Nov 8, 2014

Teori Pengetahuan Menurut Immanuel Kant

Ass Wr Wb


Terdapat banyak Teori Pengetahuan; jumlahnya adalah sebanyak para Filsuf yang membuatnya.Kita dapat memelajari Teori Pengetahuan dari Aristoteles, Plato, Rene Descartes, David Hume, Immanuel Kant, Hilbert, Sir Bertrand Russell. Saya menemukan bahwa pada prinsipnya setiap aliran filsafat mempunyai Teori Pengetahuan nya masing-masing. Itulah juga sebuah tantangan bagi kita semua untuk memelajarinya.
Yang berikut adalah saya telah berhasil membuat peta atau diagram Teori Pengetahuannya Immanuel Kant. Tiadalah ada di tempat atau sumber lain diagram seperti itu yang ada, karena diagram tersebut memang semata-mata sayalah yang membuat berdasar sumber "the Critic of Pure Reason" nya Immanuel Kant.
Selamat menyimak.
Wss Wr Wb

                       Diagram dibuat oleh Marsigit berdasar Teori Pengetahuan Immanuel Kant

33 comments:

  1. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Mohon ijin, yang saya pahami tentang teori pengetahuan menurut Imanuel Kant ialah bahwa pengetahuan diperoleh melalui hermeneutika, melalui keseimbangan. Karena pengetahuan harus kokoh di langit dan kokoh di bumi. Tentang intusi, konsep, dan abstraksi salah satunya. Bahwa pengetahuan bisa jadi kita peroleh lewat konsep yang didapat melalui sistem indera (melihat, mendengar, meraba, mengecap) kemudian diperkuat dengan intuisi kita, dihubungkan melalui pengalaman pengalaman terdahulu, mungkin bisa diperkuat kembali dengan penginderaan lagi (misal awalnya baru didengar, kemudian dilihat wujudnya). Proses itu terjadi berulang ulang dan berhermeneutika hingga lahirlah satu pengetahuan yang kokoh pada pikiran kita.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Efi Septianingsih
      Prodi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
      Kelas B
      17701251013

      saya sependapat dengan wulan, karena pada teori pengetahuan beradasarkan Imanuel Kant,telah dijabarkan oleh bapak didalam kelas pep
      sebagimana, Imanuel Kant pada masa itu telah berfikir secara kritis tentang bagaimana hermeneutika dan proses terjadinya.
      organ tubuh dijadikan sebagai alat ukur mengetahui, apa yang terjadi, apa yang mungkin terjadi diperjuat dengan indra yang dimiliki

      Delete
  2. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Teori pengetahuan Kant lahir sebagai penengah perseteruan logika dan pengalaman. Pengetahuan menurut Kant adalah hasil dari sintetik a priori. Kant memandang rasionalism terlalu mengagung-agungkan logika sehingga mengabaikan pengalaman sedangkan empirism terlalu mengagung-agunkan pengalaman sehingga mengabaikan logika maka pengetahuan yang terbaik menurut Kant adalah hasil mengadaptasi apriori dari rasionalism dan sintetik dari empirism.

    ReplyDelete
  3. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Immanuel kant sudah menjabarkan secara rinci dalam peta tersebut bahwasanya aposteriori punya peranan sangat penting ketika nilai nilai yang berseberangan di sebelah kiri dapat di padukan dengan nilai nilai yang berada di ujung kanan dengan aposteriori, sedikit kritik karena beberapa unsur dalam isi buku tersebut sekarang ada yang sudah tidak terjadi misal contingen.

    ReplyDelete
  4. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Teori Kant tentang pengetahuan adalah tentang mengakui keterbatasan manusia. Hal ini sangat berlawanan dengan teorinya sendiri tentang moral. Teori Kant tentang moralitas ini menyatakan potensi kemanusiaan untuk membatasi keterbatasan kita. Menurut Kant, ada perbedaan jelas yang bisa di tarik antara penalaran teoretis murni dan penalaran praktis murni. Penalaran teoretis kita terbatas dan terkondisi: kita tidak bisa tahu hal-hal dalam cara mediasi dalam cara yang mungkin seperti caranya malaikat. Secara moral, kita juga terbatas: kita sering di dorong oleh nafsu dan keinginan hewani dari pada di dorong oleh pertimbangan moral. Namun demikian, dalam kasus moralitas menurut Kant, kita masih mampu mengetahui apa yang benar.

