Nov 8, 2014

Teori Pengetahuan Menurut Immanuel Kant

Ass Wr Wb


Terdapat banyak Teori Pengetahuan; jumlahnya adalah sebanyak para Filsuf yang membuatnya.Kita dapat memelajari Teori Pengetahuan dari Aristoteles, Plato, Rene Descartes, David Hume, Immanuel Kant, Hilbert, Sir Bertrand Russell. Saya menemukan bahwa pada prinsipnya setiap aliran filsafat mempunyai Teori Pengetahuan nya masing-masing. Itulah juga sebuah tantangan bagi kita semua untuk memelajarinya.
Yang berikut adalah saya telah berhasil membuat peta atau diagram Teori Pengetahuannya Immanuel Kant. Tiadalah ada di tempat atau sumber lain diagram seperti itu yang ada, karena diagram tersebut memang semata-mata sayalah yang membuat berdasar sumber "the Critic of Pure Reason" nya Immanuel Kant.
Selamat menyimak.
Wss Wr Wb

                       Diagram dibuat oleh Marsigit berdasar Teori Pengetahuan Immanuel Kant

39 comments:

  1. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    Menurut sumber yang saya baca, Immanuel Kant seorang filsuf termasyhur dari Jerman memiliki tiga pokok pemikiran yang harus diketahui terlebih dahulu, dikarenakan pemikirannya begitu original dan terlihat berbeda dari pemikiran para filsuf sebelumnya terutama berangkat dari filsuf Inggris bernama David Hume. Berikut ini pokok pemikirnnya:
    1. Panca indera, akal budi dan rasio. Kita sudah tahu tentang arti empirisme yang mementingkan pengalaman inderawi dalam memperoleh pengetahuan dan rasionalisme yang mengedepankan penggunaan rasio dalam memperoleh pengetahuan, tetapi rasio yang kita ketahui adalah sama dengan akal dan logis, namun Kant memberi definisi berbeda. Pada Kant istilah rasio memiliki arti yang baru, bukan lagi sebagai langsung kepada pemikiran, tetapi sebagai sesuatu yang ada “di belakang” akal budidan pengalaman inderawi. Dari sini dapat dipilah bahwa ada tiga unsur yaitu akal budi (Verstand), rasio (Vernunft) dan pengalaman inderawi.

    ReplyDelete
  2. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    2. Dalam filsafatnya Kant mencoba untuk mensinergikan antara rasionalisme dan empirisme. Ia bertujuan untuk membuktikan bahwa sumber pengetahuan itu diperoleh tidak hanya dari satu unsur saja melainkan dari dua unsur yaitu pengalaman inderawi dan akal budi. Pengetahuan a-priori merupakan jenis pengetahuan yang datang lebih dulu sebelum dialami, seperti misalnya pengetahuan akan bahaya, sedankan a-posteriori sebaliknya yaitu dialami dulu baru mengerti misalnya dalam menyelesaikan Rubix Cube. Kalau salah satunya saja yang dipakai misalnya hanya empirisme saja atau rasionalisme saja maka pengetahuan yang diperoleh tidaklah sempurna bahkan bisa berlawanan. Filsafat Kant menyebutkan bahwa pengetahuan merupakan gabungan (sintesis) antara keduanya.

    ReplyDelete
  3. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    Dari sini timbullah bahwa Kant adalah seorang Kopernikan dalam bidang filsafat. Sebelum Kant, filsafat hampir selalu memandang bahwa orang (subjek) yang mengamati objek, tertuju pada objek, penelitian objek dan sebagainya. Kant memberikan arah yang sama sekali baru, merupakan kebalikan dari filsafat sebelumnya yaitu bahwa objeklah yang harus mengarahkan diri kepada subjek. Kant dapat dikatakan sebagai seorang revolusioner karena dalam ranah Filsafat Immanuel Kant pengetahuan ia tidak memulai pengetahuan dari objek yang ada tetapi dari yang lebih dekat terlebih dahulu yaitu si pengamat objek (subjek). Dengan ini tambah lagi salah satu fungsi filsafat yaitu membongkar pemikiran yang sudah dianggap mapan dan merekonstruksikannya kembali menjadi satu yang fresh, logis, dan berpengaruh.

    ReplyDelete
  4. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Dalam teori pengetahuan Kant menyiratkan bahwa pengajaran matematika seharusnya tidak hanya terdiri dalam menanamkan formula abstrak dan melakukan pertimbangan formal; Kita tidak dapat belajar matematika tanpa pemahaman yang menyeluruh sehingga dalam proses pengajaran matematika, kita harus mempertimbangkan baik sejarah dan filsafat (dengan metodologi) matematika yaitu teori pengetahuan dan landasan epistemologis matematika, karena mengabaikannya membuat pemahaman matematika bersifat dangkal dan tidak lengkap.

    ReplyDelete
  5. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Immanuela Kant, filsuf barat mengatakan bahwa filsafat adalah ilmu pokok dan pengetahuan segala pengetahuan yang mencakup 4 hal yakni apa yang dapat diketahui, dijawab oleh metafisika.Apa yang boleh dikerjakan dijawab oleh etika. Apa yang dinamakan manusia, dijawab oleh antropologi . Dan sampai dimana harapan kita, dijawab oleh agama.

    ReplyDelete
  6. Ridwan Agung Kusuma
    13301241018
    Pend. Matematika A 2013

    Didalam teori pengetahuan Immanuel Kant yang dibuat diagram oleh Bapak, saya melihat ada istilah a Priori dan a Posteriori dalam teori tersebut.

    ReplyDelete
  7. Ridwan Agung Kusuma
    13301241018
    Pend. Matematika A 2013

    A Priori adalah pengetahuan yang diperoleh tanpa pengalaman, sebagai contoh pengetahuan tentang luar angkasa, meskipun belum pernah mendapatkan pengalaman pergi ke luar angkasa, tetapi pengetahuan tersebut dapat dipelajari.

    ReplyDelete
  8. Ridwan Agung Kusuma
    13301241018
    Pend. Matematika A 2013

    A Posteriori adalah pengetahuan yang diperoleh berdasarkan pengalaman, contohnya ketika seseorang sudah pernah pernah mendaki, maka dia bisa mendeskripsikan pengetahuan tentang gunung yang telah didaki melalui pengalamannya.

    ReplyDelete
  9. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pada peta teori pengetahuan menurut Immanuel Kant tersebut ada dua hal yang cukup familiar dan sering di singgung oleh Prof. Marsigit dalam perkuliahannya, yaitu a priori dan a posteriori. Letak a priori ada di atas, maksudnya adalah sesuatu yang digapai oleh akal pikiran atau bersifat abstrak, sedangkan a posteriori yang terletak dibawah maksudnya adalah pengalaman yang mampu digapai oleh hal-hal bersifat konkret.

    ReplyDelete
  10. Afiramita Hertanti
    S2- PMA 2017
    NIM. 17709251008

    tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada bapak, saya sangat berharap jika bagian teori pengetahuan a la Kant tersebut bisa dijelaskan secara terperinci. dengan hanya melihat bagan yang kompleks tersebut tanpa disertai dengan penjelasan saya rasa masih kurang lengkap. terima kasih

    ReplyDelete
  11. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017
    Terima kasih banyak Pak Prof. Marsigit.
    Setelah membaca materi diatas, saya memahami bahwa pengetahuan menurut Kant, adalah suatu usaha untuk menjelaskan bagaimana penilaian tentang dunia dapat selalu benar dan itu dapat diketahui secara apriori yang minim akan pengalaman. Sampai masa Kant, semua penilaian empiris masih dianggap rentan terhadap keraguan skeptis, karena pengalaman manusia yang saling terikat tidak mungkin terjadi. Selanjutnya, semua penilaian apriori dianggap kosong, karena mereka tidak menyajikan informasi apapun yang belum ada dalam konsep yang telah buat. Jika pengetahuan manusia tentang dunia masih bersifat "mungkin", oleh karena itu, harus ada penilaian yang bersifat empiris dan apriori.

    ReplyDelete
  12. Junianto
    17709251065
    PM C

    Saya belum bisa memahami secara menyeluruh dengan postingan ini prof. Namun, saya pernah membaca bahwa Immanuel Kant mengemukakan beberapa teori ilmu pengetahuan. Pertama, Teori a priori dan a posteriori. A priori adalah pengetahuan yang bersumber tidak dari pengalaman langsung, sedangkan a posteriori atau pengetahuan empirik adalah pengetahuan yang bersumber dari pengalaman. Kedua, Analitik dan Sintetik. Pengetahuan diformulasikan dalam bentuk putusan (judgement), ada putusan analitik yaitu putusan yang predikatnya ada di dalam subyek, dan putusan sintetik yaitu putusan yang predikatnya di luar subyek.

    ReplyDelete
  13. Nama : Widuri Asmaranti
    NIM : 17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Assalammualaikum Wr.Wb
    Terimakasih pak atas postingannya.
    Postingan ini adalah sebuah peta/diagram mengenai teori pengetahuan menurut Immanuel Kant yang dibuat oleh Prof. Dr. Marsigit,M.A. Menurut Prof , setiap filsuf bebas berpendapat. Jadi setiap filsuf mempunyai pendapat yang berbeda-beda mengenai teori pengetahuan. Perbedaan teori tersebut tidak ada yang salah, karena setiap orang bebas berfikir, berpendapat sesuai dengan pemikiran mereka. Jadi, jangan takut untuk berpendapat. Peta yang dibuat Prof akan menjadi alat bantu ketika kita ingin mengetahui teori pendidikan khususnya. Ide kreatif yang dibuat Prof, sehingga terciptalah peta/diagram di atas. Untuk sekarang ini saya belum benar benar bisa memahami menyeluruh, tapi saya dapat menyimpulkan secara keseluruhan dari peta yang bapak buat.

    ReplyDelete
  14. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    17709251005
    PPs PM A 2017

    Assalamualaikum Prof,
    Gambar tersebut mengungkapkan teori pengetahuan menurut Kant. Menurut Immanuel Kant, pemahaman atau pengetahuan dapat dibentuk melalui pengalaman yang digeneralisasikan dengan melibatkan intuisi. Kita merasakan objek melalui penginderaan, seperti indera penerima kita. Kemudian dengan menggunakan intuisi, kita dapat menterjemahkan pengalaman ke dalam pikiran dengan pemahaman. Aktivitas ini yang disebut sebagai penginderaan pemahaman. Menurut Kant, penginderaan pemahaman memiliki kategori-kategori untuk memudahkan kita dalam mempersepsi. Kategori tersebut terdiri dari 12 item yang menjadi syarat a priori, yaitu kuantitas (universal, particular, singular), kualitas (affirmative, negative, infinitive), relasi (categorical, hypothetical, disjunctive) dan modalitas (problematical, assertorical, apotidical).

    ReplyDelete
  15. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A 2017

    Menurut Imanuel Kant, sumber pengetahuan itu diperoleh tidak hanya dari satu unsur saja melainkan dari dua unsur yaitu pengalaman inderawi dan akal budi. Pengetahuan a-priori merupakan jenis pengetahuan yang datang lebih dulu sebelum dialami, seperti misalnya pengetahuan akan bahaya, sedangkan a-posteriori sebaliknya yaitu dialami dulu baru mengerti misalnya dalam menyelesaikan Rubix Cube. Kalau salah satunya saja yang dipakai misalnya hanya empirisme saja atau rasionalisme saja maka pengetahuan yang diperoleh tidaklah sempurna bahkan bisa berlawanan. Filsafat Kant menyebutkan bahwa pengetahuan merupakan gabungan (sintesis) antara keduanya. Dari diagram yang telah Bapak buat, maka terlihat gabungan diantara keduanya.

    ReplyDelete
  16. iLania Eka Andari
    17709251050
    S2 P.Mat C 2017

    Setelah saya mengamati gambar diagram yang dibuat oleh Prof Marsigit, saya memahami sedikit apa yang dimaksud diagram tersebut. Menurut Immanuel Kant (berdasarkan diagram di atas), ilmu pengetahuan bukanlah murni a priori, bukan pula murni a posteriori. A priori mementingkan ilmu dan kajian secara empiris, sedangkan a posteriori mementingkan pengetahuan. Tidak bisa disebut ilmu jika hanya berdasarkan pengetahuan tanpa pengalaman. Tidak bisa pula disebut ilmu jika hanya berdasarkan pengalaman, tanpa pengetahuan. Agar menjadi ilmu yang utuh, a priori dikombinasikan dengan a posteriori, yaitu dengan cara memperbanyak pengalaman dan bacaan (pengetahuan), namun dengan merasa rendah hati, sehingga dapat menerima kenyataan jikalau menghadapi situasi yang tidak sesuai dengan teori yang telah dipelajari. Karena tidak semua hal yang dipraktikkan akan sesuai dengan teori yang telah ada.

    ReplyDelete
  17. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 Pend.Matematika

    assalamu'alaikum

    walaupun saya masih belum sepenuhnya memahami diagram di atas, tapi diagram ini akan sangat membantu karena merupakan ringkasan atau seperti peta konsep dari Teori Kant, dan mungkin akan mempermudah seseorang dalam mempelajari nya.

    ReplyDelete
  18. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Menurut Kant, ruang dan waktu merupakan sesuatu yang subjektif. Tanpa ruang dan waktu kita tidak bisa membuat pengalaman kita menjadi realitas dan kongkret. Namun masih ada sub lain yang membantu kita mengerti melalui pemahaman tanpa tergantung pada experience, hal itu mencakup kualitas (quality), kuantitas (quantity), dan hubungan (relation). Ruang dan waktu, sekaligus kategorinya (yang mencakup gagasan seperti pluralitas, hubungan sebab-akibat, dan keberadaan atau eksistensi) hanya dapat diterapkan pada fenomena pengalaman kita. Meskipun saya kurang mengerti terhadap alur dari bagan pemikiran di atas setidaknya bagan tersebut bisa menjadi referensi saya kelak ketika menyampaikan teori pengetahuan dari beberapa tokoh penting.

    ReplyDelete
  19. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Setelah mencoba memahami alur teori pengetahuan menurut Immanuel Kant dalam postingan ini dan dengan mencari beberapa sumber lain yang relevan, salah satu hal yang dapat saya pahami adalah Kant membedakan objek pengetahuan menjadi dua hal yakni Nomena dan Fenomena. Nomena adalah sesuatu yang ada di dalam diri mereka sendiri dan difikirkan oleh akal. Sedangkan Fenomena adalah eksistensi indrawi dan menjadi obyek pengalaman dan obyek intuisi indrawi (sensuous existence), bukan sesuatu yang ada di dalam dirinya sendiri. Fenomena itu berupa materi dan ada dalam realitas indrawi.

    ReplyDelete
  20. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Teori pengetahuan yang diberikan oleh imanuel kant mencakup segala aspek yang ada di dunia ini. Pengetahuan disini saya melihat bersifat adil dan menyeluruh tanpa adanya hal yang terlewatkan. Segala pengetahuan yang ada di teori ini saling berpengaruh satu sama lain. Namun, saya tidak melihat aspek religius dalam teori ini. Saya menganggap teori pengetahuan yang dicetuskan oleh Imanuel Kant fokus pada aspek filosofis.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  21. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B
    Assalamualaikum wr wb.Terimakasih banyak pak untuk sumbangan ilmu pengetahuannya.Kami selalu mendapatkan sesuatu hal yang baru dari membaca.Mendorong untuk lebih giat belajar dan belajar.Setelah melihat diagram yang dibuat oleh bapak berdasarkan teori pengetahuan Immanuel Kant, kami merasa masih banyak istilah yang belum kami pahami yang berada di dalam peta.Anaknda berharap mungkin bapak dapat menjelaskannya kepada kami.Termakasih banyak pak.Wassalamualaikum wr wb.

    ReplyDelete
  22. Nama : I Nyoman Indhi Wiradika
    NIM : 17701251023
    Kelas : PEP B

    Saya rasa diagram di atas sangat menarik, namun dengan keterbatasan pengetahuan saya menyebabkan saya tidak paham secara utuh untuk menerjemahkan diagram di atas. Tanpa mengurangi rasa hormat saya berpendapat bahwa diagram di atas diberi petunjuk deskripsi atau keterangan diagram. Terima kasih.

    ReplyDelete
  23. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Diagram di atas membuat saya ingin mencari tahu lebih lanjut mengenai Immanuel Kant. Saya mengenal nama Immanuel Kant dari perkuliahan filsafat kemarin. Yang saya pahami Immanuel Kant menggabungkan konsep A priori dan A posteriori. Immanuel Kant meyakini bahwa pengetahuan muncul dari rasionalisme dan empirisme yang disintesis.

    ReplyDelete
  24. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Diagram yang bapak buat, dengan keterbatasan saya, masih sangat sulit saya pahami. Namun yang dapat saya simpulkan bahwa menurut Immanuel Kant, pengetahuan itu berdasarkan apriori dan apostiori. Berdasarkan dua landasan tersebut, menurut kant ide dan kosep saling berhubungan dengan pengalaman. Jadi tanpa pengalaman ide dan kosep tersebut tidak dapat diaplikasikan dengan baik. Namun, ide dan konsep tidak dapat menyatakan keberadaan Tuhan. Karena keterbatasan inderawi manusia.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  25. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Pikiran manusia bersifat apriori, sedangkan kenyataan bersifat aposteriori. Apriori adalah paham walaupun belum mengalami, NASA (National Aeronautics and Space Administration) dapat menghitung jumlah oksigen yang ada di planet mars malaupun belum pernah sampai planet mars. Aposteriori adalah paham setelah mengalami (mendengar, melihat, mencoba, merasakan, meraba), kucing jika ada tikus lewat akan gerak ekornya artinya kucing paham jika ada tikus (makanannya).
    Immanuel Kant adalah juru damai pada sekitar abad ke 15 untuk perselisihan antara pendapat Platonism dengan Aristotelianism. Menurut Immanuel Kant, bahwa Platonism dan Aristotelianism keduanya tidak ada yang salah namun juga tidak ada yang benar. Bahwa ilmu mencangkup keduanya yaitu logika (pikiran) dan kenyataan.

    ReplyDelete
  26. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Pada postingan ini menampilkan alur perjalanan atau penjelasan mengenai teori Immanuel Kant. Teori Immanuel Kant merupakan teori penengah antara teori yang mengedepankan pikiran saja dan teori yang mengedepankan kenyataan saja. Kedua teori itu berasal dari Aristoteles dan plato. Kant tidak mengatakan teori mereka salah namun dia juga tidak mengatakan teori tersebut benar. Pada teori Kant menyatakan bahwa ilmu itu mencakupi pikiran dan kenyataan. Atau teori ilmu itu mencakupi a priori dan a posteori.

    ReplyDelete
  27. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Terima kasih atas diagramnya terkait teori dari Immanuel Kant seorang filsuf dari Jerman. Salah satu hal yang saya pahami adalah menurut Immanuel Kant, apa yang diketahui manusia hanyalah apa yang diterima oleh panca indera manusia, selain yang diterima oleh panca indera manusia hanyalah merupakan sebatas ilusi.

    ReplyDelete
  28. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Sumber pengetahuan yang utama menurut Immanuel Kant adalah indera dan pemahaman. Jadi seseorang memiliki pengetahuan karena telah memiliki pengalaman.

    ReplyDelete
  29. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Diagram yang kompleks, menggambarkan teori pengetahuan dari Imanuel Kant, namun jujur saja masih sulit saya pahami, masih membutuhkan penjelasan bagaimana alur dari diagram tersebut, sebuah diagram dibuat untuk merangkum hal-hal atau teori yang ribet dan sulit dipahami menjadi lebih simpel dan mudah dipahami. Diagram diatas sudah merangkum teori besar Imanuel Kant mengenai pengetahuan.

    ReplyDelete
  30. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Seperti yang sering dijabarkan oleh Bapak dalam perkuliahan bahwa sebenar-benar pegetahuan menurut Immanuel Kant adalah bersifat sintetik apriori. Oleh karena itu Kant menhubungkan antara yang ada di pikir dan yang ada di kenyataan. Garis putus-putus di tengah pada diagram di atas menggambarkan perbatasan antara obyek pikir dengan kenyataan dan yang ada di atas garis adalah materi dari obyek pikir, sedangkan yang ada di bawah garis adalah materi di kenyataan. Immanuel Kant menjelaskan bahwa pengetahuan terbentuk dari dua hal tersebut.

    ReplyDelete
  31. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Immanuel Kant merupakan filsuf besar pada abad 18. Kant berusaha menyatukan aliran rasionalisme dan empirisme dengan mengambil yang baik dari masing-masing aliran tersebut. Menurutnya sumber pengetahuan adalah inderawi dan akal budi. Sehingga Kant punya aliran filsafat kritisme yang memulai pengetahuan bukan dari obyek melainkan dari subyek(pengamat).

    ReplyDelete
  32. Saya mengenal Immanuel Kant semenjak menghadiri perkuliahan dan membaca blog bapak, dari bagan diatas saya bisa bisa mengetahui mengenai teori pengetahuan menurut Immanuel Kant, yang menurut saya setiap komponen yang dibahas oleh Imanuel Kant berherarki saling berhubungan satu sama lain membentuk kait-mengait antar aspek yang ada.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  33. Riandika Ratnasari
    17709251043
    PPs PM B

    Diagram di atas sangat membantu sekali untuk memahami teori Kant. Di dalam proses pembelajaran Bpak sering sekali membahas tentang priori dan aposteriori. Dimana priori adalah paham tetapi belum mengalami dan aposteriori adalah paham setelah mengalami. Paham sebelum mengalami contohnya kita tau kalau di luar angkasa susah oksigen (berdsarkan teori), namun kita belum pernah kesana.
    Selain itu tentang fenomena dan noumena. Fenomena yang dapat di lihat mata dan noumena hanya ada di pikiran kita.
    Noumena segaris dengan priori dan fenomena segaris dengan fenomena. Terimakasih Bpak Marsigit atas ilmunya

    ReplyDelete
  34. Dheni Nugroho
    17709251023
    Pendidikan Matematika

    Sebenarnya peta yang sebenarnya saya belum pahami betul. Akan tetapi saya ingin tetap merefleksikan sesuai kemampuan saya. Menurut saya, ada aspek-aspek yang ingin ditonjolkan yaitu yang berada pada lingkaran terdalam dimana berpikir kritis ada di dalamnya ditemani dengan intuisi, empiris, logika, ide, pure reason, sintetiks, dan lain sebagainya

    ReplyDelete
  35. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Dalam critique of pure reason, akal murni adalah akal yang bekerja secara logis. Pengetahuan yang benar-benar mutlak tidak akan muncul apabila seluruh pengetahuan datang melalui indra saja. Menurut Kant, jiwa kita merupakan bagian dari diri kita yang aktif mengkoordinasi sensasi-sensasi yang masuk kemudian disesuaikan dengan ide yang telah kita bangun. Adanya koordinasi tersebut mengakibatkan reaksi-reaksi yang tadinya masuk secara tidak teratur, akhirnya tersusun menjadi teratur dan membentuk pengetahuan.

    ReplyDelete
  36. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Menurut Imanuel Kant ilmu merupakan gabungan antara pengalaman dan berpikir. Pengalaman setiap individu berbeda-beda oleh karena itu cara memutuskan pekara dan membuat keputusan juga berbeda. Menurut Imanuel Kant, sesuatu yang ada dalam pikiran bersifat analitik (konsistensi ide dalam pikiran) dan apriori (mampu memikirkan sebelum terjadi) sedangkan di luar pikiran bersifat sintetik (hubungan subjek predikat, di mana predikat terdapat dalam subjeknya), dan aposterori (baru berpikir setelah terjadi). Seorang guru dapat membantu siswanya dalam mengolah pemikiran dan pengalamannya agar menjadi satu kesatuan yang digabungkan agar lebih bermanfaat dan dapat digunakan

    ReplyDelete
  37. Devi Nofriyanti
    17709251041
    S2 P.Mat UNY kelas B 2017

    Dari apa yang saya pelajari saat perkuliahan filsafat, Immanuel Kant adalah tokoh penengah diantara perdebatan R. Descartes dan D. Hume. R. descartes menganggap bahwa ilmu pengetahuan itu berlandaskan rasio, sedangkan D. hume mengatakan bahwa ilmu itu berlandaskan pengalaman.
    kemudiaan immanuel kant merangkum keduanya menjadi ilmu adalah sintetik apriori, yaitu berdasarkan pengalaman dan rasio.

    ReplyDelete
  38. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Tidak asing lagi dengan tokoh yang satu ini, yaitu Immanuel Kant. Untuk mencari tahu dari berbagai pendapat yang dikemukakan adalah salah satu upaya dari banyaknya ketidaktahuan saya akan penjelasan dalam diagram tersebut. Baru sedikit sekali yang satu tahu, yaitu terkait konsep pengetahuan yang mana diperoleh dari logika dan pengalaman yang disintesiskan. Kedua kombinasi ini terbentuk dari pandangan filsuf sebelumnya. Jika dilihat dalam narasi besar filsafat maka peristiwa ini terjadi pada masa modern.

    ReplyDelete
  39. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Assalamu'alaikum wr wb.

    Diagram yang telah dibuat ini akan sangat berguna untuk memahami sejarah perjalanan filsafat dari ahli filsuf Immanuel Kant. Seperti yang telah diketahui, Immanuel kant adalah seorang ahli filsafat modern yang mengahsilkan teori filsafat kritis, karena ia mengkritisi 2 filsafat sebelumnya yaitu rasionalisme dan empirisme. Dari teorinya didapat bahwa, pengetahuan manusia sebagai sumber pengetahuan (rasio) tidak dipercayai sepenuhnya, sehingga ia menggabungkan dengan pengalaman indrawi (empiris).

    ReplyDelete