Sep 25, 2010

Elegi Pemberontakan Para Beda




Oleh Marsigit
Sengaja saya tampilkan kembali elegi lama agar bisa terbaca dan menjadi perhatian pembaca. Amiin.

Logos:
Ternyata urusanku itu tidak habis-habisnya. Satu persoalan dapat aku selesaikan, maka muncul persoalan yang lainnya. Sekarang aku menyaksikan fenomena lagi yang mungkin perlu kontribusiku untuk penyelesaiannya. Aku melihat sedang terjadi kegelisahan luar biasa dari para “BEDA”. Setelah aku cermati ternyata kegelisahan tersebut hampir erjadi di mana-mana. Oleh karena itu aku akan selenggarakan konferensi para beda. Wahai para beda, silahkan engkau presentasi karya-karyamu dalam konferensiku ini.

Ontologi Beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah ontologi beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekuasaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Dua orang kembar sekalipun, mereka adalah berbeda. Jikalaupun segala sesuatu tidak berbeda, maka bukankah mereka terlahir pada menit yang beda. Jika mereka toh terlahir pada menit yang tidak berbeda, maka begitu lahir mereka juga menempati ruang yang berbeda. Tidaklah mungkin mereka itu diletakkan semuanya di kiri, semuanya di kanan, semuanya di atas, semuanya di bawa. Begitu lahir mereka juga telah diperlakukan dengan berbeda. Mereka disentuh oleh tangan bidan yang berbeda. Tangan bidan itu meyentuh kedua bayi itu secara bergantian, atau jika waktunya sama maka tidaklah mungkin mereka menyentuhnya dengan kedia tangan kirinya secara bersamaan untuk kedua kembar tadi. Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Waktu beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah waktu beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat waktu beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Tiadalah waktu itu tidak berbeda. Waktu itu tidak dapat menempati dan mengulangi waktu sebelumnya. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Ruang beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah ruang beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat ruang beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu ruang yang sama di dunia ini? Jika engkau menunjuk tempat tinggalmu sebagai suatu ruang yang sama, apakah engkau tidak menyadari bahwa ruangmu itu secara bersama-sama melakukan pergerakan relatif terhadap yang lebih besar, yaitu pergerakan bumi dan tata surya ini. Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Bernasib beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah nasib beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat nasib beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu nasib yang sama di dunia ini? Jika engkau dapat menunjuk suatu nasib sebagai suatu nasib yang sama, apakah engkau tidak menyadari bahwa nasibmu itu benar-benar tentang dirimu, padahal engkau tidak dapat menemukan dirimu yang lainnya. Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berpikir beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpikir beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berpikir beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu berpikir yang yang tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berpikir sebagai suatu berpikir yang tidak berbeda, misalnya memikirkan “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua “A” yang dipikirkan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berbicara beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berbicara beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berbicara beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu berbicara yang yang tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berbicara sebagai suatu berbicara yang tidak berbeda, misalnya berbicara tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua pembicaraan tentang “A” yang dibicarakan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berkarya beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berkarya beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berkaryabeda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu berkarya yang yang tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berkarya sebagai suatu berkarya yang tidak berbeda, misalnya berkarya tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berkarya tentang “A” yang berkarya itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berpenampilan beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpenampilan beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berpenampilan beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang berpenampilan tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berpenampilan sebagai suatu berpenampilan yang tidak berbeda, misalnya berpenampilan tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berpenampilan tentang “A” yang berpenampilan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Beraktivitas beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah beraktivitas beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat beraktivitas beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang beraktivitas tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang beraktivitas sebagai suatu beraktivitas yang tidak berbeda, misalnya beraktivitas tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua beraktivitas tentang “A” yang beraktivitas itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berpakaian beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpakaian beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berpakaian beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang berpakaian tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berpakaian sebagai suatu berpakaian yang tidak berbeda, misalnya berpakaian tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berpakaian tentang “A” yang berpakaian itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berperasaan beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpakaian beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berperasaan beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang berperasaan tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berperasaan sebagai suatu berperasaan yang tidak berbeda, misalnya berperasaan tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berperasaan tentang “A” yang berperasaan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Orang tua berambut putih:
Baiklah wahai para beda, aku telah menghayati pemikiranmu semua. Itulah sebenar-benar beda, yaitu tidaklah ada di dunia ini sesuatu yang tidak berbeda. Maka aku ingin menyampaikan pesanku kepada para logos dan para kuasa untuk berhati-hatilah menjaga kuasamu. Para logos mempunyai kuasa untuk mengharapkan semua yang ada dan yang mungin ada sebagai tidak berbeda. Sedangkan para kuasa akan sangat tergoda menggunakan kekuasaannya untuk menjadikan dunia ini tidak berbeda, yaitu tidak berbeda dengan hidupnya dan kekuasaannya. Jika engkau betul-betul melaksanakan harapanmu itu maka serta merta engkau terancam oleh mitos-mitosmu sendiri. Sedangkan jika engkau betul-betul melaksanakan kegiatanmu berusaha membuat tidak beda maka engkau itulah sebenar-benar para mitos itu. Terutama hati-hatilah bagi para guru terhadap para siswa-siswanya. Tiadalah dua siswa di dunia itu yang tidak berbeda. Jika engkau para guru mengharapkan para siswa-siswamu untuk menjadi siswa-siswa yang tidak berbeda maka engkau terancam oleh mitos-mitosmu. Apalagi jika engkau para guru telah melakukan usaha-usaha atau ikhtiar-ikhtiar untuk mengusahakan agar para siswa-siswamu tidak berbeda, maka dengan ini aku proklamasikan bahwa engkau para guru tidak lain tidak bukan adalah mitos-mitos belaka yang siap menerkam dan menelan bulat-bulat para siswa-siswamu sebagai korbannya.

41 comments:

  1. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Perbedaan jangan sampai menimbulkan perpecahan, karena segala sesuatu di dunia ini tidak ada yang tidak berbeda. Meskipun sama-sama satu dunia tetapi ternyata berbeda-beda negara, sama-sama satu negara berbeda-beda suku daerahnya, sama-sama satu ketuhanan berbeda-beda agamanya, sama-sama satu agama berbeda-beda alirannya. Sehingga banyak perbedaan diantara kita, perbedaan yang diciptakan oleh manusia biasanya hanya akan berujung pada pendiskriminasian, tetapi maknailah perbedaan tersebut sebagai kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga timbul rasa saling menghargai dan saling mengormati diantara perbedaan yang ada. Jika Tuhan menciptakan segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada secara berbeda, maka apa daya dan kuasa manusia untuk membuat perbedaan tersebut menjadi sama sesuai dengan kehendak manusia. Artinya, manusia yang memaksakan kehendaknya kepada orang lain dan tidak menghargai perbedaan, maka sebenarnya dia sedang menantang kuasa Tuhan, dan hal itu tidak akan mungkin karena kuasa manusia sangat kecil dan sangat rendah derajatnya bila dibandingkan dengan kuasa Tuhan yang menciptakan segala perbedaan.

    ReplyDelete
  2. ARNY HADA INDA
    PPS-MAT D 2016 (S2)
    Dalam menjalankan kehidupan bersama, berbagai etnik yang berbeda latar belakang kebudayaan akan terlibat dalam suatu hubungan timbal balik yang disebut interaksi sosial yang pada gilirannya akan berkembang kepada interalasi sosial. Interaksi sosial merupakan syarat mutlak bagi terjadinya aktifitas sosial. Dalam aktifitas sosial akan terjadi hubungan sosial timbal balik yang dinamik antara orang dengan orang, orang dengan kelompok dan kelompok dengan kelompok.

    ReplyDelete
  3. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Beda itu tidaklah sama. Setiap orang mempunyai nasib berbeda, cara berpikir beda, berbicara beda, berkarya beda, berpenampilan beda, beraktivitas beda, berpakaian beda, berperasaan beda. Itulah sebenar-benar beda bahwa tidaklah ada di dunia ini sesuatu yang tidak berbeda.

    ReplyDelete
  4. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Hidup tiadalah yang tidak terlepas dari suatu yang beda, karena dengan perbedaan menjadikan hidup itu lebih berwarna. Beda itu tak sama, walaupun sama identik pun tetap beda. Beda itu wajar, bukan lantas diperdebatkan, namun lebih kepada saling melengkapi. Sebenar-benar pemberontakan para beda ialah untuk menggapai logos.

    ReplyDelete
  5. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Dalam satu keluarga yang berasal dari Ayah dan Ibu yang sma saja karakteristik anaknya berbeda- beda. Apalagi anak dlam satu kelas bahkan satu sekolah.
    Yang kit atahu bahwasannya merek berasal dari daerah dn orang tua yang berbeda.
    Sehingga sudah seharusnya sebagi guru harus dapat memahami hal itu dan menjadikan acuan dalam mendidik untuk menghargai perbedaan dan tidak untuk meniadakan perbedaan.

    ReplyDelete
  6. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    segala sesuatu di dunia ini tidak ada yang sama. perbedaanlah yang menjadikan segala sesuatu itu indak ika dibarengi dengan toleransi. jika kita memposisikan diri sebagai guru, maka jangan lah berhara untuk bisa membuat hasil prestasi siswa kita akan sama, karena pemikiran mereka juga berbeda, dan dalam mengkonstruk pemikiran pun juga berbeda. karena gaya belajar nya yang berbeda, jadilah guru kreatif dalam memodifikasi gaya mengajar.

    ReplyDelete
  7. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Elegi ini menunjukkan pada kita bahwa tidaklah ada di dunia ini sesuatu yang tidak berbeda. Berpikir yang luas tentang perbedaan itu merupakan berpikir tentang mitos itu sendiri, akan tetapi jika kita mennganggap semua didunia ini tidak ada yang tidak berbeda maka kita adalah para mitos itu sendiri. Oleh karena itu kita tidak boleh terperangkap dalam mitos-mitos kita, sehingga kita harus memerdekan pikiran kita atau berpikir secara madiri. Misalkan implikasinya dalam pembelajaran , berbeda sama halnya memiliki karakteristik yang unik. Hal itulah yang terdapat pada peserta didik untuk mrnggapai tujuan pembelajaran yang sama. Dengan perbedaan tersebut dapat dibangun suatu pembelajaran yang mensintesiskan perbedaan tersebut.

    ReplyDelete
  8. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu'alaikum. Perbedaan terkadang dipandang sebagai hal yang aneh dan asing. Perbedaan kadang kurang dihargai. Segal yang sama dianggap sebagai yang baik. Padahal tidak ada hal yang sama persis didunia ini. Perbedaan membuat suatu hal menjadi unik. Keunikan itu memiliki karakteristik sendiri yang indah. Perbedaan seharusnya dihargai, dan dipandang sebagai hal yang wajar. Dalam hal pembelajaran dikelas, seharusnya guru menghargai perbedaan siswa dan memfasilitasi setiap keunikan siswa dengan bijaksana. Indonesia sebagai negara yang besar juga menghargai perbedaan, terbukti dari semboyan bhineka tunggal ika, yaitu berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Perbedaan tak bisa di hindari tapi pasti akan ada hal yang mempersatukan.

    ReplyDelete
  9. Jeanete Nenabu
    15709251004
    PPS Pend. Matematika D

    Setiap manusia yang dilahirkan di dunia ini tidak ada yang sama alias berbeda. Namun adanya perbedaan bukan sebagai penghalang atau jurang pemisah antara sesama manusia. Justru dengan adanya perbedaan, manusia bisa saling melengkapi satu dengan lainnya. Dengan perasaan saling memahami dan sikap yang bijaksanalah manusia mampu menghadapi segala perbedaan yang ada sehingga dengan adanya perbedaan kehidupan menjadi sangat berarti dan indah. Hendaknya dengan hati yang ikhlas kita satukan perbedaan yang ada di antara kita

    ReplyDelete
  10. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Tidak ada dua hal yang tidak beda. Tidak ada manusia yang tidak beda di dunia hendaknya juga dipahami oleh guru dalam kegiatan pembelajaran. Guru hendaknya sadar bahwa tidak ada dua siswa pun yang tidak beda. Dengan perbedaan sifat, potensi, karakter, maupun kemampuan yang dimiliki siswa guru hendaknya mampu memfasilitasi pembelajaran sesuai dengan perbedaan-perbedaan tersebut. Guru harus memahami perbedaan kemampuan siswa, memahami perbedaan karakter siswa, dan selalu memberikan kesempatan walaupun siswa berbeda-beda dalam menggunakan kesempatan sebagai siswa dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  11. Tahtalia
    14301241031
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Berbeda, seperti itulah kita diciptakan. Tiadalah dua siswa di dunia ini yang tidak berbeda. Setiap individu peserta didik adalah unik, masing-masing memiliki kemampuan ataupun tingkatan serta karakter masing-masing. Perbedaan tersebut perlu diperhatikan guru dalam melaksanakan dan mengelola pembelajaran agar guru dapat menentukan bagaimana perlakuan yang harus diberikan pada peserta didik. Sebagai guru seharusnya tidak hanya mampu memberikan perlakuan secara umum, namun guru seharusnya juga mampu memberikan perlakuan khusus pada masing-masing individu agar tujuan dari pembelajaran dapat tercapai.

    ReplyDelete
  12. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Dengan adanya perbedaan menjadikan hidup ini menjadi lengkap karena di dalam banyak perbedaan terdapat kelengkapan. Dengan adanya perbedaan kita dapat menghormati satu sama lain dengan menciptakan rasa bertoleransi terhadap sesama. Perbedaan ini sering kita temukan di sekitar kita, baik itu di lingkungan keluarga, sekolah maupun di masyarakat.

    ReplyDelete
  13. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Selagi kita masih berada di dunia ini maka akan selalu ada perbedaan, tidak akan kita dapatkan yang 100% sama. Dalam Alqur’an saja disebutkan bahwa Allah menciptakan manusia bersuku-suku bebangsa-bangsa, artinya kita punya perbedaan. Namun perbedaan itu bukan berarti membuat kita saling menghina, namun justru perbedaan itu menjadikan keindahan. Karena dengan perbedaan itu menunjukkan kepada manusia akan kemahakuasaan Allah dan menjadikan kita manusia yang memahaminya akan selalu bersyukur.

    ReplyDelete
  14. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPs Pendidikan Matematika 2016 Kelas D

    beda adalah sesuatu yang tidak sama. kita hidup akan menemui banyak sekali perbedaan. perbedaan yang membuat kita berselisih hanyalah mereka yang tidak mampu menerima dan terlalu egois dengan kemauannya sendiri. jika kita banyak bersyukur, maka segala jenis perbedaan bukan untuk perselisihan melainkan untuk menyatukan segala seuatu yang terpecah dan menjadikannya lebih berwarna

    ReplyDelete
  15. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Didunia ini tidak ada barang yang seratus persen sama, pasti bedanya ada atau mungikin ada. Dalam lingkup makro mungkin tak terlihat perbedaannya, namun dalam lingkup mikro pasti terlihat perbedaannya. Namun selaku manusia dalam menanggapai perbedaan bukan memberontak karena perbedaan. Namun harus banga atas perbedaan, karena dengan banyaknya perbedaan dapat tercipta berbagai keindahan didalamnya. Coba bayangkan bagaimana dunia diciptakan sama, apakah kau tidak bosan?

    ReplyDelete
  16. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Jika dikaitkan dalam pendidikan, setiap siswa atau subjek pendidikan itu sangat unik. Tidak ada satupun siswa yang sama, satu sama lainnya. Jadi seperti yang ada di elegi konferensi para beda, dalam memfasilitasi siswa bukan menyiapkan satu media, satu metode namun harus menyiapkan berbagai variasinya untuk memfasilitasi isiswa yang beragam-ragam uniknya.

    ReplyDelete
  17. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    dalam artikel ini seharusnya kita daat memahami bahwa perbedaan itu tidak harus mendatangkan perselisihan. Bahwa dengan perbedaan segala bisa terasa indah dengan adanya sikap saling menghormati dan menghargai. Dalam proses belajar mengajar kita uga dituntut untuk tidak menyamaratakan semua siswa, karena siswa belaar dengan gaya belajar mereka yang berbeda-beda pula

    ReplyDelete
  18. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Ada banyak hal disampaikan tentang beda dalam elegi tersebut. Misalnya beraktivitas beda, berpakaian beda, berpenampilan beda, berkarya beda, dan masih banyak yang lainnya. Menurut saya, inti pesan dari elegi tersebut yaitu agar kita semua berhati – hati dalam menggunakan kekuasaan karena kekuasaan dapat membawa manusia jatuh kedalam kesombongan . selain itu juga dengan kekuasaan dapat menjadikan dunia ini tidak beda dengan dirinya yaitu penuh dengan kekuasaan. Sebagai guru, tidak boleh mengharapkan siswa untuk tidak berbeda agar siswa dapat mengembangkan ide serta menjadi pribadi yang kreatif.

    ReplyDelete
  19. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Segala sesuatu memang berbeda, beda dalam semua hal dan tidak bisa dianggap sama dan diperlakukan sama. Jika menganggap semua sama dengan yang dipikirkannya menunjukan dia tidak dapat beradaptasi dan memaksakan kehendak yang belum pasti cocok dengan yang dianggapnya sama. Jadi setiap hal tidak bisa diperlakukan sama persis untuk menyesuaikan dengan keadaan hal tersebut. Bahkan Allah SWT. tidak menganggap semua ciptaan-Nya sama, manusia pun bebeda semua sehingga Allah memberi setiap manusia dua penjaga yang mencatat semua perbuatannya.

    ReplyDelete
  20. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Semua yang ada dan yang mungkin ada di dunia ini tiadalah yang tidak berbeda. Baik itu waktu yang berbeda,ruang yang berbeda,nasib yang berbeda,berpakaian yang berbeda, pemikiran yang berbeda,berkarya berbeda,berbicara berbeda dan berperasaan pun berbeda. Semuanya mempunyai perbedaan bahkan sekecil ataupun yang tak telihat sekalipun. Kita sebagai manusia justru haruslah menggapai beda dengan beda yang semakin baik. Karena hari esok harus lebih baik dari hari ini. Jika hal itu tidak terjadi maka kita termasuk orang merugi. Padahal beda-beda yang lain sudah muncul namun jika kita tetap sama maka tentu saja ada ketimpangan.

    ReplyDelete
  21. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Secara umum elegi ini mengajarkan saya bahwa tidak ada yang sama di dunia ini. Semuanya berbeda. Saya harus memahami dan percaya hal itu. Tentang waktu beda, saya belajar bahwa saya harus menggunakan waktu yang sebaik mungkin, karena waktu tidak bisa diulang. Tentang berpikir beda, setiap orang memiliki pikiran masing – masing. Sehingga kita harus saling menghormati pikiran satu sama lain. Begitu pula dengan yang lainnya.

    ReplyDelete
  22. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam dunia pendidikan, sebagai guru kita harus meyakini bahwa siswa – siswa yang diajar itu berbeda semua. Tidak ada yang sama. Jangan menggunakan kekuasaan untuk menyamakan mereka. Sehingga guru harus mengenali semua siswa tersebut ketika proses pembelajaran berlangsung, karena untuk menyampaikan materi kepada siswa tidak semua siswa akan memeroleh materi tersebut dengan cara yang sama, waktu yang sama untuk memahami materi tersebut.

    ReplyDelete
  23. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    saya tertarik dengan kata kata "Satu persoalan dapat aku selesaikan, maka muncul persoalan yang lainnya". menurut saya sejatinya hidup adalah selalu ada masalah yang muncul. tetapi jangalanlah anggap menjadi masalah tetapi anggaplah menjadi pekerjaan yang harus diselesaikan. selesaikan pekerjaan lain setelah selesai pekerjaan yang lainnya. hidup memang seperti tidak ada waktu untuk beristirahat, karena hidup memang seperti itu.

    ReplyDelete
  24. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Dalam penciptaan alam semesta ini tidak satu pun yang diciptakan identik sama, meskipun itu adalah dua orang yang kembar, pasti mempunyai perbedaan baik itu dari segi postur tubuh atau pun sifat. Dalam hal berbangsa dan bernegara pun perbedaan pasti ada. Sama halnya dengan Indonesia perbedaan sudah menjadi sesuatu yang unik yang ada di Indonesia. Berbagai kebudayaan, adat istiadat, bahasa, suku, dan agama yang ada di Indonesia. Namun demikian dengan perbedaan tersebut mengajarkan kita untuk saling menghargai satu sama lain, menjaga sikap toleran, sehingga menciptakan suasana lingkungan yang kondusif, aman dan tenteram. Karena untuk membangun suatu komunitas atau negara yang kuat, keseragaman bukanlah soal yang paling mendasar tetapi bagaimana memeluk mesra setiap perbedaan yang ada.

    ReplyDelete
  25. Yuni Astuti
    14301241035
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Di kehidupan nyata ini tiada lah ada yang sama, segala sesuatunya pasti berbeda. Bahkan bayi yang kembar identik pun memiliki perbedaan. Dengan adanya perbedaan itu menjadi karakteristik atau ciri khas dari sesuatu itu. Dengan perbedaan itu bisa saling melengkapi dan saling toleransi satu sama lain bukan malah saling bertengkar atau menyalahkan.

    ReplyDelete
  26. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Perbedaan merupakan karunia dari sang pencipta. Dengan perbedaan kita belajar tentang rasa saling menghargai dan menhormati. Dengan perbedaan, kita bisa belajar satu sama lain. Perbedan itu indah..perbedaan itu ada untuk saling melengkapi. Cintailah perbedaan, maka kamu akan mencintai ciptaanNya.

    ReplyDelete
  27. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Perbedaan hendaknya dilihat sebagai keindahan. Seorang pemimpin hendaknya mampu mengondisikan perbedaan-perbedaan warganya, anggotanya, dan pengikutnya. Jika seorang pemimpin memaksakan untuk mengubah perbedaan menjadi sebuah persamaan, maka kehidupan warganya hanya akan terasa tertekan.

    ReplyDelete
  28. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pelajaran yang dapat saya ambil dari elegi di atas adalah bahwa menjadi seorang guru tidaklah mudah. Guru mengajar peserta didik dengan karakteristik yang berbeda-beda. Kita tidak boleh memaksakan kehendak kepada mereka untuk mempunyai pemikiran yang sama dengan kita.

    ReplyDelete
  29. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Setiap manusia memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Di dunia ini tak ada yang memiliki persamaan dengan sempurna. Seperti yang telah diuraikan pada elegi di atas ada perbedaan ontologi, waktu, ruang, nasib, pikiran, perkataan, dan lain-lain. Begitu pula dalam dunia pendidikan, guru pasti menghadapi berbagai kondisi maupun karakter anak yang berbeda-beda, baik dari segi ekonomi, kondisi fisik, IQ, maupun yang lain. Tak jarang, guru sering menghadapi karakter anak yang mudah bosan. Dalam hal ini, rasa bosan dan lelah saat proses pembelajaran dapat disebabkan oleh kesalahan penyampaian pesan dari gurunya. Akibatnya, pesan dalam proses komunikasi tersebut tidak mencapai sasaran (siswa).

    ReplyDelete
  30. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kemampuan siswa dalam menerima pelajaran pun berbeda, ada siswa yang sangat mudah menerima pelajaran sehingga terkadang siswa tersebut terlalu berambisius ingin mendahului teman-temannya. Hal tersebut mengakibatkan proses pembelajaranpun kurang efektif. Melihat berbagai perbedaan siswa, guru hendaknya mampu menyikapi hal tersebut dengan mendalami masing-masing karakteristik siswa. Guru dituntut untuk selalu kreatif, yaitu dengan menjadikan proses pembelajaran menjadi aktivitas atau kegiatan siswa.

    ReplyDelete
  31. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Berbeda bukan berarti salah, bukan berarti tidak baik dan tidak benar. tetapi sesungguhnya berbeda adalah istimewa, karena kaum minoritas memang sitimewa. seperti disampaikan di beberapa acara talkshow bahwa kaum minoritas terkadang dikucilkan masyarakat, tetapi justru kaum tersebutlah (kaum minoritas) yang kebanyakan sukses dan memiliki pengaruh yang besar dikemudian hari .

    ReplyDelete
  32. DIKY SETYA HERNANDA
    14301241043
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Di dunia ini pastilah adanya sebuah perbedaan. Adanya perbedaan tersebut karena memang Allah menghendaki perbedaan yang ada di dunia ini. Perbedaan bukan berarti kita selalu berselisih paham dengan orang lain. Namun sebaliknya, di dalam perbedaan kita belajar untuk saling menghargai dan saling belajar dari perbedaan yang ada

    ReplyDelete
  33. DIKY SETYA HERNANDA
    14301241043
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam pendidikan, perbedaan itu wajar. Terutama saat pembelajaran di dalam kelas. Perbedaan karakteristik siswa jangan dipandang sebagai suatu hal yang harus disamakan. Guru sebaiknya lebih belajar lagi tentang karakteristik siswa yang berbeda-beda. Guru pun harus mengajari siswa bagaimana bersikap terhadap adanya perbedaan di sekitar kita.

    ReplyDelete
  34. Desinta Armiani
    14301241041
    S1 Pend Matematika A 2014

    Perbedaan adalah keragaman yang unik, baik dari suku,ras,agama,warna kulit, dan pola fikir. Tetapi perbedaan itu akan terasa indah bila menemukan satu kesamaan ataupun satu mufakat. Intinya adalah menjaga perbedaan dengan saling menghargai serta menghormati untuk menuju satu tujuan yang sama, karena dari perbedaan lah ide-ide baru itu akan muncul. Jangan terperangkap pada mitos-mitos diri kita sendiri. Berfikir mandiri dan realistis bahwa perbedaan itu indah.

    ReplyDelete
  35. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Semua siswa itu istimewa. Semua siswa itu memiliki kelebihannya masing-masing. Namun saat sekarang ini siswa yang terlihat “beda” dengan teman-temannya malah yang “dipinggirkan”. Guru yang diharapkan memahami perbedaanpun telah termakan oleh mitos.

    ReplyDelete
  36. Endryana Listyarini
    14301241034
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Kita lahir didunia ini saja sudah berbeda. Tinggal bagaimana cara kita menyikapi keberbedaan itu. Setiap individu diciptakan memiliki sikap, karakter dan watak yang berbeda-beda. Sebagai pengajar yang baik, diharapkan kita bisa menyikapi keberbedaan siswa kita, pengajar yang baik yaitu bias menyikapi dengan tenang keberbedaan itu untuk diolah menjadi motivasi untuk mencapai prestasi yang baik.

    ReplyDelete
  37. Mutiara Khalida (NIM 13301241054)
    Kelas Filsafat Pendidikan Matematika 2013

    Di dalam belajar filsafat jikalaupun ada perbedaan, pasti perbedaan itu ada berbagai macam tingkatan. Namun dalam filsafat tidak adil jika kita hanya menyebutkan perbedaan, karena jika kita mempunyai orientasi perbedaan secara otomatis kita akan mempunyai orientasi persamaan. Semua tergantung dari bagaimana kita menanggapi perbedaan tersebut.

    ReplyDelete
  38. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Tidaklah ada sesuatu yang tidak beda di dunia ini. Setiap yang ada dan yang mungkin ada di dunia ini pastilah berbeda-beda. Adanya perbedaan akan semakin membuat warna. Perbedaan yang ada akan saling menjadi pelengkan antara satu dengan yang lainnya. Misalnya dalam pembelajaran, saat seorang guru menempatkan dirinya terhadap berbagai siswa yang berbeda. Karena setiap siswa memiliki perbedaan baik diminat, bakat, dan pendapat.

    ReplyDelete
  39. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Adanya perbedaan ini dapat saling menterjemahkan satu sama lain, belajar satu sama lain. Tiap-tiap dari kita memiliki karakteristik yang berbeda sehingga akan saling melengkapi satu sama lain. Adanya perbedaan ini dapat dilihat dalam pembelajaran. Guru akan tau bahwa tidak ada dua siswa yang tidak berbeda. Dengan berbagai macam perbedaan yang dimiliki siswa, guru harus dapat memfasilitasi dengan baik.

    ReplyDelete
  40. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Allah SWT menciptakan segala sesuatu yang ada di dunia dengan semuanya berbeda. Mereka memiliki ciri khas, sifat, jenis masing-masing. Dengan melihat keadaan ini masihkah kita tidak mensyukurinya? Allah SWT menciptakan semuanya menjadi tanda akan kebesaran-Nya. Dengan perbedaan ini juga kita bisa saling mengenal dan saling melengkapi satu sama lain. Perbedaan adalah anugrah dari Allah SWT untuk kita sehingga kita dapat dikatakan unik karena tidak ada yang menyamai. Setiap ciptaan Allah SWT adalah unik begitupun manusia.

    ReplyDelete
  41. Guru memang memberikan pembelajaran yang sama pada para siswa yang berbeda. Karena guru hanya ada satu dalam kelas. Tetapi guru dapat memberikan perlakuan yang berbeda jika mengetahui perbedaan dari siswanya. Dalam kelas guru akan mengetahui bahwa kemampuan siswa akan terbagi menjadi tiga kategori yaitu siswa atas (kemampuan menyerap materi yang baik), kelas sedang (mempunyai nilai rata-rata) dan kelas bawah (kesulitan dalampembelajaran). Jika guru dapat memetakan siswa tersebut maka guru dapat memberikan perlakuan yang berbeda. Memberi tiga macam lembar kerja yang berbeda, membagi kelompok siswa dengan tiap kelompok terdiri dari tiga kategori tersebut atau perlakuan lain yang dapat dilakukan sehingga muncul inovasi pembelajaran yang baru.

    ReplyDelete