Sep 25, 2017

10 Hal yang Tak Boleh Anda Lakukan Saat Liburan di Jepang





22 Sep 2017, 18:21 WIB
Liputan6.com, Jakarta
Penulisan ditata kembali oleh Marsigit
24 September 2017

Liputan6.com, Jakarta Selain populer karena ragam budaya yang unik serta teknologi yang canggih, Jepang juga terkenal dengan kedisiplinannya. Masyarakat di sana memang terkenal sebagai orang-orang yang taat dengan aturan.
Ketika traveling ke Jepang, tentu sudah jadi suatu kewajiban bagi Anda beradaptasi dan mengikuti segala aturan sosial yang berlaku di sana. Hal ini dilakukan sebagai salah satu wujud penghormatan Anda terhada negara tersebut.
Nah, supaya tidak melakukan hal-hal fatal yang dapat menyinggung atau melukai hati masyarakat di sana ketika traveling, sebaiknya ketahui beberapa aturan atau larangan yang berlaku di Jepang berikut ini. Dilansir dari Businessinsider, Selasa (19/09/2017), ini dia ulasan lengkapnya.

1. Tidak Peduli dengan Etika Memakai Sumpit
Orang Jepang tentu akan sangat senang saat melihat traveler dari luar negeri yang mahir menggunakan sumpit ketika menikmati hidangan khas negara tersebut. Ada aturan yang perlu Anda ingat ketika menggunakan alat makan satu ini. Jika mengabaikan hal tersebut, bisa saja Anda dianggap sebagai seorang turis yang tak sopan.
Pertama jangan menancapkan sumpit ke atas nasi. Sebab, dapat membuat sumpit jadi terlihat mirip seperti dupa yang dibakar untuk memuja orang yang sedang meninggal atau dipandang sebagai pertanda kematian. Setelah makan, jangan letakan sumpit di atas mangkuk yang masih digunakan. Taruhlah benda ini di tatakan khusus bernama hashioki. Mengayunkan sumpit di atas makanan juga bisa membuat Anda dianggap rakus. Hindari mengemut atau menjilat makanan yang ada di sumpit jika tak mau dianggap tidak sopan. 

2. Tidak Mengantre
Orang Jepang terkenal sebagai masyarakat yang sangat tertib termasuk dalam hal mengantre. Saat menunggu bus, kereta, atau bahkan naik lift, tanpa perlu diingatkan oleh petugas, mereka akan langsung membuat barisan rapi. Kalau Anda tak ingin ditegur, kebiasaan menyelak antrean di Indonesia sebaiknya jangan sekali-kali dilakukan saat berkunjung ke Jepang.

3. Makan dan Minum Sambil Jalan
Orang di Jepang jarang sekali makan dan minum sambil jalan. Ketika berwisata kuliner di tempat jajanan kaki lima atau membeli minuman lewat vending machines, mereka biasanya akan langsung mengonsumsinya sampai habis sambil berdiri. Makan dan minum di transportasi publik juga bisa membuat Anda dianggap tidak memiliki etika. Akan tetapi, hal ini tidak berlaku saat Anda sedang naik kereta untuk perjalanan jauh.

4. Tidak Mandi Sebelum Berendam di Onsen
Kurang lengkap rasanya kalau liburan ke Jepang tapi tak menikmati sensasi rileksasi berendam di kolam air panas atau onsen. Ada beberapa hal yang perlu diingat sebelum menggunakan fasilitas publik ini. Anda harus membersihkan dulu sebelum masuk ke kolam air panas. Hal ini dilakukan agar kondisi kolam tetap bersih dan tidak tercemar dengan kotoran. Selama berendam, tidak boleh ada sehelai kain pun yang melekat di tubuh.

5. Meniup Hidung di Tempat Umum
Meniup hidung di tempat umum dapat membuat Anda dianggap sebagai orang yang tak tahu sopan santun. Sebab, orang-orang akan berpikir kalau Anda sedang menyebarkan virus dan membuat orang tertular penyakit flu. Jika memang sudah tak kuat mengeluarkan lendir di hidung, sebaiknya Anda cari kamar mandi atau tempat yang sepi.

6. Jangan Memberi Tip
Beberapa negara seperti Amerika menganggap kalau memberikan tip untuk pelayan adalah sebuah kewajiban. Akan tetapi, budaya seperti ini tak berlaku di Jepang. Jika melakukan ini, Anda akan dianggap melecehkan atau menghina pramusaji. Tak percaya? Cobalah meninggalkan beberapa koin di atas meja ketika selesai makan. Para pramusaji ini pasti akan langsung mengejar Anda dan mengembalikan uang tersebut.

7. Berbicara Keras Saat di Transportasi Umum
Saat berada di Jepang, sangat jarang ditemukan pemandangan orang menelepon atau mengobrol dengan suara keras di transportasi umum. Orang-orang di Jepang memang sudah diajarkan untuk menghormati kepentingan orang lain dan tak mengganggu kenyamanan mereka.

8. Jangan Memberi atau Menerima Barang dengan Menggunakan Satu Tangan
Orang-orang di Jepang selalu menggunakan kedua tangan mereka saat memberi atau menerima sesuatu. Bahkan untuk barang yang kecil seperti kartu nama.

9. Menuangkan Minuman untuk Diri Sendiri
Saat sedang bersosialisasi dengan penduduk lokal, kegiatan minum bersama sudah wajar dilakukan. Ada aturan yang perlu Anda ingat ketika melakukan aktivitas ini. Sebelum mengisi gelas Anda sendiri, pastikan untuk mengisi gelas orang lain. Jika tidak, Anda akan dianggap tidak sopan. Saat menuangkan air, Anda pun diharuskan untuk memegang botol dengan kedua tangan. 

10. Meski Sedang Kosong, Jangan Duduk di Bangku Prioritas
Sama seperti Indonesia, transportasi umum di Jepang juga memiliki bangku prioritas yang dikhususkan untuk manula, perempuan yang sedang hamil, perempuan yang membawa bayi, kelompok disabilitas atau orang sakit, dan para pekerja yang mabuk. Kursi khusus tersebut haram hukumnya digunakan oleh orang-orang yang tak berhal meski kondisinya dalam keadaan kosong. Untuk Anda yang akan bepergian dengan kendaraan publik saat liburan ke Jepang, pastikan untuk tidak menempati kursi prioritas ini kalau tak ingin dianggap tak tahu aturan.

END

19 comments:

  1. Assalamu Alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
    Besse Rahmi Alimin
    18709251039
    s2 Pendidikan Matematika 2018

    Terkait topik bahasan mengenai 10 Hal yang Tak Boleh Anda Lakukan Saat Liburan di Jepang bahwa terdapat sejumlah pantangan yang dapat dilakukan selama numpang hidup di Jepang, seperti yang dituliskan dalam artikel ini, seperti:
    1. Jangan menancapkan sumpit ke atas nasi.
    2. Tidak Mengantre
    3. Makan dan Minum Sambil Jalan
    4. Tidak Mandi Sebelum Berendam di Onsen
    5. Meniup Hidung di Tempat Umum
    6. Jangan Memberi Tip
    7. Berbicara Keras Saat di Transportasi Umum
    8. Jangan Memberi atau Menerima Barang dengan Menggunakan Satu Tangan
    9. Menuangkan Minuman untuk Diri Sendiri
    10. Meski Sedang Kosong, Jangan Duduk di Bangku Prioritas

    Berdsarkan pantangan tersebut sangat jelas dilukiskan nuansa kehidupan orang di sana serta pola keteraturan yang sangat pantas dicontoh selaku negara Maju yang menjadi cerminan untuk negara beerkembang, meskipun hal tersebut hanya secuil dari kuasa Tuhan.

    ReplyDelete
  2. Bayuk Nusantara Kr.J.T
    18701261006
    PEP S3


    Kedisiplinan orang Jepang patut untuk kita tiru. Jika dilihat dari beberapa hal yang tidak boleh dilakukan ketika berada di Jepang, maka isinya adalah mengenai kedisiplinan dan empati. Masih sulit ditemui di Indonesia beberapa hal di atas, akan tetapi saat ini sudah mulai digalakkkan disiplin contohnya tidak menempati tempat duduk prioritas walau sedang kosong.

    ReplyDelete
  3. Woro Sri Hastuti
    18706261003
    Dikdas 2018
    Terima kasih Prof informasi ini sangat bermanfaat. Keteraturan, taat aturan, ketertiban yang sudah menjadi karakter masyarakat Jepang. di Indonesia sebenarnya hal-hal tersebut secara umum menjadi etika yang seharusnya dikuti seperti mengantri. Namun demikin, banyak masyarakat yang masih belum taat aturan, dan belum memiliki kesadaran toleransi serta rasa malu, meskipun saya mengamati beberapa perilaku di bandara-bandara di Indoensia, beberapa telah mengikuti aturan dengan baik. beberapa yang lain masih semaunya sendiri padahal aturan telah dituliskan. seperti berjalan di lantai berjalan, bagi yang berada di lajur sebelah kiri untuk stand, dan yang di lajur kanan untuk berjalan, tetapi banyak juga yang diam di sisi kanan hehe.. semoga kita semua memiliki kesadaran

    ReplyDelete
  4. Muhammad Nurfauzan
    14301241015
    S1 Pendidikan Matematika

    kehidupan di Jepang memang dalam etika sopan santun masih sangat mencerminkan budaya Asia nya. Seperti saat di transportasi Umum, di jepang (di Korea selatan juga ) terlebih di kereta, suasana disana sangatlah sunyi, sangat minim suara. Hal tersebut berbeda dari kebudayaan di Amerika Serikat. Dalam kereta mereka berbicara ditelpon keras2. Individualisme di AS memang sangat lah kental. Pada suatu ketika (dari pengalaman teman) beliau kuliah di Columbia Universitas, lalu suatu ketika beliau mampir ke Jepang untuk menengok teman saya yg lain. Karena terbiasa di AS yg ketika menelpon dg suara keras, akhirnya beliau menerapkannya Di jepang. Alhasil dia diamati banyak orang dikarenakn bervolume tinggi saat menelpon. Mari kita berhati-hati saat bertindak di lokasi baru. karena sangat berkemungkinan budaya kita berbeda dg budaya negara lain.

    Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dita Aldila Krisma
      18709251012
      PPs Pendidikan Matematika A 2018

      Maka dari itu, sebelum ita bepergian keluar negeri, alangkah baiknya juga mencari informasi budaya dari negara yang akan dikunjungi. Tidak hanya memikirkan betapa indahnya travelling, foto-foto, makan-makan, dan hura-hura. Namun, perlu juga browsing mengenai aturan agar kita tidak terbilang katrok lantaran tidak mengetahui budaya setempat. Orang-orang di negara yang dikunjungi pun pasti mearas senang apabila ada wisatawan yang mau memahami budaya negaranya.

      Delete
  5. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb
    Setiap negara memiliki budaya masing-masing. Sebagai warga negara yang baik, sudah sewajibnya kita mencontoh perilaku perilaku positif dari negara lain dalam beretika. Sehingga, ketika kita sedang berada di negara lain, kita harus bisa beradaptasi dan menjaga sopan dan santun ketika berada di negara tersebut. Kita harus mengikuti aturan beretika dari negara tersebut.

    ReplyDelete
  6. Restu WIdhi Laksana
    18709251022
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Bismillahirrokhmanirrokhim
    Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya. Sebuah peribahasa arif yang mengajarkan kita untuk berhati-hati ketika kita menginjakkan kaki di tempat lain. Jangankan beda negara, bahkan beda rumah saja sudah berbeda kulturnya. Maka perlu hendaknya dimana kita menginjakkan kaki disitu pula langit kita junjung. Apalagi kita sebagai masyarakat yang menganut budaya norma kesopanan. Bangsa Indonesia adalah bangsa dengan berbagai norma susila yang sangat menjaga pola pergaulan antar manusia, sayangnya hal ini tidak banyak lagi kita lihat. Anak muda kita banyak yang mengikuti budaya kebarat-baratan dengan alasan pergaulan yang mengikuti zaman. Di pulau jawa, orang jawa hilang jawa nya. Bisa kita lihat pada literatur yang menggambarkan masyarakat jawa pada zaman kerajaan dimana masyarakatnya sangat ramah, bergotong royong, saling menghormati bahkan pada orang yang belum dikenal. Tapi saat ini sangat jarang kita lihat orang jawa yang saling bertegur sapa ramah.
    Jepang diakui sebagai sebuah negara yang sangat memperhatikan budayanya. Mereka mengkuti perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas budaya mereka. Bahkan budaya jepang dapat menjadi sebuah daya tarik tersendiri dari para turis untuk mempelajari dan mengunjungi negara tersebut. Hal baik seperti ini haruslah kita contoh. Karena budaya Indonesia tidak kalah baiknya dengaan budaya negara lain.

    ReplyDelete
  7. Nurul Huda
    18701264005
    S3 PEP 2018

    Tema liburan ini sepintas sesuatu yang ringan, main-main, dan remeh. Tetapi secara substansial menurut saya sangat dasar dan mendasar, karena menyangkut tingkat keadaban seseorang, kounitas, hingga bangsa dan negara. Terlihat ringan, karena masuknya dari tema liburan saja.

    ReplyDelete
  8. Aan Andriani
    18709251030
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Setiap negara pasti memiliki aturan-aturan yang tidak boleh dilakukan. Hal ini bisa menjadi ciri dari suatu negara tersebut. oleh karena itu, sebelum berkunjung ke suatu negara alangkah lebih baiknya jika mengetahui hal-hal apa saja yang tidak boleh dilakukan sehingga ketika sampai ditempat tujuan tidak melakukan hal-hal yang fatal. Pembahasan di atas tentu sangat bermanfaat. Dimana kita tidak boleh melakukan hal-hal tersebut karena dapat menyinggung perasaan orang-orang yang ada di negara tersebut.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  9. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  10. Muh. Fachrullah Amal
    18709251036
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Bedasarkan elegi di atas, Setiap negara memiliki kebudayaan masing-masing yang mana dalam menerapkannyapun berbeda-beda. Seperti halnya jepang, dimana dinegeri jepang memiliki budaya yang sangat kental baik itu dari segi perbuatan, bangunan, dan lain sebagainya. Sebagaimana yang telah dipaparkan di atas, bahwasanya ada 10 hal yang harus diperhatikan ketika kita berada di Jepang.

    ReplyDelete
  11. Muh. Fachrullah Amal
    18709251036
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Hal tersebut merupakan referensi yang baik agar siapapun yang ke Jepang dapat memperhatikan hal-hal tersebut. Tidak ada salahnya ketika hal tersebut mendatangkan manfaat maka kenapa kita tidak menerapkannya dikehidupan sehari-hari atau di Indonesia secara umum. Banyak hal yang bisa kita pelajaari dari kebudayaan masyarakat jepang.

    ReplyDelete
  12. Diana Prastiwi
    18709251004
    S2 P. Mat A 2018

    Milyaran manusia tinggal di bumi ini. Luas nya daerah menyebabkan perbedaan budaya dari setiap daerah. Tidak lepas dari itu, Jepang juga memiliki budaya, etika dan sopan santu di negaranya. Etika dan sopan santun hendaknya kita lakukan dimana saja dan kapan saja. Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Kita dapat menempatkan diri dimanapun, menghargai sebuah tempat dengan menjaga etika melakukan apa yang diperbolehkan dan menghindari apa yang tidak boleh dilakukan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dita Aldila Krisma
      18709251012
      PPs Pendidikan Matematika A 2018

      Ya benar. Saat kaki kita pijakkan di suatu tempat maka seluruh jiwa raga harus mampu menyesuaikan segala hal di tempat itu. Kaitannya dengan hal ini adalah mampu beradaptasi dan menghormati aturan. Tidak hanya dari segi makanan, udara, bahasa yang perlu beradaptasi namun kita harus mampu mengikuti aturan yang diterapkan di suatu negara ketiga kita berkunjung kesana.

      Delete
  13. Dita Aldila Krisma
    18709251012
    PPs Pendidikan Matematika A 2018

    Senang sekali ada informasi tentang Jepang. Berharap suatu saat nanti bisa berkunjung ke Jepang. Menurut cerita orang-orang, di Jepang sangat indah, bersih, dan teratur. Mungkin beberapa larangan tersebut dapat diadopsi di Indonesia namun tetap diimbangi dengan budaya di Indonesia. Setiap negara memiliki peraturan yang mana menjadi ciri khasnya.

    ReplyDelete
  14. Nur Afni
    18709251027
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    kemanapun kita akan berlibur Jangan melanggar aturan atau norma yang berlaku ditempat tersebut. Jangan bertindak sesuka hati atau seenaknya. Menjaga kebersihan tempat yang kita kunjungi. Berusaha untuk ramah dengan sesama pengunjung dan lingkungan. Terimakasih

    ReplyDelete
  15. Rosi Anista
    18709251040
    S2 Pendidikan Matematika B

    Liburan merupakan salah satu hobi saya. Menurut saya Jepang memang salah satu negara yang menjadi destinasi atau tempat wisata yang ingin saya kunjungi. Seperti pada salah satu informasi yang pernah saya baca, di Jepang banyak sekali budaya yang menarik wisatawan karena keunikan dari setiap budaya-budayanya. Tulisan Bapak Marsigit di atas sangat membantu kami untuk mengetahui apa saja hal yang tidak boleh dilakukan jika ingin berlibur atau berkunjung ke Jepang. Terima kasih sebelumnya pak.

    ReplyDelete
  16. Yoga Prasetya
    18709251011
    S2 Pendidikan Matematika UNY 2018 A
    Jepang terkenal dengan sikap kedisiplinan masyarakatnya yang tinggi. Postingan di atas memberikan informasi yang bermanfaat bagi pembaca yang ingin berlibur di Jepang. Larangan-larangan yang ditulis di atas merupakan larangan yang menuntut pengunjung untuk berlaku baik di negeri orang. Salah satu yang dapat ditiru, dalam mempertahankan kultur budaya asli sebagai ciri khas dari negara tersebut.

    ReplyDelete
  17. setiap negara punya tradisi masing2. yang paling membuat saya merasa takjub adalah etika orang jepang menjaga sopan santun dan terus dilakukan bahkan sampai era digital ini. jepang di kenal sebagai negara yang punya inovasi tinggi di bidang teknologi dan IT yang sudah di akui oleh dunia tetapi itu tak meluluhkan jepang unuk meninggalkan tradisi budaya mereka yang sudah ada dari jaman kekaisaran jepang. yang patut kita tiru dari jepang adalah terus melestarikan budaya indonesia akar tidak teringkir oleh budaya barat yang mayoritas bersifat merusak. jagalah budaya indosia kalau kita siapa lagi.

    ReplyDelete