Sep 25, 2017

Beberapa Pemikiran Yang Mulia Sri Paduka Paku Alam X, dari Yogyakarta untuk Indonesia UNY, 30 Agustus 2017



Dirisensikan oleh Prof Dr. Marsigit, M.A.,  berdasarkan ingatan semata ketika mengikuti presentasinya.Mohon maaf sebelumnya jika ada yang kurang pas.

Menurut Yang Mulia Sri Paduka Paku Alam X:

Peran Yogyakarta untuk Indonesia, dapat diraih salah satunya dengan menumbuh kembangkan budaya unggul Yogyakarta untuk Indonesia.

Dalam konteks sejarah kita bisa meniru kepeloporan Bung Karno melawan penjajah dengan slogan sikap patriot: diplintheng mentheleng, ditombak lakak lakak, dibedhil mecicil.

Budaya dikembangkan bukan sebagai tujuan, tetapi sebagai alat. Dunia sudah pernah bermacam macam menggunakan politik sebagai panglima, ekonomi sebagai panglima dan juga budaya sebagai panglima.

Candi Borobudur, Angkorwat, Piramida dst adalah artefak menunjukkan bangsa bangsa pernah menjadikan sebagai panglima.

 Yang paling penting dari budaya adalah strategi budaya. Ciri budaya Jogja antara lain filosofi golong gilig artinya hubungan habluminanash habluminallah, dilambangkan dengan Tugu Jogja.

Orang Jogja bersifat dan diharapkan ekspresif, teguh, konsisten dan tanggung jawab. Unggul dalam seni dan budaya,
teguh konsisten bersifat progresif dan dinamis.

Strategi budaya berupa pengkayaan budaya, interaksi budaya, dan penjelmaan budaya modern, yang di dalamnya memuat disiplin integrasi budaya dengan sifat antara lain mempunyai semangat sawiji, greget ora mingkuh, merubah kebiasaan tengok belakang menjadi tengok ke depan.

Dengan semangat seperti Joko Lodang kita bisa mewujudkan bangsa yang unggul di Asia Tenggara pada th 2025.

Untuk mencapai Visi itu, kita harus menumbuh kembangkan kultur baru yaitu the culture of exellent, di segala bidang kehidupan. Dunia bisa dibangun diatas budaya meraih keakbaran. Kita harus mempunyai karakter dan ketekunan untuk meraih prestasi akbar.

Jika ditelisik lebih dalam, maka segala macam keunggulan budaya akhirnya adalah kembali pada manusianya. Keunggulan budaya akan diwujudkan oleh manusia manusia yang mempunyai keunggulan spiritualitas dan keunggulan intelektualitas. Contoh karya karya unggul kita adalah karya Sutasoma, Empu Tantular, Borobudur, penemuan teknik Pilar Sosrobahu, dst.

Menurut Samuel Hutington, melalui pendidikan, kita dapat meraih keunggulan budaya, yaitu budaya istimewa.

Strategi pengembangan Yogyakarta, sesuai dengan teori interaksi mayoritas dan minoritas kreatif. Kaum minoritas seperti intelektual dari kampus adalah motor penggerak yang menyegarkan kepada mayoritasnya yang sudah mulai jenuh.

Budaya Yogyakarya juga dikembangkan melalui 4 pilar K, yaitu: Kampung, Kampus, Kantor dan Kota.

Dengan terwakilinya mahasiswa baru UNY dari semua propinsi di Indonesia, membuktikan bahwa Yogyakarya masih tetap menjadi magnet bagi pelajar di Indonesia.

Salah satu keistimewaan budaya Yogyakarta karena antara lain betsifat cair dan kenthal, sekaligus. Masyarakat Yogyakarta bersifat cair artinya bersifat terbuka dan toleran kepada siapa saja termasuk pendatang. Kekenthalannya adalah aroma dari sifat cair yang dihirupnya. Sehingga Yogyakarya selalu dirindukan oleh segenap komponen bangsa.

Pendatang dari manapun akan merasa nyaman diterima oleh masyarakat Yogya, silahkan bisa diamati ditempat kost, di pasar, dll.

Anda para mahasiswa dari luar Yogyakarta, datang dan tinggal di Yogyakarta tidak perlu harus menjadi orang Yogya. Tetapi cukup mengerti dan pahami budaya Yogya. Yang dari Aceh, Bengkulu, Batak, Dayak, Sulawesi, Papua dst, silahkan jadilah dirimu sendiri tetapi yang mengerti dan paham budaya Yogya.

Ingin saya tambahkan secara filosofis historis tentang Kota Yogyakarta. Kota Yogyakarya didirikan oleh seorang genius yang visioner, yaitu the founding father kota Pangeran Mangkubumi yang kemudian berjuluk Sultan Hamengku Buwono I.

Beliau membangun Kraton Yogyakarta sudah mempunyai visi jauh ke depan, dengan membuat garis imaginer yang menghubungkan Laut Kidul, Kraton dan Gunung Metapi.

Laut Selatan digambarkan sebagai samodra, ibarat tinta untuk menuliskan ilmu tidak akan habis habisnya. Jadi begitulah harapan seorang raja.

Kemudian keutara melewati desa Mijilan dan Plengkung Gading terus Alun alun Utara sampai Tugu. Itu semua menggambarkan perjalanan hidup rohani manusia Yogyakarta.

Di Alun alun Utara, jika ke kiri ada Masjid Kauman itu berarti pilihan spiritual. Jika diteruskan ke utara ada Pasar Bringharjo dan Perkantoran Kepatihan itu lambang urusan dunia. Sampai Tugu Golong Gilig itu artinya sampai tahap manunggaling kawula Gusti.

Semua yang ada di Yogyakarta itu bermakna dan mempunyai arti. Mulai dari tanaman, baju dst. Pohon Asem kasengsem. Pohon Sawo Kecik, becik. Dst. Baju Abdi Dalem juga dipenuhi simbil simbol mulai dari warna, pola dan kancing baju, dinamakan baju Pranakan, karena ada saatnya Raja dan Abdi Dalem mengenakan baju jenis sama untuk menggambarkan kesamaan derajat didepan Tuhan.

Agar supaya para pendatang bisa segera beradaptasi dengan warga Yogya maka metode yang paling tepat adalah silaturahim. Di Yogyakarta diperkantoran kita kembangkan budaya dialog. Kita bisa berdialog dengan siapa saja.

Disadari sifat cair masyarakat Yogya juga menjadi satu kelemahan, oleh karena itu filternya adalah kembali kepada diri masing masing dengan mengembangkan sikap terbuka, toleran, dialogis dan kebersamaan atau gotong royong. Tidak ada yang bisa menang sendiri di Yogyakarta. Kesendirian hakekatnya adalah keterpencilan. Oleh karena itu janganlah dikembangkan sikap egoistis yang berlebihan.

Kita tidak dapat menampik kemajuan teknologi. Di Yogyakarta pun ada konsep pengembangan Teknopark, yang diinspirasi dari kesuksesan Lembah Silikon. Jalur Selatan dibangun jalan untuk memajukan ekonomi.

Kami tidak mendorong Kota Yogyakarya sebagai Kota Pariwisata, sebab jika demikian hukum yang terjadi adalah you pay you get titik. Tetapi kami membuat dan memberi fasilitas agar pariwisata di Yogya bisa maju.

Mengenai pengaruh budaya asing. Banyak turis manca negara datang ke Malioboro, bukan karena bikini, melainkan karena budaya. Karakter Yogya sangat penting. Silahkan saja turis manca datang berbikini, nyatanya orang Yogya tidak terpengaruh, tidak juga berbikini.

Tugas mahasiswa adalah belajar dan menyelesaikan studi. Kalau sudah lulus, silahkan kembali ke daerah masing masing. Bangunlah daerahmu masing masing. Janganlah menjadi seperti kacang lupa kulitnya.

Pada akhirnya saya tegaskan bahwa budaya Yogyakarta itu yang membangun adalah termasuk anda anda semua para pendatang. Kita teringat pidato Kanjeng Sultan HB X walaupun sudah menyelesaikan pendidikan di Barat, tetapi tetaplah saya orang Jawa.

End

99 comments:

  1. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Membaca tulisan Bapak yang berisikan tentang pemikiran Yang Mulia Sri Paduka Paku Alam X saya teringat akan satu selogan yang ada kaitannya yaitu “Think globally, act locally”. Slogan tersebut menggambarkan bagaimana kita seharusnya dapat berpikiran, berwawasan luas, dengan cara menimba ilmu dimanapun, salah satunya di kota pelajar kota Yogyakarta ini. Menurut hemat saya, Yogyakarta merupakan kota yang komplit. Kota yang menyediakan banyak pengetahuan, seni budaya, pariwisata, hingga adat dan tata krama, serta tak kalah juga kaitannya dengan spiritualitasnya. Semuanya ada dan saling bersinergi di Kota ini. Maka, fasilitas dan apa yang ada di kota ini hendaklah digunakan secara maksimal untuk menjadi bekal kita sebagai Mahasiswa untuk kembali ke daerah masing-masing dan mengabdi untuk daerah asal. Sehingga ini lah bentuk act locally kita yaitu mengabdi pada daerah masing-masing.

    ReplyDelete
  2. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Saya merasa budaya di Yogyakarta begitu kental dan selalu ada di hati para pendatang. Saat pendatang yang berkunjung, ada keinginan untuk dapat kembali lagi. Budaya dan bidang pendidikan yang telah melekat di dalamnya juga dapat memberikan pengaruh positif yang mana dalam kota ini sendiri bersifat progresif. Sifat keterbukaan dengan para turis lokal maupun asing tidak membuat luntur akan budayanya sendiri. Tatanan kota yang memiliki arsitek seni yang unik membuat daya tarik sendiri bagi para turis. Sejarah-sejarah yang ada di kota Yogyakarta juga sangat berkesan. Saya sebagai pendatang di kota ini juga merasakan hangatnya kota Yogya. Semoga suatu saat budaya di Indonesia dapat dilestarikan di berbagai wilayah tidak hanya di kota Yogyakarta. Karakter dari budaya yang sudah ada di sebuah kota merupakan keunikan dan menjadi daya tarik tersendiri.

    ReplyDelete
  3. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Budaya dan kearifan lokal memang sangatlah berpengaruh terhadap perkembangan pendidikan yang ada di daerah tersebut. Namun, beberapa budaya sudah mulai ditinggalkan karena tidak kuatnya pendirian kita terhadap prinsip yang dimiliki oleh daerah tersebut. Yogyakarta memang menjadi kota pelajar dimana dari seluruh pelosok negeri ada di Yogyakarta, namun sebagai pendatang sangat disayangkan jika tidak menghormati kearifan lokal dan budaya daerah tersebut. UNY merupakan salah satu universitan yang berada di Yogyakarta dimana universitas tersebut bisa dikatakan sebagai salah satu universitan tujuan para siswa di pelosok negeri ini untuk menuntut ilmu disana. Dengan tujuannya menuju World Class University, diharapkan UNY mampu mengembalikan identitas Yogyakarta agar budaya Yogyakarta selalu dijaga baik oleh masyarakat sendiri maupun masyarakat pendatang. Semoga UNY akan bisa berkontribusi besar dalam mengembangkan pendidikan di Yogyakarta. Aaamiiin
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  4. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Ilmu yang kami dapat dari tulisan ini adalah pesan dari Sri Paduka Paku Alam X kepada kami pemuda/pemudi Yogya dan pendatang. Bahwa Yogyakarta memiliki kebudayaan yang luhur, dan karena salah satu ciri sifat orang jogja adalah cair, maka bisa jadi akan mudah terbawa arus, sehingga sebagai pemuda/pemudi jogja harus punya keyakinan teguh dalam menjunjung tinggi nilai-nilai filosofis dan budaya Jogja agar tidak luntur, tetaplah menjadi orang Jawa. Dan untuk para pelajar dari luar daerah, diharapkan untuk menghormati, menghargai kebudayaan, filosofis dan norma yang berlaku di sini, akan tetapi tidak perlu untuk berubah menjadi bukan diri sendiri, tetaplah menjadi diri sendiri.

