Sep 22, 2010

Elegi Menggapai Pondamen

Oleh Marsigit

Pondamen:
Siapakah diantara engkau yang dapat menjawab pertanyaan saya. Pertanyaanku adalah sebutkan peristiwa atau keadaan atau apapun yang engkau anggap bisa menjadi awal dari aktivitasmu?



Membaca 1:
Awal dari saya membaca adalah ketika saya mulai memegang buku.

Membaca 2:
Awal dari saya membaca adalah ketika saya memikirkan buku.

Membaca 3:
Awal dari saya membaca adalah ketika saya memikirkan tugas yang diberikan dosen.

Membaca 4:
Awal dari saya membaca adalah ketika saya membuka halaman pertama.

...
...

Membaca N:
Awal dari saya membaca adalah ketika saya berdoa.

Pondamen:
Baiklah kalau begitu, maka dikarenakan Membaca 1, Membaca 2, Membaca 3, Membaca 4, ..., Membaca N, telah dapat menentukan awal dari kegiatanmu, apapun yang engkau anggap awal, maka engkau semua baik sadar atau tidak sadar adalah termasuk golongan kaum foundationalis. Apakah ada Membaca yang lain lain yang ingin usul, bertanya atau protes?

Membaca N+1:
Aku mengakui melakukan kegiatan membaca, tetapi aku mengalami kesulitan hal atau kejadian atau sifat yang bagimana yang dapat aku jadikan sebagai awal dari membaca? Jika aku tentukan bahwa membuka halaman pertama adalah awalku, bukankah doa ku itu lebih awal, jika yang aku anggap sebagai awal membaca adalah pikiranku akan tugas kuliahku, bukankah pertemuan pertamaku dengan dosenku itu lebih awal, ...demikian seterusnya bahkan jika aku ekstensikan maka aku juga dapat mengatakan bahwa awal dari membacaku adalah saat aku lahir, tetapi ternyata ada kejadian yang lain yang mendahuluiku. Maka dengan ini aku nyatakan bahwa aku kesulitan menentukan kapan aku mulai membaca?

Pondamen:
Wahai Membaca N+1, kalau begitu aku dapat menyebut bahwa engkau bukanlah anggotaku. Sebetul-betul dirimu adalah anggota dari kaum anti-foundationalisme. Demikianlah sekelumit tentang hal ikhwal terjadinya aliran foundalisme dan anti-foundalisme dalam filsafat. Maka renungkanlah. Amiin.

Membaca 1, Membace 2, Membaca 3, Membaca 4, ...Membaca N dan Membaca N+1
Wahai pondamen, dapatkah engkau menunjukkan kepada diriku siapa saja teman-temanku itu?

Pondamen:
Dalam filsafat, aliran apapun jika dia telah bersikap menentukan peristiwa, kejadian, sifat atau apapun sebagai awal dari analisisnya, maka mereka itu disebut aliran foundationalisme. Jika tidak demikian maka dia disebut sebagai aliran anti-foundationalisme?

Membaca 1, Membace 2, Membaca 3, Membaca 4, ...Membaca N dan Membaca N+1
Contoh kongkritnya apa dan bagaimana?

Pondamen:
Foundationalisme dalam matematika adalah filsafat matematika yang membangun sistem matematika berdasar pondamen. Pondamen matematika dapat berupa geometri, himpunan, pengukuran , atau statistika. Maka sebagian besar filsafat matematika adalah foundationalisme. Sedangkan yang tidak termasuk foundationalisme biasanya bersifat intuitionisme. Maka kaum intuitionisme berusaha membangun matematika dengan tidak menentukan dasar apapun kecuali menggunakan intuisi untuk merefleksikan matematikanya.

Membaca 1, Membace 2, Membaca 3, Membaca 4, ...Membaca N dan Membaca N+1
Apakah ada contoh yang lain?

Pondamen:
Kaum empiris membangun filsafat dengan pondasi berupa pengalaman. Bagi mereka tiadalah ilmu jika tidak ada pengalaman. Sedangkan kaum rasionalis membangun filsafat berdasarkan rasio. Maka bagi kaum rasionalisme, tiadalah ilmu jika tidak menggunakan rasio. Maka dapat aku katakan bahwa kaum empiris dan kaum rasionalis, bagaimanapun juga termasuk kaum foundationalisme.

