Mar 20, 2013

Mathematics and Language 9





@David - Just time enough now to thank you for the reply and mention that a venture ("Anthrobotics") built working robotics software demonstrating that the underpinnings of my model, as applied to AI, were indeed workable in simulating human cognitive behavior. And I've not been "rebuffed" (Dozens of Darpa scientists reviewed my software demo, liked it, and recommended that Darpa contractors looking for help in my areas contact me), etc., etc.) , just more like "avoided". More later. 

Mathematics is known as sign language developed through the passages of different civilisations,helping the others it has become complicated.All methods and models become helpless in front of primary / secondary students. teacher has to develop own models and methods to teach. 

@Marty : sorry for the poor choice of words ("rebuff") on my part, as I misunderstood your " they are called 'too complex to exist yet'" from your first post in this thread. I applaud such advances in AI -- which, together with neurophysiology, will provide more advances in our understanding of the mind, and hence allow more fruitful pedagogical theories, than all the speculative philosophy of the mind and all the pedagogical theories heretofore developed. I'm also glad that DARPA, with all its funding possibilities, is getting into it. As I understand it, you are the contact person for Anthrobotics.com.
@prabha rastogi: you are right that presently there are very few pedagogical theories that stand up to the rigours of the classroom. This does not mean, however, that one should abandon the search for a pedagogical theory which is both efficient and practical, while being flexible enough to be adapted to local conditions and personalities. After all, we are still looking for a solution to the Riemann Hypothesis, despite the numerous failures to find the solution so far.
@Margisit: if I understand what you are saying, you wish to give school children simplified mathematics, leaving the more complex mathematics to the universities. The problem is the yet-unsolved problem that, although most people do not need most of the mathematics taught in schools, there will be a small but important percentage of the students who will need the mathematics, and waiting until university is waiting until the brain has passed the development phase most suited to learning the concepts. Since one does not know which children will form this important minority, school systems adopt the strategy of making everyone learns the same mathematics up to a certain point, with some systems trying to make this point as young as possible (such as the fourth year of school) and others waiting until later (e.g., the last years of secondary). Bad solution, of course, but no one has come up with a viable alternative. In any case, models such as Marty's are not meant to be used directly in the classroom, but rather to lead us to a better understanding of the mind, eventually leading to a better pedagogy. 

@ Praba Rastogi: What you exposed indicated that we, as adults or teachers need to change in perceiving mathematics. It is right but it is not only that as you said "Mathematics is known as sign language developed through the passages of different civilisations,helping the others it has become complicated". I also say that for younger learner, according P Ernest, Mathematics is creativity and or even Activity. Philosophically, I further can say that Mathematics is the students themselves. I totally agree with you that the teachers should develop their own method of teaching. More than those, even the teachers need to develop their own learning resources, textbooks, worksheets, including many kinds of model of 'communication'. The teachers should be simultaneously as a teachers but also as a researcher of his classroom.
@ David: I totally agree with your last elaboration. From those I found that we need to change the paradigm of teaching i.e. not giving the students a receipt or model but to facilitate them to construct their own math/model. It is not impossible to facilitate different kinds of students competencies if we still implement traditional/orthodoxy way of teaching. One of the role of IT is to facilitate their need to learn.
@Marty: Still I perceive that any kind of model of math/communication produce by adults can only be a trap for the younger.

42 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    matematika adalah kita, matematika adalah kegiatan, dan matematika adalah tentang komunikasi. Dalam proses belajar mengajar, guru harus mengembangkan metode dan sumber belajar mereka sendiri, buku teks, lembar kerja, termasuk berbagai jenis model komunikasi. Guru juga harus mengubah paradigma mereka dari transfer pengetahuan menjadi memfasilitasi siswa. Guru seharusnya dapat mengubah paradigma mereka dari transfer pengetahuan atau metode penyampaian yang membuat siswa pasif, bosan, dan mengantuk menjadi memfasilitasi siswa untuk membangun matematika siswa. Tidak mungkin untuk memfasilitasi siswa yang memiliki segala macam keunikan jika guru masih menggunakan metode tradisional. Dan salah satu tujuan dari teknologi informasi adalah untuk memfasilitasi kebutuhan siswa.

