Mar 20, 2013

Mathematics and Language 8






Wow - this exchange is very heavy! My comments are on a very simple level: I am very good in math, I use it a lot, but when I look at the index of a first- or second- year algebra text I have no idea what the terms mean in the chapter headings; I can do it all once I read the problem, but the categorization is beyond me. If I were a kid learning this stuff I would be really put off - there is too much totally unnecessary vocabulary. 

Hi, Irene, good that you are bringing the thread back to its original idea. I think that everyone agrees that the vocabulary puts kids off. There are two big problems, however: (a) nowadays almost everything else in mathematics courses, not just the vocab, puts kids off. (b) Which vocab should one get rid of? After all, certain vocab will be necessary for some of the kids who have contact later on with mathematics, so we can't replace everything. Any suggestions? 

Irene's concerns is one of the communication problem in horizontal mathematics. This proves the claim of Realistic st that there should be Horizontal and Vertical Mathematics. And also give the account of School Mathematics that one of the nature of school mathematics is Communication; and thus the talk about the relationship between Mathematics and language is relevant. Whilst Vertical Mathematics is the business of Pure Mathematicians, and advance or adult learner. For the outsiders or the younger learner of mathematics concrete mathematics will be more realistic. Whilst what Marty's did by his model of communication is a very highly and sophisticated approach of using technology to offer the schema of a very specific communication with the specific aims and specific results. This further a proof that communication has its various dimensional contextually, culturally, psychologically and philosophically. Therefore I do not see that Marty's Models are able to give solution to Irene's problems. Again I wish to remain to whom it may concern that we need to approach our younger generation with mathematics of their world.

58 comments:

  1. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Matematika merupakan disiplin ilmu yang mempunyai sifat khas jika dibandingkan dengan disiplin ilmu yang lain. Karena itu kegiatan belajar dan mengajar matematika seyogyanya tidak disamakan begitu saja dengan ilmu yang lain, karena peserta didik yang belajar matematika itupun berbeda-beda pula kemampuannya, maka kegiatan belajar mengajar haruslah diatur sekaligus memperhatikan kemampuan yang belajar.
    kemampuan komunikasi dalam matematika adalah kemampuan siswa membaca wacana matematika dengan pemahaman, mampu mengembangkan bahasa dan simbol matematika sehingga dapat mengkomunikasikan secara lisan dan tulisan, mampu menggambarkan secara visual dan merefleksikan gambar atau diagram ke dalam ide matematika, mampu merumuskan dan mampu memecahkan masalah melalui penemuan.

    ReplyDelete
  2. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Berdasarkan artikel di atas dijelaskan bahwa matematika sekolah bersifat komunikasi. Namun masalah komunikasi bisa dikatakan sebagai masalah matematika horizontal pada saat sekarang ini. Agar dapat menyelesaikan masalah tersebut perlu suatu cara, salah satunya adalah dengan melakukan pendekatan yang tinggi dan canggih yaitu teknologi untuk menawarkan skema komunikasi yang sangat spesifik dengan tujuan tertentu dan hasil tertentu sehingga efeknya adalah generasi muda kita memahami matematika dari dunia mudanya. bukan karena keterpaksaan atau kesalahan.

    ReplyDelete
  3. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Matematika itu sangat komplek, dan memepelajari matematika tidak sama halnya dengan menghafal rumus-rumus saja akan tetapi kita juga harus memahami bagaimana menjalankan rumus itu seperti apa. Kalau menurut saya metode hafalan rumus tidak akan efektif jika di gunakan da;am matematika karena matematika itu harus pemahaman yang snagat harus.

    ReplyDelete
  4. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Salah satu langkah terpenting dalam pembelajaran matematika tingkatan dasar adalah mengabstraksi, artinya adalah mengubah masalah dari dunia nyata ke dalam bahasa matematika. Disinilah peran matematisasi horizosal digunakan. Kemampuan yang dituntut dalam matematisasi horizontal adalah kemampuan komunikasi matematis. Jadi, dalam matematika tidak hanya bernalar saja dan langkah-langkah runtut dalam pengerjaannya, tetapi juga proses mengabstraksi tersebut. Jadi, bahasa juga sangat mempengaruhi dalam proses matematisasi horizontal ini.

    ReplyDelete
  5. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Seorang guru Sekolah Dasar harus memiliki banyak keterampilan, salah satunya adalah ketarmpilan berkomunikasi. Dalam matematika ada dua macam komunikasi, yaitu matematika vertikal dan matematika horizontal. Matematika horizontal digunakan dalam matematika sekolah sedangkan matematika vertikal digunakan dalam matematika murni. Guru harus mampu menyesuaikan bahasa komunikasi dengan orang yang ingin diajak komunikasi. Jika siswanya merupakan siswa SD, maka sebaiknya guru menggunakan jenis komunikasi horizontal. Dengan menyesuikan bahasa anak akan lebih mudah memahami dan menyerap ilmu dengan baik.

