Sep 25, 2017

*PERSEPSI*


Oleh: Marsigit UNY


*Limbuk*: Sekalian tanya, _Persepsi_ itu apa?

*Cangik*: _Persepsi_ itu mulai dari: _Kenyataan, Kesadaran, Penginderaan, Apersepsi, Representasi, Imajinasi, Persepsi, Sensasi, Pengetahuan, Konsep, Intuisi, Gagasan, Notion, dan Keputusan_. Kok kamu tanya _persepsi_ ada apa?

*Limbuk*: Saya ingin menjadi manusia yang dipersepsikan _serba baik_ oleh semua orang. Singkat kata saya ingin dinilai sebagai orang baik.

*Cangik*: Agak aneh keinginanmu itu?

*Limbuk*: Loh kok aneh. Kan wajar semua orang juga punya keinginan itu.

*Cangik*: Kenapa kamu tidak berkeinginan saja menjadi orang baik. Kenapa pakai dinilai segala?

*Limbuk*: Ya kalau begitu saya tidak tanya. Itulah sebabnya saya tanya apa itu persepsi?

*Cangik*: Penilaian orang kepada kamu itu tergantung persepsi mereka terhadap dirimu.

*Limbuk*: Tolong jelaskan kepada saya detailnya?

*Cangik*: Penilaian orang kepada kita tergantung _kenyataan diri_ kita. Nyatanya kita itu bagaimana?

*Limbuk*: Bagaimana mengetahui _kenyataan diri orang_ ?

*Cangik*: Untuk mengetahui _kenyataan sesuatu_ orang menggunakan _pikiran_ dan menggunakan _panca indera_ nya. Pikiran itu logika atau nalar. Panca indera itu: _melihat, mendengar, meraba, merasa, membau_.

*Limbuk*: Kenyataan?

*Cangik*: Lha iya. Melihat kenyataan, mendengar kenyataan, meraba kenyataan, merasa kenyataan, dan membau kenyataan.

*Limbuk*: Mengetahui kenyataan?

*Cangik*: Ya terserah kamu. Setelah kamu mengindera kenyataan, apakah kamu mengetahui kenyataan atau tidak tergantung kamu punya _kesadaran_ akan hasil mengindera.

*Limbuk*: _Kesadaran_?

*Cangik*: Loh belum tentu orang _melihat_ itu sadar kalau melihat. Belum tentu _mendengar_ itu lalu sadar kalau mendengar. Jadi semua pengetahuanmu harus didahului dengan _kesadaranmu_.

*Limbuk*: Apersepsi?

*Cangik*: Kamu bisa memperoleh pengetahuan tentang kenyataan jika _kesadaranmu_ itu terkait dengan pengetahuanmu yang terdahulu. Itu namanya _apersepsi_. Kesadaran yang terkait dengan pengetahuan lampaumu itu akan mewujudkan dan menghasilkan _bayangan_ atau _representasi_ yang akan menjadi cikal bakal _imaginasi_.

*Limbuk*: _Imajinasi_ ?

*Cangik*: Tidaklah orang akan mempunyai ilmu jika tidak punya _imajinasi_.

*Limbuk*: Contoh _imajinasi_ ?

*Cangik*: Imajinasi itu gambar atau konsep di dalam pikiranmu. Kumpulan _imajinasi_ itu namanya _persepsi_. Struktur bangunan yang menghubungkan banyak _imajinasi_ itu namanya _sensasi_. Struktur bangunan di dalam pikiranmu yang menghubungkan sensasi sensasi itulah yang disebut _pengetahuan_. Kumpulan pengetahuan itu dapat digunakan untuk membuat _gagasan_ . Tidaklah mungkin orang dapat mengambil _keputusan_ jika tidak mempunyai _gagasan_.

*Limbuk*: Keputusan?

*Cangik*: Keputusan itu derajat pikiran yang tertinggi. Keputusanmu itulah yang menentukan apakah aku itu orang baik atau tidak. Keputusanku itulah yang menentukan apakah dirimu orang baik atau tidak. Itulah sebenar benar persepsi. Jadi persepsi itu bersifat subjektif, terserah diri kita masing masing.

*END*

117 comments:

  1. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Persepsi setiap orang berbeda-beda. Seperti yang ditulis dalam uraian di atas, persepsi berawal dari suatu kenyataan, lalu kesadaran, baru diikuti penginderaan. Setiap manusia memiliki tingkat kesadaran yang berbeda-beda. Selain itu daya penginderaan manusia satu sama lain juga tidak sama. Sehingga hasil mempersepsi suatu objek akan berbeda-beda. Jika persepsi dikaitkan dengan baik dan buruk, tentunya hal ini akan bersifat relatif. Sehingga uraian di atas menyiratkan pesan pada kita bahwa “jangan berambisi untuk dipersepsikan / dinilai serba baik oleh orang lain, tetapi jadilah orang yang baik.”

    ReplyDelete
  2. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Sekelumit percakapan yang begitu mudah dipahami. Saya sampai keasyikan membacanya. Persepsi, ini bahasan yang sudah tidak asing bagi saya. Ya, saya sependapat dengan Cangik bahwa persepsi itu bersifat subjektif, terserah diri kita masing-masing. Ini berarti bahwa setiap orang berhak untuk memberikan penilaian atas tindakan diri sendiri dan orang lain sesuai dengan kenyataannya. Keberfungisan sistem kognitif juga bekerja saat kita sedang mempersepsikan sesuatu. Kebebasan berimaginasi dalam pikiran juga sangat dianjurkan yang mana akan mendatangkan pengetahuan-pengetahuan dalam diri. Selanjutnya, terkait dengan penilaian dari orang lain terhadap diri kita sendiri itu salah satu hal cukup baik namun alangkah lebih baik jika diri kita sendiri yang mengintrospeksi sudah sejauhmana kualitas dari diri kita sendiri. Takaran dan penilaian dari manusia hanya sebagai data-data sekunder/pendukung.

    ReplyDelete
  3. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP Kelas B 2017

    Persepsi dibangun atas dasar keberpihakan atas segala sesuatu. Maka tepat sekali apabila persepsi merupakan subjektivitas seseorang. Sulit rasanya jika kita membangun persepsi terhadap diri kita sendiri. Ya, karena kita adalah subjek yang menilai diri kita sebagai subjek pula. Karena manusia itu lemah terhadap dirinya sendiri, ia selalu ingin tampak kuat atau lebih di depan manusia lain. Kadang manusia ingin dipersepsi manusia lain dengan persepsi positif terhadap dirinya. Tidak ada yang salah dengan hal itu, namun sia-sia adanya. Jika kita hanya ingin dipersepsi yang demikian maka kesia-siaan lah adanya. Karena makna hidup tidak terletak pada persepsi orang lain atas dirinya, namun yang lebih penting adalah pandangan Tuhan atas dirinya.

    ReplyDelete
  4. Vidiya Rachmawati
    PM A
    17709251019

    Persepsi merupakan sudut pandang seseorang terhadap suatu objek. Lebih lanjut persepsi juga dapat diartikan sebagai cara orang menilai suatu objek. Bagaimana dia menilai suatu objek adalah persepsinya tentang objek tersebut. Terkait persepsi sifatnya sangat subjektif. Bahwasanya setiap orang memiliki penilaian berbeda terhadap objek yang sama. Persepsi sangat mempengaruhi penilaian awal seseorang terhadap suatu objek. Oleh karena itu, pada implementasi kegiatan pembelajaran perlu adanya penyamaan persepsi di awal kegiatan pembelajaran. Sebagai contoh, untuk pembelajaran volume kerucut tingkat smp, guru menyajikan gambar nasi tumpeng. Tentu dari gambar yang disajikan menimbulkan berbagai persepsi dalam benak siswa. Dengan demikian guru perlu menarik benang merah supaya pemikiran siswa terpusat pada tujuan pembelajaran atau kompetensi yang akan dicapai.

    ReplyDelete
  5. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Dari dialog ini, pemahaman yang kami dapat adalah segala sesuatu yang tertangkap oleh panca indera kita, jika kita ingin mngetahui sesuatu tersebut, maka pikiran kita akan mencari segala pengetahuan yang kita miliki terkait sesuatu tersebut setelah itu segala pengetahuan tersebut diolah menjadi suatu kesimpulan, maka kesimpulan itu lah yang disebut persepsi. Jadi persepsi itu tergantung dengan apa yang diperoleh oleh panca indera dan tergantung pula oleh pengetahuan orang tersebut.

    ReplyDelete
  6. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Pada dasarnya, dari awal kita sebelum dilahirkan sudah diberikan pilihan. Yaitu ditanya, apakah kau nersedia untuk menyembahKu? Kita memilih mengatakan bersedia. Jadi, kita sudah siap dengan segala hal yang terjadi jika kita mengatakan bersedia. Orang lain akan mengatakan sesuatu tentang kita berdasarkan apa yang ada pada diri kita. Namun, sebenarnya sifat subjektivitas dari manusia dalam memangdang kita juga sangat berpengaruh. Oleh karena itu, anggapan atau persepsi seseorang juga dipengaruhi oleh diri yang memandang, tidak utuh 100% berdasarkan apa yang kita lakukan saja. Jika kita melakukan sesuatu yang sama dengan orang yang memandang, saya yakin anggapan mereka baik, namun jika tidak, bisa anggapan mereka buruk, namun tidak semua hal seperti itu. Jadi, intinya kita tidak bisa menyamakan persepsi orang terhadap kita. Karena kita tidak bisa memaksa orang untuk menyatakan sesuai dengan yang kita inginkan.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  7. Junianto
    PM C
    17709251065

    Persepi sangat bergantung pada sudut pandang seseorang. Maka dari itu, persepsi masing-masing orang akan berbeda dalam menilai sesuatu. Seperti yang Prof sampaikan bahwa persepsi itu sangat bersifat subjektif. Maka dari itu, sebagai manusia sebaiknya kita tidak terlalu bergantung kepada persepsi orang lain terhadap diri kita seperti yang diinginkan tokoh Limbuk tersebut. Tetapi yang paling tepat adalah kita berproses memperbaiki diri kita sesuai norma, aturan, dll.

    ReplyDelete
  8. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Persepsi setiap orang itu berbeda-beda bahkan untuk menilai objek yang sama sekalipun. Seperti ungkapan Cangik diatas "Imajinasi itu gambar atau konsep di dalam pikiranmu. Kumpulan _imajinasi_ itu namanya _persepsi_" semakin banyak gambaran atau konsep didalam pikiran seseorang tentang sebuah objek maka semakin bagus persepsi orang itu mengenai objek tersebut. Karena setiap orang memiliki kehidupan yang berbeda maka di setiap pikiran seseorang memiliki gambaran atau konsep yg berbeda-beda.

