Nov 7, 2014

Secara filsafat, apa yang terjadi di dalam Pikiran kita, ketika kita sedang berpikir?

Ass Wr Wb.



Pada hari ini Jumat, 7 Nopember 2014, pada kuliah Filsafat Ilmu S2 Pendidikan Matematika Kelas PM C di R 201 A Pasca Lama pk 07.30 sd 09.10, yang di hadiri oleh 22 mahasiswa, saya akan mengangkat tema tentang Teori Berpikir menurut kacamata filsafat. Untuk itu saya memberi pertanyaan yang sama kepada semua mahasiswa untuk dapat menjawab pertanyaan sesuai pendapat masing-masing secara spontan. Adapun secara spesifik pertanyaannya adalah :"Secara filsafat, apa yang terjadi di dalam pikiran kita ketika kita sedang berpikir?".

Sebelum saya memberi kesempatan para mahasiswa untuk brainstrorming pendapat mereka, saya akan memberi pengantar terlebih dulu. Seperti yang telah saya sebut, bahwa pertanyaan saya itu termasuk dalam ranah Filsafat Ilmu yaitu tentang Teori Berpikir. Sementara kita juga menyadari bahwa untuk hal tersebut, juga terdapat kajian secara psikologis. Teori Berpikir secara filsafati merupakan usaha para filsuf sebagai sarana untuk mengungkap kebenaran; sehingga dapat dimengerti bahwa sejak jaman kuno, sudah terdapat beberapa filsuf yang sebetulnya teori-teori yang dihasilkan dapat dikategorikan sebagai Teori Berpikir; beberapa diantara yang penting misalnya Teori Berpikir dari Rene Descartes, David Hume, Aristoteles, Plato, Socrates, Immanuel Kant, dst sampai era kontemporer.

Ternyata saya mendapati bahwa Teori Berpikir yang dimaksud di atas, tidak lain tidak bukan adalah metode filsafat untuk mengungkap sumber, pembenaran dan macam-macam ilmu. Dengan demikian saya dapat menyimpulkan bahwa Teori Berpikir yang dimaksud tidak lain tidak bukan sebenarnya adalah Filsafat Ilmu itu sendiri atau boleh saya sebut sebagai Epistemologi.

Standar atau kriteria kebenaran berpikir filsafat adalah pikiran para filsuf itu sendiri. Sesuai dengan sifat, ketersediaan, jangkauan, kedalaman, dan keluasannya maka saya menemukan bahwa untuk menjawab pertanyaan di atas, kita dapat menggunakan Teori Berpikir dari Immanuel Kant. Untuk dapat melihat Teori Berpikir Immanuel Kant, silahkan akses ke:

http://powermathematics.blogspot.com/2014/11/teori-pengetahuan-menurut-immanuel-kant.html#links

Marilah kita mencoba mengetahui seberapa jauh dan mendalam apa yang dipikirkan oleh para mahasiswa untuk menjawab pertanyaan tersebut. Beberapa saya berusaha secara langsung menampung pendapat mereka dengan cara memberi kesempatan untuk menyampaikan secara lisan dari apa yang telah mereka siapkan secara tertulis, kemudian saya berusaha menuliskan kembali di kolom ini.

Para mahasiswa menjawab sebagai berikut:

"Dalam proses berpikir terdapat proses sintesis untuk menemukan jawaban dari yang mungkin ada menjadi ada; dalam proses berpikir terjadi kegiatan mengolah pola pikir; proses berpikir adalah memikirkan sesuatu yang dapat bersifat positif atau negatif; dalam proses berpikir terjadi proses pengolahan secara logis dan kritis yang dapat berpengaruh terhadap perubahan sikap dan pengetahuan; dalam proses berpikir kita membayangkan objek pikir, baik yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi; proses berpikir kita dipengaruhi oleh lingkungan, pengetahuan, dan pengalaman; proses berpikir adalah proses mencari tahu hal-hal yang pernah dialami dan yang mungkin dialami; proses berpikir adalah kegiatan menggabungkan pengalaman yang kita miliki dengan ilmu pengetahuan yang kita peroleh untuk menjawab subuah pertanyaan dengan melakukan sisntesis antara yang ada dan yang mungkin ada; proses berpikir adalah penggabungan antara pengetahuan atau pengalaman yang sudah kita peroleh dengan pengetahuan yang baru untuk memeroleh jawaban atau solusi dari suatu permasalahan sehingga diperoleh suatu keputusan; proses berpikir merupakan proses interaksi antara pengetahuan yang ada dengan pengetahuan yang baru atau dengan pengetahuan yang mungkin ada sehingga menghasilkan beberapa kemungkinan kesimpulan; proses berpikir adalah kegiatan mengolah informasi yang diperoleh melalui pancaindera dengan cara menganalisis dan mensintesis di dalam konteks lingkungannya; proses berpikir adalah kegiatan memeroleh kebenaran; proses berpikir adalah proses terjadinya kontradiksi atau konsistensi antara informasi yang baru dan informasi yang telah dimiliki; proses berpikir terkait dengan pengalaman-pengalaman sehingga memeroleh intuisi-intuisi untuk dapat memeroleh kebanaran; proses berpikir adalah proses penalaran untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi; proses berpikir bermanfaat untuk memeroleh logos dan memerangi mitos sesuai ruang dan waktunya "sesampai-sampai akal dan pikiran"

Demikianlah hypothetical analyses dari para mahasiswa S2 Pendidikan Matematika Kelas PM C. Namun perlu diketahui bahwa hypothetical analyses adalah suatu pendapat awal atau tesis-tesis awal yang kemudian perlu dicarikan anti-tesis anti-tesisnya. Untuk itulah perlunya kita merujuk atau merefer pendapat para filsuf.

Selanjutnya agar diperoleh wawasan pengetahuan yang lebih intensif dan ekstensif, saya persilahkan para pembaca yang budiman juga dapat memberi kontribusinya melalui kolom Comment. 

Demikian selamat berjuang. Semoga diperoleh kecerdasan hati dan pikir. Amin

Wss Wr Wb

Dosen ybs,

Marsigit








112 comments:

  1. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Teori berpikir yang dimaksudkan dalam wacana di atas merupakan metode untuk mengungkap sumber, pembenaran mengani sumber tersebut dan macam-macam ilmu. Epistemologi yang dimaksudkan sebagai filsafat ilmu. Proses berpikir seseorang mengenai suatu phenomena dilakukan untuk menyelidiki suatu objek dalam kehidupan manusia yang ada dan yang mungkin ada. Proses berpikir yang terjadi dengan menggabungkan antara pengalaman dan ilmu yang dipunyai oleh seseorang. Semakin banyak pengalaman dan ilmu maka hasil dari proses berpikirnya juga semakin mendalam.

    ReplyDelete
  2. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Mengkaji apa yang terjadi pada pikiran ketika kita berpikir adalah pekerjaan yang tidak mudah. Karena pada saat yang sama kita memikirkan apa yang sedang terjadi ketika kita memikirkan apa yang akan terjadi ketika kita berpikir. Kemudian, sebelum saya mengenal filsafat seperti setelah mengikuti mata kuliah dengan pak Marsigit, saya telah mempelajari psikologis berpikir yang dijelaskan oleh Richard Skemp dari mata kuliah psikologi belajar matematika. Oleh karena itu, jika ingin membahas secara filsafat, kita harus membedakan dulu, beda kajian filsafat dan psikologis itu apa. Istilah psikologi sendiri telah dikenalkan pada zaman Aristoteles. Kemudian berkembang menjadi ilmu yang mempelajari atau yang mencari tahu sensasi apa yang terjadi ketika kita berpikir. Sehingga dalam bingkai filsafat, yang terjadi pada pikiran kita adalah menyusun informasi dari hasil tangkapan indera menjadi sebuah konsep yang disimpan, yang suatu ketika bisa dipanggil, dan bisa diubah. Proses memanggil konsep disebut dengan mengingat, proses mengubah konsep disebut dengan sintesis.

    ReplyDelete
  3. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Berpikir merupakan aktivitas yang penting sebagai manusia untuk menjadi manusia, karena pikiran memberi manusia pengetahuan yang dapat dipakainya sebagai pedoman dalam perbuatannya. Bila seseorang mengatakan bahwa dia sedang berpikir tentang sesuatu, ini mungkin berarti bahwa dia sedang membentuk gagasan umum tentang sesuatu, atau sedang menentukan sesuatu, atau sedang mempertimbangkan (mencari argumentasi) berkaitan dengan sesuatu tersebut.

    ReplyDelete
  4. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Setiap manusia pasti mengalami proses berpikir. Namun, cara berpikir manusia itu berbeda-beda sesuai dengan ruang, waktu, pemahaman, pengetahuan, dan pengalamannya sendiri. Berpikir itu menurut saya adalah proses menemukan suatu penyelesaian berdasarkan pengetahuan, pemahaman, dan pengalaman manusia.

    ReplyDelete
  5. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Di dalam pikiran kita, kita memikirkan semua hal yang ada dan mungkin ada. Dalam berpikir kita pasti melakukan identifikasi tesis dan anti tesis, lalu pikiran kita akan secara otomatis mensintesis antara tesis dan anti tesisnya. Kita akan menggabungkan pengalaman yang kita dapat dengan ilmu pengetahuan yang kita punya, sehingga kita bisa mensintesis antara pengalaman dan ilmu pengetahuan. Dan hal seperti itu terjadi secara terus menerus tanpa kita sadari. Baik itu tentang kehidupan di dunia sampai ke langit/spiritual.

    ReplyDelete
  6. Inung Sundari
    14301241011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Yang terjadi di dalam pikiran kita ketika sedang berpikir secara filsafat adalah berpikir itu sendiri. Setiap manusia diciptakan dengan keunikan tertentu antara satu dengan yang lain. Tak heran bila masing-masing manusia memiliki pemikiran yang berbeda. Dan bukan masalah jika ada perbedaan dari pemikiran-pemikiran tersebut. Karena secara filsafat tak ada pemikiran yang dapat dikatakan salah.

