Sep 25, 2010

Elegi Pemberontakan Para Beda




Oleh Marsigit
Sengaja saya tampilkan kembali elegi lama agar bisa terbaca dan menjadi perhatian pembaca. Amiin.

Logos:
Ternyata urusanku itu tidak habis-habisnya. Satu persoalan dapat aku selesaikan, maka muncul persoalan yang lainnya. Sekarang aku menyaksikan fenomena lagi yang mungkin perlu kontribusiku untuk penyelesaiannya. Aku melihat sedang terjadi kegelisahan luar biasa dari para “BEDA”. Setelah aku cermati ternyata kegelisahan tersebut hampir erjadi di mana-mana. Oleh karena itu aku akan selenggarakan konferensi para beda. Wahai para beda, silahkan engkau presentasi karya-karyamu dalam konferensiku ini.

Ontologi Beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah ontologi beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekuasaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Dua orang kembar sekalipun, mereka adalah berbeda. Jikalaupun segala sesuatu tidak berbeda, maka bukankah mereka terlahir pada menit yang beda. Jika mereka toh terlahir pada menit yang tidak berbeda, maka begitu lahir mereka juga menempati ruang yang berbeda. Tidaklah mungkin mereka itu diletakkan semuanya di kiri, semuanya di kanan, semuanya di atas, semuanya di bawa. Begitu lahir mereka juga telah diperlakukan dengan berbeda. Mereka disentuh oleh tangan bidan yang berbeda. Tangan bidan itu meyentuh kedua bayi itu secara bergantian, atau jika waktunya sama maka tidaklah mungkin mereka menyentuhnya dengan kedia tangan kirinya secara bersamaan untuk kedua kembar tadi. Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Waktu beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah waktu beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat waktu beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Tiadalah waktu itu tidak berbeda. Waktu itu tidak dapat menempati dan mengulangi waktu sebelumnya. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Ruang beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah ruang beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat ruang beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu ruang yang sama di dunia ini? Jika engkau menunjuk tempat tinggalmu sebagai suatu ruang yang sama, apakah engkau tidak menyadari bahwa ruangmu itu secara bersama-sama melakukan pergerakan relatif terhadap yang lebih besar, yaitu pergerakan bumi dan tata surya ini. Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Bernasib beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah nasib beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat nasib beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu nasib yang sama di dunia ini? Jika engkau dapat menunjuk suatu nasib sebagai suatu nasib yang sama, apakah engkau tidak menyadari bahwa nasibmu itu benar-benar tentang dirimu, padahal engkau tidak dapat menemukan dirimu yang lainnya. Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berpikir beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpikir beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berpikir beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu berpikir yang yang tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berpikir sebagai suatu berpikir yang tidak berbeda, misalnya memikirkan “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua “A” yang dipikirkan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berbicara beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berbicara beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berbicara beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu berbicara yang yang tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berbicara sebagai suatu berbicara yang tidak berbeda, misalnya berbicara tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua pembicaraan tentang “A” yang dibicarakan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berkarya beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berkarya beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berkaryabeda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu berkarya yang yang tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berkarya sebagai suatu berkarya yang tidak berbeda, misalnya berkarya tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berkarya tentang “A” yang berkarya itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berpenampilan beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpenampilan beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berpenampilan beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang berpenampilan tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berpenampilan sebagai suatu berpenampilan yang tidak berbeda, misalnya berpenampilan tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berpenampilan tentang “A” yang berpenampilan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Beraktivitas beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah beraktivitas beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat beraktivitas beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang beraktivitas tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang beraktivitas sebagai suatu beraktivitas yang tidak berbeda, misalnya beraktivitas tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua beraktivitas tentang “A” yang beraktivitas itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berpakaian beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpakaian beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berpakaian beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang berpakaian tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berpakaian sebagai suatu berpakaian yang tidak berbeda, misalnya berpakaian tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berpakaian tentang “A” yang berpakaian itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berperasaan beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpakaian beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berperasaan beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang berperasaan tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berperasaan sebagai suatu berperasaan yang tidak berbeda, misalnya berperasaan tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berperasaan tentang “A” yang berperasaan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Orang tua berambut putih:
Baiklah wahai para beda, aku telah menghayati pemikiranmu semua. Itulah sebenar-benar beda, yaitu tidaklah ada di dunia ini sesuatu yang tidak berbeda. Maka aku ingin menyampaikan pesanku kepada para logos dan para kuasa untuk berhati-hatilah menjaga kuasamu. Para logos mempunyai kuasa untuk mengharapkan semua yang ada dan yang mungin ada sebagai tidak berbeda. Sedangkan para kuasa akan sangat tergoda menggunakan kekuasaannya untuk menjadikan dunia ini tidak berbeda, yaitu tidak berbeda dengan hidupnya dan kekuasaannya. Jika engkau betul-betul melaksanakan harapanmu itu maka serta merta engkau terancam oleh mitos-mitosmu sendiri. Sedangkan jika engkau betul-betul melaksanakan kegiatanmu berusaha membuat tidak beda maka engkau itulah sebenar-benar para mitos itu. Terutama hati-hatilah bagi para guru terhadap para siswa-siswanya. Tiadalah dua siswa di dunia itu yang tidak berbeda. Jika engkau para guru mengharapkan para siswa-siswamu untuk menjadi siswa-siswa yang tidak berbeda maka engkau terancam oleh mitos-mitosmu. Apalagi jika engkau para guru telah melakukan usaha-usaha atau ikhtiar-ikhtiar untuk mengusahakan agar para siswa-siswamu tidak berbeda, maka dengan ini aku proklamasikan bahwa engkau para guru tidak lain tidak bukan adalah mitos-mitos belaka yang siap menerkam dan menelan bulat-bulat para siswa-siswamu sebagai korbannya.