    ReplyDelete
  9. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B
    Assalamualaikum wr wb.Setelah membaca cuplikan dialog, saya memetik pelajaran bahwa” tidak perlu mendapatkan persepsi yang sebaik- baiknya dari orang-orang, tapi yang terpenting adalah jangan berhenti berbuat baik.Orang –orang mempersepsikan diri kita berpedoman pada kenyataan, pikiran, bagaimana cara mengindrai, dan menalar.Persepsinya orang terhadap diri kita berbeda- beda.SeJogja mengatakan kita baik, namaun belum tentu Sesurabaya mengatakan kita baik.Sebaik-baiknya persepsi adalah persepsinya Allah.Kalau Allah mempersepsikan kita baik, maka semuka bumi dan langit mengatakan kita adalah orang baik.Wallahuallam bissauwwab.Wassalamualaikm wr wb.

    ReplyDelete
  10. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Persepsi adalah cara pandang kita dalam menyikapi dan menganalisis suatu permasalahan. Persepsi setiap orang akan berbeda antara yang satu dengan yang lain tergantung bagaimana pribadinya ingin menghadapi permasalahan tersebut. Persepsi juga tercipta dari berbagai pengalaman yang pernah di lewati. Semakin banyak pengalaman maka semakin kuat gambaran yang akan terbentuk untuk menyikapi suatu hal atau suatu masalah hidup. Seperti contoh dengan melihat baik artikel ataupun elegi dari blog ini maka setiap orang akan mempunyai persepsi masing-masing dalam memaknai uraian bapak prof sehingga benar atau salahnya persepsi itu tergantung dari sudut pandang kita dalam melihat persepsi tersebut.

    ReplyDelete
  11. Arina Husna Zaini
    PEP B S2
    17701251024
    persepsi merupakan pendapat seseorang atau kelompok memgenai suatu hal.
    jadi setiap.orang memiliki pendangan masing2 terhadap susatu dan tak di pungkiri lagi terkadang persepsi orang satu dan yg lain bisa berbeda dan bahkan sangat berbeda. persepsi seseorang tak bisa di buat2, contoh orang A memiliki persepsi terhadap orang B maka persepsi orang A terhadap B tidak.lepas dr tindak tanduk si B selama ini . Persepsi tak bisa di bohongi.ia ada karena alamiah dari kelakuan seseorang. terima kasih

    ReplyDelete
  12. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Memang menarik. Sangat menarik. Tapi ada satu pokok bahasa dalam dialog ini yang sedikit lebih banyak menarik perhatian saya. Upaya memanipulasi. Upaya membuat orang lain berpersepsi bahwa kita baik. Padahal nyatanya persepsi orang lain adalah cerminan diri kita. WAH...

    ReplyDelete
  13. Riandika Ratnasari
    17709251043
    Pascasarjana Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Persepsi menurut saya adalah cara pandang seseorang terhadap sesuatu hal. Persepsi setiap oraang berbeda-beda. Ada suatu kalimat yang menarik menurut saya tentang "Imajinasi". Berdasarkan cerita di atas imajinasi sangat penting karena imajinasi merupakan pemikiran yang tertinggi dan imajinasi merupakan kumpulan dari persepsi. Pada akhirnya persepsi berpuncak pada keputusan. Keputusan adalah salah satu hal yang sangat sulit dilakukan. Memerlukan banyak pengetahuan ketika kita harus memutusakan suatu permasalahan. Terimasih Bapak Marsigit atas ilmunya.

    ReplyDelete
  14. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    S2 PEP Kelas B 2017

    Ulasan yang sangat menarik dan mendalam, Persepsi adalah kemampuan orang untuk mendeskripsikan sesuatu dimulai dari panca indera kemudian diolah oleh pemikiran dan menghasilkan persepsi. Dalam beberapa hal, kita kerap mempersepsikan sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan. Maka dari itu filsafat adalah ruang untuk menguji setiap persepsi yang kemudian menghasilkan dalil-dalil. Yang ingin saya tanyakan terkait dengan argumen Cengik yang mengatakan bahwa “Keputusanku itulah yang menentukan apakah dirimu orang baik atau tidak” kemudian dilanjutkan dengan “Jadi persepsi itu bersifat subjektif, terserah diri kita masing masing”. Dari mana kemudian kita tahu persepsi memiliki standar baik atau tidak jika persepsi bersifat subjektif?

    ReplyDelete
  15. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas sharingnya Prof. Persepsi orang lain terhadap kita sangat bergantung dengan kenyataan atau realitas kepribadian kita. Bagaimana kita mengharapkan orang lain bersepsi bahwa kita adalah orang baik jika dalam keseharian kita menunjukkan sikap atau perangai yang berlawanan dengan kebaikan. Meski begitu, walaupun kita sudah berusaha berbuat baik, tetap saja ada orang yang tidak berkenan dengan kita. Jadi selayaknya kita berbuat baik bukan untuk dinilai manusia tetapi semata-mata mengharap ridho Tuhan YME.

    ReplyDelete
  16. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B (S2)

    Assalamualaikum Wr.Wb

    Presepsi itu gagasan yang berasal dari panca indra yang kita rasakan. Jadi ketika kita ingin dikatakan baik, yang harus dilakukan adalah bagaimana menjadi orang baik bukan bagaimana untuk dinilai baik. Ketika kita Berusaha menjadi orang baik tanpa untuk dinilai baik, dan ingin menjadi orang baik karena ingin dinilai baik, maka kita sendiri lah yang akan merasakan dan memberikan keputusan bagaimana presepsi itu tentang diri kita. Seperti yang dikatkan cangik diatas "Keputusan itu derajat pikiran yang tertinggi. Keputusanmu itulah yang menentukan apakah aku itu orang baik atau tidak. Keputusanku itulah yang menentukan apakah dirimu orang baik atau tidak. Itulah sebenar benar persepsi. Jadi persepsi itu bersifat subjektif, terserah diri kita masing masing."

    ReplyDelete
  17. Devi Nofriyanti
    17709251041
    Pps UNY P.Mat B 2017

    Saya telah mengomentari tulisan bapak sebelumnya dengan memuat kata-kata "persepsi saya", dan ternyata di post selanjutnya ini dibahas kata "persepsi", wah kebetulan sekali y pak.
    persepsi di benak saya memiliki arti tanggapan. bagaimana saya menanggapi hal-hal yang saya terima dari pancaindra saya.

    "belum tentu orang melihat itu sadar kalau melihat. Belum tentu mendengar itu lalu sadar kalau mendengar. Jadi semua pengetahuanmu harus didahului dengan kesadaranmu." terimakasih untuk ilmu barunya pak

    ReplyDelete
  18. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak
    Saya belajar tentang persepsi. Bahwa untuk dapat mencapai persepsi harus dengan indera, kesadaran, apersepsi, imajinasi, dan keputusan. Persepsi setiap orang berbeda-beda. Agar tidak salah memberi persepsi maka perlu belajar, mencari pengetahuan, memperbanyak pengalaman, membaca, mencari ilmu, dan yang terpenting adalah memohon petunjuk Allah SWT.

    ReplyDelete
  19. Tidak ada semua manusia akan berpersepsi yang sama terhadap manusia lain. Seorang manusia C bisa jadi dipandang buruk oleh manusia A, tapi belum tentu manusia B menganggap buruk manusia C.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  20. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualikum Wr. Wb.
    Dari tulisan ini saya dapat mengemukakan pandangan bahwa persepsi adalah penilaian dan penilaian yang baik adalah penilaian yang berdiri di atas kondisi yang objektif (sebenarnya) dan dilandasi dengan pengetahuan yang mendalam. Persepsi yang baik akan menghasilakan respect dan apresiasi. Ada juga persepsi yang tidak baik, yaitu persepsi yang berdiri di atas subjektivisme dan sentimen. Yang tersebut terakhir itu tentunya harus kita hindari.

    ReplyDelete
  21. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Dari percakapan di atas saya memahami bahwa persepsi merupakan pandangan atau cara pandang seseorang terhadap sesuatu. Persepsi dari masing-masing orang bisa saja berbeda, karena ia bersifat subjektif. Bahwa cara pandang seseorang akan berbeda dengan cara pandang orang lain, tergantung dari sudut pandang mana ia memandang. Hal ini disebabkan karena persepsi diawali dengan mengetahui kenyataan melalui panca inderanya. Kemudian dilanjutkan dengan kesadaran atas hasil penginderaan, dimana dari kesadaraan ini akan diperoleh pengetahuan. Dari pengetahuan inilah akan menghasilkan imajinasi seseorang sehingga ia dapat mengambil keputusan dalam menilai sesuatu berdasarkan pandangannya. Oleh karena itu, wajar saja jika persepsi dari setiap orang berbeda-beda. Karena hasil telaah panca indera setiap orang akan berbeda dan pengetahuan setiap orang juga akan berbeda. Berdasarkan hal tersebut, jangan terburu-buru menjudge persepsi seseorang itu salah jika kita belum memahami bagaimana sudut pandang ia melihatnya.

    ReplyDelete
  22. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Mat A 2017

    Terimakasih prof. Menurut saya persepsi bersifat relatif, persepsi adalah cara pandang, persepsi adalah cara kita menyikapi sesuatu. Persepsi satu orang dan orang lain tentu berbeda. Namun sesungguhnya persepsi adalah refleksi dari individu itu sendiri. Bagaimana kualitas seseorang bisa kita lihat dari persepsi orang yang bersangkutan.

    ReplyDelete
  23. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Persepsi adalah hal yang bersifat subyektif, karena persepsi merupakan imajinasi dari keputusan kita saat memandang sesuatu atau seseorang. Keputusan kita diambil dari pengalaman terdahulu yang dikumpulkan oleh otak dan panca indera kita, meskipun saat mengumpulkan pengalaman tersebut kita tidak menyadarinya. Seperti kita tidak sadar saat kita melihat bahwa kita melihat. Karena

    ReplyDelete
  24. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Sebagai manusia, sangat wajar jika ingin dinilai baik, meskipun dalam kenyataannya belum tentu baik. Hal ini sering disebut dengan persepsi. Namun kenyataan kebenaran persepsi terhadap seseorang dapat dilihat dari kenyataan dan dengan pancaindra. Sebaiknya seseorang tidak membangun persepsi tapi membangun kenyataan yang benar akan dirinya, menjadi baik.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  25. Sebagai seorang manusia, alangkah baiknya jika kita tidak selalu melulu memikirkan apa yang manusia lain akan persepsikan terhadap dirikita. Karena jika kita selalu memikirkan apa yang akan dipersepsikan manusia lain, bisa jadi kita akan stress sendiri, sibuk memikirkan cara-cara agar manusia lain berpersepsi baik terhadap kita.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  26. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Kita bisa membuat diri kita baik atau buruk dihadapan orang lain, tanpa mereka mengetahui sebenarnya diri kita itu seperti apa. Jadi tergantung kita yang membentuk mau seperti apa diri kita dipersepsikan di benak orang lain. Semakin kita jago membuat sebuah persepsi, semakin orang sulit membedakan antara fakta dan persepsi yang kita ingin tampilkan, oleh karenanya orang mungkin akan menganggap “persepsi yang ingin kita tampilkan ke orang lain” merupakan sebuah fakta yang memang sebenarnya dari orang tersebut.

