Nov 8, 2014

Peta 1 - Peta Pendidikan Dunia _ Dibuat oleh Marsigit dari Paul Ernest



Ass Wr Wb, jika ingin mengetahui bentuk, posisi atau keadaan Pendidikan di Indonesia dan hubungannya dengan apa yang terjadi di Dunia, kita dapat menggunakan Peta/Bagan atau Tabel berikut (bagian ke 1).

Catatan: Sistem Pendidikan Indonesia tidak mempunyai bentuk yang jelas dikarenakan kita masih menjadi bangsa yang mencari bentuk. Tetapi bentuk dari Sistem Pendidikan Indonesia mengarah kepada atau berkemistri dengan 3 (tiga) kolom sebelah kiri yaitu : Industrial Trainer, Technological Pragmatis, dan Old Humanis, yang merupakan representasi Dunia Kontemporer atau Power Now; kenapa?, karena baru hanya sampai di situlah kemampuan kita dibanding dengan Dunia Kontemporer, sehingga tidak ada jalan lain bagi Indonesia kecuali menapaki jalan setapak mereka untuk menuju masa depan. Itulah pernah diwaktu yang lampu Pendidikan Dasar diarahkan menuju Back to Basic (tak usah macam-macam, anak SD yang penting cukup bisa Baca, Tulis, dan Hitung). Tiga Kolom kiri, mengimplementasikan Pendidikan sebagai Tradisional/Konvensional, sentralistik dan mendefinisikan Subjek Ilmu sebagai Body of Knowledge, Science of Truth dan Structure of Truth, dan ini sejalan/selaras dengan dunianya para Ilmuwan Dasar (Basic Science) yang bersifat Formal seperti Matematika Murni, Fisika Murni, Biologi Murni dan Kimia Murni, yang kemudian mereka diangkat menjadi Anak Emas nya Power Now untuk eksploitasi Dunia. Sedangkan 2 (dua) kolom sebelah kanan dikenal sebagai anti-tesisnya yang berusaha menginovasi pendidikan berorientasi kepada siswa; namun diberbagai Dunia eksistensinyapun mengalami degradasi karena kurang menunjang kehidupan para Neo (Capitalism, Hedonism, Pragmaticism, Utilitarian, Materialism). Idealnya, Pendidikan di Indonesia mengarah atau menuju ke kolom yang paling Kanan, karena disana tercantum Politik Demokrasi sebagai starting pointnya; sebagaiman tercantum kita bercita-cita mewujudkan Demokrasi Pancasila.

11 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Paul Ernest membagi pendidikan dunia mejadi lima bagian : industrial trainer; technological pragmatist; old humanist; progressive educator and public educator. Secara politis, industrial trainer mengikuti aliran radikal. Secara teknis, pragmatism mengikuti politik konservatif, old humanist mengikuti politik konservatif/liberal, progressive educator mengikuti politik liberal, dan educator menggunakan politik demokrasi dalam pembelajarannya. Industrial Trainer memandang matematika sebagai inti dari pengetahuan dan nilai moral baik-buruk. Technological pragmatism memandang matematika sebagai ilmu kebenaran dan nilai moralnya adalah pragmatisme. Matematika adalah struktur kebenaran pada old humanist. Old humanist juga menjadikan paternalistik sebagai nilai moralnya. Porgressive educator memandang matematika sebagai proses berpikir dan humanis sebagai nilai moralnya. Matematika juga dipandang sebagai aktifitas sosial pada public educator dan hukum juga kebebasan menjadi nilai moralnya. Menurut saya, pembelajaran matematika yang ideal adalah pada public educator, dimana siswa akan menjadi bebas berekspresi, guru menganut paham demokrasi, dan jiwa sosial siswa menjadi semakin berkembang

    ReplyDelete
  2. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Dari tabel di atas dengan tiga kolom sebelah kiri menunjukkan bahwa Indonesia belum memiliki sistem pendidikan yang jelas, dikarenakan keterbatasan kita. Kita hanya bisa menganut sistem pendidikan dari negara-negara maju yang sudah dalam tahap menginovasi pendidikan. Menginovasi pendidikan untuk selalu dapat bersaing dalam era saat ini, Indonesia saat ini sudah mulai beranjak untuk melakukan pembelajaran yang berorientasi pada siswa, namun belum pada tahap inovasi pendidikan seperti yang telah dilakukan negara-negara maju.

