Nov 8, 2014

Teori Pengetahuan Menurut Immanuel Kant

Ass Wr Wb


Terdapat banyak Teori Pengetahuan; jumlahnya adalah sebanyak para Filsuf yang membuatnya.Kita dapat memelajari Teori Pengetahuan dari Aristoteles, Plato, Rene Descartes, David Hume, Immanuel Kant, Hilbert, Sir Bertrand Russell. Saya menemukan bahwa pada prinsipnya setiap aliran filsafat mempunyai Teori Pengetahuan nya masing-masing. Itulah juga sebuah tantangan bagi kita semua untuk memelajarinya.
Yang berikut adalah saya telah berhasil membuat peta atau diagram Teori Pengetahuannya Immanuel Kant. Tiadalah ada di tempat atau sumber lain diagram seperti itu yang ada, karena diagram tersebut memang semata-mata sayalah yang membuat berdasar sumber "the Critic of Pure Reason" nya Immanuel Kant.
Selamat menyimak.
Wss Wr Wb

                       Diagram dibuat oleh Marsigit berdasar Teori Pengetahuan Immanuel Kant

112 comments:

  1. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Jika saya mendeskripsikan diagram yang dibuat Bapak mengenai teori pengetahuan Immanuel Kant, pengetahuan yang diperoleh manusia berdasarkan phenomena yang merupakan anggota dari transcendental asthetic yang direpresentasikan kemudian seseorang mempunyai persepsi mengenai phenomena tersebut yang merupakan proses analytic kemuadian muncullah pengetahuan sebagai objek dan sesnsasi sebagai objek berdasarkan apriori dan kognisi seseorang. Pengetahuan dan sensasi melingkupi konsep dan intuisi seseorang kemudian menjadi pengetahuan murni dan empiris yang akhirnya akan menjadi ide yang dicetuskan seseorang.

    ReplyDelete
  2. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Teori pengetahuan menurut Immanuel Kant, dimana transendental aesthetic berhubungan dengan sensibilitas . Bagian Aesthetic berkaitan dengan sensibilitas (kemampuan memperoleh pengalaman inderawi melalui intuisi, atau pengetahuan langsung), matematika, dan dengan geometri. Bagian ini mencakup pula analisis Kant tentang ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  3. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Buku Critique of Pure Reason karangan Immanuel Kant yang diterbitkan oleh Cambrige University tebalnya 801 halaman. Untuk membacanya tentu membutuhkan waktu yang sangat lama. Sehingga saya memilih percaya saja dengan diagram pak Marsigit. Namun diagram ini sulit untuk saya jabarkan. Maka selain melihat diagram ini, saya mencoba mencari literatur lain. Dari hasil bacaan, saya dapatkan bahwa Kant memandang pengetahuan menjadi dua unsur, yaitu unsur materi dan bentuk pengetahuan. Materi pengetahuan adalah sensasi-sensasi yang diterjemahkan oleh indera kita dari alam fenomena. Sedangkan bentuk pengetahuan adalah ikatan-ikatan pemikiran yang memberikan otoritas bagi pembentukan sensasi-sensasi sekaligus membuat penilaian.

    ReplyDelete
  4. Hyldha Wafda Mufida
    14301241026
    S1 Pendidikan Matematika A 2014


    Berdasarkan diagram teori pengetahuan oleh Imanuel Kant yang dibuat oleh Prof. Marsigit, terdapat istilah yang tidak asing lagi bagi saya, yaitu Teori a priori dan a posteriori, analitik dan sintetik, serta nomena dan fenomena. a priori adalah pengetahuan yang bersumber tidak dari pengalaman langsung, sedangkan a posteriori atau pengetahuan empirik adalah pengetahuan yang bersumber dari pengalaman. analitik adalah putusan dimana predikatnya ada di dalam subyek, misalnya semua lingkaran adalah bulat, sedangkan sintetik adalah putusan dimana predikatnya di luar subyek, misalnya semua benda memiliki berat. Nomena adalah eksistensi yang dinalar akal (intelligible existence), sedangkan Fenomena adalah eksistensi indrawi dan menjadi obyek pengalaman dan obyek intuisi indrawi (sensuous existence).

    ReplyDelete
  5. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Kant membangun teori pengetahuan baru untuk menjembatani perbedaan pandangan antara rasionalisme dan empirisme yang dikenal dengan sintetik apriori. Menurut Kant matematika merupakan suatu penalaran yang berifat mengkonstruksi konsep-konsep secara sintetik apriori dalam konsep ruang dan waktu. Kant berpendapat bahwa matematika dibangun di atas intuisi murni yaitu intuisi ruang dan waktu dimana konsep-konsep matematika dapat dikonstruksi secara sintetis. Menurut Kant matematika sebagai ilmu adalah mungkin jika kita mampu menemukan intuisi murni sebagai landasannya dan matematika yang telah dikonstruksinya bersifat sintetik a priori.

    ReplyDelete
  6. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Immanuel Kant (1781) memberi solusi bahwa konsep matematika pertama-tama diperoleh secara a priori dari pengalaman dengan intuisi penginderaan, tetapi konsep yang diperoleh tidaklah bersifat empiris melainkan bersifat murni. Proses demikian merupakan langkah pertama yang harus ada dalam penalaran matematika, jika tidak maka tidaklah akan ada penalaran matematika itu. Proses berikutnya adalah proses sintetik dalam intuisi akal “Verstand” yang memungkinkan dikonstruksikannya konsep matematika yang bersifat “sintetik” dalam ruang dan waktu. Sebelum diambil putusan-putusan dengan intuisi budi “Vernuft” terlebih dulu objek-objek matematika dalam bentuk “Form” disintesiskan kedalam “kategori” sebagai suatu innate-ideas, yaitu “kuantitas”, “kualitas”, “relasi” dan “modalitas”. Dengan demikian maka intuisi murni menjadi landasan bagi matematika dan kebenaran matematika yang bersifat “apodiktik”.

    ReplyDelete
  7. Menurut Imanuel Kant, konsep matematika sebagai ilmu dibangun berdasarkan intiusi dalam ruang dan waktu. Intuisi ini akan menghasilkan matematika sebagai ilmu yang bersifat sintetik apriori. pengetahuan sintetik didasarkan pada bukti secara empiris. Pengetahuan apriori diperoleh dengan cara analitik mempunyai kebenaran yang bersifat koheren. Pengetahuan dengan demikian mempunyai kebenaran koheren dan korespondensi. Pengetahuan diperoleh secara empiris yang diteruskan dengan melakukan analisis atau suatu analisis yang dicari bukti empirisnya.

    ReplyDelete
  8. Indriyani Fatmi
    13301244031
    S1 Pendidikan Matematika 2013

    Immanuel Kant mengatakan bahwa pikiran manusia membentuk pengalaman, sehingga manusia memiliki asas sebab dan akibat dari setiap pengalaman yang terjadi. Dari pengalaman-pengalaman yang terjadi inilah terbentuk pengetahuan.

    ReplyDelete
  9. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    setelah saya mengamati gambar diatas, mungkin awal dari pengetahuan yang dicetuskan oleh I.Kant adalah persepsi. kemudian berkembang menjadi banyak istilah dengan berbagai cakupan dalam menggapai suatu pengetahuan. dari sumber lain yang saya baca, syarat dasar bagi segala ilmu pengetahuan adalah :
    1. bersifat umum dan mutlak
    2. memberi pengetahuan yang baru

    ReplyDelete
  10. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Sesungguhnya ilmu pengetahuan adalah apa yang kita pikirkan. Dan apa yang ada dipikiran adalah ada dan yang mungkin ada. Ada dan yang mungkin ada ini terkait filsafat identitas dan kontradiksi. Dimana identitas dan kontradiksi sangat sensitif akan ruang dan waktu. Selama kita masih ada di dunia maka kita tidak akan lepas dari ruang dan waktu. Tetapi jika dikaitkan dengan pengetahuan murni, maka mulai terlepas dari dunia, sehingga terlepas dari ruang dan waktu sehingga berlaku identitas, namun disini terdapat kontradiksi. Subhanallah kekuatan berpikir seorang manuisa. Ia adalah makhluk sempurna dengan ketidak sempurnaannya, tetapi tak pernah berhenti untuk terus berikhtiar.

    ReplyDelete
  11. Fina Fitri Nurjannah
    14301244005
    S1 Pendidikan Matematika A 2014


    Saya mencoba memahami diagram tersebut kemudian saya mencari sumber lain untuk memastikan apa yang saya pahami, yang saya peroleh setelah membaca diagram dan sumber lain adalah Kant mencoba untuk menghubungkankan antara rasionalisme dan empirisme. Ia bertujuan untuk membuktikan bahwa sumber pengetahuan itu diperoleh tidak hanya dari satu unsur saja melainkan dari dua unsur yaitu pengalaman inderawi dan akal budi.

