Sep 25, 2017

*UJIAN KEIKHLASAN*



Oleh: Marsigit UNY



*Semar*:
Ue lah... dunia terasa hangat memanas, ternyata ada aktor intelektualnya. Togog, huebat kamu, bisa bikin pengaruh macam macam. Cuma sayangnya, yang kamu buat itu, pengaruh buruk.

*Togog*:
Aku memang turun ke bumi dalam keadaan kurang ikhlas, karena di fitnah Manikmaya. Sudah tekdirku aku menjadi sarana menyebarkan ketidak ikhlasanku di dunia ini.

*Semar*:
Ue lah... buruk ya buruk, tetapi jangan ditular tularkan ke orang lain.

*Togog*:
Lho apa kamu lupa tentang hakikat hidup, ajaran kakek Sang Ywang Tunggal? Sebenar benar orang hidup itu adalah ujian. Barang siapa lulus dari godaanku, pertanda dia lulus dalam hidupnya.

*Semar*:
Tetapi, jika orang yang engkau pengaruhi menjadi buruk betul gara gara kamu, apakah engkau tidak menanggung dosa?

*Togog*:
Dosa adalah setiap ketidak ikhlasan. Aku turun ke bumi dalam keadaan tidak ikhlas, itu artinya, aku dalam keadaan dosa.

*Semar*:
Sudah tahu dosa, kok diterus teruskan? Kenapa tidak istighfar mohon ampun kepada yang Kuasa?

*Togog*:
Berbuat salah, buruk, dosa itu lebih enak, lebih murah dan lebih menyenangkan, juga lebih nyata dan lebih praktis.

*Semar*:
O lah ternyata kamu sudah menjadi buruk betul. Padahal dulu kamu dewa kakaku bernama Tejamaya. Itulah ternyata, kamu selalu berpikir buruk, maka kamu akan terkena keburukan juga. Yah dunia itu pilihan. Itu sudah menjadi pilihanmu.

*Togog*:
Lha kamu turun ke bumi menjadi orang miskin, menjadi orang berderajat rendah seperti itu, apa tidak susah?

*Semar*:
O lah ... ternyata keburukanmu telah menutup pikiran dan hatimu. Dulu kamu adalah dewa yang cerdas dan baik hati. Tetapi sekarang sudah tertutup hati dan pikiranmu. Ternyata hidup itu bisa mengalami penurunan kualitas. Maka kamu tergolong orang yang merugi.

*Togog*:
Kalau saya melihat dirimu seperti itu tidak tahan. Sudah miskin, tak merasa kalau miskin.

*Semar*:
E hue... begini aku merasa senang. Walaupun aku juga difitnah oleh Manikmaya, tidak aku rasakan sebagai fitnah, tetapi aku rasakan sebagai ujian. Turun ke bumi bagiku bukan siksaan, tetapi anugerah bisa mengalami berbagai kesempatan hidup. Walaupun miskin asal kaya di dalam hati. Bagiku, di dunia itu tidak ada orang miskin. Orang harus selalu merasa bersyukur apapun keadaannya. Engkau bernapas tidak perlu beli oksigen, minum air sumur melimpah, melihat dan mendengar apa saja bisa. Kamu diberi kesehatan. Bukankah itu semua adalah kekayaan dan anugerah yang diberikan Alloh SWT kepada kita. Kurang rasa syukurmu itulah penyebab engkau merasa miskin.

*Togog*:
Lung, endi ombeku karo obate sisan. Wis krasa nggliyer.

*Semar*:
E lah dalah, dijak bicara, jebul mulai mabuk Togog ini. O hidupmu aluamah dan hedonisme Gog. Naudzubilah mindzalik. Reng, Truk lan Bagong jangan dekat dekat kerbau kotor, nanti bisa ikut kotor. Ayo jauhi Togog. Jangan dekat dekat. Hidup itu ada 2 pilihan: ikhlas atau tidak ikhlas. Pilihan itu akan menjadi awal, proses dan tujuan atau hasil dari hidupmu. Jika awal dari hidupmu tidak ikhlas maka seluruh hidupmu juga akan tidak ikhlas. Sebenar benar tidak ikhlas adalah dosa dan neraka. Itulah anak anakku, maka selalu berdoalah dan memohon ampun kepada Alloh SWT dan memohon bimbingan dalam hidupmu. Semoga kebaikan kebaikanmu menjadi amal amalmu. Aamiin ya robbul alamin.

*END*






















110 comments:

  1. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Sebagai seorang manusia kita harus menyadari bahwa dunia ini adalah sementara, yang mana segala sesuatu yang kita perbuat akan kita pertanggungjawabkan kelak. Karena sebenar-benar hidup adalah pilihan. Maka meskipun berbuat salah dan dosa itu terasa menyenangkan sedangkan berbuat baik itu terasa melelahkan maka kita tetap harus senantiasa berusaha untuk berbuat baik dan terus berusaha menjadi lebih baik.Jangan sampai kita termasuk orang-orang yang merugi karena penurunan kualitas iman dan takwa kita. Maka kita harus senantiasa memohon ampun dan berdoa kepada Allah SWT agar dimudahkan untuk senantiasa berbuat kebajikan dan istiqamah di jalan Nya.

    ReplyDelete
  2. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Dari tulisan diatas menggambarkan analogi kehidupan kita. Hidup adalah suatu ujian yang diberikan oleh Allah kepada kita para manusia. Dan penghalang atau pengganggu yaitu setan, apabila kita lulus dari godaan syetan ini maka kita lulus ujiannya. Namun, sebisa mungkin kita haruslah meninggalkan dan jangan memperdulikan godaan syetan untuk ikut-ikutan berbuat dosa. Karena memang dalam hidup untuk melakuakan dosa itu godaannya lebih besar, dan dalam melakukannya ternyata mudah. Semoga kita dihindarkan dari godaan syetan-syetan yang terkutuk ini. Kunci menjalani hidup ini yaitu ikhlas, ikhlas dan kaya hati. Kaya hati ini akan terjadi jika kita terus bersyukur atas apa yang telah Allah berikan kepada kita. Semoga kita dapat menjadi pribadi-pribadi yang senantiasa bersyukur atas pemberian Allah SWT.

    ReplyDelete
  3. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.

    Terima kasih bapak atas postingannya. Postingan ini mengingatkan kita untuk menyadari bahwa hidup itu adalah ujian. Ujian untuk memiliha apakah setiap perbuatan yang dilakukan itu atas dasar ikhlas atau tidak ikhlas. Ikhlas datang dari hati dan pikiran kita, jika sejak awal hati dan pikiran buruk maka akhirnya perbuatan yang dilakukan pun akan bersifat tidak ikhlas. Dengan bersikap ikhlas maka semua amal perbuatan yang kita lakukan akan diterima dan mendapat pahala dari Allah SWT. sedangkan amal perbuatan yang baik sekali pun jika dilakukan dengan tidak ikhlas tidak akan diterima dan mendapat pahal dari Allh SWT. Namun jangan hanya ikhlas di bibir saja, tetapi di hati dan pikirannya tidak ikhlas. Ikhlas begitu mudah diucapkan namun sulit dilaksanakan. Oleh karena itu, mulailah berpikiran dan berhati bersih serta baik agar mampu berbuat dengan ikhlas.

    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  4. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Dari dialog ini pemahaman yang kami dapatkan adalah keikhlasan dan kepasrahan kepada Allah SWT saat menghadapai ujian dari-Nya. Terkadang saat kita mendapat ujian yang berat terlintas keinginan untuk menggunakan cara-cara yang bertentangan dengan tuntunan-Nya, godaan-godaan tersebut tampak nyata dan cepat menyelesaikan masalah. Hanya dengan keikhlasan dan ketakwaan kepada-Nya, dalam menghadapi cobaan tersebut kita bisa terhindar dari godaan semacam itu.

    ReplyDelete
  5. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak
    Setelah saya membaca, saya belajar tentang hidup. Hidup adalah pilihan. Tergantung kita sendiri yang menentukan pilihan itu. Banyak hal yang menjadi ujian hidup dan semua itu dihadapi manusia dengan cara dan pilihan masing-masing. Jalan hidup itu bermacam-macam, ada jalan menuju kebaikan dan ada jalan menuju kesesatan. Sebagai makhluk Allah SWT jalan yang hendaknya dituju adalah jalan menuju keikhlasam sebagai makhluk. Meskipun banyak ujian yang harus dilalui harus dijalani dengan penuh kesabaran dan kerja keras seraya memohon petunjuk Allah SWT agar tidak tersesat dalam menuju keikhlasan.

    ReplyDelete
  6. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Aamiin ya rabbal ‘alamin. Semoga alloh senantiasa melindungi kita dan memberikan kelapangan dada atas apa yang diberikan oleh Alloh SWT. Jika kita diberikan suatu hal yang buruk, mari kita berfikir. Apakah kita telah melakukan dosa sehingga kita diberikan balasan atas dosa yang kita perbuat, apakah itu merupakan cobaan kita sebagai seorang muslim, atau mungkin itu merupakan ujian untuk menambah keimanan kita. Jangan selalu berburuk sangka. Karena sesungguhnya berburuk sangka merupakan perbuatan dosa. Sesuatu yang membuat kita selalu tidak ikhlas karena adanya sifat berburuk sangka atas apa yang diberikan kepada kita. Jadi, marilah kita selalu berbaik sangka guna selalu ikhlas menjalani kehidupan ini dnegan segala hal yang mungkin kita hadapi.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  7. Nurika Miftahuljannah
    17709251060
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    Assalamu'alaikum wr. Wb.
    Berbicara tentang ikhlas memang tidak akan pernah ada habisnya. Jika melakukan sesuatu lakukan dengan ikhlas, ikhlas, dan ikhlas. Namun pada kenyataannya banyak yang masih sulit menggapai ikhlas tersebut. Terkadang kita melakukan sesuatu karena menginginkan imbalan. Kehilangan barang sulit mengikhlaskan apalagi itu barang kesayangan. Yang diperlukan sebagai landasan dalam ikhlas sebenarnya adalah bersyukur. Bersyukur atas semua yang sudah kita miliki. Belum tentu orang lain juga memiliki apa yang sudah kita miliki. Ketika kehilangan sesuatu harus ikhlas, berarti barang itu belum menjadi hak kita. Ikhlas, semua yang terjadi atas kehendak Allah dan hanya kepadaNya kita mengharap ridhaNya.
    Wassalamu'alaikum wr. Wb.

    ReplyDelete
  8. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Menurut pemahaman saya, yang dimaksud Togog dalam percakapan ini adalah syaitan, yang tugasnya hanya menyebar keburukan dan membisikkan hal-hal negatif kepada seluruh manusia di dunia. Siapapun manusia yang tidak melandasi pikiran dan hatinya dengan taqwa, maka akan mudah terpengaruh oleh syaitan dan akan menjadi pengikutnya di dunia maupun di akhirat nanti. Syaitan tak pernah bersyukur kepada Tuhan karena syaitan merasa derajatnya lebih tinggi dibanding manusia. Manusia tercipta dari tanah sedangkan syaitan terbuat dari api, sehingga syaitan menginginkan manusia untuk bersujud kepadanya. Karena manusia pertama yaitu Nabi Adam dan Hawa tidak sujud kepada syaitan, maka syaitan turun ke bumi untuk terus menggoda manusia hingga akhir jaman.
    Terus berdoa dan minta ampun kepada Allah supaya kita selalu berada di jalan-Nya dan selalu dalam lindungannya. Amin.

