Nov 1, 2015

Persepsi Guru tentang pendekatan Saintifik

Persepsi tentang pemahaman pendekatan Saintifik, implementasi, faktor pendukung dan kesulitan-kesulitannya, ditanyakan kepada 9 (orang) guru kelompok Peer Teaching Matematika SMA/SMK, Oktober 2015, sebagai berikut:

1. Sumber informasi yang diperoleh guru tentang pendekatan Saintifik
 Guru menyampaikan informasi bahwa mereka mengetahui tentang metode Saintifik bersumber
dari: Sekolah tempat bekerja, kegiatan mengikuti Pelatihan, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Internet, media masa Koran.

2. Persepsi guru tentang ciri-ciri metode Saintifik adalah sebagai berikut.
Pendekatan Saintifik mempunyai ciri-ciri : berpusat kepada siswa, guru hanya berfungsi sebagai fasilitator, terdapat sintak pembelajaran yang terdiri dari mengamati-menanya-mencoba-menalar dan mengomunikasikan, murid menentukan konsep dari lingkungan, guru berfungsi sebagai motivator, metode saintifik dapat dipadukan dengan metode yang lain yang selaras.

3. Persepsi guru tentang kecocokan dengan subjek didiknya.
Guru berpendapat bahwa pendekatan Saintifik cocok digunakan untuk pembelajaran baik di SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi.

4. Kelebihan/keunggulan pendekatan Saintifik
Guru berpendapat bahwa pendekatan Saintifik mempunyai keunggulan diantaranya: siswa lebih kreatif,  siswa dapat belajar mandiri maupun berkelompok, siswa dapat mengeksplor potensinya sendiri, pengetahuan yang diperoleh siswa bersifat lebih stabil dan bertahan lama, siswa berpikir kritis,  siswa berperan aktif dalam pembelaaran, siswa menemukan sendiri ilmunya, siswa merasa senang karena merasa lebih dihargai, suasana demokratis dapat dibangun, guru tidak bosan mengajar, guru juga memperoleh pengetahuan baru, siswa lebbih dapat berkreasi, hubungan antar siswa dapat terjalin lebih baik, siswa lebih bertanggung jawab.

5. Metode lain yang dapat dipadukan dengan pendekatan Saintifik
Guru berpendapat bahwa terdapat beberapa metode yang dapat dipadukan dengan pendekatan Saintifik yaitu : PBL, PjBL, Discovery Learning, Inquiry, Coopeatif Learning, Pembelajaran Kontekstual, dan Metode Diskusi.

6. Kelemahan dan penghambat dilaksanakannya pendekatan Saintifik
Guru berpendapat bahwa kelemahan pendekatan Saintifik meliputi: membutuhkan waktu yang lebih lama, membutuhka persiapan mengajar yang lebih banyak, penilaian siswa menjadi lebih rumit, anak-anak berprestasi rendah akan mengalami kesulitan belajar, pendekatan Saintifik kurang cocok untuk materi yang sukar, siswa merasa tugasnya (PR) lebih banyak, perlu waktu untuk mengubah kebiasaan siswa bersikap ilmiah,

7. Faktor pendukung dilaksanakannya pendekatan Saintifik
Guru berpendapat untuk melaksanakan pendekatan Saintifik, terdapat faktor pendukung antara lain: tersedianya buku pedoman, tersedianya alat peraga, tersedianya fasilitas belajar, kemampuan dan profesionalitas guru, tersedianya akses informasi baik untuk guru maupun untuk muridnya, adanya pelatihan guru, penggunaan ICT, kesiapan belajar siswa, dan kesiapan Sekolah.

8. Penerapan pendekatan Saintifik pada berbagai macam Mata Pelajaran
Guru berpendapat bahwa pendekatan Saintifik dapat diterapkan untuk seluruh Mapel dengan alasan: pendekatan Saintifik bersifat luas dan universal, setiap objek belajar dapat diamati.

9. Kesulitan menerapkan pendekatan Saintifik
Guru berpendapat mereka mengalami kesulitan menerapkan metode Saintifik sebagai berikut: tidak semua materi mudah dituangkan dengan pendekatan Saintifik,  kesulitan dalam melakukan apersepsi, kesulitan membuat penilaian berdasarkan pendekatan saintifik, kesulitan pada langkah/proses MENANYA, tidak paham seluk beluk landasan dan filosofi pendekatan Saintifik.


43 comments:

  1. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Pembelajaran dengan menerapkan pendekatan scientific merupakan salah satu cara yang baik untuk menuju pembelajaran bermakna yang mampu mengoptimalkan pengalaman belajar siswa. Langkah - langkah dalam pembelajaran dengan pendekatan scientific ini mengarahkan siswa untuk aktif mencari, menamukan, serta membangun konsep atau pengetahuannya sendiri dengan difasilitasi oleh guru. Dengan demikian, konsep atau ilmu pengetahuan yang siswa dapatkan melalui serangkaian proses pembelajaran ini akan mampu dicerna dan tersimpan lebih lama dalam pikirannya, lebih-lebih ketika siswa mampu secara optimal mengaitkan apa yang mereka pelajari dengan informasi yang sebelumnya telah dimiliki. Hanya saja, dalam pelaksanaannya tentu ada banyak kendala yang dihadapi. Salah satu yang paling sulit (menurut pengalaman saya) adalah membiasakan diri menjadi guru yang mampu menfasilitasi siswa untuk belajar sebagai tokoh utama dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  2. Mungkin jika digunakan oleh perguruan tinggi bisa
    Karena sudah berstatus mahasiswa dan dosen pengampu juga memiliki jurusan yang lebih runcing lagi

    ReplyDelete
  3. Nurika Miftahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Persepsi 9 guru mengenai pendekatan Saintik tersebut memang benar adanya. Namun demikian, yang perlu disoroti dari berbagai pendapat tersebut adalah pada poin nomor 6, yaitu mengenai kelemahan dan penghambat dilaksanakan pendekatan saintifik. Memang setiap pendekatan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, akan tetapi jika kita mau fokus pada solusi atas kelemahan atau hal-hal yang menghambat pelaksanaan pendekatan Saintifik maka pendekatan saintifik akan semakin mendekati sempurna untuk diterapkan dalam pembelajaran.
    Wassalamu'alaikum wr. Wb.

    ReplyDelete
  4. PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Selain poin pada nomor 6, ada lagi nomor 9 yang perlu mendapatkan perhatian khusus mengenai pendekatan saintifik. Sebelum guru atau pendidik menerapkan pendektakan saintifik dalam pembelajaran, sebaiknya mereka terlebih dahulu diberi bimbingan atau workshop mengenai pendidikan saintifik baik dalam memberikan apersepsi pembelajaran, membuat penilaian dengan pendekatan saintifik, proses atau alur pembelajaran saintifik, maupun pemahaman seluruh aspek pendekatan saintifik. Dengan demikian, dalam menerapkan pendekatan saintifik, guru tidak mengalami kesulitan yang berarti lagi sehingga tujuan pembelajaran juga dapat tercapai sesuai dengan alokasi waktu yang telah ditetapkan.
    Wassalamu'alaikum wr. Wb.

    ReplyDelete
  5. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami pada dasarnya kurikulum 2013 lebih mengarahkan guru untuk melakukan pembelajaran saintifik dengan 5M, kurikulum 2013 bisa dibilang belum berjalan lama sehingga banyak proses yang butuh penyempurnaan termasuk pembiasaan. Kami merasa guru membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dan belajar bagaimana membelajarkan siswa dengan 5M. Pada saat ini kami merasa masih banyak guru dan siswa yang merasa berat, namun seiring berjalannya waktu kami juga berharap bahwa guru akan berproses dan kalau sudah terbiasa itu bukan sebuh beban lagi namun kebutuhan untuk membelajakan pada siswa dengan menggunakan pendekatan saintifik ini

    ReplyDelete
  6. Firman Indra Pamungkas
    PM C 2017 / 17709251048

    Sesuatu akan bermakna jika dipandang dari berbagai sisi, tidak hanya satu sisi. Dari situ kita mampu dan paham untuk menerapkannya, khususnya di sini pendekatan saintifik. Sebelum menerapkannya, harus digali informasinya sehingga kita kenal dan paham tentang pendekatan saintifik. Pembelajaran dengan pendekatan saintifik adalah pembelajaran yang terdiri atas kegiatan mengamati (untuk mengidentifikasi hal-hal yang ingin diketahui), merumuskan pertanyaan (dan merumuskan hipotesis), mencoba/mengumpulkan data (informasi) dengan berbagai teknik, mengasosiasi/ menganalisis/mengolah data (informasi) dan menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari kesimpulan untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap. Langkah-langkah tersebut dapat dilanjutkan dengan kegiatan mencipta

    ReplyDelete
  7. Latifah Fitriasari
    17709251055

    Pendekatan saintifik ialah suatu pendekatan yang berpusat pada siswa tidak seperti kegiatan pembelajaran yang masa lampau dimana guru sebagai pusat pembelajaran. Siswa ditekankan dan harus diminta untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran. Tetapi karena sudah terbiasa untuk melakukan kegiatan pembelajaran dengan metode ceramah maka banyak guru yang mengeluh tentang metode saintifik. Untuk itu diperlukan pemahaman yang lebih dan pelatihan agar guru-guru semakin trampil dalam bidangnya.

    ReplyDelete
  8. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Dari jawaban 9 orang guru dalam artikel ini, ada beberapa poin yang perlu disoroti tentang pelaksanaan pembelajaran menggunakan pendekatan Saintifik, seperti pada poin 6 dan 9. Pendekatan Saintifik kurang cocok untuk materi yang sukar dan tidak semua materi mudah dituangkan dengan pendekatan Saintifik. Guru harus bisa memilih mana materi yang cocok dengan pendekatan Saintifik, dan untuk penyajian materi lainnya diharapkan juga dapat menggunakan pendekatan-pendekatan yang bervariasi. Kesulitan membuat penilaian berdasarkan pendekatan saintifik dan tidak pahamnya guru terhadap seluk beluk landasan dan filosofi pendekatan Saintifik dapat diatasi dengan memberikan pelatihan atau penyuluhan kepada guru-guru.

    ReplyDelete
  9. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Pendekatan saintifik merupakan solusi atas permasalahan pendidikan di Indonesia selama ini. Berbagai Pro dan kontra muncul dari berbagai kalangan. Namun, karena hal tersebut telah menjadi ketetapan pemerintah maka para hanya bisa menjalankan berbagai pelatihan untuk menjalankan pembelajaran ini. Berbagai pertanyaan diatas dapat menjadi evaluasi terlaksannya pembelajaran saiktifik karena hingga saat ini masih ada beberapa hal yang dianggap masih belum terselesaikan yakni dalah hal referensi atau buku-buku yang mendukung pembelajaran saintifik masih membingungkan dari runtuta materi. Hal ini kami dapati bahwa adanya perbedaan materi di silabus dan buku paket ketika berada di salah satu sekolah di jogja. Semoga kedepannya keterlaksananya pembelajaran ini dapat segera lancar dan baik. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  10. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Kurikulum 2013 menitikberatkan pada penggunaan metode saintifik. Penggunaan metode saintifik diharapkan akan membuat peserta didik menjadi aktif dan kritisdalam pembelajaran sehingga siswa dapat menggali dan mengenali bakat dan potensinya. Adalah tantangan bagi guru atau pendidik untuk berpindah dari sistem pembelajaran konvensional atau teacher centric menjadi saintific atau student centric.

    ReplyDelete
  11. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Banyak hal yang saya rasakan ketika saya baru saja lulus sebagai sarjana pendidikan. Salah satunya adalah merasa belum layak mengajar. Mengapa? Ini salah satunya. Belum memiliki dasar yang kuat untuk memahami dasar kurikulum seperti saintifik. Saya lulus dengan kesiapan mengajar, tapi saya sebenarnya merasa kurang memahami banyak hal seperti saintifik ini.
    Di dalam hati saya berpikir apakah banyak orang merasakan hal yang sama seperti saya, dan setelah membaca postingan ini saya semakin yakin. Menurut saya penerapan saintifik memang terlalu dipaksakan. Banyak guru yang sebenarnya tak paham seperti apa dasar saintifik. Mereka hanya mengerti penerapannya, langkah-langkahnya, tapi dasarnya tidak tahu.
    Kata orang "tak kenal maka tak sayang",ya inilah yang terjadi untuk metode saintifik. Hanya mengenal sedikit membuatnya kurang dimengerti dan jika diganti dengan hal lain maka guru akan dengan senang hati memilih yang lain itu.

    ReplyDelete
  12. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP B

    Assalamu'alaikum wr.wb
    Berbicara tentang kelemahan pendekatan saintifik yaitu pada poin ke-6 "Guru berpendapat bahwa kelemahan pendekatan Saintifik meliputi: membutuhkan waktu yang lebih lama, membutuhka persiapan mengajar yang lebih banyak, penilaian siswa menjadi lebih rumit, anak-anak berprestasi rendah akan mengalami kesulitan belajar, pendekatan Saintifik kurang cocok untuk materi yang sukar, siswa merasa tugasnya (PR) lebih banyak, perlu waktu untuk mengubah kebiasaan siswa bersikap ilmiah". Hal ini yang menjadi tantangan pennggunaan metode saintifik di sekolah. Menurut saya, pendekatan saintifik sebenarnya cocok untuk semua materi, hanya saja butuh keterampilan guru yang inovatif dalam mencocokkan metode belajar dengan materi ajar.

    ReplyDelete
  13. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Salah satu kelemahan dilaksanakannya pendekatan saintifik adalah anak-anak berprestasi rendah akan mengalami kesulitan belajar. Hal ini karena dalam pendekatan saintifik siswa diharuskan untuk mampu mengkritisi apa yang diamati dan membuat pertanyaan, selain itu siswa dituntut untuk mampu mengolah informasi. Sedangkan anak dengan prestasi belajar rendah seringkali memiliki pengetahuan prasyarat yang kurang sehingga siswa akan kesulitan menghubungkan materi yang diberikan dengan materi sebelumnya dan membuat siswa kesulitan untuk mengkritisi sesuatu. Selain itu siswa dengan kemampuan rendah cenderung kesulitan mengolah serta menghubungkan berbagai informasi agar dapat menarik kesimpulan.

    ReplyDelete
  14. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs P.Mat C

    dalam kurikulum 2013 sudah dibahas mengenai proses pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik, dimana siswa menjadi pusat dalam pembelajaran dan guru hanya sebagai fasilitator informasi dan membimbing siswa untuk menemukan permasalahan dan penyelesaiannya, sehingga siswa dituntut untu menjadi aktif dan kreatif. pendekatan saintifik ini menurut saya sangat baik diterapkan di sekolah maupun perguruan tinggi,karena dapat melatih kemandirian siswa dan menjadikan siswa inovatif. namun masih banyak guru yang belum bisa menerapkan pendekatan ini secara maksimal karena kekurangpahaman guru mengenai pendekatan saintifik yang menyenangkan bagi siswa, sehingga menjadikan siswa merasa tertekan dan tidak dapat memaksimalkan kemampuan mereka.

    ReplyDelete
  15. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Pendekatan Saintifik memang cocok diterapkan di semua jenjang seperti SD, SMP, SMA, bahkan hingga ke tingkat perguruan tinggi, akan tetapi pada kenyataannya masih banyak guru di sekolah yang tidak mengamalkannya. Dengan alasan jika menggunakan pendekatan saintifik butuh waktu lama, padahal kompetensi yang akan dicapai banyak seperti poin nomor 6 mengenai Kelemahan dan penghambat dilaksanakannya pendekatan Saintifik.
    Masalah seperti anak-anak berprestasi rendah akan mengalami kesulitan belajar seharusnya tidak terjadi, karena guru sebagai fasilitator harusnya dapat membantu mereka dalam kelancaran pembelajaran.

    ReplyDelete
  16. Dheni Nugroho
    17709251023
    Pendidikan Matematika

    Menurut pengalaman saya pendekatan saintifik dan buku penunjang Kurikulum 2013 tidak banyak berbeda dengan buku KTSP. Hal ini menjadi dipermasalahkan karena menurut saya pemerintah melakukan pemborosan anggaran percetakan buku pelajaran kurikulum 2013 sedangkan sebenarnya buku KTSP pun masih bisa digunakan. Selain itu adanya pengadaan buku pelajaran kurikulum 2013 dari pemerintah secara serempak di seluruh Indonesia menyebabkan kekreatifan dan inovasi guru-guru tertutupi. Karena guru tidah lagi leluasa menulis dan menerbitkan buku pelajaran yang sesuai dengan apa yang siswa butuhkan dikarenakan setiap sekolah sudah diberi dari pemerintah pusat. Padahal yang paling mengetahui kebutuhan siswa adalah guru itu sendiri dan bukan para petinggi yang justru kebanyakan memiliki latar belakang di luar pendidikan.

    ReplyDelete
  17. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Pembelajaran saintifik merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang melibat pengalaman siswa, sehingga pembelajaran lebih dirasa kebermanfaatannya. Dengan pendekatan saintifik ini diharapkan siswa lebih kreatif dan aktif dalam belajar. Namun lebih dari itu semua, diharapakan dengan pembelajaran saintifik siswa dapat lebih memahami konsep yang sedang dipelajari.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  18. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Istilah pendekatan saintifik merupakan suatu proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif mengkonstruk konsep dan prinsip melalui tahapan-tahapan mengamati, merumuskan masalah, mengajukan atau merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisa data, menarik kesimpulan dan mengkomunikasikan konsep, hukum atau prinsip yang ditemukan. Pembelajaran yang melibatkan siswa dalam pendekatan saintifik akan melibatkan keterampilan proses, seperti kegiatan pengamatan atau observasi yang dibutuhkan untuk pengajuan hipotesis atau pengumpulan data. Maka dari itu sebagai guru yang baik jangan pernah untuk berhenti belajar dan terus belajar dalam memperbaharui kelas agar menjadi lebih efektif dan kondusif.

    ReplyDelete
  19. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Pendekatan saintifik pada dasarnya merupakan pendekatan pembelajaran yang telah disusun dengan sedemikian rupa agar sistem pendidikan di Indonesia lebih baik. Namun, bagaimanapun sesuatu yang tergolong baru pastinya tidak serta merta dapat terlaksana sesuai dengan yang diharapkan. semuanya butuh penyesuaian dan proses, dimana guru harus lebih banyak belajar tentang makna, tujuan, dan hakikat dari saintifik itu sendiri.

    ReplyDelete
  20. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Ketika ditanya mengenai pendekatan pembelajaran yang paling baik maka jawabannya tidak ada. Kita tidak bisa mengatakan bahwa pendekatan dengan pendekatan atau metode saintifik , expository atau yang lainnya itu terbaik. Karena suatu pendekatan, metode, model pembelajaran dikatakan baik ketika hal tersebut sesuai dengan faktor faktor seperti situasi, kondisi/karakter siswa, materi yang akan disampaikan, tempat, waktu dan lain sebagainya. pendekatan pembelajaran itu banyak sekali, dan yang terbaik itu tidak ada karena setiap pendekatan pembelajaran itu saling melengkapi. pendekatan pembelajaran dikatakan efektif apabila sesuai dengan materi, penerimaan siswa, karena setiap amteri dalam pembelajaran matematika tidak hanya dapat menggunakan satu pendekatan. misal untuk materi yang berhubungan dengan keadaan sehari -hari dapat digunakan pendekatan kontekstual atau realistik, namun untuk materi aljabar akan lebih baik menggunakan pendekatan yang lain dan sebagainya. setiap pendekatan akan lebih efektif jika disesuaikan dengan konteks materi dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

    ReplyDelete
  21. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Jika seorang guru menganggap bahwa pembelajaran saintifik itu sangat sempurna atau percaya dapat memberikan pemahaman kepada peserta didik dengan baik, maka sesungguhnya guru tersebut salah besar. Karena menurut saya pribadi, segala hal yang menaruh agama atau ranah spiritual di paling bawah, maka sesungguhnya mereka mengakui bahwa spiritual itu dapat diabaikan karena sudah menggantika keutaaman spiritual dengan saintifik yang merupakan buatan manusia.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  22. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Pendekatan saintifik, masih cukup sulit dilakukan di sekolah-sekolah tertentu. pada sekolah yang rata-rata nilai masuk siswa relatif rendah, kemampuan matematikanya masih sangat terbatas, sebagian siswa untuk mengemukakan pendapat sangat sulit, berpikir kritis. Siswa masih terbiasa untuk teacher centered, dibanding membangun pengetahuan mereka sendiri. Masih cukup banyak siswa yang kurang mampu untuk mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan ini

    ReplyDelete
  23. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik adalah sesuatu yang baru bagi guru. Pembelajaran dengan pendekatan ini berbeda dengan pendekatan pembelajaran yang ia gunakan sebekumnya yang lebih bersifat konvensional. Karena suatu yang baru maka guru sebagai pelaksana/pemandu pembelajaran di kelas mengalami kesulitan-kesulitan seperti yang telah di paparkan dalam pada postingan ini, dan itu pun membentuk persepsinya tentang pendekatan saintifik.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  24. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 2017

    Menurut saya, banyak sekali keunggulan metode saintifik yang diangkat oleh kurikulum 2013. Yang dibutuhkan untuk merasakan keunggulan tesebut adalah kesiapan guru agar dapat optimal menggunakan metode tersebut.
    Agar guru dapat optimal menerapkan metode tersebut dalam pembeljaran dikelas, tentunya guru harus terus meningkatkan kapasitas mereka dan terus menerus melakukan pembelajaran yang berkelanjutan terkait kurikulum 2013, khusunya terkait metode saintifik. Salah satu cara yang bisa dilakukan guru adalah dengan mengikuti lesson study.

    ReplyDelete
  25. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  26. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs P.Mat A

    Sejak diterapkannya kurikulum 2013, istilah pendekatan ilmiah atau pendekatan saintifik, atau scientific approach menjadi topik yang menarik perhatian bagi para guru. Pendekatan saintifik sebagai salah satu pendekatan yang wajib digunakan dalam kurikulum 2013 merupakan manifestasi dari pendekatan kontruktivisme dimana pengetahuan dibangun atas dasar student centered. Sebagai pendekatan yang baru bagi guru, wajar memang ketika pengimplementasiannya masih memiliki kendala-kendala. Menurut saya, hal ini bisa diantisipasi dengan membukanya open forum atau diskusi terkait kendala-kendala tersebut dengan mendatangkan narasumber atau ahli bidang pendekatan saintifik dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  27. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    sistem pendidikan di Indonesia akan selalu dibenah, sesuai tuntunan jaman agar menjadikan Indonesia negara yang maju dan berkembang. Saintifik adalah pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam kurikulum 2013. Saintifik sendiri lebih berpusat kepada siswa, bukan pada guru. Pada saintifik guru adalah sebagai fasilitator, sementara siswa menjadi pusat kegiatan pembelajaran. memang penerapannya belum semua sekolah yang ada di Indonesia sudah melakukan pendekatan saintifik ini, karena memang ada sekolah yang guru dan siswa nya sama-sama belum siap untuk melaksanakan pendekatan ini.

    ReplyDelete
  28. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Pendekatan saintifik memang memiliki kelemahan dan kelebihan. Guru sebagai pelaksana pembelajaran dengan pendekatan saintifik tentulah meraskaan berbagai kelebihan dan kekurangan pendekatan saintifik. Pendekatan saintifik membutuhkan waktu lama apalagi ketika siswa belum terbiasa menggunakan pendekatan saintifik. Selain itu pembelajaran dengan pendekatan saintifik membutuhkan persiapan mengajar yang lebih banyak dan penilaian yang lebih rumit. Karena itulah untuk mengatasi kekurangan atau kelemahan pendekatan saintifik ini guru perlu untuk mempersiapkan diri dan terus belajar agar dappat menyiapkan pembelajaran sebaik mungkin, belajar tentang penilaian pada pembelajaran dengan pendekatan saintifik, dan manajemen waktu di kelas.

    ReplyDelete
  29. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  30. Azamul Fadhly Noor Muhammad
    17706261006
    PPs S3 Pendidikan Dasar Konsesntrasi Matematika SD

    Konsep Pendekatan Saintifik menitikberatkan kepada 4 kegiatan yang harus dilalui oleh siswa. kegiatan tersebut diantaranya Melatih kesungguhan siswa, ketelitian siswa, dan mencari informasi dari berbagai sumber pembelajaran. Mengembangkan kreativitas siswa, rasa ingin tahu siswa, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis terhadap permasalahan yang muncul dalam pembelajaran dengan menggunakan sumber pembelajaran. Mengembangkan sikap teliti, jujur,sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui multimedia pembelajaran interaktif yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar menggunakan sumber belajar yang tersedia. Mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam menyimpulkan informasi yang didapat dari sumber belajar. Mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan singkat dan jelas, dan mengembangkan kemampuan berbahasa yang baik dan benar informasi yang didapat dari sumber belajar.

    ReplyDelete
  31. Tri Wahyu Nurjanah
    15301241010
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Menurut saya, tidak semua mata pelajaran dapat kita terapkan dengan menggunaan pendekatan saintifik karena tidak semua materi cocok dengan pendekatan tersebut. Memang pendekatan saintifik baik untuk membangun keaktifan dan kemandirian peserta didik. Namun permasalahnnya bagaimana pendidik mampu membangun rasa ingin tahu dan kemandirian peserta didik tersebut karena dalam lapangannya peserta didik tidak mudah untuk diajak bekerja sama.

    ReplyDelete
  32. Siti Nur Fatimah
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241045

    Tidak ada pendekatan pembelajaran yang paling baik. Setiap pendekatan pasti terdapat kelebihan dan kekurangannya. Seperti hal nya pendekatan saintifik. Pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik dapat membuat siswa lebih aktif, kreatif dan berpikir kritis. Tetapi menurut saya tidak semua materi ataupun mata pelajaran dapat disampaikan dengan pendekatan saintifik. Penggunaan pendekatan pembelajaran harus disesuaikan dengan konteks materi yang akan disampaikan.

    ReplyDelete
  33. Raudhah Nur Pratiwi
    15301244009
    S1- Pend. Matematika A 2015
    Bismillah

    Pendekatan saintifik adalah pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Menurut saya, pendekatan ini bagus karena dapat lebih mengeksplor ide-ide siswa sehingga siswa menjadi lebih kreatif. Saya setuju dengan pendekatan saintifik dapat diterapkan untuk seluruh mata pelajaran karena pendekatan saintifik bersifat luas dan universal. Namun, tidak semua materi cocok untuk disampaikan dengan pendekatan saintifik ini. Oleh karena itu, guru harus pintar-pintar memilih materi apa yang dirasa cocok dengan pendekatan saintifik.
    Manurut saya, dalam menerapkan pendekatan saintifik ini guru perlu memperhatikan siswa-siswa yang pasif atau berprestasi rendah. Karena pendekatan ini berpusat pada siswa, maka siswa perlu memiliki kemampuan mengkritisi sesuatu yang diamati. Sedangkan siswa yang pasif atau berprestasi rendah masih perlu diberi stimulus oleh guru agar dapat mengikuti pembelajaran dengan baik.
    Selain itu, perlu sering-sering diadakan pelatihan untuk guru-guru agar lebih terampil dalam menerapkan pendekatan pembelajaran ini.

    Terimakasih.

    ReplyDelete
  34. Ibnu Rafi
    14301241053
    S1 Pendidikan Matematika Kelas I 2014

    Kurikulum 2013 menitikberatkan pada penerapan pendekatan saintifik. Saya setuju dengan pendapat guru di atas bahwa dalam penerapan pendekatan saintifik, peran guru hanyalah sebagai fasilitor yang memfasilitasi terjadinya pembelajaran yang bermakna (meaningful learning), dimana siswalah yang mengonstruk pengetahuannya sendiri. Penerapan pendekatan saintifik sebaiknya tidak monoton mengikuti sintaks 5M.Dengan kata lain, pendekatan saintifik mungkin akan lebih baik jika menyesuaikan model pembelajaran (misal: CTL, PBL, PjBL) atau metode pembelajaran (misal: diskusi, demonstrasi, role plying) yang digunakan. Jadi, langkah 5M tersebut tidak harus mengikuti sintaks: mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengomunikasikan. Harapannya, hal yang demikian tidak membatasi kreativitas guru dalam mendesain pembelajaran.

    ReplyDelete
  35. Hanifah Prisma Sindarus
    15301244013
    S1- Pend. Matematika A 2015

    Dalam kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik. Dengan menggunakan pendekatan saintifik ini diharapkan pembelajaran sudah tidak lagi berpusat kepada guru melainkan kepada siswa. Siswa diharapkan terlibat lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Dengan menggunakan pendekatan saintifik ini siswa dapat mengkonstruksi pengetahuannya sendiri sehingga hasil pembelajaran akan bertahan lebih lama. Mengenai kesulitan yang dialami guru terkait dengan pendekatan saintifik ini guru harus lebih mempelajari mengenai pendekatan spesifik secara menyeluruh dan mendalam, selian itu guru juga dapat mengikuti kegiatan-kegiatan pelatihan yang diadakan guna meningkatkan kemampuan mereka dalam memahami dan menggunakan pendekatan saintifik dalam proses belajar mengajar di kelas.

    ReplyDelete
  36. Malidha Amelia
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241016

    Pendekatan saintifik digunakan pada kurikulum 2013. Dengan menggunakan pendekatan saintifik diharapkan ilmu pendidikan yang diperoleh siswa akan bertahan lebih lama karena siswa mencari dan membangun konsep pengetahuannya sendiri dengan pendamping guru sebagai fasilitator. Menurut saya penggunaan pendekatan saintifik bermanfaat banyak dalam pembentukan konsep matematika bagi siswa sehingga mereka lebih mudah untuk menyelesaikan masalah matematika dengan baik. Namun dengan adanya kurikulum baru 2013 dengan pendekatan saintifik masih banyak guru yang belum matang dan belum mampu mengelolannya dengan baik, sehingga perlu adanya pelatihan agar dapat menunjang ketercapaian dari penggunaan metode saintifik dengan baik. Jadi lebih baik sebelum menerapkan kurikulum dengan pendekatan yang baru sebaiknya guru-guru harus memahami pendekatan yang digunakan agar siswa tidak menjadi bahan percobaan bagi guru yang belum menguasai metodenya dengan baik.

    ReplyDelete
  37. Endar Chrisdiyanto
    S1 Pendidikan Matmatika A 2015
    Pendekatan saintifik dilakukan pada kurikulum 2013. pendekatan ini berpusat pada aktifitas siswa dan guru hanya sebagai fasilisator. pendekatan ini dikenal dengan tahapan 5M. pendekatan saintifik ini nantinnya akan lebih llama diingat oleh siiswa karena pendekatan saintifik ini siswa menemukan msalah , mencari solusi dan juga memperesentasikan. akan tetapi dsari beberapa keungguluan yang ada pada pendekatan saintifik tidak semua KD sesuai dengan pendekatan ini karena pendekatan ini membutuhkan waktu yang lama dan konsep pembelajran yang jelas.jadi akan lebih baik jika guru memahami kd apa saja yang sesui ditrapkan dengan pendekatan saintifik ini.

    ReplyDelete
  38. Amayda Ade Pramesti
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301244012

    Pendekatan Saintifik adalah pendekatan yang bertujuan untuk meningkatkan rasa ingin tahu, berfikir kreatif dan kritis. Kurangnya pengetahuan guru mengenai pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 menjadi salah satu penghambat pembelajaran. Peserta didik ada yang tidak cocok menggunakan pendekatan saintifik dan belum bisa mengikuti pembelajaran dengan baik. Pendekatan saintifik juga tidak dapat digunakan untuk semua materi. Pendekatan ini digunakan dengan mempertimbangkan materi yang akan diajarkan, kondisi pesertadidik dan kesiapan dari guru itu sendiri.

    ReplyDelete
  39. Alman Kresna Aji
    S1-Pendidikan Matematika I 2015

    Pendekatan saintifik memiliki tujuan yang baik yaitu mengandalkan keaktifan siswa dalam mengembangkan kreatifitas siswa pada pengembangan ilmunya. Akan tetapi, pendekatan saintifik tidak bisa diterapkan secara universal karena kemampuan berfikir dan bernalar siswa berbeda-beda. Bagi siswa yang berkemampuan rendah, dia akan kesulitan dalam melaksanakan proses pembelajaran. Selain itu, tidak semua pendidik siap untuk menerapkan pendekatan saintifik di lingkungan sekolahnya karena pendidik yang menggunakan pendekatan saintifik harus senantiasa memancing dan memantau siswa supaya siswa dapat berperan aktif dalam pengembangan ilmunya dan apa yang ditemukan oleh siswa tidak menimbulkan miskonsepsi. Terlebih, materi yang menurut siswa itu adalah materi baru sangat beresiko timbulnya miskonsepsi karena terbatasnya apersepsi yang dapat dikaitkan.

    ReplyDelete
  40. Alman Kresna Aji
    S1-Pendidikan Matematika I 2015

    Pendekatan saintifik memiliki tujuan yang baik yaitu mengandalkan keaktifan siswa dalam mengembangkan kreatifitas siswa pada pengembangan ilmunya. Akan tetapi, pendekatan saintifik tidak bisa diterapkan secara universal karena kemampuan berfikir dan bernalar siswa berbeda-beda. Bagi siswa yang berkemampuan rendah, dia akan kesulitan dalam melaksanakan proses pembelajaran. Selain itu, tidak semua pendidik siap untuk menerapkan pendekatan saintifik di lingkungan sekolahnya karena pendidik yang menggunakan pendekatan saintifik harus senantiasa memancing dan memantau siswa supaya siswa dapat berperan aktif dalam pengembangan ilmunya dan apa yang ditemukan oleh siswa tidak menimbulkan miskonsepsi. Terlebih, materi yang menurut siswa itu adalah materi baru sangat beresiko timbulnya miskonsepsi karena terbatasnya apersepsi yang dapat dikaitkan.

    ReplyDelete
  41. Nama : Lalu Muhammad Fauzi
    NIM : 17703261003
    Kelas : IP S3 A (P. Mat)

    Dari berbagai pendapat para guru tentang pendekatan saintifik memang itu adanya dan ini pun saya jumapai didaerah. Tetapi pendapat yang paling mendasar dari bebrapa pendapat para guru adalah “…… tidak paham seluk beluk landasan dan filosofi pendekatan Saintifik”. Saya berpendapat bagaimanapun baiknya sebuah pendekatan pembelajaran jika tidak kita pahami landasan dan filosofinya maka akan menjadi sulit untuk kita terapkan. Betul seperti yang dikatakan bahawa tidak semua materi cocok menggunakan pendekatan yang sama sehingga dalam memilih pendekatan haruslah dikaji terlebih dahulu karakteristik dari siswa, karakteristik dari materi bahkan karakteristik dari lingkungan.

    ReplyDelete
  42. Alfiani Indah P. S.
    15301241027
    Pendidikan Matematika I 2015- S1
    Persepsi saya terkait pendekatan saintifik juga hampir sama dengan persepsi-persepsi yang dikemukakan pada artikel Bapak. Pendekatan saintifik merupakan pendekatan yang lebih berpusat kepada siswa, sedangkan guru hanyalah menjadi fasilitator dan motivator saja. Pendekatan saintifik bertujuan agar siswa lebih berpikir kritis dan dapat mengonstruk pengetahuannya sendiri.
    Dari sembilan poin yang telah disebutkan di atas, saya ingin menyoroti poin terkait kelemahan pendekatan saintifik yang berkaitan dengan anak-anak dengan prestasi rendah. Saya juga sempat berasumsi bahwa pendekatan saintifik tidak cocok untuk anak-anak yang berprestasi rendah. Karena anak-anak yang demikian cenderung merasa malas dan memang belum terbiasa (bukan tidak bisa) untuk berpikir kritis dan lebih suka bergantung pada penjalasan guru. Disini, peran guru sebagai motivator dan fasilitator harus dijalankan dengan sebaik mungkin. Begitu pula dengan media pembelajaran yang digunakan. Guru harus pandai dalam menentukan langkah-langkah pembelajaran agar pendekatan saintifik ini akan menarik dan dapat diterapkan bagi seluruh siswa. Meskipun pada kenyataannya tidak mudah untuk menyusun langkah-langkahpembelajaran yang demikian, akan tetapi ini menjadi tantangan tersendiri bagi kita para calon pendidik.

    ReplyDelete
  43. Woro Alma manfaati
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241002

    Persepsi guru tentang pendekatan Saintifik di atas sama dengan apa yang saya pahami. Pendekatan saintifik yang digunakan pada pembelajaran Kurikulum 2013 merupakan pembelajaran yang berpusat pada siswa dengan guru sebagai fasilitator sekaligus motivator. Dengan penerapan pendekatan saintifik ini diharapkan dapat membuat siswa menjadi aktif. Sesuai persepsi di atas, sifat pembelajaran sainfitik bersifat luas dan universal maka pendekatan ini dapat diterapkan untuk semua mata pelajaran meliputi menggali informasi melaui pengamatan, bertanya, percobaan, kemudian mengolah data atau informasi, menyajikan data atau informasi, dilanjutkan dengan menganalisis, menalar, kemudian menyimpulkan, dan mencipta. Untuk mata pelajaran, materi, atau situasi tertentu, sangat mungkin pendekatan saintifik ini tidak tepat untuk diaplikasikan secara prosedural. Walaupun demikian, proses pembelajaran harus tetap menerapkan nilai-nilai atau sifat-sifat ilmiah dan menghindari nilai-nilai atau sifat-sifat nonilmiah.

    ReplyDelete