    ReplyDelete
  6. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016


    Dalam matematika sekolah terdapat dua matematisasi yaitu matematisasi horizontal dan matematisasi vertikal. Matematisasi horizontal yaitu proses penalaran dari dunia nyata ke dunia simbol. Sedangkan matematisasi vertikal yaitu proses penalaran dari matematika itu sendiri. Matematika sekolah tentu berbeda dengan matematika untuk universitas karena matematika sekolah memperhatikan psikis anak. Matematika untuk siswa SD dan SMP sebaiknya diawali dengan tahap konkret ke tahap abstrak. Sedangkan matematika untuk siswa SMA sudah bisa langsung diawali dengan tahap abstrak tetapi tetap harus disajikan secara bertahap. Hal ini disesuaikan dengan tahap berpikir anak. Matematika sekolah juga sangat berkaitan dengan bahasa sebagai sarana komunikasi bagi anak dalam mempelajari matematika. Penggunaan bahasa yang baik, mudah dipahami, sesuai dengan dunia anak, dan dekat dengan kehidupan anak dapat membantu anak lebih mudah memahami konsep matematika.

    ReplyDelete
  7. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Matematika adalah pengetahuan yang abstrak, dan yang konkrit adalah bendanya. Komunikasi dalam matematika harus ada Matematika Horisontal dan Vertikal. Dan juga memberikan catatan tentang Matematika Sekolah bahwa salah satu sifat matematika sekolah adalah Komunikasi; Dan dengan demikian pembicaraan tentang hubungan antara Matematika dan bahasa itu relevan. Sementara Matematika Vertikal adalah bisnis Matematikawan Murni, dan pelajar tingkat lanjut atau orang dewasa. Bagi orang luar atau pelajar matematika matematika yang lebih muda akan lebih realistis. Sementara apa yang dilakukan dengan model komunikasinya adalah pendekatan teknologi penggunaan yang sangat dan canggih untuk menawarkan skema komunikasi yang sangat spesifik dengan tujuan dan hasil spesifik tertentu. Ini lebih merupakan bukti bahwa komunikasi memiliki berbagai dimensi secara kontekstual, kultural, psikologis dan filosofis.

    ReplyDelete
  8. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Sifat matematika yang kontekstual bagi anak-anak itu bersesuaian dengan perkembangan psikologi mereka. Anak-anak disini belum mampu memproses segala yang bersifat abstrak sehingga memerlukan komunikasi yang benar agar dapat mencapai suatu ilmu yang benar-benar dipahami mereka. Oleh karena itu, komunikasi yang diberikan oleh guru sangat penting mengingat komunikasi adalah jalan agar sampainya pengetahuan guru kepada siswa agar mampu mengkonstruk pengetahuan mereka dengan lebih baik.

    ReplyDelete
  9. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Dalam pembelajaran harus terjadi komunikasi, baik komunikasi antara guru dan siswa atau siswa dan siswa. Komunikasi yang baik dalam pembelajaran adalah komunikasi dua arah, tidak hanya dari guru ke siswa, namun siswa juga harus mampu mengkomunikasikannya ke guru dan temannya. Dalam matematika terdapat matematisasi horizontal dan vertical. Matematisasi horizontal adalah proses penyelesaian soal-soal kontekstual dari dunia nyata. Matematisasi vertikal adalah proses formalisasi konsep matematika. Jika matematisasi ini berjalan seimbang, dapat membantu siswa dalam memahami sebuah konsep matematika dengan baik.

    ReplyDelete
  10. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saya sependapat bahwa peran komunikasi juga berpengaruh terhadap proses belajar mengajar. Pada dasarnya proses belajar mengajar merupakan suatu bentuk komunikasi antara guru dengan siswa dengan tujuan agar pesan (materi pelajaran) dapat tersampaikan. Apalagi dalam proses pembelajaran inovatif, siswa dituntut untuk selalu berkomunikasi. Komunikasi tersebut dapat dibedakan menjadi dua, yaitu komunikasi vertikal dan horisontal. Sehingga dalam melakukan kegiatan komunikasi dibutuhkan keterampilan guru yang akan mempengaruhi proses pembelajaran yang pada akhirnya berpengaruh pada output (hasil). Jadi, kesuksesan sebuah pembelajaran juga dapat dipengaruhi oleh faktor interaksi komunikasi yang baik antara berbagai pihak. Hal ini dapat terlihat dari adanya feedback dari siswa di mana siswa berperan aktif dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  11. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Bahasa memiliki tingkatannya sendiri. Bahasa dalam matematika tentu memiliki tingkatan. Bahasa dalam pure mathematics tentu abstrak, sedangkan bahasa dalam school mathematics lebih memperhatikan psikologi siswa agar mudah memahami konsep matematika yang ada.