36 comments:

  1. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Semua siswa itu istimewa. Semua siswa itu memiliki kelebihannya masing-masing. Namun saat sekarang ini siswa yang terlihat “beda” dengan teman-temannya malah yang “dipinggirkan”. Guru yang diharapkan memahami perbedaanpun telah termakan oleh mitos.

    ReplyDelete
  2. Endryana Listyarini
    14301241034
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Kita lahir didunia ini saja sudah berbeda. Tinggal bagaimana cara kita menyikapi keberbedaan itu. Setiap individu diciptakan memiliki sikap, karakter dan watak yang berbeda-beda. Sebagai pengajar yang baik, diharapkan kita bisa menyikapi keberbedaan siswa kita, pengajar yang baik yaitu bias menyikapi dengan tenang keberbedaan itu untuk diolah menjadi motivasi untuk mencapai prestasi yang baik.

    ReplyDelete
  3. Mutiara Khalida (NIM 13301241054)
    Kelas Filsafat Pendidikan Matematika 2013

    Di dalam belajar filsafat jikalaupun ada perbedaan, pasti perbedaan itu ada berbagai macam tingkatan. Namun dalam filsafat tidak adil jika kita hanya menyebutkan perbedaan, karena jika kita mempunyai orientasi perbedaan secara otomatis kita akan mempunyai orientasi persamaan. Semua tergantung dari bagaimana kita menanggapi perbedaan tersebut.

    ReplyDelete
  4. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Tidaklah ada sesuatu yang tidak beda di dunia ini. Setiap yang ada dan yang mungkin ada di dunia ini pastilah berbeda-beda. Adanya perbedaan akan semakin membuat warna. Perbedaan yang ada akan saling menjadi pelengkan antara satu dengan yang lainnya. Misalnya dalam pembelajaran, saat seorang guru menempatkan dirinya terhadap berbagai siswa yang berbeda. Karena setiap siswa memiliki perbedaan baik diminat, bakat, dan pendapat.

    ReplyDelete
  5. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Adanya perbedaan ini dapat saling menterjemahkan satu sama lain, belajar satu sama lain. Tiap-tiap dari kita memiliki karakteristik yang berbeda sehingga akan saling melengkapi satu sama lain. Adanya perbedaan ini dapat dilihat dalam pembelajaran. Guru akan tau bahwa tidak ada dua siswa yang tidak berbeda. Dengan berbagai macam perbedaan yang dimiliki siswa, guru harus dapat memfasilitasi dengan baik.

