Sep 25, 2017

*PERSEPSI*


Oleh: Marsigit UNY


*Limbuk*: Sekalian tanya, _Persepsi_ itu apa?

*Cangik*: _Persepsi_ itu mulai dari: _Kenyataan, Kesadaran, Penginderaan, Apersepsi, Representasi, Imajinasi, Persepsi, Sensasi, Pengetahuan, Konsep, Intuisi, Gagasan, Notion, dan Keputusan_. Kok kamu tanya _persepsi_ ada apa?

*Limbuk*: Saya ingin menjadi manusia yang dipersepsikan _serba baik_ oleh semua orang. Singkat kata saya ingin dinilai sebagai orang baik.

*Cangik*: Agak aneh keinginanmu itu?

*Limbuk*: Loh kok aneh. Kan wajar semua orang juga punya keinginan itu.

*Cangik*: Kenapa kamu tidak berkeinginan saja menjadi orang baik. Kenapa pakai dinilai segala?

*Limbuk*: Ya kalau begitu saya tidak tanya. Itulah sebabnya saya tanya apa itu persepsi?

*Cangik*: Penilaian orang kepada kamu itu tergantung persepsi mereka terhadap dirimu.

*Limbuk*: Tolong jelaskan kepada saya detailnya?

*Cangik*: Penilaian orang kepada kita tergantung _kenyataan diri_ kita. Nyatanya kita itu bagaimana?

*Limbuk*: Bagaimana mengetahui _kenyataan diri orang_ ?

*Cangik*: Untuk mengetahui _kenyataan sesuatu_ orang menggunakan _pikiran_ dan menggunakan _panca indera_ nya. Pikiran itu logika atau nalar. Panca indera itu: _melihat, mendengar, meraba, merasa, membau_.

*Limbuk*: Kenyataan?

*Cangik*: Lha iya. Melihat kenyataan, mendengar kenyataan, meraba kenyataan, merasa kenyataan, dan membau kenyataan.

*Limbuk*: Mengetahui kenyataan?

*Cangik*: Ya terserah kamu. Setelah kamu mengindera kenyataan, apakah kamu mengetahui kenyataan atau tidak tergantung kamu punya _kesadaran_ akan hasil mengindera.

*Limbuk*: _Kesadaran_?

*Cangik*: Loh belum tentu orang _melihat_ itu sadar kalau melihat. Belum tentu _mendengar_ itu lalu sadar kalau mendengar. Jadi semua pengetahuanmu harus didahului dengan _kesadaranmu_.

*Limbuk*: Apersepsi?

*Cangik*: Kamu bisa memperoleh pengetahuan tentang kenyataan jika _kesadaranmu_ itu terkait dengan pengetahuanmu yang terdahulu. Itu namanya _apersepsi_. Kesadaran yang terkait dengan pengetahuan lampaumu itu akan mewujudkan dan menghasilkan _bayangan_ atau _representasi_ yang akan menjadi cikal bakal _imaginasi_.

*Limbuk*: _Imajinasi_ ?

*Cangik*: Tidaklah orang akan mempunyai ilmu jika tidak punya _imajinasi_.

*Limbuk*: Contoh _imajinasi_ ?

*Cangik*: Imajinasi itu gambar atau konsep di dalam pikiranmu. Kumpulan _imajinasi_ itu namanya _persepsi_. Struktur bangunan yang menghubungkan banyak _imajinasi_ itu namanya _sensasi_. Struktur bangunan di dalam pikiranmu yang menghubungkan sensasi sensasi itulah yang disebut _pengetahuan_. Kumpulan pengetahuan itu dapat digunakan untuk membuat _gagasan_ . Tidaklah mungkin orang dapat mengambil _keputusan_ jika tidak mempunyai _gagasan_.

*Limbuk*: Keputusan?

*Cangik*: Keputusan itu derajat pikiran yang tertinggi. Keputusanmu itulah yang menentukan apakah aku itu orang baik atau tidak. Keputusanku itulah yang menentukan apakah dirimu orang baik atau tidak. Itulah sebenar benar persepsi. Jadi persepsi itu bersifat subjektif, terserah diri kita masing masing.

