Nov 8, 2014

Peta 2 - Peta Pendidikan Dunia _ Dibuat oleh Marsigit dari Paul Ernest



Ass Wr Wb, jika ingin mengetahui bentuk, posisi atau keadaan Pendidikan di Indonesia dan hubungannya dengan apa yang terjadi di Dunia, kita dapat menggunakan Peta/Bagan atau Tabel berikut (bagian ke 2).

Catatan: Tiga kolom sebalah kiri, mengimplementasikan Pendidikan berciri Teacher Centered dengan paradigma Transfer of Thinking; sedangkan dua kolom sebelah kanan mengimlementasikan Pendidikan bercirikan Student Centered dengan paradigma Constructivisme dan Realisticism.

61 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Paul Ernest membuat peta pendidikan berdasarkan karakter bangsa, yang meliputi lima ideologi dalam pendidikan matematika yaitu pendidikan versi kaum Industrial, pendidikan versi kaum bangsawan/Aristokrat, pendidikan versi kaum Old Humanist, pendidikan kaum progresif, dan pendidikan versi kaum sosio konstrukstivis. Pendidikan menurut versi kaum industrial, kaum bangsawan/Aristocrat, dan kaum old humanist hampir sama, ketiganya bersifat kapitalism, industrialism, hedonism, utilitarian, dan pragmatis, sedangkan pendidikan menurut versi kaum progresif dan kaum sosio kunstrukstivis bersifat humaniora, sebagai tempat intuisi digarap/dikerjakan.Pembelajaran matematika saat ini tampak masih didominasi pada pengembangan pengetahuan formal, sehingga matematika tampak asing yang tidak ada hubungannya dengan dunia siswa serta pengetahuan informalnya, pembelajaran tidak memberikan tempat bagi berkembangnya intuisi anak yang sebenarnya berkaitan erat dengan cara anak belajar dan berpikir matematika secara alamiah. Pembelajaran matematika yang utuh hendaknya mampu mengembangkan pengetahuan formal dan pengetahuan informal, serta intusi. Maka tanggung jawab kita bersama adalah mengelola pendidikan yang mampu menumbuhkan intuisi peserta didik.

    ReplyDelete
  2. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Ya seperti itulah pendidikan di Indonesia, mengacu pada tiga kolom sebelah kiri yang mengimplementasikan pendidikan berciri teacher centered. Sedangkan dua kolom sebelah kanan yang menimplementasikan pendidikan bercirikan student centered yang diyakini dapat mengembangan kemampuan para siswa tidak hanya dalam pengetahuan saja, namun dalam penalaran dan pemecahan masalah pun dapat mereka kembangkan, karena dalam student centered peran guru haya sebagai fasilitator bukan menjadi pusat pengetahuan lagi.`

    ReplyDelete
  3. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Berdasarkan peta di atas, pendidikan di Indonesia berciri teacher centered dengan paradigma transfer of thinking. Tetapi untuk sistem pendidikan saat ini, kurikulum 2013, Pendidikan di Indonesia sudah mengarah pada pendidikan dengan student centered. Pendidikan seharusnya berorientasi pada siswa. Mereka harus membangun pengetahuannya sendiri dengan fasilitasi dari guru. Siswa difasilitasi untuk aktif dalam proses pembelajaran melalui kegiatan-kegiatan pembelajaran yang dirancang oleh guru. Dalam hal ini pembelajaran lebih didominasi oleh siswa. Dengan demikian siswa akan lebih aktif dan kreatif. Inovasi pembelajaran seperti ini harus dilakukan agar pembelajaran menjadi lebih bermakna.

    ReplyDelete
  4. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Siswa atau anak didik tidak sepantasnya dipandang seperti tong kosong yang tidak memiliki ilmu apa-apa. Seharusnya sebagai guru menganggap anak didiknya seperti biji tanaman yang bisa tumbuh menjadi pohon dan akhirya berbuah. Apalagi di zaman seperti ini, kecanggihan teknologi telah menyebar ke masyarakat memungkinkan anak didik lebih pandai daripada gurunya. Guru hanya memberikan ilmu yang belum dimiliki siswa untuk bekal di masa depan dan menanamkan sikap dan sifat yang baik kepada siswa.

    ReplyDelete
  5. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dari peta pendidikan yang dibuat pak parif marsigit dapat saya simpulkan bahwa di negara indonesia kita sekarang ini mengimplementasikan pendidikan ada dua cara pertama menggunakan teacher center (berpusat di guru) dan student center (berpusat di siswa). Yang mana kedua itu menjalaninya secara berbeda. teacher center (berpusat di guru) adalah menggunakan transfer of thinking yang mana guru menjaelaskan secara detail suatu masalah kepada siswa sedangkan student center (berpusat di siswa) adalah menggunakan konstruk dan realistik, yang mana siswa sangat berperan dalam hal ini, sehingga bisa melatih kemampuan siswa dlaam berpikir kritis dan kreatif. Dan bisa memecahkan masalah yang diberikan. Indonesia sekarang ini sedang menerapkan student center yang mana semula teacher center.

