Mar 20, 2013

Mathematics and Language 9





@David - Just time enough now to thank you for the reply and mention that a venture ("Anthrobotics") built working robotics software demonstrating that the underpinnings of my model, as applied to AI, were indeed workable in simulating human cognitive behavior. And I've not been "rebuffed" (Dozens of Darpa scientists reviewed my software demo, liked it, and recommended that Darpa contractors looking for help in my areas contact me), etc., etc.) , just more like "avoided". More later. 

Mathematics is known as sign language developed through the passages of different civilisations,helping the others it has become complicated.All methods and models become helpless in front of primary / secondary students. teacher has to develop own models and methods to teach. 

@Marty : sorry for the poor choice of words ("rebuff") on my part, as I misunderstood your " they are called 'too complex to exist yet'" from your first post in this thread. I applaud such advances in AI -- which, together with neurophysiology, will provide more advances in our understanding of the mind, and hence allow more fruitful pedagogical theories, than all the speculative philosophy of the mind and all the pedagogical theories heretofore developed. I'm also glad that DARPA, with all its funding possibilities, is getting into it. As I understand it, you are the contact person for Anthrobotics.com.
@prabha rastogi: you are right that presently there are very few pedagogical theories that stand up to the rigours of the classroom. This does not mean, however, that one should abandon the search for a pedagogical theory which is both efficient and practical, while being flexible enough to be adapted to local conditions and personalities. After all, we are still looking for a solution to the Riemann Hypothesis, despite the numerous failures to find the solution so far.
@Margisit: if I understand what you are saying, you wish to give school children simplified mathematics, leaving the more complex mathematics to the universities. The problem is the yet-unsolved problem that, although most people do not need most of the mathematics taught in schools, there will be a small but important percentage of the students who will need the mathematics, and waiting until university is waiting until the brain has passed the development phase most suited to learning the concepts. Since one does not know which children will form this important minority, school systems adopt the strategy of making everyone learns the same mathematics up to a certain point, with some systems trying to make this point as young as possible (such as the fourth year of school) and others waiting until later (e.g., the last years of secondary). Bad solution, of course, but no one has come up with a viable alternative. In any case, models such as Marty's are not meant to be used directly in the classroom, but rather to lead us to a better understanding of the mind, eventually leading to a better pedagogy. 

@ Praba Rastogi: What you exposed indicated that we, as adults or teachers need to change in perceiving mathematics. It is right but it is not only that as you said "Mathematics is known as sign language developed through the passages of different civilisations,helping the others it has become complicated". I also say that for younger learner, according P Ernest, Mathematics is creativity and or even Activity. Philosophically, I further can say that Mathematics is the students themselves. I totally agree with you that the teachers should develop their own method of teaching. More than those, even the teachers need to develop their own learning resources, textbooks, worksheets, including many kinds of model of 'communication'. The teachers should be simultaneously as a teachers but also as a researcher of his classroom.
@ David: I totally agree with your last elaboration. From those I found that we need to change the paradigm of teaching i.e. not giving the students a receipt or model but to facilitate them to construct their own math/model. It is not impossible to facilitate different kinds of students competencies if we still implement traditional/orthodoxy way of teaching. One of the role of IT is to facilitate their need to learn.
@Marty: Still I perceive that any kind of model of math/communication produce by adults can only be a trap for the younger.

55 comments:

  1. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Guru harus meengembangkan model dan metode mengajarnya sendiri. Dengan kreativitas guru dalam metode mengajarnya, siswa tidak akan merasa bosan dengan pelajaran matematika, terutama bagi siswa usia sekolah dasar yang pada dasarnya masih senang bermain. Dalam mengajar anak-anak, harus disesuaikan dengan pola pikir mereka. Jadi, meskipun dengan metode bermain, siswa akan tetap paham materi yang diajarkan.
    Aspek lain yang perlu diperhatikan dalam kegiatan pembelajaran adalah adanya komunikasi antar siswa dengan guru. Dengan adanya komunikasi antar guru dengan siswa diharap materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru dapat dipahami oleh siswa. Sehingga tidak terjadi komunikasi satu arah yang dapat menyebabkan tsunami bagi siswa.

