Sep 22, 2010

Elegi Menggapai Pondamen

Oleh Marsigit

Pondamen:
Siapakah diantara engkau yang dapat menjawab pertanyaan saya. Pertanyaanku adalah sebutkan peristiwa atau keadaan atau apapun yang engkau anggap bisa menjadi awal dari aktivitasmu?



Membaca 1:
Awal dari saya membaca adalah ketika saya mulai memegang buku.

Membaca 2:
Awal dari saya membaca adalah ketika saya memikirkan buku.

Membaca 3:
Awal dari saya membaca adalah ketika saya memikirkan tugas yang diberikan dosen.

Membaca 4:
Awal dari saya membaca adalah ketika saya membuka halaman pertama.

...
...

Membaca N:
Awal dari saya membaca adalah ketika saya berdoa.

Pondamen:
Baiklah kalau begitu, maka dikarenakan Membaca 1, Membaca 2, Membaca 3, Membaca 4, ..., Membaca N, telah dapat menentukan awal dari kegiatanmu, apapun yang engkau anggap awal, maka engkau semua baik sadar atau tidak sadar adalah termasuk golongan kaum foundationalis. Apakah ada Membaca yang lain lain yang ingin usul, bertanya atau protes?

Membaca N+1:
Aku mengakui melakukan kegiatan membaca, tetapi aku mengalami kesulitan hal atau kejadian atau sifat yang bagimana yang dapat aku jadikan sebagai awal dari membaca? Jika aku tentukan bahwa membuka halaman pertama adalah awalku, bukankah doa ku itu lebih awal, jika yang aku anggap sebagai awal membaca adalah pikiranku akan tugas kuliahku, bukankah pertemuan pertamaku dengan dosenku itu lebih awal, ...demikian seterusnya bahkan jika aku ekstensikan maka aku juga dapat mengatakan bahwa awal dari membacaku adalah saat aku lahir, tetapi ternyata ada kejadian yang lain yang mendahuluiku. Maka dengan ini aku nyatakan bahwa aku kesulitan menentukan kapan aku mulai membaca?

Pondamen:
Wahai Membaca N+1, kalau begitu aku dapat menyebut bahwa engkau bukanlah anggotaku. Sebetul-betul dirimu adalah anggota dari kaum anti-foundationalisme. Demikianlah sekelumit tentang hal ikhwal terjadinya aliran foundalisme dan anti-foundalisme dalam filsafat. Maka renungkanlah. Amiin.

Membaca 1, Membace 2, Membaca 3, Membaca 4, ...Membaca N dan Membaca N+1
Wahai pondamen, dapatkah engkau menunjukkan kepada diriku siapa saja teman-temanku itu?

Pondamen:
Dalam filsafat, aliran apapun jika dia telah bersikap menentukan peristiwa, kejadian, sifat atau apapun sebagai awal dari analisisnya, maka mereka itu disebut aliran foundationalisme. Jika tidak demikian maka dia disebut sebagai aliran anti-foundationalisme?

Membaca 1, Membace 2, Membaca 3, Membaca 4, ...Membaca N dan Membaca N+1
Contoh kongkritnya apa dan bagaimana?

Pondamen:
Foundationalisme dalam matematika adalah filsafat matematika yang membangun sistem matematika berdasar pondamen. Pondamen matematika dapat berupa geometri, himpunan, pengukuran , atau statistika. Maka sebagian besar filsafat matematika adalah foundationalisme. Sedangkan yang tidak termasuk foundationalisme biasanya bersifat intuitionisme. Maka kaum intuitionisme berusaha membangun matematika dengan tidak menentukan dasar apapun kecuali menggunakan intuisi untuk merefleksikan matematikanya.

Membaca 1, Membace 2, Membaca 3, Membaca 4, ...Membaca N dan Membaca N+1
Apakah ada contoh yang lain?

