Jul 31, 2010

Elegi Konferensi Para Beda

Oleh Marsigit

Logos:
Ternyata urusanku itu tidak habis-habisnya. Satu persoalan dapat aku selesaikan, maka muncul persoalan yang lainnya. Sekarang aku menyaksikan fenomena lagi yang mungkin perlu kontribusiku untuk penyelesaiannya. Aku melihat sedang terjadi kegelisahan luar biasa dari para “BEDA”. Setelah aku cermati ternyata kegelisahan tersebut hampir erjadi di mana-mana. Oleh karena itu aku akan selenggarakan konferensi para beda. Wahai para beda, silahkan engkau presentasi karya-karyamu dalam konferensiku ini.



Ontologi Beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah ontologi beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Dua orang kembar sekalipun, mereka adalah berbeda. Jikalaupun segala sesuatu tidak berbeda, maka bukankah mereka terlahir pada menit yang beda. Jika mereka toh terlahir pada menit yang tidak berbeda, maka begitu lahir mereka juga menempati ruang yang berbeda. Tidaklah mungkin mereka itu diletakkan semuanya di kiri, semuanya di kanan, semuanya di atas, semuanya di bawa. Begitu lahir mereka juga telah diperlakukan dengan berbeda. Mereka disentuh oleh tangan bidan yang berbeda. Tangan bidan itu meyentuh kedua bayi itu secara bergantian, atau jika waktunya sama maka tidaklah mungkin mereka menyentuhnya dengan kedia tangan kirinya secara bersamaan untuk kedua kembar tadi. Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Waktu beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah waktu beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat waktu beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Tiadalah waktu itu tidak berbeda. Waktu itu tidak dapat menempati dan mengulangi waktu sebelumnya. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Ruang beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah ruang beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat ruang beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu ruang yang sama di dunia ini? Jika engkau menunjuk tempat tinggalmu sebagai suatu ruang yang sama, apakah engkau tidak menyadari bahwa ruangmu itu secara bersama-sama melakukan pergerakan relatif terhadap yang lebih besar, yaitu pergerakan bumi dan tata surya ini. Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Bernasib beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah nasib beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat nasib beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu nasib yang sama di dunia ini? Jika engkau dapat menunjuk suatu nasib sebagai suatu nasib yang sama, apakah engkau tidak menyadari bahwa nasibmu itu benar-benar tentang dirimu, padahal engkau tidak dapat menemukan dirimu yang lainnya. Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berpikir beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpikir beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berpikir beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu berpikir yang yang tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berpikir sebagai suatu berpikir yang tidak berbeda, misalnya memikirkan “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua “A” yang dipikirkan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berbicara beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berbicara beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berbicara beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu berbicara yang yang tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berbicara sebagai suatu berbicara yang tidak berbeda, misalnya berbicara tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua pembicaraan tentang “A” yang dibicarakan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berkarya beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berkarya beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berkaryabeda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu berkarya yang yang tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berkarya sebagai suatu berkarya yang tidak berbeda, misalnya berkarya tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berkarya tentang “A” yang berkarya itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berpenampilan beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpenampilan beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berpenampilan beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang berpenampilan tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berpenampilan sebagai suatu berpenampilan yang tidak berbeda, misalnya berpenampilan tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berpenampilan tentang “A” yang berpenampilan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Beraktivitas beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah beraktivitas beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat beraktivitas beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang beraktivitas tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang beraktivitas sebagai suatu beraktivitas yang tidak berbeda, misalnya beraktivitas tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua beraktivitas tentang “A” yang beraktivitas itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berpakaian beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpakaian beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berpakaian beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang berpakaian tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berpakaian sebagai suatu berpakaian yang tidak berbeda, misalnya berpakaian tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berpakaian tentang “A” yang berpakaian itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berperasaan beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpakaian beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berperasaan beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang berperasaan tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berperasaan sebagai suatu berperasaan yang tidak berbeda, misalnya berperasaan tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berperasaan tentang “A” yang berperasaan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Orang tua berambut putih:
Baiklah wahai para beda, aku telah menghayati pemikiranmu semua. Itulah sebenar-benar beda, yaitu tidaklah ada di dunia ini sesuatu yang tidak berbeda. Maka aku ingin menyampaikan pesanku kepada para logos dan para kuasa untuk berhati-hatilah menjaga kuasamu. Para logos mempunyai kuasa untuk mengharapkan semua yang ada dan yang mungin ada sebagai tidak berbeda. Sedangkan para kuasa akan sangat tergoda menggunakan kekuasaannya untuk menjadikan dunia ini tidak berbeda, yaitu tidak berbeda dengan hidupnya dan kekuasaannya. Jika engkau betul-betul melaksanakan harapanmu itu maka serta merta engkau terancam oleh mitos-mitosmu sendiri. Sedangkan jika engkau betul-betul melaksanakan kegiatanmu berusaha membuat tidak beda maka engkau itulah sebenar-benar para mitos itu. Terutama hati-hatilah bagi para guru terhadap para siswa-siswanya. Tiadalah dua siswa di dunia itu yang tidak berbeda. Jika engkau para guru mengharapkan para siswa-siswamu untuk menjadi siswa-siswa yang tidak berbeda maka engkau terancam oleh mitos-mitosmu. Apalagi jika engkau para guru telah melakukan usaha-usaha atau ikhtiar-ikhtiar untuk mengusahakan agar para siswa-siswamu tidak berbeda, maka dengan ini aku proklamasikan bahwa engkau para guru tidak lain tidak bukan adalah mitos-mitos belaka yang siap menerkam dan menelan bulat-bulat para siswa-siswamu sebagai korbannya.

80 comments:

  1. Aditya Raenda A
    14301241036
    S1 Pendidikan Matematika

    "Tidaklah ada di dunia ini sesuatu yang tidak berbeda" Kalimat ini sangat benar sekali bahkan dua bayi yang kembar identik pun pasti memiliki perbedaan. Semua yang ada didunia ini diciptakan tidak ada sama semua berbeda. Begitupula pembelajaran didalam kelas guru harus bisa mamahami perbedaan-perbedaan yang ada pada diri siswa. Dengan adanya perbedaan maka suasana akan terasa lebih indah dan tidak monoton untuk itu guru didalam kelas harus dapat menyusun strategi pembelajaran yang inovatif agar dapat menghimpun semua perbedaan siswa.

    ReplyDelete
  2. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Segala sesuatu di dunia ini pastilah tidak ada yang sama persis. terdapat perbedaan walaupun hanya sedikit. itu menjadi pelajaran bagi saya agar jangan menyamakan orang yang satu dengan orang yang lainnya. karena sesungguhnya mereka berbeda. berbeda bukan beratyi salah, tetapi berbeda itu sebenarnya istimewa.

    ReplyDelete
  3. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D 16

    Inilah jawaban dari artikel sebelumnya yang berjudul “Elegi Perbincangan Para Sama”. Yang dapat saya simpulkan, tidak ada sesuatu di dunia ini yang tidak berbeda. Semua menempati ruang dan waktunya masing-masing. Amat disayangkan ada guru yang memberikan apresiasi kepada murid yang “sama”, namun mengucilkan murid yang “beda”. Padahal sejatinya murid-murid itu semuanya berbeda.

    ReplyDelete
  4. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Perbedaan adalah nikmat yang Allah berikan kepada kita hamba-Nya. Semua manusia diciptakan berbeda satu sama lain. Inilah yang membuat setiap manusia itu unik. Karena yang satu sangat berbeda dengan yang lain. Baik perbedaan fisik, tingkah laku, kecerdasan dan lain sebagainya. Tampil beda itu berani...

    ReplyDelete
  5. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Perbedaan merupakan keberagaman yang timbul karena terdapat banyaknya suatu pemikiran yang tercipta yang dapat menjadikannya suatu perbedaan. Perbedaan bukanlah hal yang dapat menciptakan suatu perpecahan atau perselisihan di antara hal satu dengan hal lainnya. Perbedaan bukanlah sesuatu hal yang buruk, sebaiknya adanya perbedaan dapat menyatukan semua. Adanya perbedaam menjadi sebuah warna tersendiri dalam kehidupan karena berbeda berarti tak sama. Tapi bukan berarti berbeda tak bisa bersama, justru adanya perbedaan dapat mejadikan sebuah kesatuan yang saling melengkapi satu sama lain.

    ReplyDelete
  6. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Sama adalah relatif. Semua yang ada dimuka bumi ini secara pasti tidak ada yang sama. Kata mirip bisa kita gunakan selain sama, namun ini hanya mirip bukan sama. Orang yang kembar sekalipun tidak akan sama. Begitupun untuk benda-benda maka dua buah benda juga tidak akan sama. Melainkan untuk sesuatu hal yang dianut seperti agama atau aturan akan sama berlaku untuk segenap orang. Contoh lainnya ketentuan Tuhan juga berlaku sama untuk semua manusia, sedangkan manusianya tidak akan sama.

    ReplyDelete
  7. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Allah swt menciptakan alam semesta ini dengan beraneka ragam sifat, maka karena itulah alam semesta ini begitu indah. Perbedaan yang ada bukan untuk menjadikan segala sesuatu bertentangan, namun perbedaan itu ada untuk manciptakan kedamaian. Beda bukan berarti tidak boleh bersama, beda juga bukan berarti tidak bisa bersatu. karena bahkan, orang yang kembar identik akan memiliki beda.

    ReplyDelete
  8. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Di dunia ini semua yang ada dan yang mungkin ada ujudnya berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Bahkan yang dinamakan kembar identik pun pasti punya perbedaan tidak ada yang sama satupun. Nah ini tantangan untuk guru bahwa setiap siswanya mempunyai karakteristik dan kemampuan yang berbeda-beda. Mereka pintar dalam satu bidang yang sama sekalipun tetap mempunyai kemampuan yang berbeda-beda. Maka guru harus mampu mengembangkan perangkat pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan karakteristik siswanya.

    ReplyDelete
  9. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Keadaan manusia yang terlahir berbeda setiap individu bahkan untuk kembar identik sekalipun tidak memiliki sidik jari yang sama, adalah takdir Allah SWT. Perbedaan yang ada tidak untuk memunculkan kesombongan pada diri masing-masing, tidak pula untuk menimbulkan kerugian. Dalam hal mendidik siswa, guru yang menganggap semua siswa adalah sama, ya, memang sama kedudukannya di mata guru. Namun yang berbeda adalah kemampuan serta sifat setiap siswa. Lantas apakah para beda menjadikan perbedaan tersebut untuk menimbulkan keributan sehingga muncul kasta-kasta? Bukan. Para beda sesungguhnya harus bersyukur, keberadaan mereka masih diakui. Misal, nama setiap siswa berbeda. Bahkan satu nama bisa berbeda huruf. Rizki. Rizky. Riski. Rizkie. Masih terdapat perbedaan yang positif dan tidak merugikan sesama, maka wahai para beda, duduk tenanglah dan nikmatilah dunia.

    ReplyDelete
  10. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Terima kasih atas Ilmu yang Bapak berikan. Elegi di atas menceritakan tentang filsafat “BEDA”. Bahwa beda ini dapat di definisikan yang berbeda-beda menurut para filsufpun akan berbeda apalagi kita. Bahwa beda ini separuh dunia, sedangkan separuh yang lain yaitu adalah sama. Dua hal ini sangatlah sunatullah adanya. Allah menciptakan beda ada didunia ini agar kita bisa belajar bagaimana menerima, berdampingan dan saling menghormati. Sedangjan jenis-jenis beda itu bisa berupa perbedaan waktu, ruang, nasip, pikiran, bicara, karya, penampilan, aktivitas pakaian, perasaan, dll seperti yang telah disampaikan dalam elegi.Dari Beda ini kita bisa bersyukur pada Allah swt.

    ReplyDelete
  11. Tambahan poin yang saya dapatkan lagi yaitu, ketika orang tua berambut putih mengatakan beda ini jika konteksnya adalah siswa. Kita sebagai pendidik tentunya haruslah memahami dengan mendalam perbedaan yang ada pada siswa, bahwa setiap siswa itu unik, berbeda. Sehingga kita sebagai guru haruslah pandai0pandai dalam membuat metode, media pembelajaran yang memfasilitasi siswa-siswa tersebut. Sehingga hal yang utama yang penting bagi guru adalah memahami hakikat perbedaan yang ada pada siswa, perbedaan pada siswa ini bisa menjadi potensi jika dikelola dengan benar. Langkah kedua yaitu dituangkan dalam implementasi pembelajaran. Semoga kita bisa menjadi para pendidik yang tidak biasa-biasa saja dengan cara mengajarkan hal-hal yang bermakna dan memanfaatkan perbedaan siswa ini.

    ReplyDelete
  12. Nama : Wisniarti
    NIM : 17709251037
    Kelas : PM B (Pascasarjana)


    Terimaksih banyak pak atas nasehat-nasehat yang disampaikan pada postingan ini. Terimakasih juga sudah menjelaskan bahwa perbedaan itu terdapat dimanapun dan bisa terjadi dengan siapapun. Sewajarnya kita dapat menghargai perbedaan pada setiap orang. Menurut saya perbedaan tidak selamanya berdampak negatif. Setidaknya ada pelajaran yang dapat diambil dari suatu perbedaan, misalnya saja pelajaran agar kita semaakin menjadi pribadi yang sabar, menghargai dan menghormati atas perbedaan tersebut. Karena belajar itu tidak selalu dari hal yang positif, namun dari sesuatu yang negatif dapat kita jadikan pelajaran dengan catatan kita dapat mereduksi sesuatu yang tidak baik agar tidak diterapkan dalam kehidupan kita.

    Saya sebagai calon pendidik insyaAllah akan mengingat kalimat ini "Terutama hati-hatilah bagi para guru terhadap para siswa-siswanya. Tiadalah dua siswa di dunia itu yang tidak berbeda.". Tiadala dua siswa di dunia itu yang tidak berbeda, menghargai setiap perbedaan yang terdapat pada siswa akan memudahkan kita untuk menemukan cara yang terbaik dalam menyampaikan ilmu untuk bekal hidup siswa kita nantinya. Semoga nanti saya menjadi pendidik yang selalu menghargai perbedaan baik perbedaan dari teman sejawat, perbedaan dengan atasan, maupun perbedaan antar siswa. Aamiin.

    ReplyDelete
  13. Arung Mega Ratna
    17709251049
    S2 Pend. Matematika C

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Berdasarkan elegi konferensi para beda bahwa tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Dua orang kembar sekalipun, mereka adalah berbeda. Di dunia ini terdapat waktu yang berbeda, tempat yang berbeda, bernasib beda, berpikir beda, berkarya beda, berpenampilan beda, beraktivitas beda, berpakaian beda, berperasaan beda, dll.
    Sebagai seorang guru kita mengajar beberapa peserta didik dengan karakteristik yang berbeda-beda pula. Janganlah menyamakan mereka dan memaksa mereka untuk mempunyai pemikiran yang sama dengan kita.
    Negara Indonesia pun terdiri dari beberapa pulau, suku, dan agama yang berbeda. Namun dengan adanya perbedaan tersebut membuat suatu keindahan dan keberagaman kebudayaan sehingga dapat meningkatkan solidaritas antar sesama dan menjaga kerukunan. Ya seperti Bhineka Tunggal Ika, Berbeda-beda tetapi tetap satu jua.
    Terima kasih
    Wassalamu'alaikum

    ReplyDelete
  14. Nama :Mariana Ramelan
    NIM :17709251056
    Kelas :S2 PMC 2017

    Berani Berbeda itu baik. Perbedaan membuat segalanya lebih berwarna dan terlihat sempurna. Perbedaan ada karena segala hal yang ada di dunia ini terikat oleh ruang dan waktu. Tetapi berbeda juga bisa dipandang sama jika kita meningkatkan dimensi berpikir kita dengan hermeneutik.

    Misalkan saja tumbuhan dan air itu berbeda karena tumbuhan adalah makhluk hidup sedangkan air adalah benda mati. Tetapi bila kita tingkatkan dimensi berpikir kita maka tumbuhan dan air sama-sama ciptaan Allah SWT.

    ReplyDelete
  15. Selain itu, tidak ada hal yang tak berbeda di dunia ini. tetapi janganlah menganggap perbedaaan sebagai sesuatu yang menimbulkan perpecahan. Pelangi itu akan terlihat indah dan serasi ketika warna-warnanya bisa bersatu padu membentuk gugusan warna yang indah, itu karena setiap warna berbeda. Bayangkan ketika semua warna sama, maka dunia ini akan terlihat monoton. Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah.

    ReplyDelete
  16. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Satu hal yang paling disorot pada artikel ini adalah tidaklah ada di dunia ini sesuatu yang tidak berbeda. Kita harus berusaha memahami perbedaan individu. Jangan sampai kita memaksakan kehendak di tengah perbedaan. Oleh karena itu kita baik sebagai pendidik ataupun yang lainnya harus peka terhadap perbedaan baik perbedaan dari aspek biologis, intelektual, maupun psikologis. Kita harus bersikap dan bertindak dengan mempertimbangkan segala perbedaan yang ada.

    ReplyDelete
  17. Metia Novianti
    17709251021
    S2 Pendidikan Matematika A 2017
    Berbeda itu unik. Terkadang berbeda adalah sesuatu yang membuat kita standout dibandingkan yang lain. Tidak selamanya berbeda memiliki konotasi negatif. Sebagai calon pendidik, kita tidak harus selalu menuntut siswa kita untuk sama, karena terkadang berbeda itu juga baik. Perbedaan itulah nantinya yang akan membuat mereka lebih berkembang.

    ReplyDelete
  18. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Ontologis beda, waktu beda, ruang beda, nasib beda, beraktivitas beda, dan lainnya, dan seterusnya. Di dunia ini tidak ada yang sama, apalagi yang benar-benar sama. Sudah secara kodrati bahwa manusia ada di dunia ini dengan ciri khas dan karakteristik yang berbeda-beda. Konsep ini juga harus diamini pada pendidikan, bahwasannya pendidik harus sadar bahwa peserta didik adalah khas, berbeda satu sama lain. Maka guru yang berupaya menseragamkan muridnya adalah dia sedang menutup kesempatan murid-muridnya.

    ReplyDelete
  19. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Perbedaan itu indah. Kehidupan di dunia ini dipenuhi oleh perbedaan, walaupun secara kasat mata kita lihat sesuatu itu sama persis namun sesungguhnya ada perbedaan. Adanya perbedaan tersebut jangan kita jadikan sama, karena bisa jadi akan membawa ancaman. Contohnya saja, ketika seorang guru memperlakukan semua siswanya dengan perlakuan yang sama, maka potensi yang dimiliki siswa tersebut tidak dapat tereksplor dengan maksimal. Sejatinya setiap siswa itu berbeda, sehingga perlakuan yang diberikanpun harus berbeda pula. Oleh karena itu, saya akan mengingat nasihat dari bapak yaitu “Terutama hati-hatilah bagi para guru terhadap para siswa-siswanya. Tiadalah dua siswa di dunia itu yang tidak berbeda.” Terima Kasih.

    ReplyDelete
  20. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    PPs Pend. Matematika A 2017

    Jika dibawa dalam konteks dunia pendidikan, seperti yang pernah saya pelajari pada perkuliahan ilmu pendidika. Dijelaskan bahwa siswa itu unik, Ya, siswa itu unik karena mereka akan selalu berbeda, dari segi apapun. Maka terkadang masing-masing individu memerlukan pendekatan khusus yang berbeda. Sayangnya, sistem pendidikan saat ini menganggap seolah mereka sama, bisa jadi karena tuntutan waktu atau pelaksana pendidikan yang termakan mitos. Siswa diberi standar untuk mencapai kemampuan yang sama. Padahal hakekatnya belajar mereka akan mencapai kemampuan yang berbeda-beda.

    ReplyDelete
  21. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Setiap manusia terlahir uni. Maka tidak aka nada manusia yang sama persis dalam segala hal. Bahkan dua orang yang terlahir kembar identic secara fisik pasti memiliki perbedaan sifaf. Karena itulah penting bagi seorang guru memhamai perbedaan yang dimiliki oleh para siswanya karena dalam satu kelas pastilah masing-masing siswa memiliki perbedaan baik dalam bentuk fisik, kemampuan awal, potensi, dan cara belajar yang dimiliki. Maka tugas seorang guru adalah berusaha maksimal untuk memfasilitasi siswa dengan berbagai keunikannya masing-masing untuk membangun pengetahuannya dan mengembangkan potensi yang dimilikinya.

    ReplyDelete
  22. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Sesungguhnya perbedaan itu adalah salah satu kuasa yang besar dari Allah SWT. Setiap unsur yang ada di alam semesta pasti berbeda. Dapatkah kita menghitung semua isi dari alam semesta? tentu tidak. Isi dari alam semesta tak terhingga banyaknya dan itu semua tidak ada yang sama (unik). Begitu juga dengan karakter manusia, sering orang-orang berkata "boleh rambut sama hitam, tetapi isi hati siapa yang tahu". Oleh karena itu, kita harus saling menghargai perbedaan yang setiap saat kita temui, berusaha menjadikan perbedaan itu sebagai peluang kebaikan, dan menjadikan perbedaan itu sebagai guru sabar di dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  23. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Manusia adalah sama yang berbeda. Sama di mata Allah, namun akhlak dan ketakwaannya lah yang membedakan antar satu dan lainnya. Sama halnya dengan siswa. Guru tidak akan bisa memandang bahwa siswa-siswanya sama. Karena setiap siswa memiliki karakter dan kemampuan maing-masing. Guru tidak sepatutnya memaksakan sesuatu hal kepada siswa yang sulit mencerna dengan cepat. Jadi disinilah tugas guru, untuk melakukan inovasi dan dibutuhkan kreatifitasnya dalam melakukan pendekatan maupun cara mengajar yang bisa menarik minat siswa. Sehingga walaupun perbedaan sesama siswa tersebut akan selalu tetap ada, namun setidakna dapat berkurang.

    ReplyDelete
  24. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    sebenar-benarnya di dunia ini tidak ada dua hal yang tidak memiliki perbedaan, tidak ada 2 hal di dunia ini yang sama dengan sempurna, karena kesempurnaan hanyalah milik Yang Maha Kuasa. maka sebagai manusia kita haruslah dapat memahami dan menghargai perbedaan-perbedaan tersebut agar kita dapat lebih bijak menghadapi dunia yang penuh dengan perbedaan ini.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  25. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    setiap manusia bahkan kembar yang paling mirip sekalipun pastilah berbeda lain dari pada yang lainnya, ketika kita dapat memahami perbedaan tersebut maka kita sebagai pendidik dapat memahami bahwa siswa pun juga memiliki karakteristik sendiri-sendiri yang tidak dapat kita paksakan untuk memberikan perlakuan yang sama kepada semua siswa yang padahal berbeda-beda karakteristiknya.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  26. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PMB 2017

    Kita hidup di dunia ini tentu dengan banyak sekali perbedaan yang ada di sekeliling kita. Antar sesama manusia antara satu sama lain pasti saling memiliki perbedaan, entah berbeda keyakinan, berbeda sifat atau yang lainya. Ini semua karena kuasa Tuhan yang dapat menjadikan manusia memiliki segala perbedaan yang ada. Jika anda membenci perbedaan, anda sejatinya membenci seluruh manusia. Karena semua manusia diciptakan berbeda.

    ReplyDelete
  27. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 Pend.Matematika B

    Saya sangat setuju dengan yang dinyatakan oleh orang tua berambut putih bahwa seorang guru harus berhati-hati agar tidak berusaha ata berharap bahwa murid-muridnya menjadi tidak berbeda, karena hal itu tidaklah mungkin. dan jika terus dipaksakan, akan merugikan murid itu sendiri.

    ReplyDelete
  28. Nurika Miftahuljannah
    17709251060
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    Assalamu’alaikum wr. wb.
    Perbedaan itu bukan untuk dipermasalahkan tapi justru untuk disyukuri. Bayangkan saja apabila di dunia ini tidak ada yang berbeda. Aktivitas sama, perasaan sama, berpikir sama, ontologi sama, dan lain sebagainya semua serba sama. Tentu semuanya akan seragam. Lalu apa yang menarik? Perbedaan membuat semuanya jadi lebih indah. Kita beda dengan orang lain tentu sudah menjadi sebagian dari takdir Illahi, namun demikian kita masih bisa berusaha agar takdir kita lebih baik. Sebagai calon pendidik, kita harus menghargai adanya perbedaan yang dimiliki oleh peserta didik yang satu dengan peserta didik yang lainnya. Tanpa kita sadari perbedaan itulah yang membuat suatu proses pembelajaran menjadi hidup dan lebih bermakna.
    Wassalamu’alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  29. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Manusia itu sifat dan berstruktur, maka tentu saja manusia satu dengan yang lain itu berbeda satu dengan yang lain. Karena sifat ketemu sifat, maka tentu banyak pandangan, banyak perselisihan, karena memang kodrat manusia itu demikian. Maka jangan menuntut semua orang itu sama, memiliki pandangan yang sama, memiliki pemahaman yang sama, karena itu bertentangan dengan kodrat manusia. Alangkah lebih baiknya jika setiap manusia itu saling mengerti sifat satu dengan yang lainnya. Maka akan tercipta situasi yang kondusif, saling menghargai dan saling mengingatkan, bukan berselisih paham.

    ReplyDelete
  30. Atik Rodiawati
    17709251025
    PPS Pendidikan Matematika B 2017

    Perbedaan adalah ketetapan Tuhan yang telah diberikannya di dunia ini. Perbedaan ini meliputi semua aspek kehidupan yang ada. Manusia sepatutnya memandang perbedaan yang Tuhan berikan dengan baik dalam mengimplementasikan segala prilakunya. Manusia adalah mahluk sosial yang akan selalu bersama dengan manusia lainnya, tentu akan menemui perbedaan satu sama lain. Sepatutnya perbedaan tersebut disikapi dengan sifat yang terkontrol jika menyangkut ego atau kepentingan kita. Begitu pula halnya dengan para guru dan atau calon guru yang akan menemui beragam sifat dan karakter siswanya. Guru dan calon guru harus mampu memposisikan diri untuk membaca, memahami dan mengontrol perbedaan yang dimunculkan oleh siswanya. Guru dan calon guru hendaknya berusaha berlaku adil dan tidak memihak ketika berhadapan dengan perbedaan siswa, baik perbedaan kecerdasan, latar belakang, fisik dan lain-lain. Guru dan calon guru juga hendaknya tidak memandang bahwa semua siswa yang dihadapinya sama sehingga diperlakukan dengan sama pula. Ini akan menyebabkan pertentangan dalam diri siswa yang menerima perlakuan sama dari gurunya padahal mereka memiliki kebutuhannya berbeda.
    Elegi ini juga mengajarkan kita bahwa betapa kuasanya Sang Pencipta. Dia mampu memenuhi semua kebutuhan perbedaan yang ada, padahal tak berhingga yang ada dan yang mungkin ada semua tercipta dalam keadaan sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya beda. Bagaimana dengan kita? Tentu semampu-mampunya kita memenuhi hak perbedaan tersebut tiadalah ada artinya jika dibandingkan dengan-Nya.

    ReplyDelete
  31. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Terimakasih pak atas postingannya. Pada postingan kali ini memberi tahu kepada saya bahwa manusia didunia ini tidak ada yang sama. Setiap manusia pasti memiliki perbedaan, walaupun hanya seujung rambut. Orang kembar sekalipun, pasti ada perbedaan. Dari sini mengajarkan kepada saya bahwa nantinya, ketika kita terjun di dunia pendidikan, pasti kita bertemu dengan beragam karakter anak. Dan kita harus belajar untuk menyatukan dari berbagai karakter ini menjadi satu, sehingga nantinya kita dapat memahami secara keseluruhan anak. Selain itu di sini kita diajarkan bahwa jangan kita memaksa seseorang untuk sama seperti orang lain, karena memang hakekatnya manusia diciptakan berbeda-beda. Inilah kuasa Allah.

    ReplyDelete
  32. Efi Septianingsih
    Prodi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
    Kelas B
    17701251013

    Sektika saya teringat bagaimana cara orangtua saya mendidik dan membedakan kaka dan adik. Saya adik tapi saya diprilakukan seperti kaka orang orangtua saya. Dan kaka saya diprilakukan seperti adik oleh orangtua saya, walaupun menurut urutan kelahiran kaka saya jelas lebih dahulu, namun karakteristik kaka saya kurang mencerminkan sebagai kaka dikarenakan sebab sebab dan sebab.
    Hakikatnya semua manusia berbeda dari sisi manapun, hanya bagaimana kita mampu untuk mencoba memposisikan disisi mereka.

    ReplyDelete
  33. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak
    Segala yang ada dan yang mungkin ada di dunia ini berbeda, karena sebenar-benar dunia ini adalah plural. Bahkan aku pun berbeda dengan diriku sendiri. Ternyata kata berbeda mengandung makna yang luar biasa. Apabila seorang penguasa mengabaikan perbedaan maka akan berdampak buruk pada setiap obyek yang dikuasai. Bacaan tersebut juga mengingatkan kepada guru untuk senantiasa menyadari dan memahami perbedaan. Setiap siswa berbeda-beda. Mereka memiliki keunikan dan cara belajar masing-masing. Dengan mempelajari tentang hakekat beda maka semoga para guru dapat melaksanakan pembelajaran berdasarkan perbedaan karakteristik siswanya sehingga pembelajaran akan mampu memfasilitasi semua siswa.

    ReplyDelete
  34. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Perbincangan pemberontakan itu telah berkembang menjadi konferensi. Betapa perbedaan dapat membuat segalanya menjadi runyam. Nah, baik seperti ini. Dibuat konferensi agar semua mengemukakan pikiran,lalu diambil keputusan. Agar yang beda saling memahami bukan saling menghantami.

    ReplyDelete
  35. Indah Purnama Sari
    17701251035
    PEP B 2017

    Terimakasih pak atas ilmu yang bapak berikan melalui postingan Elegi Konferensi Para Beda ini.
    Didalam postingan ini saya dapat mengambil pelajaran bahwasannya tidak aakan ada sesuatu yang sama di dunia ini. tidak ada ruang yang sama tidak ada waktu yang sama dan tidak ada pula manusia yang sama di dunia ini. maka dari itu cintai perbedaan yang ada dan hormati serta hargai apapun yang berbeda dari kita.

    ReplyDelete
  36. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Terima kasih Prof atas ilmu yang sudah diberikan. Saya mencermati isi yang tersirat dalam ulasan di atas bahwa hakekat mendidik adalah membangun kemampuan dan karakter yang berbeda satu sama lain. Potensi yang dimiliki satu dengan yang lain juga berbeda. Terbesit tanya dalam benak ini, apa dampak yang akan dialami oleh siswa saat dibentuk oleh pendidik yang menyamaratakan kemampuannya?

    ReplyDelete
  37. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2

    Fenomena yang terjadi dalam pendidikan adalah tidak menganggap beda karakteristik peserta didik. Menganggap perbedaan merupakan keburukan sehingga membuat kebijakan-kebijakan untuk menghilangkan perbedaan. Sejatinya perbedaan yang ada dan yang mungkin ada hanya perlu diatur agar beda-beda tidak malah membuat kerusuhan. Bukan dengan cara menghilangkan beda.

    ReplyDelete
  38. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Percakapan antara para beda dan orang tua berambut putih mencerminkan bahwa pada hakikatnya di dalam beda ada dan mungkin ada beda karena beda adalah rahmatal lil ‘alamin. Segala sesuatu di dunia tidak lepas dengan apa yang dinamakan beda karena dengan beda dapat menghasilkan sesuatu yang baik sontoh karena perbedaan / gesekan lantai dan sepatu seseorang maka sepatu itu data di gunakan, gesekan ban motor dan aspal jalan maka motor tersebut dapat di naiki dll. Maka dari itu perbedaan bukan akhir segalanya masih banyak yang perlu dikaji dan dipandang penting dari sebuah perbedaan. Dalam hal pendidikan , pastinya guru menghadapi siswa yang beragam karakternya, oleh karena itu, disinilah tantangan guru bagaimana beliaumemberikan fasilitas kepada semua siswa untuk menyukupi kebutuhannya. Terima Kasih

    ReplyDelete
  39. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Saya suka dengan slogan “Harmony in Diversity”. Suatu keharmonisan justru dapat terbentuk dari perbedaan-perbedaan. Perbedaan pendapat, perbedaan keyakinan, perbedaan metode, perbedaan prinsip, perbedaan suku, perbedaan cara pandang, itulah sebenarnya yang memperkaya suatu ilmu pengetahuan. Dalam agama, perbedaan itu merupakan “sunatullah”. Perbedaan-perbedaan seperti pro dan kontra, setuju dan tidak setuju, patuh dan protes, mendukung dan interuspi, merupakan tanda bahwa seseorang berfikir. Pikiran dan hati manusia berbeda-beda. Manusia bebas pula menggunakan pikiran dan hatinya untuk memutuskan tindakannya, selama tidak menyerobot kebebasan orang lain. Maka dari itu, kalau guru memaksakan siswanya untuk “sama” (seperti sama-sama bernilai bagus, sama-sama pandai), maka guru telah melakukan hal yang sia-sia. Dalam satu kelas pasti ada siswa yang pandai dan kurang pandai, rajin dan malas, nilai tinggi dan nilai rendah, patuh dan membangkang, aktif dan pasif, dan sederet perbedaan-perbedaan lainnya. Perbedaan itulah yang seharusnya mengharmoniskan kelas. Ketika satu kelas, ada siswa yang pandai dan kurang pandai, justru ini peluang guru untuk pandai-pandai membuat kelompok-kelompok kecil dengan kemampuan siswa yang heterogen didalamnya. Siswa yang pandai bisa saling mengajari dengan siswa yang kurang pandai. Sehingga metode diskusi kelompok bisa berjalan secara harmonis.

    ReplyDelete
  40. Latifah Pertamawati
    S2 PM B
    17709251026

    Bismillaah..
    Membaca kalimat "Tiadalah sesuatu yang ada dan yang mungkin ada itu tidak berbeda," membuat saya berkesimpulan bahwa segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada itu adalah berbeda. Berbeda karena apapun yang meliputi segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada di bumi adalah relatif, senantiasa memiliki wujud yang berbeda dan berubah-ubah terhadap ruang dan waktu. Hal ini dapat dilihat dari bentuk bumi sendiri yang senantiasa berotasi dan terus menerus bergerak. Jika bumi terhenti, maka terhentilah kehidupan manusia. Saya yang berada digaris lintang x dan bujur y, pastilah berbeda dengan saya yang berada di garis lintang p dan bujur q karena waktu di bujur y berbeda dengan waktu di bujur q, ruangnya pun pasti berbeda sehingga akibatnya saya berbeda tergantung ruang dan waktunya. Sedangkan segala sesuatu yang bersifat absolut tidak berubah-ubah itu hanyalah Tuhan dan aturan-aturannya karena Tuhan tidak terikat (dimensi) ruang dan waktu seperti manusia.

    ReplyDelete
  41. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B
    Di dunia ini sangat banyak sekali perbedaan. Bahkan tak ada satupun yang tidak beda. Berbeda itu indah bukan? Letak keindahan dari beda adalah pada saat bisa disinkronkan. Dengan beda juga bisa saling melengkapi satu dengan yang lainnya. Dengan begitu beda indah bukan?. Beda memang indah, bisa menghiasi kehidupan ini. Dari beda kita bisa belajar banyak hal, mulai dari menerima, memahami, menghargai, menghormati, menemukan hal baru, dan yang lainnya. Adanya beda bukan menjadi penghambat suatu tujuan tertentu, justru dengan beda bisa saling melengkapi dan berjalan bersama dalam mencapai tujuan.

    ReplyDelete
  42. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Perbedaan merupakan anugerah yang luarbiasa, dengan perbedaan manusia bisa saling membantu dan menjadi lebih baik. Tetapi manusia kurang bersyukur akan beda, banyak peperangan dimasa lalu bahkan sampai sekarang dikarenakan perbedaan. Seorang siswa dengan siswa yang alinnya tentu saja berbeda, namun terkadang guru masih menyamakannya, dan beusaha untuk menyamakan, maka itu adalah sebenar-benarnya guru mitos. Bukan hanya menyamakan, guru juga membandingkan siswa satu dengan yang lainnya, yang sudah jelas-jelas berbeda. Mungkin tujuan guru adalah untuk memotivasi, tetapi sesungguhnya itu adalah keliru. Memotivasi sisa adalah untuk mengoptimalisasi bukan untuk menyamakan. Semoga kita selalu dilindungi Allah SWT agar taerhindar dari menyamakan dan perselisihan dari perbedaan. Amiin.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  43. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    P. Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Para beda membuat konferensi untuk apa? Tidakkah itu hanya akab membenturkan setiap ego yang melandasi perbedaan-perbedaan itu? Seharusnya, para beda dihadirkan bersama para keliru di dalam konferensi kebenaran. Setidaknya, dalam konferensi kebenaran di mana Tuhan menjadi Keynote Speaker-nya, para beda dan para keliru mendapatkan pencerahan bahwa kekeliruan dan perbedaan bukanlah suatu hal yang memecahbelah atau suatu hal yang meankutkan jika dilandasi dengan proses belajar yang sesuai dengan prinsip-prinsip ilahi. Perbedaan adalah keniscayaan, sedangkan kekeliruan adalah jalan menuju kebenaran.

    ReplyDelete
  44. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Di kelas, memang lebih mudah jika guru itu tidak membedakan siswa. Memberi perlakuan yang sama, meminta siswa mengerjakan tugas yang sama, sikap juga diatur sama, semua harus memperhatikan, terpusat pada guru. Dengan demikian guru menjadi penguasa siswanya.
    Namun jika guru melakukan hal itu, dia tidak memberi kesempatan pada siswa untuk berkembang. Semestinya guru menyadari bahwa semua siswa itu pribadi yang unik, yang butuh kesempatan untuk membangun logosnya masing-masing.
    Ibu saya bercerita, dulu saya senang menggambar, sebelum masuk sekolah. Gambar saya macam-macam. Kemudian ketika sekolah, saya ikut ekstrakurikuler melukis. Ternyata yang terjadi pada saya adalah, gambar saya tidak berkembang. Justru saya menjadi pengikut sang guru lukis, karena semua gambar yang dibuat adalah gambar sang guru. Kami para murid diminta mengikuti contohnya.
    Dari pengalaman pribadi ini saya belajar, bahwa guru sungguh penting posisinya, dan sungguh vital. Peran vital guru adalah memberi kesempatan para siswa untuk menjadi berbeda, berkembang dengan keunikan masing-masing.

    ReplyDelete
  45. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Bersikap adil bukan berarti membagi sama rata, tetapi membagi sesuai porsinya. Guru di kelas harus memfasilitasi siswa untuk belajar dengan berbeda sesuai porsinya masing-masing. Guru sains tidak boleh mengharapkan semua siswanya pintar dalam sains seperti dirinya, karena setiap siswa itu memiliki potensinya masing-masing, memiliki kecerdasannya masing-masing. Siswa tidak dapat mengerjakan soal matematika dengan benar, tidak benar jika guru mengganggap siswa itu bodoh atau malas. Tugas guru adalah memfasilitasi pembelajaran, bukan memproduksi murid yang pintar matematika semua, atau pintar dalam sains semua. Sudah sunatullah Allah menciptakan aneka keragaman pada setiap individu, tidak ada individu yang persis sama.

    ReplyDelete
  46. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Bismillah...

    Menurut saya, perbedaan adalah hal yang lumrah karena setiap pemikiran manusia itu tidak ada yang sama. Perbedaan adalah hal yang lumrah bagi ummat manusia, karena dengan adanya perbedaanlah membuat manusia mengetahui apa arti dari “sama”. Perbedaan juga membuat manusia bisa mengenal satu sama lainnya. Setiap pemikiran manusia pasti berbeda, begitu juga dengan siswa, pasti memiliki tingkat ide dan daya tangkap yang berbeda, karena hal itu lah guru dituntut untuk membuat aktifitas yang beragam pula agar seluruh siswa dapat menemukan konsep yang akan diajarkan.

    ReplyDelete
  47. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Bismillah...

    Menurut saya, perbedaan adalah hal yang lumrah karena setiap pemikiran manusia itu tidak ada yang sama. Perbedaan adalah hal yang lumrah bagi ummat manusia, karena dengan adanya perbedaanlah membuat manusia mengetahui apa arti dari “sama”. Perbedaan juga membuat manusia bisa mengenal satu sama lainnya. Setiap pemikiran manusia pasti berbeda, begitu juga dengan siswa, pasti memiliki tingkat ide dan daya tangkap yang berbeda, karena hal itu lah guru dituntut untuk membuat aktifitas yang beragam pula agar seluruh siswa dapat menemukan konsep yang akan diajarkan.

    ReplyDelete
  48. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017

    Semua yang ada dan yang mungkin ada di dunia tidak akan pernah sama. Semuanya diciptakan secara berbeda. Beda fungsi, beda bentuk, beda peran, beda sifat dan beda-beda yang lain. Jangankan antara si A dan si B, antara si A dan si A saja berbeda, setidaknya berbeda ruang dan waktunya. A tidak akan pernah menjadi A lagi, maka ada A dan A’ dan seterusnya. Maka kita perlu merawat takdir beda itu. Jangan mencoba menyamakan para beda. Murid-murid kita lahir dengan kondisi keluarga yang berbeda, kondisi lingkungan yang berbeda, potensi yang berbeda. Maka menyamakan semua murid bukanlah aktivitas yang sesuai dengan fitrah perbedaan. Biarkan murid tumbuh sesuai dengan potensi dan kemampuannya masing-masing, janganlah dipaksa untuk dibuat sama.

    ReplyDelete
  49. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Kami menyadari bahwa perbedaan merupakan keberagaman yang timbul karena banyaknya pemikiran yang tercipta dari berbagai macam kepala yang jumlahnya sangat banyak yang menjadikannya suatu perbedaan, menjadi sebuah warna tersendiri dalam kehidupan. Kami memahami secara harfiah berbeda berarti tak sama, akan tapi bukan berarti berbeda tak bisa bersama, seharusnya dengan adanya perbedaan tersebut dapat mejadikan sebuah kesatuan yang saling melengkapi satu sama lain, kesatuan yang tercipta karena adanya penambahan pemikiran yang dapat menciptakan sesuatu yang lebih lengkap,mungkin juga lebih beragam. Kami meyakini bahwa bermacam-macam perbedaan dapat menjadikan manusia kaya akan sesuatu yang memiliki arti penting sebagai panutan ataupun tujuan hidup manusia. yang membedakan sebenarnya adalah sudut pandang dan pemikiran yang lambat-laun menjadikan sebuah pertentangan dalam kehidupan. Semoga kami dapat bersikap bijaksana dalam menghadapi segala perbedaan yang ada dan yang mungkin ada dalam menjalani hidup ini. Amin

    ReplyDelete
  50. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Perbedaan merupakan hal yang wajar. Dalam pembelajaran di sekolah, siswa tentu berbeda-beda, baik dari segi potensi akademik maupun potensi non akademik. Guru harus berusaha untuk memfasilitasi belajar siswa dengan karakteristik berbeda-beda. Untuk mencapai hasil yang optimal, guru bisa memberikan perlakuan berbeda (dalam konteks pembelajaran) untuk siswa yang berbeda-beda. Yang perlu diwaspadai adalah jangan sampai guru terjebak mitos sehingga menyebabkan siswa terjebak mitos juga, sehingga bisa menjadi terjebak mitos berjamaah.

    ReplyDelete
  51. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Perbedaan merupakan hal yang wajar. Dalam pembelajaran di sekolah, siswa tentu berbeda-beda, baik dari segi potensi akademik maupun potensi non akademik. Guru harus berusaha untuk memfasilitasi belajar siswa dengan karakteristik berbeda-beda. Untuk mencapai hasil yang optimal, guru bisa memberikan perlakuan berbeda (dalam konteks pembelajaran) untuk siswa yang berbeda-beda. Yang perlu diwaspadai adalah jangan sampai guru terjebak mitos sehingga menyebabkan siswa terjebak mitos juga, sehingga bisa menjadi terjebak mitos berjamaah.

    ReplyDelete
  52. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Tidak ada yang sama, ruang tidak pernah sama, karena kita, bumi kita senatiasa bergerak, tidak ada waktu yang sama, berarti tidak ada pengulangan. Tidak ada satu detikpun yang sama dengan detik lainya. Bahkan tidak ada yang sama tentang karakteristik manusia, bisa dilihat dari karakteristik fisik, semua berbeda, walaupun mereka adalah orang kembar. Apalagi jika sudah mempertimbangkan sifat dan pemikiran. Tidak ada yang sama. Perbedaan itu pasti ada. Dan hal itu merupakan rahmat, agar kita saling mengenal satu sama lain

    ReplyDelete
  53. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Allah menciptakan manusia satu dan lainnya dengan perbedaan masing-masing agar kita dapat saling mengenal. Hal ini membuat kita memiliki pemikiran yang lebih luas. Perbedaan tidak harus selalu kita jauhi karena tidak semua yang berbebeda itu tidak baik. Di negara kita yang terdiri dari berbagai macam agama, ribuan pulau, ribuan suku, bahasa, adat istiadat dan lainnya, perbedaan mengajarkan kita untuk dapat saling bertoleransi agar dapat hidup dengan damai.

    ReplyDelete
  54. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Perbedaan terkadang dipandang sebagai hal yang aneh dan asing. Perbedaan kadang kurang dihargai. Segal yang sama dianggap sebagai yang baik. Padahal tidak ada hal yang sama persis didunia ini. Perbedaan membuat suatu hal menjadi unik. Keunikan itu memiliki karakteristik sendiri yang indah. Perbedaan seharusnya dihargai, dan dipandang sebagai hal yang wajar. Dalam hal pembelajaran dikelas, seharusnya guru menghargai perbedaan siswa dan memfasilitasi setiap keunikan siswa dengan bijaksana.

    ReplyDelete
  55. Ilma Rizki Nur Afifah
    17709251020
    P. Mat A S2 UNY

    Pada hakikatnya semua yang ada di dunia ini adalah berbeda. Tidak ada dua hal yang tidak berbeda. Sehingga perbedaan memanglah sebuah keniscayaan dalam hidup. Namun banyak kita saksikan, banyak orang yang tidak dapat memahaminya. Telah kita lihat ada banyak orang yang membenci perbedaan, dan pada akhirnya menimbulkan permusuhan dan kerusakan di dunia. Contohnya perbedaan agama, pikiran, ras, suku, dan lain sebagainya. Orang yang tidak dapat menerima perbedaan artinya orang itu tidak benar-benar memahami apa itu hidup. Begitu juga dalam bidang pendidikan, hakikat setiap siswa adalah unik atau berbeda, maka kita tidak bisa memberi perlakuan yang sama kepada semuanya. Menjadi adil bukanlah memberi perlakuan yang sama, namun memberi perlakuan sesuai yang dibutuhkan dan sesuai porsinya masing-masing.

    ReplyDelete
  56. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Dunia ini sifatnya beragam, sifatnya kontradiksi bukan identitas, maka tiadalah di dunia ini yang sama persis, pasti ada perbedaan. Orang kembar sekalipun, pasti ada perbedaannya. Implikasinya dalam pembelajaran, guru harus paham betul bahwa siswa yang kita hadapi, tidak ada yang sama persis. Oleh karena itu, kita perlu memperhatikan perbedaan karakteristik siswa tersebut dalam mengelola kegiatan pembelajaran. Hal tersebut dilakukan agar setiap siswa dapat memperoleh hak belajarnya sesuai dengan karakteristiknya.

    ReplyDelete
  57. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052

    Perbedaan adalah suatu hal yang wajar terjadi dalm hidup ini. Bahka didalam beda itu sendiri terdapat perbedaan dan juga terdapat kesamaan. Maka sebenar-benar sikap dalam beda saling memamhai, saling terjemah menterjemahkan. Dengan begitu diharapkan tercapai misi masing-masing sebagai manusia dibumi.

    ReplyDelete
  58. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052

    Apabila ditarik dalam pembeljaran di kelas, maka akan banyak sekali kita temukan perbedaan dalam diri siswa yang kita batasi ruang dan waktunya. Mulai dari yang semangat dan tidak semangat, sarapan belum sarapan, paham dan tidak paham. Maka sebagai guru yang menghargai perbedaan harus mampu memfasiltasi mereka semua untuk tetap belajar dengan baik.

    ReplyDelete
  59. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 Pmat C 2017

    Setiap individu memiliki karakteristik masing-masing. Begitu pula dengan siswa-siswa tentunya memiliki karakteristik yang berbeda-beda pula. Karakteristik satu siswa tentulah berbeda dengan karakteristik siswa lainnya. Misalnya dalam pembelajaran ada siswa yang lebih senang jika pembelajaran dilaksanakan di dalam ruang kelas, tetapi ada juga siswa yang lebih senang jika pembelajaran dilakukan di luar kelas. Oleh karena itu sebagai seorang guru jangan sekali-kali menyamakan siswa yang satu dengan siswa yang lain karena pada dasarnya karakteristik mereka adalah berbeda. Guru hendaknya dapat memahami karakteristik setiap siswanya

    ReplyDelete
  60. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 PMat C 2017

    Sebagai tambahan, Beda adalah sesuatu yang tak sama. Banyak beda yang terjadi didunia. Bahkan diriku pun beda. Diriku yang sejam yang lalu dengan sekarang berbeda. Diriku yang masih bayi dan sekarang beda. Beda terkait ruang dan waktu. Dunia ini penuh dengan perbedaan. Tiap detik dimanapun diriku yang walau tetap diriku selalu beda. Beda tempatnya beda umurnya, beda perasaannya, beda yang dipikirkan dll. Dengan beda hidup menjadi semarak, dengan beda hidup menjadi tidak monoton, dan dengan beda kita bisa saling mengenali.

    ReplyDelete
  61. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Seperti yang kita sudah pahami, bahwa segala yang ada dan yang mungkin ada tidak lah ada yang sama. Bahkan dua manusia yang dianggap kembar identik pun pasti memiliki titik perbedaan. Jangan dua manusia, satu makhluk saja akan berbeda tergantung ruang dan waktu yang mengikatnya. Bayangkan bagaimana Maha Besar Sang Pencipta kita, menjadikan beribu, berjuta, bahkan bermilyar-milyar perbedaan di dunia dan seisinya merupakan kuasanya yang tak terhingga nilainya dan tak terbendung dasyatnya. Jika kita memaksa satu hal untuk sama dengan hal yang lain, maka kita sudah terperangkap dalam mitos. Karena tak ada yang akan sama dan pernah di dunia ini meskipun telah di sama kan ataupun dipaksa sama. Terutama bagi para guru terhadap siswa-siswanya, janganlah cenderung memaksa kemampuan siswa satu sama dengan yang lainnya, karena banyak sekali faktor perbedaan dari diri masing-masing siswa sehingga tidak mungkin bisa mereka berkemampuan sama dan menghasilkan kualitas diri yang sama. Itulah tantangan bagi guru dan bagi kita semua, bagaimana kita mampu menanggapi dan menyikapi segala perbedaan yang ada agar tetap hidup saling berdampingan dan mampu mencapai tujuan dan cita-cita yang diharapkan. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  62. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Perbedaan yang menjadikan hidup ini bermakna. Perbedaan menjadikan adanya saling tolong menolong antar manusia karena perbedaan menandakan bahwa tidak ada yang sempurna. Sesuatu selalu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Perbedaan ada supaya kita bisa saling melengkapi dan belajar caranya menghargai.

    ReplyDelete
  63. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Melanjutkan, misalnya jika semua orang mempunyai bakat yang sama, maka tentunya dunia ini akan kacau karena hanya akan menghasilkan satu jenis produk saja. Tetapi untungnya setiap orang bakatnya berbeda-beda sehingga bisa menutupi satu sama lain. Contohnya, orang-orang yang hobinya bekerja akan membantu para insinyur dalam mengimplementasikan programnya. Seorang yang bakatnya dalam bidang bisnis akan saling membantu dengan orang yang berbakat dalam bidang tekhnik sama-sama dalam membangun usaha. Sehingga dalam hal ini perbedaan dapat menjadi rahmat bagi umat manusia.

    ReplyDelete
  64. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Perbedaan adalah sebuah keniscayaan yang akan hadir dalam setiap fase kehidupan kita. Di dunia ini penuh dengan sesuatu yang bersifat "beda". Aku pada detik ini pun akan berbeda dengan aku pada beberapa detik kemudian. Perbedaan seharusnya dapat memperkaya kehidupan, seperti bangsa ini, sebenarnya bangsa ini kaya, hanya saja karena tidak dapat memperlakukan perbedaan dengan baik, maka kekayaan itu berkurang.
    Kita harus dapat menyikapi perbedaan dengan baik. Misalnya dalam menghadapi perbedaan siswa, siswa tentunya memiliki karakteristik yang berbeda-beda pula. Karakteristik satu siswa tentulah berbeda dengan karakteristik siswa lainnya. Oleh karena itu sebagai seorang guru jtidak boleh menyamakan siswa yang satu dengan siswa yang lain karena pada dasarnya karakteristik mereka adalah berbeda. Guru hendaknya dapat memahami karakteristik setiap siswanya sehingga dapat memfasilitasi siswa dengan optimal.

    ReplyDelete
  65. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Setiap manusia di dunia ini terlahir dengan potensi dan keunikannya masing-masing. Sekalipun secara biologis dinyatakan bahwa secara genetik orangtua diwarisi oleh anaknya, namun anak tetap memiliki sisi keunikan tersendiri, baik secara sosial ataupun bakat. Maka dari itu, penting kiranya bagi guru untuk memahami dan menghargai perbedaan tiap individu, sehingga perlakuan yang diberikan kepada anak dapat berbeda sesuai dengan kebutuhan siswa.

    ReplyDelete
  66. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Dari elegi diatas dapat kita pahami bahwa sejatinya perbedaan itu tidak dapat kita hindari dan tidak bisa paksakan untuk menjadi sama. Perbedaan ada karena manusia ada. Tugas kita bukanlah membuat perbedaan itu sama melainkan membuat kita saling menghargai perbedaan dan tetap membangun kerukunan dan kehamronisan di tengah perbedaan yang ada.

    ReplyDelete
  67. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Segala yang ada dan mungkin ada di dunia ini bersifat kontradiksi, dan itu berarti dua hal saja pasti memiliki perbedaan. Hal ini perlu dicermati oleh guru, karena selama ini kita selalu menggunkan metode, lks yang satu untuk semua siswa, mengaharapkan nilai yang sama. Padahal siswa sebagai salah satu objek yang ada dan mungkin ada pun tidak terlepas dari sifat kontradiksi. Siswa pasti memiliki karakteristik yang berbeda, maka jika itu yang dilakukan guru maka itu berarti dia terjebak dalam mitos.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  68. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Sebagaimana yang kita ketahui bahwa jika ada yang sama maka ada juga yang berda. Perbedaan yang ada di dunia ii sangatlah bermanfaat. Karena pada dasarnya jika segala yang ada di dunia ini itu sama, maka hal tesebut hanya ada di dalam dunia akal atau logika. Karena sifat identitas itu hanya ada di dalam dunia logika saja. Adanya banyak perbedaan di dunia nyata karena pada dasarnya di dunia nyata itu terbatas akan ruang dan waktu. Sehingga tidak mungkin di dunia nyata itu tak ada perbedaan.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  69. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Setiap manusia pasti memiliki pola pikir dan cara pandang tentang segala hal, karena pada setiap manusia dilengkapi dengan akal. Dari permasalahan – permasalahan yang sering dihadapinya akan melahirkan satu padanganan tentang bagaimana cara atau solusi untuk menghadapi permasalahan – permasalahan itu. Baik permasalahan yang dihadapi tentang suatu keinginan, ambisi serta cita – cita hingga konsep kehidupan yang dilaliuinya.

    ReplyDelete
  70. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Pola pikir itu sendiri dapat timbul dengan sendirinya ketika manusia itu terbentur oleh suatu permasalahan hingga akhirnya ia akan terbentuk karakternya oleh permasalahannya itu sendiri. Karena ketika kita mulai berpikir maka kita sendiri telah dihadapi oleh suatu masalah yang mungkin permasalahannya terlalu abstrak hingga sulit untuk diungkapkan dengan kata.

    ReplyDelete
  71. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    perbedaan itu suatu hal yang diberikan oleh Tuhan yang Kuasa kepada setiap makhluknya, perbedaan itu diciptakan agar antara satu dengan yang lainnya saling melengkapi. karena jika semua sama maka tidak ada suatu keunikkan dari kehidupan ini tidak ada sesuatu yang dapat melengkapi.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  72. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PMB 2017

    Elegi konferensi para beda. Kita hidup di dunia ini tentu dengan banyak sekali perbedaan yang ada di sekeliling kita. Antar sesama manusia antara satu sama lain pasti saling memiliki perbedaan, entah berbeda keyakinan, berbeda sifat atau yang lainya. Ini semua karena kuasa Tuhan yang dapat menjadikan manusia memiliki segala perbedaan yang ada. Jika anda membenci perbedaan, anda sejatinya membenci seluruh manusia. Karena semua manusia diciptakan berbeda

    ReplyDelete
  73. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Manusia yang ada di dunia ini tidak mungkin ada yang benar-benar sama. Di antara kesamaannya pasti ada sesuatu yang berbeda. Walaupun sepasang kembar identik, pasti memiliki perbedaan. Begitupula dengan siswa yang belajar di kelas. Siswa yang belajar di kelas tidak akan mempunyai karakteristik yang sama. Pasti diantara mereka memiliki perbedaan. Entah itu berbeda secara fisik, psikis, kemampuan belajar, cara belajar, kegemaran yang dimiliki dan lainnya. Sehingga sebagai seorang guru, pantang hukumnya jika menyaratakan semua murid yang ada di kelas. Guru yang baik, pasti akan berinovasi untuk dapat memfasilitasi keberagaman siswanya. Terimakasih

    ReplyDelete
  74. Finda Ayu Annisa
    15301241024
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Manusia di dunia ini tidak mungkin memiliki kehidupan yang sama. Banyak sekali perbedaan antara manusia satu dengan manusia yang lain. Walaupun manusia tersebut kembar identik, pasti mereka memiliki perbedaan. Perbedaan yang terjadi entah dari cara beraktivitas yang beda, berpakaian yang beda,berperasaan yang beda atau yang lainnya. Pasti perbedaan itu terjadi dalam kehidupan manusia di dunia ini. Perbedaan tersebut mengakibatkan setiap manusia memiliki keunikannya masing-masing dan tidak ada yang sama satu dengan yang lainnya.
    Terimakasih

    ReplyDelete
  75. Yuni Pratiwi
    15301241005
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Perbedaan itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya, tetapi banyak orang yang tidak menyadari mengenai ontologi beda. Dalam tulisan ini tertulis dalam dunia ini tidak ada sesuatu yang tidak berbeda, saya sangat setuju dengan hal ini. Sesuai dengan ilustrasi yang Prof Marsigit sampaikan pula bahwa anak kembar identik sekalipun pasti memiliki perbedaan, lahir dalam menit, maupun detik yang berbeda. Jikalaupun waktunya sama pasti ruangnya berbeda. Apalagi dengan kita yang hanya manusia biasa, setinggi apapun usaha kita untuk menyamakan diri dengan orang lain pasti memiliki perbedaan, Karena beda yang absolut itu hanya milik Tuhan yang maha kuasa.

    ReplyDelete
  76. Monica Ansella
    15301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Pesan yang terdapat dalam elegi ini sungguh baik dan mungkin menjadi kritik keras bagi sebagian pendidik yang sampai saat ini belum menghargai adanya perbedaan individual (individual differences). Di dalam ruang kelas, setiap siswa pasti memiliki karakteristiknya masing-masing. Meskipun terlihatnya sama, pasti ada sesuatu yang membedakan, misal dari gaya belajarnya. Ada siswa yang belajar lebih baik ketika menggunakan media-media visual, tetapi ada pula siswa yang belajar lebih baik ketika menggunakan media-media audio, ada juga yang belajar lebih baik ketika menggunakan keduanya, dan ada juga yang belajar lebih baik ketika ia melakukan gerakan-gerakan kinestetik. Bagaimana mungkin guru mengubah siswa-siswanya sehingga menjadi hal yang tidak berbeda? Bukankah seharusnya perbedaan itu dapat dijadikan modal untuk membangun ilmu pengetahuan bersama?

    ReplyDelete
  77. Monica Ansella
    15301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Memang menanggapi setiap perbedaan yang ada di dalam kelas bagi seorang guru bukan hal yang mudah. Lantas apakah perbedaan itu harus dihiraukan dan dimusnahkan? Bukankah justru perbedaan itu yang menjadi tantangan dalam mengajar? Menurut saya, adanya perbedaan itulah yang melahirkan keunikan-keunikan dalam belajar dan menjadikan belajar sebagai sebuah seni.

    ReplyDelete
  78. Febriana Putri Hutami
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241007

    Di dunia ini tidak ada sesuatu yang tidak berbeda. Sekalipun bayi yang kembar identik pun pasti memiliki perbedaan. Dengan mengetahui fakta bahwa tidak ada manusia yang tidak berbeda, maka pastilak setiap manusia memiliki karakteristik masing-masing. Termasuk siswa-siswa yang ada di kelas. Mereka memiliki karakteristik dan keunikan masing-masing. Maka sebagai guru sebaiknya jangan malah menyamaratakan mereka. Guru harus dapat memfasilitasi siswa-siswa yang berbeda tersebut sesuai karakteristik mereka masing-masing. Misal, ada siswa yang dapat memahami materi jika guru membacakan, ada pula siswa yang dapat memahami materi dari tulisan guru, da nada pula siswa yang dapat memahami materi jika melakukan aktivitas berkenaan dengan materi yang dipelajari, maka guru sebaiknya berusaha memfasilitasi perbedan-perbedaan tersebut, dengan melakukan pembelajaran yang bervariasi, sebaliknya guru yang yang melakukan pembelajaran dengan metode yang monoton akan merugikan siswa-siswanya.

    ReplyDelete
  79. Almaida Alvi Zahrotunnisa
    Pendidikan Matematika A 2015/S1
    15301241046
    Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Segala sesuatu didunia ini sesungguhnya memiliki perbedaan. Setiap manusia berbeda satu dengan yang lain. Bahkan bagi saudara yang dikatakan “kembar identik” pun, sejatinya memiliki perbedaan. Perbedaan sesungguhnya adalah kuasa Allah, maka membuat hilangnya perbedaan berarti menentang kuasa Allah.

    ReplyDelete
  80. Aji Pangestu
    15301241009
    S1-Pendidikan Matematika I 2015

    Adanya perbedaan di dunia ini merupakan hal yang wajar. Sama halnya di dalam kelas, setiap individu memiliki perbedaan dan keunikan masing-masing serta memiliki langkah yang berbeda-beda dalam menyikapinya.

    ReplyDelete