Nov 5, 2014

Hubungan Antar Aliran Filsafat, Filsafat Ilmu Dan Filsafat Matematika




Berikut saya sampaikan hasil sintesis saya perihal hubunan antara aliran-aliran filsafat.

      Hubungan Antar Aliran Filsafat, Filsafat Ilmu Dan Filsafat Matematika (Diagram dibuat oleh Marsigit)

25 comments:

  1. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Dilihat dari peta diatas maka bisa menyimpulkan bahwasanya orang yang paling berpengaruh dalam filsafat adalah Euclidian, karena euclid menjembatani antara pemikiran abstrak dan pemikiran real serta pemiikiran kuno dan modern terlihat dari sana bahwa setelah euclid kemudian menurunkan sifat formalism.

    ReplyDelete
  2. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Terima kasih Prof. Marsigit, membaca diagram tersebut memang sedikit membingungkan, terlebih bagi yang belum terbiasa dengan dunia filsafat. Biarpun demikian, diagram tersebut memberikan gambaran mengenai hubungan filsafat, filsuf, serta matematika yang memberikan pengertian baru bahwa semuanya memiliki hubungan yang erat, dibandingkan saat membaca filsafat dan semuanya terasa samar dan saling terpisah. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  3. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Peta struktur diatas memang terlihat adanya dua aliran matematika yaitu formal dan kostruktivisme dengan ahlinya masing-masing. Dari gambaran hubungan aliran-aliran filsafat di atas dapat disimpulkan beberapa hal salah satunya constructivist adalah matematika yang mengutamakan unsut-unsur mengkonstruksikan ilmu dan platonist adalah aliran yang menganggap bahwa matematika ada dalam diri manusia.

    ReplyDelete
  4. Insan A N/PPs PmC 2017
    Berdasarkan keterangan di atas, setiap filsuf memiliki school atau aliran tersendiri hubungannnya deengan matematika. Kontruktivis beraanggapan matematika adalah aktivitas membangun pengetahuan, dari mulai dasar sampai puncak. Platonism beranggapan matematika adalah hal yang sudah baku, disepakati bersama dan tidak dapat dirubah. Berbeda lagi degna intuisme yang menganggap matematika sebagai aktivitas mental yang bermakna,berpola

    ReplyDelete
  5. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Terima kasih Prof. untuk peta yang telah ditampilkan pada postingan kali ini. Peta tersebut menggambarkan tentang hubungan antara aliran filsafat yang bermacam-macam dengan filsafat ilmu dan filsafat matematika. Ada banyak informasi yang bisa didapat sehingga dapat menambah wawasan. Constructivist adalah matematika yang mengutamakan unsur-unsur mengkonstruksikan ilmu. Platonist adalah aliran yang menganggap bahwa matematika ada dalam diri manusia, yang dilakukan adalah melakukan aktivitas untuk menutup matematika yang sudah ada disana tanpa menciptakannya. Aliran yang menolak kedua aliran tersebut adalah formalist, menurut aliran ini matematika adalah aturan yang menganggu transformasi suatu formula ke formula lain. Dan adapula intuism yang beranggapan bahwa matematika adalah kegiatan mental yang bermakna.

    ReplyDelete
  6. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Dari diangram tersebut saya menangkap bahwa keyakinan (spiritualisme) berada di dunia langit, di dalamnya terdapat keyakinan akan Tuhan Yang Maha Esa, prinsip dan aturannya adalah bersifat absolut (absolutisme) dan tunggal (monoisme). Spiritualisme ini hendaknya dipahami dengan menggunakan hati, ketetapan dan kebenaran Kitab Suci agama tak perlu dipikirkan dengan pikiran, biarlah hati meyakini kebenaran tersebut, dan kita laksanakan apa yang tertulis dan dinyatakan dalam Kitab Suci agama kita masing-masing.
    Immanuel Kant berpendapat bahwa Ilmu Pengetahuan itu didapatkan dengan cara sintetik apriori yaitu didapatkan dengan cara apriori (dapat memahami suatu hal sebelum kita melihatnya mengalaminya hanya dengan asumsi) atau dengan cara aposteriori (dapat memahami suatu hal hanya setelah kita melihat atau mengalaminya). Matematika murni atau matematika orang dewasa bersifat apriori, yang mana menurut Immanuel Kant belum cukup untuk disebut pengetahuan, sedangkan matematika sekolah atau anak bersifat realisme, kongkrit dan aposteriori.

    ReplyDelete
  7. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Dari bagan yang tegambar diatas, diketahui bahwa filsafat, filsafat ilmu dan filsafat matematika saling berhubungan. Mulai dari mysticism hingga logicism, Euclidean hingga absolutism dan dari Aristotelian hingga constructivism. Semua hal terhubung melalui bagan alur yang saling mempengaruhi satu dan lainnya.

    ReplyDelete
  8. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Filsafat adalah hasil olah pikir para filsuf. Hasil olah pikir tersebut kemudian menjadi isme-isme (pusat) yang menjelaskan semua sifat objek yang ada dan yang mungkin ada, salah satunya matematika. Matematika berasal dari pemikiran para filsuf terdahulu, kemudian dari pemikiran tersebut muncul Euclidian dan merujuk pada pemikiran itu muncul Aristolelian. Matematika ada yang hanya terjadi di pikiran dan ada pula yang terjadi berdasar aktivitas/pengalaman. Matematika yang identitas & absolut yang terjadi di pikiran hanya milik orang dewasa sedangkan matematika sekolah/anak-anak adalah yang berdasar kenyataan/pengalaman, sesuai dengan pemikiran Aristotelian. Oleh karena itu aliran Aristotelian merupakan awal dari kontruktivisme/pbm matematika saat ini. Mohon koreksi jika pemahaman saya masih keliru. Sekian dan Terima Kasih. Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  9. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Sesungguhnya filsafat, filsafat ilmu dan filsafat matematika memiliki garis historis keilmuan yang sama. Perkembangan filsafat diawali dari filsafat kemudian filsafat ilmu dan dikhususkan kepada filsafat matematika. Berdasarkan gambar diatas dijelaskan bahwa awal mula diawali dari filsafat di mana Thales yang identic dengan pemikiran mistis atas dunia, dilanjutkan plato yang diikuti oleh pemikiran rasional dan logis. Setelah itu, filsafat ilmu dikembangkan oleh Kantianism yang diikuti oleh intuisi dan formalism. Dikerucutkan kembali, menjadi filsafat matematika dengan empririsme, analisis dan konstruktivis.

    ReplyDelete
  10. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Terimakasih atas diagram yang telah Prof. buat dan bagikan kepada kita semua. Namun seperti saran saya sebelumnya, akan lebih baik jika diagram tersebut dibubuhi penjelasan baik berupa suara yang sedang menjelaskan diagram tersebut ataupun tulisan yang dapat dibaca dengan runtut. Sehingga kita dapat memahami memahami maksud diagram tersebut.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  11. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  12. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Ketiganya sangatlah berpengaruh satu sama lain. aliran filsafat memberikan corak warna yang berbeda dalam memagamu filsafat yang sudah ada. Keduanya memberikan makna yang sangat pentin khususnya baggi pembelajaran matematika. Pembelajaran matematika jika mengetahui filsafat dari belajar mametamtika berdasarkan aliran yang diterapkan, maka akan memberikan dampak baik itu positif maupun negatif tergantung aliran yang diterapkan itu apa.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  13. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    ilmu filsafat merupakan ilmu yang berdasarkan pada pikiran seseorang. sejujurnya saya masih bingung mengenai diagram terssebut. yang saya tahu dari tabel diatas bahwa ternyata banyak ilmuwan filsafat dan ilmuwan matematika banyak yang sama, diantaranya terdapat phytagoras, aristotles, euclid, dll.

    ReplyDelete
  14. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. dapat dilihat dari gambar bahwa filsafat terbagi menajdi dua yakni absolutis dan falibilis. Kedua aliran filsafat ini sangat mempengaruhi filsafat ilmu dan filsafat matematika. dari kedua aliran ini diperoleh pemikiran-pemikiran tetang ilmu matematika baik matematika murni atapun matematika sekolah dan langkah-langkah untuk mempelajari ilmu tersebut

    ReplyDelete
  15. Ilma Rizki Nur Afifah
    P.Mat A S2 UNY

    Dari gamabaran hubungan aliran-aliran filsafat di atas dapat disimpulkan beberapa hal.
    Constructivist adalah matematika yang mengutamakan unsut-unsur mengkonstruksikan ilmu. Platonist adalah aliran yang menganggap bahwa matematika ada dalam diri manusia, yang dilakukan adalah melakukan aktivitas untuk menutup matematika yang sudah ada disana tanpa menciptakannya.
    Aliran yang menolak kedua aliran tersebut adalah formalist, menurut aliran ini matematika adalah aturan yang menganggu tansformasi suatu formula ke formula lain

    ReplyDelete
  16. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Kantian yaitu teori yang dipeloproi oleh Kant, atau disebut juga kritisisme, muncul karena pertentangan rationalisme dan empiricism. Rationalism dengan tokohnya Descartes berpendapat bahwa segala sesuatu harus berdasar pada rasio, sehingga semua pengetahuan bersumber dari akal/rasio. Empiricism dengan tokohnya David Hume berpendapat bahwa pengetahuan hanya dapat diperoleh melalui pengalaman. Kantianisme atau kritisisme yang berusaha menjawab persoalan dengan pemikirannya bertolak pada ruang dan waktu sebagai dua bentuk pengamatan. Akal menerima bahan-bahan pengetahuan dari empiri (indera dan pengalaman) dan mengaturnya dalam bentuk pengamatan yakni ruang dan waktu. Pengamatan merupakan permulaan pegetahuan, sedangkan pengolahan oleh akal merupakan pembentuknya

    ReplyDelete
  17. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat B

    Dari diagram di atas terlihat bahwa filsafat ilmu dan filsafat matematika saling berkaitan, begitu pula dengan tokoh-tokohnya. di kelas mata kuliah filsafat ilmu saya ingat bapak pernah menyampaikan kepada kami bahwa filsafat yang kita pelajari itu tergantung tokohnya. dan masing-masing tokoh itu sudah merangkum filsafat dari tokoh lainnya, misalnya filsafatnya Immanuel Kant, sudah termasuk filsafat dari tokoh-tokoh lainnya. begitu yang saya ingat. mohon maaf jika ada kekeliruan.

    ReplyDelete
  18. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Semua tokoh filsafat memiliki pemikirannya sendiri-sendiri. Mulai dari filsafat yang ada di langit sampai yang ada di bumi. Sungguh beragam dan memiliki makna sendiri-sendiri. Tinggal pilihan kita untuk mengabstraksinya. semua sudah tersedia. Apa yang kita pilih itulah yang menjadi filsafat kita. karena sebenar-benar filsafatmu adalah penjelasan itu sendiri.

    ReplyDelete
  19. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Terimakasih Prof Marsigit atas sintesis hubungan antar aliran-aliran filsafat. Meskipun jika saya mencoba memahaminya saya tetap kesulitan dalam memaknainya. Hanya ada satu hal yang bisa saya tangkap, bahwa aliran-aliran filsafat ini lahir sebagai anti tesis dari aliran sebelumnya. Hal yang lumrah dan bisa dimaklumi ketika kita memahami bahwa filsafat adalah olah pikir. Setiap hasil pemikiran selalu ditanya ditanya dan ditanya sampai menghasilkan sebuah keputusan yang tidak lagi bisa ditanya.

    ReplyDelete
  20. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Dari gambar tersebut, aliran filsafat saya sering dengar yaitu tentang Kant. Kantianisme adalah falsafah Immanuel Kant, seorang ahli falsafah Jerman yang dilahirkan di Königsberg, Prussia (kini Kaliningrad, Rusia). Kantianism atau Kantian juga digunakan untuk menggambarkan kedudukan kontemporari dalam falsafah fikiran, epistemologi, dan etika. Kantianisme adalah pahaman di mana setiap kita mengambil keputusan, kita harus membayangkan bagaimana kita adalah pihak yang dirugikan. Pahaman ini menjelaskan bahawa bila dilakukan sesuatu tindakan, maka tindakan itu dilakukan tanpa memperhatikan kepentingan orang lain.

    ReplyDelete
  21. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Mencoba memahami hal ini dari perspektif keilmuan saya, ketiga hal ini: aliran filsafat, filsafat ilmu, dan filsafat matenatika, adalah tiga hal yang saling berkaitan. Filsafat ilmu merupakan cabang dari filsafat yang tujuannya untuk memberi pengetahuan guna tercapainya suatu tujuan, dan segala hal yang terkait hal itu. Sedangkan Filsafat matematika adalah cabang lagi dari filsafat ilmu yang merupakan bagian tak terpisahkan dari filsafat, hal ini fokus pada ilmu maatematika. Sementara aliran filsafat, berpengaruh terhadap bagaimana pola pikir yang digunakan pada filsafat ilmu dan filsafat matematika.

    ReplyDelete
  22. Dheni Nugroho
    17709251023
    PPs Pendidikan Matematika

    "Dari gambaran hubungan aliran-aliran filsafat di atas dapat disimpulkan beberapa hal.
    Constructivist adalah matematika yang mengutamakan unsut-unsur mengkonstruksikan ilmu. Platonist adalah aliran yang menganggap bahwa matematika ada dalam diri manusia, yang dilakukan adalah melakukan aktivitas untuk menutup matematika yang sudah ada disana tanpa menciptakannya.
    Aliran yang menolak kedua aliran tersebut adalah formalist, menurut aliran ini matematika adalah aturan yang menganggu tansformasi suatu formula ke formula lain"

    ReplyDelete
  23. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Matematika akan lebih mudah dipahami jika mampu dikonstruksikan. Ini merupakan salah satu bentuk usaha yang dapat dilakukan dalam memperoleh pengetahuan seseorang. Berbicara mengenai objek matematika, maka dapat ditemukan di sekitar kita. Karena matematika merupakan ilmu alam yang dapat diamati dan dikembangkan. Menurut pandangan Platonist, matematika itu tidak dibentuk oleh manusia, matematika itu sudah ada dan tugas kita adalah untuk menemukannya. Namun sering kali ditemui bentuk matematika yang abstrak dan sulit dipahami, disinilah peran intuitionism, sehingga matematika menjadi aktivitas mental yang dilakukan manusia.

    ReplyDelete
  24. Constructivist adalah matematika yang mengutamakan unsut-unsur mengkonstruksikan ilmu. Platonist adalah aliran yang menganggap bahwa matematika ada dalam diri manusia, yang dilakukan adalah melakukan aktivitas untuk menutup matematika yang sudah ada disana tanpa menciptakannya.

    ReplyDelete
  25. Dari gambaran hubungan aliran-aliran filsafat di atas dapat disimpulkan beberapa hal.
    Constructivist adalah matematika yang mengutamakan unsut-unsur mengkonstruksikan ilmu. Platonist adalah aliran yang menganggap bahwa matematika ada dalam diri manusia, yang dilakukan adalah melakukan aktivitas untuk menutup matematika yang sudah ada disana tanpa menciptakannya.

    ReplyDelete