    ReplyDelete
  27. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Terima kasih atas ilmu yang telah Bapak berikan. Dari tulisan Bapak di atas, saya teringat tentang teori kognitif. Teori yang menjelaskan tentang bagaimana proses dalam benaknya atau dalam struktur kognitifnya. Proses ini terjadi dalam rangka membangun pengatahuan atau membentuk persepsi. Proses awal diawali dengan apa yang terlihat atau bahasa filsafatnya melalui material atau fisiknya, kemudian diterima oleh sensori memori yang kemudian di proses dalam working memori lalu di simpan dalam long term memori sehingga menjadi pengetahuan atau persepsi. Sedangkan ada pula yang namanya apersepsi yaitu pengetahuan yang dipunya sebelumnya, dalam pembelajaran sering juga ada kaitannya dengan prior knowledge dan hirarki pembelajaran. Hikmah dari tulisan di atas yaitu agar kita senantiata menambah persepsi kita. Hikmah lainnya yaitu agar kita melakukan tindakan sesuai dengan apa yang dipersepsikan, misalkan jika ingin di persepsi baik maka harus berbuat baik dalam kenyataan.

    ReplyDelete
  28. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Seringkali kita menyalahkan orang lain karena persepsi orang tersebut tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Tapi bagaimanapun juga, persepsi lahir dari pikiran seseorang, sehingga kita tidak memiliki campur tangan akan persepsi tersebut. Meskipun begitu, kita masih memiliki celah agar orang lain melahirkan persepsi sesuai dengan yang kita maksudkan. Dengan kata lain, kita tidak bias mengubah persepsi orang lain pada kita, tapi kita bias mengkondisikan orang lain agar persepsinya sama seperti yang kita maksudkan. Kita tutup celah-celah yang memungkinkan orang lain memiliki persepsi yang salah pada kita

    ReplyDelete
  29. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Persepsi itu subyektif, beda orang pasti beda berpendapat. Tidak ada yang persis sama sekali, yang ada mirip atau mungkin beda. Membuat orang memiliki penilaian tentang kita sebagai orang baik itu susah. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi persepsi orang terhadap kita. Dari perbuatan kita kepadanya juga belum cukup, karena dia juga dapat mendengarkan ucapan atau pendapat dari orang lain lagi yang dapat merubah persepsi yang semula baik menjadi buruk ataupun sebaliknya.

    ReplyDelete
  30. Alangkah baiknya jika kita berkeinganan menjadi orang yang baik. Terserah orang lain mau menilai kita atau berpersepsi seperti apa terhadap kita. Yang terpenting berusahalah selalu untuk menjadi orang yang baik. Karena setiap manusia punya pikiran yang berbeda-beda. Cukuplah mengharapkan semoga Allah SWT menilai baik kita.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  31. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    "Persepsi itu bersifat subjektif". Artinya persepsi satu orang dengan orang yang lain itu berbeda sesuai bagaimana dan seperti apa orang tersebut melihat objek yang dipersepsikan. Sehingga sulit untuk mengharapkan persepsi orang itu akan sesuai dengan persepsi kita. Namun, kita harus menghargai persepsi yang berlainan tersebut karena dengan berbeda maka kita banyak belajar dan merefleksikan diri.

    ReplyDelete
  32. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Persepsi orang terhadap kita adalah cerminan tindakan dan perkataan kita terhadap lingkungan sekitar. Jika tindakan dan kelakuan kita baik maka baik pula persepsi lingkungan sekitar terhadap kita, begitu pula sebaliknya. Kita tidak dapat memaksa orang lain untuk mempersepsikan kita sebagai pribadi yang baik jika kelakuan kita tidak dapat dipersepsikan sebagai kelakuan yang baik.Disebutkan juga bahwa persepsi itu bersifat subyektif, jadi persepsi Orang terhadap kita bergantung dari apa yang mereka lihat, dengar dan rasakan pada diri kita.

    ReplyDelete
  33. Nurika Miftahuljannah
    1770925060
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    Assalamu'alaikum wr. Wb.
    Tidak sedikit orang yang ingin dinilai baik oleh banyak orang, namun mereka tidak melakukan cara agar mereka mendapat penilaian baik dari orang lain. Itu hanya seperti berkhayal. Persepsi itu bernilai subyektif, jadi penilaian antara satu orang dengan orang yang lain berbeda. Namun demikian, persepsi tersebut dapat memiliki titik poin yang sama terhadap apa yang dinilai jika dilihat dari aidut pandang yang sama. Orang akan menilai kita baik apabila dalam bersikap, berbicara, mendengar, bertingkah laku dan lain sebagainya juga baik. Jika kita baik maka akan dinilai baik, tetapi jika kita buruk juga akan dinilai buruk.
    Wassalamu'alaikum wr. Wb.

    ReplyDelete
  34. Gamarina Isti Ratnasari
    Pendidikan Matematika Kelas B (Pasca)
    17709251036


    Persepsi dapat diartikan sebagai kenyataan, kesadaran, penginderaan, apersepsi, representasi, imajinasi. Persepsi dapat dilakukan dengan menyusun, mengenali, dan menafasirkan informasi berdasarkan pemahaman dari hasil sistem saraf dengan organ pengindra. Refleksi dari elegi ini adalah setiap orang memiliki persepsi berbeda-beda dalam menghadapi sesuatu. Persepsi itulah yang akan berdampak pada keputusan yang akan diambil oleh seseorang. Oleh karena itu sebelum mengambil keputusan pastikan persepsi yang kita pilih akan menjadikan keputusan kita menjadi keputusan yang terbaik. Agar dengan keputusan tersebut tidak akan menjadikan kita menyesal dikemudian hari.

    ReplyDelete
  35. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Assalamualaikum wr.wb.
    Terimakasih banyak prof. Marsigit atas artikel kali ini. Sangat menarik bahwa sebagai manusia hendaknya kita sadar akan persepsi yang sangat beragam pada diri orang lain di sekitar kita. Kita tidak mampu berkuasa dan mengendalikan akan hal itu, karena mereka memiliki pikiran dan panca indera nya masing-masing. Setelah mereka berpikir dan menggunakan indranya, kemudian mereka sadar dengan kenyataan yang ada dan dikorelasikan dengan pengetahuan yang mereka miliki barulah mereka mampu membuat keputusan dan penilaian seperti apa diri kita. Lelah rasanya untuk agar orang lain mempersepsikan etik dan estetika kita secara perfek atau tanpa cacat. Karena pada hakikatnya kesempurnaan hanya milik Sang Pencipta. Naturalisme diri mungkin penting namun terus memperbaiki kepada kewajaran dan kebaikan yang berlaku di masyarakat dan perintah agama menjadi lebih utama agar hidup tidak monoton dan kualitas diri semakin meningkat.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  36. Latifah Pertamawati
    S2 PM B
    17709251026

    Bismillaah..
    Terima kasih atas postingan bapak. Dari postingan bapak diatas saya menjadi tahu bahwa persepsi seseorang berasal muasal dari imajinasinya masing-masing.

    Berbicara mengenai imajinasi, biasanya kata ini dihubungkan dengan kemampuan seseorang untuk memikirkan hal yang belum atau tidak ada. Konotasi kata imajinasi biasanya diberikan untuk menilai seseorang yang memiliki kemampuan yang tidak 'biasa', cenderung lebih dari yang lain. Contohnya terdapat pada pujian ,"Wah, imajinasi mu ternyata tinggi, tidak heran kamu bisa menyelesaikan tugas A dengan sangat baik!" Setelah membaca postingan bapak diatas, saya menjadi tahu bahwa kata imajinasi tidak selalu berhubungan dengan sifat orang yang kreatif dan inovatif. Setiap orang pasti mampu untuk ber'imajinasi'. Dari imajinasi itu, terbentuklah gagasan yang akan menentukan persepsi seseorang, entah itu persepsi orang lain kepada kita, persepsi kita terhadap orang lain, maupun persepsi kita terhadap diri kita sendiri. Sehingga, memang, perbedaan ini membuat persepsi bersifat sangat subjektif, tergantung siapa dan bagaimana seseorang mengelola pikirannya atas suatu hal. Hal terbaik yang dapat kita lakukan mengenai kesubjektifan ini adalah tidak memikirkan persepsi orang lain mengenai kita (apalagi keburukan kita), yang terpenting adalah membuat diri kita ini menjadi orang yang baik, bukan membuat persepsi orang-orang terhadap kita adalah melihat seseorang yang baik.

    ReplyDelete
  37. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PM A

    Setiap individu memiliki akal dan pikiran. Akal dan pikiran tersebut diciptakan berbeda satu dengan yang lainnya. Seseorang akan memberikan suatu penilaian terhadap suatu hal menggunakan sudut pandang yang berasal dari apa yang dipikirkannya. Sudut pandang ini tentu bisa berbeda antara satu individu dengan individu lainnya. Bagaimana seseorang melihat melalui sudut pandang tertentu terhadap suatu feomena yang terjadi inilah yang disebut sebagai persepsi. Sehingga, persepsi ini bersifat subjektif.

    ReplyDelete
  38. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Wajar setiap orang ingin dipersepsikan baik oleh setiap orang. Tetapi lebih baik jika dia benar-benar memiliki perilaku yang baik, maka dengan sendirinya orang-orang akan menilai dia baik, meskipun tidak semua orang bisa memberikan persepsi yang sama. Karena pada kenyataannya dalam hidup ini pasti ada orang yang pro dan kontra. Bagi orang yang pro bisa menilai baik, tetapi bagi orang yang kontra dengan seseorang yang dinilai bisa saja menilai buruk. Itulah sebabnya persepsi bersifat subjektif, tergantung bagaimana si penilai.

    ReplyDelete
  39. Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    Manusia yang menilai tergantung kenyataan diri kita, menggunakan panca indera. Terkadang hasil dari indera biaa jadi kurang tepat atau tepat tergantung kesadaran.

