Jul 31, 2010

Elegi Menggapai Tetap

Oleh Marsigit

Logos:
Aku sedang melihat gejolak. Apa gerangan? Oh rupa-rupanya mereka sudah berkerumun ingin menemuiku. Kalau tidak salah, walaupun banyak dan bermacam-macam, aku bisa mengenalinya. Mereka adalah para TETAP. Wahai para tetap, aku bisa menduga bahwa kedatanganmu kemari itu pasti karena ulah para BERUBAH. Aku memang telah menulis obrolan filsafat dimana hidup subur dan makmur para berubah itu. Maka silahkan aku perkenankan engkau menyampaikan keluhanmu masing-masing kepadaku.



Perubahan:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah perubahan. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa tiadalah sesuatu di dunia ini tidak berubah? Maka perubahan itu adalah pasti adanya. Sekali berubah tetap berubah, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa perubahan itu bersifat tetap. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap perubahan, setelah aku ucapkan di depanmu.

Ada:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah ada. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah ada. Maka sekali ada tetap ada, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap ada. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap ada, setelah aku ucapkan di depanmu.

Tidak ada:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah tidak ada. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah tidak ada. Maka sekali tidak ada maka tetap tidak ada, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap tidak ada. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap tidak ada, setelah aku ucapkan di depanmu.

Sifat:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah sifat. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah sifat. Maka sekali sifat tetap sifat, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap sifat. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap sifat, setelah aku ucapkan di depanmu.

Ikhtiar:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah ikhtiar. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah ikhtiar. Maka sekali ikhtiar tetap ikhtiar, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap ikhtiar. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap ikhtiar, setelah aku ucapkan di depanmu.

Takdir:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah takdir. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah takdir. Maka sekali takdir tetap takdir, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap takdir. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap takdir, setelah aku ucapkan di depanmu.

Permulaan:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah permulaan. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah permulaan. Maka sekali permulaan tetap permulaan, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap permulaan. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap permulaan, setelah aku ucapkan di depanmu.

Akhir:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah akhir. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah akhir. Maka sekali akhir tetap akhir, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap akhir. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap akhir, setelah aku ucapkan di depanmu.

Kualitatif:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah kualitatif. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah kualitatif. Maka sekali kualitatif tetap kualitatif, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap kualitatif. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap kualitatif, setelah aku ucapkan di depanmu.

Kuantitatif:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah kuantitatif. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah kuantitatif. Maka sekali kuantitatif tetap kuantitatif, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap kuantitatif. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap kuantitatif, setelah aku ucapkan di depanmu.

Wadah:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah wadah. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah wadah. Maka sekali wadah tetap wadah, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap wadah. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap wadah, setelah aku ucapkan di depanmu.

Isi:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah isi. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah isi. Maka sekali isi tetap isi, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap isi. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap isi, setelah aku ucapkan di depanmu.

Prinsip:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah prinsip. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah prinsip. Maka sekali prinsip tetap prinsip, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap prinsip. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap prinsip, setelah aku ucapkan di depanmu.

Tetap:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah tetap. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah tetap. Maka sekali tetap tetap tetap, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap tetap. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap tetap, setelah aku ucapkan di depanmu.

Logos:
Sudah...sudah..... wahai para tetap. Maafkanlah diriku kalau selama ini engkau anggap diriku telah mengabaikanmu. Ketahuilah bahwa aku tidak bermaksud mengabaikanmu. Aku menyadari bahwa terdapat dirimu bermilyar-milyar jumlahnya. Seperti juga ilmu, dunia, ada, tidak ada, ...dst, maka aku dapat letakkan TETAP itu pada sembarang sifat-sifatku dan juga sifat-sifatmu yang banyaknya bermilyar-milyar juga. Aku tahu bahwa adil tetaplah adil, tidak adil tetaplah tidak adil, hidup tetaplah hidup, mati tetaplah mati, subyek tetaplah subyek, obyek tetaplah obyek, ...walaupun aku tahu mereka semua tetap berubah. Maka aku juga tahu bahwa berubah juga tetap berubah walaupun aku tahu mereka tetap berubah. Maka sebenar-benar tetap adalah tetap absolut, yaitu dzat yang maha Agung, itulah Tuhan YME, beserta ketetapan Nya.

Para tetap:
Tetapi mengapa engkau terkesan mengabaikanku semua dan enggan menghampiriku?

Orang tua berambut putih:
Ketahuilah wahai para tetap. Sebetul-betulnya tidaklah mudah untuk mengetahui dan memahamimu semua. Diperlukan syarat-syarat agar logos itu mampu menjelaskanmu kepada para logos yang lain. Maka untuk memahami tetap sebenarnya diperlukan pemahaman tentang berubah. Ketahuilah bahwa dirimu itu merupakan tempat persembunyia bagi para mitos-mitos. Jika tidak hati-hati maka mitos-mitosmu itu akan melahap semua logos-logos. Itulah sebabnya tidaklah sembarang logos mampu bergaul denganmu. Wahai para tetap, ketahuilah bahwa logos itu juga berada di antara dirimu. yaitu bahwa sekali logos tetap logos. Maka logos itu juga bersifat tetap, walau terdapat perubahan pada dirinya. Hanya logos-logos yang kuat dan tangguhlah yang mampu bergaul denganmu dan menjelaskanmu. Itulah sebabnya mengapa logos terkesan mengabaikanmu, karena dia sebetulnya terancam oleh mitos-mitosmu. Sedangkan sekarang engkau dipersilahkan untuk mengutarakan pendapatmu serta mengenalkan dirimu semua, itu pertanda bahwa silogos itu sudah cukup tangguh bagimu.

80 comments:

  1. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D

    Sulit untuk memahami tetap, Perkataan Orang Tua Berambut Putih "Itulah sebabnya mengapa logos terkesan mengabaikanmu, karena dia sebetulnya terancam oleh mitos-mitosmu", para logos saja merasa terancam dengan para tetap.

    ReplyDelete
  2. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Bagi seorang pencari ilmu tidak ada kata tentang suatu yang tetap. Setiap saat harus melakukan suatu perubahan. Dengan usaha yang luar biasa ia dalam melakukan suatu perubahan. Dan inilah orang-orang yang tidak merugi. Maka sebaliknya orang yang lebih memilih tetap tidak berjalan dan melakukan suatu perubahan apapun. Dimana lebih memilih diam maka merekalah yang merugi itu.

    ReplyDelete
  3. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016
    Jika dipandang dari sisi yang lain, tetap juga berlaku dalam hidup. Ketetapan benar adanya yaitu milik yang Kuasa Allah ta’ala. Manusia sebagai makhluk Allah SWT dilahirkan dan mengalami perubahan dari bayi hingga dewasa tetapi tetaplah makhluk-Nya. Itulah hal yang tetap. Semua yang telah menjadi ketetapan Tuhan maka akan tetap keberadaannya. Kita harus menerima yang tetap itu dengan hati yang ikhlas dan berpikir itu adalah yang terbaik.

    ReplyDelete
  4. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Dalam dunia ini tidak ada sesuatu yang tetap, kekal dan abadi. Waktu terus berputar dan hidup terus berjalan, Dalam kehidupan yang terus dijalani ini senantiasa mengalami perubahan. Perubahan yang terjadi pada diri manusia maupun perubahan yang terjadi di luar diri manusia akan menimbulkan berbagai akibat dari perubahan tersebut, entah itu berakibat baik atau berakibat buruk.

    ReplyDelete
  5. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    ketetapan atau prinsip sebagai pegangan hidup tetaplah diperlukan agar kita tidak mudah terpengaruh dengan perubahan yang sering terjadi terlebih lagi belum diketahui baik buruknya dari perubahan itu.

    ReplyDelete
  6. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Jika dipandang dari sisi yang lain, tetap juga berlaku dalam hidup. Ketetapan benar adanya yaitu milik yang Kuasa Allah ta’ala. Manusia sebagai makhluk Allah SWT dilahirkan dan mengalami perubahan dari bayi hingga dewasa tetapi tetaplah makhluk-Nya. Itulah hal yang tetap. Semua yang telah menjadi ketetapan Tuhan maka akan tetap keberadaannya. Kita harus menerima yang tetap itu dengan hati yang ikhlas dan berpikir itu adalah yang terbaik.

    ReplyDelete
  7. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Apapun yang kita lakukan akan tetap atau berubah bergantung pada tujuannya masing-masing. Untuk menggapai segala sesuatu yang bersifat tetap maka perlu usaha karena sejatinya manusia selalu menginginkan perubahan dalam setiap langkahnya. Manusia selalu merasa cepat bosan maka ia akan melakukan perubahan dalam hidupnya. Perubahan yang terjadi bersifat tetap. Serta ketetapan yang absolut hanyalah milik Allah SWT yang Maha Segalanya.

    ReplyDelete
  8. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Para tetap memang benar. Dinamika kehidupan terjadi, tetapi tetap ada yang tetap. Bahkan banyak, tidak terhitung lagi. Bagaimana dengan para tetap dan berubah yang hidup berdampingan? Ya apa salahnya, toh mereka tak harus bertemu dan berperang dingin. Para tetap akan berada pada tempatnya tersendiri, tetap seperti itu, tetap disana. Biarkan para berubah lalu lalang kesana kemari, tempat mu tidak akan terganti wahai para tetap.

    ReplyDelete
  9. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Sifat dalam filsafat ada dua yaitu tetap dan berubah. Parmenides terkenal sebagai bapak ‘Filsafat Ada’ (Philosophy of to be). Filsafatnya adalah “yang realitas dalam alam ini hanya satu, tidak bergerak dan tidak berubah alias tetap”. Dasar pemikirannya adalah yang ada itu ada, yang mustahil adalah tidak ada. Parmenides tidak mendefinisikan apa yang dimaksud “yang ada”, namun menyebutkan sifat-sifatnya. Menurut Parmenides, “yang ada” itu bersifat meliputi segala sesuatu, tidak bergerak, tidak berubah, dan tidak terhancurkan. Maka sebenar-benar tetap absolut, yaitu Dzat Yang Maha Agung, itulah Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT beserta ketetapan Nya.

    ReplyDelete
  10. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    S2 Pendidikan Matematika A (PM A)

    Tetap dan berubah, adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Dalam hidup, jika ada perubahan, pasti ada hal yang tidak berubah atau tetap. Tetap dalam keadaan yang sama. Bisa tetap baik ataupun tidak baik. akan tetapi, perubahan itu bersifat tetap dan pasti adanya dan perubahan pasti ada. Apa yang berubah belum tentu semua hal berubah. Ada sisi dimana perubahan itu menjadi tetap.
    Begitupun dengan yang lainnya. Namun, hanya ketetapanNya lah yang absolut.

    ReplyDelete
  11. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Ketika berbicara tentang tetap maka kita baru bicara setengah dunia. Sedangkan yang lainnya yaitu yang berubah. Yang tetap itu yang ada pada pikiran, sedangkan hakikat yang tetap itu milik Allah Ta’ala.sifat-sfat tetap itu berada pada logos tertentu.Diperlukan syarat-syarat agar logos itu mampu menjelaskan yang tetap kepada para logos yang lain. Maka untuk memahami tetap sebenarnya diperlukan pemahaman tentang berubah. Tetap itu merupakan tempat persembunyian bagi para mitos-mitos. Jika tidak hati-hati maka mitos-mitos para tetap itu akan melahap semua logos-logos. Itulah sebabnya tidaklah sembarang logos mampu bergaul dengan yang tetap.

    ReplyDelete
  12. Nama : Wisniarti
    NIM : 17709251037
    Kelas : PM B (Pascasarjana)

    "Sebetul-betulnya tidaklah mudah untuk mengetahui dan memahamimu semua. Diperlukan syarat-syarat agar logos itu mampu menjelaskanmu kepada para logos yang lain". Jika dihubungkan dalam kehidupan, suatu ilmu pengetahuan itu dapat disampaikan oleh ilmuan jika sudah ada bukti yang dapat mendukung kebenaran apa yang disampaikan tersebut. Untuk menemukan buka tersebut dibutuhkan usaha-usaha yang lebih dan belajar dari berbagai sumber. Jika kita menyampaikan suatu ilmu tanpa adanya sebuah bukti itu sama halnya kita menyampaikan sesuatu yang belum jelas kebenarannya, maka itulah yang disebut dengan mitos.

    Elegi ini menuntun kita untuk memperbanyak sumber belajar untuk mendapatkan bukti yang dapat mendukung ilmu yang kita pelajari. Sehingga, ketika kita menyampaikan ilmu tersebut kita tidak hanya berpendapat namun ada penguat pendapat kita tersebut. Sehingga yang kita sampaikan bukan hanya sekedar mitos belaka. Selain itu, Elegi ini secara tersirat mengatakan bahwa ilmu yang tetap itu dapat berubah selama terdapat bukti-bukti yang berhubungan dengan ilmu tersebut.

    ReplyDelete
  13. Arung Mega Ratna
    17709251049
    S2 Pend. Matematika C

    Assalamu'alaikum wr.wb.
    Menurut elegi di atas bahwa sebenar-benar tetap adalah tetap absolut, yaitu zat yang maha Agung, itulah Tuhan YME, beserta ketetapan Nya. Sedangkan kan tetap itu sendiri tidaklah mudah mempertahankan ketetapan sifat-sifatnya. Perubahan-perubahan itu pasti ada demi kehidupan yang lebih baik.
    Terima kasih
    Wassalamu'alaikum

    ReplyDelete
  14. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Semua objek baik yang ada maupun yang mungkin ada pasti mengalami perubahan. Yang tetap hanyalah dzat yang mahakuasa, Tuhan YME beserta ketetapan Nya. Untuk memahami tetap kita juga harus memahami berubah. Namun perlu diketahui bahwa yang berubah pun mengalami TETAP dikarenakan sifatnya yang tetap berubah dan yang bersifat tetappun mengalami PERUBAHAN pada dirinya. Maka kita tidak bisa mempertahankan tetap atau berubah karena hal ini akan bermuara dengan lahirnya mitos dan memusnahkan logos.

    ReplyDelete
  15. Metia Novianti
    17709251021
    S2 Pendidikan Matematika A 2017
    “Diperlukan syarat-syarat agar logos itu mampu menjelaskanmu kepada para logos yang lain. Maka untuk memahami tetap sebenarnya diperlukan pemahaman tentang berubah”. Tetap dan berubah merupakan satu kesatuan yang akan terus bersinkronisasi. Untuk menunjukkan suatu ketetapan, diperlukan bukti-bukti kuat. Maka sebenar-benar tetap adalah tetap absolut, yaitu dzat yang maha Agung, itulah Tuhan YME, beserta ketetapan Nya.

    ReplyDelete
  16. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Segala sesuatau adalah yang ada dan yang mungkin ada. Yang kita ketahui hanyalah reduksi dari yang ada dan yang mungkin ada. Maka tidak adalah sesuatu yang benar-benar berubah. Tidak ada sesuatu yang benar-benar tetap, kecuali dzat yang maha Agung, itulah Tuhan YME, beserta ketetapan Nya.

    ReplyDelete
  17. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Tepat Absolut hanya milik Allah beserta ketetapannya. Sehingga kita tidak mungkin mencapai tetap yang absolut itu. Sebenarnya setiap saat apa yang ada di hidup ini selalu mengalami perubahan dan tidak ada yang tetap, itu berarti selalu tetap berubah. Oleh karena itu kita harus selalu tetap berubah untuk berproses menjadi orang yang lebih baik. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  18. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    PPs Pend. Matematika A 2017

    Elegi di atas bercerita bahwa tetap melakukan protes terhadap para logos karena mereka yang seakan mengabaikan para tetap. Namun, sebenarnya para logos memang harus berhati-hati dengan tetap. Karena tetap bisa di maknai bahwa sesuatu akan berhenti berubah. Padahal berhenti itu adalah sebuah mitos yang menghambat sesorang mennggapai logos, atau dengan kata lain, seseorang akan berhenti berpikir karena menganggap sesuatu telah tetap dan tidak akan berubah maka sudah tidak ada yang perlu dipahami.

    ReplyDelete
  19. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Dari elegi di atas mengajarkan kita bahwa semua pasti akan berubah. Sungguh setinggi-tinggi tetap adalah pemilik ketetapan itu sendiri, yaitu tetap absolut, Allah SWT. Perubahan itu perlu untuk mencapai tetap yang baru. Untuk mencapai tetap maka diperlukan syarat-syarat yang dapat diterima oleh yang lainnya. Sama halnya dengan ilmu pengetahuan, semakin maju dan berkembang.

    ReplyDelete
  20. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Mengutip satu kalimat dari postingan di atas, "maka untuk memahami tetap sebenarnya diperlukan pemahaman tentang berubah". Tetap dan berubah adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Berubah adalah hal yang tetap dan suatu yang tetap akan berubah. Contohnya dalam kehidupan, tidak ada hal yang benar-benar tetap. Semuanya akan berubah menjadi lebih baik atau bahkan menjadi lebih buruk. Tetapi berubah ini sendiri adalah suatu ketetapan. Oleh karena itu, kita sebagai hamba Allah SWT hendaknya menjadi seorang yang tetap, tetap berubah untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari.

    ReplyDelete
  21. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Tetap itu sesuatu yang mana kita harus berhati-hati dengannya agar logos-logos tidak termakan oleh mitos-mitos. Kita harus menyadari bahwa jika segala sesuatu itu bersifat tetap termasuk di dalam nya perubahan-perubahan. Maka kita pun harus tetap berubah, berubah untuk menjadi lebih baik. Jangan sampai karena tetap kita diam tanpa mempelajari sesuatu sehingga merubah logos-logos menjadi mitos. Dan sebenar-benar tetap ialah Allah SWT dengan segala ketetapan Nya.

    ReplyDelete
  22. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Segala-gala halnya di dunia ini, yang ada dan mungkin ada pasti mengalami perubahan, yang mungkin ada berubah menjadi ada, yang baru berubah menjadi yang lama seiring berjalannya waktu, segalanya bisa berubah, bahkan diri saya yang sekarang dan diri saya yang satu detik yang lalu pun sudah berbeda karena setiap detiknya segala hal itu berubah.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  23. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Ketetapan yang sebenar-benarnya hanyalah milik Yang Maha Kuasa. tidak ada ciptaan-Nya di dunia ini yang bersifat tetap mutlak. perubahan tersebut tidak dapat kita hindari dan kita kendalikan, yang dapat kita kendalikan hanyalah arah kemana kita akan berubah tersebut. Maka berikhtiar dan berdoalah kita agar walaupun kita berubah, kita berubah menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  24. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Sesungguhnya setiap unsur yang ada di dunia ini tidaklah ada yang tetap. Ketetapan akan santun terhadap ruang dan waktu dimana ia berada. Perubahan itu pasti ada. Bahkan ketetapan yang Tuhan tetapkan masih dapat diubah oleh makhluknya tergantung konsistensi dan keteguhannya. Manusia bisa mengadakan dari yang tidak ada menjadi ada. Namun, pada saatnya nanti Ada yang dibuat oleh tangan manusia akan menjadi tidak ada.

    ReplyDelete
  25. Bahkan yang dibuat oleh Tuhan pun dari yang belum ada menjadi ada. Kemudian dari ada menjadi tidak ada. Hanya satu yang tetap ada dan tidak akan pernah tidak ada yaitu Tuhan. Tuhan itu Ada tetapi tidak akan pernah tidak ada. Tuhan itu kekal. Tuhan itu tetap. Tidak berubah. Sesungguhnya yang berubah adalah ciptaan-Nya.

    ReplyDelete
  26. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Memang banyak unsur yang akan diperoleh dalam mencapai sebuah ketetapan. Tidak hanya unsur yang berkaitan, unsur yang bertolak belakang pun terkadang ikut serta dalam sebuah perjalanan menggapai ketetapan. Namun tergantung keyakinan dan kekuatan niat yang ada dalam diri setiap manusia dalam mencapai ketetapan tersebut.

    ReplyDelete
  27. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Tidak mudah mengetahui sebuah ketetapan atau memahami sifat diri kita masing-masing. Tapi disini saya mendapat gambaran bahwa, saya adalah saya, tidak akan menjadi kamu. Sebuah ketetapan yang sudah di atur Allah SWT. Jadilah diri sendiri, tidak usah berpura-pura hanya untuk menjadi orang lain, namun bukan berarti kita tidak boleh berubah menjadi yang lebih bai, ini sangat dibenarkan. Kita ketahui bahwa adil tetaplah adil, tidak adil tetaplah tidak adil, hidup tetaplah hidup, mati tetaplah mati, subyek tetaplah subyek, obyek tetaplah obyek, walaupun kita tahu semua tetap berubah. Yang sebenar-benarnya tetap secara Absolut yaitu Allah SWT.

    ReplyDelete
  28. Shelly Lubis
    17709251040
    S2 Pend.Matematika B

    Assalamu'alaikum wr.wb

    ketetapan dan perubahan adalah dua hal yang saling bertolak belakang, tapi juga saling berkaitan. jika tidak ada perubahan, maka si tetap tidak akan ada artinya, begitu pula sebaliknya

    ReplyDelete
  29. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Berdasarkan elegi ini sesuatu yang tetap adalah sesuatu yang tidak dapat diubah kembali. Sehingga dalam kesimpulan disampaikan bahwa tetap itu adalah tempat persembunyian para mitos karena kegigihan sesuatu untuk tidak mengalami perubahan dan konsisten pada ketetapannya. Dalam kehidupan manusia, sesuatu yang tetap adalah segala hal yang telah terlewati sampai detik saat setelah kita ucapkan. Jadi, semua takdir yang manusia lewati sampai detik setelah kita ucapkan adalah sebuah ketetapan. Bukankah manusia tidak dapat kembali walau mengulang 1/10 pangkat tak berhingga waktu sekalipun. Ya, tentu saja tidak dapat diulang. Namun, sebaliknya segala sesuatu yang akan ada dan mungkin ada di waktu setelah kita ucapkan dapat mengalami perubahan. Manusia dapat memilih untuk mengubah nasibnya menuju yang baik atau buruk. Allah Azza Wa Jalla telah memberikan arahan pada manusia semesta alam untuk mengubah nasibnya sendiri sesuai firmannya dalam Al-Qur’an surah Ar-Rad : 11.

    ReplyDelete
  30. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Sebelum sesuatu menjadi suatu ketetapan yang tetap, tidak jarang ketetapan tersebut mengalami perubahan. Contohnya pada pemikiran manusia, perubahan pada pemikiran manusia itu terjadi karena manusia sedang menuju tetap. Seperti seseorang yang selalu ingin menjadi dirinya lebih baik, maka seseorang tersebut harus melakukan perubahan-perubahan sehingga dapat menuju ketetapan yang di ridhoi oleh Allah. Meskipun dalam menggapai tetap tidak mudah karena pada diri yang sedang menggapai tetap terdapat mitos-mitos menyelinap yang dapat melahap logos.

    ReplyDelete
  31. Nurika Miftahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Semua orang berhak memiliki prinsip untuk menjadi dirinya sendiri bahkan memang seharusnya demikian agar bisa memiliki karakteristik yang berbeda dengan yang lain. Akan tetapi, apabila kita amati dari elegi menggapai tetap ini setiap perwakilan, yaitu ada, tidak ada, permulaan, awal, akhir, takdir, dan seterusnya, mereka mengatakan bahwa mereka juga mengalami perubahan meskipun mereka tidak menyadari ketika mengatakannya. Dengan demikian, sebenarnya tidak ada yang tetap di dunia ini kecuali perubahan.
    Wassalamu’alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  32. Nurika Miftahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Melanjutkan komentar saya sebelumnya, menjadi diri sendiri merupakan membutuhkan prinsip yang kuat. Kita tidak bisa bergaul begitu saja dengan orang yang kita temui karena jika kita sampai salah bergaul dan dekat dengan orang lain yang belum tentu baik maka kita justru bisa kehilangan jati diri kemudian terbawa arus pergaulan mereka. Dengan demikian kita harus berhati-hati dalam bergaul dan memilih teman. Bukan berarti kita tidak boleh bergaul dengan banyak orang, namun sebelum memulai pergaulan dengan orang baru, sebaiknya kita memperkiat prinsip kita terlebih dahulu sehingga tidak terbawa arus mereka yang dapat membuat kita tersesat. Kawan yang baik akan membawa kita pada perbuatan yang baik, kawan yang buruk akan membawa kita pada hal yang buruk pula.
    Wassalamu’alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  33. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Prof
    Segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada di dunia ini bersifat berubah yang tetap dan tetap yang berubah. Semua itu relatif. Karena sebenar-benar ketetapan hanyalah milik Allah. Bahkan perubahan pun merupakan tetap yaitu tetap dalam perubahan. Terkadang memikirkan sesuatu itu banyak terdapat kontradiksi, namun memang pada kenyataannya benar. Semua itu karena memang manusia penuh dengan kontradiksi. Hal tersebut memberikan pembelajaran kepada kita agar selalu ingat akan posisi dan kodrat manusia. Sehingga senantiasa selalu berusaha dan berdoa untuk menggapai segala sesuatu dalam hidup ini termasuk menggapai tetap.

    ReplyDelete
  34. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Ketetapan dunia ini adalah bahwa segala sesuatunya mengalami perubahan. Tak ada yang dapat mengelak, tak ada yang dapat membantah, karena tak ada yang tak mengalami perubahan. Maka pemahaman tentang ketetapan adalah bahwa perubahan perlu dipahami lebih lanjut.

    ReplyDelete
  35. Indah Purnama Sari
    17701251035
    PEP B 2017

    perubahan itu pasti dan tidak ada pembatahan akan dirinya. nah ketika ada perubahan juga ada ketetapan yang memang harus kita ketahui. itulah kodrat manusia bergerak untuk berubah namun harus terus sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku.

    ReplyDelete
  36. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Setelah membaca ulasan di atas, saya menyadari perubahan apapun yang dilakukan oleh subyek atau obyek sejatinya diharapkan menggapai sifat yang tetap. Saya memaknai tetap di sini adalah suatu hal yang dijalankan secara terus-menerus atau konsisten. Menilik pada diri saya sendiri, sesungguhnya untuk melakukan suatu hal secara konsisten tidaklah mudah. Melawan segala nafsu yang ada. Sungguh ini merupakan tantangan yang harus saya hadapi. Saya merasa tidak sendiri menghadapi itu semua. Saya yakin dengan keberadaan Tuhan yang selalu ada setiap waktu dalam hidup saya. Inilah yang membuat saya semakin yakin Tuhan akan memberikan pertolongan dan bantuan kepada saya dalam menguatkan setiap langkah yang ingin dilakukan. Bantu hamba-Mu ini menuju ibadah yang konsisten dan ingatkan selalu kepada diri ini agar tidak lupa berdoa saat memulai aktivitas yang ingin dilakukan. Terima kasih Prof untuk ulasan di atas. Ulasan yang begitu menarik dan sangat bermanfaat bagi saya dan teman-teman.

    ReplyDelete
  37. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Sesungguhnya di dunia ini tidak ada yang tetap. Segala sesuatunya pasti berubah. Sebuah batu yang kelihatannya diam (tetap) dan tidak berubah, sebenarnya ia juga berubah. Awalnya tidak berdebu, menjadi berdebu. Bukankah itu juga berubah. Jika kita melihat jam dinding, jarum detik akan terus bergerak, itu juga merupakan perubahan. Dalam fisika, suatu kendaraan dengan kecepatan konstan atau percepatan nol sebenarnya hampir tidak pernah bisa terjadi (mustahil). Perubahan kecepatan seperti perlambatan atau percepatan pasti akan terjadi ketika mengendarai sepeda motor atau mobil. Seperti dalam hidup kita, semakin bertambah umur, kita semakin dewasa (perubahan sikap). Semakin tinggi jabatan dan semakin tinggi gaji, membuat semakin banyak asset yang dimiliki (perubahan nasib). Begitulah perubahan selalu terjadi dalam kehidupan manusia. Istilah “Tetap” itu tidak ada dalam kehidupan manusia, kecuali Tetap dalam konteks ketetapan Tuhan / Allah SWT yang sudah pasti absolut (mutlak, tidak berubah-ubah).

    ReplyDelete
  38. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP B 2017

    Assalamu'alaikum war wab
    Sejujurnya saya merasa sulit memahami elegi menggapai tetap pada artikel ini. Begitu banyak faktor-faktor yang mempengaruhinya seperti, logos, ikhtiar, permulaan, prinsip, sifat, bahkan tetap itu sendiri. Berbicara tentang 'tetap' maka lawan katanya yaitu berubah. Tetap juga dapat diartikan sebagai tidak berubah atau konstan atau dalam bahasa Arab istiqomah. Di pikiran saya tetap berkaitan dengan benda mati, sedangkan berubah berkaitan dengan makhluk hidup. Tidak ada makhluk hidup di dunia ini yang tetap, bahkan sepersekian detik saja bisa berubah. Bagi manusia berubah yang menuju kebaikan adalah berubah sesuai ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  39. Latifah Pertamawati
    S2 PM B
    17709251026

    Bismillaah..
    Selain karena tetap adalah sifat identitas tunggalnya masing-masing (ex: manusia adalah manusia terlepas dari perubahan yang terjadi secara terus menerus pada mereka), tetap adalah sifat dari segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada, yaitu 'tetap bersifat relatif'. Segala sesuatu pasti berubah, hal tersebut merupakan ketetapan yang ada pada semua hal yang ada dan yang mungkin ada. Segala sesuatu secara tetap akan berubah. Perubahan tersebut akan terjadi secara berkelanjutan, terus menerus, sehingga perubahan adalah tetap, sifat relatif adalah tetap.

    ReplyDelete
  40. Nama : Syaiful Anwar
    NIM : 17709251044
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr. wb.

    Anggota dari tetap itu sangatlah banyak, tetap dan berubah itu saling mengisi. Tetap dan berubah itu satu pekt lengkap, dan tidak dapat dipisah. Tiadalah tetap apabila tidak ada berubah, dan tiadalah berubah jika tidak ada tetap. Dalam perubahan itu selalu ada tetap dan dalam ketetapan itu selalu berubah. Walaupun tetap itu tempat para mitos bersembunyi, bukan berarti berubah itu luput dari mitos, karena mitos itu tidak tepat antar berubah dan tetapnya.

    Wassalumalaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  41. Muh WIldanul Firdaus
    17709251047
    PPs P.Mat C

    Setiap sifat memiliki ketetapannya, yaitu tetap sifat itu sendiri. Sehingga tetap merupakan identitas dari berbagai sifat. Untuk mengenali tetap, harus ada berubah. karena tiada yang disebut tetap tanpa ada yang berubah. Tetap sangat mungkin menjadi tempat untuk persembunyian yang sangat nyaman bagi para mitos. Karena mitos menyukai hal-hal yang stagnan dan tidak berkembang.

    ReplyDelete
  42. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    P. Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Dalam hidup ini, yang tetap hanyalah masa lalu dan kematian. Dan segala hal selain itu adalah misteri yang hanya akan terjawab oleh waktu. Kita sebagai manusia hanya bisa berusaha dan berdoa agar dikaruniai kehidupan yang baik oleh Allah SWT. Menggapai tetap memahami masa lalu sebagai bagian kehidupan yang telah terjadi. Menggapai tetap tetap adalah menyadari kematian pasti akan terjadi. Menggapai tetap adalah upaya menyadari kuasa Tuhan.

    ReplyDelete
  43. Nurika Miftahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Seseorang yang memiliki pengetahuan yang kuat, ia tidak akan mudah terpengaruh oleh sesuatu yang dapat mengancam pengetahuan atau ilmu yang sudah ia miliki. Ia akan memiliki kegigihan yang yang tetap dalam mempertahankan pendapatnya mengenai suatu ilmu yang ia miliki karena pondasi alasan yang ia miliki juga sangat kuat. Akan tetapi ia akan mudah dipengaruhi ole orang lain apabila pengatahuan yang ia miliki beserta pondasinya tidak kuat. Ia akan terbawa arus kehidupan yang bisa menenggelamkan pada kehancuran. Maka kita sebagai manusia yang senantiasa belajar untuk menuntut ilmu sebaiknya memperkuat posdasi keilmuan kita agar tidak mudah terbawa arus yang dapat menjerumuskan kita.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  44. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Kehidupan terus berjalan, dan selama kehidupan masih berjalan maka masih sangat terbuka untuk perubahan. Peradapan manusia terus mengalami perubahan dan perkembangan, baik aspek sosial, politik, budaya, dsb. Bahkan ilmu pengetahuan pun terus mengalami perubahan dan perkembangan mengikuti perubahan peradaban. Semua hal yang ada du dunia ini pun akan terus berubah, perubahan perubahan akan terus terjadi hingga masa depan. Hal ini merupakan suatu yang tetap bahwa setiap hal akan berubah. Jadi perubahan adalah bagian dari yang tetap. Artinya segala sesuatu di dunia ini sudah ditetapkan akan senantiasa berubah-ubah. Yang harus kita pikirkan adalah bagaimana menghadapinya. Mendekatkan diri kepada Tuhan dan berpegang teguh pada pedoman-Nya, adalah kunci untuk sukses dalam menjalani perubahan yang tetap ini.

    ReplyDelete
  45. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Beruntung saya membaca elegi ini setelah membaca elegi-elegi lain, dan sampai pada kesadaran bahwa menggapai logos artinya senantiasa bersama antara ada-mengada-pengada. Jika ini terhenti, mandeg, maka logos menjadi mitos. Sama halnya dengan menggapai tetap ini. Dalam tetap, banyak tersembunyi mitos-mitos. Saya pribadi terkadang tergoda untuk menetapkan diri pada suatu hal. Ini menjadi hambatan untuk maju. Maka perlulah pribadi menjadi terbuka, senantiasa belajar, dan memegang bahwa perubahan itu bersifat tetap. Tetap berubah berarti dinamis, senantiasa mengembangkan diri, menggapai logos.

    ReplyDelete
  46. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Ternyata perubahan pun memiliki sifat tetap, yaitu tetap berubah. Tetap adalah tempat bersembunyi para mitos karena setiap diri menetap dan tidak beranjak untuk terus berusaha menggapai logos, maka mitos akan muncul. Namun ternyata logos pun bersifat tetap, yakni sekali logos tetaplah logos meskipun terdapat berubahan pada diri logos. Tetap yang tetap adalah ketetapan milik Allah, Tuhan semesta alam.

    ReplyDelete
  47. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017

    Sesungguhnya di dunia ini tidak ada yang tetap. Satu-satunya yang tetap adalah perubahan. Semua hal di dunia ini berubah. Hanya satu yang tetap yaitu perubahan itu sendiri. Satu-satunya yang tidak berubah adalah perubahan itu sendiri. Maka benarlah jika dikatakan bahwa orang yang tetap, tidak bergerak, ia terancam akan dilibas oleh mitos. Ia yang tetap, akan ketinggalan jaman, ia yang tetap, tidak akan laku. Ia yang tetap, akan ditinggalkan. Hal ini dipahami betul dalam dunia industry, sehingga inovasi-inovasi berkembang begitu cepat. Ia tidak ingin dilibas oleh mitos. Jika ia dilibas oleh mitos, ia akan ditinggalkan pelanggan, ia tidak akan laku, dan ujungnya ia akan bangkrut.

    ReplyDelete
  48. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami segala yang ada dan yang mungkinada di dunia ini tidak ada yang kekal. Satu-satunya yang mempunyai sifat tetap dan kekal hanyalah Tuhan Yang Maha Kuasa, Sang Penguasa ruang dan waktu, tidak lain dan tidak bukan Allah SWT. Segala ketetapan dan kehendak-Nya bersifat tetap/absolut/mutlak. Tidak ada satu orang pun yang akan mampu mengubahnya sekalipun dengan mengerahkan segala kemampuan yang dimilikinya. Dengan demikian karena tidak ada yang abadi, kami menyadari bahwa kami harus berusaha sebaik mungkin dan selalu berubah menuju yang lebih baik sesuai dengan dimensi atau ruang dan waktu yang ada pada diri kami saat ini.

    ReplyDelete
  49. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Semuanya bisa berubah, bahkan tetappun bisa berubah yaitu tetap berubah. Yang selalu tetap hanyalah Allah SWT. Dunia ini selalu mengalami perubahan dari masa kemasa. Kita harus tanggap terhadap segala macam perubahan, karena jika tidak maka kita akan terjebak mitos. Berubah menuju yang lebih baik tentunya. Secara kodrati manusia berusaha menggapai tetap namun hakikatnya manusia sedang menggapai tetap walaupun tidak akan bisa tetap sebenar-benarnya dikarenakan adanya prinsip kontradiksi di dunia ini.

    ReplyDelete
  50. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Elegi ini memperbincangkan sesuatu yang tetap berubah. “Ketahuilah bahwa dirimu itu merupakan tempat persembunyia bagi para mitos-mitos. Jika tidak hati-hati maka mitos-mitosmu itu akan melahap semua logos-logos.” Dalam bahasa yang lebih mudah mungkin dapat dianalogikan dengan air yang menggenang akan semakin keruh. Hidup adalah berilmu dan mencari ilmu, mereka tetap namun tetap dalam kebaikan mencari ilmu karena kita tidak mengartikan tetap sebagai diam atau tidak melakukan apapun.

    ReplyDelete
  51. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Allah memiliki ketetapan – ketetapan yang berlaku untuk semua makhluknya. Walau segala sesuatu itu berubah, itu semua sudah masuk dalam ketetapannya. Tidak ada bisa berubah tanpa seijin Allah. Tidak ada yang bersifat tetap kecuali memang Allah yang sudah menetapkannya. Tugas manusia adalah menggapai dan berusaha, tetapi keputusan final tetaplah pada Allah.

    ReplyDelete
  52. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Dalam postingan ini saya dapat merefleksikan bahwa segala yang ada di dunia ini dapat mengalami perubahan atau tidak tetap. Contohnya saja yang paling tampak adalah kemajuan teknolgi yang semakin canggih. Siapa yang mengira sekarang jarak tidak menjadi masalah untuk beromunikasi. Setiap orang mampu berkomunikasi dengan orang lain walaupun berbeda negara ataupun bahasa. Apabila ilmuan penemu teknologi tersbeut dahulu berpikir tetap dan tidak meyakini adanya perubahan, maka tentu saja dia akan berikir tetap bahwa hanya menggunakan surat yang dikirim merpati saja dia dapat berkomunikasi dengan orang lain. Namun ilmuan tersebut tidak berpikir demikian, dia mau berpikir tidak tetap untuk membuat teknologi komunikasi.

    ReplyDelete
  53. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Ada tetap karena ada berubah. Ada ketetapan karena ada perubahan. Tidak selamanya perubahan itu bagus, dan tidak selamanya tetap itu bagus. Perubahan diperlukan jika menuju hal yang lebih baik. Jika perubahan menuju hal lebih jelek maka tetap akan lebih baik

    ReplyDelete
  54. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Dalam hidup ada hal yang tetap, ada pula yang berubah. Dalam diri manusia sendiri ada yang tetap, ada pula yang berubah. Yang berubah misalnya umur , tinggi dan berat badan, pikiran , kedewasaan, pengalaman, ilmu dan seterusnya. Yang tetap adalah perubahan itu sendiri. Artinya selama di dunia manusia akan terus dan tetap mengalami perubahan. Sebenar-benar tetap hanyalah milik Allah.

    ReplyDelete
  55. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Tetap sebenarnya milik Allah SWT dan segala sesuatu yang bersentuhan dengan dimensi ruang dan waktu itu berubah maka dengan berlandaskan iman dan takwa kita harus pintar pintar menyikapi segala hal yang berubah di dalam hidup kita sehingga pesan dan makna akan lebih masuk dalam hati kita. Karena dunia ini dalah fana tidak kekal abadi. Sehingga sesuatu yang masih berhubungan dengan kehidupan adalah berubah dan berkembang. Disadari atau tidak bahwa dalam setiap waktu itu manusia selalau berubah dan berkembang serta berproses sesuai dengan apa yang menjadi tujuan hidup dalam perencanaannya. Untuk diketahui bahwa yang tetap dan pasti akan terjadi adalah kematian. Serta hukum Allah yang bersifat tetap. Karena dalam kehidupannya ini jika kita ingin tetap maka pada itu juga kita harus berubah.

    ReplyDelete
  56. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052

    Kontradiksi antara tesis dan anti-tesis menjadi landasan dalam menggapai tetap. Sesuatu dikatakan tetapjika sebelumnya dia mengalami berubah. Artinya sebenar-benar sesuatu telah menggapai tetap, maka ada proses, usaha yang berubah-ubah menrut ruang dan waktunya.Logos pun masih dalam proses menggapai tetap, karena masih sering berubah menurut ruang dan waktu

    ReplyDelete
  57. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052

    Dalam usaha menggapai tetap, maka terdapat berbagai persyaratan yang harus dipenuhi. Kriteria yang ketat memberikan peluang kecil bagi lolos untuk menggapai tetap. Lebih gampangnya, kita sendiri, tetap jika dimaksudkan sebagai kondisi nyaman, maka kita tidak akan pernah menncapainya, karena dalam kenyamanan masih ada rasa sakit yang datang tibat tiba.

    ReplyDelete
  58. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 PMat C 2017

    Sehebat-hebatnya manusia tidaklah mampu untuk mengetahui dan memahami segala yang ada di dunia dan seisinya ini. Diperlukan logos untuk dapat memahainya dan logos manusia itu terbatas. Disamping keterbatasan logos yang dimiliki oleh manusia, pada diri manusia juga terdapat mitos-mitos yang mana mitos tersebut dapat melalap logos apabila tidak berhati-hati. Hanya logos yang tangguhlah yang tidak dapat dilalap oleh mitos

    ReplyDelete
  59. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 PMat C 2017

    Sebagai tambahan, Yang Absolut dan Tetap tentu saja Sang Pencipta. Ketika Sifat tetap turun ke dunia tentu saja akan lain. Tetap itu terletak pada objek itu sendiri. Sebagai contoh diriku ini walau bertambah tua, bertambah hitam, atau menjadi botak tetaplah itu diriku dan tak mungkin menjadi dirimu. Diriku tetap diriku walau sifat-sifat fisikku berubah. Tetap itu pada objeknya dan tidak terikat ruang dan waktu. Namun tetap juga harus diwaspadai mengingat jika tetap itu adalah pola pikir kita atau dalam bahasa lainnya telah berhenti maka itu akan menjadi mitos. Tetap yang seperti inilah yang harus dihindari.

    ReplyDelete
  60. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Dari elegi di atas, saya memahami bahwa segala yang ada dan yang mungkin ada memiliki sifat tetap. Bahkan perubahan pun juga bersifat tetap yakni tetap berubah. Semua yang bersifat tetap bukanlah murni tetap, karena menurut saya di dunia ini tidak ada yang tetap. Bayangkan saja, jika saya tetap seperti ini, berhenti berpikir, maka tidak akan pernah sampai saya menggapai logos, dan akan termakan oleh mitos. Jika saya tetap belajar, tetap belajar, tetap membaca elegi bapak, tetap membuka pikiran, maka ketetapan itu yang akan membawa saya menggapai logos. Jadi hermeneutika tetap dapat bermakna menjadi ratusan bahkan jutaan arti yang beragam sesuai ruang dan waktu yang mengikatnya. Namun, sebagai orang yang beriman tentu kita selalu tahu dan percaya bahwa ketetapan yang absolut adalah ketetapan Allah swt, Tuhan Seluruh Alam. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  61. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Semua unsur didunia ini harus saling menghargai, mengetahui sifat masing-masing, supaya tahu bahwa tidak ada yang berdiri sendiri. Setiap unsur saling membutuhkan, menguatkan, dan saling memberikan makna. Begitupun dengan “tetap”. Tetap akan bermakna karena adanya berubah. Apabila salah satu dari unsur tersebut tidak ada, maka belum tentu akan ada yang lainnya.

    ReplyDelete
  62. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Sebagai tambahan, tetap merupakan bagian dari berubah, begitu pula sebaliknya. Setiap sesuatu bersifat tetap namun sesuatu itu berubah menurut ruang dan waktu. Diriku adalah tetap diriku meski telah berubah seiring waktu. Negara Indonesia tetap Indonesia meski telah berpindah dari zaman penjajahan ke zaman kemerdekaan. Telah ada perubahan zaman, namun Indonesia masih tetap Indonesia. Sesuatu yang tetap sifat-sifatnya ada dalam pikiran sesuai dengan paham idealis.

    ReplyDelete
  63. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Segala sesuatu di dunia ini tidak ada satupun yang bersifat tetap. Yang mempunyai sifat tetap itu hanyalah Sang Penguasa ruang dan waktu yaitu Allah SWT. Semua ketetapan-Nya bersifat tetap. Bahwa kelahiran, rizki, dan kematian yang sudah ditetapkan-Nya itulah sebenar-benarnya contoh yang tetap.
    Yang tetap adalah perubahan yang harus dilakukan waktu ke waktu menuju keadaan yang lebih baik. Maka dari itu, perubahan juga bersifat tetap, tetap berubah. Perubahan harus tetap dilakukan guna mencapai pengetahuan untuk menuju kebaikan dan kebenaran.

    ReplyDelete
  64. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Selama kita masih terikat oleh ruang dan waktu, maka kita akan terus mengalami perubahan. Maka dari itu ketetapan yang ada di bumi mengalami perubahan. Ilmu pengetahuan yang dimiliki manusia untuk berusaha konsisten, walaupun tidak sepenuhnya tetap. Karena ketetapan mutlak hanyalah milik Tuhan.

    ReplyDelete
  65. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Dari legi diatas pelajaran yang dapat kita ambil adalah tidak satupun hal didunia ini yang bersifta tetap. Segala bisa berubah sesuai ruang dan waktunya. Satu-satunya hal yang tidak berubah adalah Allah SWT sang pencipta alam semesta. Maka harus dipahami bahwa tiadalah yang abadi di dunia ini. Semuanya akan berubah/tiada pada waktu nya.

    ReplyDelete
  66. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Tetap artinya tidak mengalami perubahan. Semua yang ada di dunia selalu mengalami perubahan, tidak ada yang tetap kecuali hanya Allah SWT. Tidak ada manusia yang akan tetap sama selama berpuluh-puluh tahun, tapi Allah SWT akan tetap sama dari awal hingga akhir zaman, tetap satu, tetap kuasa,…
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  67. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Ketika ada kata tetao, maka ada juga yang namya berubah. Dengan mengetahui apa itu berubah yang sesungguhnya akan membantu seseorang memahami hakikat dari ketetapan sesuatu. Menggapai sebuah ketetapan dalam hidup itu tidak mudah karena ketetapan itu memang membutuhkan banyak sekali proses untuk menjadi tetap yang memang sesuai dengan hakikatnya.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  68. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Tatkala membaca secara runtut mengenai artikel ini penulis dapat pahami, bahwa seseorang menjadi ada –di sini dicontohkan sebagai sosok pengajar, maka kita harus ada unsur pendukung lainnya. Tatkala kita telah melakukan sebuah kecurangan, maka ada pada diri kita harus tersisihkan. Dengan kata lain, tindakan yang harus kita kerjakan dalam “mengada” dalam diri kita harus bersifat jujur. Jujur dalam segahal hal, tatkala ini bisa berjalan maka plagiat atau pemalsuan dalam bentuk apapun.

    ReplyDelete
  69. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Sikap ini harus dimiliki oleh mereka yang dianggap sebagai orang pembimbing, sebab mereka merupakan sebuah contoh sederhana bagi yang dibimbing. Kita akan mengamini bahwa, guru kecing berdiri maka murid kencing lari. Tatkala guru sudah bersikap tidak baik, maka murid akan melampaui apa yang dilakukan oleh gurunya.

    ReplyDelete
  70. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    Sesuatu yang tepat itu merupakan sesuatu yang mungkin ada jika terjadi sesuai dengan perkiraan yang kita inginkan. Bagi orang lain, ketepatan apa yang ada bagi kita itu merupakan sesuatu yang mungkin ada bagi mereka.menggapai sesuatu dengan tepat akan memuaskan keinginan yang di impikan.

    ReplyDelete
  71. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Dari elegi menggapai tetap, yang menjadi pemikiran saya yaitu untuk menggapai suatu ketetapan hati, ketetapan pemikiran, dan ketetapan akhlak itu semua dimulai dari suatu perubahan yang menjadikannya tetap pada titik puncak dirinya merasa paling tinggi karena suatu ketetapan tidak mampu dicapai tanpa suatu perubahan.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  72. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    untuk mengetahui sejatinya sesuatu ketetapan, kita hanya berusaha mendekati tetap, karena kalau kita tidak cermat dan waspada, ketika kita menemukan sesuatu baru dan yakin itu suatu ketetapan, maka kita terjebak dalam mitos kita, kita terbujuk rayu dengan kesombongan karena mungkin nanti juga muncul ide lain yang mungkin bisa membantah kita.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  73. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Dari elegi menggapai tetap, memang banyak unsur yang akan diperoleh dalam mencapai sebuah ketetapan. Tidak hanya unsur yang berkaitan, unsur yang bertolak belakang pun terkadang ikut serta dalam sebuah perjalanan menggapai ketetapan. Namun tergantung keyakinan dan kekuatan niat yang ada dalam diri setiap manusia dalam mencapai ketetapan tersebut.

    ReplyDelete
  74. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Dalam kehidupan ini ada begitu banya arti tetap. Tetap dapat diartikan sebagai ibadah yang tetap konsisten, tetap konsisten melakukan kebaikan, tetap konsisten menuntut ilmu dan tetap yang lainnya. Mempertahankan tetap itu bukanlah hal yang mudah. Misalnya tetap konsisten dalam kebaikan. Itu bukanlah hal yang mudah, karena banyak sekali godaan yang ada dalam kehidupan ini. Di dunia ini pasti tidak ada satupun orang yang mampu tetap konsisten dalam kepaikan. Hal itu karena manusia itu penuh keterbatasan, sehingga pasti pernah walaupun hanya setitik melakukan keburukan. Oleh karena itu tetap yang kekal hanyalah ketetapan milik Allah semata. Terimaksih

    ReplyDelete
  75. Finda Ayu Annisa
    15301241024
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Didunia ini didalam kehidupan pasti adanya perubahan. Perubahan yang terjadi pasti adanya. Manusia sekali melakukan perubahan maka dia akan tetap berubah. Perubahan yang terjadi di dalam diri kita bersifat tetap. Perubahan tetaplah perubahan. Seseorang harus tetap konsisten dalam menjalankan kebaikan. Banyak sekali godaan yang muncul. Maka untuk mempertahankan tetap konsisten sangatlah susah. Tapi kita sebagai manusia sejatinya harus tetap menjalakan kebaikan di dalam kehidupan ini secara konsisten karena itu merupakan kewajiban kita sebagai manusia.
    Terimakasih

    ReplyDelete
  76. Yuni Pratiwi
    15301241005
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Tetap, maka sekali tetap tetap tetap, walaupun mengalami perubahan tapi perubahan itu ketetapan tetap. Ini berarti bahwa semua bisa berubah, bahkan tetappun bisa berubah yaitu tetap berubah. Yang selalu tetap hanyalah Allah SWT. Tepat adalah tempat sembunyi para mitos karena setiap diri menetap dan tidak beranjak untuk terus berusaha menggapai logos, maka mitos akan muncul. Maka kita harus selalu tanggap dengan segala perubahan, karena jika tidak maka kita akan terjebak dalam mitos.

    ReplyDelete
  77. Monica Ansella
    15301241008
    Si Pendidikan Matematika I 2015

    Wah, baru ini saya mengetahui bahwa di dalam perubahan ternyata ada unsur tetap, yaitu tetap berubah. Terima kasih Prof untuk hal ini, menyadarkan saya tentang ketetapan dalam perubahan.

    Berbicara tentang tetap, jika manusia menetap pada sesuatu, dalam artian bersifat saklek, bukankah pada akhirnya manusia itu akan ditinggalkan? Dunia juga menetap, tetapi menetap pada perubahan. Jika kita tidak ikut menetap pada perubahan (yang positif) itu, bagaimana orang lain mampu menetap pada kita?

    ReplyDelete
  78. Monica Ansella
    15301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Dari elegi ini, sesuatu yang saya peroleh adalah manusia sebaiknya bersifat fleksibel atau mampu menetapkan dirinya pada hal-hal yang berubah. Menurut saya, semua hal di dunia ini tetap berubah. Apabila kita menetap pada suatu titik yang sama dan titik tersebut tidak berubah, akan mampukah kita menghadapi dunia? Bukankah lebih baik jika manusia juga mengikuti perubahan dunia yang tetap itu sehingga sebuah sinergi antara manusia dan dunia dapat tercipta?

    ReplyDelete
  79. Aji Pangestu
    15301241009
    S1-Pendidikan Matematika I 2015

    Dari elegi tersebut, saya menyimpulkan bahwa tetap yang mutlak hanyalah ketetapan Allah SWT. Ketetapan manusia masih bersifat fleksibel dan berubah-ubah.

    ReplyDelete