    ReplyDelete
  12. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. Dari beberapa pemikiran Immanuel Kant di atas, dapat diketahui beberapa teori pengetahuan yang dikemukakannya, antara lain teori a priori dan a posteriori. Pengetahuan diformulasikan dalam bentuk putusan (judgement), ada dua bentuk, putusan analitik dan putusan sintetik. Menurut Kant, obyek pengetahuan ada dua, yaitu: nomena dan fenomena. Sumber pengetahuan menurut Kant ialah indera (sense) dan pemahaman (understanding).

    ReplyDelete
  13. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Dalam Critique of Pure Reason, Kant terkenal karena memiliki lebih dari dua pilihan di atas. Kant berargumen penalaran saja atau pengindraan saja tidak akan memberikan kita pengetahuan apapun. Sebaliknya, ia berpendapat bahwa pengetahuan manusia pada dasarnya di kondisikan (dibatasi) oleh kategori-kategori tentang pemahaman kita (yang antara lain: konsep sebab akibat) dan ketidak mampuan kita untuk mengalami apapun di luar kondisi ruang dan waktu tertentu. Dengan demikian, pengetahuan adalah produk dari konsep-konsep (kategori pemahaman) dan pengalaman di perantarai ruang–waktu yang keduanya datang secara bersama-sama.

    ReplyDelete
  14. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Berdasarkan gambar di atas, terdapat dua daerah yang berbeda, yaitu paham rasonalisme dan paham empirisme. teori pengetahuan immanuel kant ini membangun pengetahuan untuk menjembatani atau menghubungkan paham rasionalisme dan paham empirisme.

    ReplyDelete

  15. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Banyak pengetahuan yang disampaikan oleh filsuf-filsuf terkenal. Beberapa antara lain yaitu Aristoteles, Plato, Rene Descartes, David Hume, Immanuel Kant, Hilbert, Sir Bertrand Russell. Kita bisa membaca tulisan-tulisan mereka untuk mendapatkan pengetahuan yang bisa diterapkan di kehidupan sekarang.

    ReplyDelete

  16. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Menurut peta atau diagram Teori Pengetahuannya Immanuel Kant yang dibuat oleh Prof. Marsigit, beberapa hal yang saya ketahui yaitu tentang a priori dan a posteriori. Pengetahuan apriori bersumber dari sebelum pengalaman, sedangkan pengetahuan aposteriori sumber pengetahuan yang diperoleh dari observasi/percobaan.

    ReplyDelete
  17. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    Menurut sumber yang saya baca, Immanuel Kant seorang filsuf termasyhur dari Jerman memiliki tiga pokok pemikiran yang harus diketahui terlebih dahulu, dikarenakan pemikirannya begitu original dan terlihat berbeda dari pemikiran para filsuf sebelumnya terutama berangkat dari filsuf Inggris bernama David Hume. Berikut ini pokok pemikirnnya:
    1. Panca indera, akal budi dan rasio. Kita sudah tahu tentang arti empirisme yang mementingkan pengalaman inderawi dalam memperoleh pengetahuan dan rasionalisme yang mengedepankan penggunaan rasio dalam memperoleh pengetahuan, tetapi rasio yang kita ketahui adalah sama dengan akal dan logis, namun Kant memberi definisi berbeda. Pada Kant istilah rasio memiliki arti yang baru, bukan lagi sebagai langsung kepada pemikiran, tetapi sebagai sesuatu yang ada “di belakang” akal budidan pengalaman inderawi. Dari sini dapat dipilah bahwa ada tiga unsur yaitu akal budi (Verstand), rasio (Vernunft) dan pengalaman inderawi.

    ReplyDelete
  18. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    2. Dalam filsafatnya Kant mencoba untuk mensinergikan antara rasionalisme dan empirisme. Ia bertujuan untuk membuktikan bahwa sumber pengetahuan itu diperoleh tidak hanya dari satu unsur saja melainkan dari dua unsur yaitu pengalaman inderawi dan akal budi. Pengetahuan a-priori merupakan jenis pengetahuan yang datang lebih dulu sebelum dialami, seperti misalnya pengetahuan akan bahaya, sedankan a-posteriori sebaliknya yaitu dialami dulu baru mengerti misalnya dalam menyelesaikan Rubix Cube. Kalau salah satunya saja yang dipakai misalnya hanya empirisme saja atau rasionalisme saja maka pengetahuan yang diperoleh tidaklah sempurna bahkan bisa berlawanan. Filsafat Kant menyebutkan bahwa pengetahuan merupakan gabungan (sintesis) antara keduanya.

    ReplyDelete
  19. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    Dari sini timbullah bahwa Kant adalah seorang Kopernikan dalam bidang filsafat. Sebelum Kant, filsafat hampir selalu memandang bahwa orang (subjek) yang mengamati objek, tertuju pada objek, penelitian objek dan sebagainya. Kant memberikan arah yang sama sekali baru, merupakan kebalikan dari filsafat sebelumnya yaitu bahwa objeklah yang harus mengarahkan diri kepada subjek. Kant dapat dikatakan sebagai seorang revolusioner karena dalam ranah Filsafat Immanuel Kant pengetahuan ia tidak memulai pengetahuan dari objek yang ada tetapi dari yang lebih dekat terlebih dahulu yaitu si pengamat objek (subjek). Dengan ini tambah lagi salah satu fungsi filsafat yaitu membongkar pemikiran yang sudah dianggap mapan dan merekonstruksikannya kembali menjadi satu yang fresh, logis, dan berpengaruh.

    ReplyDelete
  20. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Dalam teori pengetahuan Kant menyiratkan bahwa pengajaran matematika seharusnya tidak hanya terdiri dalam menanamkan formula abstrak dan melakukan pertimbangan formal; Kita tidak dapat belajar matematika tanpa pemahaman yang menyeluruh sehingga dalam proses pengajaran matematika, kita harus mempertimbangkan baik sejarah dan filsafat (dengan metodologi) matematika yaitu teori pengetahuan dan landasan epistemologis matematika, karena mengabaikannya membuat pemahaman matematika bersifat dangkal dan tidak lengkap.

    ReplyDelete
  21. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Immanuela Kant, filsuf barat mengatakan bahwa filsafat adalah ilmu pokok dan pengetahuan segala pengetahuan yang mencakup 4 hal yakni apa yang dapat diketahui, dijawab oleh metafisika.Apa yang boleh dikerjakan dijawab oleh etika. Apa yang dinamakan manusia, dijawab oleh antropologi . Dan sampai dimana harapan kita, dijawab oleh agama.

    ReplyDelete
  22. Ridwan Agung Kusuma
    13301241018
    Pend. Matematika A 2013

    Didalam teori pengetahuan Immanuel Kant yang dibuat diagram oleh Bapak, saya melihat ada istilah a Priori dan a Posteriori dalam teori tersebut.

    ReplyDelete
  23. Ridwan Agung Kusuma
    13301241018
    Pend. Matematika A 2013

    A Priori adalah pengetahuan yang diperoleh tanpa pengalaman, sebagai contoh pengetahuan tentang luar angkasa, meskipun belum pernah mendapatkan pengalaman pergi ke luar angkasa, tetapi pengetahuan tersebut dapat dipelajari.

    ReplyDelete
  24. Ridwan Agung Kusuma
    13301241018
    Pend. Matematika A 2013

    A Posteriori adalah pengetahuan yang diperoleh berdasarkan pengalaman, contohnya ketika seseorang sudah pernah pernah mendaki, maka dia bisa mendeskripsikan pengetahuan tentang gunung yang telah didaki melalui pengalamannya.

    ReplyDelete
  25. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pada peta teori pengetahuan menurut Immanuel Kant tersebut ada dua hal yang cukup familiar dan sering di singgung oleh Prof. Marsigit dalam perkuliahannya, yaitu a priori dan a posteriori. Letak a priori ada di atas, maksudnya adalah sesuatu yang digapai oleh akal pikiran atau bersifat abstrak, sedangkan a posteriori yang terletak dibawah maksudnya adalah pengalaman yang mampu digapai oleh hal-hal bersifat konkret.

    ReplyDelete
  26. Afiramita Hertanti
    S2- PMA 2017
    NIM. 17709251008

    tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada bapak, saya sangat berharap jika bagian teori pengetahuan a la Kant tersebut bisa dijelaskan secara terperinci. dengan hanya melihat bagan yang kompleks tersebut tanpa disertai dengan penjelasan saya rasa masih kurang lengkap. terima kasih

    ReplyDelete
  27. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017
    Terima kasih banyak Pak Prof. Marsigit.
    Setelah membaca materi diatas, saya memahami bahwa pengetahuan menurut Kant, adalah suatu usaha untuk menjelaskan bagaimana penilaian tentang dunia dapat selalu benar dan itu dapat diketahui secara apriori yang minim akan pengalaman. Sampai masa Kant, semua penilaian empiris masih dianggap rentan terhadap keraguan skeptis, karena pengalaman manusia yang saling terikat tidak mungkin terjadi. Selanjutnya, semua penilaian apriori dianggap kosong, karena mereka tidak menyajikan informasi apapun yang belum ada dalam konsep yang telah buat. Jika pengetahuan manusia tentang dunia masih bersifat "mungkin", oleh karena itu, harus ada penilaian yang bersifat empiris dan apriori.

