Oct 23, 2014

KOMPONEN PEMBELAJARAN INOVATIF




Hasil Diskusi/Brainstorming Dosen dan Mahasiswa Pendidikan Matematika Internasional 2012
pada Perkuliahan Strategi Pembelajaran Matematika, Kamis, 23 Oktober 2014, pk 15.30 di R. D07.310, FMIPA UNY

Dari Pembelajaran Tradisional menuju ke Pembelajaran Inovatif

Ciri-ciri Pembelajaran Tradisional:
1. Mengandalkan Metode Ceramah/Expository
2. Guru sebagai satu-satunya sumber belajar
3. Paradigma pembelajaran sesuai dengan misal Behaviorisme
4. Siswa diperlakukan sebagai objek bejalar, akibatnya siswa kurang aktif, kurang kreatif, dst
5. Hanya mengandalkan media Papan Tulis dan Kapur/spidol
6. Menerapkan psikologi belajar: Transfer of Learning dan S-R
7. Matematika bersifat Formal/aksiomatis/matematika murni
8. Kurikulum sebagai Instrument

Ciri-ciri Pembelajaran Inovatif:
1. Student Center
2. Variasi Media Pembelajaran (berbagai macam sumber belajar)
3. Variasi Metode Pembelajaran
4. Variasi Interaksi: Klasikal, Kelompok, Individual
5. Construktivisme
6. Matematika Sekolah
7. Realistik
8. Bruner, Piaget, Vigotsky
9. Kurikulum Interaktif
10. Guru sebagai Fasilitator
11. Education is for all
12. Skema pembelajaran fleksibel

Komponen Pembelajaran Inovatif:
1. RPP mempersiapkan pembelajaran inovatif
2. LKS mempersiapkan /memfasilitasi kegiatan belajar Kelompok dan Individu
3. Appersepsi (persiapan siswa, bukan guru oriented, tidak cukup hanya guru berceramah/memberitahu/mengingatkan, dst; tetapi memberi kesempatan kepada siswa untuk melakukan kegiatan (kecil) langsung.
4. Diskusi Kelompok (baik bentuk maupun substansinya)
5. Variasi Metode
6. Variasi Media
7. Variasi Interaksi
8. Skema Pencapaian Kompetensi Siswa/Outcome (Skema Kognisi/Rantai Kognitif: Uraian Materi)
9. Refleksi Siswa (hasil kegiatan diskusi kelompok)
10. Kesimpulan OLEH SISWA

11. Authentic Assesment









38 comments:

  1. Rindang Maaris Aadzaar
    18709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2018

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Dari beberapa komponen dalam Pembelajaran Tradisional menuju ke Pembelajaran Inovatif, terdapat beberapa perbedaan antara pembelajaran tradisional dan pembelajaran inovatif. Perbedaan yang mencolok adalah pada pembelajaran yang berpusat pada guru dan siswa. Jika pada pembelajaran tradisional, pembelajarannya berpusat pada guru sehingga pembelajarannya cenderung monoton karena siswa hanya sebagai pendengar. Sedangkan pada pembelajaran inovatif, pembelajaran berpusat pada siswa sehingga pembelajaran lebih bervariasi dan siswa bisa lebih aktif lagi.
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    ReplyDelete
  2. Aan Andriani
    18709251030
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Proses pembelajaran yang dilakukan di sekolah berawal dari pembelajaran tradisional. Pada pembelajaran ini mengandalkan metode ceramah dan guru sebagai satu-satunya sumber belajar. hal ini menyebabkan siswa menjadi kurang aktif. Namun pembelajaran saat ini sudah mengalami perekembangan dari yang awalnya pembelajaran berpusat pada guru, sekarang menjadi berpusat pada siswa. Pada kegiatan ini siswa diminta untuk mencari pengetahuannya sendiri, sedangkan guru sebagai fasilitator. Hal ini akan membuat siswa lebih aktif, kreatif, dan leih paham karena mereka menemukan konsep dengan pengalaman secara langsung sehingga lebih berkesan.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  3. Fany Isti Bigo
    18709251020
    PPs UNY PM A 2018