    ReplyDelete
  40. Terima kasih pencerahaannya bapak, ternyata awal mula dari ilmu adalah imajinasi yang kemudian persepsi kemudian sensasi kemudian pengetahuan kemudian gagasan dan akhirnya keputusan.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  41. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Dalam mempersepsikan sesuatu, tiap orang mungkin berbeda-beda. Bisa saja perbedaan dalam memandang sesuatu akibat dari pengalaman terdahulu yang berbeda-beda. Dalam dunia pendidikan, siswa bisa mempersepsikan guru dengan berbeda-beda, ada yang suka, mungkin juga ada yang tidak suka dengan cara pengajaran guru. Sebagai guru, dalam mensikapi persepsi siswa yang beda-beda, guru tidak bisa mengarahkan persepsi siswa kepada dirinya. Namun guru bisa mengubah atau menginovasi pembelajaran sebagus mungkin sehingga mengubah persepsi siswa yang tidak suka menjadi suka.

    ReplyDelete
  42. Karena berdasarkan keputusan dari diri kita sendiri yang kelak akan menentukan apakah kita orang baik atau tidak, yang mana penilaian adalh subjektif. Jadi marilah yuk, menjadi orang yang baik dibandingkan menjadi diri yang dipersepsikan baik.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  43. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Setiap orang memiliki persepsi yang berbeda-beda, bahkan terhadap suatu fenomena yang sama. Tergantung dari sudut mana seseorang memandang hal tersebut. Untuk menjadi berhasil, kita harus mengabaikan persepsi yang negatif atau memandang bahwa diri kita tidak mampu. Ambil yang positifnya sajasehingga apa yang kita lakukan akan positif pula, sehingga mendapatkan yang terbaik.

    ReplyDelete
  44. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017Mengetahui kenyataan adalah hal yang paling mendasar sehingga pada akhirnya menghasilkan keputusan setelah melalui tahapan kesadaran, apersepsi dan imajinasi. Jadi sebaik-baiknya keputusan adalah keputusan yang dihasilkan dari apersepsi dan imajinasi yang baik.

    ReplyDelete
  45. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Ada banyak definisi dibalik kata persepsi, persepsi pada umumnya merujuk kepada penilaian seseorang terhadap sesuatu. Persepsi itu beragam, berbeda individu berbeda pula persepsinya dan persepsi itupun bisa berubah seiring waktu berdasarkan pengalaman yang dialami oleh masing-masing individu. Persepsi seseorang mempengaruhi sikap ataupun perilaku dari individu termasuk dalam mengambil atau menetapkan suatu keputusan.

    ReplyDelete
  46. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Persepsi memiliki kaitan yang erat dengan pengetahuan dan pengalaman. Seseorang akan mempersepsikan sesuatu berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya. Oleh sebab itu, persepsi satu orang dengan yang lainnya mengenai suatu hal, sangat mungkin berbeda. Dengan level pengetahuan dan pengalaman yang tinggi seseorang akan mempersepsikan segala sesuatu dengan mempertimbangkan berbagai sudut pandang, bukan hanya dari satu sudut pandang saja.

    ReplyDelete
  47. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Persepsi merupakan suatu proses yang didahului oleh penginderaan, yaitu suatu stimulus yang diterima oleh individu melalui alat reseptor yaitu indera. Secara sederhana persepsi pada umumnya merujuk kepada penilaian seseorang terhadap sesuatu. Setiap orang memilki persepsi yang berbeda-beda baik itu persepsi buruk maupun baik tergantung bagaiman ia menilai.

    ReplyDelete
  48. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Sesuai dengan pendapat George Berkeley, "Dunia kita adalah persepsi kita. Dunia adalah dunia sebagaimana kita mempersepsinya." Persepsi yang sering berselisih di dalam kehidupan sehari-hari memang sering menimbulkan konflik. Padahal jika memahami persepsi, mungkin setiap orang akan memandang sesuatu dari sisi yang berbeda. Namun tak jarang seseorang juga terlalu memaksakan faktor personal di dalam memberikan pendapat. Persepsi yang semakin melenceng akan menimbulkan perselisihan yang berujung pada konflik.

    ReplyDelete
  49. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Ketika Limbuk ingin orang lain memiliki persepsi yang baik terhadap dirinya, Ia harus membangun kenyataan diri yang baik. Memang hanya itu yang bisa kita lakukan, karena selebihnya ada pada perspektif orang lain. Membangun persepsi orang lain terhadap diri kita memang tak mudah. Sebaik apapun kenyataan diri kita, orang lain masih memiliki potensi untuk menilai kita buruk. Sekarang kita tinggal melakukan apa yang menjadi bagian kita, yaitu berlaku baik untuk menciptakan kenyataan diri yang baik.

    ReplyDelete
  50. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs P.Mat C 2017

    Assalamu'alaikum wr.wb

    Persepsi merupakan pandangan, gambaran, atau anggapan, sebab dalam persepsi terdapat tanggapan seseorang mengenai satu hal atau objek. persepsi itu tergantung pada kenyataan yang bisa diketahui melalui pikiran dan pancaindra, namun pengetahuan harus didahhului dengan kesadaran. Apersepsi, memperoleh pengetahuan baru terkait dengan pengetahuan yang terdahulu.

    wassalamu'alaikum wr.wb

    ReplyDelete
  51. indah purnama sari
    17701251035
    pep b

    kenyataan - imajinasi - gagasan -keputusan, rangkaian yang akan menunjukkkan siapa diri kita. namun jika ingin dinilai baik kenapa harus dengan orang lain? menurut pendapat saya persepsi manusia kepada diri kita berubah sesuai ruang dan waktu. pun kita sendiri berubah jika ingin dinilai kenapa tidak langsung ingin dinanilai sebagai hamba yang baik dan penurut di hadapan Allah. jika kita sudah baik dihadapan Allah maka dengan sendirinya kepada sesama manusia pun akan harmonis hubungannya. karna didalam mendekatkan diri kepada Allah SWT, Allah juga menyuruh kita untuk berhubungan baik dengan manusia.
    saya teringat nasihat sahabat Ali bin Abi Thalib "Jangan menjelaskan dirimu kepada siapapun, karna yang menyukaimu tidak membutuhkan itu, dan yang membencimu tidak mempercayai itu"

    ReplyDelete
  52. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Persepsi, dari ulasan ini saya belajar bahwa niatkanlah segala sesuatu untuk kebaikan jangan diniatkan agar dipandang baik orang. Hal itu karena pandangan orang atau persepsi orang itu berbeda beda. Si A memandang kita baik, belum tentu si B memandang kita baik pula. Sehingga, kita akan lelah sendiri bila mengikuti persepsi orang karena persepsi orang tidak akan ada habisnya. Fokuslah pada apa yang kamu lakukan dan selalu niatkan untuk kebaikan. Insyaallah jika Allah memandang kita baik, maka tidak masalah jika manusia memandang kita kurang baik. Karena sebenar-benar persepsi adalah persepsi Tuhan. Terimakasih.

    ReplyDelete
  53. Anisa SAfitri
    17701251038
    PEP B

    Persepsi merupakan cara pandang seseorang terhadap suatu objek yang dituju, atau bisa dignakan untuk menilai suatu benda atu suatu objek tertentu, sehingga dalam persepsi itu sendiri menurut saya bersifat subjektif yaitu tergantung sikap yang menilai terhadap sesuatu. Dalam pembelajaran membangun persepsi yang sama berkaitan dengan pembelajaran adalah hal yang penting sehingga siswa yang berlajar akansuatu materi mempunyai persepsi yang sama dan tujuan yang sama. Membangun Persepsi dimulai dari mempunyai apersepsi yaitu mempunyai pengetahuan yang sebelumnya didapat untuk selanjutnya digunakan mencari konsep atau pengetahuan yang baru.

    ReplyDelete
  54. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah

    Presepsi orang akan setiap sesuatu pasti akan berbedabeda. Hal ini ternyata diperngaruhi oleh kemampuan kelima panca indranya. Bagaimana dia melihat mendengar merasa mencium dan meraba kenyataan yang sedang terjadi. Hal ini bergantung kepada kepekaan setiap individu. Presepsijuga tak lepas dari kesadaran diri. Bagaimana diri ini sadar akan adanya sinyal sinyal yang telah dikeluarkan oleh kenyataan itu sendiri.

    ReplyDelete
  55. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2017

    Persepti adalah kenyataan, kesadaran. Lebih mudah saya mengartikan persepsi sebagai pandangan kita terhadap suatu hal. Maka persepsi itu dipengaruhi oleh kenyataan yang kita lihat, kesadaran yang kita miliki. Maka apa yang aku lihat bisa jadi berbeda dengan yang dia lihat karena kenyataan yang kita pandang berbeda, kesadaran yang kita miliki saat memandangnya berbeda. Maka persepsi itu sifatnya subjektif. Maka tidak akan pernah selesai apabila kita ingin dipersepsikan baik oleh orang lain. Karena sebenar-benar manusia itu terbatas. Orang lain tidak akan bisa memandang kita secara utuh, maka penilaian atau persepsi yang mereka berikan hanyalah sedikit dari diri kita. Jika seseorang melihat dari sudut kebaikan kita maka kita akan terlihat baik. Jika seseorang melihat dari sudut keburukan kita maka kita akan terlihat buruk. Tetapi berhati-hatilah jika orang lain mempersepsikan kita baik. Kita dipersepsikan baik karena Allah SWT sedang manutup-nutupi keburukan-keburukan kita. Dan berhati-hatilah dalam mempersepsikan orang lain karena yang yang terlihat buruk bisa jadi lebih baik dari diri kita.

    ReplyDelete
  56. Tico Miladina
    14301244014
    Pendidikan Matematika 2014

    Benar, menjadi orang baik atau tidak memang berasal dari keputusan diri sendiri. Namun, setiap orang memiliki pandangan yang berbeda tentang sifat "baik", bukankah begitu? Bagaimana jika seseorang sudah memutuskan dan bertingkah laku menjadi baik, tetapi masih ada sebagian orang menilainya buruk?

    ReplyDelete
  57. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Persepsi adalah pandangan orang lain terhadap sesuatu. Persepsi bersifat subyektif, bergantung pada individu masing-masing. Persepsi seseorang sangat bergantung pada prior knowledge (pengetahuan awal) yang ia miliki. Penilaian orang lain terhadap diri kita akan menjadi persepsinya terhadap diri kita. Dalam hidup, kita tidak perlu memikirkan persepsi orang lain terhadap diri kita. Orang lain dapat memberikan persepsinya kepada kita hanya berdasarkan kenyataan yang ia lihat saja, tetapi mereka tidaklah tahu isi hati kita sendiri. Oleh karena itu, tidak peduli bagaimana persepsi orang lain terhadap kita, yang terpenting ialah bagaimana kita untuk terus memperbaiki diri dan hati.

