Sep 22, 2010

Elegi Perbincangan Bukan Benar dan Bukan Salah




Oleh Marsigit

Bukan benar dan bukan salah:
Kami-kami ini adalah bukan benar dan bukan salah. Kami bukan benar tetapi kami juga bukan salah. Selama ini memang kami merasa terpinggirkan oleh hak istimewa yang diperoleh benar dan salah. Tetapi tidak apalah, kami juga ingin selalu menjaga silaturahim diantara bukan benar dan bukan salah. Setelah saya identifikasi, ternyata cukup banyak juga anggotaku itu

Pertanyaan:
Wahai bukan benar dan bukan salah, aku adalah pertanyaan. Aneh pula jika ada orang mengatakan aku telah membuat pertanyaan yang benar atau pertanyaan yang salah. Padahal aku sekedar bertanya. Menurutku pertanyaanku itu tidaklah dapat dikatakan sebagai benar atau sebagai salah. Maka jelaslah kiranya bahwa aku termasuk satu diantara anggotamu. Maka aku juga ingin berpesan kepada para benar atau salah, janganlah engkau selalu berusaha mengajakku untuk menjadi anggotamu. Jangan pula engkau merasa risau dengan pertanyaan-pertanyaanku, karena pertanyaanku itu sesungguhnya bukanlah benar dan bukanlah salah.

Keadaan:
Wahai bukan benar dan bukan salah, aku adalah keadaan. Aneh pula jika ada orang mengatakan aku telah membuat keadaan yang benar atau keadaan yang salah. Padahal aku sekedar keadaan. Menurutku keadaanku itu tidaklah dapat dikatakan sebagai benar atau sebagai salah. Maka jelaslah kiranya bahwa aku termasuk satu diantara anggotamu. Maka aku juga ingin berpesan kepada para benar atau salah, janganlah engkau selalu berusaha mengajakku untuk menjadi anggotamu. Jangan pula engkau merasa risau dengan keadaan-keadaanku, karena keadaanku itu sesungguhnya bukanlah tentang keadaanbenar dan bukanlah tentang keadaan salah.

Waktu:
Wahai bukan benar dan bukan salah, aku adalah waktu. Aneh pula jika ada orang mengatakan aku telah membuat waktu yang benar atau waktu yang salah. Padahal aku sekedar waktu. Menurutku waktuku itu tidaklah dapat dikatakan sebagai benar atau sebagai salah. Maka jelaslah kiranya bahwa aku termasuk satu diantara bukan benar dan bukan salah. Maka aku juga ingin berpesan kepada para benar atau salah, janganlah engkau selalu berusaha mengajakku untuk menjadi anggotamu. Jangan pula engkau merasa risau dengan waktu-waktuku, karena waktuku itu sesungguhnya bukanlah tentang waktu benar dan bukanlah tentang waktu salah.

Ruang:
Wahai bukan benar dan bukan salah, aku adalah ruang. Aneh pula jika ada orang mengatakan aku telah membuat ruang yang benar atau ruang yang salah. Padahal aku sekedar ruang. Menurutku ruangku itu tidaklah dapat dikatakan sebagai benar atau sebagai salah. Maka jelaslah kiranya bahwa aku termasuk satu diantara bukan benar dan bukan salah. Maka aku juga ingin berpesan kepada para benar atau salah, janganlah engkau selalu berusaha mengajakku untuk menjadi anggotamu. Jangan pula engkau merasa risau dengan ruang-ruangku, karena ruangku itu sesungguhnya bukanlah tentang ruang benar dan bukanlah tentang ruang salah.

Persepsi:
Wahai bukan benar dan bukan salah, aku adalah persepsi. Aneh pula jika ada orang mengatakan aku telah membuat persepsi yang benar atau persepsi yang salah. Padahal aku sekedar persepsi. Menurutku persepsiku itu tidaklah dapat dikatakan sebagai benar atau sebagai salah. Maka jelaslah kiranya bahwa aku termasuk satu diantara bukan benar dan bukan salah. Maka aku juga ingin berpesan kepada para benar atau salah, janganlah engkau selalu berusaha mengajakku untuk menjadi anggotamu. Jangan pula engkau merasa risau dengan persepsi-persepsiku, karena persepsiku itu sesungguhnya bukanlah tentang persepsi benar dan bukanlah tentang persepsi salah.

Logika:
Wahai bukan benar dan bukan salah, aku adalah logika. Aneh pula jika ada orang mengatakan aku telah membuat logika yang benar atau logika yang salah. Padahal aku sekedar logika. Menurutku logika itu tidaklah dapat dikatakan sebagai benar atau sebagai salah. Maka jelaslah kiranya bahwa aku termasuk satu diantara bukan benar dan bukan salah. Maka aku juga ingin berpesan kepada para benar atau salah, janganlah engkau selalu berusaha mengajakku untuk menjadi anggotamu. Jangan pula engkau merasa risau dengan logika-logikaku, karena logika itu sesungguhnya bukanlah tentang logika benar dan bukanlah tentang logika salah.

Benar:
Wahai bukan benar dan bukan salah, aku adalah benar. Aneh pula jika ada orang mengatakan aku telah membuat benar yang benar atau benar yang salah. Padahal aku sekedar benar. Menurutku benar itu tidaklah dapat dikatakan sebagai benar atau sebagai salah. Maka jelaslah kiranya bahwa aku termasuk satu diantara bukan benar dan bukan salah. Maka aku juga ingin berpesan kepada para benar atau salah, janganlah engkau selalu berusaha mengajakku untuk menjadi anggotamu. Jangan pula engkau merasa risau dengan benar-benar, karena benar itu sesungguhnya bukanlah tentang benar benar dan bukanlah tentang benar salah.

Salah:
Wahai bukan benar dan bukan salah, aku adalah salah. Aneh pula jika ada orang mengatakan aku telah membuat salah yang benar atau benar yang salah. Padahal aku sekedar salah. Menurutku salah itu tidaklah dapat dikatakan sebagai benar atau sebagai salah. Maka jelaslah kiranya bahwa aku termasuk satu diantara bukan benar dan bukan salah. Maka aku juga ingin berpesan kepada para benar atau salah, janganlah engkau selalu berusaha mengajakku untuk menjadi anggotamu. Jangan pula engkau merasa risau dengan salah-salah, karena salah itu sesungguhnya bukanlah tentang salah benar dan bukanlah tentang salah salah.

Bukan benar:
Wahai bukan benar dan bukan salah, aku adalah bukan benar. Aneh pula jika ada orang mengatakan aku telah membuat bukan benar yang benar atau bukan benar yang salah. Padahal aku sekedar bukan benar. Menurutku bukan benar itu tidaklah dapat dikatakan sebagai benar atau sebagai salah. Maka jelaslah kiranya bahwa aku termasuk satu diantara bukan benar dan bukan salah. Maka aku juga ingin berpesan kepada para benar atau salah, janganlah engkau selalu berusaha mengajakku untuk menjadi anggotamu. Jangan pula engkau merasa risau dengan bukan benar-bukan benar, karena bukan benar itu sesungguhnya bukanlah tentang bukan benar benar dan bukanlah tentang bukan benar salah.

Bukan salah:
Wahai bukan benar dan bukan salah, aku adalah bukan salah. Aneh pula jika ada orang mengatakan aku telah membuat bukan salah yang benar atau bukan salah yang salah. Padahal aku sekedar bukan salah. Menurutku bukan salah itu tidaklah dapat dikatakan sebagai benar atau sebagai salah. Maka jelaslah kiranya bahwa aku termasuk satu diantara bukan benar dan bukan salah. Maka aku juga ingin berpesan kepada para benar atau salah, janganlah engkau selalu berusaha mengajakku untuk menjadi anggotamu. Jangan pula engkau merasa risau dengan bukan salah-bukan salah, karena bukan salah itu sesungguhnya bukanlah tentang bukan salah benar dan bukanlah tentang bukan salah salah.

Benar dan salah protes:
Wahai semuanya, sungguh lihai engkau mengelabuiku. Bagiku tiadalah ada di dunia ini yang tidak termasuk ke dalam benar atau salah. Aku tidak mempercayaimu. Ketidakpercayaanku terhadap dirimu, itu adalah pertanda bahwa engkau itu tidak benar. Wahai bukan benar dan bukan salah, kendalikanlah anggota-anggotamu itu, supaya tidak melampaui batas. Tetapi aku juga sedikit ragu apakah protesku ini benar atau salah?

Orang tua berambut putih:
Nantikan elegi berikutnya, mungkin akan ada jawaban dari para logos.

39 comments:

  1. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Bukan benar dan bukan salah, artinya suatu pernyataan yang tidak bernilai benar maupun tidak bernilai salah. Sebenarnya ada banyak hal yang tidak memiliki nilai, artinya sesuatu tersebut adalah netral tidak dapat dikatakan benar atau salah. Dapat dikatakan benar atau salah apabila sudah bersinggungan dengan hal lainnya dalam ruang dan waktu. Seperti halnya keadaan saja tidak serta merta disertai keadaan benar atau keadaan salah, hal itu akan terjadi apabila manusia sudah memandang keadaan tersebut dalam situasi yang berbeda. Suatu keadaan gelap akan benar adanya apabila dalam situasi kuliah yang menggunakan proyektor. Sedangkan keadaan gelap akan salah apabila dalam situasi kita sedang membaca, menulis, berjalan dan sebagainya. Itulah mengapa sebenarnya nilai benar atau salah yang dipahami manusia relatif terhadap ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  2. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Dalam kehidupan di dunia ini, ada kalanya sesuatu itu tidak bisa dianggap mutlak benar maupun mutlak salah. Nilainya di antara benar dan salah dan tidak keduanya. Itulah bukan benar dan bukan salah. Semua yang ada bukan benar dan bukan salah, sedangkan semua yang mungkin ada bukan benar dan bukan salah.

    ReplyDelete
  3. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Segala sesuatunya tidak dipandang sepenuhnya bukan benar dan bukan salah. Bukan benar maupun bukan salah relatif terhadap ruang dan waktu. Kebenaran absolut hanyalah milik Alloh SWT. Kebenaran berawal dari suatu pembelajaran kesalahan. Demikianlah Alloh menciptakan separoh dunia dan separoh dunia yang lain. Hidup dengan segala kontradiksinya, agar seimbang dan lengkap dengan satu dunia.

    ReplyDelete
  4. Syahlan romadon
    PM C 2016/ 16709251047

    Benar dan salah relatif dengan ruang dan waktu. Benar menurut saya belum tentu benar juga menurut orang lain dan salah menurut saya belum tentu salah juga menurut orang lain. Semua tergantung konteksnya. Sehingga benar dan salah adalah relatif tergantung bagaimana kita berpikir dan mengambil sudut pandang.

    ReplyDelete
  5. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Bukan benar berarti salah, bukan salah berarti benar. Benar dan Salah adalah hal yang bisa dianggap relatif tergantung pada ruang waktu dan dimensinya. Benar salah yang bernilai absolut ada pada ketentuan Allah SWT.

    ReplyDelete
  6. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Bukan salah bukan berati benar. Bukan salah ketika tidak sesuai dengan yang salah, tetapi bukan juga dikatakan benar.
    Beda artinya ketika kita mengetahui itu tidak sesuai dengan salah dengan mengatakan itu bukan salah, dibandingkan mengatakan itu benar.
    Bukan salah artinya tidak sesuai dengan yang salah tetapi bukan juga benar atau melenceng dari salah.

    ReplyDelete
  7. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    banyak hal yang menbuat sesuatu itu bukan benar dan bukan salah. ruang, waktu, persepsi,logika dan keadaan. semuanya jika dicermati lebih baik tentu memiliki andilnya masing-masing. pembenaran untuk sesuatu dikatan bukan salah dan bukan benar juga tergantung pada sudut pandang kita dalam memahaminya.

    ReplyDelete
  8. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Sesungguhnya dalam kehidupan dunia ini benar dan salah itu bersifat relatif, karena sebenar-benarnya hidup adalah bersifat relatif terhadap ruang dan waktu. Ada kalanya yang bukan benar tidak berarti salah. Yang bukan salah juga tidak berarti benar. Contoh hal yang bukan benar dan bukan salah antara lain waktu, ruang, persepsi, logika, dan sebagainya.

    ReplyDelete
  9. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    saya memahami bahwa benar dan salah pada manusia selalu kontradiksi, karena manusia melihat suatu persoalan dengan sudut pandang yang berbeda - beda benar bagi orang tertentu, belum tentu benar bagi yang lainya dan sebaliknya salah bagi sebagian orang belum tentu salah bagi yang lainya. Oleh karena itu manusia masih bersifat relatif, sebaiknya manusia serahkan saja "benar dan salah" kepada Tuhan yang bersifat absolut. Jika manusia sudah kehilangan arah untuk menentukan "benar dan salah," akan lebih baik jika berhenti sejenak dan mohon petunjuk dari Tuhan yang bersifat absolute.

    ReplyDelete
  10. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu'alaikum. Benar dan salah itu relatif, sama seperti awal dan akhir pada elegi sebelumnya. Benar untuk satu orang belum tentu benar untuk orang lain. Apa yang mutlak benar bisa jadi malah salah, dan apa yang mutlek salah bisa jadi malah benar. Benar dan salah itu tergantung pada ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  11. Jeanete Nenabu
    15709251004
    PPS Pend. Matematika D

    Segala sesuatu dalam filsafat tergantung ruang dan waktu. Benar dan salah jika ruang dan waktunya berbeda bisa menjadi bukan benar dan bukan salah. Benar dan salah pun jika pada manusia dapat bersifat relative. Demikian pula bukan benar dan bukan salah. Benar dan salah yang bersifat absolut hanya milik Tuhan.

    ReplyDelete
  12. Jeanete Nenabu
    15709251004
    PPS Pend. Matematika D

    Satu hal yang sering ditekankan pak Marsigit adalah dalam berfilsafat pandanglah segala sesuatu dengan netral. Saat kita telah memihak, maka yang kita dapatkan adalah mitos, dan bukan logos. Itulah yang harus diwaspadai oleh setiap orang yang ingin mencari ilmu. Seperti benar, salah, bukan benar dan bukan salah. Dalam elegi ini dibahas tesis benar dan salah dan anti tesisnya yaitu bukan benar dan bukan salah, dan itu berbeda-beda pada setiap orang.

    ReplyDelete
  13. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Benar dan salah adalah suatu kontradiktif. Namun bukan benar dan bukan salah belum pasti kontradiktif dan pasti relative. Relatif bagaimana posisi kita sekarang dalam memandang du hal tersebut pada ruang dan waktu yang tepat.

    ReplyDelete
  14. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Menurut saya apabila yang mengatakan itu manusia maka perkataannya tidak bisa 100% dibenarkan dan tidak juga bisa 100% disalahkan. Karena manusia berpeluang untuk benar dan berpeluang untuk salah, maka kita selaku manusia dilarang oleh Allah untuk “menyembah” sesama manusia. Namun kita selaku manusia yang bisa kita lakukan adalah bagaiaman kita agar bisa mencapai kebenaran maksimal dan meminimalisir kesalahan.

    ReplyDelete
  15. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPs Pendidikan Matematika 2016 Kelas D

    benar dan salah adalah sesuatu yang tidak pernah terlepas kaitannya, benar dan salah itu relatif. tergantung dari sudut pandang dan pikiran masing-masing. benar menurutku belum tentu benar menurutmu. dan sebaliknya.

    ReplyDelete
  16. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Bukan benar dan bukan salah itu jiga diibaratkan dengan skala 0-1, dengan 0 itu salah absolut dan 1 itu benar absolut maka bukan benar atau bukan selah itu nilai diantara 0-1. Tak bias dikatakan benar maupun salah. Sebenar-benarnya penilaian orang pun tidak benar absolut maupun salah absolut. Karena yang menentukan hal-hal tersubut ya Tuhan sang pencipta alam.

    ReplyDelete
  17. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillaah...
    Benar dan salah adalah suatu yang relatif terhadap ruang dan waktu. Benar dan salah adalah dua hal yang tidak pernah satu karena arahnya memang selalu berbeda. Benar menurut kita belum tentu benar menurut orang lain, demikian pula sebaliknya karena tergantung pemahaman masing-masing. Hal ini terjadi karena keterbatasan kita sebagai manusia. Hanya Allah SWT yang tidak pernah salah, sebenar-benarnya kebenaran adalah milik Allah SWT.

    ReplyDelete
  18. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Benar dan salah, bukan benar dan bukan salah sejatinya tergantung dari keadaan, ruang dan waktunya. Persepsi dan logika dapat menentukan arah benar dan salah, jadi benar dan salah itu relatif. Benar hanyalah milik Tuhan, dan salah itu merupakan hal yang manusia sering lakukan. Entah benar, entah salah, manusia harus senantiasa berefleksi dan membenahi diri dan menjalaninya sesuai dengan ruang dan waktunya masing – masing.

    ReplyDelete
  19. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Mungkin semuanya dapat dikatakan benar dan bukan salah, karena adanya benar dan salah hanyalah tergantung pada sudut pandang dari sisi yang berbeda. Benar dan bukan salah memandang dari semua sudut pandang dan merasakan esensi dari semuanya. Di dalam berfilsafat tidak ada kata benar dan salah, namun benar dan bukan salah. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa setiap orang mempunyai sudut pandangnya masing-masing. Dan semua sisi tersebut akan terlihat benar. Ketika seseorang menganggapnya salah, bukan berarti yang disangkakannya itu yang salah, akan tetapi mungkin dia melihat dari sudut pandang yang salah atau tidak sesuai. Sehingga ketika kita akan menilai pendapat seseorang yang berbeda, cobalah untuk melihat dari sudut pandangnya terlebih dahulu, jangan langsung menjudge bahwa pendapatnya salah. Hal ini merupakan salah satu langkah untuk meminimalisir perselisihan.

    ReplyDelete
  20. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    salah benar semua tergantung persepsi tergantung konteks. janganlah suka menyalahkan orang lain karena sesungguhnya salah benar itu ditangan Tuhan YME. maka janganlah sesekali menyalahkan orang lain jika tidak mengetahui asal muasalnya. benar juga belum tentu benar karena manusia tempat salah dan lupa.

    ReplyDelete
  21. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Di dunia ini penuh dengan kontradiski. Kalau ada hitam maka aa putih, kalau ada baik maka ada jahat, kalau ada benar maka ada salah, begitupun kalau ada bukan benar maka ada juga bukan salah. Yang dimaksud benar bagi semua di dunia ini bersifat relatif terhadap ruang dan waktu. Benar menurut seseorang bisa menjadi bukan benar bagi orang lain, sebaliknya salah menurut seseorang bisa jadi bukan salah untuk orang lain. Inilah mengapa benar, salah, di dunia ini bersifat relatif terhadap ruang dan waktu. Kadang panca indra kita tidak mampu menangkap mana yang benar dan mana yang salah. Bahkan intuisi sekalipun bagi orang yang sangat berpengalaman sekalipun tidak akan selalu benar dia juga bisa salah. Sebaliknya orang yang salah sekalipun dia pasti pernah melakukan kebenaran. Kebenaran mutlak hanyalah di tangan Allah SWT saja.

    ReplyDelete
  22. Ajeng Puspitasari / 14301241005
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    benar dan salah itu tergantung pada ruang dan waktu. bisa jadi suatu tindakan A bernilai benar untuk kejadian B. namun, belum tentukan kejadian A bernilai benar untuk suatu kejadian C. sadar atau tidak, hal ini pun sering kita temukan dalam matematika.

    ReplyDelete
  23. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    bagi saya bukan benar dan bukan salah itu memiliki konteks yang berbeda-beda. Adakalanya hal itu termasuk pada sesuatu yang benar walaupun sebagaian orang beranggapan salah. Karena benar dan salah itu kadang bersifat relatif. Tergantung dari bagaimana cara kita memandang dan menyikapinya.

    ReplyDelete
  24. Yuni Astuti
    14301241035
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Lawan dari salah adalah benar, sedangkan lawan dari benar adalah salah. Namun hal tersebut tidaklah mutlak, karena salah dan benar itu dapat berbeda dari sudut pandang yang berbeda.

    ReplyDelete
  25. Yuni Astuti
    Yuni Astuti
    14301241035
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Benar dan salah itu relatif, sebenar-benar definisi benar dan salah hanya lah Allah SWT yang mengetahui. Kita tidak bisa menganggap apa yang kita rasa atau pikir benar itu pasti lah benar juga bagi orang lain. Kita juga tidak bisa menganggap apa yang kita rasa dan pikir salah itu juga pasti lah salah juga bagi orang lain. Oleh karenanya kita harus menilai keseluruhannya secara objektif.

    ReplyDelete
  26. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam kehidupan, bukan benar dan bukan salah tidak dapat diartikan sebagai mutlak salah dan mutlak benar. Bukan benar dan bukan salah bisa diartikan sebagai tidak benar dan tidak salah. Memang sulit dipahami, namun itulah yang dapat saya pahami.

    ReplyDelete
  27. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Benar menurutku belum tentu benar menurut oranglain, apalagi menurut Allah SWT. Kebenaran yang absolut hanyalah milik Allah SWT. Oleh karena itu, kita harus selalu memikirkan terlebih dahulu konsekuensi yang akan kita peroleh dari setiap perbuatan yang akan kita lakukan. Semoga apa yang telah kita lakukan selama ini benar di mata Allah SWT. Aamiin.

    ReplyDelete
  28. DIKY SETYA HERNANDA
    14301241043
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Benar salah menurut setiap orang adalah berbeda. Tergantung dimensi ruang dan waktunya. Hal tersebut memang wajar terjadi karena kebenaran yang benar-benar absolut hanya pada Allah SWT. Kita sebagai hambanya hanya bisa berusaha untuk melakukan perbuatan yang benar.

    ReplyDelete
  29. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Dianggap benar ataupun dianggap salah adalah tergantung dimensi ruang dan waktu. tergantung konteks. yang dapat menentukan benar salah setinggi tingginya adalah Allah SWT. manusia hanya dapat mengira.

    ReplyDelete
  30. Assalamu’alaikum wr wb
    Dwi Kawuryani
    14301241049 (S1 Pendidikan Matematika I 2014)
    Sesungguhnya salah dan benar belum tentu menjadi salah dan benar, seperti yang telah dijelaskan di elegi yang bahwa setiap subjek adalah kontradiksi. Yang berarti semua tergantung dengan dimensi ruang dan waktu sehingga persepsi dan keadaan sesuatu dapat berubah dan juga mengubah makna dari salah, benar, tidak salah dan tidak benar.
    Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum wr wb

    ReplyDelete
  31. Desinta Armiani
    14301241041
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Bukan benar bukan salah bersifat relatif menurut sudut pandang masing-masing individu. Akan tetapi benar atau salah yang absolute hanyalah milik Allah SWT, dan semuanya atas ketentuanNya.

    ReplyDelete
  32. 'Azzanie Karima Arroida
    14301241017
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Bukan benar dan bukan salah berarti hal tersebut bersifat netral. Netral berarti tidak memihak pada apapun, tidak dalam kelompok apapun, tidak terikat pada apapun, dan sebagainya yang posisinya selalu tidak benar tetapi juga tidak salah. Terkadang kita perlu memposisikan diri kita netral karena itu bisa jadi adalah solusi dari suatu permasalahan.

    ReplyDelete
  33. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Benar itu relatif, dan begitu juga salah. Kita sebagai manusia bisa menilai segala sesuatu sesuka hati kita, bisa menilai orang itu pintar, cantik, baik, buruk, jahat, namun semua itu sebatas penilaian kita saja dan belum tentu benar menurut orang lain. jadi benar dan salah itu tergantung dari dimensi ruang dan waktunya dimana kita berada saat itu

    ReplyDelete
  34. Mutiara Khalida (NIM 13301241054)
    Kelas Filsafat Pendidikan Matematika 2013

    Dalam perkuliahan filsafat saya pernah melakukan refleksi sebagai berikut:
    Mempelajari filsafat bukan masalah benar atau salah, sebagai contoh bagaimana kita menggunakan panca indera kita. Kita menggunakan panca indera kita untuk merasakan obyek-obyek yang ada namun tidak semua obyek harus kita rasakan. Contohnya adalah ketika kita mendengar, tidak semua obyek kita dengarkan, kita perlu memilah mana yang perlu kita dengar dan mana yang tidak. Selain karena sebab kesopanan namun juga manusia diberikan keterbatasan dalam menggunakan panca indera. Kita tidak bisa mendengarkan semua jenis suara, namun jangan menganggap keterbatasan hanya sebagai sesuatu yang negatif, karena jika kita bisa mendengarkan semua jenis suara maka belum tentu kita bisa menanggungnya.

    ReplyDelete
  35. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Hal yang dikatakan bukan benar maupun salah merupakan keadaan sesuatu yang tidak dapat dikegorikan sebagai sebuah kebenaran atau sebuah kesalahan. Kebenaran duduk diatas puing-puing kesalahan dan kesalahan menyangga tiang-tiang kebenaran. Benar ini dating dari sesuatu hal yang salah dan yang tidak benar merupakan yang berdiri begitu saja tanpa adanya kesalahan. Namun, sesuatu yang benar apabila dilakukan dengan niat yang salah, hasilnya akan salah dan sesuatu yang salah apabila dilandasi dengan niat yang benar, hasilnya bisa benar.

    ReplyDelete
  36. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Benar dan salah bersifat relatif terhadap ruang dan waktunya. Sering sekali pendapat kita mengenai suatu hal dalah benar, namun menurut orang lain itu bukan merupakan hal yang benar. hal yang kita anggap benar, tak selamanya begitu menurut pendapat orang lain. Sesuatu yang relatif seperti ini maka akan menjadi lebih sulit untuk mendefinisikan apakah ini benar atau salah. Sekarang bergantung pada subjek masing-masing yang menilai.

    ReplyDelete
  37. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Benar dan salah adalah persepsi. Benar dan salah adalah logika. Begitupun bukan benar dan bukan salah. Semua orang bisa menganggap dia benar atau salah dan juga bisa menganggap orang lain benar atau salah. Kemudian menurut si A hal itu benar atau salah belum tentu menurut B hal itu benar atau salah. Maka berlaku huga dengan bukan benar dan bukan salah. Ketika kita tidak mempercayai sesuatu pasti kita mengangap ia bukan benar begitupun sebaiknya. Namun, kebenaran tetaplah kebenaran makan janganlah kita melampaui batas dan tetap berpihak pada yang benar dan bukan salah.

    ReplyDelete
  38. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Benar dan salah merupakan kontradiksi. Benar dan salah bergantung pada keadaan, waktu, ruang, persepsi, logika seseorang akan segala sesuatu. Yang saya pandang salah belum tentu orang lain akan menganggap hal yang sama, butuh adanya komunikasi untuk dapat mengetahui apakah sesuatu itu dianggap benar atau salah karena persepsi seseorang berbeda-beda. Hanya hati yang ikhlas dan pemikiran yang kritis yang dapat menyatukan kedua persepsi atau pandangan yag berbeda.

    ReplyDelete
  39. Manusia kadang mencari sesuatu di luar dari fitrah atau kodratnya. Menurut hemat saya segala yang ada dan mungkin ada dapat dikenakan sifat benar atau salah, tetapi sifat benar atau salah tersebut bernilai obyektif dari sudut pandang individu tersebut. Walaupun ada benar dan salah yang bersifat universal. Bukan benar dan bukan salah merupakan paradoks, seperti pada paradoks zeno. Paradoks yang sepertinya masuk akal tetapi kenyataannya tidak seperti yang dipikirkan oleh akal.

    ReplyDelete