    ReplyDelete
  7. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Setiap manusia pasti mengalami kejadian atau disebut pengalaman. Berdasarkan pengalaman-pengalaman itu manusia berpikir yaitu memikirkan pengalamannya. Ia berusaha mempertemukan antara berbagai teori yang ada dengan temuan yang dialami. Itulah berpikir menurut spontan yang saya pelajari dari kuliah etnomatematika.

    ReplyDelete
  8. Aditya Raenda A
    14301241036
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Ketika seseorang sedang berpikir positif maupun berpikir negatif yang sedang dilakukannya adalah menggabungkan antara pengetahuan yang telah ia miliki sebelumnya dan juga pengalaman yang berkaitan dengan apa yang sedang dipikirkannya. Pengetahuan dan pengalaman tersebut saling dikaitkan untuk mendapatkan sebuah pemikiran. Pemikiran setiap orang berbeda-beda itu terjadi karena pengalaman dan pengetahuan setiap orang itu berbeda maka pikiran yang dihasilkan juga pasti akan berbeda.

    ReplyDelete
  9. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Setiap manusia lahir dengan segala potensi yang dimiliki, termasuk potensi pikiran. Namun, pada praktik pembelajaran, penggunaannya masih jauh dari optimal. Hal ini tercermin dari berbagai kesulitan yang muncul pada pembelajaran, seperti kesulitan dalam memusatkan perhatian atau mengingat, yang berujung pada rendahnya hasil pembelajaran. Dalam praktik pembelajaran di sekolah, kondisi ini masih diperburuk oleh praktik pembelajaran yang keliru, seperti pemberian tambahan pembelajaran baik di dalam maupun di luar sekolah. Padahal proses tersebut, hanya dapat bermakna repetisi dari proses pembelajaran sebelumnya dan tidak memberi nilai tambah bagi pemahaman siswa. Pembelajaran tidak hanya terbatas pada membaca buku atau mendengar pengajaran yang tidak memberi pemahaman. Pembelajaran melibatkan pemikiran yang bekerja yang bekerja secara asosiatif, sehingga dalam setiap pembelajaran terjadi penghubungan antar satu informasi dengan informasi yang lain. Pembelajaran sangat erat kaitannya dengan penggunaan otak sebagai pusat aktivitas mental mulai dari pengambilan, pemrosesan, hingga penyimpulan informasi. Dengan demikian, pembelajaran merupakan proses sinergisme antara otak, pikiran dan pemikiran untuk menghasilkan daya guna yang optimal.

    ReplyDelete
  10. Filsafat berarti mencari kebijaksanaan. Filsafat diperoleh dengan menggunakan cara berpikir yang benar. Saat berfilsafat berarti kita berpikir, tapi dalam berpikir itu tidak berarti berfilsafat. Hal ini disebabkan oleh berfilsafat berarti berpikir maksudnya bahwa dengan berfilsafat itu ada manfaat, makna, dan tujuannya, sehingga mudah untuk diwujudkan dari berpikir itu karena sudah ada panduan dan tujuan yang pasti. Tapi berpikir tidak berarti berfilsafat, karena isi dari berpikir itu belum tentu bermakna atau mempunyai tujuan yang pasti. Dalam berpikir yang berarti tidak berfilsafat, bisa saja yang kita pikirkan hanyalah khayalan. Berpikir filsafat untuk mencari kejelasan tentang suatu hal.

    ReplyDelete
  11. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    setiap orang itu bisa berpikir, dan setiap orang memiliki pola pemikiran yang berbeda beda. setiap orang memiliki keunikan masing masing dalam berpikir sehingga hasil pemikirannya pun berbeda beda dari orang yang satu dengan orang yang lain, ini namanya keberagaman, tidak masalah berbeda pola pemikiran karna setiap orang memiliki kebebasan untuk bepikir.

    ReplyDelete
  12. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Berpikir merupakan hal yang dilakukan semua orang didunia ini, untuk melakukan seesuatu pasti setiap orang itu berpikir dan mensintesiskan apa yang ia inginkan, melalui pengalaman yang dimiliki sehingga hasil pemikiran setiap orang dapat berbeda beda karena pengalaman yang dimiliki tentunya berbeda setiap orang.

    ReplyDelete
  13. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Ketika kita sedang berfikir artinya kita sedang mencoba menyelesiakan suatu permasalahan, untuk itu dalam pikiran kita akan terdapa bagaimana solusi dalam memecahkan suatu permasalahan yang ada. Ketika manusia tidak berfikir , manusia akan menghadapai kehidupan yang penuh dengan permasalahan yang bertumpuk-tumpuk, untuk itu permasalahan harus diselesaikan dengan cara berfikir, berfikir dan dihadapi.

    ReplyDelete

  14. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016


    Saya membayangkan bahwa ketika kita sedang berpikir maka ada aktifitas elemen interactivity dalam otak kita. Semakin rumit hal yang kita pikirkan maka semakin tinggi elem interaktivty nya. Proses transpormasi pesan dari luar maupun dari hal yang sudah tersimpan dalam memori otak kita dilakukan melaui saraf. Berpikir meruapakan salah satu upaya untuk menghidupkan hidup, jika sesorang malas berpikir maka sesungguhnya ia akan terjebak dalam mitos.

    ReplyDelete
  15. Elli Susilawati
    16709251073
    PmatD

    Manusia adalah makhluk sempurna yang dikaruniai kemampuan berpikir yang baik. Semua hal dapat terjadi dalam pikiran kita, kita dapat melakukan apapun dalam pikiran kita. Proses berpikir seperti yang disampaikan Prof adalah proses penalaran untuk memecahkan masalah, dengan berpikir kita dapat mencari solusi yang logis tentunya dalam menyelesaikan masalah.

    ReplyDelete
  16. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Proses berpikir terjadi setiap kali kita mendapatkan informasi baru. Berpikir merupakan salah satu ciri khas untuk seorang manusia. setiap manusia pasti berpikir, sebenar-benar manusia adalah mereka yang bepikir. Ketika kita berpikir atau melakukan olah pikir maka otak kita akan memproses nya, saraf yang ada di otak kita akan saling berhubungan untuk membentuk koneksi yang utuh. Oleh karena itu, proses berpikir merupakan suatu hal yang mutlak dilakukan oleh manusia dalam hidupnya.

    ReplyDelete
  17. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Sering disinggung teori berpikir terkait teori kebenaran. Yang mencakup teori kebenaran adalah sebagaiberikut:
    - Korespondensi: sebuah pertanyaan dikatakan benar bila sesuai dengan faka atau kenyataan. Digunakan logika induksi.
    - Koherensi: sebuah pertanyaan dikatakan benar bila konsisten dengan pernyataan sebelumnya yang dianggap benar. Digunakan logika induksi.
    - Pragmatik: sebuah pertanyaan dikatakan benar bila berguna (fungsional) dalam situasi praktis. Pragmatik ini bisa digunakan sebagi titik temu antara korespondensi dan koherensi.
    Sehingga sebenar-benarnya pemikiran seseorang adalah apa yang ia anggap benar.

    ReplyDelete
  18. 'Azzanie Karima Arroida
    14301241017
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Ketika kita berpikir, yang terjadi dalam pikiran kita adalah proses berpikir. Dari artikel di atas, menyebutkan bahwa proses berpikir adalah proses penggabungan antara pengetahuan atau pengalaman yang sudah ada dengan pengetahuan baru. Maka dari itu, hasil pemikiran setiap orang berbeda-beda karena pengalaman yang sudah ada atau sudah pernah dialami setiap orang berbeda-beda.

    ReplyDelete
  19. Tahtalia
    14301241031
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Berpikir adalah kegiatan menggabungkan pengalaman yang kita miliki dengan ilmu pengetahuan. Hal tersebut menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan dan pengalaman itu penting, keduanya saling melengkapi. Sudah seharusnya kita semangat dalam mencari ilmu dan pengalaman. Ketika keduanya berjalan beriringan, proses berpikir kita juga akan lebih baik sehingga kita dapat mencapai kehidupan terbaik.

    ReplyDelete
  20. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Dalam belajar filsafat berarti melatih olah pikir. Berfikir merupakan mengkombinasikan antara pengetahuan yang dimiliki dengan segala sesuatu yang pernah dilakukan (pengalaman). Mengenai apa yang terjadi di dalam pikiran ketika sedang berpikir adalah menentukan hal mana yang akan digunakan/ diterapkan untuk segala sesuatunya dengan segala akibatnya. Sehingga orang yang mempunyai wawasan dan pengalaman yang luas, maka akan dapat berpikir dengan luas juga.

    ReplyDelete
  21. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. ketika berfikir, maka otak akan mengeluarkan ilmu-ilmu dan pengetahuan yang telah didapat sebelumnya. Pengetahuan-pengetahuan yang sudah ada itu terjalin untuk memikirkan pengetahuan yang baru yang sedang di pikirkan. Berpikir itu untuk menemukan jawaban atas pertanyaan yang sedang dipikirkan.

    ReplyDelete
  22. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Proses berpikir merupakan proses interaksi antara pengetahuan yang ada dengan pengetahuan yang baru atau dengan pengetahuan yang mungkin ada sehingga menghasilkan beberapa kemungkinan kesimpulan.
    Proses berpikir adalah kegiatan mengolah informasi yang diperoleh melalui pancaindera dengan cara menganalisis dan mensintesis di dalam konteks lingkungannya.
    Proses berpikir adalah proses terjadinya kontradiksi atau konsistensi antara informasi yang baru dan informasi yang telah dimiliki.
    proses berpikir terkait dengan pengalaman-pengalaman sehingga memeroleh intuisi-intuisi untuk dapat memperoleh kebenaran.

