Nov 1, 2015

Persepsi Guru tentang pendekatan Saintifik

Persepsi tentang pemahaman pendekatan Saintifik, implementasi, faktor pendukung dan kesulitan-kesulitannya, ditanyakan kepada 9 (orang) guru kelompok Peer Teaching Matematika SMA/SMK, Oktober 2015, sebagai berikut:

1. Sumber informasi yang diperoleh guru tentang pendekatan Saintifik
 Guru menyampaikan informasi bahwa mereka mengetahui tentang metode Saintifik bersumber
dari: Sekolah tempat bekerja, kegiatan mengikuti Pelatihan, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Internet, media masa Koran.

2. Persepsi guru tentang ciri-ciri metode Saintifik adalah sebagai berikut.
Pendekatan Saintifik mempunyai ciri-ciri : berpusat kepada siswa, guru hanya berfungsi sebagai fasilitator, terdapat sintak pembelajaran yang terdiri dari mengamati-menanya-mencoba-menalar dan mengomunikasikan, murid menentukan konsep dari lingkungan, guru berfungsi sebagai motivator, metode saintifik dapat dipadukan dengan metode yang lain yang selaras.

3. Persepsi guru tentang kecocokan dengan subjek didiknya.
Guru berpendapat bahwa pendekatan Saintifik cocok digunakan untuk pembelajaran baik di SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi.

4. Kelebihan/keunggulan pendekatan Saintifik
Guru berpendapat bahwa pendekatan Saintifik mempunyai keunggulan diantaranya: siswa lebih kreatif,  siswa dapat belajar mandiri maupun berkelompok, siswa dapat mengeksplor potensinya sendiri, pengetahuan yang diperoleh siswa bersifat lebih stabil dan bertahan lama, siswa berpikir kritis,  siswa berperan aktif dalam pembelaaran, siswa menemukan sendiri ilmunya, siswa merasa senang karena merasa lebih dihargai, suasana demokratis dapat dibangun, guru tidak bosan mengajar, guru juga memperoleh pengetahuan baru, siswa lebbih dapat berkreasi, hubungan antar siswa dapat terjalin lebih baik, siswa lebih bertanggung jawab.

5. Metode lain yang dapat dipadukan dengan pendekatan Saintifik
Guru berpendapat bahwa terdapat beberapa metode yang dapat dipadukan dengan pendekatan Saintifik yaitu : PBL, PjBL, Discovery Learning, Inquiry, Coopeatif Learning, Pembelajaran Kontekstual, dan Metode Diskusi.

6. Kelemahan dan penghambat dilaksanakannya pendekatan Saintifik
Guru berpendapat bahwa kelemahan pendekatan Saintifik meliputi: membutuhkan waktu yang lebih lama, membutuhka persiapan mengajar yang lebih banyak, penilaian siswa menjadi lebih rumit, anak-anak berprestasi rendah akan mengalami kesulitan belajar, pendekatan Saintifik kurang cocok untuk materi yang sukar, siswa merasa tugasnya (PR) lebih banyak, perlu waktu untuk mengubah kebiasaan siswa bersikap ilmiah,

7. Faktor pendukung dilaksanakannya pendekatan Saintifik
Guru berpendapat untuk melaksanakan pendekatan Saintifik, terdapat faktor pendukung antara lain: tersedianya buku pedoman, tersedianya alat peraga, tersedianya fasilitas belajar, kemampuan dan profesionalitas guru, tersedianya akses informasi baik untuk guru maupun untuk muridnya, adanya pelatihan guru, penggunaan ICT, kesiapan belajar siswa, dan kesiapan Sekolah.

8. Penerapan pendekatan Saintifik pada berbagai macam Mata Pelajaran
Guru berpendapat bahwa pendekatan Saintifik dapat diterapkan untuk seluruh Mapel dengan alasan: pendekatan Saintifik bersifat luas dan universal, setiap objek belajar dapat diamati.

9. Kesulitan menerapkan pendekatan Saintifik
Guru berpendapat mereka mengalami kesulitan menerapkan metode Saintifik sebagai berikut: tidak semua materi mudah dituangkan dengan pendekatan Saintifik,  kesulitan dalam melakukan apersepsi, kesulitan membuat penilaian berdasarkan pendekatan saintifik, kesulitan pada langkah/proses MENANYA, tidak paham seluk beluk landasan dan filosofi pendekatan Saintifik.


242 comments:

  1. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Pembelajaran saintifik sangat mendukung kurikulum 2013 yang disarankan oleh pemerintah. Salah satu pendekatan yang dianjurkan agar guru dapat menggunakannya dalam pembelajaran ialah pendekatan saintifik dan tidak hanya saintifik, guru diwajibkan untuk menggunakan pendekatan pembelajaran yang bervariasi dalam pembelajaran matematika. Penggunaan pendekatan sangat disarankan karena akan membuat anak didik lebih kreatif, dapat belajar secara kelompok atau mandiri, dan lain sebagainya. Saya sangat setuju bahwa dalam proses saintifik yang paling susah dilakukan oleh guru ialah proses menanya, karena menanya membutuhkan pengetahuan yang cukup, siswa tidak akan bisa menanya jika ia hanya memiliki sedikit pengetahuan, sedikit rasa ingin tahu, dan sedikit percaya diri siswa.

    ReplyDelete
  2. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Begitu bagusnya rancangan pendekatan saintifik yang diusung pemerintah untuk dunia pendidikan di Indonesia. Terlebih rancangan ini berlaku secara umum, dalam artian untuk semua bidang studi. Namun rancangan dan teori yang selalu disempurnakan tersebut tidak selalu berjalan mulus pada praktiknya. Hal ini yang dirasakan oleh para pendidik di sekolah yang menerapkan langsung rancangan dan teori-teori tersebut. Ditemukanlah banyak hambatan dan kesulitan.

    ReplyDelete
  3. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Seperti di daerah asal saya, walaupun telah dilakukan pelatihan untuk para guru, masih ada guru yang hanya duduk mendengarkan, dalam praktiknya masih saja menerapkan metode mengajar yang berpusat pada siswa. Selain itu evaluasi akhir semester menjadi momok yang dikhawatirkan oleh para guru. Karena penilaian dari berbagai aspek, serta berbagai macam tugas yang masih belum diketahui oleh guru dalam penerapannya. Dengan sosialisasi yang lebih dan lebih lagi, diharapkan kurikulum di Indonesia dapat lebih baik untuk ke depannya. Amin.

    ReplyDelete
  4. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Pembelajaran saintifik merupakan pembelajaran yang berpusat pada siswa, dimana siswa dituntut lebih aktif dalam menemukan pengetahuan. Namun tidak dipungkiri bahwa sebagian besar guru masih merasa kesulitan dalam menerapkan pembelajaran saintifik di dalam kelas. Yang paling sulit adalah pada bagian menanya. Bagaimana memancing rasa ingin tahu siswa sehingga siswa memiliki inisiatif untuk bertanya kepada guru.

    ReplyDelete
  5. Tahtalia
    14301241031
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik merupakan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan guru hanya sebagai fasilitator,dengan pendekatan saintifik dapat menjadikan siswa lebih aktif dalam mengkonstruksi pengetahuan dan keterampilannya. Pada pembelajaran dengan pendekatan saintifik siswa dilatih untuk mampu berpikir logis dan sistematis.
    Terkait metode pembelajaran yang mendukung pembelajaran dengan pendidikan saintifik, metode-metode ini berusaha membelajarkan siswa untuk mengenal masalah, merumuskan masalah, mencari solusi atau menguji jawaban sementara atas suatu masalah/pertanyaan dengan melakukan penyelidikan sehingga akhirnya siswa dapat menarik kesimpulan dan menyajikannya secara lisan maupun tulisan.

    ReplyDelete
  6. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Dalam pandangan saya, pendekatan saintifik merupakan pendekatan yang sangat kaku. Meskipun begitu, saya setuju dengan pendapat bahwa pendekatan saintifik merupakan pendekatan yang universal sehingga bisa digunakan untuk semua mata pelajaran. Namun, untuk membuat pembelajaran lebih fleksibel ada baiknya bila pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yang tidak terlalu menggunakan cara saintis mendapatkan ilmu. Karena sumber ilmu itu bisa berasal dari mana saja, dan bisa didapatkan menggunakan metode apa saja, bergantung kepada subjek, tempat, dan trend yang terdapat pada subjek-tempat tersebut.

    ReplyDelete
  7. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    saya ingin menaggapi persepsi guru tenang ciri ciri metode saintifik yang berpusat pada siswa. Untuk saat ini hal tersebut masih banyak yang belum dapat menerapkan. hal ini terbukti ketika saya melakukan observasi sebuah sekolah dan masih dan pembelajaran masih berpusat kepada guru. Guru mendominasi dalam pembelajaran dan siswa hanyak menjawab secara "kur" atau jawaban serentak. hal itu tentunya kurang baik dikarenakan untuk saat ini metode saintifik sangat disrankan dan wajib diterapkan. hal ini tidak lepas dari bagaimana seorang guru tersebut mengolah pembelajaran.

    ReplyDelete
  8. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Sumber informasi yang digunakan dalam pendekatan ini dapat dari mana saja. Metodenya pun sudah ditentukan dimana metodenya terdiri dari mengamati, menanya, mencoba, menalar, mengkomunikasikan. Pendekatan ini cocok untuk semua pelajar di semua kalangan tingkat pendidikan. Pendekatan ini menuntut siswa untuk kreatif dan inovatif sehingga pengetahuan bisa dikonstruk oleh dirinya sendiri. Berbagai metode juga bisa dipadupadankan dengan pendekatan ini. Namun untuk menerapkan pendekatan ini dibutuhkan waktu yang cukup lama. Biasanya siswa susah dalam tahap menanya, oleh karenanya sebagai guru harus bisa memancing siswa melalui LKS atau media lainnya agar bisa bertanya.

    ReplyDelete
  9. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Beragam tanggapan masyarakat terkait pembelajaran saintifik ini. Terutama dari guru yang terlibat langsung dalam pelaksanaannya. Tanggapan guru terkait pembelajaran saintifik ini juga beragam. Misalnya ditinjau dari sumber informasi yang diperoleh guru tentang pendekatan saintifik, persepsi guru tentang ciri-ciri metode saintifik adalah sebagai berikut, persepsi guru tentang kecocokan dengan subjek didiknya, kelebihan/keunggulan pendekatan saintifik, metode lain yang dapat dipadukan dengan pendekatan saintifik, kelemahan dan penghambat dilaksanakannya pendekatan saintifik, faktor pendukung dilaksanakannya pendekatan saintifik, penerapan pendekatan saintifik pada berbagai macam mata pelajaran, maupun dari segi kesulitan menerapkan pendekatan saintifik.

    ReplyDelete
  10. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Memang banyak kendala dalam praktik pendekatan saintifik pada pembelajaran. Seperti yang telah tertulis pada poin 6 di atas. Memang dalam melakukan perubahan dari konvensional menuju mengkonvensionalkan saintifik dibutuhkan penyesuaian yang tidak mudah. Saya membayangkan siswa yang lama tidak belajar secara saintifik tentunya tidak dapat serta merta dapat memunculkannya lagi. Dibutuhkan pembiasaan agar dapat memunculkan sense saintifik dalam pembelajaran sehingga siswa dapat kembali seperti fitrahnya yaitu meneladani para ilmuan dengan saintifik.

    ReplyDelete
  11. Nurrita Sabrina (14301244010)
    Pendidikan Matematika I 2014
    S1 Pendidikan Matematika UNY

    Seperti yang telah dituliskan pada artikel ini pendekatan saintifik dapat dikolaborasikan dengan berbagai macam metode karena pendekatan ini bersifat flexibel dan universal. Dengan menggabungkan pendekatan saintifik dengan metode pembelajaran lainnya diharapkan proses pembelajaran didalam kelas lebih variatif lagi.

    ReplyDelete
  12. Nurrita Sabrina (14301244010)
    Pendidikan Matematika I 2014
    S1 Pendidikan Matematika UNY

    Saya setuju dengan tulisan di atas mengenai salah satu kegiatan dalam pembelajaran dengan metode saintifik adalah proses menanya khususnya untuk siswa yang belum terbiasa menggunakan metode saintifik dalam pembelajaran ataupun siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Siswa akan cenderung bingung dan stuck pada kegiatan tersebut. Oleh karena itu guru haruslah sebisa mungkin menyediakan alternatif lain untuk memancing rasa ingin bertanya siswa terhadap apa yang telah diamati (tahap kegiatan saintifik sebelumnya).

    ReplyDelete
  13. Nurrita Sabrina (14301244010)
    Pendidikan Matematika I 2014
    S1 Pendidikan Matematika UNY

    4. Salah satu kelemaham pendekatan saintifik yang dibahas adalah membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan pendekatan biasanya. Padahal waktu yang guru miliki sangat terbatas, oleh karena itu guru juga harus memiliki batasan maksimal untuk setiap tahapan saintifik siswa. Ketika memasuki batasan maksimal waktu yang diestimasikan guru kemudian guru haruslah membantu dan membimbing mereka untuk mencapai tujuan dan harapan dalam setiap langkah kegiatan saintifik.

    ReplyDelete
  14. Nurrita Sabrina (14301244010)
    Pendidikan Matematika I 2014
    S1 Pendidikan Matematika UNY

    Salah satu alasan pemerintah menggalakan proses belajar dengan pendekatan saintifik adalah untuk membiasakan anak Indonesia memiliki alur pemikiran seperti saintis agar mampu dan terbiasa dalam menghadapi masalah serta memecahkan permasalahannya sendiri dengan implemenatsi langkah-langkah dalam pendekatan belajar saintifik.

    ReplyDelete
  15. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Saya mendukung proses pembelajaran saintifik, karena menurut saya dengan pendekatan saintifik siswa akan lebih memaknai pembelajaran, dimana siswa dapat mengkonstruk pengetahuannya sendiri. dengan kegiatan 5 M , mengamati, menanya, experiment, mengasosiasi,menyajikan dapat membantu mempermudah proses pemahaman siswa dalam pembelajaran matematika

    ReplyDelete
  16. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan saintik ini sangat bagus diterapkan dalam proses pembelajaran, agar siswa terbiasa untuk berfikir kritis, kreatif, dan sistematis. Dengan pendekatan saintifk siswa juga dapat berlatih memecahkan permasalahan dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari hari

    ReplyDelete
  17. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Seperti yang telah disebutkan diatas, bahwa dari berbagai macam keuntungan menggunakan pembelajaran berbasis pendekatan saintifik, ada kekurangan dari pembelajaran tersebut yaitu membutuhkan waktu yang banyak. kita ketahui bahwa proses pembelajaran disekolah terdapat batasan waktu, karna hal itu guru harus mempersiapkan pembelajaran dengan matang sehingga waktu disekolah termanfaatkan dengan baik.

    ReplyDelete
  18. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan kontekstual dapat di kolaborasikan dengan pendekatan saintifik, dimana pada pendekatan kontekstual permasalahan yang diberikan lebih kepada permasalahan dalam kehidupan sehari hari. Pendekatan Kontekstual merupakan konsep belajar yang memudahkan guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Konteks dalam pengertian pembelajaran kontekstual mempunyai makna lebih dari sekedar keterkaitan lingkungan fisik tertentu pada waktu tertentu. Proses belajarnya berlangsung alamiah dalam bentuk siswa bekerja dan mengalami, tidak hanya mentransfer atau mengkopi dari guru. lewat hal tersebut pendekatan saintifk digunakan yaitu mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengkomunikasi sehingga pembelajan siswa berlangsung alamiah dan siswa dapat mengkonstruk pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  19. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    saya setuju bahwa kesulitan siswa dalam pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik adalah saat menanya karna siswa harus memiliki prior knowledge yang cukup dan membutuhkan pemahaman siswa mengenai arahan materi yang akan dipelajari. untuk mengatasi hal tersebut dapat menggunakan guided question, dimana siswa telah dipancing dengan arahan pertanyaan pertanyaan

    ReplyDelete
  20. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan saintifik ini sangat bagus diterpakan pada semua jenjang pendidikan karena bersifat luas dan universal. untuk pembelajaran saintifi di sekolah masih bergantung kepada guru yang mengajar, diharapkan guru sudah paham mengenai konsep dan landasan pendekatan saintifik sehingga pembelajaran dapat terlaksana dengan lancar.

    ReplyDelete
  21. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan saintifik merupakan suatu sarana untuk mencapai meaningfull learning. pembelajaran dengan saintifik juga dapat mengembangkan kreatifitas siswa dalam mengkonstruk pengetahuannya

    ReplyDelete
  22. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    di Indonesia belum 100% sekolah yang menerapkan pendekatan saintifik, kurikulum 2013 yang diusung pemerintah dengan pendekatan saintifik mulai berjalan dan kedepan diharapkan semua sekolah sudah menerapkan kurikulum 2013 tersebut. Prinsip prinsip pembelajran saintifik kurikulum 2013 adalah siswa difasilitasi untuk mencari tahu, siswa dibebaskan belajar memalui berbagai sumber, peningkatan keseimbangan dan kesinambungan antara hard-skills dan soft-skills

    ReplyDelete
  23. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan Saintifik berpusat pada siswa. Hal ini telah dijelaskan Prof. Marsigit saat perkuliahan Etnomatematika dengan melatih kami agar menjadi guru yang bisa membuat siswanya mengeluarkan pikiran-pikirannya tanpa intervensi oleh guru. Guru cukup mengarahkan dan tidak membatasi siswa dalam mengeluarkan idenya.

    ReplyDelete
  24. DIKY SETYA HERNANDA
    14301241043
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan Saintifik sangat cocok untuk diterapkan kepada siswa saat ini. Hal ini dimaksudkan agar dapat membangun kemampuan berpikir siswa secara kreatif dan juga mandiri. Kemampuan berpikir siswa tersebut akan sangat krusial untuk memecahkan masalah-masalah yang ada dalam kehidupan nyata tanpa harus berpatokan dengan rumus-rumus.

    ReplyDelete
  25. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Proses pembelajaran scientific merupakan perpaduan antara proses pembelajaran yangg semula terfokus pada eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi dilengkapi dengaan mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan mengkomunikasikan. Meskipun ada yangg mengembangkan lagi menjadi mengamati, menanya, mengumpulkan data, mengolah data, mengkomunikasikan, menginovasi dan mencipta. Namun, tujuan dari beberapa proses pembelajaran yangg harus ada dalam pembelajaran scientific sama, yaitu menekankan bahwa belajar tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi juga di lingkungan sekolah dan masyarakat.