    ReplyDelete
  3. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Dari tabel di atas, sistem pendidikan Indonesia mengarah kepada 3 (tiga) kolom sebelah kiri yaitu : Industrial Trainer, Technological Pragmatis, dan Old Humanis. Sistem Pendidikan Indonesia tidak mempunyai bentuk yang jelas dikarenakan kita masih menjadi bangsa yang mencari bentuk. Tetapi untuk sistem pendidikan saat ini, pendidikan sudah mengarah ke pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, guru menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, media, sumber, dan interaksi pembelajaran yang bervariasi, guru sebagai fasilitator, konstruktivism, dan realistik. Walaupun pendidikan Indonesia masih dalam tahap mencari bentuk, tapi idealnya, pendidikan di Indonesia mengarah atau menuju ke kolom yang paling kanan, karena disana tercantum Politik demokrasi sebagai starting pointnya; sebagaimana tercantum kita bercita-cita mewujudkan Demokrasi Pancasila. Hal ini termasuk dunia Pendidikan yang berjiwa dan bernafaskan demokrasi Pancasila.

    ReplyDelete
  4. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Tabel ini menunjukkan hubungan antara pelatih Industri, Pragmatisme teknologi, humanis Old, Progressive Educator, Educator Umum dengan politik, matematika, dan nilai moral. Menurut pendapat saya, hubungan terbaik ada jika pendidik publik yang terkait dengan nilai-nilai moral. Ini akan berdampak pada keadilan dan kebebasan.

    ReplyDelete
  5. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Sistem pendidikan sekarnag masih mencari bentuk yang cocok untuk pendidikan di indonesia, maka nya dari semua sistem KBM , berubah menjadi KTSP, berubah menjadi Kur 2013, 2014, 2015, dan sampai 2016. Selalu bergnti dan berdampak ketidak seimbangan pendidikan. Yang mana setiap tahun selalu berganti. Padahal menurut saya tuntaskan dulu dan resapi dahulu kurikulum yang digunakan jangan karena melihat negara lain maju dengan sistem pendidikan mereka kita malah ikut-ikutan padahal kita belum tentu siap akan hal itu.

    ReplyDelete
  6. Anisa Wahyu Nur Khasanah
    14301241010
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dari peta pendidikan dunia yang dibuat oleh Prof. Marsigit dari Paul Ernest dan penjelasan di bawahnya, system pendidikan Indonesia mangarah pada Industrial Trainer, Technological Pragmatis, dan Old Humanis. Padahal Indonesia menganut asas demokrasi pancasila tetapi belum mengarah pada demokrasi yang sesungguhnya. Pendidikan Indonesia pun pada kurikulum 2013 berpusat pada siswa. Dan untuk nilai moral, Indonesia masih good vs bad, prgamatis, dan jierarkhies paternalistic.

    ReplyDelete
  7. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Peta ini memberikan gambaran tentang bentuk, posisi atau keadaan pendidikan di Indonesi dan hubungannya dengan apa yang terjadi di dunia. Diketahui pendidikan kita pun masih banyak dipengaruhi oleh kekuasaan Powernow. Di mana pendidikan indonesia masih merujuk pada industrial trainer, technological pragmatis, dan old humanis yang merupakan ciri dari pedidikan kontemporer. Namun, hal ini tidak serta merta menunjukkan bahwa kita sepenuhnya menjajaki langkah mereka. Kita harus berusaha dan selalu optimis terhadap masa depan pendidikan dengan mengedepankan nilai dari negara kita yakni demokrasi Pancasila. Berdasarkan peta ini, pembelajaran yang dilakukan akan lebih efektif jika siswa berperan sebagai educator di mana siswa melakukan process of thinking. Kegiatan ini meliputi bagaimana siswa dapat membangun pengetahuannya sendiri dari hasil pengamatan objek yang ada. Kemudian guru pun tidak lepas untuk selalu berusaha mengenali keberagaman siswa supaya dapat menggunakan metode mengajar yang berbeda-beda supaya siswa tidak bosan mengikuti pembelajaran.

    ReplyDelete
  8. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Dari tabel diatas dapat saya simpulkan bahwa terdapat lima macam peta pendidikan menurut Paul Ernest, yaitu : Industrial trainer, Technological Pragmatist, Old Humanist, Progressive Educator, dan Public Educator. Kelima peta ini merupakan urutab dari jenis mendidik, dimulai dari industrial Trainer yang bertipe teacher centre sampai pada public educator yang student centre.

    ReplyDelete
  9. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Kepalan menghantam pendidikan di Indonesia dikarenakan ideologi pendidikan di Indonesia yang masih belum bisa berdiri kokoh. Hal ini dikarenakan kecenderungan untuk mengadopsi sistem pendidikan negara adidaya tanpa menyaringnya terlebih dahulu. Akibatnya terjadi timpang. Sistem pendidikan Indonesia dalam matematika masih lebih ke struktur dan body matematika, dengan mengabaikan aktivitas sosial dan humanity sebagai aspek yang sangat berpengaruh pula. Ini tentu menjadi pembelajaran dan bahan perbaikan bagi sistem pendidikan di Indonesia.

    ReplyDelete
  10. Wa’alaikumussalam wr.wb.
    Mengamati dunia pendidikan di Indonesia, tentu menemukan beragam permasalahan. Oleh karena itu perbincangan tentang pendidikan selalu menarik perhatian. Seolah-olah permalahan pendidikan tidak akan berakhir. Para praktisi pendidikan tidak pernah berhenti untuk berinovasi dalam rangka menemukan solusi yang terbaik terhadap permasalahan pendidikan yang ada. Sebagaimana kita telah banyak menyaksikan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai inovasi sebagai upaya memperbaiki pendidikan kita. Seperti dikeluarkannya kebijakan sertifikasi guru, pelatihan-pelatihan guru (langsung maupun online), pemberian dana BOS dan lain-lain. Namun demikian tidak dapat dipungkiri bahwa Kebijakan-kebijakan tersebut mengalami berbagai hambatan dan memunculkan pro-kontra di bebagai kalangan. Kenyataannya banyak spekulasi dan opini di masyarakat luas yang muncul atas kebijakan pemerinyah, apalagi pada hal-hal yang kompleks seperti pendidikan. akibatnya pemerintah mengemban tugas oleh sangat berat dan vital, termasuk membawa pendidikan untuk masuk ke jalur paling kanan pada peta pendidikan dunia yang disajikan oleh bapak Prof. Marsigit pada tabel di atas.

    ReplyDelete
  11. Inung Sundari
    14301241011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Berdasarkan peta pendidikan tersebut, sistem pendidikan di Indonesia mengarah pada tiga kolom sebelah kiri, yakni Industrial Trainer, Technological Pragmatist, dan Old Humanis. Ketiga hal ini merepresentasikan pendidikan tradisional/konvensional dan sentralistik. Sementara itu, dua kolom sebelah kanan, yakni Progressive Educator dan Public Educator merepresentasikan pendidikan yang berorientasi pada siswa serta menjunjung nilai demokrasi, keadilan, dan kebebasan. Saat ini, Indonesia tengah menapaki perjalanan dalam mengupayakan terciptanya sistem pendidikan nasional yang lebih baik. Sebagai negara demokrasi dengan ideologi Pancasila, Indonesia sudah seharusnya menjadikan Pancasila sebagai panutan dalam sistem pendidikan nasional guna membentuk generasi yang cerdas dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila.

    ReplyDelete