/dalil belum dapat diterima kebenarannya sebelum dapat dibuktikan secara deduktif.

    ReplyDelete
  49. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Hakekat matematika berarti memaknai matematika. Penting kiranya memahami matematika sebagai suatu ilmu. Dari matematika inilah muncul berbagai disiplin ilmu lain akibat turunan dari ilmu matemaika. Hakekat matematika sangatlah luas dan dalam. Setiap sendi kehidupan tidak dapt terlepas dari matematika dan pengaruh matematika.

    ReplyDelete
  50. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Matematika saking banyaknya ilmu lain yang diturunkan darinya, sering juga disebut pelayan ilmu. Contoh ilmu berdagang, untung rugi, ilmu warisan,perhitungan warisan, idan berbagai ilmu lainnya. Sangat terlihat hakekat matematika yang berdimensi ekstensif sampai pada urusan ibadah dan hubungannya dengan Pencipta.

    ReplyDelete
  51. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Matematika merupakan salah satu satu mata pelajaran yang menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta didik. Entah dari segi materi, pengajar, atau faktor lingkungan. Pintar-pintarnya seorang pendidik dalam mengolah dan menghandle kelas. Menciptakan pembelajaran yang mudah diterima oleh para peserta didik merupakan tugas dari pendidik. Karena belajar matematika harus memiliki pikiran yang kritis dengan suasana hati yang ikhlas dalam menuntut ilmu.

    ReplyDelete
  52. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    elegi diatas mengajarkan kita bahwa matematika tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia. setiap hari manusia menggunakan matematika enntah secara sadar atau tidak sadar. dengan matematika kita juga. tidak dpungkiri bahwa matematika merupakan ilmu penting dalam kehidupan manusia.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  53. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Matematika adalah ilmu yang berguna untuk kehidupan kita sehari-hari karena matematika dekat dengan penggunaannya dalam pembelanjaan, menghirtung suatu obyek dan sebagainya, dimana kita selalu menggunakan perhitungan kita sehari-hari. Namun berbeda dengan matematika yang ada di sekolah, siswa masih banyak yang memiliki stigma negatif terhadap matematika, dan menganggapnya sulit untuk dipelajari padahal sesungguhnya matematika mudah dipelajari ketika siswa sering menggunakan matematika itu sebagai suatu ilmu yang bermanfaat untuk kehidupannya, serta ikhlas hati dan ikhlas pikir dalam mengerjakannya.

    ReplyDelete
  54. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Matematika dapat juga disebut sebagai ratunya ilmu pengetahuan. Segala macam kegiatan manusia bisa disangkut pautkan kepada matematika. Mulai dari masalah yang sederhana hingga permasalahan yang bersifat komplex tentunya membutuhkan sumbangsih matematika untuk dapat memecahkannya.

    ReplyDelete
  55. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Menambahkan komen saya di atas, bahkan ketika sebelum masuk sekolah pun ibu kita sudah mulai mengajari kita matematika, mulai dari mengahafal angka-angka hingga perkalian sudah diajarkan semenjak kita belum memasuki bangku sekolah. Banyak orang yang tidak menyukai matematika tetapi seberapa pun mereka membenci matematika, tentunya mereka pasti tetap akan bertemu dengan pelajaran matematika. Karena suka tidak maupun tidak suka kita akan bertemu dengan matematika. Maka sebagai bekal hidup kita tetap harus mempelajari matematika agat tidak mudah dibodoh-bodohi orang.

    ReplyDelete
  56. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Pentingnya matematika dalam kehidupan kita menjadikan matematika ilmu yang crusial juga dalam menajalani kehidupan di dunia ini. Oleh karena matematika yang penting ini, maka seorang guru perlu memberikan penjelasan yang baik dan mudah dimengerti oleh siswa berdasarkan dunia mereka. Karena dengan memperhatikan dunia mereka maka hal ini akan membantu memberikan pembelarajan matematika yang berarti bagi mereka.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  57. Setelah membaca elegi diatas saya tahu bahwa matematika itu luas dan lebih dari satu. Matematika terdiri dari beberapa bagian yaitu Geometri, Aritmetika, Aljabar, Kalkulus, Ilmu Bilangan, Ilmu Ukur, dan beberapa rumus-rumus serta pola-pola yang dapat dipakai untuk memecahkan masalah. Matematika sering membuat penasaran sehingga memerlukan penyelidikan dalam menemukan pemecahannya. Jadi meskipun terdiri dari banyak bagian tetapi matematika itu hanya satu. Jika kita banyak menggunakan matematika, maka kita akan semakin paham dan mengerti, dan jika kita dapat mengkomunikasikan dengan orang lain maka kita akan semakin lebih memahami lagi mengenai pentingnya matematika dalam kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  58. Muhammad sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    perguruan tinggi non keguruan mengahsilkan sarjana matematikawan murni yang penempatan profesinya bukan sebagai pendidik melainkan sebagai akuntan, ilmuan, dan lain sebagainya, karena jika diposisikan sebagai pendidik atau petinggi pendidikan cendrung akan memberikan pemahaman matematika yang bersifat definisi-definisi ilmiah yang mungkin belum cocok jika dijadikan sebagai konsep matematika anak-anak.

    ReplyDelete
  59. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya Prof. Matematika seharusnya menjadi ilmu yang tidak hanya digunakan dalam kelas saja tetapi juga ilmu yang digunakan untuk memecahkan masalah dam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana telah diuraikan di postingan sebelumnya bahwa salah satu tujuan matematika adalah untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari dengan mengaplikasikan pemahaman konsep serta aturan matematika.

    ReplyDelete
  60. Kristanti
    15301241041
    Pendidikan Matematika A 2015

    Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu'alaykum Wr. Wb.
    Terimakasih prof atas tulisan bapak yang sangat bermanfaat. tulisan ini menjelaskan bahwa matematika bukan hanya sebagai ratu melainkan juga sebagai pelayan. Semakin kita tekun untuk mencari tentang matematika semakin kita mengenal lebih dekat dengan matematika. namun disisi lain kita tahu bahwa banyak sekali yang kita belum tahu. Namun dengan niat yang tulus dan rasa bersyukur maka kita akan menemukan matematika dan dapat memahaminya.

    ReplyDelete
  61. Tri Wahyu Nurjanah
    15301241010
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Hakikat matematika adalah berpikir kritis yaitu melibatkan keahlian bepikir induktif seperti mengenali hubungan, menganalisis masalah yng bersifat terbuka, menentukan sebab dan akibat, membuat kesimpulan dan memperhitungkan data yang relevan. Dari elegi diatas, memberikan penjelasan bagaimana cara menggapai atau menemukan hakekat matematika, diantaranya mempunyai niat tulus di sertai rasa syukur kepada Tuhan YME dan juga usaha untuk menemukan, menyesuaikan sikap, perkataan dan perbuatan yang berakhir pada pemikiran kritis, harus mau belajar hal-hal yang berhubungan dengan matematika dan menerapkan ilmu matematika dalam kehidupan sehari-hari untuk membantu orang lain dan mempergunakan ilmunya sesuai dengan keperluan.

    ReplyDelete
  62. Puspitarani
    15301244008
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    Terima kasih Bapak atas artikel berjudul Elegi Menggapai Hakekat Matematika yang telah Bapak share kepada kami. Artikel tersebut sangatlah nenambah ilmu saya, khususnya tentang hakekat Matematika. Hakekat matematika adalah sisi ontologi matematika, yakni apa matematika sebenarnya. Ketika mempelajari ilmu apapun itu, akan lebih baik jika diawali dari sisi ontologi, epistemologi, metafisik, dan aksiologi ilmu tersebut. Satu ilmu memiliki tak terhingga unsur penyusun. Oleh sebab itu, jika kita memahami ilmu hanya dari ontologinya saja, itu sudah cukup membuat kita menyadari bahwa ada banyak hal yang belum diketahui dari ilmu tersebut. Hakekat Matematika sangatlah luas, sehingga saya akan lebih belajar mencari tahu lebih dalam lagi mengenai hakekat matematika.

    ReplyDelete
  63. Qorry Aina Fitroh
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241047

    Matematika merupakan alat yang digunakan manusia dalam kehidupannya, alat untuk membangun peradaban melalui pemikiran kritisnya. Oleh karena itu, erat kaitannya antara matematika dan kehidupan. Sadar ataupun tidak sebenarnya matematika melekat dalam kehidupan manusia bahkan matematika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  64. Nur Sholihah
    15301241020
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Hakekat ilmu matematika adalah penerapan kita terhadap matematika itu sendiri, karena matematika sangat dekat dengan kehidupan kita dan matematika memiliki banyak ilmu turunannya. Hal ini sesuai dengan 5 syarat untuk memiliki matematika,yaitu niat, berpikir kritis, mencari matematika yang lain, menggunakan matematika dalam keperluan kita, dan terakhir memberitahukan matematika kepada orang lain serta untuk membantu orang lain.

    ReplyDelete
  65. Monica Ansella
    15301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Matematika berada di mana saja dan semakin dalam kita mempelajari matematika, maka semakin banyak fakta menarik yang bisa kita temukan. Lalu bagaimana kita dapat benar-benar mempelajari matematika? Kita dapat memahami matematika ketika kita berniat dan berusaha mempelajari matematika. Kita dapat memahami matematika ketika kita selalu membukan pikiran pada hal-hal di sekitar kita, bisa jadi ada makna matematika yang tersirat. Kita dapat memahami matematika ketika kita membagikannya pada orang yang belajar matematika. Singkatnya, apa yang saya peroleh dari elegi ini adalah kita dapat memahami matematika ketika diawali dengan niat dan usaha, kemudian dibarengi dengan kegigihan dalam mempelajari matematika itu, dan berakhir dengan membagikannya pada sesama yang mempelajari matematika. Tidak ada ruginya membagikan pengetahuan, justru dengan membagikannya, kita dapat bermanfaat bagi orang lain, dan mungkin saja kita menjadi lebih memahami matematika itu karena dengan berbagi, berarti kita berdialog dengan orang lain yang juga belajar matematika.

    ReplyDelete
  66. Aji Pangestu
    15301241009
    S1 Pendidikan Matematika I 2015
    Matematika merupakan ratu dan penunjang ilmu yang lain. Dalam memahami dan belajar matematika harus dilandasi niat yang kuat, ikhlas dan penuh rasa syukur.

    ReplyDelete
  67. Aji Pangestu
    15301241009
    S1 Pendidikan Matematika I 2015
    Matematika juga merupakan ilmu dengan sejuta keunikan di dalamnya. Banyak sekali fakta-fakta unik tentang matematika yang menakjubkan.

    ReplyDelete