Sep 20, 2010

Elegi Menggapai Rumah Paradoks




Oleh Marsigit
(Diolah dari Paradoks Russell)

Rumah paradoks:
Aku adalah rumah paradoks. Penghuniku hanyalah orang-orang yang tidak sama dengan dirinya sendiri.

Alfa:
Wahai rumah paradoks, namaku adalah Alfa. Aku ingin bertanya. Apakah aku penghuni rumahmu atau bukan?

Rumah paradoks:
Engkau bisa menghuni rumahku bisa juga tidak menghuni rumahku.

Alfa:
Kapan aku menghuni rumahmu?

Rumah paradoks:
Jika engkau tidak sama dengan dirimu sendiri. Yaitu engkau tidak sama dengan Alfa.

Alfa:
Baik, aku sekarang akan menghuni rumahmu.

Rumah paradoks:
Apa yang engkau maksud dengan “aku”

Alfa:
Yang aku maksud dengan “aku” adalah diriku yaitu Alfa. Jadi aku adalah Alfa.

Rumah paradoks:
Karena engkau sama dengan Alfa maka engkau harus keluar, dan tidak boleh menghuni rumahku.

Alfa:
Bukankah aku telah menghuni rumahmu. Maka aku tidak sama dengan Alfa.

Rumah paradoks:
Baiklah karena engkau tidak sama dengan Alfa maka engkau boleh menghuni rumahku.

Alfa:
Bagaimana engkau ini, wahai rumah paradoks. Aku itu penghuni rumahmu atau bukan?

Rumah paradoks:
Sebenarnya engkau itu sekaligus penghuni rumahku dan bukan penghuni rumahku.

3 comments:

  1. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Dari elegi diata yang saya pahami, rumah paradoks adalah dimana seseorang tidak sama dengan dirinya. Dimana kadang kala memang manusia mengalami kontardiksi dalam dirinya. Dan kontradiksi itu niscaya. Namun ia bisa jadi sesuai dengan dirinya ketika ia berpegang teguh pada Allah Ta’ala, ketika ia bisa menyesuaikan dirinya sesuai ruang dan waktu. Namun sejatinya kontradiksi itu ada dalam diri kita.

    ReplyDelete
  2. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Tulisan yang tidak begitu panjang, tidak cukup sekali saya membaca, masih menyisakan kebingungan, susah membuat kesimpulan, susah berkomentar. Kompleksitas hakikat paradoks yang dituangkan dalam postingan di atas membuat saya takut, saya pikir ini tentang hubungan kontradiktif, tapi ini kompleksi, bisa juga ini buka kontradiktif.

    ReplyDelete
  3. Arung Mega Ratna
    17709251049
    S2 Pend. Matematika C

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Berdasarkan “Elegi Menggapai Rumah Paradoks” Bahwa segala sesuatu di dunia ini bersifat Kontradiksi. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, paradoks berarti pernyataan yang seolah-olah bertentangan (berlawanan) dengan pendapat umum atau kebenaran, tetapi kenyataannya mengandung kebenaran.
    Diriku tidak sama dengan diriku, maka disini terdapat kontradiksi. Namun kenyataannya memang benar, bahwa diriku yang sekarang berbeda dengan dengan diriku yang dulu. Diriku yang sekarang juga berbeda dengan diriku yang akan datang.
    Terima kasih
    Wassalamu'alaikum

    ReplyDelete