    ReplyDelete
  6. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Allah SWT menciptakan segala sesuatu yang ada di dunia dengan semuanya berbeda. Mereka memiliki ciri khas, sifat, jenis masing-masing. Dengan melihat keadaan ini masihkah kita tidak mensyukurinya? Allah SWT menciptakan semuanya menjadi tanda akan kebesaran-Nya. Dengan perbedaan ini juga kita bisa saling mengenal dan saling melengkapi satu sama lain. Perbedaan adalah anugrah dari Allah SWT untuk kita sehingga kita dapat dikatakan unik karena tidak ada yang menyamai. Setiap ciptaan Allah SWT adalah unik begitupun manusia.

    ReplyDelete
  7. Guru memang memberikan pembelajaran yang sama pada para siswa yang berbeda. Karena guru hanya ada satu dalam kelas. Tetapi guru dapat memberikan perlakuan yang berbeda jika mengetahui perbedaan dari siswanya. Dalam kelas guru akan mengetahui bahwa kemampuan siswa akan terbagi menjadi tiga kategori yaitu siswa atas (kemampuan menyerap materi yang baik), kelas sedang (mempunyai nilai rata-rata) dan kelas bawah (kesulitan dalampembelajaran). Jika guru dapat memetakan siswa tersebut maka guru dapat memberikan perlakuan yang berbeda. Memberi tiga macam lembar kerja yang berbeda, membagi kelompok siswa dengan tiap kelompok terdiri dari tiga kategori tersebut atau perlakuan lain yang dapat dilakukan sehingga muncul inovasi pembelajaran yang baru.

    ReplyDelete
  8. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Setiap manusia di dunia ini diciptakan oleh Allah SWT dengan karakter, sikap, dan juga pola pikir yang berbeda-beda sekalipun itu orang kembar. Justru akan menjadi masalah jika ada manusia yang diciptakan dengan kesamaan. Sehingga dalam dunia pendidikan, dalam satu kelas terdiri dari banyak siswa dengan masing-masing karakter yang berbeda dan pola pikir yang beraneka ragam. Sebagai calon guru/guru hendaknya memahami setiap karakter siswa kita, sehingga pembelajaran akan senantiasa lebih bermakna dan guru diharapkan mampu memilih dan menyusun pembelajaran sesuai dengan kemajemukan karakter siswa.

    ReplyDelete
  9. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Semuanya mempunyai perbedaan bahkan sekecil ataupun yang tak telihat sekalipun. Tidak ada yang salah dengan perbedaan dan apa saja yang kita yakini. Setiap orang berhak untuk berbeda dalam hal apa saja. Setiap orang memiliki cara berpikir masing-masing, sehingga dengan demikian memiliki cara pandang yang berbeda, memiliki keyakinan yang berbeda. Perbedaan adalah sesuatu yang harus disyukuri. Perbedaan bukanlah alasan bagi kita untuk saling menyalahkan. Perbedaan juga bukan alasan kita untuk merasa lebih hebat dari orang lain. Kita berbeda, bukan karena kita lebih hebat dan orang lain tidak. Perbedaan justru menjadi jembatan untuk membangun saling pengertian antara kita. Terkait dengan pembelajaran, guru harus mampu mengatasi siswa yang berbeda-beda karakteristiknya, beda ilmu atau beda pemahamannya. Oleh karena itu, perlu adanya metode atau media pembelajaran yang lebih variatif.

    ReplyDelete
  10. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    S2 Pendidikan Matematika A (PM A)

    Beda merupakan sesuatu yang menjadikan berlainan atau tidak sama. Seorang individu bisa memandang dua hal yang berbeda. Tetapi, individu yang lain dapat mengatakan bahwa dua hal tersebut adalah sama. Hal ini bisa saja terjadi, karena pandangan seseorang terhadap suatu hal berbeda-beda. Saya pribadi sebagai pendidik terkadang menganggap semua siswa adalah sama, padahal setiap siswa pasti memliki perbedaan. Perbedaan itulah yang nantinya dapat menentukan langkah bagaimana seorang guru dapat menyampaikan materi dengan baik serta mencapai tujuan pembelajaran. Terimakasih atas postingan Prof. tentang Elegi Pemberontakan Para Beda, sehingga dapat mengingatkan diri saya pribadi khususnya untuk selalu mensyukuri hidup ini atas berbagai perbedaan yang ada, meskipun semua adalah sama, yaitu sama-sama sebagai ciptaan Allah SWT.