    ReplyDelete
  58. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Persepsi itu unik, setiap manusia memiliki persepsi masing-masing. Persepsi itu dunia, dunia di dalam manusia, dimana manusia bisa sesuka hati menciptakannya. Dimana tidak ada kesamaan dunia dalam setiap manusia. Dunia tersebut berhubungan dengan dunia kenyataan yang berarada diluar diri manusia. Dari persepsi tersebut manusia mengambil tindakan. Apa bila dunia didalam itu baik akan berakibat baik pada dunia diluar. Dunia didalam itu dikendalikan oleh manusia itu sendiri, tidak ada yang mampu mempengaruhinya kecuali atas kehendak tuhan. Walaupun apapun yang terjadi dunia itu tidak akan berubah kecuali manusia itu mengijinkannya. Banyak manusia sukses didunia luar bukan karena ia dapat mengendalikan dunia luar, lebih karena manusia dapat mengendalikan dunia di dalam yang akhirnya mempengaruhi dunia diluar.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  59. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Persepsi manusia berdasarkan kesadarannya masing-masing, melihat tentang suattu hal dengan penuh kesadaran, menggunakan logika masing-masing pikiran. Masing-masing manusia mempunyai persepsi yang berbeda. Dikarenakan banyak perbedaan terkadang menimbulkan gejolak yang berkepanjangan. Persepsi manusia yang memaksakan pilihannya terhadap orang lain, yang tidak mencoba untuk melihat lagi ke dalam dirinya, dalam rangka upaya pengendalian diri dari pesepsi tersebut.

    ReplyDelete
  60. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Persepsi bersifat subjektif, artinya persepsi seseorang dengan orang lain akan berbeda-beda. Hal ini dikarenakan pengetahuan awal (prior knowledge) yang dimilkinya, menjadikan persepsinya berbeda. Misalkan sebagai contoh ada siswa A yang sudah mendengar kabar angin sebelumnya bahwa guru matematika yang akan mengajar di kelasnya adalah guru killer, padahal ia belum pernah belajar dengan guru tersebut, sebut saja guru X. Sedangkan siswa B yang sama-sama juga belum pernah belajar dengan guru X tidak pernah mendengar apa-apa tentang guru X. Hal ini menjadikan persepsi siswa A dan siswa B tidak sama karena pengetahuan awal yang membangun persepsi keduanya berbeda. Maka kenyataan, kesadaran dan melalui pancaindera adalah bentuk dari menyamakan persepsi. Setelah kedua siswa tadi, siswa A dan siswa B belajar dari guru X, melihat dan mendengar langsung dalam pembelajarannya maka mereka sadari bahwa guru tersebut bukanlah guru killer, tetapi guru yang tegas dan lantang dalam berbicara. Jadi jika diterapkan dalam pembelajaran, menjadi guru diperlukan penyamaan persepsi setiap siswa terhadap suatu materi. Agar materi yang diajarkan berikutnya dapat dimengerti oleh siswa maka diperlukan kegiatan apersepsi.

    ReplyDelete
  61. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Persepsi adalah pandangan, gambaran, anggapan, atau kesan seseorang mengenai satu hal atau objek. Karena setiap manusia adalah individu yang berbeda maka persepsi setiap orang terhadap suatu hal/objek pun akan berbeda-beda tergantung dari bagaimana kemampuan dan keadaan dari masing-masing individu dalam memandang/menafsirkan apa yang dilihat, didengar, atau dirasakan langsung oleh indranya. Sehingga persepsi orang lain terhadap kita pun pasti berbeda-beda, mungkin ada yang beranggapan bahwa kita orang baik namun mungkin ada pula yang beranggapan sebaliknya. Namun kita harus tetap menghargai perbedaan persepsi tersebut karena perbedaan persepsi itu dapat menjadi bahan evaluasi bagi diri kita sendiri. Sekian dan terima kasih.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  62. Efi Septianingsih
    Prodi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
    Kelas B
    17701251013

    Kesadaran juga termaksud relatif ya pak?
    Bagaimana ketika dalam tidur kemudian bermimpi, apakah itu juga termaksud dalam kesadaran?
    Dan termaksud dalam kesadaran apa yang berkaitan dengan mimpi pak?
    Terimakasih

    ReplyDelete
  63. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Persepsi merupakan sudut pandang dalam melihat suatu kajian atau suatu masalah pembelajaran. sebagai guru matematika sikaf ini merupakan hal yang patut dikembangkan untuk melihat perbedaan karakteristik yang dimiliki siswa. Dengan adanya persepsi guru dapat membuat suatu hipotesis untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di dalam kelas khususnya pada diri setiap siswa yang sulit untuk memahami pelajaran matematika.

    ReplyDelete
  64. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Persepsi adalah sesuatu yang mudah lahir kapan dan dimanapun dan terkait apapun. Dengan berpersepsi berarti menilai sesuatu yang ada berdasarkan sudut pandang diri. Sesuatu yang sama pada tempat dan waktu yang sama berpotensi menghasilkan persepsi yang berbeda. Jangankan satu orang dengan yang orang yang lainnya. Dirimu saja dapat menghasilkan persepsi yang berbeda tentang sesuatu yang sama karena pemikiran dan ilmu terus berkembang. Yang membedakan persepsi yang satu dan yang lain adalah keputusannya. Orang yang dewasa adalah mereka yang dengan pengetahuan dan kesadarannya mampu menghasilkan persepsi yang dominan positif terhadap sesuatu. Persepsi yang dihasilkan manusia tidak penah lepas dari peluang salah. Maka sebenar-benar persepsi adalah cara pandang Tuhan terhadap makhlukNya.

    ReplyDelete
  65. Insan A N/PPs Pm C 2017
    Mungkin kata persepsi atau lebih tepatnya anggapan,terkadang kita mempersepsikan orang lain dari sudut pandang kita sendiri, tanpa melihat "kenyataan" yang sebenarnya. Begitupun orang yang dipersepsi, terkadang malah melakukan apa yang yang dipersepsikan orang lain kepadanya,padahal itu bukan kenyataan yang sebenarnya.

    ReplyDelete
  66. Yolpin Durahim
    17709251029
    Pps. P. Mat B 2017
    Persepsi, saya definisikan sebagai cara pandang yang memiliki titik tolak tertentu untuk menentukan sikap atau keputusan kita selanjutnya. Persepsi baik dan buruk kepada terhadap sesuatu sifatnya kondisional. Tergantung dari sudut pandang mana kita menilai. Terkadang hal yang kita persepsikan buruk justru malah baik untuk orang lain. Begitu pun sebaliknya. Sebagaimana dalam Surah Al-Baqarah ayat 216, boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah lebih mengetahui sedang kamu tidak mengetahui. Maka dalam menyatakan persepsi, kita perlu mempertimbangkan segala hal, meminta pendapat dari orang lain dan memohon petunjuk dari YANG MAHA KUASA.

    ReplyDelete
  67. Yolpin Durahim
    17709251029
    Pps. P. Mat B 2017
    Sikap, keputusan dan kata-kata menentukan kedalaman berpikir seseorang. Maka hadirnya persepsi orang lain tergantung diri kita sendiri. Namun tak perlu terlalu memikirkan bagaimana kita membangun persepsi dan dipersepsikan orang lain. Sebab hal yang direkayasa hanya akan bertahan sementara. Lakukan saja hal terbaik yang bisa dilakukan terlepas apapun pendapat orang tentang kita. Mengutip kalimat populer sahabat Rasulullah SAW, Ali Bin Abi Thalib, Jangan menjelaskan tentang dirimu kepada siapapun. Karena yang menyukaimu tidka butuh itu, dan yang membencimu tidak percaya itu.

    ReplyDelete
  68. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Persepsi memberikan deskriptif pengertian tentang sudut pandang atau cara pendapat seseorang dalam menyikapi suatu permasalahan. Di dalam proses pembelajaran matematika guru harus mampu membuat setiap siswa untuk menyatakan persepsi mereka terhadap materi yang sedang yang dipelajari. Dengan adanya perbedaan persepsi berati siswa telah mampu menggunakan daya pikir dan bernalar mereka dalam mengidentifikasi permasalah matematis yang akan di selesaikan. Namun, guru harus tetap menjadi mediator dalam mengarahkan perbedaan-perbedaan persepsi yang muncul agar tetap berada pada fokus pembelajaran.

    ReplyDelete
  69. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Persepsi adalah gambaran seseorang tentang orang lain atau suatu hal berdasarkan pengalaman yang telah ia alami terkait dengan orang ataau hal yang bersangkutan. Persepsi seseorang dipengaruhi oleh panca indera dan pikirannya. Panca indera menerikma informasi sedangkan pikiran bertugas menyaring dan menyusun informasi tersebut menjadis ebuah kesimpulan sementara atau disebut persepsi. Seorang yang baik dapat dipersepsikan baik oleh orang lain apabila ia telah dikenal dekat atau telah menunjukkan perbuatan baiknya, namun bisa juga seseorang yang baik dipersepsikan buruk oleh orang lain apabila orang lain tersebut pernah memiliki pengalaman buruk dengannya dan tidak benar-benar mengenal orang baik tersebut. Begitu pula sebaliknya.
    Maka hendaknya yang kita lakukan bukan bersusah payah membuat orang-orang berpersepsi baik terhadap kita, tetapi kita sebaiknya benar-benar berperilaku baik. Bukan demi anggapan atau penilaian orang, tetapi memang sebagai kehidupan natural kita, kewajiban hidup bersosial dan beragama. Masalah bagaimana persepsi orang terhadap kita pasti akan baik apabila perilaku kita juga baik. Kalaupun ada yang berpersepsi buruk, itu karena mereka belum mengenal kita. Maka apabila itu terjadi justru akan menjadi jalan kita menambah silaturahim kepada sesama agar saling mengenal.

    ReplyDelete
  70. Metia Novianti
    17709251021
    P.Mat A S2 2017

    Alat indera berfungsi untuk menangkap informasi yang diterima untuk selanjutnya disampaikan ke otak agar dapat di proses. Informasi-informasi tersebut akan diproses menjadi bentuk-bentuk atau gambaran-gambaran yang mungkin saja akan berbeda bagi tiap individu. Pengetahuan-pengetahuan, pengalaman-pengalaman dan memori-memori yang telah ada dan tersimpan akan membentuk persepsi seseorang. Dikarenakan seseorang pasti memiliki pengetahuan dan pengalaman yang berbeda-beda, maka persepsi seseorangpun dapat berbeda pula. Dalam pembelajaran, perbedaan persepsi di awal pembelajaran perlu dihindari, sehingga perlu adanya apersepsi. Namun, beda persepsi tidak selamanya buruk, beda persepsi dapat membuat pembelajaran lebih bermakna dan dapat melatih penalaran siswa.