    ReplyDelete
  28. Junianto
    17709251065
    PM C

    Saya belum bisa memahami secara menyeluruh dengan postingan ini prof. Namun, saya pernah membaca bahwa Immanuel Kant mengemukakan beberapa teori ilmu pengetahuan. Pertama, Teori a priori dan a posteriori. A priori adalah pengetahuan yang bersumber tidak dari pengalaman langsung, sedangkan a posteriori atau pengetahuan empirik adalah pengetahuan yang bersumber dari pengalaman. Kedua, Analitik dan Sintetik. Pengetahuan diformulasikan dalam bentuk putusan (judgement), ada putusan analitik yaitu putusan yang predikatnya ada di dalam subyek, dan putusan sintetik yaitu putusan yang predikatnya di luar subyek.

    ReplyDelete
  29. Nama : Widuri Asmaranti
    NIM : 17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Assalammualaikum Wr.Wb
    Terimakasih pak atas postingannya.
    Postingan ini adalah sebuah peta/diagram mengenai teori pengetahuan menurut Immanuel Kant yang dibuat oleh Prof. Dr. Marsigit,M.A. Menurut Prof , setiap filsuf bebas berpendapat. Jadi setiap filsuf mempunyai pendapat yang berbeda-beda mengenai teori pengetahuan. Perbedaan teori tersebut tidak ada yang salah, karena setiap orang bebas berfikir, berpendapat sesuai dengan pemikiran mereka. Jadi, jangan takut untuk berpendapat. Peta yang dibuat Prof akan menjadi alat bantu ketika kita ingin mengetahui teori pendidikan khususnya. Ide kreatif yang dibuat Prof, sehingga terciptalah peta/diagram di atas. Untuk sekarang ini saya belum benar benar bisa memahami menyeluruh, tapi saya dapat menyimpulkan secara keseluruhan dari peta yang bapak buat.

    ReplyDelete
  30. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    17709251005
    PPs PM A 2017

    Assalamualaikum Prof,
    Gambar tersebut mengungkapkan teori pengetahuan menurut Kant. Menurut Immanuel Kant, pemahaman atau pengetahuan dapat dibentuk melalui pengalaman yang digeneralisasikan dengan melibatkan intuisi. Kita merasakan objek melalui penginderaan, seperti indera penerima kita. Kemudian dengan menggunakan intuisi, kita dapat menterjemahkan pengalaman ke dalam pikiran dengan pemahaman. Aktivitas ini yang disebut sebagai penginderaan pemahaman. Menurut Kant, penginderaan pemahaman memiliki kategori-kategori untuk memudahkan kita dalam mempersepsi. Kategori tersebut terdiri dari 12 item yang menjadi syarat a priori, yaitu kuantitas (universal, particular, singular), kualitas (affirmative, negative, infinitive), relasi (categorical, hypothetical, disjunctive) dan modalitas (problematical, assertorical, apotidical).

    ReplyDelete
  31. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A 2017

    Menurut Imanuel Kant, sumber pengetahuan itu diperoleh tidak hanya dari satu unsur saja melainkan dari dua unsur yaitu pengalaman inderawi dan akal budi. Pengetahuan a-priori merupakan jenis pengetahuan yang datang lebih dulu sebelum dialami, seperti misalnya pengetahuan akan bahaya, sedangkan a-posteriori sebaliknya yaitu dialami dulu baru mengerti misalnya dalam menyelesaikan Rubix Cube. Kalau salah satunya saja yang dipakai misalnya hanya empirisme saja atau rasionalisme saja maka pengetahuan yang diperoleh tidaklah sempurna bahkan bisa berlawanan. Filsafat Kant menyebutkan bahwa pengetahuan merupakan gabungan (sintesis) antara keduanya. Dari diagram yang telah Bapak buat, maka terlihat gabungan diantara keduanya.

    ReplyDelete
  32. iLania Eka Andari
    17709251050
    S2 P.Mat C 2017

    Setelah saya mengamati gambar diagram yang dibuat oleh Prof Marsigit, saya memahami sedikit apa yang dimaksud diagram tersebut. Menurut Immanuel Kant (berdasarkan diagram di atas), ilmu pengetahuan bukanlah murni a priori, bukan pula murni a posteriori. A priori mementingkan ilmu dan kajian secara empiris, sedangkan a posteriori mementingkan pengetahuan. Tidak bisa disebut ilmu jika hanya berdasarkan pengetahuan tanpa pengalaman. Tidak bisa pula disebut ilmu jika hanya berdasarkan pengalaman, tanpa pengetahuan. Agar menjadi ilmu yang utuh, a priori dikombinasikan dengan a posteriori, yaitu dengan cara memperbanyak pengalaman dan bacaan (pengetahuan), namun dengan merasa rendah hati, sehingga dapat menerima kenyataan jikalau menghadapi situasi yang tidak sesuai dengan teori yang telah dipelajari. Karena tidak semua hal yang dipraktikkan akan sesuai dengan teori yang telah ada.

    ReplyDelete
  33. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 Pend.Matematika

    assalamu'alaikum

    walaupun saya masih belum sepenuhnya memahami diagram di atas, tapi diagram ini akan sangat membantu karena merupakan ringkasan atau seperti peta konsep dari Teori Kant, dan mungkin akan mempermudah seseorang dalam mempelajari nya.

    ReplyDelete
  34. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Menurut Kant, ruang dan waktu merupakan sesuatu yang subjektif. Tanpa ruang dan waktu kita tidak bisa membuat pengalaman kita menjadi realitas dan kongkret. Namun masih ada sub lain yang membantu kita mengerti melalui pemahaman tanpa tergantung pada experience, hal itu mencakup kualitas (quality), kuantitas (quantity), dan hubungan (relation). Ruang dan waktu, sekaligus kategorinya (yang mencakup gagasan seperti pluralitas, hubungan sebab-akibat, dan keberadaan atau eksistensi) hanya dapat diterapkan pada fenomena pengalaman kita. Meskipun saya kurang mengerti terhadap alur dari bagan pemikiran di atas setidaknya bagan tersebut bisa menjadi referensi saya kelak ketika menyampaikan teori pengetahuan dari beberapa tokoh penting.

    ReplyDelete
  35. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Setelah mencoba memahami alur teori pengetahuan menurut Immanuel Kant dalam postingan ini dan dengan mencari beberapa sumber lain yang relevan, salah satu hal yang dapat saya pahami adalah Kant membedakan objek pengetahuan menjadi dua hal yakni Nomena dan Fenomena. Nomena adalah sesuatu yang ada di dalam diri mereka sendiri dan difikirkan oleh akal. Sedangkan Fenomena adalah eksistensi indrawi dan menjadi obyek pengalaman dan obyek intuisi indrawi (sensuous existence), bukan sesuatu yang ada di dalam dirinya sendiri. Fenomena itu berupa materi dan ada dalam realitas indrawi.

    ReplyDelete
  36. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Teori pengetahuan yang diberikan oleh imanuel kant mencakup segala aspek yang ada di dunia ini. Pengetahuan disini saya melihat bersifat adil dan menyeluruh tanpa adanya hal yang terlewatkan. Segala pengetahuan yang ada di teori ini saling berpengaruh satu sama lain. Namun, saya tidak melihat aspek religius dalam teori ini. Saya menganggap teori pengetahuan yang dicetuskan oleh Imanuel Kant fokus pada aspek filosofis.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  37. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B
    Assalamualaikum wr wb.Terimakasih banyak pak untuk sumbangan ilmu pengetahuannya.Kami selalu mendapatkan sesuatu hal yang baru dari membaca.Mendorong untuk lebih giat belajar dan belajar.Setelah melihat diagram yang dibuat oleh bapak berdasarkan teori pengetahuan Immanuel Kant, kami merasa masih banyak istilah yang belum kami pahami yang berada di dalam peta.Anaknda berharap mungkin bapak dapat menjelaskannya kepada kami.Termakasih banyak pak.Wassalamualaikum wr wb.

    ReplyDelete
  38. Nama : I Nyoman Indhi Wiradika
    NIM : 17701251023
    Kelas : PEP B

    Saya rasa diagram di atas sangat menarik, namun dengan keterbatasan pengetahuan saya menyebabkan saya tidak paham secara utuh untuk menerjemahkan diagram di atas. Tanpa mengurangi rasa hormat saya berpendapat bahwa diagram di atas diberi petunjuk deskripsi atau keterangan diagram. Terima kasih.

