Mar 4, 2010

Elegi Memilih Opsi A atau C

Oleh Marsigit:

Pimpinan:

Silahkan pilih yang mana Opsi A atau Opsi C? Opsi A: “Bailout itu benar”, sedangkan Opsi C:
“Bailout itu salah”

Pemilih 1:
Jika aku memilih Opsi C adalah “Bailout itu salah” berarti “Bailout itu tidak benar”.
Jika “Bailout itu tidak benar” berarti “Tidaklah, Bailout itu benar”.
Jika “Tidaklah, Bailout itu benar” berarti “ Bukanlah Opsi A”
Jika “Bukanlah Opsi A” berarti aku tidak memilih Opsi A”
Kesimpulan: Jika aku memilih Opsi C berarti tidaklah mungkin aku memilih Opsi A.

Pemilih 2:

Jika aku memilih Opsi A maka “Bailout itu benar”
Jika “Bailout itu benar” maka “Tidaklah bahwa Bailout itu salah”
Jika “Tidaklah Bailout itu salah” maka “Bukanlah Bailout itu salah”
Jika “Bukanlah Bailout itu salah” maka “Bukanlah Opsi C”
Jadi aku tidak memilih Opsi C
Kesimpulannya : Jika aku memilih Opsi A tidaklah mungkin akubisa memilih Opsi C

Abstain:

Saya ingin abstain saja. Abstain adalah tidak memilih kedua-duanya. Saya rela dikatakantidak bertanggungjawab karena tidak memilih.

Pemilih 3:
Wah aku bigung. Jika memilih Opsi A berarti aku mengakui kejahatan. Jika aku memilih Opsi C berarti aku kehilangan jabatan. Bagaimana jika aku memilih Opsi AC?
Opsi A : “Bailout benar” artinya “Tidaklah benar bahwa Bailout itu salah”, artinya bukanlah “Bailout itu salah”, artinya bukanlah Opsi C. Jadi Opsi A adalah lawan dan Opsi C, atau Opsi A adalah ingkaran dari Opsi C. Jika Opsi A benar maka Opsi C salah. Jika Opsi A salah maka Opsi C benar.
Jika digabungkan maka aku menemukan formula Opsi AC dan berbunyi “Bail Out benar dan Bailout salah”. Atau Opsi AC berbunyi :”Bailout itu benar dan salah”. Maka saya menemukan Opsi AC itu bersifat kontradiktif, artinya tidak mungkin terjadi, untuk suatu hal benar dan salah itu terjadi secara bersamaan.
Wah saya bingung, di satu sisi saya tidak mau mengakui kejahatan tetapi di sisi yang lain saya tidak mau kehilangan jabatan. Sementara saya tidak mau dikatakan tidak bertanggung jawab dikarenakan abstain.
Wah benar-benar bingung aku.

32 comments:

  1. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Sering sekali terjadi perdebatan dalam diri antara mengakui kebenaran atau kehilangan dunia. Teorinya mudah yaitu membenarkan nurani, tapi praktiknya sungguh susah. Padahal jika diri diingatkan kembali bahwa jabatan, harta, dan dunia adalah ujian dan sifatnya sementara dan akhirat itu ada hari pembalasan dan selamanya.
    Tidak memilih keduanya pun termasuk pilihan yang akan tetap dipertanggungjawabkan.

    ReplyDelete
  2. Alfiramita hertanti
    NIM 17709251008
    P.Matematika kelas A 2017

    assalamualaikum wr. wb. selalu ada dua pilihan dalam hidup ini. bisa saja itu salah dan bisa saja itu benar. dua pilihan macam itu biasanya datang dalam kondisi yang dilematis. pilihan yang benar diikat oleh moralitas namun dapat mengorbankan keuntungan, namun pilihan yang salah mengabaikan moralitas namun menghasilkan keuntungan. tapi bagaimanapun itu, allah hanya meridhoi orang-orang yang jujur, sabar, dan ikhlas.

    ReplyDelete
  3. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP

    Tidaklah akan terjadi suatu kebenaran berjalan berdampingan dengan kesalahan dalam satu aktu yang sama. Benar adalah benar, dan salah adalah salah. Katakan benar bila itu benar, dan katakana salah bila itu memang salah. Tidak ada wilayah abu-abu antara benar dan salah. Wilayah abu-abu hanyalah hasil ciptaan hasrat, siasat bagi mereka yang hanya ingin mengambil untung. Maka orientasi mengambil untung ini adalah hal yang berbahaya. Bila tujuan hidup kita hanya mencari keuntungan dunia semata maka rusaklah dunia ini. Semua orang akan berlomba-lomba korupsi, suap, dan sebagainya. Maka disinilah letak pentingnya kita melandasi hidup kita dengan agama. Bila kita melandasi hidup kita dengan agama, maka kita akan paham apa sebenarnya yang menjadi tujuan hidup kita dan dengan itu kita bisa focus untuk meraih tujuan hidup kita dan bertahan dari godaan dunia yang datang.

    ReplyDelete
  4. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Selalu ada dua sisi dalam diri manusia. Kebaikan dan keburukan itu selalu berperang. Mana yang kuat, tergantung setiap pribadi manusia. Maka senantiasalah berdoa, rendah hati, agar selalu ingat akan Sang Awal dan Sang Akhir, kuasa yang absolut, yang tak seringkali tak nampak oleh kita, namun sesungguhnya selalu ada dalam hati kita.

    ReplyDelete
  5. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Menanggapi elegi diatas, maka seseorang yang mempunyai jabatan yang mempunyai hak memilih dalam hal menentukan kebijakan publik maka harus hati-hati. Mereka perlu meningkatkan iman dan taqwa supaya amanah dan juga memikirkan positif negatif keputusan yang mereka ambil, apakah bermanfaat bagi orang banyak. Memang susah jika harus dihadapkan pada kehilangan jabatan, apalagi jika kelompoknya setuju dengan opsi yang buruk maka jika dia dia tidak ikut maka akan dipecat dari kelompoknya. Kesimpulannya, carilah teman atau kelompok yang membela rakyat atau kepentingan orang banyak.

    ReplyDelete
  6. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Kami menyadari bahwa pada kenyataannya banyak orang yang tidak sadar bahwa apa yang dialaminya hingga sekarang adalah hasil dari akibat-akibat dari pilihan-pilihan yang telah diambil sebelumnya, Kami juga menyadari bahwa ketika memilih satu pilihan maka artinya kami meninggalkan atau memilih untuk mengabaikan pilihan yang lain. Apa pun yang kami pilih dalam hidup ini, maka Tuhan akan memberikan hambatan dan tantangannya. Kami menyadari bahwa apabila setelah kami menentukan pilihan kemudian menemui kegagalan di suatu waktu akibat dari pilihan kami tersebut maka kegagalan itu pasti ada hikmahnya, bisa jadi kegagalan itu pertanda bahwa itu bukan jalan yang tepat untuk kami, ataukah memang kami diharapkan untuk senantiasa berjuang dan bekerja keras serta untuk tidak cepat puas.

    ReplyDelete
  7. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Elegi di atas memberikan gambaran jelas bahwa hidup adalah pilihan, dan pilihan itu sulit. Ada yang harus dikorbankan pada setiap pilihan. Semoga kita dapat memilih dengan baik, cara yang baik dan konsekuensi yang baik atas setiap pilihan dalam hidup.

    ReplyDelete
  8. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Dalam sebuah pilihan, harus ada yang dikorbankan untuk tidak dipilih. Seringkali kita harus berani mengambil sebuah pilihan di antara beberapa pilihan yang ada. Jangan menjadi seseorang yang selalu menghindar saat kamu dihadapkan pada sebuah pilihan. Baik ataupun buruk, kamu harus bisa memilih karena itu yang akan menentukan jalan hidupmu selanjutnya. Menentukan pilihan hidup tidak akan semudah seperti yang dibayangkan. Karena itu sertakan Tuhan dalam setiap pilihanmu karena Tuhanlah yang akan membantumu menemukan pilihan yang terbaik.

    ReplyDelete
  9. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. dari elegi ini saya mengambil refleksi bahwa sebagai manusia biasa yang memiliki sifat ingin memiliki tentu semua orang ingin mempertahankan jabatan. Menurut saya itu wajar. Elegi ini juga mengambarkan orang yang kebinggunga akan pilihihan yang akan diambil, apakah jabatan atau idealisme untuk memerangi kejahatan. Jika saya diminta memilih, maka saya akan memilih memerangi kejahatan dan meninggalakan jabatan saya. Memiliki suatu jabatan dengan rasa bersalah didalmnya tentu akan menimbulkan kerisauan, dan itu pasti tidak nyaman. Dengan memerangi kejahatan saya yakin pasti akan ada pertolongan yang datang, mungkin tidak sekarang tapi pasti ada. Daripada abstain dan menyesal lebih baik memilih, karena semua pilihan pasti ada konsekuensinya

    ReplyDelete
  10. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Hak dasar setiap orang adalah berhak memilih dan dipilih. Apalagi negara kita ini adalah negara demokrasi. Salah satu wujud nilai-nilai HAM terkait demokrasi adalah melekatnya hak azasi setiap warga negara dalam memilih dan dipilih. Tidak ada paksaan untuk memilih mana dan tidak memilih mana. Semua dikembalikan kepada individu masing-masing dan tidak ada yang berhak untuk turut mencampurinya.

    ReplyDelete
  11. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    P. Mat A S2 UNY

    Seseorang berkata bahwa hidup adalah pilihan. Memang dalam hidup kita selalu dihadapkan pada pilihan-pilihan. Ada banyak pilihan, yang masing-masing darinya memiliki konsekuensi yang harus ditanggung pemilihnya. Maka kehidupan mengharuskan kita bijak dalam memilih jalan hidup kita. Dibutuhkan prinsip yang teguh agar kita tidak bingung ketika dihadapkan pada pilihan yang sulit. Prinsip yang benar akan membantu kita membuat pilihan yang benar.

    ReplyDelete
  12. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Hidup adalah pilihan. selama kita hidup, selalu ada pilihan-pilihan yang harus kita putuskan untuk memilihnya. Akibatnya, banyak orang yang berusaha mencari celah pada opsi yang ada, mencari pembenaran atas pilihannya. Padahal seharusnya dalam memilih atau memutuskan sesuatu kita harus menggunakan hati yang ikhlas dan pikiran yang kritis

    ReplyDelete
  13. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027
    Dalam menjalani hidup, ada banyak pilihan yang bisa dan akan kita ambil. Keputusan kita dalam memilih pilihan-pilihan ini akan mempengaruhi apa yang akan terjadi selanjutnya, itulah konsekuensi. Dalam mengambil pilihan, kita harus tegas. Mungkin akan ada keraguan dalam mengambil keputusan untuk memilih. Oleh karena itu, dalam mengambil keputusan, kita gunakan ilmu, pertimbangkan baik-buruknya, manfaatnya, risikonya, dan segala yang mengiringi adanya keputusan. Risiko memang pasti ada, dan ketika kita sudah mengambil keputusan, kita harus bertanggung jawab dengan apa yang kita putuskan. Selain ilmu, hendaklah kita selalu memohon petunjuk Tuhan agar kita dapat mengambil keputusan yang baik, benar, dan memberikan manfaat.

    ReplyDelete
  14. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Hidup adalah tentang pilihan, segala pilihan yang telah kita tentukan tercatat dalam historis kehidupan kita masing-masing. Dalam konteks pada elegi di atas merupakan tantangan bagi idealisme dalam memegang teguh integritas. Terkadang dalam pilihan kita ada hal yang patut dikorbankan, menurut saya, jika memang pilihan tersebut memberi manfaat yang baik bagi banyak orang maka kita harus merelakan keinginan kita pribadi.

    ReplyDelete
  15. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Sebelum kita mennentukan sebuah opsi, sebuah pilihan, ada baiknya kita belajar sebanyak mungkin, untuk mempelajari dalam memilih jalan yang tepat. Jangan terburu-buru dan memaksa, tapi lakukanlah belajar dengan tulus dan ikhlas, dengan demikian diharapkan apa opsi yang kita pilih sesuai hasil belajar kita, dan yang terbaik buat kita.Selalu berdoa dan berdoa juga untuk meminta petunjuk-Nya.

    ReplyDelete
  16. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Pilihan yag banak juga akan semakin membuat kita sulit menntuka opsi. Maka dari itu pertimbangan dengan ilmu opsi mana yang baik, opsi mana yang bermanfaat, opsi mana yang diridhai Allah Swt. Dengan begitu kita selalu akan dibimbing oleh-Nya dalam menjalani pilihan yang telah kita pilih.

    ReplyDelete
  17. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Dalam hidup kadang kita dihadapkan pada pilihan pilihan yang sulit. Pilihan yang mengharuskan mansia untuk menentukan pilihan yang harapannya adalaha pilihan yang tepat sebagai jalan terwujudnya tujuan, namun terkadang pilihan untukmasa depan kita adalah pilihan yang sulit untuk ditentukan tanpa adanyakeakinan didalamnya. karena suatu pilihan pasti adanya suatu resiko yang harus dilalui dan diselesaikan. penentuan suatu pilihan butuh pikiran yang jernih, banyak referensi, banak doa dan lain sebagainya. bukti bahwa menentukan suatu pilihan atau opsi tidak lah suatu perkara yang mudah.Maka sebelum memutuskan, kita harus berpikir mendalam dan meminta petunjuk kepada Allah SWT.
    Kita harus bijak dalam memilih yang terbaik di antara yang buruk. Semoga kita termasuk orang orang yang bijak memilih Aamiin.

    ReplyDelete
  18. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Sebagai manusia, tentu kita memiliki pilihan-pilihan yang berbeda satu dengan yang lainnya. Sikap kita dalam menghargai perbedaan pilihan adalah suatu hal yang wajib. Perbedaan pilihan adalah wajar dan bukan dijadikan sebagai suatu persoalan. Justru perbedaan pilihan itulah yang membuat hidup ini menjadi beragam dan penuh warna.

    ReplyDelete
  19. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 Pmat C 2017

    Memilih suatu pilihan hingga akhirnya harus memutuskan pilihan kadang memang merupakan hal yang sulit. Sehingga dalam setiap pengambilan keputusan ini maka hati dan pikiran harus jernih. Memilih A yang mungkin bertentangan dengan hati nuraninya hanya karena takut jabatannya hilang, atau memilih C yang memang sesuai hati nurani, atau mungkin ada maksud lain dibalik pilihan itu seperti ingin mendapat simpati atau tujuan tertentu. Memilih untuk tidak memilih juga merupakan pilihan. Hal ini dipilih mungkin karena kedua pilihan yang diajukan tidak ada yang cocok atau sesuai dengan hati nuraninya. Sebaiknya bersihkan hati, jernihkan pikiran dan dekatkan diri pada Allah, meminta petunjuk agar dapat memilih yang terbaik

    ReplyDelete
  20. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 Pmat C 2017

    Sebagai tambahan komentar saya di atas, Memilih adalah menentukan salah satu atau dua diantara yang banyak. Bagi saya memilih bukan hanya sekedar memilih tetapi juga memilih mana yang terbaik di antara yang ada. Jika ada 2 pilihan yang harus saya pilih maka saya akan memilih salah satu diantara kedua pilihan tersebut. Jika saya memilih kedua-duanya maka saya adalah orang yang rakus. Akan tetapi, jika saya sama sekali tak memilih salah satu diantara kedua pilihan tersebut maka saya adalah orang yang rugi. Butuh proses dalam memilih sesuatu, butuh pemikiran dan hati yang mantap dalam memilih sesuatu, tetapi jangan sampai keragu-raguan menghampiri kita disaat kita mencoba menggapai sebuah keputusan untuk menentukan pilihan kita nanti

    ReplyDelete
  21. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Tentunya kita sudah tidak asing dengan berbagai macam pilihan karena hidup ini memang pilihan. Keseharian kita diwarnai dengan berbagai macam pilihan. Hanya saja terdapat banyak tingkatan. Ada pilihan yang kita bisa tentukan pilihannya dalam hitungan detik, namun ada saatnya juga kita dihadapkan pada suatu pilihan yang rumit, yang sangat menentukan, yang penuh resiko. Saat diri sendiri merasa bimbang, pendapat dari orang lain mungkin belum mampu memantapkan dalam memilih. Sebagai umat Islam kita masih memiliki Allah yang Maha Memberi Petunjuk yang akan memberikan bimbingan dan petunjuk-Nya kepada hamba yang meminta dan memohon dengan penuh keikhlasan.

    ReplyDelete
  22. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Manusia adalah makhluk yang memiliki sifat “terpilih dan memilih”. Terpilih sama dengan takdir manusia yaitu manusia berada di dunia, hidup, berkarya karena terpilih oleh Allah untuk seperti itu. Memilih sama dengan ikhitiar artinya kehidupan manusia akan tergantung pada keputusan usaha yang dipilih. Di dalam kehidupan manusia selalu dihadapkan berbagai pilihan, bahkan memilih abstain atau tidak memilih juga merupakan pilihan. Semua pilihan itu itu berdasarkan hasil olah pikir dan hatinya, sehingga akhirnya akan menentukan kehidupannya.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  23. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Elegi diatas setidaknya menggambarkan apa yang terjadi di tengah-tengah sistem pemerintahan negara kita saat ini.Mungkin saja ada banyak pejabat negara yang mengetahui penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di tengah sistem pemerintahan tapi mereka tidak berani buka suara karena takut akan kehilangan jabatan.

    ReplyDelete
  24. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Kecerdasan seseorang dan ketajaman intusisi seseorang itu akan terbukti ketika dia dapat memilih sebuah kepusan antara satu, dua, tiga, maupun banyak pilihan yang diberikan. Ketepatan pilihan yang dipilih akan memberikan dampak yang baik di akhir walaupun ketika proses yang dijalani akan memungkinkan adanya beberapa hambatan dalam memperoleh akhir dari sebuah pilihan yang telah dipilih. Ketika sudah dipilih, maka jalan terakhir adalah dengan melaksanakannya dan bertawakkal atas apa yang dipilihnya itu.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  25. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Tuhan menciptakan banyak pilihan beserta dampaknya yang ada di dunia ini. manusia tinggal pilih dari semua pilihan tersebut. Mereka yang milih akan tau resikonya. Seorang pencuri akan tau akibatnya, begitu seorang dermawan akan tau dampaknya. Tetapi sedikit orang yang mampu mempertahankan sebuah pilihan dalam kehidupannya. Sebab pilihan itu pahit dan pertentanag dengan sosial-kultur yang ada dalam lingkaran kehidupannya. Yang teringat adalah, bahwa dari pilihan tersebut, harus diringi dengan rasa kemanusia. Melihat apa yang dirasakan diri sendiri atau orang lain tatkala melakukan suatu pilihan, saat pilihan itu menyakiti diri sendiri atau orang lain bahkan keduanya, maka pilihan tersebut dianggap sebuah kesalahan.

    ReplyDelete
  26. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C
    ketepatan dalam memilih akan memberikan aspek yang baik untuk hasil yang akan diperoleh. untuk memulai memilih, kita harus mempersipkan pemikiran dan hati yang jernih dan juga dalam memilih atau memutuskan sesuatu kita harus menggunakan hati yang bersih/ikhlas dan pikiran yang kritis

    ReplyDelete
  27. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    pada kehidupan nyata sebagai manusia kita berhak untuk tidak memilih, itu sama artinya dengan kita belum memahami apa itu filsafat, terlebih filsafat dalam pendidikan matematika.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  28. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    hidup itu pilihan, dalam filsafat matematika opsi A dan opsi C memiliki kesesuaiannya sendiri terhadap ruang dan waktu yang ada. dalam ruang dan waktu satu dengan yang lainnya opsi A benar dapat menjadi salah begitupun sebaliknya dengan opsi C yang salah akan menjadi benar dalam ruang waktu yang berbeda pula.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  29. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Manusia hidup di tengah pilihan. Kehiduan manusiaitu sendiri sejatinya adalah pilihan.
    Manusia memiliki potensi terpilih dan memilih. Yang membedakan manusia yang satu dan yang lain adalah keputusannya. Tidak sedikit manusia yang tenggelam pada pilihan yang salah, meskipun hati menyadari kesalahan tersebut namun akal pikiran memilih membenarkan demi kepentingan pribadi. Maka itulah sebenar-benar orang munafik. Dengan demikian, hendaklah kita meletakkan tujuan hidup kita untuk beribadah dan menebarkan kebaikan agar kita tidak terjebak pada pilihan yang salah.

    ReplyDelete
  30. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Memilih, hidup ini adalah pilihan. Manusia dilahirkan dengan dua potensi, yaitu potensi baik dan potensi buruk. Setiap orang adalah penentu jalan hidupnya. Dia ingin mengembangkan potensi kebaikannya atau malah mengembangkan potesi keburukannya. Sudah seharusnya kita berikhtiar untuk mengembangkan potensi kebaikan agar mendapat kenyamanan dan kebaikan. Namun semua itu, tergantung dari pilihan masing-masing orang. Ingin memilih menebar kebaikan atau menebar keburukan. Terimaksih

    ReplyDelete
  31. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024

    Hidup memang tidak dapat terlepas dari memilih, dipilih dan dihadapkan dnegan berbagai pilihan. Oleh karen itu, manusia harus memiliki bekal berupa wawasan dan pengalaman agar apa yang dipilih merupakan opsi yang tepat dan bermanfaat. Artikel diatas merupakan salah satu dinamikan dalam kehidupan berpolitik bahwa kebenaran masih kalah dengan uang dan kedudukan. Sehingga kerap kali orang dibingungkan dalam memilih. Hal ini lah yang harus diperangi dan membangun pemahaman bahwa yang salah memang tidak harus dipilih dan kebenaran harus benar-benar ditegakkan. Terima Kasih

    ReplyDelete
  32. Eka C.S Putra
    17706261010
    S3 Pendidikan Dasar

    Dalam hidup kita dihadapkan dengan pilihan, dan tidak ada pilihan yang tanpa resiko. Bahkan memilih untuk tidak memilih pun tetap memiliki resiko. Setiap pilihan yang kita ambil harus dapat dipertanggung jawabkan, kita harus bisa menerima setiap resiko yang ada.

    ReplyDelete