Mar 20, 2013

Mathematics and Language 8






Wow - this exchange is very heavy! My comments are on a very simple level: I am very good in math, I use it a lot, but when I look at the index of a first- or second- year algebra text I have no idea what the terms mean in the chapter headings; I can do it all once I read the problem, but the categorization is beyond me. If I were a kid learning this stuff I would be really put off - there is too much totally unnecessary vocabulary. 

Hi, Irene, good that you are bringing the thread back to its original idea. I think that everyone agrees that the vocabulary puts kids off. There are two big problems, however: (a) nowadays almost everything else in mathematics courses, not just the vocab, puts kids off. (b) Which vocab should one get rid of? After all, certain vocab will be necessary for some of the kids who have contact later on with mathematics, so we can't replace everything. Any suggestions? 

Irene's concerns is one of the communication problem in horizontal mathematics. This proves the claim of Realistic st that there should be Horizontal and Vertical Mathematics. And also give the account of School Mathematics that one of the nature of school mathematics is Communication; and thus the talk about the relationship between Mathematics and language is relevant. Whilst Vertical Mathematics is the business of Pure Mathematicians, and advance or adult learner. For the outsiders or the younger learner of mathematics concrete mathematics will be more realistic. Whilst what Marty's did by his model of communication is a very highly and sophisticated approach of using technology to offer the schema of a very specific communication with the specific aims and specific results. This further a proof that communication has its various dimensional contextually, culturally, psychologically and philosophically. Therefore I do not see that Marty's Models are able to give solution to Irene's problems. Again I wish to remain to whom it may concern that we need to approach our younger generation with mathematics of their world.

40 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Arti dari matematika horizontal adalah matematika sekolah dan salah satu hakikat dari matematika sekolah adalah komunikasi. Dalam matematika sekolah, matematika merupakan alat komunikasi, sehingga hubungan antara matematika dan bahasa adalah relevan. Dan model Marty tidak cocok untuk masalah Ibu Irene karena modelnya tidak memiliki berbagai dimensi komunikasi, seperti kontekstual, budaya, psikologis, dan filosofis. Dalam penyampaian materi pelajaran di kelas hendaknya guru dapat menggunakan bahasa yang tidak asing bagi siswa, sehingga siswa dapat dengan mudah memahami materi tersebut. Selain itu, dapat juga tercipta komunikasi yang baik anatara guru dan siswa. Dengan demikian, siswa akan lebih cepat menangkap, memahami, dan merespon apa yang disampaikan oleh guru. Pembelajaran matematika untuk siswa sekolah dasar juga haruslah dikaitkan dengan masalah nyata dan kejadian-kejadian yang dilihat dan dialami siswa dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, guru dituntut untuk dapat memahami siswa secara keseluruhan dan tidak hanya beberapa siswa saja.

    ReplyDelete
  2. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPS P.Mat D

    setiap orang harus memiliki pengetahuan tentang kosa kata yang sesuai dimana membutuhkan bahasa yang komunikatif. Bahasa juga hal penting untuk memahami matematika. model yang terbaik untuk menerapkan matematika dan bahasa didasarkan pada proses komunikasi. guru dapat mengajar dengan menggunakan teknologi untuk menawarkan skema komunikasi yang sangat spesifik dengan tujuan tertentu dan hasil tertentu. Ini lebih lanjut bukti bahwa komunikasi memiliki nya berbagai dimensi kontekstual, budaya, psikologis dan filosofis.

