Jul 31, 2010

Elegi Perbincangan Para Sama

Oleh Marsigit

Para sama:
Mendengar konferensi para beda, geram rasanya aku ini. Para beda telah mengambil kesimpulan seakan-akan hanyalah mereka yang ada dan yang berhak ada. Dengan kesimpulan para beda tersebut seakan-akan aku dan pengikutku telah habis da finis dan telah hilang tertelan bumi. Padahal tidaklah demikian adanya. Bukankah setiap hari para manusia selalu memanggilku, memerlukanku, dan menggunakanku. Kalau begitu dengan ini aku akan memberi kesempatan kepada pengikutku untuk menyarakan suara hatinya. Silahkan.



Ontologi sama:
Wahai para sama, kenalkanlah aku adalah ontologi sama. Ketahuilah ontologi sama adalah sama sedalam-dalamnya dan sama seluas-luasnya. Tiadalah yang ada dan yang mungkin ada tidak ada yang sama. Jikalau engkau katakan sesuatu yang ada dan yang mungkin ada kepadaku, setidaknya aku tahu bahwa yang ada dan yang mungkin ada itu sama-sama engkau dan aku pikirkan. Maka janganlah bertindak aniaya terhadapku, bahwa seakan-akan diriku itu tidak ada di depanmu. Setinggi-tinggi sama yang dipikirkan manusia adalah sama relatif. Sedangkan sebenar-benar sama adalah sama absolut. Itu hanya milik dan kuasa Tuhan.

Perasaan sama:
Wahai para sama, kenalkanlah aku adalah perasaan sama. Ketahuilah perasaan sama adalah sama sedalam-dalamnya dan sama seluas-luasnya. Tiadalah yang ada dan yang mungkin ada tidak ada yang sama. Jikalau engkau katakan perasaanmu yang ada dan yang mungkin ada kepadaku, setidaknya aku tahu bahwa yang ada dan yang mungkin ada itu sama-sama engkau dan aku rasakan. Maka janganlah bertindak aniaya terhadapku, bahwa seakan-akan diriku itu tidak ada di depanmu. Setinggi-tinggi perasaan sama yang dipikirkan manusia adalah perasaan relatif. Sedangkan sebenar-benar perasaan adalah perasaan absolut. Itu hanya milik dan kuasa Tuhan.

Pikiran sama:
Wahai para sama, kenalkanlah aku adalah pikiran sama. Ketahuilah pikiran sama adalah sama sedalam-dalamnya dan sama seluas-luasnya. Tiadalah yang ada dan yang mungkin ada tidak ada yang sama. Jikalau engkau katakan sesuatu yang ada dan yang mungkin ada kepadaku, setidaknya aku tahu bahwa yang ada dan yang mungkin ada itu sama-sama engkau dan aku pikirkan. Maka janganlah bertindak aniaya terhadapku, bahwa seakan-akan diriku itu tidak ada di depanmu. Setinggi-tinggi pikiran sama yang dipikirkan manusia adalah pikiran sama relatif. Sedangkan sebenar-benar pikiran sama adalah pikiran sama absolut. Itu hanya milik dan kuasa Tuhan.

Penampakan sama:
Wahai para sama, kenalkanlah aku adalah penampakan sama. Ketahuilah penampakan sama adalah sama sedalam-dalamnya dan sama seluas-luasnya. Tiadalah yang ada dan yang mungkin ada tidak ada yang berpenampakan sama. Jikalau engkau tampakkan sesuatu yang ada dan yang mungkin ada kepadaku, setidaknya aku tahu bahwa yang ada dan yang mungkin ada itu sama-sama engkau dan aku tampakkan. Maka janganlah bertindak aniaya terhadapku, bahwa seakan-akan diriku itu tidak ada di depanmu. Setinggi-tinggi penampakkan sama yang dipikirkan manusia adalah penampakkan sama relatif. Sedangkan sebenar-benar penampakan sama adalah penampakan sama absolut. Itu hanya milik dan kuasa Tuhan.

Hukum dan aturan sama:
Wahai para sama, kenalkanlah aku adalah hukum dan aturan sama. Ketahuilah hukum dan aturan sama adalah sama sedalam-dalamnya dan sama seluas-luasnya. Tiadalah yang ada dan yang mungkin ada tidak ada yang berhukum dan beraturan sama. Jikalau engkau buat hukum dan aturan dari sesuatu yang ada dan yang mungkin ada kepadaku, setidaknya aku dan engkau tahu bahwa yang ada dan yang mungkin ada itu telah engkau buat hukum dan aturannya. Padahal aku dan engkau tahu hukum dan aturan itu bukanlah untuk diri sendiri. Maka tentulah ada yang ada dan yang mungkin ada itu yang mempunyai hukum dan aturan yang sama. Maka janganlah bertindak aniaya terhadapku, bahwa seakan-akan diriku itu tidak ada di depanmu. Setinggi-tinggi hukum dan aturan yang dipikirkan manusia adalah hukum dan aturan sama relatif. Sedangkan sebenar-benar hukum dan aturan sama adalah hukum dan aturan sama absolut. Itu hanya milik dan kuasa Tuhan.

Nasib sama:
Wahai para sama, kenalkanlah aku adalah nasib sama. Ketahuilah nasib sama adalah sama sedalam-dalamnya dan sama seluas-luasnya. Tiadalah yang ada dan yang mungkin ada tidak ada yang bernasib sama. Jikalau engkau katakan tentang nasib sesuatu yang ada dan yang mungkin ada kepadaku, setidaknya aku tahu bahwa nasib itu berasal dari Tuhan. Maka aku tahu bahwa ketentuan nasib dari Tuhan yang satu itu berlaku untuk semuanya. Maka tentulah ada yang ada dan yang mungkin ada itu mempunyai nasib yang sama. Maka janganlah bertindak aniaya terhadapku, bahwa seakan-akan diriku itu tidak ada di depanmu. Setinggi-tinggi nasib sama yang dipikirkan manusia adalah nasib sama relatif. Sedangkan sebenar-benar nasib sama adalah nasib sama absolut. Itu hanya milik dan kuasa Tuhan.

Sifat-sifat sama:
Wahai para sama, kenalkanlah aku adalah sifat-sifat sama. Ketahuilah sifat-sifat sama adalah sama sedalam-dalamnya dan sama seluas-luasnya. Tiadalah yang ada dan yang mungkin ada tidak ada yang mempunyai sifat-sifat sama. Jikalau engkau katakan suatu sifat dari sesuatu yang ada dan yang mungkin ada kepadaku, setidaknya aku tahu bahwa semua sifat-sifat yang ada berasal dari Tuhan. Maka aku tahu bahwa sifat-sifat sama dari Tuhan yang satu itu berlaku untuk semuanya. Maka tentulah ada yang ada dan yang mungkin ada itu mempunyai sifat-sifat yang sama. Maka janganlah bertindak aniaya terhadapku, bahwa seakan-akan diriku itu tidak ada di depanmu. Setinggi-tinggi sifat-sifat sama yang dipikirkan manusia adalah sifat-sifat sama relatif. Sedangkan sebenar-benar sifat-sifat sama adalah sifat-sifat sama absolut. Itu hanya milik dan kuasa Tuhan.

Tanda sama:
Wahai para sama, kenalkanlah aku adalah tanda sama. Ketahuilah tanda sama adalah sama sedalam-dalamnya dan sama seluas-luasnya. Tiadalah yang ada dan yang mungkin ada tidak ada yang tidak dapat menggunakan tanda sama. Jikalau engkau gunakan tanda sama untuk sesuatu yang ada dan yang mungkin ada kepadaku, setidaknya aku tahu bahwa yang ada dan yang mungkin ada itu sama-sama engkau dan aku pikirkan sebagai sama. Maka janganlah bertindak aniaya terhadapku, bahwa seakan-akan diriku itu tidak ada di depanmu. Setinggi-tinggi tanda sama yang dipikirkan manusia adalah tanda sama relatif. Sedangkan sebenar-benar tanda sama adalah tanda sama absolut. Itu hanya milik dan kuasa Tuhan.

Para beda protes:
Wahai para sama, janganlah engkau mengacaukan rencanaku. Aku telah proklamasikan bahwa tiadalah sesuatu di muka bumi ini tidak berbeda. Tetapi mengapa engkau sekarang proklamasikan bahwa tiadalah sesuatu yang ada dan yang mungkin ada itu tidak ada yang sama?

Orang tua berambut putih:
Maaf aku datang tepat setelah pertanyaanmu. Mungkin kita perlu rencanakan pertemuan lanjutan untuk membahas masalah ini.

41 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Makna sama sedalam-dalamnya dan sama seluas-luasnya. Sama itu relatif. Di dunia manusia memilik pangkat, kepintaran, keahlian yang berbeda, ada yang sama tetapi setiap hasil pikiran sama itu relatif karena setiap manusia memiliki pemikiran dari sudut pandangnya masing-masing. Yang ada dan yang mungkin ada tidak ada yang benar-benar sama. Setinggi-tinggi tanda sama yang dipikirkan manusia adalah tanda sama relatif. Segala sesuatu yang dipikirkan oleh manusia masih memiliki batasan, karena pada hakekatnya pikiran manusia itu terbatas. Segala sesuatu yang diungkapkan, walaupun dengan pengkajian mendalam pasti memiliki celah untuk dibantah, itulah pikiran manusia, itulah kemampuan manusia untuk berfikir. Sedangkan sebenar-benar tanda sama adalah tanda sama absolut. Itu hanya milik dan kuasa Tuhan. Dalam kalimat ini menunjukan bahwa kekuasaan dalam mengartikan sesuatu hanya milik Sang Maha Pencipta ilmu, Allah. Hanya Tuhanlah yang memiliki ilmu absolute yang tidak dapat ditembus oleh pemikiran manusia.

    ReplyDelete
  2. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Elegi tersebut menunjukkan bahwa “sama” adalah sesuatu yang bersifat relatif. “Sama” yang dimaksud setiap orang dapat berbeda-beda. Setinggi-tinggi “sama” yang dipikirkan manusia itu adalah sama relatif . Artinya “sama” itu “tidak ada”.

    ReplyDelete
  3. Fatmawati
    16709251071
    S2 PM.D 2016

    Seperti mitos yang telah beredar, bahwa setiap orang mempunyai tujuh kembaran yang tersebar di seluruh dunia. Kembar adalah sama. Maka benar lah jika sama itu ada. Walaupun ada mitos lain yang mengakatan bahwa semirip apapun sepasang anak kembar, pasti diantara mereka ada perbedaan. sama menurut saya disini adalah hal yang relatif, atau spesifik, atau mungkin sebagian kecil. Relatif sesuai dengan sudut pandang yang dipilih. Spesifik sesuai dengan bagian yang hendak disamakan. Dan terakhir, diantara beberapa sesuatu tersebut pasti ada sesuatu yang sama, minimal sama-sama pernah dipikirkan oleh sesuatu yang lain. maka hendaknya, jangan lah mengatakan bahwa sama itu tidak ada.

    ReplyDelete
  4. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Elegi perbincangan para sama merupakan kontradiksi dari elegi perbincangan para beda. Perbedaan dan persamaan itu relatif terhadap ruang dan waktu. Beda bila ia terikat oleh ruang dan waktu, sama jika ia terbebas oleh ruang dan waktu. Sebenar-benar sama adalah sama absolut, itu hanya milik dan kuasa Tuhan.

    ReplyDelete
  5. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Pada elegi ini bisa saja mengartikan bahwa "sama" merupakan kata yang dipakai untuk menyebutkan dua atau lebih obyek yang identik. Namun di dunia ini hal yang kita anggap sama itu walau kecil ada yang beda. Maksudnya sama dalam hal ini tergantung situasi dan kondisi atau terikat ruang dan waktu. Keyakinan, selera, bahasa dan banyak lagi mempunyai kebenaran yang relatif. Tetapi, sama menurutku, belum tentu sama menurutmu. Aku mengatakan warna hijau ini lebih terang dari kuning, kamu mengatakan warna merah lebih terang dari warna kuning. Inilah yang menjadikan bahwa yang ada dan yang mungkin ada itu sama. Tetapi sebenar-benarnya sama itu adalah absolut. Benda yang dilempar ke atas akan jatuh kebawah. Segala sesuatu yang hidup akan mati. Itu sama yang absolut. Kehendak Tuhan dan Kuasa-Nya.

    ReplyDelete
  6. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    dalam artikel ini sering diulang kata-kata "Tiadalah yang ada dan yang mungkin ada tidak ada yang (sesuai konteks) sama. dan hakikat yang sebenar-benarnya sama itu bersifat relatif. tingkatan tertingginya dimiliki oleh sang Pencipta karena disini tingkatan sama nya lebih bersifat absolut. mutlak hanya milik Tuhan.

    ReplyDelete
  7. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Elegi “Tiadalah yang ada dan yang mungkin ada tidak ada yang bernasib sama.” Hal ini mengartikan bahwasannya tiada yang ada dan mungkin ada yang bernasib sama.
    Setiap manusia sudah memiliki nasibnya sendiri-sendiri. Bahkan sebelum lahirpun sudah di tuliskan di kitabNya.

    ReplyDelete
  8. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu'alaikum. Sama itu ada karena ada beda. Di dalam sama terdapat hukum dan aturannya sendiri yang membuat dua hal menjadi sama. Dua hal yang tidak berbeda tentulah menjadi sama. Sama ada karena ada perbedaan dalam aturan dan hukum yang satu.

    ReplyDelete
  9. Jeanete Nenabu
    1709251004
    PPS PMAT D 2015

    Elegi ini menceritakan tentang hal yang ada dalam pikiran manusia dan yang merupakan milik TUHAN. Yang dipikirkan manusia bersifat relative, tergantung ruang dan waktunya. Sama seperti awal, awal yang sekarang belum tentu adalah awal nanti.karena manusia berubah, maka sama dalam pikiran manusia bersifat relative. Sedangkan sama absolut adalah milik TUHAN.

    ReplyDelete
  10. Syahlan Romadon
    PM C 2016/ 16709251047

    Segala sesuatu di dunia ini selalu mempunyai lawan. Sama mempunyai lawan dengan beda. Jikalau kita mengatakannya beda, mungkin hal itu terjadi karena kita memandang dari sudut yang berbeda. Sedangkan jikalau kita mengataknnya sebagai sama maka boleh jadi kita memandangnya sebagai sesuatu yang memiliki sifat yang sama, pikiran, nasib, hukum, perasaan, dan karakteristik-karakteristik lainnya tertentu yang mirip. Sama dan beda itu relatif, tergantung bagaimana cara kita memandangnya, jika dari satu sisi menjadi sama tapi jika dari banyak sisi menjadi beda.

    ReplyDelete
  11. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Sama relatif milik manusia, sama absolut hanya milik Tuhan. Hanya milik Tuhan saja, tak ada yang lain yang sama absolut. Sebaik-baiknya, sepintar-pintarnya, setinggi-tingginya manusia hanyalah sama relatif. Tuhan memanglah sama absolut, semoga dapat bermafaat dan Tuhan selalu memberkati. Amin.

    ReplyDelete
  12. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Kehidupan adalah kontradiktif. Dimana terdapat para beda di situ juga lah terdapat para sama. Namun para sama bukanlah para beda, dan sebaliknya. Mengapa demikian? Karena para sama dan para beda adalah kontradiktif. Kontradiktif yang belaku untuk ciptaanNya, tidak untuk Pencipta Alam.

    ReplyDelete
  13. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Sama itu relative, atau dengan kata lain sama itu mungkin ada atau mungkin tidak ada. Sama mengadakan keadilan, sehingga karena ada beda maka untuk adilnya harus ada sama, untuk mengadakan keadilan. Tidak ada keadilan yang absolut, kecuali keadilan Tuhan.

    ReplyDelete
  14. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Manusia didunia ini diciptakan dengan akal dan pikiran. Hal tersebut yang menjadikan suatu pemikiran orang satu dengan orang lain berbeda. Terutama terkait dalam elegi ini yaitu sama, sama sama itu relatif menurut pemikirannya masing masing. Karena batas kewajaran seseorang hidup didunia ini berbeda.

    ReplyDelete
  15. Yuni Astuti
    14301241035
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Manusia memiliki keyakinan masing-masing terhadap suatu hal tak terkecuali terhadap "sama". Sama itu relatif bagi semua orang. Sama itu bisa dikatakan sama apabila memenuhi kriteria seperti rata, sejajar, dan sebagainya. Sama itu mengarahkan kita ke sesuatu yang dianggap adil.

    ReplyDelete
  16. Muhammad Mufti Hanafi
    13301244005
    Pendidikan Matematika C 2013

    Dalam elegi para sama akan mempunyai kesamaan manakala ditinjau dalam ranah pikir. namun antar pikiran tiada yang sama pada hakikat sama, namun dimaknai perbedaan yang tiadalah seberapa yang dianggap kosong. Hal itu dapat dieksistensikan dengan mewujudkan abstraksi ke dalam dunia nyata atau satuan yang disepakati.

    ReplyDelete
  17. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillaah...
    Apa yang terlihat, terdengar, tersentuh, bahkan dirasakan sama menurut indera manusia ternyata masih ada perbedaan. Apa yang saya rasakan dengan mereka pun berbeda. Sehingga saat ada persamaan pada saat itu pula ada perbedaan atau sebaliknya karena sama manusia adalah relatif, walaupun dengan banyaknya perbedaan, kita masih dapat hidup bersama-sama. Karena esensi dari hidup adalah saling melengkapi diatas perbedaan itu. Maka dari itu, inilah yang disebut hidup yang menghidupkan dan sama yang absolut adalah Allah SWT.

    ReplyDelete
  18. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Dari elegi sama diatas dapat disimpulkan bahwa walaupun dikatakan sama namun pada hakekatnya pasti ada beda, karena kita berada dalam ruang dan waktu. Maka selagi masih berada dalam ruang dan waktu yang terbatas, maka yang namanya sama, tidak akan pernah 100% sama. Jadi dapat saya simpulkan bahwa sama itu relatif yakni tergantung dalam situasi, kondisi, ruang dan waktu

    ReplyDelete
  19. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Walaupun mereka menyatakan sama, tetapi sama mereka relative setiap manusia, dan tetap ada yang berbeda. Sama yang benar-benar absolute hanyalah milik Tuhan YME, dan para sama dikatakan sama dapat juga karena mereka sama-sama dari Tuhan YME yang mengasihi semua makhluknya sama sesuai porsinya. Sama juga berarti tidak sama, hal ini tergantung dengan ruang dan waktunya. Karena jika demikian, smeua hal tidak akan sama. aku tidak akan sama dengan aku. Karena kita hidup di dunia dan terikat oleh ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  20. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Sama juga merupakan suatu hal yang relatif. Segala hal yang mengarah tentang kebenaran mengenai yang sama hanyalah milik Tuhan. Sebagai manusia hanya bisa terus berusaha dan berdoa agar yang dijalani di dunia ini membawa berkah dan bermanfaat bagi orang lain. Manusia diciptakan tidak ada yang sama, namun sederajat dimata Tuhan, yang membedakan hanyalah amal dan kebaikan, maka semoga kita sebagai manusia dapat saling mengasihi dan saling menghargai satu sama lain sebagai makhluk yang sama dihadapan Tuhan walaupun fisiknya berbeda.

    ReplyDelete
  21. Aditya Raenda A
    14301241036
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Makna sama itu bersifat relatif. Sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya sama itu relatif. Bergantung dari siapa yang memaknai, karena setiap individu memiki pikiran yang berbeda maka memaknai sesuatu juga pasti akan berbeda tak terkecuali "sama".

    ReplyDelete
  22. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari elegi di atas, saya belajar bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini sama – sama berasal dari Tuhan YME. Sehingga walaupun kita semua berbeda tetapi semua yang terjadi terhadap kita itu berasal Tuhan YME. Tuhan memberlakukan sama terhadap makhluk-Nya

    ReplyDelete
  23. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Jika di dunia ini ada yang berbeda, pasti ada juga yang sama sebagaimana ada siang ada malam, ada natural ada humaniora .Sebenar benarnya sama di pikiran manusia adalah sama yang relatif. Sedangkan sama yang setinggi tingginya adalah sama yang absolut yaitu sama yang merupakan milik dan kekuasaan Allah SWT.

    ReplyDelete
  24. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    saya tertarik dengan kalimat yang menyatakan "setinggi-tinggi sama yang dipikirkan manusia adalah sama relatif." sehingga sama disini bukan berati sama yang sama sekali tetapi tergantung pada konteks yan ada. seperti manusia yang kembar identik pun terlihat sama tetapi mereka sebenarnya memiliki perbedaan.

    ReplyDelete
  25. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Menurut “Elegi Perbincangan Para Sama” seperti halnya dengan ‘beda’, ‘sama’ juga bersifat relatif. ‘Sama’ menurut kita belum tentu sama dengan ‘sama’ menurut orang lain karena hal itu sensitif terhadap ruang dan waktu. Sama dan beda saling melengkapi. Kita dan orang lain sama-sama makan nasi, tetapi nasi yang kita makan sedikit dan nasi yang orang lain makan banyak. 'Sama' yang absolut hanyalah milik dan kuasa Allah SWT.

    ReplyDelete
  26. Rindang Wijayanto
    14301241028
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Sama itu relatif dari sudut pandang yang memandangnya. Oleh karena itu kita harus menghargai sudut pandang orang lain.

    ReplyDelete
  27. DIKY SETYA HERNANDA
    14301241043
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Setiap orang memaknai “sama” dengan makna yang berbeda-beda. Karena memaknai kata sama merupakan suatu hal yang relatif. Dan perlu diketahui bahwa “sama” yang absolut hanyalah milik Allah SWT semata

    ReplyDelete
  28. Hyldha Wafda Mufida
    14301241026
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Sama adalah serupa (halnya, keadaannya, dan sebagainya), tidak berbeda; tidak berlainan). Sama adalah relatif. bagaimanapun itu adalah definisiku. Dalam elegi tersebut menyadarkan kita bahwa sama adalah mutlak, mutlak dengan ketetapanNya.

    ReplyDelete
  29. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam elegi ini pandangan mengajarkan bahwa sama itu realtif. Setinggi apapun sama itu akan selalu relatif sama yang sebenar-benarnya sama (absolut) itu hanya milik-Nya.

    ReplyDelete
  30. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Allah swt menciptakan manusia dengan karakteristik yang berbeda-beda. Ada kaya-miskin, pria-wanita, pintar-bodoh, dan lain sebagainya. Sisi kelebihan maupun kekurangan yang dimiliki hanyalah titipan Allah swt semata. Kita hendaknya bersyukur terhadap apa yang dimiliki, jadikan kekurangan sebagai motivasi dan jangan jadikan kelebihan menjadi sumber kesombongan.

    ReplyDelete
  31. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Tidak ada perbedaan di antara hamba Allah, tiadalah seseorang yang lebih mulia dari yang lain, kecuali ketaqwaan mereka kepada Allah. Allah SWT berfirman, artinya : “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dn seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di anatar kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (Al-Hujarat : 13. Sama absolut itu hanyalah milik dan kuasa Allah swt.

    ReplyDelete
  32. DIKY SETYA HERNANDA
    14301241043
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Setiap orang memaknai “sama” dengan makna yang berbeda-beda. Karena memaknai kata sama merupakan suatu hal yang relatif. Dan perlu diketahui bahwa “sama” yang absolut hanyalah milik Allah SWT semata.

    ReplyDelete
  33. Assalamu’alaikum wr wb
    Dwi Kawuryani
    14301241049 (S1 Pendidikan Matematika I 2014)
    Sama adalah relative bagi manusia, dan sama yang absolut adalah hanya milik Tuhan. Sama yang sering didefinisikan oleh manusia hanyalah sebuah kesepakatan antara manusia itu sendiri bahwa itu adalah sama, namun definisi sama yang sebenarnya adalah milik Allah saja.
    Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum wr wb

    ReplyDelete
  34. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Terkadang orang lebih suka berkumpul dengan orang yang memiliki pemikiran dan pandangan yang sama. karena dapat diajak sebagai teman berdiskusi. tetapi alangkah lebih baik juga tidak melulu dengan yang sama tetapi juga dengan yang bedapun diperlukan guna menambah wawasan dan pengetahuan.

    ReplyDelete
  35. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    saya setuju dengan sebuah kalimat yang menyatakan "bahwa tiadalah sesuatu di muka bumi ini tidak berbeda". menurut saya memang semua yang di bumi ini terdapat perbedaan. walaupun hanya sedikit tetapi itu memang sudah dikatakan beda.

    ReplyDelete
  36. Desinta Armiani
    14301241041
    S1 pend Matematika A 2014

    "Sama" pemikiran manusia adalah "sama" relatif, sedangkan "sama" absolut hanya milik Allah SWT.

    ReplyDelete
  37. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D

    Jadi pada satu ruang dan waktu terdapat persamaan dan perbedaan yang relatif, begitukah? Menanti penjelasan lebih lanjut oleh Orang Tua Berambut Putih. apapun yang terjadi di dunia ini kita semua hanya bisa berdoa dan berusaha agar menjadi yang terbaik.

    ReplyDelete
  38. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Sama adalah relatif. Semua yang ada dimuka bumi ini secara pasti tidak ada yang sama. Kata mirip bisa kita gunakan selain sama, namun ini hanya mirip bukan sama. Orang yang kembar sekalipun tidak akan sama. Begitupun untuk benda-benda maka dua buah benda juga tidak akan sama. Melainkan untuk sesuatu hal yang dianut seperti agama atau aturan akan sama berlaku untuk segenap orang. Contoh lainnya ketentuan Tuhan juga berlaku sama untuk semua manusia, sedangkan manusianya tidak akan sama.

    ReplyDelete
  39. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Kata sama memiliki lawan kata yaitu beda. Namun antara sama dan beda ini kadang berkesinambungan sehingga menciptakan suatu keseimbangan. Apapun yang ada di dunia ini tidaklah ada yang sama karena kemampuan manusia terbatas pada ruang dan waktunya. Orang yang kembar saja tidaklah sama persis dan pasti memiliki suatu perbedaan, misalnya perbedaan dalam sifat atau hal lainnya. Sama yang sesungguhnya adalah sama yang absolut dan abadi, hanya milik Allah SWT.

    ReplyDelete
  40. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    sama merupakan sesuatu yang relatif. jika sesuatu ada yang dianggap sama, maka sesungguhnya hal tersebut tidaklah mutlak sama. karena sesuatu itu pasti tidak sama terhadap ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  41. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Sama yang absolut hanya milik Allah SWT. Sedangkan di dunia ini tidak akan pernah ada yang sama, semuanya berbeda. Perasaan yang sama yang dimiliki manusia bersifat relatif. Sebagai contoh ketika dua orang menyatakan pendapatnya mengenai lukisan yang sama-sama sedang dipandang dilihat dengan seksama, maka pedapat mengenai lukisan itu berbeda. Padahal melihat dalam ruang dan waktu yang sama tetapi perspektif yang dihasilkan berbeda karena sama memiliki sifat relatif.

    ReplyDelete