Sep 22, 2010

Elegi Menggapai Pondamen

Oleh Marsigit

Pondamen:
Siapakah diantara engkau yang dapat menjawab pertanyaan saya. Pertanyaanku adalah sebutkan peristiwa atau keadaan atau apapun yang engkau anggap bisa menjadi awal dari aktivitasmu?



Membaca 1:
Awal dari saya membaca adalah ketika saya mulai memegang buku.

Membaca 2:
Awal dari saya membaca adalah ketika saya memikirkan buku.

Membaca 3:
Awal dari saya membaca adalah ketika saya memikirkan tugas yang diberikan dosen.

Membaca 4:
Awal dari saya membaca adalah ketika saya membuka halaman pertama.

...
...

Membaca N:
Awal dari saya membaca adalah ketika saya berdoa.

Pondamen:
Baiklah kalau begitu, maka dikarenakan Membaca 1, Membaca 2, Membaca 3, Membaca 4, ..., Membaca N, telah dapat menentukan awal dari kegiatanmu, apapun yang engkau anggap awal, maka engkau semua baik sadar atau tidak sadar adalah termasuk golongan kaum foundationalis. Apakah ada Membaca yang lain lain yang ingin usul, bertanya atau protes?

Membaca N+1:
Aku mengakui melakukan kegiatan membaca, tetapi aku mengalami kesulitan hal atau kejadian atau sifat yang bagimana yang dapat aku jadikan sebagai awal dari membaca? Jika aku tentukan bahwa membuka halaman pertama adalah awalku, bukankah doa ku itu lebih awal, jika yang aku anggap sebagai awal membaca adalah pikiranku akan tugas kuliahku, bukankah pertemuan pertamaku dengan dosenku itu lebih awal, ...demikian seterusnya bahkan jika aku ekstensikan maka aku juga dapat mengatakan bahwa awal dari membacaku adalah saat aku lahir, tetapi ternyata ada kejadian yang lain yang mendahuluiku. Maka dengan ini aku nyatakan bahwa aku kesulitan menentukan kapan aku mulai membaca?

Pondamen:
Wahai Membaca N+1, kalau begitu aku dapat menyebut bahwa engkau bukanlah anggotaku. Sebetul-betul dirimu adalah anggota dari kaum anti-foundationalisme. Demikianlah sekelumit tentang hal ikhwal terjadinya aliran foundalisme dan anti-foundalisme dalam filsafat. Maka renungkanlah. Amiin.

Membaca 1, Membace 2, Membaca 3, Membaca 4, ...Membaca N dan Membaca N+1
Wahai pondamen, dapatkah engkau menunjukkan kepada diriku siapa saja teman-temanku itu?

Pondamen:
Dalam filsafat, aliran apapun jika dia telah bersikap menentukan peristiwa, kejadian, sifat atau apapun sebagai awal dari analisisnya, maka mereka itu disebut aliran foundationalisme. Jika tidak demikian maka dia disebut sebagai aliran anti-foundationalisme?

Membaca 1, Membace 2, Membaca 3, Membaca 4, ...Membaca N dan Membaca N+1
Contoh kongkritnya apa dan bagaimana?

Pondamen:
Foundationalisme dalam matematika adalah filsafat matematika yang membangun sistem matematika berdasar pondamen. Pondamen matematika dapat berupa geometri, himpunan, pengukuran , atau statistika. Maka sebagian besar filsafat matematika adalah foundationalisme. Sedangkan yang tidak termasuk foundationalisme biasanya bersifat intuitionisme. Maka kaum intuitionisme berusaha membangun matematika dengan tidak menentukan dasar apapun kecuali menggunakan intuisi untuk merefleksikan matematikanya.

Membaca 1, Membace 2, Membaca 3, Membaca 4, ...Membaca N dan Membaca N+1
Apakah ada contoh yang lain?

Pondamen:
Kaum empiris membangun filsafat dengan pondasi berupa pengalaman. Bagi mereka tiadalah ilmu jika tidak ada pengalaman. Sedangkan kaum rasionalis membangun filsafat berdasarkan rasio. Maka bagi kaum rasionalisme, tiadalah ilmu jika tidak menggunakan rasio. Maka dapat aku katakan bahwa kaum empiris dan kaum rasionalis, bagaimanapun juga termasuk kaum foundationalisme.

Membaca 1, Membace 2, Membaca 3, Membaca 4, ...Membaca N dan Membaca N+1
Bagaimanakah tentang I. Kant?

Pondamen:
Ketahuilah bahwa ternyata ada berbagai sifat pondamen. Ada pondamen yang bersifat tetap, ada yang bergerak dan ada yang kontradiktif. Immanuel Kant membangun filsafatnya diatas kontradiksi atau pertentangan antara rasionalisme dan empiricisme. Maka dikatakan bahwa Immanuel Kant membangun filsafat itu di atas pondamen epistemologis, dan menghasilkan suatu rumusan ilmu yaitu bahwa ilmu itu bersifat sintetik a prirori.

Membaca 1, Membace 2, Membaca 3, Membaca 4, ...Membaca N dan Membaca N+1
Apakah bedanya foundationalisme dan foundamentalist?

Pondamen:
Foundationalisme adalah filsafat sedangkan foundamentalis adalah sosiologi, psikologi atau politik.
Demikian, maka renungkanlah. Amiin.

80 comments:

  1. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Pada artikel elegi ini Imanuel Kant mengelompokkan beberapa sifat dari pondamen. Pengelompokkannya terdapat pondamen yang bersifat tetap, bergerak, dan juga yang kontradiktif. Pada artikel ini juga disebutkan bahwa Immanuel Kant membangun filsafatnya diatas kontradiksi atau pertentangan antara rasionalisme dan empiricisme. Maka dikatakan bahwa Immanuel Kant membangun filsafat itu di atas pondamen epistemologis, dan menghasilkan suatu rumusan ilmu yaitu bahwa ilmu itu bersifat sintetik a prirori. Begitulah beberapa yang saya dapatkan dari artikel ini.

    ReplyDelete
  2. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillaah...
    Fondasi merupakan sesuatu yang memberi dasar atau landasan terhadap sesuatu. Fondasi memuat nilai-nilai positif yang dianut dan diyakini kebenarannya. Misalnya fondasi-fondasi pendidika adalah studi tentang fakta-fakta dan prinsip-primsip dasar yang melandasi pencarian kebijakan-kebijakan dan praktik-praktik pendidikan yang berharga dan efektif. Prinsip-prinsip ini adalah dasar untuk dibangunnya rumah pendidikan. Jika dasar itu adalah substansial, sandaran dan struktur itu kemungkinan akan kuat, dan sebaliknya (Standard W. Reitman, 1977:10).

    ReplyDelete
  3. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Elegi di atas menceritakan tentang pondamen. Dimana pondamen merupakan suatu keharusan yang wajib dimiliki setiap manusia. Mengapa demikian? Karena pondamen penting digunakan sebagai dasar.fondasi dalam memulai langkai kehidupan yang ada.