    ReplyDelete
  3. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Matematika itu tidak seperti pelajaran bahasa inggris karena banyak hal yang perlu dipertimbangkan dalam belajar matematika sedangkan bahasa inggris jika anak sudah mampu menguasai vocab maka ia bisa berbahasa inggris. Dalam matematika, vocab diperlukan sebagai bahan komunikasi dalam matematika dan komunikasi menjadi salah satu aspek dalam matematika horizontal. Treffers (1991: 32) mengelompokkan pendekatan pembelajaran dalam pendidikan matematika berdasarkan komponen proses matematisasinya, yakni metematisasi horizontal dan matematisasi vertical. Selanjutnya Treffers (1991: 32) menyatakan bahwa matematisasi horizontal merupakan pemodelan situasi masalah dengan menggunakan bahasa matematika yang sudah dia miliki, atau dengan kata lain matematisasi horizontal bergerak pada dunia nyata ke dunia simbol. Sedangkan matematisasi vertikal adalah membangun dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dalam dunia simbol. Contohnya filosofi empiristik menyatakan bahwa dunia adalah kenyataan. Dalam pandangan ini, kepada peserta didik disediakan material yang sesuai dengan dunia kehidupan para peserta didik. Sehingga mereka mempunyai kesempatan untuk mendapatkan pengalaman. Seiring dengan berkembangnya zaman, pemahaman bahwa empirisme diperoleh melalui pengalaman melalui panca indera mulai berubah pandangan bahwa ketika seorang siswa sudah membayangkan sesuatu yang abstrak maka disitulah empirisme berada.

    ReplyDelete
  4. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Matematika adalah bahasa yang melambangkan serangkaian makna dari pernyataan yang ingin kita sampaikan. Lambang- lambang matematika bersifat “artifisial” yang baru mempunyai arti setelah sebuah makna diberikan kepadanya tanpa itu matematika hanya merupakan kumpulan rumus-rumus yang mati secara ini maka pernyataan matematik mempunyai sifat yang jelas, spesisfik, dan informatif dengan tidak menimbulkan konotasi yang bersifat emosional.

    ReplyDelete
  5. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Tentunya dalam pembelajaran melibatkan interaksi antara guru dan siswa . Dimana dalam suatu pembelajaran terjadi komunikasi antara guru dengan siswa, siswa dengan guru dan antara siswa dengan siswa. Agar komunikasi tersebut dapat berjalan dengan baik dan diperoleh hasil pembelajaran yang maksimal, guru seharusnya mempunyai strategi dalam melaksanakan pembelajaran. Dalam matematika terdapat dua macam proses matematisasi, yaitu matematisasi horizontal dan matematisasi vertikal. Matematisasi horizontal merupakan proses penalaran dari dunia nyata ke dalam simbol-simbol matematika. Sedangkan matematisasi vertikal merupakan proses penalaran yang terjadi di dalam sistem matematika itu sendiri. Dari interaksi itu akan meningkatkan kemampuan sebab terjadi saling berbagi pengetahuan antar siswa dangan siswa dan menerima pengetahuan baru dari gurunya.

    ReplyDelete
  6. Komunikasi dilakukan dengan melihat lawan bicara. Jika sesama matematikawan maka komunikasi menggunakan notasi-notasi matematika yang sudah dipahami atau dimengerti akan tetap terjadi diskusi. Diskusi yang dilakukan tetap nyambung dan akan menghasilkan pengetahuan baru atau suatu solusi. Guru merupakan orang dewasa yang mengajarkan matematika pada siswanya yang mempunyai usia terpaut jauh dibawahnya maka guru harus berkomunikasi menggunakan bahasa yang dapat dimenerti oleh siswa. Guru hendaknya menjelaskan pengertian atau istilah baru dengan mudah agar siswa mengerti apa yang sedang diajarkan atau dijelaskan. Jangan sampai siswa tidak mengetahui apa yang dijelaskan dan diajarkan kemudian membuat siswa menjadi tidak tahu apa-apa. Berkomunikasilah dengan menggunakan bahasa yang mudah dimenegrti kemudian dapat ditingkatkan.

    ReplyDelete
  7. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Matematika sekolah yakni matematika yang berlandaskan filsafat realistik, yakni dekat dengan siswa. dalam realistik matematik, terdapat dua proses matematisasi yaitu proses mematematikakan atau memodelkan masalah sehari-hari ke dalam bentuk matematika. kedua proses tersebut yaitu matematika horizontal dan matematika vertikal. Kedua proses terebut sangat erat kaitannya dengan matematika sekolah, karena membutuhkan kegiatan sosial dalam mencapai tahapan demi tahapan matematisasi. Sehingga dalam pembelajaran di sekolah, siswa hendaknya dibentuk secara berkelompok-kelompok untuk menemukan atau mengkonstruk pengetahuan matematikanya sendiri melalui matematika horizontal dan matematika vertikal.

