Sep 25, 2017

*INTOLERANSI*



Oleh:
Marsigit UNY, 12 Juli 2017


*Togog*:
Intoleransi itu apa Lung, Reng, Truk, Gong, Mar?

*Mbilung*:
_Intolerasi_ itu tidak peduli.

*Gareng*:
_Intoleransi_ itu tidak toleran.

*Petruk*:
_Intoleransi_ itu mau menang sendiri.

*Bagong*:
Kalau kamu apa Mar?

*Semar*:
Ue ... nanti dulu. Semua bisa punya pendapat masing masing. Tetapi apapun pendapatmu semua itu sifatnya intuitif dan hipothetical. Walaupun begitu tetaplah engkau semua dapat dikatakan sedang mencari kebenaran. Bermacam macam cara orang mencari kebenaran itu. Untuk lebih jernihnya saya ingin bertanya dulu kepada Togog, kenapa kamu bertanya seperti itu?

*Togog*:
Iya, melihat gejala di masyarakat sepertinya ada fenomena intoleransi.

*Semar*:
E ... kamu tidak jelas, tetapi saya sudah dapat menangkap. Intoleransi dikaitkan dengan paham radikalisme begitu kan?

*Semar* :
Begini, secara psikilogis, intoleransi itu adalah kutub lawannya toleransi. E...dari jenisnya, Toleransi itu: kemerdekaan, bebas tetapi bertanggung jawab, keterbukaan, akses informasi dan teknologi, demokrasi, kesamaan hak gdan kewajiban, pengakuan hak dan kesadaran melaksanakan kewajiban, inovasi dan kreativitas, sama, kebersamaan, beda, perbedaan, kebinekaan, toleransi itu pilihan atau alternatif, toleransi itu hak asasi dan kewajiban asasi manusia, toleransi itu hidup, toleransi itu pikiran dan juga perasaan, toleransi itu menterjemahkan, toleransi itu bahasa, toleransi itu silaturahim, toleransi itu hermenitika.

*Semar*:
Dari ekstensinya, Toleransi itu: titik, garis, bidang, ruang, sempit, sendiri, bersama, semua, luas, bersama, sedikit, banyak, pluralitas_.

*Semar*:
Dari intensitasnya, Toleransi itu ethernity, langit, udara, angin, uap, api, bumi, tanah, batu, air, melayang, menrawang, transformasi, mengembang, ringan, sedang, berat, rendah, tinggi, relatif, hakiki.

*Semar*:
Maka aku katakan jika tidaklah demikian itu maka aku sebut sebagai intoleransi.

*Bagong*:
Aneh, apa ada toleransi batu?

*Semar*:
E hanya kamu tidak dapat melihat saja. Keadaan aman tenteram itu antara lain disebabkab oleh toleransinya para batu batu itu. Maka jika para batu, tanah, dan air tidak bertoleransi lagi atau jika mereka sudah intoleransi maka akan terjadi tanah longsor, banjir bandang, gunung meletus, tsunami, dsb. Jadi baru hanya intoleransi batu batu saja ternyata dapat menjadi bencana bagi kehidupan manusia. Apalagi intoleransi manusia.

*Togog*:
Kaitannya dengan intoleransi paham ?

*Semar*:
E .. kamu mesti harus tahu struktur hirarkhi dunia dari bawah ke atas yaitu: pertama, kenyataan-benda mati-benda hidup-tumbuhan-dan binatang; kedua, naik ke aturan-tata cara-tata krama-undang undang; ketiga, naik ke pikiran, pengetahuan atau ilmunya manusia, paham, filsafat, aliran ilmu, macam macam ilmu; keempat, naik lagi ke hati-perasaan-etik estetika, nilai baik buruk; kelima, naik lagi keyakinan manusia, macam macam keyakinan, Agama, akidah, dan; naik keenam, naik lagi, hakikat, syariat dan yang paling tinggi adalah makrifat menuju Kuasa Alloh SWT.

*Togog*:
Apa maksudnya hirarkhi?

*Semar*:
E ... struktur dunia itu ekstensif dan intensif. Hirarki itu artinya intensif, tingkatan atau kedalaman. Kamu bisa menyebabkan intoleransinya batu dengan cara melemparkannya hingga mengenai Mbilung. Sehingga intoleransinya batu itu menggambarkan intoleransimu ke Mbilung. Tetapi jika Alloh SWT berkehendak menciptakan intoleransinya batu secara besar besaran misal Gunung meletus, maka semua tanpa kecuali akan terkena dampaknya. Yang membedakan dampaknya hanyalah ekstensi atau cakupannya.

*Togog*:
Intoleransi paham belum dijawab?

*Semar*:
Paham, apapun pahamnya jika itu dalam ranah diri manusia maka belum sampai kepada Kuasa Alloh SWT kecuali hanya berikhtiar menuju ke sana. Sebab tiadalah manusia kecuali yang di Kehendaki, mampu masuk ke ranah Kuasa Alloh SWT. Setinggi tinggi paham, jika itu dipikirkan oleh manusia maka jatuhnya pada aliran filsafat. Filsafat itu debatable sebab aku beda dengan kamu. Sedangkan filsafat itu adalah diriku atau dirimu. Sehebat hebat pikiran manusia itu urusan dunia. Selebihnya intoleransi itu jatuhnya pada ideologi, politik, sosial dan budaya, yaitu urusan dunia. Sedangkan urusan dunia sesuai dengan kodrat sunatullohnya, bersifat beda atau plural. Maka toleransi itu urusan dunia, yaitu urusan mengikuti hakekat perbedaannya. Jadi toleransi hakiki itu kodrat sunat Alloh SWT yang menciptakan keanekaragaman dunia. Jika kita mampu bersifat toleran maka kita sudah mengamalkan sunatulloh Nya. Namun intoleransi hakiki juga kodrat sunatullohnya Alloh SWT yang merupakan Kuasa mutlak Nya. Tidak ada toleransi bagi dirimu untuk menjalankan Perintah dan meninggalkan Larangan Nya. Artinya sebenar benar toleransi atau intoleransi hakiki adalah hanya milik Alloh SWT semata. Sedangkan manusia itu adanya hanyalah toleransi atau intoleransi relatif.

END

180 comments:

  1. Nurika Miftahuljannah
    17709251060
    PPs Pendidikan Matematika
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Toleransi dan intoleransi merupakan beberapa kata ajaib diantara kata-kata yang lainnya. Toleransi dan intoleransi memiliki peranan penting dalam membangun sebuah hubungan dengan sesama. Toleransi adalah sikap saling menghormati maupun menghargai. Sedangkan intoleransi adalah sikap saling benci yang tidak mau saling menghormati, memahami, maupun mengargai. Bisa dibayangkan apabila dalam menjalani hidup kita tidak ada sikap toleransi dan hanya mengedepankan intoleransi, maka kehancuran akan terjadi. Namun demikian, baik toleransi maupun intoleransi yang membawahi sifat menusia itu juga kehendak Allah SWT, jadi kita juga tidak boleh menyalahkan intoleransi. Yang harus kita renungkan adalah bagaimana menggunakan sikap toleransi dan intoleransi tersebut dalam ruang dan waktu yang tepat. Semoga kita termasuk orang-orang yang dapat menerapkan sikap toleransi dan intoleransi dengan tepat. Aamiin.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  2. Aristiawan
    17701251025
    PEP 2017 B

    Kata "intoleransi" perlu kiranya untuk didefinisikan kembali. Sebab ia sekarang seolah-olah telah berubah menjadi alat untuk menyamakan perbedaan dan menghakimi seseorang, "kamu salah". Dua pendapat yang berbeda kadang salah satunya dikatakan sebagai sikap yang tidak toleran. Padahal perbedaan pendapat adalah keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Orang yang menjalankan perintah agamanya pun kadang dianggap intoleran, hingga seolah-olah ada pertentangan antara ketaqwaan dan toleransi. Kata intoleransi kini telah menjadi kekuatan yang bisa digunakan untuk memukul segala hal.

    ReplyDelete
  3. iLania Eka Andari
    17709251050
    S2 P.Mat C 2017

    Beberapa waktu yang lalu, saya membaca berita di suatu media elektronik yang menyatakan bahwa terdapat temuan intoleransi yang terjadi di sekolah. Temuan tersebut merupakan hasil dari penelitian yang dilakukan Balitbang Kemendikbud.
    Menurut saya, jika terdapat intoleransi di sekolah, itu semua berangkat dari permasalahan-permasalahan / kasus-kasus intoleransi yang berkembang di masyarakat. Contohnya adalah adanya tindakan kekerasan dan konflik sosial, dominasi/diskriminasi mayoritas terhadap minoritas (bahkan di daerah tertentu diskriminasi tersebut sampai pada level terpinggirkannya hak-hak minoritas). Dan yang sedang menjadi sorotan belakangan ini adalah munculnya paham dan tindakan radikal yang menjadi ancaman bagi keutuhan dan persatuan dan kesatuan bangsa.
    Menurut saya, intinya intoleransi itu dapat terjadi karena kurangnya pemahaman mengenai pentingnya nilai-nilai multikultural dalam kehidupan masyarakat yang sangat plural.

    ReplyDelete
  4. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Tolerensi dan Intoleransi merupakan satu tema pelajaran hidup yang tak kalah penting seperti hal nya ikhlas. Banyak hal sepele yang menjadi perkara besar dan perdebatkan apalagi di media karema ketikatoleransiaan (intoleransi) pihak-pihak tertentu, padalah perkara tersebut dipadandang masih bisa ditoleransi. pelajaran toleransi dan intoleransi menurut saya merupakan hal yang berharga karena dapat membuat hari dan pikiran tentram karena , seseorag tak perlu risau dengan perkara sepele yang dibesarkan. NAmun, jikaperkara itu benar2 sudah melampaui batas maka bainya di bahas dengan jalan yang baik. Terima kasih Prof.

    ReplyDelete
  5. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Pemaknaan Toleransi terkadang digunakan dalam hal negatif oleh orang-orang yang ingin menang sendiri atau egois, ketika ada seseorang yang tidak sepaham/sependapat dengannya, padahal paham atau pendapatnya jelas2 salah/menyimpang, namun ketika dinasihati dia malah menuduh orang yang menaeshatinya Intoleransi.

    ReplyDelete
  6. Eka Luthfiana L
    17709251062
    S2 PMC

    toleransi sangatlah penting, tanpa adanya toleransi maka kehidupan tidak akan berjalan dengan tenang dan lancar, namun bagaimana toleransi yang terjadi terhadap Rohingya?

    ReplyDelete
  7. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Intoleransi menurut saya adalah saat sikap toleransi tidak dapat bekerja secara efektif dalam pikiran manusia. Misalnya, seseorang yang tetap melakukan suatu kebaikan meski selalu mendapat hujatan dari orang-orang sekitarnya. Ini berarti bahwa individu tersebut mampu mentolerir hujatan yang ada dan melihat peluang yang mungkin ada saat melakukan suatu kebaikan tersebut. Penting sekali mengolah pola pikir pada diri sendiri agar mampu melatih sikap toleransi.
    Ya, saya setuju dengan pendapat Semar pada akhir kalimat bahwa jika toleransi dan intoleransi yang ada pada manusia hanyalah toleransi dan intoleransi relatif. Ini berarti bahwa pemikiran manusia terkait dengan sikap toleran dan intoleransi disesuaikan dengan ruang dan situasinya. Hal-hal yang menjadikan seseorang intoleransi juga dapat ditimbulkan oleh intoleransi pada sekelompok tertentu. Tentunya dilihat dari ekstensi dan intensitasnya.

    ReplyDelete
  8. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Dari dialog ini yang kami pahami adalah dalam iman dan ketakwaan tidak ada tawaran lagi selain taat menjalani perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, akan tetapi dalam interaksi sesama manusia maka perlu toleransi, saling mengerti dan saling menghargai agar tidak merugikan satu dengan yang lainnya, sebisa mungkin kita menjauhi apa yang disebutkan oleh Thomas Hobbes bahwa manusia itu “homo homini lupus”

    ReplyDelete
  9. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP Kelas B 2017

    Ketika membaca kata "intoleransi" pikiran saya terhubung pada kata 'mayor dan minor'. Mayoritas dan minoritas adalah kata yang menggambarkan jumlah banyak dan sedikit. Saya sependapat dengan kalimat “sebenar benar toleransi atau intoleransi hakiki adalah hanya milik Alloh SWT semata. Sedangkan manusia itu adanya hanyalah toleransi atau intoleransi relatif”. Kenapa kita selalu fokus pada intoleransi secara horizontal, namun lupa akan toleransi secara vertical (hubungan kita sama Allah). Contohnya, melalaikan waktu sholat bukankah itu termasuk bahwa diri kita intoleransi terhadap agama kita sendiri. Mungkin sekarang kita berada pada lingkungan mayoritas di daerah kita sendiri, lantas apakah kita harus intoleran hanya karena teman kita beda prinsip dengan kita? Misal, kita sedang berpuasa dan teman kita tidak berpuasa, apa kita harus meminta teman kita untuk tidak makan dihadapan kita agar menghargai kita yang sedang berpuasa? Lantas siapakah yang intoleran, kita yang sedang berpuasa atau teman kita yang sedang tidak berpuasa? And at of the end, sebenar-benar toleransi atau intoleransi hakiki adalah hanya milik Alloh SWT semata, maka tidak ada toleransi bagi dirimu untuk menjalankan Perintah dan meninggalkan Larangan Nya.

    ReplyDelete
  10. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Toleransi dan intoleransi akhir-akhir ini sering menjadi topik pembicaraan masyarakat melihat banyaknya kasus negeri yang mengatasnamakan toleransi dan intoleransi. Jika kita pikir sebagai obyek pikir, maka setiap pendapat tidak akan menimbulkan persepsi yang sama bahkan dalam tingkatan tertinggi yang dapat dipikirkan hanya dalam filsafat. Hal ini terjadi karena memang pada hakikatnya toleransi dan intoleransi itu hanya milik Allah SWT. Terutama dalam menjalankan perintah dan beribadah kepada-Nya, tidak ada toleransi yang diputuskan oleh manusia.

    ReplyDelete
  11. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Intoleransi umumnya digunakan dalam pengertian kurangnya toleransi terhadap kepercayaan atau praktik agama lain. Sikaf ini sangat tidak baik apabila berkembang dalam kehidupan karena sikaf anti toleransi dapat menimbulkan perpecahan dalam masyarakat. Islam mengajarkan kita untuk menciptakan hidup yang rukun dan damai dengan asas adanya toleransi bukan hanya dibidang keagamaan tetapi juga dalam bidang politik, pendidikan, serta aspek-aspek kehidupan yang lain sehingga masyarakat madani dapat terbentuk.

    ReplyDelete
  12. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    S2 PEP Kelas B 2017

    menyoal tentang toleransi, kini definisi toleransi dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kepentingan politis. Saya tertarik membahas toleransi dalam kacamata pendidikan. Sejatinya toleransi adalah bagaimana kita bisa memahami diri sendiri tanpa harus memaksa orang lain melalui sikap-sikap yang dogmatis. Dalam pendidikan, kerap kali anak-anak ‘dipaksa’ untuk berpikir sesuai pikiran otoritas, yaitu guru atau orang dewasa. Ketika anak mulai kritis bertanya tentang eksistensi diri, tuhan dan lain sebagainya, kerap kali guru membatasi pandangan anak. Hal inilah yang kemudian menjadi permasalahan intoleransi dalam hal pendidikan. Begitu juga terhadap sumber-sumber pengetahuan, anak-anak yang bersikap eksploratif dalam mencari sumber-sumber ilmu justru sering dibatasi dengan alasan-alasan moral tertentu. Tentu hal tersebut adalah tindakan yang intoleran terhadap tumbuh kembang berpikir anak. Hal ini membuktikan bahwa toleransi itu kontekstual, tergantung kebutuhan dan kepentingan, kini toleransi hanya alat, alat yang kemungkinan sudah ‘usang’ digunakan untuk memandang peradaban. Sesungguhnya, dalam praktek sosial, kesetaraanlah yang lebih dibutuhkan daripada keberagaman.

    ReplyDelete
  13. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs P.Mat B 2017

    Assalamu'alaikum wr wb.

    Toleran dan Intoleran adalah dua kata yang saling berkaitan. Ada di beberapa kasus atau tempat yang bisa kita tolenasi dan ada beberapa tempat juga tidak ada toleransi. Dalam agama islam tidak ada kata toleransi bagi yang tidak melaksanakan shalat sebagai rukun islam, maka sudah selayaknya ia wajib menanggung akibatnya. Tidak ada kata toleransi bagi umat yang beragama khusunya muslim untuk melakukan larangan dari Allah. Akan tapi ada kata toleransi bagi umat muslim untuk memberikan ruang bagi umat nonmuslim untuk melaksanakan ibadahnya dilingkungan muslim itu sendiri. Akan tetapi pada saat ini, banyak orang yang tidak bertanggung jawab memutarbalikkan fakta dari kata toleransi dan intoleransi, sehingga menimbulkan fitnah dalam kehidupan bermasyarakat.

