Jul 31, 2010

Elegi Konferensi Para Beda

Oleh Marsigit

Logos:
Ternyata urusanku itu tidak habis-habisnya. Satu persoalan dapat aku selesaikan, maka muncul persoalan yang lainnya. Sekarang aku menyaksikan fenomena lagi yang mungkin perlu kontribusiku untuk penyelesaiannya. Aku melihat sedang terjadi kegelisahan luar biasa dari para “BEDA”. Setelah aku cermati ternyata kegelisahan tersebut hampir erjadi di mana-mana. Oleh karena itu aku akan selenggarakan konferensi para beda. Wahai para beda, silahkan engkau presentasi karya-karyamu dalam konferensiku ini.



Ontologi Beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah ontologi beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Dua orang kembar sekalipun, mereka adalah berbeda. Jikalaupun segala sesuatu tidak berbeda, maka bukankah mereka terlahir pada menit yang beda. Jika mereka toh terlahir pada menit yang tidak berbeda, maka begitu lahir mereka juga menempati ruang yang berbeda. Tidaklah mungkin mereka itu diletakkan semuanya di kiri, semuanya di kanan, semuanya di atas, semuanya di bawa. Begitu lahir mereka juga telah diperlakukan dengan berbeda. Mereka disentuh oleh tangan bidan yang berbeda. Tangan bidan itu meyentuh kedua bayi itu secara bergantian, atau jika waktunya sama maka tidaklah mungkin mereka menyentuhnya dengan kedia tangan kirinya secara bersamaan untuk kedua kembar tadi. Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Waktu beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah waktu beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat waktu beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Tiadalah waktu itu tidak berbeda. Waktu itu tidak dapat menempati dan mengulangi waktu sebelumnya. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Ruang beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah ruang beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat ruang beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu ruang yang sama di dunia ini? Jika engkau menunjuk tempat tinggalmu sebagai suatu ruang yang sama, apakah engkau tidak menyadari bahwa ruangmu itu secara bersama-sama melakukan pergerakan relatif terhadap yang lebih besar, yaitu pergerakan bumi dan tata surya ini. Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Bernasib beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah nasib beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat nasib beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu nasib yang sama di dunia ini? Jika engkau dapat menunjuk suatu nasib sebagai suatu nasib yang sama, apakah engkau tidak menyadari bahwa nasibmu itu benar-benar tentang dirimu, padahal engkau tidak dapat menemukan dirimu yang lainnya. Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berpikir beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpikir beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berpikir beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu berpikir yang yang tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berpikir sebagai suatu berpikir yang tidak berbeda, misalnya memikirkan “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua “A” yang dipikirkan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berbicara beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berbicara beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berbicara beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuati itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu berbicara yang yang tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berbicara sebagai suatu berbicara yang tidak berbeda, misalnya berbicara tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua pembicaraan tentang “A” yang dibicarakan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berkarya beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berkarya beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berkaryabeda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada suatu berkarya yang yang tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berkarya sebagai suatu berkarya yang tidak berbeda, misalnya berkarya tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berkarya tentang “A” yang berkarya itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berpenampilan beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpenampilan beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berpenampilan beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang berpenampilan tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berpenampilan sebagai suatu berpenampilan yang tidak berbeda, misalnya berpenampilan tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berpenampilan tentang “A” yang berpenampilan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Beraktivitas beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah beraktivitas beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat beraktivitas beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang beraktivitas tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang beraktivitas sebagai suatu beraktivitas yang tidak berbeda, misalnya beraktivitas tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua beraktivitas tentang “A” yang beraktivitas itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berpakaian beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpakaian beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berpakaian beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang berpakaian tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berpakaian sebagai suatu berpakaian yang tidak berbeda, misalnya berpakaian tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berpakaian tentang “A” yang berpakaian itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Berperasaan beda:
Wahai logos, terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepadaku untuk menyampaikan pikiran-pikiranku. Kenalkan, aku adalah berpakaian beda. Ketahuilah bahwa aku adalah hakekat berperasaan beda. Perbedaanku itu bersifat dalam sedalam-dalamnya dan luas seluas-luasnya. Tetapi banyak orang tidak menyadarinya bahkan mereka tidak mau tahu atau sengaja tidak mau tahu tentang diriku. Selama ini aku merasa telah di dholimi oleh banyak manusia. Orang-orang yang paling banyak mendholimi diriku justeru adalah orang-orang yang mempunyai kekusaaan, yaitu kekuasaan dalam arti sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Maka pada kesempatan ini aku ingin protes kepadamu. Tiadalah di dunia ini segala sesuatu itu tidak berbeda. Coba carikan dan tunjukkan kepadaku jika engkau mampu, apakah ada dua orang berperasaan tidak beda di dunia ini? Jika engkau menunjuk dua orang berperasaan sebagai suatu berperasaan yang tidak berbeda, misalnya berperasaan tentang “A”, dapatkah engkau membuktikannya bahwa kedua berperasaan tentang “A” yang berperasaan itu tidaklah berbeda? Ini adalah hanya satu dari contoh yang aku berikan. Jadi sekali lagi, tiadakan sesuatu di dunia ini itu tidak berbeda. Ketahuilah aku mempunyai banyak anggotaku. Aku akan mempersilahkan para anggotaku untuk menghadap kepadamu semua, untuk melakukan protesnya masing-masing.

Orang tua berambut putih:
Baiklah wahai para beda, aku telah menghayati pemikiranmu semua. Itulah sebenar-benar beda, yaitu tidaklah ada di dunia ini sesuatu yang tidak berbeda. Maka aku ingin menyampaikan pesanku kepada para logos dan para kuasa untuk berhati-hatilah menjaga kuasamu. Para logos mempunyai kuasa untuk mengharapkan semua yang ada dan yang mungin ada sebagai tidak berbeda. Sedangkan para kuasa akan sangat tergoda menggunakan kekuasaannya untuk menjadikan dunia ini tidak berbeda, yaitu tidak berbeda dengan hidupnya dan kekuasaannya. Jika engkau betul-betul melaksanakan harapanmu itu maka serta merta engkau terancam oleh mitos-mitosmu sendiri. Sedangkan jika engkau betul-betul melaksanakan kegiatanmu berusaha membuat tidak beda maka engkau itulah sebenar-benar para mitos itu. Terutama hati-hatilah bagi para guru terhadap para siswa-siswanya. Tiadalah dua siswa di dunia itu yang tidak berbeda. Jika engkau para guru mengharapkan para siswa-siswamu untuk menjadi siswa-siswa yang tidak berbeda maka engkau terancam oleh mitos-mitosmu. Apalagi jika engkau para guru telah melakukan usaha-usaha atau ikhtiar-ikhtiar untuk mengusahakan agar para siswa-siswamu tidak berbeda, maka dengan ini aku proklamasikan bahwa engkau para guru tidak lain tidak bukan adalah mitos-mitos belaka yang siap menerkam dan menelan bulat-bulat para siswa-siswamu sebagai korbannya.

20 comments:

  1. Dita Nur Syarafina
    NIM. 16709251003
    PPs Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Di dunia ini tidak ada yang sama, semua hal berbeda. Jenis kelamin berbeda, gen manusia berbeda, sidik jari manusia berbeda, tumbuhan dan hewan berbeda-beda. Memahami berbeda di dunia ini berarti telah menggapai logos. Janganlah menyamakan sesuatu di dunia ini, itu berarti telah terjebak dalam mitos. Begitu pun juga guru, guru tidak bisa menyamakan kemampuan dan karakter siswa yang berbeda-beda.

    ReplyDelete
  2. Nur Dwi Laili Kurniawati
    13301241063
    Pendidikan Matematika C 2013

    Perbedaan itu sesuatu yang pasti ada di dunia ini. Bahkan manusia yang kembar fisiknya pun pasti memiliki perbedaan sifat, bahkan jika sifatnya sama maka gen nya pasti akan berbeda. Sebagaimana seorang guru pastilah akan menemukan siswa dengan fisik yang berbeda- beda, kemampuan yang berbeda- beda, potensi yang berbeda- beda, cara belajar yang berbeda- beda. Maka tugas seorang guru adalah semaksimal mungkin memfasilitasi siswa yang berbeda- beda agar dapat berkembang sesuai potensinya masing- masing.

    ReplyDelete
  3. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Dunia ini penuh dengan perbedaan. waktu yang terus berjalan dan tak pernah berhenti membuat diri kita pun akan berubah dan menjadi berbeda mengikuti berjalannya waktu, beda tempat, beda umur, beda perasaan, beda yang dipikirkan, dan beda-beda lainnya. Sehingga jika dikaitkan dalam dunia pendidikan, kita harus menyadari akan perbedaan kemampuan masing-masing siswa oleh karena itu sebagai guru harusnya kita tidak meberikan perlakuan yang sama kepada setiap siswa karena pada dasarnya siswa memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

    ReplyDelete
  4. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Perbedaan itu wajar dan lumrah yang sering terjadi di dunia ini. Pola pikir setiap manusia yang berbeda sesuai dengan hati nuraninya dan juga setiap waktu yang dijalaninya. Misalnya di sekolah, setiap siswa mempunyai sikap, sifat, kemampuan, keterampilan yang berbeda-beda. Oleh karena itu guru harus menjadi wadah bagaiamana perbedaan itu bisa dikombinasikan tetapi harus disesuaikan dengan karakter siswa tersebut, karena siswa yang berbeda-beda karakternya maka guru harus membedakan juga setiap perlakuan kepada siswa tersebut. Intinya bagaimana siswa tersebut dapat melakukan hal-hal yang baik serta ingin menuntut ilmu dengan baik pula

    ReplyDelete
  5. Khintoko Intan Permatasari
    13301244011
    Pendidikan Matematika C 2013

    Kehidupan di dunia pastilah berisi dengan perbedaan. Dimata Allah SWT kedudukan manusia mungkin sama, hanya akhlaklah yang menjadi pembeda. Dimata manusia, setiap individu pasti berbeda. Berbeda dari fisiknya, pemikirannya, sifatnya, wataknya, bahkan akhlaknya. Perbedaan itu berisi dengan berneka ragam suku, kekayaan flora dan fauna, dan karakter. Perbedaan mencakup pembeda dari diri sendiri sehingga setiap individu tidak ada yang sama.

    ReplyDelete
  6. Nilza Humaira Salsabila
    16709251026
    Pendidikan Matematika kelas B PPs 2016

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Berdasarkan elegi di atas terlihat bahwa tidak ada di dunia ini yang tidak berbeda, maupun sesuatu yang adadan yang mungkin ada. Karena sebenar-benar hidup adalah kontradiksi. Begitu juga denga tiap siswa, memiliki perbedaan antara yang satu dengan lainnya. Mereka memiliki keunikan masing-masing. Maka dari itu merupakan tugas besar guru untuk membuat pembelajaran di dalam kelas sebagaiman mestinya agar kebutuhan tiap siswa yang berbeda satu sama lain itu optimal. Dan jangan sampai para guru memaksakan kehendaknya, memaksakan pemikiran siswa agar sama dengan pemikiran gurunya.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  7. Vety Triyana K
    13301241027
    P. Matematika Int 2013

    Segala sesuatu adalah berbda. Allah SWT mentakdirkan bahwa di dunia ini tidak ada sesuatu yang tidak berbeda, ketika manusia memulai aktifitas berpikir maka disana banyak sekali dominan para logos yang bekerja, oleh karena itu kita harus berhati-hati dengan kuasa atau dominan yang dimiliki oleh pikiran logos kita. Dalam dunia pendidikan, peran guru sangatlah penting dalam mengendalikan logos dan kuasa, karena perbedaan pemikiran antar siswa sangatlah memiliki potensial yang besar. Oleh karena itu kita sebagai guru harus memaklumi dan menjadikan perbedaan ini sebagai ajang kreatifitas untuk guru menggunakan berbagai metode pembelajaran di kelas sesuai dengan kemampuan para siswa yang berbeda-beda.

    ReplyDelete
  8. Ika Nailatul Muna
    13301241050
    Pendidikan Matematika A 2013

    Semua yang ada di dunia ini tidak ada yang tidak berbeda. Kita tidak bisa memaksakan dua hal menjadi sama. Begitupun juga dengan manusia, tidak ada manusia yang sama. Maka murid di kelas pun tidak ada yang sama dan guru tidak boleh memaksa menyamakannya.

    ReplyDelete
  9. ROFI AMIYANI
    S2 P.MAT A 2016
    16709251004

    Pada dasarmya tidak ada di dunia ini yang tidak berbeda. Apalagi manusia satu dengan yang lainnya. Manusia diciptakan oleh Allah swt memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Seperti sepasang anak yang terlahir kembarpun berbeda. Fisiknya berbeda, apalagi dengan hati dan sifatnya pasti terdapat perbedaan diantara keduanya. Ada yang lebih dibanding yang lain, ada juga yang kurang dibanding yang lainnya. Namun perlu diingat bahwa tidak ada perbedaan kita di hadapan Allah, semua sama derajatnya dan tiadalah seseorang yang lebih mulia dari yang lain, kecuali ketakwaan mereka kepada Allah.

    ReplyDelete
  10. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    segala sesuatu di dunia ini pasti berbeda. Dalam kehidupan, kita harus selalu berhati-hati dalam menjaga logos kita dan kekuatan yang kita miliki. Logos memiliki kekuatan untuk mengharapkan semua yang ada dan mungkin ada sebagai yang berbeda. Dengan perbedaan dapat kita jadikan sarana untuk menjadi insan yang lebih baik, misalnya ketika kita melihat orang lain yang memiliki banyak kebaikan – kebaikan yang dilakukan setiap saat, maka terpanggil hati untuk memperbaiki diri.

    ReplyDelete
  11. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Ketahuilah hahwa beda itu merupakan hal yang merupakan ketetapan. Setiap sesuatu memiliki sifat yang beda satu sama lain, seidentik apapun itu. Sifat beda pun juga mrupakan sebuah fitrah yang harus kita syukuri. Tidaklah mungkin untuk memusnahkan perbedaan. Kita hanya perlu untuk tatap menghayati apapun yang menjadi menjadi perbedaan, dan menghormati setiap perbedaan.

    ReplyDelete
  12. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Beda adalah harmoni. Beda adalah warna. Dan beda adalah keindahan. Kehidupan satu warna tidak menjadi kehidupan yang indah dan tidak akan menghasilkan harmoni. Ketika sama adalah yang dituntut maka bersiaplah untuk menjadi mitos yang sampai kapan pun tidak akan menyentuh kebenaran. Berbedalah untuk saling menutupi dan melengkapi. Tapi janganlah beda menciptakan ego karena ego dalam diri beda hanya akan memakaksakan dirinya menjadi sama sehingga menghasilkan konflik karena perbedaan. Karena kita telah dicipatkan berpasangan, bersuku-suku, dan berbangsa-bangsa untuk kita saling mengenal satu sama lain, maka marilah untuk tetap bersikap sederhana untuk mencapai keharmonisan.

    ReplyDelete
  13. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Sebagaimana yang telah dituliskan dalam elegi ini, tidak ada satupun di dunia ini yang tidak beda. Selama masih di dunia, segala sesuatu ada perbedaannya. Misalnya manusia, manusia yang satu selalu berbeda dengan manusia yang lainnya, baik dilihat dari waktu, ruang, nasib, berpikir, pakaian, aktivitas, bicara, dan lain-lain. Jika dikaitkan dengan pembelajaran matematika, elegi ini dapat direfleksikan pada hubungan guru dengan siswa dalam proses pembelajaran. Siswa di kelas mereka memiliki perbedaan individual, sebanyak siswa yang ada di kelas. Cara berfikir siswa, tingkat kemampuan siswa, pengetahuan yang telah dimiliki siswa, faktor pendukung belajar siswa, kondisi fisik, psikologis, dan mental, semuanya berbeda-beda. Sebagai guru, hendaknya tidak memperlakukan siswa secara sama dan juga tidak mengharpkan siswa menjadi sama pula. Guru harus menyadari kodratnya bahwa siswa memiliki perbedaan. Guru yang bijak mampu mengatasi dan mewadahi perbedaan individual ini. Lalu bagaimana cara guru mengatasi perbedaan individual pada siswa? Itulah PR guru, maka guru senantiasa belajar dan terus belajar untuk dapat menggapai beda. Namun, sehebat-hebatnya guru, tidak akan benar-benar mampu menggapainya, kuasa guru hanyalah untuk berusaha dan terus berusaha, karena sebenar-benar yang dapat menggapainya adalah Allah SWT.

    ReplyDelete
  14. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    beda adalah suatu identitas diri kita. Dimana kita adalah diri kita saat ini bukan masa lalu dan bukan masa depan, ketika kita melihat dengan orang lain maka beda adalah kontradiksi dari kesemua karakteristik kita dengan orang tersebut. Pola pikir, pola rasa, pola hati antara individu satu dan individu lain adalah berbeda sehingga ketika beda kita bawa ke rana pendidikan maka setiap individu siswa adalah beda. untuk itu sebagai guru janganlah engakau menjadikan muridmu untuk sama denganmu karena ketika engkau berkehendak memaksakan itu maka engkau telah menjadikan muridmu sebagai bayanganmu. dan ketika engkau telah melaksanakan itu pula maka sebagai guru engkau telah mematikan potensi dari muridmu itu sendiri.

    ReplyDelete
  15. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    beda adalah karakter dalam diri manusia yang telah ada sejak dulu antara manusia satu dengan manusia lainnya. Beda adalah suatu hal yang unik dan spesial karena kita dapat menjadikan perbedaan itu sebagai kekuatan yang sangat dominan. Dengan melihat konsep suatu negara bukankah Indonesia juga menganut sistem beda, ini dapat kita lihat dari semboyan Indonesia yaitu "Bhineka Tunggal Ika" yang maknanya berbeda-beda tetapi tetap satu jua. artinya apa Indonesia adalah sebuah negara kepulauan dimana terdapat perbedaan yang sangat banyak di dalamnya seperti bahasa daerah, adat-istiadat, buadaya semuanya nampak beda. akan tetapi dari perbedaan itulah Indonesia dapat bersatu dan menghasilkan sebuah kekuatan yang luar biasa untuk merebut kemerdekaannya dan mempertahankannya kembali dari negara-negara penjajah yang bersifat power now.

    ReplyDelete
  16. Eka Pravista
    13301241004
    Pendidikan Matematika A 2013

    Di dunia ini tidak ada sesuatu yang sama. Perbedaan bukanlah hal yang harus dipermasalahkan. Beda adalah seni kehidupan yang bermakna. Perbedaan juga menjadi sebuah identitas atau pengenal bagi individu. Ketika mengatakan atau ingin menjadikan beda itu sama maka itulah mitos-mitosnya.

    ReplyDelete
  17. Fitri Ayu Ningtiyas
    16709251037
    S2 P.Mat B UNY 2016

    Semua yang ada an yang mungkin ada di dunia ini tidak terlepas dari perbedaan. Karena hidup pun merupakan sebenar-benar beda. Sehingga ada baiknya untuk semua pihak menghargai perbedaan-perbedaan ini. Untuk para pemimpin agar berhati-hati dalam hidup ini apabila menginginkan hidup ini sama dengan hidup dan kekuaasaannya. Untuk para guru pun demikian, agar tetap bijaksana dalam melihat semua perbedaan siswa-sswanya dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  18. Nauqi Aprilia Putri
    13301241023
    Pendidikan Matematika A 2013

    Tak ada sesuatu hal di dunia ini yang tidak beda. Berdasar apa yang dipaparkan di atas, pikiran beda, penampilan beda, waktu beda, dan lainnya. Karena setiap yang ada memiliki ciri khasnya masing – masing. Begitu pula pada pembelajaran matematika. Satu siswa dengan siswa lainnya tentunya berbeda, memiliki kemampuan yang berbeda – beda pula. Maka, tidak bisa guru memberikan perlakuan yang sama pada tiap siswa. Karena kebutuhan yang mereka harus penuhi berbeda – beda. Ada siswa yang memiliki prestasi yang tinggi, rata – rata dan rendah. Perlakuan guru terhadap siswa pun disesuaikan dengan kemampuan mereka.

    ReplyDelete
  19. Andi Sri Mardiyanti Syam
    16701251031
    PPs S2 PEP Kelas B 2016

    Bismillah.
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    Setiap hal di dunia ini pasti mengandung suatu perbedaan. Justru perbedaan itulah yang membuat dunia ini terasa indah dan lebih bermakna. Misalnya saja jika semua orang mempunyai bakat yang sama, maka tentunya dunia ini akan kacau karena hanya akan menghasilkan satu jenis produk saja, tapi untungnya setiap orang bakatnya ada yang berbeda-beda, sehingga bisa menutupi satu sama lain. Orang-orang yang hobinya bekerja akan membantu para insinyur dalam mengimplementasikan programnya. Seorang yang bakatnya dalam bidang bisnis akan saling membantu dengan orang yang berbakat dalam bidang tekhnik sama-sama dalam membangun usaha. Sehingga dalam hal ini perbedaan dapat menjadi rahmat bagi umat manusia.

    Sekian, terima kasih.
    Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

    ReplyDelete
  20. Moh. Bayu Susilo
    16709251012
    S2/P. Matematika/A/2016

    Tidak ada hal yang sama di dalam dunia ini. setiap hal adalah berbeda, maka dengan menyadari segala perbedaan ini maka tidaklah mungkin manusia memaksakan persamaan. Baik persamaan hak, persamaan perlakuan, persamaan gender dan sebagainya. Maka sudah menjadi sifat lahiriah bahwa semua hal adalah berbeda dan beragam. Maka keadilan adalah bukan melakukan persamaan perlakuan kepada semua hal tetapi menempatkan perlakuan tersebut sesuai dengan porsi, posisi dan kondisinya pada dimensi ruang dan waktu.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id