Sep 25, 2017

*ATURAN*



Oleh: Marsigit, UNY


*Limbuk*: Sebenarnya, yang disebut _aturan_ itu apa?

*Cangik*: Hanya ada 2 macam aturan, yaitu: _identitas_ dan _kontradiksi_.

*Limbuk*: Maksudnya?

*Cangik*: _Identitas_ adalah _tepat sama_. Identitas itu ada di langit, turun hanya sampai hati dan pikiran manusia. Tiadalah ada yang bisa _tepat sama_ dengan dirinya sendiri kecuali Tuhan. Atau bisa engkau tepat sama dengan dirimu sendiri, tetapi hanya dimisalkan dipikiran.

*Limbuk*: Sama dengan diri sendiri?

*Cangik*: Kenyataannya, engkau tidak akan pernah sama dengan dirimu sendiri. Belum selesai engkau menunjuk dirimu sendiri, dirimu sudah berubah dari tadi menjadi sekarang. Itulah yang namanya _kontradiksi_. Jadi _kontradiksi_ itu domisilinya ada di _kenyataan_. Karena tidak ada kenyataan sama dengan diri sendiri. Maka sebenar benar kenyataan hidupmu adalah kontradiksi.

*Limbuk*: Gunanya?

*Cangik*: _Aturan Identitas_ turun dari langit ke bumi, dari atas ke bawah, dari pikiran ke kenyataan. Ada 2 _aturan identitas_ yaitu _aturan identitas absolut_yaitu milik Tuhan; dan _aturan identitas relatif_, yaitu pikiran manusia misalnya _tautologi_.
Maka _aturan identitas_ adalah pedoman hidup manusia. Semua perintah Tuhan adalah _aturan identitas absolut_. Semua rumus matematika adalah _aturan identitas relatif_. Semua resep makanan adalah _aturan identitas relatif_. Jika _aturan identitas absolut_ itu: konsisten, tidak berubah ubah dan abadi. Maka _aturan identitas relatif_ , penerapannya sesuai kondisinya.

*Limbuk*: _Aturan kontradiksi_ ?

*Cangik*: _Aturan kontradiksi_ itu ada di bumi, ada di kenyataan. Semua kenyataan bersifat _kontradiktif filsafat_, tetapi bukan _kontradiktif matematika_. Karena matematika tidak boleh kontradiktif. Semua kenyataan itu _kontradiktif bagi manusia_ tetapi tidak bagi Tuhan pencipta Alam. Mengapa? Karena _manusia itu sempurna dalam ketidaksempurnaan, tidak sempurna dalam kesempurnaan_.

*Limbuk*: Masih bingung, kontradiktif?

*Cangik*: Semua kenyataan itu terikat oleh _ruang_ dan _waktu_, bagi manusia. Semua waktu itu berjalan, sebab jika tidak, maka kiamatlah dunia itu. Setiap perjalanan waktu, membawa ruangnya masing masing. Tiadalah di dunia ini ada dua ruang yang tepat sama, jika ada itu hanya diandaikan atau diidealkan saja. Semua fenomena berjalan seiring dengan perjalanan waktunya, yang terikat pada ruangnya yang berbeda. Maka tiadalah ada dua kenyataan yang tepat sama di dunia ini. Itulah aturan kontradiksi.

*Limbuk*: Iya, manfaatnya?

*Cangik*: Semua kenyataan itu adalah bayangan dari langit, bayangan dari aturan absolut Tuhan, bayangan dari aturan identitas absolut. Kenyataan juga bayangan dari aturan identitas relatif manusia. Ada 2 tempat aturan identitas relatif manusia yaitu di _hati_ dan _pikiran_. Dalil Pythagoras itu adalah aturan identitas relatif manusia ada didalam pikiran, maka dia berlaku dulu, sekarang dan yad, dan dimana saja. Doa doa yang kita ucapkan adalah bayangan dari aturan identitas absolut Tuhan.

END

135 comments:

  1. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Saya dapat belajar dari ulasan ini terkait dengan perbedaan pola aturan antara manusia dengan Sang Pencipta Alam. Manusia memiliki hati dan pikiran dalam hal ini disebut dengan aturan identitas relatif dan berada pada aturan kontradiktif. Tuhan menciptakan manusia dengan bentuk yang sempurna. Saya sangat suka dengan statement yang terdapat dalam ulasan ini "manusia sempurna dalam ketidaksempurnaan" dan "tidak sempurna dalam kesempurnaan". Ya, sangat relatif untuk kedua hal ini. Melalui statement tersebut saya mengartikan bahwa manusia dapat sempurna atau tidak sempurna dikarenakan Tuhan memberikan kelebihan dan kekurangan dalam diri setiap insan. Dengan diberinya dua sisi yang berbeda kita dapat selalu mensyukurinya. Dua sisi tersebut dapat dijadikan sebagai dorongan untuk terus berpotensi.
    Saya teringat dengan satu pernyataan ini "apa yang kita anggap baik belum tentu baik di mata Tuhan, sebaliknya apa yang kita anggap buruk bisa jadi baik di mata Tuhan". Manusia menjalani aturan yang sudah ditetapkan oleh Tuhan sejak dalam kandungan, seperti kematian, kehidupan, jodoh, pendidikan dan sebagainya. Ini merupakan salah satu bukti aturan identitas absolut dari Tuhan. Takdir yang sudah ditetapkan akan bersifat permanen namun kondisi dari takdir itu sendiri dapat diubah melalui hati dan pikiran manusia. Manusia hanya dituntut untuk hidup dalam skenario Tuhan.

    ReplyDelete
  2. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Dari dialog ini, pemahaman yang kami dapat adalah aturan identitas absolut adalah milik Allah SWT, segala ketetapanNya tidak bisa diganggu gugat, semua harus taat, bersifat abadi dan kekal. Sedangkan aturan relatif adalah ciptaan manusia, penerapan sesuai dengan ruang dan waktunya, misal resep nasi goreng hanya berlaku di dapur saat memasak nasi goreng, teorema pitagoras hanya berlaku pada segitiga siku-siku saat kita membandingkan panjang sisi-sisinya. Sedangkan aturan kontradiktif, adalah kenyataan, pada dasarnya kenyataan ini tidak lah tetap, saat ini tidak sama dengan saat tadi, dan saat ini juga tidak sama dengan saat datang, semua terikat oleh ruang dan waktu, padahal waktu senantiasa berubah.

    ReplyDelete
  3. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Aturan yang absolut bersifat mutlak tidak bisa kita jadikan sebagai teori, namun sesuatu yang pasti. Sesuatu yang bersifat kontradiksi merupakan teori yang suatu saat dengan berbatas ruang dan waktu akan digantikan dengan sesuatu yang baru. Jadi, aturan ada yang memang tidak boleh dilanggar sama sekali karena hal tersebut pasti sesuatu yang salah, namun ada juga aturan yang boleh dilanggar guna mencari kebenaran akan aturan yang dibuat, seperti halnya aturan yang dibuat oleh manusia yang sifatnya masih bisa digantikan aturan baru karena tidak bersifat absolut. Namun, kita melanggar aturan bukan untuk memberontak, namun untuk memperoleh kebenaran dan membuat aturan baru yang sifatnya bisa digunakan secara global.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  4. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP Kelas B 2017

    Aturan merupakan hasil dari kegiatan mengatur. Jadi, tepat sekali bahwa aturan terdiri dari identitas dan kontradiktif. Aturan sebagai identitas, misalnya kitab suci Al-Qur'an yang diturunkan Allah sebagai aturan identitas seorang muslim. Banyak yang ber-islam tapi banyak juga yang tidak mengikuti aturan sebagaimana identitasnya. Mungkin termasuk kita. Itulah mengapa pentingnya ber-ilmu, karna ilmu merupakan trigger seseorang dalam mengikuti aturan. Indikasi orang yang mengikuti aturan yaitu ia sudah memiliki ilmu maka ia paham akan aturan tersebut dan hukumnya menjadi wajib karna ia telah mengetahui.

    ReplyDelete
  5. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B
    Assalamualaikum wr wb.Memang benar adanya bahwa sebanar- benarnya hidup kita adalah kontrakdiksi.Kadang berubah- ubah, sikap, tindakan, dan tutur kata yang tidak dapat menetap pada keadaan semula.Hanya Tuhanlah yang sama dengan diri-Nya sendiri dan berbeda dengan segala ciptaan-Nya.Hanya Tuhanlah yang bersifat absolut, mutlak dan kekal.Wassalamualaikum wr wb.

    ReplyDelete
  6. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B


    Saya tertarik dengan ungkapan bahwa "manusia itu sempurna dalam ketidaksempurnaan, tidak sempurna dalam kesempurnaan_. ini menyadarkan kita bahwa tidak ada manusia yang sempurna. ketika sesorang menganggap dirinya sempurna justru itulah ketidaksempurnaannya begitupun sebaliknya ketika dia menyadari bahwa dia tidak sepurnya itulah kesempurnaan yang dimilikinya.
    saya teringat ungkapan "diatas langit masih ada langit", bahwa ketika kita merasa sudah baik, perlu kita ingat bahwa masih banyak yang lebih baik. yang sudah sangat baikpun belum sempurna. untuk mendekati kesempurnaan inilah manusia menciptakan aturan, baik aturan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, ataupun atauran kecil lainnnya. namun sebenar-benar aturan adalah aturan yang diciptakan Tuhan sang pencipta alam.

    ReplyDelete
  7. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Aturan yang sebenarnya memiliki dua macam. Identitas dan kontradiksi. Aturan identitas memiliki dua jenis, yaitu aturan identitas absolut dan aturan identitas relatif. Setiap aturan yang Allah ciptakan memiliki kegunaan masing-masing. Aturan identitas absolut sebagai pedoman hidup, karena aturan absolut lah yang dapat menjadi patokan segala aktivitas manusia, sehingga manusia tahu hal-hal yang seharunya dikerjakan dan hal-hal yang harus dijauhi. Aturan relatif berupa pikiran dan hati manusia yang penerapannya sesuai dengan situasi dan kondisi manusia itu sendiri. Sedangkan aturan kontradiksi hanya berlaku bagi manusia tidak berlaku untuk Tuhan. Sebab aturan kontradiksi adanya di bumi yang terikat oleh ruang dan waktu. Semua aturan itu harus manusia taati sebagai bentuk hablumminallah dan hablumminannas.

    ReplyDelete
  8. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Yang ada manusia barulah relatif saja. Relatif, tidak ada yang tetap sama sekali. Maka dengan keadaan yang serba "relatif" inilah harusnya jauhlah kesombongan dari diri manusia. Karena sesungguhnya tidak ada yang benar-benar menjadi milik manusia. Bahkan manusia hidup dalam kenyataan yang kontradiktif. Maka kembali, tempat kembali yang sebenar-benarnya adalah kepada-Nya, kepada aturan-Nya, yang tidak akan berubah, yang tetap, yang jika kita ikuti maka kedamaian, ketentraman, keikhlasan menyelimuti hidup masing-masing kita.
    aturan

    ReplyDelete
  9. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    S2 PEP Kelas B 2017

    Tulisan yang sangat menarik, selalu mendorong saya untuk merefleksikan kembali pemikirian. Dalam tulisan ini Cangik mengatakan aturan identitas absolut yaitu milik Tuhan dan aturan identitas relatif yaitu pikiran manusia. Sungguh bijak dan menarik ketika menempatkan aturan yang bersumber dari Tuhan sebagai idetitas absolut dan pemikiran menghasilkan aturan identitas relatif. Karena pada dasarnya kebenaran tidak bersifat relatif, melainkan keyakinan pikiran tentang apa yang kita anggap benar itulah yang bersifat relatif.

    ReplyDelete
  10. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Saya menyimpulkan, berdasar uraian Bapak di atas bahwa aturan itu dibedakan menjadi 2 yaitu aturan identitas dan aturan kontradiktif. Aturan identitas dibedakan menjadi dua yaitu identitas absolut dan identitas relatif. Aturan identitas absolut adalah milik Tuhan, sementara aturan identitas relatif adalah pikiran manusia. Menurut saya, aturan identitas absolut adalah kitab suci agama kita. Kita percaya bahwa Al Qur’an adalah pedoman hidup yang datangnya dari Allah SWT melalui Nabi Muhammad SAW.

