Jul 31, 2010

Elegi Menggapai Kategori

Oleh Marsigit
(Diolah dari pemikiran Immanuel Kant)

Pengetahuan:
Wahai kategori-kategori, siapakah dirimu itu?



Kategori1:
Aku tidak mengetahui siapa namaku. Tetapi aku dapat menjelaskan sifat-sifatku. Aku mampu menampung semuanya. Aku adalah satu. Semua ada di dalamku. Tetapi ada orang yang memanggilku sebagai universal.

Kategori2:
Aku tidak mengetahui siapa namaku. Tetapi aku dapat menjelaskan sifat-sifatku. Aku adalah bagian-bagian. Aku juga kelompok-kelompok. Aku pandai berserikat. Tetapi ada orang yang memanggilku sebagai partikular.

Kategori3:
Aku tidak mengetahui siapa namaku. Tetapi aku dapat menjelaskan sifat-sifatku. Aku adalah bagian-bagian. Aku adalah banyak. Aku bersifat mandiri. Tetapi ada orang yang memanggilku sebagai singular.

Pengetahuan:
Wahai kategori 1, 2, dan 3. Ternyata engkau semua adalah bagian dariku. Aku setuju bahwa angkau masing-masing bernama universal, partikular dan singular. Ketahuilah bahwa engkau semua merupakan kategori dalam pikiranku. Berkat engkau semua itulah maka aku dapat memikirkan apa yang aku sebut sebagai kuantitas.

Pengetahuan:
Wahai kategori-kategori, siapakah dirimu itu?

Kategori4:
Aku tidak mengetahui siapa namaku. Tetapi aku dapat menjelaskan sifat-sifatku. Aku adalah semua yang bersifat positif. Aku menjelaskan kenyataan-kenyataan. Aku adalah kalimat atau pernyataan-pernyataan. Au terdiri dari subyek dan predikat. Tetapi ada orang memanggilku sebagai afirmatif.

Kategori5:
Aku tidak mengetahui siapa namaku. Tetapi aku dapat menjelaskan sifat-sifatku. Aku adalah semua yang bersifat mengingkar. Aku menjelaskan kenyataan-kenyataan. Aku adalah kalimat atau pernyataan-pernyataan. Aku terdiri dari subyek dan predikat. Tetapi ada orang memanggilku sebagai negatif.

Kategori6:
Aku tidak mengetahui siapa namaku. Tetapi aku dapat menjelaskan sifat-sifatku. Aku adalah semua yang bersifat tak terbatas. Tetapi fungsiku adalah untuk membatasi. Tetapi ada orang memanggilku sebagai infinit.

Pengetahuan:
Wahai kategori 4, 5, dan 6. Ternyata engkau semua adalah bagian dariku. Aku setuju bahwa angkau masing-masing bernama afirmatif, negasi dan infinit. Ketahuilah bahwa engkau semua merupakan kategori dalam pikiranku. Berkat engkau semua itulah maka aku dapat memikirkan apa yang aku sebut sebagai kualitatif.

Pengetahuan:
Wahai kategori-kategori, siapakah dirimu itu?

Kategori7:
Aku tidak mengetahui siapa namaku. Tetapi aku dapat menjelaskan sifat-sifatku. Tugasku adalah membedakan satu hal dengan hal yang lain. Tetapi ada orang memanggilku sebagai kategori.

Kategori8:
Aku tidak mengetahui siapa namaku. Tetapi aku dapat menjelaskan sifat-sifatku. Aku adalah sebab akibat. Jika ada sebab aku selalu mdencari akibat. Jika ada akibat aku selalu mencari sebab. Tetapi ada orang memanggilku sebagai hipotetik.

Kategori9:
Aku tidak mengetahui siapa namaku. Tetapi aku dapat menjelaskan sifat-sifatku. Tempat tinggalku di antara yang aktif dan pasif. Aku adalah interaksi antara aktif dan pasif. Tetapi ada orang memanggilku sebagai komunitas

Pengetahuan:
Wahai kategori 7, 8, dan 9. Ternyata engkau semua adalah bagian dariku. Aku setuju bahwa angkau masing-masing bernama kategori, hipotetik dan komunitas. Ketahuilah bahwa engkau semua merupakan kategori dalam pikiranku. Berkat engkau semua itulah maka aku dapat memikirkan apa yang aku sebut sebagai hubungan.

Pengetahuan:
Wahai kategori-kategori, siapakah dirimu itu?

Kategori10:
Aku tidak mengetahui siapa namaku. Tetapi aku dapat menjelaskan sifat-sifatku. Tempat tinggalku di antara yang mungkin dan yang tak mungkin. Aku bersifat problematik. Aku selalu berusaha mencari kepastian relatif. Tetapi ada orang memanggilku sebagai probabilitas.

Kategori11:
Aku tidak mengetahui siapa namaku. Tetapi aku dapat menjelaskan sifat-sifatku. Tempat tinggalku di antara yang ada dan yang tak ada. Tetapi ada orang memanggilku sebagai asetorik.

Kategori12:
Aku tidak mengetahui siapa namaku. Tetapi aku dapat menjelaskan sifat-sifatku. Tempat tinggalku di antara yang persyaratan-persyaratan. Aku dimulai dengan kesepakatan. Mencarai syarat-syarat terjadinya sesuatu itulah pekerjaanku. Pekerjaanku hanyalah berdasarkan konsistensi. Tetapi ada orang memanggilku sebagai apodiktik. Ada orang awam memanggilku sebagai matematika. Ya boleh saja.

Pengetahuan:
Wahai kategori 10, 11, dan 12. Ternyata engkau semua adalah bagian dariku. Aku setuju bahwa angkau masing-masing bernama probabilitas, asetorik dan apodiktik. Ketahuilah bahwa engkau semua merupakan kategori dalam pikiranku. Berkat engkau semua itulah maka aku dapat memikirkan apa yang aku sebut sebagai modalitas.

Orang tua berambut putih:
Wahai pengetahuan. Sudah jelaslah engkau itu. Bahwa pengetahuanmu, di dalam pikiranmu itu terdiri dari kategori-kategori. Dikarenakan di dalam pikiranmu sudah ada kategori-kategori itulah maka engkau dapat memperoleh pengetahuanmu. Ketahui bahwa secara umum kategori itu meliputi empat hal yaitu kuantitas, kualitas, hubungan dan modalitas. Masing-masing kategori memuat tiga aspek. Jadi ketahuilah bahwa di dalam pikiranmu itu terdapat duabelas kategori, yang memungkinkan engkau dapat membangun pengetahuanmu. Itulah teori yang dibuat oleh Immanuel Kant.

42 comments:

  1. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D

    Subhanallah, ternyata bagian dari pengetahuan itu banyak sekali. “Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar-Rahman (55)

    ReplyDelete
  2. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Ternyata banyak sekali kategori pengetahuan itu. Menurut Immanuel Kant pengetahuan itu terdiri dari berbagai kategori. Ada 12 kategori pengetahuan berdasarkan teori ini. Di mana secara umum kategori itu meliputi empat hal yaitu kuantitas, kualitas, hubungan, dan modalitas dan masing-masing kategori nenuat tiga aspek. Saya baru menyadari bahwa karena berbagai kategori ini saya dapat memperoleh pengetahuan selama ini.

    ReplyDelete
  3. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Imanuel Kant berpendapat bahwa pengetahuan dibagi menjadi dua belas kategori agar mudah untuk dipahami. Dengan demikian, hal-hal yang dikelompokkan atau dikategorikan menurut karakteristiknya bertujuan untuk mempermudah dalam memahaminya guna membangun suatu pengetahuan. Agar dalam berfikir menjadi fokus, maka sebaiknya dalam berfikir tidak dilakukan secara bersamaan.

    ReplyDelete
  4. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Maksunya ialah jangan memfikirkan beberapa topic secara bersamaan. Dengan brtfikir satu per satu maka dapat menjadi fokus dan dapat dilakukan dengan mudah karena suatu pikiran manusia punya batasan.

    ReplyDelete
  5. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Menurut Immanuel Kant pengetahuan itu terdiri dari berbagai kategori. Ada 12 kategori pengetahuan berdasarkan teori ini. Di mana secara umum kategori itu meliputi empat hal yaitu kuantitas, kualitas, hubungan, dan modalitas dan masing-masing kategori nenuat tiga aspek. Saya baru menyadari bahwa karena berbagai kategori ini saya dapat memperoleh pengetahuan selama ini.

    ReplyDelete
  6. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Pengetahuan yang ada di pikiran dibagi atas kategori-kategori. Kategori dibagi menjadi 4 yaitu kuantitas, kualitas, hubungan dan modalitas yang masing-masing memuat tiga aspek. Sehingga kategori-kategori itulah yang membangun pengetahuan seseorang. Banyak-banyak membaca akan semakin menambah isi dari kategori-kategori tersebut sehingga pengetahuan seseorang akan bertambah banyak juga.

    ReplyDelete
  7. Nama : Wisniarti
    NIM : 17709251037
    Kelas : PM B (Pascasarjana)


    "ketahuilah bahwa di dalam pikiranmu itu terdapat duabelas kategori, yang memungkinkan engkau dapat membangun pengetahuanmu". Saya baru mengetahui bahwa ternyata membangun pengetahuan itu mempunyai 12 kategori. Saya semakin merasa masih sangat dangkal pengetahuan saya setelah saya membaca satu per satu postingan bapak. Masih banyak yang perlu dipelajari untuk bisa membangun pengetahuan dan saya masih sangat perlu belajar dan memahami lagi agar bisa membangun pengetahuan. Saya mungkin hanya menguasai beberapa dari kategori tersebut. Semoga dengan selalu membaca serta mempelajari postingan-postingan bapak saya bisa diingatkan lagi untuk terus belajar, karena pengetahuan itu luas dan tak terbatas.

    ReplyDelete
  8. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    S2 Pendidikan Matematika A (PM A)

    Pengetahuan merupakan hal yang sangat luas adanya. Jika ditelusuri lebih jauh lagi, pengetahuan dapat diklasifikasikan menjadi banyaknya sub pengetahuan yang lebih mendalam. Seperti yang Prof. tuliskan pada elegi menggapai kategori di atas, bahwa pengetahuan berada dalam pikiran yang berupa kategori yang meliputi kuantitas, kualitas, hubungan, dan modalitas. Kemudian dalam kategori tersebut masih bisa di bagi menjadi beberapa aspek lagi. Sehingga dapat saya ambil pelajaran dari tulisan Prof. bahwa pengetahuan tidak berhenti pada satu aspek saja, melainkan bisa dipelajari sesuai kategori-kategori yang kita inginkan.

    ReplyDelete
  9. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Dari elegi ini saya memahami bahwa benar elegi ini sebenarnya membahasakan ke bahasa bumi apa-apa yang disampaikan para filsuf yang ada dilangit, termasuk Salah satu filsuf yaitu Immanuel kant. Immanuel kant menyatakan bahwa Pengetahuan itu terdiri dari berbagai kategori, ada 12 kategori.k ategori tersebut meliputi empat hal yaitu kuantitas, kualitas, hubungan dan modalitas. Masing-masing kategori memuat tiga aspek. Lalu, pentingnya kategori yaitu untuk membangun pengetahuan. Sebagai seorang manusia saya menyadari bahwa Pengetahuan akan didapat jika seseorang ikhlas dalam pikir dan hati. Manusia hanya bisa menggapai pengetahuan. Diaman asejatinya pengetahuan adalah milik Allah Ta’ala.

    ReplyDelete
  10. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Pengetahuan tidak hadir dengan sendirinya namun dibangun dai kategori-kategori. Antara kategori satu dan kategori lainnya saling berkaitan dan bekerjasama dalam menghasilkan pengetahuan. Sedemikian hebatnya Tuhan merancang otak manusia sehingga mampu mengkategorikan pengetahuan yang tidak terbatas ini.

    ReplyDelete
  11. Arung Mega Ratna
    17709251049
    S2 Pend. Matematika C

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    • Berdasarkan “Elegi Menggapai Kategori” bahwa pengetahuan di dalam pikiran itu terdiri dari kategori-kategori. Menurut Immanuel Kant, kategori itu meliputi empat hal yaitu:
    1. kuantitas, yang meliputi universal, partikular dan singular
    2. kualitas, yang meliputi afirmatif, negasi dan infinit
    3. hubungan, yang meliputi kategori, hipotetik dan komunitas
    4. dan modalitas yang meliputi probabilitas, asetorik dan apodiktik.
    Sehingga setiap manusia dalam pikirannya itu terdapat 12 kategori, yang memungkinkan mereka dapat membangun pengetahuan.
    Terima kasih
    Wassalamu'alaikum

    ReplyDelete
  12. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Menurut Immanuel Kant, kategori-kategori yang secara khusus bersifat asasi adalah kategori-kategori yang menunjukkan kuantitas, kualitas, hubungan, dan modalitas. Masing-masing mengandung didalamnya tiga bentuk kategori. Kuantitas mengandung kategori universal, particular dan singular.kualitas mengandung kategori afirmatif, negasi, dan infinit. Hubungan mengandung didalamnya kategori-kategori hipotekik dan komunitas. Modalitas mengandung didalamnya kategori probabilitas, asetorik, dan apodiktik. Kategori kategori ini mewujudkan struktur-struktur yang dipakai untuk menjadi wadah pengamatan-pengamatan kita. Kategori itu menggolong-golongkan atau mengklasifikasikan pengamatan serta menyusunnya hingga menjadi sesuatu dunia gagasan yang teratur.

    ReplyDelete
  13. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Tujuan kategori-kategori itu dibuat salah satunya bertujuan agar kita dapat membangun ilmu pengetahuan. Penggolongan-penggolongan itu telah dijelaskan oleh beberapa tokoh, salah satunya adalah emanuel kant yang membagi kategori menjadi 4 kelas, yaitu kuantitas, kualitas, hubungan dan modalitas. Kuantitas meliputi aspek universal, khusus, dan tunggal, kualitas meliputi afirmatif, negatif, dan tak terbatas, Hubungan meliputi kategori, hipotesis, dan masyarakat, yang terakhir modalitas meliputi probabilitas, setorik, dan apodiktis.

    ReplyDelete
  14. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Terimakasih Pak atas penjelasan di atas. Saya menyimpulkan bahwa Imanuel Kant mengungkapkan bahwa terdapat empat kategori dalam pikiran dalam upayanya untuk membangun pengetahuan, dimana masing-masing kategori memuat tiga aspek, yaitu:
    1. Kuantitas terdiri dari universal, partikular, singular
    2. Kualitas terdiri dari afirmatif, negatif, infinit
    3. Modalitas terdiri dari probabilitas, asetorik, apodiktik
    4. Hubungan terdiri dari kategori, hipotetik, komunitas

    ReplyDelete
  15. Metia Novianti
    17709251021
    S2 Pendidikan Matematika A 2017
    Dari 12 kategori menurut Immanuel Kant, kesemuanya berhubungan satu sama lain dalam membantu manusia untuk membangun pengetahuannya. Tiadalah akan lengkap apabila berkurang satu. Namun dalam membangun sebuah pengetahuan, hendak lah kita pikirkan secara bijak baik bijak secara hati maupun bijak secara pikiran.

    ReplyDelete
  16. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Dari postingan di atas, saya memahami bahwa pengetahuan manusia terdiri atas 12 kategori (menurut Imanuel Kant). Sudah disebutkan juga bahwa secara umum kategori itu meliputi empat hal yaitu kuantitas, kualitas, hubungan dan modalitas. Masing-masing kategori memuat tiga aspek. Maka untuk membangun pengetahuan, manusia harus mencapai tujuan masing-masing kategori.
    Hal ini memperlihatkan bahwa di dunian ini, di dalam diri manusia sekalipun tidak ada yang bisa berdiri sendiri-sendiri, semuanya tersusun secara sistematis.

    ReplyDelete
  17. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Layaknya sebuah universitas yang mengatur seluruh jurusan ke dalam fakultas-fakultas, Immanuel Kant juga memahami bahwa pengetahuan memiliki 'fakultas' sehingga seluruh pengetahuan akan dikategorikan menurut kriteria masing-masing. Adanya kategori memudahkan kita untuk mengembangkan dan menggunakan pengetahuan yang ada sesuai dengan tujuan yang tentunya berbeda-beda pula. Kuantitas, kualitas, relasi, dan modalitas adalah garis besar kategori yang menurut Kant telah terorganisir di pikiran setiap manusia sehingga selurh pngalaman dan ilmu yang masuk akan disintesa dan dikategorikan ke dalam fakultas-fakultas tersebut.

    ReplyDelete
  18. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Immanuel Kant mengatakan bahwa sejak lahir manusia memiliki 12 aspek yang dibagi ke dalam 4 kategori, kuantitas, kualitas, hubungan dan modalitas. semua pemikiran kita yang ada dan yang mungkin ada, secara sistematis dan tanpa sadar akan kita masukkan ke dalam kategori-kategori tersebut sehingga akan lebih cepat bagi otak kita untuk mere-call pengetahuan yang telah ada di kemudian harinya.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  19. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Manusia memiliki kemampuan berfikir yang sangat luar biasa, dengan sendirinya otak kita dapat mengkategorikan pengetahuan-pengetahuan baru yang kita terima setiap harinya ke dalam 4 kategori yang masing-masing terdiri dari 4 aspek. kemampuan tersebut seharusnya dapat kita syukuri dan jadikan motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan berfikir kita.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  20. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Berdasarkan elegi menggapai kategori, Menurut Immanuel Kant pengetahuan terdiri dari kategori-kategori, dimana disetiap kategori tersebut memuat tiga aspek. Kategori tersebut yaitu Kuantitas ( universal, partikular dan singular), Kualitas (afirmatif, negasi dan infinit), Hubungan (kategori, hipotetik, dan komunitas) serta modalitas (probabilitas, asetorik dan apodiktik). Melalui dua belas kategori yang ada didalam pikiran kita, kita dapat membangun sebuah pengetahuan. Inilah, bukti kesempurnaan Allah yang menciptakan pikiran kita dengan kategori-kategori yang terdapat didalamnya, sehingga kita mampu mengkategorikan dan memproses ransangan dari luar sehingga tercipta sebuah gagasan. Terimakasih.

    ReplyDelete
  21. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    PPs Pend. Matematika A 2017

    Elegi di atas menggambarkan pemikiran Imannuel Kant tentang bagaimana seseorang menggapai ilmu pengetahuan baru. DIa membuat 12 kategori, kemudia masing-masing 3 kategori membuat kategori lagi sehingga terbentuklah 4 pokok hal yang dapat membangun pengetahuan seorang individu. Ini merupakan salah satu teori dari sekian banyak teori yang pernah dibuat oleh beberapa ahli.

    ReplyDelete
  22. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Berdasarkan elegi di atas, kita dapat mengambil pelajaran bahwa kategori menurut Immanuel Kant meliputi empat hal yaitu kuantitas, kualitas, hubungan dan modalitas. Kemudian masing-masing kategori terdiri dari tiga aspek sehingga terdapat 12 kategori, seperti berikut:
    1.kuantitas meliputi universal, partikular dan singular
    2.kualitas meliputi afirmatif, negasi dan infinit
    3.hubungan meliputi kategori, hipotetik dan komunitas
    4.modalitas meliputi probabilitas, asetorik dan apodiktik
    Semua kategori tersebut memudahkan dalam mengkategorikan segala sesuatu yang ada dan mungkin ada di dunia. Dan pada akhirnya menjadi pondasi membentuk pengetahuan.

    ReplyDelete
  23. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Kategori meliputi empat hal dan masing-masing terdiri dari tiga aspek yakni kuantitas (universal, parikular, singular), kualitas (afirmatif, negasi, infinit), hubungan (kategori, hipotetik, komunitas), dan modalitas (probabilitas, asetorik, dan apodiktik). Dalam kehidupan sehari-hari, kategori sangat diperlukan. Kategori mengelompokan sesuatu sesuai dengan sifat-sifatnya. Dengan kategori, proses pencarian dan mempelajari sesuatu akan lebih mudah.

    ReplyDelete
  24. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Menurut Immanuel Kant pengetahuan dalam pikiran- pikiran kita terdiri dari 4 kategori yang terdiri dari 3 aspek. Dengan kategori- kategori itulah maka kita dapat memperoleh pengetahuan. Kategori-kategori yang ada berguna untuk menyimpan suatu pengetahuan sehingga ketika kita membutuhkannya kembali kita akan lebih mudah memanggil atau mencarinya. Seperti halnya di Supermarket, barang-barang yang dijual dikelompokkan sesuai dengan kenisnya sehingga konsumen yang membutuhkan suatu barang akan lebih mudah mencarinya.

    ReplyDelete
  25. Gamarina Isti Ratnasari
    17709251036
    Pendidikan Matematika Kelas B(S2)

    Kategori meliputi empat hal yaitu kuantitas, kualitas, hubungan, dan modalitas. Menurut Imanuel Kant, setiap kategori tersebut memiliki tiga aspek. Sebagaimana kuantitas dapat terdiri dari aspek universal, partikular, dan singular. Kualitas terdiri dari aspek afirmatif, negasi, dan infinit. Pada hubungan terdiri dari aspek kategori, hipotetik, dan komunitas. Sedangkan pada modalitas terdiri dari probabilitas, asetorik, dan apoditik. Hal tersebut berarti seseorang dapat membangun pengetahuan dengan 12 aspek berdasarkan kategori tersebut, sehingga tidak mengherankan selalu saja ada ide baru dari manusia untuk menciptkan hal yang baru dan berbeda dari sebelumnya.

    ReplyDelete
  26. Rosnida Nurhayati
    17709251036
    PPs PM B 2017

    Immanuel Kant adalah seorang pemikir yang hebat, di dalam pemikiran beliau tentang kategori, bapak menjelaskan dengan bahasa yang lebih mudah kami terima. Dari penjelasan diatas ada empat hal yang masuk ke dalam kategori, yaitu kuantitas, kualitas hubungan dan modalitas, dalam setiap kategori ada tiga aspek pendukungnya. Hal tersebut mendukung bagaimana proses membangun pengetahuan.

    ReplyDelete
  27. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Elegi Menggapai Kategori pada postingan kali ini, memberi tahu bahwa pengetahuan kita berada di dalam pikiran kita sendiri yang terdiri dari kategori-kategori. Dikarenakan di dalam pikiran sudah ada kategori-kategori itulah maka kita dapat memperoleh pengetahuan. Diketahui bahwa secara umum kategori itu meliputi empat hal yaitu kuantitas, kualitas, hubungan dan modalitas. Masing-masing kategori memuat tiga aspek. Jadi ketahuilah bahwa di dalam pikiran terdapat duabelas kategori, yang memungkinkan kita dapat membangun pengetahuan.

    ReplyDelete
  28. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  29. Shelly LUbis
    17709251040
    S2 PEnd.Matematika B

    Mungkin yang dapat saya tangkap dari tulisan bapak di atas, bahwa pengetahuan itu bukanlah hal yang semata-mata satu, tetapi kesatuan, yang terdiri dari beberapa kategori yang bisa saling menyempurnakan, sehingga terbentuklah pengetahuan yang sempurna

    ReplyDelete
  30. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Elegi ini mengajarkan kepada saya tentang kategori-kategori memperoleh pengetahuan yang telah ada di dalam pikiran. Menurut Immanuel Kant, kategori tersebut dibagi menjadi empat kategori, yakni kuantitas, kualitas, hubungan dan modalitas. Kuantitas terdiri dari universal, partikular, dan singular. Kualitas terdiri dari afirmatif, negatif, dan infinit. Hubungan terdiri dari kategori, hipotetik, komunitas. Modalitas terdiri dari probabilitas, asetorik, dan apodiktik. Sebagai calon pendidik Matematika, saya akan berusaha untuk memahami bahwa siswa memiliki keempat kategori ini dalam membentuk pengetahuan. Sehingga dalam penyampaian materi Matematika sebagai pengetahuan yang mereka terima akan menyesuaikan kategori pembentukan pengetahuan tersebut.

    ReplyDelete
  31. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Setelah membaca Elegi Menggapai Kategori yang diolah oleh Immanuel Kant, saya menangkap bahwa kategori yang ada pada kehidupan manusia merupakan bentuk klasifikasi dari jenis, level, golongan dan lain sebagainya. Kategori-kategori tersebut dapat disesuaikan dengan manusia sesuai dengan pengetahuan, pengalaman, dan pemikiran masing-masing. Secara umum pengkategorian pengetahuan terdiri atas empat hal yaitu kuantitas, kualitas, hubungan, dan modalitas. Dan masing-masing hal tersebut memiliki tiga bagian lagi. Sehingga dalam membangun pengetahuan pada pikiran kita terdapat duabelas kategori pengetahuan.

    ReplyDelete
  32. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak
    Postingan Bapak membuat saya merasa bersyukur atas karunia Allah SWT yang luar biasa diberikan sekaligus merasa bahwa kita harus senantiasa menjaga dan mengembangkan potensi yang diberikan Allah SWT.
    Ternyata pengetahuan di dalam pikiran terdiri dari 4 kategori umum yaitu kuantitas, kualitas, hubungan, dan modalitas. Dari setiap kategori tersebut dapat dikategorikan lagi masing-masing menjadi 3 kategori. Kategori tersebut merupakan anugerah yang dapat digunakan untuk memperoleh pengetahuan. Usaha untuk belajar dan menambah pengalaman harus selalu dilakukan dalam rangka membangun pengetahuan di dalam pikiran sesuai dengan kategori yang ada. Karena dalam hidup ini salah satu tujuannya adalah membangun bangunan pengetahuan yang kokoh dan teratur sesuai dengan kategori yang ada.

    ReplyDelete
  33. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Betapa Tuhan sungguh menyayangi manusia. Manusia yang diciptakan memiliki keterbatasan pikir pun, dibantu untuk membagi pikirannya ke dalam kategori-kategori. Sebuah refleksi diri yang mendalam terhadap kemampuan berpikir manusia.

    ReplyDelete
  34. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Pengetahuan terbentuk dari kategori-kategori, dan semua kategori-kategori ini ada dalam pikiran kita. Secara umum kategori terdiri dari empat hal yaitu kuantitas, kualitas, hubungan dan modalitas.

    ReplyDelete
  35. indah purnama sari
    17701251035
    PEP B 2017

    Terimakasih pak atas ilmu yang sudah bapak berikan pada postingan Elegi Menggapai Kategori .dari elegi ini saya mendapat pencerahan bahwasannya didalam setiap pengetahuan manusia ada terdapat kategori-kategori yang mana kategori-kategori tersebut dipisah sesuai dengan kebutuhannya.

    ReplyDelete
  36. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Terima kasih Prof untuk ilmu yang diberikan. Menilik pada diri sendiri yaitu sepertinya saya sendiri sulit untuk berada pada ketagori kuantitas dan kualitas. Saya sendiri juga tidak tahu di mana kualitas pada pengetahuan saya sendiri. Ilmu yang ada juga ada yang hanya tertimbun dalam pikiran namun tidak tercermin dalam tindakan sehari-hari. Sebaliknya untuk kuantitas pengetahuan yang sudah saya jalani dari sekolah dasar hingga saat ini belumlah begitu banyak. Selama ini saya masih berfokus pada modalitas yang saya miliki dalam diri dan berusaha untuk menghubungkan antara ilmu yang sudah dimiliki dengan peristiwa dalam hidup.

    ReplyDelete
  37. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, terimakasih banyak prof. Marsgiti atas ulasan di atas. Saya baru sadar bahwa selama ini kita sudah menerapkan teori salah satu Filsuf yaitu Immanuel Kant. Persis seperti yang diungkapkan di atas, semakin kita berpengetahuan, maka semakin pula banyak kategori-kategori yang ada dalam pengetahuan kita. Alangkah luar biasanya Allah memberi nikmat akal ini, sehingga kita mampu mengkategorikan apa-apa yang ada dalam pikiran dan pengetahuan yang kita serap. Kemudian dengan adanya kategori-kategori itu membuat kita untuk dasar dan bekal dalam berpikir didalam menyikapi segala permasalahan hidup sesuai ruang dan waktunya yang tepat. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  38. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP B 2017

    Assalamu'alaikum war wab
    Terima kasih, Prof atas artikel yang sangat informatif bagi kami tentang kategori-kategori pengetahuan menurut teori Immanuel Kant. Disini mengatakan bahwa secara umum kategori itu meliputi empat hal yaitu kuantitas, kualitas, hubungan dan modalitas. Nah, pengetahuan tidak hanya didapatkan di sekolah formal maupun non formal, lingkungan sekitar pun bisa juga menjadi sumber pengetahuan. Itulah mengapa di sekolah-sekolah kejuruan diadakan magang di tempat yang sesuai dengan keahlian mereka masing-masing, bertujuan agar menambah pengetahuan secara kuantitas dan kualitas serta dapat menghubungkan pengetahuan yang mereka dapatkan dinsekolah dengan aplikasi nya secara nyata.

    ReplyDelete
  39. Latifah Pertamawati
    S2 PM B
    17709251026

    Bismillaah..
    Dari elegi diatas, dapat diperhatikan bahwa proses pembentukan pengetahuan bersifat multikategori. Pengetahuan terbentuk dari interaksi-interaksi yang terjadi antar kategori tersebut. Kategori-kategori tersebut membantu manusia dalam mengolah informasi-informasi dan pengalaman-pengalaman yang sudah diterima sehingga diperoleh sebuah (konsep) pengetahuan yang membantu manusia dalam berpikir dan bertindak.

    ReplyDelete
  40. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Terimakasih, dari elegi diatas saya menjadi tahu bahwa di dalam pikiran itu kita bisa mendapatkan pengetahuan. Pengetahuan itu terdiri dari empat kategori yaitu kuantitas, kualitas, hubungan dan modalitas. Di dalam kuantitas ada universal, partikular dan singular. Di dalam kualitas ada afirmatif, negatif dan infinit. Di dakam hubungan ada kategori, hipotetik dan komunitas. Di dalam modalitas ada probabilitas, setorik dan matematika.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  41. Muh WIldanul Firdaus
    17709251047
    PPs P.Mat C

    Kategori-kategori yang disebutkan dalam elegi ini merupakan konsep-konsep fundamental yang membantu manusia menyusun pengetahuannya. Ada 12 Kategori yaitu, universal, partikular, singular, afirmatif, negatif, infinit, kategori, hipotetik, komunitas, probabilitas, asetorik, dan apodiktik.

    ReplyDelete