    ReplyDelete
  6. Anisa Wahyu Nur Khasanah
    14301241010
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pada kurikulum 2013 lebih ditekankan pada pembelajaran berpusat pada siswa. Dalam tabel yang dibuat Prof Marsigit dari Paul Ernes, diharapkan pendidikan di Indonesia mengarah pada 2 kolom dari kanan yaitu Progressive Educator dan Public Educator karena 2 kolom tersebut mengimplementasikan Pendidikan yang bercirikan berpusat pada siswa dengan paradigm konstruktivistik dan realistic.

    ReplyDelete
  7. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Peta 2 ini mencerminkan tentang proses pembelajaran yang mungkin terjadi di kelas yaitu pembelajaran yang berpusat pada guru dan pembelajaran berpusat pada siswa. Indonesia telah menerapkan kurikulum 2013 yang menonjolkan teori konstruktivisme dimana pendekatan saintifik yang menjadi pendekatan dalam kurikulum ini. Proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik memberikan kesempatan pada siswa untuk secara aktif melakukan berbagai kegiatan pembelajaran atau dikenal dengan 5M (mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengkomunikasikan). Maka dari itu kita ketahui bahwa Indonesia saat ini tampaknya mengarah pada implementasi pendidikan bercirikan Student Centered seperti digambarkan dua kolom sebelah kanan.

    ReplyDelete
  8. Hyldha Wafda Mufida
    14301241026
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pada peta pertama yang telah digambarkan sebelumnya oleh bapak, lebih memfokuskan pada pendidikan Indonesia sudah mengarah pada 2 kolom sebelah kanan yaitu bersesuaian dengan ideologi dan konstitusi di Indonesia. Seperti penjelasan yang telah bapak paparkan, 2 kolom kanan menggambarkan pendidikan yang berpusat pada siswa atau student center. Teori ini mendukung Indonesia dalam menerapkan kurikulum 2013 yang memfokuskan pada teori belajar behavioristik, kontrustivistik dan realistik, dimana teori tersebut bersifat student center. Dengan demikian, pada tabel tersebut yang dapat mendukung proses pembelajaran di Indonesia adalah 2 kolom kanan dari tabel yang telah bapak paparkan diatas. Bukan 3 kolom sebelah kiri dikarenakan tidak sejalan dengan pembelajaran yang sedang diterapkan di Indonesia saat ini.

    ReplyDelete
  9. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Kurikulum di Indonesia saat ini (Kurikulum 2013) sudah menggeser paradigma dari 3 kolom di sebalah kiri ke dua kolom sebelah kanan. Ideologi positivisme sudah berlaku karena peran siswa diperhitungkan dalam pembelajaran. Pembelajaran sudah tidak berpusat pada guru lagi, melainkan sudah dua arah dari guru ke siswa dan sebaliknya bahkan student-centered. Ini sebagai langkah yang baik untuk kemajuan sistem pendidikan di Indonesia.

    ReplyDelete
  10. Inung Sundari
    14301241011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Berdasarkan peta pendidikan dunia tersebut, pendidikan di Indonesia masih dikategorikan seperti pada tiga kolom sebelah kiri (Industrial Trainer, Technological Pragmatist, Old Humanist). Ketiga hal tersebut merepresentasikan pendidikan yang bercirikan teacher centered atau pembelajaran yang berpusat pada guru. Sementara itu, pada dua kolom sebelah kanan (Progressive Educator dan Public Educator) merepresentasikan pendidikan yang bercirikan student centered atau pembelajaran yang berpusat pada siswa. Sistem pendidikan di Indonesia yang telah berlangsung sampai sejauh ini memang cenderung berpusat pada guru. Akan tetapi, melalui penerapan Kurikulum 2013, sistem pendidikan di Indonesia perlahan mulai meninggalkan ciri teacher centered. Kurikulum 2013 dengan pendekatan saintifik yang menekankan pada aktivitas siswa serta konstruksi pengetahuan oleh siswa mendukung keterlaksanaan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Siswa berperan sebagai aktor utama dalam pembelajaran sedangkan guru berperan sebagai fasilitator yang memfasilitasi siswa dalam membangun pengetahuannya. Dengan pembelajaran yang berpusat pada siswa, pembelajaran akan menjadi lebih bermakna bagi siswa.

    ReplyDelete
  11. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Di dalam dunia pendidikan, kebutuhan peserta didik satu dengan yang lainnya tentu berbeda-beda, ada yang membutuhkan lebih atau kurang. Selain itu, pemenuhan masing-masing kebutuhan tersebut pun pastinya beragam jua, setiap kebutuhan berbeda-beda cara pemenuhan antara satu dan yang lainnya. Dengan adanya peta ini diharapkan di masa depan kita dapat memahami lebih jauh tentang keberagaman tersebut dan melengkapi kebutuhan setiap siswa dengan sebaik-baiknya.

    ReplyDelete
  12. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pada peta pendidikan dunia yang pertama, telah dijelaskan bahwa Indonesia masih mencari bentuk pendidikan walaupun pendidikan Indonesia sudah mengarah pada bentuk Industrial Trainer, Technological Pragmatist, dan Old Humanist yang mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat pada guru. Sebagaimana telah dijelaskan bahwa idealnya Indonesia harus menuju ke bentuk Progressive Educator dan Public Educator, pendidikan Indonesia melalui kurikulum yang baru yaitu Kurikulum 2013 telah memulai untuk menjadikan guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran sehingga siswa dapat berperan aktif dalam menemukan pengetahuannya sendiri (student center). Karena memang dalam bentuk Progressive Educator dan Public Educator, tercantum cita-cita mewujudkan Demokrasi Pancasila yang harus segera diwujudkan.

