Feb 25, 2011

Elegi Mencocokan Teori dan Praktek

Oleh Marsigit

Teori Berjalan Kaki:

Saya ingin menjaga stamina saya, maka saya ingin sedapat mungkin berjalan kaki jika bepergian. Ke pasar, ke warung, ke toko, ke Bank, ke bengkel, ke Pom Bensin, ..bahkan ke Kantor pun saya ingin jalankaki saja. Biar sehat gitu dheh.


Praktik Berjalan Kaki:

Waduh..orang naik sepeda kok nggak hati-hati. Sembarangan lewat dia, hampir menabrak diriku, padahal aku sudah berjalan di pinggir. Uwes..orang naik sepeda, naik motor dan naik mobil kok sembarangan, ngerti ada kubangan air diterjang saja, basah dan kotor semua bajuku. Wah malu juga aku dari Pasar membawa barang-barang kayak gini bungkusan tas kresek pating pronyol. Wah..asap motor dan mobil..sangat pekat..bikin batuk. Rasanya juga nggak enak kalau jalan kaki kaya gini kehujanan, sudah harus pakai mantrol, tidak praktis lagi. Maaf saya terlambat ke Kantor, karena saya pergi ke Kantor sambil berolah raga berjalan kaki, maaf juga aroma keringatku yang tak sedap. Wah tiap hari kok minta maaf, tidak tahan rasa-rasanya. Saya rasa-rasa sangat menderita diriku ini jika aku terus-teruskan berjalan kaki. Malah sudah mulai banyak orang menyindir bahwa diriku tidak lazim dan stress. Lagi pula ketika aku lewat, tak ada orang-orang mau menegurku, sepertinya saya ini tidak ada harganya. Tukang parkir saja malah kelihatannya curiga sama saya, semprul tenan. Apalagi wanita, jan blass tidak ada yang mau nglirik saya. Ternyata teoriku berjalan kaki tidak cocok, maka saya putuskan mulai sekarang saya akan naik sepeda saja.

Teori Naik Sepeda:
Saya ingin menjaga stamina saya, maka saya ingin sedapat mungkin naik sepeda jika bepergian. Ke pasar, ke warung, ke toko, ke Bank, ke bengkel, ke Pom Bensin, ..bahkan ke Kantor pun saya ingin naik sepeda saja. Biar sehat gitu dheh.

Praktik Naik Sepeda:
Waduh..orang naik motor dan mobil kok nggak hati-hati. Sembarangan lewat dia, hampir menabrak diriku, padahal aku sudah naik sepeda di pinggir. Uwes..orang naik motor dan mobil kok sembarangan, ngerti ada kubangan air diterjang saja, basah dan kotor semua bajuku. Wah malu juga aku dari Pasar membawa barang-barang kayak gini bungkusan tas kresek pating pronyol. Wah..asap motor dan mobil..sangat pekat..bikin batuk. Rasanya juga nggak enak kalau naik sepeda kaya gini kehujanan, sudah harus pakai mantrol, tidak praktis lagi. Maaf saya terlambat ke Kantor, karena saya pergi ke Kantor sambil berolah raga naik sepeda, maaf juga aroma keringatku yang tak sedap. Wah tiap hari kok minta maaf, tidak tahan rasa-rasanya. Malah sudah mulai banyak orang menyindir bahwa diriku tidak lazim dan stress. Lagi pula ketika aku lewat, tak ada orang-orang mau menegurku, sepertinya saya ini tidak ada harganya. Tukang parkir saja nggak mau senyum dengan saya, semprul tenan. Apalagi wanita, jan blass tidak ada yang mau nglirik saya. Saya rasa-rasa sangat menderita diriku ini jika aku terus-teruskan naik sepeda. Ternyata teoriku naik sepeda tidak cocok, maka saya putuskan mulai sekarang saya akan naik motor saja. Walaupun motor pitung, nggak apalah.

Teori Naik Motor Pitung:

Saya ingin hidup sederhana, maka saya ingin hidup murah meriah dengan motor pitungku ini. Ke pasar, ke warung, ke toko, ke Bank, ke bengkel, ke Pom Bensin, ..bahkan ke Kantor pun saya ingin naik motor pitungku ini. Biar hidup tampak prasaja gitu dheh.

Praktek Naik Motor Pitung:
Waduh..orang naik motor baru dan mobil kok nggak hati-hati. Sembarangan lewat dia, hampir menabrak diriku, padahal aku sudah naik motor pitungku ini di pinggir. Uwes..orang naik motor baru, dan mobil kok sembarangan, ngerti ada kubangan air diterjang saja, basah dan kotor semua bajuku. Wah malu juga aku dari Pasar membawa barang-barang kayak gini bungkusan tas kresek pating pronyol. Wah..asap motor baru dan mobil..sangat pekat..bikin batuk. Rasanya juga nggak enak kalau naik motor pitung kaya gini kehujanan, sudah harus pakai mantrol, tidak praktis lagi. Maaf saya terlambat ke Kantor, karena saya pergi ke Kantor naik motor pitung yang sering mogok, maaf juga aroma keringatku yang tak sedap. Wah tiap hari kok minta maaf, tidak tahan rasa-rasanya. Malah sudah mulai banyak orang menyindir bahwa diriku tidak lazim dan stress. Lagi pula ketika aku lewat, tak ada orang-orang mau menegurku, sepertinya saya ini tidak ada harganya. Tukang parkir saja nggak mau senyum dengan saya, semprul tenan. Apalagi wanita, jan blass tidak ada yang mau nglirik saya. Saya rasa-rasa sangat menderita diriku ini jika aku terus-teruskan naik motor pitung. Ternyata teoriku naik motor pitung tidak cocok, maka saya putuskan mulai sekarang saya akan naik motor baru saja. Walaupun saya harus kredit, tetapi kan penampilanku wah, motor baruu..uu.