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPS P.Mat D

    Matematika dikenal sebagai bahasa isyarat dikembangkan melalui ayat-ayat dari peradaban yang berbeda, membantu orang lain itu telah menjadi rumit. sehingga guru harus mengembangkan keterampilan mereka untuk mengajar matematika dengan metode inovatif sehingga siswa akan merasa tertarik dengan matematika.

    ReplyDelete
  4. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Pada akhirnya guru bertindak sebagai fasilitator yang membantu siswa-siswanya mengkonstruk pengetahuannya sendiri dengan model atau matematika yang di pelajari. Sehingga siswa harus membangun prior knowledgenya akan matematika dengan baik sehingga informasi-informasi baru akan matematika dapat diterima dengan baik di kemudian hari sehingga informasi baru tersebut dapat dicocokkan dengan prior knowledgenya.

    ReplyDelete
  5. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Prabha Rastogi mengatakan bahwa guru harus mengembangkan model dan metode mengajarnya sendiri dengan kreativitas guru dalam metode mengajarnya, siswa tidak akan merasa bosan dengan pelajaran matematika. Metode pembelajaran yang digunakan guru ketika pembelajaran haruslah disesuaikan dengan karakteristik siswa selain itu antara guru dengan siswanya haruslah ada komunikasi yang baik. Dimana guru menjadi fasilitator bagi siswa untuk menganalisis dan menemukan hal-hal baru dari suatu permasalahan dengan segala potensi yang dimlikinya sehingga olah pikir siswa dapat berkembang.

    ReplyDelete
  6. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Salah satu kendala yang dialami oleh guru dalam pembelajaran matematika adalah memberikan pemahaman konsep matematika, hal ini menjadi kesulitan guru akibat melihat kondisi siswa yang berbeda-beda dalam menerima pelajaran. Selain itu adanya anggapan dalam diri siswa bahwa matematika itu pelajaran yang sulit dan menakutkan sehingga semakin sulit untuk memberikan pemahaman konsep tersebut. Namun demikian peningkatan pemahaman konsep matematika perlu diupayakan demi keberhasilan peserta didik dalam belajar. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut, guru dituntut untuk profesional dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran, menciptakan inovasi pembelajaran yang cocok dengan karakteristik siswanya. Selain itu guru seharusnya kreatif dalam mengembangkan perangkat pembelajaran seperti membuat LKS sendiri, buku siswa, dsnya. Serta guru harus juga memberikan perhatian terkait perkembangan kemampuan afektif siswa jangan sebatas kemampuan kognitif dan psikomotoriknya.

    ReplyDelete
  7. Di kelas hanya sedikit siswa yang memahami dan menguasai matematika. Dari 32 siswa dalam kelas, hanya 5 – 10 siswa yang memahami dan menguasai matematika menurut pengamatan atau pengalaman ketika sekolah. Walaupun demikian tetap saja matematika diajarkan di sekolah. Agar dari sedikit tersebut dapat memberi perubahan pada peningkatan kehidupan di Indonesia khususnya dan dunia umumnya. Seperti ketika mencari inti sari dari buah-buahan maka dari yang tadinya banyak atau besar maka hasilnya sedikit.

    ReplyDelete
  8. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Matematika adalah siswa itu sendiri, karena matematika merupakan kreatifitas dan aktifitas manusia. Antara siswa yang satu dengan yang lain mempunyai kemampuan matematikanya masing-masing. Dan seorang guru harus mengubah maindset mereka tentang bagaimana cara mengajarkan matematika kepada siswa. bukan lagi teacher center tetapi student center, bukan siswa memahami guru tetapi guru yang harus memahami siswa-siswanya, bukan guru yang aktif tetapi siswalah yang harus aktif, dan lain sebagainya. Sehingga siswa akan lebih enjoy ketika mempelajari matematika.

