Sep 20, 2010

Elegi Menggapai Hakekat Senin




Oleh: Marsigit

Q: Ini hari apa?
A: Senin
Q: Apakah senin itu hari?
A: Bisa ya bisa bukan
Q: Kenapa senin bukan hari.
A: Senin itu cuma kumpulan huruf s, e, n, i, n
Q: Bilamana senin itu hari?
A: Bila senin menunjuk hari
Q: Tetapi apakah senin selalu menunjuk hari?
A: Belum tentu.
Q: Mengapa?
A: Tetanggaku ada juga yang bernama senin.
Q: Ada berapa senin itu?
A: Bisa satu bisa banyak
Q: Bilamana senin itu satu?
A: Senin itu satu jika bersatu.
Q: Bilamana senin itu banyak?
A: Jika dia tercerai-berai.
Q: Apakah kita bisa membagi senin?
A: Senin bisa dibagi menjadi dua yaitu se dan nin
Q: Apakah ada cara lain membagi senin?
A: Senin bisa dibagi menjadi sen dan in.
Q: Apakah ada cara lain membagi senin?
A: Senin dapat dibagi menjadi siang dan malam.
Q: Apakah ada cara lain membagi senin?
A: Senin dapat dibagi menjadi pagi dan sore.
Q: Ada berapa senin itu?
A: Bisa satu bisa empat.
Q: Bilamana senin itu satu?
A: Senin itu satu jika kita hanya punya satu minggu.
Q: Bilamana senin itu empat?
A: Bilamana kita mempunyai empat minggu.
Q: Kapan senin itu?
A: Bisa sebelum bisa sesudah.
Q: Kapan senin itu sebelum?
A: Senin itu sebelum selasa.
Q: Kapan senin itu sesudah?
A: Senin itu sesudah minggu.
Q: Dimanakah senin itu?
A: Bisa di sini bisa di sana.
Q: Apa senin yang di sini?
A: Senin yang di sini adalah senin yang sedang aku tulis.
Q: Apa senin yang ada di sana?
A: Senin yang ada di sana adalah senin yang tertera di kalender.
Q: Dimanakah senin itu.
A: Dia selalu di awal.
Q: Senin itu di awal apa?
A: Senin itu di awal minggu.
Q: Apakah senin itu?
A: Bisa bahasa bisa logika.
Q: Apa yang dimaksud senin sebagai bahasa itu?
A: Senin itu adalah kata benda.
Q: Apakah senin sebagai bahasa itu?
A: Senin terdiri dari huruf hidup e dan i.
Q: Apakah senin sebagai bahasa itu?
A: Senin terdiri dari huruf mati s dan n.
Q: Apakah senin sebagai logika itu?
A: Senin adalah lambang bagi satu
Q: Apakah senin sebagai logika itu?
A: Senin terdiri dari 5 huruf.
Q: Apakah senin itu?
A: Dia salah satu dari puasaku.
Q: Apakah puasamu yang lain?
A: Puasaku yang lain adalah Kamis.
Q: Apakah bentuk dari senin itu?
A: Bentuk senin bisa lugas, bisa terbalik dan bisa berubah.
Q: Bentuk lugas dari senin itu apa?
A: Bentuk lugas dari senin adalah senin.
Q: Apakah bentuk terbalik dari senin itu?
A: Bentuk terbalik dari senin adalah nines.
Q: Apakah bentuk berubah daro senin itu.
A: Bentuk berubah dari senin bisa saja nyenin.
Q: Apakah nama lain dari senin itu?
A: Jawanya senin itu sukra.
Q: Apakah nama lain dari senin itu?
A: Inggrisnya senin adalah monday.
Q: Apa bedanya senin dan minggu?
A: Tidak lazim menyebut satu senin, yang lazim adalah satu minggu.
Q: Apakah senin itu suatu subyek?
A: Senin itu bisa merupakan subyek.
Q: Bilamana senin dikatakan subyek?
A: Senin dikatakan subyek jika dia menentukan selasa.
Q: Bilamana senin dikatakan obyek?
A: Senin dikatakan suatu obyek jika dia ditentukan oleh minggu.
Q: Apakah senin malam=malam senin?
A: Saya mulai bingung.
Q: Mengapa bingung?
A: Seni malam tidak sama dengan malam senin, tetapi...
Q: Tetapi apa?
A: Tetapi senin malam=malam senin itu kalimat yang salah.
Q: Kenapa senin malam = malam senin merupakan kalimat salah?
A: Karena mencampuradukan lambang matematika dengan kalimat biasa.
Q: Di manakah senin itu?
A: Senin bisa di luar pikiranmu, bisa di dalam pikiranmu.
Q: Apakah fungsi senin itu?
A: Bisa konotatif bisa denotatif.
Q: Apa yang dimaksud senin berfungsi denotatif.
A: Senin berfungsi denotatif jika dia setelah minggu dan sebelum selasa.
Q: Apa yang dimaksud senin konotatif itu.
A: Senin konotatif artinya mulai bekerja.
Q: Apa kesalahan senin itu?
A: Senin salah jika ditulis seniin, senen, seninn, seeniin, dst.
Q: Apakah harga senin itu?
A: Senin sangat berharga karena dia hari lahirku.
Q: Apakah ruginya senin?
A: Ruginya senin kalau aku sakit tidak masuk kerja.
Q: Apakah ritualnya senin itu?
A: Senin kliwonan ada kegiatan pengajian.
Q: Apakah sosialnya senin itu?
A: Senin sore ada acara arisan.
Q: Kenapa engkau selalu bisa menjawab pertanyaanku?
A: Aku adalah pengetahuanku.
Q: Dimanakah domisilimu?
A: Didasar gunung es.
Q: Gunung es yang mana?
A: Gunung es senin.

3 comments:

  1. Endah Kusrini
    13301241075
    Pend. Matematika I 2013

    Bagi orang-orang yang mau berfikir, ilmu memang sangat luas dan tak terhingga cakupannya. Sedangkan bagi orang-orang yang malas, cukup ia tahu satu hal, maka ia sudah merasa puas dan merasa berilmu. Semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa melakuka olah fikir untuk dapat terus belajar dan menambah wawasan.

    ReplyDelete
  2. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    PEP B 2016

    Segala sesuatu memiliki sifatnya masing-masing. Sifat itu digunakan berdasarkan ruang dan waktunya. Daalm elegy ini, senin dapat didefinisikan berbeda-beda, sesuai konteks ruang dan waktunya. Seperti itu pula menusia atau obyek yang ada di dunia, karena setiap obyek memiliki miliaran berpangkat miliaran sifat dan dapat digunakan dan dapat difeinisikan sesuai ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  3. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016

    Filsafat membahas tentang semua yang ada dan yang mungkin ada. Semua yang menjadi objek filsafat memiliki sifat dan karakteristiknya sendiri-sendiri. Sifat dan karakteritik dari masing-masing objek filsafat bersifat relatif tergantung pada ruang dan waktunya.

    ReplyDelete


Note: Only a member of this blog may post a comment.