    ReplyDelete
  5. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh


    Teori Kant tentang pengetahuan adalah tentang mengakui keterbatasan manusia. Hal ini sangat berlawanan dengan teorinya sendiri tentang moral. Teori Kant tentang moralitas ini menyatakan potensi kemanusiaan untuk membatasi keterbatasan kita. Menurut Kant, ada perbedaan jelas yang bisa di tarik antara penalaran teoretis murni dan penalaran praktis murni. Penalaran teoretis kita terbatas dan terkondisi: kita tidak bisa tahu hal-hal dalam cara mediasi dalam cara yang mungkin seperti caranya malaikat. Secara moral, kita juga terbatas: kita sering di dorong oleh nafsu dan keinginan hewani dari pada di dorong oleh pertimbangan moral. Namun demikian, dalam kasus moralitas menurut Kant, kita masih mampu mengetahui apa yang benar.

    ReplyDelete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  7. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs Pendidikan Matematika C

    Pengetahuan a priori menurut Kant adalah pengetahuan yang bersumber tidak dari pengalaman langsung, melainkan dari 'aturan umum' yang 'dipinjam' dari pengalaman. Epistemologi atau teori pengetahuan berhubungan dengan hakikat ilmu pengetahuan, pengandaian-pengandaian dan dasar-dasarnya. Kant beranggapan bahwa rasionalisme berpendirian bahwa rasio merupakan sumber pengenalan atau pengetahuan. Kebenaran filsafat tidak dapat dibuktikan oleh filsafat sendiri tetapi hanya dapat dibuktikan oleh teori keilmuan melalui observasi ataupun eksperimen.

    ReplyDelete
  8. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Diagram Teori Pengetahuan Immanuel Kant yang bapak gambarkan menunjukkan bahwa pengetahuan itu tidak berdiri sendiri. Pengetahuan itu hermeneutika, dibangun dari berbagai macam hal, seperti pengalaman, persepsi dan seterusnya dimana pengetahuan-pengetahuan itu akan menghasilkan konsep dan intuisi. Dalam membangun pengetahuan haruslah sesuai ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  9. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Dari teori yang disampaikan di atas ada dua garis besar yaitu mengenai a priori dan a posteriori. Disebutkan pula dalam gambar tersebut yaitu berkaitan dengan dunia pikiran dan dunia kenyataan. Dimana masing-masing dunia memiliki sifat-sifatnya masing-masing. Dimana disebutkan sifat pada nya yaitu berkaitan dengan neumena. Berkaitan pula dengan apersepsi, logikal, analitik. Ada di pikiran, yaitu cognitif, tentang transenden idea. Mengenai konsep, pengetahuan, yang dipikirkan. Kemudian dari sisi a posteriori maka dengan sifat dan karakteristiknya yaitu sensasi, pneumena, aperssepsi, pengalaman, kontingen, sintetik, empiris.

    ReplyDelete
  10. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Teori Immanuel Kan muncul ketika terjadi ketegangan antara paham teori logika dan teori pengalaman. Para penganut teori logika percaya bahwa yang paling menentukan kehidupan manusia ialah kekuatan logika atau pikiran manusia itu sendiri sehingga apa yang ada di pikiran seseorang mencerminkan bagaimana orang tersebut dalam kehidupannya. Sedangkan para penganut teori pengalaman percaya bahwa yang menjadikan manusia semakin berkembang dan maju ialah pengalamannya, manusia belajar dari pengalamannya.

    Namun kedua kubu paham teori logika dan teori pengalaman saling merasa bahwa teori mereka masing-masinglah yang paling benar. Sehingga muncullah teori Immanuel Kant sebagai penengah diantara keduanya. Yakni kehidupan manusia itu berdasarkan hermeneutika. Memikirkan apa yang dikerjakan dan mengerjakan apa yang dipikirkan. Itu artinya baik pikiran maupun pengalaman sama pentingnya dalam kehidupan manusia. Sebelum bertindak hendaknya kita memikirkan atau mempertimbangkan akibatnya. Dan setiap tindakan yang kita lakukan pasti memberikan pengalaman yang perlu dipikirkan sebagai refleksi atas apa yang telah dilakukan.

