Mar 8, 2011

Elegi Pertunjukkan Matematika





Oleh: Marsigit

Matematika 1:
Amvoim kolian koi kordia ahdisong boldiah kolian koi ahdisong corcuran sombadadu nol. Aku ingin mengetahui siapa sebenar-benar diriku itu? Wahai matematika 2 dapatkah engkau membantuku mencari siapa diriku itu?

Matematika 2:
Amvoim kolian koi kordia ahdisong boldiah kolian koi ahdisong corcuran sombadadu nol. Itu semua ndabigu dengan ali. Maka kadapiti koi kordia ahdisong boldiah ndabigu oleh amvoim dikolian koi ahdisong corcuran ndabigu amvoim sombadadu nola. Mkoi didapat amvoim kordia ahdisong boldiah ndabigu amvoim kolian koi ahdisong kordia dari boldiah ndabigu dua kolian amvoim darkuring dengan kordia dari boldiah ndabigu dua kolian amvoim ahdisong corcuran ndabigu amvoim sombadadu nol. Maka dikapati koi kordia di tambleho boldiah ndabigu amvoim kolian koi ahdisong kordia dari boldiah ndabigu dua amvoim ali sombadadu kordia dari boldiah ndabigu dua kolian amvoim darkuring corcuran ndabigu ampaho. Maka ndakatipi koi kordia ahdisong boldiah ndabigu amvoim dikolian koi ahdisong kordia dari boldiah dibamvoim dua kolian amvoim sombadadu boldiah kordia ndabigu ampaho kolian amvoim kordia darkuring ampaho kolian amvoim dikolian lagi corcuran ndabigu ampaho kolian kordia dari amvoim. Wahai matematika 1, dapatkah engkau meneruskan kalimatku ini?

Matematika 1:
Saya akan mencobanya. Koi ahdisong boldiah ndabigu dua kolian amvoim sombadadu plus manusa avran tangkap dua dari boldiah kordia darkuring ampaho kolian amvoim dikolian corcuran ndabigu ampaho dikolian amvoim kordia. Maka koi gnaya tamperma maupun koi yang kedau adalah nugata boldiah ndabigu dua kolian amvoim ahdisong atau darkuring avran dari boldiah kordia darkuring ampaho kolian amvoim kolian corcuran ndabigu dua kolian amvoim. Wahai matematika 2, sampai di sini dapatkah engkau menunjukkan kepadaku siapakah sebenarnya diriku itu?

Matematika 2:
Dirimu tidak lain tidak bukan adalah halasuta dari nugata boldiah ahdisong dengan avran kordia dari boldiah kordia darkuring ampaho kolian amvoim dikolian corcuran ndabigu dua kolian amvoim, atau nugata boldiah darkuring kordia dari boldiah darkuring ampaho kolian amvoim kolian corcuran ndabigu duakolian amvoim.

Penonton1:
Luar biasa!. Wahai penonton 2, apakah engkau mengerti pembicaraan dua matematikawan tersebut.

Penonton 2:
Luar biasa!. Wahai penonton 1, aku sama sekali tidak tahu apa yang mereka bicarakan.

Penonton 1:
Bukankah engkau selama ini merasa sebagai matematikawan hebat tiada tandingannya?

Penonton 2:
Janganlah menyindir begitu. Ternyata aku sekarang sadar bahwa sepandai-pandai orang masih ada yang lebih pandai. Tetapi yang jelas aku pahami dari pembicaraan dua matematikawan tersebut adalah, matematikawan 1 kelihatannya sudah menemukan dirinya sendiri. Itu yang sungguh sulit aku bisa megerti bagaimana dia bisa mengerti dirinya dengan penjelasan seperti itu?

Penonton 1:
Mungkin kita perlu menunggu, siapa tahu pada elegi selanjutnya ada jawaban dari orang tua berambut putih.

Penonton 2:
Baik. Mari kita tunggu elegi berikutnya.