    ReplyDelete
  2. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Saya setuju dengan yang Prof katakan bahwa sebagai orang dewasa atau guru perlu mengubah dalam mempersepsikan matematika kepada pelajar muda. Tidak benar bahwa "Matematika dikenal sebagai bahasa isyarat dikembangkan melalui ayat-ayat dari peradaban yang berbeda". Ditambahakan juga bahwa untuk pelajar muda, menurut P Ernest, Matematika adalah kreativitas dan atau bahkan kegiatan. Sehingga matematika adalah pada dasarnya siswa itu sendiri, guru harus mengembangkan metode mereka sendiri mengajar dan perlu mengembangkan sumber daya sendiri belajar, buku teks, lembar kerja mereka, termasuk berbagai jenis model 'komunikasi'. Para guru harus secara bersamaan sebagai guru tetapi juga sebagai peneliti dari kelasnya.

    ReplyDelete
  3. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Kita tahu semua yang ada di dunia ini tidak terlepas dari anamnya matematika. Kita akan selalu menjumpai matematika itu dimana saja, matematika itu adalah suatu bahsa isyarat yang kalau dipelajari akan sangat menarik. Dengan guru sebagai fasilitator kepada siswa dalam memehami suatu materi maka seharusnya guru menggunakan model dan metode pembelajaran yang inivatif kepada siswa.

    ReplyDelete
  4. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Prof. Marsigit selalu mengingatkan kepada kita semua sebagai bekal kita sebagai para pendidik. Matematika adalah siswa itu sendiri. Saya juga sependapat bahwa guru memang berkewajiban untuk memberikan inovasi dalam pembelajaran, seperti metode pembelajaran, sumber belajar, lembar kerja termasuk berbagai cara komunikasi matematis atau diskusi. Namun, guru sebaiknya tidak hanya bertindak sebagai 'real teacher' melainkan juga sebagai peneliti yang mengobservasi perkembangan belajar anak dan mendampingi anak dalam memperoleh pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  5. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Mathematics is known as sign language develoved through the passages of different civilsations, helponh the otthers it has become complicated. All methods dan models helpless in front of primary students. teacher has to develop own models and methods to teach. Pernyataan dari praba mendukung pernyataan dari Bapak Marsigit yang menyatakan bahwa matematika juga merupakan bahasa simbol yang diperlukan carakhusus untuk mengajarkannya.

    ReplyDelete
  6. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Matematika adalah kreativitas dan merupakan aktivitas. Secara filosofis, matematika dapat dikatakan sebagai siswa itu sendiri. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika, guru harus mengembangkan metode pengajaran, sumber belajar, buku teks, lembar kerja, termasuk berbagai jenis model 'komunikasi'. Guru harus secara simultan sebagai guru tapi juga sebagai peneliti di kelasnya. Hal ini dilakukan untuk menemukan solusi atas masalah dan kesulitan siswa dalam belajar matematika, mengembangkan kualitas diri sebagai seorang pendidik, serta untuk memaksimalkan peran guru dalam memfasilitasi siswa membangun pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  7. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Matematika dianggap sebagai rumus-rumus yang harus dihafalkan oleh kebanyakan pelajar. Matematika dianggap pelajaran yang sulit dan membosankan. Kemudian dari sumber di atas juga dijelaskan bahwa matematika dikenal sebagai bahasa isyarat yang dikembangkan melalui bagian-bagian dari peradaban yang berbeda, membantu yang lain sehingga menjadi rumit. Semua metode dan model menjadi tidak berdaya di depan siswa sekolah dasar / menengah. Sehingga guru harus mengembangkan model dan metode sendiri untuk mengajar. Agar persepsi tentang matematika ini perlahan dapat berubah dan lebih banyak siswa yang menganggap matematika itu mudah.

    ReplyDelete
  8. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Dalam proses belajar mengajar di kelas, guru harus mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Salah satu caranya aalah memberikan metode-metode belajar yang bervariasai sehingga membuat siswa tidak bosan selama mengikuti pembelajaran. Selain itu guru juga harus memfasilitasi siswa untuk membangun pengetahuan matematika. Lebih dari itu, bahkan para guru perlu mengembangkan sumber daya sendiri dalam pembelajaran, buku teks, lembar kerja.selain itu, para guru harus secara bersamaan sebagai guru tetapi juga sebagai peneliti dari kelasnya agar mampu meninjau kekurangan-kekurangan selama proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  9. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Untuk pembelajaran seperti itu diperlukan segala komponen secara kreatif dan inovatif, terutama guru. Guru harus menciptakan pembelajaran yang sedemikian rupa agar siswa tidak merasa bosan dan konsep yang diperoleh siswa tidak mudah hilang. Guru yang kreatif dan inovatif tentu akan menciptakan pembelajaran yang kreatif dan inovatif sehingga siswanya juga akan menjadi siswa yang kreatif dan inovatif.

