Nov 7, 2014

Bagaimana Konsep Membangun Hidup Menurut Kacamata Filsafat

Ass Wr Wb.


Pada hari ini Jumat, 7 Nopember 2014, pada kuliah Filsafat Ilmu S2 Pendidikan Matematika Kelas PM D di R 100 B Pasca Lama pk 10.00 sd 11.40, yang di hadiri oleh 22 mahasiswa, saya mengajukan pertanyaan kepada para mahsiswa : "Bagimana Konsep Membangun Hidup Menurut Filsafat?".


Para mahasiswa diberi waktu beberapa saat untuk menuliskan jawabannya dan menyampaikan di forum klasikal yang kemudian saya berusaha untuk mengkompilekannya dan menayangkan ke posting ini.

Menurut hemat saya konsep hidup adalah konsep yang mendasar, berstruktur, berdimensi, bersifat intensif dan ekstensif, berkaitan dengan masalah pribadi, sosial, ketatanegaraan, adat, suku, tata kemasyarakatan, ideologi, politik, hingga ke tataran spiritualitas atau keyakinan. Oleh karena itu konsep hidup dapat dipandang dari berbagai sudut, tergantung dari mana kita berkehendak memandangnya. Dikarenakan pada kesempatan ini kita sedang dalam melakukan telaah Filsafat Ilmu yang beberapa aspeknya juga terkait dengan konsep hidup, maka perlu juga kita mencoba menelaah bagaimana pandangan filsafat mengenai konsep hidup itu.

Mengingat uraian yang telah saya berikan tersebt di atas, maka saya sebagai Dosen di sini, tidak bermaksud mengintervensi konsep-konsep yang teah terbangun oleh para mahasiswa berdasar pengalaman hidupnya; melainkanjustru ingin memberikan peluang agar kita semua dapat mengetahui pandangan yang satu dengan yang lainnya.

Jawaban atau uraian mahasiswa yang dikarenakan secara teknis memang tidak mengacu kepada suatu referensi tertentu, melainkan hanyalah merupakan refleksi spontan, maka hal yang demikian saya sebut sebagai jawaban yang bersifat hypothetical analyses. Jawaban hypothetical analyses mendasarkan pada intuisi dan penetahuan yang terbangun berdasarkan pengalaman. Tentulah jawaban demikian akan bersifat subjektif, dan kurang berkualitas ditinjau dari sisi ilmiahnya. Oleh karena itu, tahap selanjutnya jika ingin meningkatkan kualitas jawabannya, maka di kolom Comment, para mahasiswa masih mempunyai kesempatan untuk merefleksikan jawabannya berdasar referensi-referensi yang ada. Sebenar-benar referensi konsep filsafat adalah pikiran para filsuf; maka silahkan menggunakan/merefer pikiran para filsuf untuk membuat Comment-comment.

Berikut adalah jawaban-jawaban mahasiswa:

"Membangun hidup adalah berpikir untuk mengadakan yang mungkin ada dengan cara berinteraksi untuk memeroleh kebermaknaan hidup; membangun hidup dapat dilakukan dengan bertindak dan berpikir dengan cara menerjemahkan dan diterjemahkan, dengan bertindak hidup menjadi tidak kosong, dengan berpikir hidup menjadi tidak buta; membangun hidup dapat dilakukan dengan cara silaturkahim, di mana sebenar-benar silaturakhim adalah kketika sesama manusia dapat saling memahami dan memberikan kebaikan kepada orang lain; membangun hidup perlu dilakukan dengan semangat dan ikhlas, serta berusaha memunculkan gagasan-gagasan baru dalam setiap tindakan kehidupan untuk memeroleh hidup yang lebih hidup; dalam membangun hidup harus ada sinergi antara apa yang dipikirkan dengan hati karena hati merupakan aspek spiritualitasnya, karena sesungguh-sungguhhidup adalah untuk beribadah kapada Allah SWT agar apa yang kita ikhtiarkan mendapat ridhlonya; membangun hidup memerlukan modal pengetahuan dan ilmu, kemudian dipraktekan dan dipadukan dengan nilai-nilai spiritual, sehingga sebenar-benar yang membangun hidup adalah kebermanfaatan bagi orang banyak; hidup seharusnya dibangun dengan berpikir yang diimplementasikan dengan ikhtiar dan doa, dan semua komponen atau aspek kehidupan seyogyanya berlangsung secara selaras dan harmonis; membangun hidup dapat dilakukan dari hal-hal yang kecil dimana kemudian dikembangkan menjadi hal yang lebih luas yang meliputi sifat-siat yang ada dan yang mungkin ada, sehingga akan memeroleh saling keterkaitan antara unsur-unsurnya; membangun hidup juga dapat dilakukan dengan berbagai pendekatan misalnya formal dan normatif; untuk membangun hidup kita memerlukan pengetahuan untuk apa dan kemana hidup itu dan dengan kesadaran di dalam ruang dan waktunya; membangun hidup dalam filsafat dapat dilakukan dengan cara membangunpikiran yaitu mengidentifikasi tesis, anti-tesis dan melakukan sintesis sehingga kita mampu mengonstruksi pengetahuan sekaligus hidup itu sendiri; membangun hidup dalam filsafat adalah usaha untuk memahami makna dari fenomena dan noumena melalui pikiran kita; hidup seharusnya hidup yaitu adanya perkembangan dari waktu ke waktu ditandai dengan adanya perubahan sikap dan pikiran agar kita saling mengisi, melengkapi dan menerima; membangun hidup perlu dilakukan dengan cara menggunakan dan menyukuri apa yang telah dimilikinya dengan sikap tidak berlebihan dalam ucapan dan tindakan, serta berusaha berpikir dan bertindak dengan baik dan bermanfaat bagi orang lain;membangun hidup adalah menempatkan aspek hidup dalam ruang dan waktu yang tepat dengan cara menggunakan hati yang bersih dan pikiran yang jernih agar dapat terhindar dari segala keburukan dan dapat memeroleh segala kebaikan; membangun hidup perlu dilakukan dengan cara melakukan refleksi yaitu melihat ke dalam pikiran kita tentang apa yang ada dan yang mungkin ada di dalam dan menuju spiritualitas; kunci dalam membangun hidup adalah keikhlasan dan bersyukur atas segala nikmat dan selalu berusaha dengan sungguh-sungguh untuk memeroleh kehidupan yang lebih baik; dalam membangun hidup kita perlu secara terus menerus mengembangkan potensi untuk bekal mengarungi samodra kehidupan yang sangat luas; membangun hidup juga merupakan usaha menyinergikan tesis dan anti-tesis untuk menggapai harmoni dengan cara selalu berikhtiar secara ikhlas; membangun hidup juga dapat dimaknai sebagai mengonsep, menjalankan, dan mengusahakan keadilan dalam setiap partisi kehidupan sebagai sebuah sintesis dari proses penyiptaan dan penghambaan; yang perlu diingat adalah bahwa di dalam kehidupan terdapat permasalahan-permasalahan yang silih berganti sehingga dapat digambarkan sebagai struktur berdimensi dari sifat-sifat ber dua kutup yang saling berhermenitika; dan yang terakhir bahwa dalam setiap hidup itu haruslah ada pengharapan sehingga akan memeperkokoh usaha untuk melakukan ikhtiar yang sesuai dengan tuntunan yang diberikan oleh Tuhan YME."

Saya mengapresiasi dan mengucapkan syukur alhamdulillah kepada Allah SWT yang telah memberikan kekuatan kepada kita semua sehingga pada kesempatan yang baik ini telah mampu memroduksi notion-notion perihal aspek kehidupan ditinjau dari kacamata filsafat. Mohon maaf karena terbatasnya ruang dan waktu sehingga saya tidak mampu menyebutkan nama mahasiswa kontributor satu persatu.

Khusus untuk mahasiswa yang terlibat dan berkontribusi dalam pemikiran di atas, masih dapat memberikan tanggapan atau komen dengan cara meningkatkan kualitas notionnya dengan lebih merefer atau merujuk pada pikiran para filsuf khususnya Sumber Primer atau Sekunder.

Demikian saya berharap kontribusi dari para pembaca yang budiman untuk menambah atau memerbaiki atau mengritisi dari karya-karya mahasiswa tersebut di atas.

Semoga bermanfaat bagi kita semuanya. Amin

Wss. Wr Wb

Dosen ybs

Marsigit


39 comments:

  1. Rindang Maaris Aadzaar
    18709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2018

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Membangun hidup seperti membangun dunia ini. Dalam perkuliahan yang pernah dilakukan dengan Pak Marsigit, dijelaskan bahwa bagaimana bisa membangun dunia dan akhirat. Berfilsafat itu menggunaan solusi. Berfilsafat itu berpikir menggunakan bahasa logos. Seperti semut membangun dunia menggunakan lumpur untuk membuat rumah, ikan menggunakan air untuk membangun dunia, tukang menggunakan bata untuk membangun dunia, dan hati kita membangun dunia dan akhirat menggunakan hati.
    Filsafat menggunakan pikiran dan bahasa. Caranya adalah cukup dengan A dan bukan A. A itu bisa semuanya seperti pulpen dan air. Bukan A itu seperti bukan pulpen dan bukan air. Dunia dan akhirat adalah air dan bukan air. Bukan air bisa saja neraka, bisa saja Tuhan, bisa saja ayat suci. Tertangkap semua disana dan tidak ada yang tersisa. Pak Marsigit juga bukan air. Sehingga dunia dan akhirat ini bisa Pak Marsigit dan bukan Pak Marsigit.
    Setiap ada dan yang bukan ada sudah bisa membangun dunia. Seorang filsafat harus bisa berpikir dengan mudah untuk membangun dunia tanpa berdarah-darah (berjuang). Hanya saja Pak Marsigit melihat sebagian besar tidak sedang dalam keadaan hidup. Apa hidup itu? Hidupnya batu, artinya kena air bisa pecah dan mengecil. Batu kecil juga bisa menjadi batu besar saat terendam lumpur. Hal tersebut merupakan hal yang sedang hidup.
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Erma Zelfiana Surni
    18709251009
    S2. P.Matematika A 2018

    Assalamualaikum Wr. Wb
    Membangun hidup berarti menghidupi hidup, artinya selalu memperbaiki hidup menjadi lebih baik. Membangun hidup juga berarti terus mempergunakan pikiran, rasio(akal,logika) dan rasa(qalbu)nya dalam mencari hakikat kebenaran. Membangun hidup juga dilakukan dengan mengharmonisasikan antara perbuatan, pikiran, dan spritual (mengerjakan apa yang dipikirkan, dan memikirkan apa yang dikerjakan tanpa mengabaikan unsur-unsur spritualnya)
    Ilmu dan pengetahuan adalah salah satu media dalam membangun hidup. Media inilah yang digunakan manusia dalam menginterpretasi/menafsirkan makna dalam hidup.
    Orang sombong adalah orang yang ingin menghancurkan hidupnya. Orang yang sombong dalam menuntut ilmu akan berhenti dalam belajar, enggan untuk melihat kekurangan dirinya, enggan untuk belajar pada orang lain. Orang yang rendah hati dalam tingginya ilmu adalah salah satu contoh orang yang membangun hidup karena dia akan selalu sadar akan celah dalam dirinya, sadar bahwa dalam hidup masih ada langit diatas langit. Sehingga tugasnya hanyalah terus belajar menjadi lebih baik dan meningkatkan kualitas hidupnya.

    ReplyDelete
  4. Aan Andriani
    18709251030
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Konsep hidup dapat dilihat dari berbagai sudut pandang seperti dari konsep yang mendasar, berstruktur, ideologi, politik dan lain sebagainya sampai pada ranah spiritual. Konsep hidup yaitu adanya perubahan dari kecil menjadi besar, jadi yang tidak tahu menjadi tahu, dari yang buruk menjadi baik, bahkan ada juga dari yang baik menjadi buruk. Baik dan buruk seseorang merupakan sebuah pilihan hidup. Jika seseorang tersebut berusaha untuk menjadi lebih baik berarti dia berusaha untuk terus mendekat dengan Tuhannya. Namun jika ia berubah menjadi buruk berarti dia telah terhasut oleh rayuan setan. Sesungguhnya hidup penuh dengan pilihan dan apa yang telah dipilih wajib untuk dipertanggungjawabkan, sehingga kita harus siap dengan pilihan yang kita ambil.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  5. Septia Ayu Pratiwi
    18709251029
    S2 Pendidikan Matematika B

    Menurut Immanuel kant prinsip filsafat terdiri dari a priori dan a posteriori. Sedangkan menurut Aristoteles untuk mencapai kebahagiaan hidup ada 3 hal yang perlu di lakukan yaitu 1. Manusia harus memiliki harta secukupnya, supaya hidupnya terpelihara, 2. Alat yang terbaik untuk mencapai kebahagiaan ialah persahabatan. Aristoteles mengungkapkan bahwa kebahagiaan lebih penting daripada keadilan. 3. Keadilan. Keadilan memiliki dua pengertian yaitu pertama, keadilan dalam arti pembagian barang-barang yang seimbang, relative sama menurut keadaan masing-masing. Kedua, keadilan dalam arti memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan, misalnya perjanjian mengganti kerugian, hal ini merupakan keadilan menurut hukum. Sedangkan membangun hidup menurut kacamata filsafat menurut pandangan saya yaitu hidup harus dilandaskan pada Tuhan yang memberi kehidupan. Membangun hidup harus didasari ilmu pengetahuan supaya tidak tersesat dan keyakinan bahwa apa yang ada dan terjadi di muka bumi ini memang sudah digariskan.

    ReplyDelete
  6. Aizza Zakkiyatul Fathin
    18709251014
    Pps Pendidikan Matematika A

    Seperti yang sering Pak Marsigit katakan bahwa sebenar-benar hidup itu adalah berpikir. Maka dari itu bagaimana membangun hidup dalam filsafat adalah dengan senantiasa berpikir. Berpikir disini dapat diekstensikan berpikir apa yang ada di pikiran dan berpikir apa yang dirasakan. Berpikir itu butuh keikhlasan agar hasil tidak terjebak pada kesalahan berpikir. Ikhlas adalah dengan hati yang jernih. Menggapai hati yang jernih adalah dengan beribadah, bertaqwa kepada Alloh agar tidak terjebak pada mitos-mitos dari setan. Kemudian sebenar-benar hidup adalah bermanfaat bagi orang lain. Karena sharing is caring. Hidup itu saling terjemah menerjemahkan maka dari itu bermanfaat bagi orang lain adalah salah satu bentuk dari terjemah dan menerjemahkan. Secara singkat membangun konsep hidup adalah berpikir dengan hati yang ikhlas, beribadah dan berserah diri kepada Alloh, dan bermanfaat bagi orang lain.

    ReplyDelete
  7. Rosi Anista
    18709251040
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr wb
    Seperti yang pernah bapak katakan, objek filsafat itu dari yang ada dan yang mungkin ada. Dari segala sesuatu yang ada di pikiran kita, karena sebenar-benar berfilsafat adalah berpikir. Dalam menjalani kehidupan kita tidak pernah berhenti berpikir, misalnya tentang apa yang akan kita lakukan satu menit ke depan, 1 jam ke depan, satu hari ke depan dan seterusnya. Pikiran tersebut berbentuk sebagai suatu rencana. Manusia yang tidak berpikir adalah manusia yang terancam akan kematian, kematian jiwanya, kematian raganya.

    ReplyDelete
  8. Surya Shofiyana Sukarman
    18709251017
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Setiap orang memiliki cara ataupun pandangan masing-masing dalam membangun hidup mereka. Membangun hidup merupakan taha dimana manusia membuat konsep hidup dari yang mungkin ada menjadi ada tentunya untuk mencari kehidupan yang lebih baik. membangun hidup yang lebih baik adalah perpaduan antara, bagaimana kita berpikir dan bertindak. Dalam membangun hidup harus ada sinergi antara apa yang dipikirkan dengan hati. Sesungguhnya hidup ini adalah untuk beribadah kepada Allah SWT, maka sebenar-benarnya hidup apabila kita dapat berpikir dan bertindak sesuai dengan apa yang diperintahkan-Nya dan apa yang menjadi sunnatulloh-Nya.

    ReplyDelete
  9. Fany Isti Bigo
    18709251020
    PPs UNY PM A 2018

    Menurut Immanuel Kant, filsafat adalah ilmu (pengetahuan), yang merupakan dasar dari semua pengetahuan dalam meliput isu-isu epistemologi (filsafat pengetahuan) yang menjawab pertanyaan tentang apa yang dapat kita ketahui. Berdasarkan pengertian filsafat ini maka membangun hidup dari kacamata filsafat adalah bagaimana kita berpikir, bagaimana kita berusaha untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang apa yang kita pikirkan ataupun menjawab pertanyaan-pertanyaan lingkungan sekitar kita berdasarkan pengetahuan yang kita miliki. Berdasarkan pengetahuan yang telah dibentuk itu maka kita selanjutnya memiliki struktur hidup yang ideal dan dapat kita jalankan sehari-hari. Menurut filsafat membangun hidup adalah berproses secara terus-menerus melalui pikiran dan hati kita.

    ReplyDelete
  10. Elsa Apriska
    18709251005
    S2 PM A 2018

    Konsep membangun hidup dalam kacamata filsafat. Seperti yang pernah Pak Marsigit sampaikan di kelas bahwa sebenar-benarnya hidup adalah interaksi antara fatal dan fital. Fatal adalah urusan yang terkait dengan akhirat sedangkan fital adalah hal yang terkait dengan dunia. Manusia memang harus menyeimbangkan antara fatal dan fital, walaupun karena keterbatasannya akan sulit untuk manusia melakukan hal itu. Seperti yang sering disebutkan berikhtiarlah sebanyak-banyaknya seakan kau akan hidup selamanya dan berdoalah sebanyak-banyaknya seakan kau akan mati esok hari. Hidup dalam kacamata filsafat adalah menyeimbangkan antara fatl dan fital.

    ReplyDelete
  11. Bayuk Nusantara Kr.J.T
    18701261006
    PEP S3


    Saya sepakat pada kaimat di atas agar supaya kita semua dapat memiliki pandangan lain. Ketika kita mengetahui pandangan lain mengenai hidup, maka, kita akan semakin bisa menghargai kehidupan masing-masing. Saat ini, banyak sekali orang yang kurang bisa menghargai kehidupan orang lain dengan cara mengolok olok. Padahal kita belum tentu benar karena kita hanya menyimpulkan berdasarkan sudut pandang kita saja. Dengan demikian, kita sudah melakukan ketidak adilan terhadap orang lain.

    ReplyDelete
  12. Fabri Hidayatullah
    18709251028
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Konsep membangun hidup dapat diintensifkan dan ekstensifkan. Konsep tersebut juga berdimensi dan berhierarki. Jika dipersempit, saya memandang konsep membangun hidup sebagai proses mengembangkan ilmu pengetahuan. Merujuk pada Immanuel Kant, pengetahuan merupakan hasil dari pengalaman yang digeneralisasikan dengan melibatkan intuisi murni. Kita mempersepsikan pengalaman kita dengan menggunakan intuisi murni sehingga kita bisa mendapatkan pemahaman. Menurutnya, pengalaman tanpa adanya intuisi murni tidak akan menjadikan pemahaman di dalam pikiran kita.

    ReplyDelete
  13. Umi Arismawati
    18709251037
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamu'alaikum, wr, wb.
    Membangun hidup sama seperti membangun pengetahuan. Dengan menambah pengetahuan kita akan menjadikan yang mungkina ada menjadi ada dipikiran. Membangun pengetahuan dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti membaca, belajar di sekolah, melalui media-media sosial dan sebagainya.

    ReplyDelete
  14. Muhammad Fendrik
    18706261001
    S3 Dikdas 2018
    Assalamu'alaikum Wr Wb.
    Menurut hemat saya konsep membangun hidup menurut filsafat adalah dengan mencari pola yang tepat dalam membangun hidup. Dunia kini berada di persimpangan peradaban. Kita mencari pola yang paling sesuai untuk mengelola masyarakat dunia dengan segala perbedaan nilai dan ideologi yang ada. Hidup yang baik dan bahagia adalah tujuan tertinggi manusia, karena ia tidak memiliki tujuan apapun lagi di luar dirinya. Tujuan lain, misalnya uang dan nama besar, bukan merupakan tujuan tertinggi, karena itu hanya alat untuk mengantar kita pada tujuan lainnya, misalnya kebahagiaan hidup atau sejahtera bersama keluarga.
    Aristoteles berpendapat, bahwa kebahagiaan dan kepenuhan hidup hanya dapat ditemukan di dalam kodrat alamiah manusia yang unik, yang membedakan ia dengan hewan maupun tumbuhan. Tumbuhan hanya memiliki dua kecenderungan, yakni makan dan melanjutkan keturunan. Manusia dan hewan juga memilikinya.
    Hewan memiliki kemampuan untuk bergerak dan bereaksi, ketika menghadapi sesuatu. Sebagian tumbuhan memilikinya. Manusia juga memilikinya. Namun, manusia memiliki kemampuan yang tak dimiliki oleh hewan maupun tumbuhan, yakni berpikir dengan menggunakan akal budinya. Kebahagiaan dan kepenuhan hidupnya bisa dicapai, jika manusia mampu mengembangkan kemampuan akal budinya. Inilah jalan hidup seorang filsuf, yakni jalan hidup tertinggi yang bisa diraih oleh manusia.
    Namun, akal budi bukan berarti hanya mengembangkan teori untuk memahami dunia, tetapi juga akal budi di dalam tindakan hidup sehari-hari. Dalam konteks ini, akal budi juga bertujuan untuk mengembangkan keutamaan-keutamaan di dalam diri manusia yang hanya bisa dimiliki oleh dirinya, dan bukan oleh hewan ataupun tumbuhan.

    ReplyDelete
  15. Amalia Nur Rachman
    18709251042
    S2 Pendidikan Matematika B UNY 2018

    Konsep membangun hidup menurut kacamata filsafat menurut saya yaitu bagaimana manusia mempunyai kesadaran akan apa yang ada dan mungkin ada dalam kehidupan itu sendiri. dalam filsafat kita berpikir mengenai bagaimana dan mengapa, mengenai hakekat sesungguhnya dalam hidup itu seperti apa. Hal ini membutuhkan kesadaran mengenai bagaimana kehidupan kita sebenarnya. Bagaimana caranya ? Baca, baca dan baca. Baca di sini dapat berarti luas, membaca keadaan, menterjemahkan lingkungan sekitar yang sesuai ruang dan waktu. Namun, yang perlu diingta yaitu manusia mempunyai keterbatasannya dalam menyadari segala hal yang ada. Filsafat seolah mengajak kita untuk berpikri bagaiamana cara berpikir yang benar dan baik menurut ruang dan waktu dengan hati yang tulus dan ikhlas

    ReplyDelete
  16. Darmanto Minggele
    18701264006
    S3 PEP 2018

    Konsep hidup menurut filsafat diera sekarang yakni tiadalah benar melainkan ketidaksesuaian antara ruang & waktu

    ReplyDelete
  17. Totok Victor Didik Saputro
    18709251002
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Selamat siang Prof.
    Membangun hidup artinya menciptakan kebiasaan. Menciptakan kebiasaan artinya melahirkan pengalaman-pengalaman. Pengalaman ini memerlukan proses untuk mewujudkannya. Tantangan yang dimiliki beranekaragam baik secara internal maupun eksternal. Tantangan ini dipengaruhi oleh apa yang ada dan mungkin ada dalam pikiran. Jadi, menciptakan kebiasaan dimulai dari buah pikiran. Apa yang dipikirankan tidak dapat dipungkiri terkadang tidaklah sesuai dengan apa yang dilakukan. Oleh sebab itu, bersyukur atas rahmat yang dilimpahkan dan selalu berikhtiar adalah langkah yang harus diambil sehingga dapat membangun hidup yang sesuai dengan ruang dan waktunya. Terima kasih.

    ReplyDelete
  18. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb
    "Membangun hidup adalah berpikir untuk mengadakan yang mungkin ada dengan cara berinteraksi untuk memeroleh kebermaknaan hidup" Dalam proses mengadakan yang mungkin ada memang harus melalui proses interaksi. Tanpa adanya interaksi, sulit mengadakan yang mungkin ada. Interaksi disini bukan hanya berinteraksi dengan sesama manusia. Tapi juga berinteraksi dengan benda benda di sekitarnya. Baik benda mati ataupun benda hidup

    ReplyDelete
  19. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb
    Konsep kehidupan manusia tentunya adalah mencari kehidupan yang lebih baik. Kehidupan secara lebih baik merupakan tujuan yang ingin dicapai oleh manusia dalam kehidupannya. Untuk mencapai hidup secara lebih baik manusia perlu untuk dibentuk atau diarahkan.

    ReplyDelete
  20. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb
    Pembentukan manusia itu dapat melalui pendidikan atau ilmu yang mempengaruhi pengetahuan tentang diri dan dunianya, melalui kehidupan sosial dan melalui agama. Konsep kehidupan ini tentunya tidak terlepas dari filsafat. Salah satunya filsafat ilmu. Filsafat ilmu memberikan perspektif yang berbeda dalam kehidupan yakni hidup yang lebih bijaksana dan lebih kritis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Umi Arismawati
      18709251037
      S2 Pendidikan Matematika B 2018

      Assalamu'alaikum, wr, wb.
      saya sangat setuju dengan paparan saudara Drawis bahwa Pembentukan manusia itu dapat melalui pendidikan. Semakin banyak ilmu yang dimiliki seseorang maka pandangan dan konsep hidupnya menjadi semakin luas. Untuk itu sangat penting bagi kita untuk selalu belajar dan belajar. Akan tetapi diantara semua pendidikan, pendidikan agama sangat penting untuk dikuasai karena akan menjadi filter dan pedoman kita.

      Delete
  21. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb
    Sebagai makhluk yang paling sempurna diantara makhluk ciptaan Tuhan yang lainnya, manusia diberi oleh Tuhan kelebihan yang tidak dimiliki oleh makhluk lainnya yaitu akal dan pikiran. Kemampuan manusia untuk berpikir dan bernalar itu dimungkinkan pada manusia karena ia memiliki susunan otak yang paling sempurna dibandingkan dengan otak berbagai jenis makhluk hidup lainnya. Oleh karena itu, dalam kehidupan sehari-hari manusia selalu terus berusaha untuk menambah dan mengumpulkan llmu pengetahuannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Umi Arismawati
      18709251037
      S2 Pendidikan Matematika B 2018

      Assalamu'alaikum, wr, wb.
      Manusia memang makhluk paling sempurna yang diciptakan Allah SWT yang memiliki kelebihan yaitu akal dan pikiran. Akan tetapi darikelebihannya itu harus dimanfaatkan dalam kebaikan. Manusia dapat belajar, belajar dan belajar untuk meningkatkan daya pikirnya dan memanfaatkan ilmunya untuk kemaslahatan semua orang.

      Delete
  22. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb
    Kemampuan manusia dalam mengembangkan pengetahuan tidak lepas dari kemampuan menalar. Manusia satu-satunya makhluk yang mengembangkan pengetahuan secara sungguh-sungguh. Binatang juga mempunyai pengetahuan. Namun pengetahuan ini terbatas hanya untuk kelangsungan hidupnya. Manusia mengembangkan pengetahuan bukan hanya sekadar untuk kelangsungan hidup, tetapi dengan memikirkan hal-hal baru manusia mengembangkan kebudayaan, manusia memberi makna pada kehidupan.

    ReplyDelete
  23. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb
    Dengan kata lain semua itu pada hakikatnya menyimpulkan bahwa manusia itu dalam hidupnya mempunyai tujuan yang lebih tinggi dari sekadar kelangsungan hidupnya. Inilah yang menyebabkan manusia mengembangkan pengetahuannya dan mendorong manusia menjadi makhluk hebat di muka bumi.

    ReplyDelete
  24. Tiara Cendekiawaty
    18709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Membangun hidup itu layaknya membangun dunia. Dunia itu berisi aku dan bukan aku. Memang sangat mudah untuk mendefinisikan aku dan bukan aku. Padahal kita sendiri sulit untuk memahami makna dari aku dan bukan aku yang sesungguhnya. Membangun hidup itu layaknya membangun dunia. Dunia adalah apa yang engkau pikirkan. Ketika memikirkan dunia itu baik, maka baiklah dunia, dan sebaliknya. Sehingga ketika ingin membangun dunia maka perlu adanya keseimbangan antara hati dan pikrian. Fokus dalam pikiran dan niatkan dalam hati.

    ReplyDelete
  25. Aan Andriani
    18709251030
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Membangun hidup membutuhkan modal berupa pengetahuan dan ilmu, lalu diimplemetasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga bisa bermanfaat bagi orang lain. Seseorang yang hidup tidak akan bisa membangun hidupnya tanpa bantuan dari orang lain. Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri dan memerlukan bantuan orang lain atau berusaha untuk dapat membantu orang lain. Sesungguhnya hidup yang baik adalah yang bisa berguna bagi orang lain maupun bagi dirinya sendiri. jangan sampai menyia-nyiakan hidup dengan hal-hal yang tidak berguna. Karena pada dasarnya hidup hanya sementara dan sebentar, jadi pergunakanlah waktu dengan sebaik-baiknya.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  26. Deden Hidayat
    18709251032
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Membangun hidup dalam kacamata filsafat bisa kita lakukan dengan berpikir. Karena sebenar-benarnya hidup kita yaitu ketika kita berpikir. Proses berpikir yang kita lakukan akan menggambarkan hidup yang kita jalani. Berpikir yang kita lakukan meliputi sesuatu yang ada dan mungkin ada. Namun dalam berpikir harus dibarengi dengan hati, hal tersebut bertujuan agar menghindarkan diri kita dari keburukan. Berpikir dibarengi dengan hati yang ikhlas akan menuntun kita kepada jalan kebaikan.

    ReplyDelete
  27. Umi Arismawati
    18709251037
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamu'alaikum, wr, wb.
    Membangun hidup adalah berpikir untuk mengadakan yang mungkin ada dengan cara berinteraksi untuk memeroleh kebermaknaan hidup. Proses mengadakan yang mungkin ada menjadi ada ini dapat dilakukan dengan belajar. Di masa modern sekarang ini banyak sekali sumber belajar, mulai dari buku, internet, dan masih banyak lagi. Seperti suatu pepatah belajarlah sepanjang hayat. Belajar tidak mengenal umur dan sebagai manusia harus selalu belajar-belajar dan belajar.

    ReplyDelete
  28. Muh. Fachrullah Amal
    18709251036
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Dalam membangun konsep kehidupan maka pikiran dan hati lah yang menjadi pemicu utamanya. Dua hal inilah yang membedakan antara manusia dan makhluk hidup lainnya, kemudian dua hal tersebut saling bersinergi dalam mengarahkan hidup kita apakah jalan yang kita lalui itu baik atau buruk. Namun untuk memperoleh kebaikan dan kebermaknaan hidup dirasakan belum cukup dengan pikiran dan hati melainkan perlu adanya bantuan pedoman hidup, yang mana pedoman tersebut adalah Al Qur’an dan As Sunnah. Jadi, aspek spiritualitas tidak akan pernah terpisahkan dalam membangun konsep kehidupan yang baik.

    ReplyDelete
  29. Muh. Fachrullah Amal
    18709251036
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Membangun konsep kehidupan seperti membangun suatu bangunan, yang mana dalam membangunnya dimulai dari bawah atau yang dasar (dalam bangunan seperti pondasi). Jadi yang dibangun dulu adalah pondasinya dulu, nanti ketika pondasinya sudah kuat barulah membangun secara sedikit demi sedikit hingga menyerupai apa yang telah dikonsepkan. Dalam kehidupan yang pertama harus dibangun adalah keyakinan karena keyakinan merupakan podasi utama dalam menjalani kehidupan dan memudahkan kita untuk memutuskan sesuatu langkah apa yang akan kita ambil. Karena sebaik-baik hidup adalah mempunyai keyakinan yang kuat.

    ReplyDelete
  30. Dita Aldila Krisma
    18709251012
    PPs Pendidikan Matematika A 2018

    Konsep hidup manusia pastilah menuju kehiudpan yang lebih baik. Untuk mencapai hidup yang lebih baik, manusia perlu berusaha dan berdoa serta diarahkan. Dengan demikian, manusia perlu dibentuk melalui pendidikan yakni perlu menggali ilmu pengetahuan yang seluas-luasnya dan sedalam-dalamnya. Manusia mampu mendapat ilmu pengetahuan dari pengalaman empiris dan logika rasional dari pengalaman yang selanjutnya mereka konstruksi sehingga dapat memiliki pemahaman terhadap suatu hal. Oleh karena itu, manusia tidak hentinya untuk berpikir. Kemampuan manusia dengan segala ilmunya nantinya berujung pada pemanfaatan ilmu untuk kemajuan lingkungan sekitar. Karena “sebaik baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain”.

    ReplyDelete
  31. Dita Aldila Krisma
    18709251012
    PPs Pendidikan Matematika A 2018

    Berdasarkan argument dari Aristoteles bahwa setiap tindakan selalu mengarah pada tujuan tertentu, yakni yang baik itu sendiri di dalam bidang itu. Aristoteles membedakan dua macam tujuan yaitu tujuan yang ada di dalam dirinya sendiri dan tujuan yang ada di luar tindakan itu sendiri. Pada prosesnya, manusia selalu berpikir dan bertindak. Aristoteles juga membedakan dua macam keutamaan yaitu keutamaan akal budi dan keutamaan etis. Berangkat dari tujuan dan keutamaan tersebut, konsep hidup dapat dikembangkan oleh masing-masing orang.

    ReplyDelete
  32. Endah Kusrini
    18709251015
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Hidup merupakan sesuatu yang kompleks. Hidup dapat dipandang dari berbagai sudut pandang atau multidimensi. Manusia adalah bagian dari kehidupan. Dalam pandangan filsafat, manusia dikatakan hidup jika manusia tersebut masih terus berfikir. Kebingungan dan keraguan di dalam pikiran manusia menandakan bahwa ia masih hidup. Manusia yang sudah merasa jelas kemudian berhenti berfikir, menandakan bahwa ia telah terancam bahaya, terancam kematian. Oleh karena itu, berfilsafat menandakan bahwa manusia hidup.

    ReplyDelete
  33. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Filsafat layaknya menjadi pendamping di manapun dan kapanpun manusia berada. Karena olah pikir manusia sejak dulu hingga sekarang termasuk di dalamnya penerapan filsafat yang merasuki setiap sel pikir manusia. Bila ingin membangun hidup bekerja sama dengan hati dan pikiran maka akan terbantu dan bisa membentuk konsep filsafat yang diinginkan. Setiap perilaku, tindak tanduk yang biasanya terdapat dalam alur kehidupan semuanya sudah tertancap dalam pikiran dan siap untuk ditindaklanjuti dan diterapkan dalam kenyataan.

    ReplyDelete
  34. Nur Afni
    18709251027
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Saya sependapat dengan elegi ini seringkali memang pertanyaan yang ada itu adalah bagaimana guru menjelaskan bukan bagaimana siswa belajar.
    pertanyaan tersebut menurut saya lebih mengarah pada teacher oriented padahal proses pembelajaran berpusat pada siswa. Hal tersebut membuat proses pembelajaran mengalami kendala karena kepekaan atau sensifitas guru akan siswa kurang. Guru hanya memikirkan bagaimana baiknya ia mengajar tetapi tidak berdasarkan pada kebutuhan siswa.

    ReplyDelete
  35. Muhammad Nurfauzan
    14301241015
    s1 PEndidikan Matematika

    Membangun kehidupan dalam kacamataa filsafat adlaah dengan berhaarap. Jika saya berkesempatan beropini "Saya berharap maka saya hidup" berbeda dengan kata dari Albert Camus "saya memberontak maka saya ada" . Kenapa saya dpat beropini bahwa "saya berharap maka saya hidup"? ya karena jika kita tana harapan maka kita hanya akan diselimuti oleh keputus asaan, dan keputus asaan adalah faktor penghambat hidup kita tidak terbangun secara optimal. Dengan berharap kita lebih mudah untuk menjalankan sesuatu apalagi untuk membangun hidup ini, maka "saya berharap, maka saya ada"

    Terimakasih

    ReplyDelete
  36. Kartianom
    18701261001
    S3 PEP 2018

    Menurut kacamata saya pribadi sebagai seorang muslim, arti hidup sebenarnya tidak jauh dari yang memberi kehidupan kepada kita sendiri, yang memberi kehidupan kepada semua makhluk di semesta alam, pencipta segala kehidupan, yakni Tuhan Yang Maha Esa Allah SWT. Hidup kita semata-mata karena Tuhan dan untuk Tuhan. Dalam membangun kehidupan juga, setiap langkah yang kita lalui untuk mengharap ridho-Nya.

    ReplyDelete
  37. Lumaurridlo
    18701261010
    S3-PEP 2018


    ngudi kasampurnaan (mencari kesempurnaan) merupakan falsafah orang jawa yang berarti manusia mencurahkan seluruh kewujudannya, baik jasmani maupun rohani untuk mencapai tujuan itu (kesempurnaan hidup).untuk mencapai hal tersebut ada tiga hubungan manusia yang dikenal dengan tri hita wacana bermakna hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan,hubungan harmonis antara manusia dengan manusia lainnya, dan hubungan harmonis antara manusia dengan alam semesta atau lingkungannya. ketiga konsep inilah yang menjadi tuntungan hidup orang jawa.

    ReplyDelete