Jul 31, 2010

Elegi Menggapai Kenyataan




Oleh Marsigit

Kenyataan:
Aku agak sulit menentukan kapan aku memulainya. Tetapi yang jelas aku merasakan bahwa sekarang aku sedang bergerak maju secara linear. Aku menyadari bahwa gerakan maju linearku mungkin bersifat relatif. Tetapi aku akan berusaha mengikuti saja kemana gerak langkah kakiku.
Sekarang aku sedang merasakan perlu untuk memancarkan dayaku agar dapat diketahui oleh mereka. Aku menyadari bahwa mereka ternyata masih memerlukanku. Walaupun aku sebenarnya juga merasa sedikit berdosa kepada mereka, atas ujianku yang telah aku berikan kepada mereka. Maka sebagian pintu dan jendela tentunya tidaklah aku menguncinya. Jika aka kehendak dari beberapa mereka maka tentunya tiadalah sia-sia setiap usaha mereka untuk mengetahuiku. Aku melihat para tamuku sudah berdatangan dan mereka sudah duduk di lobi menunggu kedatanganku. Mereka adalah monisme, pluralisme dan dualisme. Aku tahu bahwa mereka hanyalah ingin meminta kesaksianku atas kenyataannya. Silahkan saudara-saudaraku, tidak saya pilih, silahkan saja siapa yang akan bicara duluan.

Monistis:
Plotinos: “Jika mereka menggunakan akal pikirannya, seharusnya mereka mengetahuinya bahwa segala sesuatu itu tidaklah terlepas dari kuasa dan pengamatan Tuhan. Ketahuilah bahwa roh Tuhan itu ada di mana-mana, dia melimpah kepada apapun”. Sankara: ”Saya setuju dengan pendapatmu. Menurutku bahkan segala sesuatu bersifat spiritual oleh karena itu semua yang ada dan yang mungkin ada bersifat sakral. Itu semua dibawah kendali sang Brahman. Maka hanya Sang Brahmanlah yang abadi sedangkan manusia beserta dunia yang lainnya hanyalah bersifat sementara, palsu, dan bodoh”. Ibnu Arabi : “ Sesunggunya manusia beserta alam dan sesisinya itu tidak lain tidak bukan adalah kesatuan substansial dengan Allah SWT, sedangkan yang membedakannya adalah taraf dan ukuran kesempurnaan yang berkurang”. Hegel : “Maaf, bagiku kenyataan adalah Roh Mutlak yang memikirkan Diri dalam proses dialektik. Materi dan ide merupakan unsur dialektis. Sedangkan dialektika diantara keduanya akan menghasilkan sintesis ke puncah yang tertinggi yaitu Ilahi”. Schopenhauer : “Bagiku, kenyataan itu bersumber dari kemauan atau hasrat untuk mengada. Maka kemauan atau kehendak itu bersifat rohani dan akan mencari bentuk-bentuknya pada berbagi dimensi kenyataan yang ada”.

Pluralistis:
Leibniz: “Bagiku kenyataan tersusun dari unsur terkecil yang disebut sebagai monad. Apapun kenyataan itu, maka dia terdiri dari monad-monad. Maka sebuah monad akan mencerminkan keseluruhan kenyataan yang ada”. Demokritus: “Bagiku kenyataan itu tersusun dari unsur terkecil yang disebut atom. Atom itu tidak berwarna, tidak berbau, dan mempunyai dayanya sendiri. Bahkan rohani pun menurutku terdiri dari atom-atom”. Feurbach: “Bagiku kenyataan adalah alam. Manusia itu merupakan bagian dari alam. Maka rohani ada di dalam badan”. Marx: “Bagiku hanya ada satu kenyataan yaitu materi itu sendiri. Materi itu bersifat berdikari dan abadi. Maka yang disebut rohani menurutku adalah sebuah materi yang bercahaya”.

Dualisme:
Plato:”Kenyataan yang sebenarnya bagiku adalah ide. Ide itulah juga kenyataan rohani yang bersifat tunggal, teratur, jelas dan abadi. Maka dunia inderawi hanyalah bayangan dari ide. Kenyataan sesungguhnya itulah ide. Jika ide telah masuk ke materi maka sifatnya akan menjadi banyak ndan tak sempurna”. Vardhamana: “Bagiku kenyataan adalah jiwa. Maka saya mengetahui ada kenyataan yang berjiwa dan ada yang tak berjiwa”. Al Ghazali: “Kenyataan adalah kuasa Allah SWT. Dunia dan manusia hanyalah ciptaan Nya. Dunia dan manusia diciptakan, dimusnahkan dan diciptakan kembali semata-mata oleh Allah SWT”. Descartes:”Bagiku ada 2 (dua) macam kenyataan yaitu res cogita dan res extensi. Cogita itu adalah pikiran manusia. Sedangkan extensi adalah jasmaninya. Tuhan adalah rohani”.

Kenyataan:
Kenyataannya aku telah menyaksikan para monisme, pluralisme dan dualisme menyampaikan pemikirannya. Aku tahu apa yang mereka ungkapkan hanyalah sebagian kecil dari pemikirannya tentang kenyataan yang ada. Sedangkan aku tahu masih banyak yang lainnya beserta para pengikutnya. Maka yang ada dan yang mungkin ada juga mempunyai hak untuk memikirkannya. Marilah kita renungkan. Amiin.

Referensi:
Anton Bakker, 1992, Ontologi Metafisika Umum: Filsafat Pengada dan Dasar-Dasar Kenyataan, Yogyakarta: Pustaka Filsafat

29 comments:

  1. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Ternyata kenyataan dapat dijelaskan berbeda-beda. Tergantung hendak dilihat dari perspektif siapa. Bagi saya kenyataan saat ini adalah saya yang sedang menulis, menanggapi, belajar dan membaca elegi-elegi untuk dapat memahami kenyataan yang saya jalani. Kenyataan saya bisa pula berupa ide, ide yang saya pikirkan untuk menggapai kenyataan yang lain lagi. Kenyataan yang sekarang menentukan kenyataan yang akan saya alami setelah ini.
    Kadang ada ungkapan tentang menerima kenyataan, berdamai dengan kenyataan, ada juga orang yang mungkin tidak menerima kenyataan. Semua kembali kepada hati manusia, seberapa kedekatan manusia kepada Tuhan sang pencipta, seberapa dalam manusia mengenali diri dan pilihan-pilihannya.

    ReplyDelete
  2. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Ternyata kenyataan dapat dijelaskan berbeda-beda. Tergantung hendak dilihat dari perspektif siapa. Bagi saya kenyataan saat ini adalah saya yang sedang menulis, menanggapi, belajar dan membaca elegi-elegi untuk dapat memahami kenyataan yang saya jalani. Kenyataan saya bisa pula berupa ide, ide yang saya pikirkan untuk menggapai kenyataan yang lain lagi. Kenyataan yang sekarang menentukan kenyataan yang akan saya alami setelah ini.
    Kadang ada ungkapan tentang menerima kenyataan, berdamai dengan kenyataan, ada juga orang yang mungkin tidak menerima kenyataan. Semua kembali kepada hati manusia, seberapa kedekatan manusia kepada Tuhan sang pencipta, seberapa dalam manusia mengenali diri dan pilihan-pilihannya.

    ReplyDelete
  3. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Monisme, pluralisme dan dualisme mendefinisikan kenyataan dari sudut pandangnya masing-masing. Sebelum membaca elegi menggapai kenyataan, saya mendefinisikan kenyataan sebagai sesuatu yang nyata dan dapat dilihat keberadaanya. Ternyata menurut filsafat nyata dapat berupa ide atau bahkan jiwa. Dan ternyata menurut Imam Al Ghazali mendefinisikan kenyataan sebagai kuasa Allah SWT, yang artinya kenyataan (kuasa Allah SWT) meliputi yang nyata tampak oleh indera dan tidak tampak nyata oleh indera.

    ReplyDelete
  4. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Kami memahami bahwa sejatinya setiap manusia mempunyai ide-ide dan pemikiran masing-masing. Terkadang bahkan sering kelai yang terjadi kenyataan berbeda dengan apa yang dipikirkan atau yang diharapkan. Kenyataan merupakan pengalaman bagi sang pelakunya dan yang merasakannya. Dalam dunia ini terdapat manusia yang berusaha menggapai kenyataan berdasarkan logikanya, dan ada pula yang mendasarkan atas nuraninya. Ada pula yang berusaha menggabung logika dan nuraninya dalam usahanya memahami kenyataan yang ada. Seseorang yang menggunakan logika dan rasionalitasnya dalam menggapai kenyataan cenderung akan berpikir sesuatu yang ada dan dapat dilihatnya, sedangkan manusia yang lebih menggunakan nuraninya akan berpikir sesuai apa yang dirasakannya.

    ReplyDelete
  5. Dewi Saputrri
    17701251036
    PEP B S2

    Assalamu'alaikum Wr. Wb

    Didalam filsafat segala yang ada dan yang mungkin ada dapat diartikan dengan berbagai pandangan dan pemikiran. Salah satunya 'kenyataan' ini juga dapat diartikan dengan berbagai macam pandangan dan pemikiran. Mungkin sebelum membaca elegi ini saya tidak pernah terpikirkan akan hal itu. Menurut yang saya pahami mengenai kenyataan atau realitas adalah segala sesuatu yang sudah pernah terjadi yang bersifat ada dan nyata. Setelah saya mmebaca elegi ini banyak sekali yang bisa dipahami dari kenyataan, tidak hanya dalam lingkup yang saya pahami saja. Terimaksih pak karena terus memberikan kami ilmu melalui elegi-elegi pada blog ini.

    ReplyDelete
  6. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017

    Filsafat adalah olah pikir. Satu objek yang sama dapat dimaknai berbeda oleh orang yang berbeda. Jangan kan oleh orang yang berbeda, oleh orang yang sama namun hanya beda ruang dan waktu saja terkadang pemaknaannya sudah berbeda. Secara tidak langsung hal ini juga adalah akibat dari kenyataan. Kenyataan adalah tidak tetap. Ia adalah kontradiksi. Ia berubah-ubah sesuai dengan ruang dan waktunya. Sementara yang tetap adalah ide, atau yang ada di alam pikiran. Bila ide diterjemahkan dalam kenyataan, maka ia akan berubah-ubah.

    ReplyDelete
  7. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Seiring bertambahnya umur, maka kenyataan manusia akan berubah. Cara mensikapi kenyataan itu relatif, setiap orang mempunyai sikap yang berbeda. Ada yang mensikapi positif namun ada yang mensikapi negatif. Ada yang move on namun ada yang belum bisa move on. Kenyataan merupakan kontradiksi karena terjadi di dunia bukan di dalam pikiran. Kenyataan tidak akan sama dengan kenyataan sesudah kenyataan atau kenyataan tidak akan sama dengan kenyataan sebelum kenyataan. Kita harus selalu siap dalam menghadapi perubahan kenyataan sehingga bisa menyesuaikan dengan kondisi yang selalu berubah.

    ReplyDelete
  8. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Seiring bertambahnya umur, maka kenyataan manusia akan berubah. Cara mensikapi kenyataan itu relatif, setiap orang mempunyai sikap yang berbeda. Ada yang mensikapi positif namun ada yang mensikapi negatif. Ada yang move on namun ada yang belum bisa move on. Kenyataan merupakan kontradiksi karena terjadi di dunia bukan di dalam pikiran. Kenyataan tidak akan sama dengan kenyataan sesudah kenyataan atau kenyataan tidak akan sama dengan kenyataan sebelum kenyataan. Kita harus selalu siap dalam menghadapi perubahan kenyataan sehingga bisa menyesuaikan dengan kondisi yang selalu berubah.

    ReplyDelete
  9. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Ada berbagai cara atau pemikiran seseorang tentang kenyataan, apa itu kenyataan, bagaimana menyikapinya, dll. Menurut saya kenyataan adalah apa yang sudah terjadi, baik dalam pikiran maupun dalam capaian indera kita. Kenyataan adalah kehendak Allah. Tidak ada yang bisa mengubahnya karena ia sudah terjadi. Namun, cara menghadapi kenyataan itulah yang dapat mengubah kenyataan berikutnya yang akan muncul. Wallahua’lam.

    ReplyDelete
  10. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Kerap, mimpi kita terbenam dan terhempas karena kenyataan. Pernah juga harapan tidak sesuai kenyataan. Hal yang paling baik adalah bagaimana kita bisa menerima kenyataan tersebut agar hati dan jiwa kita tidak takut dan tidak patah. Manusia boleh berencana, namun, Tuhanlah yang menentukan. Kadang kenyataan yang diberikan oleh Allah sesuatu dengan perencaanaan kita, dan kadang juga tidak. Hal terbaik adalah selalu bersyukur dan bersabar dengan segala hal yang menimpa kita.

    ReplyDelete
  11. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. dari elegi ini saya merefleksi bahwa kenyataan berjalan linier, dia akan terus ada. Kenyataan kadang tidak sejalan dengan apa yang diimpikan manusia. Takdir Tuhan menentukan kenyataan yang terjadi dalam hidup manusia, tapi manusia masih dapat merubah takdirnya jika ia mau berusaha. Setiap kenyataan yang tejadi dalam hidup pasti ada hikmah dibaliknya.sebagai manusia hendaknya senantiasa bersyukur, bersabar, dan mengambil hikmah dari setiap kejadian (kenyataan) yang terjadi dalam hidup.

    ReplyDelete
  12. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Kenyataan dapat dilihat dari berbagai cara pandang, Setiap orang tentu juga memiliki persepsinya masing-masing dalam memandang kenyataan. Cara pandang seseorang bisa tergantung pada level keilmuan dan pengalamannya. Secara filsafat kenyataan dapat dipandang secara monistis, pluralistis, dan dualisme. Menurut pandangan monistis, kenyataan berasal dari yang tunggal dan menuju ke tunggal pula. Pluralistis memandang kenyataan terdiri dari berbagai hal yang menyusunnya. Dualisme menganggap kenyataan sebagai hal-hal yang saling bertolak belakang (kontradiksi).

    ReplyDelete
  13. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Kenyataan dari semua yang ada dan yang mungkin ada selalu berbeda-beda. Kenyataan bagi siapa saja memiliki makna dan arti yang beragam, sesuai cara pandang dan cara berpikirnya. Kenyataan bukanlah sesuatu yang harus kita takuti, namun hadapi. Setiap yang mengalami kenyataan memiliki cara menyikapinya masing-masing. Karena terkadang, ekspektasi sangatlah jauh dari kenyataan, atau ada juga yang mirip bahkan sama. Sehingga kita harus terus belajar bagaimana menyikapi dan menanggapi kenyataan yang ada dalam hidup ini dan menempatkannya sesuai dengan ruang dan waktunya. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  14. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052

    Elegi ini menggambarkan bahwa kenyataan adalah segala sesutau baik yang ada, mungkin ada, dan tidak ada. Kenyataan yang ditafsirkan oleh manusia banyak sekali macamnya. Usahaa untuk mengetahui kenyataan adalah bagian dari kenyataan itu sendiri. Sedangkan kenyataan yang sebenarnya hanya Tuhan yang Maha Tahu

    ReplyDelete
  15. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052

    Setiap kenyataan manusia berbeda-beda, setiap manusia berusaha menggapai kenyataannya masing-masing. Usaha manusia untuk menggapai kenyataan adalah sebenar kenyataan bagi manusia tersebut. Artinya usaha bersifat unik, kenyataan juga bersifat unik, dibatasi oleh persepsi sang pengusaha.

    ReplyDelete
  16. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 PMat C 2017

    Kenyataan merupakan suatu hal yang nyata tentang ada dan yang mungkin ada pada ruang dan waktu. Dalam berfilsafat, memikirkan kenyataan adalah hal yang disebabkan oleh maha Kuasa Allah. Kenyataan adalah hal yang tidak luput dari akal pikiran manusia tentang sesuatu hal yang sebenarnya dan sesungguhnya nyata.
    Kenyataan adalah apa yang terjadi pada kita saat ini dan segala apa yang telah terjadi pada diri kita. Definisi kenyataan menurut para ahli ada berbagai hal, ada yang mengartikannya sebagai ide, jiwa, terdiri dari monad-monad, dan sebagainya. Namun, kenyataan yang sesungguhnya adalah kuasa Allah SWT. Jadi, kita harus menerima kenyataan apapun yang terjadi pada diri kita. Serahkan semuanya pada Allah SWT karena Allah SWT selalu memberikan yang terbaik untuk hamba-hamba-Nya

    ReplyDelete
  17. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Kenyataan adalah sesuatu yang nyatanya terjadi dan diterima oleh semua orang. Kenyataan bersumber dari kehendak Allah dan diteruskan kepada manusia yang ditangkap oleh panca indera kita. Kenyataan adalah sebuah takdir yang sudah Allah berikan kepada manusia. Kenyataan adalah sesuatu yang terpilih menajdi suatu keadaan yang terjadi dalam kehidupan, suatu keputusan yang terpilih dari Allah. Sebenar benarnya kenyataan adalah kuasa Allah. Tugas manusia adalah berencana dan berusaha sedangkan Allah yang menentukan kenyataan dan hasil yang kita terima.Selalu berdoa dan mendapatkan pertlongan serta perlindungan Allah untuk menghadapi kehidupan ini,

    ReplyDelete
  18. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs PMAT C

    Kenyataan memiliki banyak arti tergantung dari sudut mana kita mengartikannya. Kenyataan dalam elegi tersebut merupakan kenyataan bagi diri mereka sendiri. Kenyataan bagi seseorang bisa jadi berbeda bagi orang lain. Kenyataan bagiku ialah apa yang aku rasakan, aku lihat, aku dengar, dan aku kerjakan saat ini. Kenyataan bagiku adalah gabungan dari memilih dan tepilih. Kenyataan bagiku ialah hasil dari ikhtiar dan doaku dengan ridho Allah SWT.

    ReplyDelete
  19. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Kenyataan adalah apa yang terjadi dalam kehidupan. Sebagai umat Islam tentunya kita tahu bahwa takdir, kenyataan, ada dalam kuasa Allah SWT. Mungkin memang manusia tidak bisa merubah kenyataan yang telah terjadi, namun manusia bisa mengambil pembelajaran atas apa yang telah terjadi, berusaha untuk bersiap diri, dan berdoa memohon diberikan yang terbaik dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  20. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Namun jika berdasar elegi di atas, semua aliran mempunyai pemikiran sendiri-sendiri atas kenyataan yang ada dan yang mungkin ada. Kita dalam hal ini pun dapat mengikut kepada salah satu aliran di atas, namun dalam mengikut, kita tidak boleh sembarang mengikut, kita harus mengetahui dasar dan alasan mengapa aliran tersebut dapat muncul. Sehingga dalam mengikut kepada salah satu aliran tersebut kita tidak berposisi mitos, tetapi kita berposisi sebagai logos.

    ReplyDelete
  21. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Kenyataan sesungguhnya lebih luas dari apa yang bisa dipaparkan. Kenyataan merupakan suatu hal yang nyata tentang ada dan mungkin ada pada ruang dan waktu. Dalam berfilsafat, memikirkan kenyataan adalah hal yang disebabkan oleh maha Kuasa Allah. Kenyataan adalah hal yang tidak luput dari akal pikiran manusia tentang sesuatu hal yang sebenarnya dan sesungguhnya nyata.

    ReplyDelete
  22. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Kenyataan bagi setiap manusia akan dijelaskan secara berbeda-beda tergantung kepada perspektifnya masing-masing. Sehingga akan sangat tak terhingga penjelasan dari kenyataan itu. Kenyataan bagi anak akan berbeda dengan kenyataan bagi orang dewasa.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  23. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Di dunia ini terdapat dua macam dunia yang berbeda yaitu dunia logika dan dunia bayangan dari logika yang merupakan dunia kenyataan. Dalam dunia kenyataan, sering sekali apa yang dilogikakan itu tidak pas. Karena pada dasarnya dunia kenyataan itu adalah dunia kontradiksi karena berbatas oleh ruang dan waktu. Apa yang ada di dalam ruang dan waktu tidak ada sifat identitas yang hakiki. Karena sifat identitas hanya ada di dunia logika saja.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  24. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    “Materi dan ide merupakan unsur dialektis. Sedangkan dialektika diantara keduanya akan menghasilkan sintesis ke puncah yang tertinggi yaitu Ilahi” Saat penulis membaca, menelaah dalam keterbatasan membaca, saya melihat kalimat ini sungguh menarik tatkala menggapai puncak yang Tinggi. Ada dua hal yang harus dipenuhi, yakni materi dan ide. Di mana seseorang harus bisa merasakan secara materi dalam kehidupannya, serta ide-ide dalam dirinya bisa mendukung materi tersebut.

    ReplyDelete
  25. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Sesuau dikatakan problem tatkala dipandang negatif, tetapi menjadi sebuah anugerah tatkala dipandangan sebagai hal yang positif. Memandangan materi dan ide, setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Dengan perbedaan ini, untuk menggapai Tuhan, maka banyak macam jalannya dalam kehidupan ini.

    ReplyDelete
  26. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    kenyataan adalah hal yang dialami manusia saat ini. kenyataan bisa mempengaruhi masa depan bila manusia tidak sanggup menerima kenyataan yang sekarang dihadapinya. masa depan bisa dirubah bila manusia bisa menerima kenyataan yang sekarang sedang dihadapinya.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  27. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Kenyataan adalah keadaan dimana kita bisa merasakan apa yang benar-benar terjadi. Akhir-akhir ini banyak orang yang mengatakan keinginan untuk lari dari kenyataan, karena mereka merasa tidak sanggup lagi menghadapi kenyataan yang begitu pahit. Namun semua orang tentu pernah menghadapi kenyataan hidup yang tidak sesuai dengan rencana, kita sebagai manusia diharapkan untuk selalu bersyukur atas semua kehidupan yang diberikan Tuhan, karena kenyataan adalah Kuasa Allah SWT, Dunia dan Manusia hanyalah ciptaan-Nya.

    ReplyDelete
  28. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Kenyataan adalah takdir yang harus diterima oleh manusia dari Tuhan-Nya. Tidak ada yang mampu melawan takdir kecuali yang member takdir berkehendak untuk merubahnya. Kenyataan dalah sesuatu yang harus diterima dengan ikhlas dan sabar. Kalau kenyataan itu berupa kesenangan maka wajib untuk kita syukuri, dan kalau kenyataan itu dalam bentuk kesedihan maka kita harus ikhlas dan bersabar, sehingga kenyataan apapun yang kita terima dapat bernilai ibadah disisi Allah dan tetap bisa memperoleh hikmah.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  29. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Elegi menggapai kenyataan, dalam elegi ini menceritakan bagaimana seseorang pasti memunyai ide dalam pemikirannya sesuai dengan kemampuan masing-masing personal. Namun terkadang ide itu tidak serta merta diterima oleh semua kalangan. alangkah lebih baik kalau kita tidak memaksaakan ide tersebut guna menghindari adanya suatu konflik. Dalam sebuah musyawarah kita akan menyatukan ide-ide dari semua peserta, walaupun terkadang hanya orang itu-itu saja yang bisa mengeluarkan idenya, akan lebih baik kalu mencapai suatu mufakat.

    ReplyDelete