Jul 31, 2010

Elegi Menggapai Awal dan Akhir Kedua

Oleh Marsigit

Awal dan akhir adalah semua yang ada dan yang mungkin ada.
Maka tiadalah awal dan akhir itu di luar waktumu.


Awal dan akhir bukanlah tentang semua yang ada dan yang mungkin ada.
Maka awal dan akhir itu berada dalam pikiranmu.
Tiadalah awal jika dia bertemu dengan akhir.
Padahal aku menyaksikan awal berada di dalam akhir.
Tetapi yang demikian aku menjadi merasa tidak adil.
Karena aku bisa mengatakan bahwa akhir berada dalam awal.
Tiadalah akhir jika dia itu bertemu dengan awal.
Padahal aku menyaksikan akhir berada di dalam awal.
Tetapi yang demikian aku menjadi merasa tidak adil.
Karena aku bisa mengatakan bahwa akhir berada dalam awal.
Jika awal dan akhir itu berada di luar pikiranmu.
Maka itulah awal sama dengan akhir.
Padahal aku menemukan awal tidak sama dengan awal.
Aku juga menemukan akhir tidak sama dengan akhir.
Jika engkau bingung tetapkanlah saja awal tidak sama dengan akhir.
Jika engkau bersemangat awal mungkin sama dengan akhir.
Maka segala yang ada dan yang mungkin ada adalah awal dan akhir.
Jika awal dan akhir itu satu.
Maka Yang Satu itu Yang Kuasa.
Jika awal dan akhir itu banyak.
Maka aku termasuk di dalamnya.
Jika awal dan akhir itu diriku.
Itulah yang ada dan yang mungkin ada.
Jika awal dan akhir itu diri Nya.
Maka sudah pastilah ketetapan Nya.
Maka aku menemukan bahwa diriku itu berada di antara awal dan akhir.
Jika engkau ragu, itulah karena mereka berada di luar pikiranmu.
Sedangkan jika engkau paksakan mereka berada dalam pikiranmu.
Maka engkau masih diminta pertanggungjawabannya.
...
Maka renungkanlah.

41 comments:

  1. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D 16

    Awal dan akhir seperti dua mata koin yang tak mungkin dipisahkan. Meskipun saling bertolak belakang awal dan akhir tersebut tatap satu.

    ReplyDelete
  2. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Awal dan akhir itu relatif sesuai dengan cakupan kita melihatnya. Ada yang jelas awal dan akhirnya namun ada juga yang belum jelas awal dan akhirnya. Pertemuan pada suatu rapat misalnya, hal ini memiliki awal awal dan akhir. Sedangkan kehidupan di dunia kita tidak tahu awal dan akhir yang sesungguhnya. Kemudian begitu pula dengan perputaran waktu.

    ReplyDelete
  3. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Menjalani kehidupan ini tentunya ada titik awal dan akhir. Awal dan akhir kehidupan akan tetap ada dan tidak dapat dihilangkan salah satu dari keduanya. Kita ketahui bahwa memang tidak ada yang abadi. Titik awal dan akhir manusia ialah saat lahir dan saat menghadapi kematian.

    ReplyDelete
  4. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Jarak antara awal dan akhir kehidupan merupakan waktu yang tepat untuk manusia menjalani kehidupan dengan penuh makna dan kebermanfaatan. Jadi, pergunakan dengan sebaik-baiknya, selalu berbuat kebaikan dan jauhkan maksiat saat waktu antara awal dan akhir dari hidup karena tidak akan pernah kembali kesempatan itu.

    ReplyDelete
  5. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Awal dan akhir adalah dua hal yang saling bertentangan. Tiadalah akhir jika bertemu dengan awal. Kita saat ini berada di antara awal dan akhir, karena kita telah lahir di bumi ini itu dinamakan awal, melalui proses anak-anak, remaja kemudian dewasa maka kita berada di antara awal dan akhir. Akhir kita adalah ketika Allah SWT mengambil nyawa kita. Kita berakhir di bumi tetapi belum di akhirat. Ketika Allah mengambil nyawa kita, kita akan berakhir dibumi tetapi kita ada di awal dan di akhir di akhirat kelak. Sehingga, kita harus banyak-banyak berdo’a dan bertawakal kepada Allah agar ketika kita berakhir di bumi dalam keadaan khusnul khotimah. Aamiin.

    ReplyDelete
  6. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Tidak ada yang tahu pasti dimanakah awal dah akhir. Awal dan akhir terkadang hanya menjadi label penanda perubahan dalam hidup. Ini awalnya, apakah yang itu telah berakhir? Jika belum berakhir, maka apakah tidak boleh ada awal yang baru? Waktu terus berjalan, siapalah manusia menentukan awal dan akhir, sedang hidup dan mati saja bukan kuasa manusia. Disaat satu periode berakhir, maka akan ada awal periode lain sehingga manusia bisa menandakan peradaban. Dan lihatlah, pada akhirnya awal dan akhir hanya LABEL.

    ReplyDelete
  7. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Dalam elegi tersebut saya dapat memahami bahwa ketika ada awal maka ada akhir. Awal dan akhir ini hal yang berkaitan erat. Ketika ada awal maka ada akhir. Namun berkaitan dengan perbedaan awal dan akhir ini setidaknya ada 2 pendapat. Pertama, awal itu berbeda dengan akhir. Namun ada juga yang menyebutkan bahwa awal itu juga bisa akhir, atau sama, misalnya yaitu ketika kita telah dunia telah berakhir sejatinya itu adalah awal dari kehidupan akhirat. Sehingga menurut saya awal dan akhir ini tetap berkaitan. Demikian pula dalam islam ada istilah wal awalu wal akhiru, ada awal dan akhir.

    ReplyDelete
  8. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    S2 Pendidikan Matematika (PM A)

    Jika engkau memulai, maka engkaulah juga harus mengakhiri. Mengakhiri yang bagaimana itulah yang menjadi kehendak Allah SWT. Hidup diawali oleh Allah SWT, maka hanya Dia Yang Maha Esa lah yang berhak menentukan kapan kehidupan ini akah diakhiri. Berdasarkan Elegi Menggapai Awal dan Akhir yang Prof utarakan, dapat saya ambil pelajaran bahwa tidak akan mungkin ada akhir yang tanpa awal. Dan selalu diingat bahwa setiap perbuatan pasti akan dimintakan pertanggungjawabannya di akhirat kelak.

    ReplyDelete
  9. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Ada awal pasti ada akhir. Segala yang berawal pasti akan berakhir. Setiap awal pasti mempunyai akhir. Awal dan akhir adalah kehendak Allah SWT, tidak ada manusia yang mengetahuinya. Kita sebagai manusia sebaiknya menikmati saja setiap detiknya. Bahwa sebuah awalan dengan niatan mulia harus selalu disertai dengan kerja keras, kesungguhan. Dari awal yang baik tersebut, semoga mempunyai akhir yang baik juga dan penuh berkah. Selain itu sesungguhnya sebuah akhiran dari sebuah kisah akan menjadi awalan bagi kisah lain, begitu seterusnya. Jadi setiap kisah yang dimulai, pasti selalu ada akhir. Tidak ada yang abadi. Yang abadi hanyalah Allah SWT.

    ReplyDelete
  10. Arung Mega Ratna
    17709251049
    S2 Pend. Matematika C

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Berdasarkan “Elegi Menggapai Awal dan Akhir Kedua” maka segala yang ada dan yang mungkin ada adalah awal dan akhir yang berada dalam pikiran. Seperti kita terlahir dari Rahim seorang ibu merupakan AWAL dalam menjalani lika-liku kehidupan di dunia. Sedangkan AKHIR dalam kehidupan mu jika kamu sudah mati. Namun jika awal dan akhir berada dalam luar pikiranmu maka hal tersebut berhubungan dengan kuasa Allah SWT. Misalnya saja AKHIR sama dengan AWAL bahwa akhir kehidupanmu di dunia merupakan awal dari kehidupan di akhirat. Dan semua tindakanmu di dunia akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak.
    Terima kasih
    Wassalamu'alaikum

    ReplyDelete
  11. Nama : Wisniarti
    NIM : 17709251037
    Kelas : PM B

    Dari elegi ini saya belajar bahwa awal bisa menjadi akhir, akhir bisa menjadi awal. Misalnya saja ketika memilih untuk pindah dari kota A ke kota B. Ketika pergi ke kota B artinya itu akhir kita menempati kota A, dan awal menempati kota B. Begitulah sebaliknya.

    ReplyDelete
  12. Metia Novianti
    17709251021
    S2 Pendidikan Matematika A 2017
    Tiadalah awal tanpa akhir dan tiada pulalah akhir tanpa awal. Awal adalah akhir dan akhir adalah awal, selalu berputar-putar seperti itu. Bila kita gambarkan kehidupan kita dalam dimensi dunia, maka awalmu adalah lahir dan akhirmu adalah mati. Akan tetapi bila kita gambarkan dalam dimensi akhirat, maka awalmu adalah mati dan akhirmu hanyalah Allah yang tahu. Wallahu A’lam.

    ReplyDelete
  13. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Kita tak bisa menentukan secara jelas dan tepat awal dan akhir karena segala yang ada dan yang mungkin ada adalah awal dan akhir. Dunia dan isinya diciptakan oleh Allah SWT, maka hanya Ia lah yang mengetahui dengan pasti awal dan akhirnya. Semoga pikiran,hati dan perbuatan kita mampu diawali dengan baik dan berakhir pula dengan baik.

    ReplyDelete
  14. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Awal dan Akhir, Awal berbeda dengan akhir namun awal bisa jadi sama dengan akhir. Hal tersebut tergantung dari sudut pandang kita. Contohnya saja, jika kita melihat dari pikiran kita maka awal sebuah kehidupan di dunia adalah kelahiran dan akhir kehidupan adalah kematian. Jika kita melihat dari luar pikiran kita maka kematian bukanlah akhir, melainkan sebuah awal dari kehidupan di akhirat yang kekal. Jadi awal tidak selalu berbeda dengan akhir, tergantung dari sudut pandang mana kita menginterpretasikanya. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  15. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    "Maka aku menemukan bahwa diriku itu berada di antara awal dan akhir.
    Jika engkau ragu, itulah karena mereka berada di luar pikiranmu.
    Sedangkan jika engkau paksakan mereka berada dalam pikiranmu.
    Maka engkau masih diminta pertanggungjawabannya"

    Pendapat saya, benar juga ya keberadaan saya di antara awal dan akhir. Saya tidak benar-benar awal, dan saya bukan benar-benar akhir. Bisa saja awal ku adalah akhir orang lain atau malah akhirku sendiri. Atau malah sebaliknya, akhirku bisa jadi awal oranglain atau malah awalku sendiri. Sungguh tidak ada kebenaran yang absolut, selain kebenaran-Nya.

    ReplyDelete
  16. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    PPs Pend. Matematika A 2017

    Sebenarnya saya masih agak bingung tentang konsep awal dan akhir. Saya dapati bahwa awal itu adalah akhir dan akhir itu adalah awal sehingga mereka selalu saja berputar-putar pada definisi itu. Kehidupan ini terus berjalan, dan kita berada diantaraya. Jika kita refleksikan dengan kehidupan kita sendiri sebagai manusia maka awal kita adalah lahir dan akhir kita adalah mati.

    ReplyDelete
  17. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Saya tetarik dengan kalimat Bapak "Jika awal dan akhir itu diri Nya. Maka sudah pastilah ketetapan Nya. Maka aku menemukan bahwa diriku itu berada di antara awal dan akhir." Menurut penafsiran saya, sesungguhnya Allah SWT lah yang awal dan yang akhir. Kita sebagai hambaNya berada di dalam pengawasan Allah SWT. Tetapi jika di pandang dari sisi dunia, awal kehidupan manusia ialah kelahirannya dan akhir dari kehidupan manusia ialah kematiannya. Maka sebaik-baik hidup adalah bagaimana akhirnya, tidak peduli bagaimana awalnya. Maka semogalah kita termasuk ke dalam hamba yang senantiasa bertaubat sehingga ketika tiba di akhir hidup termasuk ke dalam golongan Husnul Khotimah.

    ReplyDelete
  18. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Sebagai seorang manusia dengan pengetahuan terbatas awal dan akhir dalam pemahaman kita hanyalah terbatas dengan ruang dan waktu. Kita hanya tahu awal kita belajar hari ini, atau awal kita makan siang hari ini, tetapi kenyataannya kita tidak pernah tahu awal dan akhir. Menurut kita awal adalah ketika kita dilahirkan dan akhir adalah ketika mati, tetapi pada kenyataanya ada proses penciptaan sebelum kita dilahirkan dan masih ada kehidupan setelah kita mati.

    ReplyDelete
  19. Rosnida Nurhayati
    1770925102
    PPs PM B 2017

    Ratapan kesedian diatas menunjukkan bagaimana gambaran isi hati bapak saat menuliskan kata-kata dala blog ini. Takdir memang Hak dari yang MAHA KUASA, semoga dengan menuliskan isis hati bapak di blog ini beban yang ada bisa berkurang. Terimakasi pak.

    ReplyDelete
  20. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Awal bisa menjadi akhir. Begitu juga dengan akhir bisa menjadi awal. Manusia dilahirkan dari rahim ibunya merupakan Awal kehidupannya di dunia. Seiring berjalannya waktu sampai tiba ajal menjeputnya, maka itulah Akhir kehidupannya di dunia sekaligus menjadi Awal kembali di kehidupannya di akhirat. Semuanya adalah ketetapan Allah SWT, karena awal dan akhir adalah milik-Nya.

    ReplyDelete
  21. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Sejatinya jika ada awal maka pastilah ada akhir. Tidak akan ada awal jika tidak ada akhir, tidak akan ada akhir jika tidak ada awal, maka keduanya saling berhubungan dan tidak dapat dipisahkan. Sebagai manusia, awal kehadiran, kehidupan, dan perjalanannya ditandai dengan adanya kelahiran, sedangkan akhir dari perjalanan, kehidupan, dan kehadiran manusia ditandai dengan adanya kematian. Hanya Tuhan yang Maha Absolut yang tidak ada awal dan tidak memiliki akhir.

    ReplyDelete
  22. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 Pend.Matematika

    Pada bagian, "Jika engkau bingung tetapkanlah saja awal tidak sama dengan akhir.", mungkin itu yang saya rasakan sekarang, sedikit bingung. "Jika engkau bersemangat awal mungkin sama dengan akhir. ", dan saya juga bersemangat. sehingga kalimat "Maka segala yang ada dan yang mungkin ada adalah awal dan akhir. ", yang mungkin tepat untuk keadaan saya saat ini.

    ReplyDelete
  23. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Awal dan akhir berada di dalam dan di luar fikiran kita, ketike kita akan menentukan kapankah awal dan kapankah akhir, sebelumnya kita perlu untuk menetapkan ruang dan waktunya dulu. awal dan akhir dari apakah yang dimaksud ? jika di dalam ruang dan waktu kehidupan saya, maka awal adalah saat saya dilahirkan, dan akhir adalah ketika nantinya saya berpulang ke Rahmatullah.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  24. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Semua sifat yang ada bergantung pada ruang dan waktunya. ketika kita akan menentukan kapankah awal dan kapankah akhir, sebelumnya kita perlu untuk menetapkan ruang dan waktunya dulu. ketika kita tidak menentukannya, awal dan waktu itu saling bertabrakan. awal di ruang waktu tertentu merupakan akhir di ruang dan waktu yagn lainnya. sehingga awal sama dengan akhir tetapi berada di ruang dan waktu yang berbeda.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  25. Atik Rodiawati
    17709251025
    PPS Pendidikan Matematika B 2017

    Sesuatu yang engkau pikirkan bergantung pada bagaimana caramu memandang sesuatu tersebut. Jika menyangkut awal dan akhir, maka tiada satupun yang tidak memiliki awal dan akhir kecuali satu yaitu Yang Satu itu Yang Kuasa, seperti yang tercantum dalam elegi ini. Jika Yang Satu itu pasti ketetapanNya maka manusia yang banyak wajib menaati ketetapanNya karena akan diminta pertanggungjawabannya.

    ReplyDelete
  26. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Membaca elegi menggapai awal dan akhir ini, saya jadi ingat ketika kuliah filsafat ilmu dengan Bapak Prof. Marsigit, mengenai bahwa awal kita ya awalan, dan akhir kita adalah awalan itu juga. Karena sebenarnya tidak ada kata akhir. Akhir berarti kita mengawali sesuatu yang baru lagi. Misal, ketika kita selesai study S1, bukan berarti itu berakhir, karena itulah sebenar-benarnya awal kita untuk lanjut kedepannya.

    ReplyDelete
  27. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Awal dan akhir itu hanyalah Allah. Awal dan akhirnya kita adalah ketetapan Allah. Maka jelaslah kita adalah ciptaan-Nya yang berada diantara awal dan akhir yang sudah Allah tetapkan. Kita wajib mempercayai adanya awal dan akhir. Kita juga harus bisa mempertanggungjawabkan awal dan akhir kita masing-masing. Untuk itu kita harus siap dari awal, karena kita tidak tahu kapan datangnya akhir.

    ReplyDelete
  28. Efi Septianingsih
    Prodi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
    Kelas B
    17701251013


    Entah mengapa membaca posting an ini saya meneteskan air mata
    Seketika saya berfikir,apa yang saya anggap ada mungkin saja tidak ada. Apa yang terjadi mungkin juga itu tidak terjadi. Semua kemungkinan itu ada, yang sering terlihat berdasarkan apa yang kita tahu, bukan hal yang belum kita ketahui

    ReplyDelete
  29. Indah Purnama Sari
    17701251035
    PEP B 2017

    Terimakasih atas postingan yang sangat bermanfaat dan menambah ilmu ini pak. dari elegi awal dan akhir kedua ini, saya mendapatkan pengetahuan bahwa Awal dan akhir adalah keadaan yang tak bisa terpisahkan. Tiadalah akhir tanpa awalan dan mustahil ada awal tanpa berakhirnya hal tersebut. Selayaknya perjumpaan dan perpisahan, awal dan akhir juga hanya takdir yang menentukan. Dan itulah kehendak sang Maha Penentu yang mana ketentuan tersebut harus dapat kita tanggung dan dijawab di akhir masa kelak.

    ReplyDelete
  30. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Aku telah menjadi awal. Aku akan menjadi akhir. Aku menemukan diriku di tengah-tengah awal dan akhir. Di akhir aku akan diminta pertanggungjawaban, karena aku telah memilih mengawali. Karena itu aku harus hidup dengan terus tertuju pada mengapa aku memilih mengawali. Terus berefleksi diri. Bukan artinya menyesal telah memilih mengawali, tapi, selalu kuat menjalani hingga saatnya mempertanggungjawabkan dapat menunjukkan hasil di akhir.

    ReplyDelete
  31. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak
    Berdasarkan pemahaman saya, saya menemukan kontradiksi tentang awal dan akhir. Pada kenyataan yang menyangkut yang ada dan yang mungkin ada di dunia ini penuh dengan kontradiksi-kontradiksi. Sedangkan awal dan akhir yang kita pikirkan berbeda lagi. Bahkan awal dan akhir itu banyak. Awal dan akhir itu plural. Karena sebenar-benar awal dan akhir yang tunggal hanyalah Kuasa Tuhan. Awal dan akhir yang merupakan Kuasa Tuhan adalah milik Tuhan dan bukan lagi ranah pikiran manusia.

    ReplyDelete
  32. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2

    Awal dan akhir sangat berkaitan dengan dimensi waktu. Awal bisa jadi sama dengan akhir atau pun sama sekali merupakan hal yg berbeda.
    Awal dan akhir sebagai obyek filsafat pasti ada dalam dimensi waktu kita. Karena ia adalah yang ada dan mungkin ada.

    ReplyDelete
  33. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Adanya awal dan akhir tidak serta merna memiliki satu makna, awal ya awal akhir ya akhir namun tergantung dari mana dan siapa yang memandangnya. Contohnya Berakhirnya sebuah sinetron berarti Awal dari sinetron baru. Berakhirnya tahun, maka akan menghadapi awal tahun yang baru. Oleh karena itu, ketepatan awal dan akhir harus disesuaikan dengan ruang dan waktunya. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  34. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Segala sesuatu yang terjadi pasti ada awal dan akhirnya. Seperti yang saya lakukan saat menulis comment ini. Saya mengawali dengan menuliskan nama saya dan mengakhiri dengan kalimat comment terakhir dengan titik. Saya juga bisa mengatakan saya mengawali dengan membuka laptop dan mengakhiri dengan menutup laptop. Awal dan akhir adalah suatu kepastian kejadian yang pernyataannya sebenarnya merupakan Reduksi dari ketakterhinggaan awal dan akhir. Sebelum awal masih ada awal-awal yang lalu, dan setelah akhir, masih terdapat segala akhir yang masih mungkin terjadi. Maka sebenar-benarnya kita berada diantara awal dan akhir.

    ReplyDelete
  35. Uswatun Hasanah
    1701251022
    S2 PEP B

    Membaca ulasan ini membuat saya ingin melihat saat ini kedudukan awal dan akhir yang saya jalani itu seperti apa. Kemudian, saya menjadi yakin bahwa yang satu adalah Kuasa Tuhan. Terbesit tanya dalam pikiran saya, bagaimana awal menjelaskan sifat Kuasa Tuhan? Apakah awal dapat diberlakukan pada aspek spiritual dan apakah awal dengan satu merupakan hal yang berbeda? Terima kasih untuk ilmu yang sudah diberikan Prof. Elegi yang membuat saya bertanya-tanya. Menurut saya, awal dan akhir itu saling berinteraksi dalam hidup.

    ReplyDelete
  36. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Awal dan akhir itu relatif pada pikiran manusia. Manusia itu terbatas dan lemah tidak bisa mendefinisikan awal dan akhir itu kapan. Awal dan akhir merupakan suatu rangkaian yang tidak akan terpisahkan. Karena adanya awal pasta akan ada akhir begitu seterusnya karaena awal dan akhir sesuai dengan ruang dan waktu adn selalu berkembang sesuai dengan keadaan karaena awal dan akhir selalu mengiringi manusia.

    ReplyDelete
  37. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Tiadalah awal tanpa akhir, tiadalah akhir tanpa awal.
    Awal itu waktu begitu juga akhir.
    Tiada awal dan akhir itu tanpa adanya waktu.
    Semua mahluk memiliki awal dan juga akhir.
    Awal itu ada dan mungkin ada, akhir itu tergantung dari awal.
    Awal itu bisa berupa akhir, dan akhir bisa berupa awal.
    Dan sebenar-benarnya awal bertemu akhir, dan akhir bertemu awal adalah karena waktu.
    Tiadalah waktu itu tercipta karena tuhan.
    Awal dan akhir itu merupakan misteri yang tida pernah manusia mengerti, kecuali hanya setitik kecil.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  38. Latifah Pertamawati
    S2 PM B
    17709251026

    Bismillaah..
    Awal dan akhir segala sesuatu yang ada di bumi itu bersifat plural, tergantung titik mana yang kita ambil. Akhir sesuatu adalah awal sesuatu yang baru. Begitupun awal sesuatu adalah akhir dari sesuatu yang telah lalu. Sebenar-benarnya awal dan akhir dari awal dan akhir yang plural itu berasal dari Tuhan. Sebenar-benarnya awal dan akhir itu adalah ketetapan Tuhan.

    ReplyDelete
  39. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP B

    Assalamu'alaikum wr.wb
    Membaca elegi menggapai awal dan akhir ini, entah mengapa saya menghubungkannya dengan umur. Awal dan akhir bisa begitu jauh jaraknya jika ada bukan awal dan bukan akhir yaitu 'tengah'. Begitupun sebaliknya awal dan akhir bisa dekat jaraknya jika tidak ada di 'tengah-tengah'. Umur itu bagaikan awal dan akhir yang tidak berjarak yaitu begitu dekat. Ya, karna itu termasuk pula ketetapan-Nya yang tak bisa diubah. Jika, kita berawal dengan kebaikan maka akhirilah itu dengan kebaikan pula.

    ReplyDelete
  40. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    P. Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. saya percaya bahwa, kehidupan ini memiliki awal dan akhir, sedangkan yang kekal hanya kehidupan setelah kematian. Mustahil menggapai awal tanpa kelahiran. Mustahil menggapai akhir tanpa kematian. Awal dan akhir adalah dua kutup yang saling merasuki. Oleh karena itu, tugas kita sebagai manusia adalah berusaha untuk menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan Allah SWT. Mari menyambut awal dengan niat yang baik dan bersiap menggapai akhir dengan hati yang ikhlas.

    ReplyDelete