Sep 20, 2010

Elegi Menggapai Rumah Paradoks




Oleh Marsigit
(Diolah dari Paradoks Russell)

Rumah paradoks:
Aku adalah rumah paradoks. Penghuniku hanyalah orang-orang yang tidak sama dengan dirinya sendiri.

Alfa:
Wahai rumah paradoks, namaku adalah Alfa. Aku ingin bertanya. Apakah aku penghuni rumahmu atau bukan?

Rumah paradoks:
Engkau bisa menghuni rumahku bisa juga tidak menghuni rumahku.

Alfa:
Kapan aku menghuni rumahmu?

Rumah paradoks:
Jika engkau tidak sama dengan dirimu sendiri. Yaitu engkau tidak sama dengan Alfa.

Alfa:
Baik, aku sekarang akan menghuni rumahmu.

Rumah paradoks:
Apa yang engkau maksud dengan “aku”

Alfa:
Yang aku maksud dengan “aku” adalah diriku yaitu Alfa. Jadi aku adalah Alfa.

Rumah paradoks:
Karena engkau sama dengan Alfa maka engkau harus keluar, dan tidak boleh menghuni rumahku.

Alfa:
Bukankah aku telah menghuni rumahmu. Maka aku tidak sama dengan Alfa.

Rumah paradoks:
Baiklah karena engkau tidak sama dengan Alfa maka engkau boleh menghuni rumahku.

Alfa:
Bagaimana engkau ini, wahai rumah paradoks. Aku itu penghuni rumahmu atau bukan?

Rumah paradoks:
Sebenarnya engkau itu sekaligus penghuni rumahku dan bukan penghuni rumahku.

21 comments:

  1. Raden Muchammad Nurrizal Hasbi Ashshidiqqie
    13301244013
    S1 Pendidikan Matematika C 2013

    Membingungkan..tapi ya itulah paradoks. Ada makna dibalik cerita, itulah yang saya tangkap dari elegi ini. Bukan sekedar apa yang tersirat tapi yang tersurat. Setelah membaca beberapa penjelasan, saya memperoleh sedikit pemahaman, ternyata paradoks ini bermaksud untuk menunjukkan adanya ke-inkonsistensi-an dalam matematika

    ReplyDelete
  2. Dita Nur Syarafina
    NIM. 16709251003
    PPs Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Paradoks adalah ketika aku tidak sama dengan diriku. Artinya bisa menghuni paradoks ketika bersifat kontradiktif. Ilmu matematika murni tidak dapat menghuni paradoks karena bersifat identitas, tetapi matematika filsafat adalah penghuni paradoks karena bersifat kontradiktif. Aku dapat menghuni paradoks ketika aku memandang diri sebagai bukan diriku, diriku yang sekarang berbeda dengan diriku 1 detik yang lalu.

    ReplyDelete
  3. Nur Dwi Laili Kurniawati
    13301241063
    Pendidikan Matematika C 2013

    Penghuni rumah paradoks hanyalah orang-orang yang tidak sama dengan dirinya sendiri. Aku adalah diriku sendiri. Lalu kapan aku akan menghuni rumah paradoks? Saat aku bukanlah aku. Padahal berdasarkan identitas aku adalah aku. Tetapi sebenar- benar aku bukanlah aku. Aku (sepersekian miliar setik yang lalu) bukanlah aku (saat ini). Waktu sepersekian detik yang lalu tidaklah sama dengan waktu saat ini. Maka waktu adalah penghuni rumah paradoks dan menjadikan aku penghuni rumah paradoks. Karena waktu aku (sepersekian miliar detik yang lalu) bukanlah aku (saat ini).

    ReplyDelete
  4. Areani Eka Putri
    12301249003
    Pend. Matematika Sub'12

    Sebuah paradoks adalah sebuah pernyataan yang betul atau sekelompok pernyataan yang menuju ke sebuah kontradiksi atau ke sebuah situasi yang berlawanan dengan intuisi. Biasanya, baik pernyataan dalam pertanyaan tidak termasuk kontradiksi, hasil yang membingungkan bukan sebuah kontradiksi, atau "premis"nya tidak sepenuhnya betul (atau, tidak dapat semuanya betul). Pengenalan ambiguitas, equivocation, dan perkiraan yang tak diutarakan di paradoks yang dikenal sering kali menuju ke peningkatan dalam sains, filsafat, dan matematika

    ReplyDelete
  5. Yazid Fathoni
    NIM 13301241076
    Pendidikan Matematika C 2013

    Paradoks adalah sebuah kebenaran yang berawal dari suatu pernyataan yang kemudian menuju kontradiksi. Sehingga para penghuni rumah paradoks ini adalah kebenaran yang dapat menuju kontradiksi, misalnya Aku adalah Yazid Fathoni, sedangkan sebenar-benar manusia tidak pernah akan sama dengan namanya, karena yang sama dengan namanya hanyalah Allah SWT, akibatnya aku bukanlah Yazid Fathoni dan aku itu adalah penghuni rumah paradoks.

    ReplyDelete
  6. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Paradoks adalah sebuah pernyataan aneh atau ganjil yang muncul untuk menyangkal ( mengkontradiksi) pernyataan itu sendiri.Paradoks yang terjadi dalam elegi di atas jika dikaitkan dengan bidang matematika dikenal dengan paradoks Russel misalnya R adalah himpunan penghuni rumah yang anggotanya bukan dirinya sendiri yang jika dinotasikan dapat ditulis R = { A I A ≠ A} Itu artinya A elemen R jika hanya jika A tidak sama dengan A sehingga bisa saja A adalah anggota R ketika A ≠ A dan bisa juga A bukan anggota R yaitu ketika A = A. Sehingga terjadi inkonsistensi pada himpunan R karena terjadi kontradiksi pada jawabannya

    ReplyDelete
  7. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Paradoks itu sebuah hal yang kontradiktif. Paradoks di atas menggambarkan bahwa ketika aku tidak sama dengan diriku. Sebenar-benar hidup adalah paradoks selama kita masih hidup. Dalam filsafat paradoks itu dijelaskan dan ditelaah serta dipahami. Sedangkan dalam matematika murni hanya sebagai catatan saja.

    ReplyDelete
  8. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Elegi menggapai rumah paradoks ini menggambarkan bahwa rumah paradoks ibaratnya adalah sebuah himpunan yang beranggotakan x dimana x tidak sama dengan x.

    ReplyDelete
  9. Nilza Humaira Salsabila
    16709251026
    Pendidikan Matematika kelas B PPs 2016

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Paradoks Russel merupakan paradoks teori himpunan. Betrand Russel merupakan salah satu ahli filsafat yang paradoksnya terkenal. Dimana terdapat R adalah himpunan yang berisikan semua himpunan yang tidak memuat dirinya sendiri sebagai anggota. Terjadi kontradiksi, sehingga dikatakan himpunan R tidak konsisten. Himpunan R tersebut lah yang dikenal sebagai paradoks Russell.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  10. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Makna paradoks dari pemahaman saya disi adalah kontradiksi , manusia itu tanpa paradoks bukan manusia karena sebenar-benar kodrat manusia itu adalah hidup dalam penuh kontradiksi. Jadi rumah manusia itu endiri adalah paradoks. Dan paradoks disini bagi saya adalah kontradiksinya ilmu manusia itu sendiri, dan paradoks dalam hidup itu harus selain karena kodratnya manusia yang kontradiktif juga sebagai proses mencari dan mendapatkan sintesis dalam kehidupannya agar manusia mengenal dirinya sendiri.

    ReplyDelete
  11. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Dari elegi ini, terlihat bahwa terjadi pertentangan, yang pada dasarnya tidak terdapat konsistensi antara satu pernyataan dengan lainnya. Atau lebih dikenal dengan istilah paradoks. Paradoks merupakan pernyataan yang tidak sesuai dengan pendapat umum dan seolah-olah bertentangan akan tetapi mengandung kebenaran.

    ReplyDelete
  12. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  13. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Paradoks merupakan istilah yang sering digunakan untuk menyatakan pertentangan atau kontradiksi. Seperti yang telah diungkapkan bagian awal dalam elegi ini, paradoks dalam elegi ini berkaitan dengan paradoks Russel yang menyatakan bahwa A={x|x tidak sama dengan x}, maka A dapat mewakili rumah paradoks dan x adalah anggota A dan sekaligus anggota bukan A. Maka rumah paradoks ialah memuat semua hal yang merupakan kontradiksi.

    ReplyDelete
  14. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Paradoks itu sebenarnya adalah dialektika. Paradoks itu logis namun tidak rasional. Semuanya berurutan namun tidak memiliki kesimpulan. Semuanya memiliki fakta yang benar namun tidak dapat dideduksikan untuk menggapai satu keputusan dan kesimpulan yang benar. Semuanya bukanlah hanya soal kontradiksi dan konsistensi, karena kontradiksi hanyalah akhir dari paradoks dan konsistensi adalah tubuh dari paradoks. Konsisten yang dijadikan sebagai jalur namun menghasilkan kontradiksi antara awal dan akhir, namun logis.

    ReplyDelete
  15. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    paradoks adalah sebuah pertentangan logika dalam pikiran kita. Padahal dalam logika menganut dua sistem kebenaran yaitu logika bersifat benar dan juga logika bersifat salah. Penentuan nilai kebenaran yang di anut di perlukan premis-premis penunjang. tanpa ada sebuah premis maka kesimpulan tidak dapat kita peroleh. untuk itu dalam menyikapi suatu paradoks diperlukan suatu analisis, dan sebagai manusia pula ketika terjadi paradoks dalam diri kita, maka perlu sebuah kehati-hatian dalam menyikapinya.

    ReplyDelete
  16. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Dalam Kamus besar Bahasa Indonesia, Paradoks diartikan sebagai pernyataan yang seolah-olah bertentangan (berlawanan) dengan pendapat umum atau kebenaran, tetapi kenyataannya mengandung kebenaran; bersifat paradoks. Sebenar-benarnya paradoks adalah hidup, dan sebenar-benarnya hidup adalah paradoks.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  17. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Dalam dunia tentunya tidak akan terjadi aku = aku, sehingga dalam hal ini tentunya alfa akan selalu berada dalam rumah paradoks. Ketika berada di dalam rumah paradoks, berarti alfa sedang berada di alam dunia, dimana alam dunia adalah alam yang penuh dengan kontradiksi, alam yang tidak mempunyai kebenaran yang hakiki karena semuanya bisa saja benar dan bisa saja salah sesuai dengan sudut pandang orang tersebut. Sedangkan ketika alfa sudah berada diluar rumah paradoks berarti alfa sudah berada di alam akhirat, dimana aku=aku sudah dapat terjadi, wallahu’alam bissawab.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  18. misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    paradoks dalam bahasa Yunani terdiri ari para (bertentangan dengan) dan doxa (opini). jadi, bertentangan dengan opini yang diterima , dari sini, istilah ini mengacu pada apa yang tampaknya bertentangan dengan akal sehat, atu bersifat kontradikter. Diantara paradoks-paradoks ini salah satunya paradoks anggota klas Russel, yang juga dinamakan Paradoks Zermelo, membedakan antara klas-klas yang merupakan anggota dari dirinya sendiri dan yang tidak. Klas pensil bukan suatu anggota dari dirinya sendiri, karena klas itu bukan sebuah pensil; tetapi klas hal-hal yang dapat dipahami kiranya menjadi anggota dari dirinya sendiri, karena klas semacam ini dapat dipahami. timbul pertanyaan mengenai klas semua hal yang bukan anggota dari dirinya sendiri. adakah klas ini suatu anggota dari dirinya sendiri atau tidak?

    ReplyDelete
  19. Ika Nailatul Muna
    13301241050
    Pendidikan Matematika A 2013

    Yang bisa saya tangkap dari elegi di atas yaitu munculnya pernyataan yang menyangkal pertanyaan sebelumnya dan hanya berulang-ulang pada dua pernyataan. Sulit untuk mendapatkan penyelesaiannya.

    ReplyDelete
  20. Fitri Ayu Ningtiyas
    16709251037
    S2 P.Mat B UNY 2016

    Paradoks adalah pernyataan yang seolah-olah bertentangan (berlawanan) dengan pendapat umum atau kebenaran, tetapi kenyataannya mengandung kebenaran. Paradoks juga diartikan sebagai suatu hal yang kontradiktif seperti halnya paradoks aku tidak sama dengan aku berarti juga aku sama dengan aku. Selama hidup akan selalu ada paradoks dan kontradiktif yang tidak bisa dielakkan.

    ReplyDelete
  21. Moh. Bayu Susilo
    16709251012
    S2/P. Matematika/A/2016

    Paradoks dapat disebut sebagai sebuah hal yang bertabrakan dengan logika namun sebenarnya tidak. Hal itu dapat terjadi ketika apa yang ada dalam pikiran tidak sesuai dengan kenyataan empiris. Dalam matematika terdapat banyak paradoks, salah atunya adalah paradoks Banach-Tarski yang menjelaskan bahwa satu benda dapat dibelah menjadi dua buah benda dengan ukuran masing-masing benda itu yang sama persis dengan sebelum benda dibelah. Tentu itu bertentangan dengan pengalaman empiris manusia sehari-hari dan bertentangan dengan hukum-hukum fisika. Namun penjelasannya hal itu benar bila hanya terjadi di dalam dunia matematika yang abstrak dan tidak akan terjadi pada dunia nyata atau empiris.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id