*END*

18 comments:

  1. Samsul Arifin / 18701261007 / S3 PEP 2018
    Persepsi adalah penyimpulan apa yg kita lihat melalui suatu pemikiran atau pandangan kita terhadap sesuatu. Presepsi sifatnya subyektif, bisa berubah menyesuaikan "mood" seseorang dan berbeda antar orang yang satu dengan lainnya..Landasan orang dalam me"presepsi”kan sesuatu adalah pengalaman hidup yang telah dilakoni dan wawasan yang dimiliki...semakin panjang pengalaman hidup dan semakin luas wawasan dlam diri seseoranga maka presepsi akan mendekati kenyataan..

    ReplyDelete
  2. Bayuk Nusantara Kr.J.T
    18701261006
    PEP S3


    Saya sependapat bahwa persepsi bersifat subjektif. Kita bisa saja menginginkan seseorang untuk mempersepsikan kita baik, tetapi jika yang dia lihat kita tidak baik sesuai dengan value yang dia miliki, maka sekeras apapun kita berusaha untuk mempersepsikan baik akan terasa sia-sia. Itulah mengapa persepsi disebut subjektif.

    ReplyDelete
  3. Assalamu Alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
    Besse Rahmi Alimin
    18709251039
    s2 Pendidikan Matematika 2018

    Terkait topik bahasan mengenai Persepsi bahwa saya ke mereka merupakan adalah suatu persepsi atau suatu proses yang didahului oleh penginderaan, yaitu suatu stimulus yang diterima oleh individu melalui alat reseptor yaitu indera. Alat indera merupakan penghubung antara individu dengan dunia luarnya. Persepsi merupakan stimulus yang diindera oleh individu, diorganisasikan kemudian diinterpretasikan sehingga individu menyadari dan mengerti tentang apa yang diindera.

    ReplyDelete
  4. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Sama halnya dengan kemistri yang jangan sembarang memilih persepsi seakan benar-benar setuju padahal ada yang mengganjal dalam hati dan pikiran. Tetap teguh pendirian terhadap persepsi diri agar bisa dinilai orang lain apakah persepsi diri ini bisa dianggap persepsi yang sesuai dengan kriteria tertentu. Boleh bekerja sama dengan persepsi orang lain, tetapi persepsi diri sendiri pasti mempunyai ciri khasnya sendiri sehingga bila dicompare dengan orang lain akan tetap menggunakan alasan dasar persepsi diri sendiri. Jangan termakan juga dengan persepsi orang lain yang hanya akan membuatmu goyah sehingga persepsi ini diambil orang lain.

    ReplyDelete
  5. Muhammad Nurfauzan
    14301241015
    S1 Pendidikan Matematika

    Jika kita dipersepsikan baik oleh seseorang, bisa jadi kita juga dipersepsika buruk oleh orang lainnya. Persepsi bukan sesuatu yg objektif, kemungkinan kita bisa beda masalah persepsi itu. Seperti memilih calon kepala pemerintah , mesti kita memiliki perbedaan persepsi untuk memilih mana yg baik.Persepsi itu hanyalah kecenderungan. Maka jangan terlalu fanatik dengan mendewakan persepsi.

    Terimakasih

    ReplyDelete
  6. Nurul Huda
    18701264005
    S3 PEP 2018
    Saya setuju dengan ungkapan Prof Marsigit diakhir tulisan, bahwa keputusan adalah derajat pikiran yang tertinggi. Itulah eksekusi. Dari eksekusi itu maka akan terlihat kita ini manusia baik atau manusia buruk. Mulia atau hina. Namun keputusan orang lain yang mendakwah seseorang baik atau buruk belum tuduhannya itu benar. Karena perbedaan sudut pandang. Sudut pandang Syariah (hokum normative) berdeda dengan sudut pandang hukum etis. Dalam konteks hukum Islam akan menjadi berbeda ketika menggunakan sudut pandang syaiah, tharikah, hakikat. Kesimpulannya: taka da di dunia ini yang tidak normative.