Pondamen:
Kaum empiris membangun filsafat dengan pondasi berupa pengalaman. Bagi mereka tiadalah ilmu jika tidak ada pengalaman. Sedangkan kaum rasionalis membangun filsafat berdasarkan rasio. Maka bagi kaum rasionalisme, tiadalah ilmu jika tidak menggunakan rasio. Maka dapat aku katakan bahwa kaum empiris dan kaum rasionalis, bagaimanapun juga termasuk kaum foundationalisme.

Membaca 1, Membace 2, Membaca 3, Membaca 4, ...Membaca N dan Membaca N+1
Bagaimanakah tentang I. Kant?

Pondamen:
Ketahuilah bahwa ternyata ada berbagai sifat pondamen. Ada pondamen yang bersifat tetap, ada yang bergerak dan ada yang kontradiktif. Immanuel Kant membangun filsafatnya diatas kontradiksi atau pertentangan antara rasionalisme dan empiricisme. Maka dikatakan bahwa Immanuel Kant membangun filsafat itu di atas pondamen epistemologis, dan menghasilkan suatu rumusan ilmu yaitu bahwa ilmu itu bersifat sintetik a prirori.

Membaca 1, Membace 2, Membaca 3, Membaca 4, ...Membaca N dan Membaca N+1
Apakah bedanya foundationalisme dan foundamentalist?

Pondamen:
Foundationalisme adalah filsafat sedangkan foundamentalis adalah sosiologi, psikologi atau politik.
Demikian, maka renungkanlah. Amiin.

37 comments:

  1. Muhammad Mufti Hanafi
    13301244005
    S1 Pendidikan Matematika

    Menggapai pondamen. Dalam tulisan ini pribadi saya jadi tahu bagaimana kaum filsuf membangun fikirannya dan bagaimana mereka menjalani kehidupannya. Namun dalam diri masih mempertanyakan apakah para filsuf justru masuk rasionalisme. Apapun itu dalam setiap pembelajaran bagai membangun ke atas dan ke samping yang mana kekuatan cengkeraman ke bawah sangat dibutuhkan untuk menentukan daya tahan dan kekokohan apa yang hendak dibbangun. Beda halnya dengan mengembangkan begitu saja tanpa ada pondamen yang mengawali justru melemahkan dan bahkan kosong. Namun waktu terus berjalan bersama pikiran pondamen.

    ReplyDelete
  2. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Dalam matematika terdapat suatu fondasionalism, karena di dalam matematika terdapat suatu definisi. Yang dinamakan intuisi dapat dijelaskan sebagai berikut. Bahwa mengetahui sejak kapan kita bisa membedakan antara tinggi dan rendah, sejak kapan kita bisa membedakan antara jauh dan dekat. Intuisi ini dapat membantu kita saat kita tidak bisa menentukan suatu permulaan.

    ReplyDelete
  3. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Pondasi atau pondamen merupakan dasar sehingga dasar tersebut harus kuat sehingga bangunan yang ada diatasnya akan kokoh. Terhadap segala sesuatu yang kita lakukan, kita harus memilki pondasinya agar kehidupan yang kita jalani berati. Demikian pula dalam matematika. Pondamen matematika dapat berupa geometri, himpunan, pengukuran, atau statistika, sehingga sebagian besar filsafat matematika adalah foundationalisme.

    ReplyDelete
  4. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Pondamen merupakan dasar atau yang mendasari. Supaya pendapat itu dianggap benar harus ada yang mendasari sehingga seseorang berperdapat demikian. Begitupun dengan ilmu termasuk ilmu filsafat. Hal ini seharusnya juga kita terapkan dalam mengambil keputusan terhadap masalah-masalah yang kita hadapi di kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  5. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Pondamen dilakukan secara sadar dan tidak sadar untuk menentukan awal dari semua kegiatan kita. Salah satu awal dari kegiatan kita ialah membaca, dengan membaca kita akan mengerti semua yang terjadi dalam diri kita maupun di lingkungan kita bahkan yang terjadi secara internasional atau dunia. Dalam ilmu filsafat, aliran foundalisme merupakan aliran yang terjadi jika seseorang telah bersikap dalam menentukan peristiwa, kejadian, difat sebagai awal dari analisisnya. Tetapi dalam matematika pondaen yang digunakan untuk membentuk awal pemikiran bukan berdasarkan pada peristiwa yang terjadi melainkan berasal dari intuisi atau pnegalaman matematika yang dimilikinya.