44 comments:

  1. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Seseorang yang dikatakan bisa matematika belum tentu bisa mengerti makna daripada matematika. Seseorang yang dikatakan matematikawan pun masih mencari jati dirinya, apakah dia sudah layak disebut matematikawan atau tidak. Bahasa matematika sendiri hanya dapat dimengerti oleh matematikawan yang sudah mengerti makna dari matematika. Untuk itu janganlah kita menjadi sombong dan janganlah menganggap diri kita lebih pintar daripada yang lain ketika kita dikatakan sebagai matematikawan.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  2. Intan Fitriani
    13301241024
    Pend. Matematika A 2013

    Telah lama kita mempelajari matematika. Mulai Dari SD, TK, atau bahkan sebelum itu hingga saat ini menempuh kuliah di jurusan pendidikan matematika. Tapi apakah kita telah memahami apa itu matematika. Saya jadi teringat video english yang pernah ditayangkan Pak Marsigit dengan judul “What’s you know about Math?” tenyata cukup susah untuk menjawabnya. Maka dari itu, kita tidak boleh merasa sombong dengan ilmu (khususnya matematika) yang kita peroleh sekarang. Kita harus terus belajar untuk memahami matematika.

    ReplyDelete
  3. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Terkadang saat kita telah belajar dan menguasai sesuatu, kita merasa bahwa kita adalah yang terbaik, sehingga arogansi muncul dalam diri kita. Tetapi jika kita kembali ke prinsip bahwa pembelajaran juga harus disertai dengan ibadah maka dalam pembelajaran matematika juga harus disertai dengan spiritualitas. Tujuan dari semua itu adalah bahwa kita mempelajari ilmu tidak menyebabkan kita lupa diri atau kesombongan melainkan pengetahuan akan membantu dan berguna untuk diri sendiri juga orang lain. Setinggi-tinggi ilmu yang kita miliki pasti ada yang lebih tinggi, jadi jangan sombong karena diatas di langit masih ada langit.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb

    ReplyDelete
  4. Nira Arsoetar
    16709251018
    PPS UNY Pendidikan Matematika
    Kelas A

    Setiap orang memiliki kondisi yang berbeda-beda dalam hal pemahaman terhadapat matematika. Ada yang mengaggap matematika begitu sulit dipelajari, ada pula yang menganggap matematika mudah dan menyenangkan setelah kita paham. Pemaham seseorang juga berbeda beda, ada yang merasa paham dengan baik, ada yang merasa tidak paham dsb. Tingkatan pemahaman bergerak dari yang paling abwah menuju paling atas bisa dibilang dari yang bodoh sampai yang pintar. Akan tetapi itulah yang membuat masing-masing dari kita untuk menhetahui pada posisi mana dan apa yang harus dilkukan

    ReplyDelete
  5. Assalamualaikum Wr. Wb
    Dari elegi ini bisa dilihat bahwa untuk bisa berkomunikasi dengan baik maka haruslah sesuai dengan ruang dan waktunya. Jika tidak maka kita tidak akan memahami apa yang dikomunikasikan. Sepandai-pandainya seseorang yang mempunyai ilmu masih ada yang lebih pandai lagi. Sehingga jelaslah jangan merasa sombong dengan apa yang telah kita miliki saat ini, syukuri apa yang telah kita miliki dan berusaha untuk menjadi lebih baik.
    Wassalamualaikum Wr. Wb

    ReplyDelete
  6. Dita Aldila Krisma
    13301241002
    Pendidikan Matematika I 2013

    Ketika seseorang telah terjun dalam bidang keahlian, maka orang tersebut akan mempelajari segala hal yang ada dalam bidang tersebut. Dalam elegi di atas adalah seseorang yang memilik keahlian dalam bidang matematika. Selama apa apa pun, sejauh apa pun, dan sepandai apa pun seseorang, ternyata masih ada orang yang lebih lama dan lebih jauh mendalami dan lebih pandai dalam bidang tersebut. Kurang pantas apabila kita sombong terhadap ilmu dan keahlian yang kita miliki. Terus belajar dan belajar agar kita bisa lebih memahami dan rendah hati.

