Nov 8, 2014

Peta 3 - Peta Pendidikan Dunia _ dibuat oleh Marsigit dari Paul Ernest



Ass Wr Wb, jika ingin mengetahui bentuk, posisi atau keadaan Pendidikan di Indonesia dan hubungannya dengan apa yang terjadi di Dunia, kita dapat menggunakan Peta/Bagan atau Tabel berikut (bagian ke 3).

Catatan: Tiga kolom sebelah kiri, mengimplementasikan Pendidikan dengan sangat Formal; sedangkan dua kolom sebelah kanan mengimplementasikan Pendidikan meliputi Formal dan Informal dengan mengembangkan Variasi Metode, Variasi Interaksi, dan variasi Media

36 comments:

  1. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B
    Pendidikan Formal dan Informal merupakan wujud dari nilai substansif dalam pendidikan karena lebih bervariasi. Variasi-variasi dalam pendidikan seperti metode pembelajaran, interaksi dan media sangat diperlukan dalam proses pendidikan. hal ini dikarenakan proses pendidikan dapat berjalan secara alamiah tanpa menghilangkan kreativitas guru dan kemampuan anak. Sedangkan pada pendidikan formal lebih ke arah non-substantif dan terlalu mekanis.

    ReplyDelete
  2. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Pada bagian 1, disebutkan jika pendidikan di Indonesia cenderung pada 3 kolom sebelah kiri (industrial trainer, technological pragmatis, dan old humanis). Kemudian ketiga kecenderungan itu menghadapkan kita pada kondisi pendidikan saat ini yang ternyata masih berada pada titik teacher center. Ternyata, belum berhenti di situ. Tiga kecenderungan tersebut juga membawa kita pada bentuk pendidikan yang formal. Pendidikan formal tentunya kontradiktif dengan pendidikan formal.
    Indonesia sedang berada dalam bentuk yang diwakilkan oleh tiga kolom di sebelah kiri, bahwa Indonesia sedang berada dalam posisi pendidikan formal. Sedangkan pada kolom sebelah kanan, ialah pendidikan formal dan informal, di dalamnya terdapat variasi metode, variasi interaksi, dan variasi media.
    Maka sudah sedikit demi sedikit terlihat sedang seperti apa bentuk pendidikan di Indonesia saat ini?

    ReplyDelete
  3. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Seiring perkembangan zaman, kemampuan individu dituntut untuk terus berkembang. Begitu pula dalam dunia pendidikan. Kemampuan yang dibutuhkan abad 21 adalah 4c yaitu communication, collaborative, critical thinking, dan creativity. Oleh karena itu pendidikan yang berlangsung haruslah bermuara pada tuntutan kemampuan saat ini. Maka berdasarkan peta di atas, progressive educator merupakan bentuk pendidikan yang mendukung lahirnya generasi bangsa dengan kemampuan yang sesuai tuntutan zaman. Pendidikan formal dan informal ini menghindari berlangsungnya pendidikan yang menoton yaitu dengan cara menggunakan variasi metode belajar sesuai dengan karakteristik siswa dan materi serta didukung dengan sumber belajar yang dihasilkan dari kreativitas guru.

    ReplyDelete
  4. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017

    Teori mengajar pada dua kolom sebelah kanan adalah suatu bentuk pengajaran yang inovatif dengan menggunakan kegiatan diskusi dan investigasi menggunakan filsafat konstruktifisme, sehingga dengan ini pembelajaran berpusat pada siswa dan guru hanya sebagai fasilitator pembelajaran dimana intervensinya hanya terbatas pada memberikan arahan belajar dan bukan menjadi sumber belajar utama dan satu-satunya.

