Nov 7, 2014

Secara filsafat, apa yang terjadi di dalam Pikiran kita, ketika kita sedang berpikir?

Ass Wr Wb.



Pada hari ini Jumat, 7 Nopember 2014, pada kuliah Filsafat Ilmu S2 Pendidikan Matematika Kelas PM C di R 201 A Pasca Lama pk 07.30 sd 09.10, yang di hadiri oleh 22 mahasiswa, saya akan mengangkat tema tentang Teori Berpikir menurut kacamata filsafat. Untuk itu saya memberi pertanyaan yang sama kepada semua mahasiswa untuk dapat menjawab pertanyaan sesuai pendapat masing-masing secara spontan. Adapun secara spesifik pertanyaannya adalah :"Secara filsafat, apa yang terjadi di dalam pikiran kita ketika kita sedang berpikir?".

Sebelum saya memberi kesempatan para mahasiswa untuk brainstrorming pendapat mereka, saya akan memberi pengantar terlebih dulu. Seperti yang telah saya sebut, bahwa pertanyaan saya itu termasuk dalam ranah Filsafat Ilmu yaitu tentang Teori Berpikir. Sementara kita juga menyadari bahwa untuk hal tersebut, juga terdapat kajian secara psikologis. Teori Berpikir secara filsafati merupakan usaha para filsuf sebagai sarana untuk mengungkap kebenaran; sehingga dapat dimengerti bahwa sejak jaman kuno, sudah terdapat beberapa filsuf yang sebetulnya teori-teori yang dihasilkan dapat dikategorikan sebagai Teori Berpikir; beberapa diantara yang penting misalnya Teori Berpikir dari Rene Descartes, David Hume, Aristoteles, Plato, Socrates, Immanuel Kant, dst sampai era kontemporer.

Ternyata saya mendapati bahwa Teori Berpikir yang dimaksud di atas, tidak lain tidak bukan adalah metode filsafat untuk mengungkap sumber, pembenaran dan macam-macam ilmu. Dengan demikian saya dapat menyimpulkan bahwa Teori Berpikir yang dimaksud tidak lain tidak bukan sebenarnya adalah Filsafat Ilmu itu sendiri atau boleh saya sebut sebagai Epistemologi.

Standar atau kriteria kebenaran berpikir filsafat adalah pikiran para filsuf itu sendiri. Sesuai dengan sifat, ketersediaan, jangkauan, kedalaman, dan keluasannya maka saya menemukan bahwa untuk menjawab pertanyaan di atas, kita dapat menggunakan Teori Berpikir dari Immanuel Kant. Untuk dapat melihat Teori Berpikir Immanuel Kant, silahkan akses ke:

http://powermathematics.blogspot.com/2014/11/teori-pengetahuan-menurut-immanuel-kant.html#links

Marilah kita mencoba mengetahui seberapa jauh dan mendalam apa yang dipikirkan oleh para mahasiswa untuk menjawab pertanyaan tersebut. Beberapa saya berusaha secara langsung menampung pendapat mereka dengan cara memberi kesempatan untuk menyampaikan secara lisan dari apa yang telah mereka siapkan secara tertulis, kemudian saya berusaha menuliskan kembali di kolom ini.

Para mahasiswa menjawab sebagai berikut:

"Dalam proses berpikir terdapat proses sintesis untuk menemukan jawaban dari yang mungkin ada menjadi ada; dalam proses berpikir terjadi kegiatan mengolah pola pikir; proses berpikir adalah memikirkan sesuatu yang dapat bersifat positif atau negatif; dalam proses berpikir terjadi proses pengolahan secara logis dan kritis yang dapat berpengaruh terhadap perubahan sikap dan pengetahuan; dalam proses berpikir kita membayangkan objek pikir, baik yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi; proses berpikir kita dipengaruhi oleh lingkungan, pengetahuan, dan pengalaman; proses berpikir adalah proses mencari tahu hal-hal yang pernah dialami dan yang mungkin dialami; proses berpikir adalah kegiatan menggabungkan pengalaman yang kita miliki dengan ilmu pengetahuan yang kita peroleh untuk menjawab subuah pertanyaan dengan melakukan sisntesis antara yang ada dan yang mungkin ada; proses berpikir adalah penggabungan antara pengetahuan atau pengalaman yang sudah kita peroleh dengan pengetahuan yang baru untuk memeroleh jawaban atau solusi dari suatu permasalahan sehingga diperoleh suatu keputusan; proses berpikir merupakan proses interaksi antara pengetahuan yang ada dengan pengetahuan yang baru atau dengan pengetahuan yang mungkin ada sehingga menghasilkan beberapa kemungkinan kesimpulan; proses berpikir adalah kegiatan mengolah informasi yang diperoleh melalui pancaindera dengan cara menganalisis dan mensintesis di dalam konteks lingkungannya; proses berpikir adalah kegiatan memeroleh kebenaran; proses berpikir adalah proses terjadinya kontradiksi atau konsistensi antara informasi yang baru dan informasi yang telah dimiliki; proses berpikir terkait dengan pengalaman-pengalaman sehingga memeroleh intuisi-intuisi untuk dapat memeroleh kebanaran; proses berpikir adalah proses penalaran untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi; proses berpikir bermanfaat untuk memeroleh logos dan memerangi mitos sesuai ruang dan waktunya "sesampai-sampai akal dan pikiran"

Demikianlah hypothetical analyses dari para mahasiswa S2 Pendidikan Matematika Kelas PM C. Namun perlu diketahui bahwa hypothetical analyses adalah suatu pendapat awal atau tesis-tesis awal yang kemudian perlu dicarikan anti-tesis anti-tesisnya. Untuk itulah perlunya kita merujuk atau merefer pendapat para filsuf.

Selanjutnya agar diperoleh wawasan pengetahuan yang lebih intensif dan ekstensif, saya persilahkan para pembaca yang budiman juga dapat memberi kontribusinya melalui kolom Comment. 

Demikian selamat berjuang. Semoga diperoleh kecerdasan hati dan pikir. Amin

Wss Wr Wb

Dosen ybs,

Marsigit








34 comments:

  1. Rindang Maaris Aadzaar
    18709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2018

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Pada perkuliahan dengan Pak Marsigit, pernah membahas masalah kapan seseorang mulai berpikir secara filsafat. Sesungguhnya asal bisa bertanya “mengapa”, itu sudah berpikir secara filsafat karena filsafat itu adalah bertanya “mengapa”. Sebenar-benarnya berfilsafat, yang mungkin ada yang ada adalah tesis. yang dilihat dan didengar adalah tesis. Berfilasat adalah mencari antitesis. Antitesis adalah bukan tesis. Kacamata adalah tesis dan antitesisnya adalah bukan tesis. Sehingga apa yang dijawab berdasarkan pertanyaan “mengapa kamu, mengapa kamu...(pada tes jawab singkat)” merupakan menjawab tesis. Tesis digabung digabung bukan tesisnya (“belum tentu karena”) bertemulah dengan lengkap kesemuanya dengan cara melakukan sintesis. Sebenar-benarnya filsafat adalah melakukan sintesis dari tesis dengan antitesisnya.
    Semua adalah tesis. Semua adalah antitesis. Kacamata adalah antitesis dari semuanya karena kacamata bukan air, kacamata bukan handphone, kacamata bukan manusia, dan sebagainya. Jadi semuanya tesis dan semuanya adalah antitesis.
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Erma Zelfiana Surni
    18709251009
    S2. P.Matematika A 2018

    Assalamualaikum Wr. Wb
    Merujuk pada Immanual Kant, menurutnya pengetahuan manusia terdiri dari 2 sember utama yaitu Sensibility dan understanding. Jadi proses berpikir itu sebenarnya diawali dari bekerjanya pancainderawi dalam menerima kesan-kesan ataupun informasi kemudian informasi tersebut diolah dengan menganalisis informasi tersebut kemudian menyatukan dan mensintensis pengalaman-pengalaman yang telah diterima kemudian mengambil keputusan .

    Menurut saya pribadi proses berpikir itu dimulai dengan masuknya informasi baru didalam benak kemudian membentuk suatu rekaan dan hipotesa lalu hipotesa itu akan dicari nilai kebenarannya dengan mencari bukti-bukti berdasarkan percobaan ataupun pengetahuan/pengalaman yang ada sebelumnya. Lalu kemudian membentuk kesimpulan atau keputusan. Keputusan ini akan tersimpan sebagai dasar dalam menerima atau menyangsikan informasi baru yang akan diperolehnya dikemudian hari, begitu seterusnya.

    ReplyDelete
  4. Aan Andriani
    18709251030
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Berpikir merupakan salah satu aktifitas dalam berfilsafat. Ketika kita berpikir berarti kita telah membuat hal yang mungkin ada menjadi ada. Yang awalnya tidak ada dalam pikiran menjadi ada dalam pikiran. Sesuatu dapat dimunculkan karena kita telah mendapatkan sebuah pengalaman baik secara langsung maupun tidak langsung. Ketika kita berpikir berarti kita masih dalam keadaan hidup. Anti tesis dati berpikir adalah tidak berpikir. Dimana orang yang tidak berpikir berarti orang tersebut sudah mati. Disini juga berlaku tesis dan antitesis lain yaitu hidup sebagai tesis dan mati sebagai antitesisnya.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  5. Atin Argianti
    18709251001
    PPs PM A 2018
    Berdasarkan artikel tersebut, objek filsafat dalam pikiran itu ada dan mungkin ada. Dan jika diekstensikan objek tersebut ada dan mungkin ada dalam hati. Untuk mengetahui apa yang ada dalam pikiran berbeda dengan di hati karena beda domain. Memahami apa yang ada di dalam pikiran dan di luar pikiran adalah permasalah kita dalam berpikir, dan apa yang terjadi di dalam pikiran dan di luar pikiran. Jadi, kita sebagai manusia tidak akan tahu apa yang terjadi di dalam pikiran kita, kita hanya dapat berusaha dan berdoa.

    ReplyDelete
  6. Septia Ayu Pratiwi
    18709251029
    S2 Pendidikan Matematika B

    Berpikir secara filsafat yaitu mengadakan hal yang mungkin ada. Berpikir merupakan aktivitas memikirkan sesuatu, orang yang berpikir dapat mengkritisi sesuatu yang telah digambarkan oleh pikiran. Misalnya saja, orang dapat mengatakan bahwa mengapa manusia itu berpikir?. Hal tersebut adalah hasil pemikiran manusia yang direpresentasikan melalui kata-kata. Berpikir menandakan bahwa manusia itu hidup sehingga ada aktivitas yang ia lakukan sehingga menghasilkan sebuah pemikiran atau ilmu pengetahuan. Proses berpikir mencerminkan pemikiran manusia itu sendiri. Bagaimana dan darimana ia mendapatkan informasi yang kemudian ia olah melalui akal pikirannya. Berpikir berarti bahwa kita sensitive terhadap keaadaan sekitar dan mengerti akan informasi yang kita dapatkan kemudian kita olah menjadi suatu kemengertian atau ketidakmengertian. Hasil pemikiran manusia adalah hypothetical analysis yang kemudian dibuktikan melalui tesis dan anti tesis nya.

    ReplyDelete
  7. Rosi Anista
    18709251040
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr wb
    Berbicara tentang filsafat pasti erat kaitannya dengan berpikir. Karena filsafat itu ya pikiran kita. Namun tidak berpikir juga berfilsafat, karena sesungguhnya objek dari filsafat adalah yang ada dan yang mungkin ada di pikiran kita. Tidak berpikir juga tetap berfilsafat.

    ReplyDelete
  8. Surya Shofiyana Sukarman
    18709251017
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
    Terima kasih atas ilmunya Prof, setelah membaca postingan diatas dapat saya simpulkan bahwa proses berpikir adalah proses penyatuan atau penggabungan informasi yang telah ada, yaitu informasi-informasi yang telah tersimpan dibenak kita melalui penagalaman-penagalaman yang diperoleh dengan informasi baru yang masuk sehingga diperolehlah sebuah keputusan. Secara filsafat, berfikir adalah proses untuk menemukan suatu jawaban dari yang mungkin ada menjadi ada.

    ReplyDelete
  9. Elsa Apriska
    18709251005
    S2 PM A 2018

    Mengingat kembali objek filsafat yang terdiri dari yang ada dan yang mungkin ada. Proses berfikir menurut saya adalah usaha mengadakan sesuatu yang mungkin ada menjadi ada di dalam fikiran itu sendiri. Informasi yang baru atau belum diketahui oleh seseorang pertama kali akan ditangkap oleh alat indera mereka dibuat satu pengkodean atas informasi tersebut dan kemudian akan disimpan di memorinya. Saat informasi itu sudah tersimpan di dalam memori saat itu lah sesuatu yang sebelumnya mungkin ada kini sudah menjadi ada. Karena filsafat itu senidir adalah ilmu olah pikir, bisa dikatakan juga berfikir dalam filsafat adalah berfilsafat itu sendiri. Saat seseorang berfikir tanpa ia sadari ia juga sedang berfilsafat

    ReplyDelete
  10. Assalamu Alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
    Besse Rahmi Alimin
    18709251039
    s2 Pendidikan Matematika 2018

    Terkait topik bahasan mengenai Secara filsafat, apa yang terjadi di dalam Pikiran kita, ketika kita sedang berpikir?, bahwa dituliskan penggalan narasi terkait topik ini bahwa "Dalam proses berpikir terdapat proses sintesis untuk menemukan jawaban dari yang mungkin ada menjadi ada; dalam proses berpikir terjadi kegiatan mengolah pola pikir; proses berpikir adalah memikirkan sesuatu yang dapat bersifat positif atau negatif; dalam proses berpikir terjadi proses pengolahan secara logis dan kritis yang dapat berpengaruh terhadap perubahan sikap dan pengetahuan; dalam proses berpikir kita membayangkan objek pikir, baik yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi; proses berpikir kita dipengaruhi oleh lingkungan, pengetahuan, dan pengalaman; proses berpikir adalah proses mencari tahu hal-hal yang pernah dialami dan yang mungkin dialami; proses berpikir adalah kegiatan menggabungkan pengalaman yang kita miliki dengan ilmu pengetahuan yang kita peroleh untuk menjawab subuah pertanyaan dengan melakukan sisntesis antara yang ada dan yang mungkin ada; proses berpikir adalah penggabungan antara pengetahuan atau pengalaman yang sudah kita peroleh dengan pengetahuan yang baru untuk memeroleh jawaban atau solusi dari suatu permasalahan sehingga diperoleh suatu keputusan; proses berpikir merupakan proses interaksi antara pengetahuan yang ada dengan pengetahuan yang baru atau dengan pengetahuan yang mungkin ada sehingga menghasilkan beberapa kemungkinan kesimpulan; proses berpikir adalah kegiatan mengolah informasi yang diperoleh melalui pancaindera dengan cara menganalisis dan mensintesis di dalam konteks lingkungannya; proses berpikir adalah kegiatan memeroleh kebenaran; proses berpikir adalah proses terjadinya kontradiksi atau konsistensi antara informasi yang baru dan informasi yang telah dimiliki; proses berpikir terkait dengan pengalaman-pengalaman sehingga memeroleh intuisi-intuisi untuk dapat memeroleh kebanaran; proses berpikir adalah proses penalaran untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi; proses berpikir bermanfaat untuk memeroleh logos dan memerangi mitos sesuai ruang dan waktunya "sesampai-sampai akal dan pikiran", maka didapatkan gambaran mengenai proses berpikir bahwa adanya siklus sadar dalam pikiran dibantu kinerja otak untuk suatu tujuan tertentu.

    ReplyDelete
  11. Bayuk Nusantara Kr.J.T
    18701261006
    PEP S3

    Proses berpikir adalah menggabungkan antara pengalaman dengan pengetahuan yang dimiliki. Pengetahuan dan pengalam kemudian disintesiskan untuk kemudian diperoleh jawaban atas masalah. Pengetahuan yang digunakan bisa saja pengetahuan lama maupun baru.

    ReplyDelete
  12. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Yang terjadi adalah kita sedang berfilsafat secara tidak sadar. Berfilsafat apa? Tentang apa saja yang sedang kita pikirkan maka itu sudah termasuk proses berpikir manusia yang memang sudah ada di dalam pikiran kita sendiri. Mungkin hanya saja kita menyusunnya lebih berhati-hati lagi dan bisa menyusunnya menjadi suatu yang utuh yang akan membentuk suatu kerangka berpikir secara filsafat. Seluruh akar pikiran di dalam pikiran manusai terhubung satu sama lain dan setiap akar mengandung hal-hal menyangkut filsafat hidup manusia. Sehingga, berpikir sama aja berfilsfat.

    ReplyDelete
  13. Fabri Hidayatullah
    18709251028
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Teori Berpikir secara filsafat merupakan usaha para filsuf sebagai sarana untuk mengungkap kebenaran. Teori Berpikir yang dimaksud dalam pertanyaan tersebut adalah metode filsafat untuk mengungkap sumber, pembenaran dan macam-macam ilmu. Berdasarkan pengalaman saya dan juga berdasarkan sumber-sumber bacaan yang pernah saya baca, proses berpikir adalah ativitas yang menghubungkan pengalaman yang kita miliki dengan ilmu pengetahuan yang telah kita peroleh untuk membangun pemahaman yang baru dengan melakukan sisntesis. Maka dalam proses berpikir ini melibatkan panca indera untuk mempersepsi, perhatian, pemikiran, pemaknaan, pengetahuan sebelumnya, dan juga pengalaman hidup.

    ReplyDelete
  14. Amalia Nur Rachman
    18709251042
    S2 Pendidikan Matematika B UNY 2018

    Dalam artikel di atas saya akan mencoba menanggapi pertanyaan tersebut. telah disebutkan bahwa berpikir menurut sudut pandang para filsuf dapat mencakup berpikir secara kritis, logis, rasional, spekulatif, konseptual, radikal, koheren, sistematis dan bebas. Ketika kita sedang berpikir maka apa yang ada dalam pikiran kita akan membentuk suatu pemikiran mengenai suatu hal yang menimbulkan hal yang baru maupun pola pikir yang berbeda walaupun apa yang kita pikirkan sebenarnya telah kita pikirkan

    ReplyDelete
  15. Fany Isti Bigo
    18709251020
    PPs UNY PM A 2018

    Sebagai manusia yang dibekali akal budi maka berpikir merupakan hal yang lazim dilakukan oleh semua manusia. Dalam proses berpikir, manusia akan menggabungkan antara pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki. Proses berpikir masing-masing individu tentu berbeda, sehingga kita tidak dapat mengetahui secara pasti apa yang dipikirkan oleh orang lain, begitupun sebaliknya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dita Aldila Krisma
      18709251012
      PPs Pendidikan Matematika A 2018

      Sejalan dengan apa yang dinyatakan Sdri. Fany, berpikir merupakan aktivitas jiwa pikiran dalam menentukan hubungan antara pengetahuan dan pengalaman, disini kedua hal tersebut selanjutnya digunakan untuk meneyelsaikan maaslah. Adapun yang bisa kita ketahui ketika orang berpikir setidaknya berpikir untuk menemukan pengertian, membentuk pendapat, menarik kesimpulan atau membuat keputusan.

      Delete
  16. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  17. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb
    Pengetahuan pada manusia secara garis besar terbagi kedalam dua bagian. Pertama, konsepsi yaitu pengetahuan sederhana dan kedua, pembenaran yaitu pengetahuan yang mengandung suatu penilaian. Artinya, proses berpikir yang manusia lakukan melalui dua tahapan yang saling melengkapi yaitu pengetahuan yang pertama kali muncul berupa konsepsi atau pengetahuan sederhana dan seterusnya manusia melalui pikirannya melakukan pembenaran atau dari pengetahuan sederhana sampai kepada ilmu pengetahuan, pengetahuan sederhana itu diberi pembenaran sesuai dengan keyakinan manusia yang diyakininya.

    ReplyDelete
  18. Tiara Cendekiawaty
    18709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Filsafat adalah olah pikir. Sejatinya semua manusia itu berfilsafat tetapi yang sebenar-benarnya berfilsafat tidaklah banyak. Secara filsafat, apa yang terjadi di dalam pikiran kita, ketika sedang berpikir? Menurut saya, pikiran kita sedang memikirkan ada dan mencoba untuk menghadirkan yang mungkin ada. Pikiran kita juga sedang membuat tesis, anti-tesis, dan sintesis. Ada tesis maka muncullah anti-tesis dan sintesis. Hal ini mengacu kepada ada, mengada, dan pengada.

    ReplyDelete
  19. Aizza Zakkiyatul Fathin
    18709251014
    Pps Pendidikan Matematika A

    Filsafat adalah berfikir. Telah dijelaskan banyak mengenai berfikir dalam filsafat adalah proses mengada sesuatu yang ada dan yang mungkin ada, proses mengolah informasi yang diperoleh melalui pancaindera dnegan cara menganalisis dan mensintesis di dalam konteks lingkungan, kegiatan memperoleh kebenaran, dan sebagainya. Menurut Saya pengertian berfikir di atas juga sejalan dengan proses berfikir dalam psikologi. Proses berfikir dalam psikologi yaitu dimulai dari menerima informasi melalui sensory memory kemudia terjadi attention dan atau perception kemudia masuk kedalam short memory dan terjadi proses encoding dan retrival. Proses encoding dan retrival inilah terjadi proses analisis dan sintesis dimana informasi baru dikaitkan dengan prior knowledge dan pengalaman sehingga akan memperoleh kebenara yang kemudian akan masuk ke long term memory. Jadi proses berfikir seseorang akan berbeda satu sama lain karena perbedaan prior knowledge dan pengalaman pada setiap orang.

    ReplyDelete
  20. Aan Andriani
    18709251030
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Proses berpikir merupakan proses pencarian sebuah jawaban. Dalam hidup ini penuh dengan teka-teki. Ada yang bisa dipecahkan ada juga yang masih menjadi misteri. Sesungguhnya pikiran manusia tidak akan bisa menjawab semua pertanyaan yang ada, namun manusia hanya bisa berusaha untuk memperoleh jawabannya. Itu merupakan keterbatasan dari manusia yang tidak bisa menjangkau segalanya.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  21. Deden Hidayat
    18709251032
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Secara filsafat yang terjadi dalam pikiran kita ketika sedang berpikir yaitu melakukan suatu proses pengolahan secara logis dan kritis. Dimana proses tersebut merupakan sebuah kegiatan untuk mensintesiskan yang awalnya tidak ada menjadi ada dalam pikiran kita. Pengolahan yang dilakukan oleh pikiran merupakan sebuah hasil daya tangkap yang dilakukan oleh pancaindera dengan cara menganalisis dalam konteks lingkungan berupa informasi. Kemudian informasi yang diperoleh oleh pancanindera diolah oleh pikiran untuk memperoleh suatu kebenaran.

    ReplyDelete
  22. Muh. Fachrullah Amal
    18709251036
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Proses berpikir adalah proses penggabungan antara pengetahuan yang ada dengan pengalaman-pengalaman. Dengan begitu akan memudahkan dan mengarahkan kita untuk mengambil sebuah keputusan yang tepat sebelum melakukan sebuah tindakan. Berpikir juga dapat diartikan sebagai proses menemukan jawaban terhadap yang dipikirkan melalui berbagai aktivitas mental yang berpusat pada otak. Jadi, dengan berpikir kita mampu memunculkan solusi terhadap masalah-masalah kehidupan dan apabila kita malas berpikir maka kita sudah terjebak dengan mitos. Ketika kita sudah tidak mau lagi menggunakan pikiran kita untuk berpikir maka bersiaplah untuk terjebak dalam mitos.