    ReplyDelete
  12. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. istilah istilah dalam matematika merupakan hasil kesepakatan, kmunikasi matematika dapat terjadi jika pihak yang berinteraksi memahami makna dari istilah-istilah matematika. matematika sekolah berperan penting untuk memahami istilah matematika. jika matematika sekolah berhasil dikomunikasikan dengan baik, maka tidak akan terjadi kesalahan ataupun lupa pada makna di balik istilah matematika.

    ReplyDelete
  13. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Ternyata permasalahan yang dihadapi memang sama. Yaitu sulitnya menjelaskan beberapa kata/istilah matematika pada siswa sekolah. Jika akan dihilangkan atau digantikan dengan kata yang lain, akan menghambat pembelajaran siswa ke depannya yang akan menggunakan istilah itu. Jadi memang hal tersebut tidak dapat dilaksanakan. Gunanya diskusi tersebut adalah untuk mengetahui langkah seperti apa yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan diatas

    ReplyDelete
  14. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Hal baru yang saya pelajari dari diskusi diatas adalah bahwa permasalahan diatas termasuk permasalahan komunikasi pada matematika horizontal. Solusi nya adalah komunikasi untuk siswa dengan matematika konkret yang lebih realistik, agar mudah dipahami siswa. Juga dapat membantu siswa dalam pembelajaran di sekolah

    ReplyDelete
  15. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Pada umumnya, pembelajaran matematika dilakukan guru kepada siswa adalah dengan tujuan siswa dapat mengerti dan menjawab soal yang diberikan oleh guru, tetapi siswa tidak pernah atau jarang sekali dimintai penjelasan asal mula mereka mendapatkan jawaban tersebut.Akibatnya siswa jarang sekali berkomunikasi dalam matematika. Hal ini juga dipertegas oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan bahwa pada kenyataannya siswa sulit untuk mengkomunikasikan kembali materi yang didapat. Kemampuan komunikasi siswa sulit untuk dilihat baik lisan maupun tulisan karena siswa identik hanya melihat dan mengikuti temannya yang dianggap baik di dalam kelas. Selain itu, sedikit sekali bahkan jarang siswa yang bertanya maupun menjawab apa yang diinformasikan oleh guru. Apabila siswa terlibat aktif dalam proses belajar, mereka akan lebih mampu membangun gagasan, ide, dan konsep matematika. Sehingga siswa akan memiliki konsep atas topik matematika tersebut. Selain itu, mereka juga dapat mengembangkan bakat-bakatnya.

    ReplyDelete
  16. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Proses belajar mengajar akan senantiasa merupakan proses kegiatan interaksi antara dua unsur manusiawi di mana siswa sebagai pihak yang belajar dan guru sebagai pihak yang mengajar. Proses itu sendiri merupakan mata rantai yang menghubungkan antara guru dan siswa sehingga terbina komunikasi yang memiliki tujuan yaitu tujuan pembelajaran. Keduanya baik guru maupun siswa merupakan unsur penting dalam proses pembelajaran. Karena merekalah yang melakukan proses pembelajaran. Proses pembelajaran tidak akan terjadi jika tidak ada guru atau pun siswa. Dengan melihat pada pengertian bahwa Pendidikan adalah usaha sadar dari guru yang bertujuan untuk mengembangkan kualitas siswa, terkandung suatu makna bahwa proses yang dinamakan pendidikan itu tidak akan pernah berlangsung apabila tidak hadir guru dan siswa dalam rangkaian kegiatan belajar mengajar. Sehingga bisa dikatakan bahwa guru dan siswa merupakan pilar utama terselenggaranya aktivitas pendidikan.

    ReplyDelete
  17. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Proses matematisasi terbagi menjadi dua yaitu secara horizontal dan secara vertikal. Matematisasi secara horizontal adalah memodelkan permasalahan ke dalam model matematika. Sedangkan matematisasi secara vertikal adalah mengolah model matematika tersebut menjadi bentuk yang lebih sederhana, menghubungkannya, menggunakan aksioma, aturan, dan konsep matematika yang telah diketahui untuk mendapatkan pemecahan masalah. Proses horizontal dan vertikal tidak terjadi secara bersamaan. Namun terjadi secara berurutan.