    ReplyDelete
  7. Aan Andriani
    18709251030
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Persepsi orang sesuai dengan yang diketahui oleh orang tersebut. Persepsi sama halnya dengan penilaian. Orang yang hanya mengetahui keburukanmu, maka ia akan mempunyai persepsi yang buruk juga. Namun jika seseorang mengenal lebih dalam tentangmu baik dan buruknya, maka orang ini juga akan mempunyai persepsi yang berbeda. Persepsi orang merupakan cerminan dari diri kita. Apa yang dilakukan oleh kita baik, maka orang akan mempunyai persepsi yang baik. akan tetapi ada juga yang menganggap kebaikan kita hanyalah pura-pura dan semata-mata hanya ingin mendapatkan pujian saja. Jadi, persepsi orang tergantung pada apa yang kita lakukan dan dari sudut mana mereka memandang sehingga persepsi satu orang dengan orang yang lainnya bisa berbeda-beda.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  8. Endah Kusrini
    18709251015
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Assalamualaikum wr.wb.
    persepsi sering kita pahami adalah sebuah pemikiran, pendapat, penilaian dan sebagainya, memang persepsi mempunyai makna yang berbeda-beda, misal dalam penilaian seorang anak yang pintar tapi nakal, maka tentunya orang yang sering bersamanya memiliki sudut pandangan sendir-sendiri atau persepsi sendiri-sendiri.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  9. Muh. Fachrullah Amal
    18709251036
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Setiap individu memiliki kebebasan dalam berpendapat maka untuk mengetahui seberapa baik atau buruk diri kita maka coba tanyakan kepada orang-orang sering membersamai kita dan mintalah persepsi mereka terhadap kita. Karena sebenar-benar persepsi adalah persepsi yang didukung oleh fakta atau bukti empiris yang ada. Ketika seseorang mengeluarkan persepsi tanpa adanya bukti maka hal tersebut dapat dikatakan sebagai hoax (kebohongan).

    ReplyDelete
  10. Diana Prastiwi
    18709251004
    S2 P. Mat A 2018

    Persepsi merupakan cara pandang seseorang terhadap suatu objek. Persepsi juga dapat diartikan sebagai penilaian terhadap suatu benda atu suatu objek tertentu, sehingga dalam persepsi itu sendiri menurut saya bersifat subjektif yaitu tergantung sikap yang menilai terhadap sesuatu. Dalam pembelajaran membangun persepsi yang sama berkaitan dengan pembelajaran adalah hal yang penting sehingga siswa yang berlajar akansuatu materi mempunyai persepsi yang sama dan tujuan yang sama. Membangun Persepsi dimulai dari mempunyai apersepsi yaitu mempunyai pengetahuan yang sebelumnya didapat untuk selanjutnya digunakan mencari konsep atau pengetahuan yang baru.

    ReplyDelete
  11. Diana Prastiwi
    18709251004
    S2 P. Mat A 2018

    Persepsi dapatdibedakan menadi dua, yaitu persepsi positif dan persepsi negatif. Persepsi positif yaitu pandangan subjek terhadap suatu objek dimana subjek memandang objek yang ditangkap sesuai dengan pribadinya. Sedangkan persepsi negatif merupakan pandangan subjek terhadap objek dimana subjek cenderung menolak objek yang ditangkap karena tidak sesuai dengan pribadinya.

    ReplyDelete
  12. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Komentar bagus dan komentar buruk sering terbaca dan terdengar di dunia maya dan dunia nyata. Hal tersebut semata-mata hanya modus untuk mengutarakan persepsinya akan suatu hal , lebih mudahnya inginmenarik perhatian khalayak dan ingin didengar segala persepinya. Biasanya kurangnya perhatian dari orang sekitar membuat orang-orang akan melarikan diri menuju orang yang tidak dikenal dan memberikan segala persepsi yang bisa masuk akal maupun asal-asalan asal mendapat perhatian orang lain. Sehingga diharapkan berhati-hati dengan persepsi yang dibuat, sebaiknya hanya disimpan dalam pikiran sudah lebih dari cukup untuk menghindari dari perdebatan dengan pihak yang tidak setuju dengan persepsinya.