    ReplyDelete
  23. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Pergulataan dalam pikiran sering terjadi pada manusia, semuanya berebut di dalam otak untuk menjadi yang pertama dipikirkan. Seperti itulah pikiran ketika kita sedang berpikir, saat ingin fokus berpikir pada satu hal maka akan hal lain yang tiba-tiba datang dan minta untuk ikut-ikutan dipikirkan. Sehingga, kadang datangnya pikiran lain saat kita berpikir merupakan bentuk jalan keluar atau kadanga menjadi penghalang untuk berpikit lebih jauh lagi. Jadi, menurut saya ketika sedang berpikir yang terjadi dalam pikiran kita yaitu berpikir itu sendiri, terjadi pertempuran antar pikiran yang tidak diminta tiba-tiba muncul dan bergabung bahkan megacaukan pikiran yang harusnya menjadi fokus kita.

    ReplyDelete
  24. Dita Aldila Krisma
    18709251012
    PPs Pendidikan Matematika A 2018

    Saat berpikir, kita membawa pertanyaan dan hipotesis. Adapun macam-macam berpikir, sehingga apa yang ada dipikirana kita pun bergantung pada berpikir seperti apa yang sedang kita lakukan. Berpikir kritis yakni selalu mengajukan pertanyaan, mempunyai rasa ingin tahu, menyetujui dan menolak, menganalisis hingga dipeorleh hakikat apa yang sedang ia pertanyakan. Berpikir logis yaitu berpikir mengikuti pola, alur, dan aturan tertentu. Berpikir rasional, senantiasa menggunakan nalarnya untuk berpikir dan bertindak, sehingga pengetahuan yang dapat dipercaya dan masuk akal harus mencukupi.

    ReplyDelete
  25. Hasmiwati
    18709251023
    S2 Pend.Matematika B 2018

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Dari penjelasan di atas saya dapat menangkap makna dari proses berpikir. Yang dapat saya tangkap adalah bahwa proses berpikir adalah proses untuk menggunakan semua pengalaman dan ilmu-ilmu yang telah kita miliki untuk digunakan dalam menghadapi masalah-masalah dan mencari solusinya untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan dari proses berpikir adalah untuk mencari logos dan memerangi mitos dalam ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  26. Hasmiwati
    18709251023
    S2 Pend.Matematika B 2018

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Proses berpikir adalah kegiatan menggabungkan pengalaman yang kita miliki dengan ilmu pengetahuan. Pernyataan ini menandakan pentingnya ilmu pengetahuan dan pengalaman. Keduanya saling berhubungan dan saling melengkapi. Sudah seharusnya kita semngat dalam menuntu ilmu dan terus mencari pengalaman dalam hidup ini. Ketika keduanya berjalan beriringan, proses berpikir kita juga akan lebih baik untuk mencapai kehidupan terbaik.

    ReplyDelete
  27. Hasmiwati
    18709251023
    S2 Pend.Matematika B 2018

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Menurut saya, pada saat berpikir, yang terjadi pada pikiran kita adalah menggambarkan/ menuliskan. Menggambarkan apa yang kita pikirkan meskipun dalam dunia nyata sulit untuk digambarkan, selanjutnya menggabungkan antara gambar yang ditangkap dengan pengalaman atau pengetahuan yang kita dapatkan sebelumnya, selanjutnya mengolah informasi gabungan tersebut menjadi pengalaman baru.