    ReplyDelete
  18. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillaah...
    Terdapat dua macam komunikasi dalam pembelajaran matematika, yaitu matematika horizontal dan vertical. Dengan menggunakan bahasa komunikasi yang sederhana dan mudah maka siswa akan lebih mudah untuk mpaham. Karena apabila bahasa yang digunakan menggunakan bahasa yang terlalu tinggi siswa tidak mengerti dan menganggap matematika itu sulit. Oleh karena itu, guru harus mampu menyesuaikan bahasa yang digunakan, alat peraga, dan metode yang menyenangkan dalam pembelajarannya. Penggunaan bahasa disesuaikan dengan jenjang pendidikan, hal tersebut agar tidak terjadi miskonsepsi pada siswa terhadap matematika.

    ReplyDelete
  19. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Kekhawatran mengenai salah satu masalah komunikasi dalam matematika horizontal yang merupakan bukti dari klaim realistik, bahwa harus ada matematika horizontal dan vertikal. Sementara Matematika Vertikal adalah bisnis Matematikawan Murni, dan pelajar tingkat lanjut atau orang dewasa. Bagi orang luar atau pelajar matematika matematika yang lebih muda akan lebih realistis.

    ReplyDelete
  20. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Seseorang yang hanya belajar matematika tanpa mengerti artinya, maka matematika tidak akan dipandang sebagai suatu bahasa komunikasi yang dapat menjembatani dirinya dengan apa yang makna sebenarnya dalam konsep matematika tersebut. Mereka menganggap bahwa matematika itu tidak seharusnya bertele-tele dengan bahasa yang panjang,tetapi bagi mereka matenmatika itu adalah rumus-rumus praktis yang dapat dengan cepat menyelesaikan persoalan matematika. Hal ini lah yang juga dirasakan oleh para siswa yang ingin selalu menerapkan rumus-rumus praktis tanpa mengetahui asal-usul dari rumus tersebut, ataupun penjelasan mengenai konsep matematika secara lebih mendalam.

    ReplyDelete
  21. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Siswa yang pandai dalam menyelesaikan soal-soal matematika dengan cepat karena menggunakan rumus-rumus yang mengandung simbol-simbol matematika saja, mereka biasanyan menganggap bahwa ilmu matematika hanya berada dalam dunia matematika saja. Begitupun ketika dia mengerjakan soal, maka soal-soalpun haruslah berkaitan dengan unsur-unsur matematika yang hanya terdiri dari serangkaian angka-angkat dan operasi-operasi matematika. Mereka tidak menyadari bahwa matematika sebenarnya juga berada dekat dengan kehidupan sehari-hari maereka. hal ini dikarenakan, siswa hanya berorientasai pada hasil akhir atau jawaban tanpa memahami proses pengerjaan yang dia lakukan ataupun tidak memahami makna yang sebenarnya dari konsep-konsep matematika yang dia gunakan.

    ReplyDelete
  22. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    S2 Pendidikan Matematika A

    I do interest with Mr. Masigit opinion. Mathematics is a tool for communication. Students need good mathematics and communication according to his ability. Teachers should be able to distinguish between mathematical communication vertical or horizontal. Today, many people are wrong to communicate mathematics to students. Many also parties who are all capable of translating complex mathematical communication. Okay, mathematics vertical communication is important. But they ever thought about the people still struggling in mathematics or children who still need a better understanding of the mathematics? Therefore, mathematics in horizontal communication is very important in learning, through better approaches to them.

    ReplyDelete
  23. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Matematika dapat dibedakan menjadi verikal dan horizontal. Matematika vertikal adalah untuk matematika murni, para matematikawan, atau untuk perguruan tingg. Sedangkan matematika yang sesuai untuk siswa adalah matematika horizontal. Salah satu hakekat matematika menurut matematika sekolah adalah matematika sebagai alat komunikasi. Untuk siswa sekolah, matematika yang bersifat konkret atau dikomunikasikan secara konkret lebih realistik bagi siswa. Komunikasi yang digunakan adalah beragam dan kontekstua, sesuai dengan budaya, psikologi, dan filosifinya. Maka kita perlu menggunakan pendekatan pembelajaran matematika pada siswa dengan menggunakan dunianya.