    ReplyDelete
  6. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Pondamen berarti dasar, pondasi, awal suatu kegiatan atau kejadian. Fondasionalisme adalah teori pembenaran yang didasarkan pada anggapan dasar bahwa, klaim kebenaran terhadap sesuatu perlu didasarkan pada fondasi atau basis yang kokoh, dan jelas dengan sendirinya sehingga tidak membutuhkan koreksi lanjut. Fondasi yang dimaksud oleh para penganut teori pembenaran ini biasanya bentuk intuisi akal budi, atau persepsi indrawi.

    ReplyDelete
  7. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    S2 Pendidikan Matematika A (PM A)

    Fondamen merupakan hal yang paling mendasar dalam berbagai aspek kegiatan. Sebagai analogi, ketika seseorang membangun rumah, pastilah ia akan membangun pondasinya terlebih dahulu sebagai landasan atau dasar untuk mendirikan bangunan di atasnya. Sama halnya ketika kita melakukan suatu kegiatan, pastilah ada dasar untuk kita melakukan hal tersebut. Selain itu, dalam ilmu pengetahuan juga terdapat pondamen. Seperti yang Prof. tuliskan dalam elegi di atas, misalnya matematika yang memiliki pondamen yaitu geometri, himpunan, pengukuran, atau statistika. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa filsafat matematika juga merupakan foundationalisme. Akan tetapi, pondamen ini dapat bersifat tetap, ada yang bergerak, dan ada pula yang kontradiktif. Berdasarkan Elegi menggapai Pondamen di atas, dapat saya ambil pelajaran bahwa sesuatu hal yang kita lakukan haruslah memiliki pondasi yang kuat. Pondasi ini akan dijadikan sebagai pegangan atau acuan kita untuk melakukan kegiatan yang selanjutnya secara berkesinambungan.

    ReplyDelete
  8. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Berdasarkan uraian di atas, saya menyimpulkan bahwa kaum aliran foundalisme memiliki dasar pijakan yang kuat. Ia memiliki satu fondasi pengetahuan dan tahu dari mana ia akan memulai belajar hingga menentukan tujuan akhir belajar. Berbeda dengan kaum anti-foundalisme yang tidak memiliki dasar atau pijakan yang pokok. Ia selalu memiliki alasan sehingga tidak memiliki pondasi satu yang utuh. Bisa jadi, Ia memiliki banyak pondasi pengetahuan yang berbeda yang ia gunakan sebagai pijakan.

    ReplyDelete
  9. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Seperti biasa, saya selalu mengutip dan menampilkan kembali beberapa penggal kalimat pada postingan ini yang begitu menarik di mata saya. "Dalam filsafat, aliran apapun jika dia telah bersikap menentukan peristiwa, kejadian, sifat atau apapun sebagai awal dari analisisnya, maka mereka itu disebut aliran foundationalisme. Jika tidak demikian maka dia disebut sebagai aliran anti-foundationalisme"

    Selama ini makna pondamen yang saya amini adalah hal-hal yang menjadi dasar, pijakan, dan sesuatu yang dijadikan pegangan. Bahkan saya menyamakan "pondamen" dengan "pondasi".

    Saya ingin bertanya. Mohon maaf jika pertanyaan ini terkesan terlalu pragmatis. Disebutkan bahwa dalam filsafat ada aliran foundationalisme dan anti foundationalisme, maka pertanyaan saya: Apakah yang menjadi kelebihan dan kelemahan dari kedua aliran tersebut?