    ReplyDelete
  5. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Sebagai pendatang di Yogyakarta, melalui tulisan ini mengenai pemikiran Yang Mulia Sri Paduka Paku Alam X saya memahami dan menyadari bahwa magnet kota Yogyakarta ini memang sangat luar biasa. Terkenal dengan julukan kota pelajar, kota Yogyakarta ini banyak didatangi mahasiswa dari luar daerah Yogyakarta, dari seluruh provinsi di Indonesia yang datang ke kota ini untuk menuntut ilmu. Tidak hanya sebagai tujuan untuk belajar, kota Yogya ini juga terkenal dengan wisatanya sehingga banyak turis lokal dan mancanegara mengunjungi kota ini.
    Tidak heran memang jika kota Yogyakarta ini begitu banyak pengunjungnya, disamping masyarakatnya yang menjunjung tinggi nilai kebudayaan, Yogyakarta terkenal dengan keramahan dan kehangatan masyarakat dalam menerima pendatang. Dengan kondisi yang demikian, tidak heran jika para pendatang merasa nyaman berada di Yogyakarta.
    Satu hal lagi yang membuat saya tertarik dari postingan ini, yaitu pada pernyataan terakhir. Tugas mahasiswa adalah belajar dan menyelesaikan studi. Dan jika telah lulus, kembalilah ke daerah masing-masing dan bangunlah daerahmu itu. Kata-kata ini bagaikan sentilan bagi saya, bahwa sejauh apapun saya merantau dan menuntut ilmu, saya mesti harus kembali dan membangun daerah saya sendiri.

    ReplyDelete
  6. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B
    Assalamualaikum wr wb.Budaya adalah sesuatu yang mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari.Perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai sesuatu yang berbudaya, berupa perilaku,bahasa, religi, dan seni.Yang kesemuanya membantu manusia demi keberlangsungan hidup di msayarakat.Budaya jogja sangat indah, banyak orang-orang berkunjung ke sini bukan hanya dari berbagai kalangan dan suku di indonesaia melainkan dari manca negara.Saya pribadi sangat bersyukur bisa diterima di sini.Budaya jogja bersifat cair dan kental sebagaimana yang dipaparkan.Oleh karena itu meskipun kita tidak mampu mengikuti budanyanya, namun kita harus menjaga dan menghargai budaya dimana tempat kita berada.Wassalamaualaikum wr wb.

    ReplyDelete
  7. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak
    Setelah saya membaca, saya memperoleh informasi tentang Yogyakarta. Filosofi Yogyakarta, tentang garis imajiner, dan lain-lain. Banyak cerita tentang Yogyakarta yang menarik, misal tentang adanya jalan dari kraton menuju laut kidul. Makna dari tugu Yogyakarta, dan banyak lagi cerita tentang Yogyakarta.

    ReplyDelete
  8. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Budaya Yogyakarta memiliki banyak sekali cerita dan tidak bosan bosannya saya mendengarkannya. Mulai dari garis imajiner yang dibuat oleh Sultan HB I, dimana disetiap tempat yang dilalui garis imaginer tersebut selalu memiliki makna yang mendalam untuk masyarakatnya. Tak lupa juga budaya yang terdapat dalam masyarakat jogja itu sendiri yang ramah terhadap setiap orang, tak ayal menjadi daya tarik tersendiri untuk menarik berbagai turis baik mancanegara maupun domestik. Banyak yang mengatakan bahwa setiap sudut jogja itu ngengenin, setiap sudut jogja punya cerita tersendiri untuk dibawa pulang. Itulah daya tarik yang dimiliki kota jogja. Semoga tidak luntur dimakan oleh waktu.

    ReplyDelete
  9. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Jogja merupakan kota budaya. Banyak orang mengatakan bahwa jogja memiliki daya tarik tersendiri, mulai dari budaya peninggalan, tempat-tempat bersejarah ataupun budaya masyarakatnya. Banyak pendatang berdatangan untuk berbagai macam tujuan, dari yang hanya berwisata, menetap untuk sementara hingga menetap untuk seterusnya. Namun pada saat ini, jogja sepertinya perlahan terlihat berubah. Ada yang mengatakan bahwa jogja berhati nyaman sekrang ini perlahan berubah menjadi jogja berhenti nyaman. Banyaknya kendaraan yang melintas dijalanan menjadikan macet ditengah terik matahari yang panas, banyaknya pembangunan gedung gedung bertingkat membuat lahan tanah semakin berkurang, berserakannya sampah di tempat yang tidak seharusnya, maraknya vadalisme, banyaknya tawuran pelajar yang terjadi, dan lain sebgainya. Hal ini mencerminkan banyak sekali permasalahan yang terdapat di tubuh jogja. Maka dari itu, karena jogja terdiri dari masyarakat asli dan pendatang, merupakan kewajiban semuanya untuk merawat jogja untuk tetap menjadi jogja berhati nyaman.

    ReplyDelete
  10. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas sharingnya Pak. Dari tulisan bapak saya dapat menyimpulkan bahwa Yogyakarta adalah daerah istimewa yang kaya akan budaya dan kearifan lokal yang banyak menarik perhatian orang luar atau pendatang, termasuk saya, untuk menuntut ilmu ataupun untuk sekedar melancong menikmati kekayaan budaya di Yogyakarta. Budaya dikembangkan bukan sebagai tujuan melainkan sebagai alat. Alat untuk menyatukan serta memajukan bangsa Indonesia.

    ReplyDelete
  11. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Sangat menarik sekali apa yang beliau sampaikan. Benar adanya bahwa Yogyakarta dipilih sebagai tujuan tempat belajar salah satunya karena budaya yang kental, serta rasa toleransi masyarakat jogja terhadap pendatang. Namun budaya dikembangkan tidak boleh dijadikan bukan suatu tujuan, tetapi digunakan sebagai alat untuk ketercapaian keutuhan dan ciri suatu daerah.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  12. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Dengan membaca tulisan Prof tentang sejarah dan maknawi dari kota Yogyakarta rasa sukur saya semakin bertambah karena diberi kesempatan oleh tuhan untuk bisa menimbu ilmu pengetahuan, agama, budaya, karakter, tatakrama, dan cara berbicara serta berbahasa yang lembut dan sopan. Selain itu saya juga baru tahu bagaimana makna tugu Yogyakarta yang sebelumnya saya hanya mengira tugu itu hanya di jadikan titik nol dari kota Yogyakarta ternyata malah menyimpan makna baik secara duniawi maupun spiritual, dengan kota yang dijuluki sebagai kota pelajar ini kelak ketika saya pulang ke kampung halaman saya, saya akan menjadi salah satu motivasi bagi pelajar-pelajar yang ada disana agar mereka mencoba merasakan apa yang saya rasakan selama menimba ilmu di kota yang kental dan cair dengan karakter pendidikan dan agama.

    ReplyDelete
  13. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Terima kasih bapak atas tulisannya diatas. Budaya merupakan ciri dan identitas yang dibentuk dari sebuah peradaban. Dan Yogyakarta adalah salah satu daerah yang memiliki kebudayaan yang unik dan sungguh sangat istimewa. Berada di yogyakarta selama 6 tahun, kami merasakan bahwa betapa istimewanya yogyakarta yang dicerminkan melalui cara memelihara kebudayaan yang telah di wariskan oleh nenek moyang dan para pendahulu cintohnya budaya sekaten, HUT kota yogyakarta, gunungan dll. Berada di yogyakarta kami masih merasakan budaya-budaya jawa yang sangat khas dan jauh dari budaya modern yang sangat mencolok seperti budaya makanan, sosial, dll. karena keistimewaan dari segi budaya dan pendidikan banyak orang ingin menimba ilmu di yogyakarta. Berada di yogyakarta dan telah berbaur dengan masyarakat terkadang membuat kami lupa bahwa kami hanyalah pendatang, namun lantas tidak membuat kami mengucilkan diri karena bukan orang yogya asli namun lebih dari itu maka mencoba berbaur dan besiosialisasi sesuai dengan kebudayaan masyarakat yogyakarta. Terkadang kami lalai dan lupa ketika sudah selesai urusan di yogya (lulus kuliah ) kami enggan untuk pulang ke kampung halaman karena sudah nyaman berada di jogja. Pesan dari sultan dan bapak membuat pencerahan bagi kami dan memberikan bahan berifkir kembali untuk menentukan jalan selanjutnya. "pulang dan membangun kampung halaman". terima kasih bapak

    ReplyDelete
  14. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Terima kasih bapak atas tulisannya diatas. Budaya merupakan ciri dan identitas yang dibentuk dari sebuah peradaban. Dan Yogyakarta adalah salah satu daerah yang memiliki kebudayaan yang unik dan sungguh sangat istimewa. Berada di yogyakarta selama 6 tahun, kami merasakan bahwa betapa istimewanya yogyakarta yang dicerminkan melalui cara memelihara kebudayaan yang telah di wariskan oleh nenek moyang dan para pendahulu cintohnya budaya sekaten, HUT kota yogyakarta, gunungan dll. Berada di yogyakarta kami masih merasakan budaya-budaya jawa yang sangat khas dan jauh dari budaya modern yang sangat mencolok seperti budaya makanan, sosial, dll. karena keistimewaan dari segi budaya dan pendidikan banyak orang ingin menimba ilmu di yogyakarta. Berada di yogyakarta dan telah berbaur dengan masyarakat terkadang membuat kami lupa bahwa kami hanyalah pendatang, namun lantas tidak membuat kami mengucilkan diri karena bukan orang yogya asli namun lebih dari itu maka mencoba berbaur dan besiosialisasi sesuai dengan kebudayaan masyarakat yogyakarta. Terkadang kami lalai dan lupa ketika sudah selesai urusan di yogya (lulus kuliah ) kami enggan untuk pulang ke kampung halaman karena sudah nyaman berada di jogja. Pesan dari sultan dan bapak membuat pencerahan bagi kami dan memberikan bahan berifkir kembali untuk menentukan jalan selanjutnya. "pulang dan membangun kampung halaman". terima kasih bapak

    ReplyDelete
  15. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Yoyakarta adalah kota pelajar yang mana banyak mahasiswa yang menuntut ilmunya di kota istimewa ini. 4 tahun sebelumnya, saya tinggal di Solo dengan budaya yang sama dengan Yogya. Dan sekarang saya tinggal di Yogya yang juga kental dengan budaya. Budaya tradisonal Jawa yang masih hidup sampai sekarang, yang terus dirawat dan dikembangkan bukan sebagai tujuan, tetapi sebagai alat. Benar kata Sultan, walaupun banyak pendatang dari dalam maupun luar negeri, budaya Yogya pun masih tetap asri.

    ReplyDelete
  16. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    S2 PEP Kelas B 2017

    Pemikiran yang sungguh inspiratif oleh Yang Mulia Sri Paduka Paku Alam X. Saya mengamati sejauh ini Yogyakarta dibangun atas dasar pemikiran filosofis yang begitu dalam, namun mudah dipahami oleh setiap orang. Saya sangat setuju dengan pernyataan bahwa Yogya bersifat cair dan kenthal. Beberapa hari yang lalu saya sempat menyaksikan Wayang Sasak di Yogyakarta. Wayang Sasak adalah wayang asli Lombok yang keberadaannya di daerah saya perlahan-lahan mulai hilang. Namun, Yogyakarta tampaknya memberi ruang bagi saya untuk dapat menyaksikan kebudayaan tersebut. Saya sangat kagum dengan Yogyakarta. Saya meyakini bahwa Yogyakarta diciptakan oleh rindu, tempat di mana segala ingatan mengendap sekaligus hidup.

    ReplyDelete
  17. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Sebagai putra daerah Yogyakarta, saya merasakan betul atmosfer budaya yang hendak di bangun di Yogyakarta. Yogyakarta bersifat terbuka terhadap kemajuan zaman, namun tidak lupa dengan identitasnya. Budayalah yang menjadi ciri khas Yogyakarta, kegiatan Kraton yang masih terasa mengayomi meskipun kemajuan jaman sudah mengitari. Oleh karena itu, sebagai generasi penerus kita harus mempertahankan budaya unggul yang telah dikembangkan sekarang ini.

    ReplyDelete
  18. Riandika Ratnasari
    17709251043
    Pascasarjana Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Saya sangat setuju dengan pemikiran Yang Mulia Sri Paduka Paku Alam X yaitu budaya dikembangkan bukan sebagai tujuan, tetapi sebagai alat. Budaya sangat berpengaruh dalam pembentukan kepribadian orang. Banyak orang merasa nyaman dengan lingkungan di DIY. Hal ini dikarenakan orang-orang Yogya ramah-ramah. Selain itu, budaya juga sebagai alat untuk mendapatkan ilmu pengetahuan. Contohnya : ketika kita akan mengikuti seleksi pertukaran pelajar di dalam negeri dan luar negeri, mengerti tentang budaya di daerahnya merupakan salah satu syarat yang wajib. Sebab, dengan budaya mereka dapat menghargai daerah satu dengan yang lain dan dengan budaya membuat kita akan lebih mencintai negara kita yaitu Negara Indonesia. Terimakasih Bapak Marsigit atas pengalaman yang telah dibagikan.

    ReplyDelete
  19. Devi Nofriyanti
    17709251041
    Pps UNY P.Mat B 2017

    "Jika ditelisik lebih dalam, maka segala macam keunggulan budaya akhirnya adalah kembali pada manusianya. Keunggulan budaya akan diwujudkan oleh manusia manusia yang mempunyai keunggulan spiritualitas dan keunggulan intelektualitas." Kata Sambutan yang diberikan Sri Paduka Paku Alam X tersebut memiliki arti yang sangat dalam, terutama untuk saya yang merupakan mahasiswa rantau dari Sumatera. Saya mengenal Jogja merupakan kota yang ramah, tidak heran jika digemari oleh para pelajar dan dijuluki sebagai kota pelajar. Kentalnya budaya jogja membuat saya kagum dan nyaman tinggal disini. Saya tau bahwa masyarakat jogja bersifat terbuka dengan pendatang, untuk itulah saya sebagai pendatang harus menghormati apa-apa yang menjadi tradisi disini.

    ReplyDelete
  20. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Kontribusi Yogyakarta untuk bangsa Indonesia memang tidak usah diragukan lagi. Jogjakarta pernah menawarkan dirinya untuk menjadi ibukota disaat Jakarta sedang tidak memungkinkan untuk dijadikan pusat pemerintahkan. Namun hal yang paling mengesankan dari Jogjakarta bagi saya adalah kemampuan filosofis para pendirinya, stakeholder dkk. Hampir semua hal di Jogja, seperti penempatan pasar, masjid, pohon bahkan pemilihan pohon apa yang harus ditanam di suatu tempat hampir selalu melalui kajian yang filosofis. contohnya jalan margomulyo (jalan kemuliaan), bahwa menuju jalan kemuliaan (malioboro =mulyo oboro) itu memiliki banyak godaan seperti kekuasaan (yang dilambangkan dengan rumah pejabat atau benteng), dan harta (yang dilambangkan dengan pasar)

    ReplyDelete
  21. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Yang bertanggungjawab untuk menjaga kelestarian kebudayaan yogyakarta bukan hanya warga aslinya saja, tetapi semua pendatang atau wisatawan pun wajib menjaga kelestariannya. Banyak orang yang berkunjung ke kota ini karena kentalnya budaya, harga-harga yang terjangkau, dan banyaknya tempat wisata. Di setiap sudut baik di pusat kota maupun tidak memiliki daya tarik wisata yang beragam dan sudah terkenal ke mancanegara. Oleh sebab itu warga yogyakarta patut berbangga dan tidak lupa untuk menjaga keutuhan yang sudah menjadi identitas yogyakarta.

    ReplyDelete
  22. Menarik sekali fenomena banyaknya pelajar atau pendatang yang berasal dari luar yogyakarta, layaknya kota yogyakarta ini memiliki magnet tersendiri dalam menarik orang-orang di luar untuk sekedar berkunjung atau menetap. Tetapi yang saya lihat yogyakarta tetaplah yogyakarta yang memiliki identitas yang kokoh, buktinya adat istiadatnya masih tetap terjaga di tengah-tengah masuknya budaya asing. Keraton kesultanan juga masih berdiri dan dihormati oleh warga sekitar.

    ReplyDelete
  23. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Ada sedemikian banyak hal menarik dalam tulisan ini. Tidak mudah bagi pendatang seperti saya ini untuk memahami budaya yang sedemikian berakar di Yogyakarta. Sayang, makna yang mendalam dari setiap tindakan ucapan, nama, upacara adat, dst tidak semuanya dapat diturunkan kepada generasi saat ini. Namun benar, keramahan kota ini masih terasa benar. Ketika saya bingung dan bertanya pada siapa pun yang saya temui, dengan senang hati mereka mencoba membantu saya.
    Yang menggelitik saya adalah perihal ‘culture of excellence’, yang menurut saya sejalan dengan budaya kraton yang ‘adiluhung’. Segala hal dimaknai, dipikir panjang, sarat akan makna dan segalanya memiliki tujuan. Saat ini budaya permisif mulai menjamur pula. Dan ini yang salah-salah dapat melunturkan budaya Yogyakarta. Akulturasi, inkulturasi, tidak dapat kita hindari, memang ada yang mestinya demikian. Namun memahami hakekat budaya tersebut, jangan sampai terlupakan, supaya tidak seperti kacang lupa akan kulitnya.

    ReplyDelete
  24. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B

    Assalamualaikum WR.WB.

    Berbicara mengenai Yogyakarta ini tidak jauh dari bicara budaya. Yogyakarta sangat kental akan budayanya.Saya sudah kurang lebih 5 tahun belajar di jogja, yg saya dapatkan tidak lah ilmu pendidikan saja tetapi ilmu budaya juga saya dapatkan disini, tidak hanya budaya jogja, tetapi budaya-budaya daerah yang ada di Indonesia juga. Yogyakarta selalu memberi wadah kepada mahasiswa-mahasiswa luar jogja untuk memperkenalkan budaya2 asal mereka didalam sebuah acara-acara budaya yang diselenggarakan. saya bahkan lebih mengenali budaya daerah saya ketika di jogja, karena di jogja mahasiswa-mahasiwa ikatan daerah ketika mengadakan sebuah acara, acara tersebut diisi dengan budaya budaya daerah, sehingga budaya daerah tetap terlestarikan di jogja ini dan budaya yang ada di jogja tetap bertahan dengan sangat baik walaupun banyk orang-orang daerah masuk ke jogja dengn membawa budaya mereka. Ini lah yang membuat jogja itu tetap istimewa dan selalu dirindukan kepda siapa saja yang pernah berkunjung ke tanahnya.

    ReplyDelete
  25. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Kota Yogyakarta menjadi kota yang ingin didatangi oleh banyak orang baik dari dalam maupun dari luar negeri. Yogyakarta memiliki keistimewaan sendiri bagi setiap orangnya. Hal ini karena kebudayaan yang kental, masyarakatnya yang menerima orang-orang luar dengan sambutan yang ramah, dan juga kota yogyakarta terkenal dengan kota pelajaranya yang menjadi tujuan banyak orang untuk belajar. Meskipun Yogyakarta terbuka dengan orang-orang luar, namun Yogykarta tetap bisa mempertahankan kebudayaan aseli yang menjadi daya tarik lebih turis mancanegara.

    ReplyDelete
  26. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Bagi wisatawan, jogja itu “ngangenin” dengan segala keindahan borobudurnya dan keindahan budaya yang begitu kentalnya. Khususnya bagi saya yang dulu hanya menajadi wisatawan, dan alhamdulillah sekarang berkesempatan menajdi pendatang di kota pelajar ini. Baru di Yogyakarta saya menemukan toleransi yang sangat kental, meskipun berbeda suka, agama, daerah, bahasa, ...dll semuanya bisa menjadi satu karena kelembutan budaya yogyakarta.

    Bagi saya pengetahuan yang sangat berharga, selama ini baru mengetahui jika Tugu Jogja merupakan lambang dari hablumminannash dan hablumminallah. Jadi ingin mengetahui lebih detailnya sejarah Tugu Jogja bisa menjadi lambang tersebut.

    Doakan kami Pak untuk secepatnya menyelesaikan studi, supaya bisa membangun daerah kami masing-masing dengan ilmu dan pengalaman yang berharga selama menetap di Yogyakarta. Amin.

    ReplyDelete
  27. Sebagai seorang yang pergi jauh dari tempat asalnya, kita sendiri harus mampu memfilter mana yang baik dan mana yang tidak untuk diri kita, karena tidak semua hal di luar dari kehidupan biasa kita adalah hal yang baik. Sebagai seorang yang belajar ke luar, jangan lupakan asal daerah kita, bangunlah daerah kita jika telah selesai menempuh pendidikan dan banggalah darimana kita berasal.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  28. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017


    Terima kasih pak Prof Atas postingannya, jujur salah satu yang membuat saya tertarik untuk menimbah ilmu di Yogyakarta adala Budayanya. Yogyakarta terkenal sebagai daerah yang multikultural karena banyak orang/mahasiswa dari sabang sampai maraoke menuntu ilmu disini. Sehingga kita bisa lihat indonesia dalam bentuk kecil di yogyakarta.

    ReplyDelete
  29. Junianto
    17709251065
    PM C

    Yogyakarta menjadi kota yang berhati nyaman. Keragaman budaya dan keramahan warga masyarakat menjadikan kota Yogyakarta menjadi kota yang nyaman dan kondusif. Hal ini juga didukung dengan sebutan kota pelajar dan pariwisata. Sekolah maupun universitas yang berkualitas sekaligus lingkungan belajar yang kondusif menjadikan daya tarik untuk belajar di Yogyakarta. Budaya Jawa yang sangat kental juga menjadi daya tarik bagi para wisatawan mancanegara. Maka dari itu, kelestarian budaya harus tetap dijaga dan kualitas pendidikan di Jogja harus terus ditingkatkan.

    ReplyDelete
  30. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Mat A 2017

    Tinggal dalam rangka menuntut ilmu di Yogyakarta menjadikan saya mengetahui dan mwncintai kebudayaan Yogyakarta. Yogyakarta yang identik tidak hanya dengan kota pelajar namun juga kota dengan kebudayaan yang beragam. Mengingat Yogyakarta yang identik dengan kota Pelajar tentu saja harusnya diimbangi dengan kesadaran tentang pendidikan baik dari pendatang maupun dari penduduk asli. Kesadaran ini dapat diwujudkan dengan upaya untuk lebih menciptakan suasana yang kondusif untuk belajar.

    ReplyDelete
  31. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    "Menurut Samuel Hutington, melalui pendidikan, kita dapat meraih keunggulan budaya, yaitu budaya istimewa"
    Saya menyadari keberadaan Yogyakarta sebagai kota pelajar menjadikannya memiliki tugas lebih dari sekedar "kota". Beragam-ragam orang datang ke jogja untuk menimba ilmu dengan kesadaran sendiri, menimba ilmu dengan dasar paksaan, untuk membangun hidup yang lebih baik, untuk sekedar melarikan diri, untuk menikmati alam atau bahkan hanya sekedar singgah. Beragamnya tujuan ini membuat pluralisme sangat terlihat dalam wajah masyarakat Yogyakarta. Tiap orang membawa diri dari daerahnya masing-masing, melebur menjadi satu berinteraksi di sini. Yang saya sadari, Yogyakarta menjadi terlalu nyaman dan membuat para pendatang tak kuasa kembali ke daerahnya masing-masing. 7 tahun saya telah menetap di Yogyakarta, dan saya merasa sulit meninggalkan kota ini kelak, bahkan membayangkannya pun saya tak mampu. Saya yakin himbauan Yang Mulia Sri Paduka Paku Alam X untuk para mahasiswa yang telah memperoleh gelar selesai menyelesaikan studi untuk kembali ke daerah masing-masing bukanlah tak beralasan. Ajakan untuk kembali ke daerah masing-masing adalah ajakan untuk membangun daerah kita masing-masing lewat ilmu yang telah kita dapatkan di kota kita tercinta Yogyakarta ini. Pulanglah, namun kembalilah suatu hari nanti dengan pengalaman dan kabar baik dari usaha membangun daerah kita masing-masing sebagai oleh-oleh manis untuk kota tercinta. Mari terus belajar, dan segera menyelesaikan studi untuk berkontribusi membangun negeri.

    ReplyDelete
  32. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Budaya jogja memang selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi orang jogja, pendatang, maupun turis. Jogja yang terkenal istimewa, tidak hanya istimewa daerahnya tapi juga istimewa orangnya. Masih mempertahankan tradisi ditengah modernisasi. Tidak hanya kota budaya, juga terkenal dengan kota pendidikannya. Jogja memang istimewa, tidak hanya untuk dirinya tapi untuk indonesia. Bangga jadi orang jogja.

    ReplyDelete
  33. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Setelah membaca artikel di atas, saya semakin merasa bangga dan bersyukur terlahir dan hidup di Yogyakarta. Kota yang sarat akan filosofi kehidupan ini memang sangat istimewa. Walaupun budaya dan tradisinya sangat kental, namun dari sisi spiritual juga tidak kalah kental. Lihat saja Masjid Gedhe Kauman yang selalu penuh dengan jamaah. Apalagi saat Bulan Ramadhan, jamaah tarawih memadati. Bahkan hingga ribuan porsi berbuka puasa diberikan secara gratis disana. Belum lagi tradisi grebeg setiap Idul Fitri, Idul Adha, dan Maulid Nabi. Tradisi Grebeg ini sarat akan tradisi namun pada hakikatnya adalah wujud syukur perayaan Hari Besar Agama Islam. Dari segi pariwisata, Yogyakarta memiliki banyak tempat wisata iconic seperti Malioboro, Kraton, Benteng Vendenburg, dan banyak lagi. Wisatawan Mancanegara selalu datang silih berganti. Belum lagi wisata kuliner seperti gudeg, wedang ronde, dan wedang uwuh. Namun sering para wisatawan atau pendatang tidak memperhatikan masalah kebersihan. Mereka masih saja membuang sampah seenaknya saja. Seharusnya Pemerintah dapat tegas menangani hal ini, seperti memberikan denda bagi yang ketahuan buang sampah sembarangan.

    ReplyDelete
  34. Indah Purnama Sari
    17701251035
    PEP B 2017

    saya sangat setuju pak.. bener bener setuju.. siapun yang sudah pernah berkunjung ke Yogyakarta akan sangat merindukan kembali daerah istimewa ini. benarlah memang Yogya adalah daerah istimewa begitu banyak turis pendatang dari berbagai daerah di indonesia ataupun luar negeri namun yogya tetap istiqomah akan budayanya. iya yogya adalah kota unik perpaduan kenthal dan cair. terimakasih kepada Allah saya ucapkan telah memperkenankan saya menimba ilmu daerah istimewa ini dan semoga ilmu yang saya dapat disini dapat juga saya gunakan guna membangun daerah saya kelak. aminn..

    ReplyDelete
  35. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Pemberian nama ISTIMEWA memang bukan tanpa alasan. Walaupun saya bukan asli Jogja, saya sangat setuju dengan artikel ini. Masyarakat Jogja sangat siap dengan pendatang dari berbagai daerah. Saya bersyukur diberi kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di Jogja. Hanya dalam sebulan, saya sudah memetik banyak pelajaran dan mengumpulkan sejumlah hal unik yang tidak saya temukan di tempat lain. DanWalaupun masih memiliki Sultan sebagai kepala pemerintahan daerah, namun Jogja masih menjunjung tinggi semangat NKRI. DIY sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi icon wisata Indonesia.

    ReplyDelete
  36. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Membaca postingan dari Prof. Marsigit ini saya menggaris bawahi beberapa pernyataan salah satunya ialah Jogja yang cair dan kental. Setiap orang yang berkunjung ke Jogja baik untuk mencari ilmu maupun hanya sekedar berwisata amat dimanjakan dan merasa diterima dengan sifat ramah dan rendah hati yang disuguhkan orang-orang jogja kepada setiap orang yang ditemui. Jogja sebagai kota pelajar memberikan banyak pilihan dalam bidang pendidikan, jika diistilahkan, ingin belajar ilmu apapun, semua ada di Jogja. Mencari institusi pendidikan apapun, semua bisa ditemukan di Jogja. Mulai dari pendidikan formal umum, kejuruan. pesantren, sekolah yang berada di bawah naungan pesantren, semua ada di Jogja. Maka dari itu, pesona apalagi yang tidak dimiliki Jogja?
    Beruntunglah kami yang diberi kesempatan untuk menjadi salah satu bagian dari Jogja, baik dalam pendidikan maupun hanya sekedar mencicipi objek wisata dan keindahan alam yang disuguhkan Jogja.
    Terima kasih telah mengingatkan kami akan hal ini, prof. Marsigit, Terima kasih Jogja
    Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  37. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Dua buah ungkapan yang saya temui pada postingan di atas, yakni "kacang lupa kulitnya" dan "jadilah seperti ikan di laut, tidak asin walaupun hidup di air yang asin". Beberapa orang yang terlanjur mencintai Jogja menyebabkan enggan untuk kembali ke kampung halamannya, padahal ilmu yang di dapatkan di Jogja mungkin saja lebih bermanfaat saat diaplikasikan di kampung halamannya, persis seperti pepatah tersebut, kita tak boleh lupa asal usul kita, tanah dimana kita dilahirkan tempat kita menghirup udara dan melihat dunia pertama kalinya. Laut kidul yang ngemu nasehat dan harapan raja bahwa lautpun tak cukup untuk menuliskan ilmu-ilmu mengingatkan saya pada ajaran guru saya yang mengingatkan kita bahwa Allah itu maha ilmu (mengetahui0 dan ilmunya Allah takkan habis meski seluruh samudra digunakan sebagai tnta untuk menuliskan ilmunya. Terima kasih pengingat dan wasiatnya, Prof Marsigit.
    Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  38. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Saya sebagai orang Yogyakarta merasa bangga dengan budaya masyarakat Yogyakarta. Budaya yang santun, sederhana, dan saling menghormati. Banyak sekali unsur filsafat yang terkandung di Yongyakarta. Salah satunya adalah keratin Yogyakarta. Selain dari artikel di atas, saya juga pernah membaca bahwa letak keratin Yogyakarta itu tepat di selatan Gunung Merapi dan di utara pantai Parangtrisis. Kedua ikon alam yang erat kaitannya dengan Hal mistis. Namun bukan hal mistis itu yang menjadi intinya. Intinya ialah keratin Yogyakarta yang melambangkan masyarakat Yogyakarta memiliki posisi yang teguh di tengah. Tidak goyah oleh budaya asing yang todak sesuai norma adat damn agama yang dibawa masuk ke Yogyakarta.
    Tentu tidak hanya masyarakat asli Yogyakarta yang tinggal di Yogyakarta, tetapi pendatang dari luar daerah yang juga mencintai dan turut merawat kota ini. Salah satunya adalah para mahasiswa yang berkuliah di Yogyakarta. Tidak hanya membawa budaya lain masuk ke Yogyakarta tetapi juga turut melestarikan budaya Yogyakarta itu sendiri. Intinya. Kita sebagai mahasiswa, baik mahasiswa asli Yogyakarta maupun bukan mari kita bagun budaya Yogyakarta dengan lebih baik lagi. Dengan cara kuliah yang sungguh-sungguh sehingga setelah lulus dapat mengembangkan dan memajukan daerahnya masing-masing.

    ReplyDelete
  39. Gamarina Isti R
    17790251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Yogyakarta merupakan salah satu provinsi yang istimewa, oleh karena iru Yogyakarta disebut dengan Daerah Istimewa Yogyakarta. Mengapa istimewa? Karena saya selaku orang yang telah lama tinggal di Jogja merasakan nyaman tinggal di Jogja karena orang-orang yang ramah, budaya yang masih kental, banyak objek wisata seperti pantai, gua, air tewrjun dan hutannya. Serta makanannya yang murah dan enak-enak. Selain itu Yogyakarta memiliki unversitas terpandang dan disebut sebagai kotanya para pelajar. Oleh karena itu sebagai warga Yogyakarta saya memiliki tanggung jawab untuk menjaga budaya dan tradisi yang ada di Yogyakarta apalagi kebiasaan masyarakat Yogyakarta yang lebih mngedepnkan hormat kepada orang tua, menghargai setiap jenis orang dan tidak membedakan siapapun itu.

    ReplyDelete
  40. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Yogya merupakan tempat berkembangnya budaya unggul. Saya sangat tertarik sekali untuk belajar di Yogya karena atmosfir yang mendukung. Selain itu keluhuran budaya yang membuat semakin nyaman. Saya juga ingin belajar akan keluhuran sifat dan kesederhanan dari budaya yang ada di Yogya. Selain itu di Yogya merupakan salah satu daerah yang unggul secara pendidikan, sebagai pendidik saya ingin sekali memajukan pendidikan didaerah sendiri. Semoga saya bisa mendapatkan banyak ilmu yang kemudian bisa saya bawa pulang kedaerah.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  41. Efi Septianingsih
    Prodi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
    Kelas B
    17701251013

    Yogyakarta menjadi daerah istimewa yang membudaya di mancanegara karena ke senia, etnik, kultur, dst.
    banyak hal yang menjadikan wisatan datang ke Yogyakarta karena banyak juga tempat ibadah yang menjadi daya tarik, selain itu wisata alamnya pun juga menjadi salah satu faktor pendukung.
    disamping banyak wisatawan yang datang di Yogyakarta, penduduknya pun mendapatkan sebab akibat akan hal tersebut karena banyak pula wirausaha, homestay, becak, andong dll yang menjadi daya tarik sendiri.

    ReplyDelete
  42. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Dari hasil intisari pemikiran beliau, memang masih terlihat, Yogyakarta sebagai barometer pendidikan, dimana di setiap daerah memiliki banyak tempat untuk pengembangan pendidikan. Yogyakarta merupakan Propinsi yang kecil, namun memiliki daya tarik yang tinggi bagi sebagian penduduk Indonesia, di propinsi ini kita bisa melihat begitu banyak orang berdatangan dari seluruh pelosok negeri ini. Hal tersebut bisa membuat kota ini lebih baik, namun terkadang ada juga beberapa orang yang belum bisa menyesuaikan diri dengan budaya yang ada di Yogyakarta. Hal tersebut yang menjadikan adanya konflik di kota ini, dalam pesan paduka PAku Alam ke X, kita sebaiknya sebagai mahasiswa saling mengingatkan kepada rekan sejawat, apabila dirasa ada suatu hal yang bisa menjadikan suatu konflik.

    ReplyDelete
  43. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Saya asli Yogyakarta dan saya bersyukur dapat lahir dan hidup di kota yang setiap sudunya memiliki filosofi kehidupan. Di kota ini, hampir semua orang dari seluruh penjuru Indonesia dapat kita jumpai. Oleh karena itu, jika ingin melihat Indonesia kecil kita dapat melihat Yogyakarta. Yogyakarta sebagai kota pelajar, sehingga banyak generasi penerus bangsa yang menuntut ilmu di Yogyakarta. Kota ini memang kota yang nyaman dan tenang untuk ditinggali. Namun bagi teman-teman pelajar dari luar Jogja setelah selesai menempuh studi janganlah terlena dengan kenyamanan Jogja. Karena daerah asal kalian, menunggu kalian untuk membangun dan mengembangkan daerah. Terimakasih

    ReplyDelete
  44. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Assalamu'alaikum wr wb.
    Yogya memiliki nilai budaya yang sangat kental dan tatanan kota nya sangat indah. Saya sebagai mahasiswa perantauan disini, saya merasa bangga terhadap kota jogja yang masyarakatnya masih sangat menjaga budaya lokal. Walaupun kota Jogja menjadi kota wisata yang selalu didatangi oleh orang luar, tetapi masyarakat tidak tergoda untuk mengambil budaya luar tersebut. Kemudian setiap ada acara budaya, saya selalu merasa takjub, karena masyarakat dan pemerintah selalu menjaga adat dan buaday tersebut. Contoh sederhana yang membuat saya takjub adalah cara berkendaraan masyarakat di kota jogja ini sangat berbeda dengan kota lainnya. Maka sudah sewajarnya kota Jogja menjadi kita yang melekat di hati dan dirindukan. Saya mahasiswa dari Aceh yang juga mempunyai jatidiri, akan tetapi ketika saya berada di Jogja, saya juga mengikuti nilai budaya disini. Ketika saya kembali ke Aceh, saya ingin mengambil nilai baik yang ada disini yang bisa diterapkan di Aceh nanti.

    ReplyDelete
  45. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Sebuah kehormatan bagi UNY mendapat kunjungan dari Paku Alam X yang sudah dilantik oleh Presiden Joko widodo sebagai Wakil Gubernur Yogyakarta. Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X lahir dengan nama Raden Mas Wijoseno Hario Bimo, Beliau bersedia hadir di UNY pada sebuah acara untuk memberi wejangan kepada seluruh mahasiswa , karyawan dan dosen UNY. Dalam artikel diatas, Dijelaskan oleh Prof Marsigit wejangan-wejangan yang disampaikan oleh Paku Alam X. Pada akhir kalimat beliau menjelas kan bahwa beliau menyelesaikan pendidikan di Barat, tetapi beliau tetap mengakui bahwa beliau adalah orang jawa, hal ini perlu dicontoh oleh generasi sekarang agar tidak lupa pada kebudayaannya sendiri

    ReplyDelete
  46. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Terimakasih banyak Bapak atas postingannya. Yogyakarta adalah tempat pilihan saya untuk menuntut ilmu. Tidak tahu kenapa, menurut saya Yogya akan memberikan kenyamanan bagi saya dalam menuntut ilmu ini. Meskipun pada akhirnya, rindu tiada terkira dengan keluarga yang ada di sebrang pulau (sumatera) membisikan saya untuk segera pulang. Tetapi saya harus terus berjuang di kota Gudeg ini, keluarga pun menunggu dengan harapan dan doanya agar saya bisa menyelesaikan studi ini dengan baik dan tepat waktu. Yogyakarta, yang ramah orangnya, asri lingkungannya, kuat budayanya, dan destinasi para pelajar menuntut ilmu, terimakasih untuk pengalaman ini.

    ReplyDelete
  47. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Saya berasal dari Sumatera Barat. Salah satu hal yang menjadi alasan saya memilih menuntut ilmu UNY adalah dayatarik Yogyakarta sebagai kota pelajar. Bekal dari tanah minang yang saya bawa adalah ‘Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung’. Hal ini mendorong saya untuk berbaur dan menjadi bagian Jogja dengan tetap memegang teguh jati diri sebagai putri minang tentunya.
    Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dapat dijadikan senjata melambungkan budaya suatu daerah dan dapat pula menjadi racun yang melunturkan budaya sebagai jati diri suatu daerah. Diperlukan sikap cerdas dan bijak dalam menghadapi segala kemajuan dan perubahan. Masyarakat harus punya filter terhadap perkembangan IPTEK yang datang. Dan hal mendasar yang harus dilakukan adalah dimulai dengan memupuk dan terus mengasah keterampilan dan pengetahuan terhadap budaya daerah serta menumbuhkan sikap bangga terhadap budaya yang menjadi jati diri suatu daerah.

    ReplyDelete
  48. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Pemikiran Yang Mulia Sri Paduka Paku Alam X dan tambahan filosofis yang diampaikan Pak Marsigit sangat bermakna dan bermanfaat sekali sebagai informasi khususnya saya sebagai pendatang di tanah jogja yang super indah, nyaman, dan masih banyak lagi definisi yang tak akan habis disebutkan karena saking banyaknyanya keindahan jogja. Dari mulai sejarrah dibangunnya keraton yang ternyata itu adalah jika ditarik garis lurus dengan plengkung gading, alun-alun utara, sampai tugu. Itu semua yang menghubungkan laut selatan dan gunung merapi. Sejarahnya saja sangat begitu mengesankan, ditambah lagi dengan budaya, pariwisata, pendidikan, dan juga yang tidak kalah penting adalah spiritualnya. Sejujunya saya menjatuhkan sifat pada jogja bahwa jogja adalah tempat pendidikan yang luar biasa karena selain pendidikan umum, pendidikan agamanya juga sangat banyak dan sangat kental sekali, seperti banyaknya pondok-pondok di sekitar Bantul. Hal itulah yang membuat hablumminannas dan hablumminallah masyarakat jogja sangat kental.

    ReplyDelete
  49. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP B

    Assalamu'alaikum wr.wb
    Membaca artikel ini maka saya tidak menyesal memilih jogja dan UNY sebagai tempat melanjutkan studi. Ada paragraf yang saya petik dari artikel ini yaitu "Tugas mahasiswa adalah belajar dan menyelesaikan studi. Kalau sudah lulus, silahkan kembali ke daerah masing masing. Bangunlah daerahmu masing masing. Janganlah menjadi seperti kacang lupa kulitnya." Inshaa Allah kalimat ini selalu menjadi motivasi saya datang kesini untuk membangun ilmu. Saya harap tidak hanya ilmu saja yang bertambah tetapi mengubah karakter menjadi lebih baik. Aamiin.

    ReplyDelete
  50. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya, kaya akan sumber daya alam dan bahkan kaya akan budaya. Setiap daerah memiliki budaya nya masing-masing. Budaya tersebut seperti kutipan Pemikiran Yang Mulia Sri Paduka Paku Alam X harus “dijadikan alat” yaitu alat untuk membangun bangsa, dan mengembangkan karakter rakyat Indonesia yang benar-benar menunjukkan budaya Indonesia bukan yang terpengaruh oleh budaya barat. Budaya-budaya yang selama ini telah ada, dibuat sedimikian sehingga dengan begitu banyak cerita dan perjuangan serta memiliki banyak makna dan arti, oleh karena itu kita sebagai generasi muda dan rakyat Indonesia haruslah menjaga, merawat, menanamkan makna/arti tersebut dalam diri bukanny meremehkannya menganggapnya itu hal kuno, tidak modern kemudian melupakannya. Budayalah yang menjadikan Indonesia menjadi unik dan menjadi identitas bangsa Indonesia maka janganlah lupakan budaya kita sendiri. Jikalau melupakan budaya kita sendiri maka akan hilanglah identitas dari bangsa Indonesia itu sendiri. Sekian dan Terima kasih.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  51. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs P.Mat C

    terdapat banyak sekali budaya di Indonesia, namun banyak budaya yang sudah mati/musnah, salah satu faktor yang dapat menenggelamkan budaya adalah ketidaksadaran warganya untuk mempertahankan budaya tersebut, sehingga lama kelamaan budaya tersebut akan punah. kita sebagai generasi penerus bangsa sudah seyogyanya untuk mengembangkan dan mempertahankan budaya yang kita miliki, jangan sampai budaya kita di kalim oleh negara lain. sekarang ini banyak yang mengikuti budaya barat tanpa mempedulikan budaya kita sendiri, mengembangkan dan mempertahankan budaya bukan berarti kita menjadi kuno atau tidak kekinian, justru yang kita harus bisa mempertahankan budaya tersebut sebagai ciri khas negara kita.

    ReplyDelete
  52. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Jogjakarta merupakan sebuah kota yang sangat terkenal dengan beragam budayanya. Setiap sudut jogja menyompan cerita yang jika kita menelaahnya kita akan mengetahui bagaimana kejayaan dan apa yang telah dilalui oleh jogjakarta ini. Bagnunan-bangunan sejarahnya semakin mempertegas bahwa jogja berbudaya. Selain itu jogja juga dikenal dengan kota pelajar. Karena banyaknya universitas ternama yang ada dijogja semakin menarik para pelajar untuk menempuh pendidikan di jogja. Sehingga patutlah jogja disebut kota pelajar. Semoga para pelajar yang datang kejogja ikut menjaga nama baik jogja tercinta ini. Aminn.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  53. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A
    Yogyakarta, kota dengan banyak keunikan di dalamnya. Kota yang memiliki ciri khasnya tersendiri. Kota yang masih kental dengan budayanya. Kota yang menjadi tujuan bagi hampir sebagian besar orang yang haus akan ilmu pengetahuan atau pun seni kehidupan. Kota yang menjadi saksi sejarah negara kita Indonesia. Banyak hal yang akan kita dapatkan dari kota yang sudah terkenal diseluruh negeri ini. Ya itu lah Yogyakarta. Saya sangat terkesan dengan prinsip yang dipegang oleh Kanjeng Sultan HB X, setinggi apa pun pendidikan yang kita miliki tetap saja kita tidak boleh melupakan dari mana asal kita. Akan sangat mulia jika ilmu yang kita dapat selama ini kita gunakan untuk membangun daerah kita sendiri dan lingkungan sekitar kita, seperti yang​ dilakukan oleh Kanjeng Sultan ini. Jangan sampai ilmu kita ini kita gunakan justru untuk hal-hal yang hanya akan merusak daerah kita. Karena ilmu ibarat pisau, jika penggunanya menggunakan untuk hal berguna seperti memasak maka pisau itu akan mensejahterakannya. Tapi jika pisau itu digunakan untuk meluakai orang lain seperti membunuh, maka pisau itu hanya akan menyengsarakan pengguna dan orang lain, begitu jugalah dengan ilmu.

    ReplyDelete
  54. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Kota Yogyakarta sangat terkenal dengan kekentalan kebudayaan dan tata kramanya namun tetap bersifat cair terhadap perdaban masyarakat, Selain itu, yogyakarta juga terkenal dengan sistem pendidikan yang sudah maju maka dari itu saya memilih Yogyakarta sebagai temapt untuk menuntut ilmu. Mudah-mudahan selama di Yogyakarta saya dapat memaksimalkan waktu yang saya punya disini untuk benar-benar menuntut ilmu.

    ReplyDelete
  55. Junianto
    PM C
    17709251065

    Saya mencoba memberikan komentar tentang 4 pilar K Yogyakarta yaitu Kampung, Kampus, Kantor, dan Kota. 4 pilar ini menjadi daya tarik dan magnet bagi semua orang yang datang ke Yogyakarta. Kampung di Jogja dikenal sangat nyaman dengan warganya yang ramah dan santun. Mungkin ini menjadi keunggulan Jogja yang bisa jadi tidak didapatkan di tempat lain. Kemudian, kampus di Jogja juga lengkap mulai dari kampus umum (UGM), LPTK (UNY) dan kampus keagamaan (UIN). Ini juga menambah daya tarik mahasiwa untuk kuliah di Jogja. Kantor dan kota menunjukkan bahwa suasana kantor dan kota di Jogja selalu dijaga sebagai tempat bekerja, dll.

    ReplyDelete
  56. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPS P.Mat A

    “Pulang ke kota mu. Ada setangkup haru dalam rindu. Masih seperti dlu tiap sudut menyapa ku bersahabat penuh selaksa makna.” Sebait lirik lagu Kla projek yang berjudul jogjakarta. Bukan Jakarta, Surabaya atau Semarang namun Daerah istimewa Yogyakarta yang juga terkenal kota pendidikan memang bukan hanya slogan semata. Pernah saya singgah di beberapa kota macam Semarang, Bandung, Solo disana juga terdapat banyak sekolah, perguruan tinggi namun jogja beda. Dengan percampuran budaya yang kental pada setiap lini kehidupan bahkan tidak hanya pendidikan membuat saya merasakan Indonesia yang sebenarnya yang terkenal akan keramahannya, budayanya, adat istiadatnya. Bukan bermaksud saya mengatakan di kota lain tidak ada semacam ini. Tapi saya merasakan Jogja dengan nuansa yang demikian sangat kental bahkan sampai daerah perkantoran.

    ReplyDelete
  57. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Yogyakarta...
    Menurut saya Yogyakarta itu “Negeri paling penak, rasane koyo suarga”. Yogyakarta sangat istimewa, setiap sudut kotanya penuh dengan kenangan. Yogakarta terkenal dengan wisatanya, sering disebut kota budaya dan juga dianggap sebagai kota pelajar. Budaya yang luar biasa beraneka ragam dan orang-orangnya yang ramah dan sopan membuat yogyakarta semakin jaya. Kekuasaan Yogyakarta dipegang oleh Keraton dan juga Paku alaman menjadikan Yogayakarta aman dan damai.

    ReplyDelete
  58. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Jogja begitu indah sehingga banyak sekali penduduk dari seluruh pulau di Indonesia berada dan merasakan nyaman di Jogjakarta. Selain karena destinasi wisata yang disajikan, jogja juga memberikan kenyamanan dan juga ketentraman hari para turis, juga memberikan pendidikan akan moral yang baik. Sebagai pendatang, marilah kita menjaga ciri khas jpogja yang penuh akan sopan santun dan unggah-ungguh yang baik.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  59. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Tinggal dalam rangka menuntut ilmu di Yogyakarta menjadikan saya mengetahui dan mencintai kebudayaan Yogyakarta. Mengingat Yogyakarta yang identik dengan kota Pelajar tentu saja harusnya diimbangi dengan kesadaran tentang pendidikan baik dari pendatang maupun dari penduduk asli. Kesadaran ini dapat diwujudkan dengan upaya untuk lebih menciptakan suasana yang kondusif untuk belajar. Saat ini banyak sekali pusat hiburan dan perbelanjaan di Yogyakarta, dan letaknya justru di daerah-daerah yang mudah di jangkau mahasiswa. Hal ini tentulah harus diimbangi dengan pembatasan dari kita sendiri agar fokus untuk belajar dan tidak terlalu sering mengalihkan waktu belajar dengan bepergian ke tempat tersebut.

    ReplyDelete
  60. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs PMAT C

    Hidup ini adalah hermenetika, silaturahim. Maka dimanapun kita berada penting untuk melakuakan silaturanim. Apalagi kita hidup di negara Indonesia dimaan saling sapa merupakan budaya kita. Maka sudah seharusnya kita bersilaturahim dengan orang-orang disekitar kita, dengan orang-orang yang kita temui. Apalagi sebagai pendatang, silaturahim akan membantu kita untuk mudah beradaptasi dengan budaya dan kebiasaan di Yogyakarta.

    ReplyDelete
  61. Devi Nofriyanti
    17709251041
    PPS P.Mat B 2017

    "di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung", mungkin peribahasa inilah yang pantas untuk dipegang anak rantau yang mengembara kemanapun, termasuk ke kota pelajar ini. kekentalan budayanya dan cairnya masyarakat jogja merupakan hal yang harus dijaga dan dihormati. kata sambutan Sri Paduka Paku Alam X tersebut merupakan pengingat bagi kami semua yang sedang berjuang studi di kota ini. semoga kita sama-sama bisa menjaga budaya dan kenyamanan tinggal di jogja.

    ReplyDelete
  62. M. Zainudin
    16701261019
    PEP

    Bagi saya Yogyakarta merupakan salah satu aset negara yang begitu bernilai dengan kekayaan budaya dan ragam fasilitas pendidikan patut dilestarikan dan dijunjung tinggi. Suatu peraturan yang mulia manakala tanah Yogya tidak berhak dimiliki oleh warga selain pribumi

    ReplyDelete
  63. Tri Wahyu Nurjanah
    15301241010
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Sebagai seorang pendatang, bagi saya Jogja itu nyaman. Apapun yang di tawarkan lebih murah dari pada di tempat lain dan guneman orang-orang Jogja yang khas, tidak jarang membuat saya tidak paham betul apa yang dibahas. Dari artikel tesebut, menyadarkan saya bahwa sebagai seorang pendatang saya harus mampu beradaptasi dengan baik. Tidak harus mengubah kebiasaan yang ada pada daerah saya, tetapi minimal saya harus tau bagaimana budaya ketika saya ngangsu kawruh di Jogja, khususnya UNY yang menerima mahasiswa dari berbagai tempat dengan berbagai latar belakang dan budaya yang berbeda. Namun, sebagai seorang pelajar, walaupun senyaman-nyamannya di kota orang harus ingat atas kewajibannya yaitu menyelesaikan studi kemudian kembali ke daerah masing-masing dan mentransferkan apa yang sudah didapat selama ngangsu kawruh di Jogja.

    ReplyDelete
  64. Yuni Pratiwi
    15301241005
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Sebagai warga asli Jogja saya merasa begitu bangga, dan sangat beruntung dilahirkan di daerah yang masih menjunjung tinggi kebudayaan daerahnya. Perlu saya akui ketika saya pergi ke berbagai tempat seperti Bali, Medan, Padang, dan lainlain disitulah saya merasa bahwa saya harus pulang, saya rindu Jogja. Bukan karena daerah tersebut tidak sama dengan Jogja, bahkan daerah-daerah itu ada yang lebih maju dari Jogja tapi tetap Jogja yang paling utama dihati saya.

    ReplyDelete
  65. Febriana Putri Hutami
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241007
    Jogja itu memang istimewa. Jogja itu kota pelajar. Jogja itu sering dikunjungi. Hal ini karena Jogja itu cair, dapat menerima pendatang asing maupun domestik. Budaya yang ada pun semakin memanggil untuk datang ke Jogja. Segala keunikan yang ada di Jogja juga menarik untuk dipelajari. Budaya yang kental dalam masyarakat pun menyumbang keberagaman budaya di Indonesia. Memang begitu istimewanya Jogja. Keistimewaan ini perlu dijaga dan terus dibangun. Kontribusi dari setiap warga di Jogja itu sangat berpengaruh dengan kemajuan Jogja. Dan pastinya didukung oleh pemimpin yang hebat.

    ReplyDelete
  66. Hanifah Prisma Sindarus
    15301244013
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Artikel yang bermanfaat Prof. Dari artikel tersebut, saya jadi lebih mengetahui mengenai historis filosofis dari Kota Yogyakarta. Sebagai warga Yogyakarta, saya merasa bangga bahwa Kota Yogyakarta masih menjunjung tinggi budaya dan adat istiadat yang ada, serta keramahtamahan warga Yogyakarta terhadap masyarakat pendatang. Keramahtamahan masyarakat Yogyakarta terhadap masyarakat pendatang ini membuat Yogyakarta menjadi kota yang nyaman.

    ReplyDelete
  67. Malidha Amelia
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241016

    Benar sekali artikel diatas, sama halnya dengan lagu dari Kla Project yang berjudul Yogyakarta. Bahwasanya Yogyakarta merupakan kota yang sangat dirindukan untuk kembli ketika sudah meninggalkan Yogyakarta. Banyak sekali budaya yang ada di Yogyakarta dimana seluruh masyarakat Yogyakarta selalu ikut berkontribusi dalam mengembangkannya. Seluruh masyarakat Yogyakarta pasti selalu bangga dengan budaya yang ada. Selain itu, budaya orang Yogyakarta yang sangat ramah dan mampu mengayomi setiap orang yang datang seperti saya seorang pendatang yang menuntut ilmu dikota yang luar biasa ini selalu merasa nyaman untuk tinggal di Yogyakarta. Terkait dengan banyak turis yang datang ke Yogyakarta memang sangat banyak, turis tersebut juga membawa budaya yang ada dari negaranya. Namun hal tersebut tidak akan menggoyahkan budaya Yogyakarta untuk meniru hal yang memang tidak sewajarnya, misalnya menggunakan bikini. Hal tersebut bisa terjadi karena masyarakat Yogyakarta yang selalu pandai dalam memilah atau memfilter segala sesuatu yang masuk ke Yogyakarta. Nah selain itu, tugas saya sebagai mahasiswa pendatang adalah untuk menuntut ilmu dan mencari pengalaman yang baik dan benar dan selanjutnya memang harus untuk kembali kekota asal untuk bisa membangun kota asal menjadi lebih baik.

    ReplyDelete
  68. Rahma Hayati Nurbuat
    15301244007
    S1- Pendidikan Matematika I 2015
    Dari artikel di atas saya dapat belajar bahwa betapa hebatnya pemikiran para pendahulu kita, yang sedemikian detailnya memikirkan daerahnya demi kemajuan bersama. Semua aturan dan juga hal-hal secara simbolik dibuat dengan sedemikian bijak dan bersahaja. Dan nyatanya hal tersebut telah mampu membangun Yogyakarta yang benar-benar istimewa.

    ReplyDelete
  69. Endar Chrisdiyanto
    Pendidikan Matematika A 2015
    15301244011
    Yogayakarta meupakan kota dengan keberagaman budaya dan kota ini banyak tentang nilai budaya bagi kehidupan saya. Banyak ilmu dan juga nilai- nilai budaya saya dapatkan dikota ini. Selain itu pula Yogyakarta sebagai kota pelajar dimana banayak para ilmuwan lahir dikota ini. Yogyakarta merupakan kota yang lengkapa dan tidak saya temukan dikota lain karena kota Yogyakarta memiliki keanekaragaman budaya yang menarik dan penuh makna serta sebagai kota pelajar dimana banyak perguruan ternama dan para ilmuawan lahir dikota ini.

    ReplyDelete
  70. Julialita Muhariani
    15301241004
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Artikel di atas sangat menarik. Membahas bahwa kepada para pendatang dari luar Yogyakarta boleh menjadi diri sendiri (tidak melupakan budaya asal) tetapi tetap belajar untuk memahami dan mengerti budaya Yogyakarta. Sebagai salah satu pendatang dari luar Jawa, khususnya Jogja, Saya merasa kagum atas budaya dan adat istiadat yang ada di Yogyakarta. Banyak sekali pelajaran yang dapat diambil dari mempelajari budaya-budaya tersebut. Meskipun Saya disini sendirian (bukan sesama orang Jogja) tetapi Saya tidak pernah merasa bahwa Saya berbeda daripada yang lain.

    ReplyDelete
  71. Woro Alma Manfaati
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241002

    Seperti kata orang-orang, "Jogja istimewa" itu memang benar. Banyak sekali keistimewaan kota Jogja sehingga membuat kita rindu ketika meninggalkannya. Kebudayaan yang dimiliki Jogja pun beragam dan kental. Jogja adalah kota yang ramai didatangi pendatang, baik itu wisatawan yang tertarik akan kebudayaannya ataupun pelajar yang ingin menuntut ilmu karena Jogja dikenal sebagai kota pelajar. Walaupun banyak pendatang yang membawa berbagai kebudayaan, budaya Jogja tetap berdiri kokoh tidak terkikis oleh budaya luar. Kekentalan budaya Jogja merupakan hal yang harus dijaga, seperti sambutan Sri Paduka Paku Alam X yang dapat jidadikan sebagai pengingat bagi kita semua.

    ReplyDelete
  72. Bayu Widyanto
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301244010

    Kota Yogyakarta merupakan salah satu daerah istimewa yang ada di Indonesia. Dan juga Kota Yogyakarta ini merupakan kota pelajar. Salah satunya kampus tercinta kita yaitu UNY. Banyak para pelajar yang jauh-jauh untuk menimba ilmu di UNY.

    Kota Yogyakarta ini memeliki beragam budaya dan keunikan. Banyak pendatang baru yang datang ke Yogyakarta. Tentu saja orang-orang jogja ramah dengan pendatang baru dengan saling bertoleransi/ menghargai, dan pula sesuai tata krama. Kota Yogyakarta ini benar-benar istimewa.

    ReplyDelete
  73. Finda Ayu Annisa
    15301241024
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Budaya Yogyakarta yang membangun adalah kita yaitu semua pendatang yang datang ke Yogyakarta. Masyarakat Yogyakarta memiliki sifat yang terbuka dan toleran kepada para pendatang baik dari Indonesia maupun mancanegara. Sehingga Yogyakarta menjadi kota yang istimewa dan selalu dirindukan oleh para pendatang yang sudah pernah ke Yogyakarta. Dan kita sebagai mahasiswa tugasnya adalah belajar dan menyelesaikan studi di tanah orang. Dan apabila sudah lulus kita wajib kembali ke daerah masing-masing. Jangan sampai kita melupakan daerah yang membuat kita besar seperti sekarang ini.
    Terimakasih

    ReplyDelete
  74. Rina Musannadah
    15301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Jogja Istimewa. Jogja memang selalu punya keistimewaan tersendiri setiap didatangi, katanya. Jogja dikenal dengan masyarakatnya yang sangat ramah dan budaya yang sangat kental. Tulisan di atas berperan sebagai penambah pengetahuan, juga sebagai pengingat. Pengingat bahwa saya adalah mahasiswi yang “numpang” belajar di Jogja dan harus dapat berbaur dengan masyarakat Jogja dan ikut terus menjaga budaya yang sudah ada. Selain itu, sebagai pendatang kita juga harus ingat untuk kembali ke kampung halaman dengan membawa ilmu dan pengalaman yang sudah kita dapat dengan harapan dapat membangun daerah masing-masing agar menjadi lebih maju dari sebelumnya.

    ReplyDelete
  75. Siti Efiana
    15301241029
    S1- Pend.Mat I 2015

    Terima kasih atas artikelnya, Pak. Saya menjadi semakin mengetahui sejarah Yogyakarta. Sebagai seorang pendatang, saya pun merasa nyaman berada di sini. Selain ramah dan indah, kota Yogya pun memang bisa dikatakan sebagai surganya para pencari ilmu karena di sini sangat mudah mencari majelis-majelis ilmu. Kemudian, saya juga setuju bahwa kita tidak boleh menjadi kacang yang lupa kulitnya, seselesainya belajar di sini, semoga saya bisa ikut berkontribusi membangun daerah asal saya.

    ReplyDelete
  76. Fitria Restu Astuti
    15301241040
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Saya berasal dari keluarga Jawa, dibesarkan di lingkungan dengan kebudaayan orang Jawa pada umumnya. Meskipun saya bukan orang asli Yogyakarta namun saya sudah terbiasa berada di lingkungan dengan budaya seperti di Yogyakarta. Memang betul seperti yang disampaikan oleh Prof. Marsigit, masyarakat Yogyakarta itu ekspresif. Ekspresi yang sering saya lihat adalah keramahan masyarakatnya. Saya bersyukur bisa menempuh Pendidikan di UNY. Saya dapat belajar banyak hal dengan teman-teman yang berasal dari berbagai suku.
    Saya akan terus mengingat dan melaksanakan pesan Prof bahwa tugas mahasiswa adalah belajar dan menyelesaikan kuliahnya, selanjutnya dia kembali untuk memangun daerah asalnya.

    ReplyDelete
  77. Lisfiyati Mukarromah
    15301241042
    Pendidikan Matematika A 2015
    Program S1
    Jogja memang istimewa, terlebih bagi saya yang asli orang Jogja. Saya merasa bangga bisa dilahirkan di kota yang penuh dengan budaya ini. Keragaman budaya dan keramahan penduduk Jogja menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan. Oleh karena itu sebagai warga Jogja kita harus menjaga budaya kita.
    Jogja juga sebagai kota pelajar. Banyak pelajar dan mahasiswa dari seluruh pelosok nusantara yang menuntut ilmu di Jogja. Sebagai warga asli Jogja saya belajar banyak dari para pendatang. Kita juga harus menfilter budaya yang masuk di Jogja, yang baik bisa kita adopsi dan yang buruk kita tinggalkan.
    Terimakasih.

    ReplyDelete
  78. Nur'aini Habibah Sa'diyyah
    15301241044
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Artikel yang menarik. Saya sebagai pendatang di Yogyakarta, bangga bisa menempuh pendidikan di UNY. Seperti dalam salah satu lagu kesukaan saya yang dinyanyikan oleh Kla Project berjudul Yogyakarta, Yogyakarta selalu memiliki tempat yang membuat rindu. Kebetulan masa kecil saya pernah di Yogyakarta, sehingga Yogyakarta terkadang membuat saya ingin kembali. Meskipun seperti itu, setelah menyelesaikan studi disini, insyaAllah tidak akan lupa dengan asal saya berada dan akan membangun desa/kota menjadi lebih baik.
    Benar sekali seperti yang ada dalam artikel ini, Yogyakarta memiliki budaya yang khas dan selalu memikat pendatang/wisatawan. Yogyakarta bisa menerima pendatang-pendatang baru dan mengayomi tanpa membedakan dari mana kami berasal. Selain itu, ternyata setiap apapun yang ada di Yogyakarta memiliki arti dari simbol-simbol baik pada baju, keindahan kota, dan lainnya.

    ReplyDelete
  79. Isykarima Nur S
    15301241032
    S1 Pend. Matematika A 2015

    Jogja Istimewa. Benar sekali artikel di atas. Sebelum saya di Jogja, saya merasa Jogja sama dengan kota-kota lainnya. Namun setelah saya kuliah dan 3 tahun di jogja, memang benar slogan jogja istimewa. Adat istiadatnya, budayanya yang masih sangat kental, warganya yang sangat ramah terhadap pendatang seperti saya. Tidak heran jika Yogyakarta dipenuhi dengan perantau, Yogyakarta terlalu nyaman untuk ditinggalkan :)

    ReplyDelete
  80. Rina Anggraeni
    15301241043
    S1 Pend. Matematika A 2015

    Saya selaku maahasiswa mengemban tugas yang dipercayakan orang tua saya yaitu belajar dan menyelesaikan studi tepat waktu. “Kalau sudah lulus, silahkan kembali ke daerah masing masing. Bangunlah daerahmu masing masing. Janganlah menjadi seperti kacang lupa kulitnya. “, dari kalimat tersebut saya jadi teringat dengan tugas saya sebagai warga daerah yaitu ikut serta dalam pembangunan daerah melalui pendidikan (sesuai dengan jurusan yang saya pilih). Insya Allah nanti setelah lulus saya akan kembali ke daerah saya dan ikut serta dalam memajukan pendidikan di daerah saya. Prof, juga menegaskan bahwa “budaya Yogyakarta itu yang membangun adalah termasuk anda anda semua para pendatang. Kita teringat pidato Kanjeng Sultan HB X walaupun sudah menyelesaikan pendidikan di Barat, tetapi tetaplah saya orang Jawa.”. Sangat menyadarkan kita yang mungkin sudah terlalu lama di Yogya dan nyaman dengan kota ini, untuk mengingat daerah kita masing-masing juga butuh generasi penerus yang dapat membangun daerah masing-masing.

    ReplyDelete
  81. Almaida Alvi Zahrotunnisa
    Pendidikan Matematika A 2015/S1
    15301241046
    Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Saya adalah mahasiswa UNY yang berasal dari luar Yogyakarta. Disini saya bisa merasakan bagaimana kebudayaan daerah masih dijunjung dan dilestarikan. Jogja berhati nyaman. Ya, tentu saya nyaman sekali tinggal di Jogja. Begitu indah dan ramah  Terbukti bahwa Jogja memanglah istimewa. Jogja memang berhati nyaman.

    ReplyDelete
  82. Amayda Ade Pramesti
    15301244012
    S1 Pend.Mat A 2015

    Jogja istimewa menjadi slogan yang melekat, saya yang lahir dan tinggal di Jogja merasakan bahwa Jogja merupakan kota yang nyaman dan ramah. Jogja dengan budaya yang masih melekat dan tradisi - tradisi yang masih dilakukan memberikan warna tersendiri untuk Jogja. Jogja dengan segala keistemewaanya menjadikan kota yang beda dengan kota yang lain

    ReplyDelete
  83. Alfiani Indah P. S.
    15301241027
    S1-Pendidikan Matematika I 2015

    Salah satu kota yang diburu oleh para pelajar maupun wisatawan adalah Yogyakarta. Yogyakarta yang dikenal dngan kota Pelajar, Kota Gudeg memiliki banyak kebudayaan yang unik dan beragam. Yogyakarta dipenuhi oleh banyak pendatang untuk sekedar berwisata atau menggali ilmu. Keistimewaannya membuat orang-orang, baik pendatang maupun masyarakat lokal menjadi betah di Jogja. Selain itu, sebagai orang-orang yang tinggal di Yogyakarta, kita harus senantiasa nguri-uri budaya yang ada.

    ReplyDelete
  84. Ibnu Rafi
    14301241053
    S1 Pendidikan Matematika Kelas I 2014

    Setelah membaca postingan Prof. Marsigit ini saya menjadi lebih bersyukur bisa "sejenak mampir" di Yogyakata. Saya mengagumi para leluhur/pendahulu, kampung, kampus, kantor, dan kota yang telah membentuk budaya Yogyakarta--budaya yang terbuka terhadap budaya lain tapi tidak kehilangan jati dirinya. Sebagaimana yang telah tertulis pada postingan ini bahwa: "Anda para mahasiswa dari luar Yogyakarta, datang dan tinggal di Yogyakarta tidak perlu harus menjadi orang Yogya. Tetapi cukup mengerti dan pahami budaya Yogya. Yang dari Aceh, Bengkulu, Batak, Dayak, Sulawesi, Papua dst, silahkan jadilah dirimu sendiri tetapi yang mengerti dan paham budaya Yogya." Berdasarkan kutipan ini, saya menyadari bahwa "di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung", yang berarti saya sebagai pendatang haruslah memahami dan menghormati budaya/ adat istiadat Yogyakarta--tanpa kehilangan budaya sendiri.

    ReplyDelete
  85. Agnes Teresa Panjaitan
    S2 Pendidikan Matematika A 2018
    18709251013

    Seperti yang Bapak tuliskan, sebagai seorang pendatang yang menempuh pendidikan di kota yogyakarta. Saya merasa nyaman dan kagum akan pesona yogyakarta. Masyarakatnya ramah, terbuka, dan toleran. Saya juga melihat dan merasakan keberagaman di Yogyakarta tetapi tidak mempermasalahkan perbedaan melainkan belajar dari perbedaan, memaknai perbedaan dengan indah. Saya merasa beryukur karena Yogyakarta adalah kota yang teduh bagi siapapun yang menempatinya. Semoga harapan baik penduduk Yogyakarta maupun pendatang, terhadap kota selalu terwujudkan.

    ReplyDelete
  86. Atin Argianti
    18709251001
    PPs PM A 2018

    Dari resensi Bapak, saya mendapatkan pengetahuan tentang peran Yogyakarta untuk Indonesia, budaya Yogyakarta, selain itu Yogyakarta sebagai kota pelajar dan kota pariwisata. Sebagai pendatang, saya harus beradaptasi dengan lingkungan yang lebih rame dari tempat tinggal. Untuk bergaulpun saya harus pintar-pintar memfilter mana yang baik dan pantas sesuai dengan diri sendiri. Saya ke Yogya sebagai mahasiswa memiliki tanggung jawab pada orang tua untuk menyelesaikan studi sehingga saya harus semangat.

    ReplyDelete
  87. Elsa apriska
    18709251005
    S2 PM A 2018

    Sebagai pendatang di kota Yogyakarta ini saya memang merasakan betul sifat jogja yang cair sekaligus kental. Masyarakat yang cair atau menerima dengan ramah para pendatang dan juga juga budaya Jogja yang masih kental. kemudian saya tertarik dengan tulisan tugas mahasiswa adalah belajar jika sudah lulus kembalilah ke daerah masing-masing dan bangunlah daerah mu. Semoga saya dan teman-teman lainnya diberikan kelancaran dalam menempuh pendidikan di Jogja ini dan bisa berkonstribusi untuk kemajuan daerah kami masing-masing setelah tamat.

    ReplyDelete
  88. Dini Arrum Putri
    18709251003
    S2 P Math A 2018

    Yogyakarta adalah salah satu kota di indonesia yang terkenal dengan budayanya yang kental dan unik. Keistimewaan jogja dengan segala keindahan wisatanya selalu menarik pasa wisatawan dari lokal maupun mancanegara untuk berlibur sekaligus mengenal budaya jogja dengan apik. Tidak heran jika kita akan kembali lagi ke kota yang istimewa ini karena telah menyimpam banyak cerita yang begitu istimewa pula. Tak hanya itu, jogja juga dikenal sebagai kota pelajar, hampir semua mahasiswa yang belajar di jogja adalah pendatang. Ada sekitar 100 lebuh universitas yang menjadi kampus tujuan para pendatang. Belom lagi pelajar dari negara lain. Sungguh jogja adalah kota yang begitu istimewa dan unika, tak hanya belajar budaya dari jogja itu sendiri namun dapat mengenal ciri khas kota-kota lain dengan berinteraksi pada teman dari kota asalnya.

    ReplyDelete
  89. Endah Kusrini
    18709251015
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Saya bukan orang Jogja, tetapi saya lahir dan dibesarkan di Jawa. Orang tua saya sangat menjunjung tinggi budaya Jawa. Saya sangat bersyukur mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan di Jogja, karena selain dapat belajar di bangku kuliah, saya juga dapat semakin mengenal Jogja dengan segala keistimewaannya.

    ReplyDelete
  90. Ibrohim Aji Kusuma
    18709251018
    S2 PMA 2018

    Daerah Istimewa Yogyakarta, sesuai namanya berisi ribuan hal yang menjadikannya benar-benar istimewa. Budaya, Kearifan lokal, Keramahan penduduk, Nuansa beribadah, Atmosfer belajar, Cuaca yang indah, Kuliner yang lezat dll. Seribu alasan bisa saya siapkan untuk mengasumsikan Yogyakarta is the best city in Indonesia. Dibalik itu semua, ternyata ada kisah panjang dan penuh arti filosofis bagaimana jogja dibangun, diatur, dilestarikan sampai sekarang.

    ReplyDelete
  91. Seftika Anggraini
    18709251016
    PPs Pendidikan Matematika A 2018

    Yogyakarta yang cair dan kenthal bersamaan menjadi hal yang sangat luar biasa. Selalu terbuka dengan pendatang dan pengunjungnya namun tetap menjaga budaya sendiri sehingga tidak terpengaruh oleh pendatangnya. Yogyakarta itu "ngangenin". Istilah yang sering kami pakai. Setiap sudut kotanya istimewa. Terima kasih Yogyakarta atas semua hal yang telah disajikan untuk saya.

    ReplyDelete
  92. Deden Hidayat
    18709251032
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamu’alaikum wr wb
    Bangga dan bersyukur rasanya sudah menjadi bagian dari kota Istimewa Yogyakarta. Yogyakarta bisa disebut sebagai kota wisata, budaya, pendidikan dan masih banyak lagi. Setiap orang tentunya ingin merasakan nyamannya kota yogyakarta. Kita sebagai orang yang beruntung bisa menjadi bagian dari kota ini marilah kita hormati dan jaga adat istiadat dan budaya yang ada di kota istimewa ini.

    ReplyDelete
  93. Bayuk Nusantara KR.J.T
    18701261006
    S3 Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (PEP)

    Melalui tulisan ini, prof mengajarkan kepada kita, khususnya saya, sebagai pendatang di Jogja merasakan masyarakat Jogja yang cair. Saya beruntung merasakan bagaimana ramahnya orang Jogja. Terima kasih prof dengan adanya tulisan ini membuat kami bersyukur tinggal di kota ini.

    ReplyDelete
  94. Anggoro Yugo Pamungkas
    18709251026
    S2 Pend.Matematika B 2018

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    budaya jogja yang perlu kita lestarikan, dan seluruh budaya yang ada di indonesia, jangan sampai bangsa lain mengakui budaya-budaya kita menjadi budaya mereka. Dalam menjaga budaya-budaya di indonesia tidak bisa sendiri, kita diibaratkan seperti lidi. lidi kalo cuma 1 atau 2 mudah di patahkan, tetapi jika lidi itu banyak maka sulit untuk dipatahkan. maka mulailah sekarang untuk melestarikan budaya kita bersama-sama. Jogja sebagai kota budaya, semoga terjaga kelestariannya.

    ReplyDelete
  95. Samsul Arifin
    18701261007
    S3 PEP 2018

    Yogyakarta = ramah tamah
    Yogyakarta = unggah ungguh
    Yogyakarta = aluuuuusss
    Yogyakarta = tepo sliro
    Yogyakarta = ......
    Yogyakarta = sy jadi ewuh pekewuh

    ReplyDelete
  96. Dita Aldila Krisma
    18709251012
    PPs Pendidikan Matematika A 2018

    Yogyakarta Kota Istimewa. Saya sepakat bahwa semua yang ada di Yogyakarta itu bermakna dan mempunyai arti. Membaca tulisan Bapak tentang pemikiran Yang Mulia Sri Paduka Paku Alam X, saya menjadi teringat 3 filosofi yang ada di Jogja yang pernah disampaikan oleh salah satu abdi dalem Kraton yang menyambangi sekolah untuk memberikan pengenalan tentang Yogyakarta dan menegaskan visi misi Jogja. (1) sangkan paraning dumadi. Hal ini berkaitan dari mana kita berasal dan ke mana tujuanmu nanti; kemanakah kita bakal ‘pulangproses kelahiran, lahir, dan dilahirkan; aku sapa karo sapa arep neng ngendi; dan mencintai serta mensyukuri yang ada kareana ada yang mengadakan.

    ReplyDelete
  97. Dita Aldila Krisma
    18709251012
    PPs Pendidikan Matematika A 2018

    (2) manunggaling kawula lan gusti. Hal ini berkaitan dengan menyerahkan seluruh hidup kepada Gusti Allah; disiplin-kreatif-antusias; segala kehendak dan keinginan kita serahkan kepada Allah karena Allah Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui; mensyukuri-berdoa-bertobat-pelayanan-kasih saying; rendah hati dan mendengarkan suara hati; memberi-melayani-mencintai-menghargai.
    (3) memayu hayuning bawana. Dapat diartikan memperindah keindahan dunia. Dalam hal ini kita harus menjaga kelestarian alam dan kita harus mempunyai budi pekerti. Manusia harus memelihara dan memperbaiki lingkungan fisik dan spiritualnya

    ReplyDelete