    ReplyDelete
  5. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Peta 3 ini adalah lanjutan dari peta 2. Sekarang kita akan meninjau setiap era dari tujuan pendidikan matematika, teori belajar, dan teori mengajarnya. Pada era public educator, seharusnya paradigma kita tentang tujuan pendidikan matematika adalah untuk mengembangkan siswa secara komprehensif melalui matematika dan membangun sikap ilmiah siswa untuk berfikir sebagai pemecahan masalah. Yang untuk mengembangkan siswa tersebut dapat dilakukan dengan gaya belajar siswa masing-masing, mulai dari diskusi, belajar sendiri, dan refleksi. Selain itu, guru sebaik mengedepankan aspek diskusi dan investigasi pada pembelajaran yang dapat memacu siswa mengembangkan diri melalui matematika, karena pola piker matematika merupakan pola pikir secara terstruktur atau pola pikir yang kontruktif sehingga siswa dapat membangun sikap ilmiah darai sana. Pola sikapilmiah siswa inilah yang juga menjadi dasar oenting kehidupan generasi muda untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi dan mengembangkan potensi dalam negeri untuk menjadikan pendidikan di Indonesia semakin maju dan berkembang dari sebelumnya, sehingga setiap orang harus mempunyai sikap untuk memperbaiki pendidikan dimulai dari perbaikan diri sendiri.

    ReplyDelete
  6. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Teori pembelajaran dari Progressive Educator adalah eksplorasi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, eksplorasi adalah kegiatan untuk memperoleh pengalaman-pengalaman baru dari situasi yang baru. Dalam kegiatan eksplorasi, guru melibatkan peserta didik dalam mencari dan menghimpun informasi, menggunakan media untuk memperkaya pengalaman mengelola informasi, memfasilitasi peserta didik berinteraksi sehingga peserta didik aktif, medorong peserta didik mengamati berbagai gejala, menangkap tanda-tanda yang membedakan dengan gejala pada peristiwa lain, mengamati objek di lapangan maupun labolatorium

    ReplyDelete
  7. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Menarik untuk menyimak pada baris aim of mathematics education, saya rasa pendidikan di Indonesia masih berada di Old Humanism. Pada prosesnya, pendidikan di Indonesia belum mampu mencapai level kreativitas dan hanya mampu berada pada transfer of knowledge. Kita harus dapat meningkatkannya pada kreativitas karena dengan berpikir kreatif, siswa sudah bisa berpikir pada level yang tinggi dan dapat memecahkan masalah dengan baik.

    ReplyDelete
  8. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Inovasi dan variansi dalam metode dan interaksi pembelajaran sangatlah diperlukan. Hal itu akan menjadikan siswa tidak bosan dalam proses pembelajaran. Dengan inovasi yang dilakukan diharapkan metode pembelajaran mampu mengakomodasi berbagai karakteristik kemampuan siswa. Terimakasih

    ReplyDelete
  9. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, semakin dibutuhkannya pendidikan. Sistem pendidikan yang kini tidak hanya sekedar pendidikan formal di sekolah, namun semakin maraknya pendidikan informal yang diambil oleh para siswa. hal ini ditandai dengan maraknya berbagai bentuk lembaga pendidikan informal misalnya tempat bimbingan belajar. Banyaknya siswa yang menambah jam belajarnya di luar jam belajar pendidikan formal mereka, menandakan semakin pentingnya akan kebutuhan pendidikan. Bukan berarti pendidikan formal yang diterima tidak mampu menjawab kekurangan para peserta didik, namun boleh jadi kurang maksimalnya apa yang ingin mereka dapatkan pada pendidikan formal, sehingga mendorong mereka untuk mengambil pendidikan informal. Baik pendidikan formal maupun informal, diharapkan dapat memberikan metode, interaksi, dan media pembelajaran yang dapat mendukung keberlangsungan proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  10. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Seperti pada peta pendidikan sebelumnya, saya akan menyampaikan sedikit pendapat saya mengenai sebagian dari konsep pendidikan yang ada pada peta 3 ini. Pada tiga kolom di sebelah kiri merupakan pendidikan dengan sangat formal, sedangkan dua kolom di kanannya merupakan pendidikan secara formal maupun informal. Sebagai siswa di jenjang perguruan tinggi, saya lebih sering mengalami pendidikan secara formal bahkan sangat formal. Yaitu pembelajaran tentang ilmu murni dan berorientasi pada bagaimana menjadi seorang tenaga pendidik secara professional.