    ReplyDelete
  23. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Secara filsafat berpikir dijelaskan dalam tulisan ini merupakan suatu proses mencari pembenaran. Proses berpikir setiap orang berbeda-beda tergantung bidang, kedalaman pengetahuan, lingkungan serta pengalaman seseorang itu sendiri. Misal saja untuk objek candi Borobudur bagi seorang arkeolog memandang candi berbeda dengan seorang seniman begitu juga dengan pendidik.

    ReplyDelete
  24. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam tulisan ini dinyaatakan bahwa berpikir merupakan suatu proses sinkronisasi antara ilmu yang telah kita pelajari dengan pengalaman baik yang bertujuan untuk menarik simpulan, memecahkan masalah ataupun mencari pembenaran terhadap segala sesuatu yang menjadi pertanyaan dalam diri kita sendiri.

    ReplyDelete
  25. Nahrul Pintoko Aji
    14301244008
    Pendidikan Matematika A 2014

    Ketika kita berlebihan memikirkan sesuatu akan membuat akibat yang kurang bermanfaat antara lain
    1. Membuat Anda tidak bahagia
    2. Kontra Produktif
    3. Tidak menyelesaikan masalah
    4. Masalah kecil jadi besar
    5. Timbul rasa pesimis
    6. Stress
    7. Mengganggu kesehatan

    ReplyDelete
  26. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    Partap Sing Mehra memberikan definisi berfikir (pemikiran) yaitu mencari sesuatu yang belum diketahui berdasarkan sesuatu yang sudah diketahui. Definisi ini mengindikasikan bahwa suatu kegiatan berfikir baru mungkin terjadi jika akal/pikiran seseorang telah mengetahui sesuatu, kemudian sesuatu itu dipergunakan untuk mengetahui sesuatu yang lain, sesuatu yang diketahui itu bisa merupakan data, konsep atau sebuah idea, dan hal ini kemudian berkembang atau dikembangkan sehingga diperoleh suatu yang kemudian diketahui atau bisa juga disebut kesimpulan. Dengan demikian kedua definisi yang dikemukakan akhli tersebut pada dasarnya bersifat saling melengkapi. Berfikir merupakan upaya untuk memperoleh pengetahuan dan dengan pengetahuan tersebut proses berfikir dapat terus berlanjut guna memperoleh pengetahuan yang baru, dan proses itu tidak berhenti selama upaya pencarian pengetahuan terus dilakukan.

    ReplyDelete
  27. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Berpikir dalam kacamata filsafat adalah proses pemikiran setiap individu itu sendiri. Tidak ada patokan benar dan salah karena memang setiap orang meiliki pemikirannya sendiri yang berbeda-beda. Sesuai dengan sifat, pengalaman, logika, ruang, waktu dan sebagainya, untuk menemukan suatu jawaban.

    ReplyDelete
  28. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Seseorang berpikir untuk menemukan jawaban atau kebenaran atas suatu hal. Pada saat berpikir itu juga pastilah terjadi interaksi antara teori dan pengalaman seseorang untuk menemukan jawaban yang sesuai dengan dirinya. Hal inilah yang menjadikan jawaban atau pendapat setiap orang berbeda-beda.

    ReplyDelete
  29. Nama: Ilma Rizki Nur Afifah
    NIM: 17709251020
    Kelas: S2 Pendidikan Matematika A

    Berpikir adalah proses mengolah apa yang yang sudah dialami, akan dialami, dan mungkin dialami oleh seseorang. Menurut saya, berpikir juga bisa dikatakan dengan proses menggabungkan semua pengalaman seseorang dengan pengetahuan yang ia peroleh untuk menyimpulkan suatu hal yang pernah dialami atau mungkin yang akan ia hadapi kelak.

    ReplyDelete
  30. Nama: Tri Wulaningrum
    NIM: 17701251032
    PEP S2 Kelas B 2017

    Pendapat saya, yang terjadi di dalam Pikiran kita, ketika kita sedang berpikir adalah proses berpikir itu sendiri. Di dalamnya terdapat berbagai aktifitas. Misalkan saja ketika kita akan memutuskan untuk menyelesaikan tugas kuliah, maka di dalam pikiran kita terdapat aktifitas untuk memutuskan tugas mana yang akan diselesaikan terlebih dahulu, bagian mana saja yang akan dikerjakan, dan lain-lain.

    ReplyDelete
  31. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Seperti pada postingan “Bagaimana konsep membangun hidup menurut kacamata filsafat”, dalam postingan ini pendapat mahasiswa S2 tentang apa yang terjadi di dalam pikiran kita ketika kita sedang berpikir merupakan pendapat yang diperoleh selama mengikuti kuliah filsafat. Menurut pengalaman saya, sebagian besar aspek di atas adalah pengalaman yang diperoleh dari postingan-postingan blog ini. Mahasiswa tersebut mencoba merangkum pengalaman membacanya sebagai gambaran tentang apa yang terjadi di dalam pikiran kita ketika kita sedang berpikir.
    Ketika seseorang menjelaskan secara filsafat apa itu berpikir dan apa yang ada di dalam pikiran kita ketika kita sedang berpikir, secar tidak langsung maka orang tersebut telah melakukan kegiatan berpikir dan mencoba menuangkan apa yang terjadi di dalam pikirannya ketika ia sedang berpikir. Begitu pula dengan saya saat mengetik komentar ini. komentar ini tercipta karena saya sedang berpikir dan sedang menuangkan apa yang ada di dalam pikiran saya ketika saya sedang berpikir. Tetapi tentu saja tidak akan sama dengan benda yang sesungguhnya. Benda yang saya maksud adalah apa yang ada dalam pikiran saya ketika saya sedang berpikir. Dengan kata lain tidak ada identitas di dunia nyata. Karena ketika saya mulai mengetik benda tersebut selalu berubah sebelum saya selesai menuangkannya dalam tulisan atau ketikan. Bahkan akan terus berubah dan tidak aka pernah sama sekalipun saya menambah kecepatan mengetik saya. Sungguh saya jadi tersenyum-senyum sendiri saat memikirkan hal ini.

    Wasalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  32. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas postingannya Prof. Berpikir adalah proses penjalinan hubungan antara bagian-bagian informasi yang tersimpan di dalam diri seseorang yang merupakan hasil dari pengalaman yang telah, sedang atau akan dilalui. Berpikir mencakup banyak aktivitas mental, misalnya meragukan dan memastikan, merancang, menghitung, mengukur, mengevaluasi, membandingkan, menggolongkan, memilah-milah atau membedakan, menghubungkan, menafsirkan, membuat analisis, menarik kesimpulan, menimbang, dan memutuskan.

    ReplyDelete
  33. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb
    Saya sangat tertarik dengan judul postingan kali ini yaitu mengenai apa yang terjadi di dalam pikiran kita, ketika kita sedang berpikir. Tentunya telah banyak pendapat-pendapat para filsuf mengenai teori berpikir ini, seperti Rene Descartes, David Hume, hingga Immanuel Kant. Akan tetapi, seperti yang Pak Prof. sebutkan bahwa teori berpikir itu tidak lain dan tidak bukan adalah filsafat ilmu itu sendiri, yang disebut juga epistemologi.
    Menurut saya, hanya ada segelintir orang yang memikirkan apa yang terjadi di dalam pikirannya ketika dia sedang berpikir. Namun, tanpa disadari sesungguhnya proses berpikir itulah yang sedang ia pikirkan.

    ReplyDelete
  34. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Mat A 2017

    Terimakasih Prof,menurut saya yang terjadi dipikiran kita ketika kita sedang berpikir adalah penggabungan dari berbagai elemen, yakni pengetahuan, subyektifitas, permasalahan di berbagai hal, pengalaman, sudut pandang dan keyakinan kita terhadap sesuatu. Ketika kita sedang berpikir kita juga memprioritaskan satu elemen. Manakah yang lebih kita prioritaskan, terkadang berpikir tentang hal yang sama namun dengan subyektifitas yang berbeda, akan menciptakan pemikiran yang berbeda juga.

    ReplyDelete
  35. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Bersama ini kami (saya) mencoba berkomentar tentang “berpikir”. Berpikir pada dasarnya terjadi saat ada sesuatu yang tidak sesuai dengan kehendak kita, atau kita berada dalam suatu kondisi kita harus memilih atau membuat suatu keputusan. Hal ini sesuai dengan pemikiran Friedrich Hegel (1770-1831) bahwa tujuan dasariah filsafat adalah mengatasi oposisi-oposisi. (Hardiman,2007 : 176). Dalam kehidupan sehari-hari kita hanya menangkap kemajemukan, pertentangan, kontradiksi, dan lain-lain. Hal-hal tersebut menimbulkan ketidakpuasan dalam pikiran dan menurut Hegel kepentingan dasar dari pikiran (rasio) adalah mengusahakan keutuhan dari oposisi-oposisi tersebut.

    Terimaksih banyak Pak.