    ReplyDelete
  13. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  14. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  15. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Seperti yang telah di gambarkan sebelumnya pada peta Pendidikan Dunia 1, Indonesia mengarah di wilayah 3 kolom dari kiri, yang mengimplementasikan pendidikan bercirikan teacher centered dan tansfer of thinking. Akan tetapi, demi terwujudnya cita-cita Demokrasi Pancasila, pemerintah Indonesia sekarang telah mengupayakannya melalui kurikulum 2013. Seperti yang kita ketahui bahwa, pada kurikulum 2013 peran guru adalah sebagai fasilitator, siswa yang mengkonstruksi pengetahuannya sendiri melalui pembelajaran yang inovatif dan menggunakan objek konkrit sebagai objek belajar (matematika sekolah). Maka, dengan proses tersebut, Indonesia sekarang yang masih mencari bentuk sistem pendidikannya, mencoba mengarahkan pendidikan pada 2 kolom dari kanan, yaitu Progressive Educator dan Public Educator agar cita-cita tersebut segera terwujud.

    ReplyDelete
  16. Sefti Lailatifah
    14301241040
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Berdasakan peta 1- Pendidikan Dunia diketahui bahwa Indonesia masih dalam bentuk sistem pendidikan pada tiga kolom sebelah kiri dimana pendidikannya berciri Teacher Centered yaitu pembelajaran yang berpusat pada guru dimana keaktifan atau keikutsertaan siswa didalam kegiatan pembelajaran itu masih kurang. Oleh karenanya pemerintah terus mengupayakan perbaikan dalam sistem pendidikan di Indonesia demi terwujudnya Pendidikan yang bercirikan Student Centered dengan paradigma Constructivisme dan Realisticism yaitu pembelajaran yang berpusat pada siswa dimana siswa secara aktif dapat terlibat dalam kegiatan pembelajaran dan membuat siswa lebih kreatif dan dapat membangun atau mengkonstruksi pengetahuannya sendiri dan dapat menerapkan ilmunya di dalam kegiatan sehari-hari.

    ReplyDelete
  17. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Pada peta yang ke dua ini menjelaskan bahwa terdapat tiga hal dasar pada pendidikan pendidikan yaitu sosial, pendidikan dan kemampuan siswa. Tiga hal ini memiliki bagian yang berbeda-beda. Siswa disiapkan untuk menjadi individu atau pemimpin yang keras yang tidak pantang menyerah dan mampu bersaing dengan individu lain di persaingan pasar dengan berbekal pelatihan dari yang telah dipelajari.

    ReplyDelete
  18. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Berdasarkan peta pendidikan dunia bagian 2 di atas,terdapat perbedaan pandangan kemampuan siswa antara lima versi. Pada tiga kolom sebelah kiri terdapat hal yang sama yaitu kemampuan siswa dianggap bakat. Sedangkan versi progressive educator kemampuan siswa dianggap sebagai kebutuhan. Menurut saya dalam pembelajaran matematika lebih baik menggunakan kacamata bahwa Student ability itu adalah kebutuhan siswa. Agar guru tetap memfasilitasi siswa yang berbakat matematika maupun siswa yang tidak berbakat (versi tiga kolom awal).

    ReplyDelete
  19. Ainun Fidyana Syafitri
    14301244006
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dalam peta 2 ini ditunjukkan bahwa pendidikan dibagi menjadi dua yaitu yang bercirikan Teacher Centered (tiga kolom sebelah kiri) dan yang bercirikan Student Centered (dua kolom sebelah kanan). Sebagaimana sebelumnya pada peta 1 dijelaskan bahwa pendidikan di Indonesia berada pada tiga kolom sebelah kanan, ini berarti bahwa pendidikan di Indonesia masih berpusat pada guru dan kegiatan pembelajaran sepenuhnya dengan paradigma transfer ilmu dari guru ke siswa. Hal ini tentu tidak baik apabila dilanjutkan, perlu adanya inovasi pembelajaran agar berpusat pada siswa sehingga pendidikan di Indonesia mampu mencapai dua kolom sebelah kiri. Pendidikan pada dua kolom sebelah kiri lebih mampu membuat siswa belajar bermakna dan mengkonstruk pengetahuannya sendiri sehingga siswa mengerti karena siswa yang mencoba buka hanya transfer ilmu dari guru secara terus-menerus.

    ReplyDelete
  20. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Setidaknya pembelajaran di dalam matematika bercirikan Student Centered dengan paradigma Constructivisme dan Realisticism. Mengapa demikian? Segala informasi akan lebih bermakna bagi siswa apabila ia dapat mengkonstruk pengetahuan yang akan dimilikinya. Dan tentu pendekatan yang baik untuk pemebelajaran matematika adalah realistic yaitu pembelajaran di kontruk melalui matematisasi horizontal dan vertical.