    ReplyDelete
  7. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Ilmu matematika itu memang banyak manfaat di dalam kehidupan. Tetapi bukan berarti orang yang hebat di dalam bidang matematika itu selalu bisa mengalahkan ilmu-ilmu yang lain. Kemampuan yang kita miliki masih ada batasannya tidak serta merta semuanya dianggap rendah. Dengan ilmu seharusnya kita dapat lebih merendahkannya dan tidak perlu disombongkan, karena tidak ada manfaatnya. Dengan ilmu juga harus lebih disyukuri dan digunakan dengan sebaik mungkin tanpa meremehkan orang lain.

    ReplyDelete
  8. Nur Dwi Laili Kurniawati
    13301241063
    Pendidikan Matematika C 2013

    Tiadalah orang pandai yang mengaku pandai. Karena sepandai-pandai orang masih ada yang lebih pandai. Sebagaimana penonton 2 yang mengaku sebagai matematikawan hebat tiada tandingnya ternyata tidak memahami percakapan dari matematika 1 dan matematika 2. Karena itulah kita tidak boleh sombong dengan ilmu yang kita miliki karena ternyata masih banyak orang- orang lebih berilmu diatas kita. Karena itulah dalam mencari ilmu diperlukan kerendahan hati, karena semakin banyak ilmu yang dimiliki semakin kita merasa belum memiliki.

    ReplyDelete
  9. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016



    Manusia memiliki akal pikiran untuk menganalisis pengetahuan yang kita terima. Pemahaman tentang pengetahuan yang dimiliki masing-masing orang berbeda-beda. Untuk bisa memahami pemahaman orang lain dibutuhkan sikap menghargai dan tidak sombong karena kita tidak tahu apakah pengetahuan dan pemahaman orang sama dengan kita atau bahkan lebih dari kita. Sikap menghargai dan rendah hati perlu kita tanamkan untuk belajar dan terus belajar.

    ReplyDelete
  10. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016



    Manusia memiliki akal pikiran untuk menganalisis pengetahuan yang kita terima. Pemahaman tentang pengetahuan yang dimiliki masing-masing orang berbeda-beda. Untuk bisa memahami pemahaman orang lain dibutuhkan sikap menghargai dan tidak sombong karena kita tidak tahu apakah pengetahuan dan pemahaman orang sama dengan kita atau bahkan lebih dari kita. Sikap menghargai dan rendah hati perlu kita tanamkan untuk belajar dan terus belajar.

    ReplyDelete
  11. Yazid Fathoni
    NIM 13301241076
    Pendidikan Matematika C 2013

    Sepandai-pandai orang ada yang lebih pandai, karena yang maha pandai adalah yang memiliki ilmu itu sendiri yaitu Allah SWT. Sehingga sebagai manusia tidak sepatutnya kita sombong mengaku-aku yang paling pintar, dan ketika sudah mengakui paling pintar akan berakibat tidak mau belajar lagi dan bahkan akan menjadi yang paling bodoh.

    ReplyDelete
  12. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Sebenar-benarnya manusia adalah mahluk yang terbatas, sehingga ilmu yang dimiliki pun ada batasannya, seperti halnya pengetahuan kita dalam bermatematika tetap ada batasannya,dimana tidak mungkin kita mengetahui segala hal tentang matematika meskipun keahlian kita berada dalam bidang matematika karena itu jangan pernah merasa hebat dan sombong dengan ilmu yang kita miliki karena sebenar-benarnya ilmu adalah ketika ilmu itu mampu berguna dan bermanfaat bagi orang lain

    ReplyDelete
  13. Afifah Nur Indah Sari
    13301244006
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Suatu keahlian seseorang itu ada batasannya, seperti pepatah mengatakan diatas langit masih ada langit, mungkin kita tidak dapat memaknai percakapan orang-orang dengan ilmu yang lebih tinggi dari kita. Sperti halnya anak SD dan SMP yang dipaksa untuk mempelajari matematika formal

    ReplyDelete
  14. Afifah Nur Indah Sari
    13301244006
    Pendidikan Matematika Internasional 2013

    Ibarat ilmu di alam semesta ini adalah lautan dunia sedangkan ilmu yang kita miliki adalah setetes tinta. Sehingga ketika setetes tinta dibanding lautan itu tidak ada yang dapat mencemari seluruh perairan lautan dunia. Sesungguhnya tidak ada yang perlu disombongkan di dunia ini, semakin orang itu berilmu tentu orang tersebut merasa seperti belum memiliki ilmu apa-apa karena menyadari bahwa ilmu itu sangat kompleks lebih dari yang kita pikirkan.