    ReplyDelete
  71. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Persepsi dapat diartikan sebagai proses seseorang dalam menginterprestasikan atau memberi makna terhadap stimulus yang berasal dari lingkungan di mana seseorang itu berada. Dalam pengertian persepsi tersebut terdapat dua unsur penting yakni interprestasi dan pengorganisasian. Interprestasi merupakan upaya pemahaman dari individu terhadap informasi yang diperolehnya. Sedangkan perorganisasian adalah proses mengelola informasi tertentu agar memiliki makna. Dari proses tersebut dapat mempengaruhi perilaku dan pembentukan sikap.

    ReplyDelete
  72. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Setiap manusia diberikan kemampuan untuk berfikir, karena itulah perbedaan yang sangat mendasar antara manusia dan makhluk yang lainnya. Sehingga dengan adanya kemampuan olah pikir manusia dapat menghasilkan serta mengambil sesuatu kesimpulan sesuai dengan apa yang dia pikirkan, dan apa yang panca indra tangkap atau sering disebut dengan persepsi. Karena perbedaan kemampuan untuk memikirkan sesuatu maka muncullah persepsi-persepsi yang berbeda-beda antara seseorang.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  73. Junianto
    PM C
    17709251065

    Persepsi adalah pandangan/ pemikiran seseorang terhadap suatu hal. Karena merupakan pandangan seseorang/ individu maka persepsi ini akan sangat bersifat subjektif. Masing-masing individu tentu mempunyai pandangan yang berbeda-beda akan suatu hal. Maka dari itu, dalam hidup ini jangan terlalu bergantung pada persepsi orang tentang diri kita karena mereka menilai berdasarkan apa yang mereka ketahui. Tetapi kita harus tetap berusaha melakukan kebaikan dalam hidup agar persepsi orang lain juga akan baik terhadap kita.

    ReplyDelete
  74. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Subyektivitas seseorang yang akan memberikan banyak sekali persepsi terhadap apa yang dilihatnya. Jika subyek seseorang itu baik, maka akan cenderung memberikan perspektif yang baik juga, namun jika kebalikannya yaitu subyektivitas seseorang itu buruk, maka akan sering memberikan perspektif yang buruk pula terhadap sesama.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  75. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Persepsi adalah pandangan kita terhadap suatu hal. Persepsi setiap orang bisa berbeda. Hal ini terkadang bisa memicu konflik jika terdapat perbedaan persepsi. Sebaiknya kita perlu memahami satu sama lain dan tidak mempermasalhkan persepsi yang berbeda-beda. Tumbuhkanlah persepsi yang baik-baik supaya hidup kita tenang dan aman.

    ReplyDelete
  76. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPS P.Mat A

    Setiap manusia diberikan anugerah berupa akal pikiran dari Allah SWT dan membedakannya dengan makhluk lainNya. Akal dan pikiran tersebut akan digunakan manusia untuk berpikir, bahkan menembus ruang dan waktu melalui pikirannya. Jika di kaitkan dengan konsep psikologi dalam pendidikan, menurut Bruning et al. (2004: 18) persepsi merupakan tahap pertama dalam menanggapi stimulus dengan mengalokasikan perhatian terhadap stimulus tersebut. Persepsi siswa ditentukan oleh pengetahuan awal (prior knowledge) yang dimiliki siswa. Oleh karena itu, ketika pembelajaran, guru seyogyanya melakukan proses penyamaan persepsi agar selaras dengan tujuan pembelajaran.

    ReplyDelete
  77. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Menurut saya persepsi bersifat relatif, persepsi adalah cara pandang, persepsi adalah cara kita menyikapi sesuatu. Persepsi merupakan hasil olah pikir, sehingga persepsi satu orang dan orang lain tentu berbeda, tergantung tingkat pengetahuan dari masing-masing orang dan pemahaman dari orang tersebut. Namun sesungguhnya persepsi adalah refleksi dari individu itu sendiri.

    ReplyDelete
  78. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Persepsi orang terhadap kita adalah cerminan tindakan dan perkataan kita terhadap lingkungan sekitar. Jika tindakan dan kelakuan kita baik maka baik pula persepsi lingkungan sekitar terhadap kita, begitu pula sebaliknya. Kita tidak dapat memaksa orang lain untuk mempersepsikan kita sebagai pribadi yang baik jika kelakuan kita tidak dapat dipersepsikan sebagai kelakuan yang baik.Disebutkan juga bahwa persepsi itu bersifat subyektif, jadi persepsi Orang terhadap kita bergantung dari apa yang mereka lihat, dengar dan rasakan pada diri kita

    ReplyDelete
  79. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    Pmc

    Persepsi berupakan proses pemberian makna terhadap stimulus yang diterima oleh alat indera. Maka agar seseorang sampai ke proses persepsi ini diawali dengan penginderaan. Yaitu proses menerima stimulus melalui alat indera baik pendengaran, penglihatan, peraba, perasa, penciuman. Dalam proses penginderaan ini dibutuhkan kesadaran agar stimulus tersebut dapat diterima. Dalam pembelajaran, guru perlu untuk memusatkan perhatian siswa agar proses penginderaan dapat berjalan maksimal. Tetapi meskipun telah diberikan stimulus yang sama, persepsi yang dihasilkan siswa dalat berbeda beda karena kesadaran yang dimiliki siswa juga berbed beda. Ada siswa yang dengan kesadaran penuh, ada yang sepertinya sadar tetapi pikirannya tidak fokus, dan sebagainya. Maka dalam pembelajaran juga penting untuk mengupayakan agar seluruh siswa sadar sepenuhnya.

    ReplyDelete
  80. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Persepsi dapat dikatakan sebuah pandangan atau pendapat seseorang akan sesuatu fenomena, baik manusia maupun alama. Persepsi itu dipengaruhi oleh panca indera yang ada pada manusia, dengan alat indera itu manusia mampu menangkap informasi yang berguna sebagai dasar dari persepsi itu. Persepsi itu kesadaran manusia akan menginterpretasikan akan sesuatu hal yang berdasarkan dari apa yang tertangkap dari indera manusia. Karena persepsi ini adalah pandangan seseorang akan sesuatu, maka persepsi ini akan berbeda hasil nya antar setiap manusia, maka persepsi bersifat subyektif.

    ReplyDelete
  81. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat B

    saya pernah membaca quote, "Be a good pereson, but don't waste time to prove it"
    untuk dinilai baik oleh orang lain itu melelahkan, karena kita tidak ikhlas untuk berbuat baik, dan kita tidak bisa membahagiakan setiap orang karena setiap orang memiliki persepsi yang berbeda. misalnya, seseorang yang pintar dikelas, karena tidak ingin dibilang pelit, dan inginnya dibilang baik, maka dia rela memberi contekan kepada temannya. sehingga dengan demikian teman-temannya akan berkata bahwa dia baik sekali, mau membantu. padahal hal tersebut salah, dari sudut pandang agama itu berdosa, dari sudut pandang psikologis itu tidak mendidik dan membuat orang lain menjadi malas dan tidak mau berusaha sendiri. maka alangkah baiknya jika kita berbuat baik karena ikhlas, biarlah orang lain menilai kita pelit atau apa, yang penting kita menjunjung tingg nilai-nilai kebaikan.

    ReplyDelete
  82. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Persepsi adalah pandangan dari sudut pandang seseorang, persepsi seseorang akan sangat berbeda dengan persepsi orang lain. persepsi bukanlah sebuah kebenaran, tetapi persepsi dapat mempengaruhi sesorang. Setiap orang mempunyai persepsi yang baik dan persepsi yang buruk. Dalam memandang segala sesuatu, apabila didasari oleh persepsi buruk maka akan bue=ruk semua perbuatanya, dan sebaliknya.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  83. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Dalam pembelajaran matematika, guru perlu membangun dan menyamakan persepsi siswa di awal pembelajaran. Oleh karena itu dalam pembelajaran matematika dikenal dengan kegiatan apersepsi. Kegiatan apersepsi dilaksanakan dengan mengkaitkan materi atau pengetahuan siswa sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari. JIka siswa telah memahami materi prasyarat tersebut, siswa tentu tidak akan mengalami kesulitan untuk menerima materi yang baru.

    ReplyDelete
  84. Devi Nofriyanti
    17709251041
    PPS P.Mat B 2017

    persepsi merupakan sebuah pemikiran yang dihasilkan dari apa yang kita lihat dan rasakan. persepsi kita terhadapa orang lain ataupun persepsi orang lain terhadap kita antara individu satu dan yang lain bisa berbeda. seperti yang bapak tuliskan bahwa persepsi itu subjektif. jika dilihat dari cerita di atas bahwasanya limbuk ingin dipersepsikan serba baik oleh orang disekitarnya, maka hal yang harus dia lakukan adalah bersikap baik, artinya apa ingin orang lain persepsikan terhadap dia harus diiringi dengan tindakannya. namun perlu kita garisbawahi, manusia tidak akan pernah bisa mengatur persepsi orang lain terhadapa dirinya, pun telah berbuat baik, pasti masih saja ada yang tidak suka. maka janganlah menginginkan penilaian dari manusia karena sebaik-baik penilai adalah Allah swt.

    ReplyDelete
  85. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Persepsi merupakan sebuah opini yang harus mempunyai alasan yang rasional ketika diutarakan kepada khalayak umum. Dengan persepsi kita menujukkan cara berpikir dan bernalar yang kritis. Dalam pembalajaran matematika berpikir kritis sangat diperlukan. Karena katika siswa memilki persepsi atau pendapat berarti dia memperhatikan apa yang disampaikan oleh gurunya.

    ReplyDelete
  86. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Menurut saya persepsi adalah menafsirkan informasi, menafsirkan pesan tergantung dari penerimaan informasi dari luar dan menyimpulkan arti dalam ingatan. Dengan demikian setiap orang akan berbeda cara pandang dan penafsirannya terhadap suatu objek/fenomena tertentu. pengalaman, motivasi, emosi dan suasana hati juga bisa membentuk persepsi seseorang. Persepsi juga dapat mempengaruhi perilaku dan pembentukan sikap. Informasi yang kurang cukup, dapat meneyebabkan terjadinya kesalahan dalam persepsi, faktor ini menjadi penyebab utama dalam kesalahan menafsirkan pesan. Kesalahan dalam logika, kadang-kadang dalam kehidupan sehari-hari kita mempunyai pandangan umum terhadap suatu objek. Misalnya apabila seseorang memperlihatkan sifat-sifat serius, tidak pernah humor, kemudian kita beranggapan bahwa orang tersebut bersifat angkuh, maka hal ini akan menjadi penyebab kesalahan persepsi.
    Terkadang apa yang kita lakukan sudah baik dan benar belum tentu menurut orang lain itu baik dan benar. Misalkan saja banyak ceramah-ceramah/majelis taklim yang dibubarkan, hal ini terjadi karena kesalahan informasi yang didapat masyarakat sehingga menimbulkan persepsi yang negatif. Hendaknya kita selalu melakukan yang terbaik dalam hidup kita, dalam hal apapun tanpa harus mendapatkan penilaian/persepsi baik dari orang lain. Ketahuilah, jika seorang petani menanam padi maka rumput-rumput akan ikut tumbuh bersama padi, sedangkan jika rumput yang ditanam maka padi tidak akan ikut tumbuh.