    ReplyDelete
  14. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Sesungguhnya intoleransi merupakan sesuatu yang tidak ada pada diri manusia, karena pada dasarnya pada diri manusia ada sifat toleransi. Intoleransi merupakan kata yang menggambarkan ketiadaan sifat toleransi pada diri manusia. Seperti halnya gelap. Sebenarnya gelap merupakan hal yang tidak ada, karena gelap merupakan ketiadaan cahaya. Jadi lawan dari yang ada didunia ini karena ketidak adaan sesuatu yang ada. Keadilan Alloh memang tidak ada yang bisa membandingkan. Karena Alloh lah Sang Maha Adil. Jika Alloh bersifat memilih, mungkin dunia ini akan carut marut. Ada yang tercukupi karena Alloh suka, ada juga yang hancur karena Alloh tidak suka. Toleransi berada di dalam setiap ciptaan Alloh baik yang hidup dan mati. Namun, ketika toleransi hilang, akan muncul sesuatu yang akan membuat kita rugi. Oleh karena itu, pupuklah sikap toleransi sejak dini agar dewasa kelak memiliki sikap toleransi sehingga ketidak adaan toleransi dalam diri manusia mulai berkurang.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  15. Junianto
    PM C
    17709251065

    Toleransi dan intoleransi memiliki makna yang saling bertolak belakang. Dari postingan Prof ini bisa saya pahami bahwa sebenarnya definisi dari toleransi dna intoleransi itu tidak ada batasannya atau bisa dikatakan tidak bisa didefinisikan secara komprehensif. Apalagi tiap individu pasti punya definisi yang berbeda-beda. Tetapi yang saya tangkap adalah bahwa keduanya bisa dijelaskan dengan contoh-contoh riil yang ada di kehidupan kita. Justru dengan contoh inilah bisa lebih memahamkan seseorang apa itu sebenarnya toleransi dna intoleransi.

    ReplyDelete
  16. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Mengulas mengenai toleransi dan intoleransi, saya menjadi bertanya-tanya, dengan demikian intoleransi batu, alam dan sebagainya bisa di stel oleh manusia, binatang atau yang lainnya?
    Intoleransi dewasa ini kadang disalah artikan sebagai keakraban yang terjadi dalam interaksi dua orang, manusia dengan tumbuhan, manusia dengan hewan dan seterusnya. banyak orang yang bersikap intoleran tidak dinilai demikian karena mereka melihat fenomena tersebut sebagai kasih sayang, bentuk kedekatan maupun keakraban dalam berteman atau bersahabat. Semakin ke sini semakin kaburlah definisi semua yang ada di sekitar kita. Oleh karenanya, perlu dibekali dan dibentengi dengan spiritual yang kokoh serta keyakinan pada Tuhan Sang Pendipta. wallahu a'lam

    ReplyDelete
  17. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B
    Assalamualaikum wr wb,terimakasih banyak pak untuk pencerahannya mengenai intoleransi.”Bhineka tunggal ika” itulah semboyan negara kita yang artinya walaupun berbeda-beda namun tetap satu jua.Keragaman itu indah,Saling menghormati dan menghargai satu sama lain.Berbeda suku, bangsa, ras, golongan dan etnis itu hal yang indah.Namun, jangan sampai membuat kita bertikai.Sejatinya angin, pohon, daun-daunan,hujan,air laut, ombak,karang ,batu tak pernah membenci satu sama lain walaupun berbeda.Daunpun tak pernah membenci angin ketika jatuh berserakan di bawah tanah.Karangpun tak pernah membenci ombak ketika dihempaskan di tepi pantai,batupun tak pernah membenci tetesan air ketika dirinya menjadi lapuk,Pohonpun tak pernah menunggu kata ma’af dari parang meski diparangi.Sebaik- baiknya hidup adalah bersabar.Karena hanya dengan sabar yang mampu melunakkan hati yang kerasa.Karena sabar itu adalah kata cinta yang mampu mengubah suatu yang buruk menjadi baik.Wassalamualikum wr wb.

    ReplyDelete
  18. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Intoleransi merupakan suatu kondisi sikap manusia yang menentang, tidak menghargai terhadap suatu keadaan dimasyarakat. Intelran sendiri merupakan sikap yang saling bertolak belakang dengan sikap toleran. Sikaptoleran sendiri mrupakan sikap dimana saling menghargai, menjaga dalam suatu keadaan dimasyarakat atau dlam suatu kelompok. Namun, untuk intoleran sendiri yang selalu bertolak belakang dengan toleran merpakan kondisi dimana dimasyarakat adanya suatu perbedaan. Akan tetapi pada artikel diatas saya menangkap bahwa sejatinya toleran dan intoleran sendiri tidak dapat di nyatakan dalam suatu definisi yang tetap. Karena setiap kepala manusia memndefinisikan intoleran akan berbeda-beda, namun dalam kondisi yang terjadi dimasyarakat akan lebih dapat dijeaskan dari kejadian yang ada di masyarakat. Namun untuk mencapai suatu keadaan yang ideal dalam masyaraat intoleran sendiri ada bermacam-macam seperti hanya toleransi yang juga banyak dalah hal tertentu, sehingga penggunaan sikap memahami dan menghargai baiknya disesuaikan dengan ruang dan waktu dimana kita berada.

    ReplyDelete
  19. Riandika Ratnasari
    17709251043
    Pascasarjana Pendidikan Matematika Kelas B
    Berdasarkan dialog di atas, saya menangkap bahwa toleransi dan intoleransi tidak hanya berhubungan dengan manusia, tetapi juga berhubungan dengan alam. Pada dasarnya toleransi dan intelorensi yang berhubungan dengan manusia dan alam tergantung pada kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Kita sebagai manusia hanya bisa menjalani, ikhlas, pasrah, berusaha, dan melaksanakan segala yang diperintahkan.

    ReplyDelete
  20. Jika sesuatu itu yang menafsirkan manusia, bisa jadi akan muncul banyak penafsiran. Manusia yang satu dengan yang lainnya punya pemikiran tersendiri. Untuk menafsirkan suatu hal marilah kita kembalikan kepada penafsiran atau pengertiannya kepada Allah SWT. Karena jika sumbernya pengertian tersebut dari Allah SWT, maka pemahaman semua manusia akan bersatu, mempunyai pemahaman yang sama.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  21. Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    Semua manusia mempunyai pendapatnya sendiri mengenai arti intoleran. NAmun pendapat dari manusia bersifat intuitif dan hipotesis saja. Tujuan manusia mendefenisikan sendiri pengertian intoleransi adalah demi mencari kebenaran untuk dirinya sendiri, sesuai kondisi dirinya.

    ReplyDelete
  22. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas postingannya Pak. Saya setuju bahwa toleransi adalah memberi kebebasan yang bertanggung jawab bagi orang lain dalam hak dan kewajiban masing-masing. Namun definisi ini perlu dibatasi dalam hal urusan dunia yang memang berbeda atau plural. Sedangkan untuk urusan ibadah dan ketakwaan serta menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya adalah hal mutlak dan harga mati yang tidak dapat ditawar lagi.

    ReplyDelete
  23. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Terima kasih atas ilmu yang diberikan oleh Bapak. Tulsan diatas sangat indah sekali, dimana menunjukkan realitas kehidupan kita saat ini. Menunjukkan kenyataan saat ini bahwa peristiwa negara kita lebih kususnya ketika adanya masalah penistaan agama, perbedaan politik, perbedaan pandangan dan lain-lain. Saya memandang perbedaan yang ada memanglah sunatullah, tentunya atas kehendak Allah pula. Lalu bagaimana sikap kita terhadapnya, yaitu dengan saling menghormati tanpa mengganggu wilayah masing-masing, cukup tanpa melewati garis toleransi tersebut. Intoleran yang terjadi dinegeri ini sangat terlihat jelas akhir-akhir ini. Yang perlu disadari oleh semua orang yaitu bahwa ini adalah ujian untuk kita semua umat manusia, bagaimana untuk bertoleransi sesama manusia. Perbedaan adalah niscaya, dan yang kita lakukan sejatinya untuk menggapai toleransi, karena hakikat toleransi atau hakikat adil itu hanya milik Allah SWT.

    ReplyDelete
  24. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Dari tulisan di atas dapat kita tarik suatu kesimpulan bahwa fenomena toleransi dan intoleransi tidak hanya terjadi dalam kehidupan sosial, tetapi juga dapat terjadi dalam ranah yang luput dari pandangan kita sebagaimana yang ditulisakan pak prof di atas. Dari tulisan bapak, saya dapat memberikan pandangan bahwa toleransi adalah batas. Batas-batas yang diikat oleh hukum-hukum yang kompleks. Ketika batas-batas tersebut diabaikan, dikhiantai, maka yang terjadi ialah intoleransi. Misal: ketika dokter memberikan resep obat yang benar maka tubuh relatif dapat mentoleransi reaksi obat di dalam tubuh. Namun ketika obat yang dikomsumsi melebihi dari batas yang ditetapkan maka tubuh akan intoleran terhadap obat tersebut. Apa yang menyebabkan hal tersebut terjadi? Jawabannya adalah "ketidaktahuan". Maka dalam hal ini saya memberikan pandangan bahwa kata kunci dari toleransi adalah "pengetahuan". Sebab pengetahuannlah yang membuat kita jadi bijak dalam memandang sesuatu.

    ReplyDelete
  25. Jika intoleransi itu sendiri adalah kebalikan dari toleransi. Sementara toleransi sendiri memiliki banyak pengertian, dari segi psikologis, ekstensinya, intensitasnya, bisa dikatakan jika tidak demikian maka sebaliknya yaitu intoleransi. Setiap hal kecil pun harus ada nilai toleransi di dalamnya, jika tidak demikian maka akan terjadi kerusakan.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  26. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Intoleransi merupakan lawan dari toleransi. Untuk mengerti intoleransi kita harus paham apa itu toleransi. Konsep toleransi lebih luas dari konsep rasa saling menghargai. Dalam menyikapi intoleransi yang menjadi isu belakangan ini, kita terlebih dahulu harus mempelajari dan memahami konteks intoleransi secara mendalam.

    Intoleransi paham terjadi bukan kareana keragaman tetapi lebih karena nafsu manusia. Manusia diberi akal pikiran oleh Allah SWT untuk dapat mengendalikan nafsu. Mengendalikan nafsu dengan akal pikiran tidaklah mudah, sehingga pikiran harus secara terus menerus dilatih.

    Keanekaragaman dunia merupakan ketentuan Allah SWT, begitu pula toleransi dan intoleransi. Kita harus menyikapi keaneka ragaman dunia sesuai ketantuan Allah SWT, sebab toleransi dan intoleransi yang sebenar benarnya ialah yang berlandaskan ketentuan Allah SWT. Semoga kita bisa menyikapi semua keanekaragaman dunia dengan sebaik-baiknya.

    Wassalaumalikum wr. wb.

    ReplyDelete
  27. Devi Nofriyanti
    17709251041
    Pps UNY P.Mat B 2017

    Dari tulisan Bapak ini, hal yang saya tangkap adalah bahwa toleransi dan intolerasni itu adalah relatif, jika dilihat dari kacamata orang awam maka toleransi berarti baik, sedangkan intoleransi itu buruk. Namun jika dikaitkan dengan spiritual, maka toleransi merupakan kehendak Allah SWT, karena Dia-lah yang menciptakan keberagaman di dunia ini yang jika kita tidak mentoleransi perbedaan maka akan menyebabkan kehancuran. Selanjutnya intoleransi tidak selalu bermakna buruk, Allah memberikan intoleransi dalam ibadah wajib. Seperti yang Bapak tuliskan bahwa sebenar benar toleransi atau intoleransi hakiki adalah hanya milik Alloh SWT semata. Sedangkan manusia itu adanya hanyalah toleransi atau intoleransi relatif.


    ReplyDelete
  28. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Fenomena intoleransi sudah menjadi gejala di dalam kehidupan bermasyarakat. Munculnya intoleransi seakan mengungkapkan sudah mulai terkikisnya bertoleransi. Padahal negara kita punya butir sila ke 3 yaitu “persatuan Indonesia”, dimana setiap masyarakat Indonesia harus saling menghargai segala bentuk keragaman yang ada, sehingga antar masyarakat bisa saling bersatu. Intoleransi bisa muncul karena kesadaran diri atau pun dari orang lain yang mencoba mempengaruhi pikiran manusia supaya berperilaku intolerin guna memecah belah persatuan antar masyarakat. Intoleransinya manusia sangat bahaya sekali, melebihi intoleransinya benda mati. Tetapi jika Allah sudah berkehendak kepada benda mati untuk berintoleransi akibat intoleransi yang dilakukan manusia terhadap segala aturan baik kewajiban maupun larangan Allah, dampaknya bisa sangat dahsyat sekali dan cakupannya pun sangat luas.

    ReplyDelete
  29. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B (S2)

    Assalamualaikum Wr.Wb.
    Jika berbicara tentang toleransi dan Intoleransi di dalam budaya, sosial dan politik merupakan dua hal yang berbanding terbalik. Ketika toleransi dikatakan simbol kompromi bebrapa kekuatan yang saling tarik menarik atau saling berkonfrontasi untuk kemudian bahu membahu membela kepentingan bersama, menjaganya dan memperjuangkannya Jadi Intoleransi merupakan hal yang bertolak belakang dari yg disebutkan pada toleransi tersebut. Lebih Singkatnya Intoleransi dapat di maknai denagn hal yang selalu dikaikan dengan tidak tercapainya suatu sikap menghargai suatu perbedaan yang ada dalam suatu kelompok masyarakat baik dalam agama, budaya, sosial dan politik.

    ReplyDelete
  30. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Toleransi yang sebenar-benarnya adalah menghargai perbedaan dalam ranah hubungan manusia dengan manusia (hubungan horizontal). Jika si A suka makan bakso, si B suka makan mie ayam, si C suka makan ayam goreng, maka perbedaan itulah yang dapat ditoleransi. Jika agama saya Islam, agama si A non Islam, itu juga dapat ditoleransi. Manusia memiliki kemampuan memilih sesuai hati dan akalnya. Segala sesuatu yang berhubungan antara manusia dengan manusia dapat ditoleransi, asalkan tidak ada pemaksaan satu pihak ke pihak yang lain. Namun dalam upaya ibadah yang sifatnya vertikal kepada Tuhan atau Allah SWT, suatu intoleransi dapat diberlakukan. Jika seseorang sudah yakin memilih agama Islam, maka rukun Islam wajib dilakukan, tidak ada toleransi jika meninggalkan atau melanggarnya. Tidak ada toleransi bagi yang tidak sholat, tidak puasa ramadhan, dan kewajiban lainnya. Begitu juga dengan agama lain, seperti ibadah ke gereja, ke pura, tentu ada kewajiban-kewajiban yang intoleransi bila ditinggal atau dilanggar.

    ReplyDelete
  31. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Saya selalu mengingat kalimat dari postingan bapak sebelum-sebelumnya intinya seperti ini bahwa apapun yang berasal dari manusia itu bersifat relatif. Kalimat lainya yaitu jika terdapat sintesis pasti ada antitesis. Selalu ada perbedaan dalam kehidupan ini. Sehingga dengan perlahan-lahan mencerna kalimat-kalimat itu, saya menjadi lebih menghargai adanya perbedaan antar manusia baik dari fisik, karakter, cara berpikir dan lain sebagainya. Kemudian munculah sifat toleransi. Namun, perlu diingat bahwa yang tidak bisa ditoleransi itu yang berhubungan dengan kuasa-Nya, karena itu bersifat absolut. Sikap Intoleransi ini bisa saja tumbuh dari orang-orang yang belum mengetahui bahwa dunia dan seisinya ini bersifat relatif,Sehingga timbulah radikalisme yang menganggap dialah yang paling dari segala paling. Semoga dengan belajar dan terus belajar kita dijauhkan dengan sikap intoleransi yang dapat merugikan manusia atau golongan tertentu. Aamiin

    ReplyDelete
  32. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak
    Intoleransi dan toleransi merupakan dua katan yang saling berlawanan. Toleransi dan intoleransi mencakup makna yang sangat luas. Dalam kehidupan manusia di dunia diperlukan adanya toleransi untuk mencapai keselarasan. Meskipun terkadang intoleransi kerap kali muncul. Agar tidak terjadi kehancuran maka intoleransi manusia harus dihindari dan toleransi manusia harus dicapai. Untuk mencapai toleransi hendaknya selalu berlindung dan mengharapkan ridho Allah SWT.

    ReplyDelete
  33. Makrifat menuju Kuasa Allah SWT yang merupakan struktur paling tinggi dalam hirarki dunia merupakaan suatu pengertian bahwa setiap hal terkecil dalam setiap struktur kehidupan, semua itu akan kembali kepada tujuan utama yaitu Allah SWT.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  34. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Toleransi pada matematika, fokus terhadap persamaan bukan perbedaan contohnya donat dan cangkir sebenarnya mempunyai rupa yang sama. Jika melihat 2 hal berbeda, metematika mengajari kita untuk mencari persamaannya bukan perbedaannya. Peristiwa-Peristiwa Intoleransi yang terjadi sebenaranya karena kita fokus terhadap perbedaan bukan persamaan, ya kan? Itu tadi pendapapat saya bagaimana matematika mengajari kita tentang Toleransi. Sayang di sekolah Matematika diajari keliru hanya sebatas hapalan rumus. Matematika diajarkan secara dogmatis 1+1 pasti 2, “ini rumusnya hapalkan saja”. Siswa tahu perbedaan segitiga, persegi, trapesium tetapi tidak diajarkan bahwa dibalik perbedaan bentuk-bentuk geometri tersebut terdapat persamaan yang justru merupakan fokus dari matematika.

    ReplyDelete
  35. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Mat A 2017

    terimakasih prof, toleransi yang kita bisa amalkan adalah toleransi yang relatif, toleransi antar individu dalam kehidupan sosialnya. Toleransi dan intoleransi yang bersifat relatif ini terkadang menimbulkan perselisihan karena bedanya sudut pandang. diperlukannya kesadaran bahwa kebenaran yang hakiki hanyalah kebenaran Allah SWT.

    ReplyDelete
  36. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Dari percakapan di atas saya memahami bahwa toleransi dan intoleransi akan selalu ada. Namun perlu digaris bawahi toleransi dan intoleransi tersebut ada yang bersifat hakiki dan bersifat relatif. Toleransi dan intoleransi yang bersifat hakikilah yang merupakan milik Allah SWT semata. Bahwa dalam konteks spiritual, yang berkaitan dengan keimanan dan ketaqwaan, tidak ada lagi toleransi, tidak ada lagi menawar dalam melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Semuanya telah diatur dan sebagai manusia kita harus mentaatinya. Berbeda dengan toleransi dan intoleransi yang bersifat relatif. Yang bersifat relatif inilah yang merupakan wilayahnya manusia. Dalam menjalani kehidupan, manusia membutuhkan toleransi, rasa empati, saling menghargai, saling menghormati sesama manusia. Dengan demikian, maka akan terwujudlah tatanan masyarakat yang damai, terhindar dari perpecahan dan konflik.