    ReplyDelete
  13. Lukman
    18701264003
    S3 PEP 2018

    Menyaring Informasi dengan Hati

    Saat istirahat kerja bakti Ahad pagi, Semprul bertanya kepada Kemprul.

    Semprul: "Prul, mendengar obrolan teman-teman tentang Pilpres kok jadi bingung...semuanya dinilai benar, semua juga dinilai salah."

    Kemprul: "Bening atau keruhnya informasi dapat dipilih dengan pertimbangan suara hati. Suara hati terdengar bila ego tertunduk malu pada Ilahi."

    Semprul: "Terus bagaimana caranya?"

    Kemprul: "Dengarkan...rasakan...nilailah dengan Penilain Allah SWT pada dirimu."

    ReplyDelete
  14. Nur Afni
    18709251027
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Persepsi adalah sudut pandang atau cara berpikir seseorang tentang suatu hal atau kejadian. Setiap orang memiliki persepsi atau cara pandang yang berbeda terhadap suatu objek ataupu subjek. Persepsi dapat dipengaruhi oleh pendapat orang lain atau pengalamannya. Dengan kata lain persepsi itu adalah hasil bentukan pikiran manusia. Terimakasih

    ReplyDelete
  15. Rosi Anista
    18709251040
    S2 Pendidikan Matematika B

    Persepsi merupakan suatu proses mental yang menghasilkan bayangan dalam diri individu sehingga dapat mengenal suatu objek dengan jalan asosiasi dengan suatu ingatan tertentu sehingga bayangan itu dapat disadari. Persepsi setiap orang akan berbeda-beda terhadap suatu permasalahan atau suatu benda. Karena persepsi sifatnya relatif atau tidak mutlak dan juga tidak bisa diukur.

    ReplyDelete
  16. Yoga Prasetya
    18709251011
    S2 Pendidikan Matematika UNY 2018 A
    Setiap orang memiliki persepsi dan cara pandang terhadap sesuatu yang berbeda-beda. Tidak semua persepsi dapat disatukan, karena hidup ini memiliki kontradiksi. Persepsi berasal dari cara pandang hati dan pikiran yang diungkapkan dalam lisan. Kita memiliki persepsi seseorang itu sangat baik, namun tidak untuk mereka yang memiliki persepsi yang berbeda dengan kita.

    ReplyDelete
  17. Erma Zelfiana Surni
    18709251009
    S2. P.Matematika A 2018

    Assalamualaikum Wr. Wb
    Persepsi adalah tindakan menafsirkan secara detil suatu pemahaman tentang Objek atau Subjek, dengan berlandaskan pada pemahaman yang pernah di geluti atau pengalaman yang pernah di jalani dan tentu saja kembali pada pemikiran untuk membuat orang lain menyadari objek atau subjek tersebut. Biasanya tindakan ini lebih banyak kita jumpai pada acara-acara : Seminar, Workshop dan acara-acara Media seperti : Berita actual, ILC dll

    ReplyDelete
  18. Hanif cahyo Adi Kistoro
    S3 PEP / 18701264004

    persepssi itu unik. seringkali kita mendengar contoh sederhana ada orang yang menganggap bahwa Tuhan tidak mendengar doa doanya. karena apa yang diminta belum jua terkabul. apa yang dipilihkan Tuhan sering kali berbeda dengan apa yang kita inginkan. perspsi membuat kita berfikir bahwa apa yang kita inginkan itu yang terbaik. belum tentu, karena pilihan Tuhan pasti lebih baik meskipun berbeda dengan apa yang kita inginkan.jadi kalau kita belum dikabulkan doa kita maka selalu lah berpikir posistif, karena mesti ada hikmah dibaliknya.

    ReplyDelete