    ReplyDelete
  87. Finda Ayu Annisa
    15301241024
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Setiap orang memiliki persepsi berbeda dalam menilai sesuatu. Sebagai salah satu contoh adalah penilaian orang terhadap dirimu berbeda dengan penilaian mu terhadap dirimu, semua tergantung persepsi mereka terhadap dirimu. Biasanya orang menilai diri kita tergantung kenyataan dan pola tingakmh laku diri kita di depan mereka. Jadi persepsi itu bersifat subjektif, tergantung pada setiap individu dalam menilai baik atau buruk, suka atau tidak suka, cantik atau jelek, kaya atau miskin.
    Terimakasih

    ReplyDelete
  88. Malidha Amelia
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241016

    Presepsi adalah pandangan seseorang terhadap sesuatu hal berdasarkan dari pengalaman yang diperoleh orang tersebut dengan cara melakukan pengamatan dengan kesadaran penuh. Hal yang diamati merupakan suatu kenyataan yang ada dalam suatu hal yang diamati tadi. Dengan demikian presepsi setiap orang terhadap suatu hal selalu berbeda dengan presepsi orang yang lain. Hal tersebut terjadi karena cara pandang setiap orang selalu berbeda. Maka dari itu apabila kita ingin dipresepsikan serba baik oleh semua orang, kita harus mempunya sikap yang dalam kenyataannya juga selalu baik. Dengan menunjukkan sikap perbuatan yang selalu baik dan menghindari hal yang buruk maka orang lain akan memberikan presepsi yang baik kepada kita. Begitu pula sebaliknya. Sehingga yang perlu kita lakukan bukanlah membuat orang lain berpresepsi yang baik terhadap kita, melainkan kita sendiri yang harus membangun presepsi tersebut dengan memberikan perlakuan baik dalam kenyataan kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  89. Rahma Hayati Nurbuat
    15301244007
    S1- Pendidikan Matematika I 2015
    Dari artikel di atas saya dapat belajar bahwa setiap orang menilai sesuatu berdasarkan persepsi yang mereka miliki pada saat menilai, dan ini bersifat sangat subjektif. Namun, intinya adalah bahwa orang hanya akan menilai kita baik jika kita benar-benar baik (People know you’re good if you’re good). Sebenarnya persepsi di sini juga didasari oleh prior knowledge yang dimiliki setiap individu ketika menilai sesuatu.

    ReplyDelete
  90. Puspitarani
    15301244008
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    Terima kasih Bapak atas artikel berjudul persepsi yang telah Bapak share kepada kami. dalam benak saya ketika mendengar kata persepsi adalah suatu pendapat kita terhadap sesuatu. misalnya ada seorang wanita lewat di depan kita, saya berpendapat kalau wanita itu cantik, namun persepsi saya akan berbeda dengan orang lain yang melihat wanita tersebut, misalnya orang lain berpendapat bahwa wanita itu biasa saja. persepsi setia orang berbeda-beda, tergantung dari sudut mana kita menilai sesusatu. bisa menilai dari kecantikannya, kemahirannya, penampilannya, gaya bicaranya, hingga cara berjalannya.

    ReplyDelete
  91. Febriana Putri Hutami
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241007
    Persepsi adalah pandangan seseorang terhadap suatu hal. Persepsi ini didapatkan seseorang setelah melalui pengalaman dan melakukan penginderaan terhadap suatu hal. Misal, persepsi orang terhadap orang yang baik adalah orang tersebut sebagai orang baik, begitu pun sebaliknya.
    Dalam pembelajaran matematika persepsi awal terhadap suatu materi itu penting. Maka dari itu perlunya penyamaan persepsi dengan menggunakan apersepsi itu penting. Karna keberhasilan apersepsi ini dapat mempengaruhi hasil belajar siswa.

    ReplyDelete
  92. Almaida Alvi Zahrotunnisa
    Pendidikan Matematika A 2015/S1
    15301241046
    Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Persepsi adalah pendapat seseorang terhadap suatu obyek. Umumnya, masing-masing orang akan memiliki persepsi yang berbeda terhadap sebuah obyek yang sama. Hal ini dikarenakan setiap orang memiliki kemampuan indra, pengalaman, serta pengetahuan yang pengalaman yang berbeda.

    ReplyDelete
  93. Hanifah Prisma Sindarus
    15301244013
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Persepsi dapat diartikan sebagai pandangan. Persepsi bersifat subyektif. Setiap orang pasti mempunyai persepsi yang berbeda-beda. Sebagai contoh si A dan si B keduanya memandang dan melihat benda yang sama. Persepsi A dan persepsi B terhadap obyek tersebut pastilah tidak sama. Hal ini tergantung dari imajinasi, pemikiran dari si A dan si B tersebut. Tidak hanya terhadap benda, persepsi terhadap manusia juga akan berbeda-beda.

    ReplyDelete
  94. Fitria Restu Astuti
    15301241040
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Penilaian orang lain terhadap diri kita tergant8ung pada persepsi orang tersebut pada apa yang ada dalam diri kita. Di dalam mencari kenyataan, seseorang harus mampu menggunakan pikiran dan panca inderanya. Dengan demikian, ketika seseorang mampu menilai seharusnya dia sudah melalui proses berpikir. Namun yang terjadi pada era sekarang, banyak orang yang katanya menilai tetapi pada dasarnya dia hanya mengucapkan komentar-komentar negatif yang berawal dari ketidaksukaan. Orang-orang senang mencari kesalahan orang lain sedangkan dia tidak sadar telah melakukan kesalahan pada dirinya sendiri. Ketika orang mengucapkan komentar negatif sesungguhnya dia telah menyakiti perasaan orang yang dikomentari. Oleh karena itu, setiap penilaian yang kita berikan harus dipikirkan baik-baik, disampaikan dengan bijak agar tidak terjadi kesalah pahaman dan perpecahan dalam silaturahmi.

    ReplyDelete
  95. Endar Chrisdiyanto
    Pendidikan Matematika A 2015
    15301244011
    Persepsi adalah pandangan orang lain terhadap diri kita. Persepsi ini sifatnya subyektif. Apa yang dilihat dan apa yang diamati orang lain terhadap diri kita itulah yang dinamakan persepsi. Persepsi dipengaruhi oleh pengamatan , indra dan juga kemmapuan berpikir sesorang. Misalnya : persepsi si A terhadap si B adalah baik, berarti pandangan dan pengamatan si A terhadap si B adalah baik,egitupula sebaliknya. Dalam mempelajari matematika dibutuhkan persepsi yang baik agar apa yang dipelajari nantinya dapat berguna dalam mempelajari materi selanjutnya.

    ReplyDelete
  96. Woro Alma Manfaati
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241002

    Persepsi merupakan suatu gambaran seseorang atau suatau hal yang dipengaruhi oleh panca indera dan pikirannya. Panca indera bertugas sebagai penerima informasi sedangkan pikiran bertugas menyaring dan mengolah informasi. Setiap orang pasti memiliki persepsi atau gambaran yang berbeda, sesuai dengan pengetahuan, pengalaman dan memori yang telah ada. Oleh karena itu, dalam pembelajaran di kelas kegiatan apersepsi sangat dibutuhkan agar setiap peserta didik memiliki kesamaan persepsi terhadap materi yang akan dipelajarinya.

    ReplyDelete
  97. kristanti
    15301241041
    Pendidikan Matematika A 2015

    Persepsi adalah gambaran/pandangan seseorang terhadap suatu hal. persepsi bersifat subyektif yang artinya setiap orang mempunyai persepsi yang berbeda-beda tergantung dengan apa yang mereka lihat. dengan persepsi orang itu, kita dapat melihat orang lain menilai diri kita. jika persepsi orang itu kita baik, maka menurut orang tersebut kita itu baik, begitu pula sebaliknya.

    ReplyDelete
  98. Siti Nur Fatimah
    15301241045
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Persepsi dapat diartikan sebagai pandangan dari sudut pandang sesorang. Persepsi sesorang terhadap suatu obyek dapat berbeda dengan persepsi orang lain. Persepsi itu bersifat subjektif. Seperti yang Prof tuliskan diatas bahwa penilaian orang kepada kamu itu tergantung persepsi mereka terhadap dirimu, kita tidak akan pernah bisa mengatur persepsi orang lain terhadap diri kita. Sebaik-baiknya kamu pasti tetap ada orang yang tidak suka dengan mu. Oleh karena itu janganlah menginginkan penilaian dari manusia, tetapi dari Allah.

    ReplyDelete
  99. Alfiani Indah P S
    15301241027
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Persepsi merupakan pandangan seseorang terhadap suatu hal atau seseorang. Persepsi ini sangat bergantung pada pengetahuan awal atau pengalaman terkait hal atau seseorang tersebut. Persepsi atau penilaian orang terhadap dirimu sangat bergantung dengan apa yang telah kamu lakukan padanya. Maka dari itu kita harus senantiasa berbuat baik. Berbuat baik bukan untuk terlihat baik, tapi berbuat baik karena kita (ingin menjadi) orang yang baik.

    ReplyDelete
  100. Julialita Muhariani
    15301241004
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Persepsi dapat diartikan sebagai cara/sudut pandang seseorang dalam menyikapi/menilai sesuatu. Semua manusia memiliki persepsi yang berbeda-beda antara yang satu dengan yang lainnya. Suatu hal/persoalan dianggap baik ataupun buruk tergantung persepsi masing-masing individu karena sudut pandang yang dilihat pun berbeda, bisa jadi seorang individu melihatnya dari sisi 1, sedangkan individu lainnya melihat dari sisi lainnya. Bisa saja apa yang terlihat baik/benar menurut kita, ternyata bernilai buruk/salah di mata orang lain. Jadi, jika ingin dinilai baik oleh orang lain maka hendaknya lebih berhati-hati dalam bertindak/berpikir sehingga orang lain juga akan melihat dari sudut pandang yang positif.