    ReplyDelete
  36. Nama : Widuri Asmaranti
    NIM : 17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Bismillahirrahmanirrahim.
    Assalammualaikum Wr.Wb. Terimakasih pak atas postingannya sehingga saya diberikan kesempatan untuk berkontribusi mengemukakan pendapat saya.
    Saya akan mencoba berpendapat mengenai apa yang terjadi di dalam pikiran kita ketika kita sedang berpikir. Berpikir yaitu suatu cara yang melibatkan otak. Biasanya berpikir timbul dikarenakan adanya sesuatu hal yang di serap oleh otak kita, hingga terjadilah proses berpikir. Yang ada di dalam pikiran ketika sedang berpikir yaitu bayangan, anganan, mengenai sesuatu yang dikirimkan ke otak kita. Biasanya prosesnya yang membayangi lebih dalam akan membuat kita semakin berpikir keras. Ini menurut elegi saya.
    Terimakasih pak
    Wassalammualaikum,Wr.Wb

    ReplyDelete
  37. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    17709251005
    PPs PM A 2017

    Assalamualaikum Prof
    Teori Berpikir secara filsafat merupakan usaha para filsuf sebagai sarana untuk mengungkap kebenaran. Teori Berpikir yang dimaksud dalam pertanyaan tersebut adalah metode filsafat untuk mengungkap sumber, pembenaran dan macam-macam ilmu. Berdasarkan pengalaman saya dan juga berdasarkan sumber-sumber bacaan yang pernah saya baca, proses berpikir adalah ativitas yang menghubungkan pengalaman yang kita miliki dengan ilmu pengetahuan yang telah kita peroleh untuk membangun pemahaman yang baru dengan melakukan sisntesis. Maka dalam proses berpikir ini melibatkan panca indera untuk mempersepsi, perhatian, pemikiran, pemaknaan, pengetahuan sebelumnya, dan juga pengalaman hidup.

    ReplyDelete
  38. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Diantara hipothetical analysis mahasiswa-mahasiswa tersebut mengenai konsep berfikir, saya lebih tertarik dengan proses berpikir adalah proses penalaran untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi. Dengan kata lain, berfikir dimulai dari adanya masalah-masalah, lalu mencari metode dan jalan keluar dari masalah tersebut dengan pengetahuan yang ada dan pengetahuan yang baru. Secara umum yang saya ketahui bahwa metode berfikir dibedakan menjadi dua yaitu metode berfikir induktif dan deduktif. Metode berpikir induktif adalah metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal khusus ke umum. Metode berpikir deduktif adalah metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu lalu dihubungkan dalam komponen yang lebih khusus.

    ReplyDelete
  39. Junianto
    PM C
    17709251065

    Berfikir adalah suatu aktivitas yang selalu dilakukan setiap orang. Sebelum melakukan tindakan, pasti diawali dengan berfikir dahulu. Begitu juga dengan belajar. Kebenaran berfikir itu sendiri ditentukan oleh yang memikirkan itu sendiri, karena yang tahu pikirannya adalah dia sendiri.

    ReplyDelete
  40. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Sebelumnya, Terima kasih Bapak atas kesempatan yang di berikan. Suatu hal yang membedakan manusia dengan makhluk lain cipataan Allah SWT yaitu diberikannya kemampuan untuk berpikir. sehingga Berpikir adalah suatu anugerah istimewa yang diberikan Sang Pencipta yang berupa suatu proses untuk membangun sesuatu yang tidak ada untuk menjadi ada dalam benak atau pikiran. Suatu proses aktif bukan pasif.Berpikir pun mengandung banyak makna yaitu berpikir untuk memahami dan membangun pengetahuan. Berpikir menurut filsafat berarti proses menemukan jawaban yang tadinya mungkin ada maka menjadi ada.
    Terima Kasih

    ReplyDelete
  41. iLania Eka Andari
    17709251050
    S2 PMat C 2017

    Sebenarnya apa yang terjadi di dalam pikiran kita, ketika kita sedang berpikir? Di dunia ini hal terbagi menjadi yang ada dan yang mungkin ada. Seperti batu dan alien. Batu tentu saja ada, sudah ada bukti otentiknya. Namun bagaimana dengan alien? Dari sumber sejarah masa lalu banyak ditemukan catatan dan gambar tentang makhluk dengan mata dan kepala yang besar, seperti alien yang dibayangkan pada masa sekarang. Namun belum ada orang zaman sekarang yang pernah berinteraksi langsung dengan alien. Alien hanya spekulasi, dugaan. Dengan demikian, alien adalah hal yang mungkin ada. Yang terjadi dalam pikiran ketika kita berpikir adalah semacam menjadikan hal yang mungkin ada menjadi ada atau tidak mungkin ada. Seperti membuktikan rumus matematika menggunakan kontradiksi.

    ReplyDelete
  42. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Selama ini saya memahami bahwa ketika berpikir, ya saya berpikir saja. Saya tidak pernah memikirkan sesungguhnya apa yang terjadi disaat kita sedang berpikir. Proses berpikir tentunya berjalan sesuai dengan tujuan, yaitu apa yang hendak kita peroleh dari berpikir tersebut. Apakah untuk menganalisis, membandingkan, mengambil kesimpulan, memecahkan masalah, mendapatkan konsep, mengingat sesuatu, dll. Selama proses berpikir tentu kita memiliki ilmu paling tidak mengenai dasar tentang apa yang kita pikirkan. Misalnya jika kita berpikir Mengapa handphone saya tidak dapat hidup, kita harus memiliki konsep bagaimana keadaan handphone saat menyala. Jawaban salah satu mahasiswa yang menyatakan bahwa proses berpikir kita dipengaruhi oleh lingkungan, pengetahuan, dan pengalaman sangatlah benar, karena orang yang memiliki pengalaman lebih terhadap sesuatu pasti akan berpikir lebih jauh dibandingkan dengan orang yang baru pertama kali menghadapi persoalan tersebut. Begitu pula dengan orang yang memang memiliki pengetahuan atau ahli di bidangnya, pasti akan memiliki proses berpikir yang berbeda dengan orang awam.

    ReplyDelete
  43. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Menurut saya ketika seseorang tengah berfikir, berarti ia tengah melakukan suatu pengorganisasian dan pengolahan informasi - informasi yang ia peroleh dari berbagai kondisi dan situasi yang ia alami (pengalaman) yang kemudian memunculkan hal baru dari proses tersebut. Dalam proses ini, pengalaman dan pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya tentu menjadi sangat penting dan menjadi penentu bagaimana proses tersebut berlangsung dan hasilnya. Sebagai contoh, bagaimana cara berpikir orang dewasa, pada umumnya, tentu akan berbeda dengan cara berpikir remaja atau anak yang disebabkan oleh perbedaan tingkat kekayaan pengalaman dan pengetahuan.

    ReplyDelete
  44. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Aamiin. Semoga kita selalu diberikan kecerdasan dalam fikiran maupun hati. Dari pemaparan beberapa pendapat yang diberikan mahasiswa di atas, bagi saya masih belum bisa menggambarkan teori Imanuel Kant secara utuh dan menyeluruh. Beberapa pendapat di atas masih terfokus pada beberapa aspek saja. Karena konsep yang dicetuskan I Kant sangatlah luas, sehingga bagi mahasiswa yang baru membaca tabel itupun sangat membutuhkan waktu yang cukup lama jika diberikan waktu untuk memahami apa isi dari tabel tersebut. Karena pada hakikatnya tabel tersebut merupakan rangkuman dari sumber bacaan yang tidak sedikit.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  45. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Ketika berfikir otak akan merespon dan mengakumulasikan berbagai macam hal yang berbentuk pengalaman, baik yang bersifat ada maupun bersifat yang mungkin ada. Fikiran akan menstimulus agar hal apa yang di olah di dalam otak bisa di lakukan dengan tindakan di dalam dunia nyata. Fikiran akan berdampak positif jika diri bisa mengontrol pikiran ke arah positif begitu juga sebaliknya. Maka dari itu berusalah melakukan action dari segala macam hal yang telah direncanakan di dalam pikiran ketika kita berfikir.

    ReplyDelete
  46. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B
    Assalamualaikum wr wb.Berpikir adalah proses menemukan suatu kebenaran.Saya berbicara tentang mengenai kriteri dan definisi kebenaran.Satu- satunya untuk menentukan kriteria tersebut adalah meneliti berbagai macam pengetahuan dan kepercayaan kita yang sudah terbukti kebenarannya , apa kriteria yang meyakinkan kita akan kebenaran hal-hal tersebut.Tidak ada cara untuk membuktikan secara a priori apa kriteria yang seharunya selain dengan investigasi atas sesuatu yang secara actual pasti kita yakini pada kasus-kasus yang umum.Kita juga bisa menyebut “korespondensi sebagai kriteria kebenaran dalam kasus-kasus pengalaman indrawi secara langsung atau introspeksi.Kemudian kita bisa mengamati scara langsung fakta yang tengah dicari tersebut dan melihat apakah penilaian kita sesuai (berkorespondensi).Tetapi, bagaimana akan kita temukan nanti, sangatlah sulit untuk memperthankan bahwa kita pernah secara lansung memahami objek-objek fisik eksternal.Dalam kasus apapun, kebanyakan penilaian kita mengenai objek-objek tersebut sudah tentu lebih dari sekedar apapun yang kita alami langsung.Lalu apa kriteia kebenaran itu?Mungkin bisa dinyatakan bahwa satu kata yang paling tepat untuk menggambarkannya adalah “koherensi”Tentu saja, sesuatu yang mungkin kita gambarkan sebagai suatu uji koherensi diperlukan untuk menentukan satu di antara berbagai teori ilmiah tandingan atau bahkan untuk membedakan ilusi persepsi.Wassalamualaikum wr wb.

    ReplyDelete
  47. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Dengan membaca artikel diatas kita bisa memahami makna dari proses berpikir. Yang dapat saya pahami adalah bahwa proses berpikir adalah proses untuk menggunakan semua pengalaman dan ilmu-ilmu yang telah kita miliki untuk digunakan dalam menghadapi masalah-masalah dan mencari solusinya untuk mengatasi masalah tersebut.Tujuan dari proses berpikir adalah untuk mencari logos dan memerangi mitos dalam ruang dan waktu

    ReplyDelete
  48. Nama : I Nyoman Indhi Wiradika
    NIM : 17701251023
    Kelas : PEP B

    berpikir bagi saya adalah proses dialektis antara intuisi, pengalaman dengan realita. Proses dialektis tersebut merekam berbagai realitas, intuisi dan pengalaman menjadi konsep-konsep abstrak. konsep-konsep abstrak tersebut bertemu dengan konsep-konsep abstrak lain, kemudian munculah dialketis antar konsep-konsep abstrak. setelah konsep abstrak tersebut dianggap matang, munculah dalil-dalil. Hingga kemudian dalil-dalil tersebut bertemu dengan pertentangan-pertentangan untuk mengkonstruk kembali ke dalam dialektis-dialektis baru.

