Sep 25, 2010

Elegi Pemberontakan Para Beda




Oleh Marsigit
Sengaja saya tampilkan kembali elegi lama agar bisa terbaca dan menjadi perhatian pembaca. Amiin.

Logos:
Ternyata urusanku itu tidak habis-habisnya. Satu persoalan dapat aku selesaikan, maka muncul persoalan yang lainnya. Sekarang aku menyaksikan fenomena lagi yang mungkin perlu kontribusiku untuk penyelesaiannya. Aku melihat sedang terjadi kegelisahan luar biasa dari para “BEDA”. Setelah aku cermati ternyata kegelisahan tersebut hampir erjadi di mana-mana. Oleh karena itu aku akan selenggarakan konferensi para beda. Wahai para beda, silahkan engkau presentasi karya-karyamu dalam konferensiku ini.

Ontologi Beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah ontologi beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekuasaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Dua orang kembar sekalipun, mereka adalah berbeda. Jikalaupun segala sesuatu tidak berbeda, maka bukankah mereka terlahir pada menit yang beda. Jika mereka toh terlahir pada menit yang tidak berbeda, maka begitu lahir mereka juga menempati ruang yang berbeda. Tidaklah mungkin mereka itu diletakkan semuanya di kiri, semuanya di kanan, semuanya di atas, semuanya di bawa. Begitu lahir mereka juga telah diperlakukan dengan berbeda. Mereka disentuh oleh tangan bidan yang berbeda. Tangan bidan itu meyentuh kedua bayi itu secara bergantian, atau jika waktunya sama maka tidaklah mungkin mereka menyentuhnya dengan kedia tangan kirinya secara bersamaan untuk kedua kembar tadi. Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Waktu beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah waktu beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat waktu beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Tiadalah waktu itu tidak berbeda. Waktu itu tidak dapat menempati dan mengulangi waktu sebelumnya. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Ruang beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah ruang beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat ruang beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu ruang yang sama di dunia ini? Jika engkau menunjuk tempat tinggalmu sebagai suatu ruang yang sama, apakah engkau tidak menyadari bahwa ruangmu itu secara bersama-sama melakukan pergerakan relatif terhadap yang lebih besar, yaitu pergerakan bumi dan tata surya ini. Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Bernasib beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah nasib beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat nasib beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu nasib yang sama di dunia ini? Jika engkau dapat menunjuk suatu nasib sebagai suatu nasib yang sama, apakah engkau tidak menyadari bahwa nasibmu itu benar-benar tentang dirimu, padahal engkau tidak dapat menemukan dirimu yang lainnya. Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berpikir beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpikir beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berpikir beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu berpikir yang yang tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berpikir sebagai suatu berpikir yang tidak berbeda, misalnya memikirkan “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua “A” yang dipikirkan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berbicara beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berbicara beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berbicara beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu berbicara yang yang tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berbicara sebagai suatu berbicara yang tidak berbeda, misalnya berbicara tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua pembicaraan tentang “A” yang dibicarakan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berkarya beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berkarya beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berkaryabeda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu berkarya yang yang tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berkarya sebagai suatu berkarya yang tidak berbeda, misalnya berkarya tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berkarya tentang “A” yang berkarya itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berpenampilan beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpenampilan beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berpenampilan beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang berpenampilan tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berpenampilan sebagai suatu berpenampilan yang tidak berbeda, misalnya berpenampilan tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berpenampilan tentang “A” yang berpenampilan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Beraktivitas beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah beraktivitas beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat beraktivitas beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang beraktivitas tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang beraktivitas sebagai suatu beraktivitas yang tidak berbeda, misalnya beraktivitas tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua beraktivitas tentang “A” yang beraktivitas itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berpakaian beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpakaian beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berpakaian beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang berpakaian tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berpakaian sebagai suatu berpakaian yang tidak berbeda, misalnya berpakaian tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berpakaian tentang “A” yang berpakaian itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berperasaan beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpakaian beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berperasaan beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang berperasaan tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berperasaan sebagai suatu berperasaan yang tidak berbeda, misalnya berperasaan tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berperasaan tentang “A” yang berperasaan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Orang tua berambut putih:
Baiklah wahai para beda, aku telah menghayati pemikiranmu semua. Itulah sebenar-benar beda, yaitu tidaklah ada di dunia ini sesuatu yang tidak berbeda. Maka aku ingin menyampaikan pesanku kepada para logos dan para kuasa untuk berhati-hatilah menjaga kuasamu. Para logos mempunyai kuasa untuk mengharapkan semua yang ada dan yang mungin ada sebagai tidak berbeda. Sedangkan para kuasa akan sangat tergoda menggunakan kekuasaannya untuk menjadikan dunia ini tidak berbeda, yaitu tidak berbeda dengan hidupnya dan kekuasaannya. Jika engkau betul-betul melaksanakan harapanmu itu maka serta merta engkau terancam oleh mitos-mitosmu sendiri. Sedangkan jika engkau betul-betul melaksanakan kegiatanmu berusaha membuat tidak beda maka engkau itulah sebenar-benar para mitos itu. Terutama hati-hatilah bagi para guru terhadap para siswa-siswanya. Tiadalah dua siswa di dunia itu yang tidak berbeda. Jika engkau para guru mengharapkan para siswa-siswamu untuk menjadi siswa-siswa yang tidak berbeda maka engkau terancam oleh mitos-mitosmu. Apalagi jika engkau para guru telah melakukan usaha-usaha atau ikhtiar-ikhtiar untuk mengusahakan agar para siswa-siswamu tidak berbeda, maka dengan ini aku proklamasikan bahwa engkau para guru tidak lain tidak bukan adalah mitos-mitos belaka yang siap menerkam dan menelan bulat-bulat para siswa-siswamu sebagai korbannya.

23 comments:

  1. Dita Nur Syarafina
    NIM. 16709251003
    PPs Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Sejak awal penciptaan manusia, Allah SWT telah membuat Nabi Adam dan Hawa dengan berbeda jenis kelamin, tentu pula berbeda secara fisik dan perilaku. Tuhan pun menciptakan hewan dan tumbuhan berbeda-beda. Tujuannya agar manusia (makhluk berakal dan berhati) dapat menyadari bahwa perbedaan bukan hambatan untuk mencapai ridhoNya, justru perbedaan menghasilkan keanekaragaman pembelajaran untuk menggapai ridhoNya. Dengan mengetahui hakekat perbedaan maka jangan sampai guru mempunyai pencapaian untuk membuat siswanya mempunyai tingkat kemampuan yang sama. Itu salah. Sebagus apapun guru mengajar, tingkat kemampuan siswa tidak akan pernah sama. Sehingga dengan mengathuai perbedaan tiap siswa, guru diharapkan lebih kreatif lagi dalam proses pembelajaran sebagai suatu bentuk usaha guru untuk mengakomodasi semua perbedaan.

    ReplyDelete
  2. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Semua yang ada dan yang mungkin ada di dunia ini tiadalah yang tidak berbeda. Baik itu waktu yang berbeda,ruang yang berbeda,nasib yang berbeda,berpakaian yang berbeda, pemikiran yang berbeda,berkarya berbeda,berbicara berbeda dan berperasaan pun berbeda. Semuanya mempunyai perbedaan bahkan sekecil ataupun yang tak telihat sekalipun. Kita sebagai manusia justru haruslah menggapai beda dengan beda yang semakin baik. Karena hari esok harus lebih baik dari hari ini. Jika hal itu tidak terjadi maka kita termasuk orang merugi. Padahal beda-beda yang lain sudah muncul namun jika kita tetap sama maka tentu saja ada ketimpangan.

    ReplyDelete
  3. Nur Dwi Laili Kurniawati
    13301241063
    Pendidikan Matematika C 2013

    Perbedaan itu pasti. Bahkan sikap kita dalam menghadapi perbedaan pastilah berbeda- beda. Ada yang justru menentang perbedaan, ada yang menerimanya dengan sambil lalu, dan ada yang menerimanya dengan penuh kesadaran. Perbedaan itu pasti. Maka sebenar- benar kesempatan tidaklah datang dua kali. Maka sikap kita dalam menerima perbedaan jugalah menentukan perbedaan yang terjadi kedepannya. Kesadaran kita akan kepastian perbedaan hendaknya menjadikan kesadaran bagi kita untuk senantiasa mengambil kesempatan yang ada didepan kita. Karena sebenar- benar kesempatan tidak akan datang dua kali dalam hidup kita. Maka hidup kita juga dihadapkan pada berbagai pilihan yang berbeda. Maka setiap pilihan yang berbeda memiliki konsekuensi yang berbeda. Perbedaan itu pasti. Maka sebenar- benar manusia hendaklah memohon petunjuk kepada Allah SWT dalam mengambil setiap keputusan.

    ReplyDelete
  4. Areani Eka Putri
    12301249003
    Pend. Matematika Sub'12

    segala aspek yang ada di dunia ini tidak ada yang tidak berbeda, segala sesuatunya pasti memili perbedaan masing-masing, untuk itu dari perbedaan itu diharapkan dapat saling melengkapi sehingga dapat memahami perbedaan masing-masing. di dalam dunia pendidikan sala juga setiap guru pasti memiliki cara dan metodenya masing-masing untuk mengajar begitu juga dengan siswa pasti memiliki karakter dan latar belakang yang berbeda sehingga diperlukan strategi khusu untuk memahami karakter siswa tersebut sehingga mereka dapat menerim pelajaran dengan baik pula. menerima perbedaan itu lebih baik dari pada menolaknya kerena dengan menerima dengan adanya perbedaan maka akan terhindar dari berbagai macam pertikaian sama halnya dalam beragama pun, ada bermacam-macam agama dan memiliki keyakinan yang berbeda-beda tapi tujuan yang sama yaitu kepada Tuhan Allah, untuk itu ketika adanya rasa mau menerima adanya perbedaan maka akan ada toleransi beragama dan saling menghargai sesama. untuk dapat mencapai itu semua baik adanya dengan mengandalakan Tuhan dalam setiap perjalanan kehidupan kita. terimakasih

    ReplyDelete
  5. SUPIANTO
    16701261001
    S3 PEP KELAS A 2016

    BEDA itu adalah anugerah, Tuhan menciptakan makhluk sebagai sesuatu yang unik yg tidak sama dengan yg lainnya. sehingga merupakansebuah kedholimanjika kemudian manusia dituntut untuk sama dengan manusia-manusia lainnya. hal ini tercermin dalam sistem pendidikan kita yang belum menghargai perbedaan setiap individu. siswa dituntuk untuk belajar hal yang sama dan memiliki keahlian yang sama. oleh karna itu, dibutuhkan kearifan untuksadar akan keberagaman dan kebedan manusia dan memandangnnya sebagai bagian dari anugerah Tuhan.

    ReplyDelete
  6. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Tuhan menciptakan segala sesuatu di dunia berbeda-beda, mulai dari penciptaan manusia, adalah sulit dibayangkan jika manusia berjenis kelamin sama , misalnya laki-laki semua atau perempuan semua atau dari fungsi organ tubuh misalnya seluruh organ tubuh kita memiliki fungsi yang sama, semuanya berfungsi untuk melihat. Oleh karena itu perbedaan harus dipahami sebagai sebuah anugerah Tuhan YME yang harus disyukuri dan diterima oleh manusia. Dengan mengetahui bahwa pada hakekatnya manusia adalah berbeda, berarti juga setiap siswa memiliki kemampuan dan pemahaman yang berbeda dalam proses pembelajaran sehingga diharapkan guru mampu memfasilitasi pembelajaran dengan membangun komunikasi yang aktif dengan para siswa agar dapat tercipta pembelajaran yang efektif

    ReplyDelete
  7. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Tidaklah ada di dunia ini sesuatu yang sama persis. Bahkan dua orang yang kembar identik pun tentu berbeda. Karena itu adalah kodratnya. Ini penting menjadi perhatian para pendidik untuk tidak memaksa siswa yang memiliki karakter berbeda-beda agar menjadi sama. Dalam mengajar juga kita perlu mempertimbangkan perbedaan karakteristik siswa sehingga diharapkan untuk menyusun pembelajaran yang dapat mengakomodir perbedaan-perbedaan tersebut.

    ReplyDelete
  8. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Perbedaan terjadi karena adanya dimensi ruang dan waktu. Jadi semata-mata itu telah terjadi perbdaan. Oleh karena itu semua orang mempunyai karakterstik yang berbeda bahkan dalam hal berpendapat. Pandangan setiap orang harus dihargai dalam berpendapat, karena itulah sebenar-benarnya pendapat yang baik. Saling memberikan masukan dengan penuh kedamaian dan saling menghargai.

    ReplyDelete
  9. Nauqi Aprilia Putri
    13301241023
    Pendidikan Matematika A 2013

    Tak ada sesuatu hal di dunia ini yang tidak beda. Berdasar apa yang dipaparkan di atas, pikiran beda, penampilan beda, waktu beda, dan lainnya. Karena setiap yang ada memiliki ciri khasnya masing – masing. Begitu pula pada pembelajaran matematika. Satu siswa dengan siswa lainnya tentunya berbeda, memiliki kemampuan yang berbeda – beda pula. Maka, tidak bisa guru memberikan perlakuan yang sama pada tiap siswa. Karena kebutuhan yang mereka harus penuhi berbeda – beda. Ada siswa yang memiliki prestasi yang tinggi, rata – rata dan rendah. Perlakuan guru terhadap siswa pun disesuaikan dengan kemampuan mereka.

    ReplyDelete
  10. Nilza Humaira Salsabila
    16709251026
    Pendidikan Matematika kelas B PPs 2016

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada tidak ada yang tidak berbeda. Begitu pula dengan tiap siswa di sekolah. Tiap siswa memiliki keunikan masing-masning pada dirinya. Cara menerima informasi, persepsi yang dimiliki berbeda pada tiap siswa. Untuk itu tugas berat guru adalah membelajarkan siswa yang memiliki perbedaan tersebut di dalam ruang kelas yang sama. Dalam membelajarkan siswa, guru tidak lah boleh berusaha untuk menyamakan diri siswa dengan dirinya.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  11. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Elegi ini memberikanku sebuah refleksi akan betapa banyak mitos-mitos yang sudah aku ciptakan selama ini, seringkali diriku ini luput dengan mengeliminasi ketetapan sebagai kodrat ciptaan Allah SWT bahwasanya diriku ini adalah hidup dalam beda dalam artian bahwa diriku ini hidup ternyata tidak pernah mencapai yang namanya benar absoulut baik ketika masih dalam kandungan samapai tumbuh berkembang seperti sekarang ini karena seringkali diriku beranggapan benar padahal kebenaranya itu terbilang bukanlah benar pasti akan ada beda selisih waktu dan itu pasti mekipun memilki persamaan ruang. Kesimpulannya kita yang sedang belajar menjadi logos yang berfikir kritis haruslah berfikir bahwa kita dalam berfikir kritis ternyata juga memilki keterbatasan dalam berfikir kritis karena kebenaran yang kita capai itu adalah sebebar-benarnya adalah benar yang relatif, kebenaran absoulut adalah kuasa dan ketetapan Allah SWT. Ampunilah dosa-dosa kami para logos ini ya Allah yang sudah luput dari kodrat kami sebagai ceptaan-Mu . Amin Ya Robbal`alamin

    ReplyDelete
  12. Beda adalah harmoni. Beda adalah warna. Dan beda adalah keindahan. Kehidupan satu warna tidak menjadi kehidupan yang indah dan tidak akan menghasilkan harmoni. Ketika sama adalah yang dituntut maka bersiaplah untuk menjadi mitos yang sampai kapan pun tidak akan menyentuh kebenaran. Berbedalah untuk saling menutupi dan melengkapi. Tapi janganlah beda menciptakan ego karena ego dalam diri beda hanya akan memakaksakan dirinya menjadi sama sehingga menghasilkan konflik karena perbedaan. Karena kita telah dicipatkan berpasangan, bersuku-suku, dan berbangsa-bangsa untuk kita saling mengenal satu sama lain, maka marilah untuk tetap bersikap sederhana untuk mencapai keharmonisan.

    ReplyDelete
  13. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Bila kita berbicara filsafat, tidak ada satupun di dunia ini yang tidak beda. Selama masih di dunia, semua objek terikat dengan ruang dan waktunya. Demikian halnya dengan manusia, sudah menjadi kodrat bahwa setiap individu tidak ada yang sama. Semua individu memiliki perbedaan hal ini dapat dilihat dari segi apapun. Dengan mengetahui kenyataan ini, maka sebagai guru tidaklah tepat jika kita memandang siswa memiliki pengetahuan yang sama, terlebih lagi mengharapkan siswa menjadi sama. Setiap siswa memiliki perbedaan, diantaranya adalah potensi dan minat yang dimiliki. Maka guru harus bisa memfasilitasi keanekaragaman siswa tersebut.

    ReplyDelete
  14. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    beda adalah sesuatu yang unik di muka bumi ini, kita tidak dapat menyamakan segala sesuatu yang ada di dunia ini karena hakekatnya penciptaan yang ada di dunia ini diciptkan dalam keadaan yang berbeda. Ketika kita sebagai seorang guru ingin membuat pengetahuan kita diteima oleh siswa maka tidaklah sekali-kali untuk membuat siswa kita sama dengan kita, karena ketika itu terjadi maka guru tersebut adalah sebenar-benar mitos

    ReplyDelete
  15. Eka Pravista
    13301241004
    Pendidikan Matematika A 2013

    Di dunia ini penuh dengan yang namanya "beda" termasuk diriku juga akan berbeda. Tiap waktu berganti maka diriku akan selalu beda dengan diriku yang lalu. Setiap individu memiliki karakteristik masing-masing. Begitu pula dengan siswa tentunya memiliki karakteristik yang berbeda-beda pula.

    ReplyDelete
  16. Eka Pravista
    13301241004
    Pendidikan Matematika A 2013

    Karakteristik siswa yang satu tentulah berbeda dengan karakteristik siswa lainnya. Misalnya dalam pembelajaran ada siswa yang lebih senang jika pembelajaran dilaksanakan di dalam ruang kelas, tetapi ada juga siswa yang lebih senang jika pembelajaran dilakukan di luar kelas. Oleh karena itu sebagai seorang guru jangan menyamakan siswa yang satu dengan siswa yang lain karena pada dasarnya karakteristik mereka adalah berbeda. Guru hendaknya dapat memahami karakteristik setiap siswanya.

    ReplyDelete
  17. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Sesungguhnya semua yang berada di dunia ini akan selalu berbeda, bahwa untuk diri sendiri kuga akan selalu berbeda, kenapa demikian, karena kita masih terikat oleh ruang dan watu. Aku satu menit yang lalu tentunya tidaklah sama dengan aku sepuluh menit kemudian sehingga dalam hal ini aku tidak akan pernah sama dengan aku. Selain itu segala sesuatu yang ada didunia ini tentunnya haruslah berpasang-pasangan kecuali Tuhan itu sendiri. Berpasang-pasangan menyebabkan sesuatu benda mempunyai suatu antitesisnya, sehingga akan berbeda lagi. Jadi sangat tidak pantaslah seseorang jika selalu ingin memaksakan pendapatnya kepada orang lain agar sama dengan jalan pemikirannya,karena pengalaman orang itu berbeda-beda satu sama lain.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  18. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    What we have to do… is to find a way to celebrate our diversity and debate our differences without fracturing our communities.
    (Hillary Clinton)
    Ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam menyikapi perbedaan. Pertama, meyakini bahwa perbedaan adalah satu hakikat dan keniscayaan sebagai ramhat Allah SWT. Kedua, mencoba untuk memecahkan masalah perbedaan secara bijaksana, penuh pengertian, saling harga menghargai, serta tanpa paksaan dan kekerasan.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  19. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Selanjutnya, menghadapi perbedaan tidak cukup hanya dengan mendiamkan, atau bahkan dengan menafikan keberadaannya, tetapi perlu dimusyawarahkan. Keempat, menyikapi terjadinya perbedaan dengan melalui keteladanan, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi teladan bagi orang lain. Kelima, menyikapi adanya perbedaan dengan menetapkan kebijakan, program dan kegiatan bersama yang dirumuskan secara demokratis, transparan, terbuka, dan akuntabel.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  20. Fitri Ayu Ningtiyas
    16709251037
    S2 P.Mat B UNY 2016


    Dunia ini penuh dengan perbedaan, alangkah indahnya jika sesama manusia dapat saling menghargai perbedaan-perbedaan itu. Diantara perbedaan-perbedaan itu, terdapat pula perbedaan kemampuan dan keahlian antara satu orang dan lainnya termasuk kemampuan belajar para peserta didik. Tidak ada peserta didik yang memiliki kemampuan yang sama baiknya, untuk itu diperlukan kebijaksanaan para guru untuk mengerti dan memahami hal ini, dengan tetap selalu memotivasi para peserta didik.

    ReplyDelete
  21. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    semua yang ada di dunia memiliki perbedaan, baik itu waktu yang berbeda,ruang yang berbeda,nasib yang berbeda, pemikiran yang berbeda,berkarya berbeda, dan berperasaan pun berbeda. Antara ada dan yang mungkin ada di dunia ini tiadalah ada yang identik. Semuanya mempunyai perbedaan bahkan sekecil ataupun yang tak telihat sekalipun. Oleh karena itu, perbedaan itu adalah sebuah rahmat-Nya yang harus disyukuri oleh semua makhluk ciptaan-Nya.
    Tidaklah bersyukur seorang guru yang menganggap peserta didiknya semua mempunyai karakter yang sama, sehingga harus dituntut sama dalam segala hal. Oleh karena itu, seharusnya sorang guru bisa memposisikan setiap peserta didiknya dalam posisi yang berbeda-beda. Berbeda minatnya, berbeda kemampuannya, berbeda pendapatnya, berbeda kecepatan belajarnya, dan sebagainya.

    ReplyDelete
  22. Moh. Bayu Susilo
    16709251012
    S2/P. Matematika/A/2016

    Semua hal di dunia pada hakikatnya adalah berbeda. Tidak ada satupun hal di dunia ini yang sama. Pasti ada perbedaan pada dimensi ruang dan waktunya. Dengan kata lain tidak hal yang identik di dunia ini. Sebuah ucapan yang meskipun sama tidak mungkin diucapkan pada waktu yang sama, hal itu sebagai salah satu contoh kecil bahwa tidak ada hal yang serupa. Dengan menyadari hal tersebut, tidaklah bijak bila menyamakan perlakuan kepada hal-hal yang jelas tidak sama. Dan itu menyalahi kodrat yang telah diberikan Tuhan bahwa tiadalah hal benar-benar serupa dalam dunia ini.

    ReplyDelete
  23. Annisa Eprila Fauziah
    16709251040
    PPs P.Mat B 2016

    Perbedaan yang ada dunia merupakan pengetahuan, dengan adanya perbedaan manusia bisa mempelajari satu sama lain. Tidak boleh menjudge dan membeda-bedakan orang, hal ini dapat mengakibatkan ketidakadilan. Tuhan Maha Kuasa menciptakan manusia dengan kelebihan dan kekurangannya berbeda-beda satu sama lain, begitu pun dengan alam semesta dan hukum alam, di dalamnya terdapat perbedaan yang harus dipelajari agar manusia dapat berpikir dengan akalnya dan membuat pengetahuan.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id