    ReplyDelete
  39. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Diagram di atas membuat saya ingin mencari tahu lebih lanjut mengenai Immanuel Kant. Saya mengenal nama Immanuel Kant dari perkuliahan filsafat kemarin. Yang saya pahami Immanuel Kant menggabungkan konsep A priori dan A posteriori. Immanuel Kant meyakini bahwa pengetahuan muncul dari rasionalisme dan empirisme yang disintesis.

    ReplyDelete
  40. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Diagram yang bapak buat, dengan keterbatasan saya, masih sangat sulit saya pahami. Namun yang dapat saya simpulkan bahwa menurut Immanuel Kant, pengetahuan itu berdasarkan apriori dan apostiori. Berdasarkan dua landasan tersebut, menurut kant ide dan kosep saling berhubungan dengan pengalaman. Jadi tanpa pengalaman ide dan kosep tersebut tidak dapat diaplikasikan dengan baik. Namun, ide dan konsep tidak dapat menyatakan keberadaan Tuhan. Karena keterbatasan inderawi manusia.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  41. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Pikiran manusia bersifat apriori, sedangkan kenyataan bersifat aposteriori. Apriori adalah paham walaupun belum mengalami, NASA (National Aeronautics and Space Administration) dapat menghitung jumlah oksigen yang ada di planet mars malaupun belum pernah sampai planet mars. Aposteriori adalah paham setelah mengalami (mendengar, melihat, mencoba, merasakan, meraba), kucing jika ada tikus lewat akan gerak ekornya artinya kucing paham jika ada tikus (makanannya).
    Immanuel Kant adalah juru damai pada sekitar abad ke 15 untuk perselisihan antara pendapat Platonism dengan Aristotelianism. Menurut Immanuel Kant, bahwa Platonism dan Aristotelianism keduanya tidak ada yang salah namun juga tidak ada yang benar. Bahwa ilmu mencangkup keduanya yaitu logika (pikiran) dan kenyataan.

    ReplyDelete
  42. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Pada postingan ini menampilkan alur perjalanan atau penjelasan mengenai teori Immanuel Kant. Teori Immanuel Kant merupakan teori penengah antara teori yang mengedepankan pikiran saja dan teori yang mengedepankan kenyataan saja. Kedua teori itu berasal dari Aristoteles dan plato. Kant tidak mengatakan teori mereka salah namun dia juga tidak mengatakan teori tersebut benar. Pada teori Kant menyatakan bahwa ilmu itu mencakupi pikiran dan kenyataan. Atau teori ilmu itu mencakupi a priori dan a posteori.

    ReplyDelete
  43. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Terima kasih atas diagramnya terkait teori dari Immanuel Kant seorang filsuf dari Jerman. Salah satu hal yang saya pahami adalah menurut Immanuel Kant, apa yang diketahui manusia hanyalah apa yang diterima oleh panca indera manusia, selain yang diterima oleh panca indera manusia hanyalah merupakan sebatas ilusi.

    ReplyDelete
  44. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Sumber pengetahuan yang utama menurut Immanuel Kant adalah indera dan pemahaman. Jadi seseorang memiliki pengetahuan karena telah memiliki pengalaman.

    ReplyDelete
  45. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Diagram yang kompleks, menggambarkan teori pengetahuan dari Imanuel Kant, namun jujur saja masih sulit saya pahami, masih membutuhkan penjelasan bagaimana alur dari diagram tersebut, sebuah diagram dibuat untuk merangkum hal-hal atau teori yang ribet dan sulit dipahami menjadi lebih simpel dan mudah dipahami. Diagram diatas sudah merangkum teori besar Imanuel Kant mengenai pengetahuan.

    ReplyDelete
  46. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Seperti yang sering dijabarkan oleh Bapak dalam perkuliahan bahwa sebenar-benar pegetahuan menurut Immanuel Kant adalah bersifat sintetik apriori. Oleh karena itu Kant menhubungkan antara yang ada di pikir dan yang ada di kenyataan. Garis putus-putus di tengah pada diagram di atas menggambarkan perbatasan antara obyek pikir dengan kenyataan dan yang ada di atas garis adalah materi dari obyek pikir, sedangkan yang ada di bawah garis adalah materi di kenyataan. Immanuel Kant menjelaskan bahwa pengetahuan terbentuk dari dua hal tersebut.

    ReplyDelete
  47. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Immanuel Kant merupakan filsuf besar pada abad 18. Kant berusaha menyatukan aliran rasionalisme dan empirisme dengan mengambil yang baik dari masing-masing aliran tersebut. Menurutnya sumber pengetahuan adalah inderawi dan akal budi. Sehingga Kant punya aliran filsafat kritisme yang memulai pengetahuan bukan dari obyek melainkan dari subyek(pengamat).

    ReplyDelete
  48. Saya mengenal Immanuel Kant semenjak menghadiri perkuliahan dan membaca blog bapak, dari bagan diatas saya bisa bisa mengetahui mengenai teori pengetahuan menurut Immanuel Kant, yang menurut saya setiap komponen yang dibahas oleh Imanuel Kant berherarki saling berhubungan satu sama lain membentuk kait-mengait antar aspek yang ada.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  49. Riandika Ratnasari
    17709251043
    PPs PM B

    Diagram di atas sangat membantu sekali untuk memahami teori Kant. Di dalam proses pembelajaran Bpak sering sekali membahas tentang priori dan aposteriori. Dimana priori adalah paham tetapi belum mengalami dan aposteriori adalah paham setelah mengalami. Paham sebelum mengalami contohnya kita tau kalau di luar angkasa susah oksigen (berdsarkan teori), namun kita belum pernah kesana.
    Selain itu tentang fenomena dan noumena. Fenomena yang dapat di lihat mata dan noumena hanya ada di pikiran kita.
    Noumena segaris dengan priori dan fenomena segaris dengan fenomena. Terimakasih Bpak Marsigit atas ilmunya

    ReplyDelete
  50. Dheni Nugroho
    17709251023
    Pendidikan Matematika

    Sebenarnya peta yang sebenarnya saya belum pahami betul. Akan tetapi saya ingin tetap merefleksikan sesuai kemampuan saya. Menurut saya, ada aspek-aspek yang ingin ditonjolkan yaitu yang berada pada lingkaran terdalam dimana berpikir kritis ada di dalamnya ditemani dengan intuisi, empiris, logika, ide, pure reason, sintetiks, dan lain sebagainya

    ReplyDelete
  51. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Dalam critique of pure reason, akal murni adalah akal yang bekerja secara logis. Pengetahuan yang benar-benar mutlak tidak akan muncul apabila seluruh pengetahuan datang melalui indra saja. Menurut Kant, jiwa kita merupakan bagian dari diri kita yang aktif mengkoordinasi sensasi-sensasi yang masuk kemudian disesuaikan dengan ide yang telah kita bangun. Adanya koordinasi tersebut mengakibatkan reaksi-reaksi yang tadinya masuk secara tidak teratur, akhirnya tersusun menjadi teratur dan membentuk pengetahuan.

    ReplyDelete
  52. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Menurut Imanuel Kant ilmu merupakan gabungan antara pengalaman dan berpikir. Pengalaman setiap individu berbeda-beda oleh karena itu cara memutuskan pekara dan membuat keputusan juga berbeda. Menurut Imanuel Kant, sesuatu yang ada dalam pikiran bersifat analitik (konsistensi ide dalam pikiran) dan apriori (mampu memikirkan sebelum terjadi) sedangkan di luar pikiran bersifat sintetik (hubungan subjek predikat, di mana predikat terdapat dalam subjeknya), dan aposterori (baru berpikir setelah terjadi). Seorang guru dapat membantu siswanya dalam mengolah pemikiran dan pengalamannya agar menjadi satu kesatuan yang digabungkan agar lebih bermanfaat dan dapat digunakan

    ReplyDelete
  53. Devi Nofriyanti
    17709251041
    S2 P.Mat UNY kelas B 2017

    Dari apa yang saya pelajari saat perkuliahan filsafat, Immanuel Kant adalah tokoh penengah diantara perdebatan R. Descartes dan D. Hume. R. descartes menganggap bahwa ilmu pengetahuan itu berlandaskan rasio, sedangkan D. hume mengatakan bahwa ilmu itu berlandaskan pengalaman.
    kemudiaan immanuel kant merangkum keduanya menjadi ilmu adalah sintetik apriori, yaitu berdasarkan pengalaman dan rasio.

    ReplyDelete
  54. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Tidak asing lagi dengan tokoh yang satu ini, yaitu Immanuel Kant. Untuk mencari tahu dari berbagai pendapat yang dikemukakan adalah salah satu upaya dari banyaknya ketidaktahuan saya akan penjelasan dalam diagram tersebut. Baru sedikit sekali yang satu tahu, yaitu terkait konsep pengetahuan yang mana diperoleh dari logika dan pengalaman yang disintesiskan. Kedua kombinasi ini terbentuk dari pandangan filsuf sebelumnya. Jika dilihat dalam narasi besar filsafat maka peristiwa ini terjadi pada masa modern.

    ReplyDelete
  55. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Assalamu'alaikum wr wb.

    Diagram yang telah dibuat ini akan sangat berguna untuk memahami sejarah perjalanan filsafat dari ahli filsuf Immanuel Kant. Seperti yang telah diketahui, Immanuel kant adalah seorang ahli filsafat modern yang mengahsilkan teori filsafat kritis, karena ia mengkritisi 2 filsafat sebelumnya yaitu rasionalisme dan empirisme. Dari teorinya didapat bahwa, pengetahuan manusia sebagai sumber pengetahuan (rasio) tidak dipercayai sepenuhnya, sehingga ia menggabungkan dengan pengalaman indrawi (empiris).

    ReplyDelete
  56. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Immanuel Kant, seorang filsuf yang luar biasa. Saya bersyukur bisa membaca bagian awal dari buku itu bersama teman-teman di kelas. Sungguh sulit untuk memahami kalimat-kalimat dalam buku, yang merupakan buah pikiran filsafatnya dalam "The Critic of Pure Reason".
    Pak Marsigit menunjukkan betapa dia berusaha untuk memudahkan para mahasiswa dengan membuat elegi-eleginya. Sebab memang jika kami sendiri mencoba membaca Immanuel Kant, entah berapa kali harus mengulang membaca setiap kalimatnya sampai paham, itu pun bahkan terkadang masih keliru menangkap maknanya.
    Peta teori pengetahuan Di atas pun perlu waktu lagi untuk sungguh dapat mengerti. Apa yang saya pahami sejauh ini masih terlalu dangkal untuk dapat memahami peta tersebut. Setidaknya saya melihat bahw ilmu pengetahuan itu berada di perbatasan antara teori dan kenyataan.

    ReplyDelete
  57. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Mohon ijin, yang saya pahami tentang teori pengetahuan menurut Imanuel Kant ialah bahwa pengetahuan diperoleh melalui hermeneutika, melalui keseimbangan. Karena pengetahuan harus kokoh di langit dan kokoh di bumi. Tentang intusi, konsep, dan abstraksi salah satunya. Bahwa pengetahuan bisa jadi kita peroleh lewat konsep yang didapat melalui sistem indera (melihat, mendengar, meraba, mengecap) kemudian diperkuat dengan intuisi kita, dihubungkan melalui pengalaman pengalaman terdahulu, mungkin bisa diperkuat kembali dengan penginderaan lagi (misal awalnya baru didengar, kemudian dilihat wujudnya). Proses itu terjadi berulang ulang dan berhermeneutika hingga lahirlah satu pengetahuan yang kokoh pada pikiran kita.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Efi Septianingsih
      Prodi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
      Kelas B
      17701251013

      saya sependapat dengan wulan, karena pada teori pengetahuan beradasarkan Imanuel Kant,telah dijabarkan oleh bapak didalam kelas pep
      sebagimana, Imanuel Kant pada masa itu telah berfikir secara kritis tentang bagaimana hermeneutika dan proses terjadinya.
      organ tubuh dijadikan sebagai alat ukur mengetahui, apa yang terjadi, apa yang mungkin terjadi diperjuat dengan indra yang dimiliki

      Delete
  58. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Teori pengetahuan Kant lahir sebagai penengah perseteruan logika dan pengalaman. Pengetahuan menurut Kant adalah hasil dari sintetik a priori. Kant memandang rasionalism terlalu mengagung-agungkan logika sehingga mengabaikan pengalaman sedangkan empirism terlalu mengagung-agunkan pengalaman sehingga mengabaikan logika maka pengetahuan yang terbaik menurut Kant adalah hasil mengadaptasi apriori dari rasionalism dan sintetik dari empirism.

    ReplyDelete
  59. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Immanuel kant sudah menjabarkan secara rinci dalam peta tersebut bahwasanya aposteriori punya peranan sangat penting ketika nilai nilai yang berseberangan di sebelah kiri dapat di padukan dengan nilai nilai yang berada di ujung kanan dengan aposteriori, sedikit kritik karena beberapa unsur dalam isi buku tersebut sekarang ada yang sudah tidak terjadi misal contingen.

    ReplyDelete
  60. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Teori Kant tentang pengetahuan adalah tentang mengakui keterbatasan manusia. Hal ini sangat berlawanan dengan teorinya sendiri tentang moral. Teori Kant tentang moralitas ini menyatakan potensi kemanusiaan untuk membatasi keterbatasan kita. Menurut Kant, ada perbedaan jelas yang bisa di tarik antara penalaran teoretis murni dan penalaran praktis murni. Penalaran teoretis kita terbatas dan terkondisi: kita tidak bisa tahu hal-hal dalam cara mediasi dalam cara yang mungkin seperti caranya malaikat. Secara moral, kita juga terbatas: kita sering di dorong oleh nafsu dan keinginan hewani dari pada di dorong oleh pertimbangan moral. Namun demikian, dalam kasus moralitas menurut Kant, kita masih mampu mengetahui apa yang benar.

    ReplyDelete
  61. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh


    Teori Kant tentang pengetahuan adalah tentang mengakui keterbatasan manusia. Hal ini sangat berlawanan dengan teorinya sendiri tentang moral. Teori Kant tentang moralitas ini menyatakan potensi kemanusiaan untuk membatasi keterbatasan kita. Menurut Kant, ada perbedaan jelas yang bisa di tarik antara penalaran teoretis murni dan penalaran praktis murni. Penalaran teoretis kita terbatas dan terkondisi: kita tidak bisa tahu hal-hal dalam cara mediasi dalam cara yang mungkin seperti caranya malaikat. Secara moral, kita juga terbatas: kita sering di dorong oleh nafsu dan keinginan hewani dari pada di dorong oleh pertimbangan moral. Namun demikian, dalam kasus moralitas menurut Kant, kita masih mampu mengetahui apa yang benar.

    ReplyDelete
  62. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  63. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs Pendidikan Matematika C

    Pengetahuan a priori menurut Kant adalah pengetahuan yang bersumber tidak dari pengalaman langsung, melainkan dari 'aturan umum' yang 'dipinjam' dari pengalaman. Epistemologi atau teori pengetahuan berhubungan dengan hakikat ilmu pengetahuan, pengandaian-pengandaian dan dasar-dasarnya. Kant beranggapan bahwa rasionalisme berpendirian bahwa rasio merupakan sumber pengenalan atau pengetahuan. Kebenaran filsafat tidak dapat dibuktikan oleh filsafat sendiri tetapi hanya dapat dibuktikan oleh teori keilmuan melalui observasi ataupun eksperimen.

    ReplyDelete
  64. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Diagram Teori Pengetahuan Immanuel Kant yang bapak gambarkan menunjukkan bahwa pengetahuan itu tidak berdiri sendiri. Pengetahuan itu hermeneutika, dibangun dari berbagai macam hal, seperti pengalaman, persepsi dan seterusnya dimana pengetahuan-pengetahuan itu akan menghasilkan konsep dan intuisi. Dalam membangun pengetahuan haruslah sesuai ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  65. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Dari teori yang disampaikan di atas ada dua garis besar yaitu mengenai a priori dan a posteriori. Disebutkan pula dalam gambar tersebut yaitu berkaitan dengan dunia pikiran dan dunia kenyataan. Dimana masing-masing dunia memiliki sifat-sifatnya masing-masing. Dimana disebutkan sifat pada nya yaitu berkaitan dengan neumena. Berkaitan pula dengan apersepsi, logikal, analitik. Ada di pikiran, yaitu cognitif, tentang transenden idea. Mengenai konsep, pengetahuan, yang dipikirkan. Kemudian dari sisi a posteriori maka dengan sifat dan karakteristiknya yaitu sensasi, pneumena, aperssepsi, pengalaman, kontingen, sintetik, empiris.

    ReplyDelete
  66. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Teori Immanuel Kan muncul ketika terjadi ketegangan antara paham teori logika dan teori pengalaman. Para penganut teori logika percaya bahwa yang paling menentukan kehidupan manusia ialah kekuatan logika atau pikiran manusia itu sendiri sehingga apa yang ada di pikiran seseorang mencerminkan bagaimana orang tersebut dalam kehidupannya. Sedangkan para penganut teori pengalaman percaya bahwa yang menjadikan manusia semakin berkembang dan maju ialah pengalamannya, manusia belajar dari pengalamannya.

    Namun kedua kubu paham teori logika dan teori pengalaman saling merasa bahwa teori mereka masing-masinglah yang paling benar. Sehingga muncullah teori Immanuel Kant sebagai penengah diantara keduanya. Yakni kehidupan manusia itu berdasarkan hermeneutika. Memikirkan apa yang dikerjakan dan mengerjakan apa yang dipikirkan. Itu artinya baik pikiran maupun pengalaman sama pentingnya dalam kehidupan manusia. Sebelum bertindak hendaknya kita memikirkan atau mempertimbangkan akibatnya. Dan setiap tindakan yang kita lakukan pasti memberikan pengalaman yang perlu dipikirkan sebagai refleksi atas apa yang telah dilakukan.

    ReplyDelete
  67. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Teori pengetahuan kant ini memuat teori representation (representasi). Menurut saya representasi yang dimaksud adalah bagaimana seseorang menangkap objek melalui pengindranya kemudian dimasukkan dalam akal dan diprosesnya yang akan menghasilkan ide/konsep dengan bahasa akan disampaikan kembali. Dengan kata lain representasi adalah proses pemaknaan kembali sebuah objek/fenomena/realitas yang maknanya akan tergantung bagaimana seseorang itu mengungkapkannya melalui bahasa.

    ReplyDelete
  68. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Immanuel Kant dengan teori pengetahuannya hadir sebagai juru damai bagi perselisihan yang telah terjadi berabad-abad antara Rene Descartes dengan teori Cogito Ergo Sum nya ( Tiadalah ilmu jika tidak berdasarkan rasio) dan David Hume dengan teori Tiadalah ilmu jika tidak berdasarkan pengalaman. Immanuel Kant menggabungkan kedua teori tersebut sehingga tidak akan terjadi kesombongan karena hanya mengagung-agungkan pikiran saja atau pengalaman saja dan hidup pun akan menjadi lebih harmonis, kita mampu terjemah dan menerjemahkan segala yang terjadi dalam hidup. Sekian dan Terima kasih.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  69. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Secara sederhana apa yang dapat saya pahami adalah Immanuel Kant memandang ilmu sebagai akibat dari logika pemikiran dan juga pengalaman. Logika dan pengalaman saling memperkuat sebuah ilmu. Maka dari itu dalam konteks ilmu pengetahuan, logika dan pengalaman berjalan beriringan secara harmonis.

    ReplyDelete
  70. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Dari diagram mengenai teori pengetahuan Immanuel Kant di atas, dapat diketahui beberapa teori pengetahuan yang dikemukakannya, antara lain :
    1. Teori a priori dan a posteriori
    Pengetahuan a priori adalah pengetahuan yang bersumber tidak dari pengalaman langsung, melainkan dari ‘aturan umum’ yang ‘dipinjam’ dari pengalaman. Pengetahuan a posteriori atau pengetahuan empirik adalah pengetahuan yang bersumber dari pengalaman.
    2. Analitik dan Sintetik
    Pengetahuan diformulasikan dalam bentuk putusan (judgement), ada dua bentuk:
    (1) Putusan analitik adalah putusan dimana predikatnya ada di dalam subyek, misalnya semua lingkaran adalah bulat.
    (2) Putusan sintetik adalah putusan dimana predikatnya di luar subyek, yaitu sesuatu yang berbeda dari subyek dan memberikan tambahan terhadap subyek, misalnya semua benda memiliki berat.

    ReplyDelete
  71. Menurut Kant, obyek pengetahuan ada dua, yaitu:
    (1) Nomena, adalah eksistensi yang dinalar akal (intelligible existence), yaitu sesuatu yang ada di dalam diri mereka sendiri dan difikirkan oleh akal. Masalah-masalah rasional itu adalah Tuhan, kebebasan dan keabadian jiwa.
    (2) Fenomena, adalah eksistensi indrawi dan menjadi obyek pengalaman dan obyek intuisi indrawi (sensuous existence), bukan sesuatu yang ada di dalam dirinya sendiri. Fenomena itu berupa materi dan ada dalam realitas indrawi. Fenomena adalah obyek dari pengalaman yang bersifat mungkin.

    ReplyDelete
  72. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Imanuel Kant merupakan filsuf yang sangat terkenal. Menurut Kant, syarat bagi segala ilmu pengetahuan adalah bersifat umum dan mutlak serta memberi pengetahuan yang baru. Menurut Kant juga, ada tiga tingkatan pengetahuan manusia yaitu tingkat penyerapan indrawi, tingkat akal budi, dan tingkat intelek.

    ReplyDelete
  73. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  74. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Seperti yang Prof. selalu katakan, setiap aliran filsafat memiliki teori mengenai pengetahuan sesuai dengan alirannya masing-masing, tak terkecuali Immanuel Kant. Terimakasih kepada Prof. Marsigit, M.A. yang telah membuat diagram Teori Pengetahuan ini yang diadopsi berdasarkan sumber “the Critic of Pure Reason”. Diagram ini dengan jelas menggambarkan Teori Pengetahuan menurut Immanuel Kant. Namun akan lebih sempurna apabila Prof. menambahkan keterangan mengenai diagram tersebut, baik itu secara lisan (suara) ataupun tulisan. Sehingga kita dapat lebih memahami diagram tersebut.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  75. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Teori yang diberikan, saya mengambil kesimpulan dari apa yang diajarkan oleh bapak dari buku pure reason yang dikemas dalam elegi-elegi pada tahun-tahun sebelumnya, teori pengetahuan yang diberikan lebih pada sintetik apriori yang diambil dari perselisihan antara David Hume dan Rene De Scrates.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  76. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Sedikit garis besar mengenai Immanuel Kant. Dalam hidupnya, Kant menghabiskan sepanjang kehidupan kerjanya untuk mengajar di sebuah Universitas di Kota Pelabuhan Konigsberg, Prusia, tempat ia di lahirkan. Akan tetapi, ia adalah peserta aktif dalam perdebatan filosofis kala itu di Eropa. Ide-idenya terus membentuk dan mempengaruhi bidang penyelidikan filosofis. bidang penyelidikan filosofis tersebut dari Epistemologi hingga filsafat sejarah. Dari persfektif sejarah pemikiran Eropa pada umumnya, sesuatu yang tidak mungkin jika meremehkan pentingnya karya-karya Kant di kemudian hari, yaitu filsafat kritis yang di terbitkan khususnya dalam buku teks, Critique of Pure Reason (1781) dan Critique of Practical Reason (1788).
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  77. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Immanuel Kant ia mulai menganalisis dalam bukunya The Critic of Purealism bahwa pikiran ya pikiran, konsisten ya konsisten tapi pikiran itu bersifat analitik. Analitik itu yang penting dari ide satu yang lain memiliki sifat konsisten. Disamping bersifat analitik pikiran juga bersifat a priori. A priori itu paham sebelum mengetahui kejadian. Contohnya dokter yang mengetahui obat dari mentelepon pasien, bisa mengambil kesimpulan dari konsistensi. Sedangkan yang dibawah itu a posteriori. Sintetik a posteriori. Sintetik itu bersifat kejadian satu dengan yang lain. Sehingga menurut Immanuel Kant ia menyimpulkan ilmu adalah sintetik a priori. Sebenar-benar ilmu adalah sintetik apriori. Karena ilmu itu dipikirkan dan juga di coba.

    ReplyDelete
  78. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    Immanuel Kant selain rasional dalam konsep berfikir tentang ilmu pengetahuan ia juga memadukan persoalan lengkap yang tidak terpisahkan dari dunia religi, akan pemikiranya tersebut saya sangat yakin polanya di ilhami dari lingkunganya yang religius

    ReplyDelete
  79. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Immanuel kant merupakan seorang filsuf yang menjadi penengah dari perseteruan rasionalisme-empirisme, sekaligus jauh meninggalkan idealisme dan positivisme. Positivisme memandang pengetahuan semata-mata berdasar pada fakta-fakta yang ditemukan secara positif-ilmiah. sedangkan Idealisme berpandangan bahwa ide adalah dasar dari konstruksi realitas. Sehingga teori yang dikembangkan oleh Kant adalah penggabungan atau jalan tengah dari teori lainnya.

    Demikian, terimakasih.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  80. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. Dari beberapa pemikiran Immanuel Kant di atas, dapat diketahui beberapa teori pengetahuan yang dikemukakannya, antara lain teori a priori dan a posteriori. Pengetahuan diformulasikan dalam bentuk putusan (judgement), ada dua bentuk, putusan analitik dan putusan sintetik. Menurut Kant, obyek pengetahuan ada dua, yaitu: nomena dan fenomena. Sumber pengetahuan menurut Kant ialah indera (sense) dan pemahaman (understanding).

    ReplyDelete
  81. Sebenarnya peta yang sebenarnya saya belum pahami betul. Akan tetapi saya ingin tetap merefleksikan sesuai kemampuan saya. Menurut saya, ada aspek-aspek yang ingin ditonjolkan yaitu yang berada pada lingkaran terdalam dimana berpikir kritis ada di dalamnya ditemani dengan intuisi, empiris, logika, ide, pure reason, sintetiks, dan lain sebagainya

    ReplyDelete
  82. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Syarat dasar bagi segala ilmu pengetahuan adalah bersifat umum dan mutlak serta memberi pengetahuan yang baru. Menurut Imanuel Kant ilmu merupakan gabungan antara pengalaman dan berpikir. Apabila hanya berpikir terancam kosong. Sesuatu yang ada dalam pikiran bersifat analitik dan apriori.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  83. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Sesuatu yang ada dalam pikiran bersifat analitik (konsistensi ide dalam pikiran) dan apriori (mampu memikirkan sebelum terjadi) sedangkan di luar pikiran bersifat sintetik (hubungan subjek predikat, dimana predikat terdapat dalam subjeknya), dan aposterori (baru berpikir setelah terjadi).
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  84. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Immanuel Kant adalah filsuf yang mengambil nilai tengah yaitu sintetik apriori. Dengan metodenya, ia mampu menyeimbangkan antara yang dipikirkan dan kenyataan. Sintetik apriori juga bermanfaat dalam pembelajaran matematika yaitu menyeimbangkan antara matematika formal dan matematika empiris. Matematika secara kontekstual dan matematika yang abstrak (simbol, notasi, dan angka-angka) bukan lagi sesuatu yang sangat terpisah, tetapi sintetik apriori menjadi jembatannya.

    ReplyDelete
  85. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Kant merupakan tokoh filsafat yang sangat terkenal karena bukunya yang berjudul the critisism of pure reasoning. Dalam penjelasan bapak yang dikemukakan dikelas, saya memahami bahwa pengetahuan diperoleh melalui hermeneutika

    Teori Kant hadir pada saat terjadi pertentangan antara teori logika dan teori pengalaman. penganut teori logika menganggap bahwa yang paling menentukan kehidupan manusia ialah kekuatan logika/pikiran manusia itu sendiri sehingga apa yang ada di pikiran seseorang mencerminkan bagaimana orang tersebut dalam kehidupannya. Sedangkan para penganut teori pengalaman percaya bahwa yang menjadikan manusia semakin berkembang dan maju ialah pengalamannya, dan tidak menomorsatukan logika atau pikiran. Keduanya salah, karena keduanya berkaitan erat dan berhubungan satu sama lain. Sehingga teori yang dikembangkan oleh Kant adalah penggabungan atau jalan tengah dari teori lainnya. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  86. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Berdasarkan teori kant. Disebut ilmu ketika ia apriori sekaligus aposteriori. Apriori terjadi di dalam dunia langit, langit dalam arti seluas-luasnya. Bisa disebut juga dalam dunia pikiran atau identitas. Sementara aposteriori terjadi di dunia, dunia dalam arti yang seluas-luasnya pula. Bisa disebut juga dengan realitas. Aposteriori berisi dengan kontradiksi-kontradiksi

    ReplyDelete
  87. Rosnida Nurhayati
    17709251036
    PPs PM B 2017

    Immanuel Kant adalah seorang pemikir yang hebat, di dalam pemikiran beliau tentang kategori, bapak menjelaskan dengan bahasa yang lebih mudah kami terima. Dari penjelasan diatas ada peta atau diagram Teori Pengetahuannya Immanuel Kant. Tiadalah ada di tempat atau sumber lain diagram seperti itu yang ada, karena diagram tersbeut berdasar sumber "the Critic of Pure Reason" nya Immanuel Kant.

    ReplyDelete
  88. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Dalam membangun pengetahuan, seseorang akan mengalami suatu proses. Proses ini diawali dengan representasi pengetahuan. Yaitu suatu bentukmenyajikan pengetahuan yang diperoleh ke dalam suatu bentuk tertentu yang lebih sederhana sehingga dapat diketahui relasi antara suatu pengetahuan dengan pengetahuan yang lain dan dapat dipakai untuk menguji kebenaran penalarannya. Pengetahuan yang dihasilkan nantinya akan melahirkan konsep yang dapat dipergunakan untuk mengembangkan suatu pengalaman lain.

    ReplyDelete
  89. Endar Chrisdiyanto
    Pendidikan Matematika A 2015
    15301244011
    Teori pengetahuan Imanuel Kant diatas menggambarkan bahwa pengetahuan tidak berdiri sendiri dan dibangun melalui hermeneutika. antara penegtahuan yang satu dengan pengetahuan yang lain saling berkaitan satu dengan yang lainya dan saling menjadi dasar bagi pengetahuan yang satu dnegan pengetahuan yang lain.

    ReplyDelete
  90. Siti Efiana
    15301241029
    S1- Pend.Mat I 2015

    Terima kasih atas artikelnya, Prof. Teori Imanuel Kant ini adalah teori keseimbangan yang mencoba mendamaikan perdebatan yang terjadi antara empirisme dan rasionalisme, memang benar bahwa Ilmu itu harus didasarkan pada pikiran dan pengalaman, tanpa salah satunya, maka ilmu itu boleh dikatakan belum lengkap, karena segala sesuatu selain dipikirkan juga harus dicoba.

    ReplyDelete
  91. Yolanda Lourenzia Tanikwele
    15301241033
    Pendidikan Matematika A 2015

    Banyak terdapat teori ilmu pengetahuan menurut para filsuf. Salah satu teori pengetahuan adalah teori ilmu pengetahuan oleh Immanuel Kant. Dari diagram tersebut terlihat bahwa satu dengan yang lainnya saling berkaitan dan pengetahuan didapatkan dari semua objek yang diadaptasikan kepada akal budi. Pengetahuan manusia itu terdiri dari dua faktor yaitu bentuk dan isi, dimana isi itu diperoleh dari pengalaman-pengalaman indrawi manusia. Objek pengetahuan itu ada dua yaitu noumena dan fenomena.

    ReplyDelete
  92. Rahma Hayati Nurbuat
    15301244007
    S1- Pendidikan Matematika I 2015
    Terima kasih Prof. atas informasi dan ilmunya yang telah dibagikan. Dari artikel di atas saya belajar bahwa teori pengetahuan menurut Immanuel Kant mencoba menggabungkan antara yang bersifat abstrak dengan yang bersifat realistic. Dan kedua hal tersebut merupakan penggabungan yang cukup ideal jika diterapkan di bidang pendidikan matematika.

    ReplyDelete
  93. Okta Islamiati
    15301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Teori pengetahuan menurut Immanuel Kant merupakan penengah dari beberapa teori pengetahuan yang sebelumnya. Teori ini menyatakan bahwa pengetahuan dibangun melalui logika dan pengalaman atau dapat dikatakan bahwa pengetahuan diperoleh melalui keseimbangan (hermeneutika). Artinya, ilmu pengetahuan tidak hanya dibangun dari satu hal saja tapi penggabungan dari berbeagai hal (antara pengetahuan yang satu dengan lainnya saling berhubungan).

    ReplyDelete
  94. Raudhah Nur Pratiwi (15301244009)
    S1- Pend. Matematika A 2015

    Bismillah,
    Terimakasih Prof atas diagram teori pengetahuan Immanuel Kant yang Prof buat. Jujur saya belum memahami sepenuhnya tentang teori pengetahuan Immanuel Kant. Namun, setelah saya melihat diagram tersebut, bahwa pengatahuan itu tidak berdiri sendiri melainkan dibangun akibat dari logika, pemikiran, dan juga pengalaman. (mohon maaf jika salah Pak).
    Terimakasih.

    ReplyDelete
  95. Fitria Restu Astuti
    15301241040
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Dari diagram yang telah Prof. Marsigit bagikan sejujurnya saya belum dapat memahami secara menyeluruh. Yang dapat saya tangkap dari diagram Teori Pengetahuan Immanuel Kant tersebut adalah seseorang dapat menimbulkan ide atau dugaan setelah melalui proses yang diawali dari merepresentasikan kemudian timbul presepsi dilanjutkan adanya knowledge dan sensasi kemudian timbul konsep dan intuisi baru terbentuk suatu ide ataupun dugaan. Mohon maaf jika saya salah mengartikan prof. mohon bimbingannya dalam memahami teori pengetahuan yang disampaikan oleh Immanuel Kant ini.

    ReplyDelete
  96. Bayu Widyanto
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301244010

    Banyak teori pengetahuan yang dijelaskan oleh para filsuf. Teori Pengetahuan tersebut salah satunya dijelaskan oleh Immanuel Kant. Dari diagram tersebut dapat diketahui bahwa knowledge, intuition,logical itu ada hubungan atau saling terkait. Selain itu ada pula tingkatan tingkatannya yang tentu saja terkait satu sama lain.

    ReplyDelete
  97. Isykarima Nur S
    15301241032
    S1 Pend. Matematika A 2015

    Terimakasih atas diagaram teori pengetahuan Immanuel Kant yang Prof bagikan. Sebenarnya saya belum terlalu memahami secara keseluruhan. Namun yang bias saya ambil adalah bahwa pengetahuan dibangun melalu logika dan juga pengalaman atau pengetahuan diperoleh melalui keseimbangan.