    ReplyDelete
  9. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Matematika adalah diri kita sendiri. Matematika adalah suatu kegiatan/aktifitas. Pembelajaran akan lebih bermakna jika peserta didik menemukan konsepnya sendiri melalui konsep-konsep yang ada sebelumnya yang telah tertanam kuat dalam benak siswa. Pembelajaran yang berpusat pada siswa dimana guru sebagai fasilitator sehingga siswa diharapkan dapat berperan semaksimal mungkin sebagai kreator dan inovator dalam membangun konsepnya sendiri.

    ReplyDelete
  10. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Dalam pembelajaran matematika guru seharusnya lebih memberi warna dalam model pembelajarannya. Dimana dengan cara mengembangkan perangkat pembelajaran hingga bahan ajarnya. Pada dasarnya guru bukan hanya sebagai pengajar, namun berperan sebagai peneliti juga. Meneliti dalam artian akan membantunya dalam melengkapi apa yang kurang dari pembelajarannya yaitu dengan cara mengajar yang bervariasi. Sehingga akan terwujud apa yang terbaik bagi guru dan siswanya dalam pembelajaran matematika.

    ReplyDelete
  11. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Dalam pandangan pedagogis, guru harus memiliki dari kompetensi ini. Pedagogis dalam mengajar oleh guru diperlukan perencanaan, aplikasi dan evaluasi yang baik. Perencanaan terlihat dari seperangkat alat pembelajaran, seperti silabus, program semester, RPP, LKS dan lain sebagainya. Dalam houngan pedagogis yaitu bagaimana caranya mengubah situasi hubungan yang bak antara guru dan siswa, melali perangkat pembelajaran tersebut.

    ReplyDelete
  12. Muh ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Pembelajaran yang inovatif yaitu pembelajaran dimana guru menjadi fasilitator bagi siswa untuk mengembangkan potensinya dengan menemukan hal-hal baru dari suatu permasalahan. Pembelajaran inovatif ini dapat menuntun siswa kearah berfikir kritis dan kreatif. Menurut Ernest, Matematika adalah kreativitas dan atau bahkan aktivitas. Secara filosofis matematika adalah siswa itu sendiri. Sehingga seorang guru harus mengembangkan metode mengajarnya sendiri. Selain itu guru perlu mengembangkan sumber pembelajarannya sendiri yaitu buku teks atau lembar kerja siswa sesuai dengan karakteristik siswa. Untuk itu agar tercipta pembelajaran yang inovatif, guru haruslah mengubah paradigma mereka, yaitu dari pembelajaran yang tradisional ke pembelajaran yang inovatif. Memfasilitasi siswa untuk membangun matematikanya sendiri.

    ReplyDelete
  13. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Dalam pembelajaran matematika, kita tidak hanya belajar berhitung dengan menggunakan rumus-rumus yang sudah ditetapkan dan disepakati oleh para matematikawan namun kita juga belajar simbol-simbol atau lambang-lambang. Oleh karena itu, kita juga perlu belajar bagaimana membahasakan lambang atau simbol-simbol tersebut agar mudah dipahami. Ini berarti kita harus dapat mengubah ke dalam model matematika. Salah satunya cara membahasakan lambang yaitu adanya kamunikasi. Komunikasi yang membantu guru dalam menyampaikan pelajaran dikelas dan agar siswa dapat menerima pelajaran yang disampaikan. Guru dapat mengembangkan komunikasi matematika siswa baik lisan maupun tulisan. Metode pembelajaran yang digunakan guru ketika pembelajaran haruslah disesuaikan dengan karakteristik siswa selain itu antara guru dengan siswanya haruslah ada komunikasi yang baik.

    ReplyDelete
  14. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Guru matematika tak hanya pintar dalam mengerjakan, memberi, atau menjelaskan soal-soal dan masalah matematika. Namun Guru matematika juga harus mampu menfasilitasi siswanya agar mereka mampu mengonstruksi sendiri pengertian-pengertian matematika mereka. Oleh karena itu, guru sebaiknya harus mulai mengubah paradigma mereka sehingga dapat memunculkan suatu pembelajaran yang inovatif. selain itu dalam pembicaraan artikel ini juga ditekankan bahwa dalam kegiatan pembelajaran, guru harus menerapkan metode yang sesuai, membuat textbooks, dan mengembangkan LKS-nya sendiri. sehingga dari bahan-bahan ajar ini dapat mendukung terjadinya proses pembelajaran yang inovatif.