    ReplyDelete
  24. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    mathematical communication can be interpreted as a student's ability to convey something he knows through dialogue events or interrelationships that occur in the classroom environment, where there is a transfer of messages. The transferred message contains the mathematics material that the student is learning, for example in the form of concepts, formulas, or problem solving strategies

    ReplyDelete
  25. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Bahasa memiliki dimensi yang banyak sesuai dengan konteks penggunaannya, asal bahasanya dan kebudayaan. Begitu pula dengan matematika, ia akan menjadi kompleks jika kita tidak memandang matematika sebagai suatu informasi bahasa, hanya saja matematika menggunakan symbol berupa angka. Untuk dapat membelajarkan matematika yang mudah dipahami anak, matematika haruslah menggunakan ‘bahasa’ anak, dalam artian definisi-definisi ilmuwan murni haruslah mulai disingkirkan dalam bahasa matematika anak.

    ReplyDelete
  26. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Salah satu sikaf afektif berupa kemampuan komunikasi memiliki peranan penting di dalam pembelajaran matematika. Kumunikasi ini meliputi komunikasi yang bersifat vertikal dan horizontal. Vertikal berarti antara siswa dengan siswa maupun antara siswa dengan sumber belajar, sedangkan horizontal berarti komunikasi antara siswa dan guru. Karena setiap siswa memiliki kemampuan komunikasi yang berbeda-beda, ada yang cepat dan ada pula yang lambat sehingga guru mempunyai tugas untuk menjadi jembatan dan mediator agar setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan kemampuan komunikasi mereka di dalam pembelajaran matematika.

    ReplyDelete
  27. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb.

    Dunia matematika anak memiliki level yang berbeda dengan dunia matematika dewasa.Akan menimbulkan salah pengertian jika anak-anak dipaksakan untuk memahami matematika dewasa.Aturan untuk memetakan diri pada konsep sepertinya telah membudaya sehingga pola pikir anak telah terpenjara pada sebuah konsep juga.Karena kita hadir dari berbagai latar belakang yang berbeda serta memiliki ragam bahasa yang berbeda pula.Anak-anak tentunya perlu penyesuaian diri .Maka solusi buat seorang bagaimana membuat sesuatu yang susah menjadi mudah.Alatnya adalah bahasa untuk membuat semuanya menjadi tampak sederhana.

    ReplyDelete
  28. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Komunikasi adalah bagian penting dalam proses mentransfer pengetahuan matematika. Melalui komunikasi ide dapat tercermin, ditingkatkan, dibahas dan dikembangkan. Matematika adalah bahasa dan bahwa komunikasi adalah esensi dari mengajar, belajar, dan mengakses matematika. Sehingga bahasa dan matematika tidak dapat dipisahkan karena dalam pembelajaran matematikasekolah perlulah untuk menggunakan bahasa yang baik dalam mengintepretasi bahasa matematika. Matematika Sekolah merupakan pembelajaran matematika didalamkelas yang harapanyadisesuaikan dengan dunia siswa atau dunia anak dalam memberikan materi pembelajarannya.

    ReplyDelete
  29. Junianto
    17709251065
    PM C

    Dalam pembelajaran matematika dengan siswa atau anak-anak memiliki keunikan tersendiri. Sebagai seorang guru tidak hanya cukup menguasai materi saja, namun pendekatan terhadadap anak-anak sangatlah diperlukan. Guru harus mempelajari juga bagaimana pola pikir dan alur anak-anak dalam belajar. Tentu hal ini sangat erat kaitannya dengan matematika sekolah yang objek matematikanya bersifat konkret.

    ReplyDelete
  30. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Bahasa memiliki arah tujuan sendiri dalam menentukan pembahasaannya, sedangkan matematika juga, sehingga keduanya berbeda dalam satu lingkup bahasa meskipun kebanyakan dari matematika hanya mengerucut pada satu poin

    ReplyDelete
  31. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    As has been explained in the above article that one of the properties of school math is communication, so the relationship between mathematics and language is relevant. Therefore, language in the learning process of mathematics is very necessary to note. Teach mathematics to students according to age and development so that the material can be well understood by students. It should be emphasized again that the language of mathematics for children is different from that of adults. So this is very important to note.

    ReplyDelete
  32. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Biasanya seseorang yang kemasukan setan tersebut pikirannya dalam keadaan kosong , kondisi tubuhnya sedang lelah serta iman yang kurang kuat. Keadaan ini akan dapat dengan mudah dimanfaatkan oleh kekuatan gaib yang biasanya tidak dapat terkendali oleh orang yang kesurupan itu. Banyak alasan kenapa mahluk halus merasuki tubuh manusia, salah satunya adalah untuk menakut-nakuti manusia agar percaya kepada hal-hal mistik. Fenomena kerasukan jin adalah kenyataan yang tidak mungkin dibantah. Di samping kejadian di lapangan, realita ini juga dibuktikan dengan dalil Alquran, hadis dan kesepakatan ulama.
    Terdapat dua macam komunikasi, yaitu matematika horizontal dan vertical dalam pembelajaran matematika. Pembelajaran seharusnya menggunakan bahasa komunikasi yang sederhana dan mudah dipahami oleh siswa. Selain itu, pada tingkatan anak kecil masih menggunakan benda-benda konkret agar mudah mempelajarinya, kondisi psikologis terhadap mata pelajaran juga mempengaruhi dalam belajar. Oleh karena itu, guru harus mampu menyesuaikan bahasa yang digunakan, alat peraga, dan metode yang sesuai.

