Nov 8, 2014

Peta 2 - Peta Pendidikan Dunia _ Dibuat oleh Marsigit dari Paul Ernest



Ass Wr Wb, jika ingin mengetahui bentuk, posisi atau keadaan Pendidikan di Indonesia dan hubungannya dengan apa yang terjadi di Dunia, kita dapat menggunakan Peta/Bagan atau Tabel berikut (bagian ke 2).

Catatan: Tiga kolom sebalah kiri, mengimplementasikan Pendidikan berciri Teacher Centered dengan paradigma Transfer of Thinking; sedangkan dua kolom sebelah kanan mengimlementasikan Pendidikan bercirikan Student Centered dengan paradigma Constructivisme dan Realisticism.

37 comments:

  1. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B
    Terima kasih Prof atas pemaparan ideologi pendidikan yang sangat menarik dikemas ke dalam tabel. Saya melihat kesenjangan yang begitu jauh antara Industrial Trainer dan Public Education. Industrial Trainer lebih mengarahkan pendidikan atas dasar tujuan pasar yang materialistik dan dekat dengan agenda besar kapital sehingga pembelajarannya lebih menekankan pada penanaman potensi kepada siswa. Sedangkan Public Education lebih humanis dan menghargai potensi tiap individu disesuaikan dengan lingkungannya, sehingga model pembelajarannya lebih menekankan pada penumbuhan potensi siswa.

    ReplyDelete
  2. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Pada postingan sebelumnya, peta pendidikan 1, saya memperoleh pengetahuan jika bentuk dari sistem pendidikan di Indonesia mengarah kepada pada Industrial Trainer, Technological Pragmatis, dan Old Humanis. Kemudian pada postingan ini dipertajam jika ketiga bentuk tersebut merupakan bentuk implementasi dari pendidikan berciri Teacher Centered dengan paradigma Transfer of Thinking. Bertambah bulat sudah gambaran gambaran pendidikan di Indonesia yang masih samar sama ini. Banyak pihak mengatakan jika pendidikan di Indonesia saat ini belumlah total masuk kepada pembelajaran yang berpusat pada siswa. Nyatanya, memang masih banyak kita jumpai sistem pendidikan pada lembaga-lembaga pendidikan di negeri ini yang masih nyaman menggunakan metode pembelajaran yang berpusat pada guru. Hasilnya pembelajaran tersebut tidaklah seimbang, karena hanya terjadi transfer of thinking saja.

    ReplyDelete
  3. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Untuk meningkatkan mutu pendidikan, Indonesia harus melakukan evaluasi dan perbaikan atas paradigma dan praktek yang telah berjalan. Paradigma teacher centered yang belum ditinggalkan akan melemahkan semua kemampuan yang harusnya berpotensi untuk berkembang. Kurangnya waktu dan persiapan selalu menjadi alasan bagi guru untuk tetap setia dengan Transfer of Thinking. Sudah saatnya pendidikan Indonesia bergerak melakukan perubahan. Maka aktor kunci dalam pembelajaran adalah guru. Guru diharapkan menyadari kedudukannya yang sesungguhnya yaitu sebagai fasilitator siswa-siswanya dalam mengkonstruksi pengetahuan.

    ReplyDelete
  4. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017

    Tujuan pendidikan matematika pada dua kolom sebelah kanan adalah berorientasi pada mengembangkan kemampuan hidup dalam dunia nyata, ketrampilan tersebut dapat berupa ketrampilan berfikir maupun ketrampilan psikomotorik. Tujuan tersebut berbeda dengan tujuan yang berada pada tiga kolom sebelah kiri yang justru berosientasi pada transfer pengetahuan dan tidak ada upaya untuk menggunakan ilmu yang didapat dalam kehidupan nyata.

    ReplyDelete
  5. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Peta 2 - Peta Pendidikan Dunia _ Dibuat oleh Marsigit dari Paul Ernest
    Peta 2 ini adalah lanjutan dari peta 1. Bila sebelumnya, kita dapat meninjau setiap era dari segi politik, matematika, dan nilai moral yang dianut, sekarang kita akan meninjau setiap era dari teori sosial, pandangan awal tentang siswa, dan teori kemampuan siswa. Pada era public educator, seharusnya kita memandang sebuah ketidakadilan masyarakat sebagai sesuatu yang harus diperbaiki atau direformasi. Selain itu, kita juga harus memandang siswa seperti sebuah biji tanaman yang harus ditumbuhkan atau dikembangkan. Kita juga harus menyadari bahwa kemampuan siswa itu berbeda-beda (relative). Siswa atau peserta didik dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal dapat terjadi jika seorang guru dapat menggunakan model, metode atau cara yang tepat dalam setiap materi yang diberikan sehingga akan menimbulkan pembaljaran yang efektif dan efisien.

    ReplyDelete
  6. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Artikel diatas yang berjudulPeta 2 - Peta Pendidikan Dunia _ Dibuat oleh Marsigit dari Paul Ernest merupakan lanjutan dari peta 1. Jika dilihat dari pendidikan berdasarkan Progresiff educator dan ditinjau berdasarkan theory of student ability maka diperoleh hubungan nee, yang berarti butuh atau membutuhkan. Dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam progressive educator pembelajaran bersifat student centre sehingga siswa memiliki mindset bahwa mereka lah yang membutuhkan ilmu, sehingga mereka akan aktif dalam aspek kognitif, afektif dan ketrampilan untuk memperoleh ilmu tersebut.

    ReplyDelete
  7. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Dari peta yang Prof. paparkan di atas, kita dapat melihat perbedaan-perbedaan berbagai paradigma pendidikan. Pendidikan di negara kita masih belum mampu mencapai Progressive Educator. Pembelajaran yang dilakukan seringkali masih berpusat pada guru, siswa hanya sebagai empty vessel yang dapat dianalogikan tong kosong yang hanya menerima apa yang dimasukkan di dalamnya. Ini membuat kemampuan dan penalaran siswa sulit untuk berkembang. Sebagai calon pendidik, kita harus memikirkan cara agar pembelajaran yang dilakukan dapat melatih penalaran serta menggali potensi dan kemampuan siswa.

    ReplyDelete
  8. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Teacher centered yang memiliki paradigma guru sebagai pentransfer ilmu sudah kurang relevan untuk zaman sekarang. Hal itu karena di abad ke 21 ini siswa dituntut untuk aktif sehingga dapat memiliki kemampuan untuk berpikir kreatif, komunikatif, kritis dan mampu bekerja sama. Untuk itu, student centered lebih relevan untuk menggembangkan kemampuan pada abad 21 ini. Student centered memiliki paradigma konstruktivisme, dimana siswa sebagai pusat pembelajaran. Namun disini peran guru bukannya berkurang melainkan semakin kompleks, karena disini peran guru adalah sebagai fasilitator dan motivator. Hal tersebut tentunya bukanlah hal yang mudah. Terimakasih

    ReplyDelete
  9. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Di dalam dunia pendidikan, kebutuhan peserta didik satu dengan yang lainnya tentu berbeda-beda, ada yang membutuhkan lebih atau kurang. Selain itu, pemenuhan masing-masing kebutuhan tersebut pun pastinya beragam jua, setiap kebutuhan berbeda-beda cara pemenuhan antara satu dan yang lainnya. Dengan adanya peta ini diharapkan di masa depan kita dapat memahami lebih jauh tentang keberagaman tersebut dan melengkapi kebutuhan setiap siswa dengan sebaik-baiknya.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  10. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Paradigma pendidikan Teacher Centered pada system pendidikan Indonesia sebenarnya sudah mulai diubah kepada Student Centered. Hal ini ditandai dengan pemerintah mengubah kurikulum KTSP menjadi kurikulum 2013. Pada kurikulum 13, lebih merujuk kepada paradigm constructivisme dan realisticism. Constructivism, dimana siswa diharapkan dapat membangun (mengkonstruk) pengetahuannya sendiri melalui proses pembelajaran. Sedangkan realisticism, dimana pembelajaran didasarkan pada keadaan dunia nyata. Artinya agar tercapainya pendidikan Student Centered tadi, maka walaupun guru tidak lagi sebagai pusat pembelajaran, namun guru sebagai fasilitator dalam menciptakan pembelajaran yang realistic sesuai keadaan nyata siswa, sehingga siswa dapat membangun pengetahuan mereka melalui pengalamannya.

    ReplyDelete
  11. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa tiga kolom sebela kiri merupakan implementasi pendidikan yang berpusat pada guru yaitu siswa hanya sebagai subjek pendidikan. Sedangkan dua kolom di kanannya ialah implementasi pendidikan yang berorientasi pada siswa yaitu siswa sebagai subjek pendidikan. Dalam hal ini saya lenih menyetujui apabila pendidikan dilakukan dengan cara berpusat pada siswa bukan sebaliknya. Karena siswa lah subjek dari tujuan pendidikan yang kita lakukan.

    Saya memilih pendidikan berpusat pada siswa karena dengan demikian siswa itu sendiri yang membangaun dan mengembangkan pengetahuannya, gurur hanta bertugas sebagai fasilitator dalam kegiatan pembelajaran. Guru bukan sebagai sumber utama belajar dan hanya memberikan materi terus menerus tanpa memberi kesempatan siswa melakukan kegiatan belajarnya sendiri. Namun, beberapa kasus penerapan student centre mengalami salah kaprah. Contohnya beberapa guru di sekolah dasar yang saya ketahui bahwa mereka melepaskan peserta didik untuk belajar sendiri di kelas tanpa didampingi. Tengu hal iu kurang tepat menginga usia anak SD yang belum cukup memiliki kemandirian belajar dan dikhawatirkan justru mereka tidak melakukan pembelajaran sama sekali. Sebaiknya guru tetap mendampingi dan mengarahkan sesuai dengan tujuan pendidikan tanpa mengekang kegiatan berpikir dan perkembangan siswa.

    ReplyDelete
  12. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Peta diatas menunjukkan pendidikan yang bercirikan teacher centered denga paradigm transfer thinking. Hal ini menjunjukkan bahwa siswa tidak dituntut untuk secara aktif berpartisipasi, namun juga ada siswa aktif maka itu merupakan keinginan siswa sendiri. Terdapat pendidikan yang bercirikan student centered dengan paradigman constructivime dan realisticsm. Pada paradigm ini, siswa dituntut untuk aktif dan guru diposisikan sebagai pendamping atau fasilitator. Paradigma konstuktifisme ini menuntut siswa unutk membangun sendiri pengetahuannya.

    ReplyDelete
  13. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Peta Pendidikan Dunia yang kedua ini memberikan gambaran bagaimana pendidikan Indonesia yang sebenarnya diharapkan dan bagaimana yang sesungguhnya terjadi dilapangan. Pendidikan Indonesia yang diharapkan adalah pendidikan yang berorientasi pada siswa, ilmu bagaikan bibit tanaman yang perlu dikembangkan atau ditanam sendiri oleh siswa namun pada kenyataannya pendidikan Indonesia masih bersifat transfer pengetahuan dari guru ke siswa, siswa masih dinggap sebagai tong kosong yang hanya akan menerima ilmu dari guru saja Selain itu Pendidikan yang seharusnya demi kesejahteraan dan mereformasi ketidakadilan namun yang terjadi Pendidikan malah menjadi alat industry/pasar, Pendidikan menjadi sarana pemasaran bagi para petinggi, para pemegang jabatan, para penguasa. Sekian dan Terima Kasih.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  14. Efi Septianingsih
    Prodi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
    Kelas B
    17701251013

    terimakasih pak untuk ilmunya
    lagi-lagi saya semakin tertarik untuk belajar bagaimana pendidikan khususnya di Indonesia
    saya, belum bisa memberikan tanggapan berdasarkan artikel diatas, karena masih kurangnya ilmu saya pak
    maaf sebelumnya dan terimakasih untuk ilmu baru yang menjadi referensi untuk saya

    ReplyDelete
  15. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Kembali saya merenungkan dan mengevaluasi secara kecil-kecilan. Iya juga ya. Yang paling kelihatan mah di Indonesia siswa itu kayak "empty vessel". Cuma celeng eh celengan yang diisi sama gurunya. Ya dari jaman saya SD dulu itu pemikiran sudah mau dihapuskan sih. Katanya juga kurikulum yang baru bisa membuat anak berpikir lebih kreatif dan konstruktivis. Eh eh eh jangan senang dulu. Coba dilihat apakah benar? Wah itu mah cuma katanya saja. Yang terjadi masih banyak tuh guru yang malas mengubah apa yang sudah ia lakukan sejak jaman ia mengajar sebelum ada yang namanya "kids zaman now". Walah-walah ini namanya tak mau keluar dari zona nyaman memang...

    ReplyDelete
  16. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017


    Berdasarkan Peta Pendidikan Dunia di atas, Indonesia sedang dalam proses bertransformasi dari tiga kolom sebelah kiri (Industrial Trainer, Technological Pragmatist, Old Humanism) menjadi 2 kolom sebelah kanan (Proggresive Educator, Public Educator). Terlihat dari mulai digunakannya kurikulum 2013 yang bersifat student centered dengan lebih banyak aktivitas oleh siswa. Namun, masih banyak sekolah-sekolah yang belum mengimplementasikan kurikulum 2013 dengan benar, RPP sudah berbasis K13 akan tetapi saat mpembelajaran masih transfer of thinking.

    ReplyDelete
  17. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C


    Paul Ernest mengatakan bahwa ada 5 ideologi yang mendasari dunia pendidikan, antara lain : industrial trainer, technological pragmatist, old humanist, progressive educator dan public educator. Secara garis besar, pembelajaran matematika pada 3 ideologi atau aliran pertama (industrial trainer, technological pragmatist, dan old humanist) lebih berpusat kepada guru dan cenderung mengutamakan hasil, dibanding proses. Sedangkan, pembelajaran pada 2 ideologi selanjutnya (progressive educator dan public educator) lebih berpusat pada siswa dan cenderung memperhatikan proses juga, selain memperhatikan hasil.

    ReplyDelete
  18. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Berdasarkan peta 2 pendidikan dunia ini Indonesia sedang menjalani pendidikan dua kolom sebelah kanan. Pendidikan berciri Teacher Centered dengan paradigma Transfer of thinking telah dijalani oleh pendidikan di Indonesia melalui kurikulum KTSP. Dua kolom sebelah kanan, mengimplementasikan Pendidikan bercirikan Student Centered dengan paradigma Constructivisme dan Realisticism sedang dijalani oleh pendidikan Indonesia terlihat dari diberlakukannya Kurikulum 2013 yang bercirikan Student Centered dengan paradigma Constructivisme dan Realisticism.

    ReplyDelete
  19. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Hubungan antara genesis of students dengan old humanis adalah character building. Character building merupakan hal yang sangat penting. Bangsa yang berkarakter tentunya tidak akan mudah terbawa arus power now. Sehingga kurikulum berkarakter itu sangatlah bagus untuk diterapkan. Dalam hal ini dibutuhkan peran pemerintah secara komprehensif untuk dapat diterapkan di kurikulum. Character building juga sangat penting untuk membela tanah air.

    ReplyDelete
  20. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang berusaha mengubah paradigma teacher center menjadi student center. Upaya tersebut masih terus dan terus dilakukan sampai saat ini. Hal itu juga dimaksudkan untuk mengikuti perkembangan zaman dunia global, dimana siswa diharapkan lebih berperan aktif untuk mengkonstruksi pemahamannya mengenai suatu materi. Namun demikian, dalam praktiknya tidak semudah yang dibayangkan.Apalagi perubahan itu dilaksanakan serempak di seluruh Indonesia yang memiliki karakter guru maupun siswa yang sangat beragam.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  21. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Meskipun tidak mudah, bukan berarti kita terus menyerah begitu saja. Usaha serta doa tetap dilakukan dan diperjuangkan. Berusaha mengubah bentuk, posisi, dan keadaan tiga kolom sebelah kiri dari peta 2, Peta Pendidikan Dunia yang dibuat oleh Prof. Marsigit, M.A., ke arah dua kolom sebelah kanannya. Baik perubahan tersebut dalam bidang Theory of Society, Genesis of Student, maupun Theory of Student Ability. Dalam proses perubanhan, ketiganya harus berjalan saring beriringan.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  22. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Dalam pembelajaran yang diajarkan oleh Ki Hjaar Dewantara memberikan makna bahwa hukuman memang penting bagi siswa, namun hukuman disini bukan hukuman yang berupa hukuman fisik maupun mnetal, namun pada hukuman untuk mengembangkan kemampuan mereka. Pembelajarnan yang terkenal adalah sistim among. Diperkenalkannya Sistem Among disini guna memberikan kesadaran kepada guru bahwa siswa itu harus di emong atau dididik, bukan untuk diajari berdasarkan keinginan guru, namun lebih pada diajari sesuai dengan kebutuhan mereka.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  23. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    paradigma pendidikan di Indonesia sudah mulai mengalami perubahan, yang dulunya dengan menggunakan Teacher Center, sekarang sedang digalakkan pendekatan saintifik yang merupakan Student Center. meskipun dalam mengaplikasikannya tergolong lebih sulit dibandingkan dengan Theacher center, namun guru di Indonesia harus berusaha semaksimal mungkin dalam melakukan pembelajaran dengan student center karena dapat meningkatkan kemampuan pemahaman dan berpikir kritis siswa.

    ReplyDelete
  24. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Dua kolom sebelah kanan mengimplementasikan pendidikan Student Centered dengan paradigma konstruktivisme dan realistisme. Dari peta tersebut terlihat bahwa pembelajaran yang berpusat pada siswa adalah pembelajaran yang melihat perbedaan antar siswa. Siswa berbeda dalam hal kebutuhan, lingkungan, dan tingkat berpikir. Sehingga guru tidak dapat menggeneralisasikan cara yang sama untuk semua siswa. Guru harus dapat menciptakan pembelajaran yang kreatif dan inovatif untuk memfasilitasi keberagaman siswa.
    Selain itu, siswa bagaikan tunas yang sedang tumbuh, tugas guru adalah mendampingi atau memberi scaffolding bagi siswa agar proses perkembangan pengetahuannya optimal.

    ReplyDelete
  25. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Berdasarkan peta 2 pendidikan dunia tersebut kita dapat mengetahui bahwa pada masyarakat industrial trainer, teori kemampuan siswa yang digunakan adalah talenta dan usaha yang berarti setiap siswa pada dasarnya memiliki talenta yang selanjutnya dapat dikembangkan atau diubah dengan usaha. Pada masyarakat technological pragmatis, teori kemampuan siswa yang digunakan adalah talenta yang berarti setiap siswa mempunyai talenta dan itu tidak dapat diubah sehingga siswa yang tidak bertalenta di bidang matematika tidak dapat menguasai matematika samapai kapanpun. Pada masyarakat old humanis, teori kemampuan siswa yang digunakan adalah perkembangan talenta yang berarti kemampuan siswa dikembangkan berdasarkan talentanya. Pada masyarakat progressive educator, teori kemampuan siswa yang digunakan adalah kebutuhan yang berarti kemampuan siswa dikembangkan berdasarkan kebutuhan yang ada. Sedangkan pada masyarakat public educator, teori kemampuan siswa yang digunakan adalah aspek kebudayaan dan hubungan.

    ReplyDelete
  26. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. seperti yang telah Prof. Marsigit informasikan pada postingan sebelumnya bahwa Indonesia masih melihat matematika sebagai body of knowledge, science of truth, structure of truth. Sehingga bisa dilihat bahwa Indonesia masih menganut paradigma transfer of thinking dengan guru sebagai pusat kegiatan belajar mengajar. Paradigma ini perlu dirubah agar pendidikan matematika di Indonesia dapat maju dan bersaing dengan bangsa lain.

    ReplyDelete
  27. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.mat B

    Student center tentu sangat bermanfaat bagi pembelajaran matematika atau sains, dibandingkan metode teacher center. mungkin juga untuk beberapa mata pelajaran lainnya. tetapi apakah benar lebih baik untuk semua mata pelajaran? atau untuk semua mata kuliah di perguruan tinggi? saya masih belum mendapatkan jawaban dari pertanyaan saya ini. misalnya saja kuliah tentang tafsir Al Qur'an,jika menggunakan metode student center, bukankah akan berakibat siswa menerjemahkan sesuak hati mereka dan akan sangat berbahaya.

    ReplyDelete
  28. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Paul Ernest mengklasifikasikan pendidikan dunia menjadi theory of society, genesis of students, dan theory of student'sability. Berdasarkan kurikulum 2013, pendidikan dalam proses pembelajaran Bercirikan student center oleh karena itu kolom yang paling tepat adalah progressive educator dan public educator.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  29. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    P. Mat A S2 UNY

    Dengan melihat tabel di atas, saya dapat menentukan hubungan antara pelatih Industri, Pragmatisme teknologi, humanis Old, Progressive Educator dengan public educator, Kejadian Mahasiswa, dan Teori kemampuan Mahasiswa.
    Benar sekali dan tampak jelas bahwa 2 kolom di kanan yaitu progressive educator dan public educator adalah yang terbaik karena mengembangkan konvstruktivisme dan realistikisme

    ReplyDelete
  30. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    P.Mat A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Ini merupakan pertanyaan yang sama yang saya lontarkan pada peta 1. Mengingat Pancasila adalah salah-satu ideologi yang unik di dunia yang menurut beberapa pandang mencakup dan toleransi pada odeologi-ideologi humanis lainnya, sehingga memunculkan pertanyaan dari saya, “di antara yang tercakup dalam peta pendidikan di atas, manakah bagian yang mengarah pada ideologi pancasila? Dan bagaimana posisi pancasila dalam khazanah pengetahuan ideologi pendidikan di dunia?

    ReplyDelete
  31. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs P.Mat A

    Dua pilihan yang dapat ditentukan bersama. Saat kita masih berkutat pada 3 kolom sebelah kiri yang menekankan teacher center dan transfer knowladge. Namun tidak menutup kemungkinan kita mampu meraih 5 kolom sesuai peta dunia. Hanya perlu meningkatkan kualitas pendidikan. Kurikulum 2013 sudah layak untuk menunjang tercapainya 2 kolom sebelah kanan. Dimana pendidikan bersumber pada siswa dan konstruktivisme serta realisme sudah tercover pada sintaks pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Kini yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kualitas guru dalam hal pembuatan media, LKS dan bahan belajar sehingga pembelajaran di kelas dapat menjadi bermakna.

    ReplyDelete
  32. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Konsep pendidikan yang diimplementasikan diIndonesia, masih belum mampu konsisten dengan student centered sehingga dalam materi-materi tertentu masih mengandalkan teacher centered. Usaha untuk menjadikan semua satuan pendidikan menggunakan sistem student centered tercermin dalam kurikulum 2013 yang terus mengalami perevisian hingga saat ini. Berpusatnya pembelajaran pada siswa tentu akan lebih menguntungkan pada masa depan nya. Konstruktivisme dan realistik menjadi hal pendekatan yang terus digencarkan oleh pemerintah sebagai upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, tidak hanya teori namun juga praktik nya.

    ReplyDelete
  33. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Saya tertarik untuk menanggapai perihal pembelajaran yang berpusat pada siswa dengan pendekatan konstruktivis dan matematik realistik. Dalam hal ini, guru harus mampu menyelami keberagaman siswa, baik dari karakter, pengetahuan, kebutuhan, hingga potensi dalam rangka membantu sisswa mencapai prestasi optimalnya. Maka dari itu penggunaan metode dan strategi pembelajaran yang tepat, mursi menjadi sebuah keharusan. Dalam hal ini konstruktivis dengan mendorong sisa aktif dalam belajar menurut saya memang menjadi sebuah solusi apik. Dengan melakukan berbagai aktivitas siswa dapat mengeksplore potensi yang ada dalam dirinya, dan membangun pengetahuannya dengan lebih ‘enjoy’ di dalam pembelajaran. Tugas guru disini adalah memfasilitasi siswa dengan strategi pembelajaran yang tepat, beragam, dan mewadahi keberagaman.

    ReplyDelete
  34. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Terima kasih Prof atas table perbandingan antar kondisi pendidikan yang ada di dunia ini. Pendidikan Indonesia mulai diarahkan pada pembelajaran dengan student centered learning setelah dahulu menganut teacher centered learning. Namun perubahan ini masih belum selesai, masih ada banyak guru yang menganut teacher centered learning. Rata-rata yang demikian karena guru tersebut tidak mau membuka diri untuk menerima masukan sehingga minim akan inovasi.

    ReplyDelete
  35. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Perkembangan sebuah bangsa memang ditentukan oleh bagaimana mereka memandang, atau disesuaikan dengan ideologi yang berkembang disana. Pendidikan menurut industrial trainer, bangsawan/Aristocrat, dan old humanist hampir sama, ketiganya bersifat kapitalism, industrialism, hedonism, utilitarian, dan pragmatis. Sedangkan pendidikan menurut menurut kaum progresif dan kaum sosio kunstrukstivis bersifat humaniora. Bagi sebuah bangsa pasti menganggap pandangan tentang pendidikan yang mereka anut itulah yang terbaik, karena jelas disesuaikan dengan ideologi mereka. Industrialism, kapitalism, hedonism jelas kelihtannya tidak tepat jika diterapkan pada Indonesia karena bertentangan dengan ideologi bangsa. Maka yang berkembang adalah demokrasi atau lebih kearah sosial.

    ReplyDelete
  36. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Menanggapi bentuk peta konsep dari Old Humanist dimana ada Character Building yang secara gamblang menginginkan pembentukan karakter dalam proses pembelajaran. Dalam hal ini saya sependapat jika pembentukan karakter ini dilakukan oleh guru atau pihak sekolah. Namun tetap diingat bahwa pembentukan karakter ini harus menuju ke arah yang lebih baik. Perlu disadari lagi bahwa setiap siswa memilik karakter masing-masing yang dibawa secara genetik. Karakter ini akan dapat berubah jika dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Guru sebagai fasilitator hendaknya telah memahami karakteristik setiap siswanya sehingga kedepannya dapat memberikan bantuan, perlakuan atau perhatian secara tepat. Guru juga sewajarnya mampu mengamati jenis karakteristik siswanya, jika ada yang dirasa kurang baik maka guru berkewajiban menuntun siswa tersebut menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

    ReplyDelete
  37. Dheni Nugroho
    17709251023
    PPs Pendidikan Matematika

    Dengan melihat tabel di atas, saya dapat menentukan hubungan antara pelatih Industri, Pragmatisme teknologi, humanis Old, Progressive Educator dengan public educator, Kejadian Mahasiswa, dan Teori kemampuan Mahasiswa. Benar sekali dan tampak jelas bahwa 2 kolom di kanan yaitu progressive educator dan public educator adalah yang terbaik karena mengembangkan konvstruktivisme dan realistikisme

    ReplyDelete