    ReplyDelete
  10. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Seringkali banyak yang beranggapan matematika adalah bahasa rumus. ini adalah salah satu akibat dari guru yang hanya memberikan rumus-rumus kepada siswanya. Seharusnya guru memberikan konsepnya terlebih dahulu dengan pembelajaran yang inovatif menarik minat siswa dalammemahami konsep kemudian dengan pahamnya siswa pada suatu konsep memudahkan siswa untuk menemukan pengetahuan barunya.

    ReplyDelete
  11. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. matematika itu merupakan salah satu media berkomunikasi. Matematika itu ada disekitar siswa. Matematika itu ada di lingkungan siswa. Guru sebagai fasilitator harus melibatkan lingkungan siswa dalam mempelajari matematika. karena pada akhirnya siswa akan menggunakan pengalamannya untuk membangun pengetahuan matematikanya sendiri.

    ReplyDelete
  12. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Memang benar bahwa media pembelajaran yang baik itu adalah media yang dikembangkan sesuai dengan tujuan pembelajaran, dan kemampuan serta kebutuhan pembelajaran saat itu. Jadi sebagai guru perlu mengasah bakatnya dalam mengembangkan media agar pembelajaran lebih inovatif

    ReplyDelete
  13. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari diskusi diatas, saya mendapat ilmu yaitu matematika adalah kreativitas dan aktivitas. Jadi pembelajaran matematika hendaklah yang mengasah kreativitas siswa, dalam hal pemecahan masalah maupun mengkonstruksi pengetahuan dan juga memberikan aktivitas bagi siswa agar tercapai pembelajaran yang berpusat pada siswa

    ReplyDelete
  14. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saya setuju dengan pendapat di atas bahwa matematika merupakan kreativitas bahkan berupa kegiatan. Kreativitas di sini artinya siswa memiliki kesempatan yang besar untuk menghasilkan atau menggali ide-ide alternatif atau kemungkinan yang dapat digunakan dalam memecahkan masalah. Siswa akan terlatih untuk selalu bereksplorasi dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Matematika sebagai kegiatan maksudnya matematika merupakan kegiatan siswa, di mana siswa akan mencari pola-pola hubungan yang pada akhirnya mampu merumuskan konsep sesuai apa yang ia ketahui.

    ReplyDelete
  15. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Untuk menghadapi keanekaragaman siswa, maka guru dituntut untuk selalu kreatif, inovatif, di mana guru mampu mengembangkan metode pembelajaran yang berpusat pada siswa. Selain itu, guru juga dituntut untuk selalu mengembangkan sumber belajar, yaitu berupa textbooks, Lembar Kerja Siswa (LKS), modul, teknologi informasi, dan lain-lain.

    ReplyDelete
  16. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Selain metode pembelajaran, peran komunikasi juga sangat penting dalam proses pembelajaran. Karena pada hakikatnya, pembelajaran merupakan suatu rantai komunikasi antarsiswa, antarguru, dan antara siswa dengan guru. Dan tentunya diperlukan adanya komunikasi dua arah.

    ReplyDelete
  17. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Pendekatan pembelajaran yang telah ditetapkan pemerintah adalah pendekatan pembelajaran yang terfokus pada siswa, di mana strategi pembelajaran siswa aktif, bisa mengungkapan gagasan, penemuan-penemuan. Jika strategi pembelajaran lebih berkenaan dengan pola umum dan prosedur umumaktivitas pembelajaran, sedangkan desain pembelajaran lebih menunjuk kepada cara-cara merencanakan suatu sistem lingkungan belajar tertentu setelah ditetapkan strategi pembelajaran tertentu. Untuk dapat melaksanakan tugasnya secara profesional, seorang guru dituntut dapat memahami dan memliki keterampilan yang memadaidalam mengembangkan berbagai model pembelajaran yang efektif, kreatif dan menyenangkan, sebagaimana diisyaratkan dalam Kurikulum.

    ReplyDelete
  18. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Guru sebagai fasilitator memiliki makna guru berperan memberikan pelayanan untuk memudahkan siswa dalam kegiatan proses pembelajaran. Peran guru sebagai fasilitator membawa konsekuensi terhadap perubahan pola hubungan guru-siswa, yang semula lebih bersifat otoriter, sarat komando ke hubungan kemitraan.

    ReplyDelete
  19. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillaah...
    Seorang guru matematika dituntut untuk kreatif dalam mengembangkan model dan metode pembelajaran. Salah satu aspek yang harus diperhatikan dalam pembelajaran adalah memahami karakteristik siswa yang berbeda-beda, perlunya unsur menarik bagi siswa, serta model dan metode tersebut disesuaikan juga dengan perkembangan yang ada. Proses pembelajara yang berpusat pada siswa dengan penanaman konsep yang dibangun sendiri oleh siswa.

