Nov 8, 2014

Peta 3 - Peta Pendidikan Dunia _ dibuat oleh Marsigit dari Paul Ernest



Ass Wr Wb, jika ingin mengetahui bentuk, posisi atau keadaan Pendidikan di Indonesia dan hubungannya dengan apa yang terjadi di Dunia, kita dapat menggunakan Peta/Bagan atau Tabel berikut (bagian ke 3).

Catatan: Tiga kolom sebelah kiri, mengimplementasikan Pendidikan dengan sangat Formal; sedangkan dua kolom sebelah kanan mengimplementasikan Pendidikan meliputi Formal dan Informal dengan mengembangkan Variasi Metode, Variasi Interaksi, dan variasi Media

13 comments:

  1. Rindang Maaris Aadzaar
    18709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2018

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Pada tabel, terdapat teori mengajar dengan progessive educator berupa pengembangan. Disini termasuk peran guru yang bisa mulai mengembangkan metode belajarnya hingga media pembelajaran yang bisa dikembangkan lagi. Pembelajaran tidak harus dengan metode ceramah saja walaupun untuk siswa yang slow learner, metode ceramah lebih banyak digunakan. Tapi melakukan pengembangan juga perlu dilakukan agar siswa dapat menumbuhkan dan menanamkan konsep melalui pengalaman belajarnya sehingga pembelajaran bisa tersampaikan lebih baik dan lebih bermakna lagi.
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    ReplyDelete
  2. Septia Ayu Pratiwi
    18709251029
    S2 Pendidikan Matematika B

    Dalam pendidikan formal dibutuhkan kegiatan-kegiatan formal seperti yang dijelaskan pada bagan diatas yaitu pada bagan Old Humanities; adanya transfer of knowledge dari guru kepada siswa, understanding dan application yaitu merupakan pemahaman terhadap ilmu yang disampaikan atau diajarkan oleh guru serta aplikasinya dalam soal maupun kehidupan sehari-hari, expository atau yang biasa disebut dengan ceramah. Selain itu pendidikan informal terkaang dibutuhkan dalam pembelajaran formal dalam mengembangkan kognitif siswa melalui afektif dan psikomotorik. Seperti pada bagan progressive educator, yang mana membutuhkan kreativitas, ekplorasim dan pengembangan pengetahuan siswa untuk mendukung kemampuan kognitif siswa. Pembelajaran melalui diskusi berguna untuk menambah wawasan siswa dalam berbagai hal melalui berbagai persepektif keilmuan yang dimiliki oleh masing-masing orang. Pendidikan formal dan pendidikan informal menggunakan pendekatan yang berbeda dalam pengajarannya, akan tetapi kedua pendidikan tersebut sama-sama bertujuan untuk memberikan ilmu pengetahuan dengan pengajaran yang sesuai dan dibutuhkan oleh siswa.

    ReplyDelete
  3. Keadaan pendidikan di Indonesia saat ini, tujuan pembelajaran matematika, teori belajar dan teori mengajar tercermin dalam hubungan progressive edukator dan public educator di mana tujuan pembelajaran Matematika lebih menekankan pada kreativitas dan bagaimana mengembangkan pemahaman melalui matematika. Teori belajar dimana siswa dapat mengkonstruksi dan mengembangkan pengetahuan sendiri dengan berdiskusi memecahkan masalah dalam kelompok dengan menggunakan metode mengajar dari guru yang eksploratif dan bervariasi. Teori mengajar guru menekankan pada proses konstruksi siswa pengembangan, diskusi dan melakukan invertigasi.

    ReplyDelete
  4. Rosi Anista
    18709251040
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr wb
    Sekolah merupakan salah satu lembaga pendidikan formal yang mempunyai peranan penting dalam usaha peningkatan mutu pendidikan. Sekolah mempunyai peranan penting dalam membentuk karakter anak. Pendidikan yang dilaksanakan harus dapat membentuk karakter peserta didik yang lebih baik. Selain sebagai fasilitator bagi peserta didik, guru juga membantu dalam membentuk watak peserta didik dengan cara memberikan keteladanan, cara berbicara atau menyampaikan materi yang baik. Guru juga harus kreatif dan inovatif agar dalam suatu proses pembelajaran siswa dapat memahami materi dengan baik karena menggap suatu pembelajaran tersebut sangat menarik.

    ReplyDelete
  5. Aizza Zakkiyatul Fathin
    18709251014
    Pps Pendidikan Matematika A

    Dari kurikulum 2013 yang sudah diterapkan di Indonesia saat ini telah membawa berbagai perubahan walaupun dalam pelaksanaanya masih terjadi beberapa masalah. Namun, kurikulum 2013 bertujuan untuk menjadikan pendidikan di Indonesia berkedudukan pada progressive educator dan public educator. Dalam kurikulum 2013 guru dituntut untuk melaksanakan pembelajaran inovatif dengan menggunakan berbagai variasi metode, variasi interaksi dan variasi media. Sehingga kreativitas siswa akan terbangun. Siswa menjadi lebih kreatif dalam mengembangkan konsep-konsep yang ia peroleh karena konsep yang ia peroleh berasal dari hasil konstruk mereka sendiri.

    ReplyDelete
  6. Surya Shofiyana Sukarman
    18709251017
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Dari peta 3- peta pendidikan dunia diatas dijelaskan bahwa progressive educator dan public educator merupakan landasan dari bentuk pembelajaran yang inovatif. Dimana pada tahap ini aspek yang ditekankan adalah kreativitas; eksplorasi; membangun dan pengembangan pengetahuan melaui variasi metode, interkasi dan media pembelajaran; membangun manusia secara menyeluruh melalui matematika; diskusi; investigasi; dan penilaian diri,. Dimana semuanya merangkum cita-cita atau tujuan dari pembelajaran matematika.

    ReplyDelete
  7. Dini Arrum Putri
    187092519003
    S2 P Math A 2018

    Sudah banyak penelitian dalam dunia pendidikan yang meneliti bahwa pembelajaran dengan media metode model atau pendekatan selain model konvensional itu lebih efektif dibanding dengan model konvensional atau ceramah itu sendiri. Memang harus begitu adanya pendidikan disuguhkan dengan berbagai variasi model dalam implementasinya di proses pembelajaran di kelas, terlebih lagi jika guru dapat memanfaatkan IT di kelaa, tentu keadaan kelas akan semakin efektif. Siswa lebih paham dengan materi, tidak bosan dan akan menumbuhkan minat belajar pada siswa. Dengan penerapan itu semua serta kurikulum 13 yang sudah menuntut demikian maka proses pembelajaran di kelas akan sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.

    ReplyDelete
  8. Elsa Apriska
    18709251005
    S2 PM A 2018

    Melihat peta pendidikan yang disajikan di atas mengingatkan kita kembali bagaiaman keadaan pendidikan Indonesia saat ini. Penerapan kurikulum 2013 sebenarnya sudah mengarahkan pendidikan Indonesia ke Progresive educator dan public educator. Dimana tujuan dari pembelajaran itu adalah untuk mengembangkan kreatifitas dan setiap siswa mampu memahami matematika yang dianggap sulit. Seperti yang kita ketahui bahwa kreatifitas bukanlah sesuatu yang dapat diajarkan. Kreatifitas perlu dibiasakan akan keluar dari setiap diri siswa. Guru sebagai fasilitator bertugas untuk bisa melatih siswa mengeluarkan kreatifitasnya dengan mengkonstruk sendiri pemikirannya. Tugas guru dalam kurikulum 2013 yakni sebagai fasilitator juga sudah menunjukkan bahwa pendidikan Indonesia sudah mengarah ke yang lebih baik. Hanya tinggal bagaimana setiap elemen mampu melaksanakan kurikulum ini dengan baik dan benar sesuai tujuan awalnya. Semoga pendidikan Indonesia kedepannya bisa lebih baik.

    ReplyDelete
  9. Deden Hidayat
    18709251032
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Proses pendidikan sekarang bukan lagi sebagai transfer pengetahuan yang dilakukan guru ke siswa. Melainkan bagaimana membuat siswa kreatif dan dapat mengkonstruk sebuah konsep didalam dirinya. Tentunya untuk dapat mewujudkan hal tersebut diperlukan suatu pembelajaran yang mendukung, baik dari segi metode, interaksi, maupun media. Seorang guru pada Kurikulum 2013 dituntut untuk dapat membuat suatu media pembelajaran yang membuat siswa dapat mengkonstruk konsep didalam dirinya. Selain itu seorang guru harus dapat membuat variasi dalam pembelajaran, baik dari segi metode maupun media pembelajaran. Adanya variasi metode dan media pembelajaran akan menjadi sebuah daya tarik siswa dalam mengikuti suatu pembelajaran. Tumbuhnya daya tarik tersebut akan dapat memotivasi dan menumbuhkan minat belajar yang baik dalam diri siswa.

    ReplyDelete
  10. Fabri Hidayatullah
    18709251028
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Dalam paradigma constructivisme, teori belajar yang digunakan ialah konstruktivisme dan pengembangan, diskusi dan investigasi. Pembelajaran yang dilakukan lebih aktif dengan melibatkan siswa secara aktif dalam membangun pengetahuannya sendiri melalui kolaborasi dan penyelidikan. Namun dalam keyataannya, kebanyakan praktik di lapangan masih cenderung menerapkan teori belajar transfer pengetahuan, motivasi belajar eksternal, dan pembelajaran ekspositori.

    ReplyDelete
  11. Bayuk Nusantara Kr.J.T
    18701261006
    PEP S3


    Teori belajar jika dilihat dari public educator, maka menggabungkan antara diskusi dan belajar mandiri. Artinya, siswa tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan dari belajar mandiri tetapi juga mendapatkan ilmu pengetahuan dari diskusi dengan temannya. Dengan demikian, ilmu pengetahuan yang diperoleh akan jadi lebih luas. Selain itu, diskusi akan mengembangkan kemampuan sosial siswa.

    ReplyDelete
  12. Amalia Nur Rachman
    18709251042
    S2 Pendidikan Matematika B UNY 2018

    dari gambaran di atas dalam peta pendidikan bersumber dari Paul Ernest lebih cenderung membahas mengenai belajar dan pembelajaran. Sistem pembelajaran telah mengalami perubahan. Perbedaan akan tampak terlihat pada pembelajaran jaman dahulu dengan saat ini. Karena saat ini pembelajaran mulai diarahkan pada progressive educator. Dalam perkembangannya diharapkan pembelajaran dapat lebih meningkatkan kreatifitas, eksplorasi dan pengembangan karakter

    ReplyDelete
  13. Totok Victor Didik Saputro
    18709251002
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Selamat malam Prof.
    Peta 3 – Pendidikan Dunia berbicara mengenai pendidikan formal dan informal. Bahasan yang diangkat mengenai tujuan pendidikan matematika, teori belajar, dan teori mengajar matematika. Ada beberapa aspek yang berkaitan dengan pendidikan formal dan informal yang menyangkut ketiga hal yang baru saja saya sebutan. Pada kesempatan ini saya tertarik menyampaikan pendapat mengenai teori belajar. Seperti pada tabel yang disajikan diatas, teori belajar pada pendidikan formal lebih menekankan pada kerja keras, kemahiran, dan pemahaman. Artinya kerja keras berbuah kemahiran dan menghasilkan pemahaman yang dapat digunakan kembali untuk membuat pengalaman-pengalaman baru. Sedangkan pada aspek pendidikan formal dan informal (2 kolom sebelah kanan) mempunyai arti eksplorasi secara terus menerus yang berupa aktivitas yang dilakukan dan pada akhirnya penerapan di masyarakat luas harus mempertanyakan serta membuat keputusan atas apa yang dilakukan. Terima kasih.

    ReplyDelete