Mar 20, 2013

Mathematics and Language 12



@David: My exchange with you is about dimension of communication. For me, there was no contradiction of my previous statement. You are still in the stage of formal thinking (math way) to translate language phenomena. If you wish to understand the life better by translating language of life, so you need to improve (lift up) your dimension of communication i.e. go into the normative stage. It was very clear, in my perspective, from normative dimension, that technology is the product of adults, however we should be wise to use them to facilitate the younger learner. In the case of interaction with the adults' product, the younger should have their own determination, effort, creativity in the scheme of constructing their life (math). Finish.
Further, still about the term 'contradiction', I will say that as other phenomena, this also has its dimension. The mathematical contradiction is different with the normative contradiction. The contradiction in mathematics means 'inconsistency'; but in the normative dimension, it means not in accord with the Identity rule.

59 comments:

  1. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Dalam pembelajaran matematika, kita tidak hanya belajar berhitung dengan menggunakan rumus-rumus yang sudah ditetapkan dan disepakati oleh para matematikawan namun kita juga belajar simbol-simbol atau lambang-lambang. Oleh karena itu, kita juga perlu belajar bagaimana membahasakan lambang atau simbol-simbol tersebut agar mudah dipahami. Ini berarti kita harus dapat mengubah ke dalam model matematika. Salah satunya cara membahasakan lambang yaitu adanya kamunikasi. Komunikasi yang membantu guru dalam menyampaikan pelajaran dikelas dan agar siswa dapat menerima pelajaran yang disampaikan.
    Kontradiksi dalam matematika berarti inkonsitensi atau tidak konsisten. Kontradiksi dicetus oleh para filsuf yang menganut faham falibilish, contohnya 1 + 1 belum tentu sama dengan 2. Kontradiksi juga memiliki berbagai macam dimensi, misalnya dimensi normatif sesuai dengan tulisan diatas.

    ReplyDelete
  2. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Angka tidak bertujuan menggantikan kata-kata, pengukuran sekadar unsur dalam menjelaskan persoalan yang menjadi pokok analisis utama. Matematika merupakan bahasa artifisial yang dikembangkan untuk menjawab kekurangan bahasa verbal yang bersifat alamiah. atematika juga merupakan alat berpikir. Suatu ilmu merupakan pengetahuan yang didasari analisis penarikan kesimpulan menurut suatu pola pikir tertentu. Pola penarikan kesimpulan ini sering kita sebut dengan logika. Pada perkembangannya permasalahan logika makin rumit dan diperlukan suatu struktur tertentu yang lebih sempurna. Maka dalam pandangan seperti inilah logika berkembang menjadi matematika. Maka matematika tak lain adalah suatu metoda berpikir logis. Bisa juga dikatakan bahwa matematika merupakan masa dewasa dari logika.

    ReplyDelete
  3. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dalam elegi mathematics and language 12 ini, dijelaskan bahwa matematika dan bahasa adalah segala sesuatu yang saling berkaitan. Matematika butuh dikomunikasikan karena banyak simbol dalam matematika yang jika tidak dikomunikasikan akan menjadi tidak bermakna. Sementara itu, kontradiksi dalam matematika salah satunya digunakan untuk menunjukkan kemustahilan dari suatu pernyataan yang berlawanan atau pernyataan yang tidak akan pernah mempunyai jawaban seperti yang dilakukan oleh para pengikut Pythagoras bahwa akar dua tidak akan pernah bisa dinyatakan dalam pecahan.

    ReplyDelete
  4. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Artikel tersebut mengatakan bahwa bahasa dalam pembelajaran matematika itu sangat penting yanag mana bahasa dapat menjelaskan pemikiran formal kita akan dapat kita sampaikan dan di mengerti oleh siswa yang mendengarkan. Dengan bahasa kita bisa mengubah dunia.

    ReplyDelete
  5. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Perkembangan kognitif anak SMA berbeda dengan anak SD, matematika sekolah berbeda dengan matematika perguruan tinggi, selalu ada tingkatan pemikiran yang berbeda karena perbedaan dimensi. Hal ini bisa terjadi karena perjalanan hidup manusia menembus ruang dan waktu. Maka, bahasa yang digunakan termasuk bahasa matematika juga ebrbeda penerapannya. Ketika kita mengajarkan matematika di SD berbeda dengan anak SMA. Inilah peran bahasa yang dinamis berdasarkan tingkatan kemampuan anak.

    ReplyDelete
  6. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Terdapat hubungan yang kuat antara matematika dan bahasa. Bahasa merupakan sarana komunikasi matematika. Dalam mempelajari matematika, bahasa yang digunakan pun memiliki dimensi yang berbeda-beda. Bahasa yang digunakan untuk anak-anak dan orang dewasa tentu berbeda. Matematika untuk anak-anak sebaiknya diawali dengan tahap konkret ke tahap abstrak. Adanya kontradiksi dalam matematika menunjukkan bahwa masih ada dalam tahapan normatif, artinya tidak sebenar-benarnya kontradiksi. Pada dimensi ini bahasa akan membantu kita dalam usaha untuk mencapai matematika yang bisa diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  7. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Bapak marsigit berpendapat bahwa teknologi yang merupakan produk dari orang dewasa, namun kita harus bijak menggunakanya untuk memfasilitasi peserta didik yang lebih muda. Dalam kasus interaksi dengan produk orang dewasa, yang lebih muda harus memiliki tekad mereka sendiri, usaha, kreativitas dalam skema membangun hidup mereka (matematika).

    ReplyDelete
  8. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Matematika adalah pengetahuan yang abstrak, dan yang konkrit adalah bendanya. Matematika terdiri dari simbil-simbol. Metematika memuat berbagai rumus-rumus. Matematika itu tentang definisi, teorema dan lainnya. Definisi merupakan simbol yang dibahasakan dengan kata-kata. Siswa dapat engerti suatu definisi dengan bahasa. Sehingga dalam mengajarkan matematika guru harus menggunakan bahasa atau membahasakan simbol atau rumus dengan tepat. Matematika terdiri dari angka-angka. Angka-angka tersebut pun dibahasan dengan kata-kata.

    ReplyDelete
  9. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Pada 1+1=2 tergantung ruang dan waktunya, guru harus jelas dalam menjelaskannya agar tidak menimbulkan beda persepsi. Sehingga Peran komunikasi sangat penting dalam penyampaian kepada siswa. Gunakan bahasa yang mudah diterima oleh siswa dalam pembelajaran matematika yang sesuai dengan tingkatan siswa.

    ReplyDelete
  10. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Guru adalah pihak yang memberi andil mengajarkan matematika di SD, guru merupakan orang dewasa yang sudah memiliki dimensi pemikiran yang lebih tinggi. Menyampaikan matematika agar dapat dipahami oleh siswa tidak hanya sekedar mengikuti pemahaman guru namun harus menyesuaikan dengan berntuk komunikasi yang mampu dipahami oleh siswa. Menyampaikan pelajaran sebagaimana matematika murni maka hanya akan membuat siswa bingung sebab siswa belum sampai pada dimensi yang mampu mengerti tentang hal abstrak sebagaimana dalam matematika murni itu sendiri.

    ReplyDelete
  11. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Urusan dunia tidak bisa berlaku identitas, bisanya kontradiksi. Di dunia tidak ada 4=4 atau 4=3+1, ini bernilai salah. Ini hanya benar di langit, di dalam pikiran masing-masing orang. Matematika bernilai benar ketika dipikirkan, apabila sudah ditulis menjadi salah. Apabila urusan dunia 2>4. Sedangkan urusan langit 2<7, mau dibuat tulisan berukuran seperti apapun nilainya adalah pikiran. Namun hati-hati jika mengajarkan hal ini kepada siswa, karena siswa belum mengerti filosofi matematika, bisa-bisa mereka salah dalam memahami konsep.

    ReplyDelete
  12. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Masing-masing individu memiliki pandangan atau persepsi yang berbeda-beda. Saya sependapat bahwa untuk menyatukan berbagai perbedaan persepsi tersebut dibutuhan suatu komunikasi yang baik supaya tidak terjadi kesalahpahaman. Apalagi di dalam matematika banyak kita jumpai berbagai rumus-rumus yang perlu dijalin komunikasi dengan baik. Misalnya pada penulisan 10log 100 = 2, dapat dituliskan log 100=2 tanpa menuliskan angka 10 di depan log. Di dalam pelajaran matematika Sekolah Dasar, guru jangan langsung memperkenalkan matematika dalam bentuk formal, melainkan melalui pendekatan yang cenderung konkret. Misalnya untuk memperkenalkan pengurangan kita dapat memberi contoh dengan hal lain yang sifatnya mudah dipahami siswa. Pada soal 6-3=3, kita dapat mengilustrasikan soal tersebut ke dalam bentuk permen. Guru dapat mengatakan bahwa dia punya 6 permen kemudian diberikan kepada muridnya sebanyak 3 buah. Dengan demikian siswa dapat meghitung berapa sisa permen guru tersebut. Hal ini memang perlu adanya keterampilan komunikasi dari guru.

    ReplyDelete
  13. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Penggunaan bahasa guru juga menentukan keberhasilan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Sehingga, dapat dikatakan bahwa matematika memiliki hubungan yang erat dengan bahasa. Karena melalui bahasa inilah, matematika dapat dikomunikasikan dan menimbulkan konsep yang sepaham, walaupun dalam menumbuhan konsep tersebut dengan berbagai cara yang berbeda-beda. Seiring perkembangan zaman, komunikasi tidak hanya dilakukan secara langsung. Guru dan siswa dapat berkomunikasi secara tidak langsung, salah satu cara yang telah diterapkan yaitu melalui blog seperti yang telah Bapak Marsigit terapkan.

    ReplyDelete
  14. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Matematika dewasa dan matematika anak tentu berbeda pada kognitifnya. Matematika dewasa lebih abstrak dan matematika anak lebih menekankan pada psikologi siswa. Matematika dewasa dan matematika anak tidak dapat bersatu secara bersamaan.

    ReplyDelete
  15. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Kemampuan bahasa matematika adalah salah satu hal yang sangat penting. Sebagai guru matematika harus mampu mengkomunikasikan pembelajaran dengan baik. Dalam kegiatan pembelajaran dengan siswa, diharapkan guru dapat menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa agar siswa dapat dengan mudah memahami apa yang hendak disampaikan guru berkaitan dengan pembelajaran matematika tersebut. Komunikasi sangat dibutuhkan oleh peserta didik untuk memahami konsep yang sedang dipelajari. Kemampuan komunikasi peserta didik pada kenyataannya akan meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap suatu materi. Tanpa komunikasi yang baik, maka akan terjadi miskonsepsi antara siswa dan guru. Sehingga akan memperoleh konsep yang salah.

    ReplyDelete
  16. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPS P.Mat D

    Sebagai orang dewasa harus kita tahu posisi siswa bahwa tidak dengan memberikan persepsi mutlak tentang definisi dalam matematika, justru sebaliknya siswa harus dengan menggunakan kata-kata mereka sendiri sehingga mereka dapat memahami matematika dengan mudah. siswa yang lebih muda yang belajar matematika harus memiliki definisi sendiri tentang matematika yang berbeda dengan lainnya. Ini disebut matematika belajar. Tetapi jika kita hanya memfasilitasi dengan kehendak kita, akan terjadi kontradiksi pada siswa saat berpikir tentang matematika, padahal yang mereka butuhkan untuk belajar adalah untuk menghindari kontradiksi, karena ini adalah inti dari matematika.

    ReplyDelete
  17. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. dalam matematika banyak simbol-simbol yang digunakan. Masing-masing simbol tersebut mengandung arti yang berbeda-beda. Simbol-simbol matematika merupakan salah satu alat yang digunakan utuk mengkomunikasikan matematika. memahami simbol-simbol tersebut merupakan suatu kebutuhan jika ingin mempelajari matematika. makna yang terkandung dalam simbol matematika merupakan suatu kesepakatan bersama yang telah disetujui.

    ReplyDelete
  18. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Matematika untuk anak (matematika sekolah) dengan matematika untuk orang dewasa (matematika formal) berbeda. Hal tersebut diakibatkan oleh kemampuan berfikir masing-masing, dan kapasitasnya menerima suatu konsep matematika. Anak masih harus mengidentifikasi pola, pemecahan masalah, namun orang dewasa sudah mampu mengabstraksi ilmu matematika

    ReplyDelete
  19. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Perlunya orang dewasa memahami atau bahkan menguasai pemikiran anak-anak. Karena bisa jadi ada hal/definisi dari kata-kata tertentu yang kita anggap sepele namun untuk anak-anak mereka tidak bisa memahami. Oleh karena itu diperlukan guru yang mampu mengerti kemampuan anak dalam memahami suatu matematika tertentu

    ReplyDelete
  20. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Tanpa bekal matematika yang baik sedikit sekali ilmu pengetahuan modern untuk dapat dipelajari, hal ini disebabkan hukum-hukum dasar pengetahuan alam dinyatakan dalam bahasa matematika. Karena matematika sifatnya dinamis, maka ilmu pengetahuan lainnyapun makin banyak menggunakan matematika. Matematika adalah bahasa yang melambangkan serangkaian makna dari pernyataan yang ingin disampaikan. Lambang-lambang matematika bersifat “Artifisial” yang baru mempunyai arti setelah sebuah makna diberikan kepadanya. Bila kita mempelajari kecepatan jalan kaki seseorang anak maka obyek “kecepatan jalan kaki seorang anak” dapat diberi lambang dengan x dalam hal ini x hanya mempunyai satu arti yaitu kecepatan jalan kaki seorang anak.

    ReplyDelete
  21. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Terimakasih pak Marsigit, melalui konversasi ini saya mendapatkan pencerahan untuk melihat kontradiksi dalam dimensi yang berbeda. Dalam matematika, yang disebut kontradiksi terjadi apabila terdapat ketidakkonsistenan. Sedangkan dalam dimensi matematika, yang disebut kontradiksi adalah apabila tidak sesuai dengan hukum identitas.

    ReplyDelete
  22. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Bahasa sangat berkaitan dalam matematika. Hakikat matematika sekolah adalah komunikasi.Dalam berkomunikasi juga menggunakan bahasa, baik komunikasi langsung maupun tak langsung( melalui blog). Guru dalam memfasilitasi siswa belajar juga menggunakan bahasa.Dalam hal ini diksi menjadi hal penting,apabila diksinya tepat dan mudah dipahami maka siswa akan menjadi paham, namun apabila diksinya tidak tepat malah akan menjadi hal yang membingungkan bagi siswa.

    ReplyDelete
  23. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillaah...
    Setelah membaca artikel di atas, saya teringat ketika mengikuti kuliah bersama Mr. Mitree bahwa dalam mengajarkan matematika tidak perlu mengajarkan hasil dari penjumlahan 2+2. Namun bagaimana siswa membangun pemahamannya sendiri mengenai bagaimana pola dari 2+2 itu. Jadi, guru hanya sebatas sebagai fasilitator dan siswa mengkonstruk pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  24. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Terjadinya kontradiksi dalam matematika adalah hal yang normatif, yang artinya adalah tidak sebenar-benarnya kontradiksi. Pada dimensi ini bahasa akan membantu kita dalam usaha untuk mencapai matematika yang bisa diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mateatika bisa dipahami dengan mudah tanpa megalami kesulitan. Dan dapat mengerti secara langsung guna dari matematika itu sendiri.

    ReplyDelete
  25. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Memanfaat teknologi sebagai salah satu media dalam pembelajaran matematika memang baik untuk dilakukan. Tetapi bagaimana media pembelajaran dengan berbasis teknologi ini dapat dimanfaatkan dengan baik dalam pembelajaran tergantung bagaimana guru merancang model pembelajaran yang dia gunakan. Karena sekali lagi, apabila guru masih hanya meneerapkan kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan dirinya tanpa memperhatikan kemampuan siswanya, maka media sebagus dan sebaik apapun yang akan digunakan oleh guru dalam pembeljaran mereka tidak akan dapat berfungsi secara maksimal

    ReplyDelete
  26. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    S2 Pendidikan Matematika A

    Setelah membaca bagian diskusi di atas, saya dapat menyimpulkan bahwa matematika adalah bahasa. Matematika adalah bahasa yang khusus dan unik karena disampaikan dalam bentuk angka dan konsep. Namun, orang perlu memahami bahasa matematika. Kita tahu bahasa yang dapat dikembangkan dan kebenaran tidak mutlak. Begitu juga matematika. Siswa perlu belajar matematika untuk membuktikannya. Selain itu, bahasa adalah alat komunikasi. Dalam hal ini, matematika serta sebagai alat komunikasi yang diperlukan untuk memahami ilmu ilmu yang lain. Disadari atau tidak, matematika juga diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak bisa membayangkan jika tidak ada matematika di masyarakat, misalnya: bagaimana seseorang dapat membedakan 3x4 = 12 dan 3x4 = 1000 (berasal dari harga mencetak foto 3x4). Hebat bukan ?

    ReplyDelete
  27. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Salah satu alat komunikasi yang dapat digunakan guru dalam membelajarkan matematika pada siswa ialah dengan menggunakan teknologi. Namun, penggunaan teknologi tidak hanya sembarang menggunakan, tetapi harus memperhatikan banyak hal. Diantaranya, kita harus memastikan bahwa teknologi tersebut dapat benar-benar mengkomunikasikan matematika pada siswa. Komunikasi yang diciptakan ialah komunikasi yang sesuai dengan kapasitas dan kemampuan siswa. Meski demikian, siswa perlu berusaha dan mengembangkan kreativitasnya dalam mengkonstruksi matematika.

    ReplyDelete
  28. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Technology is a prominent feature of many mathematics classrooms. The preparation of tomorrow’s teachers to use technology is one of the most important issues facing today’s teacher education programs. Appropriate and integrated use of technology impacts every aspect of mathematics education what mathematics is taught, how mathematics is taught and learned, and how mathematics is assessed.

    ReplyDelete
  29. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Artikel yang sangat menarik Prof, setelah membaca artikel tersebut saya memiliki pandangan bahwa bahasa dan matematika memiliki hubungan yang erat. Hanya saja bahasa menggunakan konsep verbal, sementara matematika menggunakan konsep angka. Hanya saja, yang menarik dari konsep ‘berbahasa matematis’ adalah kompleksitasnya istilah-istilah yang diciptakan oleh ilmuwan murni dan diadopsi dalam pendidikan anak-anak. Tentu hal tersebut merupakan langkah yang keliru karena pada dasarnya anak-anak dapat dengan mudah memahami pola berpikir matematis, namun sering kali kesulitan dalam memahami istilah matematis.

    ReplyDelete
  30. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Teknologi memiliki peranan yang cukup besar sebagai sumber belajar matematika yang berbasis digital learning. Dengan IT sajian materi akan terlihat lebih menarik sehingga siswa akan merasa senang dan termotivasi untuk mengikuti pembelajaran matematika. Namun ada hal lain yang juga tidak kalah penting dari teknologi yaitu kemampuan komunikasi guru dalam menggunakan bahasa, baik bersifat matematis maupun tidak. Dengan menggunakan bahasa yang baik dan sederhana maka akan membantu mempermudah siswa ketika memahami materi yang sedang diajarkan guru. Selain itu, dengan kemampuan berbahasa yang baik dan sistematis maka siswa akan mencoba berfikir sendiri di dalam memahami konteks materi yang sedang dipelajari sehingga guru akan sangat terbantu di dalam menerapkan pendekatan yang berpusat kepada siswa.

    ReplyDelete
  31. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Merujuk pada postingan sebelumnya dan sekarang, matematika baru dapat dikatakan menjadi sebuah ilmu jika menyelipkan kedua unsur yaitu unsur identitas dan unsur kontradikasi.Namun matematika murni sering memposisikan dirinya menjadi yang terbaik lantas kemudian mengabaikan keberadaan unsur identitas.Ini menurut saya suatu kesalahan .Saya kembali teringat denga petuah-petuah yang berisi nasehat di dalam elegi .Saya mengidentifikasi ada rasa ego yang perlu diredam karena hal tersebut dapat mengabaikan atau menutupi keberadan yang lainnya .

    ReplyDelete
  32. Junianto
    17709251065
    PM C

    Teknologi menjadi salah satu yang bisa memudahkan dalam proses pemebelajaran matematika. Meskipun teknologi juga bukan satu-satunya penentu keberhasilan suatu pembelajaran, namun sebagai penunjang proses pembelajaran tentu akan berpengaruh juga pada hasil belajar. Pengaruh psositif akan bisa di capai jika pemanfaatan teknologi ini bisa digunakan secara bijak dengan tetap memeprhatikan aspek-aspek belajar siswa.

    ReplyDelete
  33. Sering kita jumpai, pemanfaatan teknologi justru membuat siswa menjadi sulit memahami dan menemukan konsep belajar matematika. Ini terjadi karena pemanfaatan teknologi kurang tepat. Terkadang guru juga lebih fokus pada kemudahan dirinya dalam mengajar, sehingga aspek ketercapaian siswa dalam belajar tidak diperhatikan. Hal inilah yang membuat dampak positif yang seharusnya ada pada teknologi berbalik menjadi hal negatif karena kurang bijak dalam menggunakannya.

    ReplyDelete
  34. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Bahasa guru tentu berbeda dengan bahasa anak. Maka dalam pembelajran matematika, guru harus pandai menggunakan bahasa yang mudah dipahami siswa seumuran mereka. Dengan demikian, komunikasi menjadi hal utama yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran karena komunikasi menentukan atau menjembatani tranmsfer knowledge guru ke siswa. Bahasa yang mudah dipahami anak akan berdampak pada materi yang diterima oleh siswa. jadi fokus guru bukan kenyamanan guru memberi materi tetapi membahasakan kepada siswa agar mudah menerima pembelajaran sehingga ketercapian tujuan dan materi dapat berjalan dengan baik.

    ReplyDelete
  35. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPS P.Mat A

    Perkembangan pemikiran anak-anak berbeda dengan orang dewasa. Hal ini juga berkaitan bagaimana menyampaikan materi matematika sekolah pada anak-anak. Orang dewasa berbeda dimensi dengan anak-anak. Jika anak-anak tidak mampu mengikuti pemikiran orang dewasa adalah wajar adanya. Namun ketika orang dewasa yang belum tepat mengomunikasikan sesuatu pada anak-anak itulah yang menjadi permasalahannya. Seperti pendapat Bapak dalam percakapan di atas, melalui tahap normatif dapat mengangkat dimensi dari komunikasi seseorang. Teknologi sebagai suatu produk dari orang dewasa dapat membantu anak-anak dalam memahami sesuatu. Namun pemahaman tersebut akan lebih mudah diserap ketika dalam penyampaiannya menggunkan komunikasi yang baik.

    ReplyDelete
  36. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.mat A 2017

    Mathematics and language are a unity. Language is needed to translate math. Language is required for mathematical communication. Language is the mathematics itself. therefore, teach mathematics in a language appropriate to students. Teach mathematics according to student progress. That way, it is expected that the math material taught will be more easily understood by the students.

    ReplyDelete
  37. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Dalam math and language 12 ini bahasa memiliki arah tujuan sendiri dalam menentukan pembahasaannya, sedangkan matematika juga, sehingga keduanya berbeda dalam satu lingkup bahasa meskipun kebanyakan dari matematika hanya mengerucut pada satu pembahasan saja.

    ReplyDelete
  38. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Dalam postingan blog ini membahas mengenai bahasa matematika sebagai komunikasi antara siswa dengan pembelajaran. Komunikasi memang sejatinya adalah untuk menciptakan pemahaman bersama atau mengubah persepsi. Sehingga saat siswa mengetahui bahasa yang digunakan dalam matematika maka dia akan mengetahui dan paham apa yang dimaksud dalam materi pembelajaran tersebut. Selain itu dengan adanya komunikasi ini, bahasa matematika yang lebih banyak menggunakan simbol dapat dijadikan siswa sebagai penyederhanan kalimat matematika dalam model matematika. Selain memiliki manfaat sebagai cara penulisan yang lebih sederhana penggunaan simbol ini juga dapat menjadi penyederhanan konseptual dalam berpikir.

    ReplyDelete
  39. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Biasanya seseorang yang kemasukan setan tersebut pikirannya dalam keadaan kosong , kondisi tubuhnya sedang lelah serta iman yang kurang kuat. Keadaan ini akan dapat dengan mudah dimanfaatkan oleh kekuatan gaib yang biasanya tidak dapat terkendali oleh orang yang kesurupan itu. Banyak alasan kenapa mahluk halus merasuki tubuh manusia, salah satunya adalah untuk menakut-nakuti manusia agar percaya kepada hal-hal mistik. Fenomena kerasukan jin adalah kenyataan yang tidak mungkin dibantah. Di samping kejadian di lapangan, realita ini juga dibuktikan dengan dalil Alquran, hadis dan kesepakatan ulama.
    Matematika merupakan seni yang dalam penyampaiannya memerlukan penggunaan bahasa yang lebih dapat dipahami oleh siswa. Sehingga dalam menyampaikan matematika tidak terjadi miskonsepsi yang sering terjadi. Pemenggalan kata dalam kalimat penyampaian materi matematika juga perlu diperhatikan. Penggunaan simpol yang sama terhadap dua makna yang berbeda juga terkadang menimbulkan yang berbeda. Seperti halnya X yang berarti sebenarnya yaitu eks dengan x yang berarti kali didalam aljabar. Disinilah letak miskonsepsi terjadi, sehingga tanda x untuk kali diubah menjadi titik (.).
    Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, maka semakin dia akan pandai berkomunikasi dengan orang lain, baik itu yang sebaya, usia di atasnya maupun usia di bawahnya.

    ReplyDelete
  40. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Penggunaan bahasa yang baik dan benar dalam setiap pembelajaran merupakan salah satu kunci sukses pembelajaran itu sendiri. Karena proses belajar adalah penyampain pesan pengetahuan terhadap anak didik. Tidak hanya pada matematika saja, bahasa sangat berkaitan dengan pembelajaran lain.
    Matematika memiliki bahasa sendiri yaitu bahasa matematika seperti halnya logika matematika "jika dan hanya jika" dll. Sebagai guru matematika seharusnya mampu mengkomunikasikan pembelajaran dengan baik. Tanpa komunikasi yang baik, takutnya ada misunderstanding antara siswa dan guru. Dan ini akan mengacaukan konsep yang dibentuk oleh siswa. Jika konsep yang didapatkan siswa keliru maka dia akan membawa kekeliruan itu hingga nanti.

    ReplyDelete
  41. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Penggunaan bahasa yang baik dan benar dalam setiap pembelajaran merupakan salah satu kunci sukses pembelajaran itu sendiri. Karena proses belajar adalah penyampain pesan pengetahuan terhadap anak didik. Tidak hanya pada matematika saja, bahasa sangat berkaitan dengan pembelajaran lain.
    Matematika memiliki bahasa sendiri yaitu bahasa matematika seperti halnya logika matematika "jika dan hanya jika" dll. Sebagai guru matematika seharusnya mampu mengkomunikasikan pembelajaran dengan baik. Tanpa komunikasi yang baik, takutnya ada misunderstanding antara siswa dan guru. Dan ini akan mengacaukan konsep yang dibentuk oleh siswa. Jika konsep yang didapatkan siswa keliru maka dia akan membawa kekeliruan itu hingga nanti.

    ReplyDelete
  42. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Sebagai guru, kita harus berhati-hati dalam mengajarkan matematika dalam artian dalam penggunaan bahasa. Artinya, kita jangan sampai membawa konten matematika dewasa ke hadapan anak-ana. Maksudnya, jangan samapi kita menerapkan istilah-istilah sulit, pengertian, simbolisasi, serta abstraksi dalam pembelajaran matematika kepada anak, terutama ana sekola dasar. Gunakan bahasa anak dalam mebelajarkan matematika. Yakni dengan mengacu atau menggunakan konteks nyata, kegiatan sehari-hari serta aktifitas dari anak. Contohnya dalam membelajarkan pecahan sebaiknya kita menggunakan konteks mengiris kue dan sejenisnya. Bukan dengan definisi seperti yang dipelajaro oleh matematika murni.

    ReplyDelete
  43. Latifah Fitriasari
    PM C

    Bahasa merupakan suatu sistem yang terdiri dari lambang-lambang, kata-kata, dan kalimat-kalimat yang disusun menurut aturan tertentu dan digunakan sekelompok orang untuk berkomunikasi. Dalam matematika sering digunakan simbol-simbol yang umum dikenal oleh matematikawan. Sering kali pengertian simbol ini tidak dijelaskan, karena dianggap maknanya telah diketahui. Hal ini kadang menyulitkan bagi mereka yang awam. Oleh sebab karakteristik dari matematika yang sarat dengan istilah dan simbol, sehingga tidak jarang ada siswa yang mampu menyelesaikan soal matematika dengan baik, tetapi tidak mengerti apa yang sedang dikerjakannya.

    ReplyDelete
  44. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Dalam mempelajari matematika kita akan dipertemukan dengan berbagai simbol-simbol baru, contohnya seperti bilangan. Dalam mempelajari bilangan atau simbol-simbol tersebut bagi seorang siswa yang baru mengenal maka dia hanya perlu tahu arti dari simbol tersebut tidak perlu sampai ke definisi, karena siswa sekolah belum saatnya untuk memahami definisi dari simbol-simbol matematika. Oleh karena itu, menjadi perhatian penting bagaimana guru memahamkan siswa mengenai simbol-simbol yang ada di matematika.

    ReplyDelete
  45. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Hal ini bisa diketahui melalui penelitian langsung yang dilakukan guru dikelasnya. Penelitian yang dikakukan oleh guru merupakan hal yang penting untuk dilakukan sebagai salah satu solusi untuk mengevaluasi pembelajaran dan mengetahui hal-hal apa saja yang memungkinkan menjadi penicu keberhasilan siswa dan hambatan siswa dalam belajar. Hasil penelitian yang dilakukan guru dapat dijadikan acuan ataupun patokan untuk merencanakan model pembelajaran yang tepat dan memilih bahasa yang tepat yang digunakan untuk pembelajaran dikelas. Berdasarkan diskusi diatas , kami setuju dengan apa yang disampaikan saudari Irene bahwa sebaiknya kita perlu memahami kondisi anak, bahasa anak dan kebutuhan mereka. Terima Kasih

    ReplyDelete
  46. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Tidak begitu baik apabila sebagai seorang pendidik memaksa para siswa untuk langsung menerima materi yang diberikan. Sebagai pendidik terlebih dahulu dapat mempertimbangkan siswa untuk mengekspresikan kemampuan siswa sampai pada tahap mana. Mereka tidak selalu dapat dipaksa untuk mengikuti perintah pendidik, mereka pun tidak selalu mengerti apa yang sebenrnya sedang dijelaskan oleh pendidik.

    ReplyDelete
  47. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Dalam dialog ini dikatakan bahwa untuk memperbaiki pemahaman kehidupan diperlukan kemampuan untuk meneremahkan bahasa kehidupan, maka perlu untuk memperbaiki komunikasi. Selainitu juga dikatakan tentang tekonogi untuk pembelajaran, bahwa ketika akan menggunkaan tekonogi saat mengajar diperlukan meninjau aspek pengetahuan siswa. Agar siswa tidak bergantung kepada alat yang kita gunakan, maka siswa perlu menkonstruk pemikirannya sendiri.

    ReplyDelete
  48. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Matematika dan bahasa memiliki hubungan erat. Dalam matematika, bahasa digunakan sebagai sarana komunikasi matematis. Bahasa digunakan untuk menunjukkan dan membuktikan bahwa matematika itu tidak kontradiksi. Dalam pembelajaran guru sering membelajarkan tentang matematika yang konsisten dan tidak boleh ada kontradiksi di dalamnya. Namun, pembicaraan tentang kontradiksi merupakan konsep dari matematika murni yang merupakan milik orang dewasa. Dalam pembelajaran matematika untuk anak hendaknya menyesuaikan dengan matematika sekolah yang didasarkan pada intuisi.

    ReplyDelete
  49. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Teachers are the ones who contribute to teaching mathematics in elementary, teachers are adults who already have higher dimensions of thought. Being a facilitator in learning mathematics to be understood by students, teachers not only force students to follow the teacher's understanding, but must adapt to communication that is understandable to students. Conveying the lesson as pure mathematics will only make students confused because students have not arrived at a dimension that is able to understand about the abstract as in pure mathematics itself.

    ReplyDelete
  50. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Bahasa adalah salah satu alat untuk mempermudah komunikasi. Tidak ada bahasa maka tidak terjadi komunikasi. Komunikasi akan terjalin dengan baik apabila menggunakan bahasa yang baik pula. Sehingga di dalam proses pembelajaran, sebaiknya ada komunikasi yang baik antara guru dan siswa khususnya dalam pembelajaran matematika. Penggunaan bahasa dalam pembelajaran matematika hendaknya disesuaikan dengan tingkat siswanya. Karena sesuai dengan sifat matematika itu sendiri. Matematika itu bertingkat berhierarki sehingga dalam pembelajarannya pun harus sesuai ruang dan waktunya. Oleh karena guru harus membedakan antara bahasa matematis dengan bahasa komunikasi dengan siswa.

    ReplyDelete
  51. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. dalam matematika banyak simbol-simbol yang digunakan. Masing-masing simbol tersebut mengandung arti yang berbeda-beda. Simbol-simbol matematika merupakan salah satu alat yang digunakan utuk mengkomunikasikan matematika. memahami simbol-simbol tersebut merupakan suatu kebutuhan jika ingin mempelajari matematika. makna yang terkandung dalam simbol matematika merupakan suatu kesepakatan bersama yang telah disetujui.

    ReplyDelete
  52. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat B

    I read an article in one journal about how applied mathematics, used by adults in the field of technology or other aspects of life, through several stages of transformation or transition to become mathematics that can be taught in school. the form is a mathematical modeling that has to be packed to be simpler and fun to learn

    ReplyDelete
  53. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Pembelajaran pada umumnya menghindari bahkan tidak boleh menimbulkan kontradiksi dalam pikiran siswa. Jika siswa menemukan dua buah hal yang saling berlawanan maka akan menimbulkan kebingungan siswa, jika siswa dengan tipe berani untuk klarifikasi dan bertanya maka hal tersebut tidaklah menjadi masalah, namun bagi siswa siswa yang tidak memiliki sifat demikian itu hal tersebut akan menjadi masalah besar karena peletakkan pemahaman siswa menjadi rancu, sehingga untuk proses pemanggilan pengetahuan setelahnya akan bermasalah pula. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  54. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Matematika merupakan suatu disiplin ilmu yang mengharamkan adanya kontradiksi, baik dalam materi, nilai kebenaran di dalamnya. Pembelajaran matematika di dalam kelas berbeda dengan matematika dalam kehidupan, sehingga perlu sebelum mengajar guru melatih dirinya dalam menyampaikan dan menghilangkan miskonsepsinya tersendiri sebelum memberikan materi sehingga matematika akan dikenal dengan baik dan tidak ada lagi miskonsepsi yang ditakutkan. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  55. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Komunikasi memang merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan. Dengan berkomunikasi, ada banyak informasi yang dapat kita peroleh dan kita dapat memahami satu sama lain. Penggunaan bahasa yang tepat juga merupakan salah satu poin penting dalam berkomunikasi. Begitu pula dalam pembelajaran, komunikasi yang baik dapat menciptakan atmosfer belajar yang baik. Guru juga harus menyesuaikan bahasa yang digunakan kepada siswa, jangan terlalu tinggi bagi guru yang mengajar sekolah dasar, dan jangan terlalu rendah bagi sekolah menengah atas. Semuanya harus ditempatkan pada porsi yang seimbang dan tepat.

    ReplyDelete
  56. Untuk memahami orang lain melalui komunikasi maka mereka yang ingin saling berkomunikasi harus saling memahami bahasa yang disampaikan lawan berkomunikasi. Memahami dimensi mana orang yang menjadi lawan berkomunikasi kita berada. Memahami apa sesungguhnya kontradiksi dalam matematika dengan dimensi normative nya.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  57. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Mengenai 2+2 tidak selalu sama dengan 4, guru tidak perlu menyampaikannya kepada siswa. karena 2+2 tidak selalu sama dengan 4 adalah ranah filsafat sehingga tidaklah tepat ruang dan waktunya untuk menyampaikannya kepada siswa. Teknologi merupakan hasil dari pekerjaan orang dewasa. Ketika kita berpendapat bahwa matematika untuk anak-anak dan orang dewasa itu berbeda, hal ini tidak berarti bahwa kita tidak boleh menggunakan produk buatan orang dewas untuk anak-anak. Ketika produk tersebut bermanfaat, maka produk trsebut dapat digunakan sebagai fasilitas untuk membangun pengetahuan siswa, asalkan penggunaan produk tersebut tidak membuat guru menutupi sifat siswa serta produk tersebut digunakan secara bijaksana.

    ReplyDelete
  58. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    Pend. Matematika S2 Kelas C

    Artikel ini menunjukkan bahwa bahasa merupakan komponen yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Bahasa merupakan suatu alat komunikasi bagi guru dan siswa agar mereka dapat mengungkapkan pendapatnya masing – masing sehingga timbul kegiatan pembelajaran yang hidup. Dalam kegiatan pembelajaran dengan siswa, diharapkan guru dapat menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa agar siswa dapat dengan mudah memahami apa yang hendak disampaikan guru berkaitan dengan pembelajaran matematika tersebut. Bahasa juga dapat diterjemahkan ke dalam benda – benda yang konkret untuk memberikan arti dan maksud dari tujuan dari penyampaian bahasa tersebut. Sebagai contoh ketika mengajarkan 5 + 3 = 8 kepada siswa sekolah dasar, dapat kita komunikasikan dengan 5 buah batu yang ditambah dengan 3 buah batu, maka jika dihitung semua jumlah batunya sekarang menjadi 8. Itulah arti dari 5 + 3 = 8. Begitu juga bagi siswa sekolah menengah, 2x + 3y = 6000 dapat diibaratkan dengan 2 buku ditambah dengan 3 pensil harganya adalah 6000 rupiah. Tujuan dari penterjemahan bahasa ini adalah membantu siswa memahami tujuan pembelajaran yang hendak disampaikan

    ReplyDelete
  59. Okta Islamiati
    15301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2105

    Dalam mengajarkan matematika, pendidik harus membuka pikiran mereka dan keluar dari zona matematika murni. Dalam matematika kita mengenal simbol, notasi, maupun bilangan dan hal-hal tersebut seringkali kita nyatakan sebagai kalimat matematika. Artinya, dalam mepelajari matematika, kita perlu menginterpretasikan kalimat matematika tersebut. Pendidik dan siswa harus mampu menerjemahnkan dan diterjemahkan.

    ReplyDelete