    ReplyDelete
  15. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Matematika adalah suatu aktifitas manusia. Matematika juga merupakan bahasa. Bahasa yang digunakan akan membantu siswa dalam pemahaman materi terutama jika dalam matematika yaitu pemahaman konsep. Matematika merupakan ilmu yang dibutuhkan dalam segala bidang. Terutama dalam kehidupan sehari – hari matematika diperlukan untuk membantu aktifitas manusia. Maka semoga nantinya kita semua dapat menjadi guru yang dapat menyampaikan materi dengan baik dan tepat dengan bahasa yang sesuai pula.

    ReplyDelete
  16. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Guru harus meengembangkan model dan metode mengajarnya sendiri. Dengan kreativitas guru dalam metode mengajarnya, siswa tidak akan merasa bosan dengan pelajaran matematika, terutama bagi siswa usia sekolah dasar yang pada dasarnya masih senang bermain. Dalam mengajar anak-anak, harus disesuaikan dengan pola pikir mereka. Jadi, meskipun dengan metode bermain, siswa akan tetap paham materi yang diajarkan.
    Aspek lain yang perlu diperhatikan dalam kegiatan pembelajaran adalah adanya komunikasi antar siswa dengan guru. Dengan adanya komunikasi antar guru dengan siswa diharap materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru dapat dipahami oleh siswa. Sehingga tidak terjadi komunikasi satu arah yang dapat menyebabkan tsunami bagi siswa.

    ReplyDelete
  17. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Saya setuju dengan yang Prof katakan bahwa sebagai orang dewasa atau guru perlu mengubah dalam mempersepsikan matematika kepada pelajar muda. Tidak benar bahwa "Matematika dikenal sebagai bahasa isyarat dikembangkan melalui ayat-ayat dari peradaban yang berbeda". Ditambahakan juga bahwa untuk pelajar muda, menurut P Ernest, Matematika adalah kreativitas dan atau bahkan kegiatan. Sehingga matematika adalah pada dasarnya siswa itu sendiri, guru harus mengembangkan metode mereka sendiri mengajar dan perlu mengembangkan sumber daya sendiri belajar, buku teks, lembar kerja mereka, termasuk berbagai jenis model 'komunikasi'. Para guru harus secara bersamaan sebagai guru tetapi juga sebagai peneliti dari kelasnya.

    ReplyDelete
  18. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Kita tahu semua yang ada di dunia ini tidak terlepas dari anamnya matematika. Kita akan selalu menjumpai matematika itu dimana saja, matematika itu adalah suatu bahsa isyarat yang kalau dipelajari akan sangat menarik. Dengan guru sebagai fasilitator kepada siswa dalam memehami suatu materi maka seharusnya guru menggunakan model dan metode pembelajaran yang inivatif kepada siswa.

    ReplyDelete
  19. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Prof. Marsigit selalu mengingatkan kepada kita semua sebagai bekal kita sebagai para pendidik. Matematika adalah siswa itu sendiri. Saya juga sependapat bahwa guru memang berkewajiban untuk memberikan inovasi dalam pembelajaran, seperti metode pembelajaran, sumber belajar, lembar kerja termasuk berbagai cara komunikasi matematis atau diskusi. Namun, guru sebaiknya tidak hanya bertindak sebagai 'real teacher' melainkan juga sebagai peneliti yang mengobservasi perkembangan belajar anak dan mendampingi anak dalam memperoleh pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  20. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Mathematics is known as sign language develoved through the passages of different civilsations, helponh the otthers it has become complicated. All methods dan models helpless in front of primary students. teacher has to develop own models and methods to teach. Pernyataan dari praba mendukung pernyataan dari Bapak Marsigit yang menyatakan bahwa matematika juga merupakan bahasa simbol yang diperlukan carakhusus untuk mengajarkannya.