    ReplyDelete
  49. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak
    Berpikir adalah proses penyesuaian diri dari pengetahuan baru dengan pengetahuan lama yang dimiliki, dalam berpikir seseorang berusaha membuat koneksi agar di dalam pikirannya terhubung antara pengalaman atau pengetahuan yang baru diketahui dengan pengetahuan yang telah dimiliki. Jadi menurut saya yang terjadi di dalam pikiran adalah terjadi penambahan struktur pengetahuan baru yang dihubungkan dengan pengetahuan yang sudah dimiliki. Semakin banyak orang berpikir maka struktur pengetahuan yang dimiliki akan semakin luas dan kompleks.

    ReplyDelete
  50. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Assalamu'alaikum wr wb.

    Proses berpikir yaitu menghubungkan setiap pengalaman yang telah dilalui. Berpikir dengan melakukan sintesis untuk menemukan tesis dan anti-tesis. Berpikir juga sebuah proses untuk menemukan jawaban terhadap yang dipikirkan. Berpikir merupakan sebuah proses dalam mengaitkan informasi yang diperoleh dari luar dengan informasi yang sudah ada. Berpikir juga merupakan proses dalam penalaran terhadap untuk menarik sebuah kesimpulan. Sehingga berpikir merupakan sebuah proses yang terjadi dalam pikiran terhadap sebuah ilmu (informasi) yang sesuai dengan ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  51. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Jawaban yang diberikan oleh mahasiswa S2 P. MAT. C. 2014 diatas cukup kompleks dan beragam, sedangkan menurut saya pribadi berpendapat, yang terjadi dalam pikiran kita kita ketika kita berpikir adalah kebingungan,
    Bingung karena apa yang kita pikirkan adalah sesuatu yang baru,
    Bingung karena sesuatu yang kita pikirkan tidak sesuai dengan pengetahuan kita sebelumnya
    Bingung karena apa yang kita pikirkan tidak Logis. Dan kebingungan-kebingungan lainnya, karena ketika kita tidak bingung berarti kita tidak dalam keadaan berpikir.

    ReplyDelete
  52. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Dari jawaban mahasiswa diatas terlihat variasi jawaban yang mencerminkan keberagaman cara perfikir mahasiswanya. Namun lebih dari itu semua, setiap cara pandang itu benar. Karena filsafat tentang dirimu sendiri. Secara singkat proses berfikir adalah proses menemukan yang ada dan yang mungkin ada. Kemudian dihubungkan dengan pengalaman dan pengindraan, sehingga mendapatkan pengetahuan yang baru.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  53. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillahirrohmanirrohim.
    Terimakasih banyak prof. Marsigit atas postingannya, terimakasih pula telah memberikan kesempatan berpendapat tentang proses berfikir dalam filsafat. Meski cara pandang kami belum bisa mencapai pada ranah filsafat, setidaknya kami diberi kesempatan untuk mengeluarkan apa yang ada di dalam pikiran kami. Menurut saya, proses berpikir adalah aktivitas pengkorelasian pengalaman dan pengetahuan yang kita miliki untuk diolah secara logis dan bermakna guna menjawab sebuah pertanyaan atau mengambil keputusan dan kesimpulan dengan melakukan sintesis antara yang ada dan yang mungkin ada, sesuai dengan ruang dan waktu yang tepat. Ketika sedang berpikir, banyak sekali potensi yang dimiliki, diantaranya potensi untuk memikirkan 1 hal, 2 hal, 3 hal sekaligus, atau sesekali bisa kosong kalau sedang tiba-tiba terganggu atau dikagetkan oranglain. Namun demikian, benar sekali bahwa sesaat sebelum membaca paragraf ke tiga saya sudah sedikit menebak dan mengambil kesimpulan bahwa yang dimaksud Teori Berpikir itu tidak lain dan tidak bukan sebenarnya adalah filsafat ilmu itu sendiri. Namun kenyataannya, saya sendiri belum mampu untuk berpikir sampai pada ranah itu. Jadi, baru dapat mengutarakan cara pandang saya dengan menggabungkan pengetahuan intuitif saya dengan sedikit ilmu filsafat dari bapak. Terimakasih.

    ReplyDelete
  54. Junianto
    17709251065
    PM C

    Manusia dikaruniai pikiran yang luar biasa oleh Tuhan. Tinggal bagaimana kita mengasah dan memanfaatkan pikiran tersebut dengan semestinya atau malah sebaliknya. Berpikir sebelum melakukan sesuatu hal harus dilakukan secara matang. Perlu dipertimbangkan pula manfaat dan resikonya. Ketika kita sedang belajar juga harus enggunakan pikiran secara benar dan logis. Ilmu pengetahuan membutuhkan penalaran yang logis dalam mempelajarinya. Kebenaran berpikir menjadi rahasia masing-masing individu dan bisa menjadi kebenaran umum jika diungkapkan kepada publik.

    ReplyDelete
  55. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Yang terjadi di dalam pikiran kita ketika sedang berpikir adalah mengasosiasikan teori,pengetahuan baik yang bersifat a priori ataupun a posteori sehingga kita menjadi mengatahui hubungan yang terdapat dari pengetahuan-pengetahuan tersebut.

    ReplyDelete
  56. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Terima kasih atas ulasan yang Prof Marsigit tulis mengenai definisi proses berpikir dalam ulasan di atas. Saya sepakat dengan setiap definisi proses berfikir yang ada dalam tulisan tersebut. Dan mohon izin Prof untuk menyampaikan pendapat saya. Menurut saya, proses berfikir adalah proses menggabungkan, mencari hubungan atas fakta-fakta atau pengalaman-pengalaman yang ada untuk kemudian kita membuat hipotesis atau tebakan mengenai kejadian apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang akan terjadi.

    ReplyDelete
  57. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Berpikir artinya adalah usaha mengadakan yang mungkin ada. Dalam berpikir melalui analisis mencari hubungan antara logika-logika yang ada sehingga di dapatkan sebuah kesimpulan. Selain itu dalam berpikir juga memperhatikan hubungan antara teori dengan kejadian nyatanya. Selain memperoleh ada yang baru juga akan terbangun intuisi.

    ReplyDelete
  58. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Ketika seseorang berpikir maka pikiran yang dihasilkan adalah berdasar pada apa yang menjadi persepsi dan paradigma orang tersebut. setiap orang memiliki persepsi yang berbeda-beda terhadap suatu hal atau objek yang dipikirkan. Karena pada dasarnya manusia itu majemuk. Untuk menghasilkan pemikiran yang baik, maka harus sering menggali pengetahuan dan terus belajar dan memperbanyak pengalaman. Dari hal tersebut maka akan mendapat banyak sekali ilmu yang dapat merubah pola pikir seseorang agar lebih bijaksana.

    ReplyDelete
  59. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Dalam proses berpikir ada kaitannya dengan menalar, yaitu membangun suatu pengetahuan baru dengan pengetahuan-pengetahuan yang sudah dimiliki sebelumnya. Pikiran merupakan anugerah dari yang maha kuasa yang diberikan kepada manusia yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membangun peradaban.

    ReplyDelete
  60. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Berpikir berarti berusaha mencari kebenaran akan suatu hal. Orang yang tidak bisa berpikir kritis maka bisa dianggap mati dan terkena mitos. Yang ada didalam pikiran adalah sesuatu yang ada dan mungkin ada. Dalam kaitannya dengan persoalan hidup, tidak ssemua persoalan hidup bisa diselesaikan dengan pikiran, karena pikiran manusia ada batasnya.

    ReplyDelete
  61. Riandika Ratnasari
    17709251043
    PPs PM B

    Berfikir berguna untuk mencari tahu tentang apa yang belum kita ketahui, berfikir dipengaruhi oleh pengalaman dan pengetahuan. Proses berfikir seseorang juga sangat di pengaruhi oleh lingkungan sekitarnya. Ketika mereka berada di lingkungan orang-orang yang malas untuk berfikir, maka dia juga akan terpengaruh hal tersebut. Pada dasarnya semua manusia yang berada di dunia ini tidak ada yang bodoh, mereka hanya belum bisa menggunakan pikirannya dengan baik dan benar. Di dalam proses berfikir, manusia juga membutuhkan seseorang untuk meluruskan dan mempertegas apa yang dia pikirkan. Terimakasih Bapak Marsigit atas ilmunya.

    ReplyDelete
  62. Dheni Nugroho
    17709251023
    Pendidikan Matematika

    Yang dapat saya tangkap adalah bahwa proses berpikir adalah proses untuk menggunakan semua pengalaman dan ilmu-ilmu yang telah kita miliki untuk digunakan dalam menghadapi masalah-masalah dan mencari solusinya untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan dari proses berpikir adalah untuk mencari logos dan memerangi mitos dalam ruang dan waktu

    ReplyDelete
  63. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Manusia merupakan makhluk ciptaan tuhan yang paling baik karena diberikan akal atau otak untuk berpikir. Bepikir untuk memilih dan menerjemahkan apa yang terjadi dalam hidupnya, sedangkan arti berpikir sendiri adalah sebuah proses menerjemahkan serta mengelola informasi yang manusia dapatkan secara langsung melalui inderanya, kemudian menghubungkan informasi tersebut dengan apa yang telah diketahuinya/diingatnya sebelumnya, sehingga selanjutnya dapat memecahkan masalah yang memicu kegiatan berpikir tersebut. Sekian dan terima kasih.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  64. Devi Nofriyanti
    17709251041
    PPS P.Mat B 2017

    Menurut Khodijah dalam buku Psikologi Belajar, secara sederhana, berfikir adalah memproses informasi secara mental atau secara kognitif. Secara lebih formal, berfikir adalah penyusunan ulang atau manipulasi kognitif baik informasi dari lingkungan maupun simbol-simbol yang disimpan dalam long term memory. Jadi, berfikir adalah sebuah representasi simbol dari beberapa peristiwa atau item.

    ReplyDelete
  65. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Banyak istilah-istilah dalam filsafat yang mungkin terjadi saat kita berpikir seperti: tesis, anti-tesis, sintesis, kontradiksi, identitas, dan masih banyak lagi yang belum saya sebutkan bahkan yang belum saya ketahui. Saat kita menemui suatu fenomena yang baru, kita akan membuat tesis mengenai fenomena tersebut berdasarkan pengetahuan kita, kemudian kita akan mencari dan menemukan anti-tesis mengenai tesis yang kita buat. Dari sekian banyak tesis dan anti-tesis akan disintesis membentuk pengetahuan yang baru mengenai fenomena yang sedang dihadapi. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  66. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Filsafat dan Psikologi merupakan dua disiplin ilmu yang berdekatan. beerdasarkan pemahaman proses berpikir melalui perkuliahan psikologi, proses berpikir merupakan upaya mempertemukan prior knowledge dan informasi baru baik melalui asimilasi pengetahuan maupun akomodasi pengetahuan. Informasi tersebut diproses melalui working memory agar dapat diterukan ke dalam long term memory yang kemudian dapat dipanggil (retrieval) kapan saja. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  67. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Terdapat beberapa ahli yang menyampaikan teori proses berpikir salah satunya oleh Piaget, setelah saya membaca teori tersebut saya dapat menyimpulkan bahwa saat kita berpikir kita akan menffunakan skema yang telah dimiliki sebelumnya, mencocokkan informasi baru dengan informasi yang lama yang telah dimiliki, atau disebut dengan asimilasi kemudian setelah dijadikan pencocokkan maka akan membentuk skema baru dengan melengkapi skema lama dengan informasi yang baru lebih besar dan lebih kompleks atau disebut dengan akomodasi.

    ReplyDelete
  68. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Berpikir terjadi ketika adanya stimulus yang berasal dari pancaindera, kemudian direspon oleh otak dan disintesiskan dengan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya sehingga menghasilkan sebuah arti ataupun konsep. Konsep atau arti itu, tidakselalu diadakan ataupun disebarluarkan ke publik. Ada kalanya konsep atau arti yang dihasilkan hanya ada tersimpan dalam benak si pemikir saja. Terimakasih.

    ReplyDelete
  69. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Berpikir adalah proses lengkap yang melibatkan proses sensasi, persepsi, maupun memori. Tindakan dalam proses berfikir ini melibatkan penggunaan konsep maupun lambang (dalam bentuk visual maupun grafis) sebagai pengganti objek dan peristiwa. Seseorang berfikir itu adalah untuk memahami dunianya, yaitu dirinya sendiri dan lingkungannya yang semua itu mungkin akan berujung pada upaya seseorang tersebut untuk mengambil/membuat keputusan, memecahkan masalah dan menghasilkan hal yang baru (creative thinking).

    ReplyDelete
  70. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Filsafat artinya olah pikir. Maka semua perkataanmu, perbuatanmu, tulisanmu adalah bayangan dari pikiranmu. Berpikir artinya proses mensintesis yaitu dengan cara menemukan anti tesis. Tesis dan anti tesis tergantung dari apa yang kita pikirkan. Berpikir juga berarti menyatukan antara logika dan pengalaman. Maka saat kita berpikir berarti kita secara sadar mengkritisi kenyataan yang ada berdasarkan hasil olah pikir yang kita lakukan. Berpikir juga berarti kita mencari sesuatu yang ada dan yang mungkin ada serta menyatukan dengan ruang dan waktu yang tepat. Di samping itu, ketika kita berpikir juga berarti kita sedang berusaha menemukan kontradiksi untuk membangun pengetahuan yang baru.

    ReplyDelete
  71. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Manusia hanya berhenti berpikir ketika tidur dan mati. Sehingga, apapun yang dilihat, didengar, dirasa, diraba, dan dicium akan menjadi obyek dalam pikirannya. Maka, semua itu akan berputar-putar didalam pikiran dan saling saut-menyaut satu dengan yang lainnya. Di dalam pikiran manusia terdapat kategori-kategori yang diperoleh dari pengalamannya, ketika terdapat hal baru yang ditemukan, hal baru tersebut akan bergabung bersama dengan kategori-kategori yang sudah ada sebelumnya. Oleh sebab itu, setiap saat dan setiap waktu pikiran kita selalu bekerja dan bekerja sesuai dengan dewanya, yaitu kita sendiri.

    ReplyDelete
  72. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Apa yang sedang terjadi di dalam pikiran kita ketika kita sedang berpikir?
    Yang dilakukan pikiran kita ketika sedang berpikir adalah yang pertama, pikiran kita berhasil mendapatkan tesis-tesis yang akan diproses. Kemudian setelah tesis-tesis tersebut ditemukan maka pikran kita akan mencaoba mencari anti tesisnya dan pikiran akan berusaha bersintesis. Karena berpikir sesungguhnya merupakan sarana untuk mengungkap kebenaran.

    ReplyDelete
  73. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Menurut Immanuel Kant di dalam kerangka berfikir manusia terdapat dua jenis pemahaman yaitu pemahaman Apriori dan Aposteriori. Secara etimologis apriori berarti “dari hal yang lebih dulu” dan aposteriori adalah “dari hal yang kemudian”. Kant menganggap pembedaan antara aposteriori dan apriori sebagai pembedaan antara apa yang berasal dari pengalaman dan apa yang tidak berasal dari pengalaman, atau apakah suatu konsep dapat dibuktikan kebenarannya dengan memberikan alasan atau tidak. Pembedaan tersebut selanjutnya berkembang menjadi pembedaan antara pengetahuan empiris dan pengetahuan yang bukan empiris.

    ReplyDelete
  74. Latifah Fitriasari/17709251055

    Faktor-faktor pendorong timbulnya filsafat dan ilmu setiap kejadian atau peristiwa pada dasarnya tidak dapat lepas dari peristiwa-peristiwa lain. Filsafat adalah ilmu ( pengetahuan ) tentang alam maujud bagaimana hakikat yang sebenarnya. Belajar filsafat adalah sarana latihan untuk berpikir sendiri, memberikan dasar-dasar untuk hidup kita sendiri (terutama dalam etika) maupun untuk ilmu-ilmu pengetahuan dan lainnya. Dengan kata lain, konteks filsafat ilmu sebagai ilmu tentang konsep kehidupan manusia akan lebih disempitkan atau dibatasi pada kerangka berpikir pembentukan manusia yang lebih baik.

    ReplyDelete
  75. Insan A N/PPs PmC 2017
    Proses berpikir secara filsafat berarti memanggil kembali hasil-hasil olah piker yang telah dilakukan untuk kemudian di cocokkan, di analisis, di sintesis menjadi hasil pikiran baru. Pikiran mencari pola-pola, aturan, sinergi yang cocok untuk kemudian mampu melakukan kegiatan berpikir.

    ReplyDelete
  76. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Ketika kita sedang berpikir, yang terjadi dalam pikiran kita adalah mereka mengolah segala sesuatu yang ada dalam otak, membentuk skema, pola, gambaran agar menghasilkan interpretasi-interpretasi yang akan membentuk tindakan. Ketika berpikir, pikiran akan senantiasa mencari keterkaitan atau mencari hubungan dari semua memori yang dimiliki. Proes berpikir akan dipengaruhi oleh berbagai hal, diantaranya adalah pengalaman, pengetahuan dan lingkungan.

    ReplyDelete
  77. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Dari artikel tersebut diketahui bahwa ketika sedang berpikir maka yang terjadi dalampikiran kita adalah sedang berfilsafat. Karena teori berpikir tidak lain tidak bukan adalah merupakan filsafat ilmu sendiri maka berpikir adalah prose mengada. Proses mengada dari yang mungkin ada menjadi ada. Karena dengan berpikir maka kita mampu mengadakan kebutuhan kita sehari hari.

    ReplyDelete
  78. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Ketika sedang berpikir, pikiran kita sedang menelisik, mengidentifikasi, menyadari apa yang selama ini kita pahami, apa yang belum kita pahami, dan apa yang baru saja kita pahami dan kemudian menginteraksikan kesemuanya sehingga membangun sebuah pengetahuan. Akan tetapi ketika kita memutuskan untuk “menyerah” atau “berhenti berpikir” maka pengetahuan yang diperoleh hanya akan sekedar mitos dan tidak ada pengetahuan yang akan diperoleh. Sekian dan terima kasih.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  79. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Makna dari proses berpikir yang dapat saya tangkap dari penjelasan diatas ialah bahwa proses berikir merupakan proses untuk menggunakan semua pengalaman dan berbagai ilmu yang telah kita punya untuk menghadapi berbagai masalah dan mencari solusi guna mengatasi masalah tersebut. Tujuan dari proses berpikir ialah untuk mencari logos dan memerangi mitos dalam ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  80. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Berpikir merupakan proses bekerjanya otak mengolah dan menterjemahkan informasi (stimulus) yang masuk melalui panca indra. Sedangkan filsafat sendiri memiliki makna sebagai olah pikir. Sehingga saat kita sedang berpikir sejatinya bahwa kita sedang berfilsafat. Berpikir artinya proses mensintesis yaitu dengan cara menemukan anti tesis. Tesis dan anti tesis berhubungan dengan apa yang kita pikirkan. Berpikir juga berarti menyatukan antara logika dan pengalaman.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  81. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Menyambung komentar saya sebelumnya. Berfilsafat berarti berpikir. Namun demikian, tidak semua aktivitas berpikir dapat disebut berfilsafat. Oleh karena itu, butuh ciri dan butuh karakter tertentu dalam berpikir filsafat. Berpikir menurut filsafat memiliki empat ciri yaitu:
    1. Radikal,berpikir sampai ke akar-akar persoalan
    2. Sistematik,berpikir logis,yang bergerak selangkah demi selangkah (step by step),penuh kesadaran,berurutan dan penuh rasa tanggung jawab
    3. Universal,artinya berpikir menyeluruh,tidak terbatas
    4. Spekulatif mengandung unsur dugaan atas fakta atau realitas yang di hadapi
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  82. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Jika kita sedang melakukan sebuah pekerjadaan dalam pikiran kita, maka hal tersebut akan meberikan dampak juga terhadap apa yang akan dilakukan. Pada dasarnya, jika pikiran bekerja, maka perbuatan juga akan selaras sesuai dengan apa yang dipikirkan. Begitujuga dengan mala. Ketika pikiran bekerja memproses pemikiran malas, maka perbuatan untuk malas juga akan dilakukan.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  83. Eka Luthfiana LAthifah
    17709251062
    PPs PMat C

    Pikiran adalah bentuk energi paling kuat di alam semesta. Kekuatan dari pikiran dapat membuat hidup menjadi beragam. filsafat merupakan apa yang kita fikirkan. jadi jika kita sedang berpikir maka kita sedang berfilsafat. proses berpikir merupakan suatu proses membuat pola, skema untuk menghadapi sesuatu yang akan atau sedang terjadi dalam hidup kita.

    ReplyDelete
  84. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    kekuatan pikiran sangat besar. pikiran dapat mempengaruhi tingkah laku kita. dalam berpikir kita juga harus memperhatikan kemampuan kita, jika sampai overload nanti bisa stres, karena tidak mampu menahan pikiran kita sendiri.

    ReplyDelete
  85. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Ketika kita sedang berpikir maka terjadi penggabungan dari berbagai elemen dalam pikiran kita, yakni pengetahuan, subyektifitas, permasalahan di berbagai hal, pengalaman, sudut pandang dan keyakinan. Ketika kita sedang berpikir kita juga akan memprioritaskan satu elemen. Terkadang kita berpikir tentang hal yang sama namun dengan subyektifitas yang berbeda, akan menciptakan pemikiran yang berbeda juga

    ReplyDelete
  86. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. ketika berfikir, maka otak akan mengeluarkan ilmu-ilmu dan pengetahuan yang telah didapat sebelumnya. Pengetahuan-pengetahuan yang sudah ada itu terjalin untuk memikirkan pengetahuan yang baru yang sedang di pikirkan. Berpikir itu untuk menemukan jawaban atas pertanyaan yang sedang dipikirkan.

    ReplyDelete
  87. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Ketika berfikir otak melakukan suatu usaha untuk mengolah segala informasi yang diperoleh, sehingga nantinya menemukan suatu kesimpulan. Olah pikir terjadi untuk mencari sumber mendasar dari suatu pemikiran, sehingga timbul suatu pengertian. Pikiran itu akan berusaha mengsinkronkan atau mencari hubungan antara informasi yang baru, dengan pengalaman ataupun pengetahuan sebelumnya. Sehingga disini terlihat olah pikir merupakan sebuah hubungan.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  88. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    P. Mat A S2 UNY

    Dari penjelasan di atas saya dapat menangkap makna dari proses berpikir. Yang dapat saya tangkap adalah bahwa proses berpikir adalah proses untuk menggunakan semua pengalaman dan ilmu-ilmu yang telah kita miliki untuk digunakan dalam menghadapi masalah-masalah dan mencari solusinya untuk mengatasi masalah tersebut.
    Tujuan dari proses berpikir adalah untuk mencari logos dan memerangi mitos dalam ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  89. Dalam ilmu filsafat yang terpenting adalah unsur pemikiran itu sendiri. Manusia akan selalu berfikir, dari proses berfikir akan menimbulkan hasil berfikir berupa filsadat. Karena pikiran manusia adalah sumber dari filsafat itu sendiri. Hasil filsafat adalah hasil dari ekstrak pemikiran.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  90. Shelly LUbis
    17709251040
    S2 P.mat B

    Sebenar-benar berpikir adalah tidak pernah selesai. Sebelum kita selesai berpikir tentang sesuatu, kita harus menyelesaikan setengah bagian dari berpikir. sebelum sampai pada setengah bagian dari berpikir, kita harus melewati setengah dari setengah bagian berpikir itu, dan begitu seterusnya. dengan demikian berpikir tidak akan pernah selesai.

    ReplyDelete
  91. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Beberapa pendapat para tokoh mengenai berpikir. Menurut Neiser berpikir adalah kegiatan manusia untuk mengetahui , memperoleh, mengorganisasikan dan menggunakan pengetahuan. Sedangkan menurut Anderson, berpikir adalah memahami mekanisme dalam berfikir manusia. Berpikir adalah hal yang selalu dilakukan setiap saat dan juga wajib. Tanpa berpikir kita manusia tidak dapat melakukan hal apapaun. Karena sumber dari tindakan kita tidak lain adalah dari berpikir. Jika manusia tidak berpikir manusia itu bisa saja dikatakan lumpuh karena ia tidak dapat memanfaatkan fungsi otak kita untuk berpikir.

    ReplyDelete
  92. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs P.Mat A

    Apakah kita berfikir saat kita sedang berfikir? Berfikir adalah olah akal dan logos untuk menemukan suatu jawaban. Berfikir ada dua macam yaitu berfikir maju dan berfikir masa lalu. Ketika kita berfikir masa lalu maka kita me-recall apa yang sudah kita ketahui sebelumnya. Dan ketika kita berfikir masa depan kita melakukan analisis atas apa yang kita telah lakukan. Tapi Prof. Marsigit mengatakan bahwa kita jangan nggege mongso, atau mendahului kehendak Allah SWT dengan melakukan justifikasi kepada suatu objek.

    ReplyDelete
  93. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PMC

    Proses berpikir berarti mengadakan yang mungkin ada menjadi ada. Proses mengadakan yang mungkin ada menjadi ada melibatkan logika dan pengalaman. Ketika kita berpikir kita mencocokkan antara pengetahuan yang satu dengan pengetahuan yang lain, antara pengetahuan dengan pengalaman uang kita miliki. Semakin banyak pengetahuan dan pengalaman yang kita miliki, maka semakin kompleks pula pikiran kita karena semakin banyak jalinan-jalinan informasi yang ada dalam pikiran kita.

    ReplyDelete
  94. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Bentuk keistimewaan dari manusia dibandingkan makhluk lainnya adalah kemampuannya dalam berpikir. Tidak dapat diragukan lagi bahwa berpikir merupakan cara manusia dalam bertahan hidup. Hidup yang dimaksud tentu dalam arti yang seluas-luasnya dan sedalam-dalamnya. Apa dan bagaimana proses berpikir manusia ini dapat menentukan kualitas seorang manusia. Karena derajat seorang manusia selain dinilai dari keimanannya juga dinilai dari pemikirannya.

    ReplyDelete
  95. Endar Chrisdiyanto
    Pendidikan Matematika A 2015
    15301244011
    Berfikir adalah proses menggali pengetahuan yang suah ada di dalam otak, mengolah dan juga mengolah yang positif dan negatif yang natinya akan terjadi pengolahan secara logis dan kritis yang mempengaruhi sikap dan tindakan. Jadi sikap dan tindakan merupakan hasil dari proses berpikir yang dilakukan oleh seseorang.

    ReplyDelete
  96. Siti Efiana
    S-1 P. Matematika I 2015
    15301241029

    Proses berpikir sangat lekat dalam kehidupan manusia. Segala kegiatan yang dilakukan merupakan hasil dari pola pikir. Saya setuju bahwa proses berpikir adalah penggabungan antara pengetahuan atau pengalaman yang sudah kita peroleh dengan pengetahuan yang baru untuk memeroleh jawaban atau solusi dari suatu permasalahan sehingga diperoleh suatu keputusan. Semakin dewasa umur seseorang, kebanyakan pola pikirnya akan semakin terbentuk karena semakin kaya pengetahuan dan pengalaman. Oleh karena itu, yang perlu kita pastikan adalah dengan pola pikir itu, kita tidak merugikan orang lain dan diri kita semakin bermanfaat karena bukankah sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain? :)

    ReplyDelete
  97. Siti Nur Fatimah
    15301241045
    Pendidikan Matematika A 2015

    Dari artikel diatas saya dapat mengetahui berbagai makna tentang proses berpikir. Saya sangat setuju dengan makna proses berfikir sebagai penggabungan antara pengetahuan atau pengalaman yang sudah kita peroleh dengan pengetahuan yang baru untuk memperoleh jawaban atau solusi dari suatu permasalahan sehingga diperoleh suatu keputusan. Jadi dalam proses berpikir itu melibatkan pengetahuan-pengetahuan yang telah kita peroleh sebelumnya. Jadi semakin banyak pengetahuan atau pengalaman yang dimiliki maka pola pikir atau proses berpikirnya juga semakin tinggi.

    ReplyDelete
  98. Yolanda Lourenzia Tanikwele
    15301241033
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Berpikir merupakan kegiatan yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, karena setiap hari manusia melakukan itu. ‘proses berpikir adalah kegiatan menggabungkan pengalaman yang kita miliki dengan ilmu pengetahuan yang kita peroleh untuk menjawab subuah pertanyaan dengan melakukan sisntesis antara yang ada dan yang mungkin ada’ . Seperti dalam pembelajaran proses berpikir terjadi denga siswa mengabungkan pengetahuan yang mereka miliki sebelumnya atau materi yang mereka pelajari sebelumnya dengan pengethauan yang sedang dipelajari untuk menelesaikan suatu permasalahan yang ada atau untuk membentuk konsep yang baru.