    ReplyDelete
  11. Arung Mega Ratna
    17709251049
    S2 Pend. Matematika C

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Beda itu relatif. Tidaklah ada di dunia ini sesuatu yang tidak berbeda. Beda untukmu berbeda dengan beda untukku. Dari elegi di atas, ada Ontologi beda, waktu beda, ruang beda, bernasib beda, berpikir beda, berbicara beda, berkarya beda, berpenampilan beda, beraktivitas beda, berpakaian beda, dan berperasaan beda.
    Pelajaran yang dapat saya ambil bahwa sebagai seorang guru tidaklah mudah. Seorang guru mengajar beberapa peserta didik dengan karakteristik yang berbeda-beda pula. Janganlah memaksakan kehendak mereka untuk mempunyai pemikiran yang sama dengan kita (orang dewasa).
    Terima kasih
    Wassalamu'alaikum

    ReplyDelete
  12. Nama : Wisniarti
    NIM : 17709251037
    Kelas : PM B (Pascasarjana)


    Ini postingan kali kedua yang saya baca mengenai "Elegi Pemberontakan Para Beda". Sesuai dengan judul postingan ini, tentunya ada perbedaan antara komentar saya pada postingan yang sebelumnya dengan komentar yang ini meskipun inti dari komentar itu sama. Beda itu sama pentingnya dengan tidak beda. Beda sama dibutuhkannya dengan tidak beda. Beda itu membuat warna dalam kehidupan, sehingga bisa menjadi baik dan mungkin juga tidak bisa menjadi baik. Dengan belajar filosifi ini kita dapat menyeimbangkan atau membuat adil dalam segala hal yang datangnya dari manusia. Karena yang datang dari manusia itu bersifat relatif. Ketika kita menginginkan tidak beda sudah seharusnyapun kita menginginkan dan membutuhkan beda pula.

    ReplyDelete
  13. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    "Itulah sebenar-benar beda, yaitu tidaklah ada di dunia ini sesuatu yang tidak berbeda". Di dunia ini tidak sesuatu yang tidak berbeda. Maka usaha apapun oleh siapapun untuk menjadikan segala sesuatunya menjadi sama adalah kesalahan besar. Begitu pula dengan pendidikan. Siswa hadir dengan keunikan masing-masing, dengan latar belakang masing-masing, dan dengan kultural masing-masing. Hal ini menandakan betapa pentingnya konsep pendidikan multikultural untuk benar-benar direalisasikan. Pendidikan yang menerima dan menghargai perbedaan para siswa adalah benar-benar pendidikan yang demokratis. Para siswa diberikan tempat yang sama untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Sekali lagi, tidak ada yang tidak berbeda.

    ReplyDelete
  14. Gamarina Isti R
    17790251036
    Pendidkan Matematika Kelas B


    Kehidupan ini seperti layaknya gelombang kadang ada di atas kadang ada di bawah, dan setiap manusia tidak akan terlepas dari masalah. Apabila kita telah berhasil menyelesaikan masalah, maka akan ada masalah lain yang harus diselesaikan begitu juga seterusnya. Apabila masalah dihadapakan kepada orang, maka dalam menyelesaikan masalah tersebut setiap orang menyelesaikannya dengan cara berbeda. Hal tersebut dikarenakan setiap orang memiliki pemikiran dan pengalaman yang berbeda, serta logos yang berbeda. Oleh karena itu saat seseroang menjadi penguasa, harus menjadi peguasa yang berhati-hati hal tersebut karena saat menjadi penguasa kita mengakomodir logos-logos orang lain yang berbeda, sedangkan penguasa tersebut memiliki logosnya sendiri. Sama halnya saat menjadi guru kita tidak bisa membuat murid-murid kita yang berbeda menjadi homogen, karena murid kita memiliki logosnya masing-masing.

    ReplyDelete
  15. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Jika dibawa dalam konteks dunia pendidikan, seperti yang pernah saya pelajari pada perkuliahan ilmu pendidika. Dijelaskan bahwa siswa itu unik, Ya, siswa itu unik karena mereka akan selalu berbeda, dari segi apapun. Maka terkadang masing-masing individu memerlukan pendekatan khusus yang berbeda. Sayangnya, sistem pendidikan saat ini menganggap seolah mereka sama, bisa jadi karena tuntutan waktu atau pelaksana pendidikan yang termakan mitos. Siswa diberi standar untuk mencapai kemampuan yang sama. Padahal hakekatnya belajar mereka akan mencapai kemampuan yang berbeda-beda.