    ReplyDelete
  33. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Pembelajaran matematika yang baik adalah menyeimbangkan antara matematika vertical dan matematika horizontal. Matematika vertical erat kaitannya dengan matematika pikiran, sementara matematika horizontal erat kaitannya dengan matematika pengalaman sehari-hari. Oleh karena itu, pembelajaran matematika sekolah perlu mengkombinasikan antara pikiran dan pengalaman.

    ReplyDelete
  34. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Terdapat dua jenis komunikasi dalam matematika, yaitu matematika vertikal dan matematika horizontal. Matematika vertikal digunakan oleh matematikawan murni dan pada perguruan tinggi. Sedangkan matematika horizontal digunakan pada siswa sekolah dasar yang menggunakan benda-benda konkret. Dari uraian di atas juga dapat diketahui bahwa komunikasi memiliki berbagai dimensi yang kontekstual, budaya, psikologis dan filosofis.

    ReplyDelete
  35. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  36. Menanggapi keluhan dari Sdri Irene ada materi yang belum seharusnya diajarkan dan diajarkan kepada siswa sekolah yang tingkatnya dibawahnya sehingga menimbulkan over vocab dalam benak siswa, bahwasanya "diterangkan pun siswa belum akan bisa mengerti" karena harusnya ada proses pendahuluannya. Maka, pemilihan materi dalam matematika sekolah perlu diperhatikan. Oleh karena nya pemilihan materi dalam matematika sekolah perlu dikaji agar tidak ada mis understanding of math languages.

    ReplyDelete
  37. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  38. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  39. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Dalam postingan ini membahas mengenai pentingnya penggunaan bahasa untuk komunikasi dalam pembelajaran matematika. Maksudnya kosa kata yang digunakan guru harus disesuaikan dengan tingkatan sekolah tersebut karena memang tingkatan sekolah menentukan banyaknya kosakata yang telah diketahui oleh siswa. Contohnya saja dalam menyampaikan ilmu matematika dalam bentuk modul, LKS, bahkan saat guru sendiri yang menyampaikan maka penggunaan kosakata yang sesuai dengan tingkatan kosakata yang telah dimiliki siswanya sangat mempengaruhi. Janganlah menambah kebingungan siswa dengan menggunakan kosakata yang tidak mereka mengerti apalagi tujuan penggunaan kosakata yang sulit tersbeut hanya untuk menunjukkan kepintaran dari gurunya.

    ReplyDelete
  40. Junianto
    PM C
    17709251065

    Sebagai seorang pendidik, guru juga harus mendekatkan anak-anak kepada dunia mereka dan dikaitkan dengan materi yang akan dipelajari. Matematika sekolah bisa dihubungkan dengan dunia anak-anak. Di sinilah tantangan sebagai guru sekolah. Guru harus bisa mendekati anak-anak dan mendekatkan mereka dengan matematika dengan cara mengaitkan dengan dunia mereka. Jangan sampai anak-anak diajarkan matematika yang bersifat abstrak karena hal ini akan menghambat pola pikir dan kreativitas anak. Hal ini disebabkan karena anak-anak belum saatnya mendapatkan matematika formal.

    ReplyDelete
  41. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Pembelajaran matematika yang dilakukan oleh orang dewasa mungkin seluruhnya menggunakan bahsa atau istilah asing yang abstrak, tetapi orang dewasa mampu memahaminya karena kemampuan loginyanya sudah tinggi. Tetapi apabila ini diterapkan pada anak usia sekolah dasar maka akan menjadi momok bagi siswanya. Seharusnya pembelajaran matematika yang diterapkan pada anak-anak ilah matematika yang lebih nyata atau realistis dalam kehidupan mereka. Sayangnya beberapa buku teks atau buku pelajaran matematika masih menggunakan bahasa yang ‘dewasa’ dan sulit dimengerti oleh siswa karena menggunakan istilah yang sulit dimengerti anak-anak. Selain itu, dalam kontennya kurang memuat unsur realistic dan menggunakan simbol-simbol. Hal ini menjadi masukan untuk para pembuat buku pelajaran matematika, khususnya bagi siswa sekolah dasar agar menyesuaikan bahasa yang ada di dalam buku agar mudah dipahami siswa.

