Mar 20, 2013

Mathematics and Language 12



@David: My exchange with you is about dimension of communication. For me, there was no contradiction of my previous statement. You are still in the stage of formal thinking (math way) to translate language phenomena. If you wish to understand the life better by translating language of life, so you need to improve (lift up) your dimension of communication i.e. go into the normative stage. It was very clear, in my perspective, from normative dimension, that technology is the product of adults, however we should be wise to use them to facilitate the younger learner. In the case of interaction with the adults' product, the younger should have their own determination, effort, creativity in the scheme of constructing their life (math). Finish.
Further, still about the term 'contradiction', I will say that as other phenomena, this also has its dimension. The mathematical contradiction is different with the normative contradiction. The contradiction in mathematics means 'inconsistency'; but in the normative dimension, it means not in accord with the Identity rule.

38 comments:

  1. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Matematika adalah bahasa yang memberikan serangkaian makna dari pernyataan yang ingin disampaikan. Matematika dipandang sebagai simbol-sombol dan karena ada bahasa maka bahasa itu membahasakan simbol-simbol dalam matematika dimana kebenaran bahasa matematika itu adalah kebenaran yang universal yang didasarkan pada kebenaran-kebenaran sebelumnya. Matematika memiliki kelebihan dibandingkan dengan bahasa, misalnya dalam bahasa melalui pengamatn kita mengatakan gajah lebih besar daripada semut namun kita merasa sulit membuktikan berapa besar gajah jika dibandingkan dengan semut, nah disinilah peran matematika yang dapat mengukur untuk menemukan sebuah hasil cermat dan tepat.

    ReplyDelete
  2. 171. Mathematics and Language 12
    Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Salah satu komponen penting yang digunakan dalam komunikasi adalah bahasa dengan bahasa kita dapat berinteraksi dengan orang-orang yang berada di sekitar kita. Penggunaan bahasa yang baik dan benar dalam setiap pembelajaran merupakan salah satu kunci sukses pembelajaran itu sendiri karena proses belajar adalah penyampain pesan pengetahuan terhadap anak didik. Matematika merupakan bahasa artifisial yang dikembangkan untuk menjawab kekurangan bahasa verbal yang bersifat alamiah, matematika juga merupakan alat berpikir. Suatu ilmu merupakan pengetahuan yang didasari analisis penarikan kesimpulan menurut suatu pola pikir tertentu.

    ReplyDelete
  3. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Salah satu objek kajian dalam matematika adalah fakta. Dimana fakta merupakan pemufakatan atau konvensi dalam matematika yang biasanya diungkapkan dalam simbol-simbol tertentu. Simbol-simbol inilah yang menjadi bahasa sebagai alat komunikasi dalam matematika. Misalkan lambang "3" yang dikenal sebagai simbol dari tiga, lambang "3" yang menjadi kesepakatan bersama sehingga bersifat universal dalam matematika. Dalam artikel di atas juga dibahas mengenai kontradiksi. Kontradiksi dalam matematika berarti inkonsitensi atau tidak konsisten. Lebih khusus kontradiksi dalam matematika sekolah diperkenalkan dalam logika matematika.

    ReplyDelete
  4. Dimensi dari pengetahuan matematika menentukan bahasa yang digunakan. Untuk dimensi siswa sekolah dasar akan menggunakan bahasa yang dapat dipahami dan dimenegrti olehs siswa SD. Kadang guru mempunyai dimensi yang berbeda dengan siswa. Kadang bahasa guru yang dipaksakan pada siswa. Untuk istilah, konsep, pengertian yang baru maka perlu waktu agar siswa memahami.

    ReplyDelete
  5. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Bahasa memiliki dimensi yang berbeda-beda. Untuk pembelajaran matematika anak-anak dan dewasa digunakan bahasa dengan dimensi yang berbeda pula sesuai dengan tingkatan berpikir mereka serta tingkat kemampuan yang dimiliki.

