Mar 4, 2010

Elegi Anomali Sang Pemimpin

Oleh Marsigit

Pemimpin:

Aku deklarasikan dengan ini bahwa “AKU ADALAH ORANG TERDEPAN YANG MEMBERANTAS KORUPSI”

Koruptor:
Nyam..nyam...nyammm..mumpung ada kesempatan, mumpung mereka terlana...lumayan 7 trilyun...
Bailout...bailout....inilah kendaranku.

Rakyat:
Thunggg..thungg...thung...thung.....koruptor..koruptor....tangkap...tangkap....dia telah memanfaatkan Baiolout. Bailout itu salah...Barang siapa membelanya berarti dia termasuk membela korupsi....tangkap....tangkap.

Pemimpin:

Aku deklarasikan dengan ini bahwa “BAILOUT ITU BENAR”

Rakyat:
Huhh...hahh...lha... logikaku mengatakan kalau membenarkan Bailout yang ini berarti telah menjadi “ORANG TERDEPAN YANG MEMBELA KORUPSI”

Anomali:
Uhh...heh...heh.....heheh.............heh. Huh....hah...hah....heh.... hhhhhhhhhhh...hh........hhh..............hhh ...hahhhhhhhhhhh... .hhhhhhhhhhhhhhhhh................hehhhhhhhhhhhhh

9 comments:

  1. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Seorang koruptor memiliki pola pikir yang licik agar bisa meraup materi sebanyak-banyaknya dengan segala cara. Oleh karena itu seorang pemimpin sebagai wakil rakyat harusnya mengusahakan atuan-aturan yang mampu meminimalisir kemungkinan terjadinya korupsi. Namun jika seorang pemimpin malah memberikan celah bagi koruptor maka kepercayaan rakyat terhadap dengan mudah akan pudar.
    Peran kita sebagai calon pendidik dalam upaya menyiapkan generasi yang terpercaya adalah memupuk mental jujur siswa dari dini. Salah satu langkahnya yaitu dengan membiasakan tidak menyontek.

    ReplyDelete
  2. Arung Mega Ratna
    17709251049
    S2 Pend. Matematika C

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Ketika kita masih SD kita mengenal anomali air. Anomali merupakan penyimpangan atau terjadinya keanehan. Berdasarkan “Elegi Anomali Sang Pemimpin” bahwa dalam kehidupan pun banyak anomali atau penyimpangan-penyimpangan. Misalnya saja seorang pemimpin saat orasi selalu menjanjikan hal-hal yang baik demi memajukan Negara dan kesejahteraan masyarakat seperti memberantas korupsi, dll. Namun dalam kenyataannya pemimpin ikut melakukan korupsi. Jika penyimpangan ini tetap dilakukan lama-kelamaan kepercayaan masyarakat terhadap pemimpin pun akan hilang.
    Terima kasih
    Wassalamu'alaikum

    ReplyDelete
  3. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017
    Matematika pemimpin yang baik memang tidak mudah. Seorang pemimpin dapat dikatakan baik bila ia memiliki STAF. STAF disini adalah sifat yang harus dimiliki oleh pemimpin tersebut. STAF yang dimaksud adalah Sidiq (jujur), Tablig (menyampaikan), amanah (dapat dipercaya), fatonah (cerdas). Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang telah mampu memimpin dirinya sendiri, karena memimpin diri sendiri merupakan kunci untuk bisa memimpin orang lain.

    ReplyDelete
  4. Metia Novianti
    17709251021
    S2 Pendidikan Matematika A 2017
    1. Korupsi di Indonesia saat ini sudah menjadi kejahatan luar biasa yang mengancam kehidupan sosial masyarakat. Banyak korupsi mega proyek yang merugikan masyarakat dan pelakunya justru pemimpin-pemimpin yang berpendidikan tinggi. Ini menunjukkan bahwa untuk menjadi pemimpin yang baik bukan hanya membutuhkan pendidikan saja akan tetapi pemimpin memerlukan sikap jujur, amanah, tanggung jawab serta perasaan takut kepada Tuhan agar tugas yang dijalankan selaras antara pikiran dan hatinya.

    ReplyDelete
  5. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    PPs Pend. Matematika A 2017

    Memberantas korupsi memang masih menjadi pekerjaan rumah bagi bangsa kita. Tidak hanya bagi pemimpinnya saja namun selruh elemen bangsa. Elegi di atas adalah gambaran tentang kondisi pemerintahan bangasa kita saat ini. Beberapa pemimpin kita seing mengalami kontradiksi dengan kata-kata yang mereka ucapkan. Itulah pemimpin anomali. Maka generasi peneruslah yang harus kita persiapkan untuk membenrantas semua ini.

    ReplyDelete
  6. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Anomali dapat dikatakan juga sebagai seatu penyimpangan. Dalam dunia politik, sangat rawan akan terjadinya penyimpangan. Penyimpangan kadang kala dilakukan oleh para pemimpin. Dengan gentar para pemimpin ataupun calon pemimpin menyuarakan bahwa akan pro rakyat kecil, memberantas korupsi dll. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menumbuhkan kepercayaan rakyat. Namun dalam perjalannnya, tidak jarang para pemimpin tergoda oleh amplop-amplop panas. Sehingga terjalah penyimpangan, dari yang awalny akan memberantas korupsi menyimpang menjadai salah satu pelaku korupsi. Akhirnya kepercayaan rakyatpun memudar. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  7. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    "Anomali Pemimpin". Penggabungan kata yang berani, bukan? Anomali dan pemimpin (?)
    Tapi bagaimana lagi, bukan tak percaya, atau bukan pesimis, tapi yang saya lihat akhir-akhir ini lebih banyak pada sisi-sisi buruk pemimpin. Postingan di atas hanya salah satu di antaranya. Sebenarnya tidak hanya tentang korupsi. Saya seringkali bertanya pada teman, apakah memang seperti ini keadaannya, atau ini semua hanya karena pemberitaan saja? Tapi ya memang, kita lebih banyak diberikan asupan-asupan negative thingking ketimbang berpikiran positif. Tapi ini hanyalah pendapat saya.

    ReplyDelete
  8. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A 2017

    Dari elegi di atas menggambarkan bagaimana sifat pemimpin yang menebar janji-janji manisnya bahwa akan memberantas koruptor. Namun setelah ia menjadi pemimpin ia lupa akan hal itu dan membenarkan bailout seakan ia bersekutu dengan para koruptor yang membenarkan bailout. Setiap kita di muka bumi ini adalah pemimpin dan kepemimpinan itu akan diminta pertanggungjawabannya di akhirat kelak. Oleh karena itu janganlah sampai janji-janji yang ditebar di awal dilanggar oleh perbuatan kita sendiri, karena salah satu sifat pemimpin yang harus dimiliki adalah amanah/ dapat dipercaya.

    ReplyDelete
  9. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Anomali memiliki arti penyimpangan, atau keanehan, atau tidak seperti biasanya. Anomali sang pemimpin berarti keanehan seorang pemimpin. Memang hal yang aneh jika seorang pemimpin malah menjadi pembela bagi koruptor. Koruptor ialah musuh rakyat. Ia menyakiti rakyat dan dengan teganya mengambil hak rakyat sedangkan kehidupan ekonomi rakyat masih banyak yang berada di bawah rata-rata. Dan sekarang, pemimpin yang seharusnya menjadi pelindung bagi rakyat, pemimpin yang sudah menjadi pilihan rakyat, malah berputar haluan membela koruptor. Saya berpikir, seorang pemimpin seharusnya tidak bisa tidur dengan nyenyak dikarenakan beban yang ia emban. Setiap hari ia harus memikirkan rakyatnya agar menjadi lebih baik, bukan malah sebaliknya. Oleh karena itu, jadilah seorang pemimpin yang menyadari bahwa amanah yang diemban akan dipertanggung jawabkan di hadapan Tuhan, dengan begitu anomali sang pemimpin insyaallah tidak akan terjadi.

    ReplyDelete