    ReplyDelete
  21. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Melihat peta pendidikan dunia di atas ternyata Indonesia tengah berada dalam upaya mencapai 2 kolom sebelah kanan, dimana Indonesia mulai mencoba untuk mengimplementasikan pendidikan dengan orientasi student centered itu ditandai dengan adanya anjuran untuk menggunakan kurikulum 2013 dengan basis pendekatan saintifik yang dikombinasikan dengan model-model pembelajaran yang inovatif. Semoga Indonesia dapat mencapai dua kolom sebelah kanan dan menjadi negara terdepan dalam bidang pendidikan dunia.

    ReplyDelete
  22. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Sistem Pendidikan Indonesia saat ini sebenarnya suda merujuk pada Student Centered, sebab pemerintah telah memberikan warna baru dalam dunia pendidikan dengan mengubah kurikulum KTSP menjadi kurikulum 2013. Idealnya, K13 dibuat agar memberikan dampak Student Centered dalam proses pembelajaran. Namun sayangnya, dalam proses pelaksanaannya K13 belum berjalan sebagaimana diharapkan. Hal ini dikarenakan beberapa faktor, yang diantaranya adalah kesiapan guru dan siswa dalam menjalankan kurikulum 2013 ini.

    ReplyDelete
  23. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Di Indonesia sistem pendidikannya industrial trainer, technological pragmatis, dan old humanis yang bercirikan pembelajaran bersumber pada guru dan guru sebagai satu-satunya sumber belajar dengan demikian pembelajaran yang dilakukan oleh siswa kurang bermakna dan proses pembelajaran hanya sebagai media untuk menstransfer atau menyalurkan ilmu yang dipunyai guru ke siswa tanpa analisis yang dilakukan siswa. Sedangkan progressive educator dan public educator ini yang diterapkan dalam kurikulum 2013 dimana pembelajaran berpusat pada siswa dengan pemberian masalah yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari siswa dan siswa membangun pengetahuannya melalui media yang disediakan oleh guru, dan guru sebagai fasilitator.

    ReplyDelete
  24. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Perlu dilakukan upaya yang keras untuk mengubah pandangan pendidikan indonesia menjadi mengarah kepada Student Centered. Karena selama ini pendidik juga merasa dilema. Jika dilakukan student centered, peserta didik malah tidak belajar. Padahal sudah diarahkan untuk belajar. Jika terlalu diarahkan malah bukan lagi student centered. Sehingga itu yang menyebabkan perubahan pandangan menjadi student centered itu sulit. Namun saat ini sudah banyak dan beragam upaya yang dilakukan pemerintah, pemerhati pendidikan dan juga peneliti di bidang pendidikan untuk mengubah pandangan pendidikan menjadi student centered. Dapat dilihat jelas dari penggunaan Kurikulum 2013 dan metode pembelajaran saintifik dan penilaian autentik yang sedang trend saat ini.

    ReplyDelete
  25. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Di Indonesia masih banyak guru yang menggunakan teacher centered. Yang terjadi dalam teacher centered adalah komunikasi hanya satu arah dan ilmu yang ada di guru hanya ditransfer ke siswanya, siswa tidak mengkonstruksi sama sekali pengetahuan yang ia peroleh sehingga ilmu yang ia dapat mudah untuk dilupakan oleh siswa. Sebaliknya dengan student centered, siswa dapat mengkonstruk pengetahuannya sendiri sehingga pembelajaran akan bermakna bagi siswa.

    ReplyDelete
  26. Aditya Raenda A
    14301241036
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dari tabel diatas dijelaskan bahwa pendidikan dibagi menjadi dua yaitu Teacher Centered (berpusat pada guru) dan Student Centered (Berpusat pada siswa). Diindonesi sendiri saat ini mencoba mengubah dari yang dulu teacher centered menjadi student centered melalui kurikulum 2013 dengan pendektan saintifik. Dengan menggunakan sistem student centered membuat pembelajaran menjadi bermakna bagi siswa karena siswa membangun sendiri pengetahuannya dan guru menjadi fasilitator.

    ReplyDelete
  27. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered) diharapkan dapat mendorong siswa untuk terlibat secara aktif dalam membangun pengetahuan, sikap dan perilaku. Dalam proses pembelajaran yang berpusat pada siswa, maka siswa memperoleh kesempatan dan fasilitas untuk membangun sendiri pengetahuannya sehingga mereka akan memperoleh pemahaman yang mendalam dan pada akhirnya dapat meningkatkan mutu kualitas siswa. Peran guru dalam pembelajaran berpusat pada siswa adalah sebagai fasilitator yang dalam hal ini, guru memfasilitasi proses pembelajaran di kelas. Fasilitator adalah orang yang memberikan fasilitasi sehingga guru hanya memfasilitasi siswanya dalam proses kegiatan belajar mengajar.Pembelajaran yang inovatif dengan metode yang berpusat pada siswa memiliki keragaman model/metode pembelajaran yang menuntut partisipasi aktif dari siswa.Disamping itu, Saat ini terdapat beragam inovasi baru di dalam dunia pendidikan terutama pada proses pembelajaran. Salah satu inovasi tersebut adalah konstruktivisme. Pemilihan pendekatan ini lebih dikarenakan agar pembelajaran membuat siswa antusias terhadap persoalan yang ada sehingga mereka mau mencoba memecahkan persoalannya.

    ReplyDelete
  28. Dunia pendidikan kaum industrialis, pendidikan hanya bertumpu pada keuntungan yang terlihat nyata dan dikerahkan untuk kepentingan industri. Dunia pendidikan kaum old humanis yang berpusat pada diri manusia dan aspek spiritual ditiadakan. Dunia pendidikan kaum progresif yang berorientasi kepada siswa, hasil pendidikan diperoleh melalui portofolio. Setiap pendidikan mempunyai tujuannya masing masing. Pendidikan disesuaikan dengan pandangan politik suatu negara atau diselenggarakannya pendidikan tersebut. Pendidikan merupakan kebebasan untuk memilih sistem yang digunakan. Jangan memaksakan pendidikan.

    ReplyDelete
  29. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pada postingan pak Prof diatas disampaikan bagan ke 2 keadaan pendidikan di dunia. Sistem pendidikan di Indonesia saat ini sedang mengarah ke student centered, atau pada tabel diatas berada di 2 kolom paling kanan. Diharapkan usaha-usaha para pelaksana pendidikan saat ini mampu menempatkan keadaan pendidikan Indonesia di tempat yang tepat, dan dilihat atau dipandang baik oleh dunia

    ReplyDelete
  30. Umy Maysyaroh
    14301241014
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendidikan di Indonesia saat ini sedang berproses dari implementasi pendidikan berciri teacher centered (tiga kolom sebelah kiri) menuju student centered (dua kolom sebelah kanan). Dimana guru tidak seharusnya melakukan transfer of thinking kepada siswa, melainkan guru perlu memfasilitasi siswa dalam mengkonstruksi pengetahunnya sendiri, sehingga siswa dapat berkembang. Guru juga perlu memenuhi kebutuhan siswa dalam belajar sehingga siswa dapat berperan secara aktif di kelas.

    ReplyDelete
  31. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014
    Pendidikan yang student-center akan meningkatkan tingkat kreatifitas, kritis dan pemahaman siswa akan suatu materi bertahan lama, karena siswa berusaha mengkonstruk sendiri pengetahuan yang dimilikinya.

    ReplyDelete
  32. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Genesis of Student yang diharapkan dapat berjalan secara merata di setiap sekolah khususnya di Indonesia adalah Student Orientation. Dalam hal ini sebaiknya dapat dibentuk suatu pembelajaran yang "menguntungkan" siswa. Artinya bahwa pembelajaran diharapkan dapat sepenuhnya bermanfaat bagi siswa. Siswalah yang harus banyak belajar dalam mencari tahu dan membangun pengetahuannya sendiri dari hasil pengamatan dan analisis mereka. Guru dalam hal ini tidak lagi menjadi satu-satunya sumber belajar. Guru hanya menjadi fasilitator yang membantu siswa jika dibutuhkan. Siswa secara luwes dapat memeroleh pengetahuan dari sumber lain yang sekarang sangat terbuka untuk dieksplorasi.

    ReplyDelete
  33. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    saat ini, kebanyakan pendidikan di Indonesia masih mengutamakan pembelajaran dengan sistem teacher centered, atau berfokus pada guru. meski telah disosialisasikan macam-macam pembelajaran dengan sistem student center, namun teacher center tetap menjadi yang paling banyak digunakan. Kebutuhan dan karakteristik murid terkadang terlupakan karena beberapa faktor atau masalah yang harus dihadapi guru, salah satunya mungkin faktor waktu. Oleh karena itu, sebisa mungkin, kita dapat mampu menjadi guru yang menjadikan muridnya sebagai acuan proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  34. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pada peta 2 pendidikan di atas kembali mengklasifikasikan pendidikan menjadi beberapa jenis, yaitu industrial trainer, technologicaal pragmatist, old humanist, progressive educator, dan public educator.

    ReplyDelete
  35. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saya tertarik pada jenis progressive educator yang mana proses pembelajaran mengacu pada student center. Dalam kata lain siswalah yang menjadi subjek pembelajaran. Menurut saya jenis progressive ini dapat dijadikan sumber inspirasi untuk meningkatkan pembelajaran yang mengarah pada pembudidayaan pembelajaran inovatif.

    ReplyDelete
  36. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Peta pendidikan dunia 2 menjelaskan tentang teori sosial, hakikat siswa dan teori kemampuan siswa menurut tiap kaum. Pertama, progressive educator
    a. Theory of society
    Teori masyarakat di progressive educator yaitu masyarakat yang sejahtera. Idealnya, masyarakat dilihat sebagai sesuatu yang mendukung dan memelihara lingkungan. Jadi, teori masyarakatnya sudah sedikit maju dibandingkan di industrial trainer, pragmatist, dan old humanist.
    b. Genesis of student
    Hakekat siswa di progressive educator ini adalah berorientasi pada siswa (students centered). Pada kaum ini, siswa merupakan subjek yang aktif dalam kegiatan pembelajaran. Siswa tidak hanya menerima semua pengetahuan dari guru, tetapi mereka mencoba mencarinya sendiri. Namun, hal ini tidak berarti bahwa siswa diizinkan untuk mengikuti semua keinginannya, karena mereka belum cukup matang untuk menentukan tujuan yang memadai. Siswa memang banyak berbuat dalam menentukan proses belajar, namun ia bukan penentu akhir. Siswa membutuhkan bimbingan dan arahan dari guru dalam melaksanakan aktivitasnya. Jadi, dengan kata lain kerjasama antara guru dan siswa serta siswa dan siswa belum terlihat.
    c. Theory of student ability
    Teori kemampuan siswa di progressive educator adalah hal yang dibutuhkan. Maksudnya adalah siswa belajar dan tumbuh melalui pengalaman secara fisik dan dunia sosial. siswa membutuhkan pengasuhan, perlindungan, dan pengalaman untuk mengembangkan potensi mereka. Mereka belajar dan tumbuh melalui pengalaman secara fisik dan dunia sosial. Nilai-nilai yang terhubung merupakan sumber jiwa yang melindungi dan membantu perkembangan kreativitas dan pengalaman pribadi.

