Mar 4, 2010

Elegi Memilih Opsi A atau C

Oleh Marsigit:

Pimpinan:

Silahkan pilih yang mana Opsi A atau Opsi C? Opsi A: “Bailout itu benar”, sedangkan Opsi C:
“Bailout itu salah”

Pemilih 1:
Jika aku memilih Opsi C adalah “Bailout itu salah” berarti “Bailout itu tidak benar”.
Jika “Bailout itu tidak benar” berarti “Tidaklah, Bailout itu benar”.
Jika “Tidaklah, Bailout itu benar” berarti “ Bukanlah Opsi A”
Jika “Bukanlah Opsi A” berarti aku tidak memilih Opsi A”
Kesimpulan: Jika aku memilih Opsi C berarti tidaklah mungkin aku memilih Opsi A.

Pemilih 2:

Jika aku memilih Opsi A maka “Bailout itu benar”
Jika “Bailout itu benar” maka “Tidaklah bahwa Bailout itu salah”
Jika “Tidaklah Bailout itu salah” maka “Bukanlah Bailout itu salah”
Jika “Bukanlah Bailout itu salah” maka “Bukanlah Opsi C”
Jadi aku tidak memilih Opsi C
Kesimpulannya : Jika aku memilih Opsi A tidaklah mungkin akubisa memilih Opsi C

Abstain:

Saya ingin abstain saja. Abstain adalah tidak memilih kedua-duanya. Saya rela dikatakantidak bertanggungjawab karena tidak memilih.

Pemilih 3:
Wah aku bigung. Jika memilih Opsi A berarti aku mengakui kejahatan. Jika aku memilih Opsi C berarti aku kehilangan jabatan. Bagaimana jika aku memilih Opsi AC?
Opsi A : “Bailout benar” artinya “Tidaklah benar bahwa Bailout itu salah”, artinya bukanlah “Bailout itu salah”, artinya bukanlah Opsi C. Jadi Opsi A adalah lawan dan Opsi C, atau Opsi A adalah ingkaran dari Opsi C. Jika Opsi A benar maka Opsi C salah. Jika Opsi A salah maka Opsi C benar.
Jika digabungkan maka aku menemukan formula Opsi AC dan berbunyi “Bail Out benar dan Bailout salah”. Atau Opsi AC berbunyi :”Bailout itu benar dan salah”. Maka saya menemukan Opsi AC itu bersifat kontradiktif, artinya tidak mungkin terjadi, untuk suatu hal benar dan salah itu terjadi secara bersamaan.
Wah saya bingung, di satu sisi saya tidak mau mengakui kejahatan tetapi di sisi yang lain saya tidak mau kehilangan jabatan. Sementara saya tidak mau dikatakan tidak bertanggung jawab dikarenakan abstain.
Wah benar-benar bingung aku.

46 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Salah dan benar itu relatif, tergantung dari sudut pandang ruang dan waktu. Sedangkan, memilih adalah suatu jalan yang harus dilalui seseorang untuk mengambil sebuah keputusan. Dalam hal ini, memilih bukanlah suatu pekerjaan yang mudah. Kadang dalam sudut pandang A, pilihan kita adalah benar. Namun, pilihan kita dapat salah jika dipandang berdasarkan C. Oleh karena itu, kita harus bijaksana dan menggunakan hati nurani yang bersih dalam memilih agar pilihan kita dapat baik bagi semuanya. Memilih dan memutuskan suatu pilihan kadang merupakan hal yang sulit, sehingga dalam setiap pengambilan keputusan ini maka hati dan pikiran harus jernih. Kadang memilih dua pilihan juga seperti buah simalakama. Jika memilih A, maka tidak baik untuk C. Namun, jika memilih C, itu juga tidak baik untuk A. Sehingga hal memilih ini menjadi sangat membingungkan. Di samoing itu, memilih untuk tidak memilih juga merupakan pilihan. Hal ini dapat menjadi pilihan karena kedua pilihan yang diajukan tidak ada yang cocok atau sesuai dengan hati nuraninya. Oleh karena itu, bersihkan hati, jernihkan pikiran, dan dekatkan diri pada Allah. Mintalah petunjuk agar dapat memilih yang terbaik.

    ReplyDelete
  2. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Manusia hidup jika dia mengikuti kehidupan yang ad. Dalam hidup untuk menjalani kehidupan seringkali atau bahkan penuh dengan pilihan.
    Karena hidup adalah pilihan. Apa yang kita jalani sekarang adalah apa ynag kita pilih yang tak lepas dari campur tanganNya.

    ReplyDelete
  3. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Memilih suatu pilihan hingga akhirnya harus memutuskan pilihan kadang memang merupakan hal yang sulit. Sehingga dalam setiap pengambilan keputusan ini maka hati dan pikiran harus jernih. Selain itu, dekatkan diri pada Allah, mintalah petunjuk agar dapat memilih yang terbaik.

    ReplyDelete
  4. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Sebenar-benar hidup adalah pilihan. Benar atau salah pilihanmu, itu relatif, tergantung sudut pandang ruang dan waktu. Berani memilih maka engkau harus berani bertanggungjawab atas pilihanmu. Karena terkadang pilihan yang kita ambil, tidak sesuai dengan harapan kita. Oleh karena itu, sebelum menentukan pilihan, pikirkanlah secara intensif dan ekstensif dan sinkronkanlah hati dan pikiranmu.

    ReplyDelete
  5. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Elegi tersebut menggambarkan seorang pemimpin yang tidak konsisten atas prinsipnya. Di awal ia hanya mengumbar janji bahwa ia merupakan pemimpin yang anti korupsi dan akan memberantas korupsi bagaimanapun caranya. Namun ketika terjadi kasus korupsi maka secara tidak langsung ia membela para koruptor tersebut karena adanya indikasi dan kepentingan tertentu dengan orang tersebut. Inilah mengapa di negara kita masih bertebaran kasus korupsi karena kurang tegasnya para pemegang kekuasaan.

    ReplyDelete
  6. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari sini saya menambahkan dari sisi spiritual yaitu setiap manusia pasti dihadapkan dengan pilihan-pilihan yang ada. kita tidak tau keduanya itu baik atau keduanya buruk. Manusia pada dasarnya ciptaan Allah, jika dihadapkan dengan suatu kebingungan dalam kehidupannya, ada baiknya bersujudlah, berserah dirilah, mintalah jawaban yang terbaik untuk diri sendiri dan sekelilingnya. Dalam agama islam telah di ajarkan bahwa dalam menentukan pilihan lakukanlah sholat istiharoh. Dengan cara itu, pengambilan keputusan yang mana saja akan tegas memilih dan menerima apapun konsekuensinya. Tidak ada yang lebih baik dari yang terbaik yang diputuskan oleh Allah SWT.

    ReplyDelete
  7. Jeanete Nenabu
    15709251004
    PPS PMAT D

    Dari elegi diatas, menurut saya untuk memilih sesuatu kita benar-benar harus tau apa yang dipilih, tujuannya opsi yang akan dipilih, konsekuensinya, dan lain-lain. Meskipun terkadang kita dituntut mengambil keputusan berdasarkan intuisi, namun intuisi itupun harus didasarkan pada pengalaman. Jika kita belum familiar dengan opsi itu, pilihan terbaik adalah mencari tahu makna opsi tersebut. Salah dan benar itu tergantung nilai masing-masing opsi. Ada hal-hal yang bersifat hitam atau putih, tapi ada juga yang ada dalam daerah abu-abu seperti opsi AC dalam elegi diatas. Jadi, abstain belum tentu lari dari tanggung jawab, memilih salah satu belum tentu salah, dan memilih untuk mengambil jalan tengahpun belim tentu salah, tergantung apa masalah yang dibahas.

    ReplyDelete
  8. Nahrul Pintoko Aji
    14301244008
    Pendidikan Matematika A 2014

    Elegi ini menggambarkan sifat manusia yang tidak tegas dalam menegakkan kebenaran. Ia takut melakukan kesalahan, namun ketika jujur ia takut kehilangan jabatan. Pemilik jabatan di pemerintah yang baik harus cerdas dalam memilih tindakan agar tidak terjerumus dalam keburukan. Kadang sudah jujur pun namun ada saja oknum yang mengancamnya sehingga menarik kata kata kejujurannya.

    ReplyDelete
  9. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    menurut saya itulah yang dimaksud dengan munafik yaitu si pemilih 3. dia mengakui kalau pilihan itu salah tapi dia juga takut untuk kehilangan jabatan dan pekerjaannya. saran saya agar dia lebih tegas dalam memutuskan keputusan agar tidak merugikan rakyat nantinya. kalau memang bertanggung jawab harusnya bukan melihat dari sisi dia tidak memilih abstain, tapi membuat keputusan.

    ReplyDelete
  10. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Menurut saya elegi tersebut menggambarkan suatu kehidupan yang dihadapkan pada pilihan-pilihan. Terdapat perbedaan pilihan yang dipilih oleh setiap manusia karena memang setiap manusia berbeda karakter dan pandangan. Namun, dari pilihan-pilihan yang ada hendaklah kita berserah diri kepada-Nya dengan memohon agar diberikan petunjuk untuk memilih jalan yang terbaik untuk kita. Semua keputusan ada pada diri kita masing-masing, maka keputusan yang telah kita ambil harus dipertanggungjawabkan dengan tegas.

    ReplyDelete
  11. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu'alaikum. dari elegi ini saya mengambil refleksi bahwa sebagai manusia biasa yang memiliki sifat ingin memiliki tentu semua orang ingin mempertahankan jabatan. Menurut saya itu wajar. Elegi ini juga mengambarkan orang yang kebinggunga akan pilihihan yang akan diambil, apakah jabatan atau idealisme untuk memerangi kejahatan. Jika saya diminta memilih, maka saya akan memilih memerangi kejahatan dan meninggalakan jabatan saya. Memiliki suatu jabatan dengan rasa bersalah didalmnya tentu akan menimbulkan kerisauan, dan itu pasti tidak nyaman. Dengan memerangi kejahatan saya yakin pasti akan ada pertolongan yang datang, mungkin tidak sekarang tapi pasti ada. Daripada abstain dan menyesal lebih baik memilih, karena semua pilihan pasti ada konsekuensinya.

    ReplyDelete
  12. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Dalam memilih usatu hal dalam hidup ini, dalam kehidupan dunia ini banyak pertimbangan yang digunakan.
    Pertimbangan baik dan buruk, pertimbangan bermanfaat dan tidak bermanfaat, dan pertimbangan lainnya.
    Oleh hal itu maka libatkanlah Dia dalam mempertimbangkan suatu pilihan.

    ReplyDelete
  13. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Urusan memilih bukanlah urusan yang mudah. Namun sebagai pemimpin haruslah memilih untuk kebaikan orang banyak bukan untuk kepentingan sendiri. Karena mereka dipilih bukan karna dirinya sendiri namun dari dukungan masyarakat, maka seyogyanya mereka memilih untuk kebaiakan masyarakat. Ingat jika anda memilih karena memilih kepentingan pribadi ada yang kuasa yang melihat perbuatan anda, maka berbaik-baiklah memilih.

    ReplyDelete
  14. Syahlan Romadon
    PM C 2016/ 16709251047

    Hidup adalah pilihan. selama kita hidup, selalu ada pilihan-pilihan yang harus kita putuskan untuk memilihnya. Akibatnya, banyak orang yang berusaha mencari celah pada opsi yang ada, mencari pembenaran atas pilihannya. Padahal seharusnya dalam memilih atau memutuskan sesuatu kita harus menggunakan hati yang ikhlas dan pikiran yang kritis.

    ReplyDelete
  15. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Kenapa menentukan pilihan hidup menjadi sangat penting. Sebagian orang ada yang merasa tersiksa dan bimbang dalam menentukan sikapnya terhadap pilihan-pilihan hidup yang sangat kompleks. Pilihan adalah hal yang tidak bisa kita hindari dalam hidup ini maka percayakan semua itu kepada Allah dengan mendekatkan diri pasaNya dan selalu menjaga hati kita agar tetap ikhlas. Banyak pilihan bukanlah hal yang buruk namun menentukan pilihan harus sesuai dengan ruang dan waktu serta mempertimbangkan segala sesuatu yang ada dan mungkin ada.

    ReplyDelete
  16. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Dimana kita meletakkan suatu pilihan berarti kita harus siap menerima segala konsekuensinya. Tidak semua yang ada didunia ini dapat berjalan dengan keinginan kita walau kita telah berusaha. Akan slalu ada campur tangan dari Nya. Oleh karena itu kontradiksi dalam kehidupan pasti tak terelakkan. Kita pasti akan merasakan suatu kontradiksi di dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  17. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Manusia ketika masih hidup pasti tidak lepas dari yang namanya pilihan, karena memang hidup itu pilihan. Perspektif pilihan benar atau salah itu tergantung pada diri masing-masing. Hanya saja ketika kita memilih sesuatu hal, dalam diri kita sudah tertanamkan rasa tanggung jawab atas pilihan kita. Jadi, memilih itu bukan perkara mudah, harus dibareng i dengan rasa tanggung jawab, ikhlas dan tawakal.

    ReplyDelete
  18. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Hidup adalah sebuah pilihan. Mengakui kejahatan berarti menentukan pilihan untuk memilih opsi A, siap untuk kehilangan jabatan juga merupakan sebuah pilihan yaitu memilih opsi C, dan tidak memilih keduanya pun juga merupakan sebuah pilihan. Namun pilihan yang abadi dan kekal hanya milik Allah semata. Kita tidak bisa memilih untuk lahir dari anak orang kaya, kita tidak bisa memilih lahir di luar negeri, dll. Satu-satunya yang dapat kita lakukan yaitu bersyukur dengan apa yang telah diberikan oleh-Nya kepada kita.

    ReplyDelete
  19. Yuni Astuti
    14301241035
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Dalam kehidupan nyata ini, manusia tidak pernah luput dari menentukan pilihan. Selalu membingungkan memang dalam menentukan pilihan yang tepat, manusia selalu menginginkan sesuatu hal yang baik atau benar di dunia ini. Namun, hidup itu tidaklah selalu lurus mulus tanpa adanya rintangan dan halangan. Suatu pilihan itu pasti memiliki resiko di baliknya. Jadi kita harus memiliki keberanian dalam menentukan pilihan dan harus bisa mempertanggungjawabkannya kelak.

    ReplyDelete
  20. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Segala tindakan pasti mempunyai resiko, maka sebelum untuk memilih sesuatu pikirkan dengan matang, dengan hati yang jernih dan berdoalah kepada Allah agar diberikan petunjuk yang benar. Dan kita mesti ingat kebenaran itu memang pahit, namun yakinlah kebenaran suatu saat akan berbuah manis, bahkan lebih manis dari madu, sehingga dengan demikian kita akan memperoleh manisnya iman itu.

    ReplyDelete
  21. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Dalam memilih option seharusnya ada beberapa hal yang harus melandasi option itu harus dipilih. Landasan keputusan untuk memilih satu option dari beberapa option yaitu hati nurani. Jika hati nurani di ikut sertakan menjadi landasan option, maka tidak akan membelok option yang kita pilih dengan perasaan. Selain hati nurani agar keputusan yang kita ambil menjadi bijak harus diimbangi dengan logika yang ada.

    ReplyDelete
  22. Ajeng Puspitasari / 14301241005
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Setiap kita melangkah, sesungguhnya yang kita hadapi adalah sebuah pilihan. Untuk menentukan langkah selanjutya, yang kita lakukan adalah memilih. Memilih bukanlah hal yang mudah. Tidak setiap pilihan baik untuk setiap orang. Maka perlu kejernihan hati, pikiran, dan tawakal ketika memilih, serta tanggung jawab kita terhadap pilihan itu. Setiap pilihan yang diambil juga akan memiliki nilai yang berbeda tergantung dari sudut pandangnya.

    ReplyDelete
  23. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Kegalauan karena masih memikirkan kepentingannya. Jika dia memikirkan semua kepentingan dan megembalikan semua hal kepada pemiliknya, Allah SWT, jalan yang akan dipilihnya akan terlihat jelas. Tetapi ujian dari-Nya akan selalu meningkat jika dia lulus pada tingkat sebelumnya, dan akan ada pilihan yang lebih sulit di level selanjutnya. Begitulah cara Allah menguji derajat keimanan seseorang. Hal ini dapat dijadikan sebagai bukti bahwa Allah sangat menyayangi kita. yang perlu kita ingat adalah bahwa Allah tidak akan memberi ujian melebihi batas kemampuan hambanya. Jadi, percayalah bahwa setiap masalah itu mempunyai jalan keluarnya. Asalkan kita tetap terus berikhtiar dan berdo’a kepada Allah. Niscaya Allah akan membantu kita menghadapai masalah walau sesulit apapun.

    ReplyDelete
  24. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Suatu hal yang salah dan benar tidak mungkin terjadi bersamaan, itu mengapa benar dan salah dikatakan kontradiktif. Benar atau salah tergantung dari ruang dan waktunya. Kadang kala untuk bersikap benar perlu resiko yang diambil. Jadi dalam pilihan benar mempunyai alasannya sendiri demikian pula dengan salah juga mempunyai alasannya sediri. Sehingga benar dan salah merupakan pilihan yang kadangkala belum mengetahui benar atau salah tetapi sudah memilihnya. Jadi lebih baik memilih dan tidak abstain walaupun belum tau benar atau salah.

    ReplyDelete
  25. Woro Sophia Amirul Kusumawati
    14301241048
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Kebimbangan dalam menentukan pilihan sering kita alami dalam kehidupan sehari-hari. Memilih pilihan yang terbaik dari yang baik memang lebih mudah. Tetapi memilih pilihan yang terbaik dari yang buruk tidaklah mudah. Oleh karena itu kita perlu pintar-pintar memilih resiko terkecil dari apa yang kita pilih. Abstain bukan berarti tidak memilih tetapi memilih untuk tidak memilih. Abstain bisa kita pilih apabila pilihan tersebut tidaklah wajib.

    ReplyDelete
  26. Aditya Raenda A
    14301241036
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Elegi ini sering terjadi dikehidupan, Benar dan salah memang bersifat relatif namun jika sesuatu ada aturannya maka benar dan salah adalah absolut. Manusia selalu dihadapkan oleh pilihan yang sulit. Memanglah untuk mengakui kesalahan adalah hal yang tidak mudah dilakukan, namun jika seseorang berani mengakui kesalahan maka ia adalah orang yang baik karena jika ia melakuan kesalahan pasti Allah tahu dan kejujuran untuk megakuinya lebih baik dari pada dia harus berbohong menyembunyikan kesalahan.

    ReplyDelete
  27. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Di negeri ini, banyak orang – orang yang seperti tokoh “pemilih 3” di atas. Mereka terlena dengan jabatan yang mereka miliki. Mereka mengganggap jabatan yang ia punya adalah segalanya. Sehingga dia melupakan untuk menegakkan kebenaran. Padahal seorang pemimpin yang dipilih oleh rakyat diharapkan dapat menjadi teladan bagi rakyatnya dan sebagai penyalur aspirasi rakyat. Jika dia sudah terlena dengan jabatannya maka tidaklah mungkin keadilan dan kebenaran itu dapat ditegakkan.Di negeri ini, banyak orang – orang yang seperti tokoh “pemilih 3” di atas. Mereka terlena dengan jabatan yang mereka miliki. Mereka mengganggap jabatan yang ia punya adalah segalanya. Sehingga dia melupakan untuk menegakkan kebenaran. Padahal seorang pemimpin yang dipilih oleh rakyat diharapkan dapat menjadi teladan bagi rakyatnya dan sebagai penyalur aspirasi rakyat. Jika dia sudah terlena dengan jabatannya maka tidaklah mungkin keadilan dan kebenaran itu dapat ditegakkan.

    ReplyDelete
  28. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari elegi di atas saya mendapat pelajaran bahwa kebenaran itu harus selalu ditegakkan. Selalu berbuat jujur atas apa saja yang diakukan. Jangan terlena dengan status yang dimiliki. Karena segala sesuatu dilihat oleh Tuhan YME.

    ReplyDelete
  29. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Berdasarkan elegi tersebut, saya menarik kesimpulan bahwa semua yang telah kita kerjakan hendaknya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Tidak seperti pemilih 3 yang menghindari pengakuan atas kejahatan yang telah dilakukan. Mungkin, karena si pemilih 3 ini memiliki jabatan atau kewenangan, sehingga dia berusaha untuk mencari celah dan membolak-balikkan fakta sehingga kejahatannya dapat ditutupi. Namun, hidup ini hanyalah titipan, semua milik Allah dan kembali kepada Allah, maka kebenaran itu pun juga akan Allah ungkapkan seadil-adilnya. Oleh karena itu, hendaknya kita berdoa dan memohon petunjuk kepada Allah agar tunjukkan jalan dan pilihan tang terbaik.

    ReplyDelete
  30. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Menjadi orang harus memiliki pilihan, janganlah bersikap abstain. jadi orang harus memiliki pendirian maka dari itu cobalah berpendapat karena berpendapat itu tidak ada yang salah. Berpendapat itu hak setiap insan. coba dengarkan orang lain agar kita juga dapat di dengar.

    ReplyDelete
  31. Salma Maulida Karima
    14301241021
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Hidupmu adalah pilihanmu. Apa yang kamu pilih itulah yang akan menjadi jalan hidupmu. Memang disetiap pilihan memiliki resikonya masing-masing. Apapun pilihannya pastikan pilihanmu adalah sebaik-baik pilihan, yaitu pada jalan kebenaran.

    ReplyDelete
  32. Salma Maulida Karima
    14301241021
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Ketika kita dihadapkan pada suatu dikotomi, antara yang benar atau yang salah. Jawaban termudah adalah memilih jawaban yang benar. Namun kebimbangan hati dan keegosian pribadi, terkadang kita malah membuat opsi lain yang bahkan opsi tersebut dapat dikatakan mengada-ada. Pada akhirnya tidak memberikan solusi sama sekali. Dan hal tersebut sering kali terjadi pada masyarakat, bahkan kita sendiripun.

    ReplyDelete
  33. Rindang Wijayanto
    14301241028
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Kita harus memantapkan pilhan kita. Pilihan kita bersifat benar atau salah itu relatif, tergantung darimana kita memandang pilihan kita.

    ReplyDelete
  34. DIKY SETYA HERNANDA
    14301241043
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam hidup selalu ada pilihan yang dating kepada kita. Pilihan itu kita pilih berdasarkan apa yang kita inginkan dari hasil dari pilihan kita. Sebaiknya pula berhati-hati dalam memilih. Karena tentunya pilihan tersebut akan mempengaruhi keadaan kita setelahnya.

    ReplyDelete
  35. DIKY SETYA HERNANDA
    14301241043
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam memilih suatu pilihan, terkadang kita ragu dan bimbang. Alangkah baiknya, sebelum kita memilih, kita pikirkan betul-betul pilihan yang disediakan. Bisa jadi yang kita rasa baik, adalah buruk, begitu juga sebaliknya, yang kita rasa buruk adalah pilihan terbaik. Maka dari itu, kita wajib meminta petunjuk kepada Allah SWT sebelum menentukan pilihan agar pilihan tersebut merupakan pilihan yang tepat untuk kita

    ReplyDelete
  36. Hyldha Wafda Mufida
    14301241026
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Hidup adalah pilihan. Benar atau salah itu relatif, tergantung pada ruang dan waktunya. Setiap orang memiliki persepsi yang berbeda. Untuk menjadi seseorang yang bijaksana, sejatinya dalam memilih harus penuh dengan keyakinan dan tidak mudah berubah atau terprovokasi dan hanya menguntungkan dirinya sendiri. Karna bisa jadi yang aku anggap salah adalah benar bagiNya, begitupun sebaliknya.

    ReplyDelete
  37. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan matematika I 2014

    Hidup merupakansuatu pilihan dan setiap pilihan pasti memiliki resiko. Benar dan salahnya suatu pilihan tergantung sudut pandang yang melihat. Sama halnya dengan apa yang dikatakan Dedy Cobruzier pada vidionya mengenai muslim. Jika bertanya beladiri mana yang terbaik maka jawabannya akan selalu relatif. Jika bertanya pada pelatih taekwondo maka jawabannya taekwondo karena disini belajar bagaimana melindungi diri. Berbeda dengan dengan jika bertanya pelatih kungfu maka jawabannya pastilah kungfu karena disini kamu belajar bergerak dengan ringan dan lain sebagainya tergantung dengan sudut pandang orang tersebut.

    ReplyDelete
  38. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 pendidikan matematika I 2014

    Kita tidak pernah tahu dalam pilihan itu benar atau salah. Kita hanya mampu memprediksi konsekuensi yang terjadi akibat pilihan tersebut, namun itu bukan suatu yang absolut akan terjadi. Jadi sebaik-baiknya dalam memilih mintalah petunjuk pada Sang Maha Mengetahui agar diberikan petunjuk yang benar-benar terbaik dari yang baik

    ReplyDelete
  39. Assalamu’alaikum wr wb
    Dwi Kawuryani
    14301241049 (S1 Pendidikan Matematika I 2014)
    Dalam elegi tersebut saya menangkap bahwa pemilih ke 3 bingung dengan apa yang akan dia pilih, disatu sisi dia masih memiliki kebaikan dan tidak mau berbuat salah, namun disisi lain dia takut kehilangan apa yang penting baginya dan tidak mau mengambil resiko. Di lain sisi dia tidak mau disebut tidak bisa memilih atau tidak bertanggung jawab atas apa yang harusnya dia lakukan.
    Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum wr wb

    ReplyDelete
  40. ‘Azzanie Karima Arroida
    14301241017
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam kehidupan ini pasti penuh dengan pilihan-pilihan. Pilihan itu bisa saja membuat kita bingung. Sebagai makhluk yang berakal, kita harus pintar dalam memilih sesuatu dari berbagai pilihan yang ada. Namun, pilihan yang menurut kita benar bisa jadi salah menurut pandangan orang lain, begitu pun sebaliknya. Dalam hal ini, kita hanya perlu mengikuti hati nurani kita.

    ReplyDelete
  41. Desinta Armiani
    14301241041
    S1 Pend Matematika A 2014

    Manusia akan dihadapkan pada suatu pilihan, kadangkala pada pilihan yang sulit dan tak menentu. Baik dan buruk nya sebuah pilihan tentu kita sebagai manusia memiliki sudut pandang yang berbeda. Tetapi pada hakekatnya manusia memiliki hati nurani untuk memilih pada pilihan yang terbaik, serta tidak merugikan orang lain. Oleh karena itu mintalah petunjuk pada Sang Maha Kuasa agar apa yang kita pilih adalah yang terbaik dari yang baik.

    ReplyDelete
  42. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Pengalaman hidup yang kita lalui tidak terlepas dari perbagai pilihan. Kadang kita bisa menentukan suatu pilihan dengan benar-benar yakin, namun terkadang ada ragu-ragu untuk memilih sesuatu. Hal ini adalah wajar karena banyak sekali permasalahan hidup yang yang dihadapi dan satu dan lainnya mungkin berbeda. Namun, kita juga perlu hati-hati dalam memilih harus memikirkan segala konsekuensinya baik itu konsekuensi positif maupun yang negatif. Ajaran islam pun sangat jelas ketika kita dihadapkan pada berbagai pilihan kita mestinya memohon petunjuk dari-Nya terlebih dahulu.

    ReplyDelete
  43. Muh ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Sesungguhnya memilih bukanlah sesuatu hal yang mudah untuk dilakukan, apalagi memilih di antara dua pilihan di mana keduanya saling kontradiktif. Bila kita salah memilih, kita akan menyesalinya. Sehingga dibutuhkan kemantaban dalam memilih.

    ReplyDelete
  44. Muh ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Dalam hidup terkadang dihadapkan pada pilihan yang sulit, tetapi mau tidak mau harus memilihnya demi kebaikan. Di situlah diperlukan adanya berpikir mendalam dan menggunakan hati nurani untuk ikut dalam menentukan suatu pilihan agar tidak ada penyesalan di kemudian hari. Kebijaksanaanlah yang juga dibutuhkan dalam kehidupan ini agar mampu menghadapi segala bentuk pilihan hidup yang terkadang sulit.

    ReplyDelete
  45. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Kita sebagai manusia akan diberikan pilihan-pilihan dalam hidup. Pilihan tersebut adalah sifat kita sebagai manusia yang tidak sempurna karena akan terikat oleh ruang dan waktu, namun kita juga mampu menembus ruang dan waktu. Kita sebaiknya menggunakan pikiran kritis dan hati yang ikhlas dalam menjalani kehidupan. Doa yang tulus dan ikhlas kepada Tuhan YME dalam melakukan pilihan adalah hal yang sebaiknya kita lakukan. Kepercayaan kepada Tuhan YME adalah hal yang sepatutnya sudah tidak diragukan lagi. Apapun pilihan dan usaha kita, Tuhan YME yang akan menentukannya. Namun tentu manusia sebaiknya terus berusaha dalam jalan Tuhan YME karena tanpa usaha maka hasilnya juga akan sia-sia.

    ReplyDelete
  46. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Memilih adalah kewajiban manusia. Ketika ada pemilihan umum untuk memilih para pemimpin kita, maka kita harus menggunakan hak pilih kita sesuai dengan hati kita. Dalam memilih kita harus pandai-pandai mencari visi dan misi yang sesuai untuk kemajuan negara maupun daerah kita. Jangan asal memilih seperti memilih kucing dalam karung. Baliout menunjukkan sesuatu yang tidak baik, entah dalam pemilihan atau dalam semua aspek kehidupan. Dengan demikian, ketika kita akan memilih sesuatu hendaknya menggunakan hati dan pemikiran yang jernih serta meminta petunjuk kepada Allah SWT.

    ReplyDelete