    ReplyDelete
  9. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Menurut saya, selama masih berada dalam kehidupan duniawi godaan akan tetap ada pada diri manusia. Manusia sendiri merupakan insan yang lemah. Oleh karena itu, sifat lemah tersebut dapat menjadi kuat jika ada Sang Maha Kuasa berada di hatinya. Kemudian, dalam pergaulan dengan siapapun itu perlu disadari betapa pentingnya nilai/prinsip dalam diri. Orang baik jika berteman dengan orang yang jahat, lama-kelamaan ada sedikit kecipratan perilaku yang tidak baik.

    Saya menjadi teringat Hadits riwayat Bukhari dan Muslim, yaitu: “permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.”

    Ini mengingatkan kepada diri saya pribadi pentingnya untuk selalu mawas diri dalam kondisi apapun. Teman akan dapat dijadikan sebagai seorang sahabat, lawan ataupun musuh. Bagi saya, Tuhan Yang Maha Esa dapat dijadikan sebagai tempat berlindung setiap saat. Menurut saya saat kita berteman baik dengan Tuhan, dengan seizinnya jugalah kasih sayang Tuhan akan menyertai dan tercurah pada setiap langkah dalam hidup.

    ReplyDelete
  10. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    "Hidup itu ada 2 pilihan: ikhlas atau tidak ikhlas. Pilihan itu akan menjadi awal, proses dan tujuan atau hasil dari hidupmu. Jika awal dari hidupmu tidak ikhlas maka seluruh hidupmu juga akan tidak ikhlas. Sebenar benar tidak ikhlas adalah dosa dan neraka. Itulah anak anakku, maka selalu berdoalah dan memohon ampun kepada Alloh SWT dan memohon bimbingan dalam hidupmu. Semoga kebaikan kebaikanmu menjadi amal amalmu. Aamiin ya robbul alamin"

    Saya salin dan tempel dialog Semar tersebut pada kolom komentar ini. Karena memang benar, saya setuju padanya. Hidup adalah proses yang berawal dan berakhir. Maka kita sebagai "yang hidup" harus berusaha sekuat raga dan doa untuk memilih awal dan akhir yang baik. Memilih awal yang baik, ikhlas atau tidak ikhlas. Memang benar, menjadi ikhlas itu rumit. Karena dalam proses ini, dari awal hingga akhir, godaan akan setia menjadi teman dan hantu di setiap perjalanan. Maka menurut saya, di sini sekali lagi, memang benar jika landasan spiritual adalah yang utama. Dengan doa, maka kita akan samapi pada "ikhlas". Dengan "ikhlas" kita akan menjalankan hidup dengan menebar kebaikan. Hingga pada titik akhir, adalah kebaikan yang mengakhiri proses ini.

    Pada perjalanannya, tentu kita tidak sendiri. Ada manusia lain, maka untuk mencapai akhir yang baik, maka buatlah awal dan tenah yang baik, maka benar: jauhilah kerbau yang kotor. Pandai-pandailah kita dalam berkawan dan memilih lingkungan. Sungguh ini nasihat bagi saya

    ReplyDelete
  11. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B
    Assalmaualaikum wr wb.Terimakasih banyak pak, sangat tersentuh .Tak apa jika tak kaya harta yang penting kaya hati, karena Allah melihat hambanya bukan pada harta, wajah, kedudukan melainkan pada hatinya.Saya pernah membaca sebuah ungkapan yang bunyinya seperti ini”Apa kamu tahu, kenapa tuhan tidak terlihat?karena jika Tuhan terlihat, hanya yang mempunyai mata yang bisa melihat, maka tidak adil.Tetapi, Tuhan ,membolehkan kita melihat dengan hati karena semua pasti punya hati.Fir’aun dan Qorun adalah orang kaya di zamannya,Jika karena kekayaan, parameternya membuat orang untuk menjadi baik dan masuk surga, maka Fira’aun dan Qorun itu akan masuk surga,namun tidak begitu. Sebab Allah melihat hati hambanya.Apapun yang diberikan oleh Allah baik nikmat ataupun rezeki bersyukurlah.Diberikan ujian bersabarlah karena itu adalah tanda cinta Allah kepada hambanya.

    ReplyDelete
  12. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Berdasarkan uraian Bapak di atas, ujian keikhlasan sering menyerang kita manusia sebagai hamba Allah SWT. Ketika kita sakit atau jatuh miskin, terkadang kita menyalahkan keadaan dan menyalahkan takdir. Padahal jika kita melihat disekeliling kita, masih banyak yang kondisinya lebih parah dari kita. Untuk itu, dalam hal urusan dunia, lihatlah orang-orang di bawah kita agar kita selalu dapat bersyukur. Sementara untuk urusan agama, lihatlah orang-orang di atas kita (kualitas agama lebih baik) agar kita terpancing untuk berlomba-lomba meningkatkan kemampuan agama kita.

    ReplyDelete
  13. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas postingannya Pak. Postingan di atas kembali mengingatkan saya untuk bersikap ikhlas dalam kehidupan ini. Jika kita sadar bahwa Tuhan tidak mungkin menetapkan suatu ketetapan menyangkut hidup kita kecuali telah disesuaikan dengan kebutuhan atau keaaan kita, maka dengan sendirinya akan timbul perasaan menerima atau yang kita sebut ikhlas tsb.

    ReplyDelete
  14. Riandika Ratnasari
    17709251043
    Pascasaraja Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Ikhlas merupakan suatu kata yang mudah di ucapkan tetapi sulit untuk dilakukan. Ikhlas berhubungan dengan dosa. Orang hidup di dunia pasti akan dihadapkan pada ikhlas dan tidak ikhlas. Jika dia hidup di dunia ini dengan ikhlas maka tidak akan timbul rasa iri hati dan menganggap orang lain lebih kaya dibandingkan dirinya. Sebab pada dasarnya semua manusia yang hidup didunia ini adalah orang kaya, tetapi masih saja orang merasakan kurang. Hal ini karna kurangnya rasa syukur kepada Tuhan atas kehidupan dan kesehatan yang telah Dia berikan dan tidak ikhlas dalam menghadapi kehidupan. Oleh karena itu jadilah manusia yang ikhlas dalam menjalani segala hal agar hidupnya nyaman. Terimakasih Bapak Marsigit.

    ReplyDelete
  15. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    S2 PEP Kelas B 2017

    Sungguh menarik, Pak. Hidup adalah ujian, maka jika tidak ada ujian berarti kita tidak berada dalam suatu proses kehidupan. Memang untuk berbuat jahat terkadang lebih mudah daripada untuk berbuat baik, dan hal tersebut selalu didasari dari sikap tidak ikhlas. Ikhlas adalah sumber kebahagian, baik kebahagiaan pribadi maupun kebahagiaan orang lain. Kemiskinan tidak menjadi indikator utama dari kesulitan, melainkan kehiklasan lah yang menjadi penentu. Jika tidak ikhlas maka hidup akan mengadapi beban yang berat dan kesulitan. Mental tidak ikhlas banyak kita temui dalam jiwa-jiwa para koruptor, adanya koruptor karena mereka turun ke bumi dengan ketidak ikhlasan.

    ReplyDelete
  16. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Membaca perkacakapan diatas, saya seperti melihat kehidupan kita di dunia. Bahwa kita hidup di dunia ini tidak terlepas dari ujian dan cobaan hidup. Ujian untuk menguji apakah kita ikhlas atau tidak dalam menjalaninya. Ujian tidak hanya berupa kesusahan semata, namun kadang juga berupa kenikmatan. Dan yang bertugas dalam mengganggu umat manusia adalah syaiton. Ia hadir sebagai sarana untuk menyebarkan kenikmatan sementara, berbuat buruk, salah dan dosa. Memang dalam kehidupan ini, berbuat kesalahan memang godaannya sangat besar dan aksesnya lebih mudah dan praktis. Untuk itu, diperlukan “tameng” yang kuat dan kokoh untuk menghadapi godaan syaiton ini, yaitu ikhlas, ikhlas dan ikhlas. Jika kita telah ikhlas dan bersyukur atas segala yang telah diberikan Allah SWT kepada kita, maka niscaya kita terhindar dari godaan tersebut. Semoga kita selalu menjadi seorang yang selalu bersyukur dan ikhlas dalam menjalani kehidupan ini. Aamiin

    ReplyDelete
  17. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017


    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Dari tulisan ini saya tidak bisa berkomentar apa-apa. Saya hanya berharap kita senantiasa diluluskan dari ujian keihklasan dan menjadi hamba-hamba Allah yang senantiasa menjalankan apa yang diperintahkan dna menjauhi segala larangannya.

    ReplyDelete
  18. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Mat A 2017

    Menjalani suatu hal yang berat, dapat terasa ringan jika kita mendasari tindakan kita dengan keikhlasan. Dalam keikhlasan itu dekat kaitannnya dengan prasangka baik, dimana kita berbaik sangka pada Allah bahwa ujian yang sedang kita hadapi merupakan wujud kasih sayang Allah pada kita, dan dengan ikhlas kita terima.

    ReplyDelete
  19. Junianto
    17709251065
    PM C

    Filosofi yang sangat menarik dari tulisan Prof ini. Keburukan di dunia ini terjadi karena ulah manusia. seperti yang Prof kiaskan dalam artikel ini, orang yang melakukan kejelekan sebenarnya dia sudah tahu kalau itu adalah perbuatan jelek. Namun, mereka selalu memiliki sejuta alasan untuk membenarkan perbuatannya. Maka dari itu, tidak ada cara lain selalin bersyukur kepada Tuhan YME agar kita selalu berperilaku sesuai dengan perintah dan larangan-Nya. Apapun yang diberikan Tuhan sejatinya adalah ujian bagi setiap manusia, bahkan kenikmatan juga merupakan ujian. Apakah dengan kenikmatan itu manusia menjadi semakin dekat dengan Tuhan atau sebaliknya dan tidak sedikit mereka yang dilalaikan dengan kenikmatan dunia.

    ReplyDelete
  20. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Dari artikel ini terlihat, bahwa sesuatu hal dimulai dengan ketidak ikhlasan melahirkan sesuatu yang tidak baik atau bahkan sesuatu yang sangat buruk. Baik buruknya dalam kehidupan merupakan hasil dari suatu ujian. Karena manusia memang hidup dalam setiap ujian, hanya tergantung manusia bisa lulus atau tidak dalam ujian tersebut. Biasanya keburukan karena dasar dari ketidak ikhlasan. Ketidak ikhlasan adalah dosa.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  21. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb


    Dunia ini adalah dzat yang berbentuk fatamorgana dan sementara, tergantung bagaimana kita membuat tanah nya sebagai ladang ibadah kita sebagai persiapan di akhirat kelak. Ujian keikhlasan itu terjadi ketika kita memperoleh sesuatu yang tidak sesuai dengan harapan kita, tetapi yakinlah bahwa sesuatu yang baik menurut kita belum tentu baik menurut sang kuasa, tetapi sesuatu yang baik menurut sang kuasa pastilah terbaik buat diri kita. Artinya cobalah berusaha sabar dan ikhlas dalam menerima setiap hasil dan keputusan yang mungkin itulah yang telah ditetapkan oleh tuhan buat kita namun meskipun begitu kita tetap harus semangat berusaha dalam mewujudkan segala keinginan kita karena takdir tuhan masih ada yang bisa dirubah.

    ReplyDelete
  22. Vidiya Rachmawati
    17709251019

    Ujian yang bersumber dari Allah swt dapat berupa musibah atau anugerah. Kesempatan Hidup adalah satu anugerah yang Allah karuniakan untuk manusia. Oleh karena itu, sebenar-benar hidup adalah ujian. Sepertinya halnya ketika berlangsung ujian nasional sering terpampang tulisan "harap tenang ada ujian". Semudah membaca tulisan tersebut kita hanya diminta tenang. Selanjutnya kalimat "harap bersabar ini ujian" juga viral di kalangan netizen. Lagi, kita hanya diminta sabar. Faktanya menjadi tenang dan sabar kadang tidak mudah. Ada orang yang ikhlas menjalani dan adapula yang tidak ikhlas. Oleh karena itu sebenar-benar ujian adalah menjadi ikhlas atau tidak ikhlas dalam menjalani hidup.

    ReplyDelete
  23. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Artikel di atas menggambarkan dua tipe manusia yang ada di bumi ini, yang ikhlas dan yang tidak ikhlas. Manusia yang tidak ikhlas berarti dia kurang rasa syukur, padahal syukur itulah kunci bahagianya hidup di dunia. Sedangkan tipe yang satunya adalah tipe yang ikhlas, ikhlas menerima dan mensyukuri anugerah dari Allah SWT. Ikhlas inilah yang menjadikan bahagianya dunia. Semoga kita termasuk orang-orang yang diberi petunjuk untuk senantiasa menjadi manusia yang bersyukur.

    ReplyDelete
  24. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Tulisan ini memaparkan tentang hakikat hidup. Hidup itu pilihan. Pilihan yang bagaimana, pilihan untuk ikhlas atau tidak ikhlas dalam melakukan suatu perbuatan. Perbuatan
    Ikhlas dengan niat ikhlas menghasilkan hasil akhir yang iklhas pula, begitupun berlaku untuk sebaliknya. Bila diterapkan dalam kehidupan kita terutama dalam segi bersikap dan bertutur kata kemudian diikuti dengan tindakan perbuatan yang ikhlas maka akan dinilai amal. Perbuatan disertai rasa ikhlas, insya allah dinilai pahala oleh-Nya.

    ReplyDelete
  25. Terkadang apa yang kita perbuat kita menyadari dalam hati nurani kita bahwa sesuatu yang kita lakukan itu buruk, namun terkadang itulah perbuatan yang memnuat kita merasa enak untuk dilakukan, lebih nyata, dan praktis.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  26. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Berbuat salah, buruk, dosa itu lebih enak, lebih murah dan lebih menyenangkan, juga lebih nyata dan lebih praktis. Sama halnya dengan mencontek ketika Ulangan, disadari maupun tidak itu juga tindakan yang salah dan membawa lingkungan terbawa untuk ikutan mencontek. Syukur dengan keadaaan yang sudah dikehendaki oleh Allah, selama takdir itu belum terjadi, kita masih bisa merubahnya dengan usaha dan berdo’a. Kalau belum sekarang, mungkin lain hari, kalau belum lain hari, mungkin usaha yang lain yang lebih diinginkan Allah.

    ReplyDelete
  27. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Memang tidak mudah menjadi orang yang ikhlas dalam setiap tindakan yang kita lakukan. Orang yang ikhlas adalah orang yang melakukan sesuatu tanpa mengharapkan imbalan atas apa yang dilakukan. Ketika kita masih mengharapkan imbalan dalam melakukan sesuatu maka kita belum benar-benar ikhlas. Meskipun tindakan yang dilakukan dengan mengharapkan balasan setimpal (surga) dari Allah SWT. Sudah bisa dikatakan ikhlas namun itu tingkatan ikhlas yg paling rendah.

    ReplyDelete
  28. Devi Nofriyanti
    17709251041
    Pps UNY P.Mat B 2017

    Percakapan yang penuh makna, saya dapat mengambil intisari dari percakapan antara Togog dan Semar tersebut bahwa hidup ini harus ikhlas, karena dengan ikhlaslah kita bisa menjalani hidup dengan baik. kita bisa menerima apapun kehendak Allah SWT, misalnya dikisahkan dlm kisah wayang tersebut bahwa Semar hidup miskin, namun ia tetap bersyukur. Saat membaca tulisan bapak ini, saya jadi tertarik untuk mengetahui kisah pewayangan Jawa. sebelumnya saya kurang begitu tertarik dengan wayang. ternyata setelah ditelusuri kisah-kisahnya sangat menarik. Terimakasi untuk ilmunya Pak.

    ReplyDelete
  29. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Hidup ini memang pilihan, tapi pilihan yang bertanggung jawab. Setiap pilihan yang kita ambil selalu ada konskuensi yang harus ditanggung. Dalam Q.S Asy Syams manusia diberikan dua pilihan oleh Allah, menjadi orang yang bertaqwa atau menjadi orang yang fujur. Dan pilihan yang akan diambil ini tentu mempunyai balasannya masing-masing. Allah menyediakan neraka bagi orang yang fujur dan menyediakan surge bagi orang yang bertaqwa. Tentu untuk mencapai surge ada kewaiban-kewajiban yang harus dilaksanakan, larangan yang harus dihindari, sebagai konsekuensi dirinya memilih jalur taqwa. terima kasih Prof Marsigit, tulisannya memberikan banyak pelajaran yang bisa diambil

    ReplyDelete
  30. Apapun keadaan kita di bumi, ini hanyalah sementara. Jika ada orang yang merasa dirinya miskin, itu karena kurangnya rasa syukur yang menjadi penyebab orang itu merasa miskin. Tidak perlu khawatir tentang apakah kita hidup dalam keadaan miskin atau kaya.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  31. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    setelah membaca postingan bapak di atas benar sekali hidup di dunia ini tidak lepas dari yang namanya ujian dan cobaan. Ujian dan cobaan merupakan pilihan yang harus kita ambil dan tidak di hindari. Ketika manusia mampu melewati ujian dan cobaan dengan ikhlas dan melalui jalan yang benar maka akan bertambahlah keimanan kepada Tuhannya namun, ketika dia tidak mampu melewati cobaan dengan ikhlas dan melalui jalan yang tidak benar maka bisa saja dia akan terjerumus pada kesesatan dan jalan yang tidak benar. Untuk menghindari dari hal-hal buruk benar kita harus senantiasa berdoa dan meminta kepadanya kepada Allah SWT agar senantiasa di beri ketetapan iman,islam dan ikhsan. amien.Terima Kasih.

    ReplyDelete
  32. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Aamiin ya rabbal 'alamin
    Membaca cerita tersebut saya teringat kisah iblis, malaikat, dan nabi adam dalam al-quran. Iblis kali ini diperankan oleh togog, nabi adam diperankan oleh semar, sedangkan malaikat diperankan oleh tejamaya. Dalam versi al-quran iblis diturunkan ke bumi karena membangkang perintah Allah untuk bersujud kepada nabi adam as, iblis beranggapan bahwa ia lebih mulia dari nabi adam karena diciptakan dari api, sedangkan navi adam diciptakan dari tanah. Ketidakikhlasan togog di turunkan ke dunia sama seperti iblis yang sebelumnya meminta syarat panjang umur untuk menyesatkan manusia dan ALlah mengabulkannya. Kemudian nabi adam diturunkan pula ke bumi karena melanggar perintah Allah dengan memakan buah khuldi, atas bujuk rayu setan. Nabi adam kemudian menyesali perbuatannya dan bertobat lalu Allah menerima tobatnya dan dipertemukan dengan istrinya lalu melanjutkan hidup seadanya di muka bumi ini. Sama persis seperti semar yang berada di bumi sebagai seorang miskin namun ia ikhlas dengan ketetapan-Nya. Dahulu iblis merupakan hamba yang patuh bahkan menyaingi patuhnya malaikat yang dalam cerita ini diperankan oleh tejamaa. Cerita indah yang membawa nuansa Islami tanpa meninggalkan budaya jawa dan konten sastra yang menarik, terima kasih Prof

    ReplyDelete
  33. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Jika kembali kepada cerita tersebut, ujian keikhlasan merupakn suatu ujian yang berat bagi makhluk-Nya. Banyak orang-orang yang tidak luls uji keikhlasan ini lantas menjadikan mereka kufur. Banyak orang yang hanya diuji dengan sakit, atau kemiskinan, atau kekayaan, atau kekuasaan lantas mendewakan bahwa kenikmatan yang diperolehnya semata-mata karena hasil kerja kerasnya, tanpa ingat bahwa segala sesuatu di dunia ini telah diatur sedemikian indahnya olah Allah SWT. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  34. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B S2

    Assalamualaikum Wr. Wb

    Terimakasih pak atas postingannya kali ini. Menurut saya Tujuan hiduplah yang harus kita tetapkan dalam diri kita, Tujuan yang bagaimna yang akan pilih, karena pada dasarnya hidup ini memnag pilihan. Seperti yang disampaikam oleh Semar "pilhan ikhlas dan tidak ikhlas". saya sangat sependapat dgn dua pilihan ini, karena ketika kita memilih ikhlas tentang apapun dalam hidup ini, semua yang kita jalani akan terasa sangat nyaman dan kita mendapatkan ketenangan dalam hidup kita. Saya pernah membaca hadist nabi Muhammad SAW yang singkat ini yaitu "Sebagaimana kamu berperilaku, kamu akan dibalas dengan perilaku yang sama". Dari membaca hadist ini dan setelah membaca postingan bpk, saya dapat mengambil kesimpulan bahwa, ketika kita memilih hidup untuk ikhlas, maka kita akan dikelilingin dengan orang2 yang ikhlas disekitar kita, dan itu akan membuat hidup kita lebih tenang dan selalu merasa dalam lindungan Allah SWT. Tapi kektika kita memilih hidup untuk tidak ikhlas, yang pada dasarnya segala sesuatu yng kita lakukan tidak ikhlas itu akan menimbulkan dosa dan menimbulkan perasaan yang ada hnya lah kekesalan serta kemarahan dan itu pasti akan berdampak kepada org2 yang ada disekitar kita, dan pastinya kita akan dibals dgn hal yng serupa dari org disekitar kita sebagaimana ketidak ikhlasn itu ada dalam diri kita, itu lah yang membuat hidup kita tidak nyaman atau tidak tenang, dan sebenar2 nya hidup tidak tenang adalah ganguan dari syetan. Semoga kita menjadi hamba yang selalu ikhlas dimanapun dan bagaimanapun kita diperlakukan. Aamiin. selalu ingat balasan dari Allah, ketika kita ikhlas allah akan membalas keikhlasan kita, begitupun sebaliknya.

    ReplyDelete
  35. Indah Purnama Sari
    17701251035
    PEP B 2017

    Hidup itu pilihan. Ya kita ingin memilih menjalani hidup yang bagaimana itu merupakan pilihan kita. Mau menjalani hidup yang biasa-biasa saja, yang baik, atau yang buruk semua tergantung pada manusia itu sendiri. Namun jangan lupa bahwa manusia tidak bisa menciptakan dirinya sendiri, manusia itu punya Pencipta yaitu Allah SWT. Tidak ada yang bisa menghalangi apa yang Allah kehendaki, dan tidak ada yang bisa melakukan kehendaknya jika Allah tidak mengkehendakinya. Allah pemilik segala-galanya.
    jadi dalam kehidupan yang merupakan pilihan manusia ini adalah wajib hukumnya menanamkan sifat ikhlas dalam diri masing-masing. Karena selain ikhtiar dan berdoa jika juga disuruh tawakal kepada Allah SWT. Jika yang kita lakukan tidak menghasilkan hasil yang sesuai harapan kita padahal kita sudah berusaha semampunya maka itulah yang terbaik dan disinilah sifat ikhlas itu berperan penting. Jika sifat ikhlas itu tidak tertanam didalam diri manusia maka jadilah sifat kufur bersarang dihati. namun saya akui ikhlas adalah hal yang paling sulit dilakukan dalam keadaan terpuruk, jadi mari kita sama sama perbaiki diri,perbanyak mendekatkan diri kepada Allah SWT sehingga terhindar dari penyakit hati dan senantiasa menjadi manusia yang ikhlas.

    ReplyDelete
  36. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Hikmah dari ujian dan cobaan adalah memotivasi seseorang untuk benar-benar ikhlas dalam berdo’a. Kembali bertaubat dengan sesungguhnya, pasrah dan berserah diri kepada Allah. Dengan begitu dapat mengetahui betapa besar kenikmatan dan kesehatan yang diberikan, bagi mereka yang lupa akan kenikmatan tersebut. Karena kenyataan menunjukkan bahwa apabila dibandingkan antara kenikmatan dan kesehatan akan jauh lebih besar dan lebih banyak porsinya daripada kesengsaraan atau musibah yang didapatkan.

    ReplyDelete
  37. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Hidup adalah pilihan. Semua manusia mempunyai pilihan dan tidak ada paksaan untuk lebih condong memilih salah satu dari banyak pilihan. Manusia diberikan kesempatan penuh untuk memilih. Namun, memilih untuk ikhlas itu memang tidak selamanya instan, diperlukan pengalaman-pengalaman yang menjadi pembelajaran diri sehingga menumbuhkan rasa ikhlas. Artinya ikhlaspun mesti belajar, dan belajar agar mudah diterima juga harus ikhlas. Manusia yang ikhlas tidak ada ruginya, kesadaran itu yang harus ditanamkan. Dan, ikhlas artinya menyadari kebesaran Allah SWT itu ada di mana-mana, sehingga menjadikan hidup tenang dalam melakukan apapun, dalam hal ini kebaikan. Semoga kita selalu dilebihkan oleh-Nya rasa ikhlas dalam tindakan, pikiran, dan hati, Aamiin.

    ReplyDelete
  38. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum wr. wb,

    Terima kasih atas postingannya Prof. Memang berbicara masalah ikhlas hanya kita sendiri dan tuhan yang tau. Kita tahu bahwa di hidup ini akan selalu dihampiri oleh ujian, terkadang kita berada dalam kondisi terlemah. Disinilah kesabaran akan sangat dituntut karena kita sebagai manusia akan mengalami fase-fase yang sulit sebagaimana sifat aseli manusia. Mungkin kita akan merasa kecewa, ingkar, dendam, benci dan mungkin jika disebutkan akan banyak sekali sifat pada diri kita ini. Tetapi, kita harus ingat bahwa, Allah swt tidak memberikan ujian kepada hambanya yang tidak sesuai dengan kemampuan kita.

    ReplyDelete
  39. Gamarina Isti Ratnasari
    Pendidikan Matematika Kelas B (Pasca)
    17709251036


    Manusia mudah terkena pengaruh apabila tidak memiliki landasan yang kuat. Apabila pengaruh itu merupakan pengaruh negative maka dia akan menajdi pribadi negative, yang ujungnya akan menjadi dosa yang berarti dia akan berada dalam keadaan tidak ikhlas. Sebenarnya manusia sudah bias menentukan hal yang baik maupun buruk sejak dia dilahrikan di dunia ini Tetapi hati yang dipenuhi nafsu lah yang yang menjadikan pemikiran tentang hal buruk tersebut terabaikan sehingga manusia tidak ragu dalam berbuat dosa. Hal tersebut tentu saja dapat menjadikan kualitas manusia menjadi menurun, padahal manusia diciptkan memiliki deraja yang tinggi. Kegiatan dan era global yang cepat ini juga menjadikan manusia mudah terjerat hedonisme, karena manusia jaman sekarang adalah manusia yang ingin dan mau kesenangan saja.

    ReplyDelete
  40. Benarlah seperti kalimat ini : “Dunia itu di tangan, jangan di hati. Bila di hati akan sombong bila punya, sedih bila tak punya, dengki lihat orang yang punya” - AA Gym

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  41. Hidup kita itu adalah pilihan. Jka kita memilih untuk tidak ikhlas, maka seluruh hidup kita akan tidak ikhlas yang berujung dosa dan neraka. Jika kita hidup dengan ikhlas maka hidup kita akan selalu merasakan keikhlasan yang insyaAllah berujung pahala dan surge. Amiin…

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  42. Latifah Pertamawati
    S2 PM B
    17709251026

    Ikhlas dan tidak ikhlas, tergantung yang mana yang kita pilih dalam menjalani ketentuanNya. Maka sebagai manusia yang senantiasa harus bersyukur, usahakan untuk selalu ikhlas dan menghindari rasa mengeluh. Jika mungkin dalam hati kita mulai muncul rasa ketidakikhlasan, rasa kurang mensyukuri nikmat Tuhan, sebaiknya kita meminta ampun kepada Tuhan. Lihatlah mereka yang ada dibawah kita, mereka yang harus membayar oksigen yang mereka hirup, membayar setiap liter darah yang ada dalam tubuh mereka, mereka yang tidak memiliki tempat tinggal, mereka yang harus berjuang hidup dalam kondisi mencekam setiap hari, bukankah betapa beruntungnya kita apabila dibandingkan dengan mereka.

    Bersyukur terhadap apapun yang kita punya dapat menghantarkan kita untuk ikhlas. Namun, jangan jadikan rasa syukur ini sebagai alasan untuk bermalas-malasan. Walaupun memang masih banyak orang yang berada "dibawah" kita, kita harus tetap berikhtiar. Ikhlas, ya, tapi tetap harus berikhtiar. Karena sebenar-benarnya rasa ikhlas itu datang setelah kita mengetahui hasil usaha dan ikhtiar maksimal kita kepada Tuhan, bagaimanapun hasilnya.

    ReplyDelete
  43. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Ikhlas itu biasanya kata-kata yang mudah diucapkan tapi tidak semudah mengucapkan apabila melakukannya. Saat ditimpa ujian, merupakan pilihan diri sendiri apakah bisa menerima ujian itu dan melakukannya dengan ikhlas atau malah melewatinya dengan mengeluh yang justru bukan akan menyelesaikan masalah malah memperumit. Semoga kita selalu menjadi orang yang berserah diri kepada Allah swt.

    ReplyDelete
  44. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Di setiap episode kehidupan pasti ada ujian, karena ujian menjadi tolak ukur apakah sesorang lulus atau tidak. Dalam menghadapi ujian kita dituntut menjadi pribadi yang sabar dan ikhlas, meskipun banyak orang yang mengeluh jika mendapat ujian. Yakinlah bahwa ujian bisa mengantarkan kita menjadi manusia yang unggul dan sukses. Keikhlasan dalam menjalani hidup bisa diwujudkan dengan rasa syukur kita kepada Allah, karena nikmat yang diberikan kepada kita tak terhitung nilainya, tinggal bagaimana kita mengelola nikmat yang diberikan Allah dengan sebaik-baiknya dan menjadikannya manfaat bagi diri kita dan orang lain.

    ReplyDelete
  45. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Ada 2 hal penting dalam kehidupan yang dapat saya petik dari elegi ujian ikhlas ini, pertama adalah ikhlas dan yang kedua syukur. Sebenar-benar hidup didunia adalah ujian, setiap kali kita dapat melewati ujian tersebut maka satu level kita akan naik. Hal ini hanya bisa kita lakukan ketika kita ikhlas. Ikhlas menerima ujian dan ikhlas menyelesaikannya menurut aturan Tuhan. Sebenar-benar hidup adalah bersyukur. Tidak ada orang miskin, yang ada hanyalah orang yang tidak bersyukur. Ketika kita mengingat akan nikmat dan rahmat Tuhan yang sangat besar, misal oksigen dan air yang kita butuhkan setiap hari, pantaskah bagi kita untuk tidak bersyukur? Tentu saja tidak. Ikhlas dan syukur menjadi kunci untuk dapat hidup bahagia.

    ReplyDelete
  46. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Sebenar-benarnya hidup itu ujian. Tuhan memberikan ujian tak akan pernah melebihi kemampuan umatnya. Tak perlu merasa susah saat ujian itu datang. Sebaliknya, rasa syukur akan tercipta dari keikhlasan kita dalam menghadapi ujian. Masa depan manusia adalah pilihan. Dalam menghadapi ujian, manusia juga berhak memilih. Memilih untuk meratapi ujian atau belajar daripadanya. Karena dari ujian tersebut kita akan jadi pribadi yang lebih baik dalam ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  47. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Keikhlasan adalah hal yang sangat sulit bagi manusia. Bisa saja seseorang mengatakan bahwa ia sudah ikhlas namun belum tentu hatinya berkata demikian. Karena sulitnya menggapai iklhas ini, ada berbagai banyak ujian yang ditempuh untuk menggapainya. Seringkali kita tergoda untuk melakukan godaan-godaan tersebut apabila situasi sudah terjepit namun dsinilah keihkhlasan sebagai seorang hamba diuji.

    ReplyDelete
  48. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Iklas menjadi tolak ukur dan awal dari langkah seseorang. Dengan keikhlasan, kita akan terhindar dari keinginan-keinginan melakukan sesuatu yang salah. Zaman sekarang sangat mudah bagi seseorang untuk mengaku ikhlas, padahal keadaan di hatinya sudah berkecamuk mencari cara kotor untuk memenangkan sesuatu. Togog di dalam percakapan di atas dapat kita ibaratkan sebagai godaan syaitan yang senantiasa menawarkan keindahan dengan cara yang salah. Dan seringkali kita berpikir bahwa itu tidak masalah, dosa-dosa sedikit maka dianggap tidak apa-apa. Layaknya Togog yang mengaku sudah difitnah sehingga melakukan dosa demi dosa, begitu pula pengikutnya yang menggunakan alasan terpaksa ketika melakukan sesuatu yang salah.

    ReplyDelete
  49. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Ujian keikhlasan, segala hal yang dilakuakn dengan ikhlas akan terasa lebih nyaman dan bahagia. Hidup di dunia ini bukan hanya tentang kaya atau miskin ataupun bahagia atau sedih. Orang yang kaya, jika tidak ikhlas dalam menjalani hidupnya maka orang itu sama saja miskin hatinya sehingga tidak dapat merasakan kebahahagian karena selalu merasa kekurangan. Namun orang yang miskin hartanya dan dapat ikhlas dalam menjalani kehidupannya, sebenarnya orang itu adalah seorang yang kaya hatinya sehingga dia selalu merasa kecukupan dalam hidupnya. Oleh karena itu, kita haruslah selalu ikhlas dan memohon petunjuk dalam menjalani kehidupan ini agar mendapatkaan rido dari Allah. Terimakasih.

    ReplyDelete
  50. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- Pascasarjana
    17701251037

    Kita memang kaya. Udara yang dihirup, mata yang melihat, dan nikmat sehat yang dirasa merupakan bentuk kekayaan yang tidak dapat dinilai dengan uang. Saya merasa miskin sebab standar kekayaan yang saya gunakan adalah kepemilikan harta. Sebenar-benarnya kekayaan adalah kekayaan hati. Hati yang kaya hanya bisa didapat dengan syukur, sedangkan syukur tidak ada tanpa ikhlas.

    ReplyDelete
  51. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Ikhlas berkaitan dengan ibadah. Ketika kita menjalankan ibadah atau hal baik apapun hanya karena Allah SWT dan hanya mengharapkan ridho dari-Nya, itu namanya ikhlas. Akan tetapi, menerima semua ketentuan Allah dalam hidup kita dengan lapang dada atau bersyukur dengan semua yang ada dalam hidup kita disebut dengan ridho. Jika di renungkan, kita selama hidup lebih banyak mengeluhnya daripada bersyukurnya. Kita tidak sadar dengan semua nikmat Allah yang diberikanNya kepada kita yangmana bila nikmat itu dicabut maka sengsaralah hidup kita ini. Kita selalu memandang orang lain yang lebih beruntung hidupnya dibandingkan kita sehingga kita lebih suka menggerutu. Tetapi seharusnya, kita melihat apa yang ada di bawah kita, masih banyak orang yang hidupnya kurang beruntung dibandingkan dengan hidup kita. Allah tidak pernah berbuat tidak adil terhadap hambNya. Apa yang sudah ia berikan kepada kita yakinlah bahwa itulah yang terbaik.

    ReplyDelete
  52. masih bingung sejatine apa itu ikhlas ??

    ReplyDelete
  53. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain, tidak seperti Togog yang member pengaruh buruk bagi sekitarnya. Watak togok dalam artikel ini menunjukan sifat manusia yang tidak ikhlas dengan apa yang telah dialaminya, karena mendapat perlakuan yang buruk, maka togok juga melakukan atau meyebarkan keburukan kepada sekitarnya. Seperti peribahasa jawa “ojo nyedak kebo gupak”, yang artinya kita jangan berteman dengan orang yang berkelakuan buruk karena kita pasti akan terkena dampak dari kelakuan buruknya.

    ReplyDelete
  54. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Sebenar-benar orang yang merugi adalah orang yang menurun kualitas dirinya. Penurunan kualitas ini bisa terjadi karena kurangnya rasa syukur dan ikhlas dalam hati kita. Padahal segala yang kita miliki adalah nikmat yang Allah berikan kepada kita. Misalpun seseorang miskin harta tapi sesungguhnya lebih banyak hal yang bisa disyukuri seperti nikmat sehat, nikmat melihat, nikmat bernafas serta nikmat-nikmat lain yang tidak dapat kita hitung. Karena dengan sedikitnya harta yang dimiliki maka lebih sedikit pula harta yang harus dipertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT. Karena itulah setiap ujian yang diberikan kepada kita harus kita hadapi dengan ikhla dan dengan rasa syukur. Dengan menjalani segala ujian dengan ikhlas kita akan mensyukuri segala sesuatu yang ada. Semoga kita termasuk hamba-hamba yang senantiasa ikhlas dan bersyukur atas setiap ujian dan nikmat yang Allah SWT berikan kepada kita. Amin.

    ReplyDelete
  55. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Ketidak ikhlasan adalah godaan untuk manusia, apakah manusia akan tergoda atau tidak. Keburukan memang terasa selalu lebih mudah dilakukan daripada kebaikan. Kita sebagai manusia diberikan akal dan hati agar dapat menentukan yang mana yang baik dan buruk. Jangan rusak akal dan hati kita dengan minuman yang memabukkan atau dengan obat-obatan terlarang.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  56. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPS PM A

    Hidup adalah memilih diantara dua pilihan, yaitu ikhlas atau tidak ikhlas. Ikhlas artinya mengerjakan segala sesuatu dengan ridho. Sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas adalah semata-mata mengharap berkat Allah SWT. Maka ujian hidup sebenarnya adalah bagaimana agar selalu istiqamah untuk ikhlas. Kunci dari ikhlas tersebut adalah bersyukur. Sekaya apapun seseorang namun tidak ada rasa syukur di dalamnya maka merugilah ia, karena ia akan selalu merasa tidak puas atas apa yang dimilikinya. Tapi jika dilandasi dengan bersyukur, walaupun hidup dalam keterbatasan maka tidak akan pernah merasa kurang karena hati yang ikhlas.

    ReplyDelete
  57. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Kita hidup di dunia ini adalah sebuah ujian, yakni ujian menahan hawa nafsu dan godaan syaitan. Apabila seseorang mampu lulus ujian tersebut, maka seseorang itu dikatakan lulus dalam kehidupannya. Setelah kehidupan di dunia ada kehidupan akhirat yang akan memperlihatkan perbuatan kita selama di dunia dan dimintai pertanggungjawabannya. Maka sebaik-baik manusia yang masih menjalani ujian kehidupan di dunia ialah banyak beramal baik, meninggalkan perbuatan dosa, dan memohon ampun serta bersyukur atas nikmat yang telah diberikan selama hidup di dunia.
    Seperti kata pepatah orang jawa, “urip kui ming mampir ngombe”. Yang maknanya hidup di dunia ini sangatlah sebentar. Apabila kita hidup dengan menuruti hawa nafsu, maka merugilah kita. Sebaliknya, hendaknya kita hidup di dunia ini diisi dengan amal kebaikan. Beramal pun harus dengan ikhlas. Apabila tidak ikhlas maka akan menjadi dosa. Dan sebenar-benar dosa akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak. Semoga kita bisa menjadi manusia yang ikhlas dalam perbuatan, baik ikhlas piker maupun ikhlas hati.

    ReplyDelete
  58. Eka Luthfiana Lathifah
    177092510062
    PPs P.Mat C 2017

    Hidup penuh dengan ujian, masalah adalah ujian, kekayaan merupakan ujian. Lolos atau tidaknya kita tergantung pada bagaimana kita menyikapi ujian tersebut, ikhlas atau tidak. Semua ujian itu berat, termasuk kekayaan, sudah pasi hampir semua orang jika diberi kekayaan akan ikhlas, namun bagaimana kita dapat memanfaatkan harta/kekayaan yang kita miliki? Bersyukur kah? Atau malah sombong? Selain ikhlas, kita juga harus mensyukuri ujian yang diberikan kepada kita, agar kita dapat lolos dalam ujian tersebut.

    ReplyDelete
  59. Efi Septianingsih
    Prodi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
    Kelas B
    17701251013

    Sesuatu yang buruk bisa diperperbaiki jika memahami mana yang keliru dan memiliki rasa syukur karena masih diberikan kesempatan untuk memperbaiki.
    Bukan justru semakin menjadi2 bahwa tidak ada kenikmatan yang didapat. Ikhlas itu urusan dengan Allah SWT, yang perlu dilakukan hanya menerima bahwa tidak semua hal akan diberikan cuma2 karena proses menjadikan tingkatannya lebih baik.

    ReplyDelete
  60. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Yang mempengaruhi sikap seseorang adalah tujuannya. Begitu pula dalam kehidupan, apabila seseorang memiliki tujuan hidup yang mulia dia akan melangkah bersama kebaikan dan keikhlasan. Sebaiknya apabila tujuan hidup seseorang adalah materi dan kesenangan dunia maka sikap dan perilakunya berpotensi tidak dekat dengan kebaikan dan keikhlasan karena hal utama yang ia mempertimbangkan adalah terkait untung rugi untuk dirinya. Orang yang tidak ikhlas cenderung merasa iri dengan kemajuan orang lain karena hati dan pikirannya telah dipenuhi oleh keburukan. Di samping itu dia berusaha meracuni pemikiran orang lain dengan hal-hal yang tidak ihklas. Semoga kita dijauhkan dari perilaku tidak ikhlas, diberi petunjuk dalam setiap langkah, serta senantiasa selalu mohon ampun atas segala kesalahan yang sengaja/tidak sengaja kita lakukan.

    ReplyDelete
  61. Yolpin Durahim
    17709251029
    Pps. P. Mat B 2017
    Ujian adalah indikator keikhlasan, kebaikan, ketegaran, kekuatan, kemampuan, keimanan, kelebihan. Kemampuan untuk menghadapi ujian dan menemukan solusi yang tepat untuk mengatasinya. Ujian akan meninggikan derajat seseorang. Ujian yang diikuti keikhlasan hati akan membuat kita mampu mencapai kualitas hidup yang sebenar-benarnya. Ujian yang dilewati dengan kebaikan-kebaikan bersikap dalam kondisi tetap berdzikir akan mendamaikan hati dan pikiran.

    ReplyDelete
  62. Yolpin Durahim
    17709251029
    Pps. P. Mat B 2017
    Ujian kehidupan yang paling banyak dikeluhkan orang adalah kemiskinan yang sifatnya materi. Padahal ada yang lebih berat dari itu, yaitu miskin jiwa yang dipenuhi keluhan yang tiada habis-habisnya.

    ReplyDelete
  63. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Ikhlas dalam menerima ujian atau cobaan dari Allah swt adalah direalisasikan dalam bentuk sikaf sabar, twak’kal, dan tetap istiqomah untuk selalu berada pada jalan yang diridhoi oleh Allah swt. Dengan kita bersabar dan ikhlas maka hati dan pikiran kita tidak akan terbebani dengan masalah-masalah yang dihadapi bahkan kita dapat dengan tenang mencari solusi dari permasalahan yang sedang dihadapi. Distulah letak titik keimanan kita yang percaya bahwa setiap ada kesulitan pasti akan ada kemudahan-kemudahan yang akan kita dapatkan.

    ReplyDelete
  64. Metia Novianti
    17709251021
    P.Mat A S2 2017

    Dalam hidup, kita pernah mengalami ujian, baik ujian hidup, ujian sekolah, ujian ikhlas dan sebagainya. Hidup itu ada 2 pilihan: ikhlas atau tidak ikhlas. Dalam menghadapinya, kita diberikan pilihan-pilihan yang beragam dan dalam menjalankannya kita harus ikhlas menerima. Baik ikhlas dalam hati maupun ikhlas dalam pikiran. Apabila kita hidup dalam keikhlasan, segalanya akan terasa tenang dan akan membawa kita dalam berkah dan lindungan Allah SWT. Sebaliknya, apabila kita tidak ikhlas, hidup kita akan menjadi tidak tenang dan akan membawa kita ke dalam dosa.

    ReplyDelete
  65. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Kata ikhlas sering digunakan dalam berbagai aktifitas hidup kita, mulai saat bersedekah, beribadah, bekerja, berusaha, membantu orang lain, berkeluarga, dan banyak aktifitas hidup lainnya. Kata ikhlas biasanya, sering kita gunakan untuk menjelaskan tindakan yang tidak beroreintasi materil, tanpa pamrih dan tulus dan hanya di tujukan untuk mengharap keridhaan Allah SWT. Ikhlas dalam menjalani kehidupan yang penuh kebahagiaan dan kekayaan. Ikhlas pula tatkala kita tengah mendapatkan ujian hidup sengsara dan miskin harta. Menjalani kegagalan sebagaimana itu sebagai pengalaman pertama hidup kita. Ketahuilah dan yakinlah, bahwa sesungguhnya dalam setiap cobaan berat yang Allah SWT berikan untuk kita, maka ada hikmah dan pahala yang besar yang menyertainya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apabila Allah memberikan ujian kepada hambanya berarti Allah sayang terhadap hambaNya. Ikhlas menurut terminology bahasa mempunyai arti yang tulus, murni, menurut syara' ikhlas adalah melakukan sesuatu dengan sepenuh hati, niat murni karena Allah untuk mencari ridhoNya. Ikhlas menjadi tuntutan utama bagi orang beriman dalam beribadah dan menjadi syarat utama diterimanya ibadah seseorang.

      Delete
  66. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Ujian itu akan selalu hadir ketika kita dalam proses belajar, baik itu di sekolah ataupun dalam kehidupan. Bukankah manusia hidup ini sedang belajar untuk mengumpulkan bekal sebaik-baiknya dan sebanyak-banyaknya agar kehidupan yang hakiki dapat dijalani dengan kedamaian. Maka karena sedang belajar manusia akan diberikan ujian, untuk melihat apakah ia sudah bisa naik kelas, ke derajat selanjutnya. Atau bahkan ia tidak lulus dalam ujian tersebut. Sehingga agar lulus dalam ujian maka harus dijalani dengan ikhlas dan sebaik-baiknya.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  67. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    "Dosa adalah setiap ketidak ikhlasan."
    Saya merefleksikan bahwa dosa itu bukan hanya perbuatan. bahkan berpikir buruk saja sudah dosa. sulit memang menghindari dosa. tapi itulah tugas manusia selama di dunia. menjauhi larangan-Nya.

    ReplyDelete
  68. Junianto
    PM C
    17709251065

    Saya mencoba mengomentari peryataan semar dalam artikel ini. Semar berkata bahwa tidak ada orang miskin di dunia ini jika ia mau bersyukur dengan keadaanya. Saya sangat setuju dengan pernyataan ini, karena sebenarnya orang yang merasa miskin hanyalah karena ia kurang bersyukur. Orang yang kita pandang kaya belum tentu ia merasa kaya karena mereka tidak bersyukur. Sebagai contoh para pejabat yang korup, secara materi mereka sudah kita anggap kaya. Tetapi mereka masih tergiur untuk korupsi. Ini artinya bahwa mereka tidak merasa kaya dan merasa kurang dengan apa yang ia miliki.

    ReplyDelete
  69. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Ingat akan cerita salah satu Nabi dimana Beliau memiliki ujian yang sangat berat yaitu memiliki pernyakit kulit yang sangat langka dan menjijikan, ujian bliau yaitu ditinggalkan oleh anak dan istrinya. Hal ini merupakan ujian yang sangat besar bagi bliau. Namun dengan ketabahan dan keikhlasannya dalam menjalaninya maka bliau mendapatkan balasan sesuai dengan keikhlasan yang diberikan dalam menjalani cobaan. Hal ini merupakan ajaran bagi kita semua untuk tidak selalu mengeluh dengan apa yang diberikanNya, namun senantiasa ikhlas dan sabar dalam menjalaninya.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  70. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Setiap manusia pastinya berharap hidupnya aman aman saja, mulus-mulus saja tanpa rintangan. Namun, bagaimana kita mampu berkembang dan naik derajatnya jika tidak ada ujian. Ibarat siswa untuk naik kelas dia harus melewati MID semester, UAS dan UN. Sama hal nya dengan hidup, Allah memberikan ujian kepada kita untuk menguji keikhlasan kita karena tandanya Allah sayang kepada kita dan ingin menaikkan derajat keimanan kita.

    ReplyDelete
  71. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Menjalani suatu hal yang berat, dapat terasa ringan jika kita mendasari tindakan kita dengan keikhlasan. Dalam keikhlasan itu dekat kaitannnya dengan prasangka baik, dimana kita berbaik sangka pada Allah bahwa ujian yang sedang kita hadapi merupakan wujud kasih sayang Allah pada kita, dan dengan ikhlas kita terima

    ReplyDelete
  72. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPS P.Mat A

    Keikhlasan seseorang dapat dilihat dari banyak hal. Contohnya ketiaka seseorang ikhlas maka ia tidak akan memamerkan apa yang telah ia lakukan. Profesi yang nantinya akan linear dengan kuliah saat ini yaitu menjadi seorang pendidik. Atau misal tidak namun ia akan tetap berkecimpung di dunia pendidikan. Keikhlasan seorang guru yaitu ketika dia dengan penuh rasa sabar, kasih sayang, pelan-pelan, tidak memaksa, student center, bukan transfer ilmu tapi siswa mengaku ilmunya sendiri. Hal seperti ini saat ini sudah jarang ditemui. guru hanya berperan sebagai buku berjalan dan seorang penceramah. Dengan pembelajaran dikelas yang teacher Center dll. Itu lah beberapa contoh keikhlasan dan ketidak ikhlasan yang guru lakukan kepada siswa dikelas.

    ReplyDelete
  73. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017
    Assalamu'alaikum wr wb.

    Setiap manusia yang mempunyai akal dan pikiran, serta mempunyai keyakinan akan Tuhan pasti akan di uji. Sebagai umat muslim yang percaya kepada Allah, tak akan naik derajat nya sampai ia di uji keimanannya termasuk keikhlasan. Ikhlas adalah urusan yang hanya Allah yang tahu. Ikhlas ada;ah sesuatu hal yang tak meminta balasan atau berbuat tanpa pamrih. Setiap kehidupan dan permasalahn kehidupan selalu mengajarkan kepada kita akan arti ikhlas, tapi tergantung dari cara menusia dalam menyikapi setiap ujian yang diberikan. Apakah dengan ujian yang diberikan manusia bertambah ikhlas, atau malah menjadi kufur . Sebenar-benarnya ikhlas adalah milik Allah SWT, umat nya hanya sedikit rasa ikhlas yang diberikan Allah kecuali orang-orang terpilih seperti Rasul dan Nabi.

    ReplyDelete
  74. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Ujian keikhlasan itu misalnya saat ditimpa ujian, merupakan pilihan diri sendiri apakah bisa menerima ujian itu dan melakukannya dengan ikhlas atau malah melewatinya dengan mengeluh yang justru bukan akan menyelesaikan masalah malah memperumit. Keikhlasan datangnya dari hati. Hati yang bersih tentu akan lebih mudah untuk ikhlas.

    ReplyDelete
  75. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat B

    Yang saya garisbawahi dari cerita di atas adalah bahwa jika kita masih mempunyai sifat buruk, jika kita masih belum bisa menjadi baik,, maka jangan mengajak orang lain untuk ikut menjadi buruk seperti kita. Misalnya ada seseorang yang masih malas solat, lalu dia melihat temannya ingin solat, kemudian dia bilang ke temannya "rajin amat solat, ntar aja solatnya, kita karokean dulu". nah contoh seperti ini yang harus kita hindari. jadi jika kita msih belum bisa menjadi baik, jangan ajak orang lain.

    ReplyDelete
  76. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Hidup merupakan ujian yang harus di jalani mahluk yang hidup. Dalam menjalani kehidupan kita selalu diberi pilihan. Pilihan ikhlas dan tidak ikhlas. Ikhlas merupakan suatu perkara yang sangat sulit dilakukan. Meskipun kita telah mengetahui ilmu tentang ikhlas tidak akan langsung bisa dalam menerapkannya. Butuh latihan hingga kita mahir dalam melakukannya. Ikhlas itu kita yang menentukan, kita yang merasakan. Sesungguhnya kita harus ikhlas dalam segala perbuatan, karena kita tidak punya apa-apa di dunia selain yang diberi oleh tuhan, dan kita akan kembali tidak memiliki apa-apa saat kita mati.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  77. Devi Nofriyanti
    17709251041
    PPS P.Mat B 2017

    tulisan ini merupakan nasehat bagi kita semua agar sellau bersyukur atas semua karunia Allah SWT. kita juga harus berhati-hati jangan sampai godaan-godaan duniawi menurunkan kualitas diri dan keimanan kita. ingatlah bahwa Allah selalu mempunyai rencana terbaik untuk hambanya. Tokoh semar dalam cerita ini patut ditiru, walaupun miskin namun ia sellau bersyukur dan ia ikhlas atas cobaan yang dihadapinya. kunci kebahagiaan hidup adalah hati yang ikhlas dan pandai bersyukur.

    ReplyDelete
  78. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Ikhlas adalah kunci dalam menghadapi segala bentuk ujian baik yang tidak menyenangkan maupun yang menyenangkan, sebab pada hakikatnya semua itu bertujuan agar manusia memiliki pribadi yang paripurna, dan itu hanya dapat diraih melalui proses ujian yang bertahap. Sebagai mana firman Allah dalam Alqur’an “Dan Kami bagi mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan, diantaranya ada orang-orang yang shaleh dan diantaranya ada yang tidak demikian. Dan Kami coba mereka dengan nikmat yang baik-baik dan bencana yang buruk-buruk, agar mereka kembali kepada kebenaran” (Al-Araaf 168).

    ReplyDelete
  79. M. Zainudin
    16701261019
    PEP

    Iklas merupakan hal yang paling mulia tetapi bukan perkara semudah menulis kata ikhlas

    ReplyDelete
  80. Malidha Amelia
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241016

    Ujian Keikhlasan
    Benar sekali pak, hidup itu ada 2 pilihan yaitu ikhlas dan tidak ikhlas. Jika dari awal kita sudah memandang kekurangan yang ada pada diri kita adalah sesuatu yang selalu bernilai buruk, maka kita termasuk kedalam golongan orang yang tidak ikhlas. Berbuat salah, buruk dan dosa itu akan terasa lebih enak karena setan yang selalu menggoda kita untuk berbuat seperti itu. Apabila seseorang sudah termakan bisikan setan untuk tidak ikhlas maka selama hidupnya pun akan selalu merasa kurang. Maka dari itu jadi manusia harus berusaha untuk ikhlas dengan apa yang telah diberikan Allah, karena setiap kekurangan yang ada pada diri kita pasti sudah Allah siapkan kehebatan dibaliknya asalkan kita ikhlas dan selalu berpikir positif. Menjauhi sifat-sifat yang tidak disukai Allah walaupun setan sering menggoda salah satu caranya yaitu ikhlas dan sabar. Perbanyak syukur agar lebih menyadari bahwa ada banyak orang yang lebih tidak mampu atau lebih memiliki banyak kekurangan daripada kita.

    ReplyDelete
  81. Tri Wahyu Nurjanah
    15301241010
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Bismillaahirrohmaanirrohiim...
    Benar sekali apa yang diutarakan dalam artikel ini. Hidup itu ujian, jadi ketika kita diuji, jangan protes, jangan kesal, dan jangan sedih, sebab tidak mungkin Allah membiarkan kita sendiri dalam ujian hidup yang didatangkan-Nya. Yang perlu diingat, Allah yang kasih kita ujian dalam hidup ini, maka Allah juga yang sudah pasti tahu juga jalan keluarnya. Harus ikhlas, sabar sudah tidak dibutuhkan lagi, yang dibutuhkan adalah ikhlas. Kita tidak bisa ikhlas kalau tidak sabar. Maka mintalah pertolongan-Nya segera mungkin karena semakin rela dan ikhlas kita pada ujian yang Allah berikan, maka akan semakin dekat pula Allah SWT dengan kita. Hanya tergantung bagaimana cara kita mendekatkan diri pada-Nya.

    ReplyDelete
  82. Qorry Aina Fitroh
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241047

    Benar seperti yang telah dipaparkan Prof Marsigit bahwa hidup itu ada 2 pilihan, ikhlas atau tidak ikhlas. Ikhlas itu letaknya dihati, tak ada yang tau kecuali diri sendiri dan Allah. Sejalan dengan Hadis yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim bahwa terdapat segumpal daging dalam tubuh, jika ia baik maka baik pula seluruh tubuh, jika ia rusak maka rusak pula seluruh tubuh, dan segumpal daging tersebut ialah hati. Oleh karena itu, penting halnya untuk menjaga keikhlasan hati agar diri kita menjadi baik.

    ReplyDelete
  83. Febriana Putri Hutami
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241007
    Hidup itu adalah ujian. Ujian bisa dalam kesedihan maupun kesenangan. Dalam menghadapi ujian tersebut ada dua pilihan ikhlas atau tidak ikhlas. Keikhlasan ini perlu ditanamkan sejak awal. Bukan hanya ikhlas yang hanya terucap, melainkan ikhlas yang ada di hati, pikiran, dan tindakan. Dalam menghadapi ujian-ujian tersebut perlu dilandasi dengan keikhlasan agar dengan ujian dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT, bukan malah menjauh dari Allah. Karena dengan menjaui Nya dapat menjerumuskan ke dalam dosa.

    ReplyDelete
  84. Hanifah Prisma Sindarus
    15301244013
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Hidup manusia adalah ujian. Dalam menghadapi ujian yang diberikan oleh Allah SWT manusia dihadapkan pada dua pilihan, yaitu ikhlas dan tidak ikhlas. Ujian yang kita hadapi dengan penuh keikhlasan, insyaallah akan terasa ringan. Karena kita yakin dan percaya, seberat-berat ujian yang kita hadapi pasti akan ada solusinya atau jalan keluarnya. Allah SWT tidak akan memberikan ujian di luar batas kemampuan hambaNya. Sedangkan ujian yang kita hadapi dengan penuh ketidakikhlasan rasanya akan semakin berat. Karena kita terlalu banyak menggerutu, berkeluh kesah dengan ujian yang sedang dihadapi.

    ReplyDelete
  85. Almaida Alvi Zahrotunnisa
    Pendidikan Matematika A 2015/S1
    15301241046
    Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Dalam hidup pasti terdapat berbagai macam ujian. Terkadang ujian tersebut terasa sangat berat dijalani. Kunci menjalani ujian tersebut adalah ikhlas menghadapinya. Ikhlas membuat segala ujian terasa lebih ringan. Ikhlas adalah buah dan intisari dari iman. Seorang tidak dianggap beragama dengan benar jika tidak ikhlas.

    ReplyDelete
  86. Rahma Hayati Nurbuat
    15301244007
    S1- Pendidikan Matematika I 2015
    Dari artikel di atas saya dapat belajar bahwa hidup itu ada 2 pilihan, yaitu ikhlas atau tidak ikhlas. Pilihan itu menjadi awal dari proses dan tujuan atau hasil dari hidup ini. Jika awal dari hidup ini tidak ikhlas maka seluruh hidup ini juga tidak akan ikhlas. Dan sebenarnya hasil dari ketidak ikhlasan tersebut adalah dosadan neraka. Maka kita harus menjauhi sifat tidak ikhlas tersebut. Apapun yang terjadi dalam hidup ini sudah ada yang mengatur dan aturan tersebut dinamakan takdir, memang ada takdir yang bisa diubah dengan ikhtiar dan juga doa, namun juga ada takdir yang sudah tetap dan tidak bisa diubah. Maka dari itu jika kita harus menghadapi takdir yang tidak bisa diubah, kita haruslah bersikap ikhlas atas semua ketentuan-Nya.

    ReplyDelete
  87. Raudhah Nur Pratiwi (15301244009)
    S1- Pend. Matematika A 2015


    Bismillah.
    Terimakasih atas artikelnya Pak. Artikel ini menjadi remainder buat saya, bahwa hidup harus dijalani dengan ikhlas. Ikhlas dalam segalam macam hal, ikhlas menerima, ikhlas memberi, ikhlas beribadah.
    Dan keikhlasan seseorang hanya diketahui oleh dirinya dan Allah saja. Seperti kata pepatah, ikhlas itu seperti surat Al-ikhlas yang tidak satupun memuat kata ikhlas di dalamnya.

    ReplyDelete
  88. Endar Chrisdiyanto
    Pendidikan Matematika A 2015
    15301244011
    Hidup itu ujian, siapa yang lulus dari ujian itu maka akan dinaikkan derajatnya. Hidup itu harus dijalani dengan ikhlas dan dalam segala hal, dalam kondisi senang maupun dalm kondisi sedih. Jika semua itu dijalankan dnegan ikhlas maka akan terasa ringan hidup ini. Karena dengan ikhlas hidup ini akan terasa cukup dan tenang dalam hati.

    ReplyDelete
  89. Woro Alma Manfaati
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241002

    Dari percakapan di atas, saya belajar bahwa dalam menjalani hidup itu ada dua pilihan yaitu ikhlas dan tidak ikhlas. Ikhlas dan tidak ikhlas inilah dapat menjadi awal, proses dan tujuan serta hasil dari menjalani kehidupan. Jika sejak awal tidak ikhlas maka selama proses berlangsung pun tidak ikhlas pula. Oleh karena itu, mulailah untuk selalu ikhlas dalam mengawali suatu hal dan senantiasa berdoa mendekatkan diri kepadaNya agar kita selalu dibimbing dalam menjalani hidup ini.

    ReplyDelete
  90. Puspitarani
    153012444008
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    Terima kaasih Bapak atas artikel yang sudah Bapak share kapada kami. Salah satu ujian terberat dalam hidup adalah ujian keikhlasan, kata ikhlas memang gampang-gampang sulit terucap. Apabila kita mengatakan ketidak-ikhlasan kita kepada seseorang kita akan takut menyakiti perasaannya, namun jika kita tidak berbicara bisa saja seseorang itu semakin keenakan. oleh karena itu obat dari ujian keikhlasan adalah dengan memperbanyak berdoa kepada Allah SWT agar Allah membalas yang lebih lebih lebih baik kepada kita. Aamiin..

    ReplyDelete
  91. Nur Sholihah
    15301241020
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    menarik sekali bapak ceritanya. Hidup ini memang pilihan. seperti kata totog pada cerita diatas, "Berbuat salah, buruk, dosa itu lebih enak, lebih murah dan lebih menyenangkan, juga lebih nyata dan lebih praktis." begitu juga yang terjadi di dunia yang fana ini. Namun, apakah kita hidup hanya mau mencari yang mudah dan menyenangkan saja di dunia? disinilah letak pilihan. Untuk mencapai surga Allah memang tidak mudah,butuh perjuangan. karena Surga Allah itu mahal dan tidak ternilai, jadi mari kita dapatkan dengan menjauhi larang-Nya (keburukan dan dosa-dosa) dan menjalankan perintah-Nya :) semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin...

    ReplyDelete
  92. Fitria Restu Astuti
    15301241040
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Bismillah, setiap orang yang beriman amat lekat kehidupannya dengan ujian. Ujian merupakan rezeki bagi orang-orang yang beriman yang ikhlas menjalaninya karena Allah akan menaikkan derajat dengan menambah pahalanya, melatih kesabaran, menambah kualitas dan kuantitas ibadah, serta dapat selalu berusaha khusnudzon pada Allah. Namun bagi orang-orang yang tidak menjalankan perintah-perintah Allah, sholat tidak pernah, dzikir jarang, dll. Ketika mereka ditimpa musibah dan kemudian mengatakan “ini ujian” sebenarnya itu bukan ujian. Bias jadi itu suatu teguran. Bagaimana Allah menguji orang-orang yang tidak pernah belajar? Ujian keikhlasan adalah ketika kita ikhlas menjalani ujian yang diberikan oleh Allah Swt.

    ReplyDelete
  93. Julialita Muhariani
    15301241004
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Dari kalimat Togog pada percakapan di atas yang berbunyi; "Dosa adalah setiap ketidak ikhlasan. Aku turun ke bumi dalam keadaan tidak ikhlas, itu artinya, aku dalam keadaan dosa". Saya mendapat pelajaran yang sangat berharga, ternyata rasa tidak ikhlas itu dapat menyebabkan kita berdosa. Ini artinya kita tidak bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah. Bahwa sakitpun merupakan kondisi yang harus kita syukuri, karena sakit dapat menghapus dosa-dosa kita. Sakit adalah bentuk kasih sayang Allah kepada kita, kita harus menerima dengan ikhlas.

    ReplyDelete
  94. Finda Ayu Annisa
    15301241024
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Dari artikel yang telah dijelaskan oleh Prof bahwa sebenar-benarnya orang hidup itu adalah ujian. Barang siapa lulus dari godaanku, pertanda dia lulus dalam hidupnya. Hidup itu ada 2 pilihan yaitu ikhlas atau tidak ikhlas. Pilihan itu akan menjadi awal, proses dan tujuan atau hasil dari hidupmu. Jika awal dari hidupmu tidak ikhlas maka seluruh hidupmu juga akan tidak ikhlas. Sebenar benar ketidak ikhlas adalah dosa.
    Terimakasih

    ReplyDelete
  95. Kristanti
    15301241041
    Pendidikan Matematika A 2015

    Saya sependapat dengan perkataan semar bahwa kami turun ke bumi itu bukan siksaan, tetapi anugerah. Apapaun keadaannya, mau miskin mau kaya yang terpenting adalah kaya di dalam hati. Dalam keadaan apapun, yang terpenting adalah bersyukur, jika kita selalu bersyukur dan ikhlas maka kita tidak akan merasa kekurangan.

    ReplyDelete
  96. Bayu Widyanto
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301244010

    Dalam artikel diatas, sempat togog "Kalau saya melihat dirimu seperti itu tidak tahan. Sudah miskin, tak merasa kalau miskin." Dari kalimat tersebut saja togog terlihat seperti sombong. Sebenar-benarnya, mau miskin ataupun kaya, kalau kita mau mensyukuri dan ikhlas menerimanya maka akan banyak keberkahan yang didapat. Selain itu juga saya setuju dengan apa yang dikatakan oleh Semar " Turun ke bumi bagiku bukan siksaan, tetapi anugerah bisa mengalami berbagai kesempatan hidup.". Dalam proses jalannya kehidupan, pastilah kita pernah mendapat ujian, ujian tersebut tidak akan melebihi batas kemampuan kita, kita hanya harus dan harus lebih berusaha untuk melewati ujian tersebut tentu saja dibarengi dengan keikhlasan dalam menghadapi ujian tersebut, tidak lupa dengan berdoa,dan menaati aturan yang telah dibuat.

    ReplyDelete
  97. Rina Musannadah
    15301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Ikhlas dan ujian kiranya dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Hidup sejatinya adalah ujian. Ada banyak ujian dalam hidup kita. Cara terbaik untuk menghadapi ujian adalah ikhlas. Dengan keikhlasan, seberat apapun ujian yang kita hadapi akan menjadi terasa ringan karena hati kita sudah ikhlas, sudah ridho akan apapun yang telah diberikan Allah swt kepada kita.

    ReplyDelete
  98. Siti Efiana
    15301241029
    S1- Pend.Mat I 2015

    Terima kasih artikelnya, Prof. saya tertarik dengan pernyataan penutup Semar. Saya setuju bahwa kita harus mencari teman-teman yang baik agar kita pun menjadi baik. Ini bukan berarti pilih-pilih teman, tapi dengan adanya teman yang baik itu maka lingkungan pun akan menajdi baik dan secara tidak langsung akan memaksa kita menjadi orang baik pula. Selain itu, saya juga setuju bahwa miskin kaya itu bukan masalah. Asalkan kita bisa ikhlas dan mensyukuri semua nikmat yang Allah berikan, saya rasa taka da manusia yang merasa miskin. Perlu diingat pula bahwa sehat adalah kenikmatan yang tidak ternilai, jadi jangan lupa untuk selalu bersyukur. :)

    ReplyDelete
  99. Siti Nur Fatimah
    15301241045
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Dalam kehidupan pasti terdapat ujian. Ujian tersebut tidak hanya dalam hal kesedihan tetapi kebahagiaan juga merupakan ujian. Dalam menghadapi ujian tersebut kita hendaknya ikhlas. Dengan ikhlas, ujian yang kita hadapi tidak akan terasa berat. Sehingga apapun ujian yang kita hadapi ketika kita menghadapinya dengan rasa penuh keikhlasan maka akan terasa ringan. Kita juga harus yakin bahwa Allah tidak akan memberikan ujian diluar batas kemampuan hamba-Nya. Sehingga setiap ujian pasti ada jalan keluarnya.

    ReplyDelete
  100. Eka Susanti
    NIM. 15301241006
    S1-Pendidikan Matematika I 2015

    Ujian merupakan salah satu tanda bahwa Allah masih menyanyangi hambaNya. Ujian dapat dijadikan tolok ukur tingkat syukur kita. Ujian tidak hanya berupa kesedihan, musibah atau masalah namun sebenarnya ujian yang paling berat adalah kesenangan. Untuk itu kita haruslah belajar banyak bensyukur dan ikhlas dalam menjalani hidup. Sudah bersyukur hari ini?

    ReplyDelete
  101. Yolanda Lourenzia Tanikwele
    15301241033
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Terimakasih Prof atas artikel ini. Benar bahwa dalam kehidupan terdapat dua pilihan ikhlas dan tidak ikhlas. Keikhlasan hanya diketahui oleh diri kita sendiri dan Tuhan. Ikhlas memang satu kata yang terkadang dalam keadaan tertentu sulit untuk dilakukan. Keikhlasan, kasih dan rasa syukur diri kita inilah yang akan membawa kita menjalani kehidupan dengan sukacita. Maka dari itu belajarlah untuk memiliki kasih(keikhlasan) sehingga apapun yang kita lakukan tidak akan menjadi beban teapi anugerah.

    ReplyDelete
  102. Lisfiyati Mukarromah
    15301241042
    Pendidikan Matematika A 2015
    Program S1
    Saya setuju bahwa sebenar-benar hidup adalah ujian.
    Setiap orang menghadapi ujian dalam hidupnya. Semakin tinggi derajat seseorang, semakin berat pula ujian yang di berikan oleh Allah kepadanya. Namun Allah tidak akan memberi ujian melampaui batas kemampuan makhluk Nya.
    Dalam menghadapi ujian tersebut, ada orang yang merasa ikhlas dan tidak ikhlas.
    Orang yang ikhlas menghadapi ujian selalu bisa melihat hikmah dari ujian yang diberikan Allah tersebut. Dengan ujian tersebut juga bisa menambah kadar keimanan orang tersebut. Orang yang ikhlas dengan ujian, akan bisa menghadapi ujian dengan mudah.
    Lain halnya dengan orang yang tidak ikhlas dalam menghadapi ujian. Orang seperti ini akan selalu mengeluh dan tidak yakin bisa menghadapi ujian Allah. Orang seperti ini akan menjadi orang yang mudah putus asa dan merasa bahwa dirinya adalah orang yang paling susah. Bahkan salah satu penyebab bunuh diri adalah karena ketidakikhlasan menghadapi ujian hidup. Naudzubillah,...
    Terimakasih.

    ReplyDelete
  103. Nur'aini Habibah Sa'diyyah
    15301241044
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Setuju dengan apa yang dikemukakan oleh semar. Hidup adalah ujian dan pilihan, pilihan tersebut yaitu ikhlas dan tidak ikhlas. Pilihan tersebut yang menjadikan tujuan dan hasil yang akan terjadi pada hidup manusia. Apapun yang dilakukan dengan ikhlas maka hidup juga akan ikhlas. Begitu pula tidak ikhlas, saat sejak awal sudah tidak ikhlas maka seluruh hidupnya dipenuhi dengan ketidak ikhlasan. Keikhlasan itu dapat dimulai dengan sabar dan bersyukur. Jika telah mencapai kesabaran dan selalu bersyukur terhadap apa yang diterima, semoga hidup telah mencapai keikhlasan, ketenangan, dan kebahagiaan. Berbuat salah, buruk, dosa memanglah lebih mudah dan itulah merupakan ujian dari keikhlasan itu. Mintalah selalu pertolongan dan petunjuk NYA agar selalu memiliki rasa sabar dan ikhlas terhadap ujian yang diberikan Allah SWT, mendekatkan selalu kepada Allah semoga segala dipermudah, dan setelahnya selalu bersabar dan ikhlas, karena ujian keikhlasan itu akan lebih berat lagi, jika menurut NYA kamu telah mampu untuk ikhlas.

    ReplyDelete
  104. Alvi Khoirunnisak
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241012

    Ketidak ikhlasan, bisa menjadi bibit dalam segala keburukan. Jika sudah menjadi buruk hati dan pikiran seseorang, akan sulit orang itu menerima kebaikan-kebaikan.
    Sulit mendefinisikan ikhlas, namun ikhlas perlu dilatih. Ia tidak datang dg sendirinya. Ikhlad harus dibentuk. Paksakan. Untuk yang menentukan apakah itu ikhlas atau tidak ikhlas, biar Allah saja.
    Dan kita sebagai sesama muslim, jika belum bisa membagikan semangat ikhlas, minimal jangan membagikan kebiasaan tidak ikhlas kepada orang lain.
    Terimakasih ilmunya, Prof

    ReplyDelete
  105. Isykarima Nur S
    15301241032
    S1 Pend. Matematika A 2015

    Terimakasih Prof atas artikel di atas. Saya sangat setuju bahwa hidup adalah ujian dan pilihan. Hidup ini senantiasa akan di uji oleh Allah SWT. Ujian tidak selalu dalam keadaan yang buruk. Ujian dengan diberi harta melimpah, itu juga ujian dari Allah SWT apakah manusia dapat menahan diri dari sifat pemborosan dan sombong. Semakin sering di uji dan melampauinya dengan ikhlas, derajat manusia akan diangkat oleh Allah. Seperti yang pernah saya dapatkan dari seorang dosen saya, apabila sedang diuji dan kita tidak ikhlas dalam menjalaninya, hanya nggrundel terus, maka kita tidak pernah naik kelas, hanya manusia tingkat satu terus. Hanya kita sendiri yang bisa memilih mau naik kelas dengan menjalani ujian dengan ikhlas atau tinggal kelas dengan hati gelisah karna tidak ikhlas.

    ReplyDelete
  106. Rina Anggraeni
    15301241043
    S1 Pend. Matematika A 2015
    Saya setuju dengan semar karena hidup di dunia merupakan sebuah anugerah karena kita diberi pengalman kesempatan hidup. Di zaman sekarang banyak orang yang tidak bersyukur atas rahmat dan nikmat yang sudah Allah berikan, banyak yang mengeluh karena diberi cobaan seperti sakit dsb. Kita hidup harus selalu bersyukur dan ikhlas atas rahmat dan nikmat yang sudah Allah berikan.

    ReplyDelete
  107. Amayda Ade Pramesti
    15301244012
    S1 Pend.Mat A 2015

    setiap manusia memiliki cobaan yang berbeda - beda. hal ini bertujuan agar manusia tersebut bersyukur dengan apa yang sudah menjadi miliknya dan ikhlas dalam menhadapi cobaan yang diberikan karena pasti ada pelajaran yang dapat diambil dari cobaan tersebut.

    ReplyDelete
  108. Alfiani Indah P S
    15301241027
    S1-Pendidikan Matematika I 2015

    Dari artikel Bapak, pesan yang dapat saya ambil adalah : yang pertama, kita harus selalu bersyukur dengan apa yang kita miliki. Yang kedua, dalam menjalani hidup ini kita harus senantiasa ikhlas dan sabar. Jika kita mendapatkan suatu ujian, kita harus menjalaninya dengan ikhlas dan sabar. Keikhlasan kita merupakan penentu dari hasil ujian ini. Jika kita ikhlas, hasil yang Allah berikan juga akan baik. Jika kita tidak ikhlas atai setengah-setengah, hasil yang kita dapatkan pun juga hanya setengah-setengah. Ikhlas dalam hati memang tidak semudah saat dibicarakan, oleh karena itu kita harus senantiasa berusaha dan melatih diri untuk senantiasa sabar, ikhlas, san tawakal dalam menjalani hidup.

    ReplyDelete