Jul 31, 2010

Elegi Menggapai Kenyataan




Oleh Marsigit

Kenyataan:
Aku agak sulit menentukan kapan aku memulainya. Tetapi yang jelas aku merasakan bahwa sekarang aku sedang bergerak maju secara linear. Aku menyadari bahwa gerakan maju linearku mungkin bersifat relatif. Tetapi aku akan berusaha mengikuti saja kemana gerak langkah kakiku.
Sekarang aku sedang merasakan perlu untuk memancarkan dayaku agar dapat diketahui oleh mereka. Aku menyadari bahwa mereka ternyata masih memerlukanku. Walaupun aku sebenarnya juga merasa sedikit berdosa kepada mereka, atas ujianku yang telah aku berikan kepada mereka. Maka sebagian pintu dan jendela tentunya tidaklah aku menguncinya. Jika aka kehendak dari beberapa mereka maka tentunya tiadalah sia-sia setiap usaha mereka untuk mengetahuiku. Aku melihat para tamuku sudah berdatangan dan mereka sudah duduk di lobi menunggu kedatanganku. Mereka adalah monisme, pluralisme dan dualisme. Aku tahu bahwa mereka hanyalah ingin meminta kesaksianku atas kenyataannya. Silahkan saudara-saudaraku, tidak saya pilih, silahkan saja siapa yang akan bicara duluan.

Monistis:
Plotinos: “Jika mereka menggunakan akal pikirannya, seharusnya mereka mengetahuinya bahwa segala sesuatu itu tidaklah terlepas dari kuasa dan pengamatan Tuhan. Ketahuilah bahwa roh Tuhan itu ada di mana-mana, dia melimpah kepada apapun”. Sankara: ”Saya setuju dengan pendapatmu. Menurutku bahkan segala sesuatu bersifat spiritual oleh karena itu semua yang ada dan yang mungkin ada bersifat sakral. Itu semua dibawah kendali sang Brahman. Maka hanya Sang Brahmanlah yang abadi sedangkan manusia beserta dunia yang lainnya hanyalah bersifat sementara, palsu, dan bodoh”. Ibnu Arabi : “ Sesunggunya manusia beserta alam dan sesisinya itu tidak lain tidak bukan adalah kesatuan substansial dengan Allah SWT, sedangkan yang membedakannya adalah taraf dan ukuran kesempurnaan yang berkurang”. Hegel : “Maaf, bagiku kenyataan adalah Roh Mutlak yang memikirkan Diri dalam proses dialektik. Materi dan ide merupakan unsur dialektis. Sedangkan dialektika diantara keduanya akan menghasilkan sintesis ke puncah yang tertinggi yaitu Ilahi”. Schopenhauer : “Bagiku, kenyataan itu bersumber dari kemauan atau hasrat untuk mengada. Maka kemauan atau kehendak itu bersifat rohani dan akan mencari bentuk-bentuknya pada berbagi dimensi kenyataan yang ada”.

Pluralistis:
Leibniz: “Bagiku kenyataan tersusun dari unsur terkecil yang disebut sebagai monad. Apapun kenyataan itu, maka dia terdiri dari monad-monad. Maka sebuah monad akan mencerminkan keseluruhan kenyataan yang ada”. Demokritus: “Bagiku kenyataan itu tersusun dari unsur terkecil yang disebut atom. Atom itu tidak berwarna, tidak berbau, dan mempunyai dayanya sendiri. Bahkan rohani pun menurutku terdiri dari atom-atom”. Feurbach: “Bagiku kenyataan adalah alam. Manusia itu merupakan bagian dari alam. Maka rohani ada di dalam badan”. Marx: “Bagiku hanya ada satu kenyataan yaitu materi itu sendiri. Materi itu bersifat berdikari dan abadi. Maka yang disebut rohani menurutku adalah sebuah materi yang bercahaya”.

Dualisme:
Plato:”Kenyataan yang sebenarnya bagiku adalah ide. Ide itulah juga kenyataan rohani yang bersifat tunggal, teratur, jelas dan abadi. Maka dunia inderawi hanyalah bayangan dari ide. Kenyataan sesungguhnya itulah ide. Jika ide telah masuk ke materi maka sifatnya akan menjadi banyak ndan tak sempurna”. Vardhamana: “Bagiku kenyataan adalah jiwa. Maka saya mengetahui ada kenyataan yang berjiwa dan ada yang tak berjiwa”. Al Ghazali: “Kenyataan adalah kuasa Allah SWT. Dunia dan manusia hanyalah ciptaan Nya. Dunia dan manusia diciptakan, dimusnahkan dan diciptakan kembali semata-mata oleh Allah SWT”. Descartes:”Bagiku ada 2 (dua) macam kenyataan yaitu res cogita dan res extensi. Cogita itu adalah pikiran manusia. Sedangkan extensi adalah jasmaninya. Tuhan adalah rohani”.

Kenyataan:
Kenyataannya aku telah menyaksikan para monisme, pluralisme dan dualisme menyampaikan pemikirannya. Aku tahu apa yang mereka ungkapkan hanyalah sebagian kecil dari pemikirannya tentang kenyataan yang ada. Sedangkan aku tahu masih banyak yang lainnya beserta para pengikutnya. Maka yang ada dan yang mungkin ada juga mempunyai hak untuk memikirkannya. Marilah kita renungkan. Amiin.

Referensi:
Anton Bakker, 1992, Ontologi Metafisika Umum: Filsafat Pengada dan Dasar-Dasar Kenyataan, Yogyakarta: Pustaka Filsafat

43 comments:

  1. Elli Susilawati
    16709251073

    Kenyataan memang kdang tidak sesuai dengan pengharapan. Kenyataan merupakan suatu hal yang tidak mungkin bisa dirubah lagi. Semua telah terekam jelas oleh ruang dan waktu. Dan kenyataan yang ada merupakan takdir yang telah ditapakan

    ReplyDelete
  2. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Nyata artinya pernah terjadi dan dengan akal kita dapat memikirkan bahwa hal itu mungkin terjadi. Dalam hal ini diperlukan suatu bukti supaya bisa disebut sebagai kenyataan. Ketika orang lain sudah melihat sendiri suatu kejadian maka ia tidak bisa lagi menyangkal bahwa itu hanya fiktif atau bukan kenyataan. Seperti contoh pada elegi Bapak Monistis, Pluralistis, dan dualisme menyampaikan pemikirannya sudah menjadi kenyataan karena kita sudah menyaksikan atau melihat sampaian pemikiran mereka pada elegi di atas.

    ReplyDelete
  3. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Kenyataan tidaklah dapat dipungkiri di dalam kehidupan ini, karena mau tidak mau kenyataan itu pasti akan terjadi entah kapan waktunya terkadang tidaklah dapat untuk diprediksi dan diketahui, tapi yakinlah bahwa kenyataan itu pasti akan terjadi. Kenyataan merupakan hal yang konkret, bukan abstrak sebagaimana halnya harapan. Kenyataan itu suatu fungsi yang tidak berada pada ranah kuasa manusia, tetapi ada campur tangan Allah SWT di dalamnya untuk menentukan apa yang terjadi pada hidup manusia.

    ReplyDelete
  4. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Dalam kehidupan kita, kenyataan yang terjadi kadang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Hal tersebut sesuai dengan penjelasan sebelumnya, bahwa hal tersebut erat kaitannya dengan kehendak Allah. Oleh karena itu dengan kita mendekatkan diri kepada Allah maka Allah akan senantiasa mengabulkan sesuai dengan harapan kita agar menjadi nyata.

    ReplyDelete
  5. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Kenyataan merupakan sesuatu yang sudah terjadi. Dalam hal ini diperlukan suatu bukti supaya bisa disebut sebagai kenyataan. Ketika orang lain sudah melihat sendiri suatu kejadian maka ia tidak bisa lagi menyangkal bahwa itu hanya fiktif atau bukan kenyataan. Seperti contoh pada elegi Bapak Monistis, Pluralistis, dan dualisme menyampaikan pemikirannya sudah menjadi kenyataan karena kita sudah menyaksikan atau melihat sampaian pemikiran mereka pada elegi di atas.

    ReplyDelete
  6. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Menurut Plato, kenyataan terdiri dari ide. Ide merupakan kenyataan rohani yang bersifat tunggal, teratur, jelas dan abadi. Sedangkan indrawi hanya bayangan ide. Kenyataan yang ada juga merupakan hasil jerih payah usaha yang sungguh-sungguh dan do’a sebagai umat Allah SWT. Terkadang kenyataan yang kita inginkan tidak sesuai dengan yang ada tetapi jika kita ada niatan untuk berusaha yang sebaik-baiknya InsyaAllah, Allah akan memberikan kemudahan untuk kita semua. Aamiin.

    ReplyDelete
  7. Nama : Wisniarti
    NIM : 17709251037
    Kelas : PM B (Pascasarjana)

    Assalammualikum, Wr Wb
    Setelah saya membaca postingan ini beberapa kali di waktu yang berdekatan, saya mengambil kesimpulan dari semua pendapat di atas berujung kepada yang Esa, Kepada Tuhan. Kenyataannya kita menyadari bahwasanya hidup ini menuntun kita ke Tuhan dengan berbagai teori dan pandangan. Jika saya diizinkan untuk berelegi dalam menggapai kenyataan, mungkin saya akan mengatakan bahwa kenyataan itu kesadaran. Kesadaran menerima, kesadaran mengikhlaskan, kesadaran berjuang, kesadaran untuk berhenti atau terus berjalan, dan kesadaran bahwa semua ini hanyalah sementara. Sadar bahwa manusia ini sebagian kecil dari ciptaan Tuhan yang Maha Besar. Sedangkan, Rohani itu ada disetiap bagian tubuh manusia, yang tak pernah pergi sedetik-pun dari manusia. Rohani selalu mengiri langkah, pikiran maupun perasaan manusia.

    ReplyDelete
  8. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Setiap individu memiliki pandangan masing-masing dalam menilai sesuatu. Monisme, pluralisme dan dualisme adalah sebagian kecil dari pandangan individu. Kebenaran kenyataan menurut satu orang berbeda dengan yang lainnya karena kebenaran kenyataan tidak bersifat tetap (korespodensi). Dan itulah yang merupakan sebenar-benarnya kenyataan mereka.

    ReplyDelete
  9. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    S2 Pendidikan Matematika A (PM A)

    Kenyataan yang ada pada saat ini memang dapat dipandang dari berbagai sisi. Masing-masing individu bisa menafsirkannya secara berbeda pula. Monisme, pluralisme, dan dualisme merupakan beberapa cara pandang seseorang untuk melihat suatu hal. Tidak hanya itu saja, masih banyak cara pandang lain yang dapat digunakan. Dan setiap orang berhak untuk memikirkannya. Ujung daripada kepercayaan terhadap kenyataan itu sendiri adalah seperti apa yang Prof tuliskan di atas menurut Al Ghazali: “Kenyataan adalah kuasa Allah SWT. Dunia dan manusia hanyalah ciptaan Nya. Dunia dan manusia diciptakan, dimusnahkan dan diciptakan kembali semata-mata oleh Allah SWT”

    ReplyDelete
  10. Arung Mega Ratna
    17709251049
    S2 Pend. Matematika C

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Kenyataan itu mempunyai banyak definisi dan pengertiannya, yaitu sebanyak orang yang memikirkannya. Menurut saya kenyataan merupakan pengalaman yang sudah terjadi dalam ruang dan waktu. Berdasarkan elegi di atas bahwa monisme, pluralisme dan dualisme hanyalah sebagian kecil dari pemikirannya tentang kenyataan yang ada. Maka yang ada dan yang mungkin ada juga mempunyai hak untuk memikirkannya.
    Terima kasih
    Wassalamu'alaikum

    ReplyDelete
  11. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Kenyataan adalah hal yang benar-benar ada, nyata adanya dan terbukti adanya. Secara rasional kita sebagai manusia harus menyadari bahwa apa yang kita hadapi dan kita jalani yang ada didepan mata kita adalah kenyataan hidup kita. Orang yang tidak bisa menerima kenyataan dalam hidupnya berarti dia tidak menyadari keberadaan Tuhan akan hidupnya. Dia tidak menyadari bahwa Tuhan menganugerahi segalanya untuk dirinya. Dia cenderung “menutup mata” ketika dia mendapatkan kenyataan yang tidak sesuai harapannya karena takut untuk menghadapinya. Begitu pula sebaliknya dia hanya akan merasakan dan menikmati kenyataan yang sesuai harapannya dan tidak ingin melewati semua yang telah ditakdirkan kepadanya.

    ReplyDelete
  12. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Kehidupan di dunia ini adalah suatu yang kenyataan dimana sifat dalam dunia itu meliputi yang monistis, Pluralis, Dualisme. Monistis yaitu bahwa segala sesuatu itu tidaklah terlepas dari kuasa dan pengamatan Allah Ta’ala. Bahwa di dunia itu juga sifatnya plural. Pluralis menyatakan bahwa kebenaranya sesuai dengan sudut pandang orang yang satu dengan yang lain itu berbeda, bersifat relatif. Dualisme menyatakan bahwa kenyataan ada bibagi menjadi dua kenyataan, yaitu pikiran manusia dan jasmani. Tetapi ketiga ini hanya sebagian kecil saya dari kenyataan yang ada.

    ReplyDelete
  13. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Kenyataan itu meliputi yang bisa ditangkap oleh panca indera yang kita miliki. Sehingga kenyataan adalah ketika dapat dirasakan atau pada saat itu. Dulu itu masa lalu, sekarang adalah kenyataan, besok itu harapan. Saat ini adalah kenyataan dan manusia pasti ingin besok itu harapannya dapat menjadi kenyataan. Untuk mewujudkan harapan menjadi kenyataan dapat melalui ikhtiar dan doa. Karena kadang apa yang kita lakukan tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Maka dalam melakukan segala sesuatu harus dilandasi dengan keikhlasan juga.

    ReplyDelete
  14. Metia Novianti
    17709251021
    S2 Pendidikan Matematika A 2017
    Kenyataan dalam hidup manusia adalah apa yang sedang kita alami disini dan saat ini. Allah SWT menghadirkan kenyataan dalam hidup kita dari kita lahir sampai kita mati, maka janganlah kita pernah lari dari kenyataan hidup. Buka mati, hati dan pikiran agar kita dapat menjalankan kenyataan hidup secara ikhlas. Seperti yang telah disampaikan oleh Al Ghazali, yaitu “Kenyataan adalah kuasa Allah SWT. Dunia dan manusia hanyalah ciptaan Nya. Dunia dan manusia diciptakan, dimusnahkan dan diciptakan kembali semata-mata oleh Allah SWT”.

    ReplyDelete
  15. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Pemikiran kenyataan menurut para pengikut monisme, dualisme, dan pluralisme adalah pilihan masing-masing orang dengan cara berpikir yang berbeda-beda. Tetapi satu hal yang pasti, semuanya mengakui adanya kenyataan. Begitu juga dengan orangorang dengan paham lain seperti idealisme, materialisme, dan lainnya. Kenyataan patut berbangga hati karena setiap orang ingin mengetahui keberadaannya, mengetahui hakikatnya, dan menunggu kedatangannya.

    ReplyDelete
  16. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Dalam mendefinisikan kenyataan, tak terlepas dari adanya monisme, dualisme dan pluralisme. monoisme menjelaskan kenyataan lebih terkait pada ketuhanan atau kerohanian sedangkan pluralisme lebih kepada fakta-fakta sains duniawi. sedangkan dualisme lebih kepada ide-ide itu sendiri.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  17. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Setiap hal yang ada di dunia ini memiliki berbagai macam definisi yang berbeda-beda tergantung dari sudut pandang mana kita melihatnya, dalam ruang apa dan waktu apa kita mengartikannya, seperti dalam artikel ini mendefinisikan kenyataan dalam monoisme, dualisme, dan pluralisme.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  18. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Filsafat berkaitan dengan mempertanyakan hakikat. Filsafat adalah sebenar-benar dirimu. Semua yang ada di dunia ini adalah filsafat. Filsafat adalah pendapat para filsuf. Hakikat "kenyataan" tentu tidak hanya satu, bergantung dari sudut mana kita akan mencari tahu.

    ReplyDelete
  19. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    PPs Pend. Matematika A 2017

    Filsafat adalah ilmu olah pikir, maka setiap individu mempunyai hak untuk membangun filsafatnya masing-masing dan memaknai suatu hal dengna olah pikirnya sendiri. Elegi di atas menggambarkan tentang bahwa kata kenyataanpun memiliki berbagai macam definisi sesuai dengan pikiran masing-masing para ahli.

    ReplyDelete
  20. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Kebenaran kenyataan bersifat relatif, sehingga setiap individu memiliki perbedaan dalam memahami sebuah kebenaran kenyataan. Monistis, pluralistis, dan dualisme hanyalah beberapa pemikiran mengenai kebenaran kenyataan. Namun, diantara banyaknya pemikiran mengenai kenyataan semuanya akan bermuara pada kebenaran kenyataan yang absolut yaitu milik Allah. Seperti pemikiran yang diungkapkan oleh Al Ghazali: “Kenyataan adalah kuasa Allah SWT. Dunia dan manusia hanyalah ciptaan Nya. Dunia dan manusia diciptakan, dimusnahkan dan diciptakan kembali semata-mata oleh Allah SWT”. Terima Kasih

    ReplyDelete
  21. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A 2017

    Pandangan seseorang terhadap kenyataan akan berbeda dengan orang lain, diantaranya Monistis, pluralistis, dan dualisme. Kenyataan absolut adalah berasal dari Allah. dalam hidup ini sejak kita lahir, hingga sekarang adalah kenyatan-kenyatan yang telah kita lalui. Dan hari esok adalah kenyataan yang sudah tercatat di lauhul mahfudz, namun belum turun kepada kita. Dengan mengharap semata-mata ridho dari-Nya maka berikhtiar dan berdoa serta ikhlas adalah kunci agar apa yang sudah ditakdirkan Allah tersebut, dapat kita terima sebagai kenyataan-kenyataan yang berikutnya

    ReplyDelete
  22. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Setiap orang pastilah memiliki definisi yang beragam tentang kenyataan. Kenyataan dapat dipandang dari berbagai sudut sehingga dapat pula di definisikan dengan beragam. Kenyataan itu adalah segala sesuatu yang ada dalam pikiran kita. Maka kenyataan itu bisa menjadi ada dan mungkin ada. Sebagaimana dongeng bagi bagi anak- anak dapat menjadi nyata jika ada dalam pikiran mereka. Sebagaimana matematika itu nyata karena ada dalam pikiran kita. Tetapi kenyataan juga bisa menjadi lebih dari apa yang ada dalam pikiran kita. Sebagai umat beragama kenyataan dapat dipandang sebagai takdir Allah SWT baik yang telah terjadi maupun yang belum terjadi. Maka tugas kita sebagai manusia adalah berusaha yang terbaik untuk agar kenyataan yang terjadi sesuai dengan harapan kita.

    ReplyDelete
  23. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Kenyataan adalah segala hal yang sudah terjadi. Apa yang terjadi, itulah kenyataannya. Kenyataan datangnya dari Allah SWT. Tetapi dengan kemampuan yang dibekali oleh Allah SWT, manusia dengan usahanya dapat mengambil bagian bagaimana kenyataan itu terjadi. Walaupun sesungguhnya, kenyataan itu hak prerogratif Allah SWT. Oleh karena itu, kita sebagai manusia hendaknya mensyukuri kenyataan yang terjadi dalam hidup kita. Belajar meyakini bahwa setiap kenyataan yang kita alami adalah yang terbaik menurut Allah SWT betapapun pahitnya.

    ReplyDelete
  24. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Kenyataan yang ada di dunia ini sungguh beragam. Ragam dari kenyataan tidak lain tidak bukan disebabkan oleh sifat fikiran manusia yang memiliki perbedaan dan kecenderungan masing-masing. Tidak bisa disamakan sifat manusia karena pikiran dan pengalamannya berbeda dan berdimensi. Setiap yang ada dan yang mungkin ada berhak untuk menggambarkan kenyataannya masing-masing dalam pikirannya.

    ReplyDelete
  25. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Kenyataan yang ada sekarang sedang bergerak maju secara linear, kenyataan yang sedang maju bergerak linear mungkin sifatnya relatif. Tidak mudah memikirkan kenyataan karena masing-masing individu mempunyai gambaran atau persepsi yang berbeda dalam memahami sebuah kenyataan. Siapapun baik yang ada maupun yang mungkin ada dapat memikirkan kenyataan.

    ReplyDelete
  26. Gamarina Isti Ratnasari
    17709251036
    Pendidikan Matematika Kelas B(S2)

    Pengertian kenyataan dapat dibedakan menjadi monisme, pluralisme, dualisme, dan masih banyak lagi pemikiran yang lainnya. Dari ketiga pendapat tersebut saya sangat setuju dengan pengertian kenyataan versi dualisme, mengutip pernyataan Al-Ghazali bahwa kenyataan adalah kuasa Allah SWT, dan dunia serta manusia hanyalah ciptaan-Nya. Sebagai makhluk Tuhan, segala macam peristiwa yang terjadi pada diri kita merupakan suatu kenyataan yang harus dihadapi, kadang kenyataan yang diinginkan belum sesuai dengan yang kita harapkan hal tersebut disebut dengan masalah bagi yang menganngap hal tersebut masalah. Tapi bagi orang yang selalu bersyukur hal tersebut, akan dipikirkan sebagai jalan terbaik yang telah ditakdirkan oleh Allah.

    ReplyDelete
  27. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Kenyataan, adalah segala sesuatu hal yang terjadi, baik itu kenyataan baik ataupu kurang baik. Setiap manusia memnpunyai sudut pandang yang berbeda dalam enghadapi setiap kenyataan. Ketika kita sudah berusaha sebaik apapun, kita tidak bisa memaksa kenyataan sesuai dengan apa yang kita inginkan. Jadi tugas kita sebagai manusia adalah berusaha sebaik-baiknya dan menerima kenyataan yang terjadi.

    ReplyDelete
  28. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Setiap orang yang berfilsafat pasti akan mempunyai pendapat yang berbeda sesuai dengan pandangan dan olah fikir masing-masing. Termaksud dalam memaknai kenyataan. Menurut saya kenyataan adalah sesuatu apa adanya yang terjadi, sesuai dengan yang terjadi sekarang. Kenyataan adalah sesuatu yang benar benar ada, bukan yang mungkin ada.

    ReplyDelete
  29. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 Pend.Matematika B

    Assalamu'alaikum wr.wb

    Dalam menaggapi kenyataan, setiap orang mempunyai pandangan dan keyakinan masing-masing, pada akhirnya akan berujung pada kepercayaan mereka. maka kita pun harus saling menghormati pendapat yang lain tentang kenyataan, walaupun kita meyakini bahwa yang kita yakini adalah sebenar-benar kenyataan.

    ReplyDelete
  30. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Para ahli monoisme menyampaikan pemikirannya mengenai kenyataan, yaitu kenyataan adalah segala sesuatu yang ada dan mungkin ada bersumber dari satu hal Mutlak. Para ahli pluralisme menyampaikan pemikirannya mengenai kenyataan, yaitu kenyataan disusun oleh beberapa bagian-bagian kecil. Sedangkan, para ahli dualisme menyampaikan pemikirannya mengenai kenyataan, yaitu kenyataan adalah keseimbangan antara ide/pikiran dan jiwa. Sebagai manusia yang ada, saya menyampaikan pendapat tentang kenyataan, yaitu kenyataan adalah segala yang telah engkau lewati sebagai takdir-Nya dan segala sesuatu yang mungkin ada dan telah tertulis di Lauhul Mahfudz yang diselaraskan dengan ikhtian dan do’a manusia.

    ReplyDelete
  31. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Kenyataan menurut saya sama dengan takdir atau ketetapannya. Sebelum kita mengetahui segala kenyataan yang Allah berikan kepada kita, kita wajib berusaha dan berikhtiar. Sebelum berusaha kita juga harus memikirkan baik-baik apa yang akan kita lakukan. Segala yang ada dan yang mungkin ada memiliki hak untuk memikirkannya. Maka hendaknya manusia harus mampu memikirkan segala yang ada dan yang mungkin. Karena kenyataan hidup manusia sejatinya dapat dirubah dengan segala yang ada dan yang mungkin ada. Bagaimana cara merubahnya?. Caranya dengan berusaha, bertawakal, ikhtiar, dan pasrah kepada Allah. Tetapi kita juga tidak boleh menyalahkan kenyataan yang ada pada hidup kita, sebab kenyataan yang kita terima merupakan sesuatu yang Allah berikan terbaik untuk kita.

    ReplyDelete
  32. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Bayangan manusia adalah kenyataan; inilah yang saya dapatkan dari perkuliahan Pak Marsigit beberapa minggu lalu. Monoistis merupakan hal spiritual sedangkan Pluralistis hal yang material. Dualisme menggabungkan hal spiritual dan material. Manusia memiliki kenyataan bahwa dirinya merupakan spiritual dan material. Manusia tidak bisa hanya bertumpu pada spiritual atau material saja. Untuk dapat menerima kenyataan secara utuh maka manusia harus memiliki keseimbangan antara spiritual dan material dalam hidupnya.

    ReplyDelete
  33. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)
    Terimakasih Prof
    “Kenyataan” sebuah kata yang memiliki makna mendalam dalam hidup ini. Untuk mengetahui tentang hakikat kenyataan maka ada beberapa pendapat yaitu pendapat berdasarkan monistis, pluralistis, dan dualisme. Ketiganya memandang kenyataan dari sudut pandang yang berbeda. sebenarnya kenyataan memang dapat dipandang dari sudut pandang yang berbeda. misalnya kenyataan tentang manusia. Kenyataan manusia itu berubah yaitu bahwa setiap manusia mengalami perubahan. Dan adapula manusia yang tetap, yang tetap bahwa manusia adalah ciptaan Tuhan.

    ReplyDelete
  34. indah purnama sari
    17701251035
    PEP B 2017

    Perbedaan pendapat yang terjadi tidak melunturkan maksud dari kenyataan itu sendiri. tiap orang bebas mengeluarkan pendapat, dan ingin mengikuti pendapat ahli yang mana. bagi saya, saya sependapat dengan Al-Ghazali kenyataan adalah kuasa Allah SWT yang mana berkaitan dengan takdir. kenyataan tidak bisa di ganggu gugata itulah kenyataannya. ia mutlak kuasa Allah.

    ReplyDelete
  35. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Kenyataan identik dengan fakta yang tidak diharapkan terjadi oleh yang mengalaminya. Kenyataan tetap kenyataan ia tetap terjadi meskipun tak diharapkan.Dengan memahami tulisan diatas mengeani pendapat monistis, pluralistis dan dualisme tentang kenyataan mereka memiliki pendadat sendiri-sendiri oleh karena dapat diketahui bahwa makna kenyataan antar satu orang dengan orang lain dapat berbeda tergantung dari mana ia memandangnya, namun hakikatnya sama, yakni merupakan takdir dari Tuhan yang harus diterima. Terima kasih.

    ReplyDelete
  36. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP B

    Dari bacaan di atas, dapat saya simpulkan bahwa metafisika dari kenyataan adalah yang mungkin nyata. Kenyataan juga merupakan bentuk dari yang diharapkan atau yang mungkin diharapkan. Definisi paling tinggi kenyataan yaitu merupakan kehendak Allah Yang Maha Kuasa.

    ReplyDelete
  37. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Terima kasih Prof sebelumnya untuk ilmu yang diberikan. Saya melihat dari ulasan di atas bahwa kenyataan mencakup pada sesuatu yang ada dan yang mungkin ada. Saya dapat memahami segala sesuatu yang ada melalui panca indera. Namun, untuk melihat disebalik yang mungkin ada dapat menggunakan hati dan pikiran yang ikhlas. Saya sendiri juga merasa kesulitan dalam melihat sesuatu yang mungkin ada. Saat saya meyakini keberadaan Tuhan sejatinya saya melatih diri untuk mengerti akan sesuatu yang mungkin ada di kemudian hari.

    ReplyDelete
  38. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B


    Kenyataan adalah sesuatu yang nyatanya terjadi dan diterima oleh semua orang. Kenyataan bersumber dari kehendak Allah dan diteruskan kepada manusia yang ditangkap oleh panca indera kita. Sebenar benarnya kenyataan adalah kuasa Allah. Tugas manusia adalah berencana dan berusaha sedangkan Allah yang menentukan kenyataan dan hasil yang kita terima. Takdir seseorang adlah kuasa Allah tetapi kita sebagai manusia hanya berusaha dengan kemampuan kita untuk memilih sesutau namun ketika kita sudah terpilih akan sesuatu maka kembalikan semua itu kepada yang Maha Memberi. Mari merenung.

    ReplyDelete
  39. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Kenyataan itu dapat dipandang dari berbagai sudut pandang, dan dapat dipikirkan siapa saja. Kenyataan itu itu myang ada dan mungkin ada, ini berarti kenyataan itu takhingga, karena setiap yang ada dan mungkin ada itu memiliki kenyataannya masing-masing. Kenyataan adalah yang segala yang terjadi, itu tidak dapat kita hindari. Kenyataan adalah ruang dan waktu, sehingga kenyataan itu tunggal. Tiadalah kita mengetahui kenyataan itu kecuali sangat kecil dari satu sudut pandang dan definisi kita tidak dapat menggambarkan keseluruhan kenyataan. Semoga kita selau diberi petunjuk dari Allah SWT. Amiin.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  40. Latifah Pertamawati
    S2 PM B
    17709251026

    Bismillaah..
    Kenyataan biasa diartikan oleh orang awam dengan sesuatu yang benar-benar terjadi di sekitar kita. Dalam sejarahnya, konsep kenyataan mempunyai arti yang berbeda-beda ditinjau dari sisi monism, pluralism, dan dualism. Akan tetapi, dari perbedaan-perbedaan tersebut, dapat saya tarik sebuah persamaan bahwa kenyataan berhubungan dengan cara seseorang memandang proses yang terjadi pada kehidupan masing-masing. Jika orang tersebut memandang bahwa hidup adalah sebuah hal yang nyata, maka hal-hal yang membentuk kehidupan tersebut itulah yang merupakan kenyataan bagi mereka, entah itu berhubungan dengan Tuhan, materi, maupun kedua-duanya. Kenyataan adalah proses kehidupan itu sendiri. Kenyataan berhubungan dengan asal-usul kehidupan, tujuan kehidupan dan cara seseorang menjalankan kehidupan.

    ReplyDelete
  41. Nurika Miftahuljannah
    17709251060
    PPs P. Mat C
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Kenyataan tak mesti seindah apa yang kita bayangkan begitu pula pandangan. Kita memiliki pandangan mengenai sesuatu dan kita yakini bahwa pandangan itu sudah yang terbaik untuk mengungkapkan hal tersebut. Akan tetapi, kita harus ingat bahwa orang lain juga memiliki hak mengenai sesuatu tersebut dan belum tentu pendapatnya sama dengan pendapat kita. Lagi-lagi sikap toleransi dan saling menghargai pendapat orang lain perlu kita junjung tinggi. Jika sikap saling menghargai tidak benar-benar dijunjung tinggi, maka perpecahan akan terjadi. Pada akhirnya kenyataan akan semakin jauh dengan harapan kita. Harapan mengenai perdamaian yang membawa pada peningkatan taraf kebahagiaan manusia yang lebih tinggi. Sehingga meghargai pendapat orang lain merupakan suatu hal yang sangat penting.
    Wassalamu’alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  42. Muh WIldanul Firdaus
    17709251047
    PPs P.Mat C

    Kenyataan merupakan salah satu obyek pikir yaitu mengenai yang ada dan mungkin ada. Ada dua pandangan filosofis mengenai kenyataan, yaitu kenyataan sebagai ide dan kenyataan sebagai benda konkrit. (1) Kenyataan sebagai ide maksudnya adalah segala yang ada dalam kehidupan bukanlah kenyataan, kenyataan sesungguhnya ada pada ide dan sesuatu yang terlihat dalam kehidupan adalah bayangan dari ide. (2) Kenyataan sebagai benda konkrit yaitu kenyataan terdapat dalam benda konkrit yang bisa dilihat dalam kehidupan. Benda konkrit sangat dekat dalam kehidupan sehari-hari seperti meja, kursi, pintu, kipas angin, jam tangan, kertas, air, tembok, batu, sepatu, dan lain-lain. Secara logis dapat diterima bahwa benda yang telah disebutkan tadi dapat dilihat, disentuh, dan dirasakan. Dengan kata lain, benda konkrit termasuk sesuatu yang dapat diinderai.

    ReplyDelete
  43. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    P. Matematika kelas A 2017


    Assalamualaikum Wr. Wb. Kenyataan adalah suatu hal yang rumit. Kenyataan dipenuhi jalan-jalan yang terjal. Jurang-jurang yang dalam. Badai-badai yang menghempas. Dalam setiap hembusan nafas, tentu sangat sulit menggapai dan mengarungi kenyataan sebagai jaln kehidupan menuju yang kekal. Tapi, Allah selalu adil kepada hamba-hamba-Nya. Allah tidak menghempaskan kita secara Cuma-Cuma dalam kenyataan yang rumit itu. Dia memeluk lalu meletakkan kehidupan kita secara pelan-pelan. Dia menghembuskan kekuatannya ke dalam hati dan akal sehat kemudian menegakkan Asmanya dan Sunnah Rasulnya sebagai senjata. Jika kita benar-benar hendak menjadi hambanya yang baik, kenyataan yang pahit itu tidak akan berarti apa-apa.

    ReplyDelete