Membaca 1, Membace 2, Membaca 3, Membaca 4, ...Membaca N dan Membaca N+1
Bagaimanakah tentang I. Kant?

Pondamen:
Ketahuilah bahwa ternyata ada berbagai sifat pondamen. Ada pondamen yang bersifat tetap, ada yang bergerak dan ada yang kontradiktif. Immanuel Kant membangun filsafatnya diatas kontradiksi atau pertentangan antara rasionalisme dan empiricisme. Maka dikatakan bahwa Immanuel Kant membangun filsafat itu di atas pondamen epistemologis, dan menghasilkan suatu rumusan ilmu yaitu bahwa ilmu itu bersifat sintetik a prirori.

Membaca 1, Membace 2, Membaca 3, Membaca 4, ...Membaca N dan Membaca N+1
Apakah bedanya foundationalisme dan foundamentalist?

Pondamen:
Foundationalisme adalah filsafat sedangkan foundamentalis adalah sosiologi, psikologi atau politik.
Demikian, maka renungkanlah. Amiin.

33 comments:

  1. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Berpijak pada awal yang merupakan dasar bagi sesuatu hal itulah yang dapat dikatakan sebagai pondamen. Seseorang yang dapat mengatakan dan menentukan awal baginya maka orang tersebut merupakan orang yang memiliki foundasi atau termasuk pada kaum foundalis. Tetapi bagi seseorang yang tidak dapat mengatakan dan menentukan awal baginya maka orang tersebut tidak memiliki foundasi, karena dia meyakini bahwa membicarakan tentang awal tidak akan pernah selesai, ada awal yang lebih awal dari awal yang lain, maka dia tidak dapat memutuskan yang mana awal bagi dirinya, orang seperti itu termasuk pada golongan anti foundalis.

    ReplyDelete
  2. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Elegi ini merupakan contoh dari fondasionalisme. Tapi menurut saya, hal ini memberikan contoh bahwa sulitnya menentukan awal. Awal menurut saya tidak untuk dipikirkan. Akan tak terjangkau apabila kita ingin meraih awal. Awal adalah bagian dari keyakinan. Keyakinan menurut kita benar.
    Awal hanyalah Alloh yang tahu, sebaliknya, akhir pun hanya Alloh yang tahu. Tugas kita adalah mengimaninya dan juga mengisi apa yang ada di antara awal dan akhir.

    ReplyDelete
  3. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Pondamen merupakan dasar atau landasan hidup seseorang agar hidup punya tujuan dan terarah. Seperti halnya pondamen matematika adalah ide-ide dasar yang disampaikan oleh para filsuf. Maka landasan awal dari matematika adalah:
    Pondasi matematika yang dibangun dengan LOGISISME Frege yang bermula dari Leibniz, dengan menempatkan logika berada di depan dalam mempelajari matematika. Selanjutnya dengan pondasi dari Kant, maka kebenaran matematika adalah "a priori tapi sintetik" (SINTETIK A PRIORI), yang diperoleh melalui sintesa dari berbagai pengetahuan a priori/abstrak, dengan memperhatikan KONSISTENSI-nya Newton dan sifat NATURAL dari Hume maka pondamen berikutnya ditambahkan oleh Rene Descartes dengan RASIONALITASNYA, yang semuanya bermuara kepada IDE-nya Plato sebagai BUAH DARI PIKIRAN.

    ReplyDelete
  4. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Salah satu aliran filsafat adalah foundationalisme, yaitu aliran dimana mereka dapat menentukan peristiwa, kejadian, sifat atau apapun sebagai awal dari analisisnya. Jika seseorang tidak dapat menentukan awal dari analisisnya maka termasuk aliran anti-foundationalisme. Menurut Immanuel Kant, ada berbagai sifat pondamen yaitu ada pondamen yang bersifat tetap, ada yang bergerak dan ada yang kontradiktif.