    Perubahan paradigma berpikir sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan zaman membuat pendidikan harus mengubah gaya dan sudut pandangnya. Sudut pandang pembelajaran konvensional harus diubah menjadi pembelajaran inovatif yang memiliki perbedaan komponen yang cukup jauh berbeda dari pembelajaran konvensional. Pada pembelajaran inovatif, siswa adalah aktor utama dalam pembelajaran dan guru sebagai fasilitator yang seharusnya dapat mewujudkan kebutuhan siswa dan menyesuaikan arah pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa.

    ReplyDelete
  4. Septia Ayu Pratiwi
    18709251029
    S2 Pendidikan Matematika B

    Terdapat perbedaan dalam pembelajaran tradisional dan pembelajaran inovatif. Pembelajaran tradisional menggunakan metode ceramah yaitu dimana pembelajaran masih berpusat pada guru. Pembelajaran tradisioanl ini menggunakan konsep behaviorisme yaitu pembelajaran berdasarkan perilaku. Sedangkan pada pembelajaran inovatif, pembelajaran berubah menjadi student centered atau pembelajaran berpusat pada siswa. Pembelajaran ini menggunakan pendekatan kontruktivisme yaitu anak mengkonstruk sendiri pengetahuan-pengetahuannya. Guru berperan sebagai fasilitator yang mengarahkan anak membentuk pengetahuannya sendiri. Sumber-sumber pengetahuan bisa didapat dari lingkungan sekitar dan budayanya. Pada dasarnya perubahan pembelajaran traditional ke pembelajaran inovatif adalah merupakan perkembangan sisitem pendidika yang sedang dibutuhkan oleh guru dan siswa. Pembelajaran inovatif ini dapat membantu guru untuk menyalurkan kemampuan mengajarnya supaya menjadi lebih kreatid dan inovatif. Sedangkan untuk siswa, mereka dilibatkan dalam proses pembelajaran sehingga apa yang ia peroleh menjadi lebih bermakna.

    ReplyDelete
  5. Atin Argianti
    18709251001
    PPs PM A 2018
    Dari postingan komponen pembelajaran inovatif, saya belajar bahwa ciri-ciri pembelajaran tradisional salah satunya menggunakan metode ceramah atau expository yang kemudian menjadi inovatif menggunakan metode student center dan pembelajaran lebih bervariasi. Pembelajaran inovatif juga mempunyai komponen pembelajaran yang digunakan sebagai pedoman dalam pembelajaran yaitu RPP yang di dalamnya terdapat rancangan pembelajaran yang inovatif.

    ReplyDelete
  6. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Kegiatan pembelajaran secara tradisional dan modern bisa dikombinasikan menjadi inovatif atau pembelajaran secara tradisional sebenarnya cikal bakal munculnya pembelajaran inovatif masa kini. Bila tidak melalui atau bila tidak ada pembelajaran tradisonal maka pembelajaran inovatif hanyalah suatu inovasi tanpa beralaskan ilmu sebelumnya. Komponen dalam pembelajaran inovatif bisa ditambahkan untuk guru yang menjadi fasilitator yang akan dikembangkan dengan bantuan fasilitator lainnya. Bila pembelajaran inovatif menghilangkan sisi tradisional, maka akan menjadi paten hanya inovatif tidak berdasar pada kegiatan pembelajaran jaman dulu.

    ReplyDelete
  7. Deden Hidayat
    18709251032
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin maju, dalam dunia pendidikanpun pembelajaran di kelas berubah dari pembelajaran yang sifatnya tradisional kedalam pembelajaran inovatif. Munculnya pembelajaran inovatif tentunya untuk mendukung para siswa untuk dapat mengembangkan potensi yang dimiliki dengan optimal. Salah satu ciri dalam pembelajaran inovatif adalah student center, dimana pembelajaran berpusat pada siswa. Pembelajaran berpusat pada siswa memungkinkan siswa untuk dapat mengkonstuk pemahamannya sendiri dan peran guru di kelas yaitu sebagai fasilitator.