    ReplyDelete
  37. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Sedangkan, yang kedua yakni public educator,
    a. Theory of society
    Teori sosial dari public educator menyatakan bahwa perlu suatu reformasi atau pembaharuan untuk suatu ketidakadilan. Public educator mewakili pembaharuan tradisi secara radikal, berfokus pada demokrasi dan keadilan sosial. Bagi public educator, semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan. Tujuan mereka adalah 'pendidikan untuk semua' dan pendidikan merupakan suatu hal yang penting bagi negara yang demokratis. Bila dikaitkan dengan peta pendidikan dunia Paul Ernest mengenai teori sosial dari public educator, maka telah sesuai antara landasan yuridis dengan peta pendidikan dunia yang dikemukakan.
    b. Genesis of student
    Hakekat siswa menurut public educator adalah siswa bukan merupakan kertas kosong putih bersih yang siap menerima coretan-coretan dari gurunya. Menurut pandangan kaum sosial ini, guru menganggap siswa sebagai benih tanaman yang apabila tanaman tersebut dipupuk dan disiram secara teratur, maka tanaman tersebut akan tumbuh, berkembang, dan berbuah.
    c. Theory of student ability
    Teori kemampuan siswa menurut kelompok sosial public educator adalah berdasarkan aspek budaya dan relatif pada diri siswa. Kemampuan berdasarkan aspek budaya dan relatif maksudnya adalah kemampuan yang dimiliki seorang siswa berbeda satu sama lain, sesuai dengan bakat yang dimiliki dipengaruhi budaya dan kondisi lingkungan sekitar. Bisa jadi, seseorang pintar matematika, sementara orang lain pintar menari. Karena itu, dalam pembelajaran guru perlu memperhatikan perbedaan individu tersebut dan berperan sebagai fasilitator, menyediakan sesuatu yang memungkinkan siswa untuk mengembangkan bakat yang dimilikinya.
    Yang dibutuhkan untuk pendidikan saat ini, yaitu student centered. Jika berdasarkan penjabaran diatas, saya setuju bahwa progresive educator dan public educator mengarah pada student centered. Mari sebagai calon pengajar baiknya berikhtiar menuju ideologi tersebut demi terciptanya pendidikan yang dicita-citakan.
    Referensi:
    http://anisyaseptiana20.blogspot.com/2014/01/implementasi-filsafat-dalam-kurikulum.html
    http://trysagustyamanda.blogspot.com/2014/01/implementasi-filsafat-dalam-pendidikan.html

    ReplyDelete
  38. DIKY SETYA HERNANDA
    14301241043
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendidikan dengan pendekatan saintifik mulai dilaksanakan di Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya Kurikulum 2013 yang mana dalam kurikulum tersebut bercirikan Student Centered atau pembelajaran yang berpusat kepada siswa. Hal ini tentu akan meningkatan kualitas pendidikan di Indonesia sehingga mampu bersaing di masa mendatang.

    ReplyDelete
  39. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15790251004)

    Dalam pengembangan teori sosial, teori hakikat siswa dan teori kemampuan siswa idealnya sebuah pendidikan di sekolah hendaknya berorientasi pada siswa demi pembentukan karakter siswa sehingga siswa mampu untuk mengembangkan pengetahuan dari pengetahuan awal yang dimiliki, menemukan konsep sendiri dari berbagai contoh kehidupan nyata yang dialami.

    ReplyDelete
  40. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  41. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. seperti yang telah Prof. Marsigit informasikan pada postingan sebelumnya bahwa Indonesia masih melihat matematika sebagai body of knowledge, science of truth, structure of truth. Sehingga bisa dilihat bahwa Indonesia masih menganut paradigma transfer of thinking dengan guru sebagai pusat kegiatan belajar mengajar. Paradigma ini perlu dirubah agar pendidikan matematika di Indonesia dapat maju dan bersaing dengan bangsa lain.

    ReplyDelete
  42. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Pada peta pendidikan dunia yang kedua ini, tampak bahwa pendidikan bercirikan dengan konstruktivisme. Pendidikan yang berpusat pada siswa (student centered) dimana siswa aktif membangun pengetahuan mereka sendiri bukan lagi menerima pengetahuan dari guru atau berpusat pada guru (teacher centered). Proses pembelajaran dipengaruhi oleh pengalaman siswa, tekanan dalam proses belajar lebih pada proses, bukan hasil dan guru adalah fasilitator.

    ReplyDelete
  43. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillaah...
    berdasarkan tabel di atas, kita dapat menentukan hubungan antara pelatih Industri, Pragmatisme teknologi, humanis Old, Progressive Educator dengan public educator, kejadian mahasiswa dan Teori kemampuan mahasiswa. Tampak jelas bahwa progressive educator dan public educator adalah yang terbaik karena mengembangkan konstruktivisme dan realistikisme yang terletak pada 2 kolom di kanan.