    ReplyDelete
  42. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Kekhawatran mengenai salah satu masalah komunikasi dalam matematika horizontal yang merupakan bukti dari klaim realistik, bahwa harus ada matematika horizontal dan vertikal. Sementara Matematika Vertikal adalah bisnis Matematikawan Murni, dan pelajar tingkat lanjut atau orang dewasa. Bagi orang luar atau pelajar matematika matematika yang lebih muda akan lebih realistis.

    ReplyDelete
  43. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Kunci dari proses belajar mengajar adalah komunikasi. Tanpa komunikasi tidak akan ada transfer nilai(ilmu) dari guru kepada siswa maupun dari siswa kepada guru. Jika tidak ada nilai(ilmu), proses belajar mengajar dapat dikatakan tidak berarti. Oleh karena itu sangat penting untuk menciptakan komunikasi yang efektif dan menarik dalam pengajaran dan proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  44. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Kalimat yang mengena dalam dialog diatas yakni “we need to approach our younger generation with mathematics of their world”. Kalimat ini memberikan pandangan bagi kami bahwa matematika sekolah tidak hanya sekedar simbol dan kata-kata abstrak. Namun, sejatinya apa yang dipelajari dalam matematika merupakan hal yang nyata dan sangat mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penting bagi guru untuk memberikan materi matematika yang bersifat kontekstual dan disesuaikan dengan lingkungan siswa dalam berkehidupan sehari-hari. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  45. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Matematika memiliki jenis yang berbeda. Terdapat matematika vertical yang mana merupakn matematika perguruan tinggi sedangkan matematika horizontal adalah matematika sekolah. Pada matematika vertical, banyak benda benda abstrak yang dipelajarinya sedangkan dalam matematika sekolah, masih sekedar konsep konsep matematika yang konkret. Sehigga penyampaian guru dalam tiap jenis matematika diatas juga berbeda, tidak bisa disamakan.

    ReplyDelete
  46. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Bahasa merupakan sarana yang diperlukan dalam matematika. Kosa kata yang terlalu jauh dengan anak apabila digunakan dalam pembelajaran matematika justru akan menyebabkan anak untuk menjauhinya. Sehingga dalam menggunakan bahasa untuk sarana komunikasi pembelajaran matematika harus dengan pertimbangan dan harus berhati-hati. Matematika yang diajarkan harus disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami siswa dan dalam konteks yang dekat dengan siswa. Dengan harapan dapat menerapkan matematika horisontal dan matematika vertikal sesuai porsinya dan sesuai ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  47. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.mat B

    almost the same thing happened to me, when entering college, I opened the algebra book and looked at the table of contents, there was a lot of vocabulary or language that was very strange to me. but after going through the lecture for some time and getting an explanation from the lecturer, the foreign words no longer matter to me. but I also agree with the opinion that if the foreign vocabulary is forced into school math, it will make students anxious, but not all foreign vocabulary should be removed (temporarily).

    ReplyDelete
  48. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    The contextual mathematical nature of the children corresponds to the development of their psychology. Children here have not been able to process everything that is abstract so that requires correct communication in order to achieve a science that really understood them. Therefore, communication provided by the teacher is very important because communication is the way for the knowledge to be conveyed by teachers to students can be received well and students are able to construct their knowledge better.

    ReplyDelete
  49. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Komunikasi di dalam pembelajaran matematika ada dua macam yaitu matematika horizontal dan matematika vertikal. Pembelajaran berkaitan dengan bagaimana guru membawakan materi kepada siswanya. Di sesuaikan dengan dunianya, perkembangannya, agar menjadi materi yang mudah untuk dipahami. Dalam pembelajaran matematika pada sekolah hendaknya seorang guru menggunakan bahasa komunikasi yang sederhana, apabila guru menggunakan bahasa yang terlalu tinggi akan berakibat siswa tidak mengerti dan akan kesulitan dalam memahaminya. Sehingga hal tersebut membuat siswa menganggap bahwa pembelajaran matematika itu sulit. Oleh karena itu, guru harus mampu menyesuaikan bahasa yang digunakan dalam pembelajaran matematika pada sekolah. sehingga siswa menjadi lebih mudah paham dan membuat pembelajaran yang dilakukan lebih bermakna.