    ReplyDelete
  6. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    2+3 belum tentu sama dengan lima. 2x3 belum tentu sama dengan 6. Hal tersebut bisa terjadi jika terikat oleh ruang dan waktu. Di dunia ini tak lepas dari ruang dan waktu dan di dunia bersifat kontradiksi. Tentunya hal ini hanya dapat dipahami oleh orang dewasa. Benar bagi kita pernyataan 2+3 belum tentu 5 karena terikat oleh ruang dan waktu. Akan tetapi tidak benar jika kita mengajarkan demikian kepada anak-anak. Justru yang akan terjadi malah mereka salah konsep. Mereka tidak akan mampu memahami filosofi tentang ruang dan waktu. Karena pikiran mereka berlandaskan dengan intuisi, dan rentan sekali akan mitos-mitos. Jika mereka diberikan pengetahuan diluar batas kemampuan mereka sebagai anak-anak. Maka yang terjadi hanyalah akan mengacaukan pengetahuan yang telah mereka bangun atau mereka susun.

    ReplyDelete
  7. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Bahasa merupakan suatu system yang terdiri dari lambang – lambang, kata – kata dan kalimat – kalimat yang disusun menjadi suatu makna dan digunakan untuk berkomunikasi. Matematika dapat dipandang menjadi bahasa karena di dalam matematika terdapat lambang atau symbol secara tersendiri dan lambang tersebut dengan tujuan untuk menginfomasikan. Namun tidak semua orang dapat memahaminya, hanya orang – orang yang mempelajarinyalah dapat membacanya dengan benar.

    ReplyDelete
  8. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Salah satu alat untuk mempermudah berkomunikasi ialah adanya suatu bahasa. Komunikasi akan terjalin dengan baik apabila menggunakan bahasa yang baik pula. Komunikasi yang baik antara guru dan siswa sangat diperlukan dalam proses pembelajaran khususnya dalam pembelajaran matematika. Penggunaan bahasa dalam pembelajaran matematika hendaknya disesuaikan dengan tingkat siswanya. Misalnya guru matematika SD hendaknya tidak menggunakan bahasa yang tingkatannya terlalu tinggi seperti bagaimana seorang dosen mengajar mahasiswanya. Bahasa yang tingkatannya terlalu tinggi justru akan menimbulkan kebingungan bagi siswa. Kebingungan pada siswa ini pastinya akan membuat pemahaman siswa jadi berkurang.

    ReplyDelete
  9. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Guru matematika tak hanya pintar dalam mengerjakan, memberi, atau menjelaskan soal-soal dan masalah matematika. Tentunya yang perlu diperhatikan lagi yaitu bahasa yang digunakan oleh guru. Bahasa merupakan perantara dalam berkomunikasi. Dalam pembelajaran matematika, unsur ini tidak mungkin lepas. Sehingga dari sini, ada korelasi antara matematika dan bahasa yang digunakan oleh guru. Bahasa yang komunikatif akan sangat membantu anak dalam perjalanan mereka menjelajahi pikiran secara logis. Tanpa adanya komunikasi yang baik, tentu konsep dalam matematika akan sulit tersampaikan secara optimal pada anak didik.

    ReplyDelete
  10. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dalam memahami suatu hal memerlukan bahasa, begitu pula dengan matematika. Dalam memahami matematika memerlukan bahasa. Penyampaian bahasa mempengaruhi aktifitas belajar mengajar di kelas. Pemahaman mengenai suatu hal dari setiap anak tentu akan berbeda – beda. Mereka mempunyai pandangan yang beragam. Oleh karena itu memerlukan bahasa yang baik dan benar agar penyampaiannya tepat dan maksud yang disampaikan oleh guru dapat diterima sama oleh seluruh siswa sehingga dapat meminimalisir terjadinya salah komunikasi dan salah paham.

    ReplyDelete
  11. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Dalam pembelajaran matematika, kita tidak hanya belajar berhitung dengan menggunakan rumus-rumus yang sudah ditetapkan dan disepakati oleh para matematikawan namun kita juga belajar simbol-simbol atau lambang-lambang. Oleh karena itu, kita juga perlu belajar bagaimana membahasakan lambang atau simbol-simbol tersebut agar mudah dipahami. Ini berarti kita harus dapat mengubah ke dalam model matematika. Salah satunya cara membahasakan lambang yaitu adanya kamunikasi. Komunikasi yang membantu guru dalam menyampaikan pelajaran dikelas dan agar siswa dapat menerima pelajaran yang disampaikan.
    Kontradiksi dalam matematika berarti inkonsitensi atau tidak konsisten. Kontradiksi dicetus oleh para filsuf yang menganut faham falibilish, contohnya 1 + 1 belum tentu sama dengan 2. Kontradiksi juga memiliki berbagai macam dimensi, misalnya dimensi normatif sesuai dengan tulisan diatas.

    ReplyDelete
  12. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Angka tidak bertujuan menggantikan kata-kata, pengukuran sekadar unsur dalam menjelaskan persoalan yang menjadi pokok analisis utama. Matematika merupakan bahasa artifisial yang dikembangkan untuk menjawab kekurangan bahasa verbal yang bersifat alamiah. atematika juga merupakan alat berpikir. Suatu ilmu merupakan pengetahuan yang didasari analisis penarikan kesimpulan menurut suatu pola pikir tertentu. Pola penarikan kesimpulan ini sering kita sebut dengan logika. Pada perkembangannya permasalahan logika makin rumit dan diperlukan suatu struktur tertentu yang lebih sempurna. Maka dalam pandangan seperti inilah logika berkembang menjadi matematika. Maka matematika tak lain adalah suatu metoda berpikir logis. Bisa juga dikatakan bahwa matematika merupakan masa dewasa dari logika.

    ReplyDelete
  13. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dalam elegi mathematics and language 12 ini, dijelaskan bahwa matematika dan bahasa adalah segala sesuatu yang saling berkaitan. Matematika butuh dikomunikasikan karena banyak simbol dalam matematika yang jika tidak dikomunikasikan akan menjadi tidak bermakna. Sementara itu, kontradiksi dalam matematika salah satunya digunakan untuk menunjukkan kemustahilan dari suatu pernyataan yang berlawanan atau pernyataan yang tidak akan pernah mempunyai jawaban seperti yang dilakukan oleh para pengikut Pythagoras bahwa akar dua tidak akan pernah bisa dinyatakan dalam pecahan.

    ReplyDelete
  14. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Artikel tersebut mengatakan bahwa bahasa dalam pembelajaran matematika itu sangat penting yanag mana bahasa dapat menjelaskan pemikiran formal kita akan dapat kita sampaikan dan di mengerti oleh siswa yang mendengarkan. Dengan bahasa kita bisa mengubah dunia.

    ReplyDelete
  15. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Perkembangan kognitif anak SMA berbeda dengan anak SD, matematika sekolah berbeda dengan matematika perguruan tinggi, selalu ada tingkatan pemikiran yang berbeda karena perbedaan dimensi. Hal ini bisa terjadi karena perjalanan hidup manusia menembus ruang dan waktu. Maka, bahasa yang digunakan termasuk bahasa matematika juga ebrbeda penerapannya. Ketika kita mengajarkan matematika di SD berbeda dengan anak SMA. Inilah peran bahasa yang dinamis berdasarkan tingkatan kemampuan anak.

    ReplyDelete
  16. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Terdapat hubungan yang kuat antara matematika dan bahasa. Bahasa merupakan sarana komunikasi matematika. Dalam mempelajari matematika, bahasa yang digunakan pun memiliki dimensi yang berbeda-beda. Bahasa yang digunakan untuk anak-anak dan orang dewasa tentu berbeda. Matematika untuk anak-anak sebaiknya diawali dengan tahap konkret ke tahap abstrak. Adanya kontradiksi dalam matematika menunjukkan bahwa masih ada dalam tahapan normatif, artinya tidak sebenar-benarnya kontradiksi. Pada dimensi ini bahasa akan membantu kita dalam usaha untuk mencapai matematika yang bisa diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  17. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Bapak marsigit berpendapat bahwa teknologi yang merupakan produk dari orang dewasa, namun kita harus bijak menggunakanya untuk memfasilitasi peserta didik yang lebih muda. Dalam kasus interaksi dengan produk orang dewasa, yang lebih muda harus memiliki tekad mereka sendiri, usaha, kreativitas dalam skema membangun hidup mereka (matematika).

    ReplyDelete
  18. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Matematika adalah pengetahuan yang abstrak, dan yang konkrit adalah bendanya. Matematika terdiri dari simbil-simbol. Metematika memuat berbagai rumus-rumus. Matematika itu tentang definisi, teorema dan lainnya. Definisi merupakan simbol yang dibahasakan dengan kata-kata. Siswa dapat engerti suatu definisi dengan bahasa. Sehingga dalam mengajarkan matematika guru harus menggunakan bahasa atau membahasakan simbol atau rumus dengan tepat. Matematika terdiri dari angka-angka. Angka-angka tersebut pun dibahasan dengan kata-kata.

    ReplyDelete
  19. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Pada 1+1=2 tergantung ruang dan waktunya, guru harus jelas dalam menjelaskannya agar tidak menimbulkan beda persepsi. Sehingga Peran komunikasi sangat penting dalam penyampaian kepada siswa. Gunakan bahasa yang mudah diterima oleh siswa dalam pembelajaran matematika yang sesuai dengan tingkatan siswa.

    ReplyDelete
  20. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Guru adalah pihak yang memberi andil mengajarkan matematika di SD, guru merupakan orang dewasa yang sudah memiliki dimensi pemikiran yang lebih tinggi. Menyampaikan matematika agar dapat dipahami oleh siswa tidak hanya sekedar mengikuti pemahaman guru namun harus menyesuaikan dengan berntuk komunikasi yang mampu dipahami oleh siswa. Menyampaikan pelajaran sebagaimana matematika murni maka hanya akan membuat siswa bingung sebab siswa belum sampai pada dimensi yang mampu mengerti tentang hal abstrak sebagaimana dalam matematika murni itu sendiri.

    ReplyDelete
  21. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Urusan dunia tidak bisa berlaku identitas, bisanya kontradiksi. Di dunia tidak ada 4=4 atau 4=3+1, ini bernilai salah. Ini hanya benar di langit, di dalam pikiran masing-masing orang. Matematika bernilai benar ketika dipikirkan, apabila sudah ditulis menjadi salah. Apabila urusan dunia 2>4. Sedangkan urusan langit 2<7, mau dibuat tulisan berukuran seperti apapun nilainya adalah pikiran. Namun hati-hati jika mengajarkan hal ini kepada siswa, karena siswa belum mengerti filosofi matematika, bisa-bisa mereka salah dalam memahami konsep.

    ReplyDelete
  22. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Masing-masing individu memiliki pandangan atau persepsi yang berbeda-beda. Saya sependapat bahwa untuk menyatukan berbagai perbedaan persepsi tersebut dibutuhan suatu komunikasi yang baik supaya tidak terjadi kesalahpahaman. Apalagi di dalam matematika banyak kita jumpai berbagai rumus-rumus yang perlu dijalin komunikasi dengan baik. Misalnya pada penulisan 10log 100 = 2, dapat dituliskan log 100=2 tanpa menuliskan angka 10 di depan log. Di dalam pelajaran matematika Sekolah Dasar, guru jangan langsung memperkenalkan matematika dalam bentuk formal, melainkan melalui pendekatan yang cenderung konkret. Misalnya untuk memperkenalkan pengurangan kita dapat memberi contoh dengan hal lain yang sifatnya mudah dipahami siswa. Pada soal 6-3=3, kita dapat mengilustrasikan soal tersebut ke dalam bentuk permen. Guru dapat mengatakan bahwa dia punya 6 permen kemudian diberikan kepada muridnya sebanyak 3 buah. Dengan demikian siswa dapat meghitung berapa sisa permen guru tersebut. Hal ini memang perlu adanya keterampilan komunikasi dari guru.

    ReplyDelete
  23. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Penggunaan bahasa guru juga menentukan keberhasilan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Sehingga, dapat dikatakan bahwa matematika memiliki hubungan yang erat dengan bahasa. Karena melalui bahasa inilah, matematika dapat dikomunikasikan dan menimbulkan konsep yang sepaham, walaupun dalam menumbuhan konsep tersebut dengan berbagai cara yang berbeda-beda. Seiring perkembangan zaman, komunikasi tidak hanya dilakukan secara langsung. Guru dan siswa dapat berkomunikasi secara tidak langsung, salah satu cara yang telah diterapkan yaitu melalui blog seperti yang telah Bapak Marsigit terapkan.

    ReplyDelete
  24. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Matematika dewasa dan matematika anak tentu berbeda pada kognitifnya. Matematika dewasa lebih abstrak dan matematika anak lebih menekankan pada psikologi siswa. Matematika dewasa dan matematika anak tidak dapat bersatu secara bersamaan.

    ReplyDelete
  25. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Kemampuan bahasa matematika adalah salah satu hal yang sangat penting. Sebagai guru matematika harus mampu mengkomunikasikan pembelajaran dengan baik. Dalam kegiatan pembelajaran dengan siswa, diharapkan guru dapat menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa agar siswa dapat dengan mudah memahami apa yang hendak disampaikan guru berkaitan dengan pembelajaran matematika tersebut. Komunikasi sangat dibutuhkan oleh peserta didik untuk memahami konsep yang sedang dipelajari. Kemampuan komunikasi peserta didik pada kenyataannya akan meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap suatu materi. Tanpa komunikasi yang baik, maka akan terjadi miskonsepsi antara siswa dan guru. Sehingga akan memperoleh konsep yang salah.

    ReplyDelete
  26. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPS P.Mat D

    Sebagai orang dewasa harus kita tahu posisi siswa bahwa tidak dengan memberikan persepsi mutlak tentang definisi dalam matematika, justru sebaliknya siswa harus dengan menggunakan kata-kata mereka sendiri sehingga mereka dapat memahami matematika dengan mudah. siswa yang lebih muda yang belajar matematika harus memiliki definisi sendiri tentang matematika yang berbeda dengan lainnya. Ini disebut matematika belajar. Tetapi jika kita hanya memfasilitasi dengan kehendak kita, akan terjadi kontradiksi pada siswa saat berpikir tentang matematika, padahal yang mereka butuhkan untuk belajar adalah untuk menghindari kontradiksi, karena ini adalah inti dari matematika.

    ReplyDelete
  27. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. dalam matematika banyak simbol-simbol yang digunakan. Masing-masing simbol tersebut mengandung arti yang berbeda-beda. Simbol-simbol matematika merupakan salah satu alat yang digunakan utuk mengkomunikasikan matematika. memahami simbol-simbol tersebut merupakan suatu kebutuhan jika ingin mempelajari matematika. makna yang terkandung dalam simbol matematika merupakan suatu kesepakatan bersama yang telah disetujui.

    ReplyDelete
  28. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Matematika untuk anak (matematika sekolah) dengan matematika untuk orang dewasa (matematika formal) berbeda. Hal tersebut diakibatkan oleh kemampuan berfikir masing-masing, dan kapasitasnya menerima suatu konsep matematika. Anak masih harus mengidentifikasi pola, pemecahan masalah, namun orang dewasa sudah mampu mengabstraksi ilmu matematika

    ReplyDelete
  29. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Perlunya orang dewasa memahami atau bahkan menguasai pemikiran anak-anak. Karena bisa jadi ada hal/definisi dari kata-kata tertentu yang kita anggap sepele namun untuk anak-anak mereka tidak bisa memahami. Oleh karena itu diperlukan guru yang mampu mengerti kemampuan anak dalam memahami suatu matematika tertentu

    ReplyDelete
  30. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Tanpa bekal matematika yang baik sedikit sekali ilmu pengetahuan modern untuk dapat dipelajari, hal ini disebabkan hukum-hukum dasar pengetahuan alam dinyatakan dalam bahasa matematika. Karena matematika sifatnya dinamis, maka ilmu pengetahuan lainnyapun makin banyak menggunakan matematika. Matematika adalah bahasa yang melambangkan serangkaian makna dari pernyataan yang ingin disampaikan. Lambang-lambang matematika bersifat “Artifisial” yang baru mempunyai arti setelah sebuah makna diberikan kepadanya. Bila kita mempelajari kecepatan jalan kaki seseorang anak maka obyek “kecepatan jalan kaki seorang anak” dapat diberi lambang dengan x dalam hal ini x hanya mempunyai satu arti yaitu kecepatan jalan kaki seorang anak.

    ReplyDelete
  31. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Terimakasih pak Marsigit, melalui konversasi ini saya mendapatkan pencerahan untuk melihat kontradiksi dalam dimensi yang berbeda. Dalam matematika, yang disebut kontradiksi terjadi apabila terdapat ketidakkonsistenan. Sedangkan dalam dimensi matematika, yang disebut kontradiksi adalah apabila tidak sesuai dengan hukum identitas.

    ReplyDelete
  32. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Bahasa sangat berkaitan dalam matematika. Hakikat matematika sekolah adalah komunikasi.Dalam berkomunikasi juga menggunakan bahasa, baik komunikasi langsung maupun tak langsung( melalui blog). Guru dalam memfasilitasi siswa belajar juga menggunakan bahasa.Dalam hal ini diksi menjadi hal penting,apabila diksinya tepat dan mudah dipahami maka siswa akan menjadi paham, namun apabila diksinya tidak tepat malah akan menjadi hal yang membingungkan bagi siswa.

    ReplyDelete
  33. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Keputusan bahwa adanya hubungan dari fenomena dan apriori ada dalam kontradiksi irasional, atau metafisik, atau paling tidak epistemologis terhadap konsep empiris abstrak seperti keberadaan suatu objek yang ada dan yang mungkin ada. Inilah yang menyebabkan ada hubungan yang kuat antara Matematika dan Bahasa dimana pemikiran matematis mengarah pada bahasa yang jelas. Jika guru ingin memfasilitasi siswa untuk belajar berpikir matematis yang pertama yang harus dilakukan ialah menghindari kontradiksi, karena merupakan inti dari semua pemikiran matematis yang ada. Ketika kita memulai belajar untuk memahami arti kata-kata maka kita akan berpikiran bagaimana jika kita menggunakannya dalam masalah matematika tentunya akan semakin mudah.

    ReplyDelete
  34. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Mengenai 2+2 tidak selalu sama dengan 4, guru tidak perlu menyampaikannya kepada siswa. karena 2+2 tidak selalu sama dengan 4 adalah ranah filsafat sehingga tidaklah tepat ruang dan waktunya untuk menyampaikannya kepada siswa. Teknologi merupakan hasil dari pekerjaan orang dewasa. Ketika kita berpendapat bahwa matematika untuk anak-anak dan orang dewasa itu berbeda, hal ini tidak berarti bahwa kita tidak boleh menggunakan produk buatan orang dewas untuk anak-anak. Ketika produk tersebut bermanfaat, maka produk trsebut dapat digunakan sebagai fasilitas untuk membangun pengetahuan siswa, asalkan penggunaan produk tersebut tidak membuat guru menutupi sifat siswa serta produk tersebut digunakan secara bijaksana.

    ReplyDelete
  35. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Matematika membutuhkan bahasa utnuk menyampaikan ilmu-ilmu yang ada di ruang lingkup matematika, maka dari itu kemampuan komunikasi sangat diperlukan agar siswa dapat memahami materi yang dipelajari, penggunaan bahasa dipakai berdasarkan subjek yang kita ajar, penggunaan bahasa bagi anak-anak berbeda dengan orang dewasa.

    ReplyDelete
  36. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillaah...
    Setelah membaca artikel di atas, saya teringat ketika mengikuti kuliah bersama Mr. Mitree bahwa dalam mengajarkan matematika tidak perlu mengajarkan hasil dari penjumlahan 2+2. Namun bagaimana siswa membangun pemahamannya sendiri mengenai bagaimana pola dari 2+2 itu. Jadi, guru hanya sebatas sebagai fasilitator dan siswa mengkonstruk pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  37. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Terjadinya kontradiksi dalam matematika adalah hal yang normatif, yang artinya adalah tidak sebenar-benarnya kontradiksi. Pada dimensi ini bahasa akan membantu kita dalam usaha untuk mencapai matematika yang bisa diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mateatika bisa dipahami dengan mudah tanpa megalami kesulitan. Dan dapat mengerti secara langsung guna dari matematika itu sendiri.

    ReplyDelete
  38. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Memanfaat teknologi sebagai salah satu media dalam pembelajaran matematika memang baik untuk dilakukan. Tetapi bagaimana media pembelajaran dengan berbasis teknologi ini dapat dimanfaatkan dengan baik dalam pembelajaran tergantung bagaimana guru merancang model pembelajaran yang dia gunakan. Karena sekali lagi, apabila guru masih hanya meneerapkan kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan dirinya tanpa memperhatikan kemampuan siswanya, maka media sebagus dan sebaik apapun yang akan digunakan oleh guru dalam pembeljaran mereka tidak akan dapat berfungsi secara maksimal

    ReplyDelete