    ReplyDelete
  99. Rahma Hayati Nurbuat
    15301244007
    S1- Pendidikan Matematika I 2015
    Terima kasih Prof. atas informasi dan ilmunya yang telah dibagikan. Menurut saya hal yang penting untuk diperhatikan dari proses berpikir adalah adanya prior knowledge sebagai dasar untuk dilaksanakannya proses berpikir selanjutnya. Mengenai kemampuan berpikir yang lebih matang, ini dipengaruhi oleh semakin banyaknya bekal berpikir berupa prior knowledge. Sehingga jika dihubungkan dengan pembelajarn matematika, sudah seharusnya pendidik memfasilitasi peserta didik menggunakan bantuan prior knowledge yang sudah dimiliki dengan mengaitkannya dengan maetri yang akan dipelajari selanjutnya.

    ReplyDelete
  100. Raudhah Nur Pratiwi (15301244009)
    S1- Pend. Matematika A 2015

    Bismillah,
    Saat melihat judul dari postingan ini, saya langsung teringat dengan kata-kata yang beberapa kali pernah disampaikan Prof dalam perkuliahan etnomatematika, yaitu : bahwa semua perkataan yang kita ucapkan, perbuataan yang kita lakukan, serta tulisan yang kita tulis merupakan refleksi dari apa yang kita pikirkan. FIlsafat merupakan olah pikir. Saya setuju dengan komentar mba Eka Luthfiana, bahwa ketika kita berpikir, maka saat itu juga kita sedang berfilsafat. Kekuatan pikiran itu sangat besar, sehingga pikiran dapat mempengaruhi perkataan, dan perbuatan kita.
    Terimakasih.

    ReplyDelete
  101. Raudhah Nur Pratiwi (15301244009)
    S1- Pend. Matematika A 2015

    Bismillah,
    Saat melihat judul dari postingan ini, saya langsung teringat dengan kata-kata yang beberapa kali pernah disampaikan Prof dalam perkuliahan etnomatematika, yaitu : bahwa semua perkataan yang kita ucapkan, perbuataan yang kita lakukan, serta tulisan yang kita tulis merupakan refleksi dari apa yang kita pikirkan. FIlsafat merupakan olah pikir. Saya setuju dengan komentar mba Eka Luthfiana, bahwa ketika kita berpikir, maka saat itu juga kita sedang berfilsafat. Kekuatan pikiran itu sangat besar, sehingga pikiran dapat mempengaruhi perkataan, dan perbuatan kita.
    Terimakasih.

    ReplyDelete
  102. Fitria Restu Astuti
    15301241040
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Proses berpikir adalah kegiatan menggabungkan pengalaman yang kita miliki dengan ilmu pengetahuan yang kita peroleh untuk menjawab sebuah pertanyaan dengan melakukan sisntesis antara yang ada dan yang mungkin ada. Saya setuju dengan pendapat tersebut. Proses berpikir dimulai dengan mengkoneksikan pengetahuan yang dimiliki untuk menciptakan suatu pengetahuan yang baru. Kemudian mulai direncanakan proses penyelesaian masalah diikuti dengan eksekusinya sehingga masalah yang kita hadapi dapat diselesaikan dengan algoritma berpikir yang logis.

    ReplyDelete
  103. Rosmiyati Putri UtamiMay 13, 2018 at 11:48 PM

    Rosmiyati Putri Utami
    15301241031
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Proses berpikir akan terjadi secara otomatis ketika kita menghadapi masalah, kegiatan berpikir dapat terjadi ketika kita dihadapkan dengan fakta-fakta yang ada yang berbeda dengan apa yang ada dalam pikiran kita. Berpikir dapat menghasilkan kesimpulan berupa tindakan yang logis ataupun tindakan intuitif bergantung pada pribadi setiap individu yang berbeda.

    ReplyDelete
  104. Nur'aini Habibah Sa'diyyah
    15301241044
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Setiap hari sesungguhnya manusia selalu berpikir dan berpikir itu tidak dapat dipisahkan dalam diri manusia. Saya sependapat dengan beberapa komen dan penjelasan sebelumnya bahwa ‘proses berpikir adalah penggabungan antara pengetahuan atau pengalaman yang sudah kita peroleh dengan pengetahuan yang baru untuk memeroleh jawaban atau solusi dari suatu permasalahan sehingga diperoleh suatu keputusan’. Berpikir menghasilkan suatu kegiatan yang berawal dari pengetahuan-pengetahuan yang sudah didapat sebelumnya. Dikaitkan dengan proses pembelajaran khususnya matematika, proses tersebut juga ada dalam sintaks 5M saintifik. Proses mengasosiasi memberikan anak untuk berpikir apa pengetahuan yang sebelumnya sehingga mendapat pengetahuan yang baru.

    ReplyDelete
  105. Hanifah Prisma Sindarus
    15301244013
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    Terimakasih Prof, uraian yang sangat inspiratif. Kemampuan setiap manusia dalam menghadi persoalan terbatas. Pikiran yang dimiliki manusia tidak selamanya mampu membantu manusia untuk memecahkan berbagai persoalan yang dihadapinya. Karena itu, senantiasa berdolah kepada Allah SWT secara khusyuk dan ikhlas, supaya Allah SWT selalu melimpahkan rahmat dan hidayahNya.

    ReplyDelete
  106. Ibnu Rafi
    14301241053
    S1 Pendidikan Matematika Kelas I 2014

    Setelah membaca postingan yang berjudul "Secara filsafat, apa yang terjadi di dalam Pikiran kita, ketika kita sedang berpikir?" ini, yang saya dapat katakan tentang berpikir adalah bahwa yang dimaksud dengan berpikir adalah proses kognitif sangat kompleks yang terjadi pada otak sebagai respon dari adanya stimulus (misal: masalah) yang ditangkap oleh panca indera kita. Dalam berpikir, setidaknya diperlukan pengetahuan awal serta pengalaman serta kemampuan untuk mengaitkan pengetahuan-pengetahuan tersebut agar relevan dengan masalah yang dipikirkan serta mampu memaknai masalah tersebut.

    ReplyDelete
  107. Alman Kresna Aji
    15301241022
    S1 Pendidikan Matematika 2015
    Terima kasih pak atas informasinya. Berpikir adalah suatu hal yang wajib dan selalu dilakukan oleh setiap manusia. Karena pada dasarnya, setiap apa pun yang dilakukan oleh manusia adalah hasil dari pola berpikir. Sangat tepat bahwa berpikir adalah pengorganisasian atau pengolahan suatu implus yang didapatkan dari suatu pancaindera yang diolah dengan akal dan pikiran manusia sehingga menciptakan suatu kesimpulan dalam memecahkan masalah yang berkaitan. Dengan kata lain, hal ini sangat sesuai bahwa berpikir adalah suatu perpaduan antara apriori dan aposteriori dimana suatu ilmu secara komprehensif didapatkan dari perpaduan antara pengalaman dan pola berpikir dari manusia

    ReplyDelete
  108. Nur Sholihah
    15301241020
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Setiap orang memiliki cara berpikir dan hasil pemikiran yang berbeda-beda, karena memang Allah menciptakan tidak ada manusia yang sama. Cara berpikir berbeda tentunya karena ilmu serta pengalaman yang pernah dilalui. Mengingat bahwa untuk berilmu perlu berbekal ilmu maka mari kita mencari ilmu.

    ReplyDelete
  109. Norma Galih Sumadi
    15301241038
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Proses berpikir merupakan suatu proses yang sangat kompleks yang sangat sulit untuk dipahami. Proses berpikir biasanya melibatkan kegiatan mengaitkan dan atau membandingkan pengetahuan yang baru kita peroleh dengan pengetahuan yang kita miliki (prior knowledge). Proses berpikir setiap orang tentunya berbeda-beda tergantung dari lingkungan serta pengalaman yang telah dialaminya.

    ReplyDelete
  110. Malidha Amelia
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241016

    Mengenai artikel yang berjudul apa yang terjadi didalam pikiran ketika kitra sedang berpikir menurut pandangan filsafat. Dimana proses berpikir menrupakan kegiatan untuk mengolah pola pikir. Memikirkan sesuati itu ada yang bersifat possitif dan ada yang negatif. Dalam prosesnya terjadi pengolahan logis dan kritis yang selanjutnya mengakibatkan adanya perubahan sikap dan pengetahuan. Proses berpikir juga dipengaruhi oleh adanya pengalaman. Sehingga dalam proses memikirkan sesuati juga terjadi adanya penggabungan dari pengetahuan yang lama yang diperoleh saat mencari pengalaman yang dahulu dengan pengetahuan yang baru, sehingga dapat diambil satu kesimpulan. Berpikir juga termasukkedalam kegiatan menalar sesuatu. Dari proses berpikir akan menghasilkan pengetahuan yang baru bagi seseorang.

    ReplyDelete
  111. Gandes Sih Mustika
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241015

    Berpikir merupakan proses yang digunakan untuk memperoleh jawaban atas persoalan yang sedang kita hadapi. Dalam proses berpikir tentunya melibatkan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki manusia. Dengan berpikir manusia dapat menganalisis jawaban atau jalan keluar yang terbaik bagi dirinya. Karena setiap manusia pasti memiliki pola pikir yang berbeda-beda.

    ReplyDelete
  112. Kristanti
    15301241041
    Pendidikan Matematika A 2015

    Menurut saya, proses berpikir adalah proses menemukan jawaban dari suatu permasalahan, dengan berpikir kita akan berusaha untuk terus mengembangkan pikiran kita dan mengingat kembali apa saja yang sudah kita ketahui, sehingga kita dapat menemukan jawaban tentang permasalahan yang dihadapi

    ReplyDelete