Oct 31, 2014

Pertanyaan-pertanyaan Filsafat dari mahasiswa S2 PM D




Pertanyaan-pertanyaan berikut muncul dari para Mahasiswa  pada perkuliahan Filsafat Ilmu program S2 Pendidikan Matematika (PM D) Hari Jum'at, 31Oktober 2014 pk 10.00 sd 11.40 di R. 100 B Gedung PPs Lama Universitas Negeri Yogyakarta. Silahkan para pembaca yang budiman untuk berusaha menjawab atau menanggapi satu atau lebih dari pertanyaan-pertanyaan tersebut. Selamat berfilsafat, semoga selalu diberi kecerdasan pikiran dan hati. Amin.

1. Ahmad Lutfi:
Apa hakekat Politik menurut Filsafat?


2. Ezi Apino:
Apa hakikat Metode Saintifik?


3. Retno Kusuma:
Bagaimana Netralitas/Ketidaknetralan Ilmu menurut Filsafat?


4. Ida Trisnadati
Bagaimana Filsafat di waktu yang akan datang?


5. Nurhayati:
Apa makna sifat Baik-Buruk dan Positif-Negatif dalam Filsafat?


6. Nurul Husnah:
Apa yang dimaksud Kesadaran dari sudut pandang Filsafat?


7. Juz'an Afandi:
Mohon dijelaskan apakah yang dimaksud Filsafat Kritis itu?


8. Libertus Di Umart Alvares:
Bagaimana cara memersiapkan Generasi Muda/Penerus dari kacamata Filsafat?


9. Arini Ulfah Hidayati:
Apa makna bosan atau jenuh?


10. Hanifa Prahastami Pambayun:
Apa makna Hilang?


11. Lisaiha Rodiyya:
Apakah hakekat Menguasai atau Hegemoni?


12. Dita Puspitawedana:
Apakah batasan-batasan dari konsep Hedonisme itu? Dan bagaimana menyikapinya?


13. Ristu Haiban Hirzi:
Bagaimana hubungan antara Sifat-sifat yang Ada dan yang mungkin Ada?

14. Mukhlas Triono:
Bagaimana hubungan antara konsep-konsep Kebenaran yang ada?

15. Apolonia Hendrice Ramda:
Bagaimana Filsafat mampu menjelaskan hakekat Sukses dan Gagalnya sebuah kehidupan?

16. Hafizh Praditya Mahardika:
Apa yang dimaksud sebagai Ego, Superego, Egoist, Egocentris, dan sejenisnya?

17. Rosalia Hera:
Apakah ada konsep berpikir yang sesat di dalam Filsafat? Bagaimana penjelasannya?

18. La Ode Amril:
Apakah yang disebut Fiksi itu?

19. Danis Agung Nugroho:
Bagaiman perjalanan seorang bisa sampai pada tinkatan dapat disebut sebagai Filsuf?

20. Fitriyani:
Apa hakikat Gila dalam Filsafat?

21. Lidrawati:
Bagaimana penjelasannya bahwa seseorang dapat mengetahui Pikiran orang lain? Dan bagaimana penjelasannya bahwa seseorang dapat menjelaskan kepada orang lain apa yang dia ketahui?





62 comments:

  1. Rindang Maaris Aadzaar
    18709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2018

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Dari beberapa pertanyaan yang ada, saya tertarik untuk menjawab pertanyaan nomor 13 dari Ristu Haiban Hirzi tentang Bagaimana hubungan antara Sifat-sifat yang Ada dan yang mungkin Ada? Jawaban saya berdasarkan refleksi yang didapatkan dari perkuliah dengan Pak Marsigit adalah semakin dikejar yang mungkin ada maka semakin banyak juga tidak diketahui karena manusia itu tidak sempurna. Manusia sempurna dalam ketidaksempurnaan. Manusia tidak sempurna di dalam kesempurnaan. Kemudian sebenar-benarnya berfilsafat, yang mungkin ada yang ada adalah tesis. yang dilihat dan didengar adalah tesis. Berfilasat adalah mencari antitesis. Antitesis adalah bukan tesis. Kacamata adalah tesis dan antitesisnya adalah bukan tesis.
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    ReplyDelete
  2. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb
    Saya akan mencoba menjawab pertanyaan no 6 tentang kesadaran dalam filsafat. Kesadaran dalam filsafat adalah jika seseorang menyadari ruangnya dan waktunya. Dalam hal ini adalah Doa. Sama yang pernah dijelaskan oleh prof Marsigit bahwa sebenar-benar manusia adalah terancam kematian atau tidak sadar karena tidak selalu bersama doa.

    ReplyDelete
  3. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb
    Saya akan mencoba menjawab pertanyaan no 7 tentang filsafat kritis. Filsafat mempertanyakan apa saja secara kritis seluruh realitas tetapi sekaligus memberikan jawaban, dengan cara mengkritik jawaban yang tidak memadai dan harus ikut mencari jawaban yang benar. Dengan begitu filsafat berfungsi sebagai suatu usaha umat manusia untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi, untuk menangani pertanyaan yang mendasar secara bertanggung jawab.

    ReplyDelete
  4. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb
    Saya ingin menambahkan terkait pertanyaan no 7 tentang sikap orang barat dan orang imur dalam kritis berfilsafat. Bagi orang Barat, berpikir secara kritis dan argumentatif sudah menjadi bagian dari budaya mereka. Sedangkan bagi orang Timur, budaya yang ada adalah penghormatan terhadap otoritas pemikir sebelumnya sehingga sikap kritis tidak berkembang. Perspektif nenek moyang yang melekat dalam diri orang Timur ialah menganggap pemikiran orang-orang yang memiliki kuasa adalah sesuatu yang patut untuk dihormati dan bukan untuk dibantah. Sehingga orang Timur bersifat lebih pasif dan hanya menerima yang sudah ada sebelumnya.

    ReplyDelete
  5. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb
    Saya akan mencoba menjawab pertanyaan no 8 tentang mempersiapkan generasi muda. Dalam mempersiapkan generasi muda, seharusnya di tanamkan jiwa agar tidak selalu membenarkan dirinya sendiri. Tidak egois. Dan selalu membaca dan membaca. Sehingga, generasi muda akan selalu terus dan menerus menuntut ilmu. Hal ini dicontohkan oleh prof Marsigit dalam NOLisasi tes jawab singkat.

    ReplyDelete
  6. Aan Andriani
    18709251030
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Baik-buruk dan positif-negatif dalam filsafat sama halnya dengan tesis dan antitesis. Baik ataupun positif merupan tesis. Sedangkan buruk ataupun negatif merupakan antitesis. Setiap tesis pasti mempunyai antitesis. Dimana tesisnya kebaikan maka antitesisnya keburukan. Dimana ada tesis pasti ada antitesisnya. Misalnya saja warna hitam, antitesisnya bukan warna hitam. Dimana ada sifat positif pasti ada antitesisnya yaitu bukan sifat positif atau sifat negatif. Di dunia ini selalu ada tesis dan antitesis. Tidak semuanya orang baik, tapi pasti ada juga orang yang buruk sikapnya. Berbuat baik sama halnya dengan berbuat yang positif dan berbuat buruk sama halnya dengan berbuat yang negatif.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  7. Fany Isti Bigo
    18709251020
    PM A PPs UNY 2018

    Saya coba untuk menjawab pertanyaan nomor 2 tentang apa hakikat metode saintifik? Metode saintifik merupakan metode ilmiah yang bertujuan untuk membuktikan suatu kebenaran dengan cara tertentu dan sesuai dengan aturan yang ada sehingga dapat diterima. Metode saintifik dilakukan karena muncul rasa ingin tahu untuk mencari kebenaran akan suatu hal yang ada. Cara penyelesaiannya pun disesuaikan dengan aturan yang ada yaitu kegiatan mengamati (untuk mengidentifikasi hal-hal yang ingin diketahui), merumuskan pertanyaan (dan merumuskan hipotesis), mencoba/mengumpulkan data (informasi) dengan berbagai teknik, mengasosiasi/ menganalisis/mengolah data (informasi) dan menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari kesimpulan untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikapmengamati, menanya, menalar, menciba dan mengomunikasikan. Hakikat metode saintifik adalah siswa diarahkan untuk mengkonstruk sendiri pengetahuannya atas dasar kebenaran dan rasa ingin tahu.

    ReplyDelete
  8. Tiara Cendekiawaty
    18709251025
    S2 Pendidikan Matematika 2018

    Saya akan mencoba menjawap pertanyaan no 10 tentang apa makna hilang?. Objek dalam filsafat yaitu yang ada dan mungkin ada. Hilang berarti terjebak dalam mitos, artinya sudah tidak memikirkan yang ada dan mungkin ada lagi karena sudah mantap dengan sesuatu baru dan melupakan yang lama. Hilang berarti sudah mengalami disorientasi.

    ReplyDelete
  9. Aan Andriani
    18709251030
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Bagaimana hubungan antara yang ada dan yang mungkin ada. Yang ada merupakan hal yang sudah ada dalam pikiran baik karena kita sudah pernah melihatnya, mengalaminya, atau baru memikirkannya. Ada berrati sudah tergambar dalam pikiran kita. Sedangkan yang mungkin ada berarti hal ini belum muncul dalam pikiran kita. Namun hal ini bisa dimunculkan dengan adanya suatu peristiwa atau hal-hal yang baru. Sehingga yang awalnya tidak ada bisa menjadi ada dalam dalam pikiran maupun kenyataan. Yang tidak ada dalam pikiran tadi mungkin ada dalam pikiran saat ini. Karena kita yang tadi sudah berubah menjadi kita yang saat ini. Awalnya kita mempunyai sifat yang baik tidak sedikitpun kita berani untuk berbuat yang tidak baik. namun hal ini juga mungkin bisa berubah jika kita bergaul dengan orang kurang baik. sehingga hal ini memungkinkan kita berbuat sama seperti orang yang kurang baik tersebut.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  10. Fany Isti Bigo
    18709251020
    PM A PPs UNY 2018

    Saya coba menjawab pertanyaan nomor 10 tentang apa makna hilang? Hilang berarti kita tidak lagi memiliki hak atas sesuatu atau sesuatu itu telah lenyap, tidak kelihatan dan tidak ada lagi. Kita merasa begitu kehilangan ketika kita kehilangan sesuatu yang berarti dalam hidup kita dan kita sadar bahwa hal tersebut tidak lagi kita miliki. Seperti kehidupan akan hilang dan tidak bermakna manakala kita tidak membuat kehidupan itu hidup dan tidak menjadi berkat untuk orang lain.

    ReplyDelete
  11. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb
    Saya akan menjawab pertanyaan no 9 tentang makna bosan atau jenuh. Bosan itu apabila seseorang tidak memiliki variasi kegiatan dari setiap ruang ke ruang lainnya dan dari setiap waktu ke waktu yang lainnya. Jadi, seseorang akan menjadi bosan jika dalam aktivitasnya selalu sama dengan ruang dan waktu sebelumnya. Daoat dikatakan aktivitasnya dari setiap ruang dan waktu monoton.

    ReplyDelete
  12. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb
    Saya akan menjawab pertanyaan no 10 tentang makna hilang. Hilang itu tidak ada didalam ruang dan waktu. Contohnya jika saya memiliki handphone dan beberapa detik kemudian handphone itu tidak ada di ruang dan waktunya, maka, hilang sudah handphone tersebut. Jadi, hilang itu tidak ada di ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  13. Septia Ayu Pratiwi
    18709251029
    S2 Pendidikan Matematika B

    Berdasarkan pertanyaan-pertanyaan diatas, nomor 21 kepunyaan saudara Lidrawati menarik perhatian saya. Dia bertanya tentang bagaimana penjelasannya bahwa seseorang dapat mengetahui pikiran orang lain? Dan bagaimana penjelasannya bahwa seseorang dapat menjelaskan kepada orang lain apa yang diketahui?. Menurut kacamata saya, seseorang dapat mengetahui pikiran orang lain ketika orang lain itu berbicara. Apa yang ia katakana biasanya mencerminkan apa yang pikirkan. Kata-kata yang ia ucapkan merupakan hasil dari otak yang memproses pemikiran orang tersebut. Setelah informasi itu diproses oleh otak kemudian diolah menjadi kata-kata. Selain melalui kata-kata, seseorang bisa mengetahui apa yang sedang dipikirkan oleh orang lain yaitu melalui mata dan gesture tubuhnya. Gesture tubuh seseorang dapat mencerminkan apa yang sedang dialami oleh orang tersebut. bagaimana cara seseorang menjelaskan tentang apa yang ia ketahui kepada orang lain yaitu dengan mengungkapkan hal tersebut baik melalui tulisan maupun secara verbal. Ia bisa mengatakan hal tersebut kepada orang lain dengan menggunakan data-data yang telah ia peroleh. Data disini bukan berarti data formal, namun hal yang telah ia lihat, dengar, atau ia sentuh. Sesuatu hal tersebut bisa dianggap fakta jika dapat dibuktikan kebenarannya secara ilmuah, namun akan menjadi suatu cerita atau fiksi jika tidak dapat dibuktikan kebenarannya.

    ReplyDelete
  14. Septia Ayu Pratiwi
    18709251029
    S2 Pendidikan Matematika B

    Saya akan mencoba menjawab pertanyaan dari saudara Libertus Di Umart Alvares tentang bagaimana cara memersiapkan Generasi muda/penerus dari kacamata filsafat. Filsafat merupakan ada dan yang mungkin ada, dan yang sesuai dengan ruang dan waktu. Pemuda mempunyai nalar ada dan yang mungkin ada. Mengembangkan para pemuda yaitu dengan melihat potensi-potensi yang mereka miliki. Pemuda mudah sekali belajar hal baru, akan tetapi mereka juga mudah terpengaruh baik hal tersebut positif maupun negative. Mempersiapkan generasi muda yaitu dengan memberikan wadah kepada mereka untuk mengeksplorasi bakat dan minatnya. Tugas seorang senior adalah memberikan isi yang berkualitas dan contoh positif yang berkelanjutan. Setiap zaman mempunyai karakter pemuda yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, membangkitkan jiwa-jiwa pemuda harus disesuaikan dengan masanya dan kemampuannya.

    ReplyDelete
  15. Fany Isti Bigo
    18709251020
    PM A PPs UNY 2018

    Disini saya mencoba untuk menjawab pertanyaan nomor 3 tentang bagaimana netralitas/ketidaknetralan Ilmu dalam Filsafat.
    Ilmu merupakan bentuk dari pengetahuan yang kita pelajari. Ilmu memiliki tingkatan dari tingkatan yang paling rendah sampai ke tingkatan yang lebih tinggi, dari hal yang tidak kita ketahui menjadi hal yang kita ketahui, serta dari apa yang tidak kita pahami menjadi sesuatu yang kita pahami. Berfilsafat tentang ilmu berarti kita berterus terang terang kepada diri kita sendiri. netral adalah sikap tidak memihak kepada siapapun atau apapun, tidak berat sebelah, berada di garis tengah, bukan pula bersifat abu-abu. Dikaitkan dengan ilmu filsafat maka berarti bahwa netralitas/ketidaknetralan ilmu dalam filsafat hendaknya menjadikan pribadi kita bersikap netral atau tidak memihak pada ilmu manapun. Bersikap netal dalam perkembangan ilmu yang ada, tidak memihak pada kebaikan dan keburukan dalam mengembangkan ilmu.

    ReplyDelete
  16. Atin Argianti
    18709251001
    PPs PM A 2018
    Berdasarkan pertanyaan apa yang dimaksud kesadaran dari sudut pandang filsafat, menurut saya kesadaran diri itu ada dua yaitu kesadaran di dalam pikiran dan kesadaran diri di luar pikiran. Kesadaran diri dalam pikiran yaitu memikirkannya, sedangkan kesadaran di luar pikiran adalah panaca indra kita. Jadi, kesadaran diri tersebut dimulai dari panca indra kita yang ditangkap oeh sensori memori kemudian menuju ke working memori sehingga kita dapat memilihnya apakah tersimpan di long term memori atau tidak.

    ReplyDelete
  17. Atin Argianti
    18709251001
    PPs PM A 2018
    Berdasarkan pertanyaan bagaimana hubungan antara sifat-sifat yang ada dan mungkin ada, sesuai yang pernah dijelaskan Pak Marsigit bahwa filsafat itu ada dua yaitu ada dan mungkin ada. Ada dan mungkin ada di dalam pikiran dan jika diekstensikan ada dan mungkin ada dalam hati. Hubungan ada dan mungkin ada terjadi jika ada proses atau mengada. Mengada yang mungkin ada yang akan menjadi ada.

    ReplyDelete
  18. Atin Argianti
    18709251001
    PPs PM A 2018
    Dari pertanyaan hakikat gila dalam filsafat, menurut versi saya adalah filsafat adalah cara pandang kita dalam berpikir yang sesuai dengan ruang dan waktu. Dan jika diekstensikan pikiran tersebut dalam hati. Filsafat menggunakan hati dalam berkeyakinan. Akan menjadi gila jika hati tidak digunakan dalam keyakinan. Gila karena menganggap Tuhan itu tidak ada, karena pada dasarnya tingkatan tertinggi dalam filsafat adalah spiritual.

    ReplyDelete
  19. Atin Argianti
    18709251001
    PPs PM A 2018
    Dari pertanyaan apa makna sifat baik-buruk dan positif-negati dalam filsafat, menurut saya hidup adalah kontradiksi dan saling tertimpa oleh sifat yang lain. Makna sifat baik-buruk dan positif-negati dalam filsafat adalah tertimpa sifat satu dengan sifat yang lain adalah sebenar-benarnya hidup. Jika tidak ada ketertimpaan maka tidak aka nada kehidupan.

    ReplyDelete
  20. Aizza Zakkiyatul Fathin
    18709251014
    Pps Pendidikan Matematika A

    Dari pertanyaan-pertanyaan tersebut Saya ingin mencoba menjawab apa makna bosan atau jenuh? Menurut saya jenuh adalah rasa bosan atau suatu keadaan dimana ada perasaan bosan atau jemu dengan situasi ata kondisi tertentu. Rasa bosan atau dapat dikatakn tidak semangat dalam beraktifitas akibat rutinitas yang terus menerus dilakukan berulang. Pada dasarnya, tiap orang menyadari keadaan yang dialaminya. Begitu pula ketika kita sedang jenuh, sebenarnya kita sadar kita sedang jenuh, hanya saja kita mau terus-terusan begitu atau tidak.

    ReplyDelete
  21. Aizza Zakkiyatul Fathin
    18709251014
    Pps Pendidikan Matematika A

    Saya akan mencoba menjawab apa makna hilang? Hilang adalah suatu keadaan dimana kita pernah memiliki sesuatu namun karena suatu hal maka sesuatu tersebut tidak lagi menjadi milik kita. Kadang kehilangan adalah akibat dari suatu keteledoran manusia. Contohnya meninggalkan barang berharga ditempat umum sengaja karena berpikir ada Alloh yang menjaga tanpa ada usaha untuk menitipkan pada seseorang atau yang lain. Ini namanya pasrah tanpa usaha. Hal ini telah menyalahi aturan bahwa manusia tidak berikhtiar dulu sebelum menerima takdir. Oleh karena itu proses ini mengajarkan agar tidak membuat tamak pada realitas dan menyadari hakikat diri sebagai manusia yang memiliki titik takdir pada suatu masanya. Kehilangan memang menyedihkan tapi kita tidak bisa menghindari itu.

    ReplyDelete
  22. Aizza Zakkiyatul Fathin
    18709251014
    Pps Pendidikan Matematika A

    Saya akan menjawab mengenai hubungan yang ada dan yang mungkin ada. Seperti yang sering dijelaskan Pak Marsigit bahwa objek kajian filsafat adalah yang ada dan yang mungkin ada. Dari yang ada maka dalam filsafat kita bisa mengkritisi dengan mencari filsafatnya dari yang ada tersebut. Dari yang mungkin ada maksudnya adalah karena ada kata mungkin artinya bisa ada dan tidak ada. Untuk mencari sesuatu yang mungkin ada tersebut adalah dengan mengada, kemudian menjadi ada dan yang melakukan proses tersebut akan menjadi pengada.

    ReplyDelete
  23. Aizza Zakkiyatul Fathin
    18709251014
    Pps Pendidikan Matematika A

    Saya akan mencoba menjawab mengenai berpikir sesat dalam filsafat? Pertama kali mendengar kata filsafat terbesit dalam pikiran bahwa hati-hati dalam belajar filsafat karena bisa membawa kesesatan. Namun, setelah dijelaskan pada awal perkuliahan bahwa dalam filsafat adalah suatu ilmu yang paling tinggi tetapi tidak akan pernah menyentuh spiritualitas. Karena keduanya berbeda dimensi. Artinya sesatnya dalam filsafat itu ketika dalam berfilsafat tidak berpegang pada spiritualitas. Menurut saya dengan berfilsafat justru kita malah terhindar dari kesesatan karena dalam filsafat kita selalu dituntut untuk berfikir kritis terhadap sesuatau yang ada dan yang mungkin ada. Berfikir kritis haruslah diimbangi dengan hati. Maka dari itu sering Pak Marsigit katakana “pikirkan apa yang kamu rasakan dan rasakan apa yang kamu pikirkan”. Demikian sesat dalam filsafat menurut Saya

    ReplyDelete
  24. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb

    Saya akan menjelaskan tentang apa itu hedonisme dan batasan-batasannya kedalam beberapa komentar.
    Hedonisme adalah pandangan hidup yang menganggap bahwa orang akan menjadi bahagia dengan mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan sebisa mungkin menghindari perasaan-perasaan yang menyakitkan. Hedonisme merupakan pandangan bahwa kesenangan atau kenikmatan atau hawa nafsu adalah tujuan utama dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  25. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Batasan batasan hedonisme menurut saya adalah harus sesuai dengan ruang dan waktu. Dalam kehidupan memang benar ada kesenangan. Tapi kita harus paham ruang dan waktunya, harus paham porsinya. Tidak boleh terlalu berlebihan. Contohnya saja dalam makan, kenikmatan terjadi ketika kita makan secukupnya bukan karena makan sebanyak-banyaknya. Jadi, kita harus selalu berada di ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  26. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Saya akan menjelaskan apa itu yang ada dan mungkin ada serta hubungannya.
    Yang ada adalah jika ada di dalam pikiran kita. Yang mungkin ada itu adalah yang belum ada di pikiran kita. Hubungannya adalah sebenarnya konsep itu sudah ada dalam dunia ini, namun karena kita belum mengetahuinya maka konsep itu statusnya hanya mungkin ada. Jadi ada dan mungkin ada itu berdasarkan atas ada tidaknya suatu konsep dalam pemikiran seseorang.

    ReplyDelete
  27. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Saya akan menjelaskan kesuksesan dan kegagalan. Menurut saya, kesuksesan dan kegagalan akan selalu berdampingan sesuai dengan ruang dan waktunya. Jika sesuai maka sukses, jika tidak sesuai maka gagal. Kesuksesan itu pasti berawal dari berbagai macam kegagalan. Karena tidak ada kata sukses tanpa ada permulaan kegagalan.

    ReplyDelete
  28. Aizza Zakkiyatul Fathin
    18709251014
    Pps Pendidikan Matematika A

    Saya mencoba menjawab mengenai bagaimana seseorang bisa mencapai tingkatan filsuf? Seseorang dikatakan filsuf itu bukan karena dirinya yang mengakui sebagai seorang filsuf. Filsuf juga bukan merupakan profesi atau gelar formal. Tetapi seseorang dikatakan filsuf itu oleh masyarakat yang mempelajari karya-karya. Seperti halnya Kyai itu adalah gelar yang diberikan kepada seseorang yang sudah memiliki ilmu agama yang tinggi. Mengapa seorang dikatakan filsuf? Filsuf adalah orang yang mengusai ilmu filsafat. Menurut salah satu sumber dijelaskan bahwa seorang filsuf adalah mereka yang berpikir dengan teliti dan menurut aturan yang pasti dalam artian tidak boleh melanggar aturan berpikir yang telah dibuatnya sendiri.

    ReplyDelete
  29. Aizza Zakkiyatul Fathin
    18709251014
    Pps Pendidikan Matematika A

    Saya akan mencoba menjawab hakikat gila dalam filsafat. Menurut Saya, gila adalah suatu keadaan hilangnya kesadaran dalam ruang dan waktu. Seseorang yang gila artinya dia tidak memiliki kesadaran dalam dirinya. Namun, kesadaran yang bersifat kodrati manusiawi masih tetap ada seperti orang gila masih membutuhkan makan, minum, tidur dan lainnya. Namun, gila itu dalam arti hilangnya kesadaran dalam berpikir. Orang gila akan malas dan tidak memikirkan apa yang terjadi. Inilah yang menjadi akibat ketika sesorang berhenti dalam berfikir. Berhenti dalam berfikir itu akan terjebak pada mitos. Nah mitos inilah yang membawa manusia pada keadaan gila karena mereka telah tersesat dalam berpikir atau telah mengalami kesalahan pikir.

    ReplyDelete
  30. Aizza Zakkiyatul Fathin
    18709251014
    Pps Pendidikan Matematika A

    Baik-buruk dan postif-negatif adalah dua hal yang kontradiktif dan bersifat relatif. Baik-buruk dan postitf-negatif juga merupakan estetika. Artinya mengatakan sesuatu itu baik-buruk atau positif-negati tergantung pada sudut orang yang memandang. Selain itu baik-buruk dan postif-negatif juga terkait dengan ruang dan waktu. Akan menjadi baik jika pada ruang dan waktu yang tepat.

    ReplyDelete
  31. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  32. Diana Prastiwi
    PPs P.Mat A 2018
    18709251004

    Dalam mengetahui sifat hedon, perlu kita tahu sifat tersebut merupakan salah satu sifat setan yang menyesatkan manusia untukikut dalam kepribadian setan sendiri. Hedonisme itu temannya setan dan setan itu berbahaya. Tidak ada setan yang sholeh, sholehah. Setan selalu mengajak kepada keburukan, kemaksiatan dan dosa. Hobi setan adalah menggoda manusia, memang itulah tugasnya. Ketika manusia berbuat buruk, setan bahagia karena berhasil menjadikan manusia melakukan dosa. Begitu pula dengan hedonisme. Ia adalah paham yang hanya mementingkan kepentingan duniawi semata, terukur secara materi. Inginnya membeli apapun, foya foya tanpa batas. Hal yang harus digunakan untuk membatasi bahkan menghilangkan sikap hedonimse adalah dengan memperbaiki komunikasi atau ibadah kepada Allah SWT karena konsep keTuhanan, ketauhidan dalam hidup kita itulah yang nomer satu harus diprioritaskan kapanpun, dimanapun sampai ajal menjemput. Berpikir visioner, sebab akibat hedonisme juga akan menjadi cara mengurangi atau menghilangkan hedonisme. selain visioner juga dapat dengam menyibukkan diri sendiri dalam peerjaan yang produktif, belajar, mengerjakan tugas, kegiatan kampus diikuti yang dapat digunakan untuk mengembangkan pengetahuan dan pengalaman sehingga produktifitas dapat menjadikan kita jauh dari kehidupan hedonisme yang merusak jiwa manusia akan sesuatu barang.

    ReplyDelete
  33. Diana Prastiwi
    PPs P.Mat A 2018
    18709251004

    Hilang berarti tidak adalagi, lenyap, tidak terlihat. Hilang secara filsafat mungkin dimaknai dengan hilangnya hati dan akal manusia. Sungguh manusia yang kehilangan akal dan hati adalah orang yang mati. Hati merupakan bagian terdekat hubungan dengan Allah SWT, dengan sesama manusia maupun dengan makhluk lain. Dengan hati dan dibalut dengan akal hidup akan seimbang. Jadi, hilang disini menurut saya adalah hilangnyakesadaran manusia atas dirinya sendiri.

    ReplyDelete
  34. Deden Hidayat
    18709251032
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Menanggapi pertanyaan nomor 6 mengenai apa yang dimaksud kesadaran dari sudut pandang Filsafat? Kesadaran dalam berfilsafat yaitu terjadi jika kita percaya bahwa ada ruang dan waktu yang berbeda dalam kehidupan. Pemikiran yang kita lakukan harus dapat kita sesuaikan dengan ruang dan waktunya. Hal tersebut bertujuan agar terhindar dari kesalahan-kesalahan yang mungkin kita lakukan. Menyadari akan adanya ruang dan waktu yang berbeda akan membuat kita berusaha untuk terus menyesuakan diri dengan cara selalu meningkatkan ilmu dan pengalaman yang kita miliki.

    ReplyDelete
  35. Deden Hidayat
    18709251032
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Menanggapi pertanyaan dari saudara Juz'an Afandi mengenai apa yang dimaksud Filsafat Kritis itu? Filsafat adalah olah pikir, dimana objek dari filsafat sendiri yaitu meliputi yang ada dan yang mungkin ada. Pemikiran yang kita lakukan untuk dapat menggapai yang ada dan yang mungkin ada haruslah dilakukan dengan pemikiran yang kritis. Pikiran kritis akan dapat menghindarkan diri kita dari mitos-mitos yang ada. Karena jangan sampai kita termakan oleh mitos dalam kehidupan kita. Jika kita sudah termakan oleh mitos maka yang akan terjadi kita akan masuk kedalam jalan keburukan.

    ReplyDelete
  36. Aizza Zakkiyatul Fathin
    18709251014
    Pps Pendidikan Matematika A

    Sukses dan gagal adalah takdir manusia. Sukses dan gagalnya seseorang tergantung pada ikhtiarnya. Karena sukses dan gagal termasuk takdir yang dapat dirubah. Manusia hanya bisa berikhtiar, mengupayakan segala sesuatu yang ingin dicapai sebaik mungkin. Selanjutnya adalah Tangan Alloh SWT yang bekerja untuk menentuka sukses dan gagal. Ketika kita meraih kesuksesan tidak pantas untuk berbangga diri karena manusia harus selalu ingat bahwa yang membawa kesuksesan adalah Alloh dan perantaranya adalah ikhtiar manusia itu sendiri. Sedangkan ketika kita mendapatkan kegagalan maka jangan menyerah. Karena dengan menyerah artinya kita telah berhenti berpikir, padahal Alloh telah berjanji dalam firmannya “ Karena sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan (QS. Al Insyirah ayat 5)”.

    ReplyDelete
  37. Rosi anista
    18709251040
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr wb
    Saya ingin menanggapi pertanyaan tentang bagaimana filsafat dimasa yang akan datang ? Menurut saya dimasa yang akan datang filsafat berkembang sesuai dengan pemikiran manusianya, sesuai dengan pengalaman-pengelaman hidup baru yang terjadi dikehidupan manusia. Karena pada dasarnya sebenar-benar filsafat adalah berpikir. Berpikir sesuai dengan apa yang kita dapat kemudian kita rekam dalam otak kita.

    ReplyDelete
  38. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    berkenaan dengan pertanyaan Nurul Husnah:
    Apa yang dimaksud Kesadaran dari sudut pandang Filsafat?
    Kesadaran ada di dalam pikiran manusia, bila pikirannya tidak sadar maka sedang apa manusia itu, bisa jadi kesadaran yang diinginkan tidak sesuai dengan kenyataan sehingga dianggap tidak sadar oleh tubuh. Kesadaran bisa dikendalikan dalam pikiran dan hati sehingga mereka bekerja sama untuk memulai proses di mana kesadaran harus tetap sadar bagaimanapun kondisi fisik manusia, sehingga bisa menggunakan pikirannya untuk berfilsafat.

    ReplyDelete
  39. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    berkaitan dengan pertanyaan Hanifa Prahastami Pambayun:
    Apa makna Hilang?
    Hilang tidak ada, musnah, tidak berlihat, tidak terasa, tidak terpikirkan, tidak nyata. Hilang yang sesungguhnya berada dalam pikiran diri sendiri bagaimana memikirkan yang hilang jika yang dipikirkan tidak ada? Maka lebih berhati-hati lagi agar hilangnya pikiran tidak membuat hilang juga seluruh jiwa dan kesadaran manusia.

    ReplyDelete
  40. Cahya Mar'a saliha sumantri
    18709251034
    S2 pendidikan Matematika B

    Memgenai pertanyaan dari Ida Trisnadati
    Bagaimana Filsafat di waktu yang akan datang? Filsafat dari dulu sampai sekarang masih sama-sama disebut filsafat. Filsafat tetap kembali sumbernya pada pikiran manusia, jadi di masa mendatang filsafat tetap carilah dalam pikiranmu sendiri, kecuali pikiranmu yang berubah apakah akan sama seperti sekarang pemikiranmu dan bwrpikir filsafat juga akan berubah mengikuti jalan pikiranmu.

    ReplyDelete
  41. Bayuk Nusantara Kr.J.T
    18701261006
    PEP S3

    Konsep berpikir yang sesat dalam filsafat adalah ketika kita hanya mengembarakan pikiran tetapi tidak menetapkan hati atau keyakinan terlebih dahulu. Seperti yang sering diucapkan oleh prof Marsigit, sebelum kita mengembarakan pikiran maka tetapkan lah keyakinan terlebih dahulu. Dengan demikian, kita tidak akan sesat dalam berpikir.

    ReplyDelete
  42. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb
    Saya akan mencoba menjelaskan tentang apa yang di maksud fiksi. Fiksi adalah apa yang ada di dipikiran kita. Fiksi itu tidak nyata karena fiksi itu mungkin ada. Jadi, fiksi itu hanya akan ada jika pada ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  43. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb
    Saya akan mencoba menjawab pertanyaan tentang konsep berpikir yang sesat dalam filsafat. Kita harus berhati hati dalam berfilsafat. Jangan pernah mencampur adukkan dengan aqidah karena akan menimbulkan kesesatan. Jadi, kita harus berhati hati jika ingin berfilsafat dalam ruang dan waktu keyakinan.

    ReplyDelete
  44. Surya Shofiyana Sukarman
    18709251017
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Pertanyaan No.9 yaitu “ Apa makna bosan dan jenuh? Jenuh atau bosan merupakan hal yang wajar, setiap manusia pasti pernah merasakan kejenuhan, kejenuhan itu beragam-ragam terganung dalam konteks apa yang dihadapi, bisa jadi jenuh terhadap rutinitas, pekerjaan, harapan, ataupun hal-hal yang lebih spesifik lagi, Ketika kita merasakan kejenuhan berarti itu adalah hal alamiah yan terjadi dalam hidup ini, Namun kejenuhan itu tidak baik untuk kita biarkan apalgi sampai berlarut-lrut, ada banyak cara untuk mengurangi kejenuhan tersebut, seperti meningkatkan ibadah kita, senantiasa berdo’a, mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan coba lakukan hal-hal yang positif dari rutinitas harian kita.

    ReplyDelete
  45. Surya Shofiyana Sukarman
    18709251017
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Apa yang dimaksud dengna filsafat kritis itu? salah satu cabang filsafat yaitu logika materiil atau kritik (epistomologi), yang memandang isi pengetahuan (materiil) dan bagaimana isi ini dapat dipertanggungjawabkan. Sifat kritis merupakan merupakan tuntutan internal dari berpikir filosofis. Filsafat kritis artinya selalu bertanya secara fundamental dan mencari jawaban-jawaban rasional. Di sinilah peran dari filsafat, yakni dimana Filsafat secara kritis terus menerus mempertanyakan dan juga harus berani menawarkan jawaban-jawaban rasionalnya bagi permasalahan-permasalahan manusia.

    ReplyDelete
  46. Darwis Cahyo Nugroho
    18709251038
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum wr.wb
    Saya akan menjawab pertanyaan tentang seorang bisa sampai pada tinkatan dapat disebut sebagai Filsuf. Sebelumnya, filsuf adalah tingkat dimana seseorang dapat berfilsafat. Pada dasarnya, FILSAFAT itu AKU. Jadi semua yang ada di dalam PIKIRANKU adalah FILSAFAT. Jadi, seseorang dapat dikatakan sebagai filsuf jika orang tersebut memiliki pemikiran yang berbeda dengan orang pada umumnya. Namun, pemikirannya itu memiliki nilai kebenaran yang benar

    ReplyDelete
  47. Surya Shofiyana Sukarman
    18709251017
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Apa makna hilang? Hilang artinya tidak ada lagi atau telah lenyap. Hilang bisa juga disebut kematian, matinya akal, pikiran dan perasaan kita. Hilang tujuan merupakan tidak tahunya seseorang dalam menentukan arah hidupnya sendiri atau dilema, hilang arah merupakan kehilangan jati diri yang sebenarnya, hilang semangat berarti lelah dalam menjalani hidup ini, yang menandakan kita adalah orang yang penakut. Akal, pikiran dan hati diciptakan Allah SWT agar manusia mampu menjaga yang baik (tidak hilang) dan menghilangkan apa yang buruk.

    ReplyDelete
  48. Surya Shofiyana Sukarman
    18709251017
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Bagaimana perjalanan seorang bisa sampai pada tingkatan dapat disebut sebagai filsuf. Para ilmuwan ataupun filosof tidak memiliki rahasia untuk memperoleh pengetahuan yang tertutup untuk orang banyak. Begitu juga ilmu berbeda sifatnya dengan common sense, dimana ilmu sifanya lebih kritikal, lebih mendalam, lebih terkontrol dan sangat ketat dalam penelitian dan penganalisaannya. Kita semua menggunakan metode observasi, tetapi para filsuf dilatih utuk mengobservasi yang lebih teliti. Kita semua menggunakan metode trail dan error dan kita mengadakan percobaan berulang kali, tetapi para ilmuwan ataupun filsuf lebih gigih lagi. Selain itu, pengalaman-pengalamanya membuatnya mengetahui kesalahan-kesalahan yang dibuatnya, sehingga ia dapat menghindari kesalahan-kesalahanya yang telah dibuatnya pada masa lampau.

    ReplyDelete
  49. Surya Shofiyana Sukarman
    18709251017
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Bagaimana filsafat mampu menjelaskan hakikat sukses dan gagalnya sebuah kehidupan. Definisi sukses setipa orang berbeda, ada yang mengatakan bahwa sukses ketika ia telah memiliki pekerjaan, ada juga yang mendefinisikan sukses ketika ia mampu menebarkan manfaat kepada orang lain. Kesuksesan dan kegagalan bukan dua hal yang bertentangan, melainkan dua hal yang saling berkaitan, hal ini tergantung bagaimana memknai arti kata tersebut, karena sebenar-benarnya tidak ada manusia yang gagal, apabila ia mampu memaknai arti dari sebuah kegagalan. Karena dari kegalgalan tersebutlah kita terus belajar dari kesalahan-kesalahan, berusaha memperbaiki diri, dan beriktiar semaksimal mungkin. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa orang-orang sukses didunia tidak terlebas dari kegagalan, karena dari kegagalan itulah dia belajar menjadi orang yang sukses.

    ReplyDelete
  50. Surya Shofiyana Sukarman
    18709251017
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Apa yang dimaksud dengan kesadaran dari sudut pandang filsafat. kesadaran dapat disebut juga kesadaran-diri. Fakta bahwa kita dapat berpikir menunjukkan kesadaran manusia. Manusia sadar akan dirinya sendiri akan “aku”nya sendiri, sadar akan kesadarannya sendiri. Ia tahu apa yang dipikirkannya, dialaminya, dan diperbuatnya. Kesadaran yaitu pengalaman batin dari dirinya, pengetahuan batin dengan mana manusia langsung insyaf akan dirinya sendiri, akan adanya sendiri, akan perbuatannya sendiri, dan menyebut dirinya “aku”. Kesadaran ini disebut refleksi jika manusia dengan sadar berpikir tentang akunya sendiri, menyadari kesadarannya sendiri.

    ReplyDelete
  51. Surya Shofiyana Sukarman
    18709251017
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Apa makna sifat Baik-Buruk dan Positif-Negatif dalam filsafat?. Baik dan buruk adalah adalah dua hal yang saling bertentangan, kebaikan itu adalah sesuatu yang berhubungan dengan hal-hal yang menyenangkan, yang diharapkan dan disukai manusia. Sedangkan keburukan adalah lawan dari sifat diatas, hal-hal yang tidak menyenengkan, berhubungan dengan kejelekan, sesuatu yang tidak diharapkan dan tidak disukai manusia. Mengenai soal baik dan buruknya tingkah laku berhuubungan erat dengan pandangan manusia, sebab yang menjadi objek penilaian tidak lain dari pada tindakan manuisa itu sendiri. Sehingga baik atau buruk itu relative. Menurut pandangan filsafat tentang manusia, Tterdapat beberapa paham yang digunakan senagai penentu menilai baik dan buruk, yaitu hedonisme, utilitarianisme, fitalisme, sosialisme, regionalisme dan humanisme.

    ReplyDelete
  52. Deden Hidayat
    18709251032
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Menanggapi pertanyaan nomor 8 mengenai bagaimana cara mempersiapkan generasi muda/penerus dari kacamata filsafat? Mempersiapkan generasi muda untuk siap dalam menghadapai perkembangan zaman dapat dilakukan dengan cara membentuk suatu pola pikir didalam dirinya. Untuk dapat membentuk pola pikir yang baik dalam diri pemuda dapat kita lakukan dengan mengisi sekaligus mewadahi pemikiran pemuda dengan baik. Mengisi dan mewadahi dengan pemikiran yang baik maksudnya yaitu kita berikan pemuda kesempatan untuk mengembangkan potensi berupa bakat dan minat yang dimilikinya. Dengan cara tersebut semoga kita sudah mempersiapkan generasi muda yang siap dalam menghadapi tatangan zaman yang semakin maju.

    ReplyDelete
  53. Deden Hidayat
    18709251032
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Apa makna bosan atau jenuh? Jenuh merupakan suatu keadaan dimana merasa bosan dalam situasi tertentu. Rasa bosan sendiri disebabkan oleh kegiatan yang kita lakukan terus berulang setiap harinya. Bosan dapat mengakibatkan kita tidak semangat lagi akan kegiatan yang sedang dilakukan. Untuk dapat terhindar dari perasaan jenuh atau bosan tersebut, hal yang harus kita lakukan yaitu niat yang ikhlas dari dalam diri kita.

    ReplyDelete
  54. Amalia Nur Rachman
    18709251042
    S2 Pendidikan Matematika B UNY 2018

    Saya akan mencoba menanggapi pertanyaan filsafat nomor satu, apa hakekat politik menurut filsafat? Menurut saya, hakekat politik erat kaitannya dengan sebuah Negara. Ketika warga Negara tersebut baik maka akan terbentuk Negara yang baik pula, begitu juga sebaliknya ketika warga Negara buruk maka akan mempengaruhi buruknya Negara tersebut. Warga Negara merupakan Sumber Daya Manusia untuk penggerak kualitas Negara itu sendiri. Kita sebagai warga Negara yang akan menjadi calon pendidik generasi penerus bangsa juga dapat berkontribusi politik untuk kualitas pendidikan yang lebih baik. Dengan memberikan pendidikan yang baik pada generasi penerus pun menurut saya kita sudah mempunyai kontribusi politik kemajuan untuk negara

    ReplyDelete
  55. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Mengenai pertanyaan saudari Fitriyani:
    Apa hakikat Gila dalam Filsafat?
    Manusia diberi akal oleh Allah SWT, patutnya bersyukur dan digunakan untuk membantu manusia yang membutuhkan. Jika akal tidak digunakan dengan baik, hanya digunakan untuk memikirkan diri sendiri secara full dan digunakan untuk berbuat jahat, bisa saja akal tersebut akan lelah dan malah membalas dengan menghilangkan akal dari pikiran manusia. Akibatnya, manusia akan mempunyai sedikit akal yang di mana selebihnya sudah pergi dan itu berakibat pada stress manusia, dan tertekan hingga menimbulkan gejala kurang sehat berujung pada tertekan dan mulai kebingungan dengan dirinya sendiri dan lingkungan sekitar. Bisa saja orang lain akan berpikiran aneh akan sikap yang seperti tidak punya pikiran karena berbuat seenaknya tidak sesuai dengan sikap manusia normal lainnya. Bisa disimpulkan, gila di sini merupakan akibat dari berpikiran yang keterlaluan dan mendapat tekanan yang membuat dia berpikir lebih keras di luar kendali hingga membuatnya lelah dan enggan berpikir lagi dan hanya bertindak semaunya tanpa menggunakan pikirannya.

    ReplyDelete
  56. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Pertanyaan dari saudari Arini Ulfah Hidayati:
    Apa makna bosan atau jenuh?
    Malas, lelah, enggan, tidak mau bergerak, diam, penat, letih, lesu, dll merupakan beberapa dari bentuk aktifitas yang dipunyai manusia atau bentuk aktifitas yang dilakukan manusia bila sudah berada di ambang batas kebahagiaan. Terlalu sering melakukan kegiatan yang unsurnya tertib, disenangi, hingga membuat betah, bagi sebagian orang nantinya akan menjadi kegiatan yang mulai jarang dilakukan alias mulai bosan dan jenuh karena melakukan hal yang sama berulang setiap waktu. Sehingga dibutuhkan relaksasi pikiran yang dilakukan dengan evaluasi diri, memikirkan kenangan yang indah, lebih menata lagi bagaimana harusnya mana yang harus dipikirkan, mana yang harus disimpan dalam hati. Karena semua kebosanan dan kejenuhan manusia berasal dari dalam pikiran individu, tinggal bagaimana manusia menanganinya sesuai caranya masing-masing.

    ReplyDelete
  57. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Berkaitan dengan pertanyaan saudari Apolonia Hendrice Ramda:
    Bagaimana Filsafat mampu menjelaskan hakekat Sukses dan Gagalnya sebuah kehidupan?
    Kesempatan bisa diraih lebih dari sekali bila setiap ada kesempatan selalu dimanfaatkan dengan baik. Kesempatan merupakan kegiatan belajar untuk menghargai keputusan dan berpikir jauh ke depan hingga hasil yang diperoleh. Hasil tersebut bisa gagal dan bisa juga sukses, keduanya mempunyai hubungan yang dekat berkaitan satu sama lain. Bisa dimulai dari sukses dalam menjalani hidup tetapi gagal dalam melakukan aktifitas lain, bisa juga dimulai dari gagal dalam menjalani hidup tetapi sukses melakukan aktifitas lain atau bisa jadi tahapan dimulai dari gagalnya mencoba berbagai hal menyebabkan tidak patah semangat terus mencoba hingga akhirnya sukses. Begitupun juga dengan awalnya sukses, bila tidak dipertahankan atau dikembangkan lagi maka akan semakin merunduk hingga gagal. Contohnya pohon mangga yang selalu berbuah lebat, bila dinikmati saja buahnya tanpa dipupuk maupun disiram, lama kelamaan tidak berbuah dan akhirnya malah pohon tersebut mati.

    ReplyDelete
  58. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Pertanyaan dari saudari Lidrawati:
    Bagaimana penjelasannya bahwa seseorang dapat mengetahui Pikiran orang lain?
    Pikiran yang hanya dipahami diri sendiri memang kebanyakan berpendapat seperti itu, tetapi Ilmu pengetahuan semakin canggih mencakup semua aspek hingga ke psikologi manusia atau melalui kebiasaan mengamati seseorang hingga menyebabkan pikiran yang dianggap hanya dipahami diri sendiri malah orang lain yang mempelajarinya menjadi paham pikiran manusia lain. Bisa disebut pembaca gesture tubuh, mimik wajah seseorang sehingga orang lain bisa mengetahui jalan pikiran, apa yang dipikirkan, mskipun tidak seutuhnya benar-benar tepat sasaran tetapi pikiran yang dianggap umum sehingga pikiran orang lain termasuk di dalamnya. Oleh karena itu tetap berhati-hati dengan pikiran diri sendiri agar tidak terbaca oleh orang lain dan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadinya.

    ReplyDelete
  59. Cahya Mar'a Saliha Sumantri
    18709251034
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb.
    Pertanyaan dari saudari Lidrawati:
    bagaimana penjelasannya bahwa seseorang dapat menjelaskan kepada orang lain apa yang dia ketahui?
    Apa yang ada di dalam pikiran seseorang belum tentu bisa diucapkan dengan mudah, karena tidak seluruhnya apa yang dipikirkan memang jelas untuk bisa diucapkan. Bila ingin seluruhnya diucapkan, akan berbelit-belit dan malah menjadi kesalahpahaman. Penjelasan paling murni, paling komplit ada di dalam pikiran diri ini sendiri, begitu juga dengan pikiran orang lain sehingga untuk menjelaskan kepada orang lain tersebut belum tentu diterima karena pemikiran yang belum tentu sama, kalau sama itu pun hanya karena situasi tertentu yang membuatnya menjadi kesepakatan. Sehingga, bila ingin menjelaskan kepada orang lain cukup berikan intinya saja dan orang lain akan memikirkan di dalam pikirannya sesuai dengan apa yang mau mereka pikirkan dan kembangkan.

    ReplyDelete
  60. Deden Hidayat
    18709251032
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Menanggapi pertanyaan nomor 10 mengenai apa makna hilang? Makna hilang dalam kacamata filsafat mungkin terjadi jika kita sudah tidak mau berpikir. Jika kita sudah tidak mau berpikir, maka diri kita sama saja dengan mayat hidup. Akibat yang terjadi jika kita sudah tidak mau berpikir yaitu kita tidak akan sadar bahwa kita telah termakan oleh mitos yang ada. Mitos-mitos tersebut akan membawa kita kedalam jalan keburukan. Jadi makna hilang disini terjadi karena kita tidak mau berpikir, dimana hal tersebut berakibat hilangnya kesadaran dalam diri kita.

    ReplyDelete
  61. Deden Hidayat
    18709251032
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Bagaimana penjelasannya bahwa seseorang dapat mengetahui pikiran orang lain? Menurut pendapat saya, kita dapat mengetahui pikiran dari orang lain dengan menggunakan dua cara yaitu melalui pembicaraannya dan gerak dari tubuhnya. Biasanya kita akan mengetahu pikiran orang lain dengan mendengarkan pembicaran yang sedang dilakukan. Hal tersebut karena dengan berbicara seseorang akan menyampaikan apa yang ada dalam pikirannya. Kemudian gerak tubuh dari seseorang, gerakan tubuh dapat mencerminkan apa yang sedang dirasakan oleh orang tersebut. Misalnya orang yang mundar-mandir, kita bisa berpikiran bahwa orang yang mundar-mandir tersebut adalah mungkin orang yang sedang mengalami kebingungan didalam dirinya.

    ReplyDelete
  62. Totok Victor Didik Saputro
    18709251002
    S2 Pendidikan Matematika A 2018

    Selamat siang Prof.
    Politik tidak bisa dihindari dari kehidupan kita. Artinya politik ada dekat dengan kehidupan ini. Hal yang sama ada pada filsafat. Filsafat sangatlah dekat dengan kehidupan kita. Filsafat menemani kita dalam menjalani hidup. Tanpa disadari filsafat ada pada setiap aktivitas yang kita lakukan. Begitu juga politik. Politik adalah buah pikiran. Pikiran dalam mengorganisasikan sesuatu hal, memutuskan, mempertimbangkan, dan sampai pada mengeksekusi apa yang direncanakan. Filsafat hadir dalam setiap proses diatas. Berpolitik adalah hal baik yang harus dikembangkan. Politik juga dapat berarti hal yang buruk ketika tidak diterapkan sesuai dengan ruang dan waktunya. Hal ini sudah ditunjukkan oleh kondisi yang negara kita alami saat ini. Pikiran, hati, dan tindakan politik yang tidak sesuai dengan ruang dan waktunya diterapkan bersama-sama sehingga menyebabkan ketidakharmonisan yang muncul pada negara kita. Hal ini tentunya bisa diatasi dengan melihat tujuan utama hidup kita. Artinya kepuasan duniawi tidaklah dapat menjamin apa yang terjadi padamu di kehidupan selanjutnya. Terima kasih.

    ReplyDelete