Jul 31, 2010

Elegi Menggapai Tetap

Oleh Marsigit

Logos:
Aku sedang melihat gejolak. Apa gerangan? Oh rupa-rupanya mereka sudah berkerumun ingin menemuiku. Kalau tidak salah, walaupun banyak dan bermacam-macam, aku bisa mengenalinya. Mereka adalah para TETAP. Wahai para tetap, aku bisa menduga bahwa kedatanganmu kemari itu pasti karena ulah para BERUBAH. Aku memang telah menulis obrolan filsafat dimana hidup subur dan makmur para berubah itu. Maka silahkan aku perkenankan engkau menyampaikan keluhanmu masing-masing kepadaku.



Perubahan:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah perubahan. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa tiadalah sesuatu di dunia ini tidak berubah? Maka perubahan itu adalah pasti adanya. Sekali berubah tetap berubah, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa perubahan itu bersifat tetap. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap perubahan, setelah aku ucapkan di depanmu.

Ada:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah ada. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah ada. Maka sekali ada tetap ada, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap ada. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap ada, setelah aku ucapkan di depanmu.

Tidak ada:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah tidak ada. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah tidak ada. Maka sekali tidak ada maka tetap tidak ada, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap tidak ada. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap tidak ada, setelah aku ucapkan di depanmu.

Sifat:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah sifat. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah sifat. Maka sekali sifat tetap sifat, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap sifat. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap sifat, setelah aku ucapkan di depanmu.

Ikhtiar:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah ikhtiar. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah ikhtiar. Maka sekali ikhtiar tetap ikhtiar, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap ikhtiar. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap ikhtiar, setelah aku ucapkan di depanmu.

Takdir:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah takdir. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah takdir. Maka sekali takdir tetap takdir, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap takdir. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap takdir, setelah aku ucapkan di depanmu.

Permulaan:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah permulaan. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah permulaan. Maka sekali permulaan tetap permulaan, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap permulaan. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap permulaan, setelah aku ucapkan di depanmu.

Akhir:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah akhir. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah akhir. Maka sekali akhir tetap akhir, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap akhir. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap akhir, setelah aku ucapkan di depanmu.

Kualitatif:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah kualitatif. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah kualitatif. Maka sekali kualitatif tetap kualitatif, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap kualitatif. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap kualitatif, setelah aku ucapkan di depanmu.

Kuantitatif:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah kuantitatif. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah kuantitatif. Maka sekali kuantitatif tetap kuantitatif, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap kuantitatif. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap kuantitatif, setelah aku ucapkan di depanmu.

Wadah:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah wadah. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah wadah. Maka sekali wadah tetap wadah, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap wadah. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap wadah, setelah aku ucapkan di depanmu.

Isi:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah isi. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah isi. Maka sekali isi tetap isi, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap isi. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap isi, setelah aku ucapkan di depanmu.

Prinsip:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah prinsip. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah prinsip. Maka sekali prinsip tetap prinsip, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap prinsip. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap prinsip, setelah aku ucapkan di depanmu.

Tetap:
Wahai logos, kenalkanlah diriku adalah tetap. Aku mewakili teman-temanku semua. Pada gilirannya mereka juga akan menyampaikan sendiri permasalahan mereka kepadamu. Ketahuilah bahwa selama ini aku merasa diabaikan. Bukankah engkau tahu bahwa engkau tidak pernah bisa mengatakan tidak untukku. Aku adalah tetap. Maka sekali tetap tetap tetap, walaupun aku mengalami perubahan. Itulah ketetapanku, bahwa aku bersifat tetap. Yaitu tetap tetap. Maka sebenar-benar diriku adalah tetap tetap, setelah aku ucapkan di depanmu.

Logos:
Sudah...sudah..... wahai para tetap. Maafkanlah diriku kalau selama ini engkau anggap diriku telah mengabaikanmu. Ketahuilah bahwa aku tidak bermaksud mengabaikanmu. Aku menyadari bahwa terdapat dirimu bermilyar-milyar jumlahnya. Seperti juga ilmu, dunia, ada, tidak ada, ...dst, maka aku dapat letakkan TETAP itu pada sembarang sifat-sifatku dan juga sifat-sifatmu yang banyaknya bermilyar-milyar juga. Aku tahu bahwa adil tetaplah adil, tidak adil tetaplah tidak adil, hidup tetaplah hidup, mati tetaplah mati, subyek tetaplah subyek, obyek tetaplah obyek, ...walaupun aku tahu mereka semua tetap berubah. Maka aku juga tahu bahwa berubah juga tetap berubah walaupun aku tahu mereka tetap berubah. Maka sebenar-benar tetap adalah tetap absolut, yaitu dzat yang maha Agung, itulah Tuhan YME, beserta ketetapan Nya.

Para tetap:
Tetapi mengapa engkau terkesan mengabaikanku semua dan enggan menghampiriku?

Orang tua berambut putih:
Ketahuilah wahai para tetap. Sebetul-betulnya tidaklah mudah untuk mengetahui dan memahamimu semua. Diperlukan syarat-syarat agar logos itu mampu menjelaskanmu kepada para logos yang lain. Maka untuk memahami tetap sebenarnya diperlukan pemahaman tentang berubah. Ketahuilah bahwa dirimu itu merupakan tempat persembunyia bagi para mitos-mitos. Jika tidak hati-hati maka mitos-mitosmu itu akan melahap semua logos-logos. Itulah sebabnya tidaklah sembarang logos mampu bergaul denganmu. Wahai para tetap, ketahuilah bahwa logos itu juga berada di antara dirimu. yaitu bahwa sekali logos tetap logos. Maka logos itu juga bersifat tetap, walau terdapat perubahan pada dirinya. Hanya logos-logos yang kuat dan tangguhlah yang mampu bergaul denganmu dan menjelaskanmu. Itulah sebabnya mengapa logos terkesan mengabaikanmu, karena dia sebetulnya terancam oleh mitos-mitosmu. Sedangkan sekarang engkau dipersilahkan untuk mengutarakan pendapatmu serta mengenalkan dirimu semua, itu pertanda bahwa silogos itu sudah cukup tangguh bagimu.

33 comments:

  1. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Alloh memiliki ketetapan – ketetapan yang berlaku untuk semua makhluknya. Walau segala sesuatu itu berubah, itu semua sudah masuk dalam ketetapannya. Tidak ada bisa berubah tanpa seijin Alloh. Tidak ada yang bersifat tetap kecuali memang Alloh yang sudah menetapkannya. Tugas manusia adalah menggapai dan berusaha, tetapi keputusan final tetaplah pada Alloh.

    ReplyDelete
  2. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016 (S2)
    Hidup adalah tetap di dalam perubahan dan berubah di dalam ketetapan. Misalnya adalah hal yang salah jika seorang wanita mengatakan “meskipun aku sudah menjadi istrimu, tapi aku masih teringat mantanku”. Seperti itulah hidup, karena jika tidak maka itu bukanlah hidup. Hidup itu mengalami pergeseran, karena itulah pentingnya manusia menjadi lupa. Dalam filsafat tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah, Benar adalah yang sesuai dengan ruang dan waktu, sedangkan Salah adalah tidak sesuai dengan ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  3. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016 (S2)
    Hidup adalah tetap di dalam perubahan dan berubah di dalam ketetapan. Misalnya adalah hal yang salah jika seorang wanita mengatakan “meskipun aku sudah menjadi istrimu, tapi aku masih teringat mantanku”. Seperti itulah hidup, karena jika tidak maka itu bukanlah hidup. Hidup itu mengalami pergeseran, karena itulah pentingnya manusia menjadi lupa. Dalam filsafat tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah, Benar adalah yang sesuai dengan ruang dan waktu, sedangkan Salah adalah tidak sesuai dengan ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  4. Fatmawati
    16709251071
    S2 PM.D 2016
    Tetap adalah tidak berubah. Maka menggapai tetap adalah sekali tetap, tetap tetap. Para tetap melakukan protes kepada logos. Mereka mempertanyakan, mengapa logos sering mengabaikan tetap?. Jika tetap diartikan tidak berubah, maka sifat tetap tidak terlalu pas untuk logos. Karena, jika logos diartikan sebagai ilmu, maka ilmu itu selalu berubah, dinamis, dan berkembang. Oleh karena itu, hanya logos yang kuat dan tangguh yang dapat bergaul dengan tetap. Walaupun demikian, pada dasarnya logos ada sisi tetapnya, yaitu tetap berubah, dinamis, dan berkembang. Karena pada dasarnya lagi, setiap sesuatu yang berubah dan berkembang pasti sisi ketetapan atau mempertahankan posisinya atau peranannya.

    ReplyDelete
  5. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Berdasarkan elegi ini, pada dasarnya segala sesuatu di dunia ini bersifat tetap. Temasuk perubahan itu sendiri, Sekali berubah, tetap berubah, sehingga perubahan pun juga bisa bersifat tetap. Namun, segala yg di dunia bersifat relatif, termasuk tetap. Tetap absolut hanyalah Dzat Yang Maha Agung, itulah Allah, beserta segala ketetapan Nya.

    ReplyDelete
  6. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Tidak ada didunia ini yang tetap apalagi abadi karena semua yang ada didunia pasti akan berubah. seperti yang disampaikan oleh prof marsigit pada elegi yang lain yaitu Logos, Perubahan, Ada, Tidak ada, Sifat, Ikhtiar, Takdir, Permulaan, Akhir, Kualitatif, Kuantitatif, Wadah, Isi, dan Prinsip, semua itu adalah tetap. Namun, masing-masing dari mereka mengalami perubahan, karena perubahan sendiri bersifat tetap. Dan sebenar-benar tetap adalah tetap absolut, yaitu dzat yang maha Agung, itulah Tuhan YME, beserta ketetapan Nya.

    ReplyDelete
  7. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    ketetapan hanyalah milik Tuhan YME, karena segala sesuatu itu pasti akan berubah sesuai dengan perkembangan zaman, maka dari waktu ke waktu tidak ada sesuatu apapun yang sesuai dengan keadaan mulanya,. bisa jadi dia tetap berada disitu, tapi apa yang ada didalamnya sudah tidak lagi akan sama. ibarat kata aku yang sekarang sudah bebeda dengan aku yang 1 menit lalu.

    ReplyDelete
  8. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Untuk menggapai tetap, logos perlu memenuhi banyak kriteria. Sehingga hanya logos tertentu yang mampu menggapai tetap.
    Untuk menggapai tetap banyak hal yang harus dipahami betul-betul, untuk memahaminya pun kita harus memahami tentang berubah.
    Dua hal ini saling berhubungan.

    ReplyDelete
  9. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu'alaikum. Ada tetap karena ada berubah. Ada ketetapan karena ada perubahan. Tidak selamanya perubahan itu bagus, dan tidak selamanya tetap itu bagus. Perubahan diperlukan jika menuju hal yang lebih baik. Jika perubahan menuju hal lebih jelek maka tetap akan lebih baik.

    ReplyDelete
  10. Jeanete Nenabu
    15709251004
    PPS PMAT D

    Ketetapan hati ataupun segala sesuatu di dunia ini pasti mengalami perubahan. Namun, perubahan itu bukan berarti menghilangkan yang ada tersebut, yang ada akan tetap ada, perubahan itu hanya membuat hal yang ada menjadi lebih kompleks. Maka seperti yang disampaikan oleh elegi, yang ada akan tetap ada, meskipun yang ada mengalami perubahan.

    ReplyDelete
  11. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Suatu perubahan akan berakibat tetap dan tidak tetap. Jelas semua yang ada di kehidupan ini pasti akan berubah. Contoh sederhana adalah organ – prgan di tubuh ini akan berubah dengan meregenarasi sel tubuh, namun yang terlihat adalah tetap, padahal terdapat perubahan yang tak tampak. Contoh lainnya adalah dapat dibandingkan Indonesia 10 tahun yang lalu dan sekarang. Sebanyak apa perubahan yang telah terlihat?

    ReplyDelete
  12. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillaah...
    Hanya ketetapan Allah yang bersifat absolut, maka manusia hanya bisa berusaha dalam menggapai ketetapan itu agar sesuai dengan yang ditetapkan oleh Allah. Manusia yang memiliki pengetahuan yang tinggi belumlah mampu untuk mengetahui dan memahami segala yang ada dan yang mungkin ada di dunia ini. Karena pengetahuan manusia itu terbatas. Maka diperlukan pengetahuan yang dibarengi dengan keimanan dan keikhlsan hati.

    ReplyDelete
  13. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Memandang tetap haruslah tidak buta atas perubahan ruang dan waktu. Tidak butah akan bentuk, tidak buta dengan model. Ketetapan masih melekat pada dirinya walau dari sudut pandang ruang dan waktu. Sehingga Manusia janganlah buta dengan bentuk, karena dalam bentuk tersebut ada ketetapan yang tak akan berubah akibat perubahan runag dan waktu.

    ReplyDelete
  14. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Dari elegi diatas saya dapat mengambil hikmah bahwa sesungguhnya sesuatu itu pada hakekatnya akan tetap, sekuat apapun dia mencoba untuk merubah maka hakikatnya tidak akan pernah berubah. Karena hakekat tidak pernah berubah maka diperlukan keseimbangan atau harmoni dalam kehidupan sehingga dengan adanya harmoni kita akan bisa bergaul atau beradaptasi dengan yang lain.

    ReplyDelete
  15. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Tetap merupakan sifat penting yang mendasari suatu sifat. Sifat dapat dikatakan benar-benar sifat itu karena dia bersifat tetap. Tetap dapat menjerumuskan juga jika penggunaannya tercampur dengan kesombongan sehingga tidak mampu menyesuaikan dengan keadaan yang sedang terjadi. Jika sudah demikian, munculah mitos-mitos yang lahir dari ke-tidakmau-an sifat tersebut untuk berubah. Karenanya, kita juga harus memiliki sifat dinamis, atau tidak tetap. Hal ini dapat melengkapi tetap yang sesuai dengan ruang dan waktu. Tetap yang sesuai dengan ruang dan waktunya adalah tetap yang dinamis. Sehingga kita tidak akan termakan mitos-mitos. Meskipun tetap selalu bertahan, tetapi tidak meungkiri adanya perubahan. Dengan kata lain, tetap dapat kita sebut prinsip, namun prinsip akan selalu mengikuti ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  16. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Ada tetap, ada juga berubah. Kedua hal tersebut seakan – akan saling beriringan. Logos bersifat tetap walaupun ada perubahan dalam dirinya, maka sebenar – benar hidup adalah mencapai logos. Tujuan hidup manusia dapat diarahkan untuk mencapai logosnya dan mengabaikan mitos. Jangan sampai terjebak ke dalam mitos – mitos. Maka segala yang tetap menurut tiap orang juga berbeda, tetapi segala ketetapan yang sifatnya benar – benar tetap hanyalah milik Tuhan.

    ReplyDelete
  17. Aditya Raenda A
    14301241036
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Ketetapan seharusnya bersifat tetap tidak berubah. Namun didalam kehidupan ketatapan dapat berubah bergantung pada dimensi ruang dan waktu. Berubahnya ketetapan haruslah melibatkan banyak orang yang akan menjalani ketetapan tersebut. Ketetapan yang tidak dapat dirubah hanyalah ketatapan milik Allah SWT dan ketetapan Allah adalah ketepan yang terbaik.

    ReplyDelete
  18. Yuni Astuti
    14301241035
    Pendidikan Matematika A 2014
    Berdasarkan elegi di atas, segala hal di di dunia memiliki sifat tetap. Selain ada tetap, ada juga yang namanya perubahan atau berubah. Segala hal pun juga mengalami perubahan, meski begitu segala hal tersebut tetap lah menjadi dirinya sendiri. Maka perubahan itu sendiri juga merupakan suatu ketetapan.

    ReplyDelete
  19. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Yang ada akan tetap ada walaupun berubah. tetapi yang tidak ada akan tetap tidak ada walau di ada adakan, dan kita tidak boleh tertutup akan perubahan ruang dan waktu. karena sesungguhnya yang ada akan tetap ada dan dapat berubah mengikuti perkembangan zaman yang berubah dengan adanya ruang dan waktu yang berubah.

    ReplyDelete
  20. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Menurut elegi di atas, sebenar-benarnya tetap adalah tetap absolut, yaitu zat yang maha Agung, itulah Tuhan YME, beserta ketetapan-Nya. Namun, tidaklah mudah mempertahankan ketetapan sifat-sifat dari tetap itu sendiri. Perubahan-perubahan itu pasti ada demi kehidupan yang lebih baik.

    ReplyDelete
  21. DIKY SETYA HERNANDA
    14301241043
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Elegi di atas menceritakan tentang ketetapan yang ada di dunia ini. Ketetapan adalah ada, namun juga ada perubahan, dimana perubahan tersebut bertujuan untuk menuju ketetapan yang lebih baik. Ketetapan yang absolut dan terbaik hanyalah milik Allah SWT.

    ReplyDelete
  22. Nurrita Sabrina
    14301244010
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam hidup akan ada ketetapan-ketetapan. Ketetapan ini ada yang dapat berubah dan tidak. Ketetapan yang dapat di ubah ini tergantung dengan usaha dari setiap orang.

    ReplyDelete
  23. Hyldha Wafda Mufida
    14301241026
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Tetap adalah mutlak. Tidak ada yang bisa menandingi apa yang sudah ditetapkan oleh Tuhan. Lalu, apakah manusia tidak boleh mendefinisikan tetap? tentu saja boleh. Akan tetapi berhati-hatilah dalam memberikan definisi terhadap sesuatu, karna itu yang akan mempengaruhi pikiranmu dan menjadi perbuatanmu. jangan sampai ketetapan yang kita punya melebihi percayanya kita terhadap ketetapanNya.

    ReplyDelete
  24. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Yang tetap sesungguhnya akan berubah. entah perlahan atau cepat. entah karena pengaruh dari luar atau dari dalam. manusia selalu tumbuh artinya mereka berubah. manusia selalu berkembang entah pikiran atau lainnya. artinya manusia selalu tumbuh walaupun sedikit demi sedikit. entah ilmu atau sikap. dan semoga tumbuh dalam hal kebaikan.

    ReplyDelete
  25. Assalamu’alaikum wr wb
    Dwi Kawuryani
    14301241049 (S1 Pendidikan Matematika I 2014)
    Seperti yang terdapat dalam elegi-elegi sebelumnya, bahwa tetap yang dibicarakan oleh manusia selama ini adalah tetap yang bersifat relative karena tepat yang benar-benar tetap hanyalah milik Tuhan. Maka makna dari tepat yang kita anggap benar-benar tetap adalah tetap yang benar tetap sesuai dengan dimensi waktu dan ruang yang sedang ada.
    Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum wr wb

    ReplyDelete
  26. Desinta Armiani
    14301241041
    S1 Pend Matematika A 2014

    Ketetapan yang hakiki hanya milik Allah SWT. Tetap menurut manusia adalah relatif dan bisa saja ada perubahan. Baik,jika perubaham ke arah yang lebih baik. Tetapi lebih baik tetap daripada perubahan ke arah yang lebih buruk. Tetapi tetap milik Allah adalah yang paling hakiki.

    ReplyDelete
  27. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D

    Sulit untuk memahami tetap, Perkataan Orang Tua Berambut Putih "Itulah sebabnya mengapa logos terkesan mengabaikanmu, karena dia sebetulnya terancam oleh mitos-mitosmu", para logos saja merasa terancam dengan para tetap.

    ReplyDelete
  28. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Bagi seorang pencari ilmu tidak ada kata tentang suatu yang tetap. Setiap saat harus melakukan suatu perubahan. Dengan usaha yang luar biasa ia dalam melakukan suatu perubahan. Dan inilah orang-orang yang tidak merugi. Maka sebaliknya orang yang lebih memilih tetap tidak berjalan dan melakukan suatu perubahan apapun. Dimana lebih memilih diam maka merekalah yang merugi itu.

    ReplyDelete
  29. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016
    Jika dipandang dari sisi yang lain, tetap juga berlaku dalam hidup. Ketetapan benar adanya yaitu milik yang Kuasa Allah ta’ala. Manusia sebagai makhluk Allah SWT dilahirkan dan mengalami perubahan dari bayi hingga dewasa tetapi tetaplah makhluk-Nya. Itulah hal yang tetap. Semua yang telah menjadi ketetapan Tuhan maka akan tetap keberadaannya. Kita harus menerima yang tetap itu dengan hati yang ikhlas dan berpikir itu adalah yang terbaik.

    ReplyDelete
  30. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Dalam dunia ini tidak ada sesuatu yang tetap, kekal dan abadi. Waktu terus berputar dan hidup terus berjalan, Dalam kehidupan yang terus dijalani ini senantiasa mengalami perubahan. Perubahan yang terjadi pada diri manusia maupun perubahan yang terjadi di luar diri manusia akan menimbulkan berbagai akibat dari perubahan tersebut, entah itu berakibat baik atau berakibat buruk.

    ReplyDelete
  31. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    ketetapan atau prinsip sebagai pegangan hidup tetaplah diperlukan agar kita tidak mudah terpengaruh dengan perubahan yang sering terjadi terlebih lagi belum diketahui baik buruknya dari perubahan itu.

    ReplyDelete
  32. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Jika dipandang dari sisi yang lain, tetap juga berlaku dalam hidup. Ketetapan benar adanya yaitu milik yang Kuasa Allah ta’ala. Manusia sebagai makhluk Allah SWT dilahirkan dan mengalami perubahan dari bayi hingga dewasa tetapi tetaplah makhluk-Nya. Itulah hal yang tetap. Semua yang telah menjadi ketetapan Tuhan maka akan tetap keberadaannya. Kita harus menerima yang tetap itu dengan hati yang ikhlas dan berpikir itu adalah yang terbaik.

    ReplyDelete
  33. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Apapun yang kita lakukan akan tetap atau berubah bergantung pada tujuannya masing-masing. Untuk menggapai segala sesuatu yang bersifat tetap maka perlu usaha karena sejatinya manusia selalu menginginkan perubahan dalam setiap langkahnya. Manusia selalu merasa cepat bosan maka ia akan melakukan perubahan dalam hidupnya. Perubahan yang terjadi bersifat tetap. Serta ketetapan yang absolut hanyalah milik Allah SWT yang Maha Segalanya.

    ReplyDelete