    ReplyDelete
  4. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Pijakan seseorang sebelum melakukan sesuatu itu dinamakan pondamen. Dari elegi diatas terlihat jelas bahwa seseorang itu tidak bisa menentukan pijakan pertama sebelum melakukan sesuatu, dalam artian ketika seseorang melakukan sesuatu maka pasti ada awalnya, dan ketika ada awalnya pasti ada awal sebelum awal. Sehingga dengan demikian sulit menentukan kapan sebenarnya awal kita melakukan sesuatu dengan pasti.


    ReplyDelete
  5. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPs Pendidikan Matematika 2016 Kelas D

    pondamen atau fondasi atau dasar. setiap manusia memiliki pondasi nya masing-masing. namun apapun pondasi tersebut, kita harus mengaitkannya dengan keimanann kita dnegan terus beribadah . agar setiap pondasi yang kita tempati tidak memberikan salah langah pada kita nantinya

    ReplyDelete
  6. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pondamen itu dasar pikiran berpijak. Ada kata-kata yang menyebutkan bahwa berpijak di bahu para raksasa, maka sebenar-benarnya orang-oirang mengkuti aliran tersebut adalah para fondalisme. Karena piran mereka perpijak pada pemikiran orang lain, sehingga pikiran orang lain tersebut sebagai dasar kita, bigitulah para fondalisme.

    ReplyDelete
  7. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Seseorang yang menyadari tentang awal mula sesuatu merupakan dia yang menganut aliran foundationalisme. Sebagai contoh, bahwa matematika merupakan sebuah ilmu yang mempunyai dasar atau pondamen, maka orang yang mempercayainya secara tidak langsung telah masuk ke dalam aliran foundationalisme. Lawan katanya adalah anti-foundationalisme, yaitu orang yang tidak mempercayai atau menyadari tentang adanya pondasi. Seperti kapan awal mula kita mengerti tentang cinta, persahabatan, kasih sayang, dan lain sebagainya. Kesemuanya hanya berupa intuisi dan kita tidak menyadari pondasinya. Dengan demikian, kita bisa termasuk ke dalam aliran foundationalisme atau anti foundationalisme, tergantung objek yang tengah kita kaji.

    ReplyDelete
  8. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Pondamen adalah landasan dari pendirian suatu hal. Pondamen bersifat tetap, bergerak ataupun kontradiktif. Seperti halnya matematika setiap elemen dalam dunia ini pastilah memiliki pondamen, pondamen dasar dari matematika adalah geometri, himpunan, pengukuran atau statistika. Semua pondamen pastilah sesuati yang bersifat rasional dan logos, karena akan menyusun bangunan lagi di atasnya.

    ReplyDelete
  9. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Pondamen disebut muga sebagai dasar. Dasar dalam membangun suatu hal dinamakan pondamen. Pondamen tidak bersifat intuitionisme. Maka untuk membangun suatu hal diperlukan suatu pondamen yang dapat memperkuat argumen sebagai dasar membangun suatu hal. Dalam filsafat ataupun dalam matematika diperlukan pondamen untuk membangunnya dan semakin memperkaya ilmunya. Maka manusia senantiasa mengembangkan akal, budi, dan daya pikir mereka untuk menciptakan hal – hal baru dari yang sudah ada dan membangun pondamennya untuk tujuan perkembangan ilmu pengetahuan.

    ReplyDelete
  10. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Foundationalisme dalam matematika adalah filsafat matematika yang membangun sistem matematika berdasar pondamen. Fondasionalisme merupakan suatu pandangan yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun di atasnya. Seperti yang telah diuraikan di atas bahwa membangun filsafat memerlukan sebuah pondasi berupa pengalaman.

    ReplyDelete
  11. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    awal aktivitas saya adalah ketika di kandungan. karena percaya tidak percaya bahwa dikandungan kita juga bergerak sehingga kita juga beraktivitas. sedangkan aktivitas kita sehari hari haruslah dimulai dengan membaca doa terlebih dahulu agar selamat dan barokah. berdoa jika dalam atau akan melakukan perjalanan agar diberikan keselamatan.

    ReplyDelete
  12. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Pondamen bagi manusia tentunya adalah iman atau agama yang kuat dan ilmu pengetahuan yang bermanfaat. Namun demikian dalam kehidupan ini ada kalanya pondamen tersebut menjadi lemah. Adanya pondasi yang lemah akan memudahkan seseorang untuk tumbang di akhir proses bahkan kadang tumbang di dalam prosesnya. Hal ini dipengaruhi oleh banyak alasan untuk memulai yang dianggap sulit. Mungkin karena kita terlalu banyak berpikir dan berencana. Terlalu banyak memikirkan resiko-resiko yang sebenarnya masih belum terjadi sehingga kita jadi phobia untuk memulai. Pada kenyataannya apa yang kita pikirkan hanya sebuah teori usang saja. Mungkin juga karena kita terlalu nyaman berada di comfortzone-nya sehingga sulit memulai sesuatu hal yang baru. Atau mungkin, bukan mungkin ini pasti. Kita punya penyakit malas stadium akhir. Hingga semuanya begitu sulit dimulai. untuk mengatasi masalah itu semua adanya keikhlasan diri, berpikir positif, dan mempertebal keyakinan diri adalah kunci untuk kita dapat keluar dari masalah di atas. dan mulai membangun pondasi yang lebih kuat lagi.

    ReplyDelete
  13. Muhammad Mufti Hanafi
    13301244005
    S1 Pendidikan Matematika

    Menggapai pondamen. Dalam tulisan ini pribadi saya jadi tahu bagaimana kaum filsuf membangun fikirannya dan bagaimana mereka menjalani kehidupannya. Namun dalam diri masih mempertanyakan apakah para filsuf justru masuk rasionalisme. Apapun itu dalam setiap pembelajaran bagai membangun ke atas dan ke samping yang mana kekuatan cengkeraman ke bawah sangat dibutuhkan untuk menentukan daya tahan dan kekokohan apa yang hendak dibbangun. Beda halnya dengan mengembangkan begitu saja tanpa ada pondamen yang mengawali justru melemahkan dan bahkan kosong. Namun waktu terus berjalan bersama pikiran pondamen.

    ReplyDelete
  14. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Dalam matematika terdapat suatu fondasionalism, karena di dalam matematika terdapat suatu definisi. Yang dinamakan intuisi dapat dijelaskan sebagai berikut. Bahwa mengetahui sejak kapan kita bisa membedakan antara tinggi dan rendah, sejak kapan kita bisa membedakan antara jauh dan dekat. Intuisi ini dapat membantu kita saat kita tidak bisa menentukan suatu permulaan.

    ReplyDelete
  15. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Pondasi atau pondamen merupakan dasar sehingga dasar tersebut harus kuat sehingga bangunan yang ada diatasnya akan kokoh. Terhadap segala sesuatu yang kita lakukan, kita harus memilki pondasinya agar kehidupan yang kita jalani berati. Demikian pula dalam matematika. Pondamen matematika dapat berupa geometri, himpunan, pengukuran, atau statistika, sehingga sebagian besar filsafat matematika adalah foundationalisme.

    ReplyDelete
  16. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Pondamen merupakan dasar atau yang mendasari. Supaya pendapat itu dianggap benar harus ada yang mendasari sehingga seseorang berperdapat demikian. Begitupun dengan ilmu termasuk ilmu filsafat. Hal ini seharusnya juga kita terapkan dalam mengambil keputusan terhadap masalah-masalah yang kita hadapi di kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  17. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Pondamen dilakukan secara sadar dan tidak sadar untuk menentukan awal dari semua kegiatan kita. Salah satu awal dari kegiatan kita ialah membaca, dengan membaca kita akan mengerti semua yang terjadi dalam diri kita maupun di lingkungan kita bahkan yang terjadi secara internasional atau dunia. Dalam ilmu filsafat, aliran foundalisme merupakan aliran yang terjadi jika seseorang telah bersikap dalam menentukan peristiwa, kejadian, difat sebagai awal dari analisisnya. Tetapi dalam matematika pondaen yang digunakan untuk membentuk awal pemikiran bukan berdasarkan pada peristiwa yang terjadi melainkan berasal dari intuisi atau pnegalaman matematika yang dimilikinya.

    ReplyDelete
  18. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Pondamen berarti dasar, pondasi, awal suatu kegiatan atau kejadian. Fondasionalisme adalah teori pembenaran yang didasarkan pada anggapan dasar bahwa, klaim kebenaran terhadap sesuatu perlu didasarkan pada fondasi atau basis yang kokoh, dan jelas dengan sendirinya sehingga tidak membutuhkan koreksi lanjut. Fondasi yang dimaksud oleh para penganut teori pembenaran ini biasanya bentuk intuisi akal budi, atau persepsi indrawi.

    ReplyDelete
  19. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    S2 Pendidikan Matematika A (PM A)

    Fondamen merupakan hal yang paling mendasar dalam berbagai aspek kegiatan. Sebagai analogi, ketika seseorang membangun rumah, pastilah ia akan membangun pondasinya terlebih dahulu sebagai landasan atau dasar untuk mendirikan bangunan di atasnya. Sama halnya ketika kita melakukan suatu kegiatan, pastilah ada dasar untuk kita melakukan hal tersebut. Selain itu, dalam ilmu pengetahuan juga terdapat pondamen. Seperti yang Prof. tuliskan dalam elegi di atas, misalnya matematika yang memiliki pondamen yaitu geometri, himpunan, pengukuran, atau statistika. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa filsafat matematika juga merupakan foundationalisme. Akan tetapi, pondamen ini dapat bersifat tetap, ada yang bergerak, dan ada pula yang kontradiktif. Berdasarkan Elegi menggapai Pondamen di atas, dapat saya ambil pelajaran bahwa sesuatu hal yang kita lakukan haruslah memiliki pondasi yang kuat. Pondasi ini akan dijadikan sebagai pegangan atau acuan kita untuk melakukan kegiatan yang selanjutnya secara berkesinambungan.

    ReplyDelete
  20. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Berdasarkan uraian di atas, saya menyimpulkan bahwa kaum aliran foundalisme memiliki dasar pijakan yang kuat. Ia memiliki satu fondasi pengetahuan dan tahu dari mana ia akan memulai belajar hingga menentukan tujuan akhir belajar. Berbeda dengan kaum anti-foundalisme yang tidak memiliki dasar atau pijakan yang pokok. Ia selalu memiliki alasan sehingga tidak memiliki pondasi satu yang utuh. Bisa jadi, Ia memiliki banyak pondasi pengetahuan yang berbeda yang ia gunakan sebagai pijakan.

    ReplyDelete
  21. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Seperti biasa, saya selalu mengutip dan menampilkan kembali beberapa penggal kalimat pada postingan ini yang begitu menarik di mata saya. "Dalam filsafat, aliran apapun jika dia telah bersikap menentukan peristiwa, kejadian, sifat atau apapun sebagai awal dari analisisnya, maka mereka itu disebut aliran foundationalisme. Jika tidak demikian maka dia disebut sebagai aliran anti-foundationalisme"

    Selama ini makna pondamen yang saya amini adalah hal-hal yang menjadi dasar, pijakan, dan sesuatu yang dijadikan pegangan. Bahkan saya menyamakan "pondamen" dengan "pondasi".

    Saya ingin bertanya. Mohon maaf jika pertanyaan ini terkesan terlalu pragmatis. Disebutkan bahwa dalam filsafat ada aliran foundationalisme dan anti foundationalisme, maka pertanyaan saya: Apakah yang menjadi kelebihan dan kelemahan dari kedua aliran tersebut?

    Disebutkan juga bahwa pondamen dapat bersifat tetap, ada yang bergerak, dan ada pula yang kontradiktif. Lalu apakah anti foundamentalisme tidak bergerak, tidak tetap, dan tidak kontradiktif? Mohon penjelasannya

    ReplyDelete
  22. Arung Mega Ratna
    17709251049
    S2 Pend. Matematika C

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Foundationalisme dalam matematika adalah filsafat matematika yang membangun sistem matematika berdasar pondamen. Dalam filsafat, aliran apapun jika dia telah bersikap menentukan peristiwa, kejadian, sifat atau apapun sebagai awal dari analisisnya, maka mereka itu disebut aliran foundationalisme. Jika tidak demikian maka disebut sebagai aliran anti-foundationalisme
    Dalam kehidupan sehari-hari, segala sesuatu yang kita lakukan dan perbuat perlu pondamen (dasar), sehingga kita berjalan ke jalan yang benar seperti yang ada di Al-Qur’an,
    Terima kasih
    Wassalamu'alaikum

    ReplyDelete
  23. Gamarina Isti R
    17790251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pasca)

    Aliran filsafat yang tela bersikap menentukan peristiwa , kejadian, sifat atau apapun sebagai awal dari analisinya maka hal tersebut disebut aliran foundationalisme. Dalam matematika pondamennya berupa geometri himpunan, pengukuran, atau statistika, apabila seorang ahli matematika menggunakan intuisi untuk merefleksikan matematikanya berarti memiliki sifat intuitionisme. Kaum empiriis dan kaum rasionalis termasuk dalam foundationalisme.Pada Imanuel Kant, beliau membangun filsafatnya di atas kontradiksi antara rasionalisme dan empirisme sehingga beliau membangun filsafat di atas pondamen epistemologi yang menghasilkan rumusan sintetik a priori. Refleksinya adalah setiap ilmu dan intuisi pasti ada awalnya, yang dengan awal tersebut dapat menghasilkan ilmu-ilmu lain yang harus mengacu ada ilmu awal tersebut.

    ReplyDelete
  24. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Foundalisme meyakini bahwa untuk mencapai suatu kebenaran maka seseorang harus mencari dasar ilmu pengetahuan tersebut terlebih dahulu. Segala sesuatu yang kita ucapkan pasti berdasar pada sesuatu dan tidak mungkin tiba-tiba terpikirkan dan terucapkan begitu saja. Adanya paham foundalisme di dalam kehidupan memperlihatkan bahwa segelintir orang meyakini bahwa segala sesuatu pasti terjadi karena sesuatu pula.

    ReplyDelete
  25. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Manusia mempunyai batas dalam menggapai awal, sehingga awal tersebut sesungguhnya adalah keputusan masing-masing. Manusia yang dapat menentukan peristiwa, kejadian, sifat atau apapun sebagai awal dari analisisnya maka termasuk dalam aliran foundationalisme. Kaum foundationalisme membangun ilmu dengan pondamen/dasar yang beragam.

    ReplyDelete
  26. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Pondamen adalah awal, dasar, pondasi kita dalam melakukan sesuatu. Sebagaimana awal membaca bagi membaca 1, membaca 2, ..., membaca N berbeda- beda, ada yang memulai membaca dengan membuka hal pertama, dan sebagainya. Sebagai seorang muslim hendaklah pondasi tetap kita dalam melaksanakan segala sesuatu adalah karena Allah SWT. Meskipun dalam berbagai aktivitas yang beragam memiliki pondasi yang beragam sesuai dengan aktivitasnya. Tetapi jika aktivitas tersebut dilakukan karena Allah SWT maka segala aktivitas tersebut akan bernilai ibadah.

    ReplyDelete
  27. Metia Novianti
    17709251021
    PPs Pend. Matematika A 2017
    Terima kasih pak atas postingan elegi menggapai pondamen.
    Setiap orang memiliki dasar yang harus dibentuk di atasnya. Apapun bentuknya, tiap orang bebas memilih. Namun dalam membangun, pondamennya harus kuat agar tidak mudah goyah dan roboh. Begitu pula dalam ilmu, pondamen yang dibangun dalam menggapai ilmu tiap orang berbeda-beda, tergantung pengalaman dan perspektif yang dimilikinya.

    ReplyDelete
  28. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Elegi menggapai pondamen, dari elegi tersebut diketahui bahwa kaum foundamentalist memiliki dasar atau landasan yang kuat. Sehingga mereka mengetahui awal atau pijakan untuk memulai belajar dan mengetahui tujuan akhir yang akan dicapai. Oleh karena itu, dalam melangkah mereka punya landsan berpikir yang jelas. Dari elegi ini, saya dapat belajar bahwasanya kita harus memiliki landasan awal yang jelas, sehingga dalam melangkah kita memiliki pegangan dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang negatif. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  29. Nurika Miftahuljannah
    17709251060
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    Assalamu’alaikum wr. wb.
    Pondamen merupakan pondasai awal dalam kita melakukan sesuatu. Namun demikia, tidak mudah untuk menentukan sebuah pondamen. Salah menentukan pondamen akan berpengaruh besar dalam hidup kita. Sehingga yang perlu kita lakukan adalah memahami berbagai pondamen yang ada kemudian baru bisa menentukan pondamen mana yang akan kita jadikan pondasi dalam segala aktivitas kita. Kita juga harus yakin dengan pondamen yang telah kita pilih yang menurut kita sesuai dengan kita. Semoga kita semua tidak salah dalam memilih pondamen dalam menjalani hidup ini. Aamiin.
    Wassalamu’alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  30. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Menurut saya, aliran foundationalisme dan aliran anti-foundationalisme ini memang benar adanya. Jika tesisnya aliran foundationalisme maka anti-foundationalisme adalah anti tesisnya. Dalam ruang dan waktu tertentu, kita dapat menentukan awal dari suatu peristiwa. Misalnya awal dari mengajar adalah mempersiapkan RPP, atau ketika masuk kelas, atau ketika menyampaikan apersepsi, atau ketika membuka pelajaran, atau berdo'a. Pasti banyak pendapat tentang awal dari megajar. Tetapi jika di anti tesiskan, awal dari mengajar itu sebenarnya tidak bisa ditentukan. Misalnya pernyataan bahwa awal dari mengajar adalah membuat RPP. Padahal, sebelum membuat RPP, seorang guru memikirkan terlebih dahulu ingin menggunakan model pembelajaran apa, bahkan sebelum menentukan model pembelajaran, seorang guru harus menentukan materi apa yang ingin di sampaikan, hinggga sebelum melakukan itu semua ada banyak kegiatan yang mengawali proses mengajar, maka awal dari kegiatan mengajar tidak dapat ditentukan. Sehingga, benarlah bahwa aliran foundationalisme dan aliran anti-foundationalisme ini memang benar adanya di kehidupan nyata.

    ReplyDelete
  31. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Pondamen berarti dasar atau pondasi. Foundationalisme berarti ada dasar/ awal yang dapat ditentukan dalam memulai suatu hal. Dalam filsafat foundationalisme beragam, maksudnya setiap manusia mempunyai ragam untuk menentukan awal/pondasi dalam kegiatan mereka. Anggapan pondasi yang mendasari seseorang dalam suatu hal yang berbeda beda itu hal yang wajar. Karena olah fikir setiap manusia itu berbeda-beda.

    ReplyDelete
  32. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Segala kegiatan yang kita itu adalah hubungan dari sebab akibat. Karena memang segala tentang hidup itu berlaku sebab akibat. Sehingga ketika seseorang melakukan suatu kegiatan, pasti ada alasan dan tujuannya. Sehingga akibat itu diawali oleh sebab, maka setiap perbuatan itu diawali dengan alasan dulu. Dari apa yang dipikirkan kemudian diwujudkan dalam suatu kegiatan. Dalam melakukan sesuatu itu kuncinya adalah pikiran kita sendiri. Kita ingin berbuat baik atau buruk diawali dari pikiran dan hati kita. Oleh karena itu pikiran dan hati kita harus baik agar kita selalu berbuat baik.

    ReplyDelete
  33. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017


    Foundamen, sebuah dasar dari pemikiran, bagaimana konsep awal pikiran. Dan setiap orang pasti berbeda pondasi dalam berpikirnya. Dalam menentukan konsep awal sebuah pemikiran, baik dia membaca ataupun mendengar sesuatu yang bisa menggoyahkan pemikirannya. Setiap manusia pasti berproses, pondasi tidak selalu selamanya tetap.

    ReplyDelete
  34. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Pondamen atau dasar merupakan kerangka awal berpikir sesuatu. Sementara awal bersifat relative. Para filsuf mempunyai pandangannya masing-masing tentang awalan. Dan itulah disebut dengan kaum foundalisme dalam filsafat. Namun jika awal tersebut sulit untuk ditetapkan maka ia termasuk ke dalam kaum anti-foundalisme. Kaum foundalisme mengatakan bahwa segala sesuatu itu bermula dikarenakan sesuatu yang lain sebagai penyebabnya.

    ReplyDelete
  35. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B


    Pondasi merupakan dasar dari membangun segala hal. Contoh konkritnya dalam membangun rumah, tanpa adanya poondasi yang kokoh bangunan tersebut tidak akan bisa didirikan. Dalam membangun pondasi banyak hal yang harus dilalui, jika dapat menggapainya, maka berdiri tegaklah tujuannya tersebut, tetapi tidak jarang banyak yang tumbang dalam proses menggapai pondasi. Hal itu terjadi karena dalam membangun pondasi terlalu banyak memikirkan resiko-resiko dan penuh dengan keragu-raguan. Dalam hal ini diperlukan berpikir positif dan percaya diri untuk membangun pondasi yang kokoh.

    ReplyDelete
  36. Atik Rodiawati
    17709251025
    PPS Pendidikan Matematika B 2017

    Filsafat mengajari saya bahwa segala hal yang ada di dunia bersifat berpasangan. Tentu saja yang satu hanya pemilik sifat absolut yaitu kuasa Tuhan. Seperti pada elegi ini, pembaca disuguhkan beberapa hal berpasangan seperti aliran foundationalisme dan anti-foundationalisme, aliran rasionalisme oleh Rene Descartes dan aliran empiricisme oleh David Hume, sifat pondamen yakni tetap, bergerak dan kontradiktif yang menjadi pondamen criticism Immanuel Kant.

    ReplyDelete
  37. Shelly LUbis
    17709251040
    S2 Pend.Matematika B

    Assalamu'alaikum wr.wb

    Foundationisme itu berhubungan dengan epistemologi, jadi itulah mengapa aliran ini meyakini bahwa ada keyakinan mendasar dan alasan utama bagi semua ilmu pengetahuan yang dibangun. aliran ini bertolak belakang dengan lairan empirisme yang meyakini bahwa ilmu pengetahuan itu berdasarkan pada pengalaman. kurang lebih hampir samam dengan pendekatan A priori dan A posteriori yang sering di singgung oleh Pak Marsigit.

    ReplyDelete
  38. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak,
    saya belajar tentang fondalisme dan anti-fondalisme. Ada kalanya fondalisme dan anti-fondalisme diperlukan dalam kehidupan ini, tergantung ruang dan waktunya. Ketika seorang anak belajar dengan intuisinya maka ia tidak menggunakan pondamen. Namun dalam belajar filsafat hendaknya menggapai pondamen. Belajar filsafat dengan pondamen akan mengontrol pikiran ketika melakukan olah pikir sehingga tidak menyimpang dan tidak pula tersesat dalam memilih jalan hidup.

    ReplyDelete
  39. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP B

    Dari artikel diatas dapat disimpulkan bahwa pondamen merupakan kesadaran awal sebelum memulai untuk berpikir dan bertindak. Intinya segala sesuatu harus ada pijakannya atau landsannya. Tanpa pondamen kita akan kebingungan ketika menghadapi kesulitan. Dengan menggapai pondamen, kita jadi tau makna kita melakukan sesuatu agar tidak kontradiktif.

    ReplyDelete
  40. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Yang saya dapatkan dari perkuliahan bahwa sebab adalah pondamen. Maka pondamen atau landasan berawal sebab. Ada sebab dari manusia melakukan sesuatu. Sebab seorang manusia melakukan sesuatu hal tentu berbeda dengan sebab seorang manusia lain melakukan hal yang sama, karena tiap manusia memiliki landasan atau pondamennya masing-masing.

    ReplyDelete
  41. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Pondamen, faundalisme, Faoundationalisme, Foundamentalis kata-kata yang hampir sama dalam pengucapannya namun berbeda dalam konteks ruang dan waktunya. Sungguh kami merasa bingung Prof untuk membedakan kata-kata terbebuat digunakan pas kapan dan bagimana menggunakannya. Namun, dapat kami pahami bahwa kata-kata tersebut mengandung satu kata inti yanitu found, pondamen yang berdekatan makna dengan pondasi ataupun landasan. Landasan merupakan hal yang penting bagi manusia sebagai dasar manusia dalam bertindak, jika manusia tidak memiliki dasar dalam bertindak maka bisa kacau pikirannya pula bisa kacau hatinya. Oleh karena itu, penting sekali belajar, mempelajari dan menerapkan apa itu pondamen, foundalisme, Faoundationalisme, Foundamentalis agar tidak terjebak dalam nikmat dunia. Terima kasih.

    ReplyDelete
  42. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Elegi menggapai pondamen merupakan suatu alasan apapun yang memiliki pengaruh terhadap semua peristiwa atau kejadian yang menjadi dasar atau awalan atas suatu kejadian itu sendiri. Dalam melakukan banyak hal, kita harus memiliki alasan yang menjadi dasar perbuatan kita. Melalui dasar itulah, kita dapat mengetahui dan menyadari apa yang akan kita lakukan, apa yang kita lakukan, dan apa yang telah kita lakukan. Tidak sepatutnya dan selayaknya jika kita melakukan hal – hal yang tidak memiliki arah dan dasar, karena hal itu tentu tidak akan memiliki manfaat di kemudian hari.

    ReplyDelete
  43. Sebagaimana hidup seorang manusia, hendaknya memiliki pondasi agar dalam menjalani kehidupan ini seseorang dapat kuat serta tegas dalam melakukan sebuah tindakan. Tentunya pondasinya harus kuat untuk dapat menggapai keadaan tersebut. sebagai hamba Allah kita juga harus punya pondamen iman yang kuat supaya senantiasa kita dalam ridho-Nya. Amiiin

    ReplyDelete
  44. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Terima kasih Prof. Ulasan ini menarik sekali. Saya belajar dari ulasan di atas bahwa pondamen dalam filsafat adalah intuisi. Bagi saya pribadi belajar sesuatu yang berpusat pada pengalaman yang sudah dialami menjadi lebih menghayati dan menyampaikan kepada orang lain juga akan mudah. Teringat saat saya menjadi pemateri terkait dengan motivasi membaca pada remaja. Saat itu saya sangat senang dan semangat menyampaikan isi presentasi yang saya tampilkan. Hal ini dikarenakan saya menceritakan pengalaman saya saat berkecimpung di komunitas literasi. Kemudian, saya hanya hanya sedikit sekali menyampaikan terkait teori motivasi membaca itu sendiri. Saya lebih banyak menceritakan pengalaman yang telah saya dapatkan selama mengikuti komunitas literasi tersebut. Ulasan ini menyadarkan saya bahwa penting sekali menyampaikan kepada orang lain sesuatu yang memang sudah pernah dilakukan. Ini membuat kita tidak terperangkap pada omong kosong. Saya juga senang untuk berbagi pengalaman dengan orang-orang yang memang membutuhkan akan hal itu. Tentunya saya juga menyesuaikan pada ruang dan waktunya. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak dikarenakan telah berbagi ulasan yang membuat saya menjadi merefleksikan pengalaman hidup.

    ReplyDelete
  45. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Assalamualaikum wr.wb
    Terimakasih banyak prof. Marsigit atas postingan di atas. Saya menjadi tahu bahwa pentingnya pondamen dan membangun pondamen kita dalam melakukan segala sesuatu. Karena itulah yang menjadi landasan bagi keberlangsungan hidup kita berikutnya. Dari ulasan di atas saya menjadi tahubagaimana kaum filsuf membangun fikirannya dan bagaimana kemudian mereka menjalani kehidupannya. Namun berbeda dengan saya, sepertinya pondamen saya dalam belajar filsafat hanya dari keterangan bapak di kelas dan bacaan elegi-elegi yang bapak kuat. Saya khawatir, segala yang saya terima selama pembelajaran filsafat hanyalah mitos meski intuisi juga berperan banyak di dalamnya. Manggapai pondamen yang kuat itu relatif, jika bagi kita kuat, bisa saja bagi orang lain tidak. Sebenar-benar pondamen yang kuat hanyalah agama Allah, hanya kepadaNya lah kita boleh bersandar dan dengan meyakini agamaNya kita jadikan sebagai landasan tujuan kita hidup di dunia. Sehingga kita mampu menghadapi segala rintangan dan cobaan yang ada dalam hidup kita. Wallahualam bishowab.

    ReplyDelete
  46. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Mempunyai pondamen dalam hidup ini sangat penting. Pondamen yang paling pokok adalah Agama. Asas Ketuhanan menjadi pondamen yang paling pokok yang harus sudah tertanam dalam jiwa manusia. Begitulah Pancasila menempatkan sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Pondamen itu letaknya di hati. Hati yang sudah tetap tidak akan tergoyahkan oleh pikiran yang bermacam-macam. Anti-foundamentalist sebenarnya terjadi pada alur pikiran. Manusia dapat berpikir sebanyak-banyaknya dan seluas-luasnya. Manusia juga dapat berfikir secara divergen (bermacam-macam), sehingga menghilakan satu pijakan yang pasti. Pijakan dalam pikiran menjadi muncul beraneka ragam, karena memang pikiran manusia yang terus berjalan.

    ReplyDelete
  47. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    P. Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum, Wr. Wb. Dari elegi ini saya dapat menyimpulkan bahwa pondamen adalah kerangka yang melandasi suatu hal baik itu ilmu pengetahuan atau hal-hal yang lainnya. Misalnya, pondamen kenapa saya memilih kuliah di magister pendidikan matematikan UNY adalah niat untuk mengembangkan ilmu pengetahuan saya di bidang pendidikan matematika. Hidup tanpa pondamen adalah kehidupan yang kosong.

    ReplyDelete
  48. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B S2

    Assalamu'alikum Wr. Wb

    foundalisme dapat dikatakan suatu pekerjaan yang dikerjakan dan kita memahami dasar-dasar apa saja yang membuat kita melakukan hal tersebut. Dimana didalam kehidupan kita harus mempunyai alasan dan tujuan mengapa kita melakukan suatu pekerjaan tersebut. Alasanlah yang dapat dijadikan dasar terhadapap apa yang kita kerjakan dan tujuan merupakan pencapain dari alsan yang dimiliki.

    ReplyDelete
  49. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Pondamen adalah yang melandasi, dan mengawali. Dalam filsafat ada kaum fondalisme dan kaum anti foundalisme. Kaum foundalisme percaya bahwa segala sesuatu itu ada yang melandasi dan mengawalinya, sedangkan kaum anti foundalisme percaya bahwa segala sesuatu yang mengawali itu tiada atas bahwa ia tidak dapat menentukan awal dan landasan disana.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  50. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kelas C

    Untuk mengetahui pondamend diperlukan ilmu. Setinggi-tingginya ilmu pondamen adalah menentukan mana yang disebut pondamen, yaitu membuat keputusan tentang kejadian, peristiwa, sifat, karakter, atau yang lainnya yang mengawali aktivitasnya atau analisanya. Yang seperti itu disebut foundationalisme.
    Sehingga yang tidak bisa memutuskan hal mana yg pondamen adalah anti-tesis dari foundationalisme yaitu anti-foundationalisme

    ReplyDelete
  51. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Membangun filsafat menurut Imanuel Kant, pondamennya adalah epistemologi. Kontradiksi antara rasionalisme dan empirisisme. Saya merasa senang, seperti mendapat pengetahuan baru yang membawa hubungan dengan pengalaman - pengalaman selama ini. Anak-anak itu sesungguhnya demikian. Mereka baru belajar membangun pengalamannya, di sana mereka bertemu dengan mitos-mitos, yang biasanya didapat dari orang yang lebih dewasa. Ketika mereka mulai bersikap kritis, mempertanyakan mitos yang ada, maka kemudian mereka pun mulai membangun logosnya sendiri. Membangun ilmunya sendiri.

    ReplyDelete
  52. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami pondamen sangat erat dengan istilah pondasi yaitu landasan atau yang mendasari. Sehingga pemahaman kami disini, yang dimaksud dengan istilah pondamen merupakan landasan oemikiran dari suatu pendirian atau keyakinan terhadap suatu hal. Pada dasarnya pondamen ini bisa bersifat tetap, bergerak ataupun kontradiktif dengan kata lain tak menentu sesuai dengan ruang dan waktunya. Seperti dalam konsep matematika setiap elemen dalam dunia ini pastilah memiliki pondamen, pondamen dasar dari matematika adalah geometri, himpunan, pengukuran atau statistika. Semua pondamen pastinya merupakan sesuatu yang bersifat rasional dan logos, karena pondamen ini lah yang menjadi dasar dalam menyusun struktur-struktur atau konstruksi-konstruksi pengetahuan yang berada di atasnya.

    ReplyDelete
  53. Aristiawan
    17701251025
    PEP B 2017

    Kaum pondamen adalah golongan kaum dari orang-orang yang telah bersikap menentukan urutan suatu peristiwa, kejadian, sifat atau apapun itu. Berkebalikan dengan kaum fondamen adalah anti foundationalisme. Anti foundationalisme berarti ia tidak bersikap atau berbuat dengan terlebih dahulu menentukan awal atau urutan dari suatu peristiwa.

    ReplyDelete
  54. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Pondamen berarti dasar atau landasan. Aliran foundationalisme dalam filsafat adalah aliran yang menenentukan peristiwa, kejadian, sifat atau apapun sebagai awal (dasar atau landasan) dari analisisnya. Menurut saya, ketika ingin membangun sesuatu maka harus mempunyai dasar atau landasan yang kuat. Membangun ilmu pengetahuan misalnya, berati harus mempunyai landasan atau dasar ikhlas yang kuat agar bagunan ilmu pengetahuan yang dibangun tidak mudah goyah atau roboh.

    ReplyDelete
  55. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  56. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Pada elegi diatas, menerangkan tentang dua macam terjadinya konsep. Konsep yang dengan awalan atau permulaan masuk pada foundatalisme. Yang menjadi awalan atau permulaan bisa apa saja yaitu yang ada dan yang mungkin ada. Sedangkan konsep yang tidak dengan awalan atau permulaan disebut anti foundatalisme. Kita tidak tahu kapan dan dimana sebuah permulaan itu terjadi.

    ReplyDelete
  57. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Bismillah...

    Podamen atau fondamen adalah awalan atau dasar dari segala konsep ilmu pengetahuan. Seperti yang sudah diketahui bahwa untuk membangun sebuah konsep pemahaman atau ilmu diperlukan dasar (pondamen) yang kuat sehingga konsep yang baru tidak akan goyah atau jatuh. Layaknya anak-anak yang diajarkan sebuah konsep pengetahuan yang baru, maka sudah layak konsep yang sebelumnya atau konsep dasar dari pengetahuan yang baru tersebut harus kuat di ingatan anak-anak tersebut, sehingga konsep dari pengetahuan yang baru itu bertahan lebih lama dalam ingatan anak-anak tersebut.

    ReplyDelete
  58. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Elegi ini merupakan contoh dari fondasionalisme. Tapi menurut saya, hal ini memberikan contoh bahwa sulitnya menentukan awal. Awal menurut saya tidak untuk dipikirkan. Akan tak terjangkau apabila kita ingin meraih awal. Awal adalah bagian dari keyakinan. Keyakinan menurut kita benar. Awal hanyalah Allah yang tahu, sebaliknya, akhir pun hanya Allah yang tahu. Tugas kita adalah mengimaninya dan juga mengisi apa yang ada di antara awal dan akhir.

    ReplyDelete
  59. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Alasan utama seseorang melakukan sesuatu. Kapan ia meniatkan diri memuai sesuatu, kenapa ia memulai sesuai. Pondamen harus kuat, karena darinya muncul keihlasan untuk melakukan sesuatu.

    ReplyDelete
  60. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Pondamen adalah pondasi. Sudah seharusnya, dalam hidup kita memiliki pondasi yang kuat, tahan lama dan bermanfaat bagi sesama sehingga apa yang kita dapatkan dan berikan akan semakin berkualitas dan berkembang. Pondasi pondasi hidup kita juga tidak lepas dari pondasi pengalaman pengalaman baik pribadi maupun orang lain yang menjadikan kita lebih berhati hati dalam melangkah. Semakin banyak pengalaman yang kita dapat dan pelajari maka semakin kuat pondasi hidup kita. Semakin luas sudut pandang dan semakin ikhlas dalam berfilsafat sehingga pribadi kita semakin baik dan bermanfaat. Pondasi dalam hidup yang kuat sangat dibutuhkan untuk kita sebagai pemuda penerus bangsa ini,jika kita mem[unyai pondasi kuat dalam belajar dan dalam berinovasi maka ilmu yang kita dapat tidak akan hilang. Karena pondasi yang kuat akan menumbuhkan sikap yang kuat dan teguh pendirian pada manusia.

    ReplyDelete
  61. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Pondamen filsafat adalah filsafat itu sendiri. Kebenaran filsafat adalah filsafat itu sendiri. Maka sebenar-benar filsafat adalah pikiran para filsuf. Setiap manusia berfilsafat, maka sebenarnya dia telah mendirikan pondamen bagi pikirannya. Artinya setiap manusia memiliki pondamen masing-masing

    ReplyDelete
  62. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Foundamental adalah dasar. Dasar apapun, foundamental dari kehidupan meliputi sosiologi, psikologi, politik. Dasar sosiologi mengatur kehidupan antar sesame manusia. Dasar psikologi mengatur karakteristik dalam diri setiap manusia, sedangkan fundamental secara politik maka kehidupan berdasarkan pada kepentingan

    ReplyDelete
  63. Ilania Eka
    17709251050
    S2 Pmat C 2017

    Dalam filsafat itu dikenal berbagai aliran. Salah satu alirannya adalah foundationalisme, fondasionalisme merupakan suatu pandangan yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun di atasnya. Foundationalisme dalam matematika adalah filsafat matematika yang membangun sistem matematika berdasar pondamen. Kaum foundationalisme menentukan dasar-dasar pondasi dari matematika, sedangkan kaum anti-foundationalisme tidak menentukan dasar-dasar, mereka lebih menggunakan intuisi yang mereka miliki. Immanuel Kant membangun filsafatnya diatas kontradiksi atau pertentangan antara rasionalisme dan empiricisme. Maka dikatakan bahwa Immanuel Kant membangun filsafat itu di atas pondamen epistemologis, dan menghasilkan suatu rumusan ilmu yaitu bahwa ilmu itu bersifat sintetik a prirori

    ReplyDelete
  64. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 PMat C 2017

    Sebagai tambahan komentar saya di atas,Foundationalisme dalam matematika adalah filsafat matematika yang membangun sistem matematika berdasar pondamen. Fondasionalisme merupakan suatu pandangan yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun di atasnya. Seperti yang telah diuraikan di atas bahwa membangun filsafat memerlukan sebuah pondasi berupa pengalaman. Sebab melalui pengalaman inilah seseorang akan belajar dan kaya. Dengan adanya pengalaman, maka minimal orang tersebut pernah mengenal. Hal tersebut seperti yang telah kita pelajari bersama menurut Immanuel Kant membangun filsafat itu di atas pondamen epistemologis dan menghasilkan suatu rumusan

    ReplyDelete
  65. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Untuk masalah pondamen menurut pemikiran saya tidak ada masalah mengenai hal itu. Yang penting dalam hal ini adalah pondamen yang betul-betul kita miliki harus benar-benar kokoh dan baik. Contohnya saja, poundamen ketika orang beragama adalah aqidah, dimana aqidah menyengkut penyembahan kepada Tuhan. Ketika dalam beragama dilandasi dengan pondamen yang kokoh maka orang itu akan kuat aqidahnya. Sehingga dalam hal ini imbasnya adalah keimanan dan ketaqwaan orang tersebut dapat meningkat dan terus berkembang karena pondamennya yang kokoh dalam bergama. Jadi awal dari beragama itu dimulai dari aqidah terlebih dahulu, setelah mantap dalam bidang aqidah, maka mulailah memperlajari syariat-syariatnya, fiqihnya, dan sebagainya.

    ReplyDelete
  66. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Pondamen adalah dasar atau landasan. Jika pondamen dalam pembangunan rumah tidak kuat maka rumah pun tidak akan bertahan lama pati akan runtuh. Begitu pula dalam kehidupan jika pondamen agamanya tidak kuat maka hidupnya pun akan mudah terlen dengan godaan syaitan.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  67. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Pondamen pun ada di dalam matematika. Podamen dalam matematika berarti adalah yang menjadi dasar atau landasan dalam memperlajari matematika. Maka Pondamen matematika adalah ilmu dasar yang harus dikuasai oleh siswa untuk mempelajari matematika di jenjang selanjutnya.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  68. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Filsafat merupakan foundamen dari segala ilmu yang ada di dunia ini yang berada di bawah spiritualitas. Hal ini digambarkan oleg gunung dari struktur ilmu. Sebagaimana yang kita ketahui, filsafat merupakan diri kita sendiri, maka foundamen hidup itu juga merukana diri kita sendiri. Oleh karenanya usahakan memberikan foundamen yang baik untuk diri kita masing-masing.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  69. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Membangun kesadaran yang kuat, maka diperlukan sebuah pengalaman dan pedoman. Kedua hal tersebut tidak bisa dipisahkan satu sama lain, tatkala hanya pedoman, maka ia akan menggap sebuah kejadian sebatas teori. Kemudian pengalaman tanpa pedoman maka akan terbuang sia-sia sebab pengalaman merupakan tindakan untuk mencapaik realitas kemudian menjadi pedoman. Semakin banyak pengalaman yang kita dapat dan pelajari maka semakin kuat pondasi hidup kita.

    ReplyDelete
  70. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Semakin luas sudut pandang dan semakin ikhlas dalam berfilsafat sehingga pribadi kita semakin baik dan bermanfaat. Pondasi dalam hidup yang kuat sangat dibutuhkan untuk kita sebagai pemuda penerus bangsa ini,jika kita mem[unyai pondasi kuat dalam belajar dan dalam berinovasi maka ilmu yang kita dapat tidak akan hilang. Dengan kata lain, seseorang yang melepaskan dua hal tersebut, maka dalam pemikiran hanya menjadi sebuah angan yang kosong.

    ReplyDelete
  71. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    setelah saya membaca elegi menggapai pondamen diatas, menurut saya pondamen itu suatu keharusan yang harus dimiliki setiap manusia karena pondamen itu penting digunakan sebagai dasar dalam memulai langkah kehidupan yang ada.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  72. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017


    Elegi menggapai foundamen, sebuah dasar dari pemikiran, bagaimana konsep awal pikiran. Dan setiap orang pasti berbeda pondasi dalam berpikirnya. Dalam menentukan konsep awal sebuah pemikiran, baik dia membaca ataupun mendengar sesuatu yang bisa menggoyahkan pemikirannya. Setiap manusia pasti berproses, pondasi tidak selalu selamanya tetap

    ReplyDelete
  73. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Pondamen itu layaknya pondasi dalam konstruksi bangunan atau fundamental atau basis yang mendasari sesuatu. Seperti yang Prof sebut dalam artikel diatas bahwa Aliran Foundationalism dalam matematika adalah filsafat matematika yang membangun sistem matematika berdasar pondamen. Yang termasuk aliran ini adalah empirism yang membangun matematika berdasarkan kenyataan dan rasionalism yang membangun matematika berdasarkan rasio. Aliran yang diluar foundamentalist yaitu intusionism, yaitu menggunakan intusi (bukan pondamen) sebagai basis pengetahuan.

    ReplyDelete
  74. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Seyogyanya tiadalah manusia yang mengetahui awalan dan akhiran suatu kejadian. Namun demikian, kita dapat menentukan suatu peristiwa sebagai awal kegiatan lainnya. Begitu pula sebaliknya, kita dapat menentukan suatu peristiwa sebagai akhir dari kegiatan lainnya. Jadi, ketika kita mengakhiri suatu kejadian sama artinya kita mengawali kejadian lainnya. Penentukan inilah yang menjadi pondamen karena sesungguhnya manusia membutuhkan pondamen sebagai dasar hal lainnya.

    ReplyDelete
  75. Yuni Pratiwi
    15301241005
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Foundationalisme dalam matematika adalah filsafat matematika yang membangun sistem matematika berdasarkan pondamen. Sedangkan yang tidak termasuk pondamen biasanya bersifat intuitionisme, dengan kata lain intuitionisme membangun matematika tidak menggunakan dasar apapun kecuali menggunakan intuisinya, berbeda dengan kaum foundationalisme, mereka membangun matematika dengan pondasi/pedoman. Tetapi juga perlu kita ketahui bahwa pondamen ada yang bersifat tetap, ada yang bergerak dan ada yang kontradiktif (seperti imanuel kant).

    ReplyDelete
  76. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  77. Puspitarani
    15301244008
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Terima kasih Bapak atas Elegi Menggapai Pondamen yang telah Bapak share kepada kami. Jujur saya masih bingung apa itu pondamen, namun dari elegi tersebut yang menyatakan bahwa Foundationalisme dalam matematika adalah filsafat matematika yang membangun sistem matematika berdasar pondamen. Pondamen matematika dapat berupa geometri, himpunan, pengukuran , atau statistika. Maka sebagian besar filsafat matematika adalah foundationalisme. Sedangkan yang tidak termasuk foundationalisme biasanya bersifat intuitionisme. Maka kaum intuitionisme berusaha membangun matematika dengan tidak menentukan dasar apapun kecuali menggunakan intuisi untuk merefleksikan matematikanya. dan dari beberapa komentar yang saya baca menyebutkan bahwa pondamen itu merupakan suatu pondasi, landasan. Sehingga pada elegi ini dimaksudkan Pondamen pun ada di dalam matematika. Pondamen dalam matematika berarti adalah yang menjadi dasar atau landasan dalam memperlajari matematika. Maka Pondamen matematika adalah ilmu dasar yang harus dikuasai oleh siswa untuk mempelajari matematika di jenjang selanjutnya. Tidak hanya pedoman untuk siswa saja, tapi sebagai seorang guru juga perlu pedoman untuk mengajar siswanya.

    ReplyDelete
  78. Almaida Alvi Zahrotunnisa
    Pendidikan Matematika A 2015/S1
    15301241046
    Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Hidup itu separuh fondamen dan separuhnya lagi anti foundationalisme. Fondamen adalah orang-orang menentukan urutan suatu peristiwa, kejadian, sifat. Sedangkan anti foundationalisme berkebalikan dengan fondamen. Anti foundationalisme berarti ia tidak terlebih dahulu menentukan awal atau urutan dari suatu peristiwa. Foundationalisme dalam matematika adalah filsafat matematika yang membangun sistem matematika berdasarkan pondamen. Sedangkan yang tidak termasuk pondamen biasanya bersifat intuitif,

    ReplyDelete
  79. Aji Pangestu
    15301241009
    S1-Pendidikan Matematika I 2015
    Pondamen harus dimiliki setiap orang sebagai dasar seseorang melakukan sesuatu. Dalam melakukan sesuatu kita harus memiliki dasar yang kuat, dan pondamen pada masing-masing orang berbeda-beda.

    ReplyDelete
  80. Monica Ansella
    15301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Berbicara mengenai pondamen, menurut saya pondamen adalah sesuatu yang penting ketika melakukan aktivitas. Pondamen mengokohkan keputusan dan tindakan kita. Dengan memahami betul pondamen apa yang kita pijaki, maka keputusan dan tindakan yang kita ambil pun akan lebih terarah. Hal ini termasuk pula dalam pendidikan matematika. Para guru dan calon guru matematika hendaknya benar-benar memahami pondamen matematika yang terdiri dari geometri, himpunan, pengukuran dan statistika. Pemahaman ini dimaksudkan agar pengajaran yang diberikan teratur dan terarah sehingga berguna bagi para siswa.

    ReplyDelete