    ReplyDelete
  8. Erma Zelfiana Surni
    18709251009
    S2. P.Matematika A 2018

    Assalamualaikum Wr. Wb
    Dari sini kita bisa memahami bahwa pembelajaran inovatif merupakan suatu pembelajaran pembaharuan dari pembelajaran konvensional. Dalam pembelajaran inovatif ini, guru menjadikan kedudukan dan kebutuhan siswa sebagai titik acuan dalam perencanaan dan proses pembelajaran. Adanya kesempatan kepada siswa untuk mengkonstruk pengetahuannya sendiri membuat mereka tidak lagi memperoleh pengetahuan yang cenderung artifisial melainkan spengetahuan yang bermakna dan tidak terpisah dari pengalaman dan kehidupan sehari-harinya. Dari pembelajaran inovatif ini pula siswa akan menyadari dan memanfaatkan berbagai sumber belajar yang beragam karena pada dasarnya sumber belajar tidak semata-mata hanya berasal dari guru semata seperti yang ada pada pembelajaran konvensional.

    ReplyDelete
  9. Rosi Anista
    18709251040
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr wb
    Suatu proses pembelajaran yang dikatakan berhasil jika materi sampai dengan baik kepada siswa, dan siswa dapat memahami dengan baik materi yang disampaikan, jiga bisa mempelajari proses dari pembelajaran tersebut. Cara pendidik dalam menyampaikan materi tentunya menjadi sorotan dalam pembelajaran tersebut. Banyak cara yang dapat dilakukan oleh pendidik, misalnya dengan pembelajaran tradisional dan inovatif. Cara guru menyampaikan materi pembelajaran dapat disesuaikan dengan kondisi kelas ataupun karakteristiki peserta didiknya. Namun pembelajaran yang inovatif memang lebih diangap menarik seiring dengan perkembangan dalam dunia pendidikan.

    ReplyDelete
  10. Aizza Zakkiyatul Fathin
    18709251014
    Pps Pendidikan Matematika A

    Dari postingan ini dapat mengkategorikan pembelajaran di Indonesia sudah mulai berubah ke arah pembelajaran inovatif walaupun belum sepenuhnya. Hal ini dapat dilihat dari kurikulum yang masih bersifat instrument. Kurikulum masih menjadi kebijkan pemerintah pusat. Dalam mengembangkan kurikulum guru dan siswa belum dilibatkan. Namun, pemerintah selalu mengupayakan agar pendidikan di Indonesia menjadi lebih berkualitas.

    ReplyDelete
  11. Aizza Zakkiyatul Fathin
    18709251014
    Pps Pendidikan Matematika A

    Dari komponen pembelajaran inovatif yang dijelaskan salah satunya adalah LKS. LKS dalam pembelajaran inovatif adalah LKS yang dapat mempersiapkan atau memfasilitasi kegiatan belajar kelompok dan individu yang bertujuan untuk mengarahkan siswa dalam membangun suatu konsep. Namun, pada kenyataanya dilapangan masih banyak guru menggunakan LKS yang hanya berisi soal-soal saja atau ringkasan singkat dari suatu materi matematika. Hal ini perlu menjadi perhatian khususnya untuk Saya sebagai calon guru untuk membuat LKS yang dapat memfasilitasi siswa dalam mengkonstruk suatu konsep matematika.

    ReplyDelete
  12. Bayuk Nusantara Kr.J.T
    18701261006
    PEP S3

    Dari artikel di atas, dpaat diketahui bahwa perkembangan selalu terjadi. Bisa saja dulu pembelajaran tradisional adalah pembelajaran paling baik pada zamannya. Ketika pembelajaran tersebut diterapkan pada saat ini, maka, akan berbeda. Bisa saja tidak memberikan pengaruh apapun. Oleh karena itu, perubahan merupakan hal yang sangat penting selama memang perubahan itu mendukung proses berpikir siswa.