    ReplyDelete
  20. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Seorang guru memang harus dituntut untuk selalu kratif, apalagi untuk guru matematika itu sendiri. Matematika bisa disebut sebagai bentuk komunikasi yang bisa berupa isyarat-isyarat yang dikembangkan sesuai dengan peradaban supaya lebih mudah dikenal atau diketahui orang lain. Bahkan matematika itu adalah aktivitas manusia yang bisa disebut sebagai matematika. Guru harus mengembangkan pembelajaran yang mengarahkan siswa untuk membangun matematika itu sendiri pada diri mereka.

    ReplyDelete
  21. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Matematika bagi anak-anak adalah suatu aktivitas. Para siswa seharusnya diarahkan agar belajar matematika tidak hanya melalui membaca melalui buku-buku teks ataupun mendengarkan penjelasan darri guru tetapi siswa dapat melakukan kegiatan atau aktivitas dalam matematika sehingga siswa akan lebih aktif dalam pembelajaran matematika. Siswa yang masih tergolong anak-anak masih dalam taraf berfikir yang konkret, mereka akan lebih memahami dan memaknai matematika apabila matematika itu dapat dirasakan dan dialami sendiri oleh siswa sehingga siswa dapat mengkonstruksi sendiri konsep-konsep abstrak dalam matematika dengan lebih mudah

    ReplyDelete
  22. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Guru sangat berperan penting dalam kesuskessan pembelajaran matematika yang.dilaksanakan. Penerapan metode pembelajaran yang tepat di dalam pembelajaran matematika, dapat memfasilitasi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir matematis siswa. Pembelajaran lebih menekankan konstruksi aktif siswa terhadap matematika, guru lah yang harus berperan sebagai fasilitator agar keadaan pembelajaran memungkinkan siswa untuk mengkonstruksi sendri pengetahuan mereka dan bukan lagi menerima pengetahuan yang diberikan oleh guru

    ReplyDelete
  23. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Kita perlu mengubah paradigma pembelajaran, misalnya bukan membuat siswa sebagai penerima pengetahuan tetapi kita memfasilitasi mereka untuk mengkonstruk kemampuan matematikanya sendiri. Kita tidak akan mungkin memfasilitasi berbagai macam kompetensi siswa jika kita masih menggunakan pembelajaran tradisional. Bahkan penggunaan IT tidak selalu berarti menjadi pembelajaran yang inovatif jika IT tersebut tidak mampu memfasilitasi siswa untuk mengkonstruk matematika. Maka guru perlu menggunakan komunikasi yang benar-benar mampu membelajarkan siswa. Terlebih lagi jika mengingat perbedaan karakter siswa di kelas, maka guru perlu mengembangkan sumber belajar dalam berbagai jenis model komunikasi.

    ReplyDelete
  24. Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Teachers play various roles in such typical classroom, and the most important is that of classroom manager. Effective teaching and learning cannot take place in a poorly managed classroom. Effective teachers appear to be effective with students of all achievement levels regardless of the levels of heterogeneity in their classes.

    ReplyDelete
  25. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Matematika kerap kali menjadi pembelajaran yang sangat rumit untuk diajarkan guru dan dipahami oleh siswa. Permasalahan kompleksitas dalam matematika bukanlah pada substansi matematisnya, melainkan pada konsep yang susah dipahami. Setiap anak memiliki kemampuan dasar matematisnya sendiri. Maka dari itu, guru haruslah menjadi kreatif dalam menyusun konsep, materi hingga bahan ajar yang sesuai dengan karakter perkembangan siswa agar matematika dapat lebih udah dipahami sekaligus mendukung perkembangan siswa secara alami.

    ReplyDelete
  26. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Melihat perkembangan dunia pendidikan saat ini, sangat menuntut adanya perubah paradigma pendidikan kerah yang lebih maju dan produktif. Paradigma ini menuntut guru untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengelola kelas maupun mengelola perangkat pembelajaran dengan didukung oleh kemampuan teknologi informasi dan komunikasi. Dengan perubahan paradigma pendidikan maka guru-guru yang dihasilkan oleh lembaga LPTK memiliki tingkat kompetensi yang bagus untuk bersaing membangun sumber daya manusia disekolah untuk mengisi sistem perekonomian ASEAN yang sekarang lagi gencar-gencarnya di kancah nasional maupun internasional.