    ReplyDelete
  11. Riandika Ratnasari
    17709251043
    Pascasarjana Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Terdapat dua macam aturan yaitu identitas dan kontradiksi. Aturan identitas ada dua macam identitas absolut dan identitas relatif. Aturan identitas absolut adalah mutlak sepenuhnya kehendak Tuhan yang bersifat konsisten, tidak berubahdan abadi. Dia digunakan sebagai penghubung antara manusia dan Tuhan. Aturan identitas relatif terdapat pada pikiran dan hati manusia. Penerapan aturan ini dapat berubah menyesuaikan dengan kondisi manusia. Aturan identitas sebagai pedomanan manusia untuk menjalani waktu sebagai manusia. Pada dasarnya semua aturan ini berpangkal pada kenyataan. Terimakasih Bapak Marsigit.

    ReplyDelete
  12. Dewi saputri
    17701251036
    PEP B (S2)

    Assalamualaikum Wr. Wb.

    Mengenai aturan. Aturan identitas dan Aturan Kontradiktif. Ketika membicarakan aturan Identitas yang dapat saya pahami adalah tidak ada yang tepat dengan dirinya sendiri kecuali Tuhan, Jadi ketika kita merasakan tentang suatu hal, pikiran yang dipikirkan belum tentu tepat, jika disinggung ke aturan identitas relatif ini mengenai pikiran manusia,pikiran dan apa yang dirasakan pada manusia belum tentu tepat tentang apa yg di pikirkan. Tetapi ketika aturan identitas absolut sudah pasti tepat karena aturan itu Milik Tuhan. Aturan Kontradiktif, "Tidak ada kenyataan sama dengan dirinya sendiri". Semua kenyataan kontradiktif bagi manusia, tetapi tidak bagi tuhan pecinta alam, karena manusia itu sempurna dalam ketidak sempurnaan, tidak sempurna dalam kesempurnaan, ini bisa dikatakan manusia mempunyai kekurangan dan kelebihan, sedangkan Tuhan pecinta alam tidak demikian Karena Tuhan Pecinta Alam itu Sempurna.

    ReplyDelete
  13. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak
    Saya belajar tentang aturan. Manusia memiliki kemampuan untuk membuat aturan tetapi aturan manusia bersifat relatif. Sedangkan aturan yang paling sempurna dan absolut adalah aturan Tuhan. Aturan dibuat pasti ada tujuannya. Semua aktivitas dalam kehidupan manusia diatur oleh Tuhan, setiap yang kita lakukan pasti ada aturannya.

    ReplyDelete
  14. Aturan yang memiliki versi manusia dan Tuhan (Allah SWT). Aturan identitas absolut yang konsisten maka setiap manusia tanpa terkecuali harus dapat mematuhinya, sementara aturan identitas relative diterapkan sesuai dengan kondisi.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  15. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Duh, ini salah-satu tulisan bapak yang paling susah saya pahami. Maaf ya pak. Tapi pertanyaan saya tidak berkaitan dengan filsafat tapi dalam konteks hukum. Aturan selalu diberhadapkan dengan pelanggaran. Menurut bapak lebih dulu mana ada aturan atau pelanggaran?

    ReplyDelete
  16. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Dari percakapan diatas saya memahami bahwa aturan terbagi atas beberapa jenis. Pertama, aturan identitas absolut yang berasal dari Allah SWT dan aturan identitas relatif berasal dari pikiran manusia. Semua perintah dan larangan yang berasal Allah SWT merupakan ketetapan-Nya yang tidak dapat diubah oleh manusia. Ia bersifat abadi selama manusia ada. Bersifat konsisten dan tidak dapat berubah seiring perkembangan zaman. Aturan inilah yang kemudian dijadikan sebagai pedoman hidup bagi manusia. Sedangkan aturan identitas relatif berasal dari pemikiran-pemikiran manusia. Dimana penerapannya disesuaikan dengan kondisi dan keadaan manusia itu sendiri. Ia bersifat relatif, tidak mutlak dan hanya dapat berubah penerapannya sesuai dengan kondisi yang ada. Selanjutnya adalah aturan kontradiktif. Aturan kontradiktif ini adalah kenyataan, yang terikat antara ruang dan waktu. Kita yang saat ini tidaklah sama dengan kita yang sebelumnya, dan kita yang ada di masa depan juga tidak sama dengan kita yang sekarang. Setiap berjalannya waktu akan membawa perubahan bagi ruangnya, sehingga hidup itu akan senantiasa berubah seiring perubahan waktu.

    ReplyDelete
  17. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Aturan merupakan sebuah norma yang bersifat terikat dimana apabila dilanggar akan dikenakan sanksi, baik sanksi hukum maupun sanksi sosial. Sumber aturan ada dua yaitu yang dibuat oleh tuhan sang pencipta dan yang dibuat oleh manusia. Aturan yang yang dibuat oleh tuhan bersumber pada al-qu'an dan Al-hadits yang apabila di langgar mendapatkan sanksi dari segi agama. sedangkan aturan yang berasal dari manusia bisa bersumber pada UUD 1945 dan pancasila serta dari kebiasaan adat, yang apabila dilanggar selain mendapat sanksi hukum juga mendapat sanksi sosial misalnya dikucilkan atau sebagainya.

    ReplyDelete
  18. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Mat A 2017

    Aturan merupakan suatu batasan. batasan dalam bertindak, bersikap terhadap diri sendiri maupun orang lain. Aturan tergantung pada konteksnya. Misalnya aturan terhadap menjalin hubungan dengan manusia lain, hal ini tergantung dari pemikiran dan perasaan dari orang tersebut, terkadang seseorang sangat menjaga diri dalam berhubungan terkait aturan yang ia canangkan untuk dirinya sendiri. Namun sebenar-benarnya aturan adalah aturan Allah SWT.

    ReplyDelete
  19. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Yang pasti itu adalah perubahan dan perubahan itu akan beriringan dengan waktu, maka bisa dikatakan bahwa dirimu adalah dirimu merupakan suatu hal yang kontradiktif. Sperti aturan, aturan ada yang bersifat kontradiktif, selain itu aturan juga ada yang bersifat relatif yaitu aturan yang ada di kenyataan sedangkan aturan yang absolut hanya milik Allah AWT. Oleh karena itu, kita yang ada di dunia atau di kenyataan tentunya harus mampu menrapkan aturan-aturan dengan bijaksana mengikuti sifatnya yang relatif, namun satu hal yang perlu diingat bahwa aturan Allah SWT sifatnya adalah absolut atau mutalk, sehingga taat kepada-Nya bukan suatu hal yang dapat ditawar.

    ReplyDelete
  20. Devi Nofriyanti
    17709251041
    Pps UNY P.Mat B 2017

    Satu kata bisa memiliki arti yang dalam jika dijabarkan dengan filsafat. kata "aturan" memiliki arti umum sebagai sesuatu yang mengikat, harus dijalankan. Saya baru mengetahui lewat tulisan bapak, bahwa aturan yang saya pahami itu terdiri dari 2 macam yaitu identitas dan kontradiksi. manusia tidak akan pernah bisa sama dengan dirinya sendiri (kontradiksi), jika menusia mengganggap sama dengan dirinya maka itu adalah hasil dari pemikirannya, yang disebut dengan identitas relatif.

    ReplyDelete
  21. Junianto
    17709251065
    PM C

    Di dunia ini memang tidak ada yang sama persis. Bahkan orang kembar identic pun memeiliki banyak perbedaan. Perbedaan sifat, perbedaan karakter, perbedaan pandangan, dll. Artikel ini menyebutkan bahwa identitas itu adanya di langit, milik Tuhan. Tidak ada seorangpun yang bisa menyamai Tuhan, dan hanya Tuhan yang bisa menyamai dirinya sendiri. Yang ada di dunia hanyalah turunan dari identitas Tuhan dalam hati dan pikiran manusia. Manusia juga dipenuhi dengna kontrakdiksi. Bahkan kita tidak bisa menyamai diri sendiri. Kita saat ini tentu berbeda dengan kita sedetik yang lalu dan pasti berbeda dengan sedetik yang akan dating. Hal ini disebabkan karena kita sudah berada di ruang dan waktu yang berbeda.

    ReplyDelete
  22. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Aturan merupakan suatu tatanan dalam hidup. Aturan ada dua, aturan identitas, dan aturan kontradiktif. Aturan identitas adalah aturan yagn bersasal dari langit, yaitu aturan yang berasl dari Tuhan. Sedangkan aturan kotradiktif adalah aturan kenyataaan atau aturan yang berasal dari bumi. Untuk menjalani kehidupan yang baik, maka keseluruhan aturan harus diikuti sesuai tatanannya.


    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  23. Kita sebagai manusia yang memiliki hati dan pikiran yang diberikan oleh Allah SWT haruslah bijaksana dalam menggunakannya untuk mematuhi aturan relative manusia.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  24. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Hukum identitas adalah di mana aku sama dengan aku, diri sama dengan diri (subyek=predikat). Hukum tersebut tidak akan berlaku apabila terbatas atau terikat oleh ruang dan waktu. Maka manusia tidak akan pernah sama dengan namanya, hanya Tuhan yang sama dengan namanya. Sedangkan hukum kontrakdiksi yang ada di dunia bersifat sintetik. Oleh karena itu, di dalam logika (berpikir murni atau matematika) sifatnya adalah analitik. Maka nilai kebenarannya hanya ditentukan dari konsistensinya. Maka matematika itu nilai kebenarannya ditentukan pula dari konsistensinya. Sedangkan yang berlaku di dunia ini, yaitu dunia pengalaman, dunia ruang dan waktu adalah hukum kontradiksi yang kebenarannya bersifat korespondensi. Itulah kontradiksi. Jadi, di dalam berfilsafat kita harus siap untuk melakukan kontradiksi di dalam pikiran. Namun janganlah berkontradiksi dengan menggunakan hati. Karena apabila terjadi satu kontradiksi di dalam hati, maka di situlah singgah sesosok syaitan. Hal ini sangat dilarang dalam berfilsafat.

    ReplyDelete
  25. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    Suatu sistem dapat berjalan apabila ada yang mengatur. Sang pengatur tersebut adalah aturan. Aturan sifatnya ada yang absolut dan ada pula yang relatif. Aturan absolut adalah aturan identitas yang datangnya dari Allah, sedangkan aturan relatif adalah aturan kontradiktif yang ada dalam pemikiran manusia. Aturan absolut itu kekal. Misal aturan absolut A, mau sekarang besok akan datang kemarin sore tetap saja A. Tidak bisa aturan itu berubah jadi AA, AAA, Aa, Ab, dst. Hal ini berarti bahwa aturan yang berasal dari Allah yaitu berupa perintah dan larangan tidak bisa kita revisi sesuai kondisi. Sebagai contoh perintah sholat 5 waktu, tidak bisa kita nego atau dirapel jadi 1 waktu. Lain halnya dengan aturan relatif yang cenderung berkembang menyesuaikan kondisi manusia. Aturan tersebut lebih dinamis. Sebagai contoh kurikulum yang dijadikan acuan pembelajaran cenderung berubah seiring bergantinya Menteri. Perubahan kurikulum ini idealnya untuk memperbaiki kualitas pendidikan atau sistem pembelajaran.

    ReplyDelete
  26. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Menurut tulisan diatas yang dimaksud dengana aturan yaitu ada 2, yaitu identitas dan kontradiksi. Aturan identitas berhubungan erat dengan tuhan, karena ia akan sama dengan ia sendiri. Tetapi aturan kontradiksi adalah milik kita manusia sifatnya relatif dan berubah-ubah. Sedangkan ke absolutan adalah sifat tuhan. Kebenaran kita sebagai manusia bersifat relatif tergantung ruang dan waktunya. Maka sebaik-baiknya kita adalah yang dapat menempatkan diri sesuai dengan tempat dan waktunya.

    ReplyDelete
  27. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Aturan yang ada didunia bersifat mengikat. Wajib dipatuhi, apabila dilanggar pasti ada sanksi di setiap negara. Beda negara, tentu beda aturan dan sanksinya. Aturan yang sudah dijelaskan pada dialog diatas ada dua yaitu aturan identitas absolut yaitu milik Tuhan; dan aturan identitas relatif yaitu pikiran manusia. Aturan dari Tuhan itu sifatnya mutlak dan hakiki, sedangkan pikiran manusia itu berbeda disetiap jamannya. Sebelum teknologi sepesat ini di Indonesia, tidak ada hukum yang mengatur tentang ITE. Sekarang, UU ITE pun muncul. Tapi, mengapa aturan didunia itu pada umumnya muncul ketika sudah terjadi sesuatu?