    ReplyDelete
  101. Alvi Khoirunnisak
    15301241012
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Persepsi. Sebuah kata yang mengakibatkan banyak makna. Bergantung pada siapa persepsi itu digunakan.
    Persepsi, kepada siapapun. Berpesepsilah baik. Terutama pada takdirnya. Agar kita selalu berpersepsi baik, kuatkan landasan iman.
    Jangan mudah berpersepsi tidak baik apabila tidak punya landasan persepsi yang kuat, apalagi hanya berdasar dari satu sisi kecil kehidupan seseorang yang kita lihat.
    Sedikit saja persepsi buruk, dapat menghanguskan sejuta persepsi baik yang bahkan ada di depan mata.

    ReplyDelete
  102. Bayu Widyanto
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301244010

    Setiap orang memiliki persepsi yang berbeda-beda terhadap suatu obyek. Persepsi tersebut diperoleh dari pengalaman yang terjadi dari orang tersebut. Jika kita ingin dilihat dengan persepsi yang baik maka haruslah kita berkelakuan baik(benar-benar berkelakuan baik dan tidak berpura-pura).

    ReplyDelete
  103. Raudhah Nur Pratiwi (15301244009)
    S1- Pend. Matematika A 2015

    Bismillah,
    Persepsi dapat diartikan sebagai pandangan mengenai suatu hal atau seseorang. Setiap orang memiliki persepsi yang berbeda-beda, sehingga persepsi bersifat subjektif. Baik buruknya persepsi tergantung pada kenyataannya, dan kenyataan diperoleh melalui panca indera.
    Saya sependapat dengan komentar mba ALvi Khairunnisak, bahwa hendaknya kita berpersepsi yang baik, terutama persepsi terhadap takdir. Dengan berpersepsi yang baik terhadap takdir, berarti kita berpersepsi baik juga terhadap Allah. Seperti pada hadis, “Aku sesuai persangkaan/persepsi (baik/buruk) hamba-Ku” *H.R Al-Bukhari dan Muslim.

    ReplyDelete
  104. Rina Musannadah
    15301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Persepsi diartikan sebagai pandangan seseorang terhadap suatu objek tertentu. Setiap orang memilik persepsi masing-masing terkait sesuatu. Hal yang sama bisa dimaknai berbeda oleh orang yang berbeda. Perbedaan persepsi setiap orang dapat dipengaruhi oleh pengetahuan, kemampuan meng-indera, serta pengalaman yang tentunya berbeda-beda.

    ReplyDelete
  105. Siti Efiana
    15301241029
    S1- Pend.Mat I 2015

    Terima kasih atas artikelnya, Prof. Seperti yang telah dijelaskan di atas. Penilaian orang kepada kamu itu tergantung persepsi mereka terhadap dirimu. Padahal, persepsi itu bersifat subjektif, terserah diri kita masing masing sehingga terkadang persepsi kita tidak sesuai dengan fakta yang ada. Seringkali kita hanya menilai seseorang dari luarnya saja, tanpa mau mengenal lebih jauh. Padahal belum tentu ia seperti yang kita sangkakan.
    Selain itu, saya juga setuju bahwa kita harus terus berbuat baik, tanpa peduli akan penilaian orang lain. Hendaknya niat berbuat baik itu berasal dari hati dan ikhlas karena kita akan lelah sendiri jika berbuat baik hanya untuk mencari penilaian orang lain.

    ReplyDelete
  106. Yolanda Lourenzia Tanikwele
    15301241033
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Persepsi merupakan cara pandang seseorang terhadap suatu hal, tanggapan seseorang dari apa yang diterima oleh alat indra dan pemikiran. Persepsi orang yang satu dengan yang lain sangat mungkin berbeda-beda karena persepsi bersifat subjektif tergantung pada diri masing-masing.

    ReplyDelete
  107. Lisfiyati Mukarromah
    15301241042
    Pendidikan Matematika A 2015
    Program S1
    Persepsi adalah pandangan seseorang kepada suatu objek. Setiap orang mempunyai persepsi yang berbeda-beda. Perbedaan persepsi tersebut bisa terjadi karena setiap orang mengalami pengalaman yang berbeda-beda tentang suatu objek tersebut. Setiap orang juga memiliki kemampuan indra yang berbeda-beda, sehingga persepsinya terhadap suatu onjek juga berbeda.
    Contoh di kelas yaitu ketika akan mempelajari materi baru, mka guru harus menyamakan persepsi murid tentang materi terdahulu yang relevan. Seorang guru harus mengaitkan materi yang dipelajari dengan materi yang terdahulu dengan apersepsi sehingga bisa membangun rantai kognitif siswa dengan kokoh dan siswa menjadi lebih mudah memahami materi.
    Terimaksih.

    ReplyDelete
  108. Farisa Yuniasari
    15301241025
    S1-Pendidikan Matematika A 2015

    Persepsi adalah gambaran seseorang tentang orang lain atau suatu hal berdasarkan pengalaman yang telah ia alami terkait dengan orang atau hal yang bersangkutan. Persepsi menurut orang berbeda-beda , perbedaan tersebut dikarenakan pengalaman yang berbeda-beda antar orang lain. Di dalam proses pembelajaran matematika guru harus mampu membuat setiap siswa untuk menyatakan persepsi mereka terhadap materi yang sedang yang dipelajari. Supaya siswa mampu menggunakan daya pikir dan bernalar mereka dalam mengidentifikasi permasalah matematis

    ReplyDelete
  109. Nur'aini Habibah Sa'diyyah
    15301241044
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Persepsi merupakan pandangan/pendapat/gambaran/pikiran seseorang terhadap orang lain, benda, atau suatu hal berdasarkan apa yang orang tersebut pikirkan saat itu. Persepsi didasarkan pada panca indera yaitu melihat, mendengar, merasakan, meraba dan membau. Persepsi juga merupakan kumpulan imajinasi. Persepsi dapat diartikan pula dengan menyikapi suatu hal berdasarkan pengalaman atau pengetahuan yang telah ia dapat. Penilaian bergantung pada persepsi orang yang menilai. Setiap orang memiliki persepsinya masing-masing. Sehingga persepsi bersifat subjektif. Baik tidaknya penilaian seseorang tercermin dari perilaku kita. Maka berbuatlah kebaikan agak penilaian terhadap kita juga baik.

    ReplyDelete
  110. Isykarima Nur S
    15301241032
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Setiap orang pasti berbeda-beda dalam menilai suatu hal, tergantung persepsi masing-masing terhada hal tersebut. Sehingga hal ini sangatlah subjektif. Seperti contohnya, persepsi orang lain terhadap diri kita masing-masing adalah tergantung pada apa yang telah kita lakukan pada orang lain tersebut.

    ReplyDelete
  111. Rina Anggraeni
    15301241043
    S1 Pend. Matematika A 2015

    Saya setuju dengan Cangik, bahwa persepsi itu bersifat subjektif terserah diri masing-masing. Persepsi orang berbeda-beda, menurut saya persepsi tergantung dari apa yang dia ketahui. Benar adanya jika persepsi itu dimulai dari kenyataan, kesadaran, penginderaan, apersepsi, representasi, imajinasi, persepsi, sensasi, pengetahuan, konsep, intuisi, gagasan, notion, dan keputusan. Dari berbagai persepsi kita tentang sesuatu maupun seseorang akan didapat suatu keputusan tentang sesuatu atau seseorang tersebut.

    ReplyDelete
  112. Hartanti Siamah
    15301241017
    Pendidikan Matematika A 2015

    Persepsi merupakan suatu pandangan seseorang terhdapa suatu hal atau orang lain. Saya setuju bahwa persepsi itu bersifat subyektif karena persepsi atau cara pandang seseorang terhadap suatu hal itu berbeda-beda dikarenakan setiap orang mempunyai pengalaman dan pengetahuan tentang sesuatu yang berbeda-beda. jika seseorang ingin dinilai baik maka berbuat baiklah, namun jangan berpura-pura berbuat baik karena hanya ingin dinilai atau dipandang baik, namun berbuat baik karena memang itulah yang sehausnya dilakukan karena suatu kebenaran.

    ReplyDelete
  113. Amayda Ade Pramesti
    15301244012
    S1 Pend.Mat A 2015

    persepsi adalah pandangan seseorang terhadap orang lain. banyak yang beranggapan bahwa persepsi orang terhadap dirinya itu sangat penting, hal ini mengakibatkan banyaknya orang memperbaiki diri bukan untuk menjadi baik dimata Tuhannya tapi dapat dipandang baik oleh orang lain. Padahal yang terpenting adalah kita memperbaiki diri untuk menjadi pribadi yang baik untuk diri kita sendiri bukan untuk pandangan orang lain.

    ReplyDelete
  114. Tico Miladina
    14301244014
    Pendidikan Matematika A

    Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh PBB, jumlah penduduk bumi pada tahun 2017 telah mencapai 7,6 miliar dan akan terus meningkat. Karena persepsi merupakan tanggapan yang bersifat subjektif, maka dapat tersedia lebih dari 7,6 miliar persepsi terhadap suatu hal. Hal ini menjadi sesuatu yang sulit dan hampir tidak mungkin, jika kita memaksakan semua orang memiliki persepsi yang baik terhadap diri kita. Mulailah dari diri sendiri untuk menjadi lebih baik, berperilaku sesuai norma dan menggunakan landasan yang tepat. Persepsi orang lain tidak selalu tepat, karena sebaik-baiknya penilaian adalah dari Allah SWT.

    ReplyDelete
  115. Norma Galih Sumadi
    15301241038
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Sebagaimana yang tertera pada artikel diatas, persepsi berawal dari suatu kenyataan, lalu kesadaran, baru diikuti penginderaan. Menurut pandangan saya, persepsi juga dapat diartikan sebagai sudut pandang. Meskipun persepsi berasal dari kenyataan yang sama, namun kesadaran dan penginderaan setiap orang tentunya berbeda-beda satu dan yang lainnya. Oleh karena itu, persepsi masing-masing orang terhadap suatu benda maupun fenomena yang sama tentunya akan berbeda-beda pula.

    ReplyDelete
  116. Intan Heryani Putri
    15301241011
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Persepsi adalah intuisi. Persepsi setiap orang berbeda-beda, persepsi itu tergantung subyek yang menilai. Imajinasi juga merupakan persepsi, karena persepsi itu pikiran masing-masing orang. Setiap orang punya gagasan sendiri- sendiri. Menurut pengetahuan dan pengalaman hidup orang itu sendiri, melihat apa yang terjadi dan apa yang tertangkap mata olehnya, menjadi dasar bagi orang itu untuk berpersepsi. Dan saya sepakat dengan postingan di atas bahwa sebenar-benar persepsi adalah keputusan, tingkat tertinggi dari berpikir.

    ReplyDelete