Teori Naik Motor Baru:

Saya ingin memperbaharui hidup saya, maka saya ingin hidup seperti layaknya orang-orang itu, kalau bisa ya lebih dari mereka. Ke pasar, ke warung, ke toko, ke Bank, ke bengkel, ke Pom Bensin, ..bahkan ke Kantor pun..bahkan kemanapun..kapanpun tidak terasa lelah bagiku. Dasar motor baruu..uu.

Praktek Naik Motor Baru:
Waduh..orang naik mobil kok nggak hati-hati. Sembarangan lewat dia, hampir menabrak diriku, padahal aku sudah naik motor baru ini di pinggir. Uwes..orang naik mobil kok sembarangan, ngerti ada kubangan air diterjang saja, basah dan kotor semua bajuku. Wah malu juga aku dari Pasar membawa barang-barang kayak gini bungkusan tas kresek pating pronyol, walaupun motorku baru. Wah..asap mobil..sangat pekat..bikin batuk. Rasanya juga nggak enak kalau naik motor kaya gini kehujanan, sudah harus pakai mantrol, tidak praktis lagi, walaupun motor baru. Maaf saya terlambat ke Kantor, karena saya pergi ke Kantor cuma naik motor. Jika naik mobil, mungkin saya bisa lebih awal dan tidak terlambat. Maaf juga aroma keringatku yang tak sedap, bau debu dan air hujan, ya karena hanya naik motor. Wah tiap hari kok minta maaf, tidak tahan rasa-rasanya. Aku heran, kenapa orang-orang kok tidak pada heran denganku, pada hal motorku sudah baru. Oh rupanya di sana-sisni sudah banyak motor. Aku juga heran kenapa para wanita juga tidak ngelirikku, oh rupanya karena juga tidak heran dengan motor baru. Tukang parkir saja denganku cuma biasa-biasa saja, tak ada pertanyaan apalagi pujian. Saya rasa-rasa aku jadi kepengin naik mobil. Wah tetapi harga mobil itu kan mahal. Tetapi mobil lawas kan murah. Ternyata teoriku naik motor baru sudah tidak cocok lagi, maka saya putuskan mulai sekarang saya akan beli mobil saja, walaupun mobil lawas. Walaupun saya harus kredit dan hanya bisa mendapatkan mobil lawas, tetapi kan penampilanku wah, naik mobii..ill.

Teori Naik Mobil Lawas:
Saya ingin memperbaharui hidup saya, maka saya ingin hidup seperti layaknya orang-orang itu, kalau bisa ya lebih dari mereka. Ke pasar, ke warung, ke toko, ke Bank, ke bengkel, ke Pom Bensin, ..bahkan ke Kantor pun..bahkan kemanapun..kapanpun tidak terasa lelah bagiku. Dasar mobil, walaupun lawas ya gak apa-apa, tetapi kan tetap mobil.

Praktek Naik Mobil Lawas:
Waduh..orang naik mobil baru kok nggak hati-hati. Sembarangan lewat dia, hampir menabrak diriku, padahal aku sudah naik mobil lawas ini pinggir. Uwes..orang naik mobil baru kok sembarangan, ngerti ada kubangan air diterjang saja, basah dan kotor mobilku ini. Mentang-mentang mobil baru bisa kencang jalannya. Wah malu juga aku ke Pasar membawa mobil lawasku ini, sebab aku dikira penjual sayur-mayur, ...asem tenan. Aku juga sering geram dengan mobil baru, mentang-mentang mobil baru..dengan lincahnya menyalip, main lampu jarak jauh, main klakson keras-keras. Aku juga lama-lama agak kewalahan merawat mobil lawasku ini, disamping bensinnya boros..onderdilnya mahal pula. Maaf saya terlambat ke Kantor, karena saya pergi ke Kantor cuma naik naik mobil lawas. Jika naik mobil baru, mungkin saya bisa lebih awal dan tidak terlambat. Maaf juga aroma keringatku yang tak sedap, bau debu, ya karena hanya naik mobil lawas. Wah tiap hari kok minta maaf, tidak tahan rasa-rasanya. Aku heran, kenapa orang-orang kok tidak pada heran denganku, pada hal aku sudah naik mobil, walaupun mobil lawas. Oh rupanya di sana-sisni sudah banyak mobil, bahkan banyak mobil baru. Aku juga heran kenapa para wanita juga tidak ngelirikku, oh rupanya karena juga tidak heran dengan mobil lawasku. Tukang parkir saja denganku cuma biasa-biasa saja, tak ada pertanyaan apalagi pujian. Saya rasa-rasa aku jadi kepengin naik mobil baru. Wah tetapi harga mobil baru itu kan mahal. Tetapi mobil baru kan nyaman dan bergensi. Ternyata teoriku naik mobil lawas sudah tidak cocok lagi, maka saya putuskan mulai sekarang saya akan beli mobil baru saja, walaupun saya harus mencicil Bank seumur hidup, menjual tanah, ...pokoknya habis-habisan. Walaupun saya harus mentelantarkan anak dan isteri, tetapi kan penampilanku wah, naik mobil baruu..uu.

Teori Naik Mobil Baru:
Inilah saatnya yang kutunggu-tunggu. Ini pula puncak karirku. Ini pula puncak pencapaianku. Dunia seakan telah berada digenggaman tanganku. Ke pasar, ke warung, ke toko, ke Bank, ke bengkel, ke Pom Bensin, ..bahkan ke Kantor pun..bahkan kemanapun..kapanpun tidak terasa lelah bagiku. Dasar mobil baru..penampilanku pasti akan luar biasa. Dengan mobil baruku ini, sempurna pula rasa jantanku. Semua orang akan mengagumiku. Jangankan orang-orang..akar dan rumputpun pasti akan menaruh hormat denganku. Oh mobil baru ..mobil baru.

Praktek Naik Mobil Baru:
Waduh..orang berjalan kaki kok nggak hati-hati. Sembarangan lewat dia, hampir menabrak mobil baruku, padahal aku sudah naik mobil baruku ini di tengah. Uwes..orang naik mobil kok sembarangan, ngerti ada kubangan air diterjang saja, basah dan kotor mobil baruku ini. Mereka tidak pada menyadari bahwa mobil baruku ini sangat mahal dan segala-galanya bagi diriku. Wah sayang juga aku ke Pasar membawa mobil baruku ini, sebab tidak sepadan kalau hanya sekedar beli sayuran kok naik mobil baru. Lagi pula prkirnya sangat rumit. Aku juga sering geram dengan mobil lawas, mentang-mentang mobil lawas..dengan lincahnya menyalip, tidak takut nyrempet. Aku sangat mengkhawatirkan keamanan mobil baruku. Aku bahkan lebih khawatir dengan keamanan mobil baruku dibanding anak dan isteriku. Maaf saya masih terlambat ke Kantor, karena saya pergi ke Kantor pakai mobil baru, maka saya harus pelan-pelan. Tetapi ada satu hal yang saya tidak begitu suka. Cicilannya sangat tinggi. Saya heran kenapa hanya mobil seperti ini kok harganya sangat mahal sehingga, walaupun mobilku baru tetapi saya praktis tidak bisa pergi kemana-mana karena tak kuat beli bensin. Aku juga masih heran, kenapa orang-orang kok tidak pada heran denganku, pada hal aku sudah naik mobil baru. Oh rupanya di sana-sisni sudah banyak mobil baru, bahkan banyak mobil mewah. Aku juga heran kenapa para wanita juga tidak ngelirikku, oh rupanya karena juga tidak heran dengan mobil lbaruku. Tukang parkir kok ya masih biasa-biasa saja, tak juga bertanya tentang mobil baruku. Apanya yang salah dengan mobilku ini. Apakah teoriku naik mobil baru juga tidak cocok? Wah itu tukang parkir..walaupun hanya naik sepeda motor..kok temannya banyak sekali...setiap orang menegurnya. Hai tukang parkir..apa yang membuatmu banyak teman dan tampak bahagia dari hari ke hari?

Tukang Parkir:
Oalah mas..mas. Kebahagiaan itu tidak ditentukan oleh motor baru, mobil lawas, mobil baru atau mobil mewah sekalipun. Teman yang banyak juga tidak ditentukan oleh motor baru, mobil lawas, mobil baru atau mobil mewah sekalipun. Itu semua tergantung keiklhasan kita masing-masing.

42 comments:

  1. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Teori dan praktek terkadang memang tidak sesuai. Apabila pada teori, semuanya seperti sudah sempurna, namun pada prakteknya tak jarang teori tersebut tidak berlaku, terdapat banyak halangan, rintangan, dan masalah dalam menerapkan teori tersebut. Oleh karena itu, saya pikir mengapa teori memerlukan praktek ?. Karena dari prakteklah, teori tersebut akan direvisi dan direvisi untuk menggapai sempurna. Begitu juga dalam pembelajaran, sebenar-benar pembelajaran adalah teori dan praktek. Ingatlah bahwa teori tanpa praktek sia-sia, praktek tanpa teori menyesatkan.

    ReplyDelete
  2. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dalam menjalani kehiudpan harus ada namanya teori dan praktif jangan hanya Cuma teori atau praktik saja, karena keduanya sangat penting, jika kita hanya mengetahui teori saja maka saat kita dihadapkan sitauasi yang nyata yang membuthkan praktik maka kita akan kesulitan dalam menjalani itu akan sebaliknya juga kalau kita hanya menggunakan praktik tanpa adanya teori juga kita akan mengalami kesulitan. Sebagai contoh kita ingin naik motoh maka kita harus mengetahui teori motor itu bagaiaman, apa yang harus dilakukan pertama kali akan tetapi praktik juga harus dibuthkan karena harus memiliki pengalaman.

    ReplyDelete
  3. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Teori dan praktek haruslah seimbang karena keduanya mempunyai peran penting. Sebenarnya pembelajaran adalah Teori dan Praktek. Teori kita peroleh di dalam kelas, melalui buku-buku, sumber-sumber yang profesional, dll. Setelah kita peroleh teori yang diperlukan adalah mempraktekkannya, sehingga praktek yang kita lakukan tidak asal-asalan melainkan memiliki landasan teori yang kuat. Teori tanpa praktek sia-sia, praktek tanpa teori dapat menyesatkan.

    ReplyDelete
  4. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Teori dan praktek, merupakan dua hal yang terkait satu sama lain. Hal ini tidak dapat dipungkiri karena sebelum kita praktek pasti kita terlebih dahulu telah menciptakan teori-teori. Dalam elegi ini, digambarkan bahwa ternyata praktek terkadang tidak seideal dengan teori yang telah dicetuskan sebelumnya, hal ini dikarenakan, asumsi-asumsi dari teori hanya berada dalam pikiran kita, yang mana pikiran kita terbatas dalam menganalisis sesuatu. Pikiran kita hanya dapat memprediksi secara parsial saja mengenai kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi dalam praktek yang dilakukan. Maka dari itu, tidak sedikit teori-teori yang dicetuskan oleh manusia tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan.

    ReplyDelete
  5. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Hikmah yang dapat kita ambil dalam elegi ini adalah bahwa apa yang kita ucapkan dan apa yang kita janjikan hanyalah teori-teori belaka apabila tidak dibarengi dengan prakteknya. Hal ini sering terjadi kala seorang calon pemimpin yang membuat pencitraan diri terhadap rakyat agar memilihnya. Calon pemimpin yang seperti itu adalah seseorang yang hanya melontarkan janji-janji saja karena ketika dia terpilih sebagai seorang pemimpin ternyata apa yang ia janjikan tidak sesuai dengan apa yang ia praktekan. Janji-janji itu hanyalah sebuah teori-teori belaka, dan teori-teori tersebut pada akhirnya tidak berguna dan bermanfaat bagi rakyatnya. Dalam islam juga ada sebutan bagi orang-orang seperti ini. Islam memasukan orang-orang seperti calon pemimpin tersebut ke dalam golongan orang-orang munafik, yaitu apabila dia berkata dia berdusta, apabila dia berjanji dia mengingkari dan apabila dia dipercaya dia berkhianat. Hukuman bagi orang-orang munafik tentunya adalah neraka jahanam. Naudzubilah. Semoga kita tidak termasuk ke dalam golongan orang-orang munafik dan termasuk ke dalam golongan orang-orang yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Amin ya robbal alamin.

    ReplyDelete
  6. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Teori adalah landasan pemikiran untuk melakukan suatu perbuatan, sementara praktek adalah perbuatan nyata untuk mendapat pengalaman. Semestinya antara teori dan praktek ada kecocokan di antara keduanya. Namun, antara teorinya dan praktek di lapangan tidak senantiasa cocok, karena bisa juga mendapatkan hasil yang berbeda.

    ReplyDelete
  7. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Misalkan teori tentang manusia atau masyarakat. Masyarakat dan manusia berubah, jadi teorinya juga akan berubah sehingga antara teori dan praktek bisa mendapatkan hasil yang berbeda. Untuk itu, teori akan senantiasa diuji terus-menerus, karena praktek di lapangan secara langsung. Oleh karena itu, pada prinsipnya, teori adalah hasil praktek, sedangkan praktek adalah perbuatan melakukan teori.

    ReplyDelete
  8. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari elegi ini saya memperoleh pemahaman bahwa apapun teori yang kita dapat dan kita pegang pasti akan banyak rintangan saat mempraktekkannya. Dan tidak perlu khawatir dengan rintangan tersebut karena kita lakukan atau kita praktekkan selama itu tidak bertentangan dengan keyakinan dan tidak mengganggu hak-hak orang lain, serta tentunya dilakukan dengan ikhlas maka akan mendatangkan kebahagiaan. Apalagi jika praktek tersebut dapat sangat berguna bagi orang lain, maka niscaya kita pasti mendapatkan berlipat-lipat kebahagiaan.

    ReplyDelete
  9. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Dalam elegi ini memberikan pengertian bahwasannya antara praktek dan teori tidak selalu berjalan dengan ideal.
    Secara teori baik belum tentu dalam praktek pelaksanaanya juga baik.
    Teori yang dianggap baru dan dianggap lebih baik juga belum tentu baik dalam prakteknya.

    ReplyDelete
  10. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu'alaikum. berdasarkan elegi diatasa saya merefleksi bahwa teori itu gampang dikatakan, tapi jika dipraktekkan akan banyak kendala yang terjadi. Sejatinya teori dan praktek berjalan beriringan, tapi pada kenyataannya sering kali teori dan praktek tidak sejalan. Kadang seseorang terlalu banyak berteori dan melaksanakan sedikit praktek dari teori yang dikemukakanya.

    ReplyDelete
  11. Jeanete Nenabu
    15709251004
    PPS Pend. Matematika D

    Dalam kehidupan, teori dan praktek itu sering berkontradiksi. Hal itu karena dalam teori kita menganggap segala sesuatu bersifat ideal sedangkan kenyataannya semua hal dalam kehidupan kita mengalami perubahan. Sehingga, yang absolut itu cuma Tuhan Yang Maha Esa. Dalam menjalani kehidupan juga, jika seseorang tidak memiliki hati yang ikhlas dan penuh rasa syukur, dia pasti tidak akan puas dengan semua yang dimilikinya.

    ReplyDelete
  12. Jeanete Nenabu
    15709251004
    PPS Pend. Matematika D

    Saat teori dan praktek tidak saling mendukung tentunya harus dilakukan refleksi diri, apa yang kurang, mana yang harus diperbaiki, dst. Jika kita hanya berteori tapi tidak ada evaluasi maka kita akan selalu merasa diri benar dan akhirnya tidak puas akan keadaan yang ada karena kenyataannya tidak sesuai dengan teori yang ada. teori yang lama belum tentu salah, teori yang baru belum tentu benar. Harus ada praktek dan evaluasi yang jujur untuk memperoleh hasil yang sebenar-benarnya.

    ReplyDelete
  13. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Dalam teori dan praktek yang ada. Sesuatu yang baru, misal teori yang muncul baru belum tentu akan dipraktekan dan digunakan karena banyak peminatnya.
    Akan tetapi lebih pada bagaimana teori itu sesuai dan baik hasilnya jika dipraktekan.

    ReplyDelete
  14. Syahlan Romadon
    PM C 2016/ 16709251047

    Sudah menjadi sifat manusia untuk tidak puas dengan apa yang dimilikinya. Kadang itu bisa menjadi hal baik seperti menjadi penyemangat namun lebih seringnya sifat kurang puas itu memberikan efek negatif kepada manusia misalnya menjadikan manusia iri hati dan menghalalkan segala cara serta menjadikan manusia lupa untuk bersyukur. Seperti yang diceritakan pada elegi di atas, manusia tidak puas dengan apa yang dimilikinya, hartanya, dan menganggap hartalah yang dapat membuat dirinya bahagia. Padahal bahagia itu datangnya dari hati, bukan dari harta.

    ReplyDelete
  15. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016 (S2)
    Kalau waktu habis dipakai belajar teori sama dengan rugi. Kebanyakan teori sudah tidak sesuai dengan praktek di lapangan. Bayangkan, kalau selama kuliah atau belajar hanya sibuk menghafal teori, tanpa praktek riil sedikitpun pasti sulit menghadapi dunia kerja dan kebingungan.
    Artinya, jika teori dan praktek itu berbeda, itu sangat wajar. Meski tidak selamanya berbeda. Atau jika dilihat secara umum sebenarnya tidak ada perbedaan. Meski teori dan praktek itu berbeda, teori tetap akan mempermudah perjalananan kita. Termasuk perjalanan meraih sukses.
    Yang perlu kita pahami adalah teori bukan segala-galanya untuk meraih sukses, tetapi teori akan mempermudah meraih sukses. Yang salah adalah jika teori saja tanpa praktek. Begitu juga sebaliknya praktek saja tanpa teori. Yang benar adalah harus seimbang antara teori dan praktek.

    ReplyDelete
  16. Sumandri
    16709251072
    S2 pendidikan Matematika 2016

    Teori dan praktek merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain, harus seimbang dan keduanya mempunyai peran penting. Sebenarnya pembelajaran adalah Teori dan Praktek, menurut saya baca teori dulu baru mempraktekkannya, Teori tanpa praktek sia-sia, praktek tanpa teori menyesatkan.


    ReplyDelete
  17. SUMIATI
    16709251056_PMC 2016
    Pendidikan Matematika-S2

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Belajar merupakan salah satu hal yang penting dalam hidup, dalam segala bidang kehidupan, semua pasti perlu belajar dan perkembangan. Dalam sebuah pembelajaran diperlukan fondasi yang dapat memperkuat rangkaian-rangkaian pikiran. Fondasi awal dalam pembelajaran adalah sebuah TEORI.
    Jika kita ingin menjadi pedagang, kita perlu mengerti barang. Jika kita ingin menjadi guru, kita perlu mengerti sosok seorang guru. Jika kita ingin menjadi pilot, kita perlu mengerti pesawat. Jika kita ingin menjadi dokter, kita perlu mengerti obat.
    Tetapi kehidupan kita, teori hanya diperlukan 10% saja kita dapat mendalami dan mengembangkan semua teori itu dengan PRAKTEK. Jadi, dapat dikatakan bahwa praktek diperlukan 90% untuk kehidupan kita. Semua hasil dari praktek tersebut untuk masa depan merupakan pengalaman bagi kita, Dimana itu menjadi pembelajaran buat kita, dan menjadi teori baru bagi sekitar kita. Dengan praktek maka kita selangkah lebih maju dengan diri kita yang dahulu, teori yang kita dapat mungkin saja dapat salah,
    tetapi dengan praktek yang kita lakukan sendiri maka itu tidak akan salah.

    ReplyDelete
  18. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPs Pendidikan Matematika 2016 Kelas D

    teori dan praktek saling melengkapi, susah saat mempraktekan jika hanya berbekal teori dan begitu sebaliknya. baiknya adalah, jika ada suatuteori yang bisa di praktekkan maka baiknya di praktekan. jika tidak bisa di raktekan, maka kita harus benar-benar mampu memahami teori tersebut. begitupun sebaliknya. namun di zaman sekarang, praktek /skill lebih di tonjolkan dan diharapkan kepada masing-masing manusia.

    ReplyDelete
  19. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Teori dan praktik. Keduanya saling mendukung. Menurut pendapat saya, praktik tanpa teori ibarat bekerja dan bertindak tanpa ilmu. Sedangkan teori tanpa praktik hanya harapan saja.

    Akan tetapi, pada kenyataannya segala praktik yang dilakukan tidak selalu sesuai dengan teorinya. Banyak hambatan yang menghalangi. Sehingga perlu dipelajari jenis hambatan yang ada, kemudian diperbaiki hingga hambatan tersebut, agar kesalahan yang sama tidak terulang lagi. Teori pun pada kenyataannya akan selalu berkembang. Teori baru akan terus bermunculan, baik itu teori yang mendukung serta menguatkan teori yang lama, atau bahkan itu ialah teori yang mematahkan teori yang telah ada. Sehingga perlu bagi kita untuk terus belajar dan memahami teori yang baru tersebut.

    Hal lain yang dapat dipelajari dari elegi ini ialah, bahwa manusia tidak akan pernah puas dengan apa yang dimilikinya, terutama jika mereka adalah manusia yang kebahagiaannya bergantung pada dunia, pujian, serta uang. Mereka akan terus mencari dan mencari hingga lupa pada tujuan awal yang ingin dicapai.

    ReplyDelete
  20. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Teori dan praktek tidak slalu jalan beriringan. Adakalanya teori yang sudah direncanakan dan didesain dengan perkiraan yang tepat, tidak sesuai dengan praktek. Walaupun terkadang hampir mencapai apa yang direncanakan tetapi terdapat hambatan diluar kendali. Oleh karena itu tidak semua praktek dapat berjalan sesuai rencana yang ada pada teori. Namun akan menjadi lebih buruk apabila praktek tanpa dilandasi teori yang tercermin di dalam perencanaan.

    ReplyDelete
  21. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Seperti yang terjadi dalam elegi ini, teori dan praktek tidaklah selalu berjalan beriringan pada suatu saat praktek akan menghianati teori. Namun janganlah berkecil hati karena pastilah ada penyebanya sehingga berpikirlah tentang sebab-sebab itu dan bagaimana meniadakannya. Dalam pembelajaranpun jugas seperti itu, secara teori yang terbaru bahwa pembelajaran ang baik untuk siswa dengan pendekatan saintifik namun dalam prateknya siswa tidak dapa memunculkan potensinya dengan pendekatan saintifik. Sehingga haruslah dicari penyebabnya itu.

    ReplyDelete
  22. Aditya Raenda A
    14301241036
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Didalam kehidupan nyata praktek lebih dominan dibandingkan dengan teori namun bukan berati teori tidak ada gunanya. Teori dan praktek seharusnya menjadi bagian yang saling beriringan dan sejalan. Namun pada prakteknya kadang hasil praktel tidak sesuai dengan teorinya hal ini disebabkan karena adanya suatu hambatan yang membuat praktek berbeda dengan teori. Dalam bidang pendidikan contohnya penerapan Student Center dalam pembelajaran hasilnya hanya ada beberapa siswa yang berperan aktif dipembelajaran hal ini disebabkan karena kemampuan siswa yang berbeda-beda, Siswa dengan kemampuan tinggi akan membuat praktel student center susai dengan teorinya namun bagi siswa dengan kemampuan rendah akan mengalami kesultan jika tanpa ada bantuan dari guru.

    ReplyDelete
  23. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Teori dan praktek merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain, harus seimbang dan keduanya mempunyai peran penting. Sebenarnya pembelajaran adalah Teori dan Praktek. Teori itu lebih mudah daripada praktek. Banyak orang yang dapat berteori panjang lebar namun prakteknya nol.  Kebanyakan orang yang berteori itu hanyalah orang pandai berbicara saja, terkadang mereka tak mampu untuk melakukannya.
    Teori itu kita peroleh di dalam kelas, melalui sumber-sumber belajar yang profesional. Setelah kita memperoleh teori yang diperlukan adalah mempraktekkannya atau implementasinya, sehingga praktek yang kita lakukan tidak asal-asalan/semaunya melainkan memiliki landasan teori yang kuat. Teori tanpa praktek sia-sia, praktek tanpa teori dapat menyesatkan.

    ReplyDelete
  24. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kadang apa yang kita pikirkan belum tentu dengan apa yang dikerjakan. Sering kita sebut bahwa apa yang kita pikirkan atau teori adalah idealita. Sedangkan yang kita kerjakan atau paktek adalah realita. Sehingga jelas bahwa idealita dan relaita itu dua hal yang berbeda.

    ReplyDelete
  25. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Manusia memiliki sifat yang tidak cepat puas. Namun kadang sifat tersebut dirasakan pada hal yang kurang tepat. Seperti yang terjadi pada elegi di atas. Dalam mencapai kebahagiaan manusia selalu ingin merasa lebih dari yang lain. Ia akan melakukan apa yang ia bisa agar dapat menggapai kebahagiaan yang tertinggi. Sehingga ia tidak memikirkan apa yang ada di sekililing mereka. Selain itu apa yang dia lakukan sebatas untuk pamer kepada yang lain, tidak ikhlas. Maka itu yang menyebabkan manusia tidak bahagia.

    ReplyDelete
  26. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam menuntut ilmu, kita sebaiknya memiliki rasa tidak cepat puas. Namun ketika sudah memiliki ilmu yang banyak kita jangan sombong atas apa yang telah kita miliki. Selain itu dalam menuntut ilmu sebaiknya dilandasi dengan rasa ikhlas agar apa yang kita lakukan berakhir dengan bahagia dan manfaat.

    ReplyDelete
  27. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Manusia memang tidak pernah puas dengan apa yang telah dimiliki. seakan akan tidak bersyukur dengan apa yang telah dimiliki. mereka terus ingin lebih dan lebih. jikalau itu hal dalam menuntut ilmu maka tidaklah apa, tetapi jika itu hal duniawi dan hanya menjadi kesenangan sesaat semoga lekas dikurangi sifat yang merasa kurang dan kurang tersebut.

    ReplyDelete
  28. Teori adalah bahasa langit sedang praktek adalah bahasa bumi. Teori ada pada ide sedang praktek merupakan pengalaman. Dalam matematika garis lurus adalah garis yang tipis kemudian memanjang tidak terputus, prakteknya garis yang ada dalam lembaran buku terbatas pada akhirnya garis terbatas pada lembaran buku. Bila pun di buat di bumi karena bumi lengkung maka akan sulit untuk membuatnya lurus. Menggunakan sinar seoerti laser maka sinar terjadi pembiasan dan mengalami kelengkunangan. Teori tidak dapat secara utuh dipraktekan tetapi praktek sedapat mungkin mendekati teori. Dari praktek-praktek akan diperoleh suatu teori. Dan jika praktek tersebut berlaku untuk seterusnya dapat menjadi hukum

    ReplyDelete
  29. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Terkadang antara teori dan praktek tidak selalu berjalan beriringan. Dalam teori segala sesuatu tampaknya selalu berjalan lurus, namun dalam prakteknya banyak sekali rintangan dan hambatan yang kita jumpai. Oleh karena itu sedapat mungkin kita berusaha untuk dapat memaknai dan memahami apabila dalam prakteknya kita menjumpai berbagai macam rintangan. Selain itu, kita juga tidak boleh iri dengan apa yang dimiliki oleh orang lain, karena setiap orang mempunyai bagian-bagiannya masing-masing. Karena apa yang tampak dari luar dapat berbeda dengan apa yang ada di dalamnya. Sebagai seorang manusia sudah sepantasnya untuk selalu bersyukur kepada Allah swt dengan segala sesuatu yang diberikan kepada kita. Karena Allah swt memberikan segala sesuatu kepada kita pasti ada tujuan dan manfaatnya

    ReplyDelete
  30. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. berteori itu memang mudah, terkadang seseorang dapat berteori dengan panjang dan lebar dengan sangat detail. Tapi melakukan apa yang telah di tulis dalam teori itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu proses dalam mewujudkan teori dalam bentuk praktek. Terkadang dalam prakteknya tidak semua teori dapat direlaisasikan. Hendaknya selalu bijaksana dalam melakukan sesuatu.

    ReplyDelete
  31. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Setiap teori tentu memiliki dasar pertimbangannya masing-masing, sehingga tidak terlepas dari pemikiran ideal tentang berbagai hal, namun jika dikaitkan dengan fakta yang ada ternyata tidak semua teori mencakup hal-hal lain di luar kopsep teori tersebut. Sehingga tidak jarang dalam dunia nyata teori dan praktek memiliki kesamaan namun juga terkadang teori dan praktek hanya memiliki sedikit kesamaan atau bahkan sangat jauh berbeda. Praktek tentu menjadi wujud nyata akan kebenaran atau bahkan kesalahan dari setiap hal yang telah dirumuskan dalam sebuah teori, sehingga praktek menjadi penentu apakah sebuah teori dapat dinyatakan benar atau bahkan salah. Sehingga praktek dapat merubah konsep awal sebuah teori.

    ReplyDelete
  32. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Seseorang ketika membicarakan sebuah teori sangatlah mudah tetapi pada kenyataannya ketika kita akan mempraktekannya tidaklah semudah berteori saja. Perlu pemikiran yang keras agar dapat mencocokan teori dan praktek yang ada.

    ReplyDelete
  33. Hening Carrysa
    14301241012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Ketika seseorang akan berteori lebih baik sesorang itu sudah mempraktekkannya, agar orang lain percaya bahwa teori yang ada sudah ada hasil, bukti dan wujudnya bukan hanya khayalan semata. Dengan begitu seseorang itu dapat dikatakan sudah dapat mencocokan teori dan praktek.

    ReplyDelete
  34. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Berdasarkan “Elegi mencocokan Teori dan Praktek”, terkadang teori dan praktik itu berbeda. Dalam menjalani kehidupan sampai saat ini, kenyataannya praktik itu lebih sulit daripada teori. Praktik dalam dunia nyata terkadang tidak sama dengan teorinya. Akan tetapi jika kita melakukan dengan ikhlas, perbedaan antara teori dan praktik tidak akan begitu berarti.

    ReplyDelete
  35. Ajeng Puspitasari/ 14301241005
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Manusia memang tidak pernah memiliki rasa puas. Meski telah memiliki teori dalam benaknya, namun praktiknya seringkali nihil. Terus saja melihat ke atas sehingga tak pernah merasa cukup. Jika begini terus, yaa benar saja jika hidup tidak akan tenang dan senang. Karena kunci dari itu semua ialah keikhlasan. Begitupun dalam belajar, bukan masalah belajar di UGM, UI, ITP, maupun UNY. Tapi, pengetahuan apa yag dapat diserap selama pelajaran dengan niat dan keikhlasan yang tuluslah yag penting.

    ReplyDelete
  36. DIKY SETYA HERNANDA
    14301241043
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Jika melihat dari elegi mengenai “Elegi mencocokkan Teori dan Praktek tersebut” terlihat bahwa teori tidaklah sama dengan praktek. Dapat diharapkan bahwa teori adalah apa yang kita harapkan bisa terjadi secara sukses, sedangkan praktek merupakan realitanya yang memang banyak faktor yang membuat praktek menjadi berbeda dengan teori.

    ReplyDelete
  37. Desinta Armiani
    14301241041
    S1 Pend Matematika A 2014

    Teori serta praktek harus berjalan seimbang sesuai dengan metode pembelajaran yang ada. Tapi terkadang pada prakteknya kita tentu menjumpai perbedaan perbedaan yang tidak sesuai pada landasan teorinya, semua itu dipengaruhi oleh situasi, kondisi serta keadaan lingkunganya. Oleh karna itu praktek harus memiliki landasan teori yang kuat, dan apabila ketika melaksanakan suatu praktek kita menjumpai perbedaan dengan teori, maka kita bisa menjadikan praktek tersebut sebagai reverensi untuk merevisi teori.

    ReplyDelete
  38. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Manusia memiliki sifat tidak pernah puas dengan apa yang dimilikinya. Mereka selalu ingin mencari yang lebih lagi, lagi, dan lagi. Di tambah lagi apabila yang mereka cari hanyalah kesenangan di dunia. Rasa tidak pernah puasnya ini akan membuat manusia tidak bahagia. Padahal kenikmatan dunia saat ini bukanlah apa-apa jika dibandingkan dengan kebahagian akhirat.

    ReplyDelete
  39. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Manusia tidak pernah puas dengan harta. Itulah sifat manusia kecuali orang yang telah Allah beri taufik untuk menyikapi harta dengan benar. Sebagaimana dengan hadist Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
    “Seandainya seorang anak Adam memiliki satu lembah emas, tentu ia menginginkan dua lembah lainnya, dan sama sekai tidak akan memenuhi mulutnya (merasa puas) selain tanah (yaitu setelah mati) dan Allah menerima taubat orang-orang yang bertaubat.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari no. 6439 dan Muslim no. 1048)

    ReplyDelete
  40. Muhammad Mufti Hanafi
    13301244005
    Pendidikan Matematika 2013

    Manusia hidup tak pernah akan puas dalam urusan dunia, bagai dua serigala yang kelaparan dihadapkan seokor kambing. Jika kebahagiaan diukur dari material semata sampai perut dipenuhi tanah pun kebahagiaan taka akan pernah di dapat. Tepatlah pesan Rasulullah tentang kebahagiaan itu letaknya di hati, sejalan dengan itu mengutip Imam Syafii bahwa kita dapat seperti para raja dengan mewujudkan rasa qonaah.

    ReplyDelete
  41. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  42. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Terdapat kaitan antara teori dan praktek. Kadang kita selalu lupa akan teori. Seringnya kita melakukan sesuatu secara bebas tanpa mengetaui bagaimana teorinya. Hal tersebut maka dapat menimbulkan masalah. Salah satunya ialah masalah dalam dunia pendidikan. Karena biasanya antara teori ini akan berbeda dengan lapangan. Maka diperlukan untuk sangat memahami teori terlebih dahulu. Bila teori sudah matang maka coba untuk menerapkan teori tersebut dalam kehidupan.

    ReplyDelete