    ReplyDelete
  28. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Aturan ada untuk membatasi. "Membatasi" bukan berarti kita diam di tempat dan tidak melakukan perubahan-perubahan yang baik. Namun membatasi disini lebih ke memberi peringatan kepada kita untuk tidak terjatuh ke dalam hal yang kurang baik. Membatasi disini juga maksudnya lebih memberi arahan kepada kita yang diberi aturan untuk menuju ke tujuan yang telah kita rencanakan. Dan, aturan yang sudah tidak perlu diragukan lagi adalah aturan yang berasal dari Allah SWT. Sesungguhnya yang baik itu berasal dari-Nya.

    ReplyDelete
  29. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Berbicara mengenai aturan saya teringat sebuah pernyataan, "Aturan ada untuk dilanggar". Dalam artikel yang berjudul "aturan" diatas, disebutkan bahwa hanya terdapat 2 aturan, yaitu identitas dan kontradiksi. Identitas secara garis besar adalah aturan yang hanya ada dipikiran sedangkan kontradiksi adalah aturan yang nyata. Manusia akan mati jika berhenti berfikir, Setiap pikiran manusia akan menghasilkan identitas dan bayangan dari identitas adalah sebuah kontradiksi. Jadi selama ada manusia hidup pasti akan dihadapkan pada aturan yang harus dilaksanakan

    ReplyDelete
  30. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Assalamualaikum wr.wb.
    Terimakasih prof. Marsigit atas postingan di atas. Menurut saya, aturan adalah sesuatu yang mengikat manusia dalam berperilaku dan mengambil keputusan. Saya sangat setuju dengan bapak, bahwa aturan identitas yang bersifat absolut adalah aturan dari Tuhan yang dijadikan sebagai pedoman hiudp manusia. Sebagai manusia yang berpikir, harusnya kita tidak pantas mengelak dengan aturan apa saja yang telah ditetapkannya, karena itu bersifat abadi, konsisten dan tidak berubah-ubah. Semua fenomena yang berjalan berdasarkan ruang dan waktunya, merupakan aturan absolut dari Tuhan. Sedangkan manusia hanya mampu berkuasa dan mengendalikan aturan identital relatif yang terjadi dalam atmospir sosial tentang hubungan dan kepentingannya dengan sesama manusia.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  31. Yolpin Durahim
    17709251029
    Pps. P. Mat B 2017

    Saya baru mengetahui bahwa kenyataan adalah kontradiktif. Sekilas berusaha menyerap kata-kata bapak dan mencoba memahaminya dalam kehidupan. Benar juga, dalam banyak kondisi ada saatnya kita memikirkan sesuatu dan kenyataannya justru berbeda. Sementara sesuatu yang justru tak pernah terpikirkan muncul dengan mengejutkan bahkan tanpa perencanaan sebelumnya. Itulah yang disebut bahwa kenyataan adalah kontradiksi dari pikiran. Di sini kita menyadari tentang aturan absolute yang berasal dari Tuhan. Bahwa segala sesuatu terjadi berdasarkan ketetapan-Nya. Jika saja Kenyataan itu selalu sesuai dengan isi pikiran dan tak pernah kontradiktif maka manusia akan selalu merasa benar karena segala sesuatu berasal dari kendalinya dan bukan campur tangan Tuhan. Jadi kontradiktifnya kenyataan teramat penting agar manusia tidak sombong dan lupa diri.

    ReplyDelete
  32. Indah Purnama Sari
    17701251035
    PEP B 2017

    "Semua fenomena berjalan seiring dengan perjalanan waktunya, yang terikat pada ruangnya yang berbeda" saya butuh waktu setengah jam untuk menyerap kata kata ini pak. lama kelamaan saya paham bahwa kalimat ini menegas kan kejadian yang ada di muka bumi punya waktu-waktu nya sendiri untuk terjadi, seperti hal nya pergantian musim dimuka bumi atau masa pertumbuhan yang dilewati semua manusia yang hidup. sehingga kejadian yang sama tidak akan sama tepat untuk terulang kedua kalinya. dan saya baru paham iya kita hidup dengan aturan kontradiksi dimana manusia yang merencanakan namun tuhan yang berkehendak.

    ReplyDelete
  33. Latifah Pertamawati
    S2 PM B
    17709251026

    Bismillaah..
    Jujur, pak. Terkadang saya agak tidak nyaman dengan adanya aturan. Aturan yang saya maksud disini adalah aturan formal yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Sering kali kita mendengar kalimat, "Aturan ada untuk dilanggar." Kalimat itulah yang menjadi salah satu alasan bagi beberapa orang untuk melanggar aturan. Aturan biasanya berhubungan dengan sesuatu yang (sangat) mengikat dan mempunyai konsekuensi/ sanksi pada pihak yang melanggarnya. Setelah membaca postingan bapak ini pak, pikiran saya diajak untuk melihat ke masa lalu, disaat saya masih mencari-cari dan menerka-nerka aturan yang ada di lingkungan (hidup) sekitar saya. Walaupun sampai saat ini kita masih menerka-nerka aturan-aturan tersebut (karena ketidakpastian), tapi memang benar bahwa aturan yang absolut itu adalah identitas absolut, yang berasal dari Tuhan, tidak bisa diganggu gugat dan tetap/ kekal. Selain aturan Tuhan tersebut adalah aturan yang (masih terus) berubah, atau seperti yang bapak katakan adalah kontradiksi, dimana aturan detik ini berbeda dengan detik selanjutnya. Maka sebagai manusia yang berTuhan dan manusia yang berpikir, hendaknya kita bisa mendayagunakan identitas relatif kita (hati dan pikiran) agar menjadi manusia yang senantiasa ikhlas menghadapi bayangan identitas relatif manusia, kenyataan kita sesungguhnya.

    ReplyDelete
  34. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Aturan Tuhan bersifat absolut, berlaku baik dan benar di semua ruang dan waktu. Dengan demikian mentaati aturan Tuhan dalam setiap perbuatan adalah sebuah keharusan, termasuk di dalam membuat aturan di dunia yang bersifat relatif. Ketika seseorang membuat aturan dengan mengacu dan berpegang teguh pada aturan Tuhan, maka sudah barang tentu, ia akan membuat aturan yang bermanfaat bagi dirinya, orang lain, dan lingkungan sekitarnya.

    ReplyDelete
  35. Gamarina Isti Ratnasari
    Pendidikan Matematika Kelas B (Pasca)
    17709251036

    Aturan dapat diartikan sebagai suatu hal yang tidak boleh dilanggar dan harus selalu di taati. Aturan terdapat dua yaitu identitas dan kontradiksi. Identitas hanya sampai pada pikiran manusia. Selanjutnya identitas terbagi menjadi dua yaitu identitas absolut (milik Tuhan) dan identitas relative (pikiran manusia/tautology). Identitas relative manusia ada dua yaitu hati dan pikiran contohnya adalah dalil pitagoras yang merupakan aturan identitas relative manusia dalam pikirannya sehingga dapat berlaku dahulu, sekarang dan dimana saja. Sedangkan kontradiksi bersifat kenyataandi dunia, dimana manusia yang merupakan makluk tidak sempurna dalam kesempurnaan.

    ReplyDelete
  36. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Tidak mudah bagi saya untuk memahami tulisan tentang identitas dan kontradiksi ini. Saya belum mampu menangkap gambaran besar dari tulisan ini. Saya mencoba mencari kenyataannya dalam pengalaman saya. Berarti, memang rencana (pikiran ideal) kita pun tidak akan pernah berjalan sesuai rencana itu sendiri.
    Tapi asyik ya ternyata menyadari bahwa kita ini sempurna dalam ketidaksempurnaan dan sekaligus tidak sempurna dalam kesempurnaan. Yang ada adalah rasa syukur atas kehidupan. Jika semua menyadari ini, maka tidak ada yang akan menjadi sombong karena kenyataan kita pada dasarnya selalu terikat ruang dan waktu. Relatif. Kita yang sekarang tidak pernah sama dalam ruang dan waktu yang berbeda.
    Maafkan untuk tanggapan yang kontradiksi ini.

    ReplyDelete
  37. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Sering kita mendengar ada orang melanggar aturan, kadang kita juga sering melanggar aturan, mungkin semua orang pernah juga melanggar aturan. Nah, dengan adanya aturan tentu diharapkan orang menjadi tertib, pun jika melanggar maka akan mendapat punishment. Dikenyataan kehidupan, yang kita alami adalah aturan kontradiksi, karena selalu berubah dan tidak sama. Sedangkan aturan identitas hanya milik Tuhan atau hanya sampai sebatas pikiran manusia. Identitas absolut diperlukan manusia untuk memandu hidupnya.

    ReplyDelete
  38. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Berdasarkan artikel di atas, yang saya pahami mengenai kontradiksi adalah seseorang pada detik ini tidak akan sama dengan detik berikutnya. Seperti waktu yang tidak akan terulang lagi waktu yang dilalui saat ini. Manusia pada sifatnya adalah dinamis, berubah seiring berjalannya waktu. Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang mengalami perubahan ke arah yang positif dan sesuai dengan aturan.

    ReplyDelete
  39. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Aturan yang paling tinggi adalah aturan dari Allah atau aturan agama yang bersifat absolut dan tidak dapat diubah-ubah oleh manusia. Barulah di bawahnya adalah kesepakatan antar manusia yang melahirkan juga aturan-aturan, misalnya aturan dalam suatu negara, suku, kelas, dan sebagainya.

    ReplyDelete
  40. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Terima kasih Prof, dari artikel diatas yang bisa saya pahami adalah aturan manusia adalah aturan yang bersifat relatif yang bisa saja berubah setiap saat tergantung dari situasi dan kondisi sedangkan aturan absolut adalah aturan milki sang pencipta yakni Allah SWT. Aturan ini tidak dapat diubah dan bersifat kekal dan abadi.

    ReplyDelete
  41. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Setelah membaca dialog dalam postingan ini, dapat disimpulkan bahwa aturan sekolah, aturan pemerintah, aturan adat, aturan masyarakat dan beberapa aturan lain yang berlaku dalam kehidupan kita itu merupakan contoh dari aturan yang bersifat relatif tergantung ruang dan waktunya, namun aturan dari Allah SWT merupakan aturan yang sifatnya mutlak atau absolut.

    ReplyDelete
  42. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Kehidupan memang penuh dinamika. Perkembangan zaman yang semakin cepat dan tak terkendali membuat aturan-aturan harus terus diperbaharui. Contoh paling sederhana adalah aturan berpakaian, aturan lalu lintas, dan lainnya. Kita tidak dapat memaksakan aturan di tahun 1980 berlaku di zaman yang modern seperti pada saat ini. Namun aturan yang bersifat absolut dan berlaku sepanjang masa adalah aturan dari Sang Pencipta.

    ReplyDelete
  43. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Aturan merupakan bayangan dari langit. Aturan merupakan bayangan dari Tuhan. Jika demikian maka pada prinsipnya aturan yang dibuat sudah seharusnya berkaca pada ketidaksempuranaan manusia dalam kesempurnaan dan kesempuranaan manusia dalam ketidaksempurnaan yang tentu membutuhkan Tuhan untuk menyempurnakannya. Tak seharusnya aturan membebani manusia, tetapi dilakukan sebagai rasa syukur atas kehidupan yang telah diberikan Tuhan kepada manusia.

    ReplyDelete
  44. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Aturan, dari dialog ini saya belajar mengenai aturan identitas absolut. Aturan identitas absolut itu hanya milik Tuhan, tidak ada satupun mahluk di dunia ini yang memiliki identitas absolut kecuali Tuhan. Aturan identitas relatif yaitu pikiran manusia. Aturan identitas absolut yang dimiliki Tuhan itu bersifat abadi, sedangkan aturan identitas relatif itu tergantung ruang dan waktu. Kemudian aturan kontradiktif, bahwasanya aturan kontradiktif itu hanya ada pada kenyataan. Aku tidaklah sema dengan aku, karena ketika aku belum selesai menunjukk diriku maka diriku sudah derubah dari aku yang dulu menjadi aku yang sekarang. Oleh karena itu kenyataan yang ada di bumi itu tidak ada yang benar-benar sama, karena semuanya tergantung ruang dan waktu. Terimaksih

    ReplyDelete
  45. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb
    Dari artikel ini, saya menjadi sadar, mengetahui serta menjadi paham bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini merupakan aturan. Aturan yang tetap sama dan tidak bisa berubah hanya dimiliki ALLAH SWT. Dari sejak zaman jahiliyah hingga kiamat nanti Tuhan akan tetap sama dan tidak akan berganti yaitu hanya Allah SWT begitu pula aturan-aturan yang diperintahkan-Nya. Sehingga haruslah kita mengikuti, mematuhi dan menjalankan semua aturan-aturan Allah SWT karena samua aturan tersebut akan membawa kita kepada kebaikan dan surga yang didamba-dambakan. Sedangkan aturan yang berubah dimiliki oleh manusia karena segala sesuatu yang terjadi di dunia nyata manusia tidaklah akan tetap sama. Dunia terus mengalami perkembangan baik itu dalam bidang terknologi, budaya, maupun pendidikan, sehingga aturan-aturan yang diciptakan oleh manusia pun terus mengalami perkembangan sejalan dengan perkembangan dunia yang semakin maju tersebut. Sekian dan terima kasih.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  46. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Terima kasih Prof atas penecerahnnya. Saya jadi memahami bahwa aturan dibedakan menjadi dua, yaitu identitas dan kontradiksi. Aturan identitas berada di langit sedangkan aturan kontradiksi ada di kenyataan. Dengan kita memahami hal tersebut dan mengingat bahwa kita hidup adalah penuh dengan aturan yang mungkin terkadang ada perbedaan, selayaknya kita bias menjadi pribadi yang bisa menempatkan aturan identitas ataupun kontradiksi sesuai dengan tempatnya masing-masing.

    ReplyDelete
  47. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Berdasarkan tulisan ini. Aturan terbagi menjadi dua yakni aturan identitias dan aturan kontradiksi. Aturan identitas itu ada di langit sedangkan aturan kontradiksi ada di kenyataan. Aturan identitas bersifat absolut, yakni aturan dari Allah tidak dapat diganggu gugat sesuai ruang dan waktunya, aturan ini bersifat absolut. Oleh karena itu, aturan yang beasal dari Allah harus kita taati tanpa mengurangi dan menambahnya sedikitpun. Aturan kontradiksi bersifat relatif, yakni disesuaikan dengan ruang dan waktunya. Aturan kontradiksi dapat diubah kapan saja sesuai dengan kebutuhan dan keadaan yang terjadi. Sehingga, kita sebagai khalifah di bumi harus kritis terhadap aturan yang berlaku di sekitar kita, jika faktanya aturan tersebut merugikan banyak pihak maka perlu pengkajian ulang dan dirubah sesuai dengan kebutuhan.

    ReplyDelete
  48. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Aturan di bumi itu berbeda dengan aturan di langit. Aturan di langit itu identitas, sedangkan aturan di bumi itu kontradiksi. Aturan di langit ini adalah kehendak tuhan, sedangkan aturan di bumi ini ada adalah kenyataan. Aturan tuhan itu absolut, benar adanya, dan wajib hukumnya. Aturan tuhan itu sebenarnya adalah untuk kebaikan manusia tetapi manusia itu ingkar. Maka dari itu kita harus bertobat setiap hari.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  49. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Dalam hidup manusia membutuhkan aturan agar hidupnya teratur dan tidak menyimpang. Dan sebenar-benar aturan yang mutlak, aturan yang absolut ialah aturan Tuhan. Maka dalam hidup seorang manusia haruslah mengikuti aturan Tuhan. Sebagai seorang muslim maka kita wajib mengikuti aturan Allah SWT. Maka tiadalah dapat disebut baik jika sesuatu hal dilakukan tidak sesuai dengan aturan Allah SWT. Karena itulah kita harus senantiasa menuntut ilmu agar mengetahui aturan-aturan Allah SWT. Aturan Allah SWT berbeda dengan aturan manusia yang bersifat relatif, dapat berubah-ubah tergantung situasi dan kondisi, tergantung siapa pembuat aturan, tergantung dimana kita berada. Aturan Allah SWT bersifat absolut, berlaku dimanapun dan sampai kapanpun.

    ReplyDelete
  50. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Aturan identitas absolut adalah milik Allah SWT dan kita terapkan ke dalam doa-doa. Sedangkan aturan yang dibuat manusia adalah relatif. Fenomena ‘aturan dibuat untuk dilanggar’ sudah tidak asing didengar. Karena kenyataannya berbeda dengan ekspektasi dari aturan yang telah dibuat. Seperti misalnya aturan bagi pengendara bermotor untuk memakai helm. Bagi sebagian orang memakai demi keselamatannya namun bagi sebagian orang lainnya memakai helm merupakan aturan yang dikerjakan agar ia tidak ditilang oleh polisi. Hal ini dikarenakan aturan tersebut tidak diresapi oleh hatinya, padahal aturan relatif manusia berada di hati dan pikiran. Artinya tidak hanya di pikiran saja tetapi seharusnya juga di hati, ikhlas di dalam hati melaksanakan aturan demi keselamatan diri pribadi masing-masing.

    ReplyDelete
  51. Efi Septianingsih
    Prodi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
    Kelas B
    17701251013

    Saya teringat dialog sinetron Para Pencari Tuhan "Islam itu punya aturan, tinggal ikutin ajah, ga usah banyak nyela"
    Karena berbeda2 itulah yang menjadikan manusia menjadi kontraditif. Aturan dibuat untuk dipatuhi, walaupun tetep saja ada oknum yang melanggar.
    Yang membentuk aturan pun juga bersifat tegas untuk dibumi (seharusnya) bukan semata2 dibentuk untuk keuntungan suatu golongan.

    ReplyDelete
  52. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Berbicara tentang aturan, dalam kehidupan sebagai umat beragama kita pasti punya peraturan sesuai dengan agama masing-masing, dimana aturan tersebut bersifat absolut, tidak dapat diganggu gugat. Dalam kehidupan berneara kita mempunyai aturan sebagai seorang warga negara. Aturan yang dibuat agar sistem pemerintahan berjalan lancar dan baik. Aturan yang dibuat sudah mengalami perubahan dalam rangka perbaikan sesuai dengan kemajuan jaman. Sebagai umat manusia dan bernegara kita sebaiknya menaati peraturan agar semua berjalan lancar sebagaimana mestinya.

    ReplyDelete
  53. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Aturan ada yang bersifat absolut dan ada yang bersifat relatif. Aturan yang bersifat absolut berasal dari tuhan yang bersumber pada al-qur’an dan al-hadits, sehingga aturan tersebut memiliki sanksi baik berupa sanksi lahir maupun sanksi bathin. Sedangkan arutan yang berasal dari manusia bersifat relativf karena ada kalanya demi kebaikan bersama kita harus melanggar aturan tersebut. Umumnya sanksi yang kita terima adalah hanya bersifat sanksi lahir.

    ReplyDelete
  54. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Kita tidak pernah telepas dari dua aturan yaitu identitas dan kontradiksi. Segala sesuatu yang berhubungan dengan Tuhan sang maha pencipta adalah identitas absolut, tidak akan pernah berubah. Sedangkan segala hal yang berkenaan dengan hati dan pikiran manusia adalah identitas relatif. Untuk mencapai harmoni kehidupan maka manusia harus pandai menempatkan hati dan pikiran pada ruang dan waktu yang tepat sehingga relatifnya identitas pada ranah yang tepat pula. Di samping itu, kita harus menyadari bahwa semua kenyatan adalah kontradiksi. Lahirnya ilmu dari kontradiksi. Maka sebenar-benar orang berilmu adalah mereka yang mampu mengkontradiksikan pikirannya secara optimal pada ruang dan waktu yang tepat.

    ReplyDelete
  55. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Di dalam hidup sebagai mahluk sosial kita tidak akan pernah lepas dengan namanya sebuah aturan. Aturan bersifat mengikat sehingga akan menimbulkan sanksi-sanksi yang bersifat mutlak. Di dalam sebuah aturan baik aturan dari hukum negara maupun aturan dari hukum adat kita sebagai human education harus mematuhi segala norma-norma yang telah dibuat, karena dengan mematuhi segala norma tersebut maka secara tidak langsung sikaf kita akan mengangkat derajat negara kita dimata dunia seperti mematuhi lalu lintas, kesopanan di dalam berbicara, dan lain-lain.

    ReplyDelete
  56. Insan A N/PPs Pm C 2017
    Berbicara mengenai aturan, sebenarnya sesuai tulisan Prof di atas, bahwa aturan bergantung pada ruang dan waktu. Aturan disekolah, tidak akan berlaku di rumah. Aturan di rumah tidak selalu berlaku di masyarakat. Maka benar jika aturan itu kontradiksi, sesuai ruang dan waktu, karena aturan tidak bersifat identitas, kecuali aturan Allah Swt.

    ReplyDelete
  57. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Identitas berdomisili di pikiran, karena hanya di dalam pikiran saja kita dapat mengasumsikan dua hal sama. Sedangkan lawannya yaitu kontradiksi berdomisili di kenyataan. Karena pada kenyataan kita tak akan menemui dua hal yang benar-benar sama, bahkan diri kita sendiri pun tak sama dengan diri kita. Ketika kita mendeskripsikan diri kita yang tadi maka sekarang kita sudah berubah menjadi dirikita beberapa menit bahkan detik kemudian.
    Aturan identitas ada yang absolut/tetap da nada yang relatif/berubah-ubah. Segala aturan yang diberikan oleh Tuhan itu adalah aturan absolut yang wajib dilaksanakan dan tetap hukumnya/ tidak berubah-ubah. Bayangan dari aturan tersebut adalah doa-doa kita. Sedangkan aturan relatif adalah segala aturan yang dibuat oleh selain Tuhan, contohnya manusia. Aturan manusia bisa berupa aturan memasak atau resep masakan yang relative tergantung selera masing-masing orang. Tidak ada resep masakan yang benar dan salah. Yang ada hanyalah sesuai atau tidak sesuai dengan selera si penikmatnya. Maka kita sebagai manusia hendaknya tidak membalik-balikan statusnya antara aturan yang absolut dan relatif.

    ReplyDelete
  58. Metia Novianti
    17709251021
    P.Mat A S2 2017

    Aturan Kontradiksi menunjukkan bahwa tidak ada makhluk ciptaan Tuhan yang benar-benar sama sekalipun itu dirinya sendiri. Aku yang kemarin berbeda dengan aku yang sekarang. Aku yang sekarang akan berbeda dengan aku di esok hari. Kontradiksi ini domisilinya pada kenyataan, sehingga hidup adalah kontradiksi. sedangkan aturan identitas ada dua, yaitu aturan identitas yang absolut dan relatif. Manusia tidak akan pernah memiliki aturan identitas absolut karena hanya dimiliki oleh Tuhan. Kita hanya bisa menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya. Aturan identitas relatif adanya dalam pikiran manusia karena pikiran manusia berbeda-beda dan dapat berubah-ubah.

    ReplyDelete
  59. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Aturan dapat diartikan sebagai sebuah ketentuan, patokan atau juga batasan yang harusa dilaksanakan. Aturan biasanya digunakan untuk membatasi tingkah laku seseorang ataupun orgasnisasi pada lingkup tertentu. Peraturan dibuat agar manusia dapat hidup tertib. Peraturan ialah tindakan yang harus dilakukan, dapat dikatakan juga sebagai cara membangun norma masyarakat sebagai pedoman agar manusia hidup tertib dan teratur.

    ReplyDelete
  60. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Segala sesuatu diciptakan dengan segala aturan yang terikat padanya. Kenapa demikian?. Hal ini dikarenakan dengan peraturan seseorang dapat menjalani hidup dengan benar. Karena semua tata cara untuk hidup memiliki alur dan ketentuan-ketentuannya. Namun aturan yang hakiki adalah aturan Tuhan. Maka jangan pernah meninggalkan dan meragukan aturan Tuhan.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  61. Junianto
    PM C
    17709251065

    Dalam artikel ini dijelaskan 2 jenis aturan yaitu aturan identitas dan aturan kontradiksi. Bisa saya pahami bahwa aturan identitas adalah aturan dari Tuhan yang bersifat mutlaq kebenarannya. Sedangkan aturan kontradiksi adalah aturan kenyataan yang berada di bumi dan dibuat oleh manusia. Bisa dikatakan pula bahwa aturan kontradiksi merupakan wujud usaha manusia untuk menerjemahkan aturan identitas. Namun, manusia tidak bisa lepas dari kodratnya bahwa ia adalah tempat salah dan lupa. Maka dari itu aturan kontradiksi bisa saja salah karena keterbatasan manusia berbeda halnya dengan aturan identitas.

    ReplyDelete
  62. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Hidup yang sesungguhnya itu bukan memiliki kebebasan dalam melakukan sesuatu dan bebas melakukan apa yang menurut diri kita itu baik. Kita mengetahui bahwa kita semua memiliki perbedaan karakteristik, sehingga dalam melakukan hermeneutika hidup diperlukan norma-norma untuk membatasi apa yang akan dilakukan dan apa yang harus dilakukan terhadap sesama. Jika norma dalam kehidupan tidak ada, maka akan terjadi banyak perselisihan dimana masing-masing memiliki keinginan sendiri-sendiri dan tidak mau tahu akan kepentingan orang lain. jadi, saya menyimpulkan bahwa aturan itu merupakan sesuatu yang membuat hidup seseorang itu tidak seenaknya sendiri untuk menjaga keselarasan hidup dengan sesama
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  63. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Kita hidup pastinya ada aturan. Saya tidak mampu membayangkan jika hidup tanpa aturan. Sebagai umat beragama pastinya ada aturan beragama, aturan umat islam ada pada Al Quran dan AL Hadits. Dalam sebuah negara juga aturan yang tertuang dalam Undang-undang. Dalam pendidikan juga ada aturan. Semua ada aturan, hal ini bertujuan agar hidup kita lebih tertata dengan baik. Meskipun kita dibebaskan namun tidak ada yang sebebas bebasnya bahkan di negara liberal sebebas-bebasnya pasti ada batasan aturan.

    ReplyDelete
  64. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPS P.Mat A

    Adanya aturan itu memberikan batasan dari setiap langakah manusia. Namun bukan berati manusia tidak boleh bebas. Hanya saja agar apa yang menjadi langkah itu tidak menajdi suatu kontradiksi. Maka aaturan menjadi penyelaras antara langkah dengan norma. Karena hidup itu harus sempurna (seimbang). Walau keadaannya tiada yang sempurna dari yang Maha Sempurna.

    ReplyDelete
  65. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Aturan merupakan suatu batasan. batasan dalam bertindak, bersikap terhadap diri sendiri maupun orang lain. Aturan tergantung pada konteksnya. Misalnya aturan terhadap menjalin hubungan dengan manusia lain, hal ini tergantung dari pemikiran dan perasaan dari orang tersebut, terkadang seseorang sangat menjaga diri dalam berhubungan terkait aturan yang ia canangkan untuk dirinya sendiri. Namun sebenar-benarnya aturan adalah aturan Allah SWT.

    ReplyDelete
  66. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Berbicara mengenai aturan saya teringat sebuah pernyataan, "Aturan ada untuk dilanggar". Dalam artikel yang berjudul "aturan" diatas, disebutkan bahwa hanya terdapat 2 aturan, yaitu identitas dan kontradiksi. Identitas secara garis besar adalah aturan yang hanya ada dipikiran sedangkan kontradiksi adalah aturan yang nyata. Manusia akan mati jika berhenti berfikir, Setiap pikiran manusia akan menghasilkan identitas dan bayangan dari identitas adalah sebuah kontradiksi. Jadi selama ada manusia hidup pasti akan dihadapkan pada aturan yang harus dilaksanakan

    ReplyDelete
  67. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    Pmc

    Aturan terbagi menjadi dua, yang dibumi dan dilangit. Aturan di bumi merupakan aturan yang dibuat manusia. Maka sifatnya adalah kontradiktif karena bisa jadi aturan yany dibuat manusia satu berbeda dengan aturan yany dibuat manusia lain. Sedangkan aturan yang dilangit adalah aturan yang dibuat Tuhan. Aturan yang dibuat Tuhan ini bersifat absolut dan selalu berlaku kapanpun dan dimanapun.

    ReplyDelete
  68. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.mat B

    Manusia memang bersifat kontradiktif karena ruang dan waktunya, karena keterbatasannya. berlalu seper seribu detik saja sudah merubah seseorang dari dirinya sebelumnya. sehingga seseorang tidak akan pernah sama, dan bersifat kontradiktif. seperti bagian linier dari hermeneutika hidup

    ReplyDelete
  69. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Aturan adalah hukum, aturan adalah ketentuan. Aturan itu dibuat agar segala sesuatu menjadi lebih terarah dan tersusun rapih. Aturan itu ada aturan di langit dan di bumi, aturan yang berada dilangit itu adalah aturan tuhan, dan bersifet absolut. Sedangkan aturan di bumi itu dibuat oleh manusia, dan bersifat kontradiktif. Aturan itu merupakan ilmu, ilmu itu menyangkut aturan-turan. Kita selalu belajar dari dahulu untuk mengetahui aturan alam, karena dengan mengtahui aturan alam manusia bisa menemukan berbagai hal yang baru. Aturan itu menyangkut yang ada dan mungkin ada. Aturan dari tuhan itu mutlak tidak ada yang bisa melawannya. Sedangkan aturan manusia itu tergantung dari aturan tuhan. Tergantung dari ruang dan waktunya, padahal ruang dan watu itu sendiri adalah eturan dari tuhan.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  70. Devi Nofriyanti
    17709251041
    PPS P.Mat B 2017

    Satu kata bisa memiliki arti yang dalam jika dijabarkan dengan filsafat. kata "aturan" memiliki arti umum sebagai sesuatu yang mengikat, harus dijalankan. dari tulisan ini, dapat diketahui bahwa aturan/ prinsip di dunia ini terdiri dari 2 hal yaitu identitas dan kontradiksi. manusia tidak akan pernah bisa sama dengan dirinya sebelumnya karena ia selalu mengalami perubahan di setiap seperdetiknya, itulah yang dinamakan kontradiksi. sedangkan identitas hanya milik Allah SWT.

    ReplyDelete
  71. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Aturan identitas absolut adalah aturan sejatinya yang berada di posisi paling atas. Aturan identitas absolut adalah aturan yang datangnya dari Tuhan. Aturan identitas absolut terjabarkan dalam kitab suci dimana isnya adalah firman-firman-Nya. Aturan ini menjadi rujukan terakhir dan mengalahkan aturan-aturan identitas relatif atau kontradiktif di dunia.

    ReplyDelete
  72. Qorry Aina Fitroh
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241047

    Aturan identitas absolut bersumber dari Tuhan yang dapat kita ketahui melalui bentuk tertulisnya yaitu dalam Al Qur'an dan Al Hadits, segala hal yang kita cari dan butuhkan ada di dalamnya jika kita mau mempelajari dan mengamalkannya niscaya termasuk kedalam golongan yang beruntung. Selain itu, aturan identitas absolut untuk seluruh catatan kejadian di alam semesta telah tertuliskan tanpa terkecuali. Catatan tersebut tertulis di lauh mahfudz, yang selanjutnya catatan tersebut sering kita sebut sebagai takdir.

    ReplyDelete
  73. Farisa Yunilasari
    15301241025
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Dalam artikel ini dijelaskan bahwa ada 2 jenis aturan, yaitu aturan identitas dan aturan kontradiktif. Aturan identitas adalah aturan yang ada di langit, maksudnya aturan yang dibuat oleh Tuhan. Sedangkan aturan kontradiktif adalah aturan yang ada di bumi, maksudnya aturan yang di buat oleh manusia. Aturan kontradiktif yang ada di bumi merupakan kenyataan. Semua kenyataan bersifat kontradiktif filsafat, tetapi bukan kontradiktif matematika. Karena, matematika tidak boleh kontradiktif. Aturan identitas ada 2, yaitu aturan identitas absolut dan aturan identitas relatif. Aturan identitas adalah pedoman hidup manusia.

    ReplyDelete
  74. Finda Ayu Annisa
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241024

    Setelah membaca artikel yang ditulis Pak Marsigit, saya menjadi mengetahui arti dari sebuah aturan. Aturan ada 2 macam yaitu identitas dan kontradiksi. Aturan identitas sering disebut dengan pedoman hidup manusia. Aturan identitas turun dari pikiran ke kenyataan. Aturan identitas absolut adalah semua perintah atau aturan yang diberikan oleh Tuhan. Sedangkan aturan identitas relatif penerapannya disesuaikan dengan kondisi yang ada, contoh semua rumus matematika. Aturan kontradiksi domisilinya ada di kenyataan. Kenyataan hidup kita yang sebenarnya merupakan kontradiksi.
    Menurut Dalil Pythagoras yang ditulis Pak Marsigit diatas bahwa aturan identitas relatif manusia ada didalam pikiran, maka dia berlaku dulu, sekarang dan yad, dan dimana saja. Doa doa yang kita ucapkan adalah bayangan dari aturan identitas absolut Tuhan.

    ReplyDelete
  75. Malidha Amelia
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241016

    Aturan hanya terdapat dua macam, yaitu aturan identitas dan kontradiksi. Identitas adalah tepat sama dan tidak ada yang bisa tepat sama dengan dirinya sendiri kecuali Tuhan. Selain itu, dapat dikatakan tepat sama hanya dengan dimisalkan dipikiran saja. Aturan kontradiksi menunjukkan bahwa tidak ada makhluk Tuhan yang benar-benar sama dengan dirinya sendiri. Sebagaimana yang disebutkan diatas bahwa belum selesai kita menujuk diri sendiri, diri tersebut sudah berubah dari yang tadi menjadi sekarang. Ada dua macam identidas adalah aturan identiras absolut yang hanya dimiliki Tuhan dan atiran identitas relatif yaitu pemikiran manusia.

    ReplyDelete
  76. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  77. Rahma Hayati Nurbuat
    15301244007
    S1- Pendidikan Matematika I 2015
    Dari artikel di atas saya dapat belajar bahwa aturan identitas absolut hanyalah milik Tuhan YME. Sementara untuk aturan identitas relatif, dari sisi manusia mungkin kita sudah berupaya membuat aturan-aturan yang dianggap bisa memperbaiki kehidupan, seperti misalnya menghukum bagi yang berbuat salah dan kejahatan. Namun sekali lagi hanya Tuhan lah yang berhak menghakimi. aturan yang dibuat manusia berlaku begitu relatif di masing-masing ruang dan waktu. Sehingga untuk beberapa hal, mungkin akan dianggap kurang pas dan kurang pantas jika dilakukan di suatu tempat, namun itu akan berkemungkinan untuk dianggap wajar di lain tempat dan lain kesempatan.

    ReplyDelete
  78. Puspitarani
    15301244008
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    Terima kasih bapak atas artikel berjudul aturan yang bapak share kepada kami. aturan, sering kita mendengar kata aturan. aturan dalam berbisnis, aturan dalam berpakaian, aturan dalam berbicara dan lainnya. hidup kita sendiripun mempunyai banyak aturan. aturan itu sesuatu yang bersifat mengikat. aturan yang berlaku pada diri satu orang bisa sama maupun bisa berbeda. misalnya aturan dalam berpakaian, satu orang suka berpakaian yang simple, sedangkan satu orang lainnya suka berpakaian glamour. dalam agama kita juga terikat oleh aturan, misalnya aturan untuk berwudhu,dan sebagainya. dari tulisan ini, dapat diketahui bahwa aturan/ prinsip di dunia ini terdiri dari 2 hal yaitu identitas dan kontradiksi. manusia tidak akan pernah bisa sama dengan dirinya sebelumnya karena ia selalu mengalami perubahan di setiap seperdetiknya, itulah yang dinamakan kontradiksi. sedangkan identitas hanya milik Allah SWT.

    ReplyDelete
  79. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  80. Febriana Putri Hutami
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241007
    Aturan itu ada dua macam, yaitu identitas dan kotradiksi. Setiap orang akan berubah dari waktu ke waktu, entah tinggi badan, berat badan, atau yang lain sebagainya. Karena pada hakikatnya manusia itu akan tumbuh dan berkembang. Kita hanya dapat mengasumsikan dipikiran bahwa diri kita sendiri sama dengan diri kita. Ini adalah aturan identitas. Aturan identitas ada yang absolut dan relative. Identitas absolut berumber dari Allah SWT, sedangkan identitas relative berumber dari pikiran manusia yang berubah-ubah.
    Pada hakikat manusia itu tumbuh dan berkembang, menyebabkan manusia akan berubah setiap saat. Dan ini menyadarkan diri akan kenyataan yang ada, bahwa diri kita sendiri tak sama dengan diri kita sendiri. Ini adalah aturan kotradiksi. Karena sebenarnya hidup adalah kontradiksi.

    ReplyDelete
  81. Almaida Alvi Zahrotunnisa
    Pendidikan Matematika A 2015/S1
    15301241046
    Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Berbicara tentang aturan, kita menyadari bahwa hidup ini dipenuhi oleh berbagai macam aturan. Ada aturan Tuhan, aturan pemerintah, aturan dalam masyarakat, aturan kampus, sampai aturan yang dibuat oleh masing-masing individu. Aturan dirasa perlu dibuat dan ditegakkan untuk membuat hidup manusia lebih teratur, terjaga keamanannya serta kenyamanannya. Tanpa aturan, hidup akan kacau balau, manusia tidak akan mempedulikan kepentingan satu sama lain serta membuat manusia hanya bertindak sesuai keuntungan dan keinginannya sendiri.

    ReplyDelete
  82. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  83. Hanifah Prisma Sindarus
    15301244013
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    Aturan dapat dikatakan sebagai pedoman. Pedoman dalam hidup umat manusia. Aturan ada yang berasal dari Tuhan kemudian disebut aturan absolut. Aturan yang dibuat oleh manusia dikatakan sebagai atura relatif. Aturan Tuhan bersifat absolut, konsisten, tetap dan tidak berubah-ubah. Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memerintahkan manusia untuk berbuat kebaikan dan meninggalkan perbutan-perbuatan buruk yang penuh dengan dosa. Baik atau buruknnya seseorang hanya Tuhanlah yang dapat menentukan dan memutuskan (Ony God can judge me). Aturan, relatif biasanya disesuaikan dengan kondisi/keadaan yang ada. Misalnya, di Indonesia masyarakat mayoritas menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi. Dalam mengendarai sepeda motor ada aturan yang menjelaskan bahwa para pengendara motor untuk menggunakan helm dan membawa surat-surat kendaraannya.

    ReplyDelete
  84. Fitria Restu Astuti
    15301241040
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Aturan yang ada dibedakan menjadi dua, aturan identitas yaitu aturan yang sifatnya sama seperti aturan identitas absolut yang berasal dari Allah Swt berupa Al qur’an kemudian sabda-sabda Rosulullah yang ada dalam hadist. Sedangkan yang kedua yaitu aturan kontradiktif yang diciptakan oleh manusia. Disebut kontradiktif karena aturan yang diciptikan oleh seseorang akan berbeda dengan yang diciptakan oleh orang lain. Ketika dalam sekelompok orang menciptakan peraturan artinya telah terjadi kesepakatan dalam kelompok tersebut. Ada satu kalimat yang sangat mengena bagi saya yang saya kutip dari artikel bapak yaitu “Belum selesai engkau menunjuk dirimu sendiri, dirimu sudah berubah dari tadi menjadi sekarang”. Hal ini menunjukkan bahwa manusia itu dapat berubah setiap waktu. Entah perubahan itu menuju hal yang positif ataupun negatif. Yang menjadikan manusia itu berubah adalah hatinya. Hati manusia sangat mudah sekali untuk berbolak-balik. Oleh karenanya kita diajarkan untuk selalu berdoa, memohon kepada Allah agar hati kita selalu dijaga. Salah satu doa yang dapat diamalkan yaitu
    يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ وَ عَلَى طَاعَتِكَ
    “Wahai yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu dan di atas ketaatan kepada-Mu”

    ReplyDelete
  85. Endar Chrisdiyanto
    Pendidikan Matematika A 2015
    15301244011
    Ada dua macam aturan yaitu identitas dan kontardiksi. Identitas adalah aturan yang tepat sama. Sedangkan kontradiksi adalah kenyataan yang menunjukkan bahwa sesuatu tidak tepat sama dengan dirinya sendiri. Kontradiksi berasal dari kenyataan dan dibatasi oleh ruang dan waktu. Jadi semua kenyataan itu adalah bayangan. Bayangan dari kenyataan adalah identitas dan sumber dari banyangan identitas ada pada hati dan pikiran seseorang. Hari dan pikiran ini yang menggeralam dua aturan yaitu identitas dan kontradiksi.

    ReplyDelete
  86. Kristanti
    1530124141
    Pendidikan Matematika A 2015

    pada tulisan di atas dijelaskan bahwa ada dua aturan, yaitu aturan identitas dan aturan kontradiksi. aturan identitas adalah aturan yang mutlak dari Allah SWT. sedangkan aturan kontradiksi adalah aturan kenyataan yang berada di bumi dan dibuat oleh manusia. Semua kenyataan itu terikat oleh ruang dan waktu. Setiap perjalanan waktu, membawa ruangnya masing masing. Di dunia ini tidak ada dua ruang yang tepat sama, jika ada itu hanya diandaikan atau diidealkan saja. karena kejadian pada waktu tertentu tidak dapat terjadi persis sama lagi.

    ReplyDelete
  87. Siti Nur Fatimah
    15301241045
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Berdasarkan artikel diatas terdapat 2 macam aturan yaitu aturan identitas dan aturan kontradiktif. Aturan identitas adalah aturan yang berasal dari Tuhan yang kebenarannya mutlak. Sedangkan aturan kontradiktif adalah aturan yang bersumber dari manusia. Oleh karena itu kontradiksi ini tidak mutlak kebenarannya. Sesungguhnya kebenaran itu hanyalah milik Allah.

    ReplyDelete
  88. Alfiani Indah Puspita Sari
    15301241027
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Artikel yang Bapak tulis ini merupakan contoh lain bahwa tidak semua ilmu matematika dapat dikaitkan dengan kehidupan secara mentah-mentah. Seperti yang Bapak tuliskan bahwa pada ilmu matematika, aturan kontradiktif tidak diperbolehkan. Padahal banyak sekali hal kontradiktif yang terjadi dalam hidup ini. Begitu pula dalam aturan identitas, dalam matematika aturan identitas berarti selalu menjadi dirinya senidiri. Sedangkan dalam kehidupan nyata, aturan identitas hanya mutlak milik Tuhan, karena tidak ada sesuatu yang tetap sama dalam diri manusia. Bahkan dapat dikatakan bahwa manusia pasti berubah karena manusia harusnya selalu berbenah diri dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Selain itu, setelah membaca artikel Bapak ini saya teringat kembali tentang apa yang Bapak sampaikan di perkuliahan mengenai "Manusia itu sempurna dalam ketidaksempurnaan, tidak sempurna dalam kesempurnaan" yang membuat saya benar-benar terkesan dan semakin percaya bahwa sesuatu yang telah ditentukan oleh Tuhan YME merupakan hal terbaik dari yang terbaik.

    ReplyDelete
  89. Julialita Muhariani
    15301241004
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Aturan itu dibuat untuk dipatuhi. Allah swt telah menetapkan dalam Al-Qur’an dalam surat Adz-dzariyat ayat 56 yang artinya “dan tidaklah aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku” dari sini tampak bahwa tujuan kita sebagai manusia yang berakal dan sehat adalah untuk beribadah hanya kepada Allah. Namun pada kenyataannya seringkali manusia menjadi lalai akan aturan/perintah Allah, karena manusia tidak hanya diberi akal tetapi juga memiliki napsu. Demikian pula jin yang dikisahkan membangkang perintah Allah dan mendapat murka Allah. Oleh karena itu, jika kita ingin selamat dari murka Allah, hendaknya kita mematuhi aturan/perintah-Nya dengan niat lillahi ta’ala.

    ReplyDelete
  90. Alvi Khoirunnisak
    15301241012
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Aturan, sesuatu yang erat kaitannya dengan hal-hal yang harus di patuhi.
    Sadar atau tidak, tertulis atau tersirat. Seperti halnya aturan kontradiktif.
    Segala sesuatu yang dibumi ini aturan kontradiktif. Tidak ada yang pasti kecuali ketidakpastian itu sendiri.
    Takdir? Siapa yang tahu kepastiannya selain Allah?
    Itulah aturan paling mutlak.
    Karena Allah menciptakan aturan, semua berdasarkan kebutuhan manusia.

    ReplyDelete
  91. Bayu Widyanto
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301244010

    Ada dua macam aturan, yaitu :
    1. Aturan Identitas
    Aturan identitas dapat dibagi menjadi 2 , yaitu aturan identitas absolut dan aturan identitas relatif. Aturan identitas absolut itu milik Allah dan aturan identitas relatif itu merupakan pikiran manusia.
    2. Aturan Kontradiksi

    Dari semua itu aturan yang ada perlu kita taati/patuhi karena aturan itu untuk kebaikan yang mematuhi aturan tersebut.

    ReplyDelete
  92. Raudhah Nur Pratiwi (15301244009)
    S1- Pend. Matematika A 2015

    Bismillah,
    Terimakasih atas artikelnya Prof. Dari artikel yang Prof tulis, disebutkan tentang aturan identitas absolut, yaitu aturan yang berasal dari Allah Ta'ala. Aturan ini bersifat konsisten, tidak akan berubah apapun keadaannya. Aturan Allah bersifat mutlak, harus ditaati. Orang yang beriman adalah orang yang mentaati aturan Allah dan rasul-Nya. Seperti pada Q.S Muhammad:33, “Hai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah dan taatlah kepada rasul dan janganlah kamu merusakkan (pahala) amal-amalmu”.

    ReplyDelete
  93. Rina Musannadah
    15301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Aturan diartikan sebagai pedoman dalam melakukan sesuatu. Ada berbagai macam aturan dalam hidup kita yang dibuat dengan tujuan agar hidup kita menjadi lebih teratur dan tertata. Namun, perlu diketahui bahwa aturan absolut hanya dimiliki oleh Allah swt, sedangkan aturan yang dibuat manusia adalah aturan relatif yang berlakunya terbatas dalam ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  94. Siti Efiana
    15301241029
    S1- Pend.Mat I 2015

    Terima kasih atas artikelnya, Prof. Dalam hidup kita memang memerlukan aturan. Aturan ini bukan berarti membatasi, hanya saja agar seseorang tetap berada pada jalan yang benar. Dalam artikel dijelaskan bahwa ada 2 macam aturan yaitu aturan identitas dan kontradiktif. Aturan identitas berasal dari Allah dan hanya sampai di hati dan pikiran sedangkan aturan kontradiktif adalah aturan yang nyata. Hendaknya kita senantiasa berusaha untuk menaati aturan yang ada karena aturan itu ada untuk dilaksanakan bukan untuk dilanggar.

    ReplyDelete
  95. Yolanda Lourenzia Tanikwele
    15301241033
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    aturan dibedakan menjadi dua yaitu aturan identitas dan aturan kontradiktif. aturan identitas yang dari Tuhan turun sampai hati dan pikiran manusia. aturan identitas absolut yang dari Tuhan menjadi pedoman hidup manusia dan identitas relatif yaitu pikiran manusia yang diterapkan sesuai dangan situasi dan kondisi.

    ReplyDelete
  96. Eka Susanti
    NIM. 15301241006
    S1-Pendidikan Matematika I 2015

    Aturan dibedakan menjadi 2, yaitu aturan identitas dan aturan kontradiktif. Keduanya ada untuk ditaati. Aturan identitas berasal dari Allah yang diturunkan sampai hati dan pikiran manusi. Aturan Identitas absolut hanya milik Allah sedangkan aturan identitas relatif diciptakan oleh manusia

    ReplyDelete
  97. Lisfiyati Mukarromah
    15301241042
    Pendidikan Matematika A 2015
    Program S1
    Terimakasih prof sudah membagikan artikel tentang aturan di atas. Melalui artikel tersebut, saya memahami bahwa ada 2 jenis aturan yaitu aturan identitas dan aturan kontradiktif. Aturan identitas sendiri dibedakan menjadi 2 yaitu aturan identitas absolut yaitu milik Allah dan aturan identitas relatif yang ada di bumi yang berubah-ubah sesuai dengan kondisi.
    Terimakasih.

    ReplyDelete
  98. Nur'aini Habibah Sa'diyyah
    15301241044
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Pada awalnya saya hanya mengerti bahwa aturan adalah pedoman untuk bertindak, tanpa memikirkan adanya perbedaan dalam aturan. Dalam artikel ini saya mengerti bahwa aturan dapat terbagi menjadi dua yaitu aturan identitas dan aturan kontradiksi.
    Aturan identitas merupakan pedoman hidup manusia. Aturan identitas pun dibedakan menjadi dua yaitu aturan identitas absolut dan aturan identitas relatif. Aturan identitas absolut merupakan aturan yang berasal dari Tuhan atau biasa kita sebut sebagai takdir, dan aturan identitas relatif merupakan pikiran manusia.
    Aturan kontradiksi merupakan aturan yang ada dibumi berupa kenyataan. Setiap aturan kontradiksi tidaklah tepat sama. Sehingga dalam kehidupan tidak ada yang tepat sama atau memiliki perbedaan, jika sama ada pengandaian pada kesamaan itu.

    ReplyDelete
  99. Isykarima Nur S
    15301241032
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Manusia melangkah tentunya membutuhkan sebuah aturan. Aturan dibuat bukan untuk membatasi langkah seseorang, hanya saja aturan tersebut dibuat agar dapat mengkontrol atau mengkoridori langkah-langkah kita. Aturan ada dua, yaitu aturan absolut dan relative. Aturan absolut tentu hanya aturan yang turun dari Allah swt untuk mengatur hidup kita di bumi. Sedangkan aturan relative adalah aturan yang dibuat oleh manusia yang dapat berubah tergantung pada situasi dan kondisi.

    ReplyDelete
  100. Rina Anggraeni
    15301241043
    S1 Pend. Matematika A 2015

    Dari bacaan diatas aturan ada dua macam yaitu aturan identitas dan kontradiktif. Semua kenyataan terbatas oleh ruang dan waktu, bagi manusia. Semua waktu itu berjalan, dan setiap perjalanan waktu, membawa ruangnya masing-masing. Di dunia ini tidak ada dua ruang yang tepat sama, jika ada itu hanya diandaikan atau diidealkan. Semua kenyataan itu adalah bayangan dari langit, bayangan dari ketentuan absolut Tuhan, bayangan dari aturan identitas absolut. Kenyataan juga bayangan dari aturan identitas relatif manusia. Terdapat dua tempat aturan identitas relatif manusia yaitu di hati dan pikiran. Adapun hati dan pikiran manusia tentu saja berbeda-beda tiap individu tapi untuk menilai sesuatu itu baik atau tidak rata-rata mereka memikirkan hal yang sama. Jadi menurut saya aturan identitas relatif itu seperti sebuah kesepakatan untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik dan sejahtera.

    ReplyDelete
  101. Amayda Ade Pramesti
    15301244012
    S1 Pend.Mat A 2015

    berdasarkan postingan diatas, terdapat 2 aturan yaitu aturan identitas dan aturan kontradiktif. Aturan identitas yang mengenai pedoman hidup yang sudah diberikan Tuhan kepada umatnya secara konsisten dan tidak dapat diubah. hal inilah yang menuntun manusia untuk berkembang menjadi manusia yang lebih baik lagi di masa yang akan datang. Terimaksih Prof atas ilmunya

    ReplyDelete
  102. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  103. Zayan Nur Ansito Rini
    15301241003
    S1 Pendidikan Matematika

    Ada banyak sekali hal yang manusia pikirkan, tapi belum pasti sesuai dengan kenyataan. Ada banyak sekali kenyataan di dunia ini, yang ditemukan oleh manusia, tetapi karena keterbatasan manusia, beberapa hal yang pasti ada tapi tidak sanggup dijamah secara langsung, akhirnya diasumsikan/dimisalkan. Manusia itu sempurna dalam ketidaksempurnaan, tidak sempurna dalam kesempurnaan adalah kata-kata yang sangat mengena sekali untuk saya. Manusia berpikir sesuatu itu benar, tapi sebenarnya belum tentu... karena kebenaran hanya Tuhan yang bisa menentukan, meski Tuhan telah menunjukkan kebenaran yang absolut itu seperti apa melalui firman-Nya. Menjadi relatif karena manusia menafsirkan sesuai tingkat berpikirnya.

    ReplyDelete
  104. Zudhy Nur Alfian
    15301241035
    S1 Pend Matematika 2015

    Sesuai pengertian, aturan adalah sesuatu yang mengikat pengikutnya. Denga adanya aturan itu, kehidupan manusia dapat berjalan sesuai dengan kodratnya. Salah satu hal yang menarik disini adalah adanya pernyataan yang menyebutkan bahwa hal yang berasal dari Tuhan adalah suatu aturan identitas absolut, sementara itu aturan yang berasal dari manusia adalah aturan identitas relatif. Seperti yang kita tahu, bahwa absolut itu adalah mutlak yang artinya tidak bisa berubah-ubah atau suatu hal yang pasti. Sementara itu, relatif adalah suatu yang dapat berubah-ubah sesuai keadaan yang terjadi pada waktu itu.

    ReplyDelete
  105. Norma Galih Sumadi
    15301241038
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Dari artikel diatas saya sangat tertarik dengan kalimat “manusia itu sempurna dalam ketidaksempurnaan, tidak sempurna dalam kesempurnaan”. Seperti yang kita ketahui tidak ada manusia yang sempurna, setiap orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Oleh karena itu manusia perlu selalu merujuk pada aturan identitas absolut yang diturunkan Allah SWT dalam al-qur’an maupun hadits agar dapat meminimalisir keterbatasan yang dimilikinya.

    ReplyDelete
  106. Intan Heryani Putri
    15301241011
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Terima kasih, atas postingannya Prof. Menarik sekali, sebuah penjelasan bahwa aturan sejatinya berarti dua hal: identitas dan kontradiksi. Tuhan Maha Sempurna dengan segala kesempurnaan-Nya sedangkan manusia sempurna dalam ketidaksempurnaan, dan tidak sempurna dalam kesempurnaan. Aturan dari Tuhan Yang Maha Benar jelas berbeda dengan aturan yang dibuat oleh manusia. Satu hal yang juga saya pernah baca adalah, bahwa aturan yang dibuat oleh Tuhan sebenarnya adalah untuk kebaikan manusia itu sendiri, namun seringnya manusia kebanyakan tidaklah sadar dan melanggar.

    ReplyDelete
  107. Agnes Teresa Panjaitan
    S2 Pendidikan Matematika A 2018
    18709251013

    Pemahaman saya akan tulisan ini adalah tentang adanya dua macam aturan. Identitas dan kontradiksi. Identitas yang tepat sama adalah apa yang dimiliki oleh Tuhan yang empunya aturan mutlak di dunia dan surga. Sedangkan aturan kontradiksi yang coba untuk dipelajari, dikembangkan oleh manusia. Aturan manusia adalah aturan yang menyesuaikan dengan apa yang terjadi dan dapat diubah sesuai dengan perkembangan yan terjadi.

    ReplyDelete
  108. Seftika Anggraini
    18709251016
    PPs Pend. Matematika A 2018

    Hanya Tuhan yang memiliki identitas. Setiap hal di dunia ini merupakan kontradiksi, seperti kesempurnaan dalam ketidaksempurnaan dan ketidaksempurnaan dalam kesempurnaan. Bahkan manusia yang kembar identik pun pasti memiliki perbedaan.
    Terima kasih

    ReplyDelete
  109. Elsa Apriska
    18709251005
    S2 PM A 2018

    Dari penjelasan di atas bisa dipahami bahwa aturan terbagi atas dua yaitu aturan identitas dan kontradiksi. Aturan identitas itu sendiri di bagi lagi atas dua yaitu mutlak dan relatif. Tentunya aturan mutlak hanya milik Allah SWT dan aturan relatif milik manusia. Dan aturan yang harus kita patuhi adalah aturan mutlak dari Allah SWT.

    ReplyDelete
  110. SUHERMI
    18709251007
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA

    Dari penjelasan Bapak di atas, dapat disimpulkan bahwa aturan dalam hidup dibagi dua yaitu identitas dan kontradiksi. Identitas absolut mengatur hubungan kita dengan Allah SWT dan tidak akan berubah dan kontradiksi mengatur hal-hal yang berhungan dengan sesama manusia.

    ReplyDelete
  111. Bayuk Nusantara KR.J.T
    18701261006
    S3 Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (PEP)

    Saya sangat tertarik dengan kalimat manusia itu sempurna dalam ketidaksempurnaan dan tidak sempurna dalam kesempurnaan. Saya menangkap bahwa manusia sempurna dalam ketidaksempurnaan itu memiliki makna bahwa manusia tidak boleh merasa rendah diri sehingga menyalahkan ketidak sempurnaannya sedangkan manusia tidak sempurna dalam kesempurnaan memiliki makna bahwa manusia tidak boleh merasa sombong. Ketika manusia merasa sombong, maka, dia akan merasa seperti tuhan. Begitu mungkin yang bisa saya dapatkan.

    ReplyDelete
  112. Ibrohim Aji Kusuma
    18709251018
    S2 PMA 2018

    Jika ada 2 aturan saja yaitu identitas dan kontradiksi. Identitas terkait dengan Allah SWT (mutlak) dan pikiran manusia (relatif) dan selain itu adalah kontradiktif. Maka yang saya pikirkan mngenai filsafat ini adalah bagian dari aturan identitas yang bersifat relatif, sehingga pengetahuan yang di hasilkan setelah mahasiswa membaca artikel ini pun akan berbeda-beda pula. Tentu saja, filsafat si A dan si B akan berbeda pula, filsafat sekarang dan yang lalu pasti berbeda apalagi yang akan datang.

    ReplyDelete
  113. Endah Kusrini
    18709251015
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Manusia sempurna dalam ketidaksempurnaan dan tidak sempurna dalam kesempurnaan, karena yang maha sempurna hanyalah Allah SWT. Manusia tidak akan pernah sama dengan manusia lainnya, bahkan menyamai dirinya sendiri saja tidak akan pernah bisa. Sehingga identitas mutlak memang hanya milik Allah SWT.

    ReplyDelete
  114. Yoga Prasetya
    18709251011
    S2 Pendidikan Matematika 2018 A
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Saya tertarik dengan kalimat yang menyatakan bahwa ada dua tempat aturan identitas relatif manusia yaitu di hati dan pikiran. Saya teringat mengenai aturan dalam iman yaitu meliputi lisan, hati dan perbuatan. Lisan mengakui dengan mengucapkan syahadat, Dibenarkan oleh Hati yang meyakini keberadaan Allah SWT yang Esa, dan dibuktikan dengan perbuatan yang baik sesuai dengan aturan. Manusia yang hidup tanpa memiliki aturan akan merasakan kebingungan dan tujuan arah hidup yang bimbang.

    ReplyDelete
  115. Yuntaman Nahari
    18709251021
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Setiap yang ada di dunia ini tidak pernah sama. Bahkan kita hari ini, akan berbeda dengan kita yang kemarin, begitu seterusnya. Karena sejatinya hidup bergantng pada ruang dan waktu. Waktu yang membawa kita menuju ruang yang berbeda. Setiap dari kita pasti mengalami perubahan. Itulah aturan kontradiktif, tidak ada kenyataan yang sama. Berbeda dengan aturan identitas, tidak ada yang tepat dengan dirinya sendiri kecuali Tuhan. Manusia berhak untuk membuat aturan yang hanya bersifat relatif saja, karena absolut adalah aturan Tuhan.

    ReplyDelete
  116. Fany Isti Bigo
    18709251020
    PPs UNY PM A 2018

    Segala aturan di dunia adalah aturan kontradiksi sehingga kejadian hari ini tidak akan sama persis dengan kejadian kemarin atau kejadian esok hari. Walaupun terlihat sama namun detailnya tidak sama persis.
    Karena itulah adanya aturan identitas atau mutlak dari Tuhan yang menjadi acuan manusia menjalankan hidupnya diantara banyaknya aturan yang diterapkan didunia.

    ReplyDelete
  117. Dita Aldila Krisma
    18709251012
    PPs Pendidikan Matematika A 2018

    Berkaitan dengan identitas dan kontradiksi, menurut saya hal tersebut merupakan prinsip dalam berpikir atau logika. Sesuatu itu adalah dirinya sendiri bukan yang lain atau sesuatu itu identik dengan dirinya sendiri. Sedangkan kontradiksi, sesuatu yang bertentangan tidak boleh diakui atau ditolak secara bersamaa. Oleh karena kedua hal tersebut, tidak ada yang persis tepat sama atau terjadi bersamaan karena kita terikat oleh ruang dan waku. Adanya aturan dapat mempermudah kita mengikuti suatu system yang ada.

    ReplyDelete
  118. Samsul Arifin
    18701261007
    S3 PEP 2018


    Aturan identitas absolut tidak terbantahkan, seseorang wajib menerima dan menjalankan.. Lain dengan aturan identitas relatif, yg penerapannya mengikuti kondisi tertentu. Jika seseorang mengalami kondisi "motivated reasoning" maka apa pun aturan yang tidak mengenakan atau pendapat orang lain yang dianggap musuh akan nampak salah di pikiran "rasional". Itulah hebatnya otak manusia, selalu bisa menemukan alasan rasional kenapa aturan itu salah, dan saya benar. "Untuk memiliki good judgment (penilaian yang jernih), khususnya untuk identitas relatif, kita tidak terlalu membutuhkan kepintaran atau analisa yang canggih, tapi kita lebih membutuhkan kedewasaan psikologis dan pengelolaan emosi yang baik"

    ReplyDelete
  119. Sintha Sih Dewanti
    18701261013
    PPs S3 PEP UNY

    Terimakasih banyak Bapak Prof. Marsigit atas ilmunya. Beberapa hal dapat saya tangkap dari percakapan di atas adalah aturan merupakan sesuatu yang mengatur. Aturan ada 2 macam yaitu aturan identitas dan aturan kontradiksi. Aturan identitas tepat sama, ada di langit sampai hati dan pikiran manusia. Aturan Tuhan absolut, sedang aturan manusia relatif. Aturan kontradiksi adalah kenyataan yang tidak akan pernah sesuai dengan diri sendiri seiring perubahan waktu. Salah satu bentuk pelanggaran adalah ideologi untuk menciptakan masyarakat adil dan makmur dengan segala cara. Semangat “Gotong Royong” dalam segala aspek hidup dapat dikatakan unsur pengikat dalam kebebasan/kemerdekaan yang dalam kemanunggalan. Dalam hubungan keluarga dengan keluarga lain (bermasyarakat), kembali lagi mari kita bergotong royong. Mari kita ciptakan tertip dan disiplin pada aturan. Mulai dari keluarga masing-masing, maka akan berdampak besar karena secara akumulatif menciptakan kondisi yang kondusif.

    ReplyDelete
  120. Aan Andriani
    18709251030
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Aturan untuk dilanggar. Sering sekali saya mendengar ungkapan tersebut. Seolah-olah pelanggaran muncul karena adanya pelanggaran. Apa pemikiran saya salah? Saya sebenarnya juga masih bingung, pelanggaran muncul karena adanya aturan atau sebaliknya, aturan muncul karena pelanggaran? Yang saya tahu aturan berfungsi untuk membatasi ketidaksesuaian yang akan terjadi. Sejak kapan aturan itu muncul? Apakah karena adanya pelanggaran sehingga aturan dibuat? Akan tetapi ketika sudah dibuat aturan, mengapa masih saja ada pelanggaran?

    ReplyDelete
  121. Anggoro Yugo Pamungkas
    18709251026
    S2 Pend.Matematika B 2018

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Saya kurang paham mengapa aturan hanya ada dua yaitu identitas dan kontradiksi, apa tidak ada kemungkinan aturan yang lebih dari itu. Yang saya pahami sekarang yaitu aturan itu dibuat agar menjadi lebih baik, bukan menjadi buruk. tetapi banyak sekali aturan-aturan sepele yang di langgar.
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    ReplyDelete
  122. Deden Hidayat
    18709251032
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamu’alaikum wr wb
    Terimakasih pak Marsigit telah memberikan ilmu baru bagi kami semua. Dari dialog tersebut kami jadi tahu bahwasannya aturan terbagi menjadi dua macam, yaitu aturan identitas dan kontradiksi. Aturan yang dimiliki manusia adalah kontradiktif, tergantung ruang dan waktunya. Waktu akan membawa kita pada ruang yang berbeda. Aturan yang sifatnya absolut hanyalah milik Allah SWT. Aturan absolut mengharuskan kita untuk selalu menjalankan perintahNya dan menjauhi segala laranganNya meskipun ruang dan waktu yang berbeda.

    ReplyDelete
  123. Rosi Anista
    18709251040
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr wb
    Terimakasih pak untuk ilmunya. Dari dialog di atas saya menjadi lebih paham tentang aturan di dalam kehidupan manusia. Seperti yang kita ketahui, aturan merupakan sesuatu yang harus dijalankan entah itu berupa aturan yang wajib atau tidak. Dalam dialog di atas, aturan terbagi menjadi identitas dan kontradiksi. Dan kemudian identitas terbagi lagi menjadi dua macam, yaitu identitas absolut dan relatif. Untuk aturan yang merupakan suatu kewajiban adalah identitas absolut yang mana kaitan aturannya dengan sang pencipta Allah SWT.

    ReplyDelete
  124. Tiara Cendekiawaty
    18709251025
    S2 Pendidikan Matematika B

    Dalam kehidupan manusia selalu ada yang namanya peraturan, baik peraturan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT dan manusia. Aturan yang ditetapkan Allah bersifat absolut, artinya setiap manusia wajib mematuhi segala aturan yang sudah ditetapkan dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya agar menjadi sebaik-baiknya umat. Sedangkan aturan yang ditetapkan oleh manusia bersifat relatif, dapat berubah seiring dengan berjalannya waktu dan perubahan itu sering kali terjadi karena sebuah pelanggaran.

    ReplyDelete
  125. Besse Rahmi Alimin
    S2 PM.B 2018

    ATURAN ?
    hahah, saya sedikit terperanjak sekaligus merasa terpenjara ketika membaca satu kata ini. Sebab, keberadaannya begitu membius namun menuntun. Saya teringat dengan salah satu kutipan pak, bahwa "Tidak akan ada pelanggaran jika tanpa aturan" kata anonim. Nah, hal tersebut kadang membuat naluriku terbahak-bahak, entah karena paham atau karena merasa lucu aja.

    ReplyDelete
  126. Muhammad Fendrik
    18706261001
    S3 Dikdas 2018
    Menarik sekali kajian Prof tentang "aturan" ini. Aturan merupakan pedoman yang membatasi langkah seseorang dalam melakukan suatu tindakan. Akan tetapi aturan tertinggi tetaplah aturan yang dibuat oleh Allah SWT yang maha mengetahui segala apa yang ada di langit dan di bumi beserta isinya. Aturan dibuat manusia tidak selalu bersifat mutlak dan mengikat karena terkadang memerlukan kajian perubahan yang seketika waktu dapat berubah. Hal ini dapat terjadi jika seseorang tidak memahami aturan yang berlaku dari siapa dan untuk apa aturan itu ditetapkan dan diikuti.

    ReplyDelete
  127. Nani Maryani
    18709251008
    S2 Pendidikan Matematika (A) 2018

    Assalamu'alaikum Wr. Wb
    Terimakasih Bapak untuk tulisannya. Pola aturan antara manusia dengan Tuhan Sang Pencipta dari awal memanglah sangat berbeda, manusia menggunakan aturan relatif (berubah-ubah) yang berupa hati dan pikiran, sedangkan Sang Pencipta tidak. Saya sangat menyukai salah satu kalimat dalam tulisan ini, yaitu "manusia sempurna dalam ketidak semburnaan, dan tidak sempurna dalam kesempurnaan". Segala sesuatu yang manusia adalah ketidak sempurnaan, karena satu-satunya yang sempurna adalah Sang Pencipta.
    Wassalamu'alaikum Wr Wb.

    ReplyDelete
  128. 18701261002
    S3 PEP

    Salam Hormat, Prof.
    Terima kasih atas penjelasan tentang aturan, dimana seperti uraian dalam percakapan di atas, aturan itu ternyata ada dua macam, yaitu identitas dan kontradiktif. Aturan identitas ada dua, yaitu identitas absolut dan identitas relatif. jika aturan identitas relatif adalah pikiran manusia dan penerapannya sesuai dengan kondisi, berarti sifatnya kontradiktif. Sehingga,dapat dipahami bahwa aturan identitas, belum tentu bukan kontradiktif.

    ReplyDelete
  129. Aji Joko Budi Pramono
    S3 PEP
    18701261003
    Aturan menurut paparan di atas adalah identik atau kontradiksi identik berarti sama di dalam kehidupan ini perlu adanya kesamaan juga perlu adanya kontradiksi namun demikian tidak semua di dunia ini bisa sama semua. hidup dibatasi dengan ruang dan waktu ruang adalah waktu dan waktu adalah ruang artinya dalam kehidupan ini bahwa jiwa adalah raga, raga adalah jiwa sehingga aturan itu perlu ditegakkan dalam berkehidupan supaya jiwa dan raga bisa menyatu

    ReplyDelete
  130. Cahya mar'a saliha sumantri
    18709251034
    PPs Pendidikan Matematika B 2018

    Hal-hal yang sering dilanggar oleh manusia itu salah satunya aturan atau bahkan semuanya dilanggar. Sudah menjadi hal umum bila melanggar suatu aturan akan dikenakan sanksi yang setimpal, apabila melanggarnya tidak ketahuan maka terhindar dari sanksi nyata dan tetap mendapat sanksi dari Allah SWT. Aturan itu saling berkaitan atau menjadi aneh kalau tidak ada aturan di dalam rantai kehidupan. Bahkan menjadi hal yang sering diperdebatkan di semua kalangan, karena tidak ingin diatur seperti itu, seperti ini, dan sebagainya, padahal diatur mungkin baiknya bisa lebih tertata agar mudah menjalani hidup. berarti yang menolak diatur adalah orang-orang yang tidak ingin dipermudah hidupnya. hal-hal yang bisa diterapkan pada orang-orang yang bertipe seperti itu mungkin bisa diciptakan aturan yang bisa mempermudah hidup tetapi aturan itu harus dilanggar biar bisa hidup lancar.

    ReplyDelete
  131. Surya Shofiyana Sukarman
    18709251017
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Seiring dengan berjalanan waktu, pola pikir, nilai-nilai dan perilaku yang dianut manusia berubah sehingga aturan-aturan yang berlaku juga ikut berubah. Perubahan itu tergantung tempat dan keberadaanya, sehingga aturan yang berasal dari manusia itu bersifat relatif dan kontradiktif, berbeda dengan aturan absolut yang berasal dari Allah SWT yang sampai kapanpun dan dimanapun aturan tersebut akan tetap sama dan tidak akan berubah.

    ReplyDelete
  132. Falenthino Sampouw
    18709251006
    S2 Pendidikan Matematika

    Selamat siang, Prof..
    Saya teringat dengan kata-kata orang bahwa "jangan menilai saya dari masa lalu saya". Setelah membaca tulisan diatas, saya coba berpikir bahwa kata-kata tersebut adalah benar dalam tatanan Aturan kontradiktif. Bahkan seseorang tidak tepat sama setiap masa hidupnya. Kata-kata tersebut juga terikat oleh aturan identitas relatif yang terjadi oleh kebebasan berpikir manusia. Tetapi ada aturan Identitas Absolut dimana setiap orang akan terikat olehnya dalam setiap ruang yang pernah ia singgahi. Bahkan karena sifat absolut, maka seseorang tak bisa lepas dari Aturan Identitas tersebut.
    Terima kasih, Prof.
    Salam Cendekiawan

    ReplyDelete
  133. hendra B.
    18701261008
    PEP S3 2018

    aturan identik absolut dan identik relatif.
    yang menarik perhatian saya adalah aturan kontradiksi dalam dialog di atas tertulis tiadalah ada dua kenyataan yang tepat sama di dunia ini. mungkinkah itu berarti suatu kejadian yang dilihat secara langsung oleh dua orang saksi tetap akan memiliki kenyataan yang berbeda.

    ReplyDelete