    Disebutkan juga bahwa pondamen dapat bersifat tetap, ada yang bergerak, dan ada pula yang kontradiktif. Lalu apakah anti foundamentalisme tidak bergerak, tidak tetap, dan tidak kontradiktif? Mohon penjelasannya

    ReplyDelete
  10. Arung Mega Ratna
    17709251049
    S2 Pend. Matematika C

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Foundationalisme dalam matematika adalah filsafat matematika yang membangun sistem matematika berdasar pondamen. Dalam filsafat, aliran apapun jika dia telah bersikap menentukan peristiwa, kejadian, sifat atau apapun sebagai awal dari analisisnya, maka mereka itu disebut aliran foundationalisme. Jika tidak demikian maka disebut sebagai aliran anti-foundationalisme
    Dalam kehidupan sehari-hari, segala sesuatu yang kita lakukan dan perbuat perlu pondamen (dasar), sehingga kita berjalan ke jalan yang benar seperti yang ada di Al-Qur’an,
    Terima kasih
    Wassalamu'alaikum

    ReplyDelete
  11. Gamarina Isti R
    17790251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pasca)

    Aliran filsafat yang tela bersikap menentukan peristiwa , kejadian, sifat atau apapun sebagai awal dari analisinya maka hal tersebut disebut aliran foundationalisme. Dalam matematika pondamennya berupa geometri himpunan, pengukuran, atau statistika, apabila seorang ahli matematika menggunakan intuisi untuk merefleksikan matematikanya berarti memiliki sifat intuitionisme. Kaum empiriis dan kaum rasionalis termasuk dalam foundationalisme.Pada Imanuel Kant, beliau membangun filsafatnya di atas kontradiksi antara rasionalisme dan empirisme sehingga beliau membangun filsafat di atas pondamen epistemologi yang menghasilkan rumusan sintetik a priori. Refleksinya adalah setiap ilmu dan intuisi pasti ada awalnya, yang dengan awal tersebut dapat menghasilkan ilmu-ilmu lain yang harus mengacu ada ilmu awal tersebut.

    ReplyDelete
  12. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Foundalisme meyakini bahwa untuk mencapai suatu kebenaran maka seseorang harus mencari dasar ilmu pengetahuan tersebut terlebih dahulu. Segala sesuatu yang kita ucapkan pasti berdasar pada sesuatu dan tidak mungkin tiba-tiba terpikirkan dan terucapkan begitu saja. Adanya paham foundalisme di dalam kehidupan memperlihatkan bahwa segelintir orang meyakini bahwa segala sesuatu pasti terjadi karena sesuatu pula.

    ReplyDelete
  13. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Manusia mempunyai batas dalam menggapai awal, sehingga awal tersebut sesungguhnya adalah keputusan masing-masing. Manusia yang dapat menentukan peristiwa, kejadian, sifat atau apapun sebagai awal dari analisisnya maka termasuk dalam aliran foundationalisme. Kaum foundationalisme membangun ilmu dengan pondamen/dasar yang beragam.

    ReplyDelete
  14. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Pondamen adalah awal, dasar, pondasi kita dalam melakukan sesuatu. Sebagaimana awal membaca bagi membaca 1, membaca 2, ..., membaca N berbeda- beda, ada yang memulai membaca dengan membuka hal pertama, dan sebagainya. Sebagai seorang muslim hendaklah pondasi tetap kita dalam melaksanakan segala sesuatu adalah karena Allah SWT. Meskipun dalam berbagai aktivitas yang beragam memiliki pondasi yang beragam sesuai dengan aktivitasnya. Tetapi jika aktivitas tersebut dilakukan karena Allah SWT maka segala aktivitas tersebut akan bernilai ibadah.

    ReplyDelete
  15. Metia Novianti
    17709251021
    PPs Pend. Matematika A 2017
    Terima kasih pak atas postingan elegi menggapai pondamen.
    Setiap orang memiliki dasar yang harus dibentuk di atasnya. Apapun bentuknya, tiap orang bebas memilih. Namun dalam membangun, pondamennya harus kuat agar tidak mudah goyah dan roboh. Begitu pula dalam ilmu, pondamen yang dibangun dalam menggapai ilmu tiap orang berbeda-beda, tergantung pengalaman dan perspektif yang dimilikinya.