    ReplyDelete
  15. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Matematika masih dianggap pelajaran yang sulit bagi sebagian besar siswa, bahkan matematika juga dianggap sebagai mata pelajaran bergengsi. Matematika mendapat julukan sebagai ratu dari segala ilmu. Maka semakin kita mendalami matematika, semakin dekat pula kita dengan kesombongan. Namun apabila kita kembali pada prinsip bahwa dalam belajar juga harus diiringi dengan doa maka dalam belajar matematika juga harus diiringi dengan spiritualitas. Tujuan dari itu semua adalah agar ilmu yang kita pelajari tidak membawa kita pada lupa diri atau kesombongan tetapi justru ilmu tersebut akan bermanfaat dan berguna bagi orang lain.

    ReplyDelete
  16. Herwati Dian Saputri
    12313244004
    Pend. Matematika (Inter.)

    Di atas langit masih ada langit. Itulah ungkapan yang cocok untuk mempelajari suatu ilmu. Tidak boleh sombong, angkuh, dan tetap sungguh-sungguh. Dalam mencari ilmu, hendaknya disertai niat yang baik, ikhtiyar yang kuat serta doa yang khusyu' agar ilmu yang didapatkan juga baik dan bermanfaat bagi dirinya sendiri dan orang lain. Begitu juga dalam mempelajari matematika, diperlukan niat dan tekad yang sungguh-sungguh.

    ReplyDelete
  17. Herwati Dian Saputri
    12313244004
    Pend. Matematika (Inter.)

    Mencari ilmu membutuhkan pikiran dan hati yang jernih. Tidak boleh ada rasa pamer, sombong, angkuh karena semua sifat itu akan membuat seseorang mudah puas dan merasa pintar. Sebaiknya kita selalu tawadlu’ (rendah hati) dalam mencari ilmu dan disertai dengan niat yang tulus, usaha yang sungguh-sungguh dan doa yang khusyuk

    ReplyDelete
  18. Herwati Dian Saputri
    12313244004
    Pend. Matematika (Inter.)

    Selain itu, ilmu adalah nur (cahaya). Termasuk ilmu matematika. Dalam mempelajari matematika tidak boleh terburu-buru. Perlu proses panjang untuk mepelajari suatu ilmu. Sehingga seseorang mendapatkan lmu yang utuh dan bermanfaat bagi banyak orang, termasuk dirinya sendiri. Ingatlah bahwa ilmu itu sangat luas. Ilmu matematika juga sangat luas.

    ReplyDelete
  19. Kumala Kusuma Putri
    13301241020
    Pendidikan Matematika I 2013

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Wow, this is really interesting elegy. I am really shock at the first. I dont understand about dialogue between mathematics 1 and mathematics 2. Then, after I read this elegy until the end, I understand something. Don't be arrogant if we are smart. There are people who are cleverer than us. Just be like rice crop. It is more growth, but it is more ducking. The more intelligent, the more modestly. In my opinion, we shouldn't be arrogant if we are smart. Don't we know? There is still sky above sky. We know that mathematics needs logic to solve the problem, but not everything can be solved just by logic. I think that is enough. Thank you.

    Wassalamualaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  20. Khomarudin Fahuzan
    16709251041
    PPs Pend. Matematika B

    Manusia itu sifat, karakternya itu beda-beda. Sehingga menciptakan perilaku yang berbeda pula. Matematikawan 1 kelihatannya sudah menemukan jati dirinya. Tetapi apa sudah begitu yakinnya dia memang sudah menemukan jati dirinya dengan penjelasan seperti itu. Karena memang karakter setiap orang itu berbeda, semua bebas berpendapat. Jika matematikawan 1 sudah merasa menemukan jati dirinya, ya memang begitulah dia. Tetapi kadang dipikiran orang lain terlihat masih kurang mantap.

    ReplyDelete
  21. Nilza Humaira Salsabila
    16709251026
    Pendidikan Matematika kelas B PPs 2016

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Seseorang yang hebat bukan hanya memiliki banyak ilmu, tetapi juga bagaimana ilmu yang dia miliki dapat ia bagikan kepada orang lain. Itulah tugas pendidik, mentransfer ilmu yang dimilikinya kepada siswa. Tetapi apakah cara guru mentrasfer ilmu sudah benar, sehingga siswa dapat mudah memahami. Karena itu seorang pendidik tidak harnya harus pintar dalam materi yang di ajarkan, tetapi juga harus pintar-pintar merencanakan pembelajaran agar materi yang diajarkan dapat dipahami oleh siswa.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  22. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Artinya adalah bahwa pemahaman hanyalah dan sangatlah terbatas terhadap dimemnsi yang ada di atas kita. Karena seperti itu tidaklah baik jika manusia berlaku sombong, karena sejatinya manusia adalah makhluk yang memiliki banyak kekurangan. Hal ini pun berarti bahwa pengetahuan itu belum tercapai oleh kita, kecuali kita dibuat paham oleh orang yang memiliki ilmu dengan dimensi yang ebih tinggi.

    ReplyDelete
  23. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Manusia tersusun atas berbagai sistem dalam dirinya. Tidaklah sesuatu itu diciptakan tanpa keteraturan. Bahkan Alam Semesta ini tercipta dengan Keteraturan-keteraturannya masing-masing yang dibuat sesuia dengan aturan-Nya. Sehingga haruslah kita memahami setiap inchi dari sifat keteraturan yang dibuat oleh-Nya sehingga kita juga mampu untuk menjaga iman kita kepada Sang Pencipta itu.

    ReplyDelete
  24. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Di elegi ini memberikan saya pemahaman bahwa selama hidup yang namanya wadah dan isi itu kapasitasnya tidak terbatas. Jadi orang yang menyombongkan diri dengan beranggapan kalau dirinya itu hebat/jago sebenar-benarnya orang itu tergolong orang tidak tahu dari apa yang tidak diketahuinya karena ilmu itu luas seluas dari semua yang Allah SWT ciptakan.

    ReplyDelete
  25. Fauzul Muna Afani
    Pendidikan Matematika A 2013
    13301241010
    Setinggi-tingginya langit masih ada langit yang lebih tinggi, sekaya-kayanya oramg masih ada orang yang lebih kaya, setinggi-tingginya kedudukan seorang pemimpin pasti ada yang lebih tinggi dari dia dan sepintar-pintarnya orang pasti ada yang lebih pintar. Terkadang kita sombong dengan ilmu yang kita miliki sehingga meremehkan orang-orang

    ReplyDelete
  26. Fauzul Muna Afani
    Pendidikan Matematika A 2013
    13301241010

    Terkadang kita merasa seorang ahli matematika/ matematikawan yang handal padahal ada beberapa persoalan matematika yang tidak bisa diselesaikan. Hendaknya kita tidak boleh sombong dengan ilmu yang kita miliki dan jangn pelit untuk membagi ilmu yang kita punya. Jadilah seperti padi yang semakin berisi semakin merunduk. Jika dihubingkan dengan kehidupan nyata maka jadilah seorang manusia yang semakin berilmu semakin rendah hati.

    ReplyDelete
  27. Fauzul Muna Afani
    Pendidikan Matematika A 2013
    13301241010

    Akan tetapi jika kita memperoleh ilmu jangan kita memnyembunyikan atau enggan berbagai ilmu tersebut. Karena seseorang yang tidak mau membagi ilmu bagaikan pohon yang tidak berbuah, artinya tidak bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Jadilah orang berilmu yang rendah hati dan memberikan manfaat bagi orang-orang disekitar.

    ReplyDelete
  28. Budi Yanto
    16709251024
    P. Mat S2 Kelas B 2016
    Ilmu yang dibuat dan dipikirkan manusia memiliki ketebatasannya. Manusia yang mempelajari ilmu tersebut juga pasti memiliki keterbatasannya. Seseorang yang ahli dalam cabang ilmu tertentu tetapi belum tentu ahli pada cabang ilmu lain. Atau seseorang yang ahli dalam dua cabang ilmu tertentu masih ada yang lebih ahli lebih dari tiga cabang ilmu ilmu tertentu dan seterusnya. Oleh karena itu ada ilmu diatas ilmu, ada langit diatas langit. Maka sebenar-benarnya ilmu adalah milik Allah. Manusia tidak berhak sombong atas ilmunya, karena ilmu yang ia miliki adalah pemberian dari Allah.

    ReplyDelete
  29. Fitri Ayu Ningtiyas
    16709251037
    S2 P.Mat B UNY 2016

    Dalam belajar hendaklah kita bersikap tawaddu’ agar terhindar dari sikap sombong dan arogan. Menyadari bahwa sepandai-pandai orang masih ada yang lebih pandai akan membuat kita menumbuhkan sikap rendah hati dan menumbuhkan sikap ingin tahu yang lebih dalam lagi dalam diri. Karena sebaik-baik manusia adalah mereka yang mau terus belajar dan mampu memanfaatkan pengetahuan untuk hal-hal bermanfaat dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  30. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Sungguh artikel di atas penuh dengan Chiper text, dimana bahasanya masih menggunakan sandi yang sulit untuk dipahami, karena untuk memahaminya tentu kita membutuhkan polanya. Oleh karena itu matematika sangat luas bidangnya, hingga pada bidang kriptologi juga masih menggunakan matematika. Oleh karena itu kita jangan selalu merasa paling pintar, karena di atas langit masih ada langit.


    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  31. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Melalui elegi ini tampak bahwa sepandai dan seahli apapun seseorang, masih banyak ilmu-ilmu yang lebih tinggi yang belum bisa diraih dan ada juga ilmu yang memang tidak bisa kita raih. Misalnya meskipun kita telah belajar ilmu matematika selama belasan tahun, ilmu yang kita miliki belumlah seberapa, masih terdapat banyak yang belum kita ketahui. Bahkan apa yang kita rasa sudah kita pahami belum tentu benar-benar kita pahami. Maka, tidaklah pantas bagi kita untuk berlaku sombong dan merasa sudah mengusai suatu ilmu. Kita terus-menerus mengembangkan ilmu pengetahuan yang kita miliki. Selain itu, dengan kesadaran bahwa matematika tidaklah mudah dipahami, maka kita harus bisa mengkomunikasikan matematika pada orang awam (anak-anak) yang sesuai dengan potensi mereka. Pembelajaran akan lebih mudah dimengerti bila menggunakan konteks yang dekat dengan siswa.

    ReplyDelete
  32. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Dari elegi tersebut, memberikan penjelasan dengan kata-kata yang mudah dimengerti akan membuat orang lain dapat memahami dengan mudah, dan dengan bahasa yang baik, komunikasi terjalin dengan baik dan akrabnya. Dan dari hal itu, kita dapat meningkatkan pembelajaran kita. Itu sebabnya pengetahuan tidak pernah berakhir. Kita harus selalu berusaha untuk terus belajar karena setinggi ilmu yang kita miliki harus ada yang lebih tinggi, jadi jangan sombong karena kita berada di langit akan tetap ada langit.

    ReplyDelete
  33. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu alaikum

    Banyak orang mengatakan bahwa belajar matematika itu membosankan, sulit, dan membingunkan. Jika kita pergi lebih ke dalam matematika, semakin dekat kita kepada kesombongan. Jadi saya dapat menyimpulkan bahwa matematika adalah kesombongan itu sendiri? Tetapi jika kita kembali ke prinsip bahwa pembelajaran juga harus disertai dengan doa maka dalam belajar matematika juga harus disertai dengan spiritualitas. Tujuan dari itu semua adalah bahwa kita mempelajari ilmu tidak membawa kita melupakan diri kita sendiri atau arogansi melainkan pengetahuan akan membantu dan bermanfaat bagi orang lain. Dan perlu diingat juga bahwa pengetahuan yang ada dalam diri kita pada hakekatnya adalah hanya sebagai pinjaman, titipan yang sewaktu-waktu dapat diambil kembali oleh sang pencipta ilmu pengetahuan yaitu Allah SWT.

    Waalaikum salam wr.wb

    ReplyDelete
  34. Kartika Nur Oktaviani
    16709251032
    Pendidikan Matematika S2 UNY kelas B

    Assalamu'alaikum wr wb.
    Saya sama sekali tidak mengerti apa yang matematika 1 dan 2 katakan. Kecuali satu dua kata-kata dalam bahasa Indonesia yang ada di dalam dialog tersebut. Namun yang saya lihat dan mencoba merasakan adalah kata-kata asing mereka berpola. Seperti di dalam matematika, khususnya di dalam barisan dan deret. Kata-kata misterius seperti integral yang tidak bisa kita pecahkan dengan teorema substitusi dan parsial macam apapun.
    Wassalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  35. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Dalam memandang ilmu yang kita miliki, selalulah menganggap bahwa ilmu yang kita miliki masih sedikit, masih harus dicari, selalu lah rendah hati dalam mengajarkan ilmu-ilmu yang kita miliki serta janganlah berlaku sombong. Pada dasarnya kita ini kecil, masih banyak orang yang lebih hebat.

    ReplyDelete
  36. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Itulah representasi ketika matematika hanya disajikan dalam teoeri-teori dan rumus-rumus yang susah dimengerti tanpa ada pemaknaan yang berarti. Kebanyakan siswa kita akan merasa asing dengan matematika ketika pembelajaran yang dilakukan tidak menyentuh realitas dan kebermaknaan siswa. Seperti dalam elegi di atas, bahwa kalimat kalimat yang tersusun tampak aneh dan susah dimengerti, seperti halnya matematika ketika disajikan tanpa memberikan makna hanya akan tampak seperti penyajian rumus dan teorema yang juga tampak aneh.

    ReplyDelete
  37. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Manusia termasuk makhluk sosial yang secara alamiah membutuhkan interaksi antara satu dengan yang lain. Manusia setara di mata Allah, namun manusia memiliki tingkat kemampuan yang berbeda-beda. Dari elegi di atas saya dapat memahami bahwa ketika dua orang yang selevel berbincang-bincang, maka mereka akan dapat saling memahami. Pada elegi di atas adalah matematikawan 1 dan matematikawan 2. Sedangkan penonton adalah orang yang berbeda level sehingga mereka tidak dapat mengerti. Dalam pembelajaran di kelas, kita sebagai guru, jika kita tidak berusaha membelajarkan matematika sesuai level sisiwa, maka siswa akan kesulitan memahaminya.

    ReplyDelete
  38. Moh. Bayu Susilo
    16709251012
    S2/P. Matematika/A/2016

    Menurut Prof. Dr. Iwan Pranoto, pandangannya mengenai matematika, yaitu bahwa matematika sama seperti seni, harus terkait dengan masyarakat, artinya masyarakat harus merasakan manfaatnya secara langsung. Menurut beliau, matematika harusnya relevan, terkati dengan pendidikan, dan dapat melatih atau meningkatkan kemampuan nalar seseorang. Matematika, dapat dikaitkan dengan berkat dan juga kutukan. Berkat, karena semua bidang ilmu perlu matematika, dan kutukan, karena merasa bahwa belajar matematika adalah suatu keharusan. Nah, lalu bagaimana menjadikan belajar matematika karena memang menyenanginya. Cara pengajaran matematika sangat mempengaruhi pandangan siswa terhadap matematika. Matematika seharusnya jangan hanya dijadikan alat atau mengajarkan matematika tidak secara dokmatis (atau to the point), itu sangat berbahaya bagi perkembangan mental dan nalar dari siswa.