    ReplyDelete
  27. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Berdasarkan dialog di dalam postingan tersebut dapat dikatakan bahwa nyawa matematika ada pada diri anak itu sendiri dan yang memfasilitasi proses belajar ank adalah seorang guru.Ketika seorang anak berusaha mengkonstruksikan pemahamannya, seorang guru diharapkan memberikan peluang dengan menyimak secara seksama agar seorang anak merasa diperhatikan.Kemudian mengenai pendekatan atau model pembelajaran saya setuju seorang guru harus mengembangkannya karena metode yang telah ada belum cukup untuk menunjang proses pembelajaran.Oleh karena demikian seorang guru harus dapat kreatif untuk dapat memunculkan ide-ide atau gagasan baru.

    ReplyDelete
  28. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Persepsi awal matematika itu sulit. Disini lah tantangan seorang guru. Guru harus kreatif, sukses membelajarkan matematika dengan menggunakan bahasa ibu dengan pembendaharaan kata yang mudah dimengerti siswa serta mampu secara kreatif dan inovatif mengembangkan strategi pembelajaran sehingga siswa dapat belajar dengan maksimal. Karena setiap siswa atau anak sudah memiliki komampuan matematis, namun dalamtingkat yang berbeda seingga disini adalah peranan guru sangat berpengaruh untuk mendorong kemampuan matematika siswa lebih lagi, dan guru dapat mengenali metode maupun strategi apa yang bisa di pakai untuk kondisi atau materi tertentu sehingga siswa akan mudah menerima konsep matematika yang benar.

    ReplyDelete
  29. Junianto
    17709251065
    PM C

    Paradigma-paradigma lama yang menempatkan guru sebagai satu-satunya sumber belajar nampaknya masih saja terjadi. Ditambah dengan masalah komunikasi antara guru dan siswa yang masih sukit untuk diterjemahkan. Belum bisa pula terjadi proses menerjemahkan dan diterjemahkan antara guru dan siswa. Guru memang harus memahami karakter dan individu siswanya. Karena kita ketahui bahwa siswa adalah unik.

    ReplyDelete
  30. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Matematika dan bahasa memang tidak terpisahkan karena matematika pun sebenarnya adlah permainan bahasa hanya sja berbentuk angkan dan simbol.

    ReplyDelete
  31. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Mathematics is creativity and activity. Mathematics is the student itself. A teacher should develop their own teaching method because the teacher is the most aware of the condition of the students. In addition, teachers need to develop their own learning resources, textbooks, worksheets, including various types of 'communication' models. Teachers should be able to be a teacher and also as a researcher in his class. Thus, the process of learning in the classroom can be implemented well if it is done in conditions that appropriate with the needs of students.

    ReplyDelete
  32. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Biasanya seseorang yang kemasukan setan tersebut pikirannya dalam keadaan kosong , kondisi tubuhnya sedang lelah serta iman yang kurang kuat. Keadaan ini akan dapat dengan mudah dimanfaatkan oleh kekuatan gaib yang biasanya tidak dapat terkendali oleh orang yang kesurupan itu. Banyak alasan kenapa mahluk halus merasuki tubuh manusia, salah satunya adalah untuk menakut-nakuti manusia agar percaya kepada hal-hal mistik. Fenomena kerasukan jin adalah kenyataan yang tidak mungkin dibantah. Di samping kejadian di lapangan, realita ini juga dibuktikan dengan dalil Alquran, hadis dan kesepakatan ulama.
    Dalam pembelajaran matematika maka dibutuhkan model pembelajaran yang harus disiapkan atau dikembangkan pendidik itu sendiri, tidak hanya model tapi metode juga harus dikembangkan, dalam perilaku kognitif manusia juga dapat mengembangkan pembelajaran menggunakan model dan metode dengan bantuan perangkat lunak. Dan seharusnya dalam pembelajaran matematika guru mengembangkan sendiri model dan metode dalam mengajar.

    ReplyDelete
  33. 284. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Terdapat beberapa pesan penting yang saya rangkum dari uraian di atas: 1) Matematika adalah kreativitas dan atau aktivitas. Saya sangat setuju, kreativitas tidak hanya untuk siswa, melainkan kreativitas juga pada guru dalam mengembangkan metode pembelajaran. 2) Guru sambil mengajar juga dapat sekaligus menjadi peneliti di kelasnya 3) Guru harus mengubah paradigma mengajar yaitu guru tidak hanya memberi resep atau model tetapi lebih pada memfasilitasi mereka untuk mengkonstruksi pengetahuan matematikanya sendiri.

    ReplyDelete
  34. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Hal yang dapat saya simpulkan dari postingan blog ini adalah bahwa pengguan model adalah otoritas dari guru kepada muridnya. Namun hal yang perlu diperhatikan bahwa model tersebut sesuai dengan kurikulum yang telah dianut dalam sekolah tersebut berada setelah itu model tersebut dipilih yang sesuai dengan karakterstik dari siswanya. Hal ini penting karena tidak semua model dapat cocok dengan siswanya, lalu bagaiamana kita mengetahuinya yaitu dengan menerpakan beberapa jenis model agar pembelajaran juga tidakk terkesan monoton dan terdapat variasi dalam pembelajaran sehingga siswa semakin gemar dalam belajar.

    ReplyDelete
  35. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Saya tertarik dengan pendapat Prabha Rastogi bahwa guru harus meengembangkan model dan metode mengajarnya sendiri. Dengan kreativitas guru dalam metode mengajarnya, siswa tidak akan merasa bosan dengan pelajaran matematika, terutama bagi siswa usia sekolah dasar yang pada dasarnya masih senang bermain. Dalam mengajar anak-anak, harus disesuaikan dengan pola pikir mereka. Jadi, meskipun dengan metode bermain, siswa akan tetap paham materi yang diajarkan.

    Matematika adalah aktifitas dan kreatifitas. Oleh karena itu guru sepatutnya memfasilitasi dengan baik. Seperti contoh yang diutarakan diatas bahwa "not giving the students a receipt or model but to facilitate them to construct their own math/model." Memberikan siswa rumus/formula dengan begitu saja memang terkesan perdukunan, namun itu banyak terjadi saat ini. Meskipun demikian revolusi yang ingin diciptakan dari adanya kurikulum baru mengacu pada pembelajaran konstruktif dan ilmiah untuk siswa sekolah.

    ReplyDelete
  36. Junianto
    PM C
    17709251065

    Setiap siswa memiliki keunikan masing-masing, baik dalm perilaku maupun tingkat kecerdasan. Guru wajib dan harus memahami hal ini, sehingga keegoisan guru memaksa siswa untuk cepat memahami materi bisa di minimalisir. Tidak seharusnya guru memaksa siswa untuk paham materi, tetapi guru harus mengusahakan agar siswa bisa menemukan konsep mereka sendiri dengan tetap berada dalam pengawasan guru.

    ReplyDelete
  37. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Bagi anak-anak, menguasai matematika bukan berarti mengerti atau mempelajari setiap konten matematika bahkan sampai materi yang diajarkan di jenjang atasnya. Mengusai matematika bagis anak-anak artinya mereka mampu memahami matematika sesuai topic yang diwajibkan untuk dipelajari pada seusianya sama seperti teman-teman yang lain. Hanya saja seorang anak dianggap pandai dalam matematika dilihat dari seberapa dalam materi matematika itu ia pahami. Misalnya materi pecahan, ana yang pandai pada materi pecahan tentu tidak hanya mampu menyelesaiakan soal pecahan yang diberikan kepada guru, tetapi juga dapat adil membagi sebuah roti untuk beberapa temannya sama besar. Atau ia mampu merasakan mana kira-kira yang lebih besar antara pecahan satu dan yang lainnya atau disebut dengan number sense.

    ReplyDelete
  38. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Metode pembelajaran yang digunakan guru ketika pembelajaran haruslah disesuaikan dengan karakteristik siswa-siswanya. Selain itu antara guru dengan siswanya haruslah ada komunikasi yang baik. Komunikasi yang baik antara kedua pihak sangat diperlukan dalam proses pembelajaran, agar apa yang disampaikan oleh guru dapat dipahami oleh siswa. Untuk itu dalam proses pembelajaran guru haruslah menggunakan bahasa yang tidak asing bagi siswanya, bahasa yang mudah dipahami dan dimengerti oleh siswanya. Tidak kalah pentingnya, guru harus pandai membuat LKS sendiri untuk siswanya dan mengembangkan LKS tersebut sesuai dengan kebutuhan dalam pembelajarannya. LKS tidak hanya sebatas kumpulan soal saja akan tetapi fungsi LKS sebagai wahana bagi siswa untuk menemukan pola, menemukan sifat-sifat, ciri-ciri, dan masih banyak lagi. Dengan begitu guru akan membantu siswa dalam pembelajaran dan siswa tidak hanya memahami apa yang disampaikan oleh gurunya ketika pembelajaran, namun siswa juga aktif menemukan sendiri pola-pola dalam pembelajaran dengan bantuan media yang telah dibuat oleh gurunya. Jadi, sangat diperlukan kekreativan dari guru dalam membantu siswanya dalam proses pembelajaran, karena pada dasarnya guru berfungsi untuk melayani dan memfasilitasi siswanya dalam pembelajaran. Akan tetapi kenyataan yang ada sekarang ini hal tersebut belum sepenuhnya terwujud, malah dapat dikatakan sangat minim sekali guru yang seperti itu. Untuk itu supaya pembelajaran yang inovatif dapat tercipta, guru haruslah mengubah paradigma mereka, yakni hijrah dari pembelajaran yang tradisional ke pembelajaran yang inovatif.

    ReplyDelete
  39. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Benar adanya bahwa secara filosofis matematika sekolah adalah serangkaian kegiatan siswa itu sendiri. Matetikan merupakan kreativitas yang harus senantiasa dikembangkan dan aktivitas belajar siswa. Oleh karena itu para guru harus mengembangkan metode pengajaran mereka sendiri , tidak hanya terpaku dnegan metode monoton dan metode klasik. Namun difokuskan pada potensi siswa dan memperdayakan lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran. Terima Kasih

    ReplyDelete
  40. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Dalam kemunculannya sebagai salah satu ilmu pengetahuan, tentunya Matematika tak lepas dari pemikiran orang-orang yang memikirkannya. Sehingga kita dapat menyimpulkan bahwa Matematika berawal dari filsafat, diikuti oleh logika yang mengaitkan segala sesuatu dalam akal pikiran manusia dan diekspresikan ke dalam suatu bahasa, yang kemudian kita kenal dengan bahasa Matematika yang terdiri dari symbol-simbol aneh yang memiliki arti tersendri untuk menghindari kerancuan di dalamnya. Sehingga lahirlah Matematika itu.

    ReplyDelete
  41. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Metode belajar yang mebuat siswa merasa senang adalah metode yang paling cocok menurut saya. Jika siswa merasa senang makan akan lebih mudah pula pada siswa memahami dan mengikuti proses belajar mengajar. Sehingga para guru harus memiliki karakter mengajar tersendiri menggunakan metode yang menyenangkan agar para siswa lebih tertarik dalam proses pelajaran.

    ReplyDelete
  42. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Guru dalam meyampaikan pembelajran matematika memerlukan bahsa yang mampu dipahami oleh semua siswa. Metode yang digunakan guru agar siswa tersebut mampu memahami bahasanya adalah menggunakan metode yang telah dianjurkan oleh para pakar. Banyak metode pembelajaran yang mampu di explore oleh guru. Dengan demikian siswa mampu mempelajrai matematika dengan senang dan tidak mengalami kesulitan.

    ReplyDelete
  43. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Terkadang siswa merasa ketakutan dengan kehadiran matematika. Karena matematika hadir dengan formalnya dan disampaikan oleh guru yang terkesan menakutkan karena tidak memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan dirinya. Hal tersebut tentu menjadi masalah. Sesuatu yang seharusnya dilakukan adalah, matematika hadir dengan keramahannya bersama dengan guru yang bersedia terbuka mendengarkan segala ide-ide siswa. Matematika yang hadir dengan kegiatan dan aktivitasnya, sehingga siswa akan merasa senang dalam belajar matematika.

    ReplyDelete
  44. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat B

    in the end a true teacher is a researcher, they do personal research in his class. they learn from how students learn. they keep continue to innovate, keep trying to do development, keep trying to improve how to teach. because science is also constantly evolving, the demands of the times are also constantly changing, so only the teacher who stuck the myth that stopped doing self evaluation because he felt that he has succeeded.

    ReplyDelete
  45. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  46. December 30, 2017 at 6:28 PM

    Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Teachers need to develop their own learning resources and adjusted to the needs of students in their classes. Prepared learning resources such as textbooks, student worksheets, and instructional media. In addition, teachers should be simultaneously as teachers but also as researchers of their class in order to be able to review the shortcomings during the learning process. In the process of teaching and learning in the classroom, teachers should be able to create a pleasant learning environment. One way is to provide various learning methods that make students not bored during the learning. In addition, teachers should also facilitate students to build mathematical knowledge.

    ReplyDelete
  47. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Pembelajaran yang bermakna adalah pembelajaran dimana guru menjadi fasilitator bagi siswa untuk mengembangkan potensinya dengan menemukan hal-hal baru dari suatu permasalahan. Memiliki inovasi dalam metode pembelajaran. Pembelajaran inovatif ini dapat menuntun siswa kearah berfikir kreatif. Menurut Ernest, Matematika adalah kreativitas atau bahkan aktivitas. Sehingga seorang guru harus mampu mengembangkan metode mengajarnya sendiri. Untuk itu agar tercipta pembelajaran yang inovatif, guru haruslah mengubah paradigma mereka, yaitu dari pembelajaran yang tradisional ke pembelajaran yang inovatif. Memfasilitasi siswa untuk membangun pengetahuan matematikanya sendiri. Karena gurulah yang paling tahu kondisi, sifat, karakter dari siswanya. Dengan mengetahui karakter siswanya, guru akan lebih mudah dalam menentukan metode yang tepat supaya siswa lebih mudah mengerti materi

    ReplyDelete
  48. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. matematika itu merupakan salah satu media berkomunikasi. Matematika itu ada disekitar siswa. Matematika itu ada di lingkungan siswa. Guru sebagai fasilitator harus melibatkan lingkungan siswa dalam mempelajari matematika. karena pada akhirnya siswa akan menggunakan pengalamannya untuk membangun pengetahuan matematikanya sendiri.

    ReplyDelete
  49. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Kita sudah mengetahui bahwa siswa mempunyai karekter yang masing-masing berbeda, sehingga kita tidak dapat mengajar dengan cara yang sama kepada setiap siswa. Guru harus mengembangkan metode pembelajarannya agar siswa dapat belajar dengan senang. Dalam upaya mengembangkan metode pembelajaran, Guru dapat menjadi seoarng peneliti dalam kelasnya. Dengan melakukan penelitian di setiap pembelajaran, guru dapat menemukan metode atau strategi baru yang akan berguna dalam memfasilitasi siswa.

    ReplyDelete
  50. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Dalam kegitan pembelajaran guru harus bisa menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan siswa untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya. Itulah mengapa guru harus memiliki pengetahuan yang banyak tentang berbagai metode dan model pembelajaran karena dapat membantunya untuk menyesuaikan karakteritik siswa dan tipe-tipe pembelajaran seperti apa yang perlu diterapkan pada proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  51. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Memberikan model matematika kepada siswa sama saja dengan memberikan matematika kepada siswa. Padahal seharusnya siswa membangun matematikanya sendiri, sementara guru bertindak sebagai fasilitator. Hal ini berarti bahwa guru sebaiknya memberikan kesempatan kepada siswa, bukan memberikan matematika guru kepada siswa, karena memberikan matematika kepada siswa sama artinya dengan menutupi sifat siswa yang berarti pula membuat siswa tidak hidup

    ReplyDelete
  52. Matematika adalah kreativitas dan kegiatan. Artinya siswa seharusnya menjadi seorang individu yang creative dalam pembelajaran matematika, tidak hanya pasif dalam pembelajaran menerima apa yang guru sampaikan, dan semua itu terangkum dari berbagai kegiatan yang dilakukan oleh guru.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  53. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Hakikat matematika salah satunya ialah matematika sebagai bahasa. Hal ini berarti dengan matematika yang dituliskan dalam bahasanya yang baku maka konsepsi tersebut kan menghasilkan pemahaman yang sama dimanapun konsepsi tersebut diberikan, baik di Indonesia, di India, di Amerika akan paham bahwa simbol 2+2 mennyatakan dua ditambahkan dengan 2. wallahu a'lam

    ReplyDelete
  54. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Saya setuju dengan pendapat Bapak Marsigit. Kita sudah tahu bahwa siswa memiliki karakter yang berbeda, sehingga kita tidak bisa mengajari mereka dengan cara yang sama. Kita harus mengembangkan metode pengajaran kita sehingga siswa kita dapat belajar dengan bahagia. Untuk mengembangkan metode pengajaran kita, kita perlu menjadi peneliti di kelas, sehingga kita dapat menemukan beberapa metode baru untuk diterapkan dalam proses belajar mengajar kita.

    ReplyDelete
  55. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    Pend. Matematika S2 Kelas C

    Saya tertarik dengan pendapat Prabha Rastogi bahwa guru harus meengembangkan model dan metode mengajarnya sendiri. Dengan kreativitas guru dalam metode mengajarnya, siswa tidak akan merasa bosan dengan pelajaran matematika, terutama bagi siswa usia sekolah dasar yang pada dasarnya masih senang bermain. Dalam mengajar anak-anak, harus disesuaikan dengan pola pikir mereka. Sehingga, meskipun dengan metode bermain, siswa akan tetap paham materi yang diajarkan. Disini kembali ditekankan bagaimana pentingnya seorang guru yang mempunyai kreativitas dalam membelajarkan siswa-siswanya.

    ReplyDelete