    ReplyDelete
  28. Eka Puspita Sari
    18709251035
    S2 PM B 2018

    Yang terjadi dengan pikiran kita saat kita sedang berpikir menurut saya adalah berpikir. Berpikir tersebut bisa memikirkan pengetahuan lama yang telah kita ketahui sebelumnya atau memikirkan sesuatu yang belum kita ketahui sebelumnya. Objek kajian filsafat adalah yang ada dan yang mungkin ada, dan berpikir merupakan salah satu jalan untuk mewujudkan yang tidak ada menjadi ada didalam pikiran. Setiap yang hidup pasti berpikir, dan filsafat erat kaitannya dengan berpikir. Maka orang yang hidup pasti berfilsafat, jika tidak berarti manusia tersebut seperti mayat-mayat yang berjalan. Yang terjadi dengan pikiran saat berpikir adalah memproses. Jika kita sedang mengalami kontradiksi, maka pikiran akan mencari dan mengingat-ingat kembali sesuatu yang ia yakini kebenarannya sebelumnya kemudian mencocokkan dengan sesuatu yang baru ia ketahui hingga memutuskan apakah memang berkontradiksi atau tidak. Dan jika kita sedang mengetahui sesuatu yang baru, maka pikiran akan mengingat dan menyimpan pengetahuan yang baru tersebut agar dapat dipanggil dan digunakan kembali jika ia membutuhkan. Hidup adalah berpikir, berpikir adalah berfilsafat, maka jika hidup maka pasti berfilsafat.

    ReplyDelete
  29. Endah Kusrini
    18709251015
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Menurut pendapat saya, berpikir merupakan kegiatan berfilsafat itu sendiri. Berfikir berarti berusaha menjelaskan atau menggapai logos. Berpikir berarti berusaha menggapai dasar-dasar gunung es. Berpikir melibatkan interaksi antara pengetahuan dan pengalaman yang telah kita miliki dengan informasi yang baru kita terima. Berfikir berarti hidup. Dan selagi manusia masih hidup, maka manusia harus senantiasa berpikir.

    ReplyDelete
  30. Nur Afni
    18709251027
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Menurut saya yang terjadi didalam pikiran kita ketika kita sedang berpikir itu adalah berpikir itu sendiri. Pikiran kita mengolah informasi dari yang ada dan yang mungkin ada sesuai ruang dan waktu. Dalam proses berpikir manusia mencocokan antara pengalaman yang ia memiliki dengan pengalaman barunya dalam menentukan kebenaran dan membentuk pengetahuan barunya. Terimakasih

    ReplyDelete
  31. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Jalan lalu lintas yang tidak ada lampu merah akan menjadi sangat complicated. Itu merupakan salah satu gambaran isi pikiran manusia bila sedang melakukan pemikiran tentang suatu hal. Tidak berhenti-berhentinya manusia berpikir, meskipun tidak penting tetapi sudah menjadi bagian dari dalam pikiran yang sudah dipikirkan oleh manusia. Sehingga sesedikit apapun isi pikiran manusia tetap menjadi jalan lalu lintas yang ingin saling mendahului untuk segera keluar dari pikiran.

    ReplyDelete
  32. Muhammad Nurfauzan
    14301241015
    s1 Pendidikan Matematika

    Berfikir itu rancangan-rancangan uuntuk mengubah hal yang mungkin ada menjadi ada. Bagaimana kita mencari jalan agar yang munkin ada itu ada. dalam hal ini, berfikir itu sebenarnya liar. kerena setiap yang mungkin ada bisa jadi marabahaya atau menjerumuskan pada jurang kehancuran. Berfikir itu harus ada 'tali' nya agar tak liar. BErpikir perlu hati agar ktta semakin sadar, manusia iitu ttidak sempurna, maka pikiran pun juga tidak smpurna. kengerian jaman now adalah manusia berpikir dan mendewakannya. Ibaratt pikiran itu kambing, maka hati itu talinya, dan tempat untuk mengikatnya adalah Tuhan.

    Terimakasih

    ReplyDelete
  33. Kartianom
    18701261001
    S3 PEP 2018

    Dalam proses berpikir kita mencari solusi untuk permasalahan tertentu, mencari jalan trbaik untuk suatu penyelesaian. Menghubungkan informasi yang baru diperoleh dengan informasi yang telah diperoleh sebelumnya.

    ReplyDelete