    ReplyDelete
  11. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Teori pengetahuan kant ini memuat teori representation (representasi). Menurut saya representasi yang dimaksud adalah bagaimana seseorang menangkap objek melalui pengindranya kemudian dimasukkan dalam akal dan diprosesnya yang akan menghasilkan ide/konsep dengan bahasa akan disampaikan kembali. Dengan kata lain representasi adalah proses pemaknaan kembali sebuah objek/fenomena/realitas yang maknanya akan tergantung bagaimana seseorang itu mengungkapkannya melalui bahasa.

    ReplyDelete
  12. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Immanuel Kant dengan teori pengetahuannya hadir sebagai juru damai bagi perselisihan yang telah terjadi berabad-abad antara Rene Descartes dengan teori Cogito Ergo Sum nya ( Tiadalah ilmu jika tidak berdasarkan rasio) dan David Hume dengan teori Tiadalah ilmu jika tidak berdasarkan pengalaman. Immanuel Kant menggabungkan kedua teori tersebut sehingga tidak akan terjadi kesombongan karena hanya mengagung-agungkan pikiran saja atau pengalaman saja dan hidup pun akan menjadi lebih harmonis, kita mampu terjemah dan menerjemahkan segala yang terjadi dalam hidup. Sekian dan Terima kasih.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  13. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Secara sederhana apa yang dapat saya pahami adalah Immanuel Kant memandang ilmu sebagai akibat dari logika pemikiran dan juga pengalaman. Logika dan pengalaman saling memperkuat sebuah ilmu. Maka dari itu dalam konteks ilmu pengetahuan, logika dan pengalaman berjalan beriringan secara harmonis.

    ReplyDelete
  14. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Dari diagram mengenai teori pengetahuan Immanuel Kant di atas, dapat diketahui beberapa teori pengetahuan yang dikemukakannya, antara lain :
    1. Teori a priori dan a posteriori
    Pengetahuan a priori adalah pengetahuan yang bersumber tidak dari pengalaman langsung, melainkan dari ‘aturan umum’ yang ‘dipinjam’ dari pengalaman. Pengetahuan a posteriori atau pengetahuan empirik adalah pengetahuan yang bersumber dari pengalaman.
    2. Analitik dan Sintetik
    Pengetahuan diformulasikan dalam bentuk putusan (judgement), ada dua bentuk:
    (1) Putusan analitik adalah putusan dimana predikatnya ada di dalam subyek, misalnya semua lingkaran adalah bulat.
    (2) Putusan sintetik adalah putusan dimana predikatnya di luar subyek, yaitu sesuatu yang berbeda dari subyek dan memberikan tambahan terhadap subyek, misalnya semua benda memiliki berat.

    ReplyDelete
  15. Menurut Kant, obyek pengetahuan ada dua, yaitu:
    (1) Nomena, adalah eksistensi yang dinalar akal (intelligible existence), yaitu sesuatu yang ada di dalam diri mereka sendiri dan difikirkan oleh akal. Masalah-masalah rasional itu adalah Tuhan, kebebasan dan keabadian jiwa.
    (2) Fenomena, adalah eksistensi indrawi dan menjadi obyek pengalaman dan obyek intuisi indrawi (sensuous existence), bukan sesuatu yang ada di dalam dirinya sendiri. Fenomena itu berupa materi dan ada dalam realitas indrawi. Fenomena adalah obyek dari pengalaman yang bersifat mungkin.

    ReplyDelete
  16. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Imanuel Kant merupakan filsuf yang sangat terkenal. Menurut Kant, syarat bagi segala ilmu pengetahuan adalah bersifat umum dan mutlak serta memberi pengetahuan yang baru. Menurut Kant juga, ada tiga tingkatan pengetahuan manusia yaitu tingkat penyerapan indrawi, tingkat akal budi, dan tingkat intelek.

    ReplyDelete
  17. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  18. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Seperti yang Prof. selalu katakan, setiap aliran filsafat memiliki teori mengenai pengetahuan sesuai dengan alirannya masing-masing, tak terkecuali Immanuel Kant. Terimakasih kepada Prof. Marsigit, M.A. yang telah membuat diagram Teori Pengetahuan ini yang diadopsi berdasarkan sumber “the Critic of Pure Reason”. Diagram ini dengan jelas menggambarkan Teori Pengetahuan menurut Immanuel Kant. Namun akan lebih sempurna apabila Prof. menambahkan keterangan mengenai diagram tersebut, baik itu secara lisan (suara) ataupun tulisan. Sehingga kita dapat lebih memahami diagram tersebut.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  19. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Teori yang diberikan, saya mengambil kesimpulan dari apa yang diajarkan oleh bapak dari buku pure reason yang dikemas dalam elegi-elegi pada tahun-tahun sebelumnya, teori pengetahuan yang diberikan lebih pada sintetik apriori yang diambil dari perselisihan antara David Hume dan Rene De Scrates.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  20. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Sedikit garis besar mengenai Immanuel Kant. Dalam hidupnya, Kant menghabiskan sepanjang kehidupan kerjanya untuk mengajar di sebuah Universitas di Kota Pelabuhan Konigsberg, Prusia, tempat ia di lahirkan. Akan tetapi, ia adalah peserta aktif dalam perdebatan filosofis kala itu di Eropa. Ide-idenya terus membentuk dan mempengaruhi bidang penyelidikan filosofis. bidang penyelidikan filosofis tersebut dari Epistemologi hingga filsafat sejarah. Dari persfektif sejarah pemikiran Eropa pada umumnya, sesuatu yang tidak mungkin jika meremehkan pentingnya karya-karya Kant di kemudian hari, yaitu filsafat kritis yang di terbitkan khususnya dalam buku teks, Critique of Pure Reason (1781) dan Critique of Practical Reason (1788).
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  21. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Immanuel Kant ia mulai menganalisis dalam bukunya The Critic of Purealism bahwa pikiran ya pikiran, konsisten ya konsisten tapi pikiran itu bersifat analitik. Analitik itu yang penting dari ide satu yang lain memiliki sifat konsisten. Disamping bersifat analitik pikiran juga bersifat a priori. A priori itu paham sebelum mengetahui kejadian. Contohnya dokter yang mengetahui obat dari mentelepon pasien, bisa mengambil kesimpulan dari konsistensi. Sedangkan yang dibawah itu a posteriori. Sintetik a posteriori. Sintetik itu bersifat kejadian satu dengan yang lain. Sehingga menurut Immanuel Kant ia menyimpulkan ilmu adalah sintetik a priori. Sebenar-benar ilmu adalah sintetik apriori. Karena ilmu itu dipikirkan dan juga di coba.

    ReplyDelete
  22. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    Immanuel Kant selain rasional dalam konsep berfikir tentang ilmu pengetahuan ia juga memadukan persoalan lengkap yang tidak terpisahkan dari dunia religi, akan pemikiranya tersebut saya sangat yakin polanya di ilhami dari lingkunganya yang religius

    ReplyDelete
  23. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Immanuel kant merupakan seorang filsuf yang menjadi penengah dari perseteruan rasionalisme-empirisme, sekaligus jauh meninggalkan idealisme dan positivisme. Positivisme memandang pengetahuan semata-mata berdasar pada fakta-fakta yang ditemukan secara positif-ilmiah. sedangkan Idealisme berpandangan bahwa ide adalah dasar dari konstruksi realitas. Sehingga teori yang dikembangkan oleh Kant adalah penggabungan atau jalan tengah dari teori lainnya.

    Demikian, terimakasih.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  24. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. Dari beberapa pemikiran Immanuel Kant di atas, dapat diketahui beberapa teori pengetahuan yang dikemukakannya, antara lain teori a priori dan a posteriori. Pengetahuan diformulasikan dalam bentuk putusan (judgement), ada dua bentuk, putusan analitik dan putusan sintetik. Menurut Kant, obyek pengetahuan ada dua, yaitu: nomena dan fenomena. Sumber pengetahuan menurut Kant ialah indera (sense) dan pemahaman (understanding).

    ReplyDelete
  25. Sebenarnya peta yang sebenarnya saya belum pahami betul. Akan tetapi saya ingin tetap merefleksikan sesuai kemampuan saya. Menurut saya, ada aspek-aspek yang ingin ditonjolkan yaitu yang berada pada lingkaran terdalam dimana berpikir kritis ada di dalamnya ditemani dengan intuisi, empiris, logika, ide, pure reason, sintetiks, dan lain sebagainya

    ReplyDelete
  26. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Syarat dasar bagi segala ilmu pengetahuan adalah bersifat umum dan mutlak serta memberi pengetahuan yang baru. Menurut Imanuel Kant ilmu merupakan gabungan antara pengalaman dan berpikir. Apabila hanya berpikir terancam kosong. Sesuatu yang ada dalam pikiran bersifat analitik dan apriori.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  27. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Sesuatu yang ada dalam pikiran bersifat analitik (konsistensi ide dalam pikiran) dan apriori (mampu memikirkan sebelum terjadi) sedangkan di luar pikiran bersifat sintetik (hubungan subjek predikat, dimana predikat terdapat dalam subjeknya), dan aposterori (baru berpikir setelah terjadi).
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  28. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Immanuel Kant adalah filsuf yang mengambil nilai tengah yaitu sintetik apriori. Dengan metodenya, ia mampu menyeimbangkan antara yang dipikirkan dan kenyataan. Sintetik apriori juga bermanfaat dalam pembelajaran matematika yaitu menyeimbangkan antara matematika formal dan matematika empiris. Matematika secara kontekstual dan matematika yang abstrak (simbol, notasi, dan angka-angka) bukan lagi sesuatu yang sangat terpisah, tetapi sintetik apriori menjadi jembatannya.

    ReplyDelete
  29. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Kant merupakan tokoh filsafat yang sangat terkenal karena bukunya yang berjudul the critisism of pure reasoning. Dalam penjelasan bapak yang dikemukakan dikelas, saya memahami bahwa pengetahuan diperoleh melalui hermeneutika

    Teori Kant hadir pada saat terjadi pertentangan antara teori logika dan teori pengalaman. penganut teori logika menganggap bahwa yang paling menentukan kehidupan manusia ialah kekuatan logika/pikiran manusia itu sendiri sehingga apa yang ada di pikiran seseorang mencerminkan bagaimana orang tersebut dalam kehidupannya. Sedangkan para penganut teori pengalaman percaya bahwa yang menjadikan manusia semakin berkembang dan maju ialah pengalamannya, dan tidak menomorsatukan logika atau pikiran. Keduanya salah, karena keduanya berkaitan erat dan berhubungan satu sama lain. Sehingga teori yang dikembangkan oleh Kant adalah penggabungan atau jalan tengah dari teori lainnya. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  30. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Berdasarkan teori kant. Disebut ilmu ketika ia apriori sekaligus aposteriori. Apriori terjadi di dalam dunia langit, langit dalam arti seluas-luasnya. Bisa disebut juga dalam dunia pikiran atau identitas. Sementara aposteriori terjadi di dunia, dunia dalam arti yang seluas-luasnya pula. Bisa disebut juga dengan realitas. Aposteriori berisi dengan kontradiksi-kontradiksi

    ReplyDelete
  31. Rosnida Nurhayati
    17709251036
    PPs PM B 2017

    Immanuel Kant adalah seorang pemikir yang hebat, di dalam pemikiran beliau tentang kategori, bapak menjelaskan dengan bahasa yang lebih mudah kami terima. Dari penjelasan diatas ada peta atau diagram Teori Pengetahuannya Immanuel Kant. Tiadalah ada di tempat atau sumber lain diagram seperti itu yang ada, karena diagram tersbeut berdasar sumber "the Critic of Pure Reason" nya Immanuel Kant.

    ReplyDelete
  32. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Dalam membangun pengetahuan, seseorang akan mengalami suatu proses. Proses ini diawali dengan representasi pengetahuan. Yaitu suatu bentukmenyajikan pengetahuan yang diperoleh ke dalam suatu bentuk tertentu yang lebih sederhana sehingga dapat diketahui relasi antara suatu pengetahuan dengan pengetahuan yang lain dan dapat dipakai untuk menguji kebenaran penalarannya. Pengetahuan yang dihasilkan nantinya akan melahirkan konsep yang dapat dipergunakan untuk mengembangkan suatu pengalaman lain.

    ReplyDelete