Nov 8, 2014

Teori Pengetahuan Menurut Immanuel Kant

Ass Wr Wb


Terdapat banyak Teori Pengetahuan; jumlahnya adalah sebanyak para Filsuf yang membuatnya.Kita dapat memelajari Teori Pengetahuan dari Aristoteles, Plato, Rene Descartes, David Hume, Immanuel Kant, Hilbert, Sir Bertrand Russell. Saya menemukan bahwa pada prinsipnya setiap aliran filsafat mempunyai Teori Pengetahuan nya masing-masing. Itulah juga sebuah tantangan bagi kita semua untuk memelajarinya.
Yang berikut adalah saya telah berhasil membuat peta atau diagram Teori Pengetahuannya Immanuel Kant. Tiadalah ada di tempat atau sumber lain diagram seperti itu yang ada, karena diagram tersebut memang semata-mata sayalah yang membuat berdasar sumber "the Critic of Pure Reason" nya Immanuel Kant.
Selamat menyimak.
Wss Wr Wb

                       Diagram dibuat oleh Marsigit berdasar Teori Pengetahuan Immanuel Kant

12 comments:

  1. Rindang Maaris Aadzaar
    18709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2018

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Pada diagram yang dibuat oleh Pak Marsigit berdasarkan Teori Pengetahuan Immanuel Kant, dapat kita lihat bahwa terdapat a priori dan a posteori. Kant membagi pengetahuan berdasarkan sesuatu pernyataan yang bersifat analitik, jika predikat dari subjek termuat dalam subjek.
    Kemudian untuk sesuatu pernyataan yang bersifat tidak analitik adalah jika pernyataan tersebut menambahkan sesuatu yang baru tentang subjek. Pernyataan tersebut kemudian disebut
    tidak murni dan disebut sebagai pernyataan sintetik. Suatu pernyataan disebut benar secara a priori, jika kebenarannya ditentukan sebelum pengalaman atau tanpa referensi pada pengalaman. Suatu pernyataan disebut benar secara a posteriori, jika pernyataan tersebut ditentukan kebenarannya melalui referensi pada pengalaman. Artinya kebenarannya hanya dapat ditentukan melalui acuan bukti empiris. Seluruh pernyataan analitik bersifat a priori dengan alasan, bahwa kebenaran logika pernyataan tersebut terlepas dari pengalaman yang kita alami. Pernyataan ini tidak membutuhkan bukti empris untuk penilaian kebenarannya. Seluruh pernyataan a posteriori dengan sendirinya pasti bersifat sintetik, karena terdapat informasi tambahan pada subjek yang didapatkan melalui pengalaman. Oleh karena itu dapat kita lihat bagamana letak a priori dan letak a posteriori pada diagram diatas.
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    ReplyDelete
  2. Aan Andriani
    18709251030
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Pemikiran Immanuel Kant menghasilkan beberapa teori pengetahuan seperti a priori dan a posteori. A priori merupakan pengetahuan yang tidak bersumber dari pengalaman langsung. Sedangkan a posteriori merupakan pengetahuan yang bersumber dari pengalaman langsung. A priori diperoleh sebelum kita melihatnya sedangkan a posteriori diperoleh setelah kita melihat dan jelas mengetahuinya. Selain itu, menurut Kant obyek pengetahuan ada dua yaitu Noumena dan Fenomena. Noumena merupakan sesuatu yang ada di dalam diri dan difikirkan oleh akal seperti Tuhan, kebebasan, dan lain sebagainya yang terus dipikirkan. Sedangkan Fenomena merupakan eksistensi indrawi yang menjadi obyek pengalaman dan bukan sesuatu yang ada di dalam dirinya. Fenomena merupakan hal yang mungkin ada dan terjadi. Pengetahuan bisa diperoleh melalui indra dan pemahaman. Setelah kita melihat sesuatu akan membuat kita mengetahui suatu itu. Walaupun kita tidak dapat melihat, masih adanya indra yang lainnya seperti indra pendengaran, indra pengecap, indra peraba, maupun indra penciuman. Semua indra yag ada dalam tubuh kita bermanfaat untuk memberikan pengetahuan yang baru. Namun hal ini juga tidak akan cukup tanpa adanya pemahaman karena tanpa adanya pemahaman tidak akan ada obyek yang dipikirkan. Sehingga tidak akan ada manfaatnya jika kita hanya melihat tanpa memikirkan tentang apa yang kita lihat. Hal ini tidak akan bisa menjadi pengetahuan. Sehingga menurut Kant memperoleh pengetahuan itu harus melibatkan indera dan pemahaman.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  3. Atin Argianti
    18709251001
    PPs PM A 2018
    Berdasarkan gambar tersebut, menurut saya terjadi perbedaan pendapat antar aliran filsafat yang ada. Antar aliran tersebut mengunggulkan pemikirannya, tetapi pada dasarnya anatar aliran tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan yang saling melengkapi. Sehingga muncullah teori pengetahuan menurut Immanuel Kant yang pada dasarnya tidak memimahak antar aliran tersebut tetapi membuat pemikiran bahwa penggabungan antar aliran tersebut. Di situm Immanuel Kant bersifat netral.

    ReplyDelete
  4. Fany Isti Bigo
    18709251020
    PM A PPs UNY 2018
    Imannuel Kant adalah seorang filsuf yang menyatukan paham rasionalism dan empirism yang dikemukakan oleh Descrates dan David Hume. Descrates berpendapat bahwa sebenar-benarnya ilmu itu adalah berasal dari rasio, sedangkan David Hume mengemukakan bahwa sebenar-benarnya ilmu itu berasal dari pengalaman. Imannuel Kant menggabungkan kedua pemahaman ini dan mengemukakan bahwa sebenar-benarnya ilmu itu adalah rasional dan empiris bersifat analitik a priori dan sintetik a posteriori.

    ReplyDelete
  5. Rosi Anista
    18709251040
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr wb
    Filsafat merupakan suatu ilmu pengetahuan karena memiliki logika, metode dan sistem. Hal itu membuat filsafat menjadi sebuah ilmu yang pada sisi-sisi tertentu berciri eksak disamping nuansa khas filsafat, yaitu spekulasi, keraguan, rasa penasaran dan ketertarikan. Seperti menurut Imannuel Kant, Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang menjadi pokok dan pangkal dari segala pengetahuan yang didalamnya tercakup empat persoalan yaitu metafisika, etika agama dan antropologi. Yaitu,
    Apakah yang dapat kita ketahui? (dijawab oleh metafisika)
    Apakah yang boleh kita kerjakan? (dijawab oleh etika)
    Sampai dimanakah pengharapan kita? (dijawab oleh agama)
    Apakah yang dinamakan manusia? (dijawab oleh anthroposlogi)

    ReplyDelete
  6. Surya Shofiyana Sukarman
    18709251017
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Teori Immanuel Kant meruapakn teori yang mendamaikan perdebatan yang terjadi antara aliran empirisme dan rasionalisme. Dimana tokoh dari aliran rasionalisme adalah Rene Descartes yang menyatakan bahwa tiadalah ilmu tanpa pengetahuan, dan tokoh dari aliran empirisme adalah David Hume yang berkata tiadalah ilmu jika tidak berdasarkan pengalaman. unsur dari pada pikiran yaitu analitik a priori, dan unsur daripada pengalman adalah sintetik a posteriori. Dari sinilah Immanuel kant kemudian memadukan kedua aliran tersebut, dari pengalaman diambil sintetiknya dan dari pikiran diambil a priorinya sehingga jadilah sintetik a priori yang artinya dipikirkan dan dicoba.

    ReplyDelete
  7. Elsa Apriska
    18709251005
    S2 PM A 2018

    Melihat dari diagram yang disajikan di atas bahwa dalam Teori Pengetahuannya Imanuel Kant membagi atas dua bagian yakni (A priori) dan ( A posteriori). Dimana a priori adalah pengetahuan yang bersumber tidak dari pengalaman langsung, melainkan dari "Aturan umum" yang "dipinjam" dari pengalaman. Misalnya setiap peristiwa tertentu ada penyebabnya.Sedangkan pengetahuan a posteriori adalah pengetahuan yang berasal dari pengalaman. Pemikiran-pemikiran Immanuel Kant kemudian juga melahirkan filsafat kritik atau biasa dikenal dengan kritisisme.

    ReplyDelete
  8. Bayuk Nusantara Kr.J.T
    18701261006
    PEP S3


    Salah satu teori pengetahuan yang dijelaskan oleh Immanuel Kant berdasarkan pada pengalaman (experience). Teori pengetahuan bisa diperoleh melalui pengalaman ketika bersosialisasi, pengalaman mememcahkan masalah, dan pengalaman lainnya. Maka, terdapat pepatah bahwa experience is the best teacher.

    ReplyDelete
  9. Fabri Hidayatullah
    18709251028
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Gambar tersebut mengungkapkan teori pengetahuan menurut Kant. Menurut Immanuel Kant, pemahaman atau pengetahuan dapat dibentuk melalui pengalaman yang digeneralisasikan dengan melibatkan intuisi. Kita merasakan objek melalui penginderaan, seperti indera penerima kita. Kemudian dengan menggunakan intuisi, kita dapat menterjemahkan pengalaman ke dalam pikiran dengan pemahaman. Aktivitas ini yang disebut sebagai penginderaan pemahaman. Menurut Kant, penginderaan pemahaman memiliki kategori-kategori untuk memudahkan kita dalam mempersepsi. Kategori tersebut terdiri dari 12 item yang menjadi syarat a priori, yaitu kuantitas (universal, particular, singular), kualitas (affirmative, negative, infinitive), relasi (categorical, hypothetical, disjunctive) dan modalitas (problematical, assertorical, apotidical).

    ReplyDelete
  10. Muhammad Fendrik
    18706261001
    S3 Dikdas 2018
    Assalamu'alaikum Wr Wb.
    Dari diagram teori pengetahuan menurut Immanuel Kant di atas, dari sumber bacaan yang telah saya baca bahwa Kant adalah tokoh kaum Transedentalis yang menganggap bahwa pengetahuan adalah sintetik a priori. Sintetik pengetahuan diperoleh dari pengalaman, dan a priori pengetahuan diperoleh dari oleh pikir. Maka kaum Transendentalis telah menggabungkan kekuatan rasional (Rene Descartes) dan kekuatan empiris (David Hume) untuk membangun pengetahuan. Maka untuk mempelajari pengetahuan, anak haruslah menggabungkan antara teori dan praktik yang telah diperolehnya. Diagram tersebut juga pernah Prof Marsigit gambarkan di papan tulis beserta penjelasannya di kelas. Secara a priori konsep pengetahuan yang diperoleh tidaklah bersifat empiris melainkan bersifat murni untuk dapat memberikan penalaran pada suatu pengetahuan. Sedangkan secara sintetik melalui intuisi akal yang memungkinkan mengkontruksi konsep pengetahuan sehingga intuisi murni dapat menjadi landasan dan kebenaran yang bersifat apodiktik.

    ReplyDelete
  11. Amalia Nur Rachman
    18709251042
    S2 Pendidikan Matematika B UNY 2018

    Menurut kant, sebenar benarnya sebuah ilmu pengetahuan merupakan sintetik apriori. Yang dimaksud dengan sintetik apriori yaitu ilmu mengandung unsur sintetik dan unsur apriori. Unsur sintetik berdasarkan pengalaman dan unsur apriori berdasarkan rasio. Maka ilmu pengetahuan menurut Immanuel kant mengandung unsur rasio dan unsur pengalaman. Matematika bisa saja belum termasuk dalam ilmu ketika matematika belum dipraktekkan dengan pengalaman dan dirasionalkan berdasarkan kenyataan tersebut

    ReplyDelete
  12. Darmanto Minggele
    18701264006-S3 PEP 2018

    Usaha besar dari Kant adalah mendamaikan 'rasionalisme' yang beranggapan bahwa pengetahuan (pengenalan) dicapai secara apriori (lepas dari pengalaman) dan empirisisme (yang menekankan pada aposteriori)

    ReplyDelete