    ReplyDelete
  21. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Matematika adalah kreativitas dan merupakan aktivitas. Secara filosofis, matematika dapat dikatakan sebagai siswa itu sendiri. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika, guru harus mengembangkan metode pengajaran, sumber belajar, buku teks, lembar kerja, termasuk berbagai jenis model 'komunikasi'. Guru harus secara simultan sebagai guru tapi juga sebagai peneliti di kelasnya. Hal ini dilakukan untuk menemukan solusi atas masalah dan kesulitan siswa dalam belajar matematika, mengembangkan kualitas diri sebagai seorang pendidik, serta untuk memaksimalkan peran guru dalam memfasilitasi siswa membangun pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  22. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Matematika dianggap sebagai rumus-rumus yang harus dihafalkan oleh kebanyakan pelajar. Matematika dianggap pelajaran yang sulit dan membosankan. Kemudian dari sumber di atas juga dijelaskan bahwa matematika dikenal sebagai bahasa isyarat yang dikembangkan melalui bagian-bagian dari peradaban yang berbeda, membantu yang lain sehingga menjadi rumit. Semua metode dan model menjadi tidak berdaya di depan siswa sekolah dasar / menengah. Sehingga guru harus mengembangkan model dan metode sendiri untuk mengajar. Agar persepsi tentang matematika ini perlahan dapat berubah dan lebih banyak siswa yang menganggap matematika itu mudah.

    ReplyDelete
  23. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Dalam proses belajar mengajar di kelas, guru harus mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Salah satu caranya aalah memberikan metode-metode belajar yang bervariasai sehingga membuat siswa tidak bosan selama mengikuti pembelajaran. Selain itu guru juga harus memfasilitasi siswa untuk membangun pengetahuan matematika. Lebih dari itu, bahkan para guru perlu mengembangkan sumber daya sendiri dalam pembelajaran, buku teks, lembar kerja.selain itu, para guru harus secara bersamaan sebagai guru tetapi juga sebagai peneliti dari kelasnya agar mampu meninjau kekurangan-kekurangan selama proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  24. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Untuk pembelajaran seperti itu diperlukan segala komponen secara kreatif dan inovatif, terutama guru. Guru harus menciptakan pembelajaran yang sedemikian rupa agar siswa tidak merasa bosan dan konsep yang diperoleh siswa tidak mudah hilang. Guru yang kreatif dan inovatif tentu akan menciptakan pembelajaran yang kreatif dan inovatif sehingga siswanya juga akan menjadi siswa yang kreatif dan inovatif.

    ReplyDelete
  25. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Seringkali banyak yang beranggapan matematika adalah bahasa rumus. ini adalah salah satu akibat dari guru yang hanya memberikan rumus-rumus kepada siswanya. Seharusnya guru memberikan konsepnya terlebih dahulu dengan pembelajaran yang inovatif menarik minat siswa dalammemahami konsep kemudian dengan pahamnya siswa pada suatu konsep memudahkan siswa untuk menemukan pengetahuan barunya.

    ReplyDelete
  26. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. matematika itu merupakan salah satu media berkomunikasi. Matematika itu ada disekitar siswa. Matematika itu ada di lingkungan siswa. Guru sebagai fasilitator harus melibatkan lingkungan siswa dalam mempelajari matematika. karena pada akhirnya siswa akan menggunakan pengalamannya untuk membangun pengetahuan matematikanya sendiri.

    ReplyDelete
  27. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Memang benar bahwa media pembelajaran yang baik itu adalah media yang dikembangkan sesuai dengan tujuan pembelajaran, dan kemampuan serta kebutuhan pembelajaran saat itu. Jadi sebagai guru perlu mengasah bakatnya dalam mengembangkan media agar pembelajaran lebih inovatif

    ReplyDelete
  28. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari diskusi diatas, saya mendapat ilmu yaitu matematika adalah kreativitas dan aktivitas. Jadi pembelajaran matematika hendaklah yang mengasah kreativitas siswa, dalam hal pemecahan masalah maupun mengkonstruksi pengetahuan dan juga memberikan aktivitas bagi siswa agar tercapai pembelajaran yang berpusat pada siswa

    ReplyDelete
  29. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saya setuju dengan pendapat di atas bahwa matematika merupakan kreativitas bahkan berupa kegiatan. Kreativitas di sini artinya siswa memiliki kesempatan yang besar untuk menghasilkan atau menggali ide-ide alternatif atau kemungkinan yang dapat digunakan dalam memecahkan masalah. Siswa akan terlatih untuk selalu bereksplorasi dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Matematika sebagai kegiatan maksudnya matematika merupakan kegiatan siswa, di mana siswa akan mencari pola-pola hubungan yang pada akhirnya mampu merumuskan konsep sesuai apa yang ia ketahui.

    ReplyDelete
  30. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Untuk menghadapi keanekaragaman siswa, maka guru dituntut untuk selalu kreatif, inovatif, di mana guru mampu mengembangkan metode pembelajaran yang berpusat pada siswa. Selain itu, guru juga dituntut untuk selalu mengembangkan sumber belajar, yaitu berupa textbooks, Lembar Kerja Siswa (LKS), modul, teknologi informasi, dan lain-lain.

    ReplyDelete
  31. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Selain metode pembelajaran, peran komunikasi juga sangat penting dalam proses pembelajaran. Karena pada hakikatnya, pembelajaran merupakan suatu rantai komunikasi antarsiswa, antarguru, dan antara siswa dengan guru. Dan tentunya diperlukan adanya komunikasi dua arah.

    ReplyDelete
  32. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Pendekatan pembelajaran yang telah ditetapkan pemerintah adalah pendekatan pembelajaran yang terfokus pada siswa, di mana strategi pembelajaran siswa aktif, bisa mengungkapan gagasan, penemuan-penemuan. Jika strategi pembelajaran lebih berkenaan dengan pola umum dan prosedur umumaktivitas pembelajaran, sedangkan desain pembelajaran lebih menunjuk kepada cara-cara merencanakan suatu sistem lingkungan belajar tertentu setelah ditetapkan strategi pembelajaran tertentu. Untuk dapat melaksanakan tugasnya secara profesional, seorang guru dituntut dapat memahami dan memliki keterampilan yang memadaidalam mengembangkan berbagai model pembelajaran yang efektif, kreatif dan menyenangkan, sebagaimana diisyaratkan dalam Kurikulum.

    ReplyDelete
  33. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Guru sebagai fasilitator memiliki makna guru berperan memberikan pelayanan untuk memudahkan siswa dalam kegiatan proses pembelajaran. Peran guru sebagai fasilitator membawa konsekuensi terhadap perubahan pola hubungan guru-siswa, yang semula lebih bersifat otoriter, sarat komando ke hubungan kemitraan.

    ReplyDelete
  34. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Sesuai tuntutan kurikulum 2013, guru wajib untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan siswanya. Tidak hanya media, guru juga harus menggunakan metode dan model mengajar yang berinovasi dan berbeda dengan tujuan agar pembelajaran yang terjadi menjadi menyenangkan dan penuh makna. Dengan demikian disamping guru harus menguasai materi profesional sebagai guru matematika juga harus menguasai teori pedagogis yang ada. Guru harus membedakan pembelajaran yang terjadi ialah pembelajaran matematika sekolah bukan matematika orang dewasa. Sesuai yang dinyatakan oleh Ernest bahwa matematika adalah kreativitas dan Aktivitas. Dan secara filsafat, matematika merupakan adalah siswa itu sendiri.

    ReplyDelete
  35. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Memberikan model matematika kepada siswa sama saja dengan memberikan matematika kepada siswa. Padahal seharusnya siswa membangun matematikanya sendiri, sementara guru bertindak sebagai fasilitator. Hal ini berarti bahwa guru sebaiknya memberikan kesempatan kepada siswa, bukan memberikan matematika guru kepada siswa, karena memberikan matematika kepada siswa sama artinya dengan menutupi sifat siswa yang berarti pula membuat siswa tidak hidup.

    ReplyDelete
  36. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Guru sebagai fasilitator, harus mampu memfasilitasi siswa dengan perangkat pembelajaran berupa media, LKS dan lain sebagainya dengan baik dan inovatif, karena LKS sebagai media untuk berkomunikasi siswa dengan guru, apabila LKS yang dibuat tidak mudah dipahami siswa maka akan tercipta keterlambatan tercapainya tujuan pembelajaran.

    ReplyDelete
  37. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Keterampilan komunikasi langsung juga tetap harus dimiliki oleh seorang guru jangan hanya mengandalkan LKS saja, guru harus menginvestigasi, memantau ketika jalannya diskusi siswa, kemudian memberikan stimulus kepada siwa untuk mengarahkan sesuai dengan tujuan pembelajaran maka dari itu kemampuan komunkasi menjadi sangat penting bagi seorang guru.

    ReplyDelete
  38. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    "Mathematics is known as sign language developed through the passages of different civilisations,helping the others it has become complicated". Menurut Prof. Marsigit matematika bukan hanya sekedar hal itu saja, tetapi matematika adalah diri siswa itu sendiri. Guru harus selalau mengembangkan metode dalam pembelajaran sehingga siswa dapat mengkonstruk sendiri ilmu pengetahuan nya dan akhirnya akan terjadi pembelajaran yang lebih bermakna bagi siswa.

    ReplyDelete
  39. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillaah...
    Seorang guru matematika dituntut untuk kreatif dalam mengembangkan model dan metode pembelajaran. Salah satu aspek yang harus diperhatikan dalam pembelajaran adalah memahami karakteristik siswa yang berbeda-beda, perlunya unsur menarik bagi siswa, serta model dan metode tersebut disesuaikan juga dengan perkembangan yang ada. Proses pembelajara yang berpusat pada siswa dengan penanaman konsep yang dibangun sendiri oleh siswa.

    ReplyDelete
  40. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Seorang guru memang harus dituntut untuk selalu kratif, apalagi untuk guru matematika itu sendiri. Matematika bisa disebut sebagai bentuk komunikasi yang bisa berupa isyarat-isyarat yang dikembangkan sesuai dengan peradaban supaya lebih mudah dikenal atau diketahui orang lain. Bahkan matematika itu adalah aktivitas manusia yang bisa disebut sebagai matematika. Guru harus mengembangkan pembelajaran yang mengarahkan siswa untuk membangun matematika itu sendiri pada diri mereka.

    ReplyDelete
  41. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Matematika bagi anak-anak adalah suatu aktivitas. Para siswa seharusnya diarahkan agar belajar matematika tidak hanya melalui membaca melalui buku-buku teks ataupun mendengarkan penjelasan darri guru tetapi siswa dapat melakukan kegiatan atau aktivitas dalam matematika sehingga siswa akan lebih aktif dalam pembelajaran matematika. Siswa yang masih tergolong anak-anak masih dalam taraf berfikir yang konkret, mereka akan lebih memahami dan memaknai matematika apabila matematika itu dapat dirasakan dan dialami sendiri oleh siswa sehingga siswa dapat mengkonstruksi sendiri konsep-konsep abstrak dalam matematika dengan lebih mudah

    ReplyDelete
  42. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Guru sangat berperan penting dalam kesuskessan pembelajaran matematika yang.dilaksanakan. Penerapan metode pembelajaran yang tepat di dalam pembelajaran matematika, dapat memfasilitasi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir matematis siswa. Pembelajaran lebih menekankan konstruksi aktif siswa terhadap matematika, guru lah yang harus berperan sebagai fasilitator agar keadaan pembelajaran memungkinkan siswa untuk mengkonstruksi sendri pengetahuan mereka dan bukan lagi menerima pengetahuan yang diberikan oleh guru

    ReplyDelete