Mar 20, 2013

Mathematics and Language 12



@David: My exchange with you is about dimension of communication. For me, there was no contradiction of my previous statement. You are still in the stage of formal thinking (math way) to translate language phenomena. If you wish to understand the life better by translating language of life, so you need to improve (lift up) your dimension of communication i.e. go into the normative stage. It was very clear, in my perspective, from normative dimension, that technology is the product of adults, however we should be wise to use them to facilitate the younger learner. In the case of interaction with the adults' product, the younger should have their own determination, effort, creativity in the scheme of constructing their life (math). Finish.
Further, still about the term 'contradiction', I will say that as other phenomena, this also has its dimension. The mathematical contradiction is different with the normative contradiction. The contradiction in mathematics means 'inconsistency'; but in the normative dimension, it means not in accord with the Identity rule.

23 comments:

  1. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPS P.Mat A

    Perkembangan pemikiran anak-anak berbeda dengan orang dewasa. Hal ini juga berkaitan bagaimana menyampaikan materi matematika sekolah pada anak-anak. Orang dewasa berbeda dimensi dengan anak-anak. Jika anak-anak tidak mampu mengikuti pemikiran orang dewasa adalah wajar adanya. Namun ketika orang dewasa yang belum tepat mengomunikasikan sesuatu pada anak-anak itulah yang menjadi permasalahannya. Seperti pendapat Bapak dalam percakapan di atas, melalui tahap normatif dapat mengangkat dimensi dari komunikasi seseorang. Teknologi sebagai suatu produk dari orang dewasa dapat membantu anak-anak dalam memahami sesuatu. Namun pemahaman tersebut akan lebih mudah diserap ketika dalam penyampaiannya menggunkan komunikasi yang baik.

    ReplyDelete
  2. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.mat A 2017

    Mathematics and language are a unity. Language is needed to translate math. Language is required for mathematical communication. Language is the mathematics itself. therefore, teach mathematics in a language appropriate to students. Teach mathematics according to student progress. That way, it is expected that the math material taught will be more easily understood by the students.

    ReplyDelete
  3. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Dalam math and language 12 ini bahasa memiliki arah tujuan sendiri dalam menentukan pembahasaannya, sedangkan matematika juga, sehingga keduanya berbeda dalam satu lingkup bahasa meskipun kebanyakan dari matematika hanya mengerucut pada satu pembahasan saja.

    ReplyDelete
  4. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Dalam postingan blog ini membahas mengenai bahasa matematika sebagai komunikasi antara siswa dengan pembelajaran. Komunikasi memang sejatinya adalah untuk menciptakan pemahaman bersama atau mengubah persepsi. Sehingga saat siswa mengetahui bahasa yang digunakan dalam matematika maka dia akan mengetahui dan paham apa yang dimaksud dalam materi pembelajaran tersebut. Selain itu dengan adanya komunikasi ini, bahasa matematika yang lebih banyak menggunakan simbol dapat dijadikan siswa sebagai penyederhanan kalimat matematika dalam model matematika. Selain memiliki manfaat sebagai cara penulisan yang lebih sederhana penggunaan simbol ini juga dapat menjadi penyederhanan konseptual dalam berpikir.

    ReplyDelete
  5. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Biasanya seseorang yang kemasukan setan tersebut pikirannya dalam keadaan kosong , kondisi tubuhnya sedang lelah serta iman yang kurang kuat. Keadaan ini akan dapat dengan mudah dimanfaatkan oleh kekuatan gaib yang biasanya tidak dapat terkendali oleh orang yang kesurupan itu. Banyak alasan kenapa mahluk halus merasuki tubuh manusia, salah satunya adalah untuk menakut-nakuti manusia agar percaya kepada hal-hal mistik. Fenomena kerasukan jin adalah kenyataan yang tidak mungkin dibantah. Di samping kejadian di lapangan, realita ini juga dibuktikan dengan dalil Alquran, hadis dan kesepakatan ulama.
    Matematika merupakan seni yang dalam penyampaiannya memerlukan penggunaan bahasa yang lebih dapat dipahami oleh siswa. Sehingga dalam menyampaikan matematika tidak terjadi miskonsepsi yang sering terjadi. Pemenggalan kata dalam kalimat penyampaian materi matematika juga perlu diperhatikan. Penggunaan simpol yang sama terhadap dua makna yang berbeda juga terkadang menimbulkan yang berbeda. Seperti halnya X yang berarti sebenarnya yaitu eks dengan x yang berarti kali didalam aljabar. Disinilah letak miskonsepsi terjadi, sehingga tanda x untuk kali diubah menjadi titik (.).
    Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, maka semakin dia akan pandai berkomunikasi dengan orang lain, baik itu yang sebaya, usia di atasnya maupun usia di bawahnya.

    ReplyDelete
  6. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Penggunaan bahasa yang baik dan benar dalam setiap pembelajaran merupakan salah satu kunci sukses pembelajaran itu sendiri. Karena proses belajar adalah penyampain pesan pengetahuan terhadap anak didik. Tidak hanya pada matematika saja, bahasa sangat berkaitan dengan pembelajaran lain.
    Matematika memiliki bahasa sendiri yaitu bahasa matematika seperti halnya logika matematika "jika dan hanya jika" dll. Sebagai guru matematika seharusnya mampu mengkomunikasikan pembelajaran dengan baik. Tanpa komunikasi yang baik, takutnya ada misunderstanding antara siswa dan guru. Dan ini akan mengacaukan konsep yang dibentuk oleh siswa. Jika konsep yang didapatkan siswa keliru maka dia akan membawa kekeliruan itu hingga nanti.

    ReplyDelete
  7. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Sebagai guru, kita harus berhati-hati dalam mengajarkan matematika dalam artian dalam penggunaan bahasa. Artinya, kita jangan sampai membawa konten matematika dewasa ke hadapan anak-ana. Maksudnya, jangan samapi kita menerapkan istilah-istilah sulit, pengertian, simbolisasi, serta abstraksi dalam pembelajaran matematika kepada anak, terutama ana sekola dasar. Gunakan bahasa anak dalam mebelajarkan matematika. Yakni dengan mengacu atau menggunakan konteks nyata, kegiatan sehari-hari serta aktifitas dari anak. Contohnya dalam membelajarkan pecahan sebaiknya kita menggunakan konteks mengiris kue dan sejenisnya. Bukan dengan definisi seperti yang dipelajaro oleh matematika murni.

    ReplyDelete
  8. Latifah Fitriasari
    PM C

    Bahasa merupakan suatu sistem yang terdiri dari lambang-lambang, kata-kata, dan kalimat-kalimat yang disusun menurut aturan tertentu dan digunakan sekelompok orang untuk berkomunikasi. Dalam matematika sering digunakan simbol-simbol yang umum dikenal oleh matematikawan. Sering kali pengertian simbol ini tidak dijelaskan, karena dianggap maknanya telah diketahui. Hal ini kadang menyulitkan bagi mereka yang awam. Oleh sebab karakteristik dari matematika yang sarat dengan istilah dan simbol, sehingga tidak jarang ada siswa yang mampu menyelesaikan soal matematika dengan baik, tetapi tidak mengerti apa yang sedang dikerjakannya.

    ReplyDelete
  9. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Dalam mempelajari matematika kita akan dipertemukan dengan berbagai simbol-simbol baru, contohnya seperti bilangan. Dalam mempelajari bilangan atau simbol-simbol tersebut bagi seorang siswa yang baru mengenal maka dia hanya perlu tahu arti dari simbol tersebut tidak perlu sampai ke definisi, karena siswa sekolah belum saatnya untuk memahami definisi dari simbol-simbol matematika. Oleh karena itu, menjadi perhatian penting bagaimana guru memahamkan siswa mengenai simbol-simbol yang ada di matematika.

    ReplyDelete
  10. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Hal ini bisa diketahui melalui penelitian langsung yang dilakukan guru dikelasnya. Penelitian yang dikakukan oleh guru merupakan hal yang penting untuk dilakukan sebagai salah satu solusi untuk mengevaluasi pembelajaran dan mengetahui hal-hal apa saja yang memungkinkan menjadi penicu keberhasilan siswa dan hambatan siswa dalam belajar. Hasil penelitian yang dilakukan guru dapat dijadikan acuan ataupun patokan untuk merencanakan model pembelajaran yang tepat dan memilih bahasa yang tepat yang digunakan untuk pembelajaran dikelas. Berdasarkan diskusi diatas , kami setuju dengan apa yang disampaikan saudari Irene bahwa sebaiknya kita perlu memahami kondisi anak, bahasa anak dan kebutuhan mereka. Terima Kasih

    ReplyDelete
  11. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Tidak begitu baik apabila sebagai seorang pendidik memaksa para siswa untuk langsung menerima materi yang diberikan. Sebagai pendidik terlebih dahulu dapat mempertimbangkan siswa untuk mengekspresikan kemampuan siswa sampai pada tahap mana. Mereka tidak selalu dapat dipaksa untuk mengikuti perintah pendidik, mereka pun tidak selalu mengerti apa yang sebenrnya sedang dijelaskan oleh pendidik.

    ReplyDelete
  12. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Dalam dialog ini dikatakan bahwa untuk memperbaiki pemahaman kehidupan diperlukan kemampuan untuk meneremahkan bahasa kehidupan, maka perlu untuk memperbaiki komunikasi. Selainitu juga dikatakan tentang tekonogi untuk pembelajaran, bahwa ketika akan menggunkaan tekonogi saat mengajar diperlukan meninjau aspek pengetahuan siswa. Agar siswa tidak bergantung kepada alat yang kita gunakan, maka siswa perlu menkonstruk pemikirannya sendiri.

    ReplyDelete
  13. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Matematika dan bahasa memiliki hubungan erat. Dalam matematika, bahasa digunakan sebagai sarana komunikasi matematis. Bahasa digunakan untuk menunjukkan dan membuktikan bahwa matematika itu tidak kontradiksi. Dalam pembelajaran guru sering membelajarkan tentang matematika yang konsisten dan tidak boleh ada kontradiksi di dalamnya. Namun, pembicaraan tentang kontradiksi merupakan konsep dari matematika murni yang merupakan milik orang dewasa. Dalam pembelajaran matematika untuk anak hendaknya menyesuaikan dengan matematika sekolah yang didasarkan pada intuisi.

    ReplyDelete
  14. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Teachers are the ones who contribute to teaching mathematics in elementary, teachers are adults who already have higher dimensions of thought. Being a facilitator in learning mathematics to be understood by students, teachers not only force students to follow the teacher's understanding, but must adapt to communication that is understandable to students. Conveying the lesson as pure mathematics will only make students confused because students have not arrived at a dimension that is able to understand about the abstract as in pure mathematics itself.

    ReplyDelete
  15. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Bahasa adalah salah satu alat untuk mempermudah komunikasi. Tidak ada bahasa maka tidak terjadi komunikasi. Komunikasi akan terjalin dengan baik apabila menggunakan bahasa yang baik pula. Sehingga di dalam proses pembelajaran, sebaiknya ada komunikasi yang baik antara guru dan siswa khususnya dalam pembelajaran matematika. Penggunaan bahasa dalam pembelajaran matematika hendaknya disesuaikan dengan tingkat siswanya. Karena sesuai dengan sifat matematika itu sendiri. Matematika itu bertingkat berhierarki sehingga dalam pembelajarannya pun harus sesuai ruang dan waktunya. Oleh karena guru harus membedakan antara bahasa matematis dengan bahasa komunikasi dengan siswa.

    ReplyDelete
  16. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. dalam matematika banyak simbol-simbol yang digunakan. Masing-masing simbol tersebut mengandung arti yang berbeda-beda. Simbol-simbol matematika merupakan salah satu alat yang digunakan utuk mengkomunikasikan matematika. memahami simbol-simbol tersebut merupakan suatu kebutuhan jika ingin mempelajari matematika. makna yang terkandung dalam simbol matematika merupakan suatu kesepakatan bersama yang telah disetujui.

    ReplyDelete
  17. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat B

    I read an article in one journal about how applied mathematics, used by adults in the field of technology or other aspects of life, through several stages of transformation or transition to become mathematics that can be taught in school. the form is a mathematical modeling that has to be packed to be simpler and fun to learn

    ReplyDelete
  18. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Pembelajaran pada umumnya menghindari bahkan tidak boleh menimbulkan kontradiksi dalam pikiran siswa. Jika siswa menemukan dua buah hal yang saling berlawanan maka akan menimbulkan kebingungan siswa, jika siswa dengan tipe berani untuk klarifikasi dan bertanya maka hal tersebut tidaklah menjadi masalah, namun bagi siswa siswa yang tidak memiliki sifat demikian itu hal tersebut akan menjadi masalah besar karena peletakkan pemahaman siswa menjadi rancu, sehingga untuk proses pemanggilan pengetahuan setelahnya akan bermasalah pula. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  19. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Matematika merupakan suatu disiplin ilmu yang mengharamkan adanya kontradiksi, baik dalam materi, nilai kebenaran di dalamnya. Pembelajaran matematika di dalam kelas berbeda dengan matematika dalam kehidupan, sehingga perlu sebelum mengajar guru melatih dirinya dalam menyampaikan dan menghilangkan miskonsepsinya tersendiri sebelum memberikan materi sehingga matematika akan dikenal dengan baik dan tidak ada lagi miskonsepsi yang ditakutkan. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  20. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Komunikasi memang merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan. Dengan berkomunikasi, ada banyak informasi yang dapat kita peroleh dan kita dapat memahami satu sama lain. Penggunaan bahasa yang tepat juga merupakan salah satu poin penting dalam berkomunikasi. Begitu pula dalam pembelajaran, komunikasi yang baik dapat menciptakan atmosfer belajar yang baik. Guru juga harus menyesuaikan bahasa yang digunakan kepada siswa, jangan terlalu tinggi bagi guru yang mengajar sekolah dasar, dan jangan terlalu rendah bagi sekolah menengah atas. Semuanya harus ditempatkan pada porsi yang seimbang dan tepat.

    ReplyDelete
  21. Untuk memahami orang lain melalui komunikasi maka mereka yang ingin saling berkomunikasi harus saling memahami bahasa yang disampaikan lawan berkomunikasi. Memahami dimensi mana orang yang menjadi lawan berkomunikasi kita berada. Memahami apa sesungguhnya kontradiksi dalam matematika dengan dimensi normative nya.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  22. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Mengenai 2+2 tidak selalu sama dengan 4, guru tidak perlu menyampaikannya kepada siswa. karena 2+2 tidak selalu sama dengan 4 adalah ranah filsafat sehingga tidaklah tepat ruang dan waktunya untuk menyampaikannya kepada siswa. Teknologi merupakan hasil dari pekerjaan orang dewasa. Ketika kita berpendapat bahwa matematika untuk anak-anak dan orang dewasa itu berbeda, hal ini tidak berarti bahwa kita tidak boleh menggunakan produk buatan orang dewas untuk anak-anak. Ketika produk tersebut bermanfaat, maka produk trsebut dapat digunakan sebagai fasilitas untuk membangun pengetahuan siswa, asalkan penggunaan produk tersebut tidak membuat guru menutupi sifat siswa serta produk tersebut digunakan secara bijaksana.

    ReplyDelete
  23. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    Pend. Matematika S2 Kelas C

    Artikel ini menunjukkan bahwa bahasa merupakan komponen yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Bahasa merupakan suatu alat komunikasi bagi guru dan siswa agar mereka dapat mengungkapkan pendapatnya masing – masing sehingga timbul kegiatan pembelajaran yang hidup. Dalam kegiatan pembelajaran dengan siswa, diharapkan guru dapat menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa agar siswa dapat dengan mudah memahami apa yang hendak disampaikan guru berkaitan dengan pembelajaran matematika tersebut. Bahasa juga dapat diterjemahkan ke dalam benda – benda yang konkret untuk memberikan arti dan maksud dari tujuan dari penyampaian bahasa tersebut. Sebagai contoh ketika mengajarkan 5 + 3 = 8 kepada siswa sekolah dasar, dapat kita komunikasikan dengan 5 buah batu yang ditambah dengan 3 buah batu, maka jika dihitung semua jumlah batunya sekarang menjadi 8. Itulah arti dari 5 + 3 = 8. Begitu juga bagi siswa sekolah menengah, 2x + 3y = 6000 dapat diibaratkan dengan 2 buku ditambah dengan 3 pensil harganya adalah 6000 rupiah. Tujuan dari penterjemahan bahasa ini adalah membantu siswa memahami tujuan pembelajaran yang hendak disampaikan

    ReplyDelete