    ReplyDelete
  50. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. istilah istilah dalam matematika merupakan hasil kesepakatan, kmunikasi matematika dapat terjadi jika pihak yang berinteraksi memahami makna dari istilah-istilah matematika. matematika sekolah berperan penting untuk memahami istilah matematika. jika matematika sekolah berhasil dikomunikasikan dengan baik, maka tidak akan terjadi kesalahan ataupun lupa pada makna di balik istilah matematika

    ReplyDelete
  51. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Sebagai guru, disamping harus melaksanakan pembelajaran yang inovatif, memiliki bahasa komunikatif juga merupakan suatu keharusan. Terutama calon guru untuk siswa yang masih muda yang masih miskin akan kosa kata. Untuk younger learner, matematika sebaiknya merupakan hal yang konkret. Sehingga guru harus mendekatkan siswa dengan matematika yang ada di kehidupan mereka. Guru harus dapat menyampaikan dan mendampingi siswa dengan bahasa yang dapat dan mudah dimengerti oleh siswa

    ReplyDelete
  52. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Bahasa sebagai alat komunikasi berperan penting dalam proses pembelajaran. Penggunaan bahasa harus disesuaikan dengan tingkatan pendidikan peserta didik. Penggunaan kata-kata istilah mungkin akan terdengar keren, namun apabila peserta didik tidak dapat memahaminya, apalah arti semua itu. Jadi, guru harus pandai memilih kata-kata yang akan disampaikan kepada peseta didik agar mereka tidak kebingungan dan mudah memahami pembelajaran.

    ReplyDelete
  53. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Matematika realistik membantu guru untuk memberikan matematika dengan baik kepada siswa, sebenar-benar dunia anak-anak ialah dunia yang berbeda dengan dunia orang dewasa. Pembelajaran matematika realistik menekankan bahwa matematika di dalam kelas harus dapat dibendakan, minimal pernah ditemui oleh siswa. dengan adanya pembelajaran realistik ini, siswa secara tidak lngsung akan diarahkan untuk dapat berkomunikai dengan lingkungannya. adapun komunikasi yang terjalin ialah komunikasi dengan mentransfer matematika ke dalam kehidupan yang biasa ditemui oleh siswa, Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  54. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Komunikasi matematis merupakan tagihan matematika yang harus dipenuhi baik tagihan regional, nasional maupun internasional. Pentingnya komunikasi matematis menjadi tantangan tersendiri bagi guru untuk meningkatkan kemampuan tersebut. Kemampuan komunikasi matematis siswa diawali dengan langkah menyampaikan matematika dalam bahasa yang mudah dipahami siswa dan dapat dicerna tanpa berpikir dua kali. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  55. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Salah satu hakekat matematika sekolah adalah matematika sebagai alat komunikasi. Dalam pembelajaran matematika sebaiknya dilakukan komunikasi dengan menggunakan matematika vertikal maupun horisontal, tidak serta merta membawa matematika ke dalam bentuk formal. Mengapa? Karena dengan adanya proses matematisasi horisontal kemudian matematisasi vertikal, maka proses matematika dilakukan dengan setahap demi setahap sehingga tidak memberatkan siswa. Selain itu, membawa matematika ke tingkat formal tidaklah mudah, sehingga perlu dijembatani dengan menggunakan proses matematisasi horizontal

    ReplyDelete
  56. Dalam pembelajaran matematika dan bahasa memiliki hubungan yang relevan. Misalnya, seorang guru ingin menyampaikan suatu konsep dalam matematika, jika guru mengkomunikasikannya dengan serangkaian aktivitas yang mana siswa membangun sendiri pengetahuan mereka, maka komunikasi tersebut akan menghasilkan pengetahuan yang berjangka panjang. Tidak dengan mengkomunikasikan secara langsung tentang ilmu tersebut yang hanya dapat diingat dalam jangka yang pendek.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  57. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Sebagai guru, disamping itu kita harus menerapkan metode pengajaran yang inovatif, suatu keharusan untuk memiliki bahasa komunikatif. Apalagi kalau kita seorang guru dari seorang siswa yang lebih muda yang pada dasarnya masih kekurangan kosa kata. Bagi pelajar yang lebih muda itu akan lebih realistis dengan mempelajari matematika konkret. Jadi kita perlu mendekati siswa kita yang lebih muda dengan matematika di dunia mereka.

    ReplyDelete
  58. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    Pend. Matematika S2 Kelas C

    Untuk mengajarkan matematika pada siswa maka yang diperlukan oleh guru adalah mengemas matematika dalam dunia anak-anak, matematika sebagai sesuatu yang mudah dipahami oleh anak dan metametika yang dekat dengan kehidupan anak. Pola belajar yang kontekstual akan membuat anak mudah memahami dan ilmunya akan lebih bermakna. Dengan kebermaknaan maka ilmu yang diperoleh siswa akan lebih bermakna dan terkonstruksi baik dalam pikiran siswa.

    ReplyDelete