    Namun, hal tersebut tidka tepat apabila diterapkan pada anak sekolah. Pada usia anak sekolah sebaiknya pendidikan yang diberikan ialah pendidikan secara formal semi informal. Formal dalam artian kelembagaan dan sistemnya sedangkan informal dalam variasi kegiatan pembelajarannya. Guru sebaiknya melakukan kegiatan pembelajaran yang berfariasi baik itu metode, interaksi, maupun media. Variasi metode bertujuan untuk menerapkan kegiatan pembelajaran yangs esuai dengan materi dan karakteristik siswa. Variasi interaksi dilaukan dengan tujuan agar siswa memperhatikan guru sebagai fasilitator dalam kegiatan pembelajaran. Dan variasi media bertujuan agar apa yang dipelajari siswa tida monoton berdasarkan satu sumber saja.

    ReplyDelete
  11. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Dari catatandiatas diperoleh bahwa terdapat dua jenis pendidikan yang telah diterapkan yaitu pendidikan formal dan non formal. Pendidikan formal merupakan pendidika yang diselenggarakan di sekolah sekolah umum dan memiliki jenjeng pendidikan yang jelas, mulai dari dasar, menegah dan tinggi. Pendidikan non formal adalah pendidikan yang dilaksakan secara terstruktur dan berjenjang dengan mengembangkan variasi metode dan interaksi dan media.

    ReplyDelete
  12. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Pendidikan Indonesia seharusnya adalah pendidikan dengan menggunakan pembelajaran yang inovatif, pembelajaran yang menggunakan beragam variasi pembelajaran baik itu variasi metode, media, maupun perangkat pembalajaran atau LKS, hal ini karena pembelajaran yang diberikan harus mampu membuat semua siswa baik itu quick learner maupun slow learner sama-sama mampu membangun pengetahuannya sendiri. Pendidikan tidak boleh hanya sebatas back to basic, hanya sebatas calistung (baca, tulis, dan hitung), dan hanya sebatas tranfer pengetahuan.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  13. Efi Septianingsih
    Prodi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
    Kelas B
    17701251013

    terimakasih pak untuk ilmunya
    lagi-lagi saya semakin tertarik untuk belajar bagaimana pendidikan khususnya di Indonesia
    saya, belum bisa memberikan tanggapan berdasarkan artikel diatas, karena masih kurangnya ilmu saya pak
    maaf sebelumnya dan terimakasih untuk ilmu baru yang menjadi referensi untuk saya

    ReplyDelete
  14. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Walah kalau sekarang banyak guru yang sudah bangga dengan "transfer of knowledge"nya yang berhasil, itu mah jaman old ya ternyata. Masih sedikit guru yang mengembangkan kreativitas siswanya, bahkan mengembangkan kemampuan siswa menurut kebutuhan siswa sendiri. Sulit memang.. tapi belum dicoba kan? Kalau banyak yang mencoba saja tak mau,bagaimana mau maju?

    ReplyDelete
  15. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  16. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Berdasarkan Peta Pendidikan Dunia di atas, Tiga kolom sebelah kiri tersebut mengimplementasikan Pendidikan dengan sangat Formal; sedangkan dua kolom sebelah kanan mengimplementasikan Pendidikan meliputi Formal dan Informal dengan mengembangkan Variasi Metode, Variasi Interaksi, dan variasi Media. Pendidikan di Indonesia saat ini sedang diupayakan menggunkan variasi metode pembeajaran yang tentinya disesuaikan dengan kharakteristik siswa. Mulai dari menggunakan LKS dengan berbagai model pendekatan hingga pemanfaatan teknologi.