    ReplyDelete
  16. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Perbedaan itu merupakan suatu hal yang pasti. Bahkan diriku satu detik yang lalu berbeda dengan diriku yang sekarang, karena waktu yang berbeda. Maka kita tidak dapat menyangkal perbedaan yang ada, apalagi perbedaan pada msing-masing individu. Setiap orang pastilah berbeda satu sama lain. Maka seorang guru tidaklah boleh menggeneralisir bahwa semua siswanya adalah sama agar tidak terjebak dalam mitos-mitos. Guru harus dapat menerima bahwa setiap siswa itu berbeda dan unik. Setiap siswa pastilah memiliki potensi yang berbeda-beda, maka tugas guru hanyalah memfasilitasi segala perbedaan itu agar setiap siswa dapat mengembangkan potensinya masing-masing.

    ReplyDelete
  17. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Elegi ini diposting untuk kedua kalinya, artinya masalah perbedaan adalah hal yang krusial dan bapak ingin kami, mahasiswa, memahami hal ini. Elegi ini mengandung amanat untuk kita agar menghargai perbedaan. Para penguasa, baik itu pemerintah, pemimpin instansi, pendidik ataupun yang lainnya jangan menggunakan kekuasaan dalam memaksakan kehendak namun biarkan perbedaan dan persamaan itu mengalir secara alamiah.

    ReplyDelete
  18. Metia Novianti
    17709251021
    PPs Pend. Matematika A 2017
    Tidaklah ada di dunia ini sesuatu yang tidak berbeda. Semua ciptaan Tuhan, semua yang ada dan yang mungkin ada adalah berbeda. Tidaklah semua yang berbeda itu tidak baik. Dengan perbedaan ini kita diharapkan dapat semakin menghargai segala ciptaan Tuhan. Terlebih lagi sebagai seorang guru yang nantinya akan menghadapi banyak siswa dengan beragam karakter dan pendapat. Kita harus menghargai pendapat mereka meskipun mungkin tidak semuanya benar menurut pandangan guru. Disinilah kita akan belajar bagaimana berinteraksi dan membangun pengetahuan dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  19. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Elegi Pemberontak para beda, dari elegi ini saya belajar bahwa segala hal yang ada di kehidupan ini berbeda. Jika kita berusaha untuk menyamakanya (membuat tidak beda) maka itu adalah sebenar-benarnya mitos. Hal ini perlu menjadi perhatian kita, khususnya bagi para guru. Sebagai guru, haruslah sadar bahwa murid-muridnya itu berbeda ( karakternya beda, gaya belajarnya beda, ekonominya beda dll) sehingga sebagai guru harus dapat memposisikan diri agar dapat bertindak adil pada muridnya. Jika guru berusaha untuk menyamakan (membuat tidak beda) para muridnya, maka itu adalah kesalah fatal yang dibuat oleh guru. Hal itu akan mempuat potesi siswa sulit berkembang, itulah yang dinamakan dengan mitos-mitos yang menerkam siswa sebagai korbanya. Terima kasih

    ReplyDelete
  20. Nurika Miftahuljannah
    17709251060
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    Assalamu’alaikum wr. wb.
    Perbedaan itu bukan untuk dipermasalahkan tapi justru untuk disyukuri. Bayangkan saja apabila di dunia ini tidak ada yang berbeda. Aktivitas sama, perasaan sama, berpikir sama, ontologi sama, dan lain sebagainya semua serba sama. Tentu semuanya akan seragam. Lalu apa yang menarik? Perbedaan membuat semuanya jadi lebih indah. Kita beda dengan orang lain tentu sudah menjadi sebagian dari takdir Illahi, namun demikian kita masih bisa berusaha agar takdir kita lebih baik. Sebagai calon pendidik, kita harus menghargai adanya perbedaan yang dimiliki oleh peserta didik yang satu dengan peserta didik yang lainnya. Tanpa kita sadari perbedaan itulah yang membuat suatu proses pembelajaran menjadi hidup dan lebih bermakna.
    Wassalamu’alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  21. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Dalam kehidupan setiap orang pasti punya perbedaan. Jika kita punya harapan setiap orang tidak ada perbedaan, berarti kita terancam dengan mitos-mitos kita sendiri. Sedangkan jika kita berusaha membuat tidak beda maka engkau itulah sebenar-benar para mitos. Karena hanya sebuah mitos yang menganggap manusia ini tidak ada perbedaan. Ada banyak poin yang membuat berbeda, bisa saja dilihat dari waktu, ruang, nasib, berpikir, berbicara, karya, berpenampilan, beraktivitas, berperasaan, dan berpenampilan pasti berbeda. Jadi jangan berharap sesuatu itu tak ada bedanya.