    ReplyDelete
  13. Amalia Nur Rachman
    18709251042
    S2 Pendidikan Matematika B UNY 2018

    Salah satu komponen pembelajaran inovatif yaitu variasi media. Variasi media dengan teknologi informasi pada masa digital saat ini, memberikan kontribusi yang nyata. Dalam perkembangannya diharapkan dapat menciptakan pembelajaran inovatif yang lebih meluas dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi. Sehingga pembelajaran dapat dengan mudah direalisasikan sedikit demi sedikit pada tujuan student center, hal ini akan mengurangi peran dominan guru dalam kelas, guru dapat berperan sebagai fasilitator pembelajaran

    ReplyDelete
  14. Totok Victor Didik Saputro
    18709251002
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Selamat siang Prof.
    Pembelajaran inovatif menjadi tantangan bagi guru. Guru harus memikirkan metode, strategi, atau pendekatan yang sesuai dengan karakteristik siswa. Pembelajaran inovatif artinya menuntut guru untuk selalu kreatif dalam menerapkan metode, strategi, atau pendekatan. Dalam kondisi saat ini, banyak aspek yang dapat membantu guru dalam menciptakan metode, strategi, atau pendekatan yang menarik dan inovatif. Salah satunya adalah dengan menerapkan blended learning. Blended learning membantu guru menciptakan pembelajaran yang berbeda. Artinya guru memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran. Pada setiap metode, strategi, atau pendekatan yang digunakan tentunya memiliki tantangan tersendiri. Tantangan ini menjadi tanggung jawab guru untuk mengatasinya. Pada akhirnya, diharapkan guru dapat menciptakan pembelajaran yang inovatif dan siswa mampu memahami materi pelajaran dengan baik pula. Terima kasih.

    ReplyDelete
  15. Dini Arrum Putri
    18709251003
    S2 P Math A 2018

    Pembelajaran pada dunia pendidikan sekarang lebih menekankan pada karakteristik dan kebutuhan siswa dalam belajar terutama dalam belajar matematika yang diperlukannya motivasi dan minat belajar siswa yang tinggi misal pembelajaran dengan menggunakan bantuan IT yang lebih disukai siswa pada jaman sekarang. Pembelajaran inovatif menjadi tuntutan tersendiri bagi guru untuk terus menyiapkan pembelajara se optimal mungkin agar proses pembelajaran dapat berlangsung efektif.

    ReplyDelete
  16. Nur Afni
    18709251027
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    menerapkan pembelajaran inovatif adalah hal yang wajib dilakukan oleh seorang guru. Dimana guru dapat menjadi fasilitator yang baik menegrti akan kebutuhan siswa. Pemebelajaran inovatif yang berpusat pada siswa ini diharapkan dapat membuat siswa mampu mengkonstruksi pemahannya terkait dengan tujuan pembelajaran dengan melakukan abstraksi sesuai dengan pengalaman belajar sebelumnya dan sesuai dengan karakter serta lingkungan belajarnya. Tentunya untuk melaksanakan pembelajaran yang inovatif ini guru harus mempersiapkan terlebih dahulu bahan ajar, media belajar, dan pendukung belajar lainnya dengan matang. Sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan maksimal. terimakasih

    ReplyDelete
  17. Surya Shofiyana Sukarman
    18709251017
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Pembelajaran inovatif dan tradisional sudah sangat jelas perbedaanya. Pebelajaran konvensional adalah pembelajaran yang membuat siswa merasa bosan dan kurang tertarik dan termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran, sehingga diperlukan inovasi-inovasi dalam pembelajaran, dimana seorang guru harus dapat menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, pembelajaran yang membuat siswa aktif/berpusat pada siswa, pembelajaran yang dapat menggali karakter memebangun potensi-potensi siswa, pembelajaran yang yang mampu mengakomodir gaya belajar siswa.

    ReplyDelete
  18. Eka Puspita Sari
    18709251035
    S2 PM B 2018

    Pandangan paradigma pendidikan bangsa Indonesia kini menjadi lebih baik, meskipun belum menjadi terbaik diantara yang lain namun setidaknya sudah lebih baik dari sebelumnya, perubahan paradigma tersebut yang menyebabkan berubah pula sistem pembelajarannya. Yang awalnya pembelajaran Tradisional kini telah menjelma menjadi pembelajaran Inovatif. Diantara keduanya tentunya memiliki perbedaan, jika tidak berbeda tentu tidak akan berubah. Pembelajaran inovatif dapat diartikan sebagai pembelajaran yang dirancang oleh guru, yang sifatnya baru, tidak seperti yang biasanya dilakukan, dan bertujuan untuk memfasilitasi siswa dalam membangun pengetahuan sendiri dalam rangka proses perubahan perilaku ke arah yang lebih baik sesuai dengan potensi dan perbedaan yang dimiliki siswa. Jika dahulu siswa dianggap sebagai objek belajar, kini siswa beralih fungsi menjadi subjek belajar dan jika dahulu guru merupakan orang yang dianggap paling tau, kini ada banyak sumber belajar lain selain guru dan tugas guru hanyalah sebagai fasilitator.

    ReplyDelete
  19. Yoga Prasetya
    18709251011
    S2 Pendidikan Matematika UNY 2018 A
    Terimakasih prof atas postingannya di atas, sebagai calon pendidik kami harus mengetahui komponen-komponen yang harus disiapkan dalam menuju pembelajaran yang inovatif. Salah satunya yaitu variasi metode dan media dalam proses pembelajaran. Sumber belajar dapat diperoleh dari berbagai macam sumber, dengan kecanggihan teknologi yang semakin modern, hendaknya memberikan peluang kepada calon pendidik untuk mencari berbagai sumber belajar agar semakin meningkatkan proses belajar mengajar. Metode pembelajaran yang masih tradisional juga hendaknya direnovasi agar para siswa tidak menjadi jenuh dan menjadikan siswa menjadi lebih kreatif, efektif, inovatif serta terciptanya proses belajar mengajar yang menyenangkan.

    ReplyDelete
  20. Hasmiwati
    18709251023
    S2 Pend.Matematika B 2018

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Pembelajaran tradisional memang sudah seharusnya dihapuskan dan digantikan dengan pembelajaran inovatif. Dari ciri-cirinya saja sudah diketahui bahwa pembelajaran inovatif jauh lebih baik daripada pembelajaran tradisional. Di era globalisasi ini, setiap orang dituntut untuk bersikap kreatif dan mandiri dalam segala hal. Nah pembelajaran inovatif ini adalah salah satu cara untuk menumbuhkan jiwa kreativitas dan kemandirian siswa sejak dini. Lalu dari komponennya, jelas bahwa dalam pembelajaran inovatif, guru harus memiliki perencanaan dan persiapan yang matang sebelum pelajaran berlangsung. Jadi sudah seharusnya bahwa pembelajaran inovatif diterapkan di sekolah.

    ReplyDelete
  21. Hasmiwati
    18709251023
    S2 Pend.Matematika B 2018

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Pendidik profesional akan mampu membawa pembelajaran tradisional menjadi pembelajaran yang inovatif. Dengan adanya pembelajaran yang inovatif tersebut, pembelajaran akan lebih bermakna dan siswa merasakan nikmatnya belajar yang sebenar-benarnya. Dengan demikian, siswa akan mampu mencapai prestasi optimalnya.

    ReplyDelete
  22. Hasmiwati
    18709251023
    S2 Pend.Matematika B 2018

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Menjadi guru yang tidak biasa-biasa saja memang memerlukan persiapan yang tidak biasa-biasa pula. Dari artikel di atas, untuk memberikan pembelajaran yang inovatif untuk siswa tentunya ada banyak hal yang harus dipersiapkan dengan matang. Beberapa diantaranya adalah RPP, LKS, apersepsi yang sesuai dengan materi, variasi metode dan media. Dengan demikian guru tidak hanya semata menyampaikan pembelajarannya dengan metode konvensional. Namun, sedikit demi sedikit dapat mereduksi pembelajaran yang seperti itu menjadi pembelajaran yang inovatif yang harapannya dapat selalu meningkatkan motivasi siswa dalam belajar.

    ReplyDelete
  23. Endah Kusrini
    18709251015
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Merubah paradigm dari pembelajaran tradisional ke pembelajaran inovatif bukanlah sesuatu yang mudah. Pembelajaran tradisional merupakan pembelajaran yang sudah diterapkan dari jaman dahulu kala, sementara pembelajaran inovatif merupakan pembelajaran yang membawa unsur kebaruan dengan lebih menekankan siswa sebagai subjek belajar. Guru merupakan komponen penting dalam mensukseskan atau mewujudkan pembelajaran inovatif. Guru harus benar-benar menyadari bahwa dalam pembelajaran di kelas, siswa lah yang dominan, siswa lah yang menjadi actornya, sementara tugas guru adalah sebagai fasilitator.

    ReplyDelete
  24. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb
    Pembelajaran inovatif adalah pembelajaran yang lebih bersifat student centered. Artinya pembelajaran yang lebih memberikan peluang kepada siswa untuk mengkonstruksi pengetahuan secara mandiri (self directed) dan dimediasi oleh teman sebaya (peer mediated instruction). Pembelajaran inovatif mendasarkan diri pada paradigma konstruktivistik.

    ReplyDelete
  25. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb
    Pembelajaran inovatif biasanya berlandaskan paradigma konstruktivistik yang membantu siswa untuk menginternalisasi, membentuk kembali, atau mentransformasi informasi baru. Transformasi terjadi melalui kreasi pemahaman baru yang merupakan hasil dari munculnya struktur kognitif baru. Pemahaman yang mendalam terjadi ketika hadirnya informasi baru yang mendorong munculnya atau menaikkan struktur kognitif yang memungkinkan para siswa memikirkan kembali ide-ide mereka sebelumnya

    ReplyDelete
  26. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb
    Dalam seting kelas konstruktivistik, para siswa bertanggung jawab terhadap belajarannya, menjadi pemikir yang otonom, mengembangkan konsep terintegrasi, mengembangkan pertanyaan yang menantang, dan menemukan jawabannya secara mandiri. Tujuh nilai utama konstruktivisme, yaitu: kolaborasi, otonomi individu, generativitas, reflektivitas, keaktifan, relevansi diri, dan pluralisme. Nilai-nilai tersebut menyediakan peluang kepada siswa dalam pencapaian pemahaman secara mendalam.

    ReplyDelete
  27. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb
    Setting pengajaran konstruktivistik yang mendorong konstruksi pengetahuan secara aktif memiliki beberapa ciri: (1) menyediakan peluang kepada siswa belajar dari tujuan yang ditetapkan dan mengembangkan ide-ide secara lebih luas (2) mendukung kemandirian siswa belajar dan berdiskusi, membuat hubungan, merumuskan kembali ide-ide, dan menarik kesimpulan sendiri (3) sharing dengan siswa mengenai pentingnya pesan bahwa dunia adalah tempat yang kompleks di mana terdapat pandangan yang multi dan kebenaran sering merupakan hasil interpretasi (4) menempatkan pembelajaran berpusat pada siswa dan penilaian yang mampu mencerminkan berpikir divergen siswa.