    ReplyDelete
  39. Nauqi Aprilia Putri
    13301241023
    Pendidikan Matematika A 2013

    Hal yang saya dapatkan dari elegi di atas yaitu bahwa sepandai – pandai seseorang, masih ada yang lebih pandai. Pun bahkan seseorang memiliki kepandaian dan kemampuan yang berbeda satu dengan yang lain. Maka, tak sepantasnya diri sendiri mengatakan dan menyombongkan diri bahwa dirinya merupakan orang yang pandai.

    ReplyDelete
  40. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Kita tidak akan pernah mampu benar-benar mengenali diri kita sendiri sampai sebenar-benarnya. Begitu juga dengan segala sesuatu yang menjadi objek kita, sepaham apapun kita tentang suatu objek atau ilmu kita tidak akan pernah mampu mengetahui semuanya. Sebab yang mampu melakukannya hanyalah ahli dari segala ahli yang ada yaitu Allah SWT. Kita tidak boleh menganggap diri menjadi yang terbaik/terhebat sebab itu dapat menjadikan kita sebagai orang yang sombong dan berbangga diri. Orang yang berilmu baiknya mengikuti sifat padi yaitu semakin tinggi semakin merunduk. Semakin tinggi ilmu yang kita miliki hendaknya tetap rendah hati dan tidak sombong atas apa yang telah kita miliki.

    ReplyDelete
  41. NUR AZIZAH
    16709251017
    PMAT KELAS A PPS UNY 2016

    Tidak ada orang yang sudah benar-benar hebat dalam ilmu pengetahuan, salah satunya adalah dalam matematika. Bahkan seorang matematikawan hebat sekalipun belum tentu dapat menguasai secara mendetail setiap bagian dari pada matematika. Sebab hidup sejatinya adalah belajar, seumur hidup balajar, berhermenetika, terjemah dan menterjemahkan. Memahami pikitan orang lain dan menyampaikan pemikiran kita dengan bahasa yang benar.

    ReplyDelete
  42. ANDI SRI MARDIYANTI SYAM
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah
    Assalamu Alaikum Wr. Wb.,

    Matematika adalah bahasa simbol di mana setiap orang yang belajar matematika dituntut untuk mempunyai kemampuan untuk berkomunikasi dengan menggunakan bahasa simbol tersebut. Di dalam proses pembelajaran Kurikulum 2013 siswa yang sudah mempunyai kemampuan pemahaman matematis dituntut juga untuk bisa mengkomunikasikannya, yang merupakan tahapan terakhir di dalam proses 5M, yaitu mengamati, menanya, menganalisis, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan.

    Sekian, terima kasih
    Wassalamu Alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  43. ANDI SRI MARDIYANTI SYAM
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah
    Assalamu Alaikum Wr. Wb.,

    Karakteristik dari matematika yang sarat dengan istilah dan simbol, sehingga tidak jarang ada siswa yang mampu menyelesaikan soal matematika dengan baik, tetapi tidak mengerti apa yang sedang dikerjakannya. Kemampuan komunikasi matematis yang baik akan menunjang kemampuan-kemampuan matematis yang lain, misalnya kemampuan pemecahan masalah. Dengan kemampuan komunikasi yang baik maka suatu masalah akan lebih cepat bisa direpresentasikan dengan benar dan hal ini akan mendukung untuk penyelesaian masalah. Selain itu juga kemampuan komunikasi matematis akan membuat seseorang bisa memanfaatkan matematika untuk kepentingan diri sendiri maupun orang lain, sehingga akan meningkatkan sikap positif terhadap matematika baik dari dalam diri sendiri maupun orang lain.

    Sekian, terima kasih
    Wassalamu Alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  44. ANDI SRI MARDIYANTI SYAM
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah
    Assalamu Alaikum Wr. Wb.,

    Ada dua aspek yang dikembangkan di dalam komunikasi matematika yaitu komunikasi lisan (talking) dan komunikasi tulisan (writing). Komunikasi matematis bisa ditumbuhkan dengan merancang suatu bentuk permasalahan matematika yang untuk menjawabnya tidak sekedar jawaban akhir dari suatu prosedur yang baku tetapi dibutuhkan penjelasan-penjelasan dan penalaran-penalaran untuk menjawabnya.

    Sekian, terima kasih
    Wassalamu Alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id