    ReplyDelete
  26. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Pendekatan scientific merupakan proses pembelajaran yangg dapat dipadankan dengan suatu proses ilmiah. Karena itu kurikulum 2013 mengamanatkan esensi pendekatan sientific dalam pembelajaran. Pendekatan ilmiah diyakini sebagai titian emas perkembangan dan pengembangan sikap, keterampilan, dan pengetahuan peserta didik. Metode ilmiah merujuk pada teknik-teknik investigasi atas suatu atau beberapa fenomena atau gejala, memperoleh pengetahuan baru, atau mengoreksi dan memadukan pengetahuan sebelumnya. Untukk dapat disebut ilmiah, metode pencarian (method of inquiry) harus berbasis pada bukti-bukti dari objek yang dapat diobservasi, empiris, dan terukur dengaan prinsip-prinsip penalaran yang spesifik. Karena itu, metode ilmiah umumnya memuat serangkaian aktivitas pengumpulan data melalui obervasi atau eksperimen, mengolah informasi atau data, menganalisis, kemudian memformulasi, dan menguji hipotesis.

    ReplyDelete
  27. Mutiara Khalida
    Kelas Filsafat Pendidikan Matematika 2013

    Pendekatan Saintifik memang masih banyak mengalami kendala. Beberapa guru masih agak kesulitan dalam merancang pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Karena pembelajaran dengan pendekatan saintifik butuh proses yang memiliki tahap-tahap sehingga pembelajaran menjadi lebih saintifik.

    ReplyDelete
  28. Mutiara Khalida (NIM 13301241054)
    Kelas Filsafat Pendidikan Matematika 2013

    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik memiliki banyak manfaat terutama pada peserta didik. Karena secara otomatis peserta didik akan banyak dilibatkan dalam kegiatan sehingga menjadi lebih aktif. Peserta didik juga lebih mempunyai kesempatan mengeksplor potensi diri. Dengan ini maka jika dirancang dengan baik, pembelajaran dengan pendekatan saintifik akan lebih menarik minat peserta didik.

    ReplyDelete
  29. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Pendekatan scientific sangat berguna dalam pembelajaran dalam kelas, namun pada kenyataannya, untuk peserta didik yang tidak dibiasakan untuk bersikap ilmiah pendekatan ini menghambat mereka dalam belajar. Hal ini dikarenakan mereka terbiasa hanya menerima, bukan bertanya ataupun mencari sendiri. Saya setuju jika butuh waktu yang lama dalam membiasakan mereka, apalagi untuk kasus khusus peserta didik yang tidak ingin berpartisipasi. Karena pendekatan ini sangat membutuhkan partisipasi dari peserta didik sehingga kemajuan pembelajaran akan sangat lambat. Namun, bukan berarti tidak ada harapan bagi mereka, pembiasaan itu pasti akan membuahkann hasil. Oleh sebab itu, penting bagi guru untuk memahami seluk-beluk landasan filosofi pendekatan scientific agar dalam prakteknya dapat berlangsung dengan baik dan tidak terpaku pada 5 m(mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar dan mengambil kesimppulan) tapi dapat dikembangkan melalui metode-metode pembelajaran yang ada.

    ReplyDelete
  30. Rindang Wijayanto
    14301241028
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Terimakasih atas informasi yang Bapak berikan, saya jadi lebih mengetahui lebih mendalam tentang Pendekatan Saintifik. Selain itu, di sekolah yang saya observasi beberapa guru pun juga mengalami kesulitan yang sama seperti yang telah Bapak jelaskan dalam posting ini.

    ReplyDelete
  31. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    saya ingin menanggapi mengenai persepsi guru tentang pendekatan saintifik poin guru yang kesulitan menerapkan pendekatan saintifik. saya sendiri yang masih bersekolah jurusan keguruan merasa memang cukup susah dalam menerapkan pendekatan saintifik. apalagi bagian apresepsi yang memang seluruh siswa harus dapat melakukan aktivitas apresepsi tersebut. setelah saya melakukan microteaching dengan Prof. Marsigit saya mendapatkan banyak ilmu, salah satunya tentang apresepsi yang dapat dilakukan oleh seluruh siswa caranya dengan memberikan kuis singkat kepada siswa. itu akan sangat efektif bagi siswa dalam mengingat kembali mengenai materi yang telah dipelajari dan akan digunakan kembali pada materi selanjutnya.

    ReplyDelete
  32. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari tulisan diatas telah diketahui bahwa guru-guru telah mendapatkan informasi mengenai pendekatan saintifik, dari sekolah maupun dari dinas pendidikan setempat. Hal ini bukan menjadi alasan lagi bahwa pendekatan saintifik adalah hal yang asing bagi dunia pendidikan Indonesia

    ReplyDelete
  33. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari hasil peer teaching di atas, pendekatan saintifik dengan sintaks 5M memberi kesempatan kepada siswa untuk belajar secara aktif dan mandiri, sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan self efficacy, juga kemampuan bekerjasama dengan kelompoknya.

    ReplyDelete
  34. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan saintifik dapat diterapkan dengan metode yang lain, seperti cooperative learning, contextual learning, dan yang lainnya seperti yang disebutkan di atas. Memadupadankan pendekatan saintifik dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti memasukkan sintaks 5M pada LKS, atau pada kegiatan siswa dalam kelompok. Sehingga metode-metode tadi dapat dilaksanakan secara berbarengan dan tercapai tujuan yang bersamaan pula

    ReplyDelete
  35. Fina Fitri Nurjannah
    14301244005
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Terimakasih banyak Prof.Marsigit atas artikel yang berjudul “Persepsi Guru tentang Pendekatan Saintifik” diatas. Artikel ini sangat menarik bagi saya. Setelah membaca artikel ini saya menjadi tahu bagaimana penerapan pendekatan saintifik dilapangan dengan pendekatan saintifik yang dipelajari diperkuliahan dan micro-teaching. Berdasarkan artikel ini diketahui bahwa terdapat beberapa kendala dalam melaksanakan pendekatan saintifik dilapangan. Kesulitan yang menarik bagi saya adalah guru merasa anak-anak berprestasi rendah akan mengalami kesulitan. Hal ini menjadi tugas kami sebagai calon guru untuk memberikan pembelajaran yang memfasilitasi khususnya untuk anak berprestasi rendah. Salah satu pendekatan yang menurut dapat digunakan adalah pembelajaran berbasis etnomatematika.

    ReplyDelete
  36. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Pembelajaran saintifik merupakan pembelajaran yang mengadopsi langkah-langkah ilmuwan
    dalam membangun pengetahuan melalui metode ilmiah. Model pembelajaran yang diperlukan adalah yang memungkinkan terbu-dayakannya kecakapan berpikir sains, terkembangkannya
    “sense of inquiry” dan kemampuan berpikir kreatif siswa (De Vito, 1989). Pembelajaran saintifik dilakukan dengan tahap mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasikan, dan mengomunikasikan. Pembelajaran ini dapat meningkatkan pemahaman siswa dari segi isi maupun pengalaman (Edelson, Gordin & Pea, 1999). Selain pembelajaran saintifik, kurikulum merekomendasikan pula penggunaan pembelajaran berbasis masalah (problem based learning, PBL) dan pembelajaran berbasis projek
    (project based learning, PjBL). PBL dapat bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan berfikir
    tingkat tinggi (Weissinger, 2004; Arends, 2012). Pembelajaran berbasis masalah merupakan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa yang mengorganisasikan kurikulum dan pembelajaran dalam situasi yang tidak terstruktur dan memberikan masalah dunia nyata (Mergendoller, Maxwell & Belissimo, 2006; Massa, 2008; Arends & Kilcher, 2010). Masalah dalam PBL berupa masalah autentik untuk
    dijadikan tonggak untuk melakukan investigasi dan penemuan (Arends, 2012), berkolaborasi dan mengatur pembagian tugas antarsiswa (Arends & Kilcher, 2010). Demikian pula halnya dengan PjBL yang merupakan metode yang mendukung, memfasilitasi, dan meningkatkan kualitas pembelajaran (Tamin & Grant, 2013).

    ReplyDelete
  37. Zuharoh Yastara Anjani
    14301241025
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendekatan saintifik meliputi kegiatan 5M yaitu mengamati/menanya, mengumpulkan informasi, mencoba/mengasosiasi, mengomunikasikan, dan menyimpulkan. Salah satu prinsip penting dalam pendekatan saintifik ini adalah pembelajaran yang berpusat pada siswa. Dengan prinsip ini, siswa diharapkan dapat berperan aktif dalam pembelajaran. Siswa diarahkan untuk dapat membangun konsepnya sendiri, sehingga guru hanya berperan sebagai fasilitator.

    ReplyDelete
  38. Untuk dapat memahami tentang pendekatan Saintifik yang pertama adalah melakukan kegiatan saintifik tersebut. Guru ketika dalam pendidikan dan pelatihan diberi kegiatan-kegiatan yang menerapkan langkah-langkah saintifik dengan menyediakan alat peraga, sumber belajar, bahan belajar, petunjuk belajar sehingga terdapat gambaran dalam pikiran guru tentang pendekatan Saintifik. Kemudian setelah itu tersedianya buku pedoman. Dengan demikian diharapkan kemampuan dan profesionalitas guru meningkat dalam pembelajaran Namun, dalam implementasinya perlu disesuaikan dengan kondisi peserta didik dan satuan pendidikan termasuk penggunaan media, alat, bahan, dan sumber belajar. Karena tidak semua sekolah memiliki seluruh faktor pendukung yang disebutkan oleh sembilan guru tersebut.

    ReplyDelete
  39. Sintak pendekatan saintifik yaitu Mengamati, Menanya, Mengumpulkan informasi, menalar, dan mengomunikasikan. Pengetahuan timbul karena adanya pertanyaan dari fenomena yang terjadi. Fenomena –fenomena yang dapat diamati tentu banyak dalam kehidupan, fenomena alam, fenomena sosial, fenomena politik, fenomena ekonomi. Dalam pembelajaran matematika, ketika materi telah mencapai pada taraf abstrak kalkulus atau aljabar misalnya maka kadang proses pengamatan yang diinginkan tidak terjadi sesuai rencana. Tidak adanya atau belum ditemukan fenomena yang menuju hal tersebut. Fenomena yang perlu diamati dalam matematika abstrak yang belum sesuai.

    ReplyDelete
  40. Muhammad Nurfauzan
    14301241015
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Pendekatan Saintifik memang baik bagi pendidikan di Indonesia. Namun, tak serta merta membuat kita semua memuja pendekatan Saintifik adalah Pendekatan yang "sempurna" dan "tak ada salah" di dalamnya. Pendekatan juga hasil buah pikir anak Adam,tak mungkin sempurna. Namun, jika Pendekatan saintifik kita aplikasikan dengan baik dan dengan objek yang baik, maka dapat mengoptimalkan hasil belajar siswa.

    Maka, perlu adanya peningkatan dalam penerapan Pendekatan saintifik tersebut. Pelatihan-pelatihan dan sosialisasi perlu ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya agar Pendekatan Saintifik dapat berlaku baik atau efektif dan efisien lagi. Dan dapat mengoptimalkan hasil belajar peserta didik. Semoga bermanfaat.

    Terimakasih

    ReplyDelete
  41. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendekatan saintifik merupakan pendekatan yang diterapkan oleh pendidikan di Indonesia pada Kurikuluam 2013. Sebenarnya sintaks dalam pendekatan ini didesain agar meneladani para ilmuan. Hal ini dilakukan agar siswa memiliki sikap dan sifat kritis dalam pembelajaran sehingga tidak hanya sekedar belajar secara mempercayai tapi juga melakukan aktivitas yang hasilnya bisa mengkonfirmasi temuan ahli.

    ReplyDelete
  42. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendekatan saintifik pada dasarnya dapat dimaknai sebagai langkah untuk menerjemahkan. Misalnya ketika terdapat suatu rumus matematika yang telah ditemukan kemudian siswa diminta ntuk membuktikannya. Pada waktu ini siswa sebenarnya sedang berusaha untuk menerjemahkan pemikiran-pemikiran penemunya. Sehingga siswa berusaha untuk menyamakan (mengisomorfiskan) pemikirannya yang tertuang pada pembuktian dengan rumus yang telah ditemukan.

    ReplyDelete
  43. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    pendekatan saintifik adalah pendekatan yang disarankan di kurikulum terbaru saat ini yaitu kurikulum 2013. para guru diharapkan dapat menggunakan pendekatan saintifik dalam pembelajaran yang diajarkan kini. tetapi mungkin masih banyak guru yang masih kesulitan menemukan sumber buku untuk pembelajaran dengan pedekatan saintifik terutama tentang tahapannya.

    ReplyDelete
  44. Assalamu’alaikum wr wb
    Dwi Kawuryani
    14301241049
    Pembelajaran yang baik harusnya mampu memfasilitasi siswa untuk mengeksplorasi pengetahuan disekitar mereka. Guru harus mampu memilih model pendekatan yang digunakan agar pembelajaran dapat memaksimalkan potensi siswa dalam bereksplorasi. Salah satu model pembelajaran yang dapat memfasilitasi siswa untuk dapat mengeksplorasi adalah pendekatan saintifik. Pendekatan ini memberi kesempatan kepada siswa untuk dapat menggali informasi secara langsung dan secara mandiri, sehingga siswa akan terbiasa untuk memunculkan rasa ingin tahunya.
    Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum wr wb

    ReplyDelete
  45. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    pendekatan saintifik ini masih banyak kendala. kendala pada nomor 9 dimana guru kesulitan menerapkan metode saintifik itu sendiri dikarenakan pada proses penilaiannya, dan cara menerapkannya pada sintak menanya. Kesulitan ini tidak serta merta hanya guru sebagai pelaku penerapan, siswa yang belum siap dengan menggunakan metode saintifik juga bisa menjadi sebab karena tanpa adanya interaksi dari guru dan siswa pembelajaran tak lagi bermakna.

    ReplyDelete
  46. Isnan Noor Wahid Rohmatulloh
    14301241057
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Di era global seperti sekarang ini dimana teknologi sudah semakin berkembang memang model pembelajaran dengan pendekatan saintifik dinilai perlu dan cocok digunakan dalam proses belajar-mengajar di sekolah.

    ReplyDelete
  47. Isnan Noor Wahid Rohmatulloh
    14301241057
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pembelajaran yang berpusat pada siswa seperti pada pembelajaran saintifik dapat meningkatkan berbagai kemampuan siswa. Selain itu juga berguna dalam memepersiapkan masyarakat Indonesia yang siap bersaing dalam tatanan global, sehingga dapat menjadikan Indonesia sebagai negara maju.

    ReplyDelete
  48. Isnan Noor Wahid Rohmatulloh
    14301241057
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Seperti yang telah disampaikan dalam postingan ini, pendekatan saintifik juga memiliki kelemahan dan penghambat dalam pelaksanaannya. Maka dari itu disinilah kita dapat mengetahui tingkat kesiapan guru dalam proses pembelajaran. Jika guru sudah siap, maka beberapa hambatan yang ada pasti isa dihadapi dengan baik.

    ReplyDelete
  49. Indri Ardiati
    14301241047
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Saya sangat setuju dengan pendapat bahwa pendekatan saintifik cocok digunakan untuk pembelajaran di semua jenjang pendidikan karena dengan menggunakan pendekatan saintifik siswa akan menjadi lebih aktif dan ilmu yang diperoleh akan melekat lebih lama di benak siswa.

    ReplyDelete
  50. Indri Ardiati
    14301241047
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Hal penting yang saya peroleh disini adalah dalam penggunaan pendekatan saintifik untuk pembelajaran kemampuan guru atau profesionalitasnya sangatlah diperhatikan karena seperti yang disebutkan di atas bahwa untuk menggunakan pendekatan saintifik diperlukan persiapan mengajar yang lebih banyak dan membutuhkan waktu yang lebih lama, sehingga diharapkan guru dapat mempersiapkan persiapan mengajar sedemikian sehingga pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik akan berlangsung dengan efektif dan efisien.

    ReplyDelete
  51. Indri Ardiati
    14301241047
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Menurut saya pribadi metode lain yang cocok dapat dipadukan dengan pendekatan saintifik adalah Problem Based Learning atau PBL karena dengan menggunakan model pembelajaran PBL siswa dapat berperan aktif untuk menyelesaikan masalah yang diberikan melalui tahap-tahap ilmiah (saintifik) sehingga siswa dapat mempelajari pengetahuan yang berhubungan dengan masalah yang diberikan tersebut sekaligus memiliki keterampilan untuk menyelesaikan masalah.

    ReplyDelete
  52. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dalam pendekatan saintifik terdapat sintak atau langkah-langkah yang biasa disebut dengan 5M, yaitu Mengamati, Menanya, Mengumpulkan informasi, Mengasosiasi, dan Mengkomunikasikan. Kegiatan pada 5M itu dapat memfasilitasi siswa untuk secara aktif atau terlibat langsung dalam mengkonstruksi pengetahuannya. Sehingga secara tidak sadar akan memberikan dampak positif seperti siswa lebih kreatif, siswa dapat belajar mandiri maupun berkelompok, siswa dapat mengeksplor potensinya sendiri, pengetahuan yang diperoleh siswa bersifat lebih stabil dan bertahan lama, siswa berpikir kritis, lebih demokratis, melatih kemampuan berkomunikasi, toleransi antar teman, dan masih banyak lagi.

    ReplyDelete
  53. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Banyak kelebihan atau hal positif yang dapat diperoleh dengan pendekatan saintifik. Namun, ada pula beberapa kendala atau kelemahan dan penghambat dalam pelaksanaan pendekatan saintifik. Seperti yang sudah dijelaskan di atas memang pernah saya rasakan ketika kuliah micro. Persiapan yang diperlukan lebih lama dari pada pembelajaran konvensional (ekspositori) karena guru harus mempersiapkan ide kegiatan yang cocok untuk diterapkan ke dalam 5M sehingga materi yang diajarkan dapat mudah dipahami oleh siswa. Selain itu, salah satu hal yang sangat krusial adalah membutuhkan waktu untuk mengubah kebiasaan siswa bersikap ilmiah. Hal tersebut tidak mudah, tetapi bukan berarti tidak mungkin. Diperlukan usaha dan kesabaran. :)

    ReplyDelete
  54. Syafa'atun Muslimah
    14301241042
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendekatan saintifik menurut saya memang lebih fleksibel dan cocok untuk dipadukan dengan metode atau model pembelajaran yang lain. Guru dapat menyesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa atau kemampuan yang ingin ditingkatkan. Misalnya untuk siswa HOTS, pendekatan saintifik dapat dipadukan dengan PBL yang membutuhkan kemampuan pemecahan masalah yang tinggi dan prior knowledge yang cukup. Pendekatan saintifik juga dapat dipadukan dengan pembelajaran kooperatif, tipe STAD misalnya. Karena anggota kelompok yang heterogen, siswa yang prior knowledge nya belum cukup (LOTS) dapat berdiskusi dengan siswa lain yang lebih paham, sehingga diharapkan pemahaman akan suatu materi dapat merata.

    ReplyDelete
  55. Agus Cahyanto
    14301241033
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik sangat baik untuk diterapkan di sekolah. Dengan kegiatan 5M (mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, mengomunikasikan) memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengkontruksi sendiri konsep pemikirannya. Dalam pendekatan ini guru hanya sebagai fasilitator dan motivator agar siswa dapat lebih aktif. Selain itu, dengan pendekatan saintifik siswa diharapkan memiliki kemandirian dalam belajar serta memiliki kemampuan sikap, keterampilan dan pengetahuan yang baik.

    ReplyDelete
  56. Jeanete Nenabu
    PPS Pmat D (15709251004)

    Segala sesuatu di dunia ini tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Begitu pula dengan pendekatan saintifik, yang merupakan pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam kurikulum 2013. Pendekatan ini memiliki kelebihan dan juga kekurangannya. Tidak semua mata pelajaran yang diajarkan bisa menerapkan metode ini. Guru sebagai pendidik, tentunya harus memahami pendekatan pembelajaran ini, sebelum ia menerapkannya dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Guru perlu mempertimbangkan sebelum memutuskan untuk menggunakan pendekatan ini dalam kegiatan pembelajaran.

    ReplyDelete
  57. Adelina Diah Rahmawati
    14301241029
    S1 Pendidikan Matematika 2014
    Pada setiap aplikasi kurikulum mempunyai aplikasi pendekatan pembelajaran berbeda-beda, demikian pada kurikulum sekarang ini. Scientific approach (pendekatan ilmiah) adalah pendekatan pembelajaran yang diterapkan pada aplikasi pembelajaran berbasis kurikulum 2013. Langkah pembelajaran pada scientific approach mencakup beberapa ranah pencapaian hasil belajar yang tertuang pada kegiatan pembelajaran. Proses pembelajaran menyentuh tiga ranah, yaitu: sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Hasil belajar melahirkan peserta didik yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Pada pembelajaran yang berbasis scientific guru berperan sebagai fasilitator bagi siswa dalam proses mengeksplorasi pengetahuannya.

    ReplyDelete
  58. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Pendekatan ilmiah (scientific approach) menekankan pada keterlibatan peserta didik dalam berbagai kegiatan yang memungkinkan peseta didik aktif dalam pembelajaran dengan pendekatan ilmiah yaitu mengamati, menanya, mencoba, menalar, mengomunikasikan, dan membangun jejaring (Mulyasa, 2015: 99).

    ReplyDelete
  59. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Pada pembelajaran dengan pendekatan saintifik yang terdiri dari 5M, memang bukan satu satunya pendekatan pembelajaran dan 5M bukan urutan langkah-langkah yang baku. dalam pendekatan saintifik dapat memberikan pengalaman kepada siswa, dapat mengembangkan sikap ilmiah, dapat mendorong ekosistem sekolah berbasis aktivitas ilmiah, dapat menantang dan memotivasi siswa.
    sumber:
    Pusat Kurikulum dan Perbukuan
    Badan Penelitian dan Pengembangan
    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

    ReplyDelete
  60. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Bismillaah...
    Seperti yang telah kita ketahui bahwa pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran kuriulum 2013 adalah pendekatan scaintifik dimana tujuannya untuk penguatan sikap (tahu mengapa), keterampilan (tahu bagaimana), dan pengetahuan (tahu apa) yang terintegrasi, yaitu dengan pendekatan scaintifik. Kurikulum 2013 menekankan penerapan pendekatan scientific (meliputi: mengamati, menanya, mencoba, mengolah, menyajikan, menyimpulkan, dan mencipta untuk semua mata pelajaran) (Sudarwan, 2013). Maka dengan pendekatan ini siswa dibimbing agar lebih aktif dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  61. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pembelajaran dengan mengedepankan pendekatan saintifik memang tidak mudah. Sebagai seorang guru, guru hendaknya memiliki pengetahuan dan kreatifitas lebih untuk menciptakan pembelajaran saintifik. Dengan mengikuti kegiatan-kegiatan diskusi dengan sesama guru, mengikuti seminar, workshop, dan arahan-arahan dari dinas terkait akan meningkatkan kecakapan guru dalam menerapkan pembelajaranb pendekatan saintifik, dengan tidak terlepas dari evaluasi setelah melakukan pembelajaran.

    ReplyDelete
  62. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik menuntut pembelajaran yang harus berpusat kepada siswa. Artinya guru hanya sebagai fasilitator bagi siswa. Guru harus mampu menciptakan pembelajaran yang memaksa siswa untuk aktif mengikuti aktivitas di kelas.

    ReplyDelete
  63. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam menerapan pembelajaran dengan pendekatan saintifik memerlukan persiapan khusus. Guru harus mampu berpikir kreatif dalam menyiapkan bahan-bahan pembelajaran, seperti lks, rpp, media-media lainnya. Setiap guru harus bisa saling terbuka,saling bertukar pikiran dan berdiskusi terkait pembelajaran saintifik.

    ReplyDelete
  64. Rindang Wijayanto
    14301241028
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dengan diterapkannya pendekatan saintifik yang memusatkan pembelajaran pada siswa diharapkan siswa dapat membangun pengetahuannya sendiri sehingga pengetahuan itupun akan terkenang dibenak siswa. Oleh karena itu guru harus bisa memfasilitasi siswa agar dapat membangun pengetahuannya.

    ReplyDelete
  65. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Pendekatan saintifik mulai di dengungkan sebelum saya melakukan PPL. Ketika PPL berlangsung, pendeketan saintifk sudah mulai diterapkan di sekolah. Sebagai guru, pada awalnya mungkin memang terlihat sulit, karena banyak komponen yang harus dipahami. Selian bagi guru, siswa juga sedikit mengalami kesulitan dalam masa transisi tersebut. alhasil, masa percobaan tidak memuaskan, hal ini menimbulkan berbagai problematika dalam pendidikan. Penerapan K-13 terkesan terburu-buru dan kurang persiapan yang matang. Guru-guru juga kalang kabut, terutama mereka yang sudah lanjut usia. Output pertama pendekatan saintifik setelah diterapkan selama tiga tahun, memberikan hasil yang kurang memuaskan. Banyak problem karena siswa yang diterima di perguruan tinggi pada jalur snmptn justru berkurang. Hal ini semoga dijadikan pelajaran untuk perbaikan kedepannya.

    ReplyDelete
  66. Maria Emanuela Ewo
    NIM 16706261003
    S3 pendidikan dasar
    Pendekatan saintifik ( mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, mengkomunikasikan) pada pembelajaran matematika di sekolah dapat membuat peserta didik untuk mengkonstruk konsep pemikirannya sehingga siswa diharapkan memiliki kemandirian belajar, memiliki sikap positif untuk berbagai pengetahuan yang telah dikonstruk kepada peernya, serta memiliki kemampuan komunikasi matematikan yang baik.

    ReplyDelete
  67. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan pembelajaran saintifik merupakan pendekatan yang digunakan dalam Kurikulum 2013. pendekatan pembelajaran ini dimaksudkan agar peserta didik mampu berpikir kreatif, mampu berkolaborasi, dan mampu berkomunikasi dalam arti matematis. Dalam pembelajarannya, peserta didik lah yang menjadi pusat pembelajaran atau student center dimana siswa dituntut untuk aktif dan proaktif dalam mencari apa yang mereka butuhkan agar tujuan pembelajaran tercapai. Akan tetapi, guru harus memiliki berbagai cara untuk memfasilitasi siswa terlibat aktif saat pembelajaran berlangsung sehingga tujuan utama dari pendekatan saintifik dapat tercapai dengan maksimal.

    ReplyDelete
  68. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika 2014

    Pendekatan pembelajaran saintifik sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, berkolaboasi, dan kreatif. Menilik tuntutan pendidikan di abad 21, pendekatan saintifik sangatlah cocok untuk diterapkan dalam menggeser pola pikir siswa maupun guru tentang pendidikan.

    ReplyDelete
  69. Rizka Azizatul Latifah
    14301241039
    S1 Pendidikan Matematika 2014

    pendidikan merupakan wadah untuk membuat siswa menjadi sosok yang memiliki karakter yang bagus dari sisi mental maupun kognitif. Oleh sebab itu, penggunaan pendekatan saintifik menjadi wajib disamping hal tersebut merupakan aturan di dalam kurikulum 2013. hendaknya semua pihak bersama-sama bersinergi dalam membentuk kualitas siswa Indonesia.

    ReplyDelete
  70. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Postingan ini sangat bermanfaat bagi guru dan calon guru. Penerapan pendekatan saintifik tidaklah mudah seperti teori yang ada, dalam prakteknya guru masih kesulitan dalam proses pembuatan rancangan pelaksanaan pembelajaran terutama bagian apersepsi, motivasi dan kegiatan menanya.

    ReplyDelete
  71. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Adanya pendekatan saintifik ini diharapkan dapat memajukan pendidikan yang berkualitas di Indonesia sehingga dapat bersaing dengan dunia pendidikan luar. Tetapi jika tidak diimbangi dengan pelatihan guru atau calon guru dalam penyusunan perangkat pembelajaran dengan pendekatan saintifik maka tujuan tersebut tidak dapat tercapai secara maksimal.

    ReplyDelete
  72. Isna Nur Hasanah Hariningrum
    14301244009
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pendekatan scientific merupakan pendekatan yang cocok untuk peserta Didik pada era modern yang akan terjun pada era globalisasi seperti ini. Disaat sudah memasuki dunia lapangan pekerjaaan, bukanlah hanya hard skill yang dimiliki seseorang yang akan menentukan. Melainkan terdapat unsur lain yakni soft skill yang terkadang justru sebagai penentu kesuksesan seseorang tadi.

    ReplyDelete
  73. Isna Nur Hasanah Hariningrum
    14301244009
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Akan tetapi, dalam pelaksanaanya pasti tidaklah segampang dengan apa yang dicita-citakan. Pasti terdapat masalah-masalah baru yang muncul ketika diterapkannya pendekatan scientific ini. Contoh sederhana, tidak semua siswa mampu mengungkapkan dengan baik mengenai apa yang sedang dipikirkannya. Nahh, disinilah PR PR yang harus diselesaikan oleh seorang guru yang disini bertindak sebagai fasilitator. Serta guru sebagai individu yang menemani peserta Didik dalam proses belajarnya.

    ReplyDelete
  74. Nita Lathifah Islamiyah
    14301244011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Menurut saya postingan diatas mengenai presepsi guru tentang pendekatan saintifik memang masih terjadi sampai saat ini. tidak dapat dipungkiri bahwa penerapan pendekatan saintifik yang mengacu pada kurikulum 2013 ini masih menjadi percobaan percobaan oleh guru. bahkan masih ada beberapa sekolah atau individu-individu dari guru tersebut yang belum menerapkan kurikulum 2013 itu.

    ReplyDelete
  75. Kusuma Wardani D.S
    14301241027
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Pendekatan Saintifik merupakan pendekatan yang ditekankan pada kurikulum 2013. Pendekatan saintifik dalam pembelajaran memiliki sintak-sintak sebagai berikut:
    1. mengamati
    2. menanya
    3. mengumpulkan informasi
    4. mengasosiasi
    5. mengomunikasikan

    ReplyDelete
  76. Kusuma Wardani D.S
    14301241027
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Pendekatan saintifik dalam pembelajaran dapat diterapkan dengan dipadukan dengan pendekatan lainnya seperti pendekatan kontekstual, pendekatan inkuiri, pendekatan realistik, dsb

    ReplyDelete
  77. Kusuma Wardani D.S
    14301241027
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    dari sintak pembelajaran dengan pendekatan saintifik terlihat bahwa pembelajaran menjadi lebih inovatif dimana pembelajaran bukan sekedar tranfer ilmu pengetahuan melainkan bagaiman memfasilitasi siswa untuk membangun pengetahuanya dengan langakah 5M tadi

    ReplyDelete
  78. NamaFebrian Luthfi F
    13301241062
    Pendidikan Matematika 2013

    Guru berpendapat bahwa pendekatan Saintifik cocok digunakan untuk pembelajaran baik di SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi. Saya setuju dengan pendapat ini untul maple sains karena siswa akan lebih memahami materi dengan cara mereka sendiri. Akan tetapi menurut saya pendekatan saintifik hanya cocok untuk mapel sains tidak untuk maple non sains diantaranya ilmu sosial, seni dan keterampilan.

    ReplyDelete
  79. NamaFebrian Luthfi F
    13301241062
    Pendidikan Matematika 2013

    Pendekatan saintifik memiliki banyak keunggulan karena siswa menjadi student center dan guru juga bisa memadukan dengan metode lain melihat keadaan kelas dan materi yang akan di pelajari. Siswa akan bisa mengembangkan kemampuannya sendiri dengan sintak mengamati-menanya-mencoba-menalar-mengomunikasikan.

    ReplyDelete
  80. Nama Febrian Luthfi F
    13301241062
    Pendidikan Matematika 2013

    Akan tetapi tidak semua siswa bisa mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik karena tidak semua siswa memiliki kemampuan/pemaham dasar untuk mengikuti pembelajaran saintifik contohnya menanya. Ada siswa yang lebih bisa memahami pelajaran dengan pendekatan yang berbeda. Jadi guru juga harus memiliki kemampuan untuk melihat kondisi kelas dan materi untuk menentukan pendekatan yang harus digunakan

    ReplyDelete
  81. Nama Febrian Luthfi F
    13301241062
    Pendidikan Matematika 2013

    Banyak faktor yang mendukung untuk melaksanakan pendekatan saintifik. Tetapi belum semua sekolah bisa menyediakannya. Dibutuhkan kerjasama antara pemerintah, sekolah, dan pengajar untuk menyediakan faktor pendukung. Diantaranya tersedianya buku pedoman, tersedianya alat peraga, tersedianya fasilitas belajar, kemampuan dan profesionalitas guru, tersedianya akses informasi baik untuk guru maupun untuk muridnya, adanya pelatihan guru, penggunaan ICT, kesiapan belajar siswa.

    ReplyDelete
  82. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pendekatan saintifik yang diterapkan di Kurikulum 2013, sepertinya akan mempunyai masa depan yang cerah menurut saya. Pendekatan ini sudah mempunyai indikator-indikator tentang pendidikan yang diharapkan agar pendidikan di Indonesia bisa lebih maju. Jikalau sekarang belum maksimal, itu merupakan proses. Ketika proses pasti ada banyak kendala.

    ReplyDelete
  83. Hana' Aulia Dewi
    14301241054
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik merupakan pembelajaran yang terdiri atas kegiatan mengamati (untuk mengidentifikasi hal-hal yang ingin diketahui), merumuskan (pertanyaan dan hipotesis), mencoba/mengumpulkan data, mengasosiasi/ menganalisis/mengolah data, dan terakhir menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil. Langkah-langkah tersebut dapat digunakan untuk memfasilitasi siswa dengan kemampuan-kemampuan yang dibutuhkan siswa untuk dapat bertahan di eraa global saat ini. Oleh karena itu, diperlukan pembiasaan menggunakan pendekatan saintifik dalam pembelajaran sampai kualitas pembelajaran mengalami peningkatan.

    ReplyDelete
  84. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Mat A 2017

    Pendekatan saintifik, masih cukup sulit dilakukan. Seperti yang saya alami, mengajar di sebuah SMK yang nilai input siswanya (ketika masuk SMK) relatif rendah. Untuk mengemukakan pendapat sangat sulit, berpikir kritis, berpikir ilmiah masih sangat terbatas. Siswa masih terbiasa untuk "menerima" dari guru, dibanding membangun pengetahuan mereka sendiri. Pendekatan saintifik mungkin dapat berdampak bagus ketika memiliki siswa yang mampu diajak "membangun" pemikirannya. Namun masih sangat banyak siswa yang kurang mampu untuk mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan ini.

    ReplyDelete
  85. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 Pendidikan Matematika A

    Menurut saya, postingan ini sangat sesuai dengan realita yang ada mengenai pembelajaran dengan pendekatan saintifik khususnya pada pelajaran matematika. Pasalnya, hal ini juga pernah saya alami ketika saya menyusun skripsi. Skripsi saya kemarin tentang pengembangan LKPD dengan pendekatan saintifik. Beberapa kendala yg saya temui sama halnya dengan kendala yang ada pada postingan di atas. Contohnya, tidak semua materi matematika cocok menggunakan pendekatan saintifik, sehingga saya kemarin harus teliti mencari materi mana yang cocok untuk dibuat LKPDnya sesuai dengan pendekatan saintifik. Kemudian, siswa yang prestasinya rendah agak kesulitan untuk mengikuti pelajaran dengan pendekatan saintifik ini karena mereka belum bisa secara mandiri mengkonstruk pengetahuannya, sehingga mereka harus diberi bimbingan yang lebih dibandingkan teman mereka yg lain. Akan tetapi, pendekatan saintifik akan sangat bagus jika bisa diterapkan seutuhnya pada pembelajaran di kelas. karena dengan pendekatan saintifik, keingintahuan siswa menjadi lebih besar, siswa lebih aktif dan mandiri, siswa belajar untuk berfikir tingkat tinggi karena mereka tidak hanya menerima materi dari guru tetapi mengkonstruknya.

    ReplyDelete
  86. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih banyak Pak Prof. Marsigit. Paparan dan penjelasan ini memberikan informasi kepada kita (saya) mengenai perspektif beberapa guru terhadap konsep pendekatan saintifik. Ada juga Pak, cerita dari seorang siswa yang kebetulan adalah saudara saya, dia menceritakan bahwa semenjak diterapkannya kurikulum 2013 di sekolahnya, guru yang bersangkutan hanya datang di awal, setelah itu siswa dikelas diberi permasalahan setelah itu kelas ditinggal dan dibiarkan berjalan tanpa pengawasan guru. Mungkin hal-hal semacam ini yang bisa menjadikan perhatian kita bersama.

    Terima kasih banyak Pak, atas paparan dan penjelasannya.

    ReplyDelete
  87. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Terima kasih banyak Prof atas penjelasannya. Kebetulan "pendekatan saintifik" ini merupakan tema penelitian s1 saya. Saya mengalami beberapa kendala dalam pengimplemetasiannya di sekolah tempat saya meneliti karena pada saat itu kurikulum 2013 baru saja dicanangkan oleh pemerintah. Disini terlihat sekali bahwa dalam menerapakan pendekatan saintifik di kelas benar-benar dibutuhkan kesiapan yang matang dari guru yang bersangkutan. Siswa yang memiliki prestasi yang lebih di bawah juga kesulitan mengikuti proses pembelajaran. Semoga kedepannya lebih banyak diadakan pelatihan oleh pemerintah kepada guru untuk mengatasi kendala-kendala ini.

    ReplyDelete
  88. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih Pak atas penjelasannya mengenai Metode Saintifik ini. Saya setuju bahwa metode saintifik adalah salah satumetode yang dapat dijadikan laternatif dalam pembelajaran khususnya Matematika, di mana metode ini berpusat pada siswa yang mengkonstruk pengetahuannya dengan guru hanya sebagai fasilitator dan motivator. Namun dalam pelaksanaannya, kita tetap harus memperhatikan faktor-faktor lain, misalnya ketersediaan bahan ajar/alat peraga yang memadai, keberagaman siswa dalam menangkap pelajaran, serta faktor-faktor lain.

    ReplyDelete
  89. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Pembelajaran saintifik. Saya tidak tahu yang mengikuti kegiatan “Peer Matematik SMA/SMK Oktober 2015” adalah mereka guru yang sudah professional semua atau tidak. Karena seperti ini, jika kita lihat sekarang, banyak sekali guru yang mengeluh tentang adanya kurikulum 2013 yang memang bagus tapi dalam kesiapan dari sisi guru maupun siswa masih belum matang sama sekali. Jika di ibaratkan masih buah, masih dalam proses “ngembang” atau belum sampai pada ”pentil” sama sekali. Selain karena kurang siapnya guru dan siswa, pemerintah juga masih belum siap 100% dalam menerapkan kurikulum 2013 ini. Kenapa demikian? Karena dari masing-masing pemerintah memiliki gagasan-gagasan masing-masing, sehingga tujuan kurikulum 2013 ini masih belum seutuhnya kurikulum 2013 yang memang berdasarkan pada pembelajaran saintifik. Jika dilihat, belum apa-apa sudah adanya pergantian mentri pendidikan dan kebudayaan. Setelah diganti menteri yang baru, ada aja beberapa kebijakan yang kontrofersial. Memang kesempurnaan yang hakiki hanya milik Alloh SWT. Namun, jika kita bergotong royong dengan mengesampingkan ego kita masing-masing, akan sangat mungkin pembelajaran kurikulum 2013 ini akan berjalan baik dan diterima dengan mudah oleh masyarakat Indonesia.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  90. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Scientific approach mulai populer sejak dicetuskannya Kurikulum 2013. Pada awal pelaksanaannya, banyak sumber yang simpang siur mengenai detail setiap langkah yang benar sehingga pada akhirnya guru kembali pada ekspositori untuk mengejar ketertinggalam materi. Benar bahwa kelemahan saintifik memakan banyak waktu dimana waktu tatap muka di sekolah sangat terbatas dan KD sangat banyak. Bahkan langkah-langkah saintifik yang menjadi core component PBL dan model lainnya tidak muncul di dalam LKS/LKPD.

    ReplyDelete
  91. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    17709251005
    PPs PM A 2017

    Assalamualaikum Prof,
    Selamat malam,
    Pendekatan saintifik memiliki berbagai keunggulan. Salah satunya ialah mememberikan kesempatan yang luas pada siswa untuk membangun pengetahuannya sendiri. Satu keunggulan ini akan memberikan banyak manfaat bagi siswa. Begitu pula dengan keunggulan-keunggulan yang lain. Namun, sebaik apapun suatu pendekatan, tentu memiliki beberapa kelemahan yang perlu ditemukan solusinya agar dapat menciptakan pembelajaran yang maksimal. Di samping itu, sebaik apapun suatu pendekatan pembelajaran, tidak akan mampu mencapai tujuan yang diharapkan jika penggunaannya tidak sesuai dengan ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  92. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Pendekatan saintifik akan sangat bagus diterapkan dalam pembelajaran dengan materi yang sesuai. Kelemahan pendekatan ini adalah mengaitkan materi matematika yang bersifat abstrak dengan hal-hal nyata/real dalam kehidupan sehari hari. Kurangnya pelatihan-pelatihan tentang pendekatan saintifik ini pun menjadi salah satu kendala, dimana guru masih belum memahami makna sesungguhnya dari pendekatan saintifik, sehingga lebih terlihat memaksakan menggunakan pendekatan saintifik yang sesungguhnya malah memberatkan siswa.

    ReplyDelete
  93. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Pendekatan saintifik bagus digunakan supaya siswa lebih aktif menggali pengetahuannya sendiri. Dimana siswa terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini dapat memberi bekal kepada siswa dengan pengalaman belajar yang bermakna. Sehingga siswa dapat mengaplikasikan belajarnya dengan kehidupan sehari-hari. Tetapi sejauh ini masih banyak sekolah yang belum terlihat jelas pendekatan saintifiknya. Pembelajaran masih menggunakan pendekatan yang terpusat pada guru yaitu metode ceramah. Hal ini dikarenakan belum siapnya guru menggunakan pendekatan saintifik, kemudian sarana dan prasarana seperti buku penunjang, komputer, internet yang masih belum memadai dan merata

    ReplyDelete
  94. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Pendekatan saintifik memiliki banyak keunggulan apabila dilaksanakan dengan baik. Melalui pendekatan saintifik, siswa diberi kebebasan untuk berpikir, berargumen, bahkan menemukan sendiri konsep-konsep dalam pembelajaran. Di sisi lain, guru juga dituntut agar dapat memfasilitasi siswa sesuai dengan yang dibutuhkan.

    ReplyDelete
  95. Nama : Widuri Asmaranti
    NIM : 17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Pendekatan saintifik juga menekankan langsung ke contoh dalam kehidupan sehari-hari, jadi dapat membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran. Sesuai pengalaman saya saat mengajar, pendekatan saintifik dalam pembelajaran cukup sulit dilakukan, karena dengan pendekatan saintifik akan membutuhkan /proses yang lama, dan rumit. Dalam pendekatan saintifik juga siswa dituntut mencari tahu sendiri konsep materi, sehingga ini membutuhkan waktu lebih lama. Akhirnya untuk menenuntaskan materi BAB juga lama.

    ReplyDelete
  96. Indah Purnama Sari
    17701251035
    S2 PEP B 2017

    Bismillahirrohmanirrahim..
    Terimakasih prof atas postingan yang berupa paparan tentang pendekatan saintifik ini. Menurut saya metode pembelajaran saintifik sangat efektif dilakukan jika rata-rata siswa dalam kelas tersebut memiliki motivasi belajar yang tinggi. Karena pembelajaran saintifik membuat siswa lebih tertantang untuk belajar dengan mandiri dan lebih sering bertanya kepada sang fasilitator (guru). Dengan bertanya siswa menjadi lebih terpicu untuk membuktikan jawaban atas pertanyaan yang mereka lontarkan sehingga terciptalah kondisi kelas yang efektif dan efisien. Namun, belajar dari pengalaman saya dulu, ketika mengajar pada daerah terpencil di provinsi sumatera utara saat saya mencoba menggunakan metode tersebut dalam pembelajaran matematika, siswa disana malah cenderung malu untuk bertanya, dan yang yang lebih mengejutkan lagi, ternyata bagi mereka “bertanya berarti tidak pintar” sehingga saran saya untuk semua fasilitator dalam pendidikan yang ditempatkan didaerah terpencil, harus lebih ekstra lagi untuk memotivasi siswa sebelum pembelajaran berlangsung jika ingin menggunakan metode saintifik.

    ReplyDelete
  97. Nama: Tri Wulaningrum
    NIM: 17701251032
    PEP S2 Kelas B / 2017

    Pembelajaran adalah proses mendewasakan. Banyak cara dapat dilakukan oleh guru selaku fasilitator. Pada postingan ini dibahas mengenai pendekatan sientifik diikuti dengan bagimana persepsi guru. Pertama, melalui postingan ini saya mengetahui bagaimana persepsi guru tentang pendekatan sientifik. Kedua, saya melihat bahwa pendekatan sientifik ataupun pendekatan lainnya ataupun apapun dalam kehidupan ini adalah masuk dalam kehidupan. Terdapat hubungan kontradiktif mungkin, di mana ada keunggulan pasti diiringi dengan kelemahan. Akan tetapi semua menjadi proses, tidak ada yang final (menurut saya), perbaikan ataupun perubahan pendekatan bisa saja dilakukan demi mencapai tujuan pendidikan nasional.

    ReplyDelete
  98. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Saya setuju dengan poin ke 6 bahwa kelemahan dan penhambat dilaksanakannya pendekatan saintifik adalah karena pendekatan ini membutuhkan waktu yang lebih lama dalam proses pembelajarannya dan memerlukan kemampuan berpikir yang tinggi dari siswa agar pembelajaran berjalan efektif. Hal ini menjadi masalah karena standar kompetensi yang harus dicapai siswa sangat banyak dan hampir tidak mungkin semuanya dicapai melalui pendekatan saintifik dalam jangka waktu yang ditentukan. Selain itu beberapa materi yang dirasa sulit ditambah kemampuan menalar siswa yang kurang menyebabnya ketidak efektifan pendekatan saintifik untuk diterapkan di sekolah-sekolah yang kemampuan siswanya tergolong rendah.
    Pada poin 8 tentang penerapan pendekatan saintifik pada berbagai macam mata pelajaran saya setuju. Jika persiapan guru dan siswanya baik maka pendekatan saintifik sangat bags diterapkan di semua mata pelajarankhususnya matematika. Karena tujuan pendekatan saintifik adalah meningkatkan kemampuan menalar siswa, maka hal ini sangat tepat pada materi matematika. Matematika adalah materi eksak yang membutuhkan kemampuan menalar untuk dapat menyelesaikan permasalahan atau soal-soal. Bukan sekedar hafalan yang dapat dipelajari hanya dengan membaca berulang-ulang. Latihan dan diskusi akan sangat membantu dalam memahami materi matematika. Hal ini terdapat di dalam pendekatan saintifik.

    Wasalamu'alaikum wr wb.

    ReplyDelete
  99. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs P.Mat B 2017

    Assalamu'alaikum wr wb.

    Saya juga setuju dengan pendapat para guru tentang pendekatan saintifik yang telah dipaparkan diatas. Memang lebih banyak waktu dalam memikirkan bagaimana cara agar pendekatan saintifik itu bisa diterapkan dalam sebuah kelas. Jika sebuah sekolah mempunyai ketersediaan fasilitas belajar yang cukup, maka pendekatan ini dirasa boleh dicoba untuk diterapkan, akan tetapi untuk beberapa sekolah yang terletak di pedesaan agak sulit untuk diterapkan. Siswa yang berada didaerah pedesaan lebih banyak membutuhkan kesiapan untuk belajar dengan pendekatan saintifik, mereka harus mempunyai dukungan dari lingkungan dan sekolah, termasuk fasilitas belajar. Tingkat penalaran siswa yang terlalu signifikan juga menjadi kesulitan bagi guru untuk menerapkannya pendekatan ini. Maka dari itu, bagi guru yang ingin mencoba menerapkan pendekatan saintifik haruslah berpikir keras bagaimana menyusun langkah pembelajaran agar semua siswa bisa meraih tujuan dari pembalajaran.

    ReplyDelete
  100. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A

    Assalamu’alaikum wr wb
    Saya setuju dengan tulisan di atas, persepsi guru terhadap pendekatan saintifik secara umum masih menganggap memiliki kelemahan seperti poin 6. Penggunaan pendekatan saintifik dinilai memakan waktu yang lebih lama, sehingga alokasi waktu yang direncanakan dalam RPP tidak berjalan secara optimal. Belum lagi tidak semua murid tertarik dalam membangun kemampuan berpikir kritisnya.

    ReplyDelete
  101. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik akan melibatkan peran aktif para siswa dalam mengkonstruk pengetahuannya. Dengan konsepnya yang ‘student centered’ akan membatasi dominasi guru dalam kegiatan belajar di kelas. Siswa akan diajak untuk berfikir kritis dan kreatif. Berangkat dari mengamati lingkungan, mereka saling berdiskusi bahkan saling berdebat dengan teman-temannya untuk menentukan konsep. Guru hanya sebatas fasilitator yang memantau aktivitas mereka. Ketersediaan alat peraga mutlak di perlukan disini. Sayangnya tidak semua sekolah di Indonesia memiliki alat peraga yang memadai. Selain faktor biaya, ketersediaan alat peraga yang sesuai permintaan juga cukup sulit didapat. Oleh karena itu, guru dituntut untuk mampu membuat alat peraga sendiri.

    ReplyDelete
  102. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb
    Berdasarkan persepsi guru tentang pendekatan saintifik, saya setuju dengan point 4 yaitu tentang kelebihan atau keunggulan pendekatan saintifik. Dengan pelaksanaan pendekatan saintifik, guru bisa melatih siswa untuk mengeksplor dirinya sendiri sehingga membentuk siswa menjadi seorang yang kreatif dan kritis. Disini guru melatih siswa untuk aktif dalam pembelajaran. Dengan siswa menemukan sendiri ilmunya, maka pengetahuan yang diperoleh oleh siswa akan lebih stabil dan tahan lama.
    Namun, dibalik kelebihan tentunya ada kelemahannya. Dari point 6 saya setuju bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran pendekatan saintifik memerlukan waktu yang cukup lama, sehingga melebihi alokasi waktu yang telah direncanakan. Selain itu, guru sedikit kesulitan dalam persiapan mengajar karena dibutuhkan persiapan yang ekstra untuk melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Dan dari sisi siswanya, siswa juga merasa tugas yang mereka terima sedikit lebih banyak dari yang biasa sehingga membutuhkan waktu yang lama bagi siswa untuk beradaptasi dengan pembelajaran pendekatan saintifik ini.

    ReplyDelete
  103. "Assalamu'alaikum wr.wb.

    Setiap pendekatan pasti akan memberikan dampak yang berbeda-beda terhadap siswa. Pemilihan pendekatan pembelajaran juga harus disesuaikan dengan berbagai aspek yang dimiliki siswa seperti kemampuan awal siswa, psikologi siswa dalam belajar, dan masih banyak hal lain. Menurut saya, pendekatan saintifik akan lebih cocok diterapkan pada siswa dengan kemampuan pemahaman yang menengah ke atas. Tetapi mungkin kurang cocok diterapkan untuk siswa yang berkemampuan menengah ke bawah, karena dalam pembelajaran mereka perlu dibimbing dan diarahkan diandingkan denganyang memiliki kemampuan pemahaman menengah ke atas.

    Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    ReplyDelete
  104. Saya setuju dengan poin nomor 9. Tidak semua materi mudah dituangkan dalam pendekatan saintifik. Sebagai contoh misalkan mata pelajaran matematika. Guru terkadang mengalami kesulitan dalam melakukan apersepsi. Kesulitan dalam mengarahkan siswa untuk mengamati dan menanya. Tetapi menurut saya tidak ada salahnya juga pendekatan saintifik tetap diterapkan di beberapa materi pembelajaran yang kiranya sesuai dengan kondisi sebagai inovasi pendekatan pembelajaran agar pembelajaran matematika lebih berwarna lagi.

    Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    ReplyDelete
  105. Shelly Lubis
    17709251040
    Pend.Matematika B (S2)

    Pada poin 3, guru berpendapat bahwa pendekatan saintifik juga dapat di terapkan pada perguruan tinggi. Tetapi menurut saya tidak semua mata kuliah dapat diterapkan.

    ReplyDelete
  106. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Saya sangat setuju dengan semua paparan bapak di atas, dan saya cukup tertarik dengan point ke-7, mungkin untuk sekolah yang berstandar nasional dan berada di daerah perkotaan untuk melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan scientific lebih mudah terlaksana karena dilengkapi dengan peralatan sekolah dan alat-alat peraga yang mudah diperoleh, namun untuk sekolah-sekolah yang berada pada daerah di pelosok kota/ daerah pedalaman yang kadang bahkan tidak tersentuh sama sekali dengan berbagai media IT seperti sekarang ini dan kebanyakan hanya bisa melihat media tersebut dari gambar dan jarang bisa menyentuh langsung media tersebut, kemudian juga memiliki sumber balajar yang sangat minim sehingga untuk melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan tersebut cukup berat, tetapi semua itu masih dapat diusahakan dengan catatan bahwa gurunya harus bisa berkreatif dan inovatif dalam membuat alat peraga sesuai dengan peralatan dan media yang tersedia dilingkungan sekitar.

    Wassalamu'alaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  107. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Setiap metode pembelajaran pastilah memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pendekatan santifik dapat membantu siswa untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan mandiri. Tetapi disisi lain pendekatan saintifik juga memiliki kelemahan seperti membutuhkan waktu yang lebih lama dan sukar diterapkan bagi siswa berprestasi rendah. Karena itulah dalam memilih suatu metode atau pendekatan dalam pembelajaran guru hendaknya memperhatikan berbagai faktor. Tidak hanya sekedar memperhatikan apakah suatu metode/pendekatan cocok diterapkan pada materi tertentu tetapi juga memperhatikan karakteristik siswanya. Karena gurulah yang paling mengerti bagaimana kemampuan dan karakteristik siswa-siswanya. Karena itulah penting bagi guru untuk menyadari bahwa diri nya adalah fasilitator bagi siswanya untuk membangun pengetahuan, bukan ditaktor yang memberikan pengetahuan tanpa memperhatikan kebutuhan siswa-siswanya.

    ReplyDelete
  108. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Pendekatan pembelajaran saintifik memang sangat cocok diterapkan dalam proses pembelajaran, baik itu dalam pembelajaran matematika. Saya setuju dengan pendapat guru terutama dalam hal kelebihan/keunggulan pendekatan saintifik, namun tidak terlepas dari keunggulan selalu ada kelemahan baik dalam persiapan maupun dalam pelaksanaannya. Perlu persiapan ektra dalam merancang pembelajaran baik itu aktivitas belajar (di mana guru memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi selama proses pembelajar), menyediakan media misalnya berupa LKS yang menunjang kegiatan belajar siswa, begitupula dengan penilaian yang digunakan. Terlepas dari persiapan guru, peran siswa sendiri juga penting dalam kelancaran terlaksananya proses pembelajaran saintifik ini, sebab siswa dianjurkan agar menyiapkan dan membekali dirinya terlebih dahulu dengan belajar di rumah. Hal ini disebabkan pada pembelajaran saintifik mengutamakan “student center” di mana proses pembelajaran biasanya di dominasi dengan kegiatan siswa berdiskusi secara kelompok sehingga mereka bisa saling membantu untuk membentuk pemahaman mereka masing-masing. Untuk memaksimalkan proses belajar siswa, keterampilan mengolah kelas guru harus ditingkatkan dengan memikirkan kemungkinan yang terjadi di kelas serta cara mengatasi berbagai kemungkinan dari faktor yang dapat menghambat akitivas pembelajaran tersebut (contohnya: ketidakseriusan siswa), misalkan dengan memberi batasan waktu sebab proses pembelajaran saintifik memang membutuhkan waktu yang cukup banyak, menerapkan beberapa aturan yang sepakati secara bersama di kelas, dll.

    ReplyDelete
  109. Insan A N/Magister Pmat C
    Pendektan saintifik merupakan sebuah pendekatan pembelajaran yang menekankan pada proses menemukan. Secara filosofi anak dalam belajaran sudah memiliki pengetahuan yang dibawa kedalam kelas, pendekatan saintifik mencoba membangun pengetahuan baru melalui proses belajar dari modal yang sudah dimiliki siswa. Terlepas kesulitan dan rintangan, pendekatan saintifik.

    ReplyDelete
  110. Nama : Latifah Fitriasari
    NIM : 17709251055
    Kelas : PM C (S2)

    Semua siswa mempunyai karakteristik dan keunikan yang berbeda-beda. Guru sebagai fasilitator pasti bisa memilah dan memilih metode yang tepat untuk diajarkan kepada siswanya. Dalam hal menyampaikan pendapat, tidak semua peserta didik berani menyampaikan ide gagasan atau hasil penemuannya dan tidak semua peserta didik pandai dalam menyampaikan informasi. Sehingga solusinya adalah guru dapat menumbuhkan motivasi peserta didik. Salah satu caranya bisa dengan hadiah atau nilai tambahan untuk siswa yang berani memberikan pendapat atau sekadar mengajukan pertanyaan.

    ReplyDelete
  111. Nama : Dewi Saputri
    NIM: 17701251036
    PPS PEP B (S2)

    Assalamualaikum Wr.Wb

    Pendekatan saintifik didalam kelas memang mempumyai keunggulan-keunggulan, diantaranya siswa dapat lebih kreatif, dapat belajar mandiri maupun kelompok, dsbg. seperti yang dijelaskan pada point 4. Akan tetapi, pendekatan saintifik tersebut tidak dapat diterapkan kepada semua siswa karena siswa yg berprestasi rendah/pasif akan sulit untuk menyesuaikannya. Siswa siswa yang cenderung pasif butuh penyesuaian terlebih dahulu untuk menggunakan pendekatan saintifik dalam pembelajaran sehingga mereka tidak mengalami kesulitan dalam belajar.

    ReplyDelete
  112. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Sejalan dengan pendapat bahwa pendekatan santifik cocok diterapkan pada seluruh jenjang pendidikan formal, hal ini disebabkan karena pendekatan saintifik ini melibatkan seluruh aspek pembelajaran mulai dari yang paling sederhana yaitu mengamati kemudian menanya, menalar, mencoba, mengasosiasi hingga akhirnya siswa dapat mengomunikasikan.

    ReplyDelete
  113. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Memang diperlukan suatu adaptasi untuk menerapkan pendekatan saintifik bagi siswa yang terbiasa diajarkan menggunakan pendekatan konvensional karena dari yang siswa hanya mendengarkan penjelasan dari guru menjadi siswa yang dituntut untuk berpikir ilmiah memerlukan sebuah proses dan persiapan yang matang dari seluruh komponen pendidikan.

    ReplyDelete
  114. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Pendekatan saintifik memiliki kelebihan dan kekurangan. Selain itu juga terdapat faktor pendukung dalam pelaksanaannya. Faktor pendukung ini berasal dari guru maupun fasilitas sekolah yang dimiliki. Namun belum semua sekolah memiliki fasilitas yang lengkap, belum juga memiliki akses informasi yang baik, belum memiliki alat peraga yang mencukupi dan lain lain. Hal ini menyebabkan belum meratanya kualitas pendidikan di banyak daerah.

    ReplyDelete
  115. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Pendekatan saintifik ini dapat membuat siswa lebih aktif dalam pembelajaran. Dengan siswa berperan aktif akan memungkinkan siswa mendapatkan pembelajaran yang bermakna sehingga ilmu pengetahun yang diperolehnya dapat diingat lebih lama dari pada ketika siswa hanya duduk mendengarkan cerahah guru. Namun sayangnya tidak semua materi dapat dengan mudah dituangkan dengan pendekatan saintifik. Guru perlu banyak mengexplore pendekatan yang lain yang tidak membuat siswa sebangai pendegar pasif. Hal ini dapat menjadi suatu tantangan untuk guru yang mengampu mata pelajaran yang dianggap siswa sebagai mata pelajaran yang susuh untuk dimengerti, salah satuny adalah matematika.

    ReplyDelete
  116. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PMat C

    Kurikulum merupakan nafas pendidikan yang pada kenyataannya pelaksanaannya masih dibayangi oleh politik. Rancangan pendidikan demi menuju siswa/warga negara berkarakter melahirkan kurikulum dengan 2013 dengan pendekatan saintifik. Bagi sekolah-sekolah adidaya dengan kualitas input yang membanggakan saya rasa "lebih mudah" mengaplikasikan pendekatan ini. Didukung dengan kualitas inpu siswa yang baik, guru hanya perlu mengeksplor kemampuannya mengolah materi ditambah sedikit asesmen "khas" kurikulum 2013. Namun jika kita melihat pelaksanaan pendekatan saintifik di sekolah "menengah kebawah" atau sekolah di daerah 3T, tentu berbeda persoalannya. Oleh karena itu, keprihatinan ini haruslah ditutup dengan semangat kebangkitan memajukan pendidikan di Indonesia dan memupuk rasa solidaritas serta rasa memiliki atas masa depan generasi muda klita.

    ReplyDelete
  117. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PMat C

    Pendekatan saintifik memang dirasa dapat menjawab keraguan-keraguan proses pembelajaran di kelas. Kesulitan penerapan metode saintifik yang dirasakan guru dalam proses pembelajaran yakni guru merasa kesulitan jika setiap materi dipaparkan dengan metode saintifik. Dugaannya dapat berupa kemampuan guru untuk mengkombinasikan model pembelajaran yang dapat digunakan sebagai alternatif penerapan pendekatan saintifik. Benar bahwa tidak semua materi cocok disampaikan melalui metode inkuiri, namun sebagai alternatif dapat digunakan pembelajaran kooperatif atau PBL

    ReplyDelete
  118. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Setiap pendekatan memiliki kelebihan dan kelemahan. Guru mengatakan bahwa pendekatan ini membuat anak lebih kreatif dan lebih banyak berdiskusi. Tetapi disatu sisi, guru mengatakan perlu waktu yang lebih lama untuk menjelaskan materi ke siswa. pada persoalan inilah guru dituntut untuk bisa memanfaatkan waktu sedemikian rupa tetapi masih tetap menggunakan pendekatan saintifik yang dirasa memiliki kelebihan dari pada pendekatan konvensional. Dalam pendekatan saintifik ini, guru juga dapat membantu siswa dengan memberikan umpan agar siswa lebih cepat untuk menangkap maksud dari masalah yang diberikan. Tidak serta merta guru langsung lepas tangan ketika berkelompok, tetapi guru sebagai fasilitator yang siap menjelaskan lebih ketika ada siswa yang masih kebingungan. Dalam pembuatan kelompok pun juga tidak boleh sembarangan, karena dengan pembentukan kelompok yang baik dan benar dapat mempercepat pemahaman siswa dan mempercepat materi yang diterangkan.

    ReplyDelete
  119. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Pendekatan saintifik dengan guru sebagai fasilitator dan motivator sangat cocok untuk kegiatan pembelajaran saat ini, sehingga siswa dituntut aktif dan mandiri mencari sumber belajar baik guru maupun sumber lainnya. Tentunya guru juga bisa memberikan referensi yang lengkap untuk menunjang keberhasilan pembelajaran di kelas dan adanya fasilitas pembelajaran yang lengkap tentunya akan lebih bagus. Selain siswa yang dituntut untuk kreatif, gurupun juga demikian, bagaimana mengemas materi-materi yang sukar menjadi mudah untuk dipelajari siswa.

    ReplyDelete
  120. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    S2 Pendidikan Matematika Kelas B

    Saya setuju bahwa pendekatan saintifik memang akan meningkatkan keaktifan siswa yang tentunya akan membuat siswa menjadi lebih percaya diri dan apa yang telah dipelajari akan lebih bertahan lama dalam memorinya atau saat ingatan itu dipanggil kembali akan mudah lebih untuk memanggilnya. Namun sepertinya itu tidak berlaku untuk semua siswa, siswa dengan tingkat kecerdasan lebih rendah tentunya perlu waktu yang lebih lama. Dan dengan tahapan-tahapan yang ada pada pendekatan saintifik maka diperlukan waktu yang lebih lama, kurang cocok dengan materi-materi yang sukar.

    ReplyDelete
  121. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B
    Assalamualaikum wr wb,,,.terimakasih banyak pak untuk postingannnya dan informasinya mengenai pendekatan saintifik.Ini sangat penting bagi para pembaca terkhusus kepada kami.Terutama kepada pengajar maupun calon pengajar guna membantu murid dalam proses belajar mengajar.Mungkin masih banyak yang belum tahu tentang metode sintifik ini,maka dengan adanya postingan ini akan memberikan banyak manfaat buat kami.Terimakasih banyak pak.Wassalamualaikum wr wb.

    ReplyDelete
  122. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Terimakasih prof. Marsigit atas ulasan mengenai persepsi guru tentang pendekatan saintifik. Pada dasarnya, eksistensi pendekatan saintifik amatlah penting dan berperan besar untuk mewujudkan cita-cita kurikulum 2013. Berbagai persepsi yang didapat dari segala pihak termasuk tenaga pendidik atau guru, menyebutkan bahwa mereka setuju dan mendukung penuh atas pelaksanaan dan pengimplementasian pendekatan saintifik dalam pembelajaran. Namun demikian, dari segala nilai plus dan keunggulan yang akan berdampak, tidak luput pula kesulitan dan kelemahan dalam proses penerapannya. Karena tidak semua guru mampu menerapkan jalur berpikir pendekatan saintifik dalam pengajarannya, dan tidak semua materi mampu dituangkan dalam pendekatan saintifik. Sehingga, meski perencanaan pembelajaran dengan pendekatan saintifik, nyatanya pelaksanaan yang terlihat dewasa ini belum lah mampu dikatakan maksimal dan belum mencapai kata berhasil.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  123. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2017

    Setelah membaca poin-poin di atas, saya ingin berkomentar mengenai poin nomer 6. Metode saintifik menuntut siswa untuk lebih aktif. Namun, untuk beberapa siswa yang berprestasi dan kurang aktif akan mengalami kesulitan belajar. Hal ini tentu akan membuat ketimpangan dalam proses pembelajaran. Maka tak jarang beberapa guru memilih untuk menggabungkan antara metode saintifik dengan metode konvensional.

    ReplyDelete
  124. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum wr.wb. dan
    Selamat malam,

    Saya sependapat dengan ke-9 persepsi mengenai pendekatan saintifik yang diungkapkan di atas. Pembelajaran dengan pendekatan saintifik memberi banyak perubahan baik pada proses belajar mengajar, pada siswa serta pada guru. Pembelajaran yang awalnya hanya berpusat pada guru sekarang berpusat pada siswa, sehingga pembelajaran kini adalah pembelajaran oleh-dari-dan untuk siswa itu sendiri sedangkan guru hanya bertugas sebagai fasilitator yang megatur jalan nya pembelajaran melalui diskusi, menyiapkan alat pembelajaran, dan membantu/membimbing siswa menemukan pengetahuan. Sehingga dalam pembelajarn di kelas, siswalah yang dituntut untuk lebih banyak beraktivitas menemukan pengetahuannya sendiri.

    ReplyDelete
  125. Pembelajaran dengan pendekatan saintifik memberi banyak perubahan namun perubahan tersebut ada yang membawa dampak yang bersifat positif namun juga ada yang bersifat negatif. Untuk meningkatkan dampak postif dan meminimalisir dampak negatifnya itu merupakan tugas guru, sekolah dan pemerintah. Guru harus memahami secara mendalam bagaimana pembeljaran dengan pendekatan saintifik itu dan mampu melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan saintifik dengan benar namun tetap memerhatikan karakteristik siswa, karena karakteristik setiap siswa berbeda-beda dan merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan belajar siswa. Sekolah dan pemerintah juga harus ikut berpastisipasi, misalnya dengan cara terus memberikan informasi atau mengadakan pelatihan mengenai pendekatan saintifik dan juga menyediakan alat belajar yang diperlukan seperti buku paket, alat peraga, dan fasilitas belajar yang lain. Sehingga agar pembelajaran dengan pendekatan saintifik ini dapat membawa dampak positif bagi siswa perlu kerja sama antar semua pihak baik itu guru, sekolah dan pemerintah.

    Selamat Malam, dan
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  126. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Pendekatan apapun yang dilakukan, adalah jalan untuk membantu anak memperoleh pengetahuan mereka. Selama pusatnya adalah anak, guru tentu akan melakukan pendekatan yang sesuai dengan anak didiknya. Pendekatan pada anak tentu akan terus berkembang. Saat ini pendekatan saintifik dianggap yang terbaik. Mari kita lihat lebih dalam, apakah pendekatan saintifik yang ditawarkan ini sudah pula memperhatikan tahap perkembangan anak.
    Ketika tujuan kita adalah membantu anak memperoleh pengetahuannya, maka kita akan berfokus pada bagaimana anak dapat mencapai pengetahuan. Anak akan tahu, paham terhadap sesuatu yang baru, mencapai pengetahuan baru, jika hal itu menarik perhatiannya. Kata kuncinya adalah ‘hati’. Jika anak sudah menaruh per’hati’an, maka ia akan tertarik dan mengusahakan untuk mencari lebih dalam mengenai hal yang menarik perhatiannya itu.
    Kelebihan pendekatan saintifik adalah adanya proses bertanya di awal. Anak-anak itu pada hakekatnya selalu ingin tahu dan senantiasa bertanya. Pendekatan saintifik akan semakin dapat berperan optimal jika pertanyaan yang dirumuskan dalam proses awal pembelajaran adalah sungguh pertanyaan-pertanyaan dari anak, yang dimulai dari rasa kagum dan keingin tahuan yang datang dari hati mereka.

    ReplyDelete
  127. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Terima kasih kepada Prof. Marsigit yang telah memberikan lahan untuk bertukar pikiran dalam blog ini. Disini saya akan mencoba memberikan pendapat saya.
    Point 1 . Makna dari metode saintifik
    Pembelajaran dengan metode saintifik adalah pembelajaran yang dirancang agar siswa dapat secara aktif mengonstruk konsep, hukum atau prinsip melalui tahapan-tahapan mengamati, merumuskan masalah,merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan dan mengomunikasikan konsep, hukum atau prinsip yang ditemukan.metode ini diharapkan siswa dapat mengkontruksikan dalam penemuan konsep sendiri sehingga akan menjadi pembelajaran yang menarik.

    ReplyDelete
  128. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    lanjutan dari penyataan diatas
    Point 2. Manfaat dari metode saintifik
    Manfaat dari metode saintifik dalam pembelajaran adalah metode ini memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan berkesan. Dimana siswa diajak untuk mengamatai suatu permasalahan sehingga siswa dituntut untuk berpikir lebih kritis. Selain itu, dengan metode ini, dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan rasa bangga terhadap kemampuan yang diperolehnya. Sehingga siswa dapat menerapkan pada kehidupan sehari-hari untuk menyelesaikan masalah atau membuat inovasi.
    Point 3. Macam motode saintfik
    Adapun macam-macam metode pembelajaran yang sejalan dengan prinsip pendekatan saintifik adalah Problem Based Learning, Project Based Learning, Inkuiri, dan Group Investigation. Beberapa metode ini bertujuan untuk mengenalkan, merumuskan, menyelesaikan, dan menyimpulkan suatu permasalahan kepada siswa. dari metode yang digunakan siswa dapat mencari konsep sendiri yaitu berbasis penelitian atau eksperimen yang merupakan sikap ilmiah yang akan dicapai.

    ReplyDelete
  129. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024

    Assalamualaikum Wr.Wb
    Seiring perkembangan zaman dan kondisi pendidikan juga bersifat dinamis begitu juga metode pembelajaran juga mengalami perubahan menyesuaikan kondidi zaman dan kondisi siswa. Pendekatan saintifik merupakan salah satu alternatif pendekatan pembelajaran dimana siswa di posisikan sebagai subyek pembelajaran untuk aktif dalam proses pembelajaran. Penggunaan pendekatan saintifik dengan segara model dan metode pembelajarannya tentunya menimbulakan berbagai komentar di berbagai pihak. Jika di posisi guru , pendekatan saintifik masih di anggap masih memberatkan karena membutuhkan banyak waktu untuk mempersipkan perencaaan. mungkin, seiring perkembangan zaman dapat di temukan solusi agar saintifik dapat dilaksanakan dengan perencanaan yang lebih efektif dan efisien. terima kasih

    ReplyDelete
  130. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    9 persepsi guru tentang pendekatan saintifik yang bapak paparkan diatas, sangat membantu memberi gambaran kepada saya apa dan bagaimana pendekatan saintifik tersebut. Maka ketika menjadi seorang guru nantinya bukan merupakan hal baru lagi atau buta terhadap pendekatan saintifik yang dilaksanakan.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  131. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Pendekatan saintifik merupakan sebuah pendekatan ala scientis. Dimana dalam pendekatan ini pembelajaran dimulai dari permasalahan atau contoh nyata dari alam atau lingkungan. Pembelajaran yang selama ini berkembang selalu dimulai dari buku. Padahal konsep dari ilmu adalah apa yang ada dialam, dipikirkan direnungkan dan disimpulkan dalam bentuk teks atau buku. Bukan sebaliknya, kita mempelajari buku lalu mencari padanannya di alam.
    Dengan pendekatan saintifik, diharapkan siswa menjadi lebih tertarik dan terlibat dalam pembelajaran, karena dipancingnya rasa penasaran siswa dan siswa merasa bahwa pelajaran yang ia pelajarai memiliki aplikasinya di dunia nyata. Bila pelajaran dimulai dari buku maka pembelajaran akan cenderung membosankan.

    ReplyDelete
  132. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Saya setuju dengan komentar Kartika Kirana diatas, pendekatan pembelajaran sejatinya dirancang untuk mengoptimalkan proses pembelajaran,
    Bagaimana siswa merasa nyaman dalam belajar dan target pembelajaran tercapai, kemudian guru juga merasa nyaman dalam menjalankan tugasnya. Pendekatan saintifik memang sangat bagus namun juga memiliki kekurangan seperti yang diungkapkan pada poin 6 dan 9, yang beberapa masalah tersebut disebabkan oleh prosedur-prosedur pendekatan tersebut. Sejati ketika kita bisa memberikan pembelajaran yang sesuai dengan karakter dari masing-masing siswa kita tidak prosedur yang terlalu formal. Sehingga guru bisa berfokus pada proses pembelajaran tanpa memikirkan prosedur yang bersifat formalitas semata.

    ReplyDelete
  133. Nama : I Nyoman Indhi Wiradika
    NIM : 17701251023
    Kelas : PEP B

    Pendekatan saintifik akhir-akhir ini dianggap sebagai pendekatan yang dapat menjawab kebutuhan siswa di abad 21. Beberapa hal yang menguatkan peran pendekatan saintifik dalam proses pembelajaran adalah kebijakan kurikulum dan kebutuhan peradaban. Berdasarkan pengalaman saya, penerapan pendekatan saintifik cukup jarang dilaksanakan atas dasar inisiatif atau dasar elaborasi pengetahuan guru. Maka, melihat pendekatan saintifik berdasarkan persepsi guru sangat menarik. Namun, kesulitan guru dalam menerapkan pendekatan saintifik adalah guru masih kesulitan dalam membuat penilaian. Kesulitan dalam membuat penilaian memang masih menjadi kendala yang rumit bagi guru. Terlebih kondisi kelas di sekolah yang umumnya termasuk kelas gemuk.

    ReplyDelete
  134. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Pendekatan saintifik, pendekatan ini salah satu cirinya pembelajaran berpusat pada siswa dan guru bertindak sebagai fasilitator, motivator dan konselor. Oleh karena itu, pendekatan ini akan menjadikan siswa menjadi kreatif, berpikir kritis, berfikir logis dan pengetahuan yang didapatnya menjadi lebih bermakna. Namun, untuk mensukseskan pelaksanaan pendekatan saintifik akan memerlukan proses yang panjang. Hal itu karena, proses pembelajaran yang selama ini diterpakan masih berpusat pada guru. Pembelajaran yang berpusat pada guru, membuat siswa terbiasa untuk menerima pengetahuan baru dan tidak terbiasa untuk mencari atau menemukan pengetahuan baru. Mengubah kebiasaan tersebut bukanlah sesuatu yang mudah, namun bukanlah sesuatu yang mustahil. Oleh karena itu, untuk mensukseskan pendidikan saitifik baik guru ataupun siswa harus mengubah kebiasannya. Guru harus mendorong siswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran dikelas, sehingga mampu membangun pengetahuan baru dari pengetahuan awal yang mereka miliki. Selain itu sebagai seorang fasilitator diperlukan pengetahuan yang luas, sehingga guru-pun harus meningkatkan kompetensinya dalam berbagai bidang melalui pelatihan-pelatihan. Terimakasih.

    ReplyDelete
  135. Devi Nofriyanti
    17709251041
    Pps UNY P.Mat B 2017

    pendekatan saintifik merupakan sebuah terobosan yang segar dalam dunia pendidikan. saya harap dengan diberikannya pendekatan ini kepada siswa bisa melatih sikap ilmiah siswa. walaupun masih terdapat berbagai kendala yang dihadapi Guru, namun ini adalah hal yang wajar karena tidak mudah untuk mengenalkan sesuatu yang baru dan ini adalah tantangan bagi Guru. Saya harap dengan adanya terobosan baru ini, pendidikan indonesia bisa menjadi lebih baik.

    ReplyDelete
  136. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Pendekatan Saintifik pada tahun 2015 merupakan pendekatan yang baru yang diharapkan menjadi pendekatan yang dapat memenuhi tuntutan zaman dimana siswa lebih kritis, kreatif dan aktif dalam kegiatan belajar di kelas. Pembelajaran berpusat pada siswa sehingga guru hanya sebagai fasilitator dan motivator bagi siswanya. Karena pendekatan saintifik ini merupakan pendekatan yang baru maka pengumpulan persepsi-persepsi seperti ini sangatlah baik untuk melihat sejauh mana pendekatan ini dapat diterima dan diterapkan oleh guru dalam kegiatan belajar mengajar. Selain itu, dapat juga dijadikan sebagai patokan perbaikan dari belum sempurnanya penggunaan pendekatan saintifik tersebut.

    ReplyDelete
  137. Junianto
    PM C
    17709251065

    Secara teori, pendekatan saintifik sangat bagus jika diterapkan di sekolah. Karakteristik dan langkah-langkah pendekatan saintifik dinilai sangat mumpuni untuk meningkatkan pengetahuan siswa karena siswa dituntut aktif dalam membangun pengetahuan mereka sendiri. Namun, secara praktik di lapangan seringkali hal ini sulit dicapai karena keterbatasan beberapa hal, misalnya dari segi waktu yang sangat terbatas. Materi yang dibebankan dan harus diselesaikan sangat banyak tetapi waktu sangat terbatas. Hal ini menjadi kelemahan kurang optimalnya penerapan pendekatan saintifik yang membutuhkan waktu relatif lama.

    ReplyDelete
  138. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Pendekatan saintifik menjadi pembicaraan hangat beberapa tahun taerakhir terutama di kalangan para pendidik. Perubahan yang berani dengan mengubah kebiasaan tentunya akan menimbulkan berbagai pendapat dan pro kontra, namun itulah tantangan bagi negara berkembang. Mengingat kebutuhan kita untuk mempersiapkan siswa yang akan menghadapi dunia abad 21 ini tentunya pemilihan metode saintifik akan sangat bermanfaat. Memang manfaatnya tidak bisa langsung dirasakan namun akan terlihat beberapa tahun ke depan. Abad sekarang ini menuntut manusia sebagai sumber daya yang mampu berpikir kreatif dan memiliki keterampilan, nah kemampuan inilah yang akan muncul dari siswa yang berpartisipasi aktif dalam pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Memang awalnya akan terasa sulit karena mencoba hal yang baru tidak akan pernah semudah melakukan hal yang sudah biasa. Namun tentunya jika pendekatannya ini sudah mulai terbiasa dilakukan di kelas, InsyaAllah pembelajaran pun akan semakin terasa lebih mudah.

    ReplyDelete
  139. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum wr.wb
    Terima kasih atas postingannya Prof. Berbicara masalah pendekatan saintifik memang penerapannya dalam pembelajaran menuai beberapa hambatan. Saya sebagai seorang guru yang menerapkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran di sekolah mengalami beberapa kendala salah satunya yaitu masalah waktu. Memang dalam pembelajaran seeprti ini membutukan waktu yang lebih lama, sehingga guru kerepotan dalam menyampaikan seluruh materi karena adanya tuntutan kurikulum yang harus dipenuhi. Selain itu, masih kurangnya referensi atau buku siswa yang menggunakan pendekatan saintifik yang sesuai dengan kurikulum 2013.

    ReplyDelete
  140. Dengan melakukan survey seperti ini kiranya pemerintah dapat mengetahui info bagaimana persepsi guru mengenai pendekatan saintifik, sejauhmana guru menerapkan pendekatn saintifik dalam pembelajaran, apa kendala yang dihadapi oleh Guru menghadapi pendekatan saintifik dalam pembelajaran. Kesemuanya dapat digunakan dalam mencari solusi yang cerdas agar pemerhati pendidikan dan pemerintah bisa bekerja bersama-sama untuk membentuk system pendidikan yang baik, untuk berfikir apakah pendekatan saintifik dapat menjadi cara dalam mencapai tujuan pendidikan di Indonesia.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  141. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Kurikulum 2013 sudah diterapkan hampir diseluruh Indonesia, menurut saya kurikulum ini sudah baik sekali karena di dalamnya telah diajarkan tentang religi, karakter, pengetahuan, serta ketermpilan. Apabila masih ditemukan pendapat-pendapat negatif tentang kurikulum 2013 hal itu menurut saya karena guru masih bingung dalam menerapkan kurikulum tersebut. Bisa saja guru telah terpaku dengan metode belajar yang ceramah. Justru apabila guru menemukan kelemahan dari Kurikulum 2013, sebaiknya guru dapat berinovasi dan mengembangkan perangkat yang dapat menyeimbnagkan aplikasi kurikulum 2013 dalam kelasnya. Prinsipnya janganlah menjadi manusia pengguna namun menjadi manusia pengembang yang selalu berinovasi menghasillkan karya, sama halnya dengan pendekatan saintifik yang mengajarkan kita lima tahap dalam mencari pengetahuan.

    ReplyDelete
  142. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Menelusuri lebih dalam persepsi guru tentang pendekatan saintifik tentunya ada hal-hal yang dapat mengarahkan pada kemajuan sistem pendidikan itu sendiri. Namun, perlu ditekankan pula guru yang berusia dewasa madya dengan usia dewasa muda tentunya memiliki persepsi yang berbeda. Bisa jadi fasilitas yang diberikan pada pendekatan saintifik memberikan kerumitan tersendiri bagi guru yang berusia dewasa madya. Mereka juga harus beradaptasi bahkan dalam kurun waktu yang cukup lama dibanding dengan guru yang berusia dewasa muda. Kesabaran seorang guru untuk menyesuaikan dengan sistem yang ada juga sangat diperlukan. Perkembangan zaman yang semakin canggih tentunya membuat pendidikan bergerak dan berubah dari waktu ke waktu. Pola pengajaran yang digunakan tentunya juga akan berpindah dari satu metode ke metode lain. Seorang guru yang bijak tentunya akan memikirkan bagaimana performa terbaik yang akan diberikan kepada siswanya. Kemudian, guru saat ini juga dituntut untuk memiliki karya ilmiah. Melalui pendekatan saintifik inilah siswa dan guru bersama-sama diberi ruang untuk membuat suatu karya ilmiahnya selama proses belajar mengajar.

    ReplyDelete
  143. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Berdasarkan persepsi guru dalam bacaan di atas seberarnya sebagian guru sudah cukup memahami tentang apa itu pendekatan saintifik, kelebihan dan kekurangannya. Tetapi pada pelaksanaan pembelajaran seringkali pembelajaran sudah dikatakan menggunakan pendekatan saintifik tetapi sebenarnya belum. Dari persepsi di atas saya kurang setuju apabila pendekatan saintifik dapat diterapkan untuk seluruh Mapel. Menurut saya bahkan dalam satu Mapel ada materi yang bisa diajarkan menggunakan pendekatan saintifik, ada materi yang tidak bisa.

    ReplyDelete
  144. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Pendekatan saintifik adalah salah satu pendekatan yang digunkan dalam rangka implementasi kurikulum 2013. Dimana dalam perubahan kurikulum saat ini, memnita guru untuk mengubah paradigma dalam proses pembelajaran. Implementasi kurikulum 2013 membutuhkan perubahan paradigma pembelajaran dari pembelajaran konvensional yang hanya dilakukan di kelas, menjadi pembelajaran yang mengaktifkan siswa untuk menggunakan aneka sumber belajar yang dapat diperoleh di luar kelas

    ReplyDelete
  145. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Pembelajaran saintifik yang seharusnya digunakan dalam implementasi kurikulum 2013 yang mencakup lima aktivitas belajar, yakni: mengamati, bertanya, melakukan percobaan atau mencari informasi, melakukan penalaran atau asosiasi untuk mengolah informasi dan mengembangkan jaringan atau mengomunikasikan hasil investigasi. Karakteristik pembelajaran tersebut merupakan kunci untuk menghasilkan siswa yang kreatif dan inovatif. Dalam pembelajaran saintifik model, strategi, dan metode pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan pembelajaran saintifik. Pembelajaran yang digunakan antara lain pembelajaran penemuan (discovery learning), pembelajaran berbasis masalah (problem based learning), dan pembelajaran berbasis proyek (project based learning). Penjelasan yang rinci disertai contoh pembelajaran yang relevan diberikan untuk memudahkan siswa memahami model dan metode pembelajaran tersebut. Dalam pembelajaran juga memuat tentang penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus digunakan dalam implementasi kurikulum 2013.

    ReplyDelete
  146. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Scientific approach bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik di dalam mengenal dan memahami berbagai materi pembelajaran menggunakan langkah-langkah ilmiah. Pendekatan tersebut menekankan bahwa segala informasi dapat berawal dari mana saja, kapan saja, dan tidak bergantung kepada informasi yang disampaikan oleh guru.

    ReplyDelete
  147. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Dari persepsi guru terkait pendekatan saintifik yang telah dipaparkan diatas hampir semuanya dirasakan oleh guru lain yang juga menggunakan pendekatan saintifik pada proses pembelajarannya. Setiap pendekatan, metode, dan model pembelajaran memiliki kelebihan dan kekurangnnya. Seperti halnya pendekatan saintifik ini, pendekatan saintifik ini sangat bagus dan memiliki banyak keunggulan, terutama keunggulan yang akan dirasakan oleh siswa. Tetapi, saya pernah memiliki pengalaman terkait pendekatan saintifik, di mana fasilitas untuk menunjang belajar yang seharusnya sudah tersedia di sekolah, pada kenyataannya tidak tersedia. Sehingga, pendekatan saintifik yang diterapkan kurang maksimal. Selain itu juga tidak semua materi dapat disampaikan dengan pendekatan saintifik, karena pada beberapa materi tertentu yang dianggap siswa merupakan materi yang sulit, mereka mengalami kesulitan untuk memahami materi tersebut.

    ReplyDelete
  148. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Pendekatan saintifik sedang gencar-gencarnya digaungkan dan diimplementasikan dalam pelaksanaan kurikulum 2013. Pendekatan sanitifik berlandaskan filsafat positivisme. Yang tentunya akan ada nilai positif dan sebaliknya menurut filsafatnya. Yaitu berhati-hati dengan yang namanya selalu bertanya dan logika, karena ada banyak hal pula yang hanya bisa kita yakini tanpa kita megetahui buktinya, misalnya yaitu keberadaan Tuhan. Kemudian dalam pelaksanaannya ternyata pelaksanaan pendekatan saintifik ini mengalami kesulitan baik siswa, guru ataupun sekolah sekalipun. Terutama dalam hal ini guru. Menurut tulisan Bapak di atas kesulitan yang dialami guru tingkat SMA/SMK diantaranya yaitu guru juga mengalami kekurangan informasi terkait pendekatan tersebut, namun didapatkan hasil juga bahwa setidaknya guru-guru tersebut setelah melakukan FGD bertambah wawasannya mengenai pendekatan santifik ini.

    ReplyDelete
  149. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik adalah pembelajaran yang terdiri atas kegiatan mengamati (untuk mengidentifikasi hal-hal yang ingin diketahui), merumuskan pertanyaan (dan merumuskan hipotesis), mencoba/mengumpulkan data (informasi) dengan berbagai teknik, mengasosiasi/ menganalisis/mengolah data (informasi) dan menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari kesimpulan untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap. Langkah-langkah tersebut dapat dilanjutkan dengan kegiatan mencipta. Pendekatan saintifik jika dipandang dengan berfilsafat maka akan menjauhkan kita dengan ranah spiritual karena spiritual tidak akan dapat dibuktikan dengan sains.

    ReplyDelete
  150. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Pembelajaran dengan menerapkan pendekatan scientific merupakan salah satu cara yang baik untuk menuju pembelajaran bermakna yang mampu mengoptimalkan pengalaman belajar siswa. Langkah - langkah dalam pembelajaran dengan pendekatan scientific ini mengarahkan siswa untuk aktif mencari, menamukan, serta membangun konsep atau pengetahuannya sendiri dengan difasilitasi oleh guru. Dengan demikian, konsep atau ilmu pengetahuan yang siswa dapatkan melalui serangkaian proses pembelajaran ini akan mampu dicerna dan tersimpan lebih lama dalam pikirannya, lebih-lebih ketika siswa mampu secara optimal mengaitkan apa yang mereka pelajari dengan informasi yang sebelumnya telah dimiliki. Hanya saja, dalam pelaksanaannya tentu ada banyak kendala yang dihadapi. Salah satu yang paling sulit (menurut pengalaman saya) adalah membiasakan diri menjadi guru yang mampu menfasilitasi siswa untuk belajar sebagai tokoh utama dalam proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  151. Mungkin jika digunakan oleh perguruan tinggi bisa
    Karena sudah berstatus mahasiswa dan dosen pengampu juga memiliki jurusan yang lebih runcing lagi

    ReplyDelete
  152. Nurika Miftahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Persepsi 9 guru mengenai pendekatan Saintik tersebut memang benar adanya. Namun demikian, yang perlu disoroti dari berbagai pendapat tersebut adalah pada poin nomor 6, yaitu mengenai kelemahan dan penghambat dilaksanakan pendekatan saintifik. Memang setiap pendekatan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, akan tetapi jika kita mau fokus pada solusi atas kelemahan atau hal-hal yang menghambat pelaksanaan pendekatan Saintifik maka pendekatan saintifik akan semakin mendekati sempurna untuk diterapkan dalam pembelajaran.
    Wassalamu'alaikum wr. Wb.

    ReplyDelete
  153. PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Selain poin pada nomor 6, ada lagi nomor 9 yang perlu mendapatkan perhatian khusus mengenai pendekatan saintifik. Sebelum guru atau pendidik menerapkan pendektakan saintifik dalam pembelajaran, sebaiknya mereka terlebih dahulu diberi bimbingan atau workshop mengenai pendidikan saintifik baik dalam memberikan apersepsi pembelajaran, membuat penilaian dengan pendekatan saintifik, proses atau alur pembelajaran saintifik, maupun pemahaman seluruh aspek pendekatan saintifik. Dengan demikian, dalam menerapkan pendekatan saintifik, guru tidak mengalami kesulitan yang berarti lagi sehingga tujuan pembelajaran juga dapat tercapai sesuai dengan alokasi waktu yang telah ditetapkan.
    Wassalamu'alaikum wr. Wb.

    ReplyDelete
  154. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami pada dasarnya kurikulum 2013 lebih mengarahkan guru untuk melakukan pembelajaran saintifik dengan 5M, kurikulum 2013 bisa dibilang belum berjalan lama sehingga banyak proses yang butuh penyempurnaan termasuk pembiasaan. Kami merasa guru membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dan belajar bagaimana membelajarkan siswa dengan 5M. Pada saat ini kami merasa masih banyak guru dan siswa yang merasa berat, namun seiring berjalannya waktu kami juga berharap bahwa guru akan berproses dan kalau sudah terbiasa itu bukan sebuh beban lagi namun kebutuhan untuk membelajakan pada siswa dengan menggunakan pendekatan saintifik ini

    ReplyDelete
  155. Firman Indra Pamungkas
    PM C 2017 / 17709251048

    Sesuatu akan bermakna jika dipandang dari berbagai sisi, tidak hanya satu sisi. Dari situ kita mampu dan paham untuk menerapkannya, khususnya di sini pendekatan saintifik. Sebelum menerapkannya, harus digali informasinya sehingga kita kenal dan paham tentang pendekatan saintifik. Pembelajaran dengan pendekatan saintifik adalah pembelajaran yang terdiri atas kegiatan mengamati (untuk mengidentifikasi hal-hal yang ingin diketahui), merumuskan pertanyaan (dan merumuskan hipotesis), mencoba/mengumpulkan data (informasi) dengan berbagai teknik, mengasosiasi/ menganalisis/mengolah data (informasi) dan menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari kesimpulan untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap. Langkah-langkah tersebut dapat dilanjutkan dengan kegiatan mencipta

    ReplyDelete
  156. Latifah Fitriasari
    17709251055

    Pendekatan saintifik ialah suatu pendekatan yang berpusat pada siswa tidak seperti kegiatan pembelajaran yang masa lampau dimana guru sebagai pusat pembelajaran. Siswa ditekankan dan harus diminta untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran. Tetapi karena sudah terbiasa untuk melakukan kegiatan pembelajaran dengan metode ceramah maka banyak guru yang mengeluh tentang metode saintifik. Untuk itu diperlukan pemahaman yang lebih dan pelatihan agar guru-guru semakin trampil dalam bidangnya.

    ReplyDelete
  157. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Dari jawaban 9 orang guru dalam artikel ini, ada beberapa poin yang perlu disoroti tentang pelaksanaan pembelajaran menggunakan pendekatan Saintifik, seperti pada poin 6 dan 9. Pendekatan Saintifik kurang cocok untuk materi yang sukar dan tidak semua materi mudah dituangkan dengan pendekatan Saintifik. Guru harus bisa memilih mana materi yang cocok dengan pendekatan Saintifik, dan untuk penyajian materi lainnya diharapkan juga dapat menggunakan pendekatan-pendekatan yang bervariasi. Kesulitan membuat penilaian berdasarkan pendekatan saintifik dan tidak pahamnya guru terhadap seluk beluk landasan dan filosofi pendekatan Saintifik dapat diatasi dengan memberikan pelatihan atau penyuluhan kepada guru-guru.

    ReplyDelete
  158. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Pendekatan saintifik merupakan solusi atas permasalahan pendidikan di Indonesia selama ini. Berbagai Pro dan kontra muncul dari berbagai kalangan. Namun, karena hal tersebut telah menjadi ketetapan pemerintah maka para hanya bisa menjalankan berbagai pelatihan untuk menjalankan pembelajaran ini. Berbagai pertanyaan diatas dapat menjadi evaluasi terlaksannya pembelajaran saiktifik karena hingga saat ini masih ada beberapa hal yang dianggap masih belum terselesaikan yakni dalah hal referensi atau buku-buku yang mendukung pembelajaran saintifik masih membingungkan dari runtuta materi. Hal ini kami dapati bahwa adanya perbedaan materi di silabus dan buku paket ketika berada di salah satu sekolah di jogja. Semoga kedepannya keterlaksananya pembelajaran ini dapat segera lancar dan baik. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  159. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Kurikulum 2013 menitikberatkan pada penggunaan metode saintifik. Penggunaan metode saintifik diharapkan akan membuat peserta didik menjadi aktif dan kritisdalam pembelajaran sehingga siswa dapat menggali dan mengenali bakat dan potensinya. Adalah tantangan bagi guru atau pendidik untuk berpindah dari sistem pembelajaran konvensional atau teacher centric menjadi saintific atau student centric.

    ReplyDelete
  160. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Banyak hal yang saya rasakan ketika saya baru saja lulus sebagai sarjana pendidikan. Salah satunya adalah merasa belum layak mengajar. Mengapa? Ini salah satunya. Belum memiliki dasar yang kuat untuk memahami dasar kurikulum seperti saintifik. Saya lulus dengan kesiapan mengajar, tapi saya sebenarnya merasa kurang memahami banyak hal seperti saintifik ini.
    Di dalam hati saya berpikir apakah banyak orang merasakan hal yang sama seperti saya, dan setelah membaca postingan ini saya semakin yakin. Menurut saya penerapan saintifik memang terlalu dipaksakan. Banyak guru yang sebenarnya tak paham seperti apa dasar saintifik. Mereka hanya mengerti penerapannya, langkah-langkahnya, tapi dasarnya tidak tahu.
    Kata orang "tak kenal maka tak sayang",ya inilah yang terjadi untuk metode saintifik. Hanya mengenal sedikit membuatnya kurang dimengerti dan jika diganti dengan hal lain maka guru akan dengan senang hati memilih yang lain itu.

    ReplyDelete
  161. Tari Indriani
    17701251027
    S2 PEP B

    Assalamu'alaikum wr.wb
    Berbicara tentang kelemahan pendekatan saintifik yaitu pada poin ke-6 "Guru berpendapat bahwa kelemahan pendekatan Saintifik meliputi: membutuhkan waktu yang lebih lama, membutuhka persiapan mengajar yang lebih banyak, penilaian siswa menjadi lebih rumit, anak-anak berprestasi rendah akan mengalami kesulitan belajar, pendekatan Saintifik kurang cocok untuk materi yang sukar, siswa merasa tugasnya (PR) lebih banyak, perlu waktu untuk mengubah kebiasaan siswa bersikap ilmiah". Hal ini yang menjadi tantangan pennggunaan metode saintifik di sekolah. Menurut saya, pendekatan saintifik sebenarnya cocok untuk semua materi, hanya saja butuh keterampilan guru yang inovatif dalam mencocokkan metode belajar dengan materi ajar.

    ReplyDelete
  162. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Salah satu kelemahan dilaksanakannya pendekatan saintifik adalah anak-anak berprestasi rendah akan mengalami kesulitan belajar. Hal ini karena dalam pendekatan saintifik siswa diharuskan untuk mampu mengkritisi apa yang diamati dan membuat pertanyaan, selain itu siswa dituntut untuk mampu mengolah informasi. Sedangkan anak dengan prestasi belajar rendah seringkali memiliki pengetahuan prasyarat yang kurang sehingga siswa akan kesulitan menghubungkan materi yang diberikan dengan materi sebelumnya dan membuat siswa kesulitan untuk mengkritisi sesuatu. Selain itu siswa dengan kemampuan rendah cenderung kesulitan mengolah serta menghubungkan berbagai informasi agar dapat menarik kesimpulan.

    ReplyDelete
  163. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs P.Mat C

    dalam kurikulum 2013 sudah dibahas mengenai proses pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik, dimana siswa menjadi pusat dalam pembelajaran dan guru hanya sebagai fasilitator informasi dan membimbing siswa untuk menemukan permasalahan dan penyelesaiannya, sehingga siswa dituntut untu menjadi aktif dan kreatif. pendekatan saintifik ini menurut saya sangat baik diterapkan di sekolah maupun perguruan tinggi,karena dapat melatih kemandirian siswa dan menjadikan siswa inovatif. namun masih banyak guru yang belum bisa menerapkan pendekatan ini secara maksimal karena kekurangpahaman guru mengenai pendekatan saintifik yang menyenangkan bagi siswa, sehingga menjadikan siswa merasa tertekan dan tidak dapat memaksimalkan kemampuan mereka.

    ReplyDelete
  164. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Pendekatan Saintifik memang cocok diterapkan di semua jenjang seperti SD, SMP, SMA, bahkan hingga ke tingkat perguruan tinggi, akan tetapi pada kenyataannya masih banyak guru di sekolah yang tidak mengamalkannya. Dengan alasan jika menggunakan pendekatan saintifik butuh waktu lama, padahal kompetensi yang akan dicapai banyak seperti poin nomor 6 mengenai Kelemahan dan penghambat dilaksanakannya pendekatan Saintifik.
    Masalah seperti anak-anak berprestasi rendah akan mengalami kesulitan belajar seharusnya tidak terjadi, karena guru sebagai fasilitator harusnya dapat membantu mereka dalam kelancaran pembelajaran.

    ReplyDelete
  165. Dheni Nugroho
    17709251023
    Pendidikan Matematika

    Menurut pengalaman saya pendekatan saintifik dan buku penunjang Kurikulum 2013 tidak banyak berbeda dengan buku KTSP. Hal ini menjadi dipermasalahkan karena menurut saya pemerintah melakukan pemborosan anggaran percetakan buku pelajaran kurikulum 2013 sedangkan sebenarnya buku KTSP pun masih bisa digunakan. Selain itu adanya pengadaan buku pelajaran kurikulum 2013 dari pemerintah secara serempak di seluruh Indonesia menyebabkan kekreatifan dan inovasi guru-guru tertutupi. Karena guru tidah lagi leluasa menulis dan menerbitkan buku pelajaran yang sesuai dengan apa yang siswa butuhkan dikarenakan setiap sekolah sudah diberi dari pemerintah pusat. Padahal yang paling mengetahui kebutuhan siswa adalah guru itu sendiri dan bukan para petinggi yang justru kebanyakan memiliki latar belakang di luar pendidikan.

    ReplyDelete
  166. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Pembelajaran saintifik merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang melibat pengalaman siswa, sehingga pembelajaran lebih dirasa kebermanfaatannya. Dengan pendekatan saintifik ini diharapkan siswa lebih kreatif dan aktif dalam belajar. Namun lebih dari itu semua, diharapakan dengan pembelajaran saintifik siswa dapat lebih memahami konsep yang sedang dipelajari.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  167. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Istilah pendekatan saintifik merupakan suatu proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif mengkonstruk konsep dan prinsip melalui tahapan-tahapan mengamati, merumuskan masalah, mengajukan atau merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisa data, menarik kesimpulan dan mengkomunikasikan konsep, hukum atau prinsip yang ditemukan. Pembelajaran yang melibatkan siswa dalam pendekatan saintifik akan melibatkan keterampilan proses, seperti kegiatan pengamatan atau observasi yang dibutuhkan untuk pengajuan hipotesis atau pengumpulan data. Maka dari itu sebagai guru yang baik jangan pernah untuk berhenti belajar dan terus belajar dalam memperbaharui kelas agar menjadi lebih efektif dan kondusif.

    ReplyDelete
  168. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Pendekatan saintifik pada dasarnya merupakan pendekatan pembelajaran yang telah disusun dengan sedemikian rupa agar sistem pendidikan di Indonesia lebih baik. Namun, bagaimanapun sesuatu yang tergolong baru pastinya tidak serta merta dapat terlaksana sesuai dengan yang diharapkan. semuanya butuh penyesuaian dan proses, dimana guru harus lebih banyak belajar tentang makna, tujuan, dan hakikat dari saintifik itu sendiri.

    ReplyDelete
  169. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Ketika ditanya mengenai pendekatan pembelajaran yang paling baik maka jawabannya tidak ada. Kita tidak bisa mengatakan bahwa pendekatan dengan pendekatan atau metode saintifik , expository atau yang lainnya itu terbaik. Karena suatu pendekatan, metode, model pembelajaran dikatakan baik ketika hal tersebut sesuai dengan faktor faktor seperti situasi, kondisi/karakter siswa, materi yang akan disampaikan, tempat, waktu dan lain sebagainya. pendekatan pembelajaran itu banyak sekali, dan yang terbaik itu tidak ada karena setiap pendekatan pembelajaran itu saling melengkapi. pendekatan pembelajaran dikatakan efektif apabila sesuai dengan materi, penerimaan siswa, karena setiap amteri dalam pembelajaran matematika tidak hanya dapat menggunakan satu pendekatan. misal untuk materi yang berhubungan dengan keadaan sehari -hari dapat digunakan pendekatan kontekstual atau realistik, namun untuk materi aljabar akan lebih baik menggunakan pendekatan yang lain dan sebagainya. setiap pendekatan akan lebih efektif jika disesuaikan dengan konteks materi dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

    ReplyDelete
  170. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik cocok untuk diterapkan pada pembelajaran karena siswa belajar secara aktif dan kreatif. Guru sebagai fasilitator bisa membantu siswa untuk menggapai pembelajaran yang bermakna. Salah satu sintak dalam saintifik adalah siswa bisa mengkomunikasikan hasil dari diskusi maupun temuannya dalam belajar sehingga siswa lebih percaya diri.

    ReplyDelete
  171. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Jika seorang guru menganggap bahwa pembelajaran saintifik itu sangat sempurna atau percaya dapat memberikan pemahaman kepada peserta didik dengan baik, maka sesungguhnya guru tersebut salah besar. Karena menurut saya pribadi, segala hal yang menaruh agama atau ranah spiritual di paling bawah, maka sesungguhnya mereka mengakui bahwa spiritual itu dapat diabaikan karena sudah menggantika keutaaman spiritual dengan saintifik yang merupakan buatan manusia.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  172. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Pendekatan saintifik, masih cukup sulit dilakukan di sekolah-sekolah tertentu. pada sekolah yang rata-rata nilai masuk siswa relatif rendah, kemampuan matematikanya masih sangat terbatas, sebagian siswa untuk mengemukakan pendapat sangat sulit, berpikir kritis. Siswa masih terbiasa untuk teacher centered, dibanding membangun pengetahuan mereka sendiri. Masih cukup banyak siswa yang kurang mampu untuk mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan ini

    ReplyDelete
  173. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Pembelajaran dengan pendekatan saintifik adalah sesuatu yang baru bagi guru. Pembelajaran dengan pendekatan ini berbeda dengan pendekatan pembelajaran yang ia gunakan sebekumnya yang lebih bersifat konvensional. Karena suatu yang baru maka guru sebagai pelaksana/pemandu pembelajaran di kelas mengalami kesulitan-kesulitan seperti yang telah di paparkan dalam pada postingan ini, dan itu pun membentuk persepsinya tentang pendekatan saintifik.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  174. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 2017

    Menurut saya, banyak sekali keunggulan metode saintifik yang diangkat oleh kurikulum 2013. Yang dibutuhkan untuk merasakan keunggulan tesebut adalah kesiapan guru agar dapat optimal menggunakan metode tersebut.
    Agar guru dapat optimal menerapkan metode tersebut dalam pembeljaran dikelas, tentunya guru harus terus meningkatkan kapasitas mereka dan terus menerus melakukan pembelajaran yang berkelanjutan terkait kurikulum 2013, khusunya terkait metode saintifik. Salah satu cara yang bisa dilakukan guru adalah dengan mengikuti lesson study.

    ReplyDelete
  175. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  176. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs P.Mat A

    Sejak diterapkannya kurikulum 2013, istilah pendekatan ilmiah atau pendekatan saintifik, atau scientific approach menjadi topik yang menarik perhatian bagi para guru. Pendekatan saintifik sebagai salah satu pendekatan yang wajib digunakan dalam kurikulum 2013 merupakan manifestasi dari pendekatan kontruktivisme dimana pengetahuan dibangun atas dasar student centered. Sebagai pendekatan yang baru bagi guru, wajar memang ketika pengimplementasiannya masih memiliki kendala-kendala. Menurut saya, hal ini bisa diantisipasi dengan membukanya open forum atau diskusi terkait kendala-kendala tersebut dengan mendatangkan narasumber atau ahli bidang pendekatan saintifik dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  177. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    sistem pendidikan di Indonesia akan selalu dibenah, sesuai tuntunan jaman agar menjadikan Indonesia negara yang maju dan berkembang. Saintifik adalah pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam kurikulum 2013. Saintifik sendiri lebih berpusat kepada siswa, bukan pada guru. Pada saintifik guru adalah sebagai fasilitator, sementara siswa menjadi pusat kegiatan pembelajaran. memang penerapannya belum semua sekolah yang ada di Indonesia sudah melakukan pendekatan saintifik ini, karena memang ada sekolah yang guru dan siswa nya sama-sama belum siap untuk melaksanakan pendekatan ini.

    ReplyDelete
  178. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Pendekatan saintifik memang memiliki kelemahan dan kelebihan. Guru sebagai pelaksana pembelajaran dengan pendekatan saintifik tentulah meraskaan berbagai kelebihan dan kekurangan pendekatan saintifik. Pendekatan saintifik membutuhkan waktu lama apalagi ketika siswa belum terbiasa menggunakan pendekatan saintifik. Selain itu pembelajaran dengan pendekatan saintifik membutuhkan persiapan mengajar yang lebih banyak dan penilaian yang lebih rumit. Karena itulah untuk mengatasi kekurangan atau kelemahan pendekatan saintifik ini guru perlu untuk mempersiapkan diri dan terus belajar agar dappat menyiapkan pembelajaran sebaik mungkin, belajar tentang penilaian pada pembelajaran dengan pendekatan saintifik, dan manajemen waktu di kelas.

    ReplyDelete
  179. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  180. Azamul Fadhly Noor Muhammad
    17706261006
    PPs S3 Pendidikan Dasar Konsesntrasi Matematika SD

    Konsep Pendekatan Saintifik menitikberatkan kepada 4 kegiatan yang harus dilalui oleh siswa. kegiatan tersebut diantaranya Melatih kesungguhan siswa, ketelitian siswa, dan mencari informasi dari berbagai sumber pembelajaran. Mengembangkan kreativitas siswa, rasa ingin tahu siswa, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis terhadap permasalahan yang muncul dalam pembelajaran dengan menggunakan sumber pembelajaran. Mengembangkan sikap teliti, jujur,sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui multimedia pembelajaran interaktif yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar menggunakan sumber belajar yang tersedia. Mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam menyimpulkan informasi yang didapat dari sumber belajar. Mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan singkat dan jelas, dan mengembangkan kemampuan berbahasa yang baik dan benar informasi yang didapat dari sumber belajar.

    ReplyDelete
  181. Tri Wahyu Nurjanah
    15301241010
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015

    Menurut saya, tidak semua mata pelajaran dapat kita terapkan dengan menggunaan pendekatan saintifik karena tidak semua materi cocok dengan pendekatan tersebut. Memang pendekatan saintifik baik untuk membangun keaktifan dan kemandirian peserta didik. Namun permasalahnnya bagaimana pendidik mampu membangun rasa ingin tahu dan kemandirian peserta didik tersebut karena dalam lapangannya peserta didik tidak mudah untuk diajak bekerja sama.

    ReplyDelete
  182. Siti Nur Fatimah
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241045

    Tidak ada pendekatan pembelajaran yang paling baik. Setiap pendekatan pasti terdapat kelebihan dan kekurangannya. Seperti hal nya pendekatan saintifik. Pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik dapat membuat siswa lebih aktif, kreatif dan berpikir kritis. Tetapi menurut saya tidak semua materi ataupun mata pelajaran dapat disampaikan dengan pendekatan saintifik. Penggunaan pendekatan pembelajaran harus disesuaikan dengan konteks materi yang akan disampaikan.

    ReplyDelete
  183. Raudhah Nur Pratiwi
    15301244009
    S1- Pend. Matematika A 2015
    Bismillah

    Pendekatan saintifik adalah pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Menurut saya, pendekatan ini bagus karena dapat lebih mengeksplor ide-ide siswa sehingga siswa menjadi lebih kreatif. Saya setuju dengan pendekatan saintifik dapat diterapkan untuk seluruh mata pelajaran karena pendekatan saintifik bersifat luas dan universal. Namun, tidak semua materi cocok untuk disampaikan dengan pendekatan saintifik ini. Oleh karena itu, guru harus pintar-pintar memilih materi apa yang dirasa cocok dengan pendekatan saintifik.
    Manurut saya, dalam menerapkan pendekatan saintifik ini guru perlu memperhatikan siswa-siswa yang pasif atau berprestasi rendah. Karena pendekatan ini berpusat pada siswa, maka siswa perlu memiliki kemampuan mengkritisi sesuatu yang diamati. Sedangkan siswa yang pasif atau berprestasi rendah masih perlu diberi stimulus oleh guru agar dapat mengikuti pembelajaran dengan baik.
    Selain itu, perlu sering-sering diadakan pelatihan untuk guru-guru agar lebih terampil dalam menerapkan pendekatan pembelajaran ini.

    Terimakasih.

    ReplyDelete
  184. Raudhah Nur Pratiwi
    15301244009
    S1- Pend. Matematika A 2015
    Bismillah

    Pendekatan saintifik adalah pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Menurut saya, pendekatan ini bagus karena dapat lebih mengeksplor ide-ide siswa sehingga siswa menjadi lebih kreatif. Saya setuju dengan pendekatan saintifik dapat diterapkan untuk seluruh mata pelajaran karena pendekatan saintifik bersifat luas dan universal. Namun, tidak semua materi cocok untuk disampaikan dengan pendekatan saintifik ini. Oleh karena itu, guru harus pintar-pintar memilih materi apa yang dirasa cocok dengan pendekatan saintifik.
    Manurut saya, dalam menerapkan pendekatan saintifik ini guru perlu memperhatikan siswa-siswa yang pasif atau berprestasi rendah. Karena pendekatan ini berpusat pada siswa, maka siswa perlu memiliki kemampuan mengkritisi sesuatu yang diamati. Sedangkan siswa yang pasif atau berprestasi rendah masih perlu diberi stimulus oleh guru agar dapat mengikuti pembelajaran dengan baik.
    Selain itu, perlu sering-sering diadakan pelatihan untuk guru-guru agar lebih terampil dalam menerapkan pendekatan pembelajaran ini.

    Terimakasih.

    ReplyDelete
  185. Ibnu Rafi
    14301241053
    S1 Pendidikan Matematika Kelas I 2014

    Kurikulum 2013 menitikberatkan pada penerapan pendekatan saintifik. Saya setuju dengan pendapat guru di atas bahwa dalam penerapan pendekatan saintifik, peran guru hanyalah sebagai fasilitor yang memfasilitasi terjadinya pembelajaran yang bermakna (meaningful learning), dimana siswalah yang mengonstruk pengetahuannya sendiri. Penerapan pendekatan saintifik sebaiknya tidak monoton mengikuti sintaks 5M.Dengan kata lain, pendekatan saintifik mungkin akan lebih baik jika menyesuaikan model pembelajaran (misal: CTL, PBL, PjBL) atau metode pembelajaran (misal: diskusi, demonstrasi, role plying) yang digunakan. Jadi, langkah 5M tersebut tidak harus mengikuti sintaks: mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengomunikasikan. Harapannya, hal yang demikian tidak membatasi kreativitas guru dalam mendesain pembelajaran.

    ReplyDelete
  186. Hanifah Prisma Sindarus
    15301244013
    S1- Pend. Matematika A 2015

    Dalam kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik. Dengan menggunakan pendekatan saintifik ini diharapkan pembelajaran sudah tidak lagi berpusat kepada guru melainkan kepada siswa. Siswa diharapkan terlibat lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Dengan menggunakan pendekatan saintifik ini siswa dapat mengkonstruksi pengetahuannya sendiri sehingga hasil pembelajaran akan bertahan lebih lama. Mengenai kesulitan yang dialami guru terkait dengan pendekatan saintifik ini guru harus lebih mempelajari mengenai pendekatan spesifik secara menyeluruh dan mendalam, selian itu guru juga dapat mengikuti kegiatan-kegiatan pelatihan yang diadakan guna meningkatkan kemampuan mereka dalam memahami dan menggunakan pendekatan saintifik dalam proses belajar mengajar di kelas.

    ReplyDelete
  187. Malidha Amelia
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241016

    Pendekatan saintifik digunakan pada kurikulum 2013. Dengan menggunakan pendekatan saintifik diharapkan ilmu pendidikan yang diperoleh siswa akan bertahan lebih lama karena siswa mencari dan membangun konsep pengetahuannya sendiri dengan pendamping guru sebagai fasilitator. Menurut saya penggunaan pendekatan saintifik bermanfaat banyak dalam pembentukan konsep matematika bagi siswa sehingga mereka lebih mudah untuk menyelesaikan masalah matematika dengan baik. Namun dengan adanya kurikulum baru 2013 dengan pendekatan saintifik masih banyak guru yang belum matang dan belum mampu mengelolannya dengan baik, sehingga perlu adanya pelatihan agar dapat menunjang ketercapaian dari penggunaan metode saintifik dengan baik. Jadi lebih baik sebelum menerapkan kurikulum dengan pendekatan yang baru sebaiknya guru-guru harus memahami pendekatan yang digunakan agar siswa tidak menjadi bahan percobaan bagi guru yang belum menguasai metodenya dengan baik.

    ReplyDelete
  188. Endar Chrisdiyanto
    S1 Pendidikan Matmatika A 2015
    Pendekatan saintifik dilakukan pada kurikulum 2013. pendekatan ini berpusat pada aktifitas siswa dan guru hanya sebagai fasilisator. pendekatan ini dikenal dengan tahapan 5M. pendekatan saintifik ini nantinnya akan lebih llama diingat oleh siiswa karena pendekatan saintifik ini siswa menemukan msalah , mencari solusi dan juga memperesentasikan. akan tetapi dsari beberapa keungguluan yang ada pada pendekatan saintifik tidak semua KD sesuai dengan pendekatan ini karena pendekatan ini membutuhkan waktu yang lama dan konsep pembelajran yang jelas.jadi akan lebih baik jika guru memahami kd apa saja yang sesui ditrapkan dengan pendekatan saintifik ini.

    ReplyDelete
  189. Amayda Ade Pramesti
    S1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301244012

    Pendekatan Saintifik adalah pendekatan yang bertujuan untuk meningkatkan rasa ingin tahu, berfikir kreatif dan kritis. Kurangnya pengetahuan guru mengenai pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 menjadi salah satu penghambat pembelajaran. Peserta didik ada yang tidak cocok menggunakan pendekatan saintifik dan belum bisa mengikuti pembelajaran dengan baik. Pendekatan saintifik juga tidak dapat digunakan untuk semua materi. Pendekatan ini digunakan dengan mempertimbangkan materi yang akan diajarkan, kondisi pesertadidik dan kesiapan dari guru itu sendiri.

    ReplyDelete
  190. Alman Kresna Aji
    S1-Pendidikan Matematika I 2015

    Pendekatan saintifik memiliki tujuan yang baik yaitu mengandalkan keaktifan siswa dalam mengembangkan kreatifitas siswa pada pengembangan ilmunya. Akan tetapi, pendekatan saintifik tidak bisa diterapkan secara universal karena kemampuan berfikir dan bernalar siswa berbeda-beda. Bagi siswa yang berkemampuan rendah, dia akan kesulitan dalam melaksanakan proses pembelajaran. Selain itu, tidak semua pendidik siap untuk menerapkan pendekatan saintifik di lingkungan sekolahnya karena pendidik yang menggunakan pendekatan saintifik harus senantiasa memancing dan memantau siswa supaya siswa dapat berperan aktif dalam pengembangan ilmunya dan apa yang ditemukan oleh siswa tidak menimbulkan miskonsepsi. Terlebih, materi yang menurut siswa itu adalah materi baru sangat beresiko timbulnya miskonsepsi karena terbatasnya apersepsi yang dapat dikaitkan.

    ReplyDelete
  191. Alman Kresna Aji
    S1-Pendidikan Matematika I 2015

    Pendekatan saintifik memiliki tujuan yang baik yaitu mengandalkan keaktifan siswa dalam mengembangkan kreatifitas siswa pada pengembangan ilmunya. Akan tetapi, pendekatan saintifik tidak bisa diterapkan secara universal karena kemampuan berfikir dan bernalar siswa berbeda-beda. Bagi siswa yang berkemampuan rendah, dia akan kesulitan dalam melaksanakan proses pembelajaran. Selain itu, tidak semua pendidik siap untuk menerapkan pendekatan saintifik di lingkungan sekolahnya karena pendidik yang menggunakan pendekatan saintifik harus senantiasa memancing dan memantau siswa supaya siswa dapat berperan aktif dalam pengembangan ilmunya dan apa yang ditemukan oleh siswa tidak menimbulkan miskonsepsi. Terlebih, materi yang menurut siswa itu adalah materi baru sangat beresiko timbulnya miskonsepsi karena terbatasnya apersepsi yang dapat dikaitkan.

    ReplyDelete
  192. Nama : Lalu Muhammad Fauzi
    NIM : 17703261003
    Kelas : IP S3 A (P. Mat)

    Dari berbagai pendapat para guru tentang pendekatan saintifik memang itu adanya dan ini pun saya jumapai didaerah. Tetapi pendapat yang paling mendasar dari bebrapa pendapat para guru adalah “…… tidak paham seluk beluk landasan dan filosofi pendekatan Saintifik”. Saya berpendapat bagaimanapun baiknya sebuah pendekatan pembelajaran jika tidak kita pahami landasan dan filosofinya maka akan menjadi sulit untuk kita terapkan. Betul seperti yang dikatakan bahawa tidak semua materi cocok menggunakan pendekatan yang sama sehingga dalam memilih pendekatan haruslah dikaji terlebih dahulu karakteristik dari siswa, karakteristik dari materi bahkan karakteristik dari lingkungan.

    ReplyDelete
  193. Haniek Sri Pratini
    S3 IP Kons PMat 17703261029

    Guru menanggapi Kurikulum 2013 ataupun kurikulum sebelumnya, sering terjebak pada format dan teknis. Masih kurang menggali landasan dan paradigma apa yang menjadi background dicanangkannya suatu kurikulum. Hal ini mengakibatkan suatu fenomena di sekolah, yaitu guru tetap melaksanakan proses pembelajaran seperti sebelum-sebelumnya meskipun kurikulum sudah berubah beberapa kali. Guru terjebak pada format dan sekadar berkas persiapan mengajar. Untuk itu haruslah sering diingatkan agar para guru belajar memahami landasan lahirnya kurikulum yang digunakan saat ini.

    ReplyDelete
  194. Alfiani Indah P. S.
    15301241027
    Pendidikan Matematika I 2015- S1
    Persepsi saya terkait pendekatan saintifik juga hampir sama dengan persepsi-persepsi yang dikemukakan pada artikel Bapak. Pendekatan saintifik merupakan pendekatan yang lebih berpusat kepada siswa, sedangkan guru hanyalah menjadi fasilitator dan motivator saja. Pendekatan saintifik bertujuan agar siswa lebih berpikir kritis dan dapat mengonstruk pengetahuannya sendiri.
    Dari sembilan poin yang telah disebutkan di atas, saya ingin menyoroti poin terkait kelemahan pendekatan saintifik yang berkaitan dengan anak-anak dengan prestasi rendah. Saya juga sempat berasumsi bahwa pendekatan saintifik tidak cocok untuk anak-anak yang berprestasi rendah. Karena anak-anak yang demikian cenderung merasa malas dan memang belum terbiasa (bukan tidak bisa) untuk berpikir kritis dan lebih suka bergantung pada penjalasan guru. Disini, peran guru sebagai motivator dan fasilitator harus dijalankan dengan sebaik mungkin. Begitu pula dengan media pembelajaran yang digunakan. Guru harus pandai dalam menentukan langkah-langkah pembelajaran agar pendekatan saintifik ini akan menarik dan dapat diterapkan bagi seluruh siswa. Meskipun pada kenyataannya tidak mudah untuk menyusun langkah-langkahpembelajaran yang demikian, akan tetapi ini menjadi tantangan tersendiri bagi kita para calon pendidik.

    ReplyDelete
  195. Woro Alma manfaati
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241002

    Persepsi guru tentang pendekatan Saintifik di atas sama dengan apa yang saya pahami. Pendekatan saintifik yang digunakan pada pembelajaran Kurikulum 2013 merupakan pembelajaran yang berpusat pada siswa dengan guru sebagai fasilitator sekaligus motivator. Dengan penerapan pendekatan saintifik ini diharapkan dapat membuat siswa menjadi aktif. Sesuai persepsi di atas, sifat pembelajaran sainfitik bersifat luas dan universal maka pendekatan ini dapat diterapkan untuk semua mata pelajaran meliputi menggali informasi melaui pengamatan, bertanya, percobaan, kemudian mengolah data atau informasi, menyajikan data atau informasi, dilanjutkan dengan menganalisis, menalar, kemudian menyimpulkan, dan mencipta. Untuk mata pelajaran, materi, atau situasi tertentu, sangat mungkin pendekatan saintifik ini tidak tepat untuk diaplikasikan secara prosedural. Walaupun demikian, proses pembelajaran harus tetap menerapkan nilai-nilai atau sifat-sifat ilmiah dan menghindari nilai-nilai atau sifat-sifat nonilmiah.

    ReplyDelete
  196. M. Zainudin
    16701261019
    PEP

    Hasil survai tentang pendekatan saintifik dapat ditindaklanjuti, salah satunya tentang kualitas penerapan pendekatan tersebut antar sekolah

    ReplyDelete
  197. Norma Galih Sumadi
    15301241038
    Pendidikan Matematika I 2015

    Pendekatan saintifik memiliki tujuan yang sangat baik terutama dalam mendorong siswa untuk berperan aktif dalam pembelajaran. Namun dalam praktiknya, saya sangat setuju dengan pendapat bahwa tahap MENANYA menjadi salah satu tahap yang cukup menantang dalam pendekatan ini. Karena menurut pengamatan saya, lebih mudah untuk mendorong siswa menjawab pertanyaan dibandingkan mendorong siswa agar mau/berani bertanya. Terlebih lagi bagi siswa yang terbiasa dengan metode guru menjelaskan - siswa memperhatikan sedari SD. Oleh karena itu, hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi guru dalam memadupadankan model, metode serta konteks yang menarik dan sesuai agar dapat menghasilkan rancangan pembelajaran yang dapat menarik minat siswa untuk terlibat aktif di dalamnya.

    ReplyDelete
  198. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  199. almaida alvi zahrotunnisa
    15301241046
    pendidikan matematika a 2015

    Mata pelajaran matematika diberikan kepada peserta didik agar peserta didik memiliki kemampuan memahami konsep, penalaran, memecahkan masalah, mengkomunikasikan gagasan, menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet dalam pemecahan masalah. Ketercapaian tujuan mata pelajaran matematika dapat diraih jika semuaunsur pendukung dapat bekerja dengan maksimal. Realita yang ada di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan pemahamankonsep, penalaran, pemecahan masalah, komunikasi matematika, serta minat belajar matematika belum memperlihatkan hasil yang maksimal. Nilai hasil belajar matematika yang tinggi diperoleh peserta didik jika soal yang digunakan masih sederhana. Jika diberikan soal yang menuntut daya nalar atau berpikir tingkat tinggi (high ordered thingking skill) misalnya soal pemecahan masalah atau aplikasi matematika, peserta didik mengalami kesulitan. Dengan pendekatan saintifik di kurikulum 2013 ini diharapkan dapat memaksimalkan kinerja siswa karena pembelajaran berpusat pada siswa dengan guru hanya sebagai fasilitator.

    ReplyDelete