Mar 6, 2013

Mathematics and Language 2





Doug Hainline :
@ Marsigit: Teachers who are themselves poor at mathematics will be poor teachers of mathematics. The best teachers of mathematics are confident about their mathematical abilities (with good reason), and enjoy mathematics.
They need not be mathematicians, but they should take pleasure in beautiful proofs and demonstrations, and in showing these to their students. They should be the kind of people who like to read popularized mathematics books, such as the kind the late Martin Gardner wrote, or that Ian Stewart or Keith Devlin write.

Of course, this is a counsel of perfection. We have to start where we are, and try to ensure, for the moment, that every child is exposed to at least one teacher like this in his or her first years of school, and that there is then some institutionalized path that children who become interested in mathematics can follow: Maths Clubs, for instance.

Of course, good teachers will know, and use, whatever mathematical abilities they discover latent in their students. But mathematics has to be taught. The idea that it is just lying, latent, in our pupils, is wrong (despite Socrates' famously, supposedly, demonstrating this the Meno).

Marsigit Dr MA :
@ Doug: Yes I agree that the teachers who are themselves poor at mathematics will be poor teachers of mathematics. Also I do agree that the best teachers of mathematics are confident about their mathematical abilities (with good reason), and enjoy mathematics.

By the way, I should be very careful with your term "beautiful proofs and demonstrations".

"Beautiful" proofs is your perception; but, your students may perceive differently, e.g. that it is very "bad" proofs.

"Demonstrations" is your behave; but, what your students should behave?

"Showing the formula" is also your behave; and, it's a pity that your students just to look passively.

You seemed to force your life (math) to your students. From my perspective, it is dangerous for your students. So, again I have proved that the problems of math teaching are coming from the adults and not from the younger (students).

For me, the students need to learn mathematics; and not as your notion "But mathematics has to be taught". It is the students who NEED to learn math.

Your last notion indicated that your students are shadowed by your ambition to implant math to young generations.

For me, the younger students are free to learn; it is okay if they do not like math and they do not want to learn math. The problems, again, are not coming from the students but from the adults (teachers)

It is better if the students themselves (not the teacher) who claim beautiful math/formulas and demonstrate them to their mate or even to the teacher.

So, the problem is how the teacher are to facilitate their students in order to learn math happily.

64 comments:

  1. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Dalam pembelajaran matematika, seorang guru hendaknya tidak memaksakan siswa untuk menyukai pelajaran matematika karena segala sesuatu yang dipaksakan akan memberikan hasil yang tidak baik. Matematika yang dipaksakan akan membuat siswa merasa tertekan dan terbebani. Dengan begitu siswa akan sulit menyerap materi yang diberikan oleh guru. Guru hendaknya mencari suatu solusi agar siswa menyukai matematika dengan kesadaran dirinya tanpa paksaan dari pihak manapun karena pada hakikatnya matematika adalah diri siswa itu sendiri.
    Pembelajaran matematika yang terkesan otoriter sudah sepantasnya ditinggalkan. Guru yang tadinya hanya berperan sebagai penceramah dapat diubah perannya sebagai fasilitator. Guru memfasilitasi segala kebutuhan siswa dalam hal belajar. Siswa diberi kebebasan untuk mengeksplor gagasan-gagasan yang ada pada dirinya sehingga siswa tidak hanya menerima konsep dari guru akan tetapi siswa juga dapat menemukan dan membangun konsep dengan caranya sendiri. Guru sebagai fasilitator tidak melepaskan siswanya begitu saja. Siswa tetap dalam pengawasan guru, sehingga apabila ada siswa yang salah konsep akan segera diluruskan oleh guru yang bersangkutan. Oleh karena itu, pembelajaran matematika memerlukan persiapan yang benar-benar matang agar pembelajaran dapat berjalan sebagaimana mestinya.

    ReplyDelete
  2. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dari elegi di atas saya menyimpulkan bahwa siswa harus belajar matematika dalam artiam siswa perlu untuk belajar matematika bukan matematika yang harus diajarkan tapi siswa yang harus butuh matematika. Sehingga nantinya akan muncul persepsi siswa untuk bebas belajar matematika. Dan mereka sendiri yang akan langsung mengagumi keindahan matematika bukan karena keterpaksaan belaka.

    ReplyDelete
  3. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Sebenarnya saat kita mnegajar penjelasan kita kepada siswa kita itu harus sesuai dengan pemikiran merkea maksudnya harus sepaham kata-kata kita dengan kata-kata yang dapat dipahami oleh siswa, makanya bahasa juga sangat penting dalam pembelajaran matematika.

    ReplyDelete
  4. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Kebahagiaan yang timbul dari siswa ketika belajar matematika merupakan kesuksesan seorang guru dalam mengajarkan matematika. Hal ini bisa terwujud jika kebahagian itu muncul dari siswa, bukan berdasarkan ambisi guru, yaitu dengan memaksakan kehendak siswa harus berlogika yang sama dengan pemikiran guru. Ini yang salah. Guru harus memberikan kesempatan siswa untuk menemukan formula, sehingga kesan yang diperoleh siswa adalah bahwa dia menemukan sendiri konsep dan merasakan kebahagiaan dalam belajar matematika.

    ReplyDelete
  5. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Matematika bisa saja menjadi bencana untuk peserta didik apabila pembelajaran matematika dilakukan melalui proses/ cara/ tahapan yang tidak benar, tidak ada kesiapan, tidak menyenangkan bagi peserta didik, sehingga peserta didik merasa tertekan. Guru harus benar-benar melayani dan memfasilitasi siswanya dengan baik ketika pembelajaran sehingga dalam pembelajaran siswa merasa senang, nyaman, tidak terpaksa, dan tidak tertekan. Dari situlah maka rasa senang siswa terhadap matematika tersebut akan muncul dengan sendirinya, bukan guru yang mengubah pola pikIr siswa-siswanya untuk menyukai matematika.

    ReplyDelete
  6. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Dalam pembelajaran matematika, guru tidak seharusnya memaksakan kehendaknya kepada siswa. Namun, bagaimana guru memotivasi siswa, bagaimana guru mengelola pembelajaran yang menyenangkan, menarik dan bermakna bagi siswa, sehingga dengan sendirinya siswa akan belajar matematika karena ia memahami bahwa matematika adalah kebutuhan baginya untuk menyelesaikan masalah dalam hidup ini. Disinilah peran guru dituntut untuk memfasilitasi siswa membangun pengetahuannya sendiri, mengelola pembelajaran yang inovatif dan kreatif, menggunakan metode, sumber, media, dan interaksi pembelajaran yang bervariasi, mengembangkan LKS, mengadakan penelitian tindakan kelas, dsb.

    ReplyDelete
  7. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Tugas guru bukan hanya menyampaikan materi kepada siswa. Matematika bukan semata-mata diajarkan oleh guru, tetapi siswa yang dituntut belajar matematika. Maksudnya, tugas guru adalah memfasilitasi siswa dengan memeberikan kesempatan pada siswa untuk belajar matematika. Belajar matematika di sini adalah membangun sendiri konsep matematikanya dengan berbagai kegiatan ilmiah. Dengan begitu akan membuat kegiatan belajar matematika lebih menyenangkan bagi siswa.

    ReplyDelete
  8. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Guru harusnya memberi siswa kesempatan untuk mengkonstruk pengetahuannya sendiri. Guru hanya sebagai fasilitator, bukan mentransfer ilmu yang dia miliki kepada siswa. Pengetahuan yang dikonstruk sendiri oleh siswa akan lebih diingat oleh siswa sehingga pembelajaran akan lebih bermakna. Guru harus kreatif dalam mengembangkan perangkat pembelajaran agar siswa pun menjadi kreatif pula.

    ReplyDelete
  9. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Seringkali salah bahwa belajar matematika harus mencoba atihan soal yang banyak. Latihan soal hanya akan memperlancar pola pikir dan kemampuan dalam menyelesaikan masalah. Kegiatan membaca dalam matematika dirasa penting. Yang menjadi dasar seorang mampu dalam menyelesaikan masalah adalah memahami konsep dan teori dasar terlebih dahulu. Hanya dengan membaca diharapkan kemampuan pemahaman konsep menjadi semakin baik. Seorang guru juga harus banyak tahu dan banyak membaca daripada siswanya sehingga guru dapat menjadi fasilitator yang baik untuk siswanya.

    ReplyDelete
  10. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari karya Mathematics and Language 2 di atas, mengingatkan kembali tugas seorang guru sebagai fasilitator. Namun, jika kita lihat dengan realita di lapangan sering terjadi fenomena di mana keegoisan guru relatif tinggi. Siswa terlalu dituntut untuk menganggap bahwa matematika itu indah. Apabila kita ibaratkan matematika merupakan sebuah makanan, guru menyuruh siswa menyukai makanan tersebut, tanpa mengetahui bahan, sumber, kebersihan, gizi, proses pembuatan, pengemasan, dan penyajiannya. Jika kegiatan tersebut terus dilakukan, makanan tersebut justru menjadi tidak bermanfaat bahkan dapat berbahaya bagi tubuh siswa. Dengan kata lain, proses pembelajaran menjadi sia-sia. Karena rasa senang siswa terhadap suatu pelajaran tidak bisa kita desain begitu saja, melainkan tumbuh dari diri siswa itu sendiri.

    ReplyDelete
  11. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saya setuju dengan pendapat di atas bahwa permasalahan matematika bersumber dari orang dewasa (guru, dosen, orang tua) bukan dari anak (siswa). Maksudnya dalam proses pembelajaran masih terdapat kekeliruan, yaitu pemikiran atau persepsi guru masih bersifat tradisional. Perlakuan guru pun masih keliru dan cenderung sombong, tidak adil, dan menjadikan siswa sebagai boneka pendidikan.

    ReplyDelete
  12. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Karya di atas banyak memberikan informasi dan pemahaman mengenai pembelajaran inovatif, di mana guru harus cerdas dalam pembelajaran. Cerdas di sini maksudnya guru memiliki keterampilan dan berperan sebagai jalannya pembelajaran. Guru mengarahkan siswa untuk bereksplorasi, melakukan investigasi, dan mampu berkomunikasi dengan baik. Tak lupa, guru hendaknya menerapkan hakikat matematika sesuai dengan artikel-artikel bapak Marsigit sebelumnya. Dengan demikian, diharapkan minat belajar dan rasa cinta siswa terhadap pelajaran matematika akan muncul dengan sendirinya tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

    ReplyDelete
  13. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Saya sependapat dengan Prof. Marsigit bahwa guru harus mampu memfasilitasi siswa dalam belajar matematika agar terciptanya matematika yang menyenangkan dan menarik di mata siswa. Guru harus dapat mengajar dengan metode yang bervariatif, kreatif dan inovatif sehingga siswa akan tertarik untuk mempelajari matematika. Dengan pembelajaran yang menyenangkan, maka siswa tidak akan menjadikan matematika sebagai momok yang menakutkan lagi. Siswa akan lebih mudah dalam memahami materi yang di sampaikan gurunya dan tidak lagi merasa terpaksa mempelajari matematika.

    ReplyDelete
  14. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. Dalam kelas siswa harus merasa bahwa mereka yang butuh untuk belajar matematika. sebab siswalah nanti yang akan menggunkan matematika dalam kehidupan sehari-harinya. Guru harus memfasilitasi siswa sehingga siswa menikmati dan menyukai belajar matematika. guru dapat membuat siswa menyukai matematika dengan membimbing siswa menemukan keindahan matematika.

    ReplyDelete
  15. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pembelajaran matematika hendaknya dikemas sedemikian sehingga siswa dapat memahami matematika dengan baik. Salah satu caranya yaitu dengan memilih metode dan media yang tepat dan memfasilitasi siswa dalam belajar matematika secara senang hati

    ReplyDelete
  16. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan I 2014

    Guru yang terbaik adalah guru yang percaya diri dengan kemampuan matematika nya dan mampu menikmati matematika yang dia ajarkan. Untuk mencapai itu, butuh persiapan dalam mengajar di kelas. Mulai dari menyusun silabus, promes, prota,RPP, dan perangkat pembelajaran lain. Yang terpenting adalah mampu menguasai konsep yang akan diajarkan di kelas. Keempat kompetensi yang harus dimiliki seorang guru harus tetap dipegang supaya guru dapat menjadi guru yang ideal

    ReplyDelete
  17. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Mengajar yang menyenangkan adalah ketika murid kita ingin belajar. Saya sering bertemu murid seperti itu, yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap matematika. Bahkan ada yang ingin mengetahui sampai dimana batas matematika. Hal ini bisa terjadi hanya jika kita mengajarkan matematika berdasarkan bahasa anak. Bukan dengan (memaksakan) bahasa kita. Sehingga dia merasa akrab dengan matematika, karena sesuai dengan bahasanya.

    ReplyDelete
  18. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Seorang guru matematika harus bisa mengajarkan konsep matematika tentunya dengan cara berfikir anak sesuai dengan perkembangan usianya. Mungkin dari segi materi pelajaran ini sangat mudah bagi guru. Tetapi cara mentransfer ilmu yang sederhana inilah yang menurut saya seorang guru harus bisa berkreativitas tingkat tinggi dan penuh kesabaran dalam mengajarkannya, kenapa begitu karena pada saat ini cara berfikir anak baru mau kita bentuk atau kita latih. Mulai dari cara penyajian, media penyajian, hingga contoh matematika dalam kehidupan harus bisa menarik perhatian anak dan dapat dengan mudah dipahami olehnya. Dalam pelajaran matematika atau kurikulum matematika yg disusun oleh pemerintah, keberhasilan atau bisa mengikuti atau tidaknya pelajaran matematika tingkat atas akan bergantung dari keberhasilan pemahaman siswa saat sekolah dasar. Kalau saya sebagai guru tidak bisa menanamkan pemahaman konsep matematika kepada anak maka justru saya akan membuat anak kelak membenci matematika (berawal dari tidak bisa menganggap sulit kemudian lama-lama kalau hal tersebut tak terpecahkan solusinya siswa pun akan membenci matematika).

    ReplyDelete
  19. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Tantangan mengajar anak usia puber adalah bagaimana seorang guru harus bijak untuk menyikapi perilaku anak. Di usia siswa SMP, biasanya perilaku anak sudah mulai susah dikendalikan. Kenakalan-kenakalan remaja kerap terjadi seperti tidak memperhatikan guru dan jarang mengerjakan tugas. Minat anak untuk belajar mulai tersingkir dengan minatnya yg lain. Biasanya anak diusia ini tidak ingin dianggap seperti anak kecil tapi justru sikap dan berfikir mereka sebenarnya masih anak2 (tahap peralihan). Dalam belajar matematika pada tingkatan ini tidak perlu lagi memaksa anak untuk belajar, mereka sudah bisa diajak berdiskusi dan menentukan pilihan demi masa depannya. Justru tantangannya mengajar matematika siswa kelas menengah ini ada pada materi ajar yg memiliki tingkat kesulitan tinggi dan hadapkan pada anak yang justru tidak menguasai pemahaman matematika dasarnya dengan jam pelajaran yang terbatas, materi yang banyak, dan harus mengulang kembali pelajaran yg telah lalu ditambah lagi kita harus memaksa siswa belajar sedangkan minat dan bakatnya bukan di matematika. Sebagai seorang guru tentu kita tahu tentang konsep kecerdasan berganda. Kita tahu bahwa anak memiliki kecondoongan berfikir dan minat yg berbeda-beda sehingga kita tidak bisa memaksakan anak untuk menguasai pelajaran yang bukan dari bakat minat dan kecerdasannya.

    ReplyDelete
  20. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillaah...
    Memang tidak dipungkiri bahwa ada beberapa peserta didik tidak menyukai matematika. Hal itu dipicu oleh masalah yang dialaminya ketika mempelajari matematika dan bahkan masalah tersebut dari gurunya sendiri. Setiap peserta didik adalah unik dan mereka pun memiliki cara mereka sendiri untuk mempelajari matematika. Sehingga guru harus mampu memilih metode yang paling tepat agar peserta didiknya mudah dalam mempelajari matematika.

    ReplyDelete
  21. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Dalam hal ini, guru memfasilitasi siswa agar dalam belajar matematika dapat dilakukan dengan senang hati. Guru pun harus melihatkan bagaimana indah dan menariknya matematika kepada para siswanya, seperti seorang guru matematika yang menyukai matematika bagaimana pun kesulitannya. Karena sesuatu yang dianggap guru itu mudah, pasti belum tentu bagi siswanya.

    ReplyDelete
  22. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Seorang guru matematika haruslah memiliki kompetensi-kompetensi profesional untuk dapat mendidik siswa agar menjadi generasi yang dapat bersaing di era globalisasi ini. Matematika akan sangat berguna apabila siswa mampu berpikir matematis dan serta memiliki kemampuan-kemampuan matematik yang baik. Guru yang memiliki pengetahuan matematika yang baik serta mumpuni akan lebih mudah mengeksplor bagaimana matematika itu harus diberikan kepada siswanya, daripada guru yang tidak atau kurang mumpuni dalam pengetahuan matematikanya. Guru yang pandai matematika tentu akan lebih PD dalam menyampaikan materi matematika yang diberikan kepada siswa. Namun guru tersebut juga jangan sampai melupakan bahwa apa yang dipahami olehnya belum tentu sama dengan apa yang dipahami siswanya.

    ReplyDelete
  23. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Hakikat belajar matematika adalah bagaimana siswa mampu membangun dan memahami konsep matematika dengan benar. Guru sebagai fasilitator berperan untuk memfasilitasi siswa agar aktif belajar matematika dan merasa butuh belajar matematika sehingga dapat tercipta pembelajaran matematika yang bermakna dan menyenangkan.

    ReplyDelete
  24. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    S2 Pendidikan Matematika A

    I concur with your idea that mathematics is enjoyment. there is no forcing or pressuring to like mathematics. Mathematics is life so teacher need to make mathematics fun. They should not force student to love mathematics. Teacher also need to construct good perception of mathematics. And i do agree that teacher should facilitate the student to learn mathematics by good learning teaching. It aims to create a great learning.

    ReplyDelete
  25. iLania Eka Andari
    17709251050
    S2 P.Mat C 2017

    Bahasa adalah alat komunikasi, dan matematika adalah bahasa simbol. Matematika dapat dikomunikasikan melalui penulisan ismbol-simbol yang memiliki arti. Namun, di samping itu, mempelajari matematika membutuhkan bahasa yang komunikatif dan efektif.

    ReplyDelete
  26. iLania Eka Andari
    17709251050
    S2 P.Mat C 2017

    Dalam postingan ini, Prof Marsigit kurang setuju dengan pendapat dari Doug Hainline mengenai perspektif “beautiful”, “demonstration”, “showing the formula” dan pernyataan bahwa matematika harus diajarkan. Alasannya adalah karena dari pernyataan-pernyataan tersebut terlihat bahwa matematika adalah ambisi orang dewasa. Padahal seharusnya matematika dipelajari oleh siswa karena kebutuhan siswa, bukan karena keharusan dari orang dewasa.
    Saya kagum terhadap pemikiran Prof Marsigit yang sangat mengedepankan kepentingan siswa dalam mempelajari matematika. Prof Marsigit memperjuangkan hak siswa atas pembelajaran matematika, agar matematika dipelajari dengan suka rela dan dapat menjadi manfaat bagi siswa di kemudian hari, bukan hanya sekadar ambisi orang dewasa.

    ReplyDelete
  27. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Saya setuju bahwa matematika seharusnya bukan untuk diajarkan, tetapi merupakan kebutuhan siswa. Maka tugas guru untuk dapat menumbuhkan minat dan kesadaran pada siswa bahwa siswa perlu belajar matematika. Selain itu, guru perlu memfasilitasi siswa agar belajar matematika merupakan kegiatan yang menyenangkan. Dengan demikian, siswa dengan sendirinya akan merasa memerlukan matematika dan senang dalam mempelajarinya tanpa ada unsur paksaan dari guru.

    ReplyDelete
  28. S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    I strongly agree with the statement on elegi above that the ability of teachers is very decisive in the success of the learning process in the classroom. The inability of teachers of course a little impact on students. Teachers should have good preparation before teaching and be ready for questions that arise from students. Teachers should also be able to recognize the characteristics of students in the classroom and adjust the methods used.

    ReplyDelete
  29. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Matematika bukanlah bidang studi dogmatis, di mana orang-orang dewasa mencoba untuk menyalurkan ambisinya melalui pendidikan matematika. Bagi saya, matematika adalah pembelajaran yang ditumbuhkan sesuai dengan kondisi alamiah anak-anak. Analoginya seperti telur, jika telur ditekan dari luar pasti telur tersebut akan pecah dan benihnya mati, namun apabila telur tersebut dibiarkan melalui proses alamiah maka telur tersebut akan menetas dengan benih yang sempurna.

    ReplyDelete
  30. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Sebagai pendidik dan calon pendidik, kita harus menanamkan pemikiran pada siswa kita bahwa matematika adalah sebuah kebutuhan.Jadi matematika tersebut haruslah dipelajari agar kita dapat memecahkan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.pembelajaran dalam kelas yang berhasil ketika siswamenggunakan pembelajaranyang ada dalam menyelesaikan masalah di kehidupan nya. selain itu menjadi seorang pendidik harus kretif dan inovatif karena ketika guru kreatif makan ada hubungan yang positif terhadap sikap kreatif pada siswa. sehingga guru harus memberikan pembelajaran bermakna dalam kelas.

    ReplyDelete
  31. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Ilmu dipelajari untuk memudahkan manusia dan membantu manusia dalam menyelesaikan masalahnya. Seperti matematika yang merupakan pelajaran wajib yang harus dipelajari karena salah satu pelajaran yang membantu kita dalam memecahkan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebutlah yang harus ditekanan oleh seorang guru. Sebagai seorang guru, kita harus memberikan motivasi postif seperti matematika itu sangat bermanfaat dan membantu dengan keindahan yang dimiliki oleh matematika itu sendiri dengan cara memunculkan keindahan dalam matematika yaitu pembelajaran matematika yang inovatif dan bermakna.

    ReplyDelete
  32. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Menjadi guru matematika yang baik bukanlah suatu perkara yang mudah, memerlukan pengetahuan yang cukup bukan hanya sekedar kemampuan mendidik tapi juga meliputi kemampuan dalam menyampaikan materi serta kemampuan dalam menyelesaikan suatu permasalahan dari soal matematika itu sendiri. Karena pada kenyataannya banyak guru matematika yang mengalami kebingungan dan kesulitan ketika siswa menanya jawaban dari soal-soal matematika khususnya pada jenjang SMP dan SMA, maka dari itu guru harus mempersiapkan diri secara lahir dan batin pada saat akan memasuki kelas agar siswa percaya dengan kemampuan yang dimiliki gurunya.

    ReplyDelete

  33. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Melalui postingan ini saya mendapatkan pelajaran bahwa yang yang paling dominan berpengaruh terhadap proses belajar matematika anak adalah guru.Tak dapat menampik kadang sebagian guru memaksakan kehendaknya untuk diikuti oleh siswanya.Contohnya matematika dewasa yang dipaksakan untuk masuk ke dunia anak.Sifat memaksa ini yang terkadang cenderung membuat anak tidak dapat menumbuhkan rasa cintanya kepada matematika.Jadi perannya guru sebagai fasilitator dengan memberikan hak anak untuk berpendapat dan menuangkan idi- ide maupun gagasannya sehingga tercipta suasana belajar yang menenangkan.

    ReplyDelete
  34. anisa safitri
    17701251038
    PEP B

    Bahasa atau komunikasi mutlak harus diperhatikan seorang guru dalam pembelajaran karena dengannya ia mentransfer pengetahuan. Maka dari itu, guru harus pandai dalam menyampaikan materi dengan bahasa yang tepat agar anak mengerti dan memahami materi yang diberikan oleh guru. komunikasi dari seorang guru yang harus disesuaikan dengan komunikasi perkembangan anak untuk mecapai tujuan yang sudah direncanakan. karena kunci dari berhasil tidaknya siswa menerima pembelejaran adalah dari komuniaksi seorang guru dengan siswa.

    ReplyDelete
  35. Junianto
    17709251065
    PM C

    Seorang guru professional tidak cukup hanya menguasai materi saja namun juga harus mampu menguasai dan memahami siswanya. Maka dari itu, guru harus memahami dulu bagaimana tahap-tahap siswa dalam belajar berdasarkan teori dan di kaitkan dengan siswa yang akan dihadapi. Dengan demikian, siswa juga akan mudah dalam belajar karena guru mengikuti alur dan tahap siswa dalam belajar bukan siswa yang mengikuti guru.

    ReplyDelete
  36. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Guru matematika bertugas memfasilitasi proses pembelajaran siswa sehingga siswa senang dalam belajar matematika. Guru matematika dapat dikatakan senang terhadap matematika, namun kesenangan guru belum tentu menyebabkan siswa senang belajar matematika. Guru harapannya menguasai konsep secara mendalam sehingga baik dimata siswa. Jika guru sudah menguasai konsep-konsep matematika maka untuk menerapkan metode-metode yang membuat siswa senang belajar sangat mungkin dilakukan.

    ReplyDelete
  37. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 P.Mat B

    Thank you sir. as you have told us about how an elementary school teacher in England who facilitates his students learn mathematics in their own way, with their own choice. students are divided into several groups and given different methods or approaches, which can then make them more enjoy the learning process and they can build the mathematical concept the way they like. I think this is a good example about how math teachers should do to help students learn math

    ReplyDelete
  38. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    A good math learning process depends on the condition of the teacher. In my opinion, the condition of teachers will be very influential on the process of learning mathematics. Thus, teachers should facilitate their students to be able to learn mathematics happily. Teach mathematics with material that is relevant to students' lives and teach maths with methods that students love.

    ReplyDelete
  39. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Seorang guru seharusnya dapat menguasai berbagai materi tentang matematika, dapat menikmati mata pelajaran matematika itu sendiri, karena jika tidak guru akan sangat tertekan dan tidak berkembang. Padahal kita ketahui bahwa banyak sekali siswa baik SD, SMP, maupun SMA yang tidak mempunyai rasa senang ataupun menyukai mata pelajaran ini dengan alasan “sulit”, apabila seorang guru tidak menguasai materi dan dia sendiri tidak menyukai maka siswa tersebut juga tidak akan merasa nyaman dan tidak berkembang. Oleh karena itu memang benar bahwa “sumber masalah yang terjadi sekarang ini adalah karena orang dewasa”.

    ReplyDelete
  40. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Guru akan memiliki kemampuan mengajar matematika yang baik, jika guru tersebut menguasai materi atau substansi matematika. Hal ini terkait penguasaan konsep matematika, dimana konsep tersebut akan disampaikan (transfer of knowledge) ke siswa-siswanya. Bagaimana mungkin jika seorang guru hanya terampil mengajar namun tidak menguasai materi yang diajarkan, hal ini justru malah menyesatkan siswa. Namun dalam mengajar, hendaknya kita sebagai guru juga harus memposisikan diri sebagai siswa. Kita tidak mengajarkan sesuatu yang justru menambah sulit bagi siswa. Kita sebagai guru wajib mengajarkan materi secara hirarki dari yang paling sederhana ke yang paling kompleks, serta berdasarkan pengalaman sehari-hari siswa.

    ReplyDelete
  41. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Guru memang tidak boleh egois dengan memaksakan kehendaknya kepada siswa agar menyukai matematika. Ada 2 kemungkinan dalam belajar matematika yaitu: akan menjadi hiburan dan akan menjadi bencana. Akan menjadi hiburan jika terdapat kesiapan dalam belajar matematika dan akan menjadi bencana bila tidak ada kesiapan. Jika siswa belajar karena terpaksa, tanpa ada niat atau kemauan belajar hal ini yang akan membahayakan siswa. Siswa bisa menjadi tertekan. Hal inilah yang disebut bencana dalam belajr matematika. Guru yang baik harus mampu memfasilitsi siswa belajar matematika yang menarik dan menyenangkan.

    ReplyDelete
  42. Junianto
    PM C
    17709251065

    Dalam kenyataannya, seringkali yang terjadi adalah siswa yang harus mengikuti alur dan pola pikir guru. Padahal kita ketahui bahwa yang menjadi subjek belajar adalah siswa. Inilah yang menyebabkan siswa sering disebut sebagai objek belajar, sehingga justrue guru lah yang mendominasi kelas. Paradigma ini sudah seharusnya di kurangi meskipun memang dibutuhkan waktu yang cukup lama dan proses yang panjang. Sistem pendidikan yang sudah berlangsung lama di negara kita juga sulit untuk dirubah sehingga banyaknya materi yang menuntuk harus dikuasai siswa menjadi faktor utama susahnya penerapan student center karena waktu sangat terbatas.

    ReplyDelete
  43. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Kelemahan guru dalam mengajarkan matematika diantaranya ialah kurangnya kemampuan dalam memahami konten matematika serta tidak adanya minat dalam mengajr atau tidak menikmati perannya sebagai guru matematika. Jika seorang guru lema dalam menguasai konten matematika, bagaimana mungkin ia akan dapat mengajarkannya pada siswa. Bisa jadi yang diajarkannya terdapat kekeliruan atau misskonsepsi. Selain itu, jika seorang guru tida senang terhadap perannya mengajarkan matematika maka bagaimana bisa siswanya menjadi senang belajar matematika. Bisa jadi guru tersebut bersikap galak dan membuat siswanya takut sehingga enggan belajar. Sebaiknya seorang guru matenatika mampu menguasai konten matematika dengan baik serta memiliki hasrat mengajar atau semangat mengajar yang baik. Sehingga dalam menberikan materi akan lebih tepat serta membuat siswa menjadi senang dan bersemangat belajar.

    ReplyDelete
  44. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Matematika itu indah, begitu yang dikatakan beberapa orang dewasa namun tidak demikian dengan sebagian besar para siswa.Siswa mungkin berasumsi bahwa matematika itu hal yang sulit, menyusahkan dan berat. Dan yang terjadi terkadang Orang dewasa(guru) sibuk dengan penjelasan dikelas tanpa mengetahui apakah siswa memahami atau tidak. Hal ini harus diatasi sehingga para siswa dapat mencitai matematika.

    ReplyDelete
  45. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Seorang guru matematika haruslah memiliki kompetensi-kompetensi profesional untuk dapat mendidik siswa agar menjadi generasi yang dapat bersaing di era globalisasi ini. Matematika akan sangat berguna apabila siswa mampu berpikir matematis dan serta memiliki kemampuan-kemampuan matematik yang baik. Guru yang memiliki pengetahuan matematika yang baik serta mumpuni akan lebih mudah mengeksplorasi bagaimana matematika itu harus diberikan kepada siswanya, daripada guru yang tidak atau kurang mumpuni dalam pengetahuan matematikanya. Guru yang pandai matematika tentu akan lebih Percaya diri dalam menyampaikan materi matematika yang diberikan kepada siswa. Namun guru tersebut juga jangan sampai melupakan bahwa apa yang dipahami olehnya belum tentu sama dengan apa yang dipahami siswanya.

    ReplyDelete
  46. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Semangat seseorang dalam belajar dan mengajar dapat berdampak dalam proses belajar itu sendiri. Orang yang memiliki semangat dan kemampuan matematika dimungkinkan dan memiliki potensi besar akan melakukan dan merencanakan proses pembelajaran yang baik dan tepat. Karena sebelumnya orang seperti ini telah memiliki motivasi dan itikad yang kuat untuk mengembangkan pembelajaran, dalam hal ini pembelajaran matematika. Oleh karena itu, salah satu hal yang penting dan harus diperhatikan dalam menciptakan proses pembelajaran yang inovatif adalah menghadirkan guru yang memiliki komitmen tinggi dalam bidang pendidikan, khusus nya matematika.

    ReplyDelete
  47. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Pembelajarn matematika guru terkadang ada yang menggunakan metode tradisional yaitu dengan cara transfer of knowledge. Siswa dituntut untuk paham akan materi yang guru telah kuasai. Tanpa ada campur tangan dari siswa sendiri atas konstruksi pengetahuan dalam dirinya. Hal ini terkadang terkesan memaksakan pembelajaran, karena siswa tidak mengkonstruk kognitifnya sendiri.

    ReplyDelete
  48. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Kata indah adalah kata sifat, dan kata sifat itu relatif, tidak semua orang bisa mengatakan indah terhadap suatu objek, apalagi dalam matematika, matematika tidak bisa dikatakan indah, matematika tidak bisa dikatakan mudah karena tidak semua orang menyukai matematika. Kesukaan terhadap suatu hal merupakan hak masing-masing individu, meskipun kita sebagai guru matemaika tentu saa menyukai matematika dan menguasai matematika namun kita tidak dapat memaksakan siswa kita untuk menyukai matematika dan pandai matematika. Hendaknya kita sebagai guru mengajar dengan tulus ikhlas, riang, gembira, dan dapat dimengerti oleh siswa.

    ReplyDelete

  49. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    PPs Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    It can not be denied that elementary school age is golden age when the child will absorb each lesson well and quickly. Therefore the role of the teacher is very important to instill the love of mathematics from an early age. Although the recognition that the pleasure of math comes from the child itself but the teacher should also try to give math lessons with fun. Providing fun learning and adjusting to the child's psychological level at elementary school will help the child to enjoy what he or she is learning, to make the child make math as one of his favorite subjects. Pleasure on subjects will increase students' motivation and interest in learning.

    ReplyDelete
  50. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Dalam menggunakan bahasa dalam matematika, guru sebaiknya menggunakan cara yang tepat. Karena bahasa sangat berpengaruh dalam matematika. Maka penggunaan bahasa harus diperhatikan penggunaannya. Penggunaan bahasa harus disesuaikan dengan aturan- aturan. Bahasa matematika itu mempunyai makna yang tunggal sehingga satu kalimat matematika tidak dapat ditafsirkan bermacam-macam. Sedangkan guru itu sudah dapat berpikir secara abstrak, maka jika sesuatu yang abstrak itu secara langsung diberikan ke siswa tanpa di sesuaikan dengan perkembangan siswa, maka akan menimbulkan kesalahan pemahaman, sehingga siswa menjadi bingung dan tidak dapat mengembangkan pengetahuannya. Oleh karena itu guru sebaiknya menggunakan bahasa matematika sesuai dengan ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  51. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. Dalam kelas siswa harus merasa bahwa mereka yang butuh untuk belajar matematika. sebab siswalah nanti yang akan menggunkan matematika dalam kehidupan sehari-harinya. Guru harus memfasilitasi siswa sehingga siswa menikmati dan menyukai belajar matematika. guru dapat membuat siswa menyukai matematika dengan membimbing siswa menemukan keindahan matematika.

    ReplyDelete
  52. Paradigma yang harus diubah dari guru adalah bahwa berbagai kesalahan dalam pembelajaran bukan hanya berasal dari faktor intrinstik dari siswa, tetapi karena proses pembelajaran yang dijalankan oleh siswa kurang berjalan dengan baik. Orientasi guru masih sebatas mengajarkan matematika, bukan pada bagaimana siswa belajar matematika.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  53. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Guru yang baik adalah guru yang dapat memfasilitasi siswanya secara optimal. Guru tidak seharusnya memaksa siswa dalam mempelajari matematika. Siswa memiliki karekter yang masig-masing berbeda. Siswa hanya membutuhkan fasilitas untuk mengembangkan kemampuannya. Siswa mengembangkan dan membangun pengetahuannya sendiri, tugas guru adalah sebagai fasilitator. Guru dapat memfasilitasi siswa misalnya dengan menyediakan lembar kerja siswa seperti blog ini. Siswa dapat membangun pengetahuan dengan membaca artikel-artikel yang sudah disediakan lalu membuat refleksi dari setiap artikel yang telah dibacanya.

    ReplyDelete
  54. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Guru harus dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Dengan adanya rasa senang, siswa akan merasa perlu untuk belajar matematika dan akan lebih mudah dalam memahami materi yang di sampaikan gurunya dan tidak lagi merasa terpaksa mempelajari matematika. Guru janganlah memaksakan kehendaknya kepada siswa untuk menyukai matematika. Hal ini bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan dan merupakan PR bagi sebagian guru. Salah satu cara menciptakan pembelajaran yang menyenangkan adalah dengan memberikan pembelajaran yang bervariasi.

    ReplyDelete
  55. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Matematika siswa bukanlah matematika yang diberikan oleh gurunya ataupun orang lain. agar siswa mampu memahami matematika, guru harus memberikan kesempatan kepada siswa sehingga matematika siswa adalah matematika yang dibangun oleh siswa itu sendiri. Dengan demikian, siswa akan benar-benar memiliki matematikanya, tidak seperti matematika pemberian guru yang membosankan, menakutkan, serta mudah dilupakan.

    ReplyDelete
  56. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Menjadi guru yang baik bukanlah hal yang mudah. Bekal pengetahuan dan ilmu serta informasi harus selalu dicari dan tidak akan ada kata berhenti. Karena jika berhenti maka bukan menjadi guru yang baik. Tugas seorang guru bukanlah mentransfer pengetahuan yang ia miliki kepada siswa. Namun, sebagai fasilitator yang dapat memacu semangat siswanya untuk dapat mengkonstruksi pengetahuannya sendiri, dan memberikan dukungan kepada siswanya untuk menggali ide-ide cemerlang dari dalam dirinya sendiri.

    ReplyDelete
  57. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Matematika merupakan sebuah kebutuhan yang harus dipelajari agar dapat memecahkan permasalahan dalam kehidupan sehari hari. Matematika akan sangat berguna apabila siswa mampu berpikir matematis dan serta memiliki kemampuan-kemampuan matematik yang baik. Untuk mengembangkan kemampuan matematik yang baik pada siswa dibutuhkan guru yang memiliki kemampuan yang baik pula. Bukan hanya secara akademis namun kemampuan untuk membangun cinta siswa terhadap matematika.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  58. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Untuk mengembangkan kemampuan matematik yang baik pada siswa dibutuhkan guru yang memiliki kemampuan yang baik pula. Bukan hanya secara akademis namun kemampuan untuk membangun cinta siswa terhadap matematika. Sebagai seorang guru, kita harus memberikan motivasi positif seperti matematika itu indah. Memunculkan keindahan dalam matematika dapat dengan pembelajaran matematika yang inovatif dan bermakna.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  59. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Benar bahwa kemmapuan matematika seorang guru turut memberikan andil yang besar bagi prestasi dan prestisenya dalam dunia kependidikan matematika. Guru dengan konsep matematika yang matang tidak akan merasa ragu dalam mengajarkan materi apapun dan dapat menganalogikan dengan mudah dan dapat menampilkan korelasi antar materi tanpa kesulitan. Sedangkan guru dengan latar belakang matematika yang kurang memerlukan pengalaman yang lebih agar bisa menjadi guru yang mumpuni dan mampu memberikan matematika dengan mudah kepada siswa. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  60. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Guru adalah kunci pembelajaran berhasil atau tidak. Seorang guru tidak hanya harus menguasai materi pembelajaran namun dituntut memiliki empat kompetensi yaitu kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Guru yang memenuhi keemapat kompetensi di atas memahami bagaimana menciptakan pembelajaran yang menarik. Tidak hanya dapat memfasilitasi siswa dalam memahami pembelajaran, mereka juga dapat menjalin kedekatan emosional dengan siswa dan menjadi panutan serta inspirasi sehingga meningkatkan motivasi siswa dalam belajar.

    ReplyDelete
  61. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    Pend. Matematika S2 Kelas C

    Segala sesuatu itu tidak bisa dipaksakan. Jika dipaksakan akan menjadi bencana. Seperti halnya dengan matematika, guru tidak bisa memaksakan siswa untuk menyukai matematika. Apabila dipaksakan siswa akan terkena bencana. Karena sebenarnya matematika sudah berada dalam diri siswa yang menyatu dalam jiwa dan pikiran. Jadi matematika akan tumbuh dan berkembang sesuai dengan pengalaman siswa. Tumbuh dan berkembangnya pengalaman akan membantu siswa dalam meningkatkan Intuisi. Dimana intuisi dapat membantu siswa untuk mengembangkan olah pikirnya. Dengan begitu, rasa suka terhadap matematika tidak bisa dipaksa. Rasa suka itu harus tumbuh dari hati, karena segala sesuatu yang dilakukan dengan niat yang ikhlas dan sepenuh hati akan bernilai ibadah.

    ReplyDelete
  62. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Dalam mempelajari matematika, seorang tidak hanya perlu latihan soal yang banyak. Latihan soal akan memperlancar pola pikir dan kemampuan dalam memecahkan masalah. Namun perlu juga diingat bahwa kegiatan membaca dalam matematika dianggap penting. Konsep dan teori dasar perlu dipahami terlebih dahulu sebelum akhirnya seseorang mampu menyelesaikan persoalan matematika. Sehingga, hanya dengan banyak membacalah, pemahaman konsep akan semakin baik. Dalam hal ini, tidak hanya siswa saja yang meningkatkan kebiasaan membaca, namun juga guru. Seorang guru seharusnya lebih banyak tahu dan banyak membaca daripada siswanya sehingga guru dapat memfasilitasi siswanya dengan baik.

    ReplyDelete
  63. Ibnu Rafi
    14301241053
    S1 Pendidikan Matematika Kelas I 2014

    Salah satu faktor yang dapat memengaruhi siswa dalam belajar matematika adalah pemahaman atau penguasaan guru terhadap materi yang diajarkannya dan sebera percaya diri seorang guru terhadap kemampuan matematisnya. Seorang guru matematika yang baik adalah guru yang senantiasa berusaha memfasilitasi siswa untuk dapat belajar matematika dengan senang.

    ReplyDelete