    ReplyDelete
  98. Nur'aini Habibah Sa'diyyah
    15301241044
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Teori pengetahuan banyak dijelaskan oleh para filsuf, salah satunya Immanuel Kant. Berdasarkan diagram yang disajikan oleh Prof. Marsigit tentang teori pengetahuan oleh Immanuel Kant, pengetahuan dimulai dari representasi. Kemudian dilanjutkan persepsi yang diperoleh atau dilanjutkan dua hal yaitu Knowledge dan Sensation. Selanjutnya terjadi concept dan intuisi. Concept akan menghasilkan concept pure dan concept empiri. Berdasarkan concept yang telah diperoleh akan muncul ide dan dugaan. Mohon masukan dan koreksi jika terjadi kesalahan penafsiran. Menurut saya penafsiran saya juga belum tentu benar. Terimakasih.

    ReplyDelete
  99. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  100. Nur Sholihah
    15301241020
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Terimakasih Bapak telah membuat diagram mengenai teori engetahuan Immanuel Kant. Dari diagram tersebut terlihat bahwa pengetahuan dan sensasi melingkupi konsep dan intuisi seseorang kemudian menjadi pengetahuan murni dan empiris yang akhirnya akan menjadi ide yang dicetuskan seseorang.

    ReplyDelete
  101. Norma Galih Sumadi
    15301241038
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Terima kasih pak atas diagramnya. Banyak teori pengetahuan yang telah disampaikan oleh para filsuf, salah satunya adalah Immanuel Kant. Dari diagram yang Prof Marsigit sajikan, dapat dilihat bahwa pengetahuan disini merupakan jembatan yang menggabungkan antara paham rasionalisme dan empirisme. Dapat dilihat pula bahwa pengetahuan timbul dari logika dan pengalaman. Dengan demikian dapat kita lihat bahwa pengetahuan dapat timbul sebagai produk dari hermeneutika (keseimbangan) dari berbagai macam faktor yang saling berkaitan antara satu dengan lainnya.

    ReplyDelete
  102. Malidha Amelia
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241016

    Seperti yang dituliskan diatas, bahwa terdapat banyak teroi pengetahuan, yang jumlahnya sebanyak para filusuf yang membuatnya. Filusuf yang mengemukakan tentang teori belajar yaitu ada Aristoteles, Plato, Rene, Descrates, David Hume, Immanuel Kant, Hilbert, Sir Bertrand Russell. Sehingga banyak yang bisa kita pelajari dari masing-masing filusuf tersebut. Yang diatas merupakan digram teroi pengetahuan dari Immanuel Kant yang berasal dari sumber “the Critic of Pure Reason” dimana disimpulkan bahwa pengetahuan berdasarkan pengalaman masing-masingt, sehingga setiap orang memiliki pandangan yang berbeda.

    ReplyDelete
  103. Samsul Arifin
    18701261007
    S3 PEP 2018

    Pengetahuan manusia muncul dari dua sumber utama dalam benak yakni bagian penerimaan kesan-kesan inderawi (sensibility) dan bagian pemahaman yang membuat keputusan-keputusan tentang kesan-kesan inderawi yang diperoleh melalui fakultas pertama. Terdapat tiga tingkatan dalam proses pengetahuan manusia. Tingkat pertama dan terendah adalah pencerapan inderawi(sinnes wahrnemung). Tingkat kedua adalah tingkat rasio (verstand). Terakhir atau ketiga adalah tingkat tertinggi dalam proses pengetahuan, yaitu adalah tingkat akal-budi atau intelek(vernunft) .

    ReplyDelete
  104. Yuntaman Nahari
    18709251021
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Terima kasih untuk karya diagramnya yang luar biasa Pak. Sejujurnya saya masih mengalami kesulitan untuk menginterpretasikan diagram tersebut, sehingga saya mencoba membuka literatur lain mengenai teori pengetahuan menurut Immanuel Kant. Pengetahuan didapatkan dari semua objek yang diadaptasikan kepada akal budi yang mengetahuinya. Pengetahuan manusia merupakan gabungan dari dua faktor yaitu bentuk dan isi, dimana isi tersebut diberikan oleh pengalaman inderawi. Pengetahuan manusia tidak pernah membawa kita ke dalam hubungan dengan dunia yang riil, yang disebut sebagai dunia noumal dan segala sesuatu yang kita kenal adalah dunia fenomenal. Pengetahuan manusia terbatas pada dunia yang fenomenal, dunia yang tampak, dunia yang dibentuk oleh struktur akal budi manusia yang mengetahui.

    ReplyDelete
  105. Muh. Fachrullah Amal
    18709251036
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Berdasarkan diagram teori Immanuel Kant di atas, kita mengetahui bahwa dalam melahirkan sebuah pengetahuan membutuhkan beberapa tahapan hingga lahirlah sebuah pengetahuan. Adapun tahapan yang dapat kami interpretasikan yaitu dimuali dari bagaimana kita mampu merepresentasikan fenomena-fenomena kehidupan sehari-hari berdasarkan ruang dan waktu, kemudian mampu menyatakan sebuah gambaran yang ada dipikiran kita. Maka dari itu dapat melahirkan sebuah pengetahuan baru yang dapat ditingkatkan menjadi sebuah pemahaman konsep dan ketika dinaikkan lagi maka muncullah sebuah ide atau gagasan.

    ReplyDelete
  106. Sintha Sih Dewanti
    18701261013
    PPs S3 PEP UNY

    Immanuel Kant mencoba untuk mensinergikan antara rasionalisme dan empirisme yang bertujuan untuk membuktikan bahwa sumber pengetahuan itu diperoleh tidak hanya dari satu unsur saja melainkan dari dua unsur yaitu pengalaman inderawi dan akal budi. Pengetahuan a-priori datang lebih dulu sebelum dialami, sedangkan a-posteriori sebaliknya yaitu dialami dulu baru mengerti. Jika salah satunya saja yang dipakai misalnya hanya empirisme saja atau rasionalisme saja maka pengetahuan yang diperoleh tidaklah sempurna bahkan bisa berlawanan.

    ReplyDelete
  107. Jefri Mmailool
    PPs S3 PEP 18701261002

    Immanuel Kant berbeda dari pendahulunya dengan mengklaim bahwa rasionalis alasan murni (pure reason) dapat membedakan bentuk, tetapi bukan isi realitas. Rasionalis seperti Descartes, Spinoza dan Leibniz telah berspekulasi tentang sifat waktu, ruang, kausalitas, Tuhan, berpikir bahwa alasan murni (pure reason) berhak untuk menemukan jawaban yang memuaskan terhadap objek-objek ini.

    ReplyDelete
  108. Nani Maryani
    18709251008
    S2 Pendidikan Matematika (A) 2018
    Assalamu'alaikum Wr.Wb.
    Immanuel Kant merupakan salah seorang filsuf besar yang memiliki banyak karya fenomenal. Beberapa hasil pemikirannya membahas mengenai ilmu pengetahuan secara rasionalisme dan empirisme. Immanuel Kant awalnya memandang rasionalisme dan empirisme selalu berat sebelah dalam menilai akal dan pengalaman sebagai suatu sumber pengetahuan. Rasionalisme mengira telah menemukan kunci bagi pembukaan realitas pada diri subyeknya, terlepas dari pengalaman. Sedangkan empirisme berpendirian bahwa pengalaman menjadi satu-satunya sumber pengetahuan. Empirisme mengira telah memperoleh pengetahuan dari pengalaman saja. Maka dari itu, Immanuel bersikap kritis untuk meyelidiki kemampuan rasio sebagai sumber pengetahuan manusia, yang kemudian melahirkan filsafat dan kritisme.
    Wassalamu'alaikum Wr.Wb

    ReplyDelete
  109. Muhammad Fendrik
    18706261001
    S3 Dikdas 2018
    Sebelumnya terima kasih Prof Marsigit untuk ilmunya hari ini.
    Teori pengetahuan Immanuel Kant merupakan tokoh filsuf yang fenomenal dengan teori pengetahuan yang memandang rasionalisme sebagai realitas pada diri subyek dan empirisme yang menunjukkan pengalaman sebagai sumber pengetahuan.

    ReplyDelete
  110. Agnes Teresa Panjaitan
    S2 Pendidikan Matematika A 2018
    18709251013

    Yang dapat saya pahami dari diagram teori pengetahuan immanuel kant seperti lapisan bawang. Lapisan terluar dari pengetahuan adalah adanya fenomena, lalu di presentasikan kemudian didapatkan persepsi dan adanya sensasi. Setelah didapatkan persepsi, maka menghasilkan konsep, intuisi dan empiri.

    ReplyDelete
  111. Janu Arlinwibowo
    18701261012
    PEP 2018

    Menurut Kant, konsep merupakan sesuatu pangkal dari sebuah pengetahuan, dimana ketika seseorang tidak mengetahui dan memahami konsep maka pengetahuannya akan rapuh. Pemahaman suatu konsep akan membangun kosntruksi ilmu dalam diri masing-masing individu. Begitu pula dalam mempelajari matematika, siswa harus diarahkan untuk dapat mengonstruksi ilmunya sehingga kebermaknaan ilmu akan lebih terasa.

    ReplyDelete