    ReplyDelete
  37. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Semua orang dapat mengartikan intoleransi sesuai sudut pandang masing-masing. Setiap keadalan selalu memiliki dua sudut pandang berbeda toleran ataupun intoleransi. Semua perbedaan itu adalah sunnatullah yang harus dijalani. Namun sebenar-benarnya intoleransi merupakan Kuasa mutlak Nya. Sedangkan manusia hanya memiliki wewenang dalam toleransi atau intoleransi relatif.

    Demikian, terimakash.

    ReplyDelete
  38. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.
    Intoleransi memiliki 1 arti. Intoleransi memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga intoleransi dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan. Intoleransi berarti ketiadaan tenggang rasa: tindak kekerasan itu dipicu oleh adanya intoleransi di antara beberapa kelompok pemuda. Semoga sikpa ini tidak semakin berkembang di kalangan pemuda indonesia.

    ReplyDelete
  39. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C


    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Intoleransi adalah sikap saling tidak menghargai perbedaan yang ada. Sikap Intoleransi sangat tidak cocok jika diterapkan dalam kehidupan setiap warga negara Indonesia. Karena Indonesia sangat menjunjung tinggi toleransi dengan semboyannya Bhineka tunggal Ika yang artinya Berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, bangsa dan ras yang beragam dari sabang sampai merauke serta mengakui 6 agama yaitu Islam, Kristen, katholok, Budha, hindu dan Khong hu chu. Oleh sebab itu Sikap teleransi harus dimiliki oleh setiap warga negara indonesia

    ReplyDelete
  40. Hirarki yang bersifat intensif, pada hal intoleransi dari sesuatu pada posisi yang berbeda bisa mengakibatkan dampak yang berbeda tergantung ekstensi atau cakupannya. Jika intoleransi sesuatu pada skala kecil maka dampaknya pun kecil, jika intoleransi tersebut luas maka semuanya dalam skala yang besar akan terkena dampaknya.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  41. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika Kelas C

    Toleransi berarti adanya sikap saling menghargai, menghormati dalam keberagaman, mengasihi tanpa pandang bulu siapa dia, darimana latar belakangnya. Toleransi juga dapat berarti hidup berdampingan, saling bantu membantu. Dan kata intoleransi sendiri berasal dari kata toleransi yang mendapat awalan serapan in yang berarti tidak toleransi. Jadi intoleransi dapat diartikan sebagai sikap yang berkebalikan dengan sikap toleransi.

    ReplyDelete
  42. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Intolerensi dan toleransi merupakan tindakan atau definisi yang berlawanan arah. Setiap orang memiliki definisi dari istilah tersebut. Tergantung dari sudut mana melihatnya. Sikap saling memahami, menjaga, mengahargai agar terwujudnya keseimbangan yang sesuai harapanlah yang dibutuhkan. Dengan adanya dampak globalisasi pun memberikan efek yang sangat berpengaruh dengan fenomena yang mengakibatkan intoleransi muncul dimana mana akibat dari berbedanya pendapat manusia satu dengan yang lainnya. Semua harus berlandaskan pada struktur hirarki yang paling tinggi yaitu keyakinan manusia, karena semua yang ada, yang mungkin ada itu hanyalah milik Allah SWT

    ReplyDelete
  43. Latifah Pertamawati
    17709251026
    S2 PM B

    Bismillaah.
    Sejak di bangku sekolah, kita sudah belajar mengenai kata toleransi. Tulisan bapak ini semakin membuka wawasan saya mengenai konsep toleransi dan mengenalkan konsep intoleransi. Benar yang bapak katakan, bahwa konsep toleransi dan intoleransi manusia itu bersifat relatif. Selain konsep toleransi dan intoleransi itu masing-masing mempunyai pengertian positif dan negatif, pengertian positif dan negatif tersebut sudah pasti berbeda antara satu pihak dengan pihak lain. Seseorang bisa beranggapan bahwa dia telah menjalankan sikap toleransi yang baik. Hal tersebut mungkin berbeda jika dilihat dari sudut pandang orang lain. Realitas masyarakat sekarang ini, yang disebut-sebut kurang menjunjung tinggi konsep toleransi, bisa jadi menurut pihak yang melaksanakannya, mereka sudah melaksanakan konsep toleransi dengan baik karena toleransi setiap orang pasti berbeda-beda porsinya. Mungkin dari perbedaan-perbedaan porsi tersebut pada akhirnya menimbulkan intoleransi, sebuah konsep yang bapak kemukakan tadi. Jadi, toleransi dan intoleransi itu pasti ada dalam kehidupan, karena menurut saya intoleransi adalah reaksi dari toleransi berbagai makhluk Tuhan yang memiliki resonansi yang berbeda (dan mungkin berlaku juga sebaliknya). Dalam pengertian yang lebih luas, intoleransi itu bukan sesuatu yang (selamanya) buruk. Apa jadinya jika dalam kehidupan kita tidak ada satu pun intoleransi? Mungkinkan hal tersebut terjadi? Tentu tidak, karena intoleransi sudah pasti ikut andil pada keberlangsungan hidup makhluk Nya.

    ReplyDelete
  44. Saya setuju dengan bapak bahwa setingi-tinggi paham yang berasal dari pikiran manusia itu hanyalah sebuah aliran filsafat. Sehebat hebat pikiran manusia adalah urusan dunia. Intoleransi terdapat pada ranah ideology, politik, sosia, budaya yang kesemuanya adalah urusan dunia saja.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  45. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Assalamualaikum wr.wb.
    Terimakasih prof. Marsigit atas postingan yang sangat relevan dengan apa yang sedang terjadi di negeri kita saat ini. Seperti halnya makna "gelap", didefinisikan dengan ketiadaan cahaya atau biasa kita sebut dengan "tidak terang", maka ketiadaan toleransi bisa disebut dengan intoleransi. Sudah menjadi anggapan umum bahwa intoleransi adalah sikap tidak toleransi seperti tidak menghargai dan menghormati dalam keberagaman. Namun yang terjadi saat ini adalah penggunaan kata toleransi dan intoleransi ditujukan pada sesuatu yang tidak tepat dan salah sasaran. Semakin hari semakin sering di negara kita penuh dengan orang yang berdebat tentang siapa yang toleransi dan siapa yang intoleransi. Karena pada hakikatnya manusia memiliki cara pandang masing-masing dan mereka memiliki argumen yang kuat untuk mempertahankan pandangan mereka. Andaikan hidup ini dipenuhi manusia - manusia yang bertoleran, alangkah damainya dan tenangnya hidup di dunia. Namun, Tuhan berkehendak lain. Segala sesuatunya ia ciptakan dengan berpasang-pasangan, sehingga ada yang bertoleran dan ada pula yang ber-intoleran, dan semuanya tergantung bagaimana seseorang mampu menempatkan keduanya dalam ruang dan waktu yang tepat. Jadi, pada hakikatnya toleran dan intoleran merupakan ketetapan Allah dan kita sebagai makhluk yang berpikir hanya perlu menjalankan segala perintahNya dengan menempatkan keduanya dalam konteks yang tepat.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  46. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Saya sangat tertarik dengan apa yang dikatakan oleh Semar dipenghujung dialog, yakni “Tidak ada toleransi bagi dirimu untuk menjalankan Perintah dan meninggalkan Larangan Nya”. Secara sederhana dapat kita maknai bahwa dalam kaitannya hubungan manusia dengan tuhannya, itu sudah diatur dan tidak ada toleransi dalam menjalankan apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarang, sehingga dikatakan tidak ada toleransi dalam hal itu. Toleransi dan intoleransi adalah masalah yang berkaitan dengan duniawi, hubungan antara manusia dengan manusia, manusia dengan lingkungan sekitarnya. Sebagai masalah duniawi, tentu saja hal yang sangat wajar ketika terjadi perbedaan dalam memaknai toleransi dan intoleransi. Menurut saya, menerima dan menghargai perbedaan ini merupakan bagian dari toleransi.

    ReplyDelete
  47. Dheni Nugroho
    17709251023
    Pendidikan Matematika

    Toleransi menurut saya adalah ilmu yang menganggap perbedaan itu wajar dan tidak ada yang benar maupun yang salah dalam sesuatu hal. walaupun hal yang dimaksud tidak mencakup seluruh hal. hal itu juga sudah di utarakan dalam artikel ini, jadi siapapun yang membaca artikel ini akan tau apa sebenarnya toleransi dan intoleransi dengan contoh yang bagus. saya sangat setuju dengan kata-kata terakhi dalam artikel yaitu "Tidak ada toleransi bagi dirimu untuk menjalankan perintah dan meninggalkan larangan-Nya."

    ReplyDelete
  48. Gamarina Isti Ratnasari
    Pendidikan Matematika Kelas B(Pasca)
    17709251036

    Intoleransi dapat diartikan sebagai tidak peduli, tidak toleran, mau menang sendiri. Sedangkan toleransi dapat diartikan sebagai kemerdekaan, bebas tetapi bertanggung jawab, keterbukaan, akses informasi dan teknologi, demokrasi, kesamaan hak dan kewajiban, pengakuan hak dan kesadaran melaksanakan kewajiban, inovasi dan kreativitas, sama, kebersamaan, beda, perbedaan, kebinekaan, toleransi itu pilihan atau alternatif, toleransi itu hak asasi dan kewajiban asasi manusia, toleransi itu hidup, toleransi itu pikiran dan juga perasaan, toleransi itu menterjemahkan, toleransi itu bahasa, toleransi itu silaturahim, toleransi itu hermenitika. Berdasarkan ekstensinya (cakupan) toleransi dapat diartikan titik, garis. Berdasarkan intensitasnya (kedalaman) toleransi dapat diartikan udara, angin. Refleksinya adalah toleransi dapat menimbulkan ketentraman sehingga dilain pihak kita telah mengamalkan sunatullah.

    ReplyDelete
  49. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Dari postingan di atas saya mendapatkan bahwa sangat perlu adanya toleransi dalam kehidupan (hubungan sesama manusia) agar tercipta suasana yang nyaman dan damai, dalam hal ini intoleransi sangat tidak dianjurkan. Namun berbeda halnya jika sudah berbicara mengenai hubungan manusia dengan Tuhan, intoleransi sangat perlu mengenai bagaimana tata cara beribadah, tata cara berdoa, dan lain sebagainya. Toleransi dan intoleransi, keduanya sama-sama diperlukan tergantung konteks permasalahannya (tergantung ruang & waktu).

    ReplyDelete
  50. Insan A N/PPs Pm C 2017
    Bismillah menanggapi tentang intoleransi, memang harus disesuaikan dengan konteks dan sudut pandangnya. Siapa yang mengatakan, dalam kondisi apa dia berbicara, dengan siapa dia berbicara dan tentunya untuk tujuan apa dia bicara. Penafsiran intoleransi sudah tentu bertanggung siapa yg berbicara,terlepas dr arti umum intoleransi.

    ReplyDelete
  51. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Toleransi itu dapat didefinisikan berbeda-beda tergantung siapa yang mendefinisikan, tergantung ruang dan waktu. Sedangkan intoleransi ialah kebalikan dari toleransi. Maka toleransi dan intoleransi itu merupakan dua hal yang saling berkaitan. Dalam kehidupan dunia toleransi diperlukan untuk menjaga perdamaian, agar masyarakat dapat hidup rukun dan damai. Apabila dalam kehidupan dunia kita malah melakukan intoleransi, maka hanya aka nada kebencian dan tidak saling menghargai dalam kehidupan masyarakat. Tetapi toleransi tidak dapat diterapkan dalam ibadah. Tidak ada toleransi dalam menjalankan perintah dan meninggalkan larangan Allah Swt. Karena itulah kita harus mampu menempatkan toleransi dan intoleransi sesuai dengan tempatnya.

    ReplyDelete
  52. Jika Toleransi yang kita amalkan adalah sunnatullah Nya, begitu juga dengan Intoleransi. Dalam menjalankan ibadah tidak ada kata toleransi. Jadi kita sebagai manusia harus bisa menempatkan sikap toleransi dan intoleransi pada saat yang tepat.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  53. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Toleransi merupakan suatu istilah yang biasa dan sering dihubungkan dengan agama namun saat ini dalam kehidupan sehari-hari istilah toleransi juga digunakan diberbagai aspek kehidupan, yang berarti suatu sikap saling menghargai atau menghormati antar antar individu maupun kelompok atas susuatu perbedaan. Dalam berfilsafat bilamana ada tesis tentu adapula antitesis, sesuatu yang bertolak belakang dengan toleransi yang kita sebut dengan intoleransi yaitu singkatnya kita menyebutnya dengan tidak toleransi atau sesuatu yang memiliki makna berlawanan dengan istilah toleransi. Perbedaan mungkin dan akan selalu ada selama kita masih hidup di dunia ini, namun dengan perbedaan tersebut tidak semestinya menjadi pemicu perpecahan, menghargai dan memahami pendapat tidak hanya berlaku atau dikhususkan kepada pihak mayoritas namun juga pada minoritas.

    ReplyDelete
  54. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Untuk memperoleh keseimbangan hidup maka diperlukan toleransi. Dalam kehidupan baru baru ini sering muncul anggapan intoleransi. Jika kita mampu bersifat toleran maka kita sudah mengamalkan sunatullahNya. Menarik sekali pak, bahwa Allah menciptakan manusia berbeda-beda suku bangsa supaya mereka saling mengenal, saling mengenal harus dilandasi dengan sifat toleransi. Tanpa adanya toleransi maka akan terjadi ketimpangan hubungan antar manusia.

    ReplyDelete
  55. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Intoleransi dikabarkan telah merambah instansi sekolah. Menurut hasil riset, 10% siswa SMA berpotensi radikal. Banyak hal yang melatarbelakangi siswa bersikap seperti itu, yaitu kurangnya pelaksanaan pendidikan toleransi di sekolah, pendidikan keagamaan cenderung kepada doktrin dan simbol serta kurangnya akomodasi agama dalam prespektif yang universal. Padalah sekolahmerupakan lembaga public yang tepat untuk menjelaskan makna dan pentignya kemajemukan dan tenggang rasa antarsesama. Untuk itu, penguatan kompetensi guru dan siswa dalam memahami Islam yang moderat (wasathiyah) dan rahmatan lil alamin perlu dilakukan untuk menguatkan pendidikan toleransi di sekolah.

    ReplyDelete
  56. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Toleransi memang selalu berkisah di antara adanya keberagaman. Ketika kita berbeda maka dicurigai akan muncul intoleransi. Ketika melihat keadaan memang intoleransi berawal dari kecurigaan. Ketika kita menyandarkan diri pada Tuhan dan menyadari bahwa toleransi dan intoleransi yang hakiki hanya milik Tuhan semata, maka siapakah kita berhak menyatakan sikap intoleransi ketika tak ada ajaran-Nya yang mengajarkan intoleran pada sesama?

    ReplyDelete
  57. Pangestika Nur A
    17701251037
    PEP B


    toleransi memang sangat diperlukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena sudah sunatullah Allah menciptakan manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa. Dan memang benar Allah memerintahkan kita untuk saling bertoleransi satu sama lain namun tidak dalam ranah ibadah dan aqidah. saya setuju dengan perkataan semar bahwa tidak ada toleransi bagi diri untuk menjalankan Perintah dan meninggalkan Larangan Nya yang dengan kata lain diri harus selalu taat kepadaNya.

    ReplyDelete
  58. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Di Indonesia sepertinya sekarang-sekarang ini sedang ramai topik terkait intoleransi. Padahal sudah sejak dulu warga indonesia menganut agama dan memiliki suku yang berbeda-beda dan tidak ada masalah sebelumnya. Toleransi sepertinya perlu dipupuk kembali demi membangun bangsa bersama tanpa menganggap perbedaan sebagai suatu halangan atau hambatan.

    ReplyDelete
  59. indah purnama sari
    17701251035
    pep b

    sebenarnya makna toleransi yang saya ketahui adalah sikap saling menghormati dan menghargai antarkelompok atau antarindividu dalam masyarakat atau dalam lingkup lainnya. nah ketika membaca postingan bapak saya baru paham, sifat toleransi ama intoleransi manusia itu semu. karna yang hakiki hanya milik Allah SWT. Allah yang membuat segala sesuatu di muka bumi dibolehkan atau tidak dibolehkan.

    ReplyDelete
  60. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Intoleransi, dari ulasan ini saya belajar bahwa kita toeransi dan intoleransi selalu dikaitakn dalam membangun hubungan atar manusia. Sebuah hubungan yang dibangun dengan rasa toleransi akan menciptakan hubungan yang saling menghargai dan peduli antar sesama, namun saat kita berhubungan dengan tuhan tidak ada toleransi bagi kita untuk menjauhi langaran tuhan dan menjalankan perintahnya. Selain itu toleransi dan intoleransi juga dimiliki oleh batu, tanah, gunung, sungai dan lainnya. Misalnya bukti toleransi sebuah gunung adalah saat gunung itu tenang dang kokoh berdiri mnyajikan pemandangan alam yang indah, namun ketika gunung itu untoleransi maka gunung itu akan meledak dan berdampak pada lingkungan sekitarnya. Intoleransi dan toleransi itu terjadi atas kuasa Allah. Terimakasih

    ReplyDelete
  61. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.mat A 2017

    Menurut saya, intoleransi itu fleksibel sesuai dengan ruang dan waktunya. Terkadang kita butuh bersifat intoleransi terhadap hal-hal tertentu yang merugikan banyak orang. Misalnya, kita butuh intoleransi terhadap pelaku-pelaku kriminal seperti begal, pelecehan seksual, pembunuhan berencana, dan lain-lainnya. Rasanya, kita perlu untuk berlaku intoleransi untuk hal-hal yang seperti itu. Akan tetapi, sikap intoleransi harus dihindari jika itu menyangkut menghormati dan menghargai agama, pendapat, kebudayaan, tradisi, karya, dan hal-hal lainnya yang sunatullahnya memang berbeda. Jadi, intoleransi disesuaikan dnegan ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  62. Metia Novianti
    17709251021
    PPs Pend. Matematika A 2017

    Dalam menilai seseorang berprilaku toleran atau intoleran perlu adanya konteks yang menyelimuti. Dapat dikatakan benar atau salah karena adanya standar yang telah disepakati sebelumnya, sehingga kesepakatan itu dapat menjadi aturan yang menjadikan tolok ukur dalam penilaian. Konteks dapat berbeda pada tiap kawasan karena adanya perbedaan variable tiap kawasan. Berbicara masalah konteks, iklim, keadaan geografis dan berbagai macam faktor fisik lain dapat menjadi elemen yang memberikan dampak pada pembentukkan konteks. Dengan kata lain faktor sosial sebuah kawasan dalam penilaian toleran dan intoleran jika ditarik lebih dalam bukan satu-satunya variable yang mempengaruhi konteks dalam menilai toleran atau intoleran.