    ReplyDelete
  22. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Setiap manusia yang diciptakan Allah memiliki rupa dan sifat masing-masing; nasib, pikiran, perkataan, karya, penampilan, pakaian, bahkan perasaan dari seseorang dengan orang lain akan berbeda. Itulah menandakan bahwa adanya perbedaan di antara kita. namun dengan perbedaan harusnya diiringi dengan rasa saling menghargai dan menghormati hal tersebut. Terkhusus bagi guru yang mendidik siswa-siswinya yang memiliki karakteristik berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. tidak hanya guru, bahkan semua lapisan masyarakat pun juga pelu memahami apa arti dari perbedaan tersebut. Jangan sampai perbedaan membuat kita terpecah belah.

    ReplyDelete
  23. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Di dunia ini sangat banyak sekali perbedaan. Bahkan tak ada satupun yang tidak beda. Berbeda itu indah bukan? Letak keindahan dari beda adalah pada saat bisa disinkronkan. Dengan beda juga bisa saling melengkapi satu dengan yang lainnya. Dengan begitu beda indah bukan?. Beda memang indah, bisa menghiasi kehidupan ini. Dari beda kita bisa belajar banyak hal, mulai dari menerima, memahami, menghargai, menghormati, menemukan hal baru, dan yang lainnya. Adanya beda bukan menjadi penghambat suatu tujuan tertentu, justru dengan beda bisa saling melengkapi dan berjalan bersama dalam mencapai tujuan.

    ReplyDelete
  24. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017


    Beda, setiap individu itu berbeda. Begitu pula dengan siswa, setiap siswa unik, memiliki karakter yang tidak sama, belum tentu semua berbeda. tetapi sebagai seorang pendidik kita hendaknya mengerti maksud dari beda tersebut, tidak bisa dipaksa sama, krena setiap siswa memiliki pemikiran masing-maisng, jadi biarkan mereka mengebangkan keinginannya masing-masing tanpa harus dipaksa sama atau sesuai dengan keinginan kita sebgai pendidik.

    ReplyDelete
  25. Tari Indriani
    17701251027
    PEP S2 B

    Dari orang tua berambut putih saya mengambil kesimpulan bahwa hati-hati dalam perbedaan. Apalagi di ruang perbedaan kita menjadi mayoritas dalam perbedaan tersebut, maka buatlah perbedaan tersebut menjadi kelebihan yang sesuai dengan ruang dan waktu. Apalagi menjadi seorang tenaga pendidik kita harus berpegang pada prinsip keadilan. Begitupun dalam melakukan penilaian, jangan menggunakan rasa tetaplah berpegang pada objektivitas. Hakikatnya hidup ini adalah perbedaan baik yang tampak maupun tidak dan paling penting harus disyukuri.

    ReplyDelete
  26. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Sejak kapan berbeda itu jadi masalah?
    Sejak kapan berbeda menjadi awal pertengkaran?
    Sadarkah kalau pelangi itu adalah kumpulan warna-warna yang berbeda berjejer jadi satu? Indah bukan?
    Menyadari perbedaan itu penting, tetapi bukan berarti harus membangun tembok karenanya. Karena berdampingan ketika berbeda itu indah.

    ReplyDelete
  27. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Lagi-lagi artikel ini juga mengingatkan para guru untuk memndang para siswanya sebagai pribadi yang unik, tidak sama meskipun mereka kembar. Juga mengingatkan para orangtua, agar juga dapat memperlakukan anak-anak dengan tidak seragam. Setiap orang itu unik dank has. Keunikan dan kekhasan ini yang perlu dipupuk dan dikuatkan, agar mereka tumbuh, berkembang, dan tidak berhenti menjadi mitos. Anak-anak perlu dipandu untuk dapat senantiasa kagum dan bertanya, menggapai logos dan orientasi diri mereka.

    ReplyDelete
  28. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 Pend.Matematika B

    seorang guru harus berhati-hati agar tidak berusaha ata berharap bahwa murid-muridnya menjadi tidak berbeda, karena hal itu tidaklah mungkin. dan jika terus dipaksakan, akan merugikan murid itu sendiri. sehingga bisa berakibat mereka pada akhirnya akan menolak ilmu tersebut.

    ReplyDelete
  29. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Terima kasih atas pencerahannya Prof. bagi kami “BEDA” sebuah kata yang sederhana namun ternyata menyimpan makna yang kami beru menyelaminnya setelah mencoba memahami tulisan diatas. Jika manusia dihadapakan kata beda, perbedaan dan pembeda, membedakan biasanya membayangkan harus beradaptasi missal berada di lingkungan yang berbeda maka harus adaptasi, menghadapi orng yang berbeda maka harus saling memahami. Kerap kali manusia sulit untuk terjun dan mengahadapi adanya perbedaan, namun, kenyataan hidup harus kami hadapi dan selalu ingat bahwa perbedaan adalah rahmatal lil ‘alamin. Dilihat dari segi pendidikan bahwa benar setiap siswa memiliki karakter yang berbeda-beda dan hal tersebut merupakan keunikan yang harus digali oleh setiap pendidik. Semoga kami dan semua dapat terjada dan bersatu dalam perbedaan ini. Amien.

    ReplyDelete
  30. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Ulasan yang sangat menarik. Terima kasih Prof atas ilmu yang sudah diberikan. Saya memiliki pandangan tersendiri untuk perbedaan itu sendiri. Perbedaan itu adalah unik. Saat saya berbeda dengan yang lain, bukan berarti saya salah. Perbedaan bukanlah menjadi suatu permasalahan. Melalui perbedaan akan terjalin sikap saling menghargai, memahami dan mengerti satu sama lain. Begitu halnya dengan perbedaan kemampuan pada siswa. Ini dapat dijadikan sebagai tantangan untuk meningkatkan keterampilan seorang guru saat mendidik mereka.

    ReplyDelete
  31. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Terimakasih prof. Marsigit telah menyuguhkan artikel yang cukup menarik kali ini. Segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada jika hanya bersifat homogen dan monoton itu membosankan, tidak akan ada gap didalamnya, semua berjalan mulus tanpa ada masalah yan timbul akibat persamaan tersebut. Namun lain dengan adanya perbedaan. Segala sesuatu yang terlahir di dunia ini adalah beda. Bedalah yang menjadikan kita unik dan menjadikan kita mampu memaknai hidup. Maka siapapun para logos dan para kuasa untuk berhati-hatilah dalam menjaga kuasamu dan kesewenang-wenanganmu, jika engkau betul-betul melaksanakan kegiatanmu berusaha membuat semuanya sama atau tidak beda maka engkau itulah sebenar-benar mitos menguasai dirimu. Terutama hati-hatilah bagi para guru terhadap para siswa-siswanya, karena setiap siswa terlahir dengan segala macam perbedaan jangan menuntut pada semua anak agar sesuai dengan kemauan para guru. Itulah tantangan baginya, siapa yang mampu menghargai perbedaan maka dialah yang mampu memaknai kehidupan dengan benar, Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  32. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP B (S2)

    Segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada di dunia ini adalah plural. Sehingga beda itu ada dimana-mana dan dalam segala aspek kehidupan. Agar tercipta keselarasan maka perlu menempatkan segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada dengan seimbang dan sesuai ruang dan waktu. Pada elegi pemberontakan para beda ini mengingatkan kepada guru untuk menyadari bahwa siswa itu berbeda, antara satu siswa dengan siswa yang lain memiliki perbedaan dalam berbagai hal. Menginginkan mereka menjadi sama dan berusaha menjadikannya sama ternyata semua itu justru mengancam seorang guru dianggap sebagai mitos, mitos yang justru akan menghancurkan siswa. Sehingga dalam bertindak dan mengambil langkah pembelajaran guru hendaknya berhati-hati dan memikirkan setiap perbedaan yang dimiliki siswa. Semoga kita semua diberikan jalan untuk bisa berusaha menjaga keseimbangan dalam hidup dan bertindak sesuai ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  33. Atik Rodiawati
    17709251025
    PPS Pendidikan Matematika B 2017

    Saya akan menyoroti pada sikap guru agar mampu memahami “beda”. Guru yang berinteraksi secara terus menerus dengan siswa tentu secara sadar atau tidak sadar merekaakan menjumpai para siswanya tidak sama antara satu dengan lainnya. Siswa adalah manusia yang tercipta dengan keanekaragamannya. Misal dari sisi kecerdasan, sampai saat ini diketahui bahwa manusia tercipta dengan multiple inteligentnya. Oleh karena itu, guru tidak dapat menyamaratakan mereka dengan memberika pembelajaran hanya dengan memandang dari perspektif dirinya. Maka diperlukan pembelajaran yang bervariasi sehingga perbedaan kecerdas dan kemampuan yang ada pada siswa dapat tersalurkan dengan baik.

    ReplyDelete
  34. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Di tengah-tengah arus globalisasi yang cenderung menyeragamkan pola fikir manusia, menjadi beda adalah petaka yang akan membawa kita pada pengasingan dari dunia sosial. Menjadi beda terkadang dianggap suatu kegilaan alih-alih suatu kreatifitas. Pemberontakan para beda dapat kita lihat dari aspek ilmu pengetahuan misal: Mark Zuckerber yang awalnya dikatai sebagai si pembuat onar akhirnya dapat menciptakan suatu aplikasi yang sangat berpengaruh di dunia yakni facebook. Bil Gates, pemiliki Microsoft yang konon adalah seorang pengidap autis dapat menguasai separuh kendali teknologi di muka bumi. Begitulah bagaiman pemberontakan para beda yang menghasilkan suatu revolusi.

    ReplyDelete
  35. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B S2

    Assalmu'alaikum Wr. Wb

    Tidak ada satupun manusia yang tidak beda, setiap individu diciptakn berbeda agar satu dengan yang lainnya dapat saling membantu dalam hal apapun sehingga kehidupan manusia didunia dapat berputar sesuai dengan roda kehidupan. Tidak dibayangkan kalau setiap individu manusia tidak ada bedanya maka roda kehidupan tidak dapat berputar. Jika kita kerucutkan lagi perbedaan itu kedalam suatu lingkungan sekolah, misalnya perbedaan kemampuan siswa satu dengan yang lainnya, ini bukan lah suatu permasalahn yang besar bagi guru yang memahami konsep perbedaan. Dimana kita tidak dapat menuntut siswa yang satu sama kemampuannya dengan siswa yang lainnya, karena sudah jelas setiap individu mempunyai karakter dan kemampuan pemahaman yang berbeda-beda, tinggal bagaimana guru dapat melaksanakan dan mengelola pembelajaran agar setiap siswa yang mempunyai kemampuan yang berbada dapat memahami materi pembelajaran. Mungkin, Guru dapat menentukan bagaimana perlakuan yang harus diterapkan kepada siswa, guru juga harus memperhatikan masing-masing siswa sehingga guru bukan hanya mampu memberikan perlakuan secara umum pada tiap kelompok atau tingkatan belajar, namun juga guru mampu memberikan perlakukan khusus yang tepat pada masing-masing individu terutama individu yang memiliki kemampuan dan karakter berbeda dengan siswa pada umumnya.

    ReplyDelete
  36. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Perbedaan harus selalu kita syukuri, harsu selalu kita sikapi dengan baik. Manusia adalah mahluk yang tidak sempurna sekaligus sempurna, manusia adalah mahluk yang sempurna sekaligus tidak sempurna. Manusia itu sempurna dibanding dengan mahluk lain salah satu penyebabnya karena manusia itu memiliki pikiran, karena memiliki fikiran manusia dapat membangun peradaban yang maju. Manusia itu tidak sempurna apabila tidak dapat mengendalikan pikirannya, karena memiliki pikiran manusia mengenal perbedaan, karena perbedaan yang mungkin sepele manusia dapat saling menghancurkan, manusia saling berperang satu sama lain. Pikiran harus berlandaskan hati untuk dapat memehami perbedaan dan menyikapinya secara baik, bahwa dengan perbedaan kita akan dapat saling membantu dan terus berkembang. Semoga kita selalu diberi hati yang kuat dan pikiran yang tajam oleh Allah, serta dapat menyikapi perbedaan yang sebenar-benarnya. Amiin.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete