Sep 25, 2010

Elegi Pemberontakan Para Beda




Oleh Marsigit
Sengaja saya tampilkan kembali elegi lama agar bisa terbaca dan menjadi perhatian pembaca. Amiin.

Logos:
Ternyata urusanku itu tidak habis-habisnya. Satu persoalan dapat aku selesaikan, maka muncul persoalan yang lainnya. Sekarang aku menyaksikan fenomena lagi yang mungkin perlu kontribusiku untuk penyelesaiannya. Aku melihat sedang terjadi kegelisahan luar biasa dari para “BEDA”. Setelah aku cermati ternyata kegelisahan tersebut hampir erjadi di mana-mana. Oleh karena itu aku akan selenggarakan konferensi para beda. Wahai para beda, silahkan engkau presentasi karya-karyamu dalam konferensiku ini.

Ontologi Beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah ontologi beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekuasaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Dua orang kembar sekalipun, mereka adalah berbeda. Jikalaupun segala sesuatu tidak berbeda, maka bukankah mereka terlahir pada menit yang beda. Jika mereka toh terlahir pada menit yang tidak berbeda, maka begitu lahir mereka juga menempati ruang yang berbeda. Tidaklah mungkin mereka itu diletakkan semuanya di kiri, semuanya di kanan, semuanya di atas, semuanya di bawa. Begitu lahir mereka juga telah diperlakukan dengan berbeda. Mereka disentuh oleh tangan bidan yang berbeda. Tangan bidan itu meyentuh kedua bayi itu secara bergantian, atau jika waktunya sama maka tidaklah mungkin mereka menyentuhnya dengan kedia tangan kirinya secara bersamaan untuk kedua kembar tadi. Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Waktu beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah waktu beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat waktu beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Tiadalah waktu itu tidak berbeda. Waktu itu tidak dapat menempati dan mengulangi waktu sebelumnya. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Ruang beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah ruang beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat ruang beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu ruang yang sama di dunia ini? Jika engkau menunjuk tempat tinggalmu sebagai suatu ruang yang sama, apakah engkau tidak menyadari bahwa ruangmu itu secara bersama-sama melakukan pergerakan relatif terhadap yang lebih besar, yaitu pergerakan bumi dan tata surya ini. Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Bernasib beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah nasib beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat nasib beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu nasib yang sama di dunia ini? Jika engkau dapat menunjuk suatu nasib sebagai suatu nasib yang sama, apakah engkau tidak menyadari bahwa nasibmu itu benar-benar tentang dirimu, padahal engkau tidak dapat menemukan dirimu yang lainnya. Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berpikir beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpikir beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berpikir beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu berpikir yang yang tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berpikir sebagai suatu berpikir yang tidak berbeda, misalnya memikirkan “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua “A” yang dipikirkan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berbicara beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berbicara beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berbicara beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu berbicara yang yang tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berbicara sebagai suatu berbicara yang tidak berbeda, misalnya berbicara tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua pembicaraan tentang “A” yang dibicarakan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berkarya beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berkarya beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berkaryabeda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu berkarya yang yang tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berkarya sebagai suatu berkarya yang tidak berbeda, misalnya berkarya tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berkarya tentang “A” yang berkarya itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berpenampilan beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpenampilan beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berpenampilan beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang berpenampilan tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berpenampilan sebagai suatu berpenampilan yang tidak berbeda, misalnya berpenampilan tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berpenampilan tentang “A” yang berpenampilan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Beraktivitas beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah beraktivitas beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat beraktivitas beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang beraktivitas tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang beraktivitas sebagai suatu beraktivitas yang tidak berbeda, misalnya beraktivitas tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua beraktivitas tentang “A” yang beraktivitas itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berpakaian beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpakaian beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berpakaian beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang berpakaian tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berpakaian sebagai suatu berpakaian yang tidak berbeda, misalnya berpakaian tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berpakaian tentang “A” yang berpakaian itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berperasaan beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpakaian beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berperasaan beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang berperasaan tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berperasaan sebagai suatu berperasaan yang tidak berbeda, misalnya berperasaan tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berperasaan tentang “A” yang berperasaan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Orang tua berambut putih:
Baiklah wahai para beda, aku telah menghayati pemikiranmu semua. Itulah sebenar-benar beda, yaitu tidaklah ada di dunia ini sesuatu yang tidak berbeda. Maka aku ingin menyampaikan pesanku kepada para logos dan para kuasa untuk berhati-hatilah menjaga kuasamu. Para logos mempunyai kuasa untuk mengharapkan semua yang ada dan yang mungin ada sebagai tidak berbeda. Sedangkan para kuasa akan sangat tergoda menggunakan kekuasaannya untuk menjadikan dunia ini tidak berbeda, yaitu tidak berbeda dengan hidupnya dan kekuasaannya. Jika engkau betul-betul melaksanakan harapanmu itu maka serta merta engkau terancam oleh mitos-mitosmu sendiri. Sedangkan jika engkau betul-betul melaksanakan kegiatanmu berusaha membuat tidak beda maka engkau itulah sebenar-benar para mitos itu. Terutama hati-hatilah bagi para guru terhadap para siswa-siswanya. Tiadalah dua siswa di dunia itu yang tidak berbeda. Jika engkau para guru mengharapkan para siswa-siswamu untuk menjadi siswa-siswa yang tidak berbeda maka engkau terancam oleh mitos-mitosmu. Apalagi jika engkau para guru telah melakukan usaha-usaha atau ikhtiar-ikhtiar untuk mengusahakan agar para siswa-siswamu tidak berbeda, maka dengan ini aku proklamasikan bahwa engkau para guru tidak lain tidak bukan adalah mitos-mitos belaka yang siap menerkam dan menelan bulat-bulat para siswa-siswamu sebagai korbannya.

23 comments:

  1. Aristiawan
    17701251025
    PEP B 2017

    Manusia diciptakan Allah dengan sifat dan karakter yeng berbeda antara satu dengan yang lain. Membuat tidak beda adalah hal yang bertentangan dengan takdir ini. Maka pendidikan yang ada harusnya tidak membuat setiap orang menjadi tidak beda. Tapi pendidikan seharusnya melatih semua yang beda agar berhasil dengan kebedaanya itu. Jika kita melihat Rasulullah dalam mendidik para sahabat, kita melihat Rasulullah tidak membuat sahabat menjadi tidak beda. Tapi Rasulullah mendidik para sahabat sesuai dengan potensinya masing-masing yang jelas berbeda antara satu dengan yang lain, misalnya Abdurrahman bin auf dididik menjadi pengusaha sukses, Abdullah bin abbas dididik menjadi ahli ilmu, mushaf bin umair menjadi diplomat, dan yang lainnya. Maka pendidikan tidak membuat semua anak didik menjadi tidak beda, melainkan mengembangkan potensinya yang berbeda tersebut agar menjadi modal dalam menghadapi kehidupan.

    ReplyDelete
  2. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Allah menciptakan manusia berbeda-beda dengan keunikan dan potensinya masing-masing. Tiadalah manusia yang sama dari zaman pertama hingga zaman terakhir. Membaca elegi pemberontakan para beda ini seperti memperingatkan pada diri saya untuk tidak berlaku dzolim dengan peserta didik. Potensi, bakat, minat dan keunikan setiap peserta didik berbeda, oleh karena itu sebagai pendidik kita tidak boleh menjadikan peserta didik tidak berbeda. Misalkan guru kimia tidak boleh memaksakan semua muridnya menjadi ahli kimia. Guru hanyalah fasilitator untuk murid menggapai logosnya.

    ReplyDelete
  3. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Bismillah...

    Di elegi sebelumnya, bapak juga sudah menuliskan elegi konferensi para beda. Akan tetapi pada elgi kali ini, bapak menuliskan elegi tentang pemberontakan para beda. Beda dan sama itu dua hal yang sangat penting di kehidupan ini. Beda itu baik, tetapi disesuaikan dengan ruang dan waktu. Sama itu juga baik, tetapi juga disesuaikan dengan ruang dan waktunya. Beda itu sendiri akan berbeda makna atau penggunaan, sehingga disesuaikan dengan kata sebelumnya. Dengan adanya nilai perbedaan itu, maka akan diketahui bahwa antar manusia itu memiliki nilai perbedaan yang dapat menjadi karya dan pemikiran masing-masing. Dengan adanya BEDA itu juga, maka guru akan memiliki berbagai cara mengajar dan metode pembelajaran untuk siswa-siswa yang berbeda karakter belajarnya didalam kelas.

    ReplyDelete
  4. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Tidak ada hal yang sama persis di dunia. Orang yang kembar sekalipun pasti memiliki perbedaan. Perbedaan itu selalu ada karena kehidupan ini dinamis (selalu berubah). Inilah kuasa Allah, yang telah menciptakan segala yang ada dan yang mungkin ada itu berbeda satu sama lain. Seperti halnya manusia, manusia itu unik, tidak ada yang sama persis. Lebih khusus lagi siswa, mereka dibekali bakat yang berbeda-beda oleh Allah SWT. Karena bakat yang berbeda-beda itulah mereka masing-masing adalah pribadi yang unik. Sehingga guru tidak bisa menutup mata tentang adanya perbedaan dari siswa-siswanya. Ia harus berusaha memfasilitasi siswa-siswanya dengan segala perbedaan yang mereka miliki. Namun, dalam hal ini tentu juga diperlukan proses bagi guru untuk bisa mengatasi perbedaan tersebut.

    ReplyDelete
  5. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    P. Mat A S2 UNY

    Setiap makhluk hidup atau mati pasti memiliki perbedaan. Bahkan anak kembar identik pasti memiliki perbedaan. Perbedaan adalah anugrah. Perbedaan perlu disyukuri karena dengan adanya perbedaan kita semakin tau arti menghargai, memahami, dan mengerti. Tidak harus sama untuk menjadi bersatu karena berbeda dapat saling melengkapi. Selain itu, kita perlu memiliki hati yag legowo menerima perbedaan. Karena pada kenyataanya banyak orang yang tidak menerima perbedaan. Misalkan: perbedaan pendapat. Tak sedikit orang yang ingin semua hal sesuai dengan keinginan dan pendapatnya tanpa tau bahwa perbedaan itu dapat saling mengisi, melengkapi, dan menyempurnakan. Elegi ini mengajarkan kita untuk saling meghargai terhadap perbedaan. Karena dalam kehidupan ini perbedaan itu pasti ada. Sebagai guru atau calon guru, pelu untuk memahami bahwa setiap siswa itu unik, memiliki perbedaan, memiliki kelebihan dan kekurangan masing2. Kita tidak bisa memaksa mereka untuk menjadi sama karena pada hakikatnya mereka memang berbeda. Oleh karena itu, sebagai guru sudah seharusnya dapat memfasilitasi siswa untuk belajar dengan baik.

    ReplyDelete
  6. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Perbedaan terkadang dipandang sebagai hal yang aneh dan asing. Perbedaan kadang kurang dihargai. Segal yang sama dianggap sebagai yang baik. Padahal tidak ada hal yang sama persis didunia ini. Perbedaan membuat suatu hal menjadi unik. Keunikan itu memiliki karakteristik sendiri yang indah. Perbedaan seharusnya dihargai, dan dipandang sebagai hal yang wajar. Dalam hal pembelajaran dikelas, seharusnya guru menghargai perbedaan siswa dan memfasilitasi setiap keunikan siswa dengan bijaksana. Indonesia sebagai negara yang besar juga menghargai perbedaan, terbukti dari semboyan bhineka tunggal ika, yaitu berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Perbedaan tak bisa di hindari tapi pasti akan ada hal yang mempersatukan.

    ReplyDelete
  7. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Dari elegi ini ada berbagai macam beda. Karena di dunia ini memang sejatinya diciptakan oleh Allah dengan segala perbedaannya. Disampaikan dalam elegi ini yaitu mengenai ontologi beda yaitu hakikat beda, sifat dalamnya beda. Waktu yang berbeda maka apa yang ada di dalamnya pun beda, ketika berbicara pada waktu yang berbeda, aku yang sekarang beda dengan aku yang tadi.ruang yang beda. Nasib yang beda. Pikiran yang beda, bicara yang beda, berkarya, penampilan, aktivitas, pakaian , perasaan yang beda. Sungguh beraneka ragam beda di dunia ini karena dunia yang memiliki sifat plural. Demikian Allah Ta’ala menciptakan perbedaan di dunia itu untuk keindahan.

    ReplyDelete
  8. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Tidak ada dua hal yang tidak beda. Tidak ada manusia yang tidak beda di dunia hendaknya juga dipahami oleh guru dalam kegiatan pembelajaran. Guru hendaknya sadar bahwa tidak ada dua siswa pun yang tidak beda. Dengan perbedaan sifat, potensi, karakter, maupun kemampuan yang dimiliki siswa guru hendaknya mampu memfasilitasi pembelajaran sesuai dengan perbedaan-perbedaan tersebut. Guru harus memahami perbedaan kemampuan siswa, memahami perbedaan karakter siswa, dan selalu memberikan kesempatan walaupun siswa berbeda-beda dalam menggunakan kesempatan sebagai siswa dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  9. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Perbedaan bukanlah sesuatu yang aneh dalam kehidupan, bukanlah sesuatu yang harus dipermasalahkan. Perbedaan justru membuat keberagaman yang akan membuat kita berpikir kreatif. Perbedaan membuat kita harus mampu memahami setiap perbedaan, memandang segala sesuatu dari berbagai sudut pandang. Dengan demikian kita dituntut untuk terus belajar belajar dan belajar. Implikasinya dalam pembelajaran, perbedaan dapat dilihat pada karakteristik setiap siswa. Tidak ada siswa yang sama, maka dari itu guru harus kreatif dalam memfasilitasi siswa agar mampu merangkul semua keragaman karakter siswa. Dari sini guru seharusnya terus belajar agar mampu membantu siswa mencapai prestasi optimalnya, meski dalam keberagaman.

    ReplyDelete
  10. Perbedaan adalah sesuatu yang sudah menjadi ketetapan Allah Swt, sunnatullah agar kita bisa saling mengenal dan memahami. Segala objek maupun subjek yang ada dan yang mungkin hanyalah selalu mendekati sama, bahkan yang di nilai sama pun masih memiliki perbedaan. Untuk itu kita harus banyak bersyukur dalam memahami perbedaan ini

    ReplyDelete
  11. Jika ditarik dalam pembelajaan di kelas, maka tidak mungkin kita mempunyai target pemahaman yang sama pada tiap individu siswa, karena sesungguhnya mereka unik. Kita hanya dapat memfasilitasi dan menghargai perbedaan kemampuan tersebut dengan ikhtiar fasilitasi belajar siswa dengan variasi beljar

    ReplyDelete
  12. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 PMat C 2017

    Perbedaan inilah yang membuat hidup menjadi indah. Dan perbedaan ada karena segala hal yang ada di dunia ini terikat oleh ruang dan waktu. Tetapi beda juga bisa dipandang sama jika kita meningkatkan dimensi berfikir kita dengan hermeneutik. Sebagai contoh manusia dan batu itu berbeda karena manusia adalah makhluk hidup sedangkan batu adalah benda mati. Tetapi bila kita tingkatkan dimensi berfikir kita maka manusia dan batu bisa sama yaitu sama-sama ciptaan Allah.
    Di dunia ini tidak ada sesuatu yang sama persis. Bahkan anak kembar pun pastinya mempunyai perbedaan dan mempunyai karakteristik masing-masing. Begitu pula dengan siswa-siswa dan anak didik kita. Sebagai seorang guru dan calon guru kita haruslah dapat memahami siswa kita satu persatu secara keseluruhan karena setiap siswa tentulah mempunyai karakteristik yang berbeda-beda antara siswa satu dengan yang lainnya. Janganlah kita mengharap siswa-siswa kita menjadi sama dengan siswa-siswa yang lainnya.

    ReplyDelete
  13. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Dari elegi diatas kita dapat mengambil pelajaran bahwa menjadi seorang guru harus mampu mengakomodir pendapat/ide peserta didiknya yang berbeda-beda yang mungkin muncul dalam proses pembelajaran. Harus disadari bahwa dalam 1 kelas yang terdiri dari 20 peserta didik, di situlah terdapat minimal 20 ide yang berbeda. Memang ide-ide/pendapat-pendapat mereka tidaklah semua benar/baik menurut benarnya guru. Dalam kondisi seperti inilah akan terjadi interaksi aktif antara peserta didik dan guru untuk membangun pengetahuan yang menjadi obyek dalam pembelajarnnya.

    ReplyDelete
  14. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Perbedaan merupakan anugerah, karena dengan berbeda maka akan ada banyak ide yang berbeda-beda yang apabila disatukan akan terbentuk ide yang hebat. Perbedaan kompetensi misalnya, ini merupakan fir=trah manusia. Dengan berbedanya kompetensi maka manusia akan saling membutuhkan satu sama lain dengan keahlian masing-masing. Perbedaan itu pula yang memunculkan para ahlih dibidangnya yang berbeda dengan ahli lainnya. Jadi beda itu perlu dimaknai positif sehingga tercipta keharmonisan di dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  15. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Sesungguhnya semua yang berada di dunia ini akan selalu berbeda, termasuk diri sendiri juga akan selalu berbeda. Hal ini dikarenakan kita masih terikat oleh ruang dan waktu. Aku satu menit yang lalu tentunya tidaklah sama dengan aku sepuluh menit kemudian sehingga dalam hal ini aku tidak akan pernah sama dengan aku. Selain itu segala sesuatu yang ada di dunia ini tentunnya haruslah berpasang-pasangan kecuali Tuhan itu sendiri. Berpasang-pasangan menyebabkan sesuatu benda mempunyai suatu antitesisnya sehingga akan berbeda lagi. Jadi sangat tidaklah pantas jika seseorang selalu ingin memaksakan pendapatnya kepada orang lain agar sama dengan jalan pemikirannya karena pengalaman orang itu berbeda-beda satu sama lain.

    ReplyDelete
  16. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Tidak akan ada hal yang sama persis di dunia ini. Perbedaan adalah sebuah keniscayaan yang akan hadir dalam setiap fase kehidupan kita. Aku pada detik ini pun akan berbeda dengan aku pada beberapa detik kemudian. Perbedaan seharusnya dapat memperkaya kehidupan, seperti bangsa ini, sebenarnya bangsa ini kaya, hanya saja karena tidak dapat memperlakukan perbedaan dengan baik, maka kekayaan itu berkurang.
    Kita harus dapat menyikapi perbedaan dengan baik. Misalnya dalam menghadapi perbedaan siswa, siswa tentunya memiliki karakteristik yang berbeda-beda pula. Karakteristik satu siswa tentulah berbeda dengan karakteristik siswa lainnya. Oleh karena itu sebagai seorang guru jtidak boleh menyamakan siswa yang satu dengan siswa yang lain karena pada dasarnya karakteristik mereka adalah berbeda. Guru hendaknya dapat memahami karakteristik setiap siswanya sehingga dapat memfasilitasi siswa dengan optimal.

    ReplyDelete
  17. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Perbedaan yang ada di dunia ini merupaka suatu anugerah yang memang harus disyukuri. Karena dengan perbedaan kita semua memiliki karakteristik yang unik dari masing-masing individu. Karena keindahan itu bukan sama, namun berbeda.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  18. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Sifat dari semua objek yang ada dan mungkin ada di dunia ini adalah kontradiksi. Karena segala yang di dunia ini terikat oleh ruang dan waktu maka pastilah mereka memiliki perbedaan. Aku yang saat ini pun berbeda dengan aku dalam beberapa detik kemudian.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  19. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Sifat tidak beda hanya terjadi di pikiran saja. Sifat itu pun muncul sebagai hasil reduksi dari beda-beda yang ada dunia. Misalnya ketika anak melihat gambar 30 bunga mawar, yang memiliki beragam, dan bentuk yang berbeda-beda. Jumlah 30 bunga mawar itu hanya muncul di pikiran karena mereka berpikir bunga yang satu dan yang lainnya sama. Padahal di kenyataannya ada 5 mawar biru, 5 mawar merah dsb.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  20. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Dalam kehidupan manusia, maka tidak hanya bisa berpangku tangan dalam menentukan tetapi semua hal yang ada di sampingnya saling kaitan satu sama lain. Sebab nasib di tentukan oleh ruang+ waktu+pikiran+komunikasi+penampilan+ aktivitas +berpakaian+ perasaan. Semua hal tersebut harus beriringan. Tatkala salah satu memiliki cara pandangan berbeda, maka nasib yang akan dinikmati sewaktu tua akan berbeda dengan imajinasi. Maka orang memiliki nasib berbeda-beda, sebab komponen-komponen tersebut berbeda dengan satu sama lain.

    ReplyDelete
  21. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    elegi pemberontakan para beda mengajarkan kita bahwa manusia berbeda satu sama lain. manusia memiliki perbedaan dalam hal pemikiran akal dan tingkah laku. Perbedaan itu seharusnya bukan dijadikan alasan untuk menjadi terpecah belah, namun dapat membantu kita untuk melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda-beda.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  22. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Perbedaan tersebut seharusnya bisa melengkapi antara manusia yang satu dengan yang lain. sehingga tercipta kerjasama yang baik dan tercipta sebuah kesempurnaan. Kekurangan manusia yang satu dapat ditutupi dengan kelebihan manusia lainnya.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  23. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Elegi ini mengingatkan kita untuk menghargai perbedaan. Bahwa seyogyanya tiadalah sesuatu di muka bumi ini yang tidak berbeda, termasuk orang kembar sekalipun. Setiap manusia memiliki perbedaan, dan perbedaan itulah keunikan dari orang tersebut. Begitu pula dalam dunia pendidikan. Satu kelas kaya akan perbedaan, baik itu perbedaan karakteristik maupun pola pikir. Inilah yang harus dipahami guru sebagai fasilitator bagi murid-muridnya. Beranjak dari perbedaan ini lah guru harusnya menyusun sumber belajar dan metode pembelajaran.

    ReplyDelete