    ReplyDelete
  44. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Berdasarkan kolom Progressive Educator pada genesis of student, maka kita tahu bahwa pembelajaran yang baik adlah yang berorientasi pada siswa. Hal ini sesuai dengan kurikulum 2013 yang mempunyai tujuan agar siswa menjadi lebih aktif.

    ReplyDelete
  45. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Berdasarkan Peta 2 Pendidikan Dunia yang dibuat oleh Prof. Marsigit dari Paul Ernes, kita mengetahui bahwa tiga kolom sebalah kiri, mengimplementasikan Pendidikan berciri Teacher Centered dengan paradigma Transfer of Thinking. Hal ini adalah pendidikan yang masih konvensional.

    ReplyDelete
  46. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Berdasarkan Peta 2 Pendidikan Dunia yang dibuat oleh Prof. Marsigit dari Paul Ernes, kita mengetahui ua kolom sebelah kanan mengimlementasikan Pendidikan bercirikan Student Centered dengan paradigma Constructivisme dan Realisticism.. Hal ini adalah pendidikan yang sesuai dengan kurikulum 2013.

    ReplyDelete

  47. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pembelajaran yang kontruktivisme dapat membuat siswa bisa membangun konsep pengetahuannya secara mandiri walaupun tetap diarahkan oleh guru. Sesuai dengan pohon yang berbuah maka biji dari buah akan bisa tumbuh berkembang secara baik dan bisa melebihin pohon induknya.

    ReplyDelete

  48. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Berdasarkan Peta 2 Pendidikan Dunia yang dibuat oleh Prof. Marsigit dari Paul Ernes, yang palinbg membuat saya tertarik adalah bagian student orientation dan character building. Student orientation sudah mulai dilakukan di Indonesia dengan adanya kurikulum 2013. Sedangkan character building diterapkan dalam pendidikan karakter yang mulai dipelopori oleh sekolah-sekolah di Indonesia. Sedikit demi sedikit pendidikan Indonesia akan menjadi lebih maju dan bersaing dengan negara hebat lainnya.

    ReplyDelete
  49. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Berdasarkan peta 2 pendidikan dunia tersebut kita dapat mengetahui bahwa pada masyarakat industrial trainer, teori kemampuan siswa yang digunakan adalah talenta dan usaha yang berarti setiap siswa pada dasarnya memiliki talenta yang selanjutnya dapat dikembangkan atau diubah dengan usaha. Pada masyarakat technological pragmatis, teori kemampuan siswa yang digunakan adalah talenta yang berarti setiap siswa mempunyai talenta dan itu tidak dapat diubah sehingga siswa yang tidak bertalenta di bidang matematika tidak dapat menguasai matematika samapai kapanpun. Pada masyarakat old humanis, teori kemampuan siswa yang digunakan adalah perkembangan talenta yang berarti kemampuan siswa dikembangkan berdasarkan talentanya. Pada masyarakat progressive educator, teori kemampuan siswa yang digunakan adalah kebutuhan yang berarti kemampuan siswa dikembangkan berdasarkan kebutuhan yang ada. Sedangkan pada masyarakat public educator, teori kemampuan siswa yang digunakan adalah aspek kebudayaan dan hubungan.

    ReplyDelete
  50. Hana' Aulia Dewi
    14301241054
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Berdasarkan peta 2 pendidikan dunia yang ada pada postingan di atas, saat ini pemerintah Indonesia tengah mengupayakan sistem pendidikan yang sesuai dengan posisi 2 kolom paling kiri. Pemerintah sedang mencoba mengubah paradigma pendidikan yang berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa dan lebih fokus pada memberikan apa yang dibutuhkan oleh siswa. Menurut saya, sistem pendidikan yang sedang diusahakan pemerintah tersebut lebih cocok untuk diterapkan di era global ini karena di era global ini siswa dituntut untuk dapat berpikir kritis, kreatif, dan inovatif, sedangkan jika diterapkan sistem pendidikan yang tradisional maka siswa akan menjadi pasif menerima ilmu karena pembelajaran berpusat pada guru.

    ReplyDelete
  51. Ridwan Agung Kusuma
    13301241018
    Pend. Matematika A 2013

    Jika kita lihat posisi pendidikan yang ada di Indonesia, menurut saya Indonesia sedang berusaha merubah paradigmanya yang semula berada di posisi 3 kolom yang ada di kiri menjadi 2 kolom yang ada di kanan, yaitu semula transfer of thinking menjadi paradigma Constructivisme dan Realisticism dan bercirikan student centered.

    ReplyDelete
  52. Ridwan Agung Kusuma
    13301241018
    Pend. Matematika A 2013

    Hal ini dibuktikan dengan kurikulum nasional kita yang akan menjadi kurikulum 2013 walaupun masih dalam masa persiapan, setidaknya hal ini menunjukkan bahwa di Indonesia sedang mengalami proses pergeseran paradigma tersebut. Semoga dengan pergeseran paradigma ini membuat pendidikan di Indonesia semakin menjadi bermutu dan berkualitas.

    ReplyDelete
  53. Zuliyanti
    14301241009
    S1 Pendidikan Matematika I

    TCL ( teacher centered learning) adalah suatu system pembelajaran dimana guru atau dosen menjadi pusat dari kegiatan belajar mengajar sehingga terjadi komunikasi satu arah. Di sini ilmu di transfer secara cepat dari dosen kepada mahasiswa secara drill sehingga daya serap dari mahasiswa lemah karena hanya mendengarkan dari dosen.

    ReplyDelete
  54. Zuliyanti
    14301241009
    S1 Pendidikan Matematika I

    Sedangkan SCL atau Student Centered Learning atau yang lebih dikenal dengan pembelajaran berpusat mahasiswa, pelaksanaannya diarahkan pada integrasi knowledge management system sehingga diharapkan menghasilkan intellectual capital yang bermanfaat.

    ReplyDelete
  55. ‘Azzanie Karima Arroida
    14301241017
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Tiga kolom sebelah kiri yaitu industrial trainer, technological pragmatism, dan old humanism dikatakan bahwa menggambarkan pembelajaran yang teacher centered. Saya setuju karena dilihat dari baris asal mula siswa berisikan siswa-siswanya diibaratkan kapal kosong, sehingga harus diisi penuh oleh guru, dan kemampuan siswa hanya dilihat dari bakat saja. Sedangkan dua kolom sebelah kanan yaitu progressive educator dan public educator menggambarkan pembelajaran yang student centered. Saya setuju karena dilihat dari asal mula siswa diibaratkan sebagai benih yang akan diberi air dan pupuk oleh guru dan akan berkembang dengan sendirinya, jadi guru hanya memberikan stimulus-stimulus saja, dan kemampuan siswa dilihat dari kebutuhan, bukan hanya bakat siswa saja.

    ReplyDelete
  56. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pada saat dahulu Indonesia menggunakan pendekatan teachers centered namun dikarenakan kurang efektifnya pembelajaran sehingga siswanya menjadi pasif. Maka dengan adanya kurikulum 2013 Pada saat dahulu Indonesia menggunakan pendekatan teachers centered namun dikarenakan kurang efektifnya pembelajaran sehingga siswanya menjadi pasif. Maka dengan adanya kurikulum 2013 ang lebih menekankan pendekatan students centered. Student centerd salah satu cirinya dapat berupa constructivisme. Namun sejak dulu Indonesia juga sudah berpikir sampai situ dengan siswa belajar aktif namun dalam implementasinya tidak pas.

    ReplyDelete
  57. Suci Renita Sari
    14301241052
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendidikan Public Eduator adalah Pendidikan yang paling tepat dilaksanakan di Indonesia. Dalam Pendidikan tersebut mempunyai ciri-ciri siswa adalah pusat dari pembelajan. Semua kegiatan pembelajaran terfokus pada siswa. Dalam Pendidikan ini menerapkan teori sosial yaitu keadilan reformasi, Siswa dengan adanya Pendidikan dapat menjadi lebih berkembang dan mengalami pertumbuhan dalam segi ilmu pengetahuan. Pendidikan ini berpandangan bahwa masing-masing siswa memiliki kemampuan yang beranekaragam yang harus mendapatkan fasilitas berupa pembelajaran yang tepat dari guru yang mengajar

    ReplyDelete
  58. Nita Lathifah Islamiyah
    14301244011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dari peta diatas terlihat bahwa ada 2 macam penerapan dalam pembelajaran matematika. Yaitu student centre dan teacher centre. Yang terjadi di Indonesia saat ini adalah sedang peralihan dari teacher centre menjadi student centre. Walaupun masih banyak kendala yang terjadi pada masa peralihan ini, tetapi menurut saya peralihan ini harus tetap diperjuangkan dan sebaiknya dilakukan penelitian penelitian terkait hal tersebut agar dapat diperbaiki dan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

    ReplyDelete
  59. Dheanisa Prachma Maharani
    14301241037
    S1 Pend. Matematika A 2014

    Terdapat lima macam peta pendidikan menurut Paul Ernest, yaitu: Industrial Trainer, Technological Pragmatist, Old Humanist, Progressive Educator, dan Public Educator. Peta pendidikan yang paling ideal berasal dari public educator. Namun di Indonesia menerapkan sistem progressive educator dan public educator.

    ReplyDelete
  60. Isna Nur Hasanah Hariningrum
    14301244009
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pembelajaran yang berpusat pada siswa bisa dikatakan sebagai bentuk penyempurnaan dari pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru. Bukan berarti metode yang terdahulu memiliki dampak yang buruk terhadap perkembangan pada diri siswa. Nyatanya dengan perlakuan seperti itu pun mampu menelurkan generasi yang tanggap akan keadaan sehingga melakukan perbaikan pembelajaran. Justru kita harus berterimakasih dengan masa lalu karena telah memberikan pengalaman yang berharga kepada pendidikan di negara kita.

    ReplyDelete
  61. Isna Nur Hasanah Hariningrum
    14301244009
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dengan diberlakukannya pembelajaran yang berpusat pada siswa, menjadikan generasi 5 tahun ke depan memiliki sebuah tantangan yang berat. Pengetahuan yang ada pada diri siswa ditekankan. Setiap siswa untuk membangun pengetahuan yang dimiliki sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing, serta dibangun berdasarkan kenyataan yang ada di lapangan.

    ReplyDelete