    ReplyDelete
  5. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    Foundationalisme adalah salah satu aliran dalam filsafat. jika dalam matematika, maka Foundationalisme lebih bersifat akurat dengan memperhatikan lebih detai, sedangkan lawannya berupa intuisi. sedangkan foundamentalis adalah sosiologi, psikologi atau politik. lebih kepada objek dari Foundationalisme.

    ReplyDelete
  6. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Foundamentalis adalah sosiologi, psikologi atau politik. Hal ini berdasar ilmu ang sudah berlaku secara umum.
    Foundamentalis secara sosiologi berarti dasar yang digunakan mengacu pada hubungan antar manusia,atau hubungan soaial manusia.
    Sedangkan foundamentalis secara psikologi berarti berdasar pada karakteristik setiap individu. Sedangkan foundamentalis secara politik berarti berdasar kepentingan.

    ReplyDelete
  7. Fatmawati
    16709251071
    S2 PM.D 2016
    Dalam elegi ini menegaskan bahwa pondasi suatu bangunan adalah sesuatu yang menjadi awal bangunan tersebut. tak peduli awal tersebut tersusun atau terbuat dari apa, yang penting sekarang dia akan dijadikan sebagai pondasi. begitulah seharusnya kita bersikap untuk menentukan pondasi kegiatan-kegiatan kita. Tingaal tentukan saja kegiatan yang akan dijadikan awal, kemudian mulai lah dalam berkegiatan. Jika kita terlalu lama dalam mempertimbangkan langkah awal, dan terlalu berbelit dalam memikirkan langkah awal, maka kegiatan yang seharusnya dilaksanakan segera akan semakin tertunda.

    ReplyDelete
  8. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu'alaikum. Alasan utama seseorang melakukan sesuatu. Kapan ia meniatkan diri memuai sesuatu, kenapa ia memulai sesuai. Pondamen harus kuat, karena darinya muncul keihlasan untuk melakukan sesuatu.

    ReplyDelete
  9. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016 (S2)
    Konsep-konsep fundamental dalam ilmu pengetahuan dan gambaran umum tentang pengalaman manusia dan tentang realitas, jika benar-benar meyakininya, tetap berada dalam wilayah filsafat, karena pada hakikatnya mereka tidak dapat dideterminasi oleh metode-metode ilmu pengetahuan tertentu manapun. Ilmu pengetahuan tidak dapat menggantikan filsafat, tapi ia sendiri memunculkan persoalan-persoalan filosofis. Karena ilmu pengetahuan sendiri mustahil memberitahu kita di manakah letak wilayah fakta-fakta yang dibahasnya di dalam keseluruhan skema benda-benda atau bahkan bagaimana fakta-fakta tersebut berhubungan dengan pikiran manusia yang mengobservasinya. Ia bahkan tidak mampu menunjukkan, kendati ia pasti mengasumsikan, eksistensi dunia fisik atau legitimasi atas penggunaan prinsip-prinsip umum induksi untuk memprediksikan apa yang mungkin terjadi atau menjelaskan di luar apa yang secara aktual telah terjadi.

    ReplyDelete
  10. Jeanete Nenabu
    15709251004
    PPS Pend. Matematika D
    pondamen atau asas dapat diartikan sebagai pondasi, dasar, alas dari suatu peristiwa, kegiatan, atau aktivitas dalam kehidupan kita. Para filsuf membangun filsafat mereka diatas dasar mereka masing-masing. Maka pondamen itu berbeda-beda tergantung ruang dan waktunya. Dalam matematika pun demikian, kaum absolutis membangun matematika berdasarkan pondasi keabsolutan matematika, kaum falibilis berdasarkan kesalahan yang dapat terjadi pada matematika, dan sebagainya. Sudut pandang yang berbeda inilah yang membuat kita dapat mempelajari dan mengartikan satu hal dari banyak aspek.

    ReplyDelete
  11. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Pada artikel elegi ini Imanuel Kant mengelompokkan beberapa sifat dari pondamen. Pengelompokkannya terdapat pondamen yang bersifat tetap, bergerak, dan juga yang kontradiktif. Pada artikel ini juga disebutkan bahwa Immanuel Kant membangun filsafatnya diatas kontradiksi atau pertentangan antara rasionalisme dan empiricisme. Maka dikatakan bahwa Immanuel Kant membangun filsafat itu di atas pondamen epistemologis, dan menghasilkan suatu rumusan ilmu yaitu bahwa ilmu itu bersifat sintetik a prirori. Begitulah beberapa yang saya dapatkan dari artikel ini.

    ReplyDelete
  12. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillaah...
    Fondasi merupakan sesuatu yang memberi dasar atau landasan terhadap sesuatu. Fondasi memuat nilai-nilai positif yang dianut dan diyakini kebenarannya. Misalnya fondasi-fondasi pendidika adalah studi tentang fakta-fakta dan prinsip-primsip dasar yang melandasi pencarian kebijakan-kebijakan dan praktik-praktik pendidikan yang berharga dan efektif. Prinsip-prinsip ini adalah dasar untuk dibangunnya rumah pendidikan. Jika dasar itu adalah substansial, sandaran dan struktur itu kemungkinan akan kuat, dan sebaliknya (Standard W. Reitman, 1977:10).

    ReplyDelete
  13. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Elegi di atas menceritakan tentang pondamen. Dimana pondamen merupakan suatu keharusan yang wajib dimiliki setiap manusia. Mengapa demikian? Karena pondamen penting digunakan sebagai dasar.fondasi dalam memulai langkai kehidupan yang ada.

    ReplyDelete
  14. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Pijakan seseorang sebelum melakukan sesuatu itu dinamakan pondamen. Dari elegi diatas terlihat jelas bahwa seseorang itu tidak bisa menentukan pijakan pertama sebelum melakukan sesuatu, dalam artian ketika seseorang melakukan sesuatu maka pasti ada awalnya, dan ketika ada awalnya pasti ada awal sebelum awal. Sehingga dengan demikian sulit menentukan kapan sebenarnya awal kita melakukan sesuatu dengan pasti.


    ReplyDelete
  15. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPs Pendidikan Matematika 2016 Kelas D

    pondamen atau fondasi atau dasar. setiap manusia memiliki pondasi nya masing-masing. namun apapun pondasi tersebut, kita harus mengaitkannya dengan keimanann kita dnegan terus beribadah . agar setiap pondasi yang kita tempati tidak memberikan salah langah pada kita nantinya

    ReplyDelete
  16. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pondamen itu dasar pikiran berpijak. Ada kata-kata yang menyebutkan bahwa berpijak di bahu para raksasa, maka sebenar-benarnya orang-oirang mengkuti aliran tersebut adalah para fondalisme. Karena piran mereka perpijak pada pemikiran orang lain, sehingga pikiran orang lain tersebut sebagai dasar kita, bigitulah para fondalisme.

    ReplyDelete
  17. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Seseorang yang menyadari tentang awal mula sesuatu merupakan dia yang menganut aliran foundationalisme. Sebagai contoh, bahwa matematika merupakan sebuah ilmu yang mempunyai dasar atau pondamen, maka orang yang mempercayainya secara tidak langsung telah masuk ke dalam aliran foundationalisme. Lawan katanya adalah anti-foundationalisme, yaitu orang yang tidak mempercayai atau menyadari tentang adanya pondasi. Seperti kapan awal mula kita mengerti tentang cinta, persahabatan, kasih sayang, dan lain sebagainya. Kesemuanya hanya berupa intuisi dan kita tidak menyadari pondasinya. Dengan demikian, kita bisa termasuk ke dalam aliran foundationalisme atau anti foundationalisme, tergantung objek yang tengah kita kaji.

    ReplyDelete
  18. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Pondamen adalah landasan dari pendirian suatu hal. Pondamen bersifat tetap, bergerak ataupun kontradiktif. Seperti halnya matematika setiap elemen dalam dunia ini pastilah memiliki pondamen, pondamen dasar dari matematika adalah geometri, himpunan, pengukuran atau statistika. Semua pondamen pastilah sesuati yang bersifat rasional dan logos, karena akan menyusun bangunan lagi di atasnya.

    ReplyDelete
  19. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Pondamen disebut muga sebagai dasar. Dasar dalam membangun suatu hal dinamakan pondamen. Pondamen tidak bersifat intuitionisme. Maka untuk membangun suatu hal diperlukan suatu pondamen yang dapat memperkuat argumen sebagai dasar membangun suatu hal. Dalam filsafat ataupun dalam matematika diperlukan pondamen untuk membangunnya dan semakin memperkaya ilmunya. Maka manusia senantiasa mengembangkan akal, budi, dan daya pikir mereka untuk menciptakan hal – hal baru dari yang sudah ada dan membangun pondamennya untuk tujuan perkembangan ilmu pengetahuan.

    ReplyDelete
  20. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Foundationalisme dalam matematika adalah filsafat matematika yang membangun sistem matematika berdasar pondamen. Fondasionalisme merupakan suatu pandangan yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun di atasnya. Seperti yang telah diuraikan di atas bahwa membangun filsafat memerlukan sebuah pondasi berupa pengalaman.

    ReplyDelete
  21. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    awal aktivitas saya adalah ketika di kandungan. karena percaya tidak percaya bahwa dikandungan kita juga bergerak sehingga kita juga beraktivitas. sedangkan aktivitas kita sehari hari haruslah dimulai dengan membaca doa terlebih dahulu agar selamat dan barokah. berdoa jika dalam atau akan melakukan perjalanan agar diberikan keselamatan.

    ReplyDelete
  22. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Pondamen bagi manusia tentunya adalah iman atau agama yang kuat dan ilmu pengetahuan yang bermanfaat. Namun demikian dalam kehidupan ini ada kalanya pondamen tersebut menjadi lemah. Adanya pondasi yang lemah akan memudahkan seseorang untuk tumbang di akhir proses bahkan kadang tumbang di dalam prosesnya. Hal ini dipengaruhi oleh banyak alasan untuk memulai yang dianggap sulit. Mungkin karena kita terlalu banyak berpikir dan berencana. Terlalu banyak memikirkan resiko-resiko yang sebenarnya masih belum terjadi sehingga kita jadi phobia untuk memulai. Pada kenyataannya apa yang kita pikirkan hanya sebuah teori usang saja. Mungkin juga karena kita terlalu nyaman berada di comfortzone-nya sehingga sulit memulai sesuatu hal yang baru. Atau mungkin, bukan mungkin ini pasti. Kita punya penyakit malas stadium akhir. Hingga semuanya begitu sulit dimulai. untuk mengatasi masalah itu semua adanya keikhlasan diri, berpikir positif, dan mempertebal keyakinan diri adalah kunci untuk kita dapat keluar dari masalah di atas. dan mulai membangun pondasi yang lebih kuat lagi.

    ReplyDelete
  23. Yuni Astuti
    14301241035
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Awal dari suatu perbuatan atau kegiatan yang dilakukan setiap orang itu relatif atau berbeda satu dengan yang lainnya. Seperti yang telah disampaikan di atas tadi, seseorang yang telah dapat menentuka awal dari perbuatannya maka dianggap sebagai kaum aliran foundationalisme, sedang kan yang belum bisa menentukan maka dianggap sebagai kaum aliran anti-foundationalisme.

    ReplyDelete
  24. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Foundamentalis adalah penganut gerakan keagamaan yang bersifat kolot dan reaksioner yang selalu merasa perlu kembali ke ajaran agama yang asli seperti yang tersurat di dalam kitab suci. Sumber: kbbi.web.id/fundamentalis

    ReplyDelete
  25. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Foundationalisme dalam matematika adalah filsafat matematika yang membangun sistem matematika berdasar pondamen. Dalam filsafat, aliran apapun jika dia telah bersikap menentukan peristiwa, kejadian, sifat atau apapun sebagai awal dari analisisnya, maka mereka itu disebut aliran foundationalisme. Jika tidak demikian maka disebut sebagai aliran anti-foundationalisme. Dalam kehidupan sehari-hari, segala sesuatu yang kita lakukan dan perbuat perlu pondamen (dasar), sehingga kita berjalan ke jalan yang benar seperti yang ada di Al-Qur’an.

    ReplyDelete
  26. DIKY SETYA HERNANDA
    14301241043
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam elegi tersebut, pondamen merupakan dasar atau bisa disebut juga pondasi. Dalam artian bahwa apa yang akan kita lakukan memiliki dasar terlebih dahulu. Bahkan sebelum dasar tersebut dimulai, ada dasar-dasar yang sudah dimulai terlebih dahulu. Cukup sulit menentukan dimana dasar tersebut dimulai.

    ReplyDelete
  27. Assalamu’alaikum wr wb
    Dwi Kawuryani
    14301241049 (S1 Pendidikan Matematika I 2014)
    Elegi tersebut menjelaskan tentang foundationalisme, atau tentang subjek yang dapat menentukan suatu awal dari kegiatan yang dilakukannya. Foundationalisme dalam matematika adalah filsafat matematika yang membangun sistem matematika berdasar pondamen. Artinya matematika yang terlihat jelas awal dari pengetahuan dan isi pengetahuannya.
    Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum wr wb

    ReplyDelete
  28. Desinta Armiani
    14301241041
    S1 Pend Matematika A 2014

    Pondamen adalah dasar atau pondasi hidup seseorang agar memiliki tujuan hidup yang terarah. Awal mula seseorang memulai sesuatu harus dilandasi dengan pondamen yang baik, maka disebut foundasionalis. Akan tetapi seringkali terasa sulit menentukan awal, bahkan kita sendiri tidak tahu kapan awal itu sendiri.

    ReplyDelete
  29. Muhammad Mufti Hanafi
    13301244005
    S1 Pendidikan Matematika

    Menggapai pondamen. Dalam tulisan ini pribadi saya jadi tahu bagaimana kaum filsuf membangun fikirannya dan bagaimana mereka menjalani kehidupannya. Namun dalam diri masih mempertanyakan apakah para filsuf justru masuk rasionalisme. Apapun itu dalam setiap pembelajaran bagai membangun ke atas dan ke samping yang mana kekuatan cengkeraman ke bawah sangat dibutuhkan untuk menentukan daya tahan dan kekokohan apa yang hendak dibbangun. Beda halnya dengan mengembangkan begitu saja tanpa ada pondamen yang mengawali justru melemahkan dan bahkan kosong. Namun waktu terus berjalan bersama pikiran pondamen.

    ReplyDelete
  30. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Dalam matematika terdapat suatu fondasionalism, karena di dalam matematika terdapat suatu definisi. Yang dinamakan intuisi dapat dijelaskan sebagai berikut. Bahwa mengetahui sejak kapan kita bisa membedakan antara tinggi dan rendah, sejak kapan kita bisa membedakan antara jauh dan dekat. Intuisi ini dapat membantu kita saat kita tidak bisa menentukan suatu permulaan.

    ReplyDelete
  31. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Pondasi atau pondamen merupakan dasar sehingga dasar tersebut harus kuat sehingga bangunan yang ada diatasnya akan kokoh. Terhadap segala sesuatu yang kita lakukan, kita harus memilki pondasinya agar kehidupan yang kita jalani berati. Demikian pula dalam matematika. Pondamen matematika dapat berupa geometri, himpunan, pengukuran, atau statistika, sehingga sebagian besar filsafat matematika adalah foundationalisme.

    ReplyDelete
  32. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Pondamen merupakan dasar atau yang mendasari. Supaya pendapat itu dianggap benar harus ada yang mendasari sehingga seseorang berperdapat demikian. Begitupun dengan ilmu termasuk ilmu filsafat. Hal ini seharusnya juga kita terapkan dalam mengambil keputusan terhadap masalah-masalah yang kita hadapi di kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  33. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Pondamen dilakukan secara sadar dan tidak sadar untuk menentukan awal dari semua kegiatan kita. Salah satu awal dari kegiatan kita ialah membaca, dengan membaca kita akan mengerti semua yang terjadi dalam diri kita maupun di lingkungan kita bahkan yang terjadi secara internasional atau dunia. Dalam ilmu filsafat, aliran foundalisme merupakan aliran yang terjadi jika seseorang telah bersikap dalam menentukan peristiwa, kejadian, difat sebagai awal dari analisisnya. Tetapi dalam matematika pondaen yang digunakan untuk membentuk awal pemikiran bukan berdasarkan pada peristiwa yang terjadi melainkan berasal dari intuisi atau pnegalaman matematika yang dimilikinya.

    ReplyDelete