    ReplyDelete
  63. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.

    Intoleransi itu adalah tidak menghargai, contohnya intoleransi dalam beragama artinya kita tidak menghargai/menghormati atau bahkan menolak semua kegiatan agama lain. Hidup di bumi bukan hanya milik kita seorang diri tetapi masih ada orang lain dan dalam menjalani hidup kita pun memerlukan orang lain, contohnya seorang anak yang dari kecil hingga dewasa terisolasi sendiri hutan, dia tidak akan bisa berbicara dan akan berkelakuan seperti hewan karena tidak ada orang lain yang mengajarkan bagaimana berbicara dan berperilaku kepadanya, temannya hanyalah para hewan yang ada di sana. Selain itu dalam hidup pandangan setiap orang pun pasti berbeda-beda. Oleh karena itu kita perlu menghargai pandangan orang lain tersebut agar kehidupan kita dapat harmoni. Sekian dan terima kasih.

    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  64. apakah ini yang dinamakan inteloreransi ideologi? karena keragaman itu sendiri manusia berada dari segala suku asli didunia dan beragam habit dll
    yang dibutuhkan lagi-lagi adalah mencoba belajar keaneka ragaman itu sendiri agar terdapat ketentraman jiwa


    Efi Septianingsih
    Prodi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
    Kelas B
    17701251013

    ReplyDelete
  65. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Toleransi merupakan sikap saling menghargai dan menghormati antarindividu maupun kelompok di dalam lingkungan masyarakat atau interaksi lainnya. Adanya toleransi menciptakan hidup tentram, rukun dan damai, karena tidak adanya bentrok, mengolok-olok, mencaci maupun sikap tidak terpuji lainnya yang dapat membuat tersinggung orang atau kelompok lain. Maka lawan dari contoh sikap seperti itu termasuk ke dalam intoleransi. Toleransi antar agama, suku, budaya maupun adat istiadat sangat penting keberadaannya di dalam kehidupan masyarakat Indonesia, mengingat bangsa Indonesia yang memiliki bermacam-macam kepercayaan, suku maupun budaya. Namun toleransi yang berasal dari manusia hanya bersifat relatif, karena tidak jarang bahwa pernah terjadi adanya bentrokan antar suku maupun etnis di suatu daerah. Maka sebenar-benar toleransi yang absolut adalah toleransi hanya milik Allah SWT.

    ReplyDelete
  66. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Perjalanan kita di dunia ini di samping untuk beribadah juga untuk untuk menuntut ilmu, mencari kebenaran. Namun tindakan dan sikap setiap orang berbeda-beda dalam menuju perjalanannya. Tak jarang dan tak sedikit mereka yang terjebak dalam intoleransi karena mementingkan tujuan pribadi semata sehingga secara sadar atau tidak sadar telah banyak sesuatu yang ditempatkan pada ruang dan waktu yang tidak sesuai. Sebenar-benar orang yang bijaksana adalah mereka yang mampu menempatkan hati dan pikirannya sehingga mampu melahirkan toleransi di tengah perbedaan dan keberagaaman.

    ReplyDelete
  67. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Intoleransi adalah suatu sikap yang dapat menyebabkan friksi baik di dalam masyarakat maupun di dalam suatu kelompok organisasi tertentu. Kita sebagai warga negara Indonesia harus menjunjung tinggi sikap toleransi baik dibidang agama, pendidikan, dan lain-lain. Dengan sikaf toleransi yang kita miliki berati kita telah merealisasikan nilai-nilai yang terkandung di dalam pancasila yang berfungsi sebagai landasan negara kita.

    ReplyDelete
  68. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Sikaf intolerasi merupakan salah satu sikaf yang tidak baik untuk dibudayakan atau diindahkan karena kita adalah human sociologis. Maka dari itu, jika di kaitkan dalam pembelajaran dikelas sikaf tolerasi sangat diperlukan dalam mengeksplor kemampuan siswa karena dengan memberikan toleransi kepada siswa secara langsung guru memberikan kebebasan kepada siswa untuk berkreasi dalam menuangkan ide-ide kreatif mereka. Namun guru tetap harus menjaga gaps agar siswa tidak keluar batas dari konteks pembelajaran.

    ReplyDelete
  69. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Intoleransi adalah lawan dari toleransi. Toleransi adalah serasinya antar satu hal dengan yang lain, baik sesame benda mati, antar benda mati dan benda hidup, maupun sesame benda hidup. Sedangkan intoleransi adalah kebalikannya. Contoh toleransi antar benda mati ialah toleransi antara batu, tanah, dan air sehingga kita dapat tinggal dan beraktifitas di lingkungan tempat tinggal kita dengan nyaman. Tetapi jika ada seseorang yang melempar batu ke kita, maka itu merupakan wujud dari intoleransi seseorang terhadap orang lain yang dampaknya hanya bisa dirasakan dalam lingkup kecil. Sedangkan intoleransi yang disebabkan kuasa tuhan bisa mengakibatkan intoleransinya semua benda-benda mati sehingga muncullah bencana alam yang dampaknya dirasakan oleh banyak orang atau lingkup yang luas. Maka sebenar-benar toleransi dan intoleransi kita sebagai manusia hanyalah toleransi dan intoleransi relative. Sedangkan toleransi dan intoleransi dari Tuhan adalah yang absolut.

    ReplyDelete
  70. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Intoleran bisa diartikan sebagai ketidakmampuan atau ketidaksiapan menerima perbedaan padangan, kepercayaan dan perilaku orang lain.
    Selama hanya terbatas pada tataran sikap dan gagasan, pandangan intoleran adalah sesuatu yang normal. Karena setiap orang cenderung untuk membenarkan keyakinan yang telah dipercayainya, namun intoleran akan mulai menjadi persoalan ketika diterjemahkan dalam bentuk tindakan.
    Tindakan intoleran umumnya memiliki beberapa ciri utama diantaranya :
    1.Tidak bisa menerima atau bersikap kaku terhadap sesuatu yang berbeda degan padangana atau keyakinan-keyakinannya.
    2.Berpotensi melakukan ujaran kebencian.
    3.Pada tingkat tertentu seorang yang Intoleran dapat menggunakan tindakan kekerasan untuk memaksa kehendak pada orang lain.

    ReplyDelete
  71. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Toleransi adalah suatu sikap saling menghormati dan menghargai antarkelompok atau antar individu dalam masyarakat atau dalam lingkup lainnya. Sikap toleransi menghindarkan terjadinya diskriminasi sekalipun banyak terdapat kelompok atau golongan yang berbeda dalam suatu kelompok masyarakat. Kebalikan dari toleran dinamakan in toleransi. Dalam hidup bernegara di Indonesia yang yang terdiri dari berbagai suku bangsa sikap intoleransi adalah sifat yang harus dihindari, karena sifat intoleransi dapt menyebabkan perpecahan.

    ReplyDelete
  72. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPS P.Mat A

    Di abad 21 ini toleransi dan intoleransi sedang hangat untuk diicarakan. Jika pada kehidupan bermasyarakat, adanya perbedaan mudah untuk memicu konflik berkepanjangan. Toleransi merupakan hal yang paling mendasar agar kehidupan menjadi damai pada masyarakat yang beragam dan demokratis, contohny di Indonesia. Jika yang dibudayakan adalah intoleransi, maka kehidupan akan diwarnai dengan ketegangan dan konflik yang berkepanjangan.

    ReplyDelete
  73. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Intoleran dapat dipandang sebagai sesuatu yang tidak ada celah bagi seseorang untuk mau memahami hal yang berbeda dari pendapatnya. Sehingga dewasa ini sering dikaitkan dengan sesuatu yang berbau pendukung. Jadi jika seseorang telah berpihak dan membenci seseorang maka sangat jarang dari mereka yang akan menerima dan membuka mata untuk melihat keburukan orang lain. Walaupun yang dilakukannya sebenarnya adalah hal yang baik. Padahal sebenarnya kita adalah manusia yang tidak sempurna.

    Demikian, terimakasih.


    ReplyDelete
  74. Junianto
    PM C
    17709251065

    Manusia diciptakan dengan keberagaman, bersuku-suku dan berbangsa-bangsa. Dengan adanya pemahaman akan penciptaan manusia ini, bisa kita pahami bahwa toleransi itu sudah hal yang wajib dilakukan. Tanpa adanya toleransi maka manusia bisa saling memaki, mengejek, membunuh, dll. Dalam artikel ini dijelaskan tentang makna intoleransi yang merupakan sifat tidak pedul, tidak menghargai, dan acuh terhadap kondisi orang lain. Sifat intoleran harus dihindari dalam hidup berbangsa dan bernegara karena manusia adalah makhluk sosial dan pasti membutuhkan bantuan orang lain.

    ReplyDelete
  75. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Dari kita kecil, kita sering sekali dilatih untuk saling berbagi dengan sesama dan juga untuk memaafkan teman kita apabila mereka melakukan kesalahan. Hal inilah yang menjadikan kita semua ini mengerti akan toleransi yang memang harus dipraktekkan di kehidupan ini. Hal ini akan mengurangi sikap intoleransi terhadap sesama, karena intoleransi memberikan dampak yang negatif pada pelaksanaan hermeneutika dalam kehidupan ini.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  76. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Intoleransi adalah tidak toleran atau tidak peduli maunya menang sendiri. Janganlah kita menjadi orang yang tidak peduli dengan orang lain. Kita pada dasarnya adalah makhluk sosial yang tidak mampu hidup sendiri. Oleh karena itu pedulilah dengan orang lain dan sekitar kita. Jika kamu ingin orang lain peduli, maka kamu harus terlebih dahulu belajar peduli dengan orang lain.

    ReplyDelete
  77. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Seperti penjelasan pada elegi diatas intoleransi adalah ingin menang sendiri tanpa memperdulikan orang lain. Tentunya sikpa intoleran ini harus kita hindari. Saling menghargai dan melindungi hak orang lain akan menciptakan keharmonisan yang tentunya akan menguntungkan semua pihak.

    ReplyDelete
  78. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Toleransi yang bisa kita lakukan adalah toleransi yang relatif, toleransi antar individu dalam kehidupan sosialnya. Toleransi dan intoleransi yang bersifat relatif terkadang menimbulkan perselisihan karena bedanya sudut pandang. Diperlukannya kesadaran bahwa kebenaran yang hakiki hanyalah kebenaran Allah SWT. Sehingga tidak pantaslah manusia tidak mentoleransi karena merasa paling benar.

    ReplyDelete
  79. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs PMAT C

    Intoleransi merupakan lawan atau kebalikan dari toleransi. Toleransi dan intoleransi harus kita gunakan sesuai dengan ruang dan waktunya. Dalam kehidupan dunia, toleransi merupakan sesuatu yang penting. Dengan toleransi, kehidupan bermasyarakat akan menjadi damai dan saling menghargai. Tetapi dalam hal menjalankan syariat agama, tidak ada kata toleransi. Kita harus tetap menjalankan apa yang Allah SWT perintahkan dan menjauhi apa yang Allah SWT larang.

    ReplyDelete
  80. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    intoleransi merupakan suatu keadaan ketiadaan toleransi. Dalam hidupapalagi sebagai manusia yang hidup dalam suatu masyarakat toleransi sangat dibutuhkan untuk menciptakan ketentraman bermasyarakat. toleransi yang kita lakukan itu merupakan toleransi relatif, karena pandangan satu dengan yang lain tentang toleransi berbeda. sebenar-benarnya toleransi murni adalah milik Allah semata. toralansi manusia hanya pada urusan dunia bukan urusan akhirat. Masyarakat itu bersifat plural, begitu banyak keanekaraman yang ada dalam dunia, banyk suku, agama, budaya, dll untuk ketia saling mengenal dan memahami satu dengan yang lain agar terciptanya keharmonisan, kedamaian, ketenangan dll dalah hidup ini.

    ReplyDelete
  81. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat B
    Memang toleransi dan intoleransi versi manusia itu sifatnya relatif, banyak perbedaan pendapat tentang itu. Itulah yang menyebabkan suatu negara bisa menjadi kacau jika masing-masing individu mendefinisikan toleransi dan intoleransi semau hatinya. Maka yang terbaik adalah mengembalikan semuanya sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh Allah.

    ReplyDelete
  82. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Intoleransi adalah kebalikan dari toleransi, yang berarti intoleransi itu mempunyai nilai negatif. Intoleransi dapat pula diartikan menurut orang yang memandang kata tersebut, sehingga itu bersifuat subyektif dan bersesuaian dengan ruang dan waktu dalam maknanya. Akan tetapi tetaplah pada dasar nya kata intoleransi berarti negatif, yang tidak boleh dikembangkan pada kehidupan bermasyarakat. karena manusia adalah makluk sosial, maka ikuti aturan yang berlaku. Aturan yang terbaik adalah aturan dari Allah SWT.

    ReplyDelete
  83. Dheni Nugroho
    17709251023
    PPs Pendidikan Matematika

    Toleransi menurut saya adalah ilmu yang menganggap perbedaan itu wajar dan tidak ada yang benar maupun yang salah dalam sesuatu hal. walaupun hal yang dimaksud tidak mencakup seluruh hal. hal itu juga sudah di utarakan dalam artikel ini, jadi siapapun yang membaca artikel ini akan tau apa sebenarnya toleransi dan intoleransi dengan contoh yang bagus. saya sangat setuju dengan kata-kata terakhi dalam artikel yaitu "Tidak ada toleransi bagi dirimu untuk menjalankan perintah dan meninggalkan larangan-Nya."

    ReplyDelete
  84. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Intoleransi adalah lawan dari sifat toleransi. Intoleransi merupakan sifat yang tidak baik untuk dipelihara. Toleransi itu dapat menyebabkan kita hidup berdampingan dengan serasi satu sama lain, sedangkan intoleransi itu mengakibatkan perpecahan. Dalam berbangsa dan bernegara, kita diatur oleh pancasila, pancasila adalah dasar bertoleransi bagi seluruh masyarakat indonesia. Maka dari itu kita selaku warga negara yang baik harus bersifat toleran, sebagaimana kita mengamalkan pancasila.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  85. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Intoleransi adalah kebalikan dari toleransi. Intoleransi menurut saya lebih pada pemaksaan terhadap suatu individu atau golongan untuk mengikuti kehendak individu atau golongan. Intoleransi tidak memperhatikan hak orang atau sekelompok orang untuk menentukan pilihannya. Intoleransi inginnya menyeragamkan semua pandangan dan tidak menginginkan adanya perbedaan pandangan. Intoleransi lebih bersifat negatif karena menyerobot bahkan merampas hak (atau hak asasi manusia) atau kebebasan orang atau kelompok lain.

    ReplyDelete
  86. Devi Nofriyanti
    17709251041
    PPS P.Mat B 2017

    terkait dengan intoleransi, sebagai makhluk yang berbangsa dan beragama kita harus berhati-hati dalam bertindak dan bertutur kata, jangan sampai melukai pihak-pihak tertentu. belajar dari kasus mantan gubernur DKI jakarta kemarin, bahwasanya tidak etis membicarakan hal-hal yang bukan di ranah kita. kedamaian akan terwujud dika kita mampu menjaga toleransi seperti yang telah dijelaskan dalam tulisan ini bahwasanya toleransi merupaka sunnatullah.

    ReplyDelete
  87. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika C

    Assalamualaikum.wr.wb

    Manusia diciptakan berbeda-beda, berbeda latar belakang, tradisi, kebiasaan, pemikiran, sudut pandang, jalan pikiran. seiring berkembangnya jaman, bekembang pula perbedaan tersebut. semakin banyaknya perbedaan tersebut semakin dibutuhkan toleransi di antara masyarakat uintuk menghindari terjadinya perpecahan.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  88. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika C

    Assalamualaikum.wr.wb

    toleransi pada dasarnya adalah kemampuan untuk menyadari adanya perbedaan sekaligus menerima dan memahami bahwa perbedaan tersebut tidak apa-apa dan merupakan hal yang lumrah. karena pada dasarnya manusia diciptakan berbeda-beda, berbeda latar belakang, tradisi, kebiasaan, pemikiran, sudut pandang, jalan pikiran.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  89. Satu kata mengandung makna yang luar biasa jika dikaji lebih dalam berdasarkan filsafat. Satu kata dapat menggambarkan pribadi seseorang. Berawal dari pembahasan kata Intoleransi dapat diciptakan suatu diskusi yang mampu memberikan banyak pengetahuan

    ReplyDelete
  90. Nama : Lalu Muhammad Fauzi
    NIM : 17703261003
    Kelas : IP S3 A (P. Mat)
    Menarik untuk kita renungkan:
    Ungkapan dari dialog semar “ Jika kita mampu bersifat toleran maka kita sudah mengamalkan sunatulloh Nya”. Menurut saya siapapun akan sependapat dengan dengan ungkapan ini, Karena jika kita mengamalkan apa yang diperintahkan dan menjauhkan apa yang dilarang oleh Alloh SWT, sudah pasti kita saling menyayangi sesama mahluk dan pasti nya kita tidak akan pernah saling menyakiti. Akan tetapi sebagian dari kita memahami dan menafsirkan toleran dan intoleran itu sebatas retorika semata bukan dalam pengamalannya.

    ReplyDelete
  91. Rina Anggraeni (15301241043)
    Pend Mat A 2015 (s1)
    Menarik sekali untuk dibaca, jadi inti sebenarnya toleransi dan intoleransi itu hanya milik Alloh semata. Saya ingin bertanya Pak, Apakah kita sebagai manusia semua hal yang dilakukan kita itu relatif dikarenakan setiap orang mempunyai pemikiran/paham yang berbeda-beda Pak? atau adakah faktor lain yang menjadi penyebab relatif tersebut?

    ReplyDelete
  92. assalamualaikum wr,wb
    Ki nawe… saya IBU linda,tki di malaysia
    mengucapkan banyak2 terima
    kasih kepada ki.Nawe
    atas dana ghaib yang
    kemarin aki berikan alhamdulillah ternyata itu benar2 ada
    dan berkat bantuan
    ki nawe saya bisa
    melunasi semua hutan2
    orang tua saya yang ada di
    BANK BRI dan bukan hanya
    itu AKi NAWE alhamdulillah
    sekarang saya sudah bisa
    bermodal sedikit untuk
    mencukupi kebutuhan
    keluarga saya sehari2. itu
    semua berkat bantuan KI NAWE sekali lagi
    makasih banyak yah KI NAWE…
    yang ingin merubah nasib
    seperti saya hubungi KI NAWE di nomor
    0852-1837-9259 dijamin
    100% ada atau silahkan
    buktikan sendiri PESUGIHAN TAMPA TUMBAL

    ReplyDelete
  93. Tri Wahyu Nurjanah
    15301241010
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Intoleransi berarti ketiadaan tenggang rasa yang dapat memicu adanya tindak kekerasan. Sedangkan toleransi merupakan tenggang rasa antar sesama makhluk hidup maupun benda mati. Namun, apapun yang menjadi pahamnya jika hanya dalam diri manusia, maka belum sampai pada Kuasa Allah SWT. Seperti yang disampaikan pada artikel di atas. Jika kita mampu bersifat toleransi maka kita sudah mengamalkan sunnatulloh-Nya. Namun intoleransi hakiki juga kodrat sunatulloh yang merupakan Kuasa mutlak-Nya.

    ReplyDelete
  94. Haniek Sri Pratini
    IP Kons Pend Mat, 17703261029

    Saya tertarik dan sangat sependapat dengan pernyataan: Toleransi hakiki itu kodrat sunat Alloh SWT yang menciptakan keanekaragaman dunia. Jika kita mampu bersifat toleran maka kita sudah mengamalkan sunatulloh Nya. Semoga semua umat berkehendak baik, berusaha memenuhi kodrat Yang Maha Kuasa agar tercipta kedamaian dan kebahagiaan di dunia yang semakin tua ini.

    ReplyDelete
  95. Fitria Restu Astuti
    15301241040
    P. Matenatika A 2015

    Bismillah,
    Pada akhirnya semua kembali pada ketetapan Allah SWt, Allah mencinptakan keanekaragaman agar manusia dapat melatih rasa toleransi. Saya setuju dengan yang disampaikan bapak bahwa toleransi yang ada pada manusia itu bersifat relatif. Seperti saat seseorang sudah merasa toleran pada apa yang ada di lingkungannya tetapi menurut orang yang lain, dia belum bertoleransi pada lingkungan sekitarnya. Yang jadi pertanyaan dalam benak saya, bagaimana jika seseorang itu sudah merasa memiliki toleransi yang tinggi pada prang lain? Apakah akhirnya dia benar-benar toleran atau hanya sekedar "maklum", wallahu a'lam bishowab

    ReplyDelete
  96. Hanifah Prisma Sindarus
    15301244013
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Toleransi diartikan sebagai suatu sikap saling menghormati dan menghargai antar kelompok atau antar individu dalam masyarakat atau dalam lingkup lainnya. Lawannya toleransi adalah intoleransi. Dengan keanekaragaman yang diciptakan oleh Allah SWT mengajarkan setiap umat manusia untuk saling bertoleransi. Jika kita sudah dapat mengamalkan toleransi maka kita sudah mengamalkan perintahNya. Dari artikel di atas, saya memahami bahwa toleransi dan intoleransi umat manusia bersifat relatif. Misalnya saja di negara kita, dengan segala macam kebijakan dan peraturan yang diterapkan di negara ini. Kebijakan dan aturan yang diterapkan di negara Indonesia membuat masyarakat Indonesia toleransi dengan kebijakan dan peraturan tersebut. Toleransi tersebut di bangun dari atas ke bawah, dari pemimpin negara dan pemerintah yang berwenang kepada masyarakat Indonesia.

    ReplyDelete
  97. Finda Ayu Annisa
    15301241024
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Dalam artikel yang dijelaskan oleh Prof, menambah pengetahuan bagi saya bahwa toleransi hakikatnya adalah kodrat sunah Alloh SWT yang menciptakan keanekaragaman dunia. Tidak ada toleransi bagimu untuk menjalankan perintah dan meninggalkan larangan Nya. Sehingga toleransi atau intoleransi pada hakikatnya adalah hanya milik Alloh SWT semata dan manusia hanyalah toleransi atau intoleransi relatif.
    Terimakasih

    ReplyDelete
  98. endar chrisdiyantoApril 2, 2018 at 10:20 PM

    Endar Chrisdiyanto
    Pendidikan Matematika a 2015
    15301244011
    Toleransi adalah sikap saling menghormati antar sesama, lawannya dari toleransi yaitu intoleransi. Intoleransi terjadi jika antara yang satu dengan yang lainnya tidak terjadi kerjasama atau saling menghormati contohnya tanah longsor daan banjir. Bencana itu disebabkan karena tidak terjadinya toleransia satu dengan yang lainnya. apapun pahamnya jika itu dalam ranah diri manusia maka belum sampai kepada Kuasa Alloh SWT kecuali hanya berikhtiar menuju ke sana. Jadi toleransi hakiki itu kodrat sunat Alloh SWT yang menciptakan keanekaragaman dunia. Jadi setiap manusia harus mensyukuri apa yang Allah berikan pada diri manusia dan menjalankan segala perintah-Nya menjauhi larangannya maka akan terjadi tooleransi. Jika kita mampu bersifat toleran maka kita sudah mengamalkan sunatulloh Nya.

    ReplyDelete
  99. Alvi Khoirunnisak
    15301241012
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Toleransi adalah salah satu sifat penting yang harus dimiliki setiap orang. maka perlu ditanamkan sifat toleransi ini sejak dini. sifat toleransi ini dapat dilatih melalui rasa tenggangrasa. dengan tidak saling menggaanggu jika tidak ingin diganggu, menghormati terlebih dahulu jika ingin di hormati, maka sifat toleransi lama kelamaan akan terbentuk.
    Akan tetapi, seperti yang Bapak sampaikan bahwa hakikat tertinggi toleransi adalah sunatullah ALlah, dimana Alah menciptakan dunia dan isinya dengan berbagai macam warna, rupa, dan rasa. Maka, toleransi itu perlu dijaga. agar keanekaragam ciptaan Alloh mnjadi semakin indah, tanpa perlu dicampur antara satu dengan laainnya. Alloh menciptakan keanegaraman tersebut tentu agar kita saling memahami.

    ReplyDelete
  100. Yolanda Lourenzia Tanikwele
    15301241033
    Pendidikan Matematika A

    Toleransi menunjukkan adanya kebebasanyang bertanggung jawab dan mampu menghargai setiap perbedaan yang ada. sedangkan intoleransi merupakan kebalikan dari toleransi dimana menunjukkan sikap tidak toeransi atau menolak suatu perbedaan. Pemahaman itu masih sebatas pendapat saya yang berarti sifatnya intuitif dan hipothetical. Apapun paham yang masih dalam ranah diri manusia maka belum sampai pada kuas Tuhan. Dengan bersikap toleransi maka kita sudah mengamalkan hukumatau ketempatan yang Tuhan sampikan, begitu juga dengan Intoleransi. Sebenar-benarnya toleransi dan Inoleransi haiki adalah milik Tuhan dan dalam ranah manusia bersifat relatif.

    ReplyDelete
  101. Rahma Hayati Nurbuat
    15301244007
    S1- Pendidikan Matematika I 2015
    Dari artikel di atas saya dapat belajar bahwa toleransi dapat diartikan sebagai “menahan”, dalam artian menahan untuk meletakkan ego nya diurutan yang paling atas, seperti misalnya dalam kehidupan kita sebagai seorang manusia yang memang diciptakan secara beragam untuk saling mengenal. Maka dari itu, sebuah sikap intoleransi kurang sepantasnya jika terlalu diagung-agungkan. Sebenarnya sikap toleransi dan intoleransi bersifat relative dan yang mutlak hanyalah milik Tuhan YME.

    ReplyDelete
  102. Puspitarani
    15301244008
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Terima kasih Bapak telah membagikan artikel yang menambah pengetahuan saya tentang pentingnya toleransi. Dari yang saya ketahuitToleransi adalah suatu sikap saling menghormati dan menghargai antarkelompok atau antar individu dalam masyarakat atau dalam lingkup lainnya. Sikap toleransi menghindarkan terjadinya diskriminasi sekalipun banyak terdapat kelompok atau golongan yang berbeda dalam suatu kelompok masyarakat. Kebalikan dari toleran dinamakan in toleransi. Dalam hidup bernegara di Indonesia yang yang terdiri dari berbagai suku bangsa sikap intoleransi adalah sifat yang harus dihindari, karena sifat intoleransi dapt menyebabkan perpecahan. oleh sebab itu sikap in-toleransi bukanlah sesuatu yang harus kita tiru, melainkan harus dan wajib kita hindari karena berdampak buruk bagi kehidupan kita karena akan menimbulkan perpecahan, perpecahan persaudaraan, persahabatan, ras, suku, agama, bahkan suatu negara sekalipun. apalagi Indonesia dengan berjuta ras, suku dan agamanya. akan sangat sensitif sekali ketika kita membahas agama, misalnya di dalam kelas, saat memulai pelajaran guru selalu membuka denga berdoa menurut agama masing-masing. nah ini merupakan suatu contoh kecil bertoleransi.apabila kita ingin dihargai maka cobalah terlebih dahulu untuk menghargai orang lain.

    ReplyDelete
  103. Almaida Alvi Zahrotunnisa
    Pendidikan Matematika A 2015/S1
    15301241046
    Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Di Indonesia saat ini banyak berkembang intoleransi dan radikalisme, hal tersebut ditunjukkan dengan berbagai kekerasan atas nama agama, penyebaran prasangka, kebencian, stereotyping terhadap kelompok lain terlebih kelompok minoritas terus bertambah. Karenanya, masyarakat intoleran maupun radikal disekitar kita harus kita bantu sadarkan untuk menerima perbedaan suku, agama,dan ras, agar tercipta kenyamanan dan keamanan di lingkungan kita.

    ReplyDelete
  104. Febriana Putri Hutami
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241007
    Intoleransi dan toleransi dapat diibaratkan seperti kutub selatan dan kutup utara. Yang mana keduanya saling bertolak belakang. Toleransi sebagai suatu perilaku yang menghormati dan menghargai sesuatu. Sedangkan intoleransi adalah kebalikannya. Di dunia ini telah Allah ciptakan segala sesuatunya bermacam-macam/plural. Oleh karena itu, sifat toleransi ini perlu ada dalam diri seseorang. Walaupun toleransi yang ada bersifat relative, setidaknya manusia sudah berusaha semaksimal mungkin dalam bersikap toleransi antara satu dengan yang lain. Karna dengan adanya toleransi, berarti manusia sudah menjalankan sunatulloh-Nya. Berbeda dengan intoleransi, karena intoleransi hanya akan menimbulkan perpecahan antara suatu kelompok.

    ReplyDelete
  105. Siti Nur Fatimah
    15301241045
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Toleransi adalah sikap menghormati dan menghargai individu atau sekelompok orang. Lawan dari toleransi adalah intoleransi yang dapat diartikan sikap yang tidak menghormati dan menghargai individu ataupun sekelompok orang. Allah menciptakan begitu banyak keberagaman itu agar kita bisa saling menghormati dan menghargai satu sama lain. Pada dasarnya toleransi itu bersifat relatif, karena yang hakiki hanyalah milik Allah SWT. Tetapi bukan berarti kita berlaku seenaknya saja terhadap orang lain.

    ReplyDelete
  106. Woro Alma Manfaati
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241002

    Toleransi merupakan suatu sikap saling menghormati dan menghargai antar kelompok atau antar individu di dalam kelompok masyarakat. Sikap toleransi ini dapat menciptakan suasana damaiam dalam masyarakat. Lawan dati toleransi adalah intoleran yang artinya yaitu ketidakmampuan dan ketidaksiapan dalam menerima perbedaan padangan, kepercayaan dan perilaku orang lain. Intoleran dapat menjadi suatu persoalan jika selalu berpandangan kaku terhadap keyakinan-keyakinan, berpotensi melakuan kebencian, dan dapat menyebabkan tindakan kekerasan dan memaksa kehendak orang lain.

    ReplyDelete
  107. Kristanti
    15301241041
    Pendidikan Matematika A 2015

    Saya sependapat dengan perkataan Semar bahwa jika kita mampu bersifat toleran maka kita sudah mengamalkan sunatulloh Nya. Allah meminta kita untuk saling bersikap toleran. memang akan banyak perbedaan dalam kehidupan ini, dimasyarakat, di sekolah, di tempat kerja, dan dimanapun kita berada, baik perbedaan dalam hal agama maupun budaya. namun, jika kita saling bersikap toleran maka akan tercipta kedamaian di lingkungan sekitar kita.

    ReplyDelete
  108. Julialita Muhariani
    15301241004
    Pendidikan Matematika A 2015

    Intoleransi adalah lawan dari toleransi. Toleransi menurut ilmu manusia adalah sikap saling menghormati dan menghargai adanya suatu perbedaan atas keberagaman. Sedangkan intoleransi berarti sebaliknya. Namun, intoleransi atau toleransi yang hakiki hanyalah milik Allah, sedangkan milik manusia adalah intoleransi atau toleransi yang relatif. Ranah pemikiran manusia hanya sebagian kecil saja, sangat jauh dari ranah Allah. Di dunia ini banyak sekali hal-hal yang saling bertentangan satu sama lain, oleh karena itu, kita sebagai umat manusia hendaknya memiliki sikap toleran antara yang satu dengan yang lain. Akan tetapi, untuk urusan dengan Allah terkait menjalankan perintah-Nya maupun menjauhi larangan-Nya tidak ada kata toleransi dari Allah kepada hamba-Nya. Hal tersebut memang harus dijalankan oleh semua hamba Allah.

    ReplyDelete
  109. Nur'aini Habibah Sa'diyyah
    15301241044
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Toleransi dan intoleransi hakikatnya merupakan Kuasa atau Kehendak Allah SWT. Intoleransi merupakan kebalikan dari toleransi. Toleransi merupakan sikap, pikiran, perasaan atau perbuatan, bertanggung jawab, keterbukaan dan pengakuan akan keberagaman. Sehingga pada hakikatnya, toleransi merupakan kodrat Allah untuk menciptakan keberagaman didunia. Adanya toleransi dan intoleransi agar manusia mengamalkan sunatulloh ALLAH SWT untuk menjalankan segala perintah-NYA dan menjauhi larangan-NYA. Toleransi dan intoleransi pada diri manusia bergantung pada diri masing-masing manusia itu sendiri.

    ReplyDelete
  110. Rina Musannadah
    15301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Intoleransi merupakan lawan dari kata toleransi. Toleransi diartikan sebagai sikap menghormati dan menghargai antar kelompok atau antar individu.
    Saya setuju dengan pendapat semar bahwa intoleransi yang tidak peduli, ingin menang sendiri, dan tidak toleran itu bersifat intuitif. Intoleransi bersifat relatif. Dipahami berbeda oleh setiap orang. Karena kadang ada orang yang sudah merasa dirinya bertoleransi, namun masih dipandang orang lain sebagai orang yang tidak toleransi, atau intoleran.
    Toleransi sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat, terutama di Indonesia yang negaranya sangat kaya akan keberagaman. Paham intoleransi dan radikal sangat mudah merasuk ke dalam paham masyarakat di Indonesia. Oleh karena itu, pemahaman tentang toleransi harus benar-benar dipahamkan kepada masyarakat agar Indonesia dapat terlepas dari paham radikal serta intoleransi. Sebagaimana dikatakan Semar dalam tulisan di atas, toleransi itu urusan dunia, urusan untuk mengikuti hakekat perbedaan yang ada.

    ReplyDelete
  111. Bayu Widyanto
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301244010

    Intoleran menurut KBBI berarti tidak tenggang rasa; tidak toleran atau intoleran itu lawan dari toleran. Toleran menurut KBBI berarti bersikap menghargai, membiarkan, atau membolehkan pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan, atau kelakuan, dan sebagainya yang berbeda atau bertentangan dengan pendirian sendiri. Ada baiknya kita sebagai manusia saling bertoleransi agar hidup rukun, jangan intoleran yang dapat menyebabkan pertengkaran. Akan tetapi sebenar-benarnya toleran dan intoleran, hakikatnya hanya milik Allah SWT

    ReplyDelete
  112. Raudhah Nur Pratiwi1501244009)
    S1- Pend. Matematika A 2015

    Bismillah,
    Terimakasih artikelnya Prof. Setelah membaca saya menjadi lebih sadar akan pentingnya toleransi terhadap sesama. Seperti yang Semar contohkan, keadaan aman tenteram karena toleransi para batu, air, dan tanah. Maka jika para batu, air, dan tanah tidak bertoleransi lagi akan terjadi berbagai bencana. Intoleransi hal tersebut saja dapat menimbulkan bencana bagi kehidupan manusia. Lantas bagaimana jika manusia itu sendiri yang saling intoleran?Banyak sekali perselisihan yang terjadi karna sebab orang-orang yang saling intoleran. Maka, penting sekali untuk saling bertoleransi antar sesama agar kehidupan aman dan tenteram.

    ReplyDelete
  113. Endar Chrisdiyanto
    Pendidikan Matematika a 2015
    15301244011
    Toleransi adalah sikap saling menghormati antar sesama, lawannya dari toleransi yaitu intoleransi. Intoleransi terjadi jika antara yang satu dengan yang lainnya tidak terjadi kerjasama atau saling menghormati contohnya tanah longsor daan banjir. Bencana itu disebabkan karena tidak terjadinya toleransia satu dengan yang lainnya. apapun pahamnya jika itu dalam ranah diri manusia maka belum sampai kepada Kuasa Alloh SWT kecuali hanya berikhtiar menuju ke sana. Jadi toleransi hakiki itu kodrat sunat Alloh SWT yang menciptakan keanekaragaman dunia. Jadi setiap manusia harus mensyukuri apa yang Allah berikan pada diri manusia dan menjalankan segala perintah-Nya menjauhi larangannya maka akan terjadi tooleransi. Jika kita mampu bersifat toleran maka kita sudah mengamalkan sunatulloh Nya.

    ReplyDelete
  114. Farisa Yunilasari
    15301241025
    S1-Pendidikan Matematika A 2015

    Intoleransi adalah kebalikan dari toleransi . Toleransi adalah sikap menghargai atau menghormati orang lain , Sedangkan intoleransi adalah sikap yang lebih memaksa terhadap sesuatu yang tentunya merugikan orang lain. Akan tetapi, tidak ada toleransi bagi seseorang untuk menjalankan Perintah dan meninggalkan Larangan Nya. Hal ini berarti intoleransi dan toleransi hanya milik Alloh SWT semata. Sedangkan manusia itu adanya toleransi atau intoleransi relatif.

    ReplyDelete
  115. Lisfiyati Mukarromah
    15301241042
    Pendidikan Matematika A 2015
    Program S1
    Terimakasih prof sudah berbagi ilmu tentang toleransi dan intoleransi.
    Indonesia adalah negara yang sangat beragam. Indonesia terdiri dari banyak suku, agara, ras, bahasa. Keragaman tersebut bisa menjadi kelebihan dan kelemahan Indonesia. Jika rakyat hidup dengan rasa toleransi, Indonesia bisa menjadi negeri yang sangat damai dan kaya akan budaya. Jika rakyatnya sudah memiliki sifat intoleransi, maka Indonesia akan dengan sangat mudah menjadi terpecah belah. Oleh karena itu perlu ditanamkan nilai-nilai toleransi sejak dini.
    Intoleransi tidak hanya bisa merusak persatuan negara. Seperti yangsudah disampaikan prof di atas, alam pun bisa mengeluarkan intoleransinya melalui bencana alam seperti banjir, tanah longsir, dan gunung meletus. Intoleransi alam tersebut ada yang disebabkan oleh manusia, tetapi ada juga yang sudah menjadi kodrat dari alam itu sendiri. Contoh intoleransi alam yang disebabkan oleh manusia adalah banjir dan tanah longsor. Oleh karena itu manusia juga harus mempunyai sikap toleransi pada alam.

    ReplyDelete
  116. Siti Efiana
    15301241029
    S1- Pend.Mat I 2015

    Terima kasih artikelnya, Prof. Intoleransi adalah kebalikan dari toleransi, yaitu sikap mau menang sendiri, tidak menghargai orang lain. Di Indonesia yang multikultural dan terdiri dari masyarakat yang heterogen ini, toleransi sangat diperlukan. Namun, sayangnya saat ini malah santer masalah-masalah yang timbul karena SARA, teurtama masalah agama. Aksi-aksi damai yang dilakukan seringkali malah disangkut pautkan dengan politik sehingga membuat keadaan panas. Marilah kita membuka pikiran dan hati sejenak, tak ingatkah kita bahwa kita ini satu, Indonesia. Jangan mudah terpancing akan isu-isu yang belum tentu benar. Meskipun arti toleransi itu sesuai dengan intuisi masing-masing orang, namun saya kira garis besarnya masih sama. Jadi, mari kita tingkatkan toleransi satu sama lain, karena kita ini sama-sama bagian dari Indonesia dan sama-sama ingin Indonesia maju.

    ReplyDelete
  117. Eka Susanti
    NIM. 15301241006
    Pendidikan Matematika I 2015-S1

    Terimakasih artikelnya Prof. Sangat menarik sekali membahas mengenai intoleransi mengingat bahwa kita hidup di negara yang menjunjung tinggi toleransi.
    Toleransi tak hanya bersoal mengenai SARA namu juga toleransi kepada alam karena sejatinya kita hidup saling berdampingan, pun dengan makhluk gaib. Sudah seyogyanya kita menanamkan sikap toleransi pada anak didik kita agar mereka betul-betul paham dan benar dalam bersikap. Mengenai konflik-konflik yang terjadi akibat intoleransi saya rasa bersumber dari diri sendiri. Siapa saja yang dapat menahan dirinya dari keburukan maka ia yang akan menang, bukan hanya asal ikut-ikutan akibat hasutan orang. Mari berpikir, berucap, dan bertindak dengan bijak.

    ReplyDelete
  118. Isykarima Nur S
    15301241032
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Toleransi adalah sikap saling menghormati, menghargai seseorang, sekelompok orang, atau segolongan komunitas yang berbeda-beda. Sedangkan Intoleransi adalah kebalikan dari toleransi itu sendiri. Di dunia ini Allah telah menciptkan segala hal nya secara heterogen itulah mengapa toleransi adalah sikap yang sangat penting dimiliki manusia demi menjaga keseimbangan alam dan dunia.

    ReplyDelete
  119. Hartanti Siamah
    15301241017
    Pendidikan Matematika A 2015

    Toleransi adalah sikap saling menghargai, menghormati antar satu dengan yang lainnya, kebalikan dari toleransi adalah intoleransi. Toleransi merupakan salah satu sikap yang harus dimiliki manusia untuk menjaga keseimbangan alam dan dunia. Sebaliknya Intoleransi dapat menimbulkan hal-hal yang tidak baik, misalnya kebencian, yang mana harus dijauhi.

    ReplyDelete
  120. Tico Miladina
    14301244014
    Pendidikan Matematika A

    Bermacam-macam suku, agama, ras, serta pola pikir manusia di dunia ini. Dengan berbagai perbedaan tersebut, setiap manusia perlu menumbuhkan rasa toleransi terhadap sesama manusia agar terhindar dari perselisihan. Sikap intoleransi tidak hanya merugikan orang lain, namun juga merugikan diri sendiri. Namun, kembali pada apa yang telah kita simak pada artikel ini, "sebenar benar toleransi atau intoleransi hakiki adalah hanya milik Alloh SWT semata."

    ReplyDelete
  121. Amayda Ade Pramesti
    15301244012
    S1 Pend.Mat A 2015

    toleransi maupun intoleransi hakikinya hanya milik Allah dan yang dimiliki manusia adalah toleransi dan intoleransi relatif. toleransi harus dimiliki oleh manusia agar mereka dapat membuat keseimbangan dengan alam maupun hal lainnya dan menghindari sifat intoleran yang menjadikan manusia tersebut tidak peduli terhadap sekitarnya

    ReplyDelete
  122. Sinta Mutiara Dewi
    15301241018
    S1-Pendidikan Matematika A 2015

    Toleransi merupakan sikap saling menghargai dan saling menghormati antar sesama makhluk ciptaan Allah. Lawan dari toleransi adalah intoleransi. Sebenarnya baik toleransi maupun intoleransi hakikinya hanya milik Allah SWT semata. Sedangkan manusia hanyalah mampu melakukan toleransi dan intoleransi relatif. Sesungguhnya Allah SWT menciptakan keberanekaragaman di dunia ini hanya agar kita bisa saling toleransi antar sesama makhluk ciptaan-Nya. Agar tercipta kesejahteraan dan kedamaian.

    ReplyDelete
  123. Alfiani Indah P. S.
    15301241027
    S1-Pendidikan Matematika I 2015

    Toleransi dapat diartikan sebagai sikap saling menghormati atau menghargai satu sama lain. Dalam bersosial, kita harus menjunjung tinggi toleransi agar kehidupan dapat berjalan dengan teratur, eimbang, dan damai. Jika kita bersikap intoleran terhadap sesama, pasti akan timbul perpecahan dimana-mana yang menyebabkan kehidupan menjadi tidak stabil dan pecah.

    ReplyDelete
  124. Zudhy Nur Alfian
    15310241035
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Intoleransi adalah kebalikan dari toleransi. Sebenarnya yang dimaksud toleransi adalah ketika dua atau lebih saling menghargai adanya perbedaan yang ada. Masa kini, banyak permasalahan yang timbul karena kurangnya sikap intoleransi. Bagaimana oknum oknum membuat isu yang terkait dengan intoleransi. Yang paling kental adalah intoleransi mengenai umat beragama. Antar umat beragama saling di adu domba dengan permasalahan intoleransi. Semua tergantung dari individu nya. Bagaimana harus bersikap. Maka, manusia harus memiliki sifat toleransi tinggi dan menjauhi intoleransi.

    ReplyDelete
  125. Gandes Sih Mustika
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241015

    Dari artikel ini, saya memahami bahwa toleransi itu begitu penting. Toleransi akan membuat hidup semakin selaras, aman, dan tenteram. Sedangkan intoleransi merupakan kebalikan dari toleransi. Intoleransi itu harus dihindari karena dapat menimbulkan bencana dan perpecahan dari berbagai aspek kehidupan.

    ReplyDelete
  126. Norma Galih Sumadi
    15301241038
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Menurut pemahaman saya, toleransi menggambarkan sikap yang saling menghargai dan menghormati adanya perbedaan. Adanya toleransi inilah yang membawa kedamaian dan keteraturan dalam kehidupan. Sebaiknya ketika toleransi tidak dijunjung tinggi (intoleransi), maka akan timbul kekacauan dan ketidakseimbangan pada sistem yang ada, misalnya timbulnya bencana maupun perpecahan. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk senantiasa berusaha menjunjung tinggi toleransi akan perbedaan yang ada.

    ReplyDelete
  127. Intan Heryani Putri
    15301241011
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Toleransi menurut saya adalah ketika kita dapat menerima, dapat menghargai dan menghormati perbedaan. Menerima pendapat orang lain terkait apa itu pengertian toleransi, juga sebuah toleransi. Toleransi dibutuhkan untuk menjaga hubungan komunikasi yang baik antar sesama manusia. Sedangkan intoleransi sebagai kebalikan dari kata toleransi, sebenarnya tidak selamanya merupakan pilihan yang buruk. Ada hal-hal yang menurut saya memang tidak bisa ditolerir misalnya terkait kesalahan yang besar, misalnya dalam hal beragama, Allah tidak akan mentolerir hamba-Nya yang berbuat syirik. Bukan hubungan antar manusia lagi, tetapi manusia dengan Tuhannya.

    ReplyDelete
  128. Seftika Anggraini
    18709251016
    PPs PMA 2018

    Toleransi merupakan hak dan kewajiban. Setiap manusia memiliki hak untuk mendapatkan atau diperlakukan toleran oleh orang lain. Namun, setiap orang juga memiliki kewajiban untuk berlaku toleran terhadap orang lain. Bahkan tidak hanya kepada orang lain, setiap manusia juga harus bertoleran kepada makhluk lain dan benda yang lain. Dengan sikap toleransi lah alam ini akan hidup.
    Terima kasih

    ReplyDelete
  129. Atin Argianti
    18709251001
    PPs PM A 2018

    Dari percakapan tersebut, ada beberapa pendapat tentang intoleransi yang merupakan intuitif dan hipotetikal. Toleransi dan intoleransi merupakan dua kata yang berantonim. Kedua kata tersebut berhubungan erat dengan manusia dengan manusia, manusia dengan alam, dan Tuhan dengan makhluknya. Sehingga toleransi dan intoleransi bersifat hakiki yang hanya dimiliki Alloh SWT semata.

    ReplyDelete
  130. Agnes Teresa Panjaitan
    S2 pendidikan matematika A 2018
    18709251013

    Intoleransi adalah fenomena yang sempat hangat dibicarakan di Indonesia. Tetapi pada hakikatnya, Indonesia adalah bangsa yang bhineka tunggal ika, bermacam-macam, beragam tapi tetap satu jua. Oleh karena itu, penting untuk melestarikan toleransi. Seperti yang coba dipaparkan dalam tulisan ini, beragam pendapat tentang definisi toleransi dan semua bersifat intuitif dan hipothetical. Namun, terdapat definisi toleransi yang mejadi sorotan saya dalam tulisan ini, yaitu pendapat semar yang menyatakan toleransi adalah hidup dan intoleransi adalah kebalikannya. Maka bila seseorang tidak cukup menyadari arti toleransi untuk memaknai arti hidup juga sulit untuk dilakukan.

    ReplyDelete
  131. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  132. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  133. Dini Arrum Putri
    18709251003
    S2 P MATH A (2018)

    Toleransi adalah suatu sikap yang seharusnya sudah tertanam dalam setiap diri manusia, setiap manusia pasti memiliki sikap toleransi antar sesama karena bagaimanapun juga sikap toleransi sangat dianjurkan dalam agama. orang yang beragama dan yang beriman harusnya sudah menanamkan sifat seperti itu dari kecil, namun di era sekarang ini rasanya jarang sekali menemukan umat manusia yang memiliki sikap toleransi. contohnya saja sudah banyak sekali kejahatan dimana-mana, kejahatan yang terjadi pun bukan halnya seperti kekerasan, pembunuhan atau semacamnya tetapi kejahatan-kejahatan kecil seperti merendahkan orang lain sudah semakin marak, kasus bullying yang tidak pernah ada habisnya, rasa saling menghormati antar umat beragam dengan dibuktikannya banyak sekali aksi terorisme yang terjadi sekarang ini. Semua tergantung dari individu manusia itu sendiri untuk menyikapi masalah-masalah yang terjadi dan janganlah menjadi seorang individu yang mudah terprovokasi

    ReplyDelete
  134. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  135. Fany Isti Bigo
    18709251020
    PPs UNY PM A 2018

    Saya tertarik dengan penjelasan toleransi batu. Batu-batu tersebut yang notabenenya adalah benda mati mampu untuk mempertahankan keadaan atau kodratnya sesuai dengan ijin Tuhan agar hidup manusia terlindungi. Seharusnyalah pula manusia yang adalah makluk ciptaan yang paling sempurna mampu mengupayakan suatu keadaan yang didasarkan pada niat yang tulus menjalankan sprititualisnya untuk menjaga kehidupan manusia lain. jika niatnya tidak tulus maka pemahaman toleransi dalam pikirannya itu hanya menjadi batu sandungan bagi toleransi yang telah dijaga oleh pikiran-pikiran tulus lainnya.

    ReplyDelete
  136. Elsa Apriska
    18709251005
    S2 PM A 2018

    Toleransi merupakan sikap yang harus dimiliki oleh setiap manusia sebagai makhluk sosial, karena pada hakikatnya manusia membutuhkan orang lain dalam hidupnya. Utamanya kita yang hidup di Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku, ras dan agama tentu toleransi menjadi sangat penting untuk tetap bisa menjaga kerukunan dalam bermasyarakat. Seperti yang dijelaskan pada tulisan diatas bahwa ternyata toleransi itu tidak hanya antara manusia dengan manusia namun kita harus juga bisa bertoleransi dengan alam. Namun pada kenyataannya sekarang sikap intoleran yang lebih banyak dimiliki oleh manusia. Bersikap egois dan selalu merasa benar. Semoga kita tidak termasuk golongan tersebut.

    ReplyDelete
  137. Aizza Zakkiyatul Fathin
    18709251014
    PPS Pend. Matematika A

    Assalamu’alaikum wr wb
    Toleransi dan intoleransi merupakan dua kata yang saling berlawanan. Toleransi merupakan sikap menghargai, memahami, menghormati, dan mengerti suatu keadaan baik kepercayaan, sifat, maupun fisik sekalipun kepada seseorang ataupun sekelompok orang. Sedangkan intoleransi adalah sikap tidak toleransi terhadap suatu keadaan terhadap seseorang ataupun sekelompok orang. Setelah saya membaca postingan Pak Prof Marsigit saya baru mengerti ternyata sikap toleransi dan intoleransi tidak hanya dimiliki oleh manusia saja tapi semua yang ada di dunia ini baik benda hidup ataupun benda mati. Namun, dua sikap tersebut pastilah dibawah kontrol Alloh SWT karena toleransi dan intoleransi yang hakiki hanya milik-Nya. Kita sebagai manusia yang punya pikiran dan perasaan hanya bisa berusaha untuk selalu mencoba bersikap toleransi dan menghindarkan sikap intoleransi.
    Wassalamu’alaikum wr wb

    ReplyDelete
  138. Bayuk Nusantara KR.J.T
    18701261006
    S3 Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (PEP)

    Toleransi dan intoleransi menjadi hal yang cukup sensitif untuk diperbincangkan akhir akhir ini. Saya setuju dengan kalimat akhir pada artikel ini bahwa setiap urusan intoleransi dan toleransi di dunia adalah hal yang relatif. Menurut pendapat saya, setiap orang bisa saja mengatakan bahwa hal tersebut bersifat toleran sesuai dengan paham yang ia miliki. Hal ini mungkin saja menjadi penyebab terjadinya gesekan di masyarakat yaitu perbedaan pandangan. Akan tetapi, kita mempunyai peraturan yang sudah dibuat sehingga tolernasi dan intoleransi akan lebih mudah untuk didefinisikan sehingga meminimalisir terjadinya gesekan.

    ReplyDelete
  139. Falenthino Sampouw
    18709251006
    S2 Pendidikan Matematika

    Selamat siang, Prof.
    Batu tak intoleran terhadap manusia, saat manusia terlalu ego dalam menguasai batu. Jangan-jangan, ada manusia yang intoleran justru karena manusia lain terlalu ego dalam mengusai suatu hal.
    Tetapi toleransi dan intoleransi dalam rana manusia, hanyalah sebuah perdebatan semata. Bahkan, orang yang mengatakan ia paling toleran dibandingkan dengan orang lain, justru tidak toleran terhadap orang yang dibandingkannya. Alasannya, dengan menyebut orang lain intoleran, orang tersebut justru tak menghargai kebebasan orang lain untuk "berpijak".
    Terima kasih untuk tulisannya yang sarat akan makna dan pembelajaran dalam berpikir. Semoga bisa membawa kebaikan bagi banyak orang. Amin.
    Salam Cendekiawan, Prof.

    ReplyDelete
  140. Surya Shofiyana Sukarman
    18709251017
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Sungguh pembahasan yang menarik prof, poin yang saya dapat bahwa toleransi manusia bersifat relatif, sebab apa yang dipikirkan setiap manusia berbeda sehingga jika seseorang telah merasa bertoleransi tapi mungkin saja orang lain menganggapnya intoleransi, hal ini patut disyukuri karena Allah menciptakan perbedaan sebagai pembelajaran bagi kita untuk berpikir dan kemudian mengamalkan apa yang telah menjadi sunnatullah-Nya, karena sejak alam ini diciptakan, Allah SWT telah menetapkan hukum-hukumnya. Tetapi yang harus kita ingat bahwa toleransi dan intoleransi yang hakiki milik Allah SWT maka tentunya alam ini akan bertindak sesuai dengan hukum yang ditetapkan-Nya.

    ReplyDelete
  141. Endah Kusrini
    18709251015
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Manusia sebagai makhluk sosial memang harus selalu mengembangkan sikap toleran terhadap orang lain. Lebih-lebih, Tuhan menciptakan manusia dengan segala perbedaannya dengan individu lain. Oleh karena itu sudah selayaknya setiap manusia bersikap toleran terhadap orang lain. Seperti yang dijelaskan oleh Prof. Margigit dalam postingan di atas, bahwasanya jika alam tidak berlaku toleran, maka akan terjadi kekacauan dan bencana alam. Begitu pula dalam kehidupan manusia.

    ReplyDelete
  142. Yoga Prasetya
    18709251011
    S2 Pendidikan Matematika 2018 A
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Intoleransi merupakan lawan dari sifat toleransi. Intoleransi dan toleransi merupakan sifat yang saling bertolak belakang. Toleransi memiliki lambang positif dan intoleransi memiliki lambang yang negatif. Intoleransi juga sedang terjadi pada dunia ini, dimana gempa, tsunami, perang, politik, kerusuhan agama, ekonomi, kemiskinan, dan masih banyak intoleransi yang membuat hati menangis. Intoleransi alam ini terjadi seyogyanya tidak terlepas dari percikan teguran untuk manusia dari sang Maha Pemilik Alam Semesta Allah SWT.

    ReplyDelete
  143. Yuntaman Nahari
    18709251021
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Toleransi dan intoleransi memiliki definisi tak hingga, namun apapun definisinya, semua bersifat intuitif dan hypothetical. Toleransi adalah kontradiksi intoleransi. Toleransi sering dikaitkan dengan perdamaian, sedangkan intoleransi adalah urusan dunia yang menimbulkan perbedaan, perdebatan,dan permusuhan. Toleransi tertinggi adalah mengenal Allah. Menjalankan semua perintahNya dan menjauhi laranganNya adalah kewajiban yang tidak bisa diganggu gugat. Kita boleh toleransi dalam hal apapun kecuali keyakinan spiritual. Karena toleransi dan intoleransi yang hakiki hanyala milik Allah, dan manusia hanyalah memiliki toleransi dan intoleransi yang relatif.

    ReplyDelete
  144. Diana Prastiwi
    18709251004
    PPs Pendidikan Matematika A 2018

    Setiap manusia yang hidup di zaman ini memiliki kesempatan sama dalam hal apapun sesuai dengan kapasitasnya. Rasa toleransi tentunya diperlukan untuk mecegah terjadinya perpecahan. Tidak hanya toleransi antar manusia, tetapi juga toleransi terhadap benda hidup maupun benda mati. Toleransi tersebut bertujuan agar terjadinya keseimbangan, keamanan, kedamaian dan kenyamanan.

    ReplyDelete
  145. Dita Aldila Krisma
    18709251012
    PPs Pendidikan Matematika A 2018

    Setelah membaca postingan tersebut, saya memperoleh tambahan penjelasan terkait toleransi dan intoleransi. Saya lebih berbesar hati untuk menjalani aktivitas sehari-hari bahwa hidup ini tidak hanya berwarna hitam dan putih namun berwarna-warni. Dimana saat ini saya berada di lingkungan yang multikultural. Saya selalu berjumpa dengan orang yang berbeda latar belakang pendidikan, sosial, ekonomi, dan budaya; agama; etnis; usia; kondisi emosional; dan lainnya. Di lingkungan seperti itu saya banyak belajar terutama tentang toleransi dalam kehidupan. Tanpa berat hati, kami yang berbeda saling menghargai dan menghormati serta menurunkan ego.

    ReplyDelete
  146. Erma Zelfiana Surni
    18709251009
    S2. P.Matematika A 2018

    Assalamualaikum Wr. Wb
    Dari tulisan ini saya belajar beberapa hal yang pertama bahwa untuk mendefinisikan toleransi itu sangat luas cakupannya. Toleransi itu sendiri identik dengan keragaman dan perbedaan. Bahkan ketika mendefinisikan toleransi itu sendiri sebenarnya sudah identik dengan toleransi karena akan ada beragam pendapat dari buah pikiran manusia yang berbeda-beda (relatif). Ketika mampu menerima bahwa setiap orang punya pandangan dan pendapat yang berbeda-beda maka jadilah ia toleransi begitupun sebaliknya ketika tidak mampu menerima keragaman dan perbedaan itu maka jadilah ia intoleransi.
    Yang kedua toleransi dan intoleransi ada 2 yaitu toleransi/intoleransi hakiki oleh Allah SWT merupakan sesuatu hal yang mutlak dan toleransi/intoleransi relatif yang asalnya dari manusia.
    Yang ketiga adalah intoleransi bisa memicu keguncangan dan kekacauan. Jangankan intoleransi dari benda hidup, intoleransi dari benda-benda matipun akan demikian.

    ReplyDelete
  147. Jefri Mailool
    18701261002
    S3 PEP

    Jika ukuran toleransi dan intoleransi adalah ditentukan oleh Tuhan (Tuhan adalah ukuran kebenaran dan hal itu memang benar adanya) maka manusia sebenarnya tidak berhak menyatakan 'benar'untuk sesuatu yang dipikirnya sebagai toleransi dan sebaliknya tidak berhak menyatakan 'salah' untuk sesuatu yang dipikirnya intoleransi. Lantas kemudian,bagaimanakah seharusnya manusia mendudukkan dirinya pada pola pikir Tuhan sebagai kebenaran mutlak, supaya kebenaran untuk sesuatu yang disebut sebagai toleransi atau intoleransi itu ternyatakan??

    ReplyDelete
  148. Ibrohim Aji Kusuma
    18709251018
    S2 PMA 2018

    Masha Allah. Jawaban yang sangat brilian Prof. Disaat yg sama toleransi itu adalah kodrat Allah di sisi lain, intoleransi juga ketentuan Allah. Selama produk toleransi/intoleransi masih dalam batas ide/gagasan maka masih bisa dibicarakan atau didiskusikan. Namun, apabila sudah berubah dalam bentuk produk perkataan atau ucapan maka bisa menimbulkan sebab-akibat dsb karena saat itu yang menjadi acuan penilaian adalah nilai toleransi/anti toleransi manusia yang pada hakikatnya adalah relatif.

    ReplyDelete
  149. Sintha Sih Dewanti
    18701261013
    PPs S3 PEP UNY

    Terimakasih banyak Bapak Prof. Marsigit atas ilmunya. Ternyata makna toleransi sangat luas. Intinya toleransi adalah kemerdekaan (bebas tetapi bertanggung jawab). Terkadang makna toleransi menjadi sangat membingungkan. Banyak yang mengartikan, perwujudan toleransi dengan membenarkan segala hal. Dalam beragama makna toleransi lebih tepatnya adalah memberikan kemudahan bagi siapa saja untuk menjalankan apa yang ia mampu termasuk menjalankan apa yang diyakini sesuai dengan ajaran masing-masing tanpa ada tekanan dan tidak mengusik ketauhidan. Intoleransi dapat dimaknai ketidakpedulian yang sifatnya sedang mencari kebenaran.

    ReplyDelete
  150. Samsul Arifin
    18701261007
    S3 PEP 2018

    Tuhan Allah SWT menciptakan sesuatu di bumi dalam keanekaragaman dan perbedaan..toleransi dapat bermakna saling menghargai, saling memahami pada suatu hal untuk kebaikan bersama. Di dunia yang memang diciptakan dengan keanekaragaman sudah menjadi keharusan untuk terciptanya tolerensi bila desainnya untuk kebaikan..sebaliknya intoleransi juga menjadi keharusan bila akibatnya bisa membawa kerusakan..Untuk hubungan manusia dengan manusia toleransi sangat dibutuhkan..namun urusan manusia dengan Tuhannya tolransi mutlak tidak ada, karena pada dasarnya manusia harus menghamba, taat, tunduk pada kewajiban yang sudah digariskan Tuhan (otoriter "Tuhan")

    ReplyDelete
  151. Hendra B.
    18701261008
    PEP S3 2018

    Makna toleransi secara teoritik sangat baik jika diterapkan di kehidupan bernegara,
    tetapi secara penerapan di masyarakat di era ini pemaknaannya menjadi kabur.

    Apakah orang yang memaknai toleransi belum utuh, kemudian menerapkannya?
    ataukah teori intoleransi itu sendiri yang belum lengkap dijabarkan oleh para ahli?

    *Saran rujukan mempelajari toleransi
    Alquran
    Hadist
    buku buku tentang sirah nabawiyah

    ReplyDelete
  152. Anggoro Yugo Pamungkas
    18709251026
    S2 Pend.Matematika B 2018

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Saya senang dengan kalimat-kalimat akhir :) yang menyatakan bahwa sebenar-benar toleransi atau intoleransi hakiki adalah hanya milik Allah Subhanawata'ala semata. Sedangkan manusia itu adanya hanyalah toleransi atau intoleransi relatif.
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    ReplyDelete
  153. Aji Joko Budi Pramono
    PEP-S3 2018
    18701261003

    Dalam kehidupan ini ada sikap toleran dan intoleran, sikap ini memang di ciptakan ALLah SWT dan melakat pada diri manusia, tinggal manusia sendiri yang akan mengggunakan sikap tersebut, kalau kita bisa menempatkan pada tempatnya maka kita akan sekamat dunia akhirat, namun jika kita tdk bisa menempatkan antara toleran dan intoleran maka kehancuran pasti akan datang menghampiri kita

    ReplyDelete
  154. Aan Andriani
    18709251030
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Adanya toleransi akan membuat dunia ini menjadi damai. Jika toleransi sudah hilang, maka itu tanda-tanda kiamat akan segera datang. Kondisi yang jauh dari toleransi akan merusak bahkan menghancurkan dunia ini. Oleh karena itu, kita perlu menanamkan toleransi pada diri kita sendiri karena semua berawal dari diri sendiri. Jika bisa menanamkan toleransi, kita bisa membantu untuk menjaga perdamaian antar sesama manusia maupun dengan yang lainnya.
    Wassalamu'alaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  155. Eka Puspita Sari
    18709251035
    S2 PM B 2018

    Bicara toleransi, tiba-tiba teringat video yang saya lihat 2 hari lalu. Dalam video tersebut seorang turis di Jepang menyebut Jepang dengan 3 kata, “Mindfulness of other”. Nampaknya kita bisa belajar toleransi dari Jepang, dalam video tersebut terlihat bahwa kebiasaan masyarakat Jepang saat berada di escalator adalah mereka akan secara otomatis hanya membentuk satu barisan, yaitu berdiri di sisi kanan escalator. Bagian sisi kiri escalator sengaja mereka kosongkan agar saat ada orang lain yang sedang terburu-buru bisa berjalan di sisi tersebut tanpa terhambat oleh pengguna lain yang tidak ingin berjalan.

    Dari video tersebut menyadarkan kita (saya khususnya) bahwa toleransi sebenarnya berawal dari hal-hal kecil. Hal sekecil itu akan berdampak sangat besar jika setiap orang menyadari nya.

    ReplyDelete
  156. Rosi Anista
    18709251040
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr wb
    Toleransi berarti adanya sikap saling menghargai. Jika dikaitkan maka intoleransi berarti suatu sikap tidak menghargai atau menghormati dalam keberagaman. Dalam hubungannya dengan aliran filsafat, intoleransi dalam urusan dunia berarti hanyalah intoleransi yang bersifat relatif.Artinya sebenar-benarnya toleransi dan intoleransi hanyalah milik Allah SWT, dalam urusan dunia toleransi dan intoleransi sesama manusia hanyalah toleransi dan intoleransi relatif.

    ReplyDelete
  157. Herlingga Putuwita Nanmumpuni
    18709251033
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Toleransi dan intoleransi tidak hanya sebatas bagian antara manusia, tapi juga manusia, dengan tumbuhan, binatang, maupun alam semesta. Jika toleran diartikan sebagai peduli, kebhinekaan, menghargai perbedaan dan sebagainya, apakah lantas intoleransi harus diartikan sempit sebagi sebagai laan dari toleransi? Sebagai bentuk dari hal-hal yang dipandang utuh sebagi yang kurang bahkan tidak baik? Diartikan sebagai tidak toleran, tidak peduli, dan mau menang sendiri?

    Menurut saya memahami apa yang telah dipaparkan pada postingan tersebut, tidak ada definisi mutlak untuk toleransi maupun intoleransi. Bahkan ada kalanya melakukan intoleransi dalam suatu hal tertentu adalah suatu keharusan yang bernilai benar. Ini semua menunjukkan bahwa toleransi dan intoleransi memiliki batasan atau segmentasi pada ruang dan waktu yang harus diperhatikan.

    ReplyDelete
  158. Deden Hidayat
    18709251032
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamu’alaikum wr wb
    Semua yang ada dikehidupan ini pasti memiliki sisi positif dan negatif. Belum tentu hal yang sudah dirasa baik bagi kita, orang lain merasa demikian juga. Begitupun dengan toleransi dan intertoleransi, toleransi mengajarkan kepada kita untuk saling menghargai dan menghormati keberagaman diantara sesama. Intoleransi diartikan lawan dari toleransi, akan tetapi hal itu tidak bersifat mutlak bagi manusia, karena setiap orang memiliki pandangannya masing-masing untuk menilai sesuatu. Intoleransi yang bersifat mutlak hanyalah milik Allah SWT.

    ReplyDelete
  159. Nur Afni
    18709251027
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    zaman sekarang zaman dimana toleransi menjadi sebuah permasalahan yg bisa menimbulkan perpecahan. padahal toleransi hadir sebagai penyeimbang kehidupan. bahkan terkadang toleransi digunakan tidak pada semestinya. padahal Allah menciptakan toleransi agar manusia dan makhluk lainnya dapat melakukan aktivitas kehidupan dengan baik tanpa merugikan satu dengan lainnya. sebagai contoh Allah memberikan toleransi umur kepada makhluknya untuk melakukan serta mengisi umurnya dengan kebermanfaatan namun hal ini sering dilupakan. manusia terkadang tidak menyadari betapa pentingnya toleransi ini. tiba saatnya toleransi berganti intoleransi barulah menyadari. namun jika Allah sudah berkehendak tidak ada toleransi apapun selain tunduk dan menerima keputusan terbaikNya. mari memanfaatkan toleransi yang dberikan dengan maksimal.

    ReplyDelete
  160. Nurul Huda
    18701264005
    S3 PEP 2018

    Setelah membaca tulisan bapak tentang Intoleransi ini, saya ingin berbagi pengalaman dalam bekerja dalam isu keragaman, terutama di Cirebon dengan basis pesantren. Ini tulisan lama dalam sub judul "Para Nyai dan Para Kiai Moderat: Pengalaman dan Pengamalan dari Cirebon" yang telah dimuat dalam buku "Membangun Kebersamaan dalam Keragaman: Petikan Pengalaman dari Cirebon (Fahmina: 2012). Karena keterbatasan ruang disini yang maksimal hanya 4.096 karakter, maka saya buat beberapa postingan (comment)

    Bagian I:

    Sembilan belas ilmuwan dari berbagai perguruan tinggi di Amerika mengunjungi Cirebon. Mereka ingin mengetahui kerja-kerja kemanusiaan yang dilakukan beberapa lembaga dan komunitas di Cirebon. Di mulai dari Fahmina, bertemu dengan para tokoh lintas agama dan komunitas marginal lainnya. Lalu silaturrahim dengan Nasruddin Aziz, Wakil Wali Kota Cirebon di Balai Kota Cirebon.
    Perjalanan berlanjut ke Paseban Tri Panca Tunggal Cigugur Kuningan, berdialog bersama Rama Djatikusuma. Rama Djati bercerita tentang pluralitas di Cigugur, terutama pluralitas agama dan kepercayaan yang dianut masyarakat. Bahkan tak sedikit dalam satu keluarga (rumah) yang memiliki kepercayaan dan agama yang berbeda-beda. Namun mereka tetap hidup dalam damai. Pesan perdamaian itu berulang-ulang disampaikan Rama Djati. Meski demikian, upaya-upaya untuk menggoyang kedamaian di Cigugur tetap ada, terutama oleh kelompok-kelompok yang sering melakukan kekerasan atas nama agama tertentu.

    ReplyDelete
  161. Nurul Huda
    18701264005
    S3 PEP 2018

    Bagian II:
    Menjelang ashar, rombongan meluncur kembali ke Cirebon, dengan tujuan Pondok Pesantren Kebon Jambu Al-Islamy Babakan Ciwaringin. Kediaman Nyai Masrifah Amva, pengasuh pesantren tersebut. Pondok Pesantren ini sepeninggal KH. Muhammad, diasuh langsung oleh Nyai Masrifah Amva. Sesampai di pesantren, rombongan diterima langsung oleh Nyai Masrifah Amva di ruang tamu yang memang sangat luas.
    Nyai Masrifah Amva menceritakan tentang keterbukaan pesantrennya terhadap dunia luar. Misalnya, Ken Zuraida istri WS. Rendra dari Bengkel Teater Rendra juga sedang membuat workshop al-Barzanji, bersama santri Kebon Jambu sekitar 6 bulan untuk dipentaskan di beberapa kota di Indonesia. Seni di Pesantren harus dinamis, terbuka, dan berdialog dengan kemajuan di luar. Ken Zuraida membantu untuk kemajuan seni dan budaya pesantren. Nyai Masrifah Amva juga memberi contoh nyata, dengan menerbitkan banyak buku sastra, puisi, cerpen, novel, otobiografi, dan tentu saja buku khas pesantren seperti kumpulan doa-doa. Nyai Masrifah Amva juga mengundang musisi papan atas Iwan Fals dan Ki Ageng Ganjur untuk mentas di Pesantrennya. Semuanya dilakukan untuk membuka cakrawala para santrinya bahwa dunia luar itu luas, dunia itu terbuka lebar, dan setiap santri harus tahu itu. Nyai Masrifah Amva juga menceritakan tamu-tamu yang datang bukan hanya dari umat Islam tetapi juga dari beragam agama. Di ruang tamu yang lumayan luas itu, sejenis pendopo, terpajang foto-foto para tamu dan juga cover buku, serta kliping berita media.
    Karena bertepatan dengan bulan puasa ramadhan, di kediaman Nyai Masrifah Amva dilakukan buka puasa bersama. Selepas Maghrib, ada suguhan pentas seni, ada tari saman dari Aceh, dan sajian khas Cirebon, Tari Topeng Kelana, yang dimainkan santri putri Pondok Pesantren Kebon Jambu. Ribuan santri bersuka cita dengan pentas ini. Rombongan tamu yang duduk berjajar pun luar biasa memberikan apresiasi.
    Tari Topeng dimainkan santri, merupakan kegiatan yang belum terbiasa dipentaskan dan dipelajari di pesantren. Namun Nyai Masrifah Amva mengajarkan kepada santri dan mementaskannya di hadapan tamu-tamu. Menurut Nyai Masrifah Amva, Tari Topeng memiliki filosofi yang sangat bagus tentang kehidupan. Karena itu, setiap santri penting untuk mempelajarinya. Ilmu bisa didapat dan dipelajari dari mana saja. Dari Tari Topeng kita memahami watak-watak manusia, dan bagaimana mestinya menjadi manusia yang baik. Jika pesantren abai terhadap seni, jangan salahkan bila para pekerja seni, seniman, dan budayawan juga akan abai terhadap pesantren. Pesantren harus merangkul dan mengayomi semua, tegas Nyai Masrifah Amva.

    ReplyDelete
  162. Nurul Huda
    18701264005
    S3 PEP 2018

    Bagian III:
    Selain ke kediaman Masriyah Amva, ada juga rombongan yang mengunjungi kediaman Nyai Afwah Mumtazah di Pondok Pesantren Aisyah Kempek Cirebon. Nyai Afwah Mumtazah yang menjabat sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah ISIF Cirebon ini, adalah contoh lain pengasuh pesantren yang memperjuangkan kesetaraan gender dan keragaman. Di Pondok Pesantren Aisyah, Nyai Afwah Mumtazah mengembangkan pendidikan kesehatan reproduksi, dan mengajarkan kitab yang memiliki visi keadilan dan kesederajatan.
    Nyai Afwah Mumtazah juga memberikan keluasan kepada santri-santrinya untuk berdialog langsung dengan tamu yang datang dan ingin berdiskusi bersama para santri. Di kediaman Nyai Afwah Mumtazah, juga sangat terbuka bagi siapa saja yang datang. Para tamu yang datang bukan hanya dari berbagai agama yang ada di Indonesia, tetapi juga dari manca negara seperti Singapura, Australia, Amerika, dan Inggris. Nyai Afwah Mumtazah adalah salah satu ulama perempuan yang memiliki pemikiran sangat progresif di Cirebon. Karena itu Nyai Afwah Mumtazah, sangat sering diminta menjadi pemateri atau fasilitator dalam berbagai forum tingkat nasional di berbagai kota di Indonesia, untuk isu pluralisme, demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan gender.
    “Santri semestinya belajar hal-hal yang ada di luar sana, Karena hidup tidak selamanya di pesantren. Kehidupan yang sesungguhnya adalah kehidupan nyata dimana santri akan bermasyarakat. Masalah di masyarakat itu komplek, karena itu setiap santri harus memiliki bekal yang cukup selain ilmu agama. Saya juga juga belajar dari ilmu-ilmu di luar pesantren, supaya tahu dan bisa membekali santri secara lebih baik,” alasan Nyai Afwah Mumtazah atas keterbukaan pesantrennya.
    Nyai Afwah Mumtazah sejak tahun 2012 juga didapuk sebagai ketua Rabithah Ma’ahid As-Salafiy Cirebon (Ikatan Pesantren Salafi Cirebon), yang telah menerbitkan kitab-kitab kuning untuk pesantren, seperti kitab Mambaus’sa’adah, yang telah dijadikan rujukan dan bahan mengaji di berbagai pesantren di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.

    ReplyDelete
  163. Nani Maryani
    18709251008
    S2 Pendidikan Matematika (A) 2018

    Assalamu'alaikum Wr. Wb
    Toleransi dan Intoleransi sendiri ternyata memiliki cakupan yang sangat luas dan tidak terbatas antar sesama manusia saja, akan tetapi juga melibatkan segala hal yang ada di sekitar kita. Jika toleransi diartikan sebagai perdamaian, saling menghargai, mencintai, kebersamaan, kasih sayang dll, apakah semua yang berlawanan dari kata-kata positif tersebut adalah Intoleransi? dan kita sebut apakah yang berada diantara toleransi dan intoleransi ? Kita tidak dapat memastikan secara pasti mana yang toleransi dan intoleransi dari sesuatu karena segala hal memiliki batasan ruang dan waktunya masing-masing. Yang pasti, baik toleransi maupun intoleransi, keduanya merupakan Qodarullah yang sudah Allah atur sebaik-baiknya bagi manusia dan kehidupan.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb

    ReplyDelete
  164. Muhammad Fendrik
    18706261001
    S3 Dikdas 2018Intoleransi merupakan lawan dari kata toleransi yang sangat sering kita dengarkan terhadap sesuatu isu yang terjadi pada masyarakat..tentu saja hal ini bergantung pada perspektif kita dalam menilai sesuatu baik yang berasal dari pengliahtan kita maupun dari pendengaran kita..Intolerasi berarti tidak toleran atau tidak mempunyai toleransi terhadap sesuatu. Orang seperti ini biasanya tidak terlalu merespon tentang isu-isu yang hangat dikalanagn masyarakat. Allah SWT menyuruh kita untuk selalu hidup bertoleransi di dalam kehidupan kita sehari-hari tanpa memandang status sosial seseorang.

    ReplyDelete
  165. Tiara Cendekiawaty
    18709251025
    S2 Pendidikan Matematika B

    Tidak ada yang mutlak bagi manusia untuk mendefinisikan toleransi dan intoleransi karena yang mutlak hanya milik Allah. Toleransi dan intoleransi mungkin tidak hanya sekedar menghargai dan tidak menghargai. Namun sebagai makhluk ciptaan Allah kita harus senantiasa mewujudkan toleransi dengan sebaik-baiknya.

    ReplyDelete
  166. Luthfannisa Afif Nabila
    18709251031
    S2 Pendidikan Matematika B 2018
    Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
    Intoleransi, satu kata penuh makna. Tergantung ruang dan waktunya. Bisa bermakna A dalam dimensi A, bisa bermakna B dalam dimensi B, bisa bermakna AB dalam dimensi AB. Sebenar-benar intoleransi hanya milik Allah SWT semata.
    Wassalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

    ReplyDelete
  167. Desi Nurwidawati
    18701261009
    S3 PEP 2018

    Toleransi selalu erat dengan keanekaragaman. Toleransi muncul karena adanya perbedaan. Dalam kehidupan sehari-hari kita akan menjumpai perbedaan, baik itu perbedaan pendapat, perbedaan persepsi, bahkan perbedaan keyakinan kepada Tuhan pun kita bisa memiliki pemahan yang berbeda. Toleransi dalam implikasinya di masyarakat adalah menghormati perbedaan kepada orang lain dengan memberikan hak-haknya dan dapat mempertanggungjawabkan sikap toleransi tersebut. Hidup di Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, budaya, dan agama, yang mendorong kita untuk senantiasa untuk bertoleransi, artinya menghormati perbedaan dari sudut pandang suku, budaya, maupun agama. Sikap toleransi diperlukan untuk hidup damai tanpa konflik. Bahkan dalam Islam dijelaskan bahwa perbedaan adalah sebuah Rahmat, artinya dengan adanya perbedaan kita akan dapat belajar untuk bersikap bijaksana, kreatif, inovatif,dan tentunya akan menorong hidup damai. damai itu karena toleransi.

    ReplyDelete
  168. Ningrum Perwitasari
    18706261002
    Dikdas S3 2018

    Akhir-akhir ini toleransi sering diartikan dipaksakan mengikuti suatu hal atau suatu pendapat, sementara intoleransi diartikan sebagai suatu pembangkangan terhadap suatu hal atau pendapat. Bahwa perbedaan itu menunjukkan toleran atau tidaknya sesuatu. Artikel ini memberikan gambaran cukup jelas apa itu toleransi dan intoleransi. Bahwa intoleransi hanyalah sebuah ideologi, politik, sosial, budaya, yang bersifat duniawi yang akan terus penuh perbedaan dan perdebatan. Namun jika mampu mengesampingkan ego, berdamai, iklas, berarti kita mengamalkan sunatullah-Nya, karena toleransi hakiki merupakan kodrat sunat Allah yang sudah menciptakan keanekaragaman di dunia ini. Meski begitu kembali lagi, toleransi dan intoleransi sebenar-benarnya hanya milik Allah. Tercerahkan Prof, terima kasih...

    ReplyDelete
  169. Ady Ferdian Noor
    Dikdas S3
    18706261004

    Toleransi versus intoleransi, kedua hal ini menjadi sesuatu yg berdasarkan hukum filsafat bahwa ada sebab ada akibat...kok bisa..? iya toleransi bisa menjadi sebab intoleransi dan sebaliknya intoleransi bisa menjadi sebab toleransi...kalau toleransi itu terlalu over tindakan maka akan ada masalah yang muncul begitu juga dengan intoleransi yang terlalu over. Toleransi yang berlebihan tanpa batas akan menjadi buruk begitu juga intoleransi yang berlebihan tanpa batas akan menjadi buruk...biarkan toleransi berjalan sebagaimana kodrat Tuhan dan begitu juga intoleransi.. hidup selalu ada dua hal seperti itu...

    ReplyDelete
  170. Rindang Maaris Aadzaar
    18709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2018

    Assalamualaikum W.W
    Intoleransi dalam kehidupan matematika layaknya matematika yang hanya dipelajari secara teoti saja dan tidak secara matematis. Oleh karena itu penyampaiannya juga kurang terpatri dalam benak dan pikiran. Penanaman konsep tidak bisa terlaksana dengan baik seperti tidak menoleransi adanya kebermanfaatan matematika dalam kehidupan
    Wassalamu'alaikum W.W

    ReplyDelete
  171. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    PPs Pendidikan Matematika B 2018

    Berbicara tentang toleransi, apalagi intoleransi memang tidak berujung. Karena toleransi maupun intoleransi akan menarik minat semua kalangan untuk duduk mendengarkan bahkan menjadi silent reader. Memanasnya topik bahasan toleransi dan intoleransi pada zaman sekarang akan menjadi hal yang semakin sensitif apabila sedikit saja ada yang mengungkit maupun bertindak aneh. Fokus ke topik "Intoleransi", benar adanya bahwa intoleransi lawannya toleransi, tetapi apakah berarti semua hal-hal di dalam "Toleransi" akan berlawanan dengan yang ada di dalam "Intoleransi". mungkin bisa seperti ini ilusrasinya, toleransi untuk menghirup udara bila dibalik menjadi intoleransi untuk menghirup udara. Intinya, intoleransi dan toleransi setidaknya harus berteman, bahkan akrab hingga menjadi soulmate. Bisa saja intoleransi mengurangi kekurangan toleransi begitu juga sebaliknya.
    terima kasih bapak, tema tulisan di atas membuat penasaran kalau tidak dibaca isinya.

    ReplyDelete
  172. Septia Ayu Pratiwi
    18709251028
    S2 pendidikan matematika B

    Assalamualaikum Wr., Wb.
    Sebelum membaca isinya saya menduga bahwa tulisan dengan judul intoleransi ini hanya akan membahas tentang hubungan toleransi dan intoleransi dalam bermasyarakat. Namun ternyata pembahasan secara keseluruhan dalam tulisan diatas lebih menarik lagi,karena membahas tentang toleransi dan intoleransi yang berhubungan dengan alam juga. Adanya kesinambungan antara apa yang disebut bencana dengan material di dalamnya. Dan juga dari persepektif lain, tulisan ini mengatakan bahwa toleransi adalah hak asasi, sehingga intoleransi adalah sebaliknya. Munculnya intolenransi disebabkan bahwa satu sama lain tidak mau memahami sehingga terjadilah perbedaan dan ketidakbersamaan.Dalam paragraf terakhir dijelaskan tentang intoleransi paham. Disini saya jadi memahami bahwa pemahaman yang baik adalah yang melibatkan Allah dan sunatullah. Jadi segala hal di kehidupan manusia adalah karena toleransi sang Pencipta kepada setiap makhluk ciptaan-Nya.

    ReplyDelete
  173. Totok Victor Didik Saputro
    18709251002
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Toleransi dan intoleransi tidak dipungkiri dapat muncul dalam kehidupan kita semua. Toleransi tidak hanya dirasakan oleh umat manusia saja melainkan semua unsur secara tidak langsung mengalami toleransi. Bentuk dari toleransi yang berbeda-beda membuat ciri khas tersendiri. Manusia sebagai makhluk hidup yang diberikan anugerah lebih dibandingkan makhluk hidup dan benda lainnya sudah seharusnya menjadi pemimpin yang menebarkan kebaikan dari toleransi. Toleransi bisa diibaratkan seperti virus. Virus tidak sepenuhnya negatif atau jahat. Virus juga memiliki sifat yang baik terkhusus dalam bidang kesehatan. Toleransi yang diumpamakan seperti virus diharapkan dapat menyebar secara menyeluruh ke semua aspek. Mempengaruhi kehidupan negatif lainnya dengan virus berjenis toleransi akan menghasilkan dampak yang positif. Hal ini dapat menghentikan pergerakan intoleransi yang ada. Semakin banyak pola kerja toleransi seperti virus ini maka kehidupan menjadi lebih baik.

    ReplyDelete
  174. Janu Arlinwibowo
    PEP 2018

    Toleransi itu unik, saat kita bilang kaum toleran pun bisa jadi kita itu terjebak dalam intoleran. Toleran sulit sekali diukur, toleran menurut saya hanya bisa dirasakan. Terimakasih

    ReplyDelete
  175. Darmanto Minggele
    PEP S3
    18701264006

    Intoleransi adalah sikap primitf
    Setuju dgn mas Semar Toleransi adalah kodrat Ilahiah.

    ReplyDelete
  176. Indah Prof..
    Semesta saja bertoleransi semua tawadhu ikhlas ada di posisinya masing masing - saling menghormati dan menghargai - Bencana akan datang jika semesta intoleran -
    Apalagi dengan umat manusia -

    Indah Prof penjabaran toleransi dan intoleransinya...
    Terimakasih :)
    Semangatt...

    ReplyDelete
  177. Dalam perspektif teori pengukuran, toleran dan intoleran adalah variabel laten yang tidak bisa diukur secara langsung. Perlu didefinisikan terlebih dahulu untuk menemukan indikator-indikator yang nantinya dapat digunakan untuk mengukur toleran dan intoleran seseorang atau kelompok. Namun pendapat dari manusia bersifat intuitif dan hipotesis saja. Ada banyak definisi terkait toleran dan intoleran, namun untuk keperluan pegukuran dan penilaian dapat dipilih definisi-definisi yang sesuai dengan tujuan ukur.

    ReplyDelete
  178. hanif cahyo adi kistoro
    18701264004
    S3 PEP 2018

    intoleran merupakan sesuai pengukuran berdasarkan perspektif diri sendiri. seringkali orang menjadi intoleran karena menganggap semuanya di ukur sesuai dengan kondisi dirinya. andai orang mau mengukur dengan perpektif berbeda. akan terjadi pemahaman 2 pihak dan semunya menjadi berjalan sesuai dengan alurnya.

    ReplyDelete
  179. Darmanto Minggele
    18701264006
    S3 PEP

    Toleransi kodrat ilahiah dan intoleransi skenario ilahiah.
    Yakinlah bahwa keduanya dibawah pengawasan ilahiah maka itu berperanlah...

    ReplyDelete