Jul 31, 2010

Elegi Menggapai Awal dan Akhir Kedua

Oleh Marsigit

Awal dan akhir adalah semua yang ada dan yang mungkin ada.
Maka tiadalah awal dan akhir itu di luar waktumu.


Awal dan akhir bukanlah tentang semua yang ada dan yang mungkin ada.
Maka awal dan akhir itu berada dalam pikiranmu.
Tiadalah awal jika dia bertemu dengan akhir.
Padahal aku menyaksikan awal berada di dalam akhir.
Tetapi yang demikian aku menjadi merasa tidak adil.
Karena aku bisa mengatakan bahwa akhir berada dalam awal.
Tiadalah akhir jika dia itu bertemu dengan awal.
Padahal aku menyaksikan akhir berada di dalam awal.
Tetapi yang demikian aku menjadi merasa tidak adil.
Karena aku bisa mengatakan bahwa akhir berada dalam awal.
Jika awal dan akhir itu berada di luar pikiranmu.
Maka itulah awal sama dengan akhir.
Padahal aku menemukan awal tidak sama dengan awal.
Aku juga menemukan akhir tidak sama dengan akhir.
Jika engkau bingung tetapkanlah saja awal tidak sama dengan akhir.
Jika engkau bersemangat awal mungkin sama dengan akhir.
Maka segala yang ada dan yang mungkin ada adalah awal dan akhir.
Jika awal dan akhir itu satu.
Maka Yang Satu itu Yang Kuasa.
Jika awal dan akhir itu banyak.
Maka aku termasuk di dalamnya.
Jika awal dan akhir itu diriku.
Itulah yang ada dan yang mungkin ada.
Jika awal dan akhir itu diri Nya.
Maka sudah pastilah ketetapan Nya.
Maka aku menemukan bahwa diriku itu berada di antara awal dan akhir.
Jika engkau ragu, itulah karena mereka berada di luar pikiranmu.
Sedangkan jika engkau paksakan mereka berada dalam pikiranmu.
Maka engkau masih diminta pertanggungjawabannya.
...
Maka renungkanlah.

94 comments:

  1. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Elegi ini mengajarkan saya untuk selalu bersyukur dengan apa yang diperoleh di dunia ini. Kita sebagai manusia tidak akan pernah tahu awal dan akhir kehidupan kita karna semua hanya milik kuasa-Nya. Nikmati proses, slalu berikhtiar, dan bersyukur. Jangan pernah merasa tinggi hati dihadapan-Nya.

    ReplyDelete
  2. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Dimana ada pertemuan disanalah aka nada perpisahan. Dimana ada awal disitulah ada akhir. Namun akan ada awalan setelah akhiran. Karena kita masih diberikan ruang dan waktu di antara awal dan akhir, pergunakan semuanya sebaik – baik mungkin hingga tidak mungcul penyesalan setelah datangnya akhir.

    ReplyDelete
  3. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Awal mengadakan akhir, akhir pertanda ada awal;. Tidaklah ada awal jika tidak ada akhir, Tidak pula ada akhir jika tidak ada awa. Awal dan akhir itu mungkin ada atau mungkin tidak ada. Jika ada dalam pikiranmu maka itu pertanda baik bahawa dirimu berpikir, namun janganlah bersedih hati jika mereka tidak ada pikiranmu, karena saat kmu berpikir mereka ada dalam pikiranmu. Sehingga sebenar-benarnya kamu itu berada di awal dan akhir.

    ReplyDelete
  4. Yuni Astuti
    14301241035
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Sungguh dalam makna dari tulisan di atas yang saya rasakan. Awal dan akhir merupakan sesuatu yang selalu berdampingan dan tak terpisahkan. Setiap kegiatan maupun perbuatan yang kita lakukan pasti memiliki awalan, kemudian kita menjalani proses demi proses, dan pada akhirnya kita akan menemui suatu akhir. Dalam hidup ini pun kita berawal dari bayi yang baru dilahirkan ke dunia, dan kelak pasti lah kita akan menemui akhir dari hidup kita ini yang hanya Allah yang tahu kapan itu akan terjadi. Oleh karena itu isi lah setiap detik hidup kita dengan hal-hal yang baik dan bermanfaat.

    ReplyDelete
  5. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Segala yang ada di dunia ini pasti mengalami dua fase, yaitu adanya awal dan akhir. Keduanya telah menjadi fase alami yang ditentukan oleh Allah SWT. Seperti halnya dalam proses pembelajaran harus diawali dengan perencanaan yang matang guna mencapai akhir, yaitu tujuan pembelajaran. Jadi, segala sesuatu hendaknya diawali dengan niat yang matang dan direalisasikan dengan usaha yang semaksimal mungkin, agar mampu menggapai tujuan yang diharapkan.

    ReplyDelete
  6. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Membaca elegi ini mengingatkan saya akan sifat Allah yakni Hualawwalu wal Akhiru (Dialah yang awal dan yang akhir). Dari sini saya bisa bependapat bahwa tiadalah seorang mahlukpun yang tahu awal itu seperti apa dan akhir itu seperti apa.

    ReplyDelete
  7. Ajeng Puspitasari / 14301241005
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    "maka aku menemukan bahwa diriku itu berada di antara awal dan akhir"
    Satu cuplikan kalimat di ataslah yang mampu saya pahami, untuk diri saya pribadi. Bahwasanya, saya berada di antara awal dan akhir, dari setiap hal. Setiap saat saya memulai sesuatu, entah kapan saya akan mengakhirinya, lalu memulai yang lain lagi. Maka saya adalah berproses. Jadi kuncinya adalah menjalani setiap proses apapun yang dilakukan, dengan niat yang tulus, ikhlas, entah sampai kapan akan berakhir semua 'akhir' dan 'awal' ini.

    ReplyDelete
  8. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Ketika merenungkan elegi diatas, saya berketetapan bahwa awal dan akhir yang sesungguhnya adalah Allah SWT, karena segala sesuatu berasal dari-Nya dan akan berakhir pada-Nya. Tetapi awal dan akhir di dunia adalah bermacam-macam dan tidak dapat dipatok. Karena setiap awal dan akhir di dunia berasal dari ketentuannya pula maka memang Allah lah Yang Maha Awal dan Yang Maha Akhir. Seperti yang kita ketahui bahwa kehidupan di dunia itu bagaikan roda yang berputar, atau bagaikan sebuah spiral yang direntangkan. Ketika kita telah mengakhiri satu putaran penuh, maka kita akan memulai ke putaran yang selanjutnya. Begitu seterusnya.

    ReplyDelete
  9. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Ada awal, ada juga akhir. Segala yang berawalan, pasti juga akan berakhir. Termasuk juga hidup. Hidup kita suatu saat juga akan berakhir. Akhir seperti apa, kita juga tidak tahu. Namun selama masih diberi kesempatan untuk hidup hendaknya memanfaatkan sebaik mungkin dan tidak menyia – nyiakan hidup. Bersyukur merupakan hal yang dapat dilakukan dalam memanfaatkan kesempatan. Namun awal dan akhir bagi setiap orang juga berbeda – beda, tergantung bagaimana ia memandang awala sebagai awal, dan akhir sebagai akhir.

    ReplyDelete
  10. Aditya Raenda A
    14301241036
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Semua yang diciptakan di dunia ini pasti ada awal dan ada akhirnya. Manusia bisa merencanakan namun tidak akan tahu kapan akan berakhir karena hanya Allah yang tahu kapan akan berakhir. Seperti hidup ini kita tidak akan tahu kapan kita berkahir hanya Allah yang tahu. Oleh karena itu selalu berbuat baik dimanapun berada karena kita tidak akan pernah tahu kapan kita akan berakhir.

    ReplyDelete
  11. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Segala yang ada di dunia ini pasti mengalami dua fase, yaitu adanya awal dan akhir. Keduanya telah menjadi fase alami yang ditentukan oleh Allah swt. Seperti halnya dalam proses pembelajaran harus diawali dengan perencanaan yang matang guna mencapai akhir, yaitu tujuan pembelajaran. Jadi, segala sesuatu hendaknya diawali dengan niat yang matang dan direalisasikan dengan usaha yang semaksimal mungkin, agar mampu menggapai tujuan yang diharapkan.

    ReplyDelete
  12. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Sebenarnya saya kurang paham dengan elegi di atas, namun yang saya pikirkan setelah membaca elegi di atas adalah, semua yang ada di dunia ini pasti berakhir atas kehendak-Nya. Dan pada akhir nanti akan diminta pertanggungjawaban atas apa yang dilakukan dari awal sampai akhir. Maka lakukan sebaik mungkin yang saya bisa dengan selalu mengingat Tuhan YME

    ReplyDelete
  13. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Semua yang ada dan yang mungkin ada adalah awal dan akhir. semua dapat menjadi awal dan semua dapat menjadi akhir. awal pasti bertemu akhir. tergantung bagaimana kita menganggap mana yang termasuk awal dan mana yang termasuk akhir. tetapi ingat bahwa awal dan akhir menurut ketetapanNya adalah yang terbaik.

    ReplyDelete
  14. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Elegi ini mengajarkan saya untuk selalu bersyukur dengan apa yang diperoleh di dunia ini. Kita sebagai manusia tidak akan pernah tahu awal dan akhir kehidupan kita karna semua hanya milik kuasa-Nya. Nikmati proses, slalu berikhtiar, dan bersyukur. Jangan pernah merasa tinggi hati dihadapan-Nya.

    ReplyDelete
  15. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D 16

    Awal dan akhir seperti dua mata koin yang tak mungkin dipisahkan. Meskipun saling bertolak belakang awal dan akhir tersebut tatap satu.

    ReplyDelete
  16. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Awal dan akhir itu relatif sesuai dengan cakupan kita melihatnya. Ada yang jelas awal dan akhirnya namun ada juga yang belum jelas awal dan akhirnya. Pertemuan pada suatu rapat misalnya, hal ini memiliki awal awal dan akhir. Sedangkan kehidupan di dunia kita tidak tahu awal dan akhir yang sesungguhnya. Kemudian begitu pula dengan perputaran waktu.

    ReplyDelete
  17. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Menjalani kehidupan ini tentunya ada titik awal dan akhir. Awal dan akhir kehidupan akan tetap ada dan tidak dapat dihilangkan salah satu dari keduanya. Kita ketahui bahwa memang tidak ada yang abadi. Titik awal dan akhir manusia ialah saat lahir dan saat menghadapi kematian.

    ReplyDelete
  18. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Jarak antara awal dan akhir kehidupan merupakan waktu yang tepat untuk manusia menjalani kehidupan dengan penuh makna dan kebermanfaatan. Jadi, pergunakan dengan sebaik-baiknya, selalu berbuat kebaikan dan jauhkan maksiat saat waktu antara awal dan akhir dari hidup karena tidak akan pernah kembali kesempatan itu.

    ReplyDelete
  19. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Awal dan akhir adalah dua hal yang saling bertentangan. Tiadalah akhir jika bertemu dengan awal. Kita saat ini berada di antara awal dan akhir, karena kita telah lahir di bumi ini itu dinamakan awal, melalui proses anak-anak, remaja kemudian dewasa maka kita berada di antara awal dan akhir. Akhir kita adalah ketika Allah SWT mengambil nyawa kita. Kita berakhir di bumi tetapi belum di akhirat. Ketika Allah mengambil nyawa kita, kita akan berakhir dibumi tetapi kita ada di awal dan di akhir di akhirat kelak. Sehingga, kita harus banyak-banyak berdo’a dan bertawakal kepada Allah agar ketika kita berakhir di bumi dalam keadaan khusnul khotimah. Aamiin.

    ReplyDelete
  20. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Tidak ada yang tahu pasti dimanakah awal dah akhir. Awal dan akhir terkadang hanya menjadi label penanda perubahan dalam hidup. Ini awalnya, apakah yang itu telah berakhir? Jika belum berakhir, maka apakah tidak boleh ada awal yang baru? Waktu terus berjalan, siapalah manusia menentukan awal dan akhir, sedang hidup dan mati saja bukan kuasa manusia. Disaat satu periode berakhir, maka akan ada awal periode lain sehingga manusia bisa menandakan peradaban. Dan lihatlah, pada akhirnya awal dan akhir hanya LABEL.

    ReplyDelete
  21. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Dalam elegi tersebut saya dapat memahami bahwa ketika ada awal maka ada akhir. Awal dan akhir ini hal yang berkaitan erat. Ketika ada awal maka ada akhir. Namun berkaitan dengan perbedaan awal dan akhir ini setidaknya ada 2 pendapat. Pertama, awal itu berbeda dengan akhir. Namun ada juga yang menyebutkan bahwa awal itu juga bisa akhir, atau sama, misalnya yaitu ketika kita telah dunia telah berakhir sejatinya itu adalah awal dari kehidupan akhirat. Sehingga menurut saya awal dan akhir ini tetap berkaitan. Demikian pula dalam islam ada istilah wal awalu wal akhiru, ada awal dan akhir.

    ReplyDelete
  22. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    S2 Pendidikan Matematika (PM A)

    Jika engkau memulai, maka engkaulah juga harus mengakhiri. Mengakhiri yang bagaimana itulah yang menjadi kehendak Allah SWT. Hidup diawali oleh Allah SWT, maka hanya Dia Yang Maha Esa lah yang berhak menentukan kapan kehidupan ini akah diakhiri. Berdasarkan Elegi Menggapai Awal dan Akhir yang Prof utarakan, dapat saya ambil pelajaran bahwa tidak akan mungkin ada akhir yang tanpa awal. Dan selalu diingat bahwa setiap perbuatan pasti akan dimintakan pertanggungjawabannya di akhirat kelak.

    ReplyDelete
  23. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Ada awal pasti ada akhir. Segala yang berawal pasti akan berakhir. Setiap awal pasti mempunyai akhir. Awal dan akhir adalah kehendak Allah SWT, tidak ada manusia yang mengetahuinya. Kita sebagai manusia sebaiknya menikmati saja setiap detiknya. Bahwa sebuah awalan dengan niatan mulia harus selalu disertai dengan kerja keras, kesungguhan. Dari awal yang baik tersebut, semoga mempunyai akhir yang baik juga dan penuh berkah. Selain itu sesungguhnya sebuah akhiran dari sebuah kisah akan menjadi awalan bagi kisah lain, begitu seterusnya. Jadi setiap kisah yang dimulai, pasti selalu ada akhir. Tidak ada yang abadi. Yang abadi hanyalah Allah SWT.

    ReplyDelete
  24. Arung Mega Ratna
    17709251049
    S2 Pend. Matematika C

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Berdasarkan “Elegi Menggapai Awal dan Akhir Kedua” maka segala yang ada dan yang mungkin ada adalah awal dan akhir yang berada dalam pikiran. Seperti kita terlahir dari Rahim seorang ibu merupakan AWAL dalam menjalani lika-liku kehidupan di dunia. Sedangkan AKHIR dalam kehidupan mu jika kamu sudah mati. Namun jika awal dan akhir berada dalam luar pikiranmu maka hal tersebut berhubungan dengan kuasa Allah SWT. Misalnya saja AKHIR sama dengan AWAL bahwa akhir kehidupanmu di dunia merupakan awal dari kehidupan di akhirat. Dan semua tindakanmu di dunia akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak.
    Terima kasih
    Wassalamu'alaikum

    ReplyDelete
  25. Nama : Wisniarti
    NIM : 17709251037
    Kelas : PM B

    Dari elegi ini saya belajar bahwa awal bisa menjadi akhir, akhir bisa menjadi awal. Misalnya saja ketika memilih untuk pindah dari kota A ke kota B. Ketika pergi ke kota B artinya itu akhir kita menempati kota A, dan awal menempati kota B. Begitulah sebaliknya.

    ReplyDelete
  26. Metia Novianti
    17709251021
    S2 Pendidikan Matematika A 2017
    Tiadalah awal tanpa akhir dan tiada pulalah akhir tanpa awal. Awal adalah akhir dan akhir adalah awal, selalu berputar-putar seperti itu. Bila kita gambarkan kehidupan kita dalam dimensi dunia, maka awalmu adalah lahir dan akhirmu adalah mati. Akan tetapi bila kita gambarkan dalam dimensi akhirat, maka awalmu adalah mati dan akhirmu hanyalah Allah yang tahu. Wallahu A’lam.

    ReplyDelete
  27. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Kita tak bisa menentukan secara jelas dan tepat awal dan akhir karena segala yang ada dan yang mungkin ada adalah awal dan akhir. Dunia dan isinya diciptakan oleh Allah SWT, maka hanya Ia lah yang mengetahui dengan pasti awal dan akhirnya. Semoga pikiran,hati dan perbuatan kita mampu diawali dengan baik dan berakhir pula dengan baik.

    ReplyDelete
  28. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Awal dan Akhir, Awal berbeda dengan akhir namun awal bisa jadi sama dengan akhir. Hal tersebut tergantung dari sudut pandang kita. Contohnya saja, jika kita melihat dari pikiran kita maka awal sebuah kehidupan di dunia adalah kelahiran dan akhir kehidupan adalah kematian. Jika kita melihat dari luar pikiran kita maka kematian bukanlah akhir, melainkan sebuah awal dari kehidupan di akhirat yang kekal. Jadi awal tidak selalu berbeda dengan akhir, tergantung dari sudut pandang mana kita menginterpretasikanya. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  29. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    "Maka aku menemukan bahwa diriku itu berada di antara awal dan akhir.
    Jika engkau ragu, itulah karena mereka berada di luar pikiranmu.
    Sedangkan jika engkau paksakan mereka berada dalam pikiranmu.
    Maka engkau masih diminta pertanggungjawabannya"

    Pendapat saya, benar juga ya keberadaan saya di antara awal dan akhir. Saya tidak benar-benar awal, dan saya bukan benar-benar akhir. Bisa saja awal ku adalah akhir orang lain atau malah akhirku sendiri. Atau malah sebaliknya, akhirku bisa jadi awal oranglain atau malah awalku sendiri. Sungguh tidak ada kebenaran yang absolut, selain kebenaran-Nya.

    ReplyDelete
  30. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    PPs Pend. Matematika A 2017

    Sebenarnya saya masih agak bingung tentang konsep awal dan akhir. Saya dapati bahwa awal itu adalah akhir dan akhir itu adalah awal sehingga mereka selalu saja berputar-putar pada definisi itu. Kehidupan ini terus berjalan, dan kita berada diantaraya. Jika kita refleksikan dengan kehidupan kita sendiri sebagai manusia maka awal kita adalah lahir dan akhir kita adalah mati.

    ReplyDelete
  31. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Saya tetarik dengan kalimat Bapak "Jika awal dan akhir itu diri Nya. Maka sudah pastilah ketetapan Nya. Maka aku menemukan bahwa diriku itu berada di antara awal dan akhir." Menurut penafsiran saya, sesungguhnya Allah SWT lah yang awal dan yang akhir. Kita sebagai hambaNya berada di dalam pengawasan Allah SWT. Tetapi jika di pandang dari sisi dunia, awal kehidupan manusia ialah kelahirannya dan akhir dari kehidupan manusia ialah kematiannya. Maka sebaik-baik hidup adalah bagaimana akhirnya, tidak peduli bagaimana awalnya. Maka semogalah kita termasuk ke dalam hamba yang senantiasa bertaubat sehingga ketika tiba di akhir hidup termasuk ke dalam golongan Husnul Khotimah.

    ReplyDelete
  32. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Sebagai seorang manusia dengan pengetahuan terbatas awal dan akhir dalam pemahaman kita hanyalah terbatas dengan ruang dan waktu. Kita hanya tahu awal kita belajar hari ini, atau awal kita makan siang hari ini, tetapi kenyataannya kita tidak pernah tahu awal dan akhir. Menurut kita awal adalah ketika kita dilahirkan dan akhir adalah ketika mati, tetapi pada kenyataanya ada proses penciptaan sebelum kita dilahirkan dan masih ada kehidupan setelah kita mati.

    ReplyDelete
  33. Rosnida Nurhayati
    1770925102
    PPs PM B 2017

    Ratapan kesedian diatas menunjukkan bagaimana gambaran isi hati bapak saat menuliskan kata-kata dala blog ini. Takdir memang Hak dari yang MAHA KUASA, semoga dengan menuliskan isis hati bapak di blog ini beban yang ada bisa berkurang. Terimakasi pak.

    ReplyDelete
  34. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Awal bisa menjadi akhir. Begitu juga dengan akhir bisa menjadi awal. Manusia dilahirkan dari rahim ibunya merupakan Awal kehidupannya di dunia. Seiring berjalannya waktu sampai tiba ajal menjeputnya, maka itulah Akhir kehidupannya di dunia sekaligus menjadi Awal kembali di kehidupannya di akhirat. Semuanya adalah ketetapan Allah SWT, karena awal dan akhir adalah milik-Nya.

    ReplyDelete
  35. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Sejatinya jika ada awal maka pastilah ada akhir. Tidak akan ada awal jika tidak ada akhir, tidak akan ada akhir jika tidak ada awal, maka keduanya saling berhubungan dan tidak dapat dipisahkan. Sebagai manusia, awal kehadiran, kehidupan, dan perjalanannya ditandai dengan adanya kelahiran, sedangkan akhir dari perjalanan, kehidupan, dan kehadiran manusia ditandai dengan adanya kematian. Hanya Tuhan yang Maha Absolut yang tidak ada awal dan tidak memiliki akhir.

    ReplyDelete
  36. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 Pend.Matematika

    Pada bagian, "Jika engkau bingung tetapkanlah saja awal tidak sama dengan akhir.", mungkin itu yang saya rasakan sekarang, sedikit bingung. "Jika engkau bersemangat awal mungkin sama dengan akhir. ", dan saya juga bersemangat. sehingga kalimat "Maka segala yang ada dan yang mungkin ada adalah awal dan akhir. ", yang mungkin tepat untuk keadaan saya saat ini.

    ReplyDelete
  37. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Awal dan akhir berada di dalam dan di luar fikiran kita, ketike kita akan menentukan kapankah awal dan kapankah akhir, sebelumnya kita perlu untuk menetapkan ruang dan waktunya dulu. awal dan akhir dari apakah yang dimaksud ? jika di dalam ruang dan waktu kehidupan saya, maka awal adalah saat saya dilahirkan, dan akhir adalah ketika nantinya saya berpulang ke Rahmatullah.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  38. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Semua sifat yang ada bergantung pada ruang dan waktunya. ketika kita akan menentukan kapankah awal dan kapankah akhir, sebelumnya kita perlu untuk menetapkan ruang dan waktunya dulu. ketika kita tidak menentukannya, awal dan waktu itu saling bertabrakan. awal di ruang waktu tertentu merupakan akhir di ruang dan waktu yagn lainnya. sehingga awal sama dengan akhir tetapi berada di ruang dan waktu yang berbeda.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  39. Atik Rodiawati
    17709251025
    PPS Pendidikan Matematika B 2017

    Sesuatu yang engkau pikirkan bergantung pada bagaimana caramu memandang sesuatu tersebut. Jika menyangkut awal dan akhir, maka tiada satupun yang tidak memiliki awal dan akhir kecuali satu yaitu Yang Satu itu Yang Kuasa, seperti yang tercantum dalam elegi ini. Jika Yang Satu itu pasti ketetapanNya maka manusia yang banyak wajib menaati ketetapanNya karena akan diminta pertanggungjawabannya.

    ReplyDelete
  40. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Membaca elegi menggapai awal dan akhir ini, saya jadi ingat ketika kuliah filsafat ilmu dengan Bapak Prof. Marsigit, mengenai bahwa awal kita ya awalan, dan akhir kita adalah awalan itu juga. Karena sebenarnya tidak ada kata akhir. Akhir berarti kita mengawali sesuatu yang baru lagi. Misal, ketika kita selesai study S1, bukan berarti itu berakhir, karena itulah sebenar-benarnya awal kita untuk lanjut kedepannya.

    ReplyDelete
  41. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Awal dan akhir itu hanyalah Allah. Awal dan akhirnya kita adalah ketetapan Allah. Maka jelaslah kita adalah ciptaan-Nya yang berada diantara awal dan akhir yang sudah Allah tetapkan. Kita wajib mempercayai adanya awal dan akhir. Kita juga harus bisa mempertanggungjawabkan awal dan akhir kita masing-masing. Untuk itu kita harus siap dari awal, karena kita tidak tahu kapan datangnya akhir.

    ReplyDelete
  42. Efi Septianingsih
    Prodi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
    Kelas B
    17701251013


    Entah mengapa membaca posting an ini saya meneteskan air mata
    Seketika saya berfikir,apa yang saya anggap ada mungkin saja tidak ada. Apa yang terjadi mungkin juga itu tidak terjadi. Semua kemungkinan itu ada, yang sering terlihat berdasarkan apa yang kita tahu, bukan hal yang belum kita ketahui

    ReplyDelete
  43. Indah Purnama Sari
    17701251035
    PEP B 2017

    Terimakasih atas postingan yang sangat bermanfaat dan menambah ilmu ini pak. dari elegi awal dan akhir kedua ini, saya mendapatkan pengetahuan bahwa Awal dan akhir adalah keadaan yang tak bisa terpisahkan. Tiadalah akhir tanpa awalan dan mustahil ada awal tanpa berakhirnya hal tersebut. Selayaknya perjumpaan dan perpisahan, awal dan akhir juga hanya takdir yang menentukan. Dan itulah kehendak sang Maha Penentu yang mana ketentuan tersebut harus dapat kita tanggung dan dijawab di akhir masa kelak.

    ReplyDelete
  44. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Aku telah menjadi awal. Aku akan menjadi akhir. Aku menemukan diriku di tengah-tengah awal dan akhir. Di akhir aku akan diminta pertanggungjawaban, karena aku telah memilih mengawali. Karena itu aku harus hidup dengan terus tertuju pada mengapa aku memilih mengawali. Terus berefleksi diri. Bukan artinya menyesal telah memilih mengawali, tapi, selalu kuat menjalani hingga saatnya mempertanggungjawabkan dapat menunjukkan hasil di akhir.

    ReplyDelete
  45. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak
    Berdasarkan pemahaman saya, saya menemukan kontradiksi tentang awal dan akhir. Pada kenyataan yang menyangkut yang ada dan yang mungkin ada di dunia ini penuh dengan kontradiksi-kontradiksi. Sedangkan awal dan akhir yang kita pikirkan berbeda lagi. Bahkan awal dan akhir itu banyak. Awal dan akhir itu plural. Karena sebenar-benar awal dan akhir yang tunggal hanyalah Kuasa Tuhan. Awal dan akhir yang merupakan Kuasa Tuhan adalah milik Tuhan dan bukan lagi ranah pikiran manusia.

    ReplyDelete
  46. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2

    Awal dan akhir sangat berkaitan dengan dimensi waktu. Awal bisa jadi sama dengan akhir atau pun sama sekali merupakan hal yg berbeda.
    Awal dan akhir sebagai obyek filsafat pasti ada dalam dimensi waktu kita. Karena ia adalah yang ada dan mungkin ada.

    ReplyDelete
  47. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Adanya awal dan akhir tidak serta merna memiliki satu makna, awal ya awal akhir ya akhir namun tergantung dari mana dan siapa yang memandangnya. Contohnya Berakhirnya sebuah sinetron berarti Awal dari sinetron baru. Berakhirnya tahun, maka akan menghadapi awal tahun yang baru. Oleh karena itu, ketepatan awal dan akhir harus disesuaikan dengan ruang dan waktunya. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  48. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Segala sesuatu yang terjadi pasti ada awal dan akhirnya. Seperti yang saya lakukan saat menulis comment ini. Saya mengawali dengan menuliskan nama saya dan mengakhiri dengan kalimat comment terakhir dengan titik. Saya juga bisa mengatakan saya mengawali dengan membuka laptop dan mengakhiri dengan menutup laptop. Awal dan akhir adalah suatu kepastian kejadian yang pernyataannya sebenarnya merupakan Reduksi dari ketakterhinggaan awal dan akhir. Sebelum awal masih ada awal-awal yang lalu, dan setelah akhir, masih terdapat segala akhir yang masih mungkin terjadi. Maka sebenar-benarnya kita berada diantara awal dan akhir.

    ReplyDelete
  49. Uswatun Hasanah
    1701251022
    S2 PEP B

    Membaca ulasan ini membuat saya ingin melihat saat ini kedudukan awal dan akhir yang saya jalani itu seperti apa. Kemudian, saya menjadi yakin bahwa yang satu adalah Kuasa Tuhan. Terbesit tanya dalam pikiran saya, bagaimana awal menjelaskan sifat Kuasa Tuhan? Apakah awal dapat diberlakukan pada aspek spiritual dan apakah awal dengan satu merupakan hal yang berbeda? Terima kasih untuk ilmu yang sudah diberikan Prof. Elegi yang membuat saya bertanya-tanya. Menurut saya, awal dan akhir itu saling berinteraksi dalam hidup.

    ReplyDelete
  50. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Awal dan akhir itu relatif pada pikiran manusia. Manusia itu terbatas dan lemah tidak bisa mendefinisikan awal dan akhir itu kapan. Awal dan akhir merupakan suatu rangkaian yang tidak akan terpisahkan. Karena adanya awal pasta akan ada akhir begitu seterusnya karaena awal dan akhir sesuai dengan ruang dan waktu adn selalu berkembang sesuai dengan keadaan karaena awal dan akhir selalu mengiringi manusia.

    ReplyDelete
  51. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Tiadalah awal tanpa akhir, tiadalah akhir tanpa awal.
    Awal itu waktu begitu juga akhir.
    Tiada awal dan akhir itu tanpa adanya waktu.
    Semua mahluk memiliki awal dan juga akhir.
    Awal itu ada dan mungkin ada, akhir itu tergantung dari awal.
    Awal itu bisa berupa akhir, dan akhir bisa berupa awal.
    Dan sebenar-benarnya awal bertemu akhir, dan akhir bertemu awal adalah karena waktu.
    Tiadalah waktu itu tercipta karena tuhan.
    Awal dan akhir itu merupakan misteri yang tida pernah manusia mengerti, kecuali hanya setitik kecil.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  52. Latifah Pertamawati
    S2 PM B
    17709251026

    Bismillaah..
    Awal dan akhir segala sesuatu yang ada di bumi itu bersifat plural, tergantung titik mana yang kita ambil. Akhir sesuatu adalah awal sesuatu yang baru. Begitupun awal sesuatu adalah akhir dari sesuatu yang telah lalu. Sebenar-benarnya awal dan akhir dari awal dan akhir yang plural itu berasal dari Tuhan. Sebenar-benarnya awal dan akhir itu adalah ketetapan Tuhan.

    ReplyDelete
  53. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP B

    Assalamu'alaikum wr.wb
    Membaca elegi menggapai awal dan akhir ini, entah mengapa saya menghubungkannya dengan umur. Awal dan akhir bisa begitu jauh jaraknya jika ada bukan awal dan bukan akhir yaitu 'tengah'. Begitupun sebaliknya awal dan akhir bisa dekat jaraknya jika tidak ada di 'tengah-tengah'. Umur itu bagaikan awal dan akhir yang tidak berjarak yaitu begitu dekat. Ya, karna itu termasuk pula ketetapan-Nya yang tak bisa diubah. Jika, kita berawal dengan kebaikan maka akhirilah itu dengan kebaikan pula.

    ReplyDelete
  54. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    P. Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. saya percaya bahwa, kehidupan ini memiliki awal dan akhir, sedangkan yang kekal hanya kehidupan setelah kematian. Mustahil menggapai awal tanpa kelahiran. Mustahil menggapai akhir tanpa kematian. Awal dan akhir adalah dua kutup yang saling merasuki. Oleh karena itu, tugas kita sebagai manusia adalah berusaha untuk menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan Allah SWT. Mari menyambut awal dengan niat yang baik dan bersiap menggapai akhir dengan hati yang ikhlas.

    ReplyDelete
  55. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Awal adalah lawan dari akhir. Awal dan akhir adalah semua yang ada dan yang mungkin ada. Ada awal kehidupan yaitu kelahiran, ada akhir kehidupan yaitu kematian. Ada awal dunia yaitu terbentuknya alam semesta, ada pula akhir dunia yaitu hari kiamat. Kita saat ini berada diantara awal dan akhir, diantara awal kehidupan dan akhir kehidupan, diantara awal dunia dan akhir dunia. Hanya satu yang tidak berawal dan tidak berakhir, yaitu Allah SWT.

    ReplyDelete
  56. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Di dunia ini, dalam kehidupan, tidak segalanya berada dalam pikiran kita. Awal dan akhir tidak dalam pikiran kita. Segala keputusan kita, tak pernah terpikirkan sebelunya, bahwa kita akan sampai pada titik keputusan kita itu. Aku lahir di dunia, juga bukan dari keputusanku.
    Dalam hal ini, manusia haruslah rendah hati, dan selalu engingat, bahwa di atas kita ada kekuasaan yang maha Agung, yang absolut, yang adalah awal dan sekaligus akhir. Maka, senantiasalah berdoa kepada Sang Awal dan Sang Akhir itu.

    ReplyDelete
  57. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Kami menyadari bahwa setiap akhir adalah awal yang baru dari sesuatu, awal dan akhir adalah sebuah proses yang terus berguling dan silih berganti. Manusia ada didunia dimulai dari lahir diakhiri dengan kematian dan dimulai kembali kehidupan setelah mati. Kami menyadari bahwa Tuhan menciptakan awal dan akhir pasti ada hikmahnya, salah satu hikmah yang dapat kami petik adalah kami harus berusaha dan mampu mengawali sesuatu dengan sebaik mungkin dan tak lepas dari nilai spriritual agar mendapat hasil terbaik pula diakhir dan sehingga bisa menjadi awalan yang baik untuk proses selanjutnya.

    ReplyDelete
  58. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017

    Kita sering mengatakan bahwa akhir adalah awal dari sebuah era yang baru. Misalnya akhir masa SD adalah awal dari masa SMP. Akhir masa SMP adalah awal dari masa SMA, dan seterusnya. Namun permasalahannya kita tidak bisa menyebut sesuatu sebagai akhir jika setelah akhir masih ada awal. Karena yang namanya akhir adalah akhir, bukan awal. Hal seperti inilah yang kemudian menimbulkan sebuah kebingungan.

    ReplyDelete
  59. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Awal dan akhir itu berbeda jika merupakan obyek pikir diluar pikiran kita. Awal dan akhir berbeda karena terikat oleh ruang dan waktu. Awal dan akhir itu bersifat relatif misalnya jika kita mengakhiri perbuatan buruk kita, itu sama saja mengawali perbuatan baik kita, namun bisa juga tetap melakukan keburukan setelah mengakhiri keburukan. Namun awal dan akhir bisa sama jika merupakan obyek pikir didalam pikiran kita.

    ReplyDelete
  60. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Bismillah...

    Dari elegi tersebut, dapat dikatakan bahwa awal dan akhir bukan lah sesuatu yang ada dan yang mungkin ada, akan tetapi awal dan akhir itu sesuai dengan pandangan atau pikiran seseorang. Antonim dari kata awal adalah akhir, sehingga apabila ada awal maka pasti ada akhirnya. Seperti awal hidup nya manusia, maka akhirnya setiap yang hidup pasti akan mati. Akan tetapi dalam akhir itu sendiri, bukanlah akhir dari segalanya akan tetapi merupakan awal bagi yang baru. Awal dan akhir itu sesuai dengan sudut pandang pikiran seseorang dan waktu yang bersangkutan dengan seseorang itu sendiri.

    ReplyDelete
  61. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh


    Adaya awal pasti akan muncul akhir, awal pun bisa dianggap sebagai akhir, tergantung dari sisi mana kita memandang. Awal mulainya sesuatu, pastilah berasal dari akhirnya sesuatu yang lain. Setiap yang berawal pasti berakhir, yang berawal Tesis akan berakhir oleh anti-tesis, Munculnya anti-tesis adalah awal dari munculnya sintesis, sintesis yang baru akan menjadi tesis yang baru pula, dan tesis yang baru akan diakhiri oleh anti-tesis yang baru pula. Begitu seterusnya hingga awal dan akhir adalah sesuatu yang setara tergantung bagaiman kita memandangnya.

    ReplyDelete
  62. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Ketika ada akhir, maka pasti aka nada awal. Namun dengan adanya awal belum tentu akan ada akhir karena masih berlanjuut secara kontinu. Awal dan akhir dapat saling terhubung dapat pula terpisah. Bagaimanapun awalnya, kita semua akhirnya akan berkumpul menjadi satu di hari akhir nanti.

    ReplyDelete
  63. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Semua hal tentu ada awalnya dan ada akhirnya tapi awal bisa jadi akhir dan akhir bisa jadi awal. misal awal penciptaan adam, awal adanya hawa. Hal tersebut juga bisa jadi menjadi akhir, akhir penciptaan manusia laki-laki dan perempuan. Misalnya lagi kepemimpinan presiden A kemudian diganti presiden B. Pada pergantian itu merupakan akhir dari presiden A tapi awal dari presiden B. Mohon dikoreksi apabila salah dalam merefleksi.

    ReplyDelete
  64. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Awal dan akhir itu sifatnya nyata dalam setiap kehidupan manusia. Namun, ada bias antara definisi awal dan akhir. Terkadang apa yang dianggap akhir merupakan awal. Dan awal bisa menjadi akhir, jika percaya. Yang pasti, hidup untuk hari ini merupakan penggambaran sempurna bagi kita yang tidak tahu rahasia awal dan akhir yang ditulis Tuhan dalam buku skenarioNya.

    ReplyDelete
  65. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    P. Mat A S2 UNY


    Kita berada diantara awal dan akhir. Apakah awal dan akhir itu? Jika kita berada di antara awal dan akhir, maka kita tidak berada di awal juga belum berada di akhir, maka tidak ada dari kita yang dapat benar-benar mendefinisikan keduanya. Dan yang sebenar-benar pengetahuan awal dan akhir hanyalah milik-Nya.

    ReplyDelete
  66. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Awal dan akhir. Adanya awal memungkinkan adanya akhir. Konsep awal dan akhir selalu melekat dalam kehidupan kita dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Awal dan akhir adalah suatu keniscayaan. Karena Tuhan yang tak berawal dan tak berakhir, memulai awal kehidupan manusia dan pastinya akan ada kata akhir untuk itu. Satu hari diawali dengan terbitnya matahari dan berakhir ketika matahari kembali terbit esoknya. Awal hari ini merupakan akhir hari kemarin, dan akhir hari ini adalah awal hari esok. Kita manusia diciptakan untuk beribadah pada waktu yang telah diberikan di antara awal dan akhir itu.

    ReplyDelete
  67. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Kehidupan berdimensi awal dan akhir. Setiap akhir adalah awal dari sesuatu yang baru. Manusia hidup di dunia yang memiliki keterbatasan ruang dan waktu. Manusia lahir, hidup di dunia, hingga akhirnya meninggal. Kelahiran manusia adalah awal dari kehidupan baru dalam dunia luar sebagai manusia dan akhir dari kehidupan di alam kandungan. Dalam menjalani kehidupan, ada pula saat-saat awal dan saat-saat akhir, sampai pada akhirnya ada saat akhir manusia di dunia dan mengawali kehidupan di alam lain.

    ReplyDelete
  68. Nurika Miftahuljannah
    17709251060
    PPs P. Mat C
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Ada awal ada akhir. Allah menciptakan awal dengan birth (kelahiran). Setiap orang yang ada di dunia ini pasti diawali dengan kelahiran, baik proses kelahirannya secara normal maupun cesar. Kemudian tumbuh dan berkembang. Dalam setiap perjalanan hidupnya, seseorang akan selalu dihadapkan pada choice (pilihan), memilih keputusan bijak yang harus diambil setiap ada yang harus dipilih. Terakhir adalah dead (kematian). Inilah akhir dari awal yang sesungguhnya.
    Wassalamu’alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  69. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Ada awal dan ada akhir, awal dan akhir merupakan proses terjemahan dari pemikiran. Segala awal dan akhir dimulai dari pemikiran kita. Maka dari itu ketika kita ingin mengawali sesuatu, mulailah sejak dalam pikiran. Begitu juga sebalikanya, jika kita ingin mengakhiri sesuatu maka akhirilah sejak dalam pikiran.

    ReplyDelete
  70. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Segala hal baik yang ada dan yang mungkin ada dapat menjadi awal dan akhir, awal dan akhir selalu dalam dimensi waktu kita. Adanya awal tentu karena adanya akhir, adanya keduanya karena ada batasan, walaupun sebenarnya awal dan akhir ini tak berhingga. Awal dan akhir yang pasti hnyalah dari AllahSwt.

    ReplyDelete
  71. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Dalam olah pikiran, awal dan akhir sesungguhnya terjadi. Karena kita bisa mngawali berpikir dan mengakiri berpikir. Dalam dunia nyata, awal dan akhr hanyalah milik orang yang tidak berpikir dan berpikir, karena sesungguhnya sangat kompleks sekali memikirkannya.

    ReplyDelete
  72. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 PMat C 2017

    Kehidupan manusia di dunia berawal ketika ia dilahirkan oleh ibunya dan akan berakhir ketika ia mati. Namun, sejatinya sebelum manusia itu lahir, ia telah berada di suatu alam yang disebut alam kandungan. Kelahirannya itu merupakan suatu akhir dari alam kandungan. Begitu pula dengan kematian. Kita menganggap bahwa akhir kehidupan manusia adalah kematian, namun sebenarnya kematian adalah awal dari kehidupan manusia di alam kubur.
    Kehidupan kita di dunia ini selalu berhubungan dengan yang namanya awal dan akhir. Tidak akan ada akhir bila tidak ada awal, begitupun sebaliknya. Awal dan akhir merupakan suatu rangkaian yang tidak akan terpisahkan. Awal dan akhir kehidupan semata-mata hanyalah ketentuan Allah SWT. Dia-lah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu di alam semesta ini

    ReplyDelete
  73. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Awal dan akhir itu relatif pada pikiran manusia.Bagi manusia satu mungkin akhir dari suatu usahanya namun bagi manusia lagi itu meruakan awal dari suatu perjuangannya, namun awal dan akhir adalah pasangan yang tidak dapat dipisahkan, karena adanya suatu akhir dimulai dari suatu awal begitupun sebliknya.
    Manusia itu terbatas dan lemah tidak bisa mendefin isikan awal dan akhir itu kapan.
    Awal dan akhir merupakan suatu rangkaian yang tidak akan terpisahkan.

    ReplyDelete
  74. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Membicarakan awal dan akhir sejalan dengan pembicaraan dengan ruang dan waktunya. Awal dan akhir itu berbeda posisi ruang dan waktunya. Memiliki sebab dan akibat pada masing-masing tersebut. Adanya awal, pasti ada akhir. Maka dari itu posisi kita benar berada di tengah-tengah awal dan akhir. Awal seperti halnya usaha yang hasilnya akan dinanti di akhir. Ya, jika pikiran kita berbeda dengan nyatanya, maka semua itu takdir dari Allah yang wajib kita syukuri pula. Maka berendah hatilah dalam menjalani sesuatu. Karena berendah hati berbeda dengan rendah diri.

    ReplyDelete
  75. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Sebenar-benar manusia berada diantara yang awal dan akhir. Awal ialah yang telah berlalu tetapi bukan berakhir dan kita tidak akan tahu kapan akhir itu akan terjadi. Tetapi akhir merupakan sesuatu yang pasti terjadi dan harus kita yakini. Yang dapat kita lakukan adalah mempersiapkan akhir agar akhir yang kita miliki ialah akhir yang indah, akhir yang khusnul khotimah.

    ReplyDelete
  76. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Alhamdulillah, terimakasih prof. Marsigit karena saya berkesempatan membaca elegi ini. Sungguh menjadi instropeksi bagi diri saya bahwa seharusnya kita tidak perlu berkutat padahal penerjemahan awal dan akhir, dua sifat yang saling berlawanan namun saling melengkapi. Namun yang terpenting adalah kita dimanakah posisi kita sekarang, kalau sekarang kita berada diantara keduanya, maka jelas kita pasti akan menjumpai akhir. Meski kita tidak tahu apakah kita ada ketika di awal atau tidak, tetapi pernyataan yang paling menyayat hati adalah jika awal dan akhir itu diri Nya, maka sudah pastilah ketetapan Nya. Dan aku menemukan bahwa diriku itu berada di antara awal dan akhir, dan sudah pasti kita akan dimintai pertanggungjawaban di akhir kelak. Tiba-tiba aku mulai berpikir, apa yang saya pertanggung jawabkan di akhir nanti, terimakasih prof telah mengingatkan.

    ReplyDelete
  77. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Penentuan awal dan akhir tergantung sudut pandang seseorang. Sesuatu bisa menjadi awal bagi seseorang, namun bisa menjadi akhir bagi yang lainnya. Namun kita selalu berada di antar keduanya.

    ReplyDelete
  78. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Segala sesuatu di dunia ini pasti memiliki awal dan akhirnya. Awal dan akhir dari makhluk-makhluk Allah, termasuk kita, manusia, berada di tangan Allah. Awal dan akhir kita adalah ketentuan Allah.
    Kita sebagai manusia telah memiliki berapa awal dan akhir. Kematian merupakan awal kehidupan di alam lain.
    Oleh karena itu, kita harus menggunakan waktu di dunia sebaik mungkin untuk mengumpulkan bekal untuk kehidupan kita selanjutnya di alam yang lai

    ReplyDelete
  79. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Awal dari hidup manusia adalah ketika dia mendapatkan ruh dari Allah SWT di dalam kandungan, dan akhir dari hidup manusia adalah ketika dia mengehembuskan napas terkahirya di dunia. Maka manusia yang hidup itu dia berada di antara perbatasan antara awal dan akhir hidupnya. Seperti itu pula dalam ilmu, awalnya adalah ketika bertanya dan akhirnya adalah ketika menjadi mengerti, dapat menggunakan ilmu itu untuk membangun kehidupan
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  80. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Dari elegi diatas dapat dipahami bahwa tiadalah awal tanpa akhir dan tiadalah akhir tanpa awal.
    Awal dan akhir terkait dengan semua yang ada dan yang mungkin ada. Semua yang berasal dari kehampaan akan kembali menuju kesunyian abadi. Segala yang berawal pasti akan berakhir. Sesuatu yang berakhir bukanlah sebuah keabadian. Keabadian tak akan pernah berakhir. Keabadian akan selalu ada, kapan pun dan di mana pun.

    ReplyDelete
  81. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Segala sesuatu yang ada di dunia ini pastilah memiliki awal dan akhir. Begitu juga dengan segala sesuatu yang mungkin ada di dunia ini juga memiliki awalan dan akhiran. Namun, perbedaan keduanya adalah awalan pada sesuatu yang ada itu sudah nampak. Namun awalan dari sesuatu yang mungkin ada tidak akan nampak sebelum sesuatu yang mungkin ada itu diadakan oleh pengada.
    TAMMA BIHADILLAH

    ReplyDelete
  82. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    seseorang saling melengkapi satu sama lain. Melengkapi dengan identitas masing masing. Kita bisa mengibaratkan rumah membutuhkan tukang batu, kayu, dan sejenisnya. Saling melengkapi satu sama lain, sebab semakin banyak pengalaman yang kita dapat dan pelajari maka semakin kuat pondasi hidup kita. Semakin luas sudut pandang dan semakin ikhlas dalam berfilsafat sehingga pribadi kita semakin baik dan bermanfaat. Sebab dalam kehidupan manusia ada tesis akan berakhir oleh anti-tesis, Munculnya anti-tesis adalah awal dari munculnya sintesis, sintesis yang baru akan menjadi tesis yang baru pula, dan tesis yang baru akan diakhiri oleh anti-tesis yang baru pula.

    ReplyDelete
  83. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C
    segala sesuatu pasti mengalami awal dan akhir. Seperti awal lahirnya manusia adalah kehidupan, maka akhirnya manusia adalah kematian. Akan tetapi akhir itu bukanlah akhir dari segalanya, bisa saja merupakan awal dari yang baru.

    ReplyDelete
  84. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Setelah saya membaca elegi menggapai awal dan akhir kedua, saya mengaitkan dengan ruang dan waktu sesuai filsafat yang tengah saya pelajari namun sejatinya jika menurut saya, awal adalah permulaan sesuatu itu terjadi dan akhir kedua itu awal kehidupan kita didunia akhirat.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  85. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Semua yang berasal dari kehampaan akan kembali menuju kesunyian abadi. Segala yang berawal pasti akan berakhir. Sesuatu yang berakhir bukanlah sebuah keabadian. Keabadian tak akan pernah berakhir. Keabadian akan selalu ada, kapan pun dan di mana pun.
    Keabadian adalah puncak dari segala sesuatu. Puncak dari segala yang awal dan yang akhir.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  86. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B
    Awal kehidupan di dunia merupakan sebuah kelahiran. Akhir kehidupan adalah sebuah kematian. Namun kematian juga merupakan awal dari kehidupan yang kekal abadi. Awal dan akhir kita telah ditetapkan oleh pemilik ketepatan yaitu Allah swt. Kita sebagai manusia tidak akan tahu datangnya awal dan akhir kita. Maka kita hanya dapat berikhtiar dan berdoa agar mendapatkan akhir kehidupan yang khusnul khotimah. Dan menyambut awal kehidupan yang kekal dengan kebagiaan. Terimakasih

    ReplyDelete
  87. Finda Ayu Annisa
    15301241024
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Dalam hidup ini sesuatu yang berawal pasti akan berakhir. Awal kehidupan di dunia adalah kelahiran dan berakhir dengan kematian. Tetapi kematian bukan akhir dari segalanya namun kematian adalah awal kehidupan di akhirat. Kita sebagai manusia tidak dapat mengetahui kapan awal dan akhir kehidupan kita baik di dunia maupun di akhirat. Kita hanya bisa berdoa, ikhtiar, dan taat dalam menjalankan perintah-perintahNya.
    Terimakasih

    ReplyDelete
  88. Yuni Pratiwi
    15301241005
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Awal dan akhir memang berpasangan, tetapi mereka tidak berjalan beriringan. Dalam tulisan prof mengatakan bahwa tidak ada awal dan akhir diluar waktu kita. Jika kita masih mempunyai pikiran maka awal dan akhir itu ada dalam pikiran kita. Jika awal dan akhir sudah tidak ada dalam pikiran kita maka disitulah awal=akhir. Sehingga selagi kita masih mempunyai pikiran jangan menganggap bahwa jika kita sudah mencapai akhir, maka semua telah selesai, karena sebenarnya setelah ada akhir pasti ada awal, sampai mereka akan berhenti jikaawal danakhir sudah tidak berada dalam pikiran kita.

    ReplyDelete
  89. Farisa Yunilasari
    15301241025
    S1 Pendidikan Matematika A 2015

    Di dunia ini, dalam kehidupan, tidak segalanya berada dalam pikiran kita . Begitu juga awal dan akhir keduanya tidak ada dalam pikiran kita . Kita tidak kepikiran sesuatu akan berawal ataupun berakhir seperti apa. Awal dan akhir adalah semua yang ada dan yang mungkin ada.awal itu kelahiran dan akhir itu kematian , namun bisa disebut juga kematian adalah awal dari kehidupan sebenarnya. Kita saat ini berada diantara awal dan akhir, diantara awal kehidupan dan akhir kehidupan, diantara awal dunia dan akhir dunia.

    ReplyDelete
  90. Monica Ansella
    15301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Sebenarnya saya belum dapat sepenuhnya memahami makna elegi ini, mungkin karena ilmu dan pemahaman saya yang masih banyak kurangnya. Tetapi, ada beberapa bagian yang dapat saya maknai, yaitu bahwa “awal dan akhir itu satu, Yang Satu itu Yang Kuasa.” Benar bahwa alpha (awal) dan omega (akhir) berasal dari Yang Maha Kuasa karena kehidupan berasal dari kuasa-Nya dan akhir kehidupan seseorang juga terjadi atas kuasa-Nya. Sebagai manusia, kita harus selalu ingat akan hal tersebut, bahwa hidup ini hanyalah pemberian dan sewaktu-waktu, siap ataupun tidak, dapat diambil kembali oleh Sang Pemilik. Yang bisa kita lakukan adalah senantiasa berjaga-jaga dengan beribadah kapanpun dan dimanapun kita berada. Kalau sudah berbicara usia, siapa yang bisa menduga?

    ReplyDelete
  91. Febriana Putri Hutami
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241007

    Awal dan akhir adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Jika ada awal pasti ada akhir, begitu pula sebaliknya. Jika awal dari kehidupan di dunia adalah kelahiran, maka akhir dari kehidupan di dunia adalah kematian. Saat ini kita berada di antara awal dan akhir. Untuk menggapai akhir yang bahagia, maka perlu awalan yang baik dan berusaha sebaik mungkin dalam perjalanan menuju akhir, hingga pada akhirnya kita dipanggil untuk mempertanggungjawabkan apa yang sudah kita lakukan di dunia. Ini lah awal dan akhir yang pasti terjadi.

    ReplyDelete
  92. Aji Pangestu
    15301241009
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Awal dan akhir merupakan dua kata yang berlawanan. Awal merupakan lawan dari akhir, begitu juga akhir merupakan lawan dari awal. Apabila ada awal, pasti lah akan ada akhir, begitu juga sebaliknya. Apabila kita berada pada akhir suatu kejadian, saat itulah kita berada pada awal kejadian baru yang berbeda. Awal dan akhir, dua kata berbeda yang tak dapat dipisahkan.

    ReplyDelete
  93. Eka Susanti
    NIM. 15301241006
    S1-Pendidikan Matematika I 2015

    Awal dan akhir adalah kata yang selalu beriringan. Akan selalu ada awal setelah akhir dan setiap awal selalu memiliki akhir. Begitu pula dengan kehidupan manusia di dunia yang fana ini. Kita akan selalu memiliki awal ketika bertemu dengan teman baru, namun bertemu akhir ketika harus berpisah. Kita akan bertemu awal saat memulai kehidupan baru namun akan bertemu akhir saat takdir Allah berkata lain. Dunia ini hanyalah awal dan kita akan mencapai akhir di hari akhir nanti

    ReplyDelete