    ReplyDelete
  8. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Terdapat dua bentuk mengkomunikasikan dalam matematika yaitu matematika horizontal dan matematika vertical. Guru memberikan penjelasan dengan mengarahkan kearah realistik, matematisasi horizontal dalam pembelajaran dari tahap informal, siswa diajak untuk melihat pada dunia nyata yang di representasikan ke dalam dunia simbol. Sedangkan matematisasi vertikal merupakan proses yang terjadi dalam lingkup simbol matematika itu sendiri.

    ReplyDelete
  9. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Dalam matematika sekolah terdapat dua matematisasi yaitu matematisasi horizontal dan matematisasi vertikal. Matematisasi horizontal yaitu proses penalaran dari dunia nyata ke dunia simbol. Sedangkan matematisasi vertikal yaitu proses penalaran dari matematika itu sendiri.

    ReplyDelete
  10. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Matematika realistic tak terlepas dari dua matematisasi yaitu matematisasi horizontal dan matematisasi vertical. Dalam matematika diperlukan adanya pengenalan di lingkungan sekitar yang berkaitan dengan matematika. Kemudian setelah pengenalan seperti masalah konteksual dapat dimodelkan ke dalam bentuk matematika, matematisasi berikutnya adalah matematisasi vertical. Dalam proses pembelajaran ini diperlukan interaksi antara siswa dan guru maupun siswa dan siswa. Interaksi ini akan berjalan lancer apabila terdapat komunikasi langsung. Dengan komunikasi guru dapa mengetahui kekeliruan konsep siswa, pengetahuan siswa sampai dimana, kesulitan yang diperoleh siswa apa saja. Tugas guru selain mengajar dan mendidik juga mengembangkan keterampilan siswa berkomunikasi baik itu secara langsung maupun tidak langsung.

    ReplyDelete
  11. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Terdapat dua macam komunikasi dalam pembelajaran matematika yaitu matematika horizontal dan matematika vertical. Dalam matematika sekolah kita menggunakan matematika horizontal sedangkan dalam matematika sekolah menggunakan matematika vertikal. Dalam pembelajaran matematika pada sekolah hendaknya seorang guru menggunakan bahasa komunikasi yang sederhana dan mudah dipahami oleh siswa. Apabila guru menggunakan bahasa yang terlalu tinggi akan berakibat siswa tidak mengerti dan akan semakin bingung sertakesulitan dalam memahaminya. Sehingga hal tersebut membuat siswa menganggap bahwa pembelajaran matematika itu sulit. Oleh karena itu, guru harus mampu menyesuaikan bahasa yang digunakan dalam pembelajaran matematika pada sekolah.

    ReplyDelete
  12. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Kata model atau permodelan tidak bisa dilepaskan dari proses matematisasi. Dimana Kata matematisasi berasal dari mathematisation atau mathematization. Kedua kata ini berasal dari kata kerja mathematise atau mathematize yang artinya mematematikakan. Jadi secara sederhana matematisasi adalah suatu proses untuk mematematikakan suatu fenomena (Wijaya, 2012: 41.Pendekatan Realistik adalah sebuah pendekatan pembelajaran matematika yang mentransformasi masalah nayata/sehari-hari ke dalam bentuk simbol (matematisasi horizontal) dan melakukan proses penyelesaian dalam lingkup dunia matematika itu sendiri (matematisasi vertikal) secara bersamaan dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  13. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dalam pembicaraan ini terdapat dua macam komunikasi yang dibahas, yaitu matematika vertikal dan matematika horizontal. Dari komunikasi ini diharapkan guru mampu menggunakan komunikasi sesuai yang sesuai. Apabila siswanya merupakan siswa level dasar, maka sebaiknya guru menggunakan jenis komunikasi horizontal. Hal ini dilakukan agar siswa dapat lebih mudah dalam memahami apa yang sedang mereka pelajari. Misalnya dalam pembelajaran bangun ruang, siswa menyusun kubus-kubus satuan dan menghitung banyaknya total kubus satuan di dalam dus tersebut untuk menentukan volume dus makanan tersebut. Apabila pada level siswa lebih tinggi tinggkatannya, guru bisa mengajarkan siswa menghitung volume dengan terlebih dahulu menentukan banyaknya kubus satuan untuk masing-masing panjang lebar dan tinggi dus tersebut, kemudian menghitung volume kubus dengan rumus V= p x l x t. Sehingga hal inilah muncul matematika vertikal.