    ReplyDelete
  16. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Elegi menggapai pondamen, dari elegi tersebut diketahui bahwa kaum foundamentalist memiliki dasar atau landasan yang kuat. Sehingga mereka mengetahui awal atau pijakan untuk memulai belajar dan mengetahui tujuan akhir yang akan dicapai. Oleh karena itu, dalam melangkah mereka punya landsan berpikir yang jelas. Dari elegi ini, saya dapat belajar bahwasanya kita harus memiliki landasan awal yang jelas, sehingga dalam melangkah kita memiliki pegangan dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang negatif. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  17. Nurika Miftahuljannah
    17709251060
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    Assalamu’alaikum wr. wb.
    Pondamen merupakan pondasai awal dalam kita melakukan sesuatu. Namun demikia, tidak mudah untuk menentukan sebuah pondamen. Salah menentukan pondamen akan berpengaruh besar dalam hidup kita. Sehingga yang perlu kita lakukan adalah memahami berbagai pondamen yang ada kemudian baru bisa menentukan pondamen mana yang akan kita jadikan pondasi dalam segala aktivitas kita. Kita juga harus yakin dengan pondamen yang telah kita pilih yang menurut kita sesuai dengan kita. Semoga kita semua tidak salah dalam memilih pondamen dalam menjalani hidup ini. Aamiin.
    Wassalamu’alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  18. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Menurut saya, aliran foundationalisme dan aliran anti-foundationalisme ini memang benar adanya. Jika tesisnya aliran foundationalisme maka anti-foundationalisme adalah anti tesisnya. Dalam ruang dan waktu tertentu, kita dapat menentukan awal dari suatu peristiwa. Misalnya awal dari mengajar adalah mempersiapkan RPP, atau ketika masuk kelas, atau ketika menyampaikan apersepsi, atau ketika membuka pelajaran, atau berdo'a. Pasti banyak pendapat tentang awal dari megajar. Tetapi jika di anti tesiskan, awal dari mengajar itu sebenarnya tidak bisa ditentukan. Misalnya pernyataan bahwa awal dari mengajar adalah membuat RPP. Padahal, sebelum membuat RPP, seorang guru memikirkan terlebih dahulu ingin menggunakan model pembelajaran apa, bahkan sebelum menentukan model pembelajaran, seorang guru harus menentukan materi apa yang ingin di sampaikan, hinggga sebelum melakukan itu semua ada banyak kegiatan yang mengawali proses mengajar, maka awal dari kegiatan mengajar tidak dapat ditentukan. Sehingga, benarlah bahwa aliran foundationalisme dan aliran anti-foundationalisme ini memang benar adanya di kehidupan nyata.

    ReplyDelete
  19. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Pondamen berarti dasar atau pondasi. Foundationalisme berarti ada dasar/ awal yang dapat ditentukan dalam memulai suatu hal. Dalam filsafat foundationalisme beragam, maksudnya setiap manusia mempunyai ragam untuk menentukan awal/pondasi dalam kegiatan mereka. Anggapan pondasi yang mendasari seseorang dalam suatu hal yang berbeda beda itu hal yang wajar. Karena olah fikir setiap manusia itu berbeda-beda.

    ReplyDelete
  20. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Segala kegiatan yang kita itu adalah hubungan dari sebab akibat. Karena memang segala tentang hidup itu berlaku sebab akibat. Sehingga ketika seseorang melakukan suatu kegiatan, pasti ada alasan dan tujuannya. Sehingga akibat itu diawali oleh sebab, maka setiap perbuatan itu diawali dengan alasan dulu. Dari apa yang dipikirkan kemudian diwujudkan dalam suatu kegiatan. Dalam melakukan sesuatu itu kuncinya adalah pikiran kita sendiri. Kita ingin berbuat baik atau buruk diawali dari pikiran dan hati kita. Oleh karena itu pikiran dan hati kita harus baik agar kita selalu berbuat baik.

    ReplyDelete
  21. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017


    Foundamen, sebuah dasar dari pemikiran, bagaimana konsep awal pikiran. Dan setiap orang pasti berbeda pondasi dalam berpikirnya. Dalam menentukan konsep awal sebuah pemikiran, baik dia membaca ataupun mendengar sesuatu yang bisa menggoyahkan pemikirannya. Setiap manusia pasti berproses, pondasi tidak selalu selamanya tetap.

    ReplyDelete
  22. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Pondamen atau dasar merupakan kerangka awal berpikir sesuatu. Sementara awal bersifat relative. Para filsuf mempunyai pandangannya masing-masing tentang awalan. Dan itulah disebut dengan kaum foundalisme dalam filsafat. Namun jika awal tersebut sulit untuk ditetapkan maka ia termasuk ke dalam kaum anti-foundalisme. Kaum foundalisme mengatakan bahwa segala sesuatu itu bermula dikarenakan sesuatu yang lain sebagai penyebabnya.

    ReplyDelete
  23. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B


    Pondasi merupakan dasar dari membangun segala hal. Contoh konkritnya dalam membangun rumah, tanpa adanya poondasi yang kokoh bangunan tersebut tidak akan bisa didirikan. Dalam membangun pondasi banyak hal yang harus dilalui, jika dapat menggapainya, maka berdiri tegaklah tujuannya tersebut, tetapi tidak jarang banyak yang tumbang dalam proses menggapai pondasi. Hal itu terjadi karena dalam membangun pondasi terlalu banyak memikirkan resiko-resiko dan penuh dengan keragu-raguan. Dalam hal ini diperlukan berpikir positif dan percaya diri untuk membangun pondasi yang kokoh.

    ReplyDelete
  24. Atik Rodiawati
    17709251025
    PPS Pendidikan Matematika B 2017

    Filsafat mengajari saya bahwa segala hal yang ada di dunia bersifat berpasangan. Tentu saja yang satu hanya pemilik sifat absolut yaitu kuasa Tuhan. Seperti pada elegi ini, pembaca disuguhkan beberapa hal berpasangan seperti aliran foundationalisme dan anti-foundationalisme, aliran rasionalisme oleh Rene Descartes dan aliran empiricisme oleh David Hume, sifat pondamen yakni tetap, bergerak dan kontradiktif yang menjadi pondamen criticism Immanuel Kant.

    ReplyDelete
  25. Shelly LUbis
    17709251040
    S2 Pend.Matematika B

    Assalamu'alaikum wr.wb

    Foundationisme itu berhubungan dengan epistemologi, jadi itulah mengapa aliran ini meyakini bahwa ada keyakinan mendasar dan alasan utama bagi semua ilmu pengetahuan yang dibangun. aliran ini bertolak belakang dengan lairan empirisme yang meyakini bahwa ilmu pengetahuan itu berdasarkan pada pengalaman. kurang lebih hampir samam dengan pendekatan A priori dan A posteriori yang sering di singgung oleh Pak Marsigit.

    ReplyDelete
  26. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak,
    saya belajar tentang fondalisme dan anti-fondalisme. Ada kalanya fondalisme dan anti-fondalisme diperlukan dalam kehidupan ini, tergantung ruang dan waktunya. Ketika seorang anak belajar dengan intuisinya maka ia tidak menggunakan pondamen. Namun dalam belajar filsafat hendaknya menggapai pondamen. Belajar filsafat dengan pondamen akan mengontrol pikiran ketika melakukan olah pikir sehingga tidak menyimpang dan tidak pula tersesat dalam memilih jalan hidup.

    ReplyDelete
  27. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP B

    Dari artikel diatas dapat disimpulkan bahwa pondamen merupakan kesadaran awal sebelum memulai untuk berpikir dan bertindak. Intinya segala sesuatu harus ada pijakannya atau landsannya. Tanpa pondamen kita akan kebingungan ketika menghadapi kesulitan. Dengan menggapai pondamen, kita jadi tau makna kita melakukan sesuatu agar tidak kontradiktif.

    ReplyDelete
  28. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Yang saya dapatkan dari perkuliahan bahwa sebab adalah pondamen. Maka pondamen atau landasan berawal sebab. Ada sebab dari manusia melakukan sesuatu. Sebab seorang manusia melakukan sesuatu hal tentu berbeda dengan sebab seorang manusia lain melakukan hal yang sama, karena tiap manusia memiliki landasan atau pondamennya masing-masing.

    ReplyDelete
  29. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Pondamen, faundalisme, Faoundationalisme, Foundamentalis kata-kata yang hampir sama dalam pengucapannya namun berbeda dalam konteks ruang dan waktunya. Sungguh kami merasa bingung Prof untuk membedakan kata-kata terbebuat digunakan pas kapan dan bagimana menggunakannya. Namun, dapat kami pahami bahwa kata-kata tersebut mengandung satu kata inti yanitu found, pondamen yang berdekatan makna dengan pondasi ataupun landasan. Landasan merupakan hal yang penting bagi manusia sebagai dasar manusia dalam bertindak, jika manusia tidak memiliki dasar dalam bertindak maka bisa kacau pikirannya pula bisa kacau hatinya. Oleh karena itu, penting sekali belajar, mempelajari dan menerapkan apa itu pondamen, foundalisme, Faoundationalisme, Foundamentalis agar tidak terjebak dalam nikmat dunia. Terima kasih.

    ReplyDelete
  30. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Elegi menggapai pondamen merupakan suatu alasan apapun yang memiliki pengaruh terhadap semua peristiwa atau kejadian yang menjadi dasar atau awalan atas suatu kejadian itu sendiri. Dalam melakukan banyak hal, kita harus memiliki alasan yang menjadi dasar perbuatan kita. Melalui dasar itulah, kita dapat mengetahui dan menyadari apa yang akan kita lakukan, apa yang kita lakukan, dan apa yang telah kita lakukan. Tidak sepatutnya dan selayaknya jika kita melakukan hal – hal yang tidak memiliki arah dan dasar, karena hal itu tentu tidak akan memiliki manfaat di kemudian hari.

    ReplyDelete
  31. Sebagaimana hidup seorang manusia, hendaknya memiliki pondasi agar dalam menjalani kehidupan ini seseorang dapat kuat serta tegas dalam melakukan sebuah tindakan. Tentunya pondasinya harus kuat untuk dapat menggapai keadaan tersebut. sebagai hamba Allah kita juga harus punya pondamen iman yang kuat supaya senantiasa kita dalam ridho-Nya. Amiiin

    ReplyDelete
  32. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Terima kasih Prof. Ulasan ini menarik sekali. Saya belajar dari ulasan di atas bahwa pondamen dalam filsafat adalah intuisi. Bagi saya pribadi belajar sesuatu yang berpusat pada pengalaman yang sudah dialami menjadi lebih menghayati dan menyampaikan kepada orang lain juga akan mudah. Teringat saat saya menjadi pemateri terkait dengan motivasi membaca pada remaja. Saat itu saya sangat senang dan semangat menyampaikan isi presentasi yang saya tampilkan. Hal ini dikarenakan saya menceritakan pengalaman saya saat berkecimpung di komunitas literasi. Kemudian, saya hanya hanya sedikit sekali menyampaikan terkait teori motivasi membaca itu sendiri. Saya lebih banyak menceritakan pengalaman yang telah saya dapatkan selama mengikuti komunitas literasi tersebut. Ulasan ini menyadarkan saya bahwa penting sekali menyampaikan kepada orang lain sesuatu yang memang sudah pernah dilakukan. Ini membuat kita tidak terperangkap pada omong kosong. Saya juga senang untuk berbagi pengalaman dengan orang-orang yang memang membutuhkan akan hal itu. Tentunya saya juga menyesuaikan pada ruang dan waktunya. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak dikarenakan telah berbagi ulasan yang membuat saya menjadi merefleksikan pengalaman hidup.

    ReplyDelete
  33. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Assalamualaikum wr.wb
    Terimakasih banyak prof. Marsigit atas postingan di atas. Saya menjadi tahu bahwa pentingnya pondamen dan membangun pondamen kita dalam melakukan segala sesuatu. Karena itulah yang menjadi landasan bagi keberlangsungan hidup kita berikutnya. Dari ulasan di atas saya menjadi tahubagaimana kaum filsuf membangun fikirannya dan bagaimana kemudian mereka menjalani kehidupannya. Namun berbeda dengan saya, sepertinya pondamen saya dalam belajar filsafat hanya dari keterangan bapak di kelas dan bacaan elegi-elegi yang bapak kuat. Saya khawatir, segala yang saya terima selama pembelajaran filsafat hanyalah mitos meski intuisi juga berperan banyak di dalamnya. Manggapai pondamen yang kuat itu relatif, jika bagi kita kuat, bisa saja bagi orang lain tidak. Sebenar-benar pondamen yang kuat hanyalah agama Allah, hanya kepadaNya lah kita boleh bersandar dan dengan meyakini agamaNya kita jadikan sebagai landasan tujuan kita hidup di dunia. Sehingga kita mampu menghadapi segala rintangan dan cobaan yang ada dalam hidup kita. Wallahualam bishowab.

    ReplyDelete
  34. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Mempunyai pondamen dalam hidup ini sangat penting. Pondamen yang paling pokok adalah Agama. Asas Ketuhanan menjadi pondamen yang paling pokok yang harus sudah tertanam dalam jiwa manusia. Begitulah Pancasila menempatkan sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Pondamen itu letaknya di hati. Hati yang sudah tetap tidak akan tergoyahkan oleh pikiran yang bermacam-macam. Anti-foundamentalist sebenarnya terjadi pada alur pikiran. Manusia dapat berpikir sebanyak-banyaknya dan seluas-luasnya. Manusia juga dapat berfikir secara divergen (bermacam-macam), sehingga menghilakan satu pijakan yang pasti. Pijakan dalam pikiran menjadi muncul beraneka ragam, karena memang pikiran manusia yang terus berjalan.

    ReplyDelete
  35. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    P. Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum, Wr. Wb. Dari elegi ini saya dapat menyimpulkan bahwa pondamen adalah kerangka yang melandasi suatu hal baik itu ilmu pengetahuan atau hal-hal yang lainnya. Misalnya, pondamen kenapa saya memilih kuliah di magister pendidikan matematikan UNY adalah niat untuk mengembangkan ilmu pengetahuan saya di bidang pendidikan matematika. Hidup tanpa pondamen adalah kehidupan yang kosong.

    ReplyDelete
  36. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B S2

    Assalamu'alikum Wr. Wb

    foundalisme dapat dikatakan suatu pekerjaan yang dikerjakan dan kita memahami dasar-dasar apa saja yang membuat kita melakukan hal tersebut. Dimana didalam kehidupan kita harus mempunyai alasan dan tujuan mengapa kita melakukan suatu pekerjaan tersebut. Alasanlah yang dapat dijadikan dasar terhadapap apa yang kita kerjakan dan tujuan merupakan pencapain dari alsan yang dimiliki.

    ReplyDelete
  37. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Pondamen adalah yang melandasi, dan mengawali. Dalam filsafat ada kaum fondalisme dan kaum anti foundalisme. Kaum foundalisme percaya bahwa segala sesuatu itu ada yang melandasi dan mengawalinya, sedangkan kaum anti foundalisme percaya bahwa segala sesuatu yang mengawali itu tiada atas bahwa ia tidak dapat menentukan awal dan landasan disana.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete