Nov 1, 2015

Persepsi Guru tentang pendekatan Saintifik

Persepsi tentang pemahaman pendekatan Saintifik, implementasi, faktor pendukung dan kesulitan-kesulitannya, ditanyakan kepada 9 (orang) guru kelompok Peer Teaching Matematika SMA/SMK, Oktober 2015, sebagai berikut:

1. Sumber informasi yang diperoleh guru tentang pendekatan Saintifik
 Guru menyampaikan informasi bahwa mereka mengetahui tentang metode Saintifik bersumber
dari: Sekolah tempat bekerja, kegiatan mengikuti Pelatihan, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Internet, media masa Koran.

2. Persepsi guru tentang ciri-ciri metode Saintifik adalah sebagai berikut.
Pendekatan Saintifik mempunyai ciri-ciri : berpusat kepada siswa, guru hanya berfungsi sebagai fasilitator, terdapat sintak pembelajaran yang terdiri dari mengamati-menanya-mencoba-menalar dan mengomunikasikan, murid menentukan konsep dari lingkungan, guru berfungsi sebagai motivator, metode saintifik dapat dipadukan dengan metode yang lain yang selaras.

3. Persepsi guru tentang kecocokan dengan subjek didiknya.
Guru berpendapat bahwa pendekatan Saintifik cocok digunakan untuk pembelajaran baik di SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi.

4. Kelebihan/keunggulan pendekatan Saintifik
Guru berpendapat bahwa pendekatan Saintifik mempunyai keunggulan diantaranya: siswa lebih kreatif,  siswa dapat belajar mandiri maupun berkelompok, siswa dapat mengeksplor potensinya sendiri, pengetahuan yang diperoleh siswa bersifat lebih stabil dan bertahan lama, siswa berpikir kritis,  siswa berperan aktif dalam pembelaaran, siswa menemukan sendiri ilmunya, siswa merasa senang karena merasa lebih dihargai, suasana demokratis dapat dibangun, guru tidak bosan mengajar, guru juga memperoleh pengetahuan baru, siswa lebbih dapat berkreasi, hubungan antar siswa dapat terjalin lebih baik, siswa lebih bertanggung jawab.

5. Metode lain yang dapat dipadukan dengan pendekatan Saintifik
Guru berpendapat bahwa terdapat beberapa metode yang dapat dipadukan dengan pendekatan Saintifik yaitu : PBL, PjBL, Discovery Learning, Inquiry, Coopeatif Learning, Pembelajaran Kontekstual, dan Metode Diskusi.

6. Kelemahan dan penghambat dilaksanakannya pendekatan Saintifik
Guru berpendapat bahwa kelemahan pendekatan Saintifik meliputi: membutuhkan waktu yang lebih lama, membutuhka persiapan mengajar yang lebih banyak, penilaian siswa menjadi lebih rumit, anak-anak berprestasi rendah akan mengalami kesulitan belajar, pendekatan Saintifik kurang cocok untuk materi yang sukar, siswa merasa tugasnya (PR) lebih banyak, perlu waktu untuk mengubah kebiasaan siswa bersikap ilmiah,

7. Faktor pendukung dilaksanakannya pendekatan Saintifik
Guru berpendapat untuk melaksanakan pendekatan Saintifik, terdapat faktor pendukung antara lain: tersedianya buku pedoman, tersedianya alat peraga, tersedianya fasilitas belajar, kemampuan dan profesionalitas guru, tersedianya akses informasi baik untuk guru maupun untuk muridnya, adanya pelatihan guru, penggunaan ICT, kesiapan belajar siswa, dan kesiapan Sekolah.

8. Penerapan pendekatan Saintifik pada berbagai macam Mata Pelajaran
Guru berpendapat bahwa pendekatan Saintifik dapat diterapkan untuk seluruh Mapel dengan alasan: pendekatan Saintifik bersifat luas dan universal, setiap objek belajar dapat diamati.

9. Kesulitan menerapkan pendekatan Saintifik
Guru berpendapat mereka mengalami kesulitan menerapkan metode Saintifik sebagai berikut: tidak semua materi mudah dituangkan dengan pendekatan Saintifik,  kesulitan dalam melakukan apersepsi, kesulitan membuat penilaian berdasarkan pendekatan saintifik, kesulitan pada langkah/proses MENANYA, tidak paham seluk beluk landasan dan filosofi pendekatan Saintifik.


76 comments:

  1. Isna Nur Hasanah Hariningrum
    14301244009
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendekatan scientific merupakan pendekatan yang cocok untuk peserta Didik pada era modern yang akan terjun pada era globalisasi seperti ini. Disaat sudah memasuki dunia lapangan pekerjaaan, bukanlah hanya hard skill yang dimiliki seseorang yang akan menentukan. Melainkan terdapat unsur lain yakni soft skill yang terkadang justru sebagai penentu kesuksesan seseorang tadi.

    ReplyDelete
  2. Isna Nur Hasanah Hariningrum
    14301244009
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Akan tetapi, dalam pelaksanaanya pasti tidaklah segampang dengan apa yang dicita-citakan. Pasti terdapat masalah-masalah baru yang muncul ketika diterapkannya pendekatan scientific ini. Contoh sederhana, tidak semua siswa mampu mengungkapkan dengan baik mengenai apa yang sedang dipikirkannya. Nahh, disinilah PR PR yang harus diselesaikan oleh seorang guru yang disini bertindak sebagai fasilitator. Serta guru sebagai individu yang menemani peserta Didik dalam proses belajarnya.

    ReplyDelete
  3. Nita Lathifah Islamiyah
    14301244011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Menurut saya postingan diatas mengenai presepsi guru tentang pendekatan saintifik memang masih terjadi sampai saat ini. tidak dapat dipungkiri bahwa penerapan pendekatan saintifik yang mengacu pada kurikulum 2013 ini masih menjadi percobaan percobaan oleh guru. bahkan masih ada beberapa sekolah atau individu-individu dari guru tersebut yang belum menerapkan kurikulum 2013 itu.

    ReplyDelete
  4. Kusuma Wardani D.S
    14301241027
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Pendekatan Saintifik merupakan pendekatan yang ditekankan pada kurikulum 2013. Pendekatan saintifik dalam pembelajaran memiliki sintak-sintak sebagai berikut:
    1. mengamati
    2. menanya
    3. mengumpulkan informasi
    4. mengasosiasi
    5. mengomunikasikan

    ReplyDelete
  5. Kusuma Wardani D.S
    14301241027
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Pendekatan saintifik dalam pembelajaran dapat diterapkan dengan dipadukan dengan pendekatan lainnya seperti pendekatan kontekstual, pendekatan inkuiri, pendekatan realistik, dsb

    ReplyDelete
  6. Kusuma Wardani D.S
    14301241027
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    dari sintak pembelajaran dengan pendekatan saintifik terlihat bahwa pembelajaran menjadi lebih inovatif dimana pembelajaran bukan sekedar tranfer ilmu pengetahuan melainkan bagaiman memfasilitasi siswa untuk membangun pengetahuanya dengan langakah 5M tadi

    ReplyDelete
  7. NamaFebrian Luthfi F
    13301241062
    Pendidikan Matematika 2013

    Guru berpendapat bahwa pendekatan Saintifik cocok digunakan untuk pembelajaran baik di SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi. Saya setuju dengan pendapat ini untul maple sains karena siswa akan lebih memahami materi dengan cara mereka sendiri. Akan tetapi menurut saya pendekatan saintifik hanya cocok untuk mapel sains tidak untuk maple non sains diantaranya ilmu sosial, seni dan keterampilan.

    ReplyDelete
  8. NamaFebrian Luthfi F
    13301241062
    Pendidikan Matematika 2013

    Pendekatan saintifik memiliki banyak keunggulan karena siswa menjadi student center dan guru juga bisa memadukan dengan metode lain melihat keadaan kelas dan materi yang akan di pelajari. Siswa akan bisa mengembangkan kemampuannya sendiri dengan sintak mengamati-menanya-mencoba-menalar-mengomunikasikan.

    ReplyDelete
  9. Nama Febrian Luthfi F
    13301241062
    Pendidikan Matematika 2013

    Akan tetapi tidak semua siswa bisa mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik karena tidak semua siswa memiliki kemampuan/pemaham dasar untuk mengikuti pembelajaran saintifik contohnya menanya. Ada siswa yang lebih bisa memahami pelajaran dengan pendekatan yang berbeda. Jadi guru juga harus memiliki kemampuan untuk melihat kondisi kelas dan materi untuk menentukan pendekatan yang harus digunakan

    ReplyDelete
  10. Nama Febrian Luthfi F
    13301241062
    Pendidikan Matematika 2013

    Banyak faktor yang mendukung untuk melaksanakan pendekatan saintifik. Tetapi belum semua sekolah bisa menyediakannya. Dibutuhkan kerjasama antara pemerintah, sekolah, dan pengajar untuk menyediakan faktor pendukung. Diantaranya tersedianya buku pedoman, tersedianya alat peraga, tersedianya fasilitas belajar, kemampuan dan profesionalitas guru, tersedianya akses informasi baik untuk guru maupun untuk muridnya, adanya pelatihan guru, penggunaan ICT, kesiapan belajar siswa.

    ReplyDelete
  11. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan saintifik yang diterapkan di Kurikulum 2013, sepertinya akan mempunyai masa depan yang cerah menurut saya. Pendekatan ini sudah mempunyai indikator-indikator tentang pendidikan yang diharapkan agar pendidikan di Indonesia bisa lebih maju. Jikalau sekarang belum maksimal, itu merupakan proses. Ketika proses pasti ada banyak kendala.

    ReplyDelete
  12. Hana' Aulia Dewi
    14301241054
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik merupakan pembelajaran yang terdiri atas kegiatan mengamati (untuk mengidentifikasi hal-hal yang ingin diketahui), merumuskan (pertanyaan dan hipotesis), mencoba/mengumpulkan data, mengasosiasi/ menganalisis/mengolah data, dan terakhir menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil. Langkah-langkah tersebut dapat digunakan untuk memfasilitasi siswa dengan kemampuan-kemampuan yang dibutuhkan siswa untuk dapat bertahan di eraa global saat ini. Oleh karena itu, diperlukan pembiasaan menggunakan pendekatan saintifik dalam pembelajaran sampai kualitas pembelajaran mengalami peningkatan.

    ReplyDelete
  13. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Mat A 2017

    Pendekatan saintifik, masih cukup sulit dilakukan. Seperti yang saya alami, mengajar di sebuah SMK yang nilai input siswanya (ketika masuk SMK) relatif rendah. Untuk mengemukakan pendapat sangat sulit, berpikir kritis, berpikir ilmiah masih sangat terbatas. Siswa masih terbiasa untuk "menerima" dari guru, dibanding membangun pengetahuan mereka sendiri. Pendekatan saintifik mungkin dapat berdampak bagus ketika memiliki siswa yang mampu diajak "membangun" pemikirannya. Namun masih sangat banyak siswa yang kurang mampu untuk mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan ini.

    ReplyDelete
  14. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 Pendidikan Matematika A

    Menurut saya, postingan ini sangat sesuai dengan realita yang ada mengenai pembelajaran dengan pendekatan saintifik khususnya pada pelajaran matematika. Pasalnya, hal ini juga pernah saya alami ketika saya menyusun skripsi. Skripsi saya kemarin tentang pengembangan LKPD dengan pendekatan saintifik. Beberapa kendala yg saya temui sama halnya dengan kendala yang ada pada postingan di atas. Contohnya, tidak semua materi matematika cocok menggunakan pendekatan saintifik, sehingga saya kemarin harus teliti mencari materi mana yang cocok untuk dibuat LKPDnya sesuai dengan pendekatan saintifik. Kemudian, siswa yang prestasinya rendah agak kesulitan untuk mengikuti pelajaran dengan pendekatan saintifik ini karena mereka belum bisa secara mandiri mengkonstruk pengetahuannya, sehingga mereka harus diberi bimbingan yang lebih dibandingkan teman mereka yg lain. Akan tetapi, pendekatan saintifik akan sangat bagus jika bisa diterapkan seutuhnya pada pembelajaran di kelas. karena dengan pendekatan saintifik, keingintahuan siswa menjadi lebih besar, siswa lebih aktif dan mandiri, siswa belajar untuk berfikir tingkat tinggi karena mereka tidak hanya menerima materi dari guru tetapi mengkonstruknya.

    ReplyDelete
  15. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih banyak Pak Prof. Marsigit. Paparan dan penjelasan ini memberikan informasi kepada kita (saya) mengenai perspektif beberapa guru terhadap konsep pendekatan saintifik. Ada juga Pak, cerita dari seorang siswa yang kebetulan adalah saudara saya, dia menceritakan bahwa semenjak diterapkannya kurikulum 2013 di sekolahnya, guru yang bersangkutan hanya datang di awal, setelah itu siswa dikelas diberi permasalahan setelah itu kelas ditinggal dan dibiarkan berjalan tanpa pengawasan guru. Mungkin hal-hal semacam ini yang bisa menjadikan perhatian kita bersama.

    Terima kasih banyak Pak, atas paparan dan penjelasannya.

    ReplyDelete
  16. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Terima kasih banyak Prof atas penjelasannya. Kebetulan "pendekatan saintifik" ini merupakan tema penelitian s1 saya. Saya mengalami beberapa kendala dalam pengimplemetasiannya di sekolah tempat saya meneliti karena pada saat itu kurikulum 2013 baru saja dicanangkan oleh pemerintah. Disini terlihat sekali bahwa dalam menerapakan pendekatan saintifik di kelas benar-benar dibutuhkan kesiapan yang matang dari guru yang bersangkutan. Siswa yang memiliki prestasi yang lebih di bawah juga kesulitan mengikuti proses pembelajaran. Semoga kedepannya lebih banyak diadakan pelatihan oleh pemerintah kepada guru untuk mengatasi kendala-kendala ini.

    ReplyDelete
  17. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih Pak atas penjelasannya mengenai Metode Saintifik ini. Saya setuju bahwa metode saintifik adalah salah satumetode yang dapat dijadikan laternatif dalam pembelajaran khususnya Matematika, di mana metode ini berpusat pada siswa yang mengkonstruk pengetahuannya dengan guru hanya sebagai fasilitator dan motivator. Namun dalam pelaksanaannya, kita tetap harus memperhatikan faktor-faktor lain, misalnya ketersediaan bahan ajar/alat peraga yang memadai, keberagaman siswa dalam menangkap pelajaran, serta faktor-faktor lain.

    ReplyDelete
  18. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Pembelajaran saintifik. Saya tidak tahu yang mengikuti kegiatan “Peer Matematik SMA/SMK Oktober 2015” adalah mereka guru yang sudah professional semua atau tidak. Karena seperti ini, jika kita lihat sekarang, banyak sekali guru yang mengeluh tentang adanya kurikulum 2013 yang memang bagus tapi dalam kesiapan dari sisi guru maupun siswa masih belum matang sama sekali. Jika di ibaratkan masih buah, masih dalam proses “ngembang” atau belum sampai pada ”pentil” sama sekali. Selain karena kurang siapnya guru dan siswa, pemerintah juga masih belum siap 100% dalam menerapkan kurikulum 2013 ini. Kenapa demikian? Karena dari masing-masing pemerintah memiliki gagasan-gagasan masing-masing, sehingga tujuan kurikulum 2013 ini masih belum seutuhnya kurikulum 2013 yang memang berdasarkan pada pembelajaran saintifik. Jika dilihat, belum apa-apa sudah adanya pergantian mentri pendidikan dan kebudayaan. Setelah diganti menteri yang baru, ada aja beberapa kebijakan yang kontrofersial. Memang kesempurnaan yang hakiki hanya milik Alloh SWT. Namun, jika kita bergotong royong dengan mengesampingkan ego kita masing-masing, akan sangat mungkin pembelajaran kurikulum 2013 ini akan berjalan baik dan diterima dengan mudah oleh masyarakat Indonesia.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  19. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Scientific approach mulai populer sejak dicetuskannya Kurikulum 2013. Pada awal pelaksanaannya, banyak sumber yang simpang siur mengenai detail setiap langkah yang benar sehingga pada akhirnya guru kembali pada ekspositori untuk mengejar ketertinggalam materi. Benar bahwa kelemahan saintifik memakan banyak waktu dimana waktu tatap muka di sekolah sangat terbatas dan KD sangat banyak. Bahkan langkah-langkah saintifik yang menjadi core component PBL dan model lainnya tidak muncul di dalam LKS/LKPD.

    ReplyDelete
  20. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    17709251005
    PPs PM A 2017

    Assalamualaikum Prof,
    Selamat malam,
    Pendekatan saintifik memiliki berbagai keunggulan. Salah satunya ialah mememberikan kesempatan yang luas pada siswa untuk membangun pengetahuannya sendiri. Satu keunggulan ini akan memberikan banyak manfaat bagi siswa. Begitu pula dengan keunggulan-keunggulan yang lain. Namun, sebaik apapun suatu pendekatan, tentu memiliki beberapa kelemahan yang perlu ditemukan solusinya agar dapat menciptakan pembelajaran yang maksimal. Di samping itu, sebaik apapun suatu pendekatan pembelajaran, tidak akan mampu mencapai tujuan yang diharapkan jika penggunaannya tidak sesuai dengan ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  21. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Pendekatan saintifik akan sangat bagus diterapkan dalam pembelajaran dengan materi yang sesuai. Kelemahan pendekatan ini adalah mengaitkan materi matematika yang bersifat abstrak dengan hal-hal nyata/real dalam kehidupan sehari hari. Kurangnya pelatihan-pelatihan tentang pendekatan saintifik ini pun menjadi salah satu kendala, dimana guru masih belum memahami makna sesungguhnya dari pendekatan saintifik, sehingga lebih terlihat memaksakan menggunakan pendekatan saintifik yang sesungguhnya malah memberatkan siswa.

    ReplyDelete
  22. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Pendekatan saintifik bagus digunakan supaya siswa lebih aktif menggali pengetahuannya sendiri. Dimana siswa terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini dapat memberi bekal kepada siswa dengan pengalaman belajar yang bermakna. Sehingga siswa dapat mengaplikasikan belajarnya dengan kehidupan sehari-hari. Tetapi sejauh ini masih banyak sekolah yang belum terlihat jelas pendekatan saintifiknya. Pembelajaran masih menggunakan pendekatan yang terpusat pada guru yaitu metode ceramah. Hal ini dikarenakan belum siapnya guru menggunakan pendekatan saintifik, kemudian sarana dan prasarana seperti buku penunjang, komputer, internet yang masih belum memadai dan merata

    ReplyDelete
  23. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Pendekatan saintifik memiliki banyak keunggulan apabila dilaksanakan dengan baik. Melalui pendekatan saintifik, siswa diberi kebebasan untuk berpikir, berargumen, bahkan menemukan sendiri konsep-konsep dalam pembelajaran. Di sisi lain, guru juga dituntut agar dapat memfasilitasi siswa sesuai dengan yang dibutuhkan.

    ReplyDelete
  24. Nama : Widuri Asmaranti
    NIM : 17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Pendekatan saintifik juga menekankan langsung ke contoh dalam kehidupan sehari-hari, jadi dapat membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran. Sesuai pengalaman saya saat mengajar, pendekatan saintifik dalam pembelajaran cukup sulit dilakukan, karena dengan pendekatan saintifik akan membutuhkan /proses yang lama, dan rumit. Dalam pendekatan saintifik juga siswa dituntut mencari tahu sendiri konsep materi, sehingga ini membutuhkan waktu lebih lama. Akhirnya untuk menenuntaskan materi BAB juga lama.

    ReplyDelete
  25. Indah Purnama Sari
    17701251035
    S2 PEP B 2017

    Bismillahirrohmanirrahim..
    Terimakasih prof atas postingan yang berupa paparan tentang pendekatan saintifik ini. Menurut saya metode pembelajaran saintifik sangat efektif dilakukan jika rata-rata siswa dalam kelas tersebut memiliki motivasi belajar yang tinggi. Karena pembelajaran saintifik membuat siswa lebih tertantang untuk belajar dengan mandiri dan lebih sering bertanya kepada sang fasilitator (guru). Dengan bertanya siswa menjadi lebih terpicu untuk membuktikan jawaban atas pertanyaan yang mereka lontarkan sehingga terciptalah kondisi kelas yang efektif dan efisien. Namun, belajar dari pengalaman saya dulu, ketika mengajar pada daerah terpencil di provinsi sumatera utara saat saya mencoba menggunakan metode tersebut dalam pembelajaran matematika, siswa disana malah cenderung malu untuk bertanya, dan yang yang lebih mengejutkan lagi, ternyata bagi mereka “bertanya berarti tidak pintar” sehingga saran saya untuk semua fasilitator dalam pendidikan yang ditempatkan didaerah terpencil, harus lebih ekstra lagi untuk memotivasi siswa sebelum pembelajaran berlangsung jika ingin menggunakan metode saintifik.

    ReplyDelete
  26. Nama: Tri Wulaningrum
    NIM: 17701251032
    PEP S2 Kelas B / 2017

    Pembelajaran adalah proses mendewasakan. Banyak cara dapat dilakukan oleh guru selaku fasilitator. Pada postingan ini dibahas mengenai pendekatan sientifik diikuti dengan bagimana persepsi guru. Pertama, melalui postingan ini saya mengetahui bagaimana persepsi guru tentang pendekatan sientifik. Kedua, saya melihat bahwa pendekatan sientifik ataupun pendekatan lainnya ataupun apapun dalam kehidupan ini adalah masuk dalam kehidupan. Terdapat hubungan kontradiktif mungkin, di mana ada keunggulan pasti diiringi dengan kelemahan. Akan tetapi semua menjadi proses, tidak ada yang final (menurut saya), perbaikan ataupun perubahan pendekatan bisa saja dilakukan demi mencapai tujuan pendidikan nasional.

    ReplyDelete
  27. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Saya setuju dengan poin ke 6 bahwa kelemahan dan penhambat dilaksanakannya pendekatan saintifik adalah karena pendekatan ini membutuhkan waktu yang lebih lama dalam proses pembelajarannya dan memerlukan kemampuan berpikir yang tinggi dari siswa agar pembelajaran berjalan efektif. Hal ini menjadi masalah karena standar kompetensi yang harus dicapai siswa sangat banyak dan hampir tidak mungkin semuanya dicapai melalui pendekatan saintifik dalam jangka waktu yang ditentukan. Selain itu beberapa materi yang dirasa sulit ditambah kemampuan menalar siswa yang kurang menyebabnya ketidak efektifan pendekatan saintifik untuk diterapkan di sekolah-sekolah yang kemampuan siswanya tergolong rendah.
    Pada poin 8 tentang penerapan pendekatan saintifik pada berbagai macam mata pelajaran saya setuju. Jika persiapan guru dan siswanya baik maka pendekatan saintifik sangat bags diterapkan di semua mata pelajarankhususnya matematika. Karena tujuan pendekatan saintifik adalah meningkatkan kemampuan menalar siswa, maka hal ini sangat tepat pada materi matematika. Matematika adalah materi eksak yang membutuhkan kemampuan menalar untuk dapat menyelesaikan permasalahan atau soal-soal. Bukan sekedar hafalan yang dapat dipelajari hanya dengan membaca berulang-ulang. Latihan dan diskusi akan sangat membantu dalam memahami materi matematika. Hal ini terdapat di dalam pendekatan saintifik.

    Wasalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  28. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs P.Mat B 2017

    Assalamu'alaikum wr wb.

    Saya juga setuju dengan pendapat para guru tentang pendekatan saintifik yang telah dipaparkan diatas. Memang lebih banyak waktu dalam memikirkan bagaimana cara agar pendekatan saintifik itu bisa diterapkan dalam sebuah kelas. Jika sebuah sekolah mempunyai ketersediaan fasilitas belajar yang cukup, maka pendekatan ini dirasa boleh dicoba untuk diterapkan, akan tetapi untuk beberapa sekolah yang terletak di pedesaan agak sulit untuk diterapkan. Siswa yang berada didaerah pedesaan lebih banyak membutuhkan kesiapan untuk belajar dengan pendekatan saintifik, mereka harus mempunyai dukungan dari lingkungan dan sekolah, termasuk fasilitas belajar. Tingkat penalaran siswa yang terlalu signifikan juga menjadi kesulitan bagi guru untuk menerapkannya pendekatan ini. Maka dari itu, bagi guru yang ingin mencoba menerapkan pendekatan saintifik haruslah berpikir keras bagaimana menyusun langkah pembelajaran agar semua siswa bisa meraih tujuan dari pembalajaran.

    ReplyDelete
  29. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A

    Assalamu’alaikum wr wb
    Saya setuju dengan tulisan di atas, persepsi guru terhadap pendekatan saintifik secara umum masih menganggap memiliki kelemahan seperti poin 6. Penggunaan pendekatan saintifik dinilai memakan waktu yang lebih lama, sehingga alokasi waktu yang direncanakan dalam RPP tidak berjalan secara optimal. Belum lagi tidak semua murid tertarik dalam membangun kemampuan berpikir kritisnya.

    ReplyDelete
  30. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik akan melibatkan peran aktif para siswa dalam mengkonstruk pengetahuannya. Dengan konsepnya yang ‘student centered’ akan membatasi dominasi guru dalam kegiatan belajar di kelas. Siswa akan diajak untuk berfikir kritis dan kreatif. Berangkat dari mengamati lingkungan, mereka saling berdiskusi bahkan saling berdebat dengan teman-temannya untuk menentukan konsep. Guru hanya sebatas fasilitator yang memantau aktivitas mereka. Ketersediaan alat peraga mutlak di perlukan disini. Sayangnya tidak semua sekolah di Indonesia memiliki alat peraga yang memadai. Selain faktor biaya, ketersediaan alat peraga yang sesuai permintaan juga cukup sulit didapat. Oleh karena itu, guru dituntut untuk mampu membuat alat peraga sendiri.

    ReplyDelete
  31. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb
    Berdasarkan persepsi guru tentang pendekatan saintifik, saya setuju dengan point 4 yaitu tentang kelebihan atau keunggulan pendekatan saintifik. Dengan pelaksanaan pendekatan saintifik, guru bisa melatih siswa untuk mengeksplor dirinya sendiri sehingga membentuk siswa menjadi seorang yang kreatif dan kritis. Disini guru melatih siswa untuk aktif dalam pembelajaran. Dengan siswa menemukan sendiri ilmunya, maka pengetahuan yang diperoleh oleh siswa akan lebih stabil dan tahan lama.
    Namun, dibalik kelebihan tentunya ada kelemahannya. Dari point 6 saya setuju bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran pendekatan saintifik memerlukan waktu yang cukup lama, sehingga melebihi alokasi waktu yang telah direncanakan. Selain itu, guru sedikit kesulitan dalam persiapan mengajar karena dibutuhkan persiapan yang ekstra untuk melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Dan dari sisi siswanya, siswa juga merasa tugas yang mereka terima sedikit lebih banyak dari yang biasa sehingga membutuhkan waktu yang lama bagi siswa untuk beradaptasi dengan pembelajaran pendekatan saintifik ini.

    ReplyDelete
  32. "Assalamu'alaikum wr.wb.

    Setiap pendekatan pasti akan memberikan dampak yang berbeda-beda terhadap siswa. Pemilihan pendekatan pembelajaran juga harus disesuaikan dengan berbagai aspek yang dimiliki siswa seperti kemampuan awal siswa, psikologi siswa dalam belajar, dan masih banyak hal lain. Menurut saya, pendekatan saintifik akan lebih cocok diterapkan pada siswa dengan kemampuan pemahaman yang menengah ke atas. Tetapi mungkin kurang cocok diterapkan untuk siswa yang berkemampuan menengah ke bawah, karena dalam pembelajaran mereka perlu dibimbing dan diarahkan diandingkan denganyang memiliki kemampuan pemahaman menengah ke atas.

    Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    ReplyDelete
  33. Saya setuju dengan poin nomor 9. Tidak semua materi mudah dituangkan dalam pendekatan saintifik. Sebagai contoh misalkan mata pelajaran matematika. Guru terkadang mengalami kesulitan dalam melakukan apersepsi. Kesulitan dalam mengarahkan siswa untuk mengamati dan menanya. Tetapi menurut saya tidak ada salahnya juga pendekatan saintifik tetap diterapkan di beberapa materi pembelajaran yang kiranya sesuai dengan kondisi sebagai inovasi pendekatan pembelajaran agar pembelajaran matematika lebih berwarna lagi.

    Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    ReplyDelete
  34. Shelly Lubis
    17709251040
    Pend.Matematika B (S2)

    Pada poin 3, guru berpendapat bahwa pendekatan saintifik juga dapat di terapkan pada perguruan tinggi. Tetapi menurut saya tidak semua mata kuliah dapat diterapkan.

    ReplyDelete
  35. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Saya sangat setuju dengan semua paparan bapak di atas, dan saya cukup tertarik dengan point ke-7, mungkin untuk sekolah yang berstandar nasional dan berada di daerah perkotaan untuk melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan scientific lebih mudah terlaksana karena dilengkapi dengan peralatan sekolah dan alat-alat peraga yang mudah diperoleh, namun untuk sekolah-sekolah yang berada pada daerah di pelosok kota/ daerah pedalaman yang kadang bahkan tidak tersentuh sama sekali dengan berbagai media IT seperti sekarang ini dan kebanyakan hanya bisa melihat media tersebut dari gambar dan jarang bisa menyentuh langsung media tersebut, kemudian juga memiliki sumber balajar yang sangat minim sehingga untuk melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan tersebut cukup berat, tetapi semua itu masih dapat diusahakan dengan catatan bahwa gurunya harus bisa berkreatif dan inovatif dalam membuat alat peraga sesuai dengan peralatan dan media yang tersedia dilingkungan sekitar.

    Wassalamu'alaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  36. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Setiap metode pembelajaran pastilah memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pendekatan santifik dapat membantu siswa untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan mandiri. Tetapi disisi lain pendekatan saintifik juga memiliki kelemahan seperti membutuhkan waktu yang lebih lama dan sukar diterapkan bagi siswa berprestasi rendah. Karena itulah dalam memilih suatu metode atau pendekatan dalam pembelajaran guru hendaknya memperhatikan berbagai faktor. Tidak hanya sekedar memperhatikan apakah suatu metode/pendekatan cocok diterapkan pada materi tertentu tetapi juga memperhatikan karakteristik siswanya. Karena gurulah yang paling mengerti bagaimana kemampuan dan karakteristik siswa-siswanya. Karena itulah penting bagi guru untuk menyadari bahwa diri nya adalah fasilitator bagi siswanya untuk membangun pengetahuan, bukan ditaktor yang memberikan pengetahuan tanpa memperhatikan kebutuhan siswa-siswanya.

    ReplyDelete
  37. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Pendekatan pembelajaran saintifik memang sangat cocok diterapkan dalam proses pembelajaran, baik itu dalam pembelajaran matematika. Saya setuju dengan pendapat guru terutama dalam hal kelebihan/keunggulan pendekatan saintifik, namun tidak terlepas dari keunggulan selalu ada kelemahan baik dalam persiapan maupun dalam pelaksanaannya. Perlu persiapan ektra dalam merancang pembelajaran baik itu aktivitas belajar (di mana guru memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi selama proses pembelajar), menyediakan media misalnya berupa LKS yang menunjang kegiatan belajar siswa, begitupula dengan penilaian yang digunakan. Terlepas dari persiapan guru, peran siswa sendiri juga penting dalam kelancaran terlaksananya proses pembelajaran saintifik ini, sebab siswa dianjurkan agar menyiapkan dan membekali dirinya terlebih dahulu dengan belajar di rumah. Hal ini disebabkan pada pembelajaran saintifik mengutamakan “student center” di mana proses pembelajaran biasanya di dominasi dengan kegiatan siswa berdiskusi secara kelompok sehingga mereka bisa saling membantu untuk membentuk pemahaman mereka masing-masing. Untuk memaksimalkan proses belajar siswa, keterampilan mengolah kelas guru harus ditingkatkan dengan memikirkan kemungkinan yang terjadi di kelas serta cara mengatasi berbagai kemungkinan dari faktor yang dapat menghambat akitivas pembelajaran tersebut (contohnya: ketidakseriusan siswa), misalkan dengan memberi batasan waktu sebab proses pembelajaran saintifik memang membutuhkan waktu yang cukup banyak, menerapkan beberapa aturan yang sepakati secara bersama di kelas, dll.

    ReplyDelete
  38. Insan A N/Magister Pmat C
    Pendektan saintifik merupakan sebuah pendekatan pembelajaran yang menekankan pada proses menemukan. Secara filosofi anak dalam belajaran sudah memiliki pengetahuan yang dibawa kedalam kelas, pendekatan saintifik mencoba membangun pengetahuan baru melalui proses belajar dari modal yang sudah dimiliki siswa. Terlepas kesulitan dan rintangan, pendekatan saintifik.

    ReplyDelete
  39. Nama : Latifah Fitriasari
    NIM : 17709251055
    Kelas : PM C (S2)

    Semua siswa mempunyai karakteristik dan keunikan yang berbeda-beda. Guru sebagai fasilitator pasti bisa memilah dan memilih metode yang tepat untuk diajarkan kepada siswanya. Dalam hal menyampaikan pendapat, tidak semua peserta didik berani menyampaikan ide gagasan atau hasil penemuannya dan tidak semua peserta didik pandai dalam menyampaikan informasi. Sehingga solusinya adalah guru dapat menumbuhkan motivasi peserta didik. Salah satu caranya bisa dengan hadiah atau nilai tambahan untuk siswa yang berani memberikan pendapat atau sekadar mengajukan pertanyaan.

    ReplyDelete
  40. Nama : Dewi Saputri
    NIM: 17701251036
    PPS PEP B (S2)

    Assalamualaikum Wr.Wb

    Pendekatan saintifik didalam kelas memang mempumyai keunggulan-keunggulan, diantaranya siswa dapat lebih kreatif, dapat belajar mandiri maupun kelompok, dsbg. seperti yang dijelaskan pada point 4. Akan tetapi, pendekatan saintifik tersebut tidak dapat diterapkan kepada semua siswa karena siswa yg berprestasi rendah/pasif akan sulit untuk menyesuaikannya. Siswa siswa yang cenderung pasif butuh penyesuaian terlebih dahulu untuk menggunakan pendekatan saintifik dalam pembelajaran sehingga mereka tidak mengalami kesulitan dalam belajar.

    ReplyDelete
  41. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Sejalan dengan pendapat bahwa pendekatan santifik cocok diterapkan pada seluruh jenjang pendidikan formal, hal ini disebabkan karena pendekatan saintifik ini melibatkan seluruh aspek pembelajaran mulai dari yang paling sederhana yaitu mengamati kemudian menanya, menalar, mencoba, mengasosiasi hingga akhirnya siswa dapat mengomunikasikan.

    ReplyDelete
  42. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Memang diperlukan suatu adaptasi untuk menerapkan pendekatan saintifik bagi siswa yang terbiasa diajarkan menggunakan pendekatan konvensional karena dari yang siswa hanya mendengarkan penjelasan dari guru menjadi siswa yang dituntut untuk berpikir ilmiah memerlukan sebuah proses dan persiapan yang matang dari seluruh komponen pendidikan.

    ReplyDelete
  43. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Pendekatan saintifik memiliki kelebihan dan kekurangan. Selain itu juga terdapat faktor pendukung dalam pelaksanaannya. Faktor pendukung ini berasal dari guru maupun fasilitas sekolah yang dimiliki. Namun belum semua sekolah memiliki fasilitas yang lengkap, belum juga memiliki akses informasi yang baik, belum memiliki alat peraga yang mencukupi dan lain lain. Hal ini menyebabkan belum meratanya kualitas pendidikan di banyak daerah.

    ReplyDelete
  44. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Pendekatan saintifik ini dapat membuat siswa lebih aktif dalam pembelajaran. Dengan siswa berperan aktif akan memungkinkan siswa mendapatkan pembelajaran yang bermakna sehingga ilmu pengetahun yang diperolehnya dapat diingat lebih lama dari pada ketika siswa hanya duduk mendengarkan cerahah guru. Namun sayangnya tidak semua materi dapat dengan mudah dituangkan dengan pendekatan saintifik. Guru perlu banyak mengexplore pendekatan yang lain yang tidak membuat siswa sebangai pendegar pasif. Hal ini dapat menjadi suatu tantangan untuk guru yang mengampu mata pelajaran yang dianggap siswa sebagai mata pelajaran yang susuh untuk dimengerti, salah satuny adalah matematika.

    ReplyDelete
  45. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PMat C

    Kurikulum merupakan nafas pendidikan yang pada kenyataannya pelaksanaannya masih dibayangi oleh politik. Rancangan pendidikan demi menuju siswa/warga negara berkarakter melahirkan kurikulum dengan 2013 dengan pendekatan saintifik. Bagi sekolah-sekolah adidaya dengan kualitas input yang membanggakan saya rasa "lebih mudah" mengaplikasikan pendekatan ini. Didukung dengan kualitas inpu siswa yang baik, guru hanya perlu mengeksplor kemampuannya mengolah materi ditambah sedikit asesmen "khas" kurikulum 2013. Namun jika kita melihat pelaksanaan pendekatan saintifik di sekolah "menengah kebawah" atau sekolah di daerah 3T, tentu berbeda persoalannya. Oleh karena itu, keprihatinan ini haruslah ditutup dengan semangat kebangkitan memajukan pendidikan di Indonesia dan memupuk rasa solidaritas serta rasa memiliki atas masa depan generasi muda klita.

    ReplyDelete
  46. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PMat C

    Pendekatan saintifik memang dirasa dapat menjawab keraguan-keraguan proses pembelajaran di kelas. Kesulitan penerapan metode saintifik yang dirasakan guru dalam proses pembelajaran yakni guru merasa kesulitan jika setiap materi dipaparkan dengan metode saintifik. Dugaannya dapat berupa kemampuan guru untuk mengkombinasikan model pembelajaran yang dapat digunakan sebagai alternatif penerapan pendekatan saintifik. Benar bahwa tidak semua materi cocok disampaikan melalui metode inkuiri, namun sebagai alternatif dapat digunakan pembelajaran kooperatif atau PBL

    ReplyDelete
  47. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Setiap pendekatan memiliki kelebihan dan kelemahan. Guru mengatakan bahwa pendekatan ini membuat anak lebih kreatif dan lebih banyak berdiskusi. Tetapi disatu sisi, guru mengatakan perlu waktu yang lebih lama untuk menjelaskan materi ke siswa. pada persoalan inilah guru dituntut untuk bisa memanfaatkan waktu sedemikian rupa tetapi masih tetap menggunakan pendekatan saintifik yang dirasa memiliki kelebihan dari pada pendekatan konvensional. Dalam pendekatan saintifik ini, guru juga dapat membantu siswa dengan memberikan umpan agar siswa lebih cepat untuk menangkap maksud dari masalah yang diberikan. Tidak serta merta guru langsung lepas tangan ketika berkelompok, tetapi guru sebagai fasilitator yang siap menjelaskan lebih ketika ada siswa yang masih kebingungan. Dalam pembuatan kelompok pun juga tidak boleh sembarangan, karena dengan pembentukan kelompok yang baik dan benar dapat mempercepat pemahaman siswa dan mempercepat materi yang diterangkan.

    ReplyDelete
  48. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Pendekatan saintifik dengan guru sebagai fasilitator dan motivator sangat cocok untuk kegiatan pembelajaran saat ini, sehingga siswa dituntut aktif dan mandiri mencari sumber belajar baik guru maupun sumber lainnya. Tentunya guru juga bisa memberikan referensi yang lengkap untuk menunjang keberhasilan pembelajaran di kelas dan adanya fasilitas pembelajaran yang lengkap tentunya akan lebih bagus. Selain siswa yang dituntut untuk kreatif, gurupun juga demikian, bagaimana mengemas materi-materi yang sukar menjadi mudah untuk dipelajari siswa.

    ReplyDelete
  49. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    S2 Pendidikan Matematika Kelas B

    Saya setuju bahwa pendekatan saintifik memang akan meningkatkan keaktifan siswa yang tentunya akan membuat siswa menjadi lebih percaya diri dan apa yang telah dipelajari akan lebih bertahan lama dalam memorinya atau saat ingatan itu dipanggil kembali akan mudah lebih untuk memanggilnya. Namun sepertinya itu tidak berlaku untuk semua siswa, siswa dengan tingkat kecerdasan lebih rendah tentunya perlu waktu yang lebih lama. Dan dengan tahapan-tahapan yang ada pada pendekatan saintifik maka diperlukan waktu yang lebih lama, kurang cocok dengan materi-materi yang sukar.

    ReplyDelete
  50. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B
    Assalamualaikum wr wb,,,.terimakasih banyak pak untuk postingannnya dan informasinya mengenai pendekatan saintifik.Ini sangat penting bagi para pembaca terkhusus kepada kami.Terutama kepada pengajar maupun calon pengajar guna membantu murid dalam proses belajar mengajar.Mungkin masih banyak yang belum tahu tentang metode sintifik ini,maka dengan adanya postingan ini akan memberikan banyak manfaat buat kami.Terimakasih banyak pak.Wassalamualaikum wr wb.

    ReplyDelete
  51. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Terimakasih prof. Marsigit atas ulasan mengenai persepsi guru tentang pendekatan saintifik. Pada dasarnya, eksistensi pendekatan saintifik amatlah penting dan berperan besar untuk mewujudkan cita-cita kurikulum 2013. Berbagai persepsi yang didapat dari segala pihak termasuk tenaga pendidik atau guru, menyebutkan bahwa mereka setuju dan mendukung penuh atas pelaksanaan dan pengimplementasian pendekatan saintifik dalam pembelajaran. Namun demikian, dari segala nilai plus dan keunggulan yang akan berdampak, tidak luput pula kesulitan dan kelemahan dalam proses penerapannya. Karena tidak semua guru mampu menerapkan jalur berpikir pendekatan saintifik dalam pengajarannya, dan tidak semua materi mampu dituangkan dalam pendekatan saintifik. Sehingga, meski perencanaan pembelajaran dengan pendekatan saintifik, nyatanya pelaksanaan yang terlihat dewasa ini belum lah mampu dikatakan maksimal dan belum mencapai kata berhasil.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  52. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2017

    Setelah membaca poin-poin di atas, saya ingin berkomentar mengenai poin nomer 6. Metode saintifik menuntut siswa untuk lebih aktif. Namun, untuk beberapa siswa yang berprestasi dan kurang aktif akan mengalami kesulitan belajar. Hal ini tentu akan membuat ketimpangan dalam proses pembelajaran. Maka tak jarang beberapa guru memilih untuk menggabungkan antara metode saintifik dengan metode konvensional.

    ReplyDelete
  53. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum wr.wb. dan
    Selamat malam,

    Saya sependapat dengan ke-9 persepsi mengenai pendekatan saintifik yang diungkapkan di atas. Pembelajaran dengan pendekatan saintifik memberi banyak perubahan baik pada proses belajar mengajar, pada siswa serta pada guru. Pembelajaran yang awalnya hanya berpusat pada guru sekarang berpusat pada siswa, sehingga pembelajaran kini adalah pembelajaran oleh-dari-dan untuk siswa itu sendiri sedangkan guru hanya bertugas sebagai fasilitator yang megatur jalan nya pembelajaran melalui diskusi, menyiapkan alat pembelajaran, dan membantu/membimbing siswa menemukan pengetahuan. Sehingga dalam pembelajarn di kelas, siswalah yang dituntut untuk lebih banyak beraktivitas menemukan pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  54. Pembelajaran dengan pendekatan saintifik memberi banyak perubahan namun perubahan tersebut ada yang membawa dampak yang bersifat positif namun juga ada yang bersifat negatif. Untuk meningkatkan dampak postif dan meminimalisir dampak negatifnya itu merupakan tugas guru, sekolah dan pemerintah. Guru harus memahami secara mendalam bagaimana pembeljaran dengan pendekatan saintifik itu dan mampu melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan saintifik dengan benar namun tetap memerhatikan karakteristik siswa, karena karakteristik setiap siswa berbeda-beda dan merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan belajar siswa. Sekolah dan pemerintah juga harus ikut berpastisipasi, misalnya dengan cara terus memberikan informasi atau mengadakan pelatihan mengenai pendekatan saintifik dan juga menyediakan alat belajar yang diperlukan seperti buku paket, alat peraga, dan fasilitas belajar yang lain. Sehingga agar pembelajaran dengan pendekatan saintifik ini dapat membawa dampak positif bagi siswa perlu kerja sama antar semua pihak baik itu guru, sekolah dan pemerintah.

    Selamat Malam, dan
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  55. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Pendekatan apapun yang dilakukan, adalah jalan untuk membantu anak memperoleh pengetahuan mereka. Selama pusatnya adalah anak, guru tentu akan melakukan pendekatan yang sesuai dengan anak didiknya. Pendekatan pada anak tentu akan terus berkembang. Saat ini pendekatan saintifik dianggap yang terbaik. Mari kita lihat lebih dalam, apakah pendekatan saintifik yang ditawarkan ini sudah pula memperhatikan tahap perkembangan anak.
    Ketika tujuan kita adalah membantu anak memperoleh pengetahuannya, maka kita akan berfokus pada bagaimana anak dapat mencapai pengetahuan. Anak akan tahu, paham terhadap sesuatu yang baru, mencapai pengetahuan baru, jika hal itu menarik perhatiannya. Kata kuncinya adalah ‘hati’. Jika anak sudah menaruh per’hati’an, maka ia akan tertarik dan mengusahakan untuk mencari lebih dalam mengenai hal yang menarik perhatiannya itu.
    Kelebihan pendekatan saintifik adalah adanya proses bertanya di awal. Anak-anak itu pada hakekatnya selalu ingin tahu dan senantiasa bertanya. Pendekatan saintifik akan semakin dapat berperan optimal jika pertanyaan yang dirumuskan dalam proses awal pembelajaran adalah sungguh pertanyaan-pertanyaan dari anak, yang dimulai dari rasa kagum dan keingin tahuan yang datang dari hati mereka.

    ReplyDelete
  56. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Terima kasih kepada Prof. Marsigit yang telah memberikan lahan untuk bertukar pikiran dalam blog ini. Disini saya akan mencoba memberikan pendapat saya.
    Point 1 . Makna dari metode saintifik
    Pembelajaran dengan metode saintifik adalah pembelajaran yang dirancang agar siswa dapat secara aktif mengonstruk konsep, hukum atau prinsip melalui tahapan-tahapan mengamati, merumuskan masalah,merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan dan mengomunikasikan konsep, hukum atau prinsip yang ditemukan.metode ini diharapkan siswa dapat mengkontruksikan dalam penemuan konsep sendiri sehingga akan menjadi pembelajaran yang menarik.

    ReplyDelete
  57. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    lanjutan dari penyataan diatas
    Point 2. Manfaat dari metode saintifik
    Manfaat dari metode saintifik dalam pembelajaran adalah metode ini memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan berkesan. Dimana siswa diajak untuk mengamatai suatu permasalahan sehingga siswa dituntut untuk berpikir lebih kritis. Selain itu, dengan metode ini, dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan rasa bangga terhadap kemampuan yang diperolehnya. Sehingga siswa dapat menerapkan pada kehidupan sehari-hari untuk menyelesaikan masalah atau membuat inovasi.
    Point 3. Macam motode saintfik
    Adapun macam-macam metode pembelajaran yang sejalan dengan prinsip pendekatan saintifik adalah Problem Based Learning, Project Based Learning, Inkuiri, dan Group Investigation. Beberapa metode ini bertujuan untuk mengenalkan, merumuskan, menyelesaikan, dan menyimpulkan suatu permasalahan kepada siswa. dari metode yang digunakan siswa dapat mencari konsep sendiri yaitu berbasis penelitian atau eksperimen yang merupakan sikap ilmiah yang akan dicapai.

    ReplyDelete
  58. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024

    Assalamualaikum Wr.Wb
    Seiring perkembangan zaman dan kondisi pendidikan juga bersifat dinamis begitu juga metode pembelajaran juga mengalami perubahan menyesuaikan kondidi zaman dan kondisi siswa. Pendekatan saintifik merupakan salah satu alternatif pendekatan pembelajaran dimana siswa di posisikan sebagai subyek pembelajaran untuk aktif dalam proses pembelajaran. Penggunaan pendekatan saintifik dengan segara model dan metode pembelajarannya tentunya menimbulakan berbagai komentar di berbagai pihak. Jika di posisi guru , pendekatan saintifik masih di anggap masih memberatkan karena membutuhkan banyak waktu untuk mempersipkan perencaaan. mungkin, seiring perkembangan zaman dapat di temukan solusi agar saintifik dapat dilaksanakan dengan perencanaan yang lebih efektif dan efisien. terima kasih

    ReplyDelete
  59. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    9 persepsi guru tentang pendekatan saintifik yang bapak paparkan diatas, sangat membantu memberi gambaran kepada saya apa dan bagaimana pendekatan saintifik tersebut. Maka ketika menjadi seorang guru nantinya bukan merupakan hal baru lagi atau buta terhadap pendekatan saintifik yang dilaksanakan.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  60. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Pendekatan saintifik merupakan sebuah pendekatan ala scientis. Dimana dalam pendekatan ini pembelajaran dimulai dari permasalahan atau contoh nyata dari alam atau lingkungan. Pembelajaran yang selama ini berkembang selalu dimulai dari buku. Padahal konsep dari ilmu adalah apa yang ada dialam, dipikirkan direnungkan dan disimpulkan dalam bentuk teks atau buku. Bukan sebaliknya, kita mempelajari buku lalu mencari padanannya di alam.
    Dengan pendekatan saintifik, diharapkan siswa menjadi lebih tertarik dan terlibat dalam pembelajaran, karena dipancingnya rasa penasaran siswa dan siswa merasa bahwa pelajaran yang ia pelajarai memiliki aplikasinya di dunia nyata. Bila pelajaran dimulai dari buku maka pembelajaran akan cenderung membosankan.

    ReplyDelete
  61. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Saya setuju dengan komentar Kartika Kirana diatas, pendekatan pembelajaran sejatinya dirancang untuk mengoptimalkan proses pembelajaran,
    Bagaimana siswa merasa nyaman dalam belajar dan target pembelajaran tercapai, kemudian guru juga merasa nyaman dalam menjalankan tugasnya. Pendekatan saintifik memang sangat bagus namun juga memiliki kekurangan seperti yang diungkapkan pada poin 6 dan 9, yang beberapa masalah tersebut disebabkan oleh prosedur-prosedur pendekatan tersebut. Sejati ketika kita bisa memberikan pembelajaran yang sesuai dengan karakter dari masing-masing siswa kita tidak prosedur yang terlalu formal. Sehingga guru bisa berfokus pada proses pembelajaran tanpa memikirkan prosedur yang bersifat formalitas semata.

    ReplyDelete
  62. Nama : I Nyoman Indhi Wiradika
    NIM : 17701251023
    Kelas : PEP B

    Pendekatan saintifik akhir-akhir ini dianggap sebagai pendekatan yang dapat menjawab kebutuhan siswa di abad 21. Beberapa hal yang menguatkan peran pendekatan saintifik dalam proses pembelajaran adalah kebijakan kurikulum dan kebutuhan peradaban. Berdasarkan pengalaman saya, penerapan pendekatan saintifik cukup jarang dilaksanakan atas dasar inisiatif atau dasar elaborasi pengetahuan guru. Maka, melihat pendekatan saintifik berdasarkan persepsi guru sangat menarik. Namun, kesulitan guru dalam menerapkan pendekatan saintifik adalah guru masih kesulitan dalam membuat penilaian. Kesulitan dalam membuat penilaian memang masih menjadi kendala yang rumit bagi guru. Terlebih kondisi kelas di sekolah yang umumnya termasuk kelas gemuk.

    ReplyDelete
  63. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Pendekatan saintifik, pendekatan ini salah satu cirinya pembelajaran berpusat pada siswa dan guru bertindak sebagai fasilitator, motivator dan konselor. Oleh karena itu, pendekatan ini akan menjadikan siswa menjadi kreatif, berpikir kritis, berfikir logis dan pengetahuan yang didapatnya menjadi lebih bermakna. Namun, untuk mensukseskan pelaksanaan pendekatan saintifik akan memerlukan proses yang panjang. Hal itu karena, proses pembelajaran yang selama ini diterpakan masih berpusat pada guru. Pembelajaran yang berpusat pada guru, membuat siswa terbiasa untuk menerima pengetahuan baru dan tidak terbiasa untuk mencari atau menemukan pengetahuan baru. Mengubah kebiasaan tersebut bukanlah sesuatu yang mudah, namun bukanlah sesuatu yang mustahil. Oleh karena itu, untuk mensukseskan pendidikan saitifik baik guru ataupun siswa harus mengubah kebiasannya. Guru harus mendorong siswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran dikelas, sehingga mampu membangun pengetahuan baru dari pengetahuan awal yang mereka miliki. Selain itu sebagai seorang fasilitator diperlukan pengetahuan yang luas, sehingga guru-pun harus meningkatkan kompetensinya dalam berbagai bidang melalui pelatihan-pelatihan. Terimakasih.

    ReplyDelete
  64. Devi Nofriyanti
    17709251041
    Pps UNY P.Mat B 2017

    pendekatan saintifik merupakan sebuah terobosan yang segar dalam dunia pendidikan. saya harap dengan diberikannya pendekatan ini kepada siswa bisa melatih sikap ilmiah siswa. walaupun masih terdapat berbagai kendala yang dihadapi Guru, namun ini adalah hal yang wajar karena tidak mudah untuk mengenalkan sesuatu yang baru dan ini adalah tantangan bagi Guru. Saya harap dengan adanya terobosan baru ini, pendidikan indonesia bisa menjadi lebih baik.

    ReplyDelete
  65. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Pendekatan Saintifik pada tahun 2015 merupakan pendekatan yang baru yang diharapkan menjadi pendekatan yang dapat memenuhi tuntutan zaman dimana siswa lebih kritis, kreatif dan aktif dalam kegiatan belajar di kelas. Pembelajaran berpusat pada siswa sehingga guru hanya sebagai fasilitator dan motivator bagi siswanya. Karena pendekatan saintifik ini merupakan pendekatan yang baru maka pengumpulan persepsi-persepsi seperti ini sangatlah baik untuk melihat sejauh mana pendekatan ini dapat diterima dan diterapkan oleh guru dalam kegiatan belajar mengajar. Selain itu, dapat juga dijadikan sebagai patokan perbaikan dari belum sempurnanya penggunaan pendekatan saintifik tersebut.

    ReplyDelete
  66. Junianto
    PM C
    17709251065

    Secara teori, pendekatan saintifik sangat bagus jika diterapkan di sekolah. Karakteristik dan langkah-langkah pendekatan saintifik dinilai sangat mumpuni untuk meningkatkan pengetahuan siswa karena siswa dituntut aktif dalam membangun pengetahuan mereka sendiri. Namun, secara praktik di lapangan seringkali hal ini sulit dicapai karena keterbatasan beberapa hal, misalnya dari segi waktu yang sangat terbatas. Materi yang dibebankan dan harus diselesaikan sangat banyak tetapi waktu sangat terbatas. Hal ini menjadi kelemahan kurang optimalnya penerapan pendekatan saintifik yang membutuhkan waktu relatif lama.

    ReplyDelete
  67. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Pendekatan saintifik menjadi pembicaraan hangat beberapa tahun taerakhir terutama di kalangan para pendidik. Perubahan yang berani dengan mengubah kebiasaan tentunya akan menimbulkan berbagai pendapat dan pro kontra, namun itulah tantangan bagi negara berkembang. Mengingat kebutuhan kita untuk mempersiapkan siswa yang akan menghadapi dunia abad 21 ini tentunya pemilihan metode saintifik akan sangat bermanfaat. Memang manfaatnya tidak bisa langsung dirasakan namun akan terlihat beberapa tahun ke depan. Abad sekarang ini menuntut manusia sebagai sumber daya yang mampu berpikir kreatif dan memiliki keterampilan, nah kemampuan inilah yang akan muncul dari siswa yang berpartisipasi aktif dalam pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Memang awalnya akan terasa sulit karena mencoba hal yang baru tidak akan pernah semudah melakukan hal yang sudah biasa. Namun tentunya jika pendekatannya ini sudah mulai terbiasa dilakukan di kelas, InsyaAllah pembelajaran pun akan semakin terasa lebih mudah.

    ReplyDelete
  68. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum wr.wb
    Terima kasih atas postingannya Prof. Berbicara masalah pendekatan saintifik memang penerapannya dalam pembelajaran menuai beberapa hambatan. Saya sebagai seorang guru yang menerapkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran di sekolah mengalami beberapa kendala salah satunya yaitu masalah waktu. Memang dalam pembelajaran seeprti ini membutukan waktu yang lebih lama, sehingga guru kerepotan dalam menyampaikan seluruh materi karena adanya tuntutan kurikulum yang harus dipenuhi. Selain itu, masih kurangnya referensi atau buku siswa yang menggunakan pendekatan saintifik yang sesuai dengan kurikulum 2013.

    ReplyDelete
  69. Dengan melakukan survey seperti ini kiranya pemerintah dapat mengetahui info bagaimana persepsi guru mengenai pendekatan saintifik, sejauhmana guru menerapkan pendekatn saintifik dalam pembelajaran, apa kendala yang dihadapi oleh Guru menghadapi pendekatan saintifik dalam pembelajaran. Kesemuanya dapat digunakan dalam mencari solusi yang cerdas agar pemerhati pendidikan dan pemerintah bisa bekerja bersama-sama untuk membentuk system pendidikan yang baik, untuk berfikir apakah pendekatan saintifik dapat menjadi cara dalam mencapai tujuan pendidikan di Indonesia.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  70. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Kurikulum 2013 sudah diterapkan hampir diseluruh Indonesia, menurut saya kurikulum ini sudah baik sekali karena di dalamnya telah diajarkan tentang religi, karakter, pengetahuan, serta ketermpilan. Apabila masih ditemukan pendapat-pendapat negatif tentang kurikulum 2013 hal itu menurut saya karena guru masih bingung dalam menerapkan kurikulum tersebut. Bisa saja guru telah terpaku dengan metode belajar yang ceramah. Justru apabila guru menemukan kelemahan dari Kurikulum 2013, sebaiknya guru dapat berinovasi dan mengembangkan perangkat yang dapat menyeimbnagkan aplikasi kurikulum 2013 dalam kelasnya. Prinsipnya janganlah menjadi manusia pengguna namun menjadi manusia pengembang yang selalu berinovasi menghasillkan karya, sama halnya dengan pendekatan saintifik yang mengajarkan kita lima tahap dalam mencari pengetahuan.

    ReplyDelete
  71. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Menelusuri lebih dalam persepsi guru tentang pendekatan saintifik tentunya ada hal-hal yang dapat mengarahkan pada kemajuan sistem pendidikan itu sendiri. Namun, perlu ditekankan pula guru yang berusia dewasa madya dengan usia dewasa muda tentunya memiliki persepsi yang berbeda. Bisa jadi fasilitas yang diberikan pada pendekatan saintifik memberikan kerumitan tersendiri bagi guru yang berusia dewasa madya. Mereka juga harus beradaptasi bahkan dalam kurun waktu yang cukup lama dibanding dengan guru yang berusia dewasa muda. Kesabaran seorang guru untuk menyesuaikan dengan sistem yang ada juga sangat diperlukan. Perkembangan zaman yang semakin canggih tentunya membuat pendidikan bergerak dan berubah dari waktu ke waktu. Pola pengajaran yang digunakan tentunya juga akan berpindah dari satu metode ke metode lain. Seorang guru yang bijak tentunya akan memikirkan bagaimana performa terbaik yang akan diberikan kepada siswanya. Kemudian, guru saat ini juga dituntut untuk memiliki karya ilmiah. Melalui pendekatan saintifik inilah siswa dan guru bersama-sama diberi ruang untuk membuat suatu karya ilmiahnya selama proses belajar mengajar.

    ReplyDelete
  72. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Berdasarkan persepsi guru dalam bacaan di atas seberarnya sebagian guru sudah cukup memahami tentang apa itu pendekatan saintifik, kelebihan dan kekurangannya. Tetapi pada pelaksanaan pembelajaran seringkali pembelajaran sudah dikatakan menggunakan pendekatan saintifik tetapi sebenarnya belum. Dari persepsi di atas saya kurang setuju apabila pendekatan saintifik dapat diterapkan untuk seluruh Mapel. Menurut saya bahkan dalam satu Mapel ada materi yang bisa diajarkan menggunakan pendekatan saintifik, ada materi yang tidak bisa.

    ReplyDelete
  73. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Pendekatan saintifik adalah salah satu pendekatan yang digunkan dalam rangka implementasi kurikulum 2013. Dimana dalam perubahan kurikulum saat ini, memnita guru untuk mengubah paradigma dalam proses pembelajaran. Implementasi kurikulum 2013 membutuhkan perubahan paradigma pembelajaran dari pembelajaran konvensional yang hanya dilakukan di kelas, menjadi pembelajaran yang mengaktifkan siswa untuk menggunakan aneka sumber belajar yang dapat diperoleh di luar kelas

    ReplyDelete
  74. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Pembelajaran saintifik yang seharusnya digunakan dalam implementasi kurikulum 2013 yang mencakup lima aktivitas belajar, yakni: mengamati, bertanya, melakukan percobaan atau mencari informasi, melakukan penalaran atau asosiasi untuk mengolah informasi dan mengembangkan jaringan atau mengomunikasikan hasil investigasi. Karakteristik pembelajaran tersebut merupakan kunci untuk menghasilkan siswa yang kreatif dan inovatif. Dalam pembelajaran saintifik model, strategi, dan metode pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan pembelajaran saintifik. Pembelajaran yang digunakan antara lain pembelajaran penemuan (discovery learning), pembelajaran berbasis masalah (problem based learning), dan pembelajaran berbasis proyek (project based learning). Penjelasan yang rinci disertai contoh pembelajaran yang relevan diberikan untuk memudahkan siswa memahami model dan metode pembelajaran tersebut. Dalam pembelajaran juga memuat tentang penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus digunakan dalam implementasi kurikulum 2013.

    ReplyDelete
  75. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Scientific approach bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik di dalam mengenal dan memahami berbagai materi pembelajaran menggunakan langkah-langkah ilmiah. Pendekatan tersebut menekankan bahwa segala informasi dapat berawal dari mana saja, kapan saja, dan tidak bergantung kepada informasi yang disampaikan oleh guru.

    ReplyDelete