    ReplyDelete
  28. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb
    Urutan mengajar konstruktivistik melibatkan suatu periode di mana pengetahuan awal para siswa didiskusikan secara eksplisit. Dalam diskusi kelas yang menyerupai negosiasi, guru memperkenalkan konsepsi untuk dipelajari dan mengembangkannya. Strategi konflik kognitif cenderung memainkan peranan utama ketika pengetahuan awal para siswa diperbandingkan dengan konsepsi yang diperlihatkan oleh guru. Untuk maksud tersebut, pemberdayaan pengetahuan awal para siswa sebelum pembelajaran adalah salah satu langkah yang efektif dalam pembelajaran konstruktivistik.

    ReplyDelete
  29. Fabri Hidayatullah
    18709251028
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Pembelajaran inovatif memberikan pengalaman seluas-luasnya pada siswa dalam mengkonstruk pengetahuannya. Siswa terlibat aktif dalam pembelajaran, terlibat dalam aktivitas berfikir maupun dalam kegiatan belajar sehingga dapat belajar dengan lebih bermakna. Sementara guru bertindak sebagai fasilitator dan mediator. Dalam melaksanakan pembelajaran yang inovatif memerlukan kreatifitas dan inovasi dari pendidik sebagai pengembang pendidikan. Jika melihat kondisi sekarang ini, pendidikan kita sudah mulai mengarah kepada pendidikan yang inovatif. Namun, di sisi lain, perubahan tersebut masih memiliki berbagai kendala. Selain itu juga masih terdapat pendidik yang enggan mengubah kebiasaan lamanya dalam pembelajaran tradisional menuju pembelajaran yang inovatif.

    ReplyDelete
  30. Deden Hidayat
    18709251032
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Berdasarkan komponen pembelajaran inovatif di atas disebutkan bahwa LKS harus mampu memfasilitasi kegiatan belajar kelompok atau individu merupakan salah satu komponennya. LKS pada pembelajaran inovatif merupakan LKS yang dikembangkan sendiri oleh guru. Hal tersebut dikarenakan karena guru yang mengetahui dengan pasti mengenai karakteristik siswa di kelas. Kemudian guru dapat mengembangkan LKS dengan memperhatikan karakteristik-karakteristik siswanya di kelas, dengan begitu diharapkan LKS yang dikembangkan oleh guru dapat membantu siswanya dalam menemukan atau membangun sebuah konsep.

    ReplyDelete
  31. Deden Hidayat
    18709251032
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Kontruktivisme merupakan salah satu ciri dari pembelajaran inovatif. Menurut terori belajar kontruktivisme, belajar merupakan sesuatu yang benar-benar dilakukan oleh siswa dengan aktif, dimana siswa mengkonstruksi atau membangun pengetahuannya sendiri dan menyimpulkan suatu pengetahuan baru tersebut dengan mengaitkannya dengan pengetahuan yang sudah ada didalam diri siswa.

    ReplyDelete
  32. Deden Hidayat
    18709251032
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Komponen dari pembelajaran inovatif yang lainnya yaitu adanya variasi metode dan media yang digunakan. Metode dan media merupakan suatu hal yang sangat penting dalam pembelajaran. Metode dan media tentunya harus disesuaikan dengan materi yang akan diajarkan maupun karakteristik siswa di kelas. Adanya variasi metode dan media akan mengakibatkan proses pembelajaran yang akan dilaksanakan tidak membosankan, karena dengan adanya variasi tersebut akan menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, dimana pembelajaran tersebut akan meningkatkan motivasi siswa dalam belajar.

    ReplyDelete
  33. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Semakin canggihnya IPTEK pada era digital ini membuat siswa, guru, penyelenggara pendidikan, penyadar pendidikan, orangtua, masyarakat, mencari celah agar siswa bisa semakin canggih juga dalam berpikir dan juga ikut andil berinovasi dalam kemajuan pembelajaran era digital. Bisa dimulai dengan kesadaran diri siswa sehingga bisa diketahui apa yang diinginkan siswa agar mereka bisa lebih terlatih dengan hal-hal yang berbau inovatif di jaman sekarangyang tidak bisa dinikmati anak sekolah jaman dulu. Setelah kesadaran diri, beralih ke pemberdayaan hal-hal di sekeliling yang dijadikan sebagai insiprasi, sebagai bahan pembelajaran baru.

    ReplyDelete
  34. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Pembelajaran di awali berkaca dari jaman dulu yang benar-benar tradisional dan hanya mengandalkan buku dan pengalaman. Tidak seperti jaman sekarang yang sudah berbantuan dunia maya, dan barang elektronik. Bahkan pada jaman dulu, buku pun masih sulit untuk didapatkan atau dipinjam kalau tidak mengenal baik dengan yang punya buku. Diktator mungkin pendapat dari para siswa jaman dulu kepada gurunya karena memang siswa hanya dituntut untuk menuruti apa yang diajar guru dan harus sesuai dengan apa sudah dijelaskan guru. Sehingga, siswa hanya mengikuti arahan dari guru maupun buku dan akhirnya tidak dengan cara mereka senditri. Mereka takut untuk mengutarakan cara mereka sendiri karena bisa dianggap salah, dan bisa dianggap melawan guru.

    ReplyDelete
  35. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Setelah beralih kepada pembelajaran yang lebih modern maka munculah berbagai macam kreatifitas IPTEK yang disasarkan untuk para pendidik maupun para peserta didik. Hal itu akan membuat siswa bisa menjadi ikut kreatif, bisa membuat siswa menjadi malas karena sudah ada kecanggihan teknologi yang langsung memberitahu jawaban mereka. Meskipun sistem nya berpusat pada siswa, tidak semua siswa siap dengan hal itu karena nyatanya masih ada siswa yang hanya ingin duduk dan mendengarkan daripada ikut mencari jalan keluar. Sehingga masih perlu adanya evaluasi bagaimana siswa di jaman era digital ini masih ingin menjadi siswa seperti jaman tradisional.

    ReplyDelete
  36. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Pembelajaran berkelanjutan pada jaman modern semakin mengembangkan sayapnya untuk lebih bermanfaat bagi para siswanya. Untuk mempermudah mereka dalam menemukan jawaban dengan bantuan media dan juga kesadaran diri masing-masing siswa untuk lebih inovatif. Berbagai macam metode pembelajaran, media belajar, instumen belajar, dll yang dilakukan guru agar mencapai goal siswa berpikir kritis dan tidak bergantung pada teman-temannya. Guru perlu melakukan evaluasi diri pada siswa apa saja yang kurang dipahami, dan solusi apa yang diinginkan siswa agar mereka bisa lebih nyaman untuk belajar. Karena semua metode pembelajaran yang digunakan guru selallu berakhir dengan kegiatan kesimpulan materi oleh siswa.

    ReplyDelete
  37. Kartianom
    18701261001
    S3 PEP 2018

    Saat ini pembelajaran inovatif yang sedang diterapkan di Indonesia adalah penerapan pendekatan saintifik. Namun masih ada guru yang menerapkan metode, strategi pembelajaran tradisional pada proses pembelajaran. Guru hanya menjelaskan dan memberikan soal latihan. Siswa tidak terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Padahal pelajaran akan lebih bermakna apabila siswa lebih terlibat aktif dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  38. Hendra B.
    18701261008
    PEP S3 2018

    pembelajaran tradisional versus pembelajaran inovatif. Secara garis besar pada pembelajaran inovatif ditunut guru yang cukup kreatif dalam mengelola pembelajaran di kelas. Guru yang dapat menumbuhkan rasa penasaran siswa dalam mencari informasi dan aktif melakukan pertanyaan. karena pointnya adalah student center dimana guru menjadi fasilitator. jika guru tidak memilki kemampuan ini maka tetap saja akan kembali ke pembelajaran tradisional meskipun telah menggunakan salah satu komponen pembelajaran inovatif misalnya rpp yang inovatif.

    ReplyDelete