    ReplyDelete
  14. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Mempelajari matematika membutuhkan bahasa. Tetapi bahasa yang digunakan hendaknya tepat. Misalnya kontekstual dan sesuai dengan budaya. Jika bahasa yang digunakan tidak sesuai dengan budaya setempat maka akan menimbulkan salah paham. Atau untuk lebih baiknya menggunakan bahasa yang baku adalah pilihan terbaik. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kebutuhan siswa akan bahasa. Karakteristik siswa perlu diperhatikan dalam pemilihan bahasa agar tidak menimbulkan kesalahan. Maka itulah pentingnya memperhatikan komunikasi menggunakan matematika vertikal dan horisontal.

    ReplyDelete
  15. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Matematika merupakan disiplin ilmu yang mempunyai sifat khas jika dibandingkan dengan disiplin ilmu yang lain. Karena itu kegiatan belajar dan mengajar matematika seyogyanya tidak disamakan begitu saja dengan ilmu yang lain, karena peserta didik yang belajar matematika itupun berbeda-beda pula kemampuannya, maka kegiatan belajar mengajar haruslah diatur sekaligus memperhatikan kemampuan yang belajar.
    kemampuan komunikasi dalam matematika adalah kemampuan siswa membaca wacana matematika dengan pemahaman, mampu mengembangkan bahasa dan simbol matematika sehingga dapat mengkomunikasikan secara lisan dan tulisan, mampu menggambarkan secara visual dan merefleksikan gambar atau diagram ke dalam ide matematika, mampu merumuskan dan mampu memecahkan masalah melalui penemuan.

    ReplyDelete
  16. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Berdasarkan artikel di atas dijelaskan bahwa matematika sekolah bersifat komunikasi. Namun masalah komunikasi bisa dikatakan sebagai masalah matematika horizontal pada saat sekarang ini. Agar dapat menyelesaikan masalah tersebut perlu suatu cara, salah satunya adalah dengan melakukan pendekatan yang tinggi dan canggih yaitu teknologi untuk menawarkan skema komunikasi yang sangat spesifik dengan tujuan tertentu dan hasil tertentu sehingga efeknya adalah generasi muda kita memahami matematika dari dunia mudanya. bukan karena keterpaksaan atau kesalahan.

    ReplyDelete
  17. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Matematika itu sangat komplek, dan memepelajari matematika tidak sama halnya dengan menghafal rumus-rumus saja akan tetapi kita juga harus memahami bagaimana menjalankan rumus itu seperti apa. Kalau menurut saya metode hafalan rumus tidak akan efektif jika di gunakan da;am matematika karena matematika itu harus pemahaman yang snagat harus.

    ReplyDelete
  18. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Salah satu langkah terpenting dalam pembelajaran matematika tingkatan dasar adalah mengabstraksi, artinya adalah mengubah masalah dari dunia nyata ke dalam bahasa matematika. Disinilah peran matematisasi horizosal digunakan. Kemampuan yang dituntut dalam matematisasi horizontal adalah kemampuan komunikasi matematis. Jadi, dalam matematika tidak hanya bernalar saja dan langkah-langkah runtut dalam pengerjaannya, tetapi juga proses mengabstraksi tersebut. Jadi, bahasa juga sangat mempengaruhi dalam proses matematisasi horizontal ini.

    ReplyDelete
  19. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Seorang guru Sekolah Dasar harus memiliki banyak keterampilan, salah satunya adalah ketarmpilan berkomunikasi. Dalam matematika ada dua macam komunikasi, yaitu matematika vertikal dan matematika horizontal. Matematika horizontal digunakan dalam matematika sekolah sedangkan matematika vertikal digunakan dalam matematika murni. Guru harus mampu menyesuaikan bahasa komunikasi dengan orang yang ingin diajak komunikasi. Jika siswanya merupakan siswa SD, maka sebaiknya guru menggunakan jenis komunikasi horizontal. Dengan menyesuikan bahasa anak akan lebih mudah memahami dan menyerap ilmu dengan baik.

    ReplyDelete
  20. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016


    Dalam matematika sekolah terdapat dua matematisasi yaitu matematisasi horizontal dan matematisasi vertikal. Matematisasi horizontal yaitu proses penalaran dari dunia nyata ke dunia simbol. Sedangkan matematisasi vertikal yaitu proses penalaran dari matematika itu sendiri. Matematika sekolah tentu berbeda dengan matematika untuk universitas karena matematika sekolah memperhatikan psikis anak. Matematika untuk siswa SD dan SMP sebaiknya diawali dengan tahap konkret ke tahap abstrak. Sedangkan matematika untuk siswa SMA sudah bisa langsung diawali dengan tahap abstrak tetapi tetap harus disajikan secara bertahap. Hal ini disesuaikan dengan tahap berpikir anak. Matematika sekolah juga sangat berkaitan dengan bahasa sebagai sarana komunikasi bagi anak dalam mempelajari matematika. Penggunaan bahasa yang baik, mudah dipahami, sesuai dengan dunia anak, dan dekat dengan kehidupan anak dapat membantu anak lebih mudah memahami konsep matematika.

    ReplyDelete
  21. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Matematika adalah pengetahuan yang abstrak, dan yang konkrit adalah bendanya. Komunikasi dalam matematika harus ada Matematika Horisontal dan Vertikal. Dan juga memberikan catatan tentang Matematika Sekolah bahwa salah satu sifat matematika sekolah adalah Komunikasi; Dan dengan demikian pembicaraan tentang hubungan antara Matematika dan bahasa itu relevan. Sementara Matematika Vertikal adalah bisnis Matematikawan Murni, dan pelajar tingkat lanjut atau orang dewasa. Bagi orang luar atau pelajar matematika matematika yang lebih muda akan lebih realistis. Sementara apa yang dilakukan dengan model komunikasinya adalah pendekatan teknologi penggunaan yang sangat dan canggih untuk menawarkan skema komunikasi yang sangat spesifik dengan tujuan dan hasil spesifik tertentu. Ini lebih merupakan bukti bahwa komunikasi memiliki berbagai dimensi secara kontekstual, kultural, psikologis dan filosofis.

    ReplyDelete
  22. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Sifat matematika yang kontekstual bagi anak-anak itu bersesuaian dengan perkembangan psikologi mereka. Anak-anak disini belum mampu memproses segala yang bersifat abstrak sehingga memerlukan komunikasi yang benar agar dapat mencapai suatu ilmu yang benar-benar dipahami mereka. Oleh karena itu, komunikasi yang diberikan oleh guru sangat penting mengingat komunikasi adalah jalan agar sampainya pengetahuan guru kepada siswa agar mampu mengkonstruk pengetahuan mereka dengan lebih baik.

    ReplyDelete
  23. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Dalam pembelajaran harus terjadi komunikasi, baik komunikasi antara guru dan siswa atau siswa dan siswa. Komunikasi yang baik dalam pembelajaran adalah komunikasi dua arah, tidak hanya dari guru ke siswa, namun siswa juga harus mampu mengkomunikasikannya ke guru dan temannya. Dalam matematika terdapat matematisasi horizontal dan vertical. Matematisasi horizontal adalah proses penyelesaian soal-soal kontekstual dari dunia nyata. Matematisasi vertikal adalah proses formalisasi konsep matematika. Jika matematisasi ini berjalan seimbang, dapat membantu siswa dalam memahami sebuah konsep matematika dengan baik.

    ReplyDelete
  24. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saya sependapat bahwa peran komunikasi juga berpengaruh terhadap proses belajar mengajar. Pada dasarnya proses belajar mengajar merupakan suatu bentuk komunikasi antara guru dengan siswa dengan tujuan agar pesan (materi pelajaran) dapat tersampaikan. Apalagi dalam proses pembelajaran inovatif, siswa dituntut untuk selalu berkomunikasi. Komunikasi tersebut dapat dibedakan menjadi dua, yaitu komunikasi vertikal dan horisontal. Sehingga dalam melakukan kegiatan komunikasi dibutuhkan keterampilan guru yang akan mempengaruhi proses pembelajaran yang pada akhirnya berpengaruh pada output (hasil). Jadi, kesuksesan sebuah pembelajaran juga dapat dipengaruhi oleh faktor interaksi komunikasi yang baik antara berbagai pihak. Hal ini dapat terlihat dari adanya feedback dari siswa di mana siswa berperan aktif dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  25. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Bahasa memiliki tingkatannya sendiri. Bahasa dalam matematika tentu memiliki tingkatan. Bahasa dalam pure mathematics tentu abstrak, sedangkan bahasa dalam school mathematics lebih memperhatikan psikologi siswa agar mudah memahami konsep matematika yang ada.

    ReplyDelete
  26. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. istilah istilah dalam matematika merupakan hasil kesepakatan, kmunikasi matematika dapat terjadi jika pihak yang berinteraksi memahami makna dari istilah-istilah matematika. matematika sekolah berperan penting untuk memahami istilah matematika. jika matematika sekolah berhasil dikomunikasikan dengan baik, maka tidak akan terjadi kesalahan ataupun lupa pada makna di balik istilah matematika.

    ReplyDelete
  27. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Ternyata permasalahan yang dihadapi memang sama. Yaitu sulitnya menjelaskan beberapa kata/istilah matematika pada siswa sekolah. Jika akan dihilangkan atau digantikan dengan kata yang lain, akan menghambat pembelajaran siswa ke depannya yang akan menggunakan istilah itu. Jadi memang hal tersebut tidak dapat dilaksanakan. Gunanya diskusi tersebut adalah untuk mengetahui langkah seperti apa yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan diatas

    ReplyDelete
  28. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Hal baru yang saya pelajari dari diskusi diatas adalah bahwa permasalahan diatas termasuk permasalahan komunikasi pada matematika horizontal. Solusi nya adalah komunikasi untuk siswa dengan matematika konkret yang lebih realistik, agar mudah dipahami siswa. Juga dapat membantu siswa dalam pembelajaran di sekolah

    ReplyDelete
  29. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Pada umumnya, pembelajaran matematika dilakukan guru kepada siswa adalah dengan tujuan siswa dapat mengerti dan menjawab soal yang diberikan oleh guru, tetapi siswa tidak pernah atau jarang sekali dimintai penjelasan asal mula mereka mendapatkan jawaban tersebut.Akibatnya siswa jarang sekali berkomunikasi dalam matematika. Hal ini juga dipertegas oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan bahwa pada kenyataannya siswa sulit untuk mengkomunikasikan kembali materi yang didapat. Kemampuan komunikasi siswa sulit untuk dilihat baik lisan maupun tulisan karena siswa identik hanya melihat dan mengikuti temannya yang dianggap baik di dalam kelas. Selain itu, sedikit sekali bahkan jarang siswa yang bertanya maupun menjawab apa yang diinformasikan oleh guru. Apabila siswa terlibat aktif dalam proses belajar, mereka akan lebih mampu membangun gagasan, ide, dan konsep matematika. Sehingga siswa akan memiliki konsep atas topik matematika tersebut. Selain itu, mereka juga dapat mengembangkan bakat-bakatnya.

    ReplyDelete
  30. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Proses belajar mengajar akan senantiasa merupakan proses kegiatan interaksi antara dua unsur manusiawi di mana siswa sebagai pihak yang belajar dan guru sebagai pihak yang mengajar. Proses itu sendiri merupakan mata rantai yang menghubungkan antara guru dan siswa sehingga terbina komunikasi yang memiliki tujuan yaitu tujuan pembelajaran. Keduanya baik guru maupun siswa merupakan unsur penting dalam proses pembelajaran. Karena merekalah yang melakukan proses pembelajaran. Proses pembelajaran tidak akan terjadi jika tidak ada guru atau pun siswa. Dengan melihat pada pengertian bahwa Pendidikan adalah usaha sadar dari guru yang bertujuan untuk mengembangkan kualitas siswa, terkandung suatu makna bahwa proses yang dinamakan pendidikan itu tidak akan pernah berlangsung apabila tidak hadir guru dan siswa dalam rangkaian kegiatan belajar mengajar. Sehingga bisa dikatakan bahwa guru dan siswa merupakan pilar utama terselenggaranya aktivitas pendidikan.

    ReplyDelete
  31. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Proses matematisasi terbagi menjadi dua yaitu secara horizontal dan secara vertikal. Matematisasi secara horizontal adalah memodelkan permasalahan ke dalam model matematika. Sedangkan matematisasi secara vertikal adalah mengolah model matematika tersebut menjadi bentuk yang lebih sederhana, menghubungkannya, menggunakan aksioma, aturan, dan konsep matematika yang telah diketahui untuk mendapatkan pemecahan masalah. Proses horizontal dan vertikal tidak terjadi secara bersamaan. Namun terjadi secara berurutan.

    ReplyDelete
  32. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Dalam pembelajaran matematika yang realistik atau dengan konteks pembelajaran yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari dibagi menjadi dua yaitu matematisasi horizontal dan matematisasi vertikal. Dengan matematisasi ini siswa dapat mengubah masalah nyata ke dalam simbol ataupun sebaliknya. Salah satu kemampuan yang harus dikembangkan siswa ialah komunikasi matematis. Komunikasi matematis menurut NCTM akan membuat siswa dalam pembelajaran matematika dengan menegosiasi dan memprkuat cara berpikir matematisnya. Kemampuan komunikasi matematis siswa rendah disebabkan karena pembelajaran matematika yang berlangsung di Indonesia masih berorientasi pada penguasaan ketrampilan dasar dan hanya sedikit sekali penekanan dalam kehidupan sehari-hari dan berkomunikasi secara matematis.

    ReplyDelete
  33. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Salah satu hakekat matematika sekolah adalah matematika sebagai alat komunikasi. Dalam pembelajaran matematika sebaiknya dilakukan komunikasi dengan menggunakan matematika vertikal maupun horisontal, tidak serta merta membawa matematika ke dalam bentuk formal. Mengapa? Karena dengan adanya proses matematisasi horisontal kemudian matematisasi vertikal, maka proses matematika dilakukan dengan setahap demi setahap sehingga tidak memberatkan siswa. Selain itu, membawa matematika ke tingkat formal tidaklah mudah, sehingga perlu dijembatani dengan menggunakan proses matematisasi horisontal.

    ReplyDelete
  34. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pembelajaran matematika pada SD dan Sekolah Menengah Pertama yaitu menggunakan matematika horizontal, dimana guru memfasilitasi siswa dalam memahami konsep dengan cara memodelkan atau memperkenalkan materi tersebut secara konkrit, yaitu dengan pendekatan matematika realistik, kemudian setelah SMP baru dikenalkan dengan komunikasi dalam bentuk matematika vertikal, dimana siswa sudah mengenal simbol dan pembelajaran lebih kepada matematika yang formal.

    ReplyDelete
  35. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Matematika terbagi menjadi dua yaitu ada matematika horizontal dan matematika vertikal. Matematika horizontal adalah apa yang terjadi di dalam kelas, yaitu bagaimana guru mengkomunikasikan matematika tersebut kepada siswa atau siswa kepada siswa lainnya. Karena itu maka kemampuan komunikasi sangatlah penting, agar orang lain mamppu memahami apa yang kita sampaikan. Sedangkan untuk matematika vertikal merupakan penggunaan matematika murni dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  36. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Matematika di sekolah termasuk matematika horizontal dimana cirinya terletak pada komunikasi, matematika sendiri dikatakan komunikasi karena memang ilmu matematika harus dikomunikasikan dengan bahasa yang relevan agar dapat dipahami oleh manusia dan agar dapat terus dikembangkan. Sehingga dalam pembelejaran disekolah hendaknya guru menggunakan bahasa yang mudah dimengerti siswa dalam penyampaiannya materinya, agar siswa dapat memahami apa yang dijelaskan oleh guru.

    ReplyDelete
  37. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillaah...
    Terdapat dua macam komunikasi dalam pembelajaran matematika, yaitu matematika horizontal dan vertical. Dengan menggunakan bahasa komunikasi yang sederhana dan mudah maka siswa akan lebih mudah untuk mpaham. Karena apabila bahasa yang digunakan menggunakan bahasa yang terlalu tinggi siswa tidak mengerti dan menganggap matematika itu sulit. Oleh karena itu, guru harus mampu menyesuaikan bahasa yang digunakan, alat peraga, dan metode yang menyenangkan dalam pembelajarannya. Penggunaan bahasa disesuaikan dengan jenjang pendidikan, hal tersebut agar tidak terjadi miskonsepsi pada siswa terhadap matematika.

    ReplyDelete
  38. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Kekhawatran mengenai salah satu masalah komunikasi dalam matematika horizontal yang merupakan bukti dari klaim realistik, bahwa harus ada matematika horizontal dan vertikal. Sementara Matematika Vertikal adalah bisnis Matematikawan Murni, dan pelajar tingkat lanjut atau orang dewasa. Bagi orang luar atau pelajar matematika matematika yang lebih muda akan lebih realistis.

    ReplyDelete
  39. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Seseorang yang hanya belajar matematika tanpa mengerti artinya, maka matematika tidak akan dipandang sebagai suatu bahasa komunikasi yang dapat menjembatani dirinya dengan apa yang makna sebenarnya dalam konsep matematika tersebut. Mereka menganggap bahwa matematika itu tidak seharusnya bertele-tele dengan bahasa yang panjang,tetapi bagi mereka matenmatika itu adalah rumus-rumus praktis yang dapat dengan cepat menyelesaikan persoalan matematika. Hal ini lah yang juga dirasakan oleh para siswa yang ingin selalu menerapkan rumus-rumus praktis tanpa mengetahui asal-usul dari rumus tersebut, ataupun penjelasan mengenai konsep matematika secara lebih mendalam.

    ReplyDelete
  40. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Siswa yang pandai dalam menyelesaikan soal-soal matematika dengan cepat karena menggunakan rumus-rumus yang mengandung simbol-simbol matematika saja, mereka biasanyan menganggap bahwa ilmu matematika hanya berada dalam dunia matematika saja. Begitupun ketika dia mengerjakan soal, maka soal-soalpun haruslah berkaitan dengan unsur-unsur matematika yang hanya terdiri dari serangkaian angka-angkat dan operasi-operasi matematika. Mereka tidak menyadari bahwa matematika sebenarnya juga berada dekat dengan kehidupan sehari-hari maereka. hal ini dikarenakan, siswa hanya berorientasai pada hasil akhir atau jawaban tanpa memahami proses pengerjaan yang dia lakukan ataupun tidak memahami makna yang sebenarnya dari konsep-konsep matematika yang dia gunakan.

    ReplyDelete