    ReplyDelete
  17. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C


    Tabel diatas mengilustrasikan efek atau dampak ketika pendidikan bertemu dengan teori pendidikan. Dari hal hal tersebut kita dapat memilih pilihan metode yang mana yang akan digunakan saat akan menjadi seorang calon pendidik yang baik dan memiliki pemahaman yang lebih bagus.

    ReplyDelete
  18. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Dalam tabel di atas dapat kita lihat bahwa hubungan antara theory of learning dengan technological pragmatist adalah thinking and practice. Hal tersebut merupakan sistem yang terjadi di Indonesia. Setelah melalui pembelajaran teori maka selanjutnya dilakukan latihan-latihan. Hal tersebut bertujuan agar siswa benar-benar dapat memahami apa teori yang dipelajari sebelumnya.

    ReplyDelete
  19. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Mengamati tiap kolom dari pete ketiga ini, antara pendidika formal saja dan pendidikan formal tetapi dengan berbagai variasi metode dan juga memanfaatkan media pembelajaran, tentu akan lebih menyenangkan kalau menggunakan patokan dua kolom sebelah kanan. Dengan pendidikan formal tiga kolom sebelah kiri, proses pembelajaran akan terasa kaku. Selain itu anak juga akan lebih cepat bosan karena pembelajarannya itu-itu saja. Dua kolom sebelah kanan tentu juga menjadi harapan penerapan proses pendidikan di Indonesia.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  20. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Seperti yang saya paparkan pada beberapa komen sebelumnya, memang seharusnya pendidikan itu jangan hanya terfokus pada kebutuhan politik saja, namun lebih pada kebutuhan masyarakat itu apa. Karena jika hanya menonjolkan politik dalam pendidikan saja, maka pendidikan itu tidak akan berkembang dengan baik dan tidak akan memberikan dampak yang lama terhadap perkembangan peserta didik.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  21. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Tujuan dari suatu pembelajaran matematika adalah untuk mengembangkan kreativitas dan tingkat berpikir siswa. Untuk mencapai hal tersebut, perlu digunakan strategi yang tepat. Strategi tersebut harus mengandung variasi metode, interaksi, maupun media. Untuk itu, lagi-lagi, guru sangat dituntut untuk kreatif dan inovatif dlam membuat desain pembelajaran. Diskusi, investigasi, dan eksplorasi adalah cara atau metode pembelajaran yang dapat diterapkan untuk membantu siswa dalam mengembangkan dan mengkonstrusi pengetahuannya.

    ReplyDelete
  22. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Berdasarkan peta 3 pendidikan dunia tersebut kita dapat mengetahui bahwa pada masyarakat industrial trainer, teori pembelajaran yang digunakan adalah bekerja keras, latihan, drill, dan menghafal. Pada masyarakat technological pragmatis, teori pembelajaran yang digunakan adalah berpikir dan praktek. Pada masyarakat old humanis, teori pembelajaran yang digunakan adalah memahami dan mengaplikasikan. Pada masyarakat progressive educator, teori pembelajaran yang digunakan adalah eksplorasi.sedangkan pada masyarakat public educator, teori pembelajaran yang digunakan adalah diskusi

    ReplyDelete
  23. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    di Indonesia sempat diterapkan pendidikan formal yang sampai jam 5 sore, menurut saya itu tidak efektif, karena bukannya siswa mendapatkan banyak ilmu sebaliknya mereka akan merasa bosan sehingga ilmu yang didapatkan hanya bersifat sekedar lewat dan tidak tersimpan dalam memori.
    pembelajaran dengan praktik dan realita menurut saya akan lebih mudah untuk di ingat, diserap dan selanjutnya disimpan ke dalam memori otak.

    ReplyDelete
  24. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. jika Indonesia ingin maju maka seharusnya pendidikan di Indonesia melihat matematika sebagai process of thinking dan social activities. Pendidikan Indonesia harus bersifat formal dan informal secara bersamaan. Pendidikan matematika hendaknya menggunakan berbagai macam metode mengajar, variasi intekasi anatara guru, murid, lingkungan, dan sumber belajar, serta variasi media pembelajaran yang digunakan.

    ReplyDelete
  25. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Setiap negara memiliki kurikulum dan pelaksanaan pendidikan yang berbeda. Hal tersebut akan disesuaikan dengan potensi negara, warga dan perkembangan global dunia.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  26. Tabel di atas menggambarkan efek ketika pendidik memenuhi teori pendidikan.
    Sementara pelatih industri bertemu dengan teori pengajaran yang dibuat adalah transfer pengetahuan. ketika pendidik progresif memenuhi teori mapan mengajar adalah pembangunan dan pengembangan.
    Dengan demikian, kita bisa memilih opsi yang metode akan digunakan kemudian sebagai calon pendidik. Pilihan yang terbaik ada pada 2 kolom kanan yang meliputi pendidikan Formal dan Informal dengan mengembangkan Variasi Metode, Variasi Interaksi, dan variasi Media

    ReplyDelete
  27. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Berdasarkan pemahaman saya terhadap tabel di atas, tujuan pelatih industri kelompok pada pendidikan matematika adalah kembali ke dasar matematika atau kita dapat memanggil kembali arithmatika, dalam proses belajar mereka, mereka menggunakan cara kerja keras, latihan, latihan, dan metode menghafal. . Pada proses mengajar mereka, mereka menerapkan metode transfer pengetahuan. Dan kemudian, tujuan pragmatis teknologi kelompok pada pendidikan matematika adalah sertifikasi kemampuan matematika, pada proses belajar mereka, mereka menggunakan metode berpikir dan praktik, dalam proses pengajaran mereka, mereka menerapkan metode motivasi eksternal. Tujuan kelompok tua humanis pada pendidikan matematika adalah transfer pengetahuan, pada proses belajar mereka, mereka menggunakan metode pemahaman dan penerapan, dalam proses pengajaran mereka, mereka menerapkan metode ekspositori. Ke depan, tujuan pendidik progresif tentang pendidikan matematika adalah kreativitas matematika, proses belajar mereka, metode eksplorasi, pada proses mengajar mereka, mereka menerapkan metode konstruksi dan pengembangan. Yang terakhir adalah kelompok pendidik masyarakat, kelompok ini bertujuan untuk mengembangkan manusia secara komprehensif melalui matematika. Kemudian mereka menerapkan metode diskusi pada proses belajar mengajar mereka.

    ReplyDelete
  28. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    P.Mat A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Ini merupakan pertanyaan yang sama yang saya lontarkan pada peta 1 dan peta 2. Mengingat Pancasila adalah salah-satu ideologi yang unik di dunia yang menurut beberapa pandang mencakup dan toleransi pada odeologi-ideologi humanis lainnya, sehingga memunculkan pertanyaan dari saya, “di antara yang tercakup dalam peta pendidikan di atas, manakah bagian yang mengarah pada ideologi pancasila? Dan bagaimana posisi pancasila dalam khazanah pengetahuan ideologi pendidikan di dunia?

    ReplyDelete
  29. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs P.Mat A

    Sesuai elegi sebelumnya bahwa 3 kolom sebelah kiri lebih mengarah pada model pendidikan teacher Center dan transfer knowladge. Hal ini tentunya identik dengan sekolah sekolah atau bisa kita sebut sekolahan. Sementara 2 kolom sebelah kanan identik dengan pendidikan alam, pendidikan praktik, kerja lapangan karena yang dibangun adalah karakter. Tidak hanya membangun knowladge sepeti yang di sekolah lakukan. Secara tidak langsung d Sekolah pun sudah ada pendidikan untuk 2 kolom sebelah kanan hanya durasinya yang sangat singkat dan tidak diprogram dengan baik.

    ReplyDelete
  30. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat B

    menurut pendapat saya, pendidikan yang baik adalah pendidikan yang memadukan antara formal dan informal, karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. jadi yang terbaik adalah mengambil hal-hal yang positif dari pendidikan formal dan yang informal seperti misalnya bekerja keras, kreatif, dsb.

    ReplyDelete
  31. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bagi saya, baik pendidikan formal, informaal, atau nonformal sekalipun, tidak bisa saling terpisahkan dan tidak bisa berdiri sendiri. Ketiganya bahkan menjadi sumber utama seseorang dalam mendapatkan atau mengenyam pendidikan. Pendidikan formal bukan satu-satunya yang mampu mensukseskan anak dan membawanya kepada masa depan yang cerah. Pendidikan informal seperti bimbingan belajar tambahan, les, kursus,menjadi suplemen tambahan agar anak semakin mantap dengan ilmu yang telah ia peroleh di sekolah. Sedangkan pendidikan nonformal yang ia rasakan di lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat menjadi pengalaman hidup yang membimbing dan memberi pelajaran secara tidak langsung, sehingga akan memperluas wawasan dan memperkuat karakternya.

    ReplyDelete
  32. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Saya sangat setuju jika dikatakan pendidikan formal dan informal adalah dua hal yang bisa disandingkan. Dalam era mordern seperti saat ini, pembelajaran di sekolah sudah bertransformasi dari sekadar transfer ilmu menjadi kegiatan yang lebih luas dan beragam. Dalam pembelajaran siswa selain mendapatkan pengetahuannya baik yang dikonstruksi sendiri dengan bantuan guru atau yang ditransfer langsung oleh guru, siswa juga mendapatkan banyak kesempatan untuk mengembangkan dirinya diranah yang lebih luas. Seperti kepribadian, lifeskillnya, dan banyak lagi. Sehingga selain memiliki kemampuan yang baik secara akademik, siswa juga memiliki kemampuan diberbagai bidang lainnya.

    ReplyDelete
  33. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Dahulu, arah pendidikan dikampanyekan secara massif agar berubah dari sekedar transfer of knowledge menjadi membentuk sikap, akhlak, perilaku siswa. Namun seiring perkembangan zaman, kampanye tersebut mulai diganti lagi dengan jargon memfasilitasi siswa untuk mengembangkan potensinya masing-masing. sehingga pembelajaran yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, dan pembentukan karakter, namun berkembang lagi menjadi memfasilitasi siswa untuk mengembangkan potensinya masing-masing. dengan demikian peran guru dalam pembelajaran adalah menjadi fasilitator bagi siswa

    ReplyDelete
  34. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Jika di lihat bagaimana kondisi pembelajaran di Indonesia sebagian telah menuju ke arah yang semakin baik. Beangkat dari kreatifitas siswa, maka diharapkan siswa dapat mengkontruksikan pengetahuannya sendiri. Proses membangun pengetahuan ini tentu tidak serta merta dapat terjadi begitu saja. Siswa sudah memiliki pengetahuan awal atau dasar yang membekali mereka dalam mengeksplorasi pengetahuan lain guna melengkapi kekurangan yang ada untuk membangun pengetahuan barunya.

    ReplyDelete
  35. Dheni Nugroho
    17709251023
    PPs Pendidikan Matematika

    Tabel di atas menggambarkan efek ketika pendidik memenuhi teori pendidikan. sementara pelatih industri bertemu dengan teori pengajaran yang dibuat adalah transfer pengetahuan. ketika pendidik progresif memenuhi teori mapan mengajar adalah pembangunan dan pengembangan.Dengan demikian, kita bisa memilih opsi yang metode akan digunakan kemudian sebagai calon pendidik. Pilihan yang terbaik ada pada 2 kolom kanan yang meliputi pendidikan Formal dan Informal dengan mengembangkan Variasi Metode, Variasi Interaksi, dan variasi Media.

    ReplyDelete