Sep 25, 2017

10 Hal yang Tak Boleh Anda Lakukan Saat Liburan di Jepang





22 Sep 2017, 18:21 WIB
Liputan6.com, Jakarta
Penulisan ditata kembali oleh Marsigit
24 September 2017

Liputan6.com, Jakarta Selain populer karena ragam budaya yang unik serta teknologi yang canggih, Jepang juga terkenal dengan kedisiplinannya. Masyarakat di sana memang terkenal sebagai orang-orang yang taat dengan aturan.
Ketika traveling ke Jepang, tentu sudah jadi suatu kewajiban bagi Anda beradaptasi dan mengikuti segala aturan sosial yang berlaku di sana. Hal ini dilakukan sebagai salah satu wujud penghormatan Anda terhada negara tersebut.
Nah, supaya tidak melakukan hal-hal fatal yang dapat menyinggung atau melukai hati masyarakat di sana ketika traveling, sebaiknya ketahui beberapa aturan atau larangan yang berlaku di Jepang berikut ini. Dilansir dari Businessinsider, Selasa (19/09/2017), ini dia ulasan lengkapnya.

1. Tidak Peduli dengan Etika Memakai Sumpit
Orang Jepang tentu akan sangat senang saat melihat traveler dari luar negeri yang mahir menggunakan sumpit ketika menikmati hidangan khas negara tersebut. Ada aturan yang perlu Anda ingat ketika menggunakan alat makan satu ini. Jika mengabaikan hal tersebut, bisa saja Anda dianggap sebagai seorang turis yang tak sopan.
Pertama jangan menancapkan sumpit ke atas nasi. Sebab, dapat membuat sumpit jadi terlihat mirip seperti dupa yang dibakar untuk memuja orang yang sedang meninggal atau dipandang sebagai pertanda kematian. Setelah makan, jangan letakan sumpit di atas mangkuk yang masih digunakan. Taruhlah benda ini di tatakan khusus bernama hashioki. Mengayunkan sumpit di atas makanan juga bisa membuat Anda dianggap rakus. Hindari mengemut atau menjilat makanan yang ada di sumpit jika tak mau dianggap tidak sopan. 

2. Tidak Mengantre
Orang Jepang terkenal sebagai masyarakat yang sangat tertib termasuk dalam hal mengantre. Saat menunggu bus, kereta, atau bahkan naik lift, tanpa perlu diingatkan oleh petugas, mereka akan langsung membuat barisan rapi. Kalau Anda tak ingin ditegur, kebiasaan menyelak antrean di Indonesia sebaiknya jangan sekali-kali dilakukan saat berkunjung ke Jepang.

3. Makan dan Minum Sambil Jalan
Orang di Jepang jarang sekali makan dan minum sambil jalan. Ketika berwisata kuliner di tempat jajanan kaki lima atau membeli minuman lewat vending machines, mereka biasanya akan langsung mengonsumsinya sampai habis sambil berdiri. Makan dan minum di transportasi publik juga bisa membuat Anda dianggap tidak memiliki etika. Akan tetapi, hal ini tidak berlaku saat Anda sedang naik kereta untuk perjalanan jauh.

4. Tidak Mandi Sebelum Berendam di Onsen
Kurang lengkap rasanya kalau liburan ke Jepang tapi tak menikmati sensasi rileksasi berendam di kolam air panas atau onsen. Ada beberapa hal yang perlu diingat sebelum menggunakan fasilitas publik ini. Anda harus membersihkan dulu sebelum masuk ke kolam air panas. Hal ini dilakukan agar kondisi kolam tetap bersih dan tidak tercemar dengan kotoran. Selama berendam, tidak boleh ada sehelai kain pun yang melekat di tubuh.

5. Meniup Hidung di Tempat Umum
Meniup hidung di tempat umum dapat membuat Anda dianggap sebagai orang yang tak tahu sopan santun. Sebab, orang-orang akan berpikir kalau Anda sedang menyebarkan virus dan membuat orang tertular penyakit flu. Jika memang sudah tak kuat mengeluarkan lendir di hidung, sebaiknya Anda cari kamar mandi atau tempat yang sepi.

6. Jangan Memberi Tip
Beberapa negara seperti Amerika menganggap kalau memberikan tip untuk pelayan adalah sebuah kewajiban. Akan tetapi, budaya seperti ini tak berlaku di Jepang. Jika melakukan ini, Anda akan dianggap melecehkan atau menghina pramusaji. Tak percaya? Cobalah meninggalkan beberapa koin di atas meja ketika selesai makan. Para pramusaji ini pasti akan langsung mengejar Anda dan mengembalikan uang tersebut.

7. Berbicara Keras Saat di Transportasi Umum
Saat berada di Jepang, sangat jarang ditemukan pemandangan orang menelepon atau mengobrol dengan suara keras di transportasi umum. Orang-orang di Jepang memang sudah diajarkan untuk menghormati kepentingan orang lain dan tak mengganggu kenyamanan mereka.

8. Jangan Memberi atau Menerima Barang dengan Menggunakan Satu Tangan
Orang-orang di Jepang selalu menggunakan kedua tangan mereka saat memberi atau menerima sesuatu. Bahkan untuk barang yang kecil seperti kartu nama.

9. Menuangkan Minuman untuk Diri Sendiri
Saat sedang bersosialisasi dengan penduduk lokal, kegiatan minum bersama sudah wajar dilakukan. Ada aturan yang perlu Anda ingat ketika melakukan aktivitas ini. Sebelum mengisi gelas Anda sendiri, pastikan untuk mengisi gelas orang lain. Jika tidak, Anda akan dianggap tidak sopan. Saat menuangkan air, Anda pun diharuskan untuk memegang botol dengan kedua tangan. 

10. Meski Sedang Kosong, Jangan Duduk di Bangku Prioritas
Sama seperti Indonesia, transportasi umum di Jepang juga memiliki bangku prioritas yang dikhususkan untuk manula, perempuan yang sedang hamil, perempuan yang membawa bayi, kelompok disabilitas atau orang sakit, dan para pekerja yang mabuk. Kursi khusus tersebut haram hukumnya digunakan oleh orang-orang yang tak berhal meski kondisinya dalam keadaan kosong. Untuk Anda yang akan bepergian dengan kendaraan publik saat liburan ke Jepang, pastikan untuk tidak menempati kursi prioritas ini kalau tak ingin dianggap tak tahu aturan.

END

104 comments:

  1. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Wisata di Negara jepang memang tiada matinya. Mulai dari shrine, tempat bermain, kuliner, pemandangan alam dan lainnya merupakan daya tarik yang disuguhkan. Walaupun kebanyakan masyarakat jepang tidak dapat menggunakan bahasa inggris namun ketika ada turis yang bertanya kepada mereka, mereka akan menerangkan dengan detail dengan bahasa jepangnya yang fasih dan menggunakan bahasa universal yaitu bahasa tangan. hihi
    Masalah kedisplinan jepang yang sudah terdengar di seluruh dunia memang perlu dicontoh oleh negera kita.
    Ada cerita ketika sedang ada janji dengan salah seorang sensei nihongo dengan kawan kawan Indonesia. sensei tersebut datng paling awal diantara kawan kawan padalah rumah sensei lebih jauh dibandingkan rumah kawan kawan.
    Untuk transportasi kereta yang sangan nyaman, sangat direkomendasikan mencegah kemacetan. Kereta selalu datang tepat waktu dan tiap beberapa menit sekali selalu lewat. Jika ketinggalan satu kereta akan ada kereta lain yang akan datang beberapa menit kemudian.

    ReplyDelete
  2. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    masyaAllah sekali ya pak kehidupan di Negara sakura tersebut. Pernah saya diberi kesempatan untuk melihat kehidupan mereka secara dekat baik untuk liburan maupun menumpang hidup beberapa minggu. Saya melihat anak anak di tempat penitipan anak ketika makan siang menyiapkan makanan mereka sendri, yaitu mengambil makanan dari pantry untuk dibawa ke kelas mereka masing masing. Kemudian anak anak pre school akan membawa futong (semacam kasur kecil untuk tidur siang) pada hari senin dan akan dibawa pulang lagi pada hari jumatnya. Kemudian anak anak SD ketika berangkat sekolah pagi jam 9an dengan jalan kaki membawa tas sekolah ditambah dengan perbekalan dengan tas tenteng.

    ReplyDelete
  3. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Saya kagum pada informasi berupa hal-hal yang jangan dilakukan ketika berlibur di Jepang. Hal-hal yang dilarang dilakukan di Jepang tersebut memberikan dampak positif jika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut saya hal-hal tersebut memberikan pelajaran bagi saya khususnya dan bagi orang-orang Indonesia pada umumnya untuk bisa meniru hal-hal yang positif dari larangan-larangan tersebut. Bahkan yang membuat saya tertarik ialah salah satu dari larangan-larangan tersebut juga merupakan anjuran dari agama Islam yakni larangan untuk makan dan minum sambil berjalan atau berdiri. Sehingga, benarlah hendaknya kita sebagai umat Islam mengikuti secara menyeluruh aturan agama kita yang insyaallah akan berdampak baik bagi kehidupan kita.

    ReplyDelete
  4. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Membaca ulasan ini membuat saya ingin secara langsung melihat dan merasakan ketertiban budaya dan tata krama orang-orang di Jepang. Semoga saya diberi kesempatan untuk travelling ke sana. Terima kasih Pak sudah berbagi tips ini dan sangat informatif sekali. Saya juga pernah mendapatkan beberapa info kota Jepang dari orang-orang terdekat yang sudah pernah berkunjung ke Jepang. Salah satunya, tepat waktu saat menghadiri acara bahkan mereka hadir 1 jam sebelum acara dimulai dan duduk tertib di dalam ruangan. Saya juga pernah mendapatkan informasi dari dosen dan teman yang pernah belajar di Jepang bahwa para pengajarnya sangat memperhatikan dan peduli dengan perasaan/emosi yang dirasakan anak didik saat berada di kelas. Meski saya belum pernah ke sana, melalui tulisan ini saya dapat membayangkan kota Jepang dengan lingkungan yang bersih, udara yang segar dan sikap kepedulian yang tinggi dengan sesama.

    ReplyDelete
  5. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Hal yang perlu atau mungkin bisa juga sangat perlu untuk diperhartikan dan dijadikan contoh ketika berlibur di Jepang adalah budaya mau mengantri dan berkenan memberikan prioritas terhadap orang yang lebih membutuhkan. Menanamkan budaya mengantri dengan tertib sudah dilakukan sejak kecil. Karena inilah yang akan membuat mereka sadar akan kebutuhan mereka terhadap suatu hal sehingga mereka akan berjuang lebih untuk melakukan sesuatu agar dapat memperoleh sesuatu yang diinginkan dengan cepat. Namun, dibalik itu, mereka juga memberikan prioritas terhadap mereka yang membutuhkan. Inilah hal yang sangat jarang ada di Indonesia, budaya mengantri bagi warga Indonesia masih sangatlah asing sehingga ketertiban masyarakat indonesia sangat kalah dengan orang jepang. Mari kita ambil hal-hal yang baik dari budaya negara lain guna memperbaiki budaya yang memang bsia dikatakan buruk.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  6. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Tulisan ini memberikan bekal bagi kami apabila akan bepergian ke tempat lain terutama ke Jepang. Lain ladang, lain belalang setiap daerah memiliki adat, kebiasaan, tatacara, budaya, norma dan kesopanan masing-masing. Merupakan suatu kewajiban bagi kita seorang tamu menghargai dan menjunjung adat, kebiasaan, tatacara, budaya, norma dan kesopanan dari daerah yang kita kunjungi, tentunya dengan tetap memegang teguh keyakinan dan keimanan kita.

    ReplyDelete
  7. Devi Nofriyanti
    17709251041
    Pps UNY P.Mat B 2017

    Assalammu'alaikum wr wb
    Terimakasih Prof untuk postingannya. Jepang merupakan Negara yang kedisiplinan penduduknya patut ditiru. Pernah saya mendapat cerita dari dosen saya yang pernah studi di Jepang. Beliau mengatakan bahwa orang Jepang itu sangat produktif dan negaranya rapi. mungkin mereka akan teheran-heran jika melihat beberapa masyarakat kita yang kurang mengharagai waktu. Saya pernah membaca berita bahwa ibu rumah tangga di Jepang mayoritas tidak menggunakan asisten rumah tangga untuk membantu pekerjaan rumah mereka. karena di sana pekerjaan sekecil apapun dihargai (fee asisten rumah tangga cukup besar), di sisi lain tempat tinggal mereka didesain kecil tapi teknologi yang digunakan canggih sehingga dapat memudahkan ibu rumah tangga untuk mengurus pekerjaan rumahnya sendiri. hm, semoga ada kesempatan untuk saya jalan-jalan ke negeri sakura ini, melihat secara langsung kebudayaannya. Tentu saja postingan ini akan menjadi referensi agar saya tidak salah bersikap saat ke Jepang nanti. ^^

    ReplyDelete
  8. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Tidak tahu kapan akan bisa berkunjung ke Jepang, tetapi tidak ada salahnya mengetahui aturan dan larangannya terlebih dahulu, supaya nanti menjadi traveler yang tidak mamalukan. hehehe
    Kedisiplinan yang patut dicontoh oleh warga negara Indonesia. Selain sudah dijelaskan dalam agama, beberapa aturan yang dipaparkan juga sebenarnya bukan lagi hal yang tidak asing bagi penduduk indonesia, tetapi tetap saja banyak aturan yang masih dilanggar. Padahal aturan dibuat untuk ketertiban, kenyamanan, dan kebaikan kita semua. Kedisiplinan yang membawa dampak yang sangat positif, mulai dari etika makan dan minum yang tidak boleh sambil jalan, tertib dalam menggunakan transportasi umum, sopan santun yang sangat dijunjung tinggi. Indahnya kedisiplinan yang sudah negara Jepang bangun, tak heran jika negara Jepang termasuk negara yang maju, karena penduduuknya selalu menegakkan kedisiplinan dimana pun dan kapan pun.

    ReplyDelete
  9. Dewi saputri
    17701251036
    PEP B (S2)

    Assalamualaikum Wr.Wb

    Terimakasih banyak atas informasi yang bapak berikan. Ini sangat bermanfaat sekali bagi saya, walaupun sebenarnya tidak tahu kapan bisa traveler ke jepang, tapi dari informasi yang diberikan dapat dijadikan suatu pelajran yang bisa dilakukan dikehidupan sehari hari, dengan etika yang sangat baik yang ada pada negeri sakura tersebut, semoga saya dan mgkn seluruh yang membaca bahkan seluruh rakyat indonesia, dapat menerapakn apa yang di terapakn di negara jepang tersebut, krn hal ini sangat menjungjung nilai nilai sopan santun yang tinggi.

    ReplyDelete
  10. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    MEmbaca postingan ini membawa saya pada satu lembar kertas yang saya tempel di dinding kamar. Tepatnya, sebelah kiri lemari. Ya selembar kertas berisi cita-cita yang ingin saya wujudkan. Terdapat beberapa yang sudah saya coret, artinya sudah berhalis saya wujudkan (syukur alhamdulilah), Akan tetapi pada sekitar setengah jengakl dari garis bawah kertas, pada baris itu belum ada coretan. Tertulis, "INGIN KE JEPANG". Ya, postingan di atas kembali membangkitkan semangat saya untuk berusaha mewujudkan cita-cita ini. Bismillah

    ReplyDelete
  11. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B
    Assalamualaikum wr wb.Terimakasih banyak pak untuk informasinya mengenai Jepang.Setiap negara memiliki budaya dan latar belakang hidup yang berbeda-beda.Meskipun kami tidak pernah ke jepang, namun dengan adanya informasi ini, akan sangat membantu kami dalam memahami tentang seluk beluk kehidupan orang di sana., termasuk apa yang harus dilakukan dan apa yang mesti tidak dilakukan.Ini menjadi bahan pembelajaran,andaikan dihadapkan dengan keadaan seperti itu.jika sekiranya ada hal yang positif yang dapat diambil maka diikuti, jika tidak maka jangan ditiru.Perlu adanya filter yang baik tentang kehidupan budaya luar.Wassalamualaikum wr wb.

    ReplyDelete
  12. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Terimakasih Pak, telah memberikan gambaran mengenai kebiasaan-kebiasaan yang tidak boleh dilakukan di Jepang. Semoga suatu saat nanti saya bisa terbang ke Negara Sakura tersebut. Aminn. Saya berharap kebiasaan budaya antri dan tidak berbicara keras di transportasi umum dapat juga diterapkan di Indonesia. Terkadang dalam transportasi umum di Indonesia seperti bus, kereta, dan lain sebagainya, didapati beberapa orang saling mengobrol dengan suara yang sangat keras bahkan sampai mengganggu orang lain. Bayangkan jika itu perjalanan jauh, betapa terganggunya orang-orang disekitarnya. Tetapi bagaimanapun, tidak semua budaya Jepang sesuai untuk di terapkan di Indonesia. Oleh karena itu, masyarakat dapat memilah-milah mana yang pantas dan mana yang tidak pantas untuk diterapkan, tentunya sesuai dengan norma dan etika yang berlaku di masyarakat.

    ReplyDelete
  13. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak
    Setiap negara memiliki budaya masing-masing. Ada kebiasaan yang dianggap biasa di suatu tempat ternyata di tempat lain itu merupakan hal yang tidak biasa atau bahkan tidak sopan. Terimakasih Pak atas informasi tentang hal-hal yang harus dihindari ketika berada di Jepang. Semoga suatu saat saya bisa sampai disana.
    Jadi ketika hendak pergi ke suatu tempat alangkah baiknya mengetahui adat dan budaya di tempat tersebut agar tidak salah dalam bertindak.

    ReplyDelete
  14. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Membicarakan negara Jepang memang tidak akan ada habisnya. Mulai dari kemajuan teknologi disana, adat istiadat Jepang yang sangat menarik, hingga pemandangan alam yang luar biasa. Semuanya menarik untuk dibahas dan diikuti. Saya sangat antusias ketika melihat judul tulisan Bapak kali ini yaitu mengenai hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat berada di Jepang, karena Jepang merupakan salah satu negara yang ingin saya kunjungi suatu saat nanti. Setiap daerah pasti mempunyai adat dan kebiasaan tersendiri. Dan ketika berkunjung kesana, mau tidak mau kita juga harus memahami dan menghormati kebiasaan mereka, apa yang menjadi larangan dan melangggar kesopanan bagi mereka. Namun meskipun demikian, kita juga tetap harus menjunjung tinggi keyakinan dan identitas kita dimanapun kita berada.

    ReplyDelete
  15. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas sharingnya, Prof. Beda negara tentu memiliki budaya, nilai dan aturan yang berbeda. Jika kita bertindak sebagai pelancong atau pendatang di negara tersebut, kita harus menyesuaikan diri dan menghormati budaya, nilai dan aturan tersebut sebagaimana kita ingin turis luar negeri juga menghormati budaya kita. Semoga tulisan Bapak bisa menjadi bekal bagi kami jika suatu saat memiliki kesempatan berkunjung ke Jepang atau negara lain.

    ReplyDelete
  16. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Artikel ini merupakan tulisan bapak yang pertama, yang mampu saya pahami isinya. Sedangkan yang lain sangat sulit saya pahamai. Saya sangat merasa beruntung bisa membaca artikel ini karena dengan adanya artikel ini menjadikan wawasan saya bertambah tentang bagaimana attitude yang harus diperhatikan ketika kita berada disuatu tempat yang baru, khususnya Jepang. Hal ini dikarena setiap tempat memiliki aturan dan budaya yang berbeda.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  17. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Melihat postingan di atas, saya merasa salut dengan budaya jepang, meskipun negara tersebut juga menjadi salah satu negara kontroversi. Namun kebiasaan-kebiasaan yang ada di jepang tidak jauh berbeda dengan Indonesia, dimana sebenarnya negara Indonesia juga banyak tradisi-tradisi yang mengajarkan baik dalam bentuk kesopanan maupun dalam bentuk etika prilaku kehidupan. Karena yang salah di Indonesia bukan aturan ataupu norma adat namun yang membuat buruk Indonesia adalah invidu/oknum yang melanggar kode etik dari budaya Indonesia, itu karena hukum budaya di Indonesia secara perlahan sudah mulai terkikis, maka dari itu kita sebagai calon-calon orang tua mulailah sejak dini di tanamkan dalam hati agar kelak benar-benar mengajarkan berbagai norma kehidupan kepada anak-anak kita nanti.

    ReplyDelete
  18. Nurika Miftahuljannah
    17709251060
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    Assalamu'alaikum wr. Wb.
    Jepang merupakan salah satu negara yang ingin saya kunjungi, dengan adanya postingan Bapak ini saya menjadi tahu hal-hal apa yang tidak boleh dilakukan disana. Saya berharap bisa kesana karena Jepang memiliki sikap etika, sopan santun, dan toleransi yang sangat tinggi. Kita sebaiknya bisa mencontoh dari Negara Jepang yang maju karena sikap-sikap kecil yang dapat membawa dampak perubahan yang sangat besar. Jika kita dapat mengaplikasikan sikap tersebut dalam sehari-hari, bukan tidak mungkin kita juga akan menjadi negara maju. Aamiin.
    Wassalamu'alaikum wr. Wb.

    ReplyDelete
  19. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Saat membaca artikel ini tentunya saya bisa membayangkan bagaimana tertib nya keadaan di Jepang. Artikel ini menurut saya bukan hanya sekedar memberikan tips untuk berlibur, namun banyak makna yang dapat kita teladani. Jika kita melihat 10 hal yang dilarang di atas, keseluruhannya adalah budaya ketertiban yang jarang kita temui di Indonesia, atau, seharusnya ada di Indonesia namun bebrapa masyarakatnya belum bisa menerapkan dengan baik. Oleh karena itu, dengan berbekal membaca, harapannya kita mampu mengambil segi positif dari artikel ini dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari meskipun tidak di Jepang.

    ReplyDelete
  20. Riandika Ratnasari
    17709251043
    Pascasarjana Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Negara Jepang merupakan salah satu destinasi wisatawan. Banyak yang disuguhkan oleh Negara tersebut, dari makanan, tempat wisata, da kebudayaan. Setiap negara memiliki budaya yang berbeda-beda. Seperti cerita di atas merupakan kebiasaan yang dilakukan orang-orang yang berada di Negara Jepang. Sebenarnya, ada beberapa budaya dari Negara Jepang yang bisa kita adaptasi untuk diterapkan di Negara Indonesia. Seperti, tempat duduk prioritas. Di Negara Indonesia kebanyak orang mengabaikan hal-hal seperti itu. Beberapa budaya yang ada di Negara Jepang dapat diadaptasi demi memajukan rasa saling mnghargai, toleransi, kedisiplinan yang berada di Negara Indonesia. Terimakasih Bapak Marsigit atas informasi budaya yang ada di Negara Jepang bisa membantu jika suatu saat saya memiliki biaya untuk berlibur kesana. Amin.

    ReplyDelete
  21. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Dari 10 hal tersebut ada baiknya juga diterapkan di Indonesia, tetapi tidak semuanya. Karena beda negara, pasti beda budaya. Tetpai dari hal tersebut ada hal yang baik seperti mengantre, menerima barang dengan kedua tangan, dll. Tetapi untuk hal memakan makanan sampai habis dengan berdiri tidak sesuai dengan norma yang ada di Indonesia. Karena makan dan minum yang baik adalah dengan duduk.

    ReplyDelete
  22. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    S2 PEP Kelas B 2017

    Setelah membaca tulisan di atas, saya jadi merefleksikan diri tentang budaya saya sebagai orang Indonesia. Saya selalu berbicara tentang etika-etika masyarakat Indonesia yang penuh dengan sopan santun, namun, belum diterjemahkan melalui sebuah tindakan. Semoga etika beradab di Indonesia semakin dapat diwujudkan dalam bentuk keteladanan. Bukan bermaksud untuk menyaingi Jepang, namun saya yakin, Indonesia bisa tumbuh menjadi bangsa yang beradab dengan cara etika masyarakat Indonesia.

    ReplyDelete
  23. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Setelah membaca tulisan di atas saya merasa kagum dengan kehidupan di Jepang, dan membuat saya ingin berkunjung ke sana, menyaksikan sendiri pola hidup masyarakat Jepang dan mempelajari bagaimana proses pendidikan disana sehingga bias melahirkan manusia dengan karakter seperti itu. Namun Negara kita, Indonesia, sebenarnya tak kalah cantiknya dengan Negara lain. Budaya beragam, kekayaan alam melimpah, dan dulu orang-orangnya ramah serta hidup rukun dan bergotong royong. Poin terakhir inilah yang mesti dihidupkan kembali.

    ReplyDelete
  24. Junianto
    PM C
    17709251065

    Sebagai negara maju di Asia, Jepang memang sangat menarik untuk diperbincangkan dari segala sisi. Etika-etika di Jepang yang termuat dalam artikel ini tentu sangat baik jika diterapkan juga dalam kehidupan kita. Mengingat Indonesia juga menganut budaya timur yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kesopanan dalam bergaul. Namun, seperti dalam semboyan “dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung” yang mengandung arti bahwa dimana kita berada maka patuhilah autaran yang ada di tempat tersebut. Jika tidak bisa melaksanakan dalam kehidupan kita hendaknya ketika kita berkunjung ke Jepang kita bisa mematuhi etika-etika tersebut di atas.

    ReplyDelete
  25. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum wr.wb
    Terima kasih atas postingannya Pak Prof. Dari postingan bapak, saya bisa mengetahui gambaran mengenai budaya dan behavior dari orang-orang jepang. Ada beberapa kebiasaan yang patut untuk dicontoh dan ada juga yang tidak patut dicontoh. Misalnya pada poin 3. Saya katakan tidak patut dicontoh karena bercrmin pada agama saya yaitu islam, bahwa sebaiknya ketika kita minum ataupun makan harus dalam keadaan duduk. Tetapi bukanlah suatu hal yang perlu dipikirkan karena kembali lagi bahwa kita mempunyai budaya yang berbeda.

    ReplyDelete
  26. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Terima kasih Prof atas ulasannya. brdasarkan postingan tersebut, bebrapa aturan yang berlaku di Jepang kerapkan dilanggar atau bahkan berbenturan dengan yang berlaku di Indonesia. Menusukkan sumpit ke dalam makanan merupakan suatu sikap yang tidak sopan adalah hal yang baru bagi saya. Namunkebiasaan orangJepang menghabiskanminumannya dengan berdiri saya rasa tidak relevan jika diterapkan di Indonesia. Karena di Indonesia minum sambil dberdiri sebenarnya kurang etis keculai dalam keadaan tertentu. Walaupun begitu, tetap saja banyak yang melakukannya. Wah, adab kita kemana ya? Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  27. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    jika dicermati lebh jauh, beberapa adab atau etika yang berlaku di Jepang tidak jauh berbeda dengan yang dianjurkan Islam, walaupun tetap saja ada beberapa hal yang berbenturan, Contohnya, mengatre atau menduduki kursi prioritas sejalan dengan ajaran agama islam yakni tidak mendahulukan orang lain dalam beribadah, sertatidak menggunakan sesuatu tanpa memiliki hak atasnya. Jika muncul pertanyaan bahwa apakah setiap mengantre dilakukan untuk ibadah, jawabannya bisa saja. Karena semua yang kita lakukan jika diniatkan untuk ibadah maka Allah akan menghitungnya sebagi ibadah, namun kebiasaan minum sambil berdiri bertentangan dengan ajaran atau adab agama Islam yang menganjurkan minum dalam keadaan duduk, dan tidak menghabiskan minuman dalam sekali teguk. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  28. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Menarik sepertinya untuk sekedar melepas penat dan beban pikiran dengan mengunjungi negara sakura ini. Selain terkenal karena teknologi-teknologinya yang canggih dan kekinian, jepang memang terkenal karena kedisiplinannya yang tingkat dewa. Adab dan etika pun sangat di perhatikan untuk menjaga kenyamanan dan keamanan setiap warga negaranya. Menurut ayah saya yang pernah hidup disana dan om saya yang sekarang sedang menjalani kehidupan disana, banyak sekali kelebihan yang perlu diserap oleh warga negara Indonesia. Loyalitas kerja, hidup hemat, rasa malu melakukan kesalahan atau menjadi yang terendah di antara teman-teman yang pandai, pantang menyerah, budaya membaca dan semangat bekerja dalam tim menjadi hal-hal sederhana yang sangat dikagumi pada jiwa dan perilaku orang-orang disana dan sangat patut untuk kita teladani. Bahkan hanya sekedar memberi suatu barang kepada orang lain saja harus menggunakan dua tangan demi menjaga kehormatyan satu sama lain. Yang paling menarik adalah larangan makan dan minum sambil. MashaAllah, negara dimana islam dan muslim menjadi minoritas disana malah mampu menerapkan apa yang menjadi sunnah Rasulullah saw. Sedangkan di Indonesia yang islam menjadi agama mayoritas saja, banyak sekali umat nya yang masih sulit untuk makan dan minum sambil duduk. Tidak etis rasanya jika kita terus membanding-bandingkan tanah kelahiran kita dengan bangsa lain. Namun demikian, negara berkembang seperti Indonesia tentunya harus selalu belajar mengintropeksi diri, menyerap dan menerapkan adat, budaya, kebiasaan yang baik yang selaras dengan prinsip, tujuan, dan cita-cita bangsa Indonesia.

    ReplyDelete
  29. Atik Rodiawati
    17709251025
    PPS Pendidikan Matematika B 2017

    Jepang merupakan salah satu negara maju, terutama dibidang teknologi. Majunya negara jepang ini bisa dilihat dari budayanya atau kebiasaannya sehari-hari, seperti budaya disiplin, taat aturan, menghormati orang lain dan lain-lain. Setiap negara memiliki kebudayaan yang berbeda-beda, dari perbedaan budaya inilah setiap orang ingin mengetahui/merasakan secara langsung bagaimana budaya tersebut. Seperti halnya di Indonesia, setiap daerah memiliki keragaman budaya yang berbeda, contohnya saja di jogja, banyak wisatawan mancanegara maupun lokal yang datang ke jogja untuk melihat dan merasakan budaya dijogja. Setiap budaya memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
    Dari artikel diatas juga memberikan saya pelajaran bahwa kita hendaknya dapat menghargai dan menghormati budaya negara lain, salah satu caranya yaitu dengan mengikuti budaya di negara tersebut tanpa menghilangkan ciri khas dari budaya kita. Dengan menghargai budaya bangsa satu sama lain maka akan terciptanya rasa saling menghormati antar negara, rasa persahabatan antar negara dan tentu saja dapat menjalin hubungan kerjasama. Sehingga kerukunan, perdamaian dan persahabatan pun akan tercipta dengan sikap saling menghargai ini.

    ReplyDelete
  30. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Mempunyai dua teman yang tinggal di Jepang, dan mendengar cerita mereka tentang sakura berbunga memang membuat jadi ingin punya kesempatan menikmatinya.
    Saya mengingat sebuah buku karya Imam Robandi, The Ethos of Sakura. Isinya tentang berbagai pengalaman dia semasa studi di Negeri Sakura itu. Pengalaman yang berkenaan dengan ethos penduduk negeri sakura.
    Salah satu cerita yang menarik dan menginspirasi saya berjudul “Antre dan Sukses”. Orang yang tidak bisa antre tidak akan pernah jadi pemimpin di negeri itu. Kisahnya adalah mengenai dua orang yang menonton di bioskop, mereka hendak buang air kecil bersama. Di sana, toilet untuk buang air kecil dan buang air besar terpisah. Nah, saat itu antrean toilet buang air kecil cukup panjang, sementara antrean untuk toilet buang air besar sedang kosong. Si teman mengajak untuk menggunakan toilet buang air besar saja. Yang satu mengingatkan untuk tetap di antrean toilet buang air kecil. Sebab jika nanti ada orang yang sangat mendesak membutuhkan toilet buang air besar, toilet dapat digunakan.
    Betapa luar biasanya budaya itu. Mereka punya ethos untuk tidak merepotkan orang lain. Sejak itu saya terus membiasakan murid-murid dan anak saya, tentu saja diri saya sendiri juga, untuk selalu antre, tidak berebut, tidak merepotkan orang lain.

    ReplyDelete
  31. Indah Purnama Sari
    17701251035
    PEP B 2017

    JEPANG. termasuk salah satu nama negara yang paling ingin saya kunjungi. saya suka dengan budaya sopan dan antri yang mereka punya. postingan ini membuat saya berfikir bahwa habit adalah satu hal yang paling penting dalam kehidupan. di Jepang tanpa disuruh antri mereka sudah berbaris rapi, dengan kata lain itu sudah menjadi budaya dan kebiasaan mereka dan akibatnya negara mereka menjadi negara yang tenang bersih dan rapi.
    saya tekadkan mulai dari sekarang saya harus melakukan kebiasaan baik sehingga kehidupan saya tidak berantakan.

    ReplyDelete
  32. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Semangat orang Jepang memang patut untuk ditiru. Selain kreatif dan inovatif, mereka juga disiplin dan taat waktu. Walaupun Jepang adalah pengembang teknologi, mereka bukan gadget freak, meski seperti itu, negara ini malah menerapkan larangan membawa gadget ke sekolah. Tujuannya adalah supaya bisa fokus belajar. Lagi pula bisa memakainya atau bermain gadget setelah pulang sekolah.

    ReplyDelete
  33. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.

    Setiap negara pasti memiliki kebudayaan yang berbeda-beda. Budaya yang ada di negara kita belum tentu sama dengan budaya di negara lain, namun budaya yang ada di negara kita juga belum tentu berbeda sama sekali dengan budaya di negara lain. Oleh karena itu jika ingin berpergian ke negera lain sebaiknya kita mencari tau dan mempelajari bagaimana kebudayaan dan adab serta aturan yang berlaku di negara tersebut karena jika kita tidak mengetahuinya mungkin saja nantinya kita justru akan melakukan kegiatan yang tidak sopan atau malah justru dilarang di negara tersebut, yang pada akhirnya akan membuat liburan menjadi kacau. Sekian dan terima kasih.

    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  34. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Apapun yang kita inginkan agar menjadi baik jelas harus dimulai dari diri sendiri, begitu juga jika kita menginginkan suatu kenyamanan di tempat umum, maka dari diri kita sendiri yang harus memulai agar tercipta kenyamanan tersebut. Salah satu budaya yang dapat kita jadikan sebagai contoh dalam menciptakan kenyamanan yang dimulai dari diri sendiri adalah budaya antri di negeri Sakura, Jepang. DI jepang orang percaya bahwa tertib itu keren. Semoga suatu saat budaya tertib seperti di Jepang juga dapat ditiru oleh warga indonesia.

    ReplyDelete
  35. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Ada pepatah mengatakan bahwa "dimana kaki berpijak disitu langit dijunjung", artinya dimanapun kita pergi baik itu akan menetap ataupun hanya sebentar kita harus mematuhi aturan-aturan yang ada di tempat tersebut. Kita harus beradaptasi dengan lingkungan yang ada, karena kita harus menyadari bahwa manusia makhluk sosial yang tidak bisa hidup hanya mengandalkan diri sendiri.

    ReplyDelete
  36. Gamarina Isti Ratnasari
    Pendidikan Matematika Kelas B (Pasca)
    17709251036


    Liburan merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan untuk merefresh kembali pikiran agar semakin segar. Liburan menjadi hiburan tersendiri setelah melakukan kegiatan aktivitas yang padat. Saat kita berlibur di Negara orang lain tentu saja kita harus menyesuaikan adat dan kebiasaan Negara tersebut asalakan asat dan kebiasaan tersebut tidak bertenatnagn dengan keyakinan dan agama yang telah kita miliki. Seperti pepatah yang mengatakan bahwa dimana kita berpijak disitu langit dijunjung, maka kebiasaan yang dilakukan oleh warga Negara tersebut harus dihormati. Contohya saat berlibur ke Jepang dapat memperhatikan hal – hal sebagai berikut: 1) etika memakai sumpit, 2) mengantr, 3) tidak makan dan minum saat berjalan, 4) mandi terlebih dahulu sebelum berendam, 5) tidak boleh meniup hidung di depan umum, 6) jangan memberi tip, 7) tidak berbicara keras di depan umum, 8) menerima barang dengan kedua tangan, 9) mengisi gelas orang lain, 10) jangan duduk di bangku prioritas.

    ReplyDelete
  37. Sungguh budaya yang bagus dari segi moral yang melekat pada masyarakat Jepang. Pendidikan moral yang sejak lama turun-temurun menjadikan warganya lebih bermoral, yang bisa menjadi awal dari kesejahteraan masyarakat Jepang maupun kenyamaan bagi para pendatang. Alangkah baiknya, kita menerapkan dan meniru sikap yang baik ini, walaupun terkadang di Negara kita masih kita dapati orang-orang yang kurang bermoral.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  38. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Setelah membaca postingan ini, poin penting yang saya dapatkan adalah tentang sopan santun. Bagaimana kita harus berperilaku dalam suatu masyarakat. Dalam bersopan santun, tentu kita juga harus menyesuaikan dengan ruang dan waktu dimana kita berada. Pasalnya apa yang menurut satu masyarakat dianggap sopan, belum tentu sopan menurut masyarakat lainnya. Seperti contoh di Amerika memberikan uang tips adalah kewajiban, jika tidak memberikannya berarti dianggap tidak sopan. Namun di Jepan memberikan uang tips justru dianggap tidak sopan. Oleh sebab itu, pastikan kita mempelajari budaya dan kebiasaan masyarakat di suatu tempat sebelum kita kesana. Hal ini sangat penting agar kita tidak melakukan kesalahan dalam bertingkah laku.

    ReplyDelete
  39. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Mat A 2017

    Terimakasih prof, Jepang selain kemajuan teknologinya, juga identik dengan masyarakatnya yang mencintai kebersihan serta ketertiban. Selain harus antre, dilarang keras membuang samaph sembarangan. Selain itu Jepang juga menjunjung tinggi nilai sopan santun. Terimakasih sekali Prof atas informasinya.

    ReplyDelete
  40. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051 S2 PMAT C

    Poin-poin di atas mungkin membuat kita bergumam, memangnya penting? Sebagian besar dari kita berpikir bahwa liburan bisa melakukan hal-hal yang kita sukai. Namun sering lupa bahwa kita sedang berada di tempat orang lain dengan budaya dan kebiasaan masyarakat yang berbeda-beda. Walaupun secara ekonomi, kunjungan kita ke negaranya menambah devisa negara, namun kita tetap harus menghormati masyarakat di sana. Jepang adalah salah satu negara yang masih menjunjung tinggi adat istiadat dan tidak menganut paham liberalisme. Seperti halnya kita mengomentari turis di Indonesia, masyarakat Jepang juga berhak membuat aturan dan norma tak tertulis untuk pelancong.

    ReplyDelete
  41. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Meskipun belum pernah menginjakkan kaki di Jepang, saya memang selalu kagum akan kehidupan orang-orang di sana. Seluruh dunia telah mengetahui kedisiplinan orang-orang Jepang. Loyalitas dan integritasnya juga tak diragukan lagi. Bahkan dari hal-hal kecil seperti mengantri dan bagaimana bersikap di dalam kendaraan umum memperlihatkan kebiasaan hidup yang baik. Sudah sepatutnya fakta-fakta seperti ini tidak hanya kita baca tetapi kita terapkan, bukan hanya ketike berkunjung ke Jepang tetapi juga ketika kita menjalani hidup di Indonesia.

    ReplyDelete
  42. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Budaya disiplin dan menghargai orang lain di sekitar nampaknya sudah mendarah daging pada warga Jepang sehingga tidak salah jika mereka memiliki kemajuan yang pesat di bidang teknologi dan informasi. Patut dicontoh bagi warga Indonesia yang masyarakatnya masih sulit untuk membiasakan hal-hal baik dimulai dari yang kecil yang jika dilakukan bersama-sama akan memiliki dampak yang amat besar.

    ReplyDelete
  43. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Memberikan uang tip biasanya merupakan perilaku orang yang tidak enakan, mungkin alasan tersebut yang menjadi penyebab banyak orang indonesia yang memberikan tip atas jasa atau sesuatu yang telah diterima sebagai balas jasa atau ucapan terima kasih namun berbeda halnya apabila si pemberi memiliki maksud dan tujuan tertentu untuk melancarkan suatu kepentingan maka hal itu sudah mengarah ke gratifikasi atau suap yang bisa menghambat majunya negara.

    ReplyDelete
  44. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Budaya mengantri harus semakin ditanamkan pada keseharian masyarakat Indonesia yang masih banyak menyelak antrian karena merasa dirinya yang paling terdesak dan paling membutuhkan di banding orang lain. Padahal menyelak justru membuat antrian semakin kacau dan mengganggu orang lain yang juga memiliki kepentingan yang sama. Dengan memiliki budaya mengantri, tentu kita akan lebih bisa menghargai waktu.

    ReplyDelete
  45. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Pepatah mengatakan dimana bumi di pijak disitu langit di junjung. begitu juga kalau kita di negara lain, maka kita harus menghargai kebudayaan maupun tata hidup masyarakat disitu. Jepang yang merupakan negara asia timur, tentu sedikit banyak mempunyai kebudayaan yang mirip dengan Indonesia, terutama sopan santunnya. Setiap negara memiliki kelebihan masing-masing. Pun negara kita juga mempunyai keunggulan dibanding negara lain, misalnya budaya gotong royong, dll. Namun yang masih kurang di Indonesia dibanding Jepang adalah tentang kedisiplinan waktu, karena di Indonesia terkenal dengan jam karet. Dalam membudayakan disiplin ini bisa kita mulai dari diri sendiri dulu.

    ReplyDelete
  46. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Artikel mengenai liburan di Jepang ini memberikan pelajaran bagi kita bahwasanya, kita harus mampu menempatkan diri sesuai situasi dan kondisi agar kita dan orang-orang disekitar kita tidak merasa terganggu. Jepan, negara yang terkenal dengan keindahan bunga sakuranya ini memang menjunjung tinggi budaya antri. Kita sebagai bangsa Indonesia dapat belajar banyak dari bangsa Jepang. Miris rasanya melihat fakta bahwa di Indonesia sering terjadi aksi dorong mendorong dalam sebuah antrian hingga menimbulkan korban jiwa. Nah, oleh karena itu kita dapat membiasakan budaya antri dari diri kita sendiri. Harapannya lingkungan kitapun akan mengikutinya. Terimakasih.

    ReplyDelete
  47. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Saat membaca judul artikel ini, saya langsung terpikir pada peribahasa "Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain pula ikannya" yang berarti ssatu aturan di suatu daerah bisa berbeda debgan aturan di daerah lain atau dapat pula diartikan setiap negeri atau bangsa berlainan adat kebiasaanya. Dan setelah membaca artikel ini, saya ingin berterima kasih kepada Bapak telah membagikan artikel ini. Saya semakin tahu bahwa Jepang memang terkenal dengan kedisiplinan dan keteraturannya dan hal itu sangat memberi dampak positif bagi kemajuan negara tersebut. Hal ini sungguh patut untuk ditiru.

    ReplyDelete
  48. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Setelah memvbaca artikel di atas saya otomatis langsung membandingkan dengan kebiasaan yang ada di sekitar saya. Betapa banyak hal yang sebenarnya kita tahu itu tidak sopan dan tidak baik tetapi tetap saja dilakukan. Berkaitan denga beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan di Jepang saya rasa hamper sama dengan di lingkungansaya. Tetapi bedanya, di Jepang kebiasaan baiknya dilakukan dan kebiasaan jeleknya dihindari. Tetapi di lingkungan saya kadang, bahkan sering, terjadi sebalinya.
    Satu contoh yang sangat kontras ialah makan dan minum sambil jalan. Di Jepang saja yang mayoritas penduduknya tak beragama memiliki aturan untuk makan dan minum sambil duduk. Sedangkan di lingkungan saya yang mayoritas muslim dan jelas-jelas diajarakan untuk makan dan minum duduk malah melakukan hal yang sebaliknya. Bahkan di beberapa event makan dan minum sambil berdiri menjadi sebuah trend dan wajib diikuti. Betapa sedih hati ini menyadarinya. Padahal dalam islam orang yang terlanjur menelan air minum saat ia berdiri harus memuntahkannya, apalagi dengan makanan. Namun dengan santainya, walaupun tahu itu hal yang buruk, masih saja dilakukan. Semoga kita dapat selalu menjaga perilaku kita sehari-hari di rumah maupun di tempat umum. Di lingkungan tempat tinggal maupun di luar negeri.

    ReplyDelete
  49. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Jepang merupakan Negara ynagn masih menjunjung tinggi adat para leluhur. Hal tersebut terlihat dari banyaknya aturan yang berkaitan dengan kehidupan yang tidak tertulis tetapi masih tetap berlaku dan dijalankan oleh setiap warganya. Sebagai contoh dalam penggunaan sumpit saja banyak sekali aturan yang telah mendarah daging disana. Jika mengabaikan aturan tersebut, bisa saja kita dianggap sebagai seorang turis yang tak sopan. Jiak kita menancapkan sumpit ke atas nasi dipandang sebagai pertanda kematian, hal tersebut karena membuat sumpit jadi terlihat mirip seperti dupa yang dibakar untuk memuja orang yang sedang meninggal. Selain itu Mengayunkan sumpit di atas makanan juga bisa membuat kita dianggap rakus. Banyaknya aturan yang berlaku tersebut bukan utuk mengekang kehidupan manusia, tetapi untuk mengarahkan ke kondisi masarakat yang lebih baik.

    ReplyDelete
  50. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Jepan adalah negara yang terkenal dengan kedisiplinannya. Selain disiplin masyarakat jepang juga sangat menjunjung etika dalam bermasyarkat. Masyarakan jepang juga sangat menghargai ilmu, ini menjadikan negara jepang tergolong negara yang maju. Semoga kita dapat meniru perilaku baik dari masyarakat jepang dan meninggalkan yang buruknya.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  51. Efi Septianingsih
    Prodi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
    Kelas B
    17701251013

    Japan jelas negara yang tertib dan menjadi salah satu negara penciptaan robot
    Setelah membaca posting diatas saya menjadi ingin tahu apa filosofi, atau mamang itu menjadi salah satu kebudayaan yang harus menggunakan kedua tangan untuk memberi,menerima dan melakukan sesuatu yang berkaitan dengan orang lain?

    ReplyDelete
  52. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017
    Assalamu'alaikum wr wb.
    Tulisan bapak diatas memberikan informasi kepada kita, khususnya kita sebagai masyarakat Indonesia yang akan melakukan traveling ke Jepang atau pun ke negara lainnya. Ada pepatah yang mengatakan ‘dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung’, kemana pun berpergian tetaplah aturan di daerah tersebut diikuti. Jepang merupakan daerah yang teratur, rapi, dan displin. Masyarakat disana juga menyukai kebersihan dan menghargai waktu. Pernah teman saya bercerita, bahwa disana itu sangat bersih, dan budaya antri yang sangat baik, dan teman saya juga bercerita, ketika berjanji untuk bertemu dengan orang jepang pukul berapa, maka itu harus tepat waktunya. Saya juga melihat di beberapa stasiun tv, menceritakan bahwa bagaimana budaya naik kendaraan umum seperti bus dan kereta, dan budaya berjalan kaki di jepang.

    ReplyDelete
  53. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Orang jepang sangat terkenal dengan sikaf kedisiplinannya. Sikaf disiplin tersebut terlihat dalam hal apapun, terutama waktu. Jika orang Indonesia terkenal dengan kebiasaannya mengulur-ulur waktu, maka jangan harap kamu bisa melakukan hal yang sama di Jepang. Orang Jepang tidak suka menunggu dan membuang-buang waktu, karena bagi mereka waktu adalah uang.

    ReplyDelete
  54. Eka Luthfiana Lathifah
    177092510062
    PPs P.Mat C

    Jepang terkenal dengan budayanya yang unik, teknologi super canggih, dan kedisiplinannya. Ketika kita berkunjung ke suatu tempat kita harus menghormati dan mengikuti kebiasaan/peraturan tempat tersebut. Seperti peribahasa “dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung” yang artinya adalah sebaiknya kita selalu mengikuti kebiasaan dan adat istiadat ditempat kita berada.
    Kebiasaan di Jepang antara lain: makan dan etika menggunakan sumpit, mengantre dengan baik, tidak makan minum sambil jalan, mandi terlebih dahulu sebelum berendam di Onsen, tidak buang ingus ditempat umum, tidak member tip, tidak berbicara keras di transportasi umum, tidak menerima/memberi barang dengan menggunakan satu tangan, saat mau minum mengisi gelas orang lain terlebih dahulu sebelum mengisi gelas sendiri, tidak duduk di bangku prioritas. intinya orang Jepang sangat peduli dengan waktu dan lingkungan sekitarnya agar tidak merugikan orang lain

    ReplyDelete
  55. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Jepang adalah salah satu negara yang menjadi incaran para traveler Indonesia. Kebudayaan jepang banyak diminati. Tak heran jika restoran jepang di Indonesia ramai dikunjungi dan tempat yang dilengkapi dengan ala-ala bunga sakura akan menjadi sesuatu yang menarik. Traveler yang sudah pernah menginjakkan kaki di Jepang akan terkesimah dengan kebiasaan dan kedisplinan orang di sana. Hal ini bisa kita lihat dari postingan cerita perjalanan ke Jepang yang mereka tuliskan di media sosial. Kesan dari tulisan perjalanan ke Jepang yang pernah saya baca adalah kebanggaan penulis bisa ke Jepang. Hal yang mereka soroti adalah kedisplinan dan kebudayaan orang Jepang. Kita berharap perjalanan yang dilakukan masyarakat Indonesia dapat membawa ide perubahan yang secara perlahan dapat diterapkan di Indonesia.

    ReplyDelete
  56. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Terimakasih pak terkait info seputar hal yang tidak boleh dilakukan saat berlibur di Jepang. Hal yang selalu saya kagumi dari jepang selain keindahan alam dan budayanya yaitu masyarakatnya yang menjujung tinggi kedisiplinan serta memiliki kesadaran diri yang tinggi akan aturan yang berlaku misalnya seperti dalam menggunakan fasilitas umum misalnya dalam contoh sederhana yaitu ketika menggunakan eskalator mereka akan cenderung berdiri disisi kiri dan membiarkan sisi kanan mereka kosong, dengan demikian apabila ada seseorang yang memiliki kepentingan tertentu yang mengharuskan mereka bergerak cepat maka seseorang tersebut bisa melalui sisi kanan eskalator tersebut. Hal ini sangat sederhana namun terasa begitu berarti dan sangat kental akan nilai toleransi sehingga membuat saya kagum, sejak dulu saya memiliki keinginan untuk kesana suatu saat nanti dan ingin merasakan langsung bagaimana rasanya menjelajah di negeri sakura tersebut.

    ReplyDelete
  57. Yolpin Durahim
    17709251029
    Pps. P. Mat B 2017
    Saat sangat suka postingan ini prof, sebab saya menyukai sebagian budaya jepang dan sering membaca beberapa hal tentang jepang itu sendiri. Yang menjadi pertimbangan orang jepang dalam bebrbuat adalah apakah hal yang mereka lakukan akan menyebabkan mereka merasa malu atau tidak. Mereka lebih mempertimbangkan persepsi orang lain terhadap mereka. Sehingga hal ini yang menyebabkan generasi mereka juga memiliki karakter yang kuat dalam hal sosial.

    ReplyDelete
  58. Yolpin Durahim
    17709251029
    Pps. P. Mat B 2017
    Budaya yang paling kuat bagi orang jepang adalah perasaan malu. Malu melanggar peraturan, malu buang sampah sembarangan. Bahkan orang jepang yang mabuk saja masih sadar membuang sampah pada tempatnya. Malu pada tetangga yang rajin membersihkan rumah sementara rumahnya masih kotor. Malu terlambat ke kantor, sekolah dan sebagainya. Malu menerobos antrian dan membuat keributan. Masih banyak sifat malu yang perlu kita contoh dari masyarakat jepang.

    ReplyDelete
  59. Yolpin Durahim
    17709251029
    Pps. P. Mat B 2017
    Dalam hal parenting, Jepang sangat memperhatikan kualitas generasinya. Anak-anak selalu bersama ibunya. Mereka tak luput dari pengawasan ibu. Orang jepang sangat disiplin terhadap anak=-anaknya sejak dini. Mereka pantang memarahi atau bersikap kasar pada anaknya di depan umum. Mereka akan member hukuman ketika sudah sampai di rumah. Oleh sebab itu anak-anak jepang jarang bersikap seenaknya di depan umum, karena mereka tahu konsekuensi yang akan mereka terima jika melanggar aturan. Di tempat umum, jangan sampai anak-anaknya mengganggu kenyamanan orang lain. Sejak dini, sekolah mereka lebih menitikberatkan pada pelajaran etika daripada perhitungan dan sains. Dan masih banyak lagi budaya mereka yang patut kita tiru kebaikannya.

    ReplyDelete
  60. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Pepatah mengatakan di mana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Artinya sebagai turis maka harus memahami budaya setempat, apalagi budaya yang baik-baik. Pada point nomor 9, menuangkan minum orang lain dulu menurut saya adalah hal yang sopan. Sama halnya unggah ungguh di jawa saat berkumpul bersama, maka ada beberapa etika, misalnya jika tuan rumah mempersilahkan baru kita boleh makan dan minum, atau jika orang tua sudah mulai makan dan minum baru anak muda mengikutinya, atau bisa juga ketika hendak makan atau minum maka harus menyilahkan orang disamping kiri/kanan kita dulu.

    ReplyDelete
  61. Metia Novianti
    17709251021
    P.Mat A S2 2017

    Beda tempat beda pula aturan dan budayanya. Budaya di Indonesia dengan di Jepang tentulah sangat berbeda. Terima kasih pak untuk informasinya. Ada banyak hal yang dapat kita pelajari dari kehidupan masyarakat di negeri sakura. Tentu saja hal-hal terebut terlebih dahulu harus kita filter apakah sesuai dengan ajaran agama dan budaya di negara kita. Kita dapat mencontoh hal-hal positifnya dan tetap menghormati budaya mereka. Dari 10 poin yang bapak tuliskan, ada banyak yang dapat kita ambil sisi positifnya, seperti poin nomor 2 dan 3. Kita juga dapat mencontoh dan mempraktekkan sikap disiplin dan taat aturan masyarakat Jepang.

    ReplyDelete
  62. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Setiap wilayah baik provinsi maupun negara pasti mempunyai adat-istiadat ataupun norma kesusilaan yang berbeda-beda. Sehingga kita harus dapat merealisasikan suatu istilah yaitu dimana bumi dipijak disitu langit harus dapat kita junjung. Yang memiliki makna bahwa kita harus mampu menyesuaikan diri dimanapun kita berada, dan kita harus mampu menerapkan hal-hal yang bersifat positif dari kebudayaan tempat kita berada sekarang. Seperti halnya negara jepang yang secara tidak langsung dapat mengajarkan kita sikaf disiplin dan menghargai orang lain.

    ReplyDelete
  63. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP B

    Assalamu'alaikum wr.wb

    Sebagai pelancong kita seharusnya sudah mematuhi aturan di daerah tersebut. Seperti kata pepatah, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Dari 10 poin, saya ingin berkomentar tentang poin nomor 3 yaitu makan dan minum sambil berjalan. Dalam Islam hal ini juga dilarang, karena tidak bagus untuk kesehatan. Ternyata di Jepang juga menerapkan hal yang sama, mungkin dengan alasan yang sama yaitu berpengaruh terhadap kesehatan. Satu diantara alasan saya ingin ke Jepang juga yaitu orang Jepang sangat menghormati tamu dan orang yang lebih tua.

    ReplyDelete
  64. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Setiap daerah maupun negara tertentu sudah barang tentu memiliki aturan atau adat istiadat yang sudah tertanam dalam kehidupan bermasyarakat. Dari 10 hal yang telah dijelaskan di atas, ada beberapa hal yang sebenarnya bisa juga mulai diterapkan di negara kita. Karena mengambil sesuatu yang baik untuk memperbaiki kebiasaan yang buruk akan menciptakan kehidupan lebih tentram dan nyaman. Misalkan membiasakan budaya mengantre. Bukan berarti di negara kita tidak melakukan hal tersebut. Namun tidak jarang pula ada segelintir orang yang masih sulit untuk menerapkannya, boleh jadi karena terburu-buru, atau karena suatu hal yang menyebabkan mereka tidak sabar dalam mengantre. Makan dan minum sambil jalan, menurut ajaran agama Islam dan dalam hal kesehatan, hal demikian juga tidak baik bagi kesehatan. Maka mari membiasakan makan dan minum ketika kita duduk. Bukan hanya karena ketidaksopanan, namun juga demi kesehatan kita bersama.

    ReplyDelete
  65. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Setiap negara pasti memiliki aturan yang berbeda-beda tergantung ideologi yang dianut. Namun lebih dari itu setiap negara memilki aturan yang tidak tertulis namun ia tetap ada dilingkungan masyarakat tersebut, hal ini biasanya didasari pada budaya yang dianut. Seperti yang telah diungkapakan diaatas salah satu aturan yang ada dijepang, yaitu mengantri dalam berbagai kesempatan. Namun hal ini sangat jarang dilakukan orang indonesia, kenapa demikian?. Hal ini tidak bisa diampil satu kesimpulan mutlak. Namun secara garis besar hal yang mendasari yaitu masyarakat indonesia kurang sabar, menunggu lama-lama. Hal unik lainnya yang sering dilihat dijepang adalah mereka akan “sedikit menundukkan kepala atau membungkuk” ketika menyebrang sebagai ucapan terimakasih kepada pengendara mobil yang telah memberikan mereka jalan. Aturan ini memang tidak tertulis namun ia ada dikalangan masyarakat tersebut.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  66. Junianto
    PM C
    17709251065

    Dari artikel ini bisa saya katakan adalah seperti ungkapan dalam bahasa jawa “ desa mawa cara, negara mawa tata”. Paribasan Jawa ini mengandung arti bahwa setiap desa, negara, tempat dimanapun itu memeiliki aturan dan budaya masing-masing. Maka yang kita lakukan adalah “dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung”. Dimanapun kita berada maka kita patuhi aturan yang berlaku di tempat tersebut. Jangan membawa budaya yang tidak sesuai dengan tempat tersebut. Orang yang bijak adalah orang yang mampu menempatkan diri sesuai dengan kondisi budaya tempat ia berada.

    ReplyDelete
  67. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Budaya di jepang berbeda dengan budaya di Indonesia. Di setiap negara pasti memiliki budaya sendiri. Saya pernah mendapat cerita tentang budaya di jepang. Misalkan kita ingin naik taksi tidak boleh membuka pintu sendiri harus dibukakan sopir. Tidak boleh merokok dijalanan boleh merokok asalkan bawa asbak sendiri. Kalo dikereta atau bis jangan telponan dan HP harus di silent. Kalo jalan di fasilitas umum seperti di stasiun atau terminal jangan lambat dan menuh-menuhi jalan. Di ekskalator juga harus di sebelah kiri karena sebelah kanan untuk orang yang ingin mendahului.

    ReplyDelete
  68. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Ternyata banyak sekali negara-negara di dunia ini yang memiliki perbedaan pandangan dalam hal yang memang menurut saya itu simple. Selain apa yang saya baca atas pemaparan tersebut, ternyata ada juga negara yang menganggap jika senyum kepada orang yang tidak dikenalnya merupakan hal yang aneh. Negara tersebut adalah Rusia. Makanya banyak sekali orang rusia yang dianggap kurang ramah, karena kebudayaan mereka itu tidak senyum kepada orang yang tidak dikenalnya.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  69. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Terimakasih prof, Jepang selain kemajuan teknologinya, juga identik dengan masyarakatnya yang mencintai kebersihan serta ketertiban. Selain harus antre, dilarang keras membuang sampah sembarangan. Masih rendahnya pemahaman masyarakat kita mengenai ketertiban membuang sampah hal ini tampak dari sampah-sampah yang menumpuk di sembarang tempat.

    ReplyDelete
  70. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPS P.Mat A

    Pada dasarnya semua manusia memiliki budaya yang baik. Karena anugerah yang begitu besar akal dan hati. Di Jepang budaya tertib manusianya sangat bagus, hak hak orang lain tidak mereka ambil. Saya sebagai manusia bertumpah darah Indonesia tak merasa iri dengan keadaan Jepang. Walaupun Jepang terkenal akan ketertiban dan ketaatan warganya namun tingkat bunuh diri warganya juga tinggi. Hal ini karena tingkat tekanan pekerjaan yang tinggi.

    ReplyDelete
  71. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs PMAT C

    Setiap negara memiliki budaya dan kebiasaan masing-masing. Maka kita dapat mempelajari hal-hal baik dari negara lain tanpa meninggalkan kearifan local negara sendiri. Banyak hal yang dapat kita pelajari dari Jepang. Meskipun termasuk negara yang maju, masyarakat Jepang memiliki sopan santun yang baik seperti tertib mengantri. Maka sebagai negara yang menganut budaya timur, budaya kesopanan dan kedisiplinan di Jepang perlu kita budayakan pula di sekitar kita.

    ReplyDelete
  72. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.mat B

    Informasi yang sangat menarik dan sangat bermanfaat terutama bagi yang berencana ke jepang. Terima kasih banyak pak atas infonya. Memang benar bahwa kemana kita pergi, ke wilayag yang asing bagi kita, sepatutnya kita berusaha untuk mengikuti aturan atau norma kesopanan yang ada disana selama tidak bertentangan dengan nilai agama.

    ReplyDelete
  73. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Setiap daerah atau wilayah memiliki adat atau kebiasaan yang berbeda-beda. Dalam hidup bermasyarakat kita tidak akan lepas dari yang namanya berinteraksi. Dalam berinteraksi kita harus sesuai dengan atmosfirnya. Dalam budaya jepang sangat menjunjung tinggi kedisiplinan. Itu tercermin dari budaya dan kebiasaan orang jepang. Kebiasaan dan budaya disiplin sangatlah baik, maka dari itu patut kita contoh atau adopsi budaya tersebut. Dalam mengadopsi budaya kita harus selalu memfilternya, apakah budaya tersebut sesuai dengan atmosfir dilingkungan kita, hal ini supaya tidak terjadi pergeseran nilai dan moral, serta agar tidak terjadi gesekan sosial.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  74. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Setiap Negara memiliki norma dan budayanya masing-masing. Begitu juga dengan Negeri Sakura, Jepang. Namun ada budaya atau norma yang memang berlaku secara universal (tidak hanya di Jepang) yaitu budaya mengantre. Di Negara manapun menyerobot antrean adalah hal yang tidak diperkenankan karena telah mengambil hak orang lain. Terimakasih atas postingan ini, semoga suatu saat nanti saya bisa terbang ke Jepang dan bisa menikmati keindahan alam Negeri Sakura ini. Amiin.

    ReplyDelete
  75. Devi Nofriyanti
    17709251041
    PPS P.Mat B 2017

    Jepang merupakan salah satu negara yang ingin saya kunjungi. semoga bisa terwujud suatu saat nanti. terima kasih banyak untuk tulisannya pak. saya jadi mendapat info baru tentang hal-hal yang perlu dilakukan dan dihindari saat berkunjung kesana. saya sangat kagum dengan kebudayaan orang jepang. mereka terbiasa disiplin dan menghormati kepentingan orang lain. sangat wajar jika negara yang pernah di bom Amerika ini mampu menjadi negara yang sangat maju terutama bidang teknologinya. sungguh patut ditiru untuk hal kedisiplinan dan ketertibannya. semoga suatu saat indonesia bisa seperti itu.

    ReplyDelete
  76. Tri Wahyu Nurjanah
    15301241010
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Ternyata budaya di masing-masing daerah sangat berbeda. Setelah membaca artikel ini, saya dapat membayangkan betapa orang Jepang sangat menghargai orang lain. Dari cara makan, minum, bersikap saat dikendaraan umum, dan yang lainnya. Terima kasih sekali untuk artikelnya Prof. Bagi orang yang suka traveling ke negara lain, khususnya ke Jepang. Artikel ini sangat bermanfaat sekali untuk tambahan wawasan dan pengetahuan.

    ReplyDelete
  77. Raudhah Nur Pratiwi
    15301244009
    S1- Pend. Matematika A 2015
    Assalamu’alaikum
    Terimakasih atas informasinya Pak. Setelah saya membacanya, saya jadi teringat peribahasa “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”. Di mana pun kita berada, kita wajib untuk menghormati dan mentaati adat-istiadat setempat. Ada beberapa poin dari artikel di atas yang mirip dengan budaya di Indonesia namun sayangnya masih banyak masyarakat yang tidak mentaatinya, seperti pada poin 2, 3, dan 10.
    Banyak kebudayaan Jepang (tentunya yang positif) yang dapat dijadikan contoh untuk ditiru masyarakat Indonesia, namun masyarakat harus pintar mem-filter kebudayaan-kebudayaan mana yang patut ditiru, dan mana yang tidak.

    ReplyDelete
  78. Febriana Putri Hutami
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241007
    Memang benar kata pepatah dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Dimana kita berada kita harus menghargai dan menghormati aturan yang ada. Setiap masyarakat memiliki nilai-nilai tertentu yang tentunya tidak boleh dilanggar. Etika-etika yang ada sebaiknya kita patuhi dan jangan dilanggar. Sebabnya, jika kita melanggar kita akan dianggap tidak sopan. Di Jepang pun seperti itu masyarakat di sana memiliki budaya dan kebiasaan. Dari mulai cara bicara, makan, minum, dan tindakan sekecil apa pun sudah ada etikanya yang baik dan benar seperti apa. Dan kita sebagai orang yang beretika seharusnya mengetahuinya dan tidak melanggarnya.

    ReplyDelete
  79. Hanifah Prisma Sindarus
    15301244013
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Terimakasih Prof artikel yang sangat bermanfaat. Setiap negara pasti memiliki kekhasan, tradisi, budaya dan adat istiadat yang berbeda-beda. Tradisi, budaya, adat istiadat membedakan antara negara satu dengan negara lain. Ketika, berkunjung ke negara lain atau ke tempat lain hendaknya kita menghargai, menghormati setiap kebudayaan, tradisi dan adat istiadat yang berlaku di negara tersebut. Kita, juga harus menjaga sikap,tutur kata, dan perilaku atau perbuatan selama berada disana.

    ReplyDelete
  80. Malidha Amelia
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241016

    Setiap negara pasti memiliki budaya dan aturannya masing-masing. Seperti yang dijelaskan diatas bahwa di negara Jepang memang memiliki budaya yang unik dan orang-orang di Jepang juga sangat taat aturan juga sopan santun yang tinggi. Sehingga saat kita pergi ke Jepang, kita juga perlu untuk menghormati aturan dan budaya yang ada dengan cara mengikuti aturan dan budayanya yang baik. Dari pemaparan diatas, bahwa banyak sekali budaya untuk yang ada di Jepang sangat baik dan bisa kita contoh di Indonesia seperti menaati aturan, saling menghormati, displin dalam mengantri dll. Apabila kita menerapkan hal yang positif tersebut di Indonesia, maka lama kelamaan akan menjadi hal yang berbudaya juga di Indonesia dan bisa membuat Indonesia lebih baik daris ekarang. Terutama dalam hal mengantri dan menaati aturan yang ada.

    ReplyDelete
  81. Endar Chrisdiyanto
    Pendidikan Matematika A 2015
    15301244011
    Setiap negara, setiap tempat memiliki aturan tersendiri yang harus diikuti dan dipatuhi. Jika sebagai wisatawan tidak mengikuti aturan yang ada ditempat itu maka akan disebut tidak sopan dan tidak beretika. Jadi sebagai wisatwan sudah selayaknya mengikuti atauran dan adat yang ada ditempat dimana kita berada. Seperti yang dijelakan dalam artikel diatas bahwa negara Jepang memiliki aturan seperti dalam makan, berbicara dan jug alinnya mereka semua saling menghargai dan juga menghormati satu dengan yang lainnya, teratur dan juga tertib.

    ReplyDelete
  82. Puspitarani
    15301244008
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    Terima kasih Bapak atas informasi yang Bapak share kepada kami. sungguh bermanfaat sekali Pak informasi tersebut. Sejujurnya saya belum pernah ke Jepang, namun Jepang masuk dalam destinasi liburan saya dengan keluarga. Yang saya tau Jepang menyimpan 1001 kekayaan budaya dan alamnya, terkenal dengan kecanggihan dan kemajuan teknologi, kuliner, orang-orangnya yang sangat menghormati makanan dan selalu inovatif dalam menghias makanan dan sebagainya. Seperti yang Bapak katakan kepada kami saat kuliah Etnomatematika, ketika kita datang ke Keraton, Candi Prambanan dan Candi Borobudur yang notabene merupakan satu budaya dan satu negara bahkan satu wilayah saja kita harus mentaati tata krama dan aturan yang berlaku disana.Seperti di rumah saja kita punya banyak aturan, misalnya sepatu baju harus dirapikan dan ditata di tempatnya, bahkan diri kita sendiri saja punya aturan, dan pasti aturan yang kita buat harus kita lakukan. apalagi ini yang sudah menyangkut negara lain, khususnya Jepang. Pasti mau tidak mau, suka tidak suka kita harus menerima dan menjalankan semua aturan yang berlaku. toh aturan tersebut dibuat untuk kenyamanan pengunjung juga. Jadi taatilah segala aturan yang berlaku dimana saja.

    ReplyDelete
  83. Woro Alma Manfaati
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241002

    Setiap wilayah pasti memiliki aturan sebagai ciri khas dan keunikannya masing-masing. Sehingga, sebagai wisatawan hendaknya mengetahui aturan-aturan jika ingin mengunjungi suatu wilayah, agar nantinya dapat menyesuaikan diri di wilayah tersebut. Seperti halnya negara Jepang. Setelah membaca artikel di atas, secara tidak langsung dapat mengajarkan kita mengenai aturan-aturan yang dapat membuat kita disiplin, menaati aturan, dan menghargai orang lain.

    ReplyDelete
  84. Zayan Nur Ansito Rini
    S1 Pendidikan Matematika I 2015
    15301241003

    Kemanapun kita pergi,kita harus tetap menjunjung tinggi adab dan budaya, baik budaya milik negara sendiri maupun budaya negara lain tempat kita berpijak dan mengembara. Jika ingin dihargai, tentu juga harus menghargai milik orang lain terlebih dahulu. Cara kita menjaga nama baik negara sendiri di negara lain adalah dengan mematuhi segala aturan, tata krama, adab yang berlaku di negara tersebut. Dengan begitu orang lain tahu bahwa budaya Indonesia mengajarkan toleransi, kepatuhan, dan perilaku luhur.

    ReplyDelete
  85. Nurrina Rhomadita
    15301241026
    S-1 Pendidikan Matematika I 2015

    menarik jika mengenal kebudayaan dan kebiasaan - kebiasan di Jepang. perlu kita apresiasi dan dicontoh kebiasaan - kebiasaan yang baik di jepang, salah satunya budaya disiplin tepat waktu. yang notabene cukup berbanding terbalik dengan di negara kita sendiri. bukan bermaksud membanding - bandingkan negara satu dengan lainnya, akan tetapi tidak ada salahnya jika belajar untuk menerapkan budaya disiplin dan tepat waktu. diakui sulit sekali untuk menerapkan kedua hal tersebut, tetapi alangkah lebih baik berusaha mencoba sesuatu hal yang baru dan baik, daripada mempertahankan sesuatu hal yang buruk.

    ReplyDelete
  86. Fitria Restu Astuti
    15301241040
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Terimakasih bapak atas informasi yang sangat bermanfaat. Meskipun terkadang tidak ada aturan tertulis tentang apa-apa saja yang tidak boleh ataupun boleh dilakukan di suatu tempat, kita harus tetap menghormati norma yang berlaku di lingkungan tersebut. Seperti halnya Indonesia, Jepang juga memiliki aturan dalam masyarakatnya. Salah satu budaya di Jepang yang baik untuk ditiru dan diterapkan di Indonesia salah satunya yaitu budanya “antre”. Saya merasa prihatin dengan sifat mayoritas orang Indonesia yang masih belum bisa membiasakan kebiasaan mengantre. Padahal jika dicermati, mengantre dengan tertib merupakan bentuk menghargai hak orang lain. Dengan menghargai dan menghormati hak-hak orang lain maka hak kita juga akan terpenuhi. Jika kita membantu orang lain maka kita juga akan dibantu. Seperti pepatah Jawa yang mengatakan “Urip iku urub”

    ReplyDelete
  87. Julialita Muhariani
    15301241004
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Setiap daerah/negara/wilayah pasti memiliki budaya dan adat yang berbeda satu sama lain. Contohnya, Jepang terkenal akan keteraturan, kebersihan dan masyarakatnya yang taat aturan, dan masih banyak lagi. Dari tulisan di atas tampak sekali bahwa terdapat banyak perbedaan antara budaya dan adat istiadat antara Jepang dan Indonesia. Oleh karena itu, saat berkunjung ke Negeri Sakura tersebut kita harus mengikuti dan menyeseuaikan diri dengan budaya yang ada di sana.

    ReplyDelete
  88. Finda Ayu Annisa
    15301241024
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Di setiap daerah dan wilayah memilik kebudayaan dan adat istiadat masing-masing. Tentunya kebudayaan yang dimiliki sangat berbeda dan beranekaragam. Contohnya di Negara Jepang, kebudayaan yang mereka miliki sangat baik, yaitu etika memakai sumpit, budaya antre, makan dan minum tidak berjalan, dan masih banyak lagi. Hal ini sangat berbeda sekali dengan kebudayaan Indonesia. Sebagai salah satu contohnya, Indonesia masih sangat sulit dalam menjalankan budaya mengantre. Oleh sebab itu, bangsa Indonesia perlu banyak belajar dari Jepang yaitu negara maju di Asia. Dan apabila kita mau pergi ke luar negeri, kita harus bisa menyesuaikan kebudayaan yang dimiliki oleh negara tersebut.
    Terimakasih

    ReplyDelete
  89. Kristanti
    15301241041
    Pendidikan Matematika A 2015

    Terimakasih pas atas ilmunya, semoga semakin banyak yang memhaca tulisan ini, maka akan semakin banyak yang mengetahui tentang hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat berlibur ke jepang. Setiap tempat, memang memiliki kebudayaan yang berbeda beda. Sebagai orang yang berkunjung, sebaiknya kita ikut menghormati dan menghargai budaya tempat yang sedang kita kunjungi.

    ReplyDelete
  90. Muhammad Labib Hidayaturrohman
    15301241023
    Pendidikan Matematika I 2015

    Terimakasih atas artikel bapak. Menurut saya, hal tersebut tidak hanya di Jepang atau dalam konteks negara, namun juga sampai kelompok bahkan individu. Ketika kita pergi menuju tempat orang lain, maka kita harus memahami karakteristik orang orang di tempat tersebut supaya hal yang kita lakukan di tempat tersebut tidak menimbulkan masalah seperti perpecahan. Ketika kita bersilaturrahiim ke rumah teman, maka kita harus mengenal karakteristiknya, misalnya saja apabila teman kita sensitif terhadap suatu obrolan maka kita juga harus berusaha menghormatinya dengan cara menghindari obrolan tersebut selama tidak sangat penting untuk dibahas. kita sebagai manusia hidup sebagai makhluk sosial, itu berarti kita sebagai manusia harus saling menghormati dan menghargai budaya masing masing. Terimakasih

    ReplyDelete
  91. Bayu Widyanto
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301244010

    Pada dasarnya, setiap negara/daerah memiliki budaya masing-masing. Tentu saja setiap budaya tersebut memiliki keunikannya masing-masing. Misalnya saja pada negara jepang, salah satu contoh budaya disana yaitu budaya mengantri, di negara jepang tanpa perlu diingatkan oleh petugas, orang-orang disana akan berbaris rapi. Hal ini berbeda dengan negara kita yang terkadang dalam mengantri masih ada yang menyerobot atau mendahului.

    Intinya, dimanapun kita berada, kita harus menghargai budaya di negara/daerah tersebut dengan baik. Jika belum tau budaya disana bisa bertanya kepada penduduk setempat maupun cari informasi di internet. Dengan perkembangan teknologi saat ini, informasi juga cukup mudah dicari.

    ReplyDelete
  92. Rina Musannadah
    15301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Setiap negara bahkan daerah pasti memiliki ke-khas-an serta kebiasaan masing-masing. Kita sebagai pendatang tentu harus menyesuaikan diri dengan kebiasaan yang sudah ada. Jepang memang terkenal dengan orang-orang yang teratur, serta budaya kesopanan dan sangat menghargai orang lain. Banyak hal positif di Jepang yang bisa kita tiru dan kita terapkan di Indonesia agar Indonesia dapat menjadi negara yang teratur dan tertata. Namun sayangnya, mempersiapkan masyarakat yang bisa menerima aturan baru mengenai keteraturan dan kedisiplinan masih dianggap sulit di Indonesia. Semoga suatu saat, Indonesia bisa menerapkan keteraturan dan kedisiplinan layaknya Jepang.

    ReplyDelete
  93. Siti Efiana
    15301241029
    S1- Pend.Mat I 2015

    Terima kasih atas artikelnya, Prof. Saya teringat suatu peribasa, yaitu “Di mana bumi berpijak disitu langit dijunjung.” Saat kita mengunjungi suatu Negara atau bahkan rumah orang lain, kita harus menghargai aturan yang ada di sana. Di Negara Jepang ini ada banyak hal baik yang bisa dicontoh orang Indonesia, diantaranya budaya mengantre, di Indonesia sendiri terkadang ada saja orang yang menyerobot antrean, padahal apa salahnya mengantre? Kemudian, mengenai duduk di bangku prioritas, saya sempat gemas dengan berita beberapa waktu lalu, di mana ada 2 orang remaja yang duduk di bangku prioritas tanpa rasa bersalah, yang bahkan ketika ada Ibu hamil yang meminta tempat duduk itu, mereka malah menjawab dengan tidak sopan. Kemana rasa kemanusiaan mereka? Tega-teganya mereka melakukan itu. Semoga saja mereka segera sadar dan kejadian semacam itu tidak terulang.

    ReplyDelete
  94. Siti Nur Fatimah
    15301241045
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Terimakasih Prof atas artikelnya, saya jadi mengetahui hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat di Jepang . Memang, setiap negara pasti memiliki adat atau kebiasaann. Tidak hanya negara bahkan daerah-daerah pada negara yang sama pun memiliki kebiasaan masing-masing. Yang perlu kita tanamkan adalah ketika kita berada disuatu tempat kita tidak boleh bertindak semena-mena, kita harus menghormati atapupun menghargai kebiasaan-kebiasaan yang ada, ataupun aturan-aturan yang ada.

    ReplyDelete
  95. Eka Susanti
    NIM. 15301241006
    S1-Pendidikan Matematika I 2015

    Dimana bumi dipijak, disitulah langit dijunjung. Berwisata merupakan hal yang menyenangkan tapi jangan sampai kita bersikap tidak sopan dan malah mengganggu kenyamanan orang lain. 10 tips di atas sangat bermanfaat sekali agar tiap orang yang berkunjung ke Jepang dapat memahami adat dan kebisaan di sana. Semoga saya dan teman teman diberi kesempatan untuk bisa mengunjungi Negeri Bunga Sakura dan menerapkan ilmu yang Prof bagi. Aaammiiiiinnnn.

    ReplyDelete
  96. Nur'aini Habibah Sa'diyyah
    15301241044
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Jepang menjadi salah satu negara yang menarik wisatawan untuk dikunjungi, baik bagi wisatawan domestik maupun asing. Terimakasih Prof, artikel yang menarik dan menambah wawasan dan pengetahuan kami, khususnya para traveler. Dari artikel ini, saya mengerti bahwa ternyata orang-orang di Jepang sangat menjunjung etika kesopanan dan memperhatikan kepentingan orang lain dalam kehidupan mereka. Hal tersebut dapat dicontoh oleh orang Indonesia, tentu saja dengan memperhatikan beberapa hal dan tidak mengubah jati diri bangsa. Selain itu, sebagai wisatawan, kita harus menghormati adat-istiadat di negara atau tempat yang dikunjungi.

    ReplyDelete
  97. Lisfiyati Mukarromah
    15301241042
    Pendidikan Matematika A 2015
    Program S1
    Terimakasih Prof telah membagikan artikel yang sangat bermanfaat di atas.
    Setiap negara memiliki budaya yang berbeda-beda. Begitu pula dengan negara Jepang.
    Berdasarkan artikel tersebut kita bisa mengambil pelajaran yang berharga dari orang Jepang, diantaranya yaitu: sangat menghargai orang lain dan memiliki sikap disiplin yang sangat tinggi.
    Sebagai pendatang, sudah selayaknya kita menghargai budaya negara/tempat yang kita datangi. Kita juga bisa mengadopsi budaya Jepang yang baik-baik dan sesuai dengan negara kita.
    Terimakasih.

    ReplyDelete
  98. Isykarima Nur S
    15301241032
    S1 Pend. Matematika A 2015

    Terimakasih Prof dengan membaca atikel ini saya jadi paham apa saja yang tidak boleh dilakukan saat di Jepang. Jepang merupakan negara yang sangat ingin dikunjungi siapapun, termasuk saya :)
    Seyogyanya sebagai seorang pendatang haruslah kita mengikuti budaya yang ada. Jika itu memang tidak sesuai dengan diri kita setidaknya hormati budaya tersebut, karena kita adalah pendatang. Jika tidak menghormati budaya atau malah terkesan tidak sopan tentu memberi pengaruh buruk tidak hanya pada diri sendiri namun juga terhadap negara kita masing-masing. Benar adanya pepatah “Dimana bumi dipijak, disitulah langit dijunjung.”

    ReplyDelete
  99. Alvi Khoirunnisak
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241012

    Jepang adalah negara yang sangat luar biasa berkembang pesat dalam bidang IPTEK. Hal ini tentu didukung dengan sumber daya manusia yang berkualitas. Dari artikel tersebut Prof menyebutkan 10 hal yang tidak beh dilakukan di Jepang, yang sebenarnya sepele, namun oleh orang Indonesia sering di sepelakan. Contohnya saja pada poin 3 dimana di Jeoang orang di larang makan dan minum sambi berdiri. Bagi orang Indonesia, khususnya bagi kaum muslim, hal ini bukanlah peraturan baru. Karena ternyata makan dan minum sambil berdiri memiliki dampak negatif bagi kesehatan.
    Jika orang Jepang yang mon muslim saja dapat melakukan hal tersebut, mengapa kita tidak?

    ReplyDelete
  100. Rina Anggraeni
    15301241043
    S1 Pend. Matematika A 2015

    Terima kasih Prof dengan membaca artikel tersebut menambah wawasan saya tentang hal-hal yang dilarang dilakukan saat liburan ke Jepang. Suatu saat mungkin saya akan kesan juga untuk liburan, amiin. Menurut saya dan mungkin menurut banyak orang, jika kita pergi ke suatu tempat hendaknya mengikuti aturan yang berlaku di tempat tersebut dan menghormati penduduk di tempat itu. Sebaiknya dimanapun kita berada kita harus menaati segala aturan yang berlaku di tempat tersebut selagi tidak bertentangan dengan agama yang kita anut. Sekalipun itu bertentangan dengan agama yang kita anut, hendaknya kita menjelaskan alasannya dengan sopan santun dan menolak secara halus.

    ReplyDelete
  101. Almaida Alvi Zahrotunnisa
    Pendidikan Matematika A 2015/S1
    15301241046
    Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Dimana bumi berpijak, disitulah langit dijunjung. Dimana pun kita melangkah, sebagai seseorang yang berpendidikan tentu harus menghormati budaya setempat. Terimakasih atas artikelnya Prof, sangat